You are on page 1of 5

ANTAR MUKA DST-51 DENGAN MODUL AD-0809

ADC0809 ADC0809 adalah IC pengubah tegangan analog menjadi digital dengan masukan berupa 8 kanal input yang dapat dipilih. IC ADC0809 dapat melakukan proses konversi secara terkontrol ataupun free running. Modul AD-0809 yang didisain terhubung dengan Modul DST-51 dikhususkan untuk melakukan proses konversi secara terkontrol, yaitu sebuah proses konversi perubahan tegangan dari analog ke digital berdasarkan perintah dari mikrokontroler. ADC ini mempunyai ketelitian sebesar 1 bit LSB, untuk ketelitian yang lebih akurat bit LSB, IC ini dapat digantikan dengan ADC0808 yang mempunyai konfigurasi pin sama persis dengan ADC0809. ADC0809 melakukan konversi tegangan analog ke digital dengan menggunakan metode SAR (successive approximation register) dengan resolusi 8 bit dan waktu konversi 100 uS.

Gambar 1 Blok Diagram ADC (diambil dari data sheet National Semiconductor)

Seperti yang terlihat pada gambar 1, ADC ini mempunyai 8 kanal saklar analog multipleks yang diatur oleh Address Latch and Decoder di mana multiplexer ini akan meneruskan sinyal analog tersebut ke bagian konversi tegangan. Pada mode terkontrol, proses konversi dilakukan setelah perintah start yaitu logika 1 pada kaki START diberikan. Kecepatan konversi tergantung dari frekwensi clock yang diberikan oleh rangkaian eksternal. Sedangkan hasil konversi dikirimkan ke Tri State Output Latch Buffer yang kompatibel dengan level TTL, yaitu sebuah buffer penahan yang bersifat tiga tingkat di mana tingkat pertama terjadi pada saat data hasil konversi masuk ke input dari bagian ini. Tingkat kedua saat data tersebut di latch (terjadi secara otomatis dalam IC ini setiap kali konversi) ke dalam buffer internalnya dan tingkat ketiga saat sinyal OE yang berlogika 1 diberikan ke kaki OE IC ini sehingga data yang ada dalam buffer internal dikirim ke bagian output (D0D7). Selama kaki OE masih berlogika 0 maka jalur output (D0D7) bersifat high impedance (impedansi tinggi) sehingga pada suatu sistem yang kompleks, jalur ini masih dapat digunakan oleh komponen lain yang mempunyai kemampuan akses dengan menggunakan sistem bus ___________________________________________ Ir. Hasanuddin Sirait http://www.hsirait.wordpress.com

Pemilihan Kanal Input ADC0809 ADC0809 mempunyai 8 buah kanal input yang diatur oleh kaki A0, A1 dan A2 sesuai dengan tabel berikut:
Tabel 1

Proses Konversi ADC0809

Gambar 2 Timing Diagram ADC0809 (diambil dari data sheet National Semiconductor)

Pada timing diagram di atas, tampak proses konversi mulai terjadi saat sinyal ALE dan Start muncul. Sinyal analog di kanal sesuai yang ditunjuk berdasarkan kaki A0, A1 dan A2 akan dikonversi menjadi digital. Akhir proses konversi terjadi dengan adanya perubahan dari logika 0 ke logika 1 pada kaki EOC. Data hasil konversi akan muncul di Data Bus (D0D7) saat sinyal OE berlogika 1 muncul.

___________________________________________ Ir. Hasanuddin Sirait http://www.hsirait.wordpress.com

Hubungan ADC0809 ke Modul DST-51 ADC0809 tidak mempunyai pin WR dan CS sesuai yang dibutuhkan oleh Control Bus DST-51, oleh karena itu dengan tambahan rangkaian seperti pada gambar berikut maka ADC0809 seolah-olah mempunyai pin WR dan CS.
V CC VCC JP 1 IN IN IN IN 0 2 4 6 1 3 5 7 9 2 4 6 8 1 0 IN IN IN IN 1 3 5 7 IN IN IN IN IN IN IN IN V CC 0 1 2 3 4 5 6 7 26 27 28 1 2 3 4 5 1 2 1 6 1 0 1 0K Q1 2N 2222 R4 1 0K VCC IN T 0 T0 C S 4 C S 6 W R JP 2 1 3 5 7 9 2 4 6 8 1 0 IN T 1 T1 CS3 CS7 RD 4 R3 3 3 0R R1 1 K R2 1 K 9 7 U 2B U1 IN IN IN IN IN IN IN IN 0 1 2 3 4 5 6 7 D D D D D D D D 0 1 2 3 4 5 6 7 1 7 1 4 1 5 8 1 8 1 9 20 21 25 24 23 6 22 D D D D D D D D 0 1 2 3 4 5 6 7 JP 3 D D D D A A 0 2 4 6 0 2 1 3 5 7 9 1 1 1 3 2 4 6 8 1 0 1 2 1 4 D D D D A 1 3 5 7 1

HE AD ER 5 X 2

R5 VCC

RE F + RE F CL K OE EO C A D C 0809 6 5 1

A 0 A 1 A 2 S TA R T AL E

A 0 A 1 A 2 1 0

H E A D E R 7X 2 U 2C

9 8

U 2A

U 2D 3 2 1 3

1 2 1 1

HE AD E R 5 X 2

Y1 45 5 K H Z

IN T 0 IN T 1 T0 T1

JP 4 1 3 5 7 2 4 6 8

VCC R6 IN T D 1 L ED 470R

V CC

VCC

V CC

C C C C

S S S S

3 4 6 7

H E A D E R 4X 2 JP 5 1 3 5 7 2 4 6 8

C4 1 00nF

C3 1 00nF

C2 1 00nF

C1 1 0 u F /1 6 V

CS

H E A D E R 4X 2

Gambar 3 Skema Modul AD-0809

Dengan rangkaian gerbang NOR 74LS02 seperti pada gambar 2, maka sinyal WR dan RD hanya dapat diteruskan ke kaki start atau OE dari ADC0809 hanya saat kondisi CS berlogika 0. Sinyal WR yang diteruskan ke Start dan ALE akan memerintahkan ADC0809 untuk melakukan konversi tegangan. Apabila kondisi CS berlogika 1, maka output dari gerbang NOR akan selalu berlogika 0 sehingga Start, ALE maupun OE tidak akan aktif sehingga dapat dikatakan ADC0809 sedang dalam kondisi tidak aktif bagaikan sebuah komponen yang mempunyai pin CS (Chip Select) namun komponen tersebut sedang tidak dipilih atau CS tidak aktif. Setelah proses konversi selesai, maka kaki EOC akan mengeluarkan sinyal berlogika 1, namun karena interrupt dari DST-51 adalah aktif low, maka output tersebut terlebih dahulu dilewatkan rangkaian transistor yang membentuk inverter. Pengambilan data dilakukan oleh DST-51 dengan mengirimkan sinyal RD yang diteruskan ke kaki OE sehingga data hasil konversi akan muncul di jalur Data Bus. Pemilihan Alamat Modul AD-0809 didisain agar dapat dihubungkan dengan modul-modul lain yang menggunakan jalur bus dengan alamat yang berbeda. Agar modul tersebut dapat diatur tidak terjadi bentrok dengan modul yang lain, maka alamat dari modul ini dapat diatur dengan mengatur posisi jumper JP5. ___________________________________________ Ir. Hasanuddin Sirait http://www.hsirait.wordpress.com

Jumper tersebut akan mengatur hubungan antara CS dengan CS3, CS4, CS6 atau CS7 di mana masing-masing mempunyai alamat tersendiri yaitu 6000H, 8000H, 0C000H atau 0E000H yaitu lokasi memori yang sudah disediakan oleh Modul DST-51. Pemilihan Interupsi Dalam kondisi tertentu dapat juga terjadi interupsi-interupsi DST-51 digunakan oleh modul yang lain, untuk menjaga agar tidak terjadi bentrok, maka hasil invers dari EOC dapat dihubungkan ke INT0, INT1, T0 atau T1 sesuai dengan pengaturan jumper pada JP4. Contoh Program Program berikut adalah program untuk melakukan konversi dari delapan buah kanal analog input secara berurutan dan mengirimkan ke port serial.
********************************************************************* * BACA 8 CHANNEL ADC DATA (ADC0808/0809) OLEH DST-51 DAN KIRIM KE SERIAL * PC * Registers: * - DPTR : DPH.5 ... DPH.7 --> ADC Address * : DPL.0 ... DPL.2 --> ADC Channel * - A : Data * - B : Delay * * DST-51 Internal routine yang digunakan: * - Init_Serial * - Serial_Out * - ASCII_Out * Program ini digunakan untuk hanya KIT ADC-0809 Testing * Design by: Paulus Andi Nalwan, ST ************************************** .CODE ASCII_Out EQU Init_Serial EQU Serial_Out EQU Org Ajmp Org Reti Org Reti Org Reti Org Reti Org Reti Start: 2000H Start 2003H 200BH 2013H 201BH 2023H 197H 1B8H 1C8H

;External INT0 ;Timer 0 Interrupt ;External INT1 ;Timer 1 Interrupt ;Serial I/O Interrupt

Mov Dptr,#08000H ;ADC pada alamat 800XH, CS4 pada DST-51 Lcall Init_Serial ;Inisial Serial Port Acall ADC Acall Delay ;Akses ADC ;

Loop:

___________________________________________ Ir. Hasanuddin Sirait http://www.hsirait.wordpress.com

Mov A,#' ' Lcall Serial_Out Inc Dptr Mov Cjne Ajmp ADC: Mov Movx Jb Acall Mov Movc Lcall Ret Push Mov Djnz Pop Ret

; ;Kirim Spasi ;Tunjuk ke channel berikut

A,DPL ; A,#08H,Loop ;Channel 8? Belum Loop * A,#00H @Dptr,A INT0,* Delay A,#00H A,@A+Dptr ASCII_Out ;Start Conversion ; ;Tunggu EOC ;Read Convert Data ; ;Send to Serial Out

Delay:

B B,#0FFH B,* B

___________________________________________ Ir. Hasanuddin Sirait http://www.hsirait.wordpress.com