P. 1
Mesin Konversi Energi

Mesin Konversi Energi

|Views: 1,030|Likes:
Published by Nursady Ghilang FTm

More info:

Published by: Nursady Ghilang FTm on Jul 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/23/2013

pdf

text

original

Mesin Konversi Energi

Karya Ilmiah (energi alternatif biogas)

PEMANFAATAN BIOGAS KOTORAN SAPI SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF

MUH.RIDWAN.L 032 290 084

TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA 2012

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan Karya ilmiah Energi Alternatif Biogas dengan baik.

Dalam Penelitian ini kita dituntut untuk dapat memahami dan mengerti tentang cara pembuatan dan pemanfaatan biogas. Ini adalah salah satu cara untuk menanggulangi masalah kekurangan energi pada kalangan masyarakat.

Kami sadar bahwa karya ilmiah ini masih jauh dari sempurna, maka kami mengharapkan kritik dan saran yang sekiranya dapat digunakan untuk perbaikan laporan-laporan berikutnya. Untuk itu kami kami ucapkan terima kasih dan semoga laporan ini dapat memberikan manfaat serta menambah pengetahuan tentang pembuatan dan pemanfaatan energi alternatif.

Terima kasih atas bantuannya serta pihak-pihak lain yang turut berperan membantu menyelesaikan laporan ini.

Makassar, Mei 2012

Penulis

. Masalah……………………………………………………… Tujuan penelitian……………………………………………. Asumsi……………………………………………………….2 1. BAB II HASIL DAN PEMBAHASAN DATA…………………………………...……………….iv BAB I PENDAHULUAN 1. BAB III PENUTUPAN…………………………………………………………..ii ABSTRAK…………………………………………………………………. Kesimpulan dan Saran………………………………………………….1 1.4 Latar Belakang…………………………………………..iii DAFTAR ISI…………………………………………….DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL…………………………………………………………i KATA PENGANTAR……………………………………………………….3 1. DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN .

Tentu ini sangat berbahaya bagi kelangsungan kehidupan di bumi. Menurut penelitian. Limbah ternak yang dihasilkan selama ini hanya dibiarkan begitu saja. seperti sinar ultraviolet yang dapat menyebebkan kangker kulit. padahal limbah ternak ini dapat menyebabkan pencemaran disegala aspek lingkungan. . Sebagai warga Indonesia yang berpendidikan. kontribusi emisi metan (CH4) dari peternakan mencapai 20-35% dari total emisi yang dilepaskan ke atmosfir. dan tumbuhan karena lapisan ozon dapat menahan sinar matahari yang berbahaya. Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan. hewan. Salah satu sumber energi yang paling banyak digunakan adalah minyak fosil atau BBM. diharapkan agar dapat dibuat energi alternatif yang ramah lingkungan dan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Latar Belakang Dalam era globalisasi sekarang ini. Dengan memanfaatkan barang-barang disekitar kita. penggunaan energi dilakukan besar-besaran. pengembangan usaha peternakan juga menimbulkan permasalahan tersendiri. Di sisi lain. lapisan ozon sekarang telah bolong dan semakin menipis. Gas metan tersebut terbentuk melalui proses fermentasi kotoran ternak (feses dan urine) oleh mikroba secara anaerob. sebab hal ini dapat menyebabkan meningkatnya semua kebutuhan pokok manusia. baik untuk manusia. bahan bakar fosil juga dapat merusak lapisan ozon. Penggunaan BBM yang semakin meningkat telah menyebabkan harga BBM meningkat secara derastis. Pandai-pandai mencari energi alternatif yang ramah lingkungan. Menurut Crutzen (1986).BAB I PENDAHULUAN 1. Padahal energi tersebut pasti akan habis apabila diambil terus-menerus. Ketersediaan BBM yang semakin menipis juga semakin menyebabkan harga BBM semakin tidak terkendali. Selain dapat mencemari lingkungan. kita juga harus memikirkan hal tersebut.

yang disebabkan oleh kandungan sulfida dan amoniak bebas di atas kadar maksimum kriteria kualitas air. . Salah satu cara untuk mengatasi kedua permasalahan tersebut adalah dengan pemanfaatan limbah ternak menjadi biogas. Namun pengembangan biogas selama ini mengalami hambatan karena berbagai sebab. diperlukan kotoran ternak yang cukup banyak sehingga diperlukan ternak yang dikandangkan dalam jumlah besar. Selain itu. presedur operasional. mulai dari pedalaman Afrika dengan teknik super sederhana. Oleh karena itu. ketersediaan bahan baku. dan lain sebagainya. mengingat Pacitan merupakan salah satu sentra penghasil ternak terbesar di Indonesia. kondisi ini tentu sangat tidak sesuai dengan pola peternak di Indonesia. Penelitian Wibowomoekti (1997) dari limbah cair RPH cakung. dimana petani hanya memelihara ternak dalam skala kecil (berkisar 2 – 5 ekor).Limbah cair ternak dapat menyebabkan pencemaran lingkungan perairan. Teknologi biogas merupakan teknologi yang relatif sudah sangat tua dikembangkan dan digunakan di berbagai negara sejak puluhan tahun yang lalu. yaitu biogas yang dibuat dengan menggunakan dinding semen yang berbentuk kubah. Jakarta yang dialirkan ke sungai Buaran mengakibatkan kualitas air menurun. Biogas model ini memiliki kendala dalam pengembangannya sebab biaya pembuatan instalasinya sangat rumit dan memerlukan biaya yang sangat mahal. Teknologi ini mudah diaplikasikan dan di operasikan bahkan di berbagai belahan dunia. limbah cair merupakan media pertumbuhan yang baik untuk berbagai bibit penyakit seperti cacing dan mikroba patogen lainnya. diperlukan suatu tipe biogas yang dapat dibuat dari bahan baku lokal serta dapat digunakan pada skala usaha peternakan rakyat yang sifatnya hanya sebagai usaha sampingan. Selain itu. sampai skala industri di Jerman. Selama ini biogas yang dikembangkan adalah tipe Fixedom. Teknologi ini sangat sesuai dikembangkan di Bandar Pacitan. misalnya faktor harga.

maka produksi biogas dapat mencapai 1m3 perhari. Selain itu. mengingat bahwa di Indonesia terdapat sekitar 11. Sejumlah permasalahan tersebut dapat dideskripsikan sebagai berikut. (1) Kotoran sapi dapat dijadikan pupuk . Berdasarkan basis perhitungan pemanfaatan kotoran 2 ekor sapi. Selain sumber energi altenatif.7 liter bensin Dapat memproduksi 1. Pemerintah sudah saatnya mengalokasikan sebagian dari pengurangan subsidi BBM untuk mengembangkan biogas dari kotoran ternak keseluruh pelosak pedesaan. Jika kita menggantungkan terus pada Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gas sebagai energi utama tanpa mencari alternatif lain maka beban hidup akan semakin berat terutama masyarakat kecil pedesaan padahal ada alternatif yang mudah dengan membuat biogas dari kotoran ternak.8 triliun/tahun. bila terbakar akan relatif lebih bersih daripada batu bara dan menghasilkan energi yang lebih besar dengan emisi karbon dioksida yang lebih sedikit.7. Memang penemuan ini adalah inovasi baru yang cukup mengejutkan.3 juta ekor sapi yang kalau 50% nya dimanfaatkan kotorannya untuk biogas. teknologi ini juga tergolong ramah lingkungan. Metana dalam biogas. 1 m3 Biogas setara dengan:         60-100 watt lampu bohlam selama 6 jam.2 Masalah * Jangkauan masalah Penelitian di atas memiliki sejumlah permasalahan yang dapat dijadikan sebagai objek penelitian. teknologi biogas juga membantu dalam mengurangi volume limbah buangan. Indonesia bisa menghemat Rp. 1. 5-6 jam memasak menggunakan kompor gas Setara dengan 0.Selain potensi aplikasinya yang memadai (mudah dibuat).25 kwh listrik. produksi biogas juga memberikan nilai tambah ekonomis bagi masyarakat sebagai sarana penyedia energi siap pakai.

Bagaimanakah pemanfaatan biogas dari kotoran sapi sebagai energi alternatif. Lebih-lebih dengan adanya prioritas kepentingan. maka peneliti perlu merumuskan masalah yang telah dipilihnya itu. kemampuan peneliti utuk mengerjakan semua permasalahan yang ada. . * Rumusan masalah Agar penemuan ini lebih mudah dan terarah. Dengan dasar alas an di atas. tentu saja diperlukan teori yang tidak sedikit. Rumusan masalah tersebut adalah sebagai berikut.(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) Kotoran sapi dapat mencemari lingkungan Kotoran sapi dapat dijadikan biogas Kotoran sapi dapat menimbulkan penyakit Kotoran sapi dapat dijadikan bahan baku pembuatan batu bata Kotoran sapi dapat menimbulkan bau tak sedap Kotoran sapi dapat merusak pemandangan Kotoran sapi dapat mencemari air * Pembatasan masalah Seperti yang dideskripsikan di atas bahwa permasalahan yang terkandung dalam penelitian ini sangat luas. waktu yang banyak. Unsur-unsur proses pengolahan kotoran sapi menjadi biogas dan pemanfaatan biogas dari kotoran sapi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah unsure proses penolahan kotoran spi menjadi biogas dan pemanfaatan biogas dari kotoran sapi yang terdapat di Kota Magetan. ketertarikan. Peneliti membatasi permasalahan penelitian pada unsur proses pengolahan kotoran sapi menjadi biogas. pemanfaatan biogas dari kotoran sapi saja. Untuk mengkaji/membahas keseluruhannya. dn keterbatasan. maka peneliti masih merasa perlu untuk membatasi sasaran pengkajian dalam penelitian ini. serta kemampuan yang cukup memadai untuk mengerjakannya. (1) (2) Bagaimanakah pengolahan kotoran sapi menjadi biogas.

4 Asumsi Penelitian ini berpegang pada sejumlah asumsi sebagai berikut. 1. (1) (2) (3) 4) (5) (6) Penyediaan tempat untuk fermentasi Proses penyediaan bahan Proses pengolahan bahan menjadi biogas Proses pemanfaatan bigas dari kotoran sapi Proses sosialisasi biogas kepada masyarakat Proses penyaluran biogas ke rumah-rumah warga .3 Tujuan penelitian Tujuan umum penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran yang objektif tentang pengolahan kotoran sapi menjadi biogas dan pemanfaatan biogas dari kotoran sapi ini.1.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi 3 tahun 2001. akan dibahas masalah-masalah yang berkaitan dengan penelitian ini. cara.2 Hakikat Biogas a. memanfaatkan. hasil kerja.1 Tinjauan Pustaka Pada tinjauan pustaka ini. a. Selain sebagai energi yang terbarukan (dimanfaatkan dari limbah ternak) juga sangat cocok dengan Indonesia sebagai Negara agraria yang memiliki 7. Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia Badudu Zain tahun 1996. tidak semua pembahasan dapat dijadikan teori sebagai landasan penelitian.Pemanfaatan yaitu proses. (2). perbuatan memanfaatkan sumber alam untuk pembangunan. Jika satu ekor sapi menghasilkan 20 kg feses.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Dalam tinjauan pustaka.696. sehingga mampu dimanfaatkan secara kolektif dalam usaha pemenuhan energi dalam negeri. Pengertian Biogas (1) Menurut Faursyah Rosyidin Biogas adalah media penghasil energi yang sederhana dan ramah lingkungan.Pemanfaatan yaitu hal.896 ekor (2008) populasi ternak sapi. Pemanfaatan (1). Masalah-masalah tersebut yaitu. 2. cara. dengan menambah lima ekor sapi lagi bisa menghasilkan . (1) (2) (3) (4) (5) Pengertian Pemanfaatan Pengertian Biogas Pengertian Kotoran Pengertian Sapi Pengertian Energi Alternatif Pembahasan yang berhubungan dengan masalah-masalah di atas dimaksudkan untuk memperluas wawasan pengetahuan yang terkandung dalam penelitian ini.

(5) Menurut Wikipedia bahasa Indonesia. karbon dioksida (CO2). sampahbiodegradable atau setiap limbah organik yang biodegradable dalam kondisi anaerobik. Kandungan utama dalam biogas adalah metana dan karbon dioksida. kerbau. kambing. misalnya : kotoran sapi. gas hidrogen (H2) dan jenis gas lainnya . dan beberapa gas lain seperti hidrogen sulfida (H2S).500 watt yang mampu menyala selama lima jam. gas nitrogen (N2). (3) Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. ayam. (4) Menurut Yuary Pertenakan Biogas adalah gas produk akhir pecernaan atau degradasi anaerobik bahanbahan organik oleh bakteri-bakteri anaerobik dalam lingkungan bebas oksigen atau udara. babi dan lain-lain dalam suatu ruangan yang disebut “digester”.energi listrik sebanyak 2. edisi 3 tahun 2001 Biogas adalah gas yang terbuat dari kotoran ternak. Komponen utamanya adalah methan diasamping komponen yang lain. limbah domestik (rumah tangga). kotoran manusia dan hewan. ensiklopedia bebas Biogas adalah gas yang dihasilkan oleh aktivitas anaerobik atau fermentasi dari bahan-bahan organik termasuk diantaranya. Selain itu juga akan dihasilkan gas metan sebanyak 650 gram per jamnya yang setara dengan tiga kilogram gas elpiji. (2) Menurut Kasinius (anggota IKAPI) dalam bukunya Teknologi Tepat Guna Membuat Biogas Biogas adalah gas yang dapat dihasilkan dari fermentasi feses (kotoran) ternak. (6) Menurut Echo Biogas adalah gas yang dihasilkan oleh proses biologis yang anaerob (tanpa bersentuhan dengan oksigen bebas) yang terdiri dari kombinasi methane (CH4). Air dalam bentuk uap (H20).

kotoran manusia. Proses degradasi material organik ini . Berbeda dari bahan bakar minyak bumi dan batu bara. Sesuai dengan namanya. namun tidak dapat diperbaharui karena pembentukan kedua bahan bakar tersebut membutuhkan waktu jutaan tahun. gas inilah yang disebut biogas. Rusia dan Amerika Serikat. (11) Menurut Nugroho Agung Pambudi Biogas merupakan sebuah proses produksi gas bio dari material organik dengan bantuan bakteri. terutama di kalangan petani Inggris. walaupun proses awal pembuatannya juga dari makhluk hidup. Secara lebih singkat. (9) Menurut Kamase Kare Biogas merupakan gas campuran metana (CH4). bahan bakar yang bersumber dari makhluk hidup dan bersifat terbarukan. (7) Menurut Dekfendy Biogas adalah adanya dekomposisi bahan organik secara anaerobik (tertutup dari udara bebas) untuk menghasilkan gas yang sebagian besar adalah berupa gas metan (yang memiliki sifat mudah terbakar) dan karbon dioksida. gas. Pembuatan dan penggunaan biogas sebagai energi seperti layaknya energi dari kayu bakar. Biogas adalah bahan bakar berbentuk gas.dalam jumlah kecil. biogas dapat diartikan sebagai “gas yang diproduksi oleh makhluk hidup”. Biofuel sendiri merupakan salah satu contoh biomassa. tumbuhan oleh bakteri pengurai metanogen pada sebuah biodigester (10) Menurut Rieko Cristian Biogas merupakan salah satu dari jenis biofuel. dan sebagainya sudah dikenal sejak lama. karbondioksida (CO2) dan gas lainnya yang didapat dari hasil penguraian material organik seperti kotoran hewan. minyak tanah. (8) Menurut Yulius Haflan Biogas ini adalah energi alternatif hasil fermentasi dari kotoran organik yang menghasilkan gas metan.

ada dua macam Biogas yang dikenal saat ini. Apabila bahan bakunya batubara. yaitu Biogas (yang juga sering disebut gas rawa) dan Biosyngas. minyak bumi dan gas alam. Dari uraian tentang pengertian biogas di atas dapat disimpulkan bahwa Biogas adalah gas mudah terbakar(flammable) yang dihasilkan dari prosesfermentasi bahan-bahan organik oleh bakteri-bakteri anaerob (bakteri yang hidupdalam kondisi kedap udara). namun demikian hanya bahan organik(padat. sedangkan jika bahan bakunya biomassa maka disebut Biosyngas. karbondioksida 40%-30% dan beberapa gas lainnya dalam jumlah yang lebih kecil. Paling tidak. Energi biogas didominasi oleh gas metana (CH4) 60%-70%. Ada tiga kelompok bakteri yang berperan dalam proses pembentukan biogas. minyak bumi. maka disebut Syngas. cair) homogen seperti kotoran dan urine (air kencing) hewan ternak yang cocok untuk sistem biogas sederhana. Pada umumnya semua jenis bahan organik bisa di proses untuk menghasilkan biogas.tanpa melibatkan oksigen disebut anaerobik digestion Gas yang dihasilkan sebagian besar (lebih 50 % ) berupa metana. Biogas dihasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik dengan bantuan bakteri anaerob pada lingkungan tanpa oksigen bebas. yaitu: . Perbedaan mendasar dari kedua bahan diatas adalah cara pembuatannya. Sedangkan Biosyngas (atau lebih sering disingkat Syngas atau Producer Gas) adalah produk antara (intermediate) yang dibuat melalui proses gasifikasi thermokimia dimana pada suhu tinggi material kaya karbon seperti batubara. gas alam atau biomassa dirubah menjadi karbon monoksida (CO) dan hidrogen (O2). Biosyngas dapat digunakan langsung menjadi bahan bakar atau sebagai bahan baku untuk proses kimia lainnya. material organik yang terkumpul pada digester (reaktor) akan diuraiakan menjadi dua tahap dengan bantuan dua jenis bakteri.

memeperlihatkan asal mikrobiologis dari pembetukan methan. Biogas bukanlah teknologi baru. Selama perang dunia II banyak petani inggris dan benua Eropa yan membuat digester kecil untuk menghasilkan biogas yang digunakan untuk menggerakkan traktor. seperti Amerika Serikat. China dan Korea telah memanfaatkan kotoran ternak sebagai . Sejumlah negara telah mengplikasikan puluhan tahun lalu. Pada tahun 1950-an pemakaian biogas di Eropa ditinnggalkan. Taiwan. India. Ini memebuat biogas kurang berkembang. China. seperti Rusia dan Amerika Serikat. Di negara-negara berkembang juga demikian karean harga energi yang murah dan selalu tersedia. Bacteriodes. Mathanobacillus. dan Roma kuno diketahui telah memanfaatkan gas alam ini dengan cara dibakar untuk menghasilkan panas.Methanosacaria. Negara yang populasi ternaknya besar. Akhir abad ke-19 ada beberapa riset dalam bidang ini dilakukan Jerman dan Perancis melakukan riset beberapa unit pembangkit biogas dengan memanfaatkan limbah pertanian pada massa antara dua perang dunia. Namun.(1) Kelompok bakteri fermentatif: Steptococci. dan beberapa jenis Enterobactericeae (2) Kelompok bakteri asetogenik: Desulfovibrio (3) Kelompok bakteri metana: Mathanobacterium. dan Methanococcus * Sejarah Biogas Kebudayaan Mesir. Karena harga BBM semakin murah dan mudah untuk mendapatkannya. Becham(1868). orang pertama yang mengaitkan gas bakar ini dengan proses pembusukan bahan sayuran adalah Alesandro volta(1776) sedangakan Wilia Henry pada tahun 1806 mengidetifikasi gas yang dapat terbakar tersebut sebagai methan(CH4). Louis pasteur dan Tappeiner(1882).

karena konstruksi biodigester yang sangat sederhana. yaitu menciptakan alat kedap udara dengan bagian. Gampang.2007) * Biodegester Biogas  BAGAIMANA MEMBUAT BIODIGESTER YANG OPTIMAL Membuat biodigester gampang-gampang susah. Secara sederhana . Dalam pembangunan biodigester. India merupakan negra pelopor dan pengguna energi biogas sejak masih dijajah inggris. mesin tetas. Taiwan dan Papua Nugini telah melakukan berbagai riset dan pengembagan alat pembangkit gas bio dengan prinsip yang sama. Susah. dan mobil. traktor. Sementara di negara kita baru mulai mengadopsi teknologi pembuatan biogas awal tahun 1970-an. karena tidak semua konstruksi biodigester menghasilkan biogas yang diinginkan. seperti China. Bahkan negara tersebut memiliki lembaga khusus yang meneliti pemanfaatan limbah kotoran ternak yang disebut Agriculture Research Institute dan Gobar Gas Research Station. Di benua Asia. Kunci dalam pembuatan biodigester adalah pada perencanaan yang matang. ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Kegiatan produksi biogas di India dilakukan sejak abad ke-19. Negara berkembang lainya.bagian pokok terdiri atas pencerna(digester) lubang pemasukan bahan baku dan pengeluaran lumpur sisa hasil pencernaan serta pipa penyaluran gas methan dapat digunakan untuk menggerakan turbin yang menghasilkan energi listrik. gas methan dapat digunakan untuk keperluan memasak dan penerangan menggunakan kompor gas. seperti halnya LPG. yaitu: (1) Lingkungan abiotis . Alat pencerna anaerobik pertama dibangun di India pada tahun 1900. Korea. menjalankan kulkas. Filipina .(Rama.bahan baku pembuatan bahan bakar.

kunci utama dalam kesuksesan operasional biodigester adalah dengan menjaga agar temperatur konstan (tetap) dan input material sesuai. (3) Derajat keasaman (pH) Bakteri berkembang dengan baik pada keadaan yang agak asam (pH antara 6. bukan untuk menghasilkan biogas Untuk negara tropis seperti Indonesia. untuk mendapatkan produksi biogas yang tinggi. yaitu: (a) Psicrophilic (suhu 4 – 20 C) -biasanya untuk negara-negara subtropics atau beriklim dingin (b) Mesophilic (suhu 20 – 40 C) (c) Thermophilic (suhu 40 – 60 C) – hanya untuk men-digesti material.2. ada 3 rentang temperatur yang disenangi oleh bakteri.6 – 7.0) dan pH tidak boleh di bawah 6. Karena itu. (2) Temperatur Secara umum. Berikut tabel yang menunjukkan kadar N dan rasio C/N dari beberapa jenis bahan organik.Biodigester harus tetap dijaga dalam keadaan abiotis (tanpa kontak langsung dengan Oksigen (O2). atau N (misalnya: urea) perlu dilakukan untuk mencapai rasio C/N = 25 – 30. karena bakteri berkembang pada kondisi yang tidak sepenuhnya anaerob. Karena itu. (4) Rasio C/N bahan isian Syarat ideal untuk proses digesti adalah C/N = 25 – 30. maka penambangan bahan yang mengandung karbon (C) seperti jerami. (5) Kebutuhan Nutrisi . digunakan unheated digester(digester tanpa pemanasan) untuk kondisi temperatur tanah 20 – 30 C. Udara (O2) yang memasuki biodigester menyebabkan penurunan produksi metana.

(8) Zat Racun (Toxic) Beberapa zat racun yang dapat mengganggu kinerja biodigester antara lain air sabun. Selain itu. Pengadukan selama proses dekomposisi untuk mencegah terjadinya bendabenda mengapung pada permukaan cairan dan berfungsi mencampur methanogen dengan substrat. Proses pembentukan biogas mencapai titik optimum apabila konsentrasi bahan kering terhadap air adalah 0.26 kg/L.Bakteri fermentasi membutuhkan beberapa bahan gizi tertentu dan sedikit logam. creolin. Barikut adalah tabel beberapa zat beracun yang mampu diterima oleh bakteri dalam biodigester (Sddimension FAO dalam Ginting. Bila kapasitasnya tepat. fosfor dalam bentuk fosfat (PO4). magnesium (Mg) dan seng (Zn) dalam jumlah yang sedikit juga diperlukan. Pengadukan juga memberikan kondisi temperatur yang seragam dalam biodigester. nikel (Ni). detergen. Kekurangan salah satu nutrisi atau bahan logam yang dibutuhkan dapat memperkecil proses produksi metana. Nutrisi yang diperlukan antara lain ammonia (NH3) sebagai sumber Nitrogen. 2006) (9) Pengaruh starter . dan besi (Fe) dalam jumlah yang sedikit. Tabel berikut adalah kebutuhan nutrisi bakteri fermentasi. maka aktifitas bakteri juga akan optimal. tembaga (Cu). (6) Kadar Bahan Kering Tiap jenis bakteri memiliki nilai “kapasitas kebutuhan air” tersendiri. (7) Pengadukan Pengadukan dilakukan untuk mendapatkan campuran substrat yang homogen dengan ukuran partikel yang kecil.

baik bakteri pembentuk asam ataupun bakteri pembentu gas metana.Starter yang mengandung bakteri metana diperlukan untuk mempercepat proses fermentasi anaerob. timbunan kotoran. jenis horizontal.  Jenis Biodigester Ada beberapa jenis biodegester biogas yang dikembangkan diantaranya adalah biodegester yang dibedakan berdasarkan konstruksinya. Dari keenam jenis digester biogas yang sering digunakan adalah jenis kubah tetap (Fixed-dome) dan jenis Drum mengambang (Floating drum). Reaktor ini disebut juga reaktor china. bagian ini dapat dibuat dengan kedalaman tertentu menggunakan batu. yaitu bakteri yang dibiakkan secara laboratorium dengan media buatan. (1) Fixed dome plant. Pada reaktor ini memiliki dua bagian yaitu digester sebagai tempat pencerna material biogas dan sebagai rumah bagi bakteri. reaktor jenis balon. Strukturnya harus kuat karna menahan gas aga tidak terjadi kebocoran. batu bata atau beton. seperti reaktor jenis kubah tetap (Fixed-dome). Beberapa jenis starter antara lain: (a) Starter alami. jenis ferrocement. jenis lubang tanah. yaitu dari fasilitas biodigester dalam stadium aktif (c) Starter buatan. Beberapa tahun terakhi ini dikembangkan jenis reaktor balon yang banyak digunakan sebagai reaktor sedehana dalam skala kecil. air comberan atau cairan septic tank. kemudian sejak saat itu reaktor ini berkembang dengan berbagai model. dan timbunan sampah organik (b) Starter semi buatan. Bagian yang kedua adalah kubah tetap (fixed-dome). Gas yang dihasilkan dari . yaitu lumpur aktif seperti lumpur kolam ikan. sludge. reaktor terapung (Floating drum). Dinamakan kubah tetap karena bentunknya menyerupai kubah dan bagian ini merupakan pengumpul gas yang tidak bergerak (fixed). Dinamakan demikian karena reaktor ini dibuat pertama kali di chini sekitar tahun 1930 an.

tetapi dapat diubah . Energi merupakan besaran yang kekal. Umumnya. artinya enegi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan. Energi Definisi energi adalah daya kerja atau tenaga. apa yang sebenarnya dimaksud sebagai energi alternatif telah berubah akibat banyaknya pilihan energi yang bisa dipilih yang tujuan yang berbeda dalam penggunaannya. Istilah "alternatif" merujuk kepada suatu teknologi selain teknologi yang digunakan pada bahan bakar fosil untuk menghasilkan energi. Selama beberapa tahun. yang berkontribusi besar terhadap pemanasan global berdasarkan Intergovernmental Panel on Climate Change. energi berasal dari bahasa Yunani yaitu energia yang merupakan kemampuan untuk melakukan usaha. Energi Alternatif Energi alternatif adalah istilah yang merujuk kepada semua energi yang dapat digunakan yang bertujuan untuk menggantikan bahan bakar konvensional tanpa akibat yang tidak diharapkan dari hal tersebut. Teknologi alternatif yang digunakan untuk menghasilkan energi dengan mengatasi masalah dan tidak menghasilkan masalah seperti penggunaan bahan bakar fosil.material organik pada digester akan mengalir dan disimpan di bagian kubah. Oxford Dictionary mendefinisikan energi alternatif sebagai energi yang digunakan bertujuan untuk menghentikan penggunaan sumber daya alam atau pengrusakan lingkungan. istilah ini digunakan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar hidrokarbon yang mengakibatkan kerusakan lingkungan akibat emisi karbon dioksida yang tinggi.

. Selain itu perlunya kesediaan kotoran hewan (baik sapi maupun kambing) yang merupakan bahan baku biogas. maka waktu untuk menjadi biogas akan lebih lama. Tetapi berbeda kalau nilai temperatur terlalu rendah (dingin). Biasanya campuran antara kotoran dan air menggunakan perbandingan 1:1 atau bisa juga menggunakan perbandingan 1:1. Kalau sulit mencari kotoran hewan.  Metode Penelitian Adapun langkah-langkah dalam penelitian ini meliputi 3 tahap. Secara singkat energi adalah usaha untuk melakukan sesuatu. (2) mencampurkan kotoran organik tersebut dengan air. Untuk itu diperlukan survey terlebih dahulu.5. Adapun Langkah-langkah pembuatan biogas secara singkat adalah sebagai berikut. Dengan temperatur itu proses pembuatan biogas akan berjalan sesuai dengan waktunya. Kalau hanya diperuntukkan secara pribadi.28 derajat celcius. (3) Temperatur selama proses berlangsung. yaitu tahap persiapan.dari bentuk satu ke bentuk yang lain. Artinya jangan terlalu banyak (berlebihan) juga jangan terlalu sedikit (kekurangan). septik tank bisa dimanfaatkan seperti yang dilakukan di India. maka percuma aja. Deskripsi masing-masing tahap adalah sebagai berikut. Air berperan sangat penting di dalam proses biologis pembuatan biogas. cukup menggunakan bak yang terbuat dari semen yang cukup lebar atau drum bekas yang masih cukup kuat. Atau kalau mau sedikit niat. karena ini menyangkut "kesenangan" hidup bakteri pemroses biogas antara 27 . tahap pelaksanaan dan tahap ujicoba. (1) Menyediakan wadah atau bejana untuk mengolah kotoran organik menjadi biogas.  Tahap Pelaksanaan ( Pembuatan Biogas ) Kegiatan dalam tahap pelaksanaan ini adalah melakukan pembuatan biogas dari kotoran sapi berdasarkan alat dan bahan yang disiapkan.

sepeti elpiji. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memanfaatkan biogas. banyak jasad renik. Untuk itu maka bejana pembuat biogas harus dalam keadaan tertutup rapat. Dengan kata lain. Sehingga tempat pembuatan atau penampungan biogas harus selalu berada jauh dari sumber api yang kemungkinan dapat menyebabkan ledakan kalau tekanannya besar. juga merupakan masalah tersendiri. maka gas metan sudah terbentuk dan siap dialirkan untuk keperluan memasak. (5) Untuk mendapatkan biogas yang diinginkan. tidak berbau dan sangat cepat menyala. Seperti misalnya sifat biogas yang tidak berwarna. Karenanya kalau lampu atau kompor mempunyai kebocoran. Sifat cepat menyala biogas. akan sulit diketahui secepatnya. (6) Setelah proses ini selesai. maka selama dalam kurun waktu 1 minggu didiamkan. baik bakteri ataupun jamur pengurai bahan-bahan tersebut didapatkan. tangki itu tak boleh ada oksigen dan udara yang masuk sehingga sampahsampah organik yang dimasukkan ke dalam bioreaktor bisa dikonversi mikroba. bak penampung (bejana) kotoran organik harus bersifat anaerobik.(4) Kehadiran jasad pemroses. Keberadaan udara menyebabkan gas CH4 tidak akan terbentuk. maka karena berbau akan cepat dapat diketahui kalau terjadi kebocoran pada alat yang digunakan. . lumpur selokan ataupun sampah dan jerami. serta bahan-bahan buangan lainnya. Artinya dari segi keselamatan pengguna. Tapi yang menjadi masalah adalah hasil uraiannya belum tentu menjadi CH4 yang diharapkan serta mempunyai kemampuan sebagai bahan bakar. Berbeda dengan sifat gas lainnya. Dalam kotoran kandang. atau jasad yang mempunyai kemampuan untuk menguraikan bahan-bahan yang akhirnya membentuk CH4 (gas metan) dan CO2.

BAB II HASIL DAN PEMBAHASAN DATA Hasil Percobaan Berdasarkan penelitian langsung terhadap sampel yang ditentukan selama 3 bulan. dan sebaliknya semakin kecil kandungan metana semakin kecil nilai kalor. Semakin tinggi kandungan metana maka semakin besar kandungan energi (nilai kalor) pada biogas. diperoleh kesimpulan bahwa kotoran sapi yang biasanya hanya digunakan untuk kompos atau bahkan dibuang dapat energi alternatif yang dapat diperbaharui yaitu berupa biogas. Pada saat yang sama akan membentuk . Kualitas biogas dapat ditingkatkan dengan memperlakukan beberapa parameter yaitu : Menghilangkan hidrogen sulphur. aplikasi penggunaan biogas bisa dikembangkan untuk memasak dan penerangan (menghasilkan listrik). maka dapat dibahas sebagai berikut. bila biogas mengandung senyawa ini maka akan menyebabkan gas yang berbahaya sehingga konsentrasi yang di ijinkan maksimal 5 ppm. (2) Komponen Biogas Energi yang terkandung dalam biogas tergantung dari konsentrasi metana (CH4). Oleh sebab itu. Adapun data yang didapat dari hasil ujicoba terhadap biogas adalah sebagai berikut. (1) Kalori Biogas Jika dibandingkan dengan bahan bakar nabati lainnya. nilai kalori Biogas sangat tinggi. Pembahasan  Karakteristik biogas yang berasal dari kotoran sapi Berdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan terhadap biogas kotoran sapi. kandungan air dan karbon dioksida (CO2). Bila gas dibakar maka hidrogen sulphur akan lebih berbahaya karena akan membentuk senyawa baru bersama-sama oksigen. Hidrogen sulphur mengandung racun dan zat yang menyebabkan korosi. senyawa ini lebih beracun. yaitu sulphur dioksida /sulphur trioksida (SO2 / SO3).

dikarenakan berbagai hal. (4) Sesuai dengan uji minat pada 10 responden. adanya rasa takut jikalau biogas membuat masakan berbau tak sedap atau semacamnya dll. Seperti. banyaknya kasus gas LPG dari pemerintah yang meledak. mengoperasikan. Seperti : rasa jijik. mengurangi global warming dll. sehingga gas dapat digunakan untuk bahan bakar kendaraan. semakin mahalnya harga berbagai kebutuhan rumah tangga yang mengakibatkan pemotongan uang belanja. dan merawat biogas. (b) 10% menyatakan ragu-ragu karena menunggu kepastian halalharam biogas digunakan dalam kegiatan sehari-hari. dll. belum dapat membuat. Kandungan air dalam biogas akan menurunkan titik penyalaan biogas serta dapat menimbukan korosif. (c) 30% menyatakan tidak berminat menggunakan biogas karena berbagai hal. diperoleh hasil : (a) 60% menyatakan berminat menggunakan biogas. listrik. (3) Biogas yang terbuat dari campuran kotoran sapi dan sisa pertanian memiliki berbagai komponen yang kuantitasnya lebih banyak daripada biogas yang terbuat dari kotoran sapi saja. Seperti memasak. Parameter yang kedua adalah menghilangkan kandungan karbon dioksida yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas. mengingat biogas ini terbuat dari kotoran sapi.Sulphur acid (H2SO3) suatu senyawa yang lebih korosif. .

kecenderungan ini perlahan lahan mulai hilang. ditandai dengan adanya laporan yang menyatakan bahwa kompor biogas hasilnya cukup bagus. Dalam masalah ini biogas adalah solusi yang paling tepat. Beberapa alasan yang dapat penulis tangkap adalah faktor psikologis akan bahaya kebakaran atau meledak dan juga kecenderungan untuk memang resisten terhadap teknologi teknologi baru yang dipandang cukup rumit. Biogas yang merupakan sistem teknologi penghasil energi dengan menggunakan bahan baku kotoran atau sampah organik. yang terbiasa menggunakan tungku kayu bakar) untuk menggunakan kompor biogas. diharapkan untuk segera mengaplikasi bahan bakar nabati. Untuk itu indonesia yang memiliki potensi luas wilayah yang begitu besar. Upaya pencarian akan bahan bakar yang lebih ramah terhadap lingkungan dan dapat diperbaharui merupakan solusi dari permasalahan energi tersebut.BAB III PENUTUPAN Kesimpulan Harga bahan bakar minyak yang makin meningkat dan ketersediaannya yang makin menipis serta permasalahan emisi gas rumah kaca merupakan masalah yang dihadapi oleh masyarakat global. Bahan yang mudah didapatkan dan biaya yang tidak mahal sangat membantu masyarakat dalam menyelasaikan permasalahan ekonomi khususnya dengan naiknya harga BBM Kesimpulan sementara yang penulis peroleh dari percobaan pembuatan dan instalasi pembangkit biogas dari kotoran sapi ini adalah : (1)Adanya resistensi dari pengguna biogas (yang adalah ibu rumah tangga peternak. Menerapkan sistem fermentasi bakteri diciptakanlah alat biogas yang dapat dipergunakan sebagai penghasil energi dan pembangkit listrik. Akan tetapi penulis cukup yakin bahwa lambat laun teknologi ini dapat . Namun setelah dilakukan pengamatan beberapa hari.

Hal ini bertujuan agar masyarakat luas berminat menggunakan biogas kotoran sapi ini serta tidak ada keraguan dalam menggunakan biogas.diterima oleh pengguna yang ditandai bahwa mereka cukup senang dengan adanya kompor yang tidak menimbulkan polusi dan tidak merusak alat-alat masak. Karena faktanya. (1) Semoga masyarakat luas dapat mempraktikan teknologi ini secara langsung. sehingga pembaca dapat memilih cara yang paling mudah dan singkat serta bisa langsung dipraktikan. Saran Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh. (2) Tujuan utama dalam implementasi biogas biasanya adalah sebagai energi pengganti yang dapat mengurangi biaya yang diperlukan untuk memasak. (3) Adanya sosialisasi dan penyuluhan dari para peneliti ilmuan atau pemerintah terhadap masyarakat luas. . Bila dibandingkan dengan perapian kayu bakar biasa. agar dapat menarik masyarakat untuk menggunakannya. Penulis telah menyediakan banyak cara dalam membuat biogas (pada bab II). dioperasikan dan di rawat. (2) Teknologi biogas ini terus dikaji lebih dalam. lebih mudah dibuat. Nampaknya hal ini harus kita tinjau ulang secara lebih seksama. Mengapa ?. penggunaan tungku kayu bakar berbahan tanah liat membutuhkan biaya yang lebih murah dari biogas. tungku tanah liat menggunakan bahan bakar lebih irit dan tidak menimbulkan polusi asap di dalam ruangan (karena memiliki cerobong keluar). maka dirasa perlu memeberikan saran-saran yang masih berkaitan dengan objek penelitian ini.

hal ini bertujuan agar penulis dapat menyusun kartya tulis yang lebih baik lagi pada masa yang akan dating. .(4) Saran dan kritik yang membangun dari pembaca sangat dinantikan oleh penulis.

Biomass Energy Systems Efficiency:Analyzed through a Life Cycle Assessment. 2001.blogspot.html Agung Pambudi.dikti.C. . dkk.net/?P=80 Burhani Rahman. http://megtech.DAFTAR PUSTAKA Asep Bayu.com-admin@blogsspot.com/2008/06/contoh-karya-ilmiah-kelas-x.org-admin@dikti. http://binacc. http://www.org Agus Mardiansyah. Pemanfaatan Biogas sebagai Energi Alternatif. Biogas sebagai Peluang Pengembangan Energi Alternatif. http://www. Re: Cara membuat Biogas? bagaimana???. Lund Univesity.id http://ditnaga-dikti. Biogas Sumber Energi Alternatif.com Daugherty E.blogspot.go.

Hasil pengujian komposisi biogas (%) kotoran sapi dan campuran kotoran ternak dengan sisa pertanian Biogas Jenis gas Kotoran sapi Metan (CH4) 65.7 Campuran kotoran + sisa pertanian 54 – 70 .5 Tabel 9.3 1-5 0-3 0.000 KJ/Kg Tabel Hasil Pengujian komponen yang terdapat dalam Biogas (%) Komponen Metana (CH4) Karbon dioksida (CO2) Nitrogen (N2) Hidrogen (H2) Hidrogen sulfida (H2S) Oksigen (O2) % 55-75 25-45 0-0.400 KJ/Kg 8.LAMPIRAN Tabel Hasil Pengujian kalori (KJ/Kg) terhadap Biogas yang dibandingkan dengan bahan bakar lain Bahan Bakar Biogas Arang Kayu Minyak Tanah Nilai Kalori ( KJ/Kg ) 15.000 KJ/Kg 7.1-0.000 KJ/Kg 2.

1 0.0 2.3 0 0.1 6.Karbon dioksida (CO2) Nitrogen (N2) Karbon monoksida (CO) Oksigen (O2) Propena (C3H8) Hidrogen sulfida(H2S) Nilai kalor (kkal/m2) 27. dapat diketahui bahwa 60% responden menyatakan berminat menggunakan Biogas.0 0. 10% menyatakan masih ragu-ragu.7 6513 45 – 57 0. dan 30% responden menyatakan tidak berminat menggunakan biogas.5 . .0 Sedikit 4800 – 6700 Keterangan : Dari uji minat terhadap 10 responden.3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->