Ekspresi Reguler Ekspresi Reguler menyediakan mekanisme untuk memanipulasi dan mencocokkan string .

Sebagai gambaran, bisa memeriksa suatu string yang mengandung karakter, suku kata, atau kata tertentu, atau bahkan diawali dan diakhiri dengan string tertent u. 1. Mengenal fungsi ereg pada PHP, tersedia fungsi ereg yang dapat digunakan untu k menangani ekspresi reguler. Bentuk dasar pemanggilan fungsi ini : ereg (pola, sumber); Fungsi ini menghasilkan nilai : TRUE : apalabila string pada pola cocok dengan string yang terdapat pada sumber. FALSE : jika pola tidak cocok dengan string sumber. 2. Memeriksa suatu substring dalam suatu string Fungsi ereg dapat digunakan untuk memeriksa suatu substring berada dalam suatu string atau tidak. contoh pe manggilan fungsi ini : ereg ("PUTER", "KOMPUTER"); akan menghasilkan nilai TRUE, sebab string â PUTERâ pada string "KOMPUTER". Adapun : ereg("PUTER","Komputer"); akan menghasilkan hasil FALSE. Rekursif Kiri Dalam brute force, rekursif kiri tidak bisa diperiksa, sehingga harus diubah du lu sehingga tidak rekursif kiri, Karena rekursif kiri akan mengalami Loop yang t erus-menerus Tata Bahasa Bebas Konteks Terinspirasi dari bahasa natural manusia, ilmuwan-ilmuwan ilmu komputer yang men gembangkan bahasa pemrograman, turut serta memberikan tata bahasa (pemrograman) secara formal. Tata bahasa ini diciptakan secara bebas konteks dan disebut CFG ( Context Free Grammar). Hasilnya, dengan pendekatan formal ini, kompiler suatu b ahasa pemrograman dapat dibuat lebih mudah dan menghindari ambiguitas ketika par sing bahasa tesebut. Semula CFG ditemukan untuk membantu menspesifikasikan bahasa manusia dan ternyat a sangat cocok untuk mendefinisikan bahasa komputer, menformulasikan pengertian parsing, menyederhanakan penerjemahan bahasa komputer dan aplikasi-aplikasi peng olahan string lainnya. CFG digunakan untuk menspesifikasikan struktur sintaks ba hasa pemrograman serta beragam basis data. CFG adalah sekumpulan berhingga variabel yang juga disebut nonterminal atau kate gori sintaks, dimana masing-masing mempresentasikan bahasa. Bahasa-bahasa yang d irepresentasikan dengan variabel-variabel itu yang dideskripsikan secara rekursi f dalam bentukan lain dan symbol-simbol primitif disebut terminal. Aturan-aturan yang berhubungan dengan variabel-variabel itu disebut produksi. Contoh penggunaan CFG adalah pada dokumen HTML yang berbentuk bagus selalu menye rtakan tag-tag berpasangan secara lengkap. Contoh pada Struktur HTML sebagai ber ikut: <HTML> <HEAD> <TITLE> Komunitas Pecinta Teknologi Komputer </TITLE> <H1>Home Page bagi orang yang terus ingin maju <H2>Komunitas Informatika yang tak hanya dari 1 sisi pandangan <CENTER> </CENTER> </HEAD> </HTML> Pada dokumen HTML yang berbentuk bagus, ekspresi <HTML> selalu diikuti </HTML>, <HEAD> selalu akan diikuti dengan </HEAD>, lalu <CENTER> selalu akan diikuti pul a dengan </CENTER>, dan begitulah seterusnya. Pola-pola ini serupa pasangan kuru ng.

terdapat

Pohon Penurunan Biasanya persoalan yang diberikan berkaitan dengan pohon penurunan adalah untuk mencari penurunan yang hasilnya menuju pada suatu untai yang ditentukan. Dalam h al ini, perlu untuk melakukan percobaan pemilihan aturan produksi yang bisa menu ju ke solusi. Contoh program yang menggunakan Pohon penurunan adalah Pengestrakan pada file ya ng telah di kompresi Push Down Automata (PDA) Push Down Automata merupakan mesin otomata dari bahasa bebas konteks. PDA di ga mbarkan sebagai tempat penyipanan yang tidak terbatas berupa stack/tumpukan.€ Stack ialah kumpulan dari elemen-elemen sejenis dengan sifat penambahan elemen d an pengambilan elemen melalui suatu tempat yang disebut top of stack (puncak sta ck). Prinsip pada stack adalah LIFO. Pengambilan elemen dari stack dinyatakan d engan operasi pop, sedang memasukkan elemen ke dalam stack dengan operasi push. Contoh dari persoalan sehari yang menggunakan PDA adalah salah satunya program y ang menggunakan proses antrian Finate Automata finite automata sebagai contohnya adalah teori switching sebagai perancangan per angkat keras

Mesin Moore Meanly Dalam teori komputasi sebagai prinsip dasar komputer, mesin Moore adalah otomasi fase berhingga (finite state automaton) di mana keluarannya ditentukan hanya ol eh fase saat itu (dan tidak terpengaruh oleh bagian masukan/input). Diagram fase (state diagram) dari mesin Moore memiliki sinyal keluaran untuk masing-masing f ase. Hal ini berbeda dengan mesin Mealy yang mempunyai keluaran untuk tiap trans isi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful