PENYELENGGARAAN SISTEM KREDIT SEMESTER

Dr. HERRY WIDYASTONO, APU
PEMBINA UTAMA MADYA, GOL IV/d

KEPALA BIDANG KURIKULUM DAN PERBUKUAN PENDIDIKAN MENENGAH

PUSAT KURIKULUM DAN PERBUKUAN BALITBANG KEMDIKBUD

KATEGORI SEKOLAH
SEKOLAH BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL (SBKL) SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL (SBI)

SEKOLAH KATEGORI MANDIRI (SEKOLAH STANDAR NASIONAL / SSN)

SEKOLAH KATEGORI STANDAR

7/12/2012

HERRY WIDYASTONO

2

BEBAN BELAJAR
PP 19 TAHUN 2005 TTG SNP

BEBAN BELAJAR SMP DAPAT DINYATAKAN DALAM SKS BEBAN BELAJAR SMA/SMK PADA JALUR PENDIDIKAN FORMAL KATEGORI STANDAR DAPAT DINYATAKAN DALAM

SKS

BEBAN BELAJAR SMA/SMK PADA JALUR PENDIDIKAN FORMAL KATEGORI MANDIRI [& BERTARAF INTERNASIONAL] DINYATAKAN DALAM SKS
HERRY WIDYASTONO 3

7/12/2012

SEKOLAH KATEGORI STANDAR:
SEKOLAH YG BELUM MEMENUHI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN

SEKOLAH KATEGORI MANDIRI (SKM/SSN):
SEKOLAH YG SUDAH MEMENUHI ATAU HAMPIR MEMENUHI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN
7/12/2012 HERRY WIDYASTONO 4

SEKOLAH BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL (SBKL):
SEKOLAH YG SUDAH MEMENUHI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN DAN DIPERKAYA DG MUATAN PENDIDIKAN KEJURUAN YG TERKAIT DG POTENSI EKONOMI, SOSIAL, DAN/ATAU BUDAYA SETEMPAT YG MERUPAKAN KEUNGGULAN KOMPETITIF DAN/ATAU KOMPARATIF DAERAH DI BIDANG SENI, PARIWISATA, PERTANIAN, KELAUTAN, PERINDUSTRIAN, DAN BIDANG LAINNYA.

7/12/2012

HERRY WIDYASTONO

5

SBI MERUPAKAN “SEKOLAH YANG:
1. 2.

3.

SUDAH MEMENUHI SELURUH STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN; & DIPERKAYA DG MENGACU PADA STANDAR PENDIDIKAN SALAH SATU NEGARA ANGGOTA ORGANIZATION FOR ECONOMIC CO-OPERATION AND DEVELOPMENT (OECD) DAN/ATAU NEGARA MAJU LAINNYA YG MEMPUNYAI KEUNGGULAN TERTENTU DALAM BDG PENDIDIKAN; SHG MEMILIKI DAYA SAING DI FORUM INTERNASIONAL”
HERRY WIDYASTONO 6

7/12/2012

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN
o

o

ADALAH KRITERIA MINIMAL TENTANG SISTEM PENDIDIKAN DI SELURUH WILAYAH HUKUM NKRI; DISEMPURNAKAN SCR TERENCANA, TERARAH, & BERKELANJUTAN SESUAI DG TUNTUTAN PERUBAHAN KEHIDUPAN LOKAL, NASIONAL, & GLOBAL.
7/12/2012 HERRY WIDYASTONO 7

1. 2. 3. 4. 5. 6.

7.
8.
7/12/2012

STANDAR ISI STANDAR PROSES STANDAR KOMPETENSI LULUSAN STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN STANDAR SARANA DAN PRASARANA STANDAR PENGELOLAAN STANDAR PEMBIAYAAN STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN
HERRY WIDYASTONO 8

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN

DIPERKAYA
 ADAPTASI,

YAITU PENYESUAIAN UNSUR-UNSUR TTT YG SUDAH ADA DALAM SNP; YAITU PENAMBAHAN UNSUR-UNSUR TTT YG BELUM ADA DALAM SNP.
HERRY WIDYASTONO 9

 ADOPSI,

7/12/2012

KARAKTERISTIK KURIKULUM SBI:
MENGGUNAKAN DIPERKAYA DG MENGACU PADA KURIKULUM SALAH SATU NEGARA ANGGOTA OECD / NEGARA MAJU LAINNYA YG MEMPUNYAI KEUNGGULAN TERTENTU DALAM BDG PENDIDIKAN;
HERRY WIDYASTONO

SI & SKL

7/12/2012

10

DAYA SAING DI FORUM INTERNASIONAL
LULUSANNYA DAPAT:  MELANJUTKAN PENDIDIKAN PADA SATUAN PENDIDIKAN YG BERTARAF INTERNASIONAL, DI DALAM/LUAR NEGERI;  MENGIKUTI SERTIFIKASI BERTARAF INTERNASIONAL YG DISELENGGARAKAN OLEH SALAH SATU NEGARA OECD DAN/ATAU NEGARA MAJU LAINNYA YG MEMPUNYAI KEUNGGULAN TTT DLM BDG PENDIDIKAN  (NEGARA DARI SISTER SCHOOL);
7/12/2012 HERRY WIDYASTONO 11

LULUSANNYA DAPAT (lanjutan): MERAIH MEDALI TINGKAT INTERNASIONAL PADA BERBAGAI KOMPETISI SAINS, MATEMATIKA, TEKNOLOGI, SENI, DAN OLAH RAGA;  BEKERJA PADA LEMBAGA-LEMBAGA INTERNASIONAL DAN/ATAU NEGARANEGARA LAIN.

7/12/2012

HERRY WIDYASTONO

12

SISTEM KREDIT SEMESTER (SKS)

BAGAIMANA PENYELENGGARAAN

7/12/2012

HERRY WIDYASTONO

13

SISTEM KREDIT SEMESTER
ADALAH SISTEM PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN YG PESERTA DIDIKNYA MENENTUKAN SENDIRI: (1) BEBAN BELAJAR DAN (2) MATA PELAJARAN YG DIIKUTI SETIAP SEMESTER PADA SATUAN PENDIDIKAN PENASEHAT AKADEMIK
7/12/2012 HERRY WIDYASTONO 14

DENGAN SISTEM KREDIT SEMESTER PENILAIAN LEBIH FAIR (ADIL) DIBANDING DENGAN SISTEM PAKET.

KENAPA ?
7/12/2012 HERRY WIDYASTONO 15

TUJUAN PENERAPAN SKS
MEMBERI KESEMPATAN KEPADA PESERTA DIDIK UNTUK MENYELESAIKAN STUDI SESUAI DG:
  


7/12/2012

KEMAMPUAN, BAKAT, MINAT, DAN KECEPATAN BELAJARNYA.
HERRY WIDYASTONO 16

PROGRAM PENDIDIKAN SESUAI DG KEMAMPUAN, BAKAT, & MINAT SISWA
 IPA
 IPS
PESERTA DIDIK DAPAT MENENTUKAN SENDIRI: (1) BEBAN BELAJAR & (2) MATA PELAJARAN YG DIIKUTI SETIAP SEMESTER

 BAHASA
 KEAGAMAAN

7/12/2012

HERRY WIDYASTONO

17

PROGRAM PENDIDIKAN SESUAI DG KECEPATAN BELAJAR SISWA
SISWA DAPAT MENYELESAIKAN STUDI DI SMA, SELAMA KURANG ATAU LEBIH DARI 3 (TIGA) TAHUN;  JUMLAH BEBAN BELAJAR di SMA DAPAT DISETARAKAN SEKITAR: 114-126 sks. UNTUK DAPAT MENYELESAIKAN STUDI SELAMA 3 THN, BEBAN BELAJAR SETIAP SMT SEKITAR 20 sks;

7/12/2012 HERRY WIDYASTONO 18

SISWA YG MEMILIKI INDEKS PRESTASI (IP) SANGAT TINGGI, PADA SMT BERIKUTNYA DAPAT MENGAMBIL BEBAN BELAJAR > 20 sks. APABILA SETIAP SMT MENGAMBIL 32 sks, DALAM WAKTU 4 SMT (2 THN) SISWA TELAH MENYELESAIKAN STUDINYA (128 sks).
SHG PROGRAM PENGAYAAN / AKSELERASI BUILT -IN DALAM SKS;

7/12/2012

HERRY WIDYASTONO

19

 SISWA

YG MEMILIKI IP DI BAWAH KKM, PADA SMT BERIKUTNYA HANYA BOLEH MENGAMBIL BEBAN BELAJAR < 20 sks. APABILA SETIAP SMT MENGAMBIL 15 sks, DALAM WAKTU 8 SMT (4 THN) SISWA BARU SELESAI STUDINYA.

7/12/2012

HERRY WIDYASTONO

20

PENETAPAN BEBAN BELAJAR

PADA SISTEM PAKET, BEBAN BELAJAR MENGGUNAKAN JAM PEMBELAJARAN SETIAP MINGGU SETIAP SEMESTER DG: 1) SISTEM TATAP MUKA (TM) {@ 40 menit (SMP) & 45 menit (SMA)}; 2) PENUGASAN TERSTRUKTUR (TT); & 3) KEGIATAN MANDIRI TIDAK TERSTRUKTUR (KM).

(TT + KM) maks 50% (SMP) & 60% (SMA) dari waktu TM.
7/12/2012 HERRY WIDYASTONO 21

KONVERSI SISTEM PAKET KE SKS PADA SMP

1 JAM PELAJARAN DALAM SISTEM PAKET: = 1 TM+ 1 TT + 1 KM = TM + 50% (TM) = 40’ + 50% (40’) = 60’

1 JAM PELAJARAN DALAM SKS: = 1 TM + 1 TT + 1 KM = 40’ + 40’ + 40’ = 120’
JADI:

1 jam sks = 2 jam sistem paket
7/12/2012 HERRY WIDYASTONO 22

KONVERSI SISTEM PAKET KE SKS PADA SMA

1 JAM PELAJARAN DALAM SISTEM PAKET: = 1 TM+ 1 TT + 1 KM = TM + 60% (TM) = 45’ + 60% (45’) = 45 + 27 = 72’

1 JAM PELAJARAN DALAM SKS: = 1 TM + 1 TT + 1 KM = 45’ + 45’ + 45’ = 135’
JADI:

1 jam sks = 1,88 jam sistem paket
7/12/2012 HERRY WIDYASTONO 23

 BERDASAR

KETENTUAN TSB, MK JUMLAH BEBAN BELAJAR SISTEM PAKET di SMP dapat DISETARAKAN dengan: 102 - 114 sks, di SMA: 114 - 126 sks.

7/12/2012

HERRY WIDYASTONO

24

STRUKTUR KURIKULUM SMP
NO KOMPONEN PAKET 12 12 24 24 24 24 24 12 12 12 12 12 SKS 6 6 12 12 12 12 12 6 6 6 6 6

A
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

MATA PELAJARAN
PEND AGAMA PEND KEWARGANEGARAAN BAHASA INDONESIA BAHASA INGGRIS MATEMATIKA IPA IPS SENI BUDAYA PENJAS, OR, & KES KETERAMPILAN/TIK

B C

MUATAN LOKAL PENGEMBANGAN DIRI

204

102

MODEL PENJABARAN STRUKTUR KURIKULUM SMP

(4 SEMESTER)
NO KOMPONEN PAKET SKS I 2 3 4 5 6

A
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

MATA PELAJARAN
PEND AGAMA PEND KEWARGANEGARAAN BAHASA INDONESIA BAHASA INGGRIS MATEMATIKA IPA IPS SENI BUDAYA PENJAS, OR, & KES KETERAMPILAN/TIK 12 12 24 24 24 24 24 12 12 12 12 12 204 6 6 12 12 12 12 12 6 6 6 6 6 102 2 2 3 3 3 3 3 19 2 2 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 29 2 2 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 29 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 25 -

B C

MUATAN LOKAL PENGEMBANGAN DIRI

MODEL STRUKTUR KURIKULUM SMA JURUSAN IPA
KOMPONEN
A. MATA PELAJARAN 1. Pend. Agama 2. Pend. Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Matematika 6. Fisika 7. Kimia 8. Biologi 9. Sejarah 10. Geografi 11. Ekonomi 12. Sosiologi 13. Seni Budaya 14. Penjas, Olahraga dan Kesehatan 15. TIK 16. Keterampilan/ Bhs. Asing B. MUATAN LOKAL

BEBAN BELAJAR
12 12 24 24 24 20 20 20 6 2 4 4 12 12 12 12 12

SKS
6,4 6,4 12,8 12,8 12,8 10,6 10,6 10,6 3,2 1,1 2,1 2,1 6,4 6,4 6,4 6,4 6,4

MIN-MAKS
6-7 6-7 12-13 12-13 12-13 10-11 10-11 10-11 3-4 1-2 2-3 2-3 6-7 6-7 6-7 6-7 6-7

C. PENGEMBANGAN DIRI

12*

6,4*

6-7*

TOTAL

232

123,4

114-126

MODEL STRUKTUR KURIKULUM SMA JURUSAN IPA (4 SMT) (bukan ditawarkan kpd siswa, hanya unt menetapkan mata pelajaran yg ditawarkan pd smt gasal & genap)
KOMPONEN  sks
6 6 12 12 12 12 12 12 4 2 3 3 6 6 6 6 6 8*

1

2
3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 -

3
3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3

4
3 3 3 3 3 3 3 3 3 3

5
-

6
-

A. MATA PELAJARAN 1. Pend. Agama 2. Pend. Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Matematika 6. Fisika 7. Kimia 8. Biologi 9. Sejarah 10. Geografi 11. Ekonomi 12. Sosiologi 13. Seni Budaya 14. Penjas, Olahraga dan Kesehatan 15. TIK 16. Keterampilan/Bhs. Asing B. MUATAN LOKAL C. PENGEMBANGAN DIRI

3 3 3 3 3 3 3 2 3 2*

2*

2*

2*

TOTAL

126

26

34

36

30

-

-

BEBAN BELAJAR SETIAP MATA PELAJARAN DPT DINYATAKAN DG SATUAN PEMBEDA YG MENUNJUKKAN RUANG LINGKUP (LEVEL), MISALNYA MATEMATIKA =12 sks menjadi:
MATEMATIKA 1 = 3 sks, MATEMATIKA 2 = 3 sks, MATEMATIKA 3 = 3 sks, MATEMATIKA 4 = 3 sks.

UNTUK MENGAKOMODASI ANAK CERDAS YANG DAPAT MEYELESAIKAN STUDI SEKITAR 4 SMT MAKA BEBAN BELAJAR TSB SEYOGYANYA DIBAGI PALING BANYAK MENJADI 4 LEVEL.
HERRY WIDYASTONO 29

7/12/2012

PENGHITUNGAN IPK
 (N X sks)  IPK =  sks

IPK MINIMAL MAPEL POKOK: 7,0
BANYAKNYA  sks YG DAPAT DIAMBIL OLEH SISWA DALAM SATU SEMESTER BERJALAN DITENTUKAN BERDASAR IP DARI SEMESTER SEBELUMNYA, KECUALI SMT 1 SESUAI DG STANDAR ISI.

7/12/2012

HERRY WIDYASTONO

30

 sks MAKSIMAL YG DAPAT DIAMBIL SISWA SMA
IP > 8,5 dapat mengambil  IP 7,1 – 8,5 dapat mengambil  IP 6,0 – 7,0 dapat mengambil  IP 5,0 – 5,9 dapat mengambil  IP < 5,0 dapat mengambil

≤ 36 sks ≤ 28 sks ≤ 20 sks ≤ 14 sks ≤ 10 sks

7/12/2012

HERRY WIDYASTONO

31

PRINSIP PENERAPAN SKS

BEBAN BELAJAR SETIAP SMT DI SMA SEKITAR 20 sks. BEBAN BELAJAR MAKSIMAL DITENTUKAN BERDASAR NILAI SEMESTER SEBELUMNYA; 1 SMT MINIMAL 17 MINGGU, YG DPT DISELENGGARAKAN 2 X SETAHUN;
HERRY WIDYASTONO 32

7/12/2012

SEKOLAH DPT MELAKSANAKAN SMT PENDEK UNT REMEDIAL & PERBAIKAN NILAI YG TLH DITEMPUH PD SMT SEBELUMNYA. PENYELENGGARAAN SMT PENDEK PD SAAT JEDA ANTARSMT;
PROGRAM REMEDIAL WAJIB DISELENGGARAKAN OLEH SEKOLAH; PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU, UJIAN SEKOLAH, DAN UJIAN NASIONAL DAPAT DILAKSANAKAN SETIAP SEMESTER;
HERRY WIDYASTONO 33

7/12/2012

SEKOLAH WAJIB MENERAPKAN SISTEM KREDIT SEMESTER DG BENAR, MELIPUTI: TATAP MUKA (TM), TUGAS TERSTRUKTUR (TT), & KEGIATAN MANDIRI (KM);

1 sks = 45’ TM + 45’ TT + 45’ KM

7/12/2012

HERRY WIDYASTONO

34

PELAKSANAAN TT DPT DILAKUKAN DG CARA:
 DIINTEGRASIKAN LANGSUNG DALAM TM,

MISALNYA MATEMATIKA 2 sks, DILAKSANAKAN (2 X 45’) + (2 X 45’) = 180’
 DILAKSANAKAN TERSENDIRI STLH SEMUA KEGIATAN TM

DISELESAIKAN DALAM 1 HARI, MISALNYA 1 HARI MATA PELAJARAN MATEMATIKA 2 sks & FISIKA 2 sks. TM MATEMATIKA DILAKSANAKAN 2 X 45’ = 90’ DILANJUTKAN TM FISIKA 2 X 45’ = 90’. KEMUDIAN DITERUSKAN TT MATEMATIKA 90’, DAN TT FISIKA 90’. SEMUA KEGIATAN TM DISELESAIKAN DALAM SATU MINGGU (MISALNYA HARI SABTU).
HERRY WIDYASTONO

 DILAKSANAKAN TERSENDIRI PADA HARI LAIN STLH

7/12/2012

35

Terima kasih WASSALAM
DR. HERRY WIDYASTONO, APU. 08121183795; 0818983795 herrywidyastono@yahoo.com

DR. HERRY WIDYASTONO, APU
Kepala Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah PUSAT KURIKULUM DAN PERBUKUAN

Kantor: (021) 3804248 Ext. 234 Fax: (021) 3453440 Rumah: (021) 8620562 Fax: (021) 86611944

HP:

0818 9 83795 0812 11 83795

herrywidyastono@yahoo.com
7/12/2012 HERRY WIDYASTONO 37

PUSAT KURIKULUM DAN PERBUKUAN
BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL
Jln. Gunung Sahari Raya No. 4 Jakarta Pusat Telp. (021) 3804248 (Hunting), Faks. (021) 3453440

http://www.puskurbuk.net/

7/12/2012

HERRY WIDYASTONO

38

OECD

BERLOKASI DI PARIS PERANCIS,

MERUPAKAN ORGANISASI INTERNASIONAL UNT MEMBANTU PEMERINTAHAN NEGARA-NEGARA ANGGOTANYA MENGHADAPI TANTANGAN GLOBALISASI EKONOMI.

KONVENSI OECD PERTAMA KALI TGL. 14 DESEMBER 1960.
HERRY WIDYASTONO 39

7/12/2012

30 NEGARA ANGGOTA OECD
AUSTRALIA, AUSTRIA, BELGIUM, CANADA, CZECH REPUBLIC, DENMARK, FINLAND, FRANCE, GERMANY, GREECE, HUNGARY, ICELAND, IRELAND, ITALY, JAPAN, KOREA, LUXEMBOURG, MEXICO, NETHERLANDS, NEW ZEALAND, NORWAY, POLAND, PORTUGAL, SLOVAK REPUBLIC, SPAIN, SWEDEN, SWITZERLAND, TURKEY, UNITED KINGDOM, UNITED STATES.
7/12/2012 HERRY WIDYASTONO 40

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful