KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT Tuhan semesta alam, karena dengan Ridha dan ketentuan-Nya lah penulis dapat menyusun makalah ini dengan lancar dan baik. Makalah ini merupakan hasil laporan observasi penulis tentang pengelolaan peserta didik terhadap sekolah swasta. Makalah ini disusun oleh kelompok dari mahasiswa jurusan Pendidikan Manajemen Bisnis Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia. Isi dan kandungan makalah ini merupakan teori-teori tentang pengelolaan peserta didik yang dipelajari di lingkungan universitas dan perbandingan dengan praktek di lapangan yang dilakukan oleh sekolah swasta di kawasan Dago atas, tepatnya Stamford Internasional School kepada peserta didiknya. Penulis menyampaikan terima kasih kepada orang-orang yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini, terutama pihak sekolah yang menjadi objek observasi penulis dan juga dosen pengelolaan pendidikan yang telah menugaskan. Pada akhirnya. Semoga apa yang telah penulis lakukan dan susun dapat bermanfaat bagi perkembangan pendidikan di Indonesia ini. Saran dan kritik dari pembaca sangat penulis perlukan sebagai umpan balik bagi penulis guna penyempurnaan substansi maupun teknis penyususunan makalah ini. Terima kasih.

Bandung, November 2011 Penulis

i

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..................................................................................................i DAFTAR ISI................................................................................................................ii .....................................................................................................................................ii DAFTAR GAMBAR..................................................................................................iv BAB I PENDAHULUAN............................................................................................1 Latar Belakang.........................................................................................................1 Rumusan Masalah....................................................................................................2 Tujuan Penulisan Makalah.......................................................................................2 Manfaat Penulisan Makalah.....................................................................................2 BAB II PEMBAHASAN.............................................................................................4 Pengertian Pengelolaan Peserta Didik.....................................................................4 Tujuan, Fungsi dan Prinsip Manajemen Peserta Didik...........................................6 Hasil Observasi........................................................................................................7 Profil Stamford International School...................................................................7 Analisis Kebutuhan Peserta Didik Stamford International School.....................8 Rekruitmen Peserta Didik Stamford International School..................................8 Seleksi Peserta Didik Stamford International School.........................................9 Orientasi Stamford International School...........................................................10 Penempatan Peserta Didik (Pembagian Kelas) Stamford International School ............................................................................................................................10 Pembinaan dan Pengembangan Peserta Didik Stamford International School 11 Pencatatan dan Pelaporan Stamford International School................................11

ii

.....17 DAFTAR PUSTAKA....................................................18 iii ....................................................................................................12 BAB III KESIMPULAN DAN SARAN.........................................................................................................................17 Kesimpulan...........................11 Layanan Khusus yan Menunjang Manajemen Peserta Didik.................................................................................Kelulusan dan Alumni................................................................................17 Saran.............................................

............................7 iv .........................................................................DAFTAR GAMBAR Gambar 1..................

tapi di sisi lain ia juga ingin sukses dalam hal bersosisalisasi dengan teman sebayanya. peserta didik. Bahkan ada juga peserta didik yang ingin sukses dalam segala hal. emosional. Kebutuhan peserta didik dalam mengembangkan dirinya sendiri tentu saja beragam dalam skala prioritas mereka. Sehingga peserta didik dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi fisik. sarana dan prasarana. Oleh karena itu keberadaan peserta didik tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan sekolah saja. Oleh karena itu diperlukan layanan bagi peserta didik yang dikelola 1 . tetapi keberadaan peserta didik harus merupakan bagian dari kebermutuan dari lembaga pendidikan (sekolah). pendidik. misalnya peserta didik ingin sukses dalam prestasi akademiknya. Artinya bahwa dibutuhkan pengelolaan peserta didik yang bermutu bagi lembaga pendidikan (sekolah) itu sendiri. keuangan. peserta didik berperan sebagai subjek sekaligus objek dalam proses transformasi ilmu pengetahuan dan keterampilanketerampilan yang diperlukan. kecerdasan intelektual. sosial. Komponen-komponen tersebut merupakan satu kesatuan dalam upaya pencapaian tujuan lembaga pendidikan (sekolah). dan kejiwaan peserta didik. Pilihan-pilihan tersebut kadang kala membuat peserta didik bingung dalam memilih priortasnya tersebut dan menimbulkan masalah bagi peserta didik itu sendiri. hubungan sekolah dengan masyarakat. artinya bahwa tidak ada komponen yang lebih penting daripada komponen lainnya. mengingat dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan di sekolah.BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Keberhasilan dalam penyelenggaraan lembaga pendidikan (sekolah) akan sangat bergantung kepada manajemen komponen-komponen pendukung pelaksanaan kegiatan seperti kurikulum. Akan tetapi satu komponen saling memberikan dukungan kepada komponen lainnya untuk memberikan kontribusi optimal terhadap pencapaian tujuan lembaga pendidikan (sekolah) tersebut. Komponen peserta didik sangat dibutuhkan keberadaannya.

2 . 2. Manfaat Penulisan Makalah 1. mulai dari peserta didik mendaftarkan diri ke sekolah sampai peserta didik tersebut menyelesaikan studi di sekolah tersebut. Mengidentifikasi seberapa berhasil sekolah tersebut menghasilkan peserta didik yang berkualitas. Seperti telah dijelaskan di atas. Seberapa berhasilkah sekolah tersebut menghasilkan peserta didik yang berkualitas ? 3. 2. Apakah perbedaan dari sekolah internasional dengan sekolah umumya? Tujuan Penulisan Makalah 1. kami ingin mengetahui bagaimana sekolah swasta tersebut mengelola peserta didiknya untuk menghasilkan output yang berkualitas di masa depan dan bagaimana sekolah tersebut dapat mengembangkan potensi peserta didik itu sendiri.dengan baik. 3. Mengidentifikasi perbedaan dari international school dengan sekolah pada umumnya. Mengetahui seberapa besar sekolah internasional dapat menghasilkan peserta didik yang berkualitas. Mengetahui bagaimana pengelolaan peserta didik di sekolah internasional. Dan kali ini kami akan membahas hasil observasi kami mengenai pengelolaan peserta didik di sekolah swasta yang bernama Stamford International School. mengenai pengelolaan peserta didik di lembaga pendidikan (sekolah). Pengelolaan peserta didik berupaya mengisi kebutuhan akan layanan yang baik tersebut. Rumusan Masalah 1. Bagaimana pengelolaan peserta didik di Stamford International School ? 2. Menganalisis bagaimana pengelolaan peseta didik di Stamford Internatinal School.

Mengetahui perbedaan sekolah internasional dengan sekolah pada umumnya.3. 3 .

pengorganisasian. pengarahan. 4 . Manajemen sendiri diartikan bermacam-macam. kata manajemen merupakan terjemahan dari management (Bahasa Inggris). Sikula mengemukakan bahwa manajemen pada umumnya dikaitkan dengan aktivitas-aktivitas perencanaan. Andrew F. Secara etimologis. Kata ini berasal dari bahasa latin. Dengan demikian manajer mengadakan koordinasi atas sejumlah aktivitas orang lain yang meliputi perencanaan. mano. komunikasi dan pengambilan keputusan yang dilakukan oleh setiap organisasi dengan tujuan untuk mengkoordinasikan berbagai sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan sehingga akan dihasilkan suatu produk atau jasa secara efisien. penempatan. manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatn sumber daya manusia dan sumber daya lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu. pengarahan. manage/ menege dan maneggiare yang memiliki arti melatih kuda agar dapat melangkah dan menari seperti yang dikehendaki pelatihnya. pengorganisasian. Perancis dan Italia yaitu manus.P Hasibuan. Menurut Malayu S.BAB II PEMBAHASAN Pengertian Pengelolaan Peserta Didik Pengelolaan Peserta didik dapat dikatakan juga Manajemen Peserta Didik. pengendalian. Berdasarkan asal kata tersebut. pemotivasian. Harold Koontz dan Cyril O’Donnel mendefinisikan manajemen sebagai usaha mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain. Manajemen Peserta Didik merupakan penggabungan dari kata Manajemen dan Peserta Didik. Terry (1953) mendefinisikan manajemen sebagai pencapaian tujuan yang telah ditentukan sebelumnya melalui usaha orang lain (Management is the accomplishing of the predetermined objective through the effort of other people). dan pengendalian. penempatan.

bakat. bisa dikatakan bahwa peserta didik adalah orang/ individu yang mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan minat. dan pengaturan serta mengikutsertakan/ mempergunakan semua sumber daya yang ada secara efektif dan efisien. penempatan. jelaslah bahwa manajemen adalah suatu proses yang dilakukan agar suatu usaha dapat berjalan dengan baik memerlukan perencanaan. yang selanjutnya diproses dalam proses pendidikan. jenjang. Peserta Didik adalah orang yang mempunyai pilihan untuk menempuh ilmu sesuai dengan cita-cita dan harapan masa depan. Pengertian Peserta Didik sendiri menurut ketentuan umum Undang-Undang RI No. Abu Ahmadi berpendapat bahwa Peserta Didik adalah sosok manusia sebagai individu/ pribadi (manusia seutuhnya). manajemen adalah segenap aktivitas manusia dalam organisasi dengan menggunakan bantuan sumber daya dan fasilitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan. mempunyai sifat-sifat dan keinginan sendiri”. Dari pendapat-pendapat di atas. sehingga menjadi manusia yang berkualitas sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. dan kemampuannya agar tumbuh dan berkembang dengan baik serta mempunyai kepuasan dalam menerima pembelajaran yang diberikan oleh pendidiknya. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur. pengarahan. 5 .Maman Ukas (2004:6). Oemar Hamalik mendefinisikan Peserta Didik sebagai suatu komponen masukan dalam sistem pendidikan . Individu diartikan “orang seorang tidak tergantung dari orang lain. Dari pengertian-pengertian di atas. dan jenis pendidikan tertentu. pengorganisasian. pengendalia. dalam arti benar-benar seorang pribadi yang menentukan diri sendiri dan tidak dipaksa dari luar.

ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya. Manajemen Peserta Didik juga dapat diartikan sebagai usaha pengaturan terhadap peserta didik mulai dari peserta didik tersebut masuk sekolah sampai dengan mereka lulus sekolah. Agar tujuan dan fungsi manajemen peserta didik dapat tercapai. segi sosial. minat. proses pembelajaran di lembaga tersebut (sekolah) dapat berjalan lancar. tertib dan teratur sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pencapaian tujuan sekolah dan tujuan pendidikan secara keseluruhan. layanan individual seperti pengembangan keseluruhan kemampuan. penyelenggara harus mengacu pada peraturan yang berlaku pada saat program dilaksanakan. kebutuhan sampai ia matang di sekolah (Knezevich. Dengan demikian.Jadi. aspirasi. lebih lanjut. yang secara operasional dapat dipergunakan untuk membantu kelancaran upaya pertumbuhan dan perkembangan peserta didik melalui proses pendidikan. pendaftaran. dan layanan siswa di dalam kelas dan di luar kelas seperti : pengenalan. Fungsi dan Prinsip Manajemen Peserta Didik Tujuan Manajemen Peserta Didik adalah mengatur kegiatan-kegiatan peserta didik agar kegiatan-kegiatan tersebut menunjang proses pembelajaran di lembaga pendidikan (sekolah). Manajemen Peserta Didik adalah layanan yang memusatkan perhatian pada pengaturan. pengawasan. Tujuan. 1961). baik yang berkenan dengan segisegi individualitasnya. melainkan meliputi aspek yang lebih luas. kebutuhan dan segi-segi potensi peserta didik lainnya. manajemen peserta didik itu bukanlah dalam bentuk kegiatan-kegiatan pencatatan peserta didik saja. Fungsi Manajemen Peserta Didik adalah sebagai wahana bagi peserta didik untuk mengembangkan diri seoptimal mungkin. 6 . Prinsip-prinsip yang dimaksud adalah sebagai berikut: a) Dalam mengembangkan program Manajemen kepeserta didikan.

g) Kegiatan manajemen peserta didik haruslah fungsional bagi kehidupan peserta didik. melainkan justru untuk mempersatukan. f) Kegiatan manajemen peserta didik haruslah mendorong dan memacu kemandirian peserta didik. baik di sekolah terlebih di masa depan. e) Kegiatan manajemen peserta didik haruslah dipandang sebagai upaya pengaturan terhadap pembimbingan peserta didik.b) Manajemen peserta didik dipandang sebagai bagian keseluruhan manajemen sekolah. saling memahami dan saling menghargai. Hasil Observasi Profil Stamford International School Gambar 1 7 . c) Segala bentuk kegiatan manajemen peserta didik haruslah mengemban misi pendidikan dan dalam rangka mendidik peserta didik. Prinsip kemandirian akan bermanfaat tidak hanya ketika di sekolah. Oleh karena itu ia harus mempunyai tujuan yang sama dan atau mendukung terhadap tujuan manajemen sekolah secara keseluruhan. d) Kegiatan-kegiatan manajemen peserta didik haruslah diupayakan untuk mempersatukan peserta yang mempunyai keragaman latar belakang dan punya banyak perbedaan. Sehingga setiap peserta didik memiliki wahana untuk berkembang secara optimal. melainkan juga ketika sudah terjun di masyarakat. Perbedaan-perbedaan yang ada pada peserta didik tidak diarahkan bagi munculya konflik antar peserta didik.

8 .Analisis Kebutuhan Peserta Didik Stamford International School Peserta didik yang memilih Stamford untuk mengemban pendidikan semasa SD. sehingga banyak ekspatriat yang berdomisili di daerah bandung menyekolahkan anak-anaknya di Stamford International School. mengingat persaingan pada masa sekarang ini semakin ketat. SMP atau SMA rata-rata memiliki tujuan untuk bersekolah di luar negeri pada masa yang akan datang. Oleh karena itu peserta didik membutuhkan sekolah yang dapat membuat mereka terbiasa dengan bahasa pengantar Inggris serta memiliki standar kurikulum Internasional dan diakui di berbagai negeri diluar Indonesia. Stamford adalah salah satu sekolah di Bandung yang dapat memfasilitasi kebutuhan pesrta didik tersebut. jadi sebagian peserta peserta didik umur 10-16 tahun merupakan siswa lama Singapore International School. dan menempatkan calon peserta didik menjadi peserta didik pada jenjang dan jalur pendidikan tertentu. Untuk mempermudah akses mereka di masa yang akan datang agar tidak sulit untuk melanjutkan sekolah di luar negeri khususnya negara barat. Rekruitmen Peserta Didik Stamford International School Rekruitmen peserta didik di sebuah sekolah pada hakekatnya adalah merupakan proses pencarian. maka dibutuhkan persiapan se-dini mungkin. Stamford International School merupakan pecahan dari Singapore International School. selain itu Stamford juga sudah memiliki nama yang cukup tersohor baik di dalam maupun luar negeri. menyeleksi. menentukan dan menarik pelamar yang mampu menjadi peserta didik di sekolah tersebut. Rekrutmen peserta didik dalam tinjauan manajemen penyelenggaraan pendidikan formal (persekolahan) merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh sekolah untuk menghimpun.

Dari hasil seleksi ini ditentukan peserta didik yang diterima di sekolah tersebut. 9 . Seleksi Peserta Didik Stamford International School Kegiatan sekolah berikutnya adalah melaksanakan seleksi bagi calon siswa yang mendaftar di sekolah yang bersangkutan.Fasilitas-fasilitas yang dimiliki oleh Stamford dan Kurikulum serta cara mengajar di stamford juga menjadi salah satu daya tarik sekaligus daya jual bagi sekolah ini. Khususnya di Stamford. kelas X hanya memiliki 9 orang peserta didik. Contohnya untuk tahun ajaran saat ini. sehingga tidak diperlukan banyak promosi untuk mengumpulkan peserta didik yang ingin bersekolah di Stamford International School. kelas yang sangat kecil bila dibandingkan dengan kelas-kelas di sekolah lainnya terutama sekolah negeri. di Stamford International School tes awal atau tes masuk bagi para calon peserta didik dianggap lebih sulit atau lebih rumit. dikarenakan kurikulum yang mereka anut adalah kurikulum dari Inggris (United Kingdom) sehingga bahasa yang dijadikan bahasa pengantar untuk setiap mata pelajaran di kelas adalah bahasa Inggris (kecuali pelajaran bahasa Indonesia) sehingga tes masuk nya pun menggunakan bahasa Inggris. Seleksi peserta didik adalah kegiatan pemilihan calon peserta didik untuk menentukan diterima atau tidaknya calon peserta didik menjadi peserta didik di sekolah tersebut berdasarkan ketentuan tertentu. mereka memiliki kriteria tersendiri untuk menentukan diterima atau tidaknya calon peserta didik yang ingin mengemban ilmu disekolah ini. Umumnya calon peserta didik yang berasal dari sekolah negeri atau sekolah swasta dengan bahasa pengantar bahasa Indonesia mengalami beberapa kesulitan dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan. Maka dari itu. karena mereka tidak terlalu akrab dengan istilah-istilah dari tiap mata pelajaran dalam bahasa inggris. peserta didik yang memiliki kualifikasi yang memadai pun hanya sedikit.

Jadi sistem pembagian tersebut diatas sudah otomatis tercipta. Program ini yang disebut masa orientasi. Penempatan Peserta Didik (Pembagian Kelas) Stamford International School Setelah siswa selesai mengikuti masa orientasi. pengenalan aturan-aturan yang berlaku dan cara belajar dan pengajaran yang akan mereka lakukan di kemudian hari. Pembagian kelas ini tentu saja dibagi berdasarkan rasio dengan ruang kelas yang ada. pihak sekolah mempunyai tanggung jawab untuk memberikan suatu program penyesuaian calon peserta didik kepada situasi sekolah mereka yang baru. agama. Orientasi peserta didik (siswa baru) adalah kegiatan penerimaan siswa baru dengan mengenalkan situasi dan kondisi sekolah tempat peserta didik itu menempuh pendidikan. Masa orientasi siswa disini hanya terbatas pada pengenalan lingkungan dimana mereka akan menempuh serangkaian kegiatan selama lebih kurang 3 tahun. Sistem tersebut juga berlaku di sekolah ini (Stamford) namun dikarenakan peserta didik untuk tahun ajaran 2011-2012 khususnya kelas X itu hanya memiliki 9 peserta didik.Orientasi Stamford International School Setelah peserta didik diterima pada suatu sekolah. Pembagian kelas di sekolah biasanya menggunakan tipe kelas yang heterogen tanpa ada pertimbangan menempatkan kelas berdasarkan suku. nilai. Pengelompokkan peserta didik yang dilaksanakan pada sekolah-sekolah sebagian besar didasarkan kepada sistem kelas. pengenalan kegiatan ekstrakurikuler yang ada di Stamford. maupun gender. 10 . maka Stamford hanya memiliki 1 kelas X. Beda dengan sekolah kebanyakan. masa orientasi siswa baru d Stamford diadakan dengan bimbingan langsung dari guru bukan dari senior-senior mereka yang berada di tingkat XI atau XII. dilakukan pembagian kelas.

baik dari segi kognitif. laporan atau yang lebih sering dikenal dengan nama ‘rapot’ ini selalu dibagikan setelah Ujian Tengah Semester dan setelah Ujian Akhir Semester. Pramuka. Kelulusan dan Alumni Meskipun kurikulum yang dianut oleh Stamford International School berbeda dari kurikulum Nasional. Paskibra dan atau PKS. drum. biola. sama layaknya sekolah-sekolah kebanyakan.Pembinaan dan Pengembangan Peserta Didik Stamford International School Pengembangan peserta didik di Stamford tidak terbatas dari kegiatan belajar menhgajar yang ada di dalam kelas saja. piano) Tenis meja Seni (melukis. Tidak ada yang berbeda dari pencatatan dan pelaporan yang dilaksanakan oleh Stamford. tetapi setiap peserta didik Stamford International School tetap diharuskan untuk mengikuti Ujian Nasional sebagai 11 . tapi tidak ada kegiatan organisasi seperti PMR. afektif. mengukir) Menari Dan lain-lain Pencatatan dan Pelaporan Stamford International School Sebagai bentuk tanggung jawab dari pihak sekolah terhadap orang tua murid. memahat. namun juga ada kegiatan luar kelas yang sering disebut kegiatan ekstrakurikuler. Di sekolah ini ada berbagai macam ekstrakurikuler. Kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia hanya seperti: • • • • • • Sepak bola Musik (gitar. maupun psikomotor. tentunya Stamford harus memberikan laporan kemajuan kemampuan peserta didik.

syarat kelulusan. 29 tahun 1990 Bab X pasal 27. Layanan Bimbingan dan Konseling Dalam PP No. Layanan Khusus yan Menunjang Manajemen Peserta Didik a. sehingga mereka memahami dan mengarahkan diri serta bertindak dan bersikap sesuai dengan tuntutan dan situasi lingungan sekolah. Pengertian bimbingan menurut PP No. 28 Tahun 1990 tentang Pendidikan Dasar dan PP No. Bimbingan diberikan oleh guru pembimbing. maka setiap peserta didik yang ingin mengikuti Ujian Nasional harus ‘mengungsi’ ke sekolah lain agar dapat mendapat kesempatan untuk mengikuti Ujian nasional. namun tempat pun menjadi sebuah ketidaknyamanan bagi peserta didik. sama dengan peserta didik di sekolah-sekolah negeri atau swasta lainnya. mengenal lingkungan. Bukan hanya perbedaan bahasa yang menjadi perkara. Sekolah yang b iasa mereka gunakan adalah BPK Penabur. yaitu bantuan yang diberikan kepada siswa dalam rangka upaya menemukan pribadi. Stamford International School memberikan pelayanan Bimbingan dan Konselingnya dengan cara menyediakan beberapa guru konseling khusus 12 . keluarga dan masyarakat. Menurut Hendyat Soetopo bimbingan adalah proses bantuan yang diberikan kepada siswa dengan memperhatikan kemungkinan dan kenyataan tentang adanya kesulitan yang dihadapi dalam rangka perkembangan yang optimal. sedangkan soal pada Ujian Nasional menggunakan bahasa Indonesia. sehingga istilah-istilah yang telah akrab di telinga mereka tidak akan mereka temui di dalam soal Ujian Nasional. karena Stamford tidak diizinkan untuk myelenggarakan Ujian nasional di sekolah mereka. Kendalanya adalah bahasa penganta yang biasa mereka terima itu adlah bahasa Inggris. 29 Tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah digunakan istilah bimbingan. oleh karena itu Stamford bekerja sama dengan Primagama untuk mengadakan kursus singkat yang dapat membantu siswa dalam pelaksanaan Ujian akhir. dan merencanakan masa depan.

peranan guru konseling ini adalah hanya sebatas sebagai pembimbing dan pemberi saran. 13 .bagi mereka yang ingin berkonsultasi tentang pendidikan atau kehidupan pribadinya.

c. Layanan Kantin/ Kafetaria Kantin/ Warung sekolah diperlukan keberadaannya di sekolah supaya makanan yang dibeli peserta didik terjamin kebersihannya dan cukup mengandung gizi. Layanan Perpustakaan Perpustakaan merupakan salah satu unit yang memberikan layanan kepada peserta didik. Para guru diharapkan sekali-kali mengontrol kantin sekolah dan berkonsultasi dengan pengelola kantin mengenai makanan yang bersih dan bergizi. Perpustakaan sekolah sering disebut sebagai jantungnya sekolah. untuk anak tingkat awal (primary) atau Sekolah dasar. dengan maksud membantu dan menunjang proses pembelajaran di sekolah. Karena Stamford merupakan sekolah terpadu. Keberadaan perpustakaan di sekolah sangatlah penting. karena yang menjadi denyut nadi proses pembelajaran di sekolah adalah perpustakaan. 14 . Perpustakaan sekolah merupakan perangkat kelengkapan pendidikan dalam mencapai tujuan pendidikan di sekolah. melayani informasi-informasi yang dibutuhkan serta memberikan layanan rekreatif melalui koleksi bahan pustaka. lower secondary atau Sekolah Lanjutan Tingkat pertama dan Higher Secondary atau Sekolah Menengah Atas. Perpustakaan juga dipandang sebagai kunci bagi ilmu pengetahuan dan inti setiap proses pembelajaran di sekolah. sehingga perpustakaan di sekolah ini lebih terorganisir dan rapi. Peranan lain kantin sekolah yaitu supaya para peserta didik tidak berkeliaran mencari makanan keluar lingkungan sekolah. sehingga Stamford menyediakan perpustakan di dalam 3 ruangan yang berbeda.b. jadi mulai dari tingkat dasar sampai menengah atas berada dalam satu lingkungan yang sama.

Layanan Kesehatan (UKS) Layanan kesehatan di sekolah biasanya dibentuk sebuah wadah bernama Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). agar segala makanan yang dijual di kantin tersebut terjamin dan bermanfaat bagi peserta didik. Di Stamford tidak ada warung atau kantin untuk tempat peserta didik jajan. d. namun ada kafetaria dimana peserta didik dapat menikmati makan siangnya disana.Pengelolaan kantin sebaiknya dipegang oleh orang dalam atau keluarga karyawan sekolah yang bersangkutan. Layanan Transportasi Sekolah Sarana angkutan (transportasi) bagi para peserta didik merupakan salah satu penunjang untuk kelancaran proses belajar mengajar. UKS yang disediakan di Stamford lebih berupa klinik kecil yang disediakan bagi peserta didik yang mungkin mengalami luka kecil atau sakit ringan ketika mereka berada di sekolah. e. Makan siang peserta pun sudah ditentukan menunya oleh pihak sekolah dan diberikan secara gratis kepada siswa. Sasaran utama UKS adalah untuk meningkatkan atau membina kesehatan murid dan lingkungan hidupnya. Sistem seperti ini dapat menghindarkan peserta didik dari sifat konsumtif dan juga terutama dari berbagai penyakit yang biasa menyerang karena faktor higienis yang kurang terjaga. Para peserta didik 15 .

Sesuai dengan penjelasan sebelumnya. f. Hal ini masih menjadi wacana bagi pihak sekolah sendiri. Penyelenggaraan transportasi sebaiknya dilaksanakan oleh sekolah yang bersangkutan atau pihak swasta. dikarenakan peserta didik yang bersekolah di Stamford rata-rata berdomisili di sekitar sekolah dan atau mereka telah memiliki supir pribadi yang siap mengantar jemput peserta didik yang bersangkutan. Layanan Asrama Bagi para peserta didik khususnya di jenjang pendidikan menengah dan perguruan tinggi. terutama bagi mereka yang jauh dari orang tua nya atau merantau diperlukan adanya asrama. Transportasi diperlukan terutama bagi peserta didik ditingkat prasekolah dan pendidikan dasar.akan merasa aman dan dapat masuk/ pulang sekolah dengan waktu yang tepat. dan juga para orang tua lebih merasa aman dan nyaman apabila anak-anak mereka diantar dan dijemput oleh supir kepercayaan mereka. bahwa peserta didik Stamford rata-rata berdomisili di sekitar sekolah maka sarana asrama dirasa belum dibutuhkan dan belum menjadi prioritas utama dari pihak sekolah. 16 .

BAB III KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Stamford International School memiliki sistem pengelolaan peserta didik yang sangat baik. Stamford bisa mengusahakan soal UN dalam bahasa Inggris. Pihak sekolah sebaiknya segera mencari jalan keluar yang lebih efektif dan efisien. Untuk jangka panjang Stamford harus melakukan sesuatu. namun ada bebrapa permasalahan yang berkenaan dengan Ujian Nasional. 17 . agar kerjasama dengan Primagama tersebut dapat dihilangkan. guru yang kompeten bukan hanya dalam mengajar kognitif peserta didik melainkan juga afektif dan psikomotor peserta didik. Walaupun kesemua aspek dirasa sudah cukup optimal. Saran Meskipun secara keseluruhan Stamford International School sudah dianggap sekolah yang mampu mengelola peserta didik dengan baik. yaitu perbedaan bahasa pengantar dan tempat pelaksanaan Ujian Nasional. namun permasalahan ada pada kurikulum yang berbeda dengan kurikulum nasional Indonesia. sehingga pada saat Ujian Nasional peserta didik mengalami beberapa masalah yang tidak terlalu besar namun sangat esensial bagi kelangsungan pendidikan mereka kedepannya. tapi itu bukanlah jalan keluar terbaik. cara penyampaian materi yang tidak lagi konvensional (siswa jauh lebih aktif dan peran guru tidak terlalu mendominasi) dan atmosfir kelas yang menyenangkan sehingga peserta didik tidak cepat merasa bosan. Dan untuk perbedaan bahasa pengantar. mulai dari fasilitas yang sangat lengkap. seperti mengajukan proposal kepada pemerintah agar Stamford diizinkan untuk melaksanakan UN di dalam sekolah jadi peserta didik tidak perlu berpindahpindah tempat lagi. untuk sementara kerjasama dengan Primagama dan izin mengikuti UN di sekolah swasta lain bisa menjadi solusi.

edu.thn. (2006).upi. Yogyakarta: Graha Ilmu. Jakarta: Gunung Agung. (2010). Dasar.pdf onahe. (2010. Pengertian dan Masalah. (1996). Februari 24). Http://repository.edu/operator/upload/s_pem_0607853_chapter2.com. M.upi.). S. Dipetik November 1. Manajemen. Manajemen Konsep Prinsip dan Aplikasi. M.wordpress. 2011. Dipetik November 1. (2007).wordpress. (t. 2011.DAFTAR PUSTAKA Hasibuan. Bandung: Jurusan Administrasi Pendidikan. Pengantar Manajemen. dari Http://repository. Bandung: Agnini. Pengelolaan Pendidikan. dari Http://onahe. Wiludjeng.com//2010/02/24/definisi-dan-pengertian-manajemensumber-daya-manusia/ Tim Dosen Jurusan Administrasi Pendidikan. 18 . Ukas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful