Nyeri Punggung Bawah David C. Lanier, MD I. Defenisi.

Nyeri punggung bawah adalah suatu sensasi tajam atau mengentak yang dirasakan antara bagian bawah iga dengan lipat bokong, dengan atau tanpa nyeri atau defisit neuromotorik pada distribusi radiks saraf lumbosakralis. Diagnosis lazim A. Gangguan mekanis pada vertebra lumbosakral (LS) seperti disebutkan berikut ini, merupakan penyebab pada 90% kasus nyeri pinggang bawah. 1. Regang punggung melibatkan otot-otot dan ligamen pada daerah lumbosakral 2. Penyakit diskus lumbalis, yang kadang-kadang disertai kondisi-kondisi berikut ini : a. Iskiadika b. Sindrom kauda equina (paraplegia akut dan inkontinensia kandung kemih atau rektal yang biasanya disebabkan herniasi diskus yang berat ke arah sentral). 3. Osteoartritis, yang dapat disertai stenosis vertebra 4. Spondilolisis, dengan atau tanpa spondilolistesis B. Penyebab-penyebab nyeri punggung lain yang lebih jarang tetapi serius atau mengancam jiwa termasuk kondisi-kondisi berikut: 1. Nyeri visera yang dialihkan ke punggung dari penyakit-penyakit vaskular, saluran kemih-kelamin atau saluran cerna. 2. Fraktur kompresi (traumatik atau patologik) 3. Tumor (primer atau metastasis) 4. Infeksi (osteomielitis vertebra LS, diskitis, atau abses epidural) 5. Penyakit inflamatorik (spondilitis ankilosans, sindrom reiter, artritis psoriatik, atau penyakit radang usus). C. Nyeri Psikogenik Epidemiologi. Nyeri punggung bawah dialami kira-kira 35% individu pada suatu waktu dalam kehidupan aktif mereka dan bertanggung jawab atas sekitar empat persen atas kunjungan orang dewasa ke dokter. A. Umumnya, gangguan mekanik pada punggung dialami pada pria atau wanita. Namun pria lebih sering mengalami regang punggung pada usia yang lebih awal (usia 30-50) dibandingkan wanita yang mengeluhkan gejalanya setelah usia 60. Faktor-faktor resiko terasuk mengangkat beban berulang-ulang (terutama pada posisi memuntir), paparan terhadap getaran mekanik, merokok, dan gaya hidup kurang gerak. B. Pasien di bawah usia 50 tahun cenderung mengalami nyeri punggung bawah yang berkaitan dengan kondisi-kondisi berikut : 1. Spondilolisis, suatu cacat arkus vertebra yang diamati pada 5-20% radiogram vertebra. Spondilolistesis terjadi jika cacat ini menyebabkan tergelincirnya seluruh atau sebagian dari vertebra di atas vertebra yang lain. Spondilolistesis terjadi jika cacat 2. Herniasi diskus 3. Skoliosis 4. Infeksi lumbosakral 5. Penyakit inflamatorik

II.

III.

IV.

C. Pasien Patofisiologi

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful