SISTEM EKONOMI DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA

MAKALAH Untuk memenuhi tugas matakuliah Perekonomian Indonesia yang dibina oleh Thomas Soseco, SE, M.Sc

Oleh: Shanti Riski Herdianawati (409422419914)

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS EKONOMI JURUSAN AKUNTANSI Mei 2011

DAFTAR ISI

Halaman judul Daftar isi BAB I

....................................................................................

i

.................................................................................... ii PENDAHULUAN .......................................................................... 1 1.1 Latar Belakang ......................................................................... 1 1.2 Rumusan Masalah ................................................................... 2 1.3 Tujuan Penulisan Makalah ...................................................... 2

BAB II

PEMBAHASAN ............................................................................. 3 2.1 Sistem Ekonomi........................................................................ 3 2.2 Sistem Ekonomi Indonesia ....................................................... 9 2.3 Pelaku Utama Dalam Sistem Perekonomian Indonesia ........... 13

BAB III PENUTUP .................................................................................... 19 Daftar pustaka .................................................................................... 21

pertumbuhan ekonomi merupakan upaya peningkatan kegiatan ekonomi dalam suatu sistem ekonomi tertentu. sistem hukumnya. di mana sistem yang satu akan mempengaruhi sistem lainnya. sedangkan pembangunan merupakan upaya pengembangan sistem ekonomi itu sendiri. tidak terlepas dari upaya untuk mengembangkan berbagai sistem di bidang non-ekonomi. dan sistem sosial budayanya. Dalam hubungan ini. Ada negara yang dengan tegas menentukan bahwa pemerintah yang harus mengatasi setiap masalah ekonomi. Setiap negara mempunyai permasalahan ekonomi dan setiap negara mempunyai cara tersendiri dalam mengatasinya. tergantung pada sistem ekonomi yang dianutnya. sebagai bagian dari pengembangan identitas kebangsaannya. semakin maju perekonomian suatu negara maka akan berevolusi sistem ekonominya dari etatisme menuju ke lberalisme dan bersamaan dengan ini sistem politiknya akan cenderung bergerak dari sistem yang otoriter menjadi yang lebih demokratis.1 Latar Belakang Setiap negara yang berdaulat dalam upayanya untuk mensejahterakan rakyatnya harus mempunyai suatu identitas kebangsaan. Umumnya. dan pemerintahlah pula yang mengatur semua kegiatan ekonomi. pengembangan setiap sistem ini umumnya akan berjalan dalam satu arah. Pengembangan sistem ekonomi suatu negara. . Sebaliknya ada negara yang berpendapat bahwa dalam mengatasi setiap masalah ekonomi dan mengatur semua kegiatan ekonomi diserahkan pada pihak swasta. Pemecahan terhadap semua masalah tersebut dilakukan oleh setiap negara atau bangsa dengan cara yang berbeda.BAB I PENDAHULUAN 1. Upaya peningkatan kesejahteraan umumnya dilakukan melalui upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi sedangkan upaya untuk menjamin terpeliharanya identitas bangsa umumnya dilakukan melalui proses pembangnan. seperti sistem politiknya. Walaupun akan berkembang dengan laju yang tidak sama.

Untuk mengetahui sistem ekonomi yang dilaksanakan di Indonesia 3. sistem ekonomi mengandung unsur-unsur tujuan. Bagaimana sistem ekonomi yang dilaksanakan di Indonesia? 3. Dalam rangka menjalankan sistem ekonominya.3 Tujuan Penulisan Makalah Berdasarkan rumusan masalah. makalah ini memiliki tujuan sebagai berikut: 1. negara akan membutuhkan pelaku-pelaku ekonomi. sikap dasar. Siapa saja pelaku utama dalam Sistem Perekonomian Indonesia? 1. otoritas kepemimpinan. nilai-nilai.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas. dan struktur kekuasaan. Pada pembahasan kali ini akan dijelaskan mengenai bagaimana bentuk-bentuk sistem ekonomi yang ada di dunia dan siapa saja pelaku-pelaku ekonominya. Untuk mengetahui pelaku utama dalam Sistem Perekonomian Indonesia . 1. Sebagai bagian dari sistem sosial.Sistem ekonomi adalah sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antarmanusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan. Apa yang dimaksud dengan sistem ekonomi? 2. Untuk mengetahui gambaran umum mengenai sistem ekonomi 2. makalah ini memiliki rumusan masalah sebagai berikut: 1.

Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Perbedaan-perbedaan sistem ekonomi tersebut.1.1 Gambaran Umum Mengenai Sistem Ekonomi Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antarmanusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan. Sistem perekonomian merupakan sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. d) Mengurangi jumlah pengangguran. . semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Hal ini dipengaruhi selain oleh ideologi suatu bangsa juga dikarenakan perbedaan budaya dan pandangan politik di setiap negara. Setiap negara mempunyai sistem perekonomian yang berbedabeda. b) Meningkatkan pertumbuhan ekonomi. serta seperangkat kelembagaan yang mengatur dan menjalinya dalam kegiatan berekonomi (Dumairy. barang-barang ekonomi sebagai objek. 1996:30). seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. pada dasarnya mengarah pada tujuan-tujuan yang sama berikut ini. Sementara dalam sistem lainnya. c) Mencapai kestabilan ekonomi dengan kesempatan kerja yang luas.1 Sistem Ekonomi 2. Dalam beberapa sistem. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrim tersebut. e) Pemerataan pendapatan di antara berbagai golongan dan lapisan masyarakat. a) Mencapai tingkat kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.BAB II PEMBAHASAN 2. Sebuah sistem ekonomi terdiri atas unsur-unsur menusia sebagai subjek.

a) Sistem Ekonomi Liberal Sistem ekonomi liberal disebut juga sistem ekonomi pasar bebas atau sistem ekonomi laissez faire. Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi.Selain faktor produksi. Secara umum sistem ekonomi dalam perekonomian suatu negara dapat dibedakan menjadi macam. pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran. Pemerintah sama sekali . 2.1. sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Filsafat atau ideologi yang menjadi landasan kepada sistem ekonomi liberal adalah bahwa setiap unit pelaku kegiatan ekonomi diberi kebebasan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang akan memberikan keuntungan kepada dirinya. maka pada waktu yang sama masyarakat akan memperoleh keuntungan juga. Dengan demikian setiap orang akan bebas bersaing dengan orang lain dalam bidang ekonomi. Adam Smith dalam bukunya yang berjudul The Wealth of Nation (1776) juga menunjukkan bahwa kebebasan berusaha didorong oleh kepentingan ekonomi pribadi merupakan pendorong kuat menuju kemakmuran bangsa. Sistem ekonomi liberal adalah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan sepenuhnya dalam segala bidang perekonomian kepada masingmasing individu untuk memperoleh keuntungan yang sebesarbesarnya. dan sistem ekonomi campuran. Sementara pada perekonomian pasar (market economic). yaitu sistem ekonomi liberal. sistem ekonomi sosialis.2 Macam-macam Sistem Ekonomi Sistem ekonomi yang dianut berbagai negara merupakan hasil perkembangan sejarah serta tanggapan suatu bangsa atas pergolakan zaman. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pasar bebas ini dapat menciptakan efisiensi yang cukup tinggi dalam mengatur kegiatan perekonomian.

5) Harga-harga dibentuk di pasar bebas. . 2) Individu bebas memilih lapangan pekerjaan dan bidang usaha sendiri. 3) Campur tangan pemerintah dibatasi. 4) Sulit terjadi pemerataan pendapatan. 4) Para produsen bebas menentukan apa dan berapa yang akan diproduksikan. 6) Produksi dilaksanakan dengan tujuan mendapatkan laba serta semua kegiatan ekonomi didorong oleh prinsip laba. Kekurangan sistem ekonomi liberal yaitu. dapat kalian perhatikan ciri-ciri sistem ekonomi liberal berikut ini. Gambaran secara menyeluruh mengenai sistem ekonomi liberal. Kelebihan sistem ekonomi liberal yaitu.tidak campur tangan dan tidak pula berusaha memengaruhi kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat. Berdasarkan ciri-ciri di atas. sistem ekonomi liberal memiliki kelebihan dan kekurangan. 1) Setiap orang bebas memiliki alat-alat produksi. 2) Adanya kebebasan berusaha dan kebebasan bersaing. 1) Muncul kesenjangan yang besar antara yang kaya dan miskin. 3) Kebebasan mudah disalahgunakan oleh yang kuat untuk memeras pihak yang lemah. 2) Mengakibatkan munculnya monopoli dalam masyarakat. 3) Adanya persaingan menyebabkan kreativitas dari setiap individu dapat berkembang. 4) Produksi barang dan jasa didasarkan pada kebutuhan masyarakat. 1) Setiap individu diberi kebebasan memiliki kekayaan dan sumber daya produksi. Seluruh sumber daya yang tersedia dimiliki dan dikuasai oleh anggota-anggota masyarakat dan mereka mempunyai kebebasan penuh untuk menentukan bagaimana sumber-sumber daya tersebut akan digunakan.

Untuk mewujudkan kemakmuran yang merata pemerintah harus ikut campur dalam perekonomian. 3) Segala keputusan mengenai jumlah dan jenis barang ditentukan oleh pemerintah. . Oleh karena itu hal tersebut mengakibatkan potensi dan daya kreasi masyarakat akan mati dan tidak adanya kebebasan individu dalam melakukan kegiatan ekonomi. Sistem ekonomi sosialis mempunyai ciri-ciri berikut ini. Sistem perekonomian sosialis merupakan sistem perekonomian yang menghendaki kemakmuran masyarakat secara merata dan tidak adanya penindasan ekonomi. sistem ekonomi sosialis juga mempunyai kelebihan dan kekurangan. Semua perusahaan milik negara sehingga tidak ada perusahaan swasta. Pemerintahlah yang menguasai seluruh kegiatan ekonomi. dan dikomandokan dari pusat. Dasar yang digunakan dalam sistem ekonomi sosialis adalah ajaran Karl Marx. 1) Semua sumber daya ekonomi dimiliki dan dikuasai oleh negara. Kelebihan sistem ekonomi sosialis yaitu. Disebut terpusat karena segala sesuatunya harus diatur oleh negara. 1) Semua kegiatan dan masalah ekonomi dikendalikan pemerintah sehingga pemerintah mudah melakukan pengawasan terhadap jalannya perekonomian.b) Sistem Ekonomi Sosialis Sistem ekonomi sosialis disebut juga sistem ekonomi terpusat. Seperti halnya sistem ekonomi kapitalis. 5) Semua warga masyarakat adalah karyawan bagi negara. di mana ia berpendapat bahwa apabila kepemilikan pribadi dihapuskan maka tidak akan memunculkan masyarakat yang berkelas-kelas sehingga akan menguntungkan semua pihak. 2) Seluruh kegiatan ekonomi harus diusahakan bersama. 4) Harga-harga dan penyaluran barang dikendalikan oleh negara.

3) Pemerintah bisa lebih mudah melakukan pengaturan terhadap barang dan jasa yang akan diproduksi sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sebagai contoh Uni Soviet (sekarang Rusia) beserta negaranegara pengikutnya telah gagal dalam menjalankan prinsip sosialisme sebagai cara hidupnya baik secara ekonomi. Pada sistem ekonomi campuran pemerintah melakukan pengawasan dan pengendalian dalam perekonomian. akan diatasi bersama-sama oleh pemerintah dan swasta. karena hanya terbatas pada ketentuan pemerintah. 4) Pemerintah lebih mudah ikut campur dalam pembentukan harga. Adanya campur tangan dari pemerintah bertujuan untuk menghindari akibat- .2) Tidak ada kesenjangan ekonomi antara si kaya dan si miskin. moral. 2) Tidak ada kebebasan untuk memiliki sumber daya. c) Sistem Ekonomi Campuran Sistem ekonomi campuran merupakan campuran atau perpaduan antara sistem ekonomi liberal dengan sistem ekonomi sosialis. bagaimana barang itu dihasilkan. dan untuk siapa barang itu dihasilkan. baik di tingkat pusat maupun ditingkat daerah. namun pihak swasta (masyarakat) masih diberi kebebasan untuk menentukan kegiatan-kegiatan ekonomi yang ingin mereka jalankan. Selain itu. Negara yang menganut sistem ekonomi sosialis sudah tidak ada lagi. maupun sosial dan politik. karena distribusi pemerintah dapat dilakukan dengan merata. 1) Mematikan kreativitas dan inovasi setiap individu. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya kemampuan pemerintah pusat untuk menangani seluruh masalah yang muncul. Masalah-masalah pokok ekonomi mengenai barang apa yang akan diproduksi. 3) Kurang adanya variasi dalam memproduksi barang. pada kenyataannya telah terjadi banyak penyelewengan yang dilakukan oleh pemerintah. Kekurangan sistem ekonomi sosialis yaitu.

1) Sumber-sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah. dalam sistem perekonomian campuran ada bidang-bidang yang ditangani swasta dan ada bidang-bidang yang ditangani pemerintah. Apabila kita cermati sebagian besar negara di dunia tidak ada lagi yang menggunakan salah satu sistem ekonomi. Mereka kebanyakan mengombinasikan dari sistem-sistem yang ada sesuai dengan situasi dan tradisi negara yang bersangkutan. antara lain terjadinya monopoli dari golongan-golongan masyarakat tertentu terhadap sumber daya ekonomi. 6) Jenis dan jumlah barang diproduksi ditentukan oleh mekanisme pasar. Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai sistem ekonomi campuran. Akan tetapi.akibat yang kurang menguntungkan dari sistem liberal. asalkan penggunaannya tidak merugikan kepentingan umum. Dengan demikian. 2) Pemerintah menyusun peraturan. dan menetapkan kebijaksanaan-kebijaksanaan di bidang ekonomi. berikut ini ciri-ciri dari sistem ekonomi campuran. Sama halnya dengan sistem ekonomi lainnya. 5) Pemerintah bertanggung jawab atas jaminan sosial dan pemerataan pendapatan. misalnya dalam hal pembuatan undang-undang antimonopoli. namun pada kenyataannya masih ada campur tangan pemerintah. Meskipun sistem ekonomi yang mereka tetapkan berpaham liberal. Misalnya saja Amerika Serikat yang sangat terkenal dengan sistem ekonomi liberalnya. 3) Swasta diberi kebebasan di bidang-bidang ekonomi dalam batas kebijaksanaan ekonomi yang ditetapkan pemerintah. sistem ekonomi campuran juga memiliki kelebihan dan kekurangan. . perencanaan. kelebihan dan kekurangannya tergantung kepada setiap negara dalam mengatur sistem ekonominya tersebut. 4) Hak milik swasta atas alat produksi diakui.

Dengan demikian sistem ekonomi demokrasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem perekonomian nasional yang merupakan perwujudan dari falsafah Pancasila dan UUD 1945 yang berasaskan kekeluargaan dan kegotongroyongan dari. sistem ekonomi yang dianut oleh bangsa Indonesia akan berbeda dengan sistem ekonomi yang dianut oleh Amerika Serikat ataupun negara-negara lainnya.2. . Setelah masa Reformasi. Sistem perekonomian nasional yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 disusun untuk mewujudkan demokrasi ekonomi dan dijadikan dasar pelaksanaan pembangunan ekonomi.1 Sistem Ekonomi Demokrasi Indonesia mempunyai landasan idiil yaitu Pancasila dan landasan konstitusional yaitu UUD 1945. Pada awalnya Indonesia menganut sistem ekonomi liberal. Hal ini sesuai dengan falsafah dan ideologi dari masing-masing negara. sistem ekonomi yang dianut oleh bangsa Indonesia diubah kembali menjadi sistem demokrasi ekonomi. Sistem perekonomian yang ada di Indonesia juga harus berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pada masa Orde Baru. pemerintah melaksanakan sistem ekonomi yang berlandaskan ekonomi kerakyatan. di mana seluruh kegiatan ekonomi diserahkan kepada masyarakat.2 Sistem Ekonomi Indonesia Sistem ekonomi yang dianut oleh setiap bangsa berbeda-beda. Sistem inilah yang masih berlaku di Indonesia. Seperti halnya Indonesia.2. segala bentuk kegiatan masyarakat dan negara harus berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Oleh karena itu. Berikut ini bentuk sistem ekonomi di Indonesia dari masa Orde Baru hingga sekarang. Akan tetapi karena ada pengaruh komunisme yang disebarkan oleh Partai Komunis Indonesia. maka sistem ekonomi di Indonesia berubah dari sistem ekonomi liberal menjadi sistem ekonomi sosialis. oleh. 2. Sistem perekonomian Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 disebut sistem ekonomi demokrasi. Sistem ini bertahan hingga masa Reformasi. dan untuk rakyat di bawah pimpinan dan pengawasan pemerintah.

7) Potensi. 2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. 5) Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak. membimbing. dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. air. 4) Sumber-sumber kekayaan dan keuangan negara digunakan untuk permufakatan lembaga-lembaga perwakilan rakyat. a) Ciri-Ciri Positif Sistem Ekonomi Demokrasi Berikut ini ciri-ciri dari sistem ekonomi demokrasi yaitu. inisiatif. Dengan demikian terdapat kerja sama dan saling membantu antara pemerintah. 1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. 3) Bumi.Pada sistem demokrasi ekonomi. Selain itu. swasta. dan masyarakat. negara berperan dalam merencanakan. 6) Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat. . pemerintah dan seluruh rakyat baik golongan ekonomi lemah maupun pengusaha aktif dalam usaha mencapai kemakmuran bangsa. dan mengarahkan kegiatan perekonomian. 8) Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum. serta pengawasan terhadap kebijakan ada pada lembaga-lembaga perwakilan rakyat pula.

2. dan menunjukkan pemihakan sungguh-sungguh pada ekonomi rakyat. 3) Persaingan tidak sehat dan pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam bentuk monopoli yang merugikan masyarakat. Kata kerakyatan sebagaimana bunyi sila ke-4 Pancasila harus ditulis lengkap yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. yaitu sistem persaingan bebas yang saling menghancurkan dan dapat menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain sehingga dapat menimbulkan kelemahan struktural ekonomi nasional. maka memang ada kata kerakyatan tetapi harus tidak dijadikan sekedar kata sifat yang berarti merakyat.2. 1) Sistem free fight liberalism. Jika kita mengacu pada Pancasila dasar negara atau pada ketentuan pasal 33 UUD 1945. berkedaulatan rakyat. 2) Sistem etatisme. sedangkan pemerintah menciptakan iklim yang sehat bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha.b) Ciri-Ciri Negatif Sistem Ekonomi Demokrasi Selain memiliki ciri-ciri positif. sistem ekonomi demokrasi juga mempunyai hal-hal yang harus dihindarkan yaitu. Syarat mutlak berjalannya sistem ekonomi kerakyatan yang berkeadilan sosial adalah berdaulat di bidang politik. masyarakat memegang aktif dalam kegiatan ekonomi.2 Sistem Ekonomi Kerakyatan Sistem ekonomi kerakyatan berlaku di Indonesia sejak terjadinya Reformasi di Indonesia pada tahun 1998. bermoral Pancasila. Pada sistem ekonomi kerakyatan. dan berkepribadian di bidang budaya. di mana negara beserta aparatur ekonomi negara bersifat dominan serta mendesak dan mematikan potensi dan daya kreasi unit-unit ekonomi di luar sektor negara. Sistem Ekonomi Kerakyatan adalah Sistem Ekonomi Nasional Indonesia yang berasas kekeluargaan. mandiri di bidang ekonomi. yang artinya tidak lain adalah .

a) Membangun Indonesia yang berdikiari secara ekonomi. kemakmuran bagi semua orang! Sebab itu cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara. . a) Bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan dengan prinsip persaingan yang sehat. tampuk produksi jatuh ke tangan orang-orang yang berkuasa dan rakyat yang banyak ditindasinya. Pengertian demokrasi ekonomi atau (sistem) ekonomi yang demokratis termuat lengkap dalam penjelasan pasal 33 UUD 1945 yang berbunyi: “Produksi dikerjakan oleh semua untuk semua dibawah pimpinan atau penilikan anggota-anggota masyarakat.Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalam bumi adalah pokok-pokok kemakmuran rakyat. berdaulat secara politik. Kemakmuran masyarakatlah yang diutamakan bukan kemakmuran orang-seorang. Jadi ekonomi kerakyatan adalah (sistem) ekonomi yang demokratis.” Tujuan yang diharapkan dari penerapan Sistem Ekonomi Kerakyatan adalah. dan berkepribadian yang berkebudayaan b) Mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan c) Mendorong pemerataan pendapatan rakyat d) Meningkatkan efisiensi perekonomian secara nasional Sistem ekonomi kerakyatan mempunyai ciri-ciri berikut ini. Sebab itu harus dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Sebab itu perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.demokrasi ala Indonesia. Perekonomian berdasar atas demokrasi ekonomi. Kalau tidak. Hanya perusahaan yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak boleh ada di tangan perseorangan. Bangun perusahaan yang sesuai dengan itu ialah koperasi.

2. Ketiga pelaku ekonomi tersebut akan menjalankan kegiatan-kegiatan ekonomi dalam sistem ekonomi kerakyatan.3 Pelaku Utama dalam Sistem Perekonomian Indonesia Sistem ekonomi kerakyatan sendi utamanya adalah UUD 1945 pasal 33 ayat (1). perusahaan swasta. kepentingan sosial. yaitu perusahaan negara (pemerintah). Selain sebagai pelaku ekonomi negara juga berperan sebagai pengatur kegiatan ekonomi. dan kualitas hidup. a) Pemerintah sebagai Pelaku Kegiatan Ekonomi Peran pemerintah sebagai pelaku kegiatan ekonomi berarti pemerintah melakukan kegiatan konsumsi.3. c) Mampu mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.b) Memerhatikan pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian sikap saling mendukung di antara pelaku ekonomi sangat dibutuhkan dalam rangka mewujudkan ekonomi kerakyatan. dan distribusi.1 Pemerintah(BUMN) Salah satu dari pelaku ekonomi adalah pemerintah. Hal itu berarti perusahaan swasta juga mempunyai andil di dalam sistem perekonomian Indonesia. dan (3). Adapun dalam penjelasan pasal 33 UUD 1945 yang berbunyi “hanya perusahaan yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak boleh di tangan seorang”. dan koperasi. d) Menjamin kesempatan yang sama dalam berusaha dan bekerja. Sebuah sistem ekonomi akan berjalan dengan baik jika pelaku-pelakunya dapat saling bekerja sama dengan baik pula dalam mencapai tujuannya. produksi. . Bentuk usaha yang sesuai dengan ayat (1) adalah koperasi. (2). e) Adanya perlindungan hak-hak konsumen dan perlakuan yang adil bagi seluruh rakyat. nilai keadilan. Dengan demikian terdapat tiga pelaku utama yang menjadi kekuatan sistem perekonomian di Indonesia. 2. dan bentuk usaha yang sesuai dengan ayat (2) dan (3) adalah perusahaan negara.

19 Tahun 2003. perkebunan. BUMN ikut berperan dalam menghasilkan barang atau jasa yang diperlukan dalam rangka mewujudkan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. listrik.1) Kegiatan produksi Pemerintah dalam menjalankan perannya sebagai pelaku ekonomi. BUMN adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. pertambangan. pos dan telekomunikasi. Pada sistem ekonomi kerakyatan. BUMN dapat berbentuk Perjan (Perusahaan Jawatan). keuangan. air. (a) Mengelola cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak. dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya secara efektif dan efisien. Secara umum. Sesuai dengan UU No. BUMN memberikan kontribusi yang positif untuk perekonomian Indonesia. Perusahaan-perusahaan tersebut didirikan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. . dan Persero (Perusahaan Perseroan). manufaktur. (c) Sebagai alat bagi pemerintah untuk menunjang kebijaksanaan di bidang ekonomi. Pelaksanaan peran BUMN tersebut diwujudkan dalam kegiatan usaha hampir di seluruh sektor perekonomian. kehutanan. serta untuk mengendalikan sektor-sektor yang strategis dan yang kurang menguntungkan. Perum (Perusahaan Umum). seperti sektor pertanian. dan perdagangan serta konstruksi. industri. peran BUMN dapat dilihat pada hal-hal berikut ini. transportasi. BUMN didirikan pemerintah untuk mengelola cabangcabang produksi dan sumber kekayaan alam yang strategis dan menyangkut hajat hidup orang banyak. (b)Sebagai pengelola bumi. mendirikan perusahaan negara atau sering dikenal dengan sebutan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kegiatan distribusi yang dilakukan pemerintah dalam rangka menyalurkan barang-barang yang telah diproduksi oleh perusahaanperusahaan negara kepada masyarakat. Seperti halnya ketika menjalankan tugasnya dalam rangka melayani masyarakat. Kegiatan distribusi yang dilakukan oleh pemerintah harus lancar. Oleh karena itu. dan sebagainya. dan sebagainya. 2) Kegiatan konsumsi Pemerintah juga berperan sebagai pelaku konsumsi.(d)Menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat sehingga dapat menyerap tenaga kerja. . Pemerintah juga membutuhkan barang dan jasa untuk menjalankan tugasnya. menggaji pegawai-pegawai pemerintah. rumah sakit. Semua barang-barang tersebut harus dikonsumsi pemerintah untuk menjalankan tugasnya. Tentunya pemerintah akan membutuhkan bahan-bahan bangunan seperti semen. pasir. harga barang-barang tinggi. Apabila kegiatan distribusi tidak lancar akan memengaruhi banyak faktor seperti terjadinya kelangkaan barang. seperti membeli barang-barang untuk administrasi pemerintahan. pemerintah juga melakukan kegiatan distribusi. dan pemerataan pembangunan kurang berhasil. atau jalan raya. Misalnya pemerintah menyalurkan sembilan bahan pokok kepada masyarakat-masyarakat miskin melalui BULOG. peran kegiatan distribusi sangat penting. Contoh-contoh mengenai kegiatan konsumsi yang dilakukan pemerintah masih banyak. aspal. 3) Kegiatan distribusi Selain kegiatan konsumsi dan produksi. Penyaluran sembako kepada masyarakat dimaksudkan untuk membantu masyarakat miskin memenuhi kebutuhan hidupnya. yaitu mengadakan pembangunan gedung-gedung sekolah.

(a) Meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana umum. (b) Pemerintah mengeluarkan UU No. pengendalian impor. Pemerintah menetapkan kebijakan ekspor dengan tujuan untuk memperluas pasar di luar negeri dan meningkatkan daya saing terhadap barang-barang luar negeri. dan meningkatkan daya saing. 2) Kebijaksanaan di bidang perdagangan Di bidang perdagangan. akan tetapi pemerintah juga berperan dalam merencanakan. Perjan Pegadaian diubah menjadi Perum Pegadaian. (a) Pemerintah mengeluarkan UU No. Usaha untuk mendorong dan memajukan dunia usaha. 1) Kebijaksanaan dalam dunia usaha. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. dan mengarahkan terhadap jalannya roda perekonomian demi tercapainya tujuan pembangunan nasional. .b) Pemerintah sebagai Pengatur Kegiatan Ekonomi Pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di bidang ekonomi tidak hanya berperan sebagai salah satu pelaku ekonomi. 3) Kebijaksanaan dalam mendorong kegiatan masyarakat Kebijaksanaan pemerintah dalam mendorong kegiatan masyarakat mencakup hal-hal berikut ini. pemerintah melakukan kebijaksanaan-kebijaksanaan berikut ini. membimbing. pemerintah mengeluarkan kebijaksanaan berupa kebijaksanaan ekspor dan kebijaksanaan impor. Adapun kebijakan impor dimaksudkan untuk menyediakan barang-barang yang tidak bisa diproduksi dalam negeri. seperti Perum Pos dan Giro diubah menjadi PT Pos Indonesia. 7 Tahun 1992 mengatur tentang Usaha Perbankan. Dalam rangka melaksanakan peranannya tersebut pemerintah menempuh kebijaksanaan-kebijaksanaan berikut ini. (c) Pemerintah mengubah beberapa bentuk perusahaan negara agar tidak menderita kerugian.

Contoh perusahaan swasta nasional antara lain PT Astra Internasional (industri mobil dan motor).(b) Kebijaksanaan menyalurkan kredit kepada pengusaha kecil dan petani. industri. tekstil. PT Freeport Indonesia Company (perusahaan Amerika Serikat yang mengelola pertambangan tembaga di . Kebijaksanaan pemerintah ditempuh dengan beberapa pertimbangan berikut ini. 4) Mencukupi kebutuhan akan tenaga ahli dalam menggali dan mengolah sumber daya alam. BUMS didirikan dalam rangka ikut mengelola sumber daya alam Indonesia. Tujuan BUMS adalah untuk memperoleh laba sebesar-besarnya. pertambangan. PT Indomobil (industri mobil). PT Ghobel Dharma Nusantara (industri alat-alat elektronika). Perkembangan usaha BUMS terus didorong pemerintah dengan berbagai kebijaksanaan. Perusahaan-perusahaan swasta sekarang ini telah memasuki berbagai sektor kehidupan antara lain di bidang perkebunan. 2) Terbatasnya modal yang dimiliki pemerintah untuk menggali dan mengolah sumber daya alam Indonesia sehingga memerlukan kegairahan usaha swasta. (c) Kebijaksanaan untuk memperlancar distribusi hasil produksi. Perusahaan swasta terdiri atas dua bentuk yaitu perusahaan swasta nasional dan perusahaan asing. 2.2 Swasta(BUMS) BUMS adalah salah satu kekuatan ekonomi di Indonesia. 1) Menumbuhkan daya kreasi dan partisipasi masyarakat dalam usaha mencapai kemakmuran sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia. 3) Memberi kesempatan agar perusahaan-perusahaan swasta dapat memperluas kesempatan kerja. BUMS dalam melakukan perannya mengandalkan kekuatan pemilikan modal. namun dalam pelaksanaannya tidak boleh bertentangan dengan peraturan pemerintah dan UUD 1945. BUMS merupakan badan usaha yang didirikan dan dimiliki oleh pihak swasta. perakitan kendaraan.3. dan lain-lain.

3 Koperasi Keberadaan koperasi di Indonesia berlandaskan pada pasal 33 UUD 1945 dan UU No. 4) Membantu pemerintah mengurangi pengangguran. PT Caltex Indonesia (perusahaan Belanda yang mengelola pertambangan minyak bumi di beberapa tempat di Indonesia). Peran yang diberikan BUMS dalam perekonomian Indonesia seperti berikut ini. Berdasarkan pada pengertian koperasi di atas.3. Koperasi diharapkan dapat mengembangkan potensi ekonomi rakyat dan mewujudkan demokrasi ekonomi yang sesuai dengan yang diamanatkan dalam UUD 1945. Irian Jaya). PT Exxon Company (perusahaan Amerika Serikat yang mengelola pengeboran minyak bumi). 2) Menciptakan kesempatan dan lapangan kerja baru. koperasi berkedudukan sebagai “soko guru perekonomian nasional” dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam sistem perekonomian nasional.Papua. 5) Menambah sumber devisa bagi pemerintah. menyebutkan bahwa koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. namun koperasi juga dipandang sebagai alat untuk membangun sistem perekonomian Indonesia. . Pada penjelasan UUD 1945 pasal 33 ayat (1). menunjukkan bahwa koperasi di Indonesia tidak semata-mata dipandang sebagai bentuk perusahaan yang mempunyai asas dan prinsip yang khas. 6) Meningkatkan sumber pendapatan negara melalui pajak. 7) Membantu pemerintah memakmurkan bangsa. Perusahaan-perusahaan swasta tersebut sangat memberikan peran penting bagi perekonomian di Indonesia. 1) Membantu meningkatkan produksi nasional. dan sebagainya. 3) Membantu pemerintah dalam usaha pemerataan pendapatan. Adapun penjelasan dalam UU No. 25 Tahun 1992. 25 Tahun 1992. 2.

1 Kesimpulan Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antarmanusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan. maka sistem ekonomi di Indonesia berubah dari sistem ekonomi liberal menjadi sistem ekonomi sosialis. Sistem ini bertahan hingga masa Reformasi. pada dasarnya mengarah pada tujuan-tujuan yang sama. Pada masa Orde Baru. Perbedaan-perbedaan sistem ekonomi tersebut. Setiap negara mempunyai sistem perekonomian yang berbeda-beda. Hal itu berarti perusahaan swasta juga mempunyai andil di dalam sistem perekonomian Indonesia. Pada awalnya Indonesia menganut sistem ekonomi liberal. sistem ekonomi yang dianut oleh bangsa Indonesia diubah kembali menjadi sistem demokrasi ekonomi. Hal ini dipengaruhi selain oleh ideologi suatu bangsa juga dikarenakan perbedaan budaya dan pandangan politik di setiap negara. dan koperasi. yaitu sistem ekonomi liberal. sistem ekonomi sosialis. Sistem ekonomi yang dianut berbagai negara merupakan hasil perkembangan sejarah serta tanggapan suatu bangsa atas pergolakan zaman. Akan tetapi karena ada pengaruh komunisme yang disebarkan oleh Partai Komunis Indonesia. Secara umum sistem ekonomi dalam perekonomian suatu negara dapat dibedakan menjadi macam. Ketiga pelaku ekonomi tersebut akan menjalankan kegiatan-kegiatan ekonomi dalam sistem ekonomi kerakyatan. perusahaan swasta. Pada penjelasan pasal 33 UUD 1945 yang berbunyi “hanya perusahaan yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak boleh di tangan orangseorang”. . pemerintah melaksanakan sistem ekonomi yang berlandaskan ekonomi kerakyatan. yaitu perusahaan negara (pemerintah). dan sistem ekonomi campuran. di mana seluruh kegiatan ekonomi diserahkan kepada masyarakat. Setelah masa Reformasi.BAB III PENUTUP 3. Dengan demikian terdapat tiga pelaku utama yang menjadi kekuatan sistem perekonomian di Indonesia.

peningkatan kesejahteraan rakyat dalam konteks ekonomi kerakyatan tidak didasarkan padaparadigma lokomatif. Yang perlu dicermati. . Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam segala bentuknya. Kemudian berusaha melakukan penghapusan monopoli melalui penyelenggaraan mekanisme persaingan yang berkeadilan (fair competition). juga melakukan peningkatan alokasi sumber-sumber penerimaan negara kepada pemerintah daerah. penguasaan dan redistribusi pemilikan lahan pertanian kepada petani penggarap. serta pembaharuan UU Koperasi dan pendirian koperasi-koperasi “ sejati” dalam berbagai bidan usaha dan kegiatan.2 Saran Saran bagi pemerintah yaitu agar untuk seterusnya dapat memperbaiki sistem ekonomi yang diterapkan pada negara ini sehingga ke depannya akan menjadi lebih baik lagi melalui perbaikan birokrasi yang ada di pemerintahan melalui peningkatan disiplin pengeluaran anggaran dengan tujuan utama memerangi praktek Korupsi. Selain itu. melainkan pada paradigma fondasi.3.

id/docmodul/perekonomian_indonesia/bab1sistem_perekonomian_indonesia. 1996.ekonomirakyat.net/mangabdul/sistem-ekonomi-indonesia . Jakarta:Erlangga http://dvdfree.org/edisi_2/artikel_9.com/2010/10/23/sistem-perekonomian-indonesia/ http://elearning.Daftar Pustaka Dumairy.ac. Perekonomian Indonesia.docstoc.pdf http://qahar.com/2008/03/29/kapitalisme-sosialisme-dan-sistemekonomi-indonesia/\ http://www.com/docs/40735421/Sistem-Ekonomi-Indonesia http://www.wordpress.gunadarma.wordpress.htm http://www.slideshare.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful