PEMBUATAN SIMULASI DAN ANIMASI KOMPUTER MEKANISME BATANG HUBUNG UNTUK PENGAJARAN KiNEMATlKA DAN DINAl\1IKA MESIN

Samsul Bahri Email: soel_73@yahoo.com Teknik Mesin Politeknik Negeri Lhokseumawe

Jurusan

Metode pengajaran mata kuliah Kinematika dan Dinamika selama ini masih kurang efektif da/am pencapaian target kurikulum baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Pemahaman yang dilakukan SeC01"aimajinasi sangat menyulitkan mahasiswa dalam memahami berbagai mekanisme yang ada. Pengembangan yang akan dilakukan berupa implementasi perangkat lunak untuk pembuatan simulasi dan animasi terhadap mekanisme-mekanisme yang ada. Pembuatan simulasi dan animasi didesain mampu merespon perubahan panjang lengan dan pivot [offset) mekanisme serta memungkinkan dilakukan pemodifikasin mekanisme. Dengan simulasi dan animasi tersebut, disamping dapat menampilkan secara visual gerakan real dari mekanisme juga dapat diketahui peru bah an kecepatan dan percepatan serta kegagalan dari berbagai perubahan mekanisme yang ditinjau. Kata kunci ; simulasi dan animasi, mekanisme batang hubung, pengajaran dinamika mesin. kinematika dan

PENDAHULUAN
Mata kuliah Kinematika dan Dinamika merupakan salah satu kurikulum nasional yang terdapat pada kurikulumlsilabus Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Lhokseumawe. Berdasarkan silabus Jurusan Mesin, secara garis besar tujuan mata kuliah Kinematika dan Dinamika adalah membekali mahasiswa tentang wawasan dan pengetahuan prinsipprinsip kinematika dan dinamika dalam permesinan (rnesin perkakas, motor bakar, mesin pengangkat dan peralatan lainnya).

Gambaran umum dari mata kuliah Kinematika dan Dinamika dapat dibagi dua, yaitu: Kinematika pada bagian pertama dan Dinamika pada tahapan berikutnya. Materi Kinematika terdiri dari prinsipprinsip kinematika dan dinarnika (partikel, benda kaku, struktur, mekanisme), gerak melingkar dan gelinding (prinsip gerak hormonis sederhana, kecepatan, percepatan, amplitudo, peri ode, frekwensi, pendulum, massa dan pegas), kecepatan dan percepatan (kecepatan dan percepatan linier, kecepatan dan percepatan sudut) dan mekanisme (mekanisme engkoI peluncur, mekanisme empat penghubung, mekanisme penyerut, mekanisme bubungan, mekanisme roda gigi). Materi Dinamika terdiri dari gaya inersia pada benda bergerak (gaya dan percepatan, prinsip d' Alembert,

inersia pada mekanisme engkol peluncur/mesin torak) , gaya statis dan gaya kelembaman (pemindahan gaya dalam suatu mesin, gaya statis dalam mekanisme, persamaan-persamaan gerakan, gaya kelembaman dan momen puntir kelembaman, gaya kelembarnan dalam mekanisme, analisa kombinasi antara gaya statis dan gaya kelembaman), roda gila tau roda gaya (koefisien fluktuasi, massa roda gila, roda gila untuk motor bakar), balancing (penyeimbangan benda berputar pada bidang sarna, penyeimbangan benda berputar pada bidang berlainan, penyeimbangan benda bergerak bolak balik). Metode pengajaran yang selama iru dilakukan adalah dengan memberi ceramah, tanya jawab dan latihan, dengan hanya menggunakan papan tulis dan OHP sebagai media pengajaran. Dengan menggunakan metode pengajaran di atas terlihat hasil yang dicapai tidak maksimal sesuai dengan hasil evaluasi nilai mahasiswa yang telah dilakukan, Hal ini dikarenakan kurangnya minat mahasiswa terhadap mata kuliah ini akibat pemahaman mata kuliah Kinematika dan Dinamika dilakukan dengan imajinasi yang sulit dipahami oleh mahasiswa. Disamping itu penyelesaian persoalan dengan hanya menggunakan metode grafis (metode 473

poligon) memberikan hasil kurang cennat dan rentan terhadap kesalahan membuat mata kul iah ini semakin membosankan bagi mahasiswa. Perumusan Masalah Metode pengajaran mata kuliah Kinematika dan Dinamika selama ini masih kurang efektif dalam pencapaian target kurikulum baik secara kuantitaif maupun kualitatif. Pemahaman yang dilakukan secara imajinasi sangat menyulitkan mahasiswa dalam memahami berbagai mekanisme yang ada. Pemberian contoh-contoh aplikasi pada mesin tidak ban yak rnembantu, karena mahasiswa masih belum sepenuhnya memahami mekanisme rnesin-rnesin yang ada. Disamping itu penyelesaian soal-soal hanya dengan menggunakan metode grafis (metode poligon) merupakan kendala dalam pengajaran mata kuliah ini. Hal ini dikarenakan metode tersebut mernberikan hasil yang kurang teliti, rentan terhadap kesalahan dan membutuhkan alat bantu. Akibatnya kemampuan mahasiswa dalam mernahami dan memecahkan persoalan-persoalan Kinematika dan Dinamika sangat kurang dan tidak merata. Kenyataan ini mengakibatkan menurunnya minat mahasiswa terhadap mata kuliah ini, sebagaimana ditunjukan oleh perolehan nilai mahasiswa yang begitu rendah, Berdasarkan permasalahan diatas maka diperlukan suatu pengembangan metode pengajaran guna mengatasi kesulitan dan meningkatkan minat mahasiswa terhadap mata kuliah Kinematika dan Dinamika, Pengembangan yang akan dilakukan berupa impJementasi perangkat lunak untuk pembuatan simulasi dan animasi terhadap mekanisme-mekanisme yang ada. Pembuatan simulasi dan animasi ini menggunakan komputer dengan menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel. Pemilihan perangkat lunak Microsoft Excel didasari oleh: dapat dibuat animasi gerakan,

software nya mudah diperoleh, mahasiswa sudah menguasai dasar -dasar penggunaan, tersedia fungsi-fungsi matematis, dapat dientri data dengan mudah dan dapat menampilkan grafik sesuai dengan kebutuhan. Pembuatan simulasi dan animasi didesain mampu merespon perubahan panjang lengan dan pivot (offset) mekanisme serta memungkinkan dilakukan pemodifikasin mekanisme. Dengan simulasi dan animasi tersebut, disamping dapat menampilkan secara visual gerakan real dari mekanisrne juga dapat diketahui perubahan kecepatan dan percepatan serta kegagalan dari berbagai perubahan mekanisme yang ditinjau.

Tu;uan dan Manfaat
Adapun tujuan dan manfaat dari hasil pembuatan simulasi dan animasi ini untuk pengembangan pengajaran antara lain: a. Tersedianya software simulasi dan animasi untuk berbagai mekanisme yang umum digunakan untuk kinematika dan dinamika mesin. b. Mahasiswa dapat memahami gerakan dad berbagai mekanisme secara nyata dan berbagai perubahan dan kegagalan dad suatu mekanisme serta dapat melihat perubahan kecepatan, percepatan dan berbagai parameter Jainnya untuk setiap perubahan posisi dari mekanisme. c. Adanya pengembangan analogi pembuatan simulasi dan animasi mekanisme terse but untuk mekanisme mekanisme lainnya d. Meningkatkan minat mahasiswa dan keberhasilan proses pengajaran mata kuliah Kinematika dan Dinamika software MS. Excel, maka akan disisipkan materi tambahan khususnya yang berhubungan dengan fungsi-fungsi matematis dan grafis dari software tersebut. Berdasarkan hal diatas, dilakukan pendekatan visual dalam menampilkan hasil simulasi dan animas! mekanisrne secara visual. Pendekatan visual dikembangkan dengan rnenggunakan perangkat lunak Microsoft Excel. Pemilihan perangkat lunak Microsoft Excel didasari oleh: dapat dibuat animasi gerakan, softwarenya mudah diperoleh, mahasiswa sudah menguasai dasar-dasar penggunaan, tersedia fungsi-fungsi

TEORIDASAR Konsep pengembangan dirumuskan berdasarkan tujuan yang hendak dicapai. Materi pengajaran yang digunakan tetap mengaeu pada garis-garis besar pokok pengajaran (GBPP) dan satuan acara perkuliahan yang telah ditetapkan. Pengembangan yang dilakukan yaitu penambahan metode analitis dalam tinjauan mekanisme-mekanisme yang dipelajari. Peninjauan mekanisme dengan metode grafts (poligon) tetap dipertahankan. Mengingat simulasi dan animasi yang akan dibuat menggunakan

474

matematis, dapat dientri data dengan mudah dan dapat menampilkan grafik sesuai dengan kebutuhan.

Dalam mempelajari gerakan-gerakan dari bagian mesin, maka yang akan digambarkan bagian-bagian tersebut dalam bentuk skets sehingga hanya bagianbagian yang akan memberi efek pad a gerakannya yang diperhatikan yang biasa disebut dengan diagram kinematis [2].

Gambar 2. Parallel crank four bar linkage • Sistem rangkaian batang penghubung dengan engkol yang sarna tapi tidak sejajar (Nonparallel equal-crank linkage)
11

Sebuah rantai kinematis (kematic chain) merupakan sebuah sistem dari batang-batang penghubung, yang berupa benda-benda kaku, yang apakah digabungkan bersama atau dalam keadaan saling bersinggungan (kontak) sehingga memungkinkan mereka untuk bergerak relatif satu terhadap lainnya. Jika salah satu dari batang penghubungnya tetap dan gerakan dari sembarang batang penghubung yang lain ke posisinya yang barn akan menyebabkan setiap batang penghubung yang lain bergerak ke posisi tertentu yang terlah diperkirakan [5].

Mekanisme yang akan dilakukan pendekatan visual merupakan mekanisme dasar yang umumnya telah dikenal. Mekanisme-rnekanisrne tersebut sering digunakan dalam perancanagn permesinan [4]. Adapun mekanisme yang dilakukan pendekatan visual melalui pembuatan simulasi dan amimasi mekanisme antara lain: • Sistem rangkaian batang batang (four bar linkage) r~ penghubung empat

Gambar 3. Nonparallel equal-crank linkage • EngkoI rocker) dan lengan ayun (Crank
c

and

'B
Gambar 4. Crank and rocker


(I ••

Batang penghubung seret (Drag link)

Gambar I . Four bar linkage • Sistem rangkaian batang penghubung empat batang engkol sejajar (parallel crank four bar linkage).

475

Mekanisme mechanism)

engkol

peluncur

(slider-crank

• Engkol peluncur yang offset

Ii

u.... bI,__/, , Gambar 10. Engkol peluncur offset

Garnbar 6. Slider-crank mechanism

PEMBAHASAN return Kajian Analitis Rantai kinematis yang dibatasi adalah sebuah sistem dari batang-batang hubung yang digabungkan bersama atau dalam keadaan saling bersinggungan (kontak) memungkinkan bergerak relatif satu terhadap Iainnya, dimana jika salah satu dari batang penghubuognya tetap dan gerakan dari sembarang batang penghubung yang lain ke posisinya yang baru akan menyebabkan setiap batang penghubung yang lain bergerak ke posisi tetentu yang telah dirarnalkan [1].

Mekanisme membalik mecjanism) • Mesin ketam-engkol

cepat

(quick

Gambar 7. Mesin ketam-engkol • Mekanisme Whitworth

Rantai kinematik setidaknya memiliki satu batang penghubung (linkage) yang bersifat sebagai ground atau terikat pada rangka. Batang penghubung diasumsikan sebagai benda kaku yang setidaknya rnemiliki dua titik hubung atau nodes [5]. Pembuatan mekanisme-mekanisme tersebut didasari pada kajian diagram kinematis seperti terlihat pada gambar (11).
c

Gambar 8. Whitwoth • Batang penghubung seret

"

~: ~

~_\_------~----r--l

D

_

Gambar I l.Diagrarn kinematis empat batang penghubung.

mekanisme

Gambar 9. Penghubung seret

476

Batang penghubung 1 adalah titik A dan 0 dengan jarak RI. Batang penghubung 2 adalah garis AB dengan panjang R2• Batang penghubung 3 adalah garis BC dengan panjang R3. Batang penghubung 4 adalah garis CD dengan panjang Rt. Sudut yang dibentuk oleh titik A dan titik D adalah sudut offset (9]). Berdasarkan diagram kinematis di atas, berlaku persamaan sebagai berikut: +RJ2 -2.R, .RrCos(B2

DB=~Ri

-sudutoffset)
'l"~

R?SinB? - RJSin(sudutoffiet) rp = tan -I ( ____:-:_--='-----'--__;__-----=-'---'-- ) R2CosB2 - R]Cos(sudutoJfset)

.... j tB'fJii(ar.i~!iI-- :ij--Q="iWili*Il'=.--tiii=
~": ...-~'., "O':):"';-1:,)::i:j

;.... ~.. .l.=;.;;Ei::;'

...

.J~

··1

... ::IIiff'""fIlwif.1 .... iliIClll4:\im!iDftW¥!i_W __

ii"f.W_-·-ii[CFtfiTIiD~.ImI"D'_·

+ koreksi kuadran
'" r= Cos
-i

(-2 2 2J
DB +R4 -R3 Abs(2.DB.R4)
-i

Gambar 13. Tampilan program simulasi dan animasi sistem rangkaian batang penghubung empat batang. Program yang dibuat mampu di jalankan untuk perubahan panjang lengan dan pivot dari mekanisme. Hal ini membuat program ini lebih fleksibel terhadap perubahan dimensi dan bentuk mekanisme yang memungkinkan. Untuk menjalankan mekanisme tersebut sesuai dengan intruksi yang diberikan pad a keterangan gambar. Perubahan jarak, kecepatan, percepatan, kecpatan sudut dan percepatan sudut akan di visualisasikan sesuai dengan gerakan mekanisme pada masingmasing grafik Garnbar (14, 15).

84 - B3 =COS

2 2 -2J (
R3 +R4 -DB

Abs(2 ..R3 .R4 )

Pembuatan Program Simulasi dan Animasi Program simulasi dan animasi dibuat dengan menggunakan program MS. ExceL Untuk menjalankan animasi dilakukan dengan pembuatan macro. Contoh beberapa tampilan program yang dibuat seperti terlihat pada gambar (12 dan 13).
!o!.LZ
.ll~o:a_II-1_!:oIIo~"""'o:M""'J..i:.JJ....:i":' _~:..":-_

20.00 15.00 11_00 5_00 0.00

r--------------,
40

Grafik Jarak, Kecepatan dan ~cepatan

sway

&W&4i!!lhlma!;gWgg4g~1.~:.tiif.~
:I:-i.I.iJ~ • .,_,;:.... -~ ~. r Il ~l!II:'!!!~!'

..
~
r

"'-"!;"'-~ ~_,·.~x~ L."_" __ ~.:'I' ":;\i_J:.iij. ~~~~-c_~·l!~~~~~~:r~~-::~-::~~P:~.--"Cl::-~'f·-·--:-~:-,-~_'···:·

". OJ _"
:i!!ii':...£

'·_IJ~

-5.00
~

;.-~-;:

ir_;

-nco
-15.00 -20.00

i-vi

r-:-:--:xj

L:::::~~

·F
I

.
i '-

.

. ,,,,

...... ~ .. . ~ \
1(1)4\
'

:~I-...

-2500

->
~):;~

p;ei
~ __

-30_00

'----------------'

'W~"?:JI}

sudut (0)
•• ~ ~_. ._,._~. ~ ,~_~. c_ ____;

.: -'.;.~-~ t! '.
"

.....~
'

-....._

.~~.~
.. "
' ....... 0

•·· .. -J~,~.-;-7~';"""~
.'
J:t~ 'Ji"o'

Gambar 14. Perubahan jarak, kecepatan percepatan.
~:"~.I:.

dan

....

}.®ri ......

I;t_"

.t:~

~-.:ftonJ...,...v...1.~1
.......,_, .....

110::.....".

"

-li27

1~;iZ

}:ioI

r4'ij

2:,,~~~i I
~~

~Ch·~-;.!-oIO.:L'""}>~""~~~~~=.;i

"'.'#'

FE

Garnbar 12. Tampilan program simulasi dan animasi mekanisme engkol peluncur.

477

Grafik Kecepatan dan Fercepatan Sudut

DAFTAR PUSTAKA I. Anonymous. A Professional Approach Office XP Expert. New York: McGrawHill. 2002. Martin GH. Kinematika dan Dinamika Teknik. Setiyobakti, penetjemah. Jakarta: Penerbit Erlangga, 1984.

~:::------------------------1
~~:~~

~:: ·~t
_

r
i

~~~i

2.

-3.00 j -4.00 L

sudut (0)

Gambar 15. Perubahan percepatan sudut.

kecepatan

sudut

dan

3. Nasution S. Berbagai Pendekatan Do/am Proses Be/ajar & Mengajar. Jakarta: Bumi Akasra.2000. 4. 5. Norton LR. Design of Machinery. York: McGraw-HilL2004. New

Grafik-grafik tersebut ditampilkan disamping animasi mekanisme sehingga terlihat sinkronisasi antara animasi gerakan rnekanisme dengan perubahan nilai variabel grafik berdasarkanjarak tempuh sudut.

Waldron, KJ, Kinzel GL. Kinematics, Dynamics, and Design of Machinery. New York: John Wiley & Sons, Inc. 1999.

KESIMPULAN 1. Program simulasi dan animasi yang dibuat dapat memperlihatkan visualisasi dari gerakan suatu mekanisme dan kegagalan dari suatu mekanisme yang di buat. 2. Program ini dapat memperlihatkan perubahan jarak, kecepatan, percepatan dan berbagai parameter lainnya untuk setiap perubahan posisi dari gerakan mekanisme. 3. Program yang dibuat dapat merespon penyesuaian mekanisme terhadap perubahan dimensi dan bentuk mekanisme. 4. Penerapan metode analitis memungkinkan tinjauan mekanisme-mekanisme lebih kompleks dan akurat. 5. Analogi program ini dapat dapat dikembangkan untuk pembuatan simulasi dan ammasi mekanisme-rnekanisme lainnya.

478

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful