You are on page 1of 2

Standar Prosedur Operasi/Satandard Operating Procedures (SOP) Penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana ( SP2D) Gaji Induk

dengan Aplikasi GPP A. Pelakasana Seksi Pencairan Dana 1. Menerima Nomor Antrian, Kartu Identitas Petugas Satker ( KIPS ), mencocokan info petugas pada KIPS dengan petugas pengantar SPM *) 2. Melakukan scaning KIPS untuk mencocokan identitas petugas pengantar SPM pada aplikasi di KPPN. Apabila tidak sesuai maka dokumen dan petugasnya ditolak, jika sesuai maka proses dilanjutkan 3. Mencocokan tandatangan pada SPM dengan specimen tandatangan pejabat penandatangan SPM pada aplikasi KPPN. 4. Melukukan upload ADK belanja pegawai 5. Melakukan pengujian berupa : Mencetak dan mencocokan daftar perubahan pegawai dengan dokumen pendukung Mencocokan antara rekap daftar gaji dengan ADK belanja pegawai Membandingkan angka rupiah antara rekap daftar gaji dengan SPM gaji dan SPP PPh pasal 21 Melakukan rekon gaji melalui menu aplikasi GPP

6. Apabila tidak sesuai maka SPM beserta dokumen pendukungnya dikembalikan, jika sesuai dilakukan proses update data pegawai sekaligus mencetak surat keterangan rekonsiliasi dan pencetakan pengawasan gaji 7. Melkukan upload ADK SPM pada aplikasi SP2D apabila ADK tidak dapat di upload satker diminta untuk memperbaiki 8. Menguji nilai SPM dengan rencana penarikan dana. 9. Melkukan penayangan sisa pagu atas SPM yang diajukan. 10. Melkukan pencocokan antara hard copy SPM dengan soft copy SPM rekap daftar gaji, SSP PPh pasal 21 serta kesesuaian akun. 11. Melakukan pengembalian SPM dan dokumen pendukungnya kepada satker apabila berdasarkan pengujian tidak memenuhi persyaratan dengan menyampaikan formulir

pengembalian dan menyarankan untuk berkonsultasi dengan petugas kostumer servis guna mendapatkan bimbingan konseling