P. 1
2 Doc

2 Doc

|Views: 17|Likes:
Published by Komarudin Saleh

More info:

Published by: Komarudin Saleh on Jul 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/22/2013

pdf

text

original

Eksplorasi air tanah untuk mengatasi kekurangan air di suatu daerah perlu dilakukan, hal ini dikarenakan kandungan

air tanah yang begitu besar dan terbatasnya persediaan air pada musim kemarau. Berdasarkan peta geologi, sebagian besar daerah Ngijo memiliki batuan permukaan yang didominasi oleh tufa batu apung, tufa batu pasiran, tufa breksi, tufa halus dan tufa lapili. Batuan penyusun tersebut dapat menunjukkan bahwa kawasan Ngijo memiliki tingkat akuifer yang baik. Daerah Ngijo merupakan daerah kering sehingga masyarakat mengalami kesulitan dalam menentukan kedalaman titik sumur bor yang berpotensi akuifer di daerah tersebut. Hal ini yang menjadi dasar peneliti untuk melakukan penelitian tentang ” Analisis Pendugaan Potensi Akuifer Dengan Metode Geolistrik Konfigurasi Wenner (Studi Kasus Di Desa Ngijo Kecamatan Karangploso Malang)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi akuifer di daerah Ngijo dengan cara mengetahui nilai resistivitas batuan dan struktur bawah permukaannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode geolistrik Konfigurasi Wenner, di mana konfigurasi ini mampu mendeteksi lapisan batuan bawah permukaan dengan kedalaman duga yang dangkal. Metode Geolistrik dilakukan untuk menggambarkan penyebaran tahanan jenis bawah permukaan dengan mempelajari sifat aliran listrik di dalam bumi. Berdasarkan hasil penelitian nilai tahanan jenis batuan daerah Ngijo, terdapat empat lapisan yang dideteksi, yaitu lapisan batuan untuk kedalaman 0 sampai 4,21 m mempunyai nilai tahanan jenis 8,92 Ohm-m merupakan lempung lanauan. Pada kedalaman 4,21 m sampai 30,30 m mempunyai nilai tahanan jenis 52,12 Ohm-m merupakan silt-lempung, batu Lumpur dan batu pasir. Sedangkan lapisan batuan untuk kedalaman 30,30 m sampai 50,93 m mempunyai nilai tahanan jenis 494,20 Ohm-m merupakan pasir dan kerikil. Berdasarkan hasil interpretasi pendugaan struktur batuan bawah permukaan daerah Ngijo, menunjukkan bahwa didapatkan potensi air bawah tanah yang berupa akuifer, yaitu kedalaman 30,30 m sampai 50,93 m yang mempunyai tahanan jenis 494,20 Ohm-m yang merupakan pasir dan kerikil.

Analisis pendugaan potensi akuifer dengan metode geolistrik konfigurasi wenner (Studi kasus di Desa Ngijo Kecamatan Karangploso Malang) / Rianto Basu Author : Basuki, Rianto

Page 1

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->