BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.

1 Tekanan Darah

2.1.1 Pengertian Tekanan Darah Tekanan darah adalah tekanan di dalam pembuluh darah ketika jantung memompakan keseluruh tubuh. Umumnya semakin rendah tekanan darah, semakin sehat anda untuk jangka panjang (kecuali dalam kondisi tertentu ketika tekanan darah sangat rendah merupakan bagian suatu penyakit).5) Darah mengambil oksigen dari dalam paru-paru. Darah yang mengandung oksigen ini memasuki jantung dan kemudian dipompakan keseluruh bagian tubuh melalui pembuluh darah yang disebut arteri. Pembuluh darah yang lebih besar bercabang-cabang menjadi pembuluh-pembuluh darah yang lebih kecil hingga berukuran mikroskopik, yang akhirnya membentuk jaringan yang terdiri dari pembuluh-pembuluh darah yang sangat kecil yang disebut kapiler. Jaringan ini mengalirkan darah ke sel-sel tubuh dan menghantarkan oksigen untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan demi kelangsungan hidup. Kemudian darah yang tidak beroksigen kembali ke jantung melalui pembuluh darah vena, dan dipompa kembali ke paru-paru untuk mengambil oksigen lagi. Saat jantung berdetak, otot jantung berkontraksi untuk memompakan darah ke seluruh tubuh. Tekanan tertinggi berkontraksi dikenal sebagai tekanan sistolik. Kemudian otot jantung rileks sebelum kontraksi berikutnya, dan tekanan ini paling rendah, yang dikenal sebagai tekanan diastolik. Tekanan sistolik dan diastolik ini diukur ketika Anda memeriksakan tekanan darah.

Universitas Sumatera Utara

jika kurang dari nilai normal. Besarnya geseran yang ditimbulkan oleh cairan terhadap dinding tabung yang dilaluinya. Namun. Serupa dengan itu kontraksi dan pengendoran ventrikel disebut juga sistol dan diastol ventrikel. Jika melebihi nilai normal. Sebaliknya. pengendorannya adalah diastol atrial.1. Dan yang dari ventrikel kiri adalah yang terkuat karena harus mendorong darah ke seluruh tubuh untuk mempertahankan tekanan darah arteri sistemik. secara umum ditetapkan. orang tersebut menderita tekanan darah tinggi/hipertensi. Tekanan darah seseorang dapat lebih atau kurang dari batasan normal. b) Viskositas (kekentalan) darah Viskositas disebabkan oleh protein plasma dan oleh jumlah sel darah yang berada di dalam aliran darah.5) 2. berbeda-beda sesuai dengan viskositas cairan. tekanan darah normal untuk orang dewasa ( tahun) adalah ≥18 120/80. Setiap perubahan pada kedua faktor ini akan merubah tekanan darah. tetapi tugasnya hanya mengirimkannya ke sekitar paru-paru dimana tekanannya jauh lebih rendah. orang tersebut menderita tekanan darah rendah/hipotensi. dan angka 80 disebut tekanan diastolik. Kontraksi dari kedua atrium terdiri serentak dan disebut sistol atrial. angka 120 disebut tekanan sistolik. Kontraksi kedua atrium pendek. Makin pekat Universitas Sumatera Utara .Tekanan sistolik dan diastolik bervariasi untuk tiap individu.2 Faktor yang Mempertahankan Tekanan Darah a) Kekuatan memompa jantung Gerakan jantung terdiri atas dua jenis. yaitu kontraksi atau sistol dan pengendoran atau diastol. sedangkan kontraksi ventrikel lebih lama dan lebih kuat. Meskipun ventrikel kanan juga memompa volume darah yang sama.

tekanan darah akan turun. Apabila tekanan darah turun. e) Keadaan pembuluh darah kecil pada kulit Arteri-arteri kecil di kulit akan mengalami dilatasi (melebar) kalau kena panas dan mengadakan kontraksi (mengecil) apabila kena dingin.6) Universitas Sumatera Utara . sel-sel otak menjadi kurang aktif karena sel-sel ini tidak mendapatkan cukup oksigen dan glukose yang biasanya tersedia. c) Elastisitas dinding pembuluh darah Di dalam arteri tekanan lebih besar dari yang ada dalam vena sebab otot yang membungkus arteri lebih elastis daripada yang ada pada vena.cairan makin besar kekuatan yang diperlukan untuk mendorongnya melalui pembuluh. sehingga bekerja seperti termostat yang mempertahankan suhu tubuh agar tetap normal. Arteriol juga menghaluskan denyutan yang keluar dari tekanan darah sehingga denyutan tidak kelihatan di dalam kapiler dan vena. Kalau arteri-arteri kecil ini mangalami dilatasi. Tahanan utama pada aliran darah dalam sistem sirkulasi besar berada di dalam arteriol. Dan turunnya tekanan terbesar terjadi pada tempat ini. d) Tahapan tepi (resistensi perifer) Ini adalah tahanan yang dikeluarkan oleh geseran darah yang mengalir dalam pembuluh. oleh karena itu panas akan menurukan tekanan darah.

Jadi cobalah untuk serileks mungkin ketika dilakukan pengukuran. Orang yang memeriksa tekanan darah akan melilitkan semacam manset karet. Namun. Pasien harus benarbenar rileks dan lengan akan bertopang pada siku yang diletakkan di atas meja. bidan ataupun sendiri dengan menggunakan alat khusus. Karena gerakan mengangkat tangan dapat menghasilkan pengukuran yang tidak tepat. Tekanan darah tiap orang sangat bervariasi. kira-kira sama tingginya dengan jantung pasien. Aliran Universitas Sumatera Utara . Biasanya seseorang diminta untuk duduk dan pada lengan akan dililitkan manset karet. Stetoskop di tempelkan pada arteri tepat di bawah manset tersebut untuk mendengarkan suara saat manset dikempiskan secara perlahan-lahan dan darah mengalir kembali ke lengan. Ketika manset dipompa sampai pada tekanan di antara tekanan sistolik dan diastolik. baik dilakukan oleh dokter. darah dalam arteri mengalir dengan cepat pada tiap detak jantung. Meskipun metode yang ideal adalah mengukur tekanan darah di dalam arteri.3 Pengukuran Tekanan Darah Kebanyakan orang memeriksakan tekanan darahnya paling sedikit sekali seumur hidupnya. hal ini tidak dapat dilakukan secara mudah karena menggunakan jarum. gambaran tekanan yang akurat saat darah sedang dipompakan dapat diperoleh dengan pendekatan yang kurang invasif. Tekanan darah akan dapat meningkat jika seseorang merasa cemas atau stres. di lengan dan memompanya dengan menggunakan sebuah pompa tangan kecil untuk menghentikan sebentar aliran darah di lengan.2.1. bagian dari alat yang disebut sphygmomanometer.

Hilangnya suara berkaitan dengan tekanan darah diastolik yang terjadi ketika jantung rileks.4 Tekanan Darah Rendah Tekanan darah rendah adalah kondisi abnormal dimana tekanan darah seseorang jauh lebih dari pada biasanya. ”Hipotensi ortostatik” berarti bahwa pembuluh darah tidak disesuaikan diri terhadap posisi berdiri. Tekanan dalam manset tersebut diukur dengan satuan milimeter merkuri (mmHg). Universitas Sumatera Utara . Penyebab tekanan darah rendah antara lain ”hipotensi ortostatik”. yang merupakan tinggi merkuri yang dapat dipompa dalam tabung kaca. Jika tekanan darah terlampau rendah. dan disebut suara Korotkoff sebagai penghargaan kepada dokter tentara Rusia Nicholas Korotkoff.5) 2. aliran darah ke jantung.inilah yang menimbulkan suara. Sebuah pengukur merkuri yang ditempelkan di manset tersebut membuat ke dua tekanan tersebut dapat diukur dan dicatat. Yang dapat menyebabkan gejala pusing/tidak bisa berpikir secara jernih atau bergerak dengan mantap (light headedness). Tekanan dalam manset ketika terdengar pertama kali berkaitan dengan tekanan darah sistolik. dan organ vital lainnya tidak cukup. jika kita berdiri dari posisi duduk atau berbaring. Suara yang di dengar melalui stetoskop ditimbulkan oleh pergolakan darah di dalam arteri di depan engsel siku (denyut pada lengan atas). sehingga terjadi penurunan tekanan darah. Seharusnya pembuluh darah berespon terhadap gravitasi dengan kontraksi (menyempit). otak.1. dan dengan demikian dapat meningkatkan tekanan darah. yang pertama kali menggunakan cara ini pada tahun 1905.

sehingga memicu dehidrasi. Arteri. perubahan irama jantung. Karena itu sulit sekali untuk mencari definisi hipertensi yang sederhana.Penyebab ”hipotensi orostatik” meliputi: penyakit sistem saraf. kehilangan darah. Jika Universitas Sumatera Utara . rasa tidak aman/nyeri).5 Tekanan Darah Tinggi Ukuran tekanan darah merupakan peramal harapan hidup yang sangat akurat : semakin tinggi tekanan darah akan semakin besar resikonya. irama jantung yang tidak teratur. pingsan (stres emosional. reaksi tubuh terhadap panas. gagal jantung. penyakit kencing manis. Bahkan mereka yang memiliki tekanan darah rata-rata pada suatu populasi memiliki resiko menderita penyakit jantung yang agak lebih besar daripada mereka yang memiliki tekanan darah yang lebih rendah. Pembuluh darah mirip dengan tabung karet yang mengalirkan darah terus menerus ke manapun dibutuhkan.7) 2. dimana kerusakan saraf mengganggu refleks yang mengontrol tekanan darah. donor darah. harus menahan tekanan yang tinggi ketika darah dipompakan ke luar. Penyebab tekanan darah rendah lainnya adalah dehidrasi (kekurangan cairan). yang mengalirkan darah ke luar dari jantung. Hipertensi disebut sebagai ’pembunuh bisu’ karena biasanya tidak menimbulkan gejala-gejala sampai pada tahap lanjut penyakit. seperti neuropati. anafilaksis (reaksi alergi yang menancam jiwa). istirahat di tempat tidur dalam waktu yang lama . perdarahan di dalam tubuh. kehamilan.1. etherosklerosis (pengerasan dinding arteri). serangan jantung. takut. Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah tekanan darah meningkat adalah dengan mengukurnya menggunakan alat pengukur tekanan darah. sehingga darah berpindah ke pembuluh kulit.

Ketika arteri menyempit terjadi peningkatan kecenderungan darah membeku (trombosis).2 Tekanan Panas 2. dan d.2. yang dapat menyebabkan penyumbatan total pada areteri sehingga bagian tubuh yang dilayaninya menjadi mati. Jika jantung atau otak yang terkena dampaknya. pembuluh darah tersebut menjadi rusak. Apabila proses pengeluaran panas tubuh selalu saling terjadi pertukaran panas. Kelembaban udara. Tubuh manusia selalu menghasilkan panas sebagai akibat dari proses pembakaran zat makanan dengan oksigen (metabolisme). Suhu udara. dan bagian tubuh yang bergantung pada arteri tersebut untuk mendapatkan darah mengalami kekurangan darah dan oksigen yang dibutuhkan. darah tidak dapat melaluinya dengan benar. Tekanan panas (heat stress) adalah beban iklim kerja yang diterima oleh tubuh manusia. c. Lapisan pada arteri dapat menjadi kasar dan tebal. Kombinasi keempat faktor itu dihubungkan dengan produksi panas oleh tubuh disebut tekanan panas. Kecepatan gerakan.5) 2.tekanan darah lebih tinggi daripada biasanya selama bertahun-tahun. Suhu radiasi. Jika arteri menjadi terlalu sempit. seperti pada hipertensi yang tidak diobati. b.8) Universitas Sumatera Utara . bagian yang mati disebut infark. Hal ini dikenal sebagai arteriosklerosis. dan pada akhirnya menimbulkan penyempitan sehingga menjadi kurang lentur daripada sebelumnya. proses pertukaan (pemindahan) panas ini tergantung dari suhu lingkungan (iklim kerja).1 Definisi Tekanan Panas Menurut Suma’mur (1996) cuaca kerja adalah kombinasi dari: a.

1. Grandjean (1986) dalam Nurmianto (2004) membagi proses fisika tersebut menjadi empat bagian yaitu konduksi.2. radiasi. evaporasi. ada suatu pertukaran panas yang tetap dari panas antara tubuh dan sekelilingnya. apabila benda-benda sekitar lebih dingin suhunya dan dapat menambah panas kepada tubuh. Konduksi Konduksi ialah pertukaran panas diantara tubuh dan benda-benda sekitar dengan melalui sentuhan atau kontak. Konveksi Konveksi adalah pertukaran panas dari badan dengan lingkungan melalui kontak udara dengan tubuh. konveksi memainkan peranan dalam pertukaran panas. manakala benda-benda sekitar lebih panas dari pada manusia. Oleh karenanya. Udara adalah penghantar panas yang kurang baik. tetapi dengan kontak dengan tubuh dapat terjadi pertukaran panas dengan tubuh. konveksi.2 Pertukaran Panas Tubuh manusia merubah energi kimia menjadi energi mekanis dan panas. 2. Konveksi dapat mengurangi atau menambah panas kepada tubuh manusia.3) Universitas Sumatera Utara .2. Konduksi dapat menghilangkan panas dari tubuh. Tergantung dari suhu udara dan kecepatan angin. Hal itu adalah dimaksudkan untuk mengetahui pengendalian panas secara fisiologi dan fisika. Tubuh tersebut menggunakan panas ini untuk menjaga temperatur inti/utama agar tetap konstan dan mengurangi keluarnya panas yang berlebihan pada sekeliling di luar tubuh.

Berarti akan kehilangan 600 kcal atau sekitar satu seperempat dari total panas yang hilang perharinya. Akan tetapi jika temperatur sekeliling melebihi batas ambang kenyamanan maka kulit akan merefleksikannya berupa proses keluarnya keringat yang disertai dengan hilangnya panas. Faktor yang diduga penting adalah aliran udara sekeliling yang disatukan pihak akan meningkatkan gradient tekanan uap keringat. Radiasi panas Tubuh manusia yang panas menurut Grandjean (1986) dalam Nurmianto (2004) akan meradiasikan gelombang elektomagnetik dengan panjang gelombang yang relatif panjang. Pada kondisi yang normal setiap orang akan menguapkan sebanyak satu liter perhari. 4. Evaporsi keringat Hilangnya panas dengan proses keluarnya keringat terjadi karena keringat di bagian kulit tersebut menguap/evaporasi. dan keluarnya keringat adalah merupakan satu-satunya mekanisme yang ada. yang nantinya akan menurunkan jumlah penguapan keringat. tetapi di pihak yang lain akan mendinginkan kulit dengan proses konveksi. yang diabsorbsi oleh benda lain dan dikonversikan lagi dalam bentuk Universitas Sumatera Utara .3. kulit manusia mampu untuk kehilangan panas melalui proses konveksi atau radiasi. Dari segi hilangnya panas karena proses penguapan keringat akan meningkat secara drastis setelah dicapai temperatur krisis tertentu. Selanjutnya proses hilangnya panas yang dikarenakan penguapan keringat tersebut tergantung dari luasan kulit yang bersangkutan dan juga pada perbedaan tekanan uap keringat yang berada antara udara dan kulit. Pada emperatur sekeliling di atas 250C.

B. dibuatlah Skala Suhu Effektif Dekoreksi.panas. 2. Hal itu tidak tergantung sama sekali pada medium material tertentu untuk mentransmisikannya. I.7 x suhu basah + 0.B (untuk bekerja dengan sinar matahari ) = 0. permukaan objek yang ada di sekeliling biasanya lebih dingin dari kulit tubuh manusia. Suhu effektif. Namun tetap ada kekurangannya yaitu tidak diperhitungkannya panas hasil metabolisme.2. yaitu indeks sensori dari tingkat panas yang dialami oleh seseorang tanpa baju dan kerja enteng dalam berbagai kombinasi suhu. (= wet bulb-globe temperatura index). sehingga tubuh manusia akan kehilangan sejumlah panas radiant dalam aktivitasnya sehari-hari. Untuk menyempurnakan pemakaian suhu effektif dengan memperhatikan panas radiasi. Suhu effectif. Radiasi panas banyak dipengaruhi oleh temperatur.S. kelembaban dan aliran udara. Indeks suhu basah dan bola.3 Parameter Tekanan Panas Terdapat beberapa cara untuk menetapkan besarnya tekanan panas sebagai berikut3) : 1.7 x suhu basah + 0.S. Universitas Sumatera Utara .1 x suhu kering. Hal itu terganung sekali pada perbedaan temperatur diantara kulit dan medium yang berdekatan dengan kult. Kelemahan penggunaan suhu effektif ialah tidak memperhitungkan dan panas metabolisme tubuh sendiri.B.2 x suhu bola + 0.B ( untuk pekerjaan tanpa penyinaran sinar matahari ) = 0. Di negara-negara klim tropis. 2. kelembaban dan kecepatan aliran udara. yaitu rumus-rumus sebagai berikut : I.3 x suhu bola.

3. Dapat pula dikoreksi dengan pakaian dan tingkat kegiatan pekerjaan-pekerjaan. Indeks kecepatan keluar keringat selama 4 jam ( = predicated-4-hour sweetrate disingkat P4SR). dalam keadaan sehat dan memiliki kesegaran jasmani.1 Berat 25. ISBB adalah parameter untuk menilai tingkat iklim kerja yang merupakan hasil perhitungan suhu udara kering. Dalam lingkungan panas. Tabel 1. Pengaturan Waktu Kerja dengan ISBB Pengaturan Waktu Kerja Waktu Kerja Bekerja terus menerus (8 jam/hari) 75 % kerja 50 % kerja 25 % kerja Waktu Istirahat 25 % istirahat 50 % istirahat 75 % istirahat Ringan 30. yaitu banyaknya keringat keluar selama 4 jam. sebagai akibat kombinasi suhu.Menurut Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja No: Kep-51/ MEN/ 1999 tentang Nilai Ambang Batas Faktor Fisika di tempat kerja. suhu basah alami.2 ISBB (0C) Beban Kerja Sedang 26.4 32.0 Sumber : Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja No : Kep-51/ MEN/ 1999.6 31.0 29.7 28. serta berakimatisasi terhadap panas.9 30.4 31.0 30. dan suhu bola dan ditetapkan pengaturan waktu kerja dengan metode ISBB. diperlukan pengukuran-pengukuran suhu Universitas Sumatera Utara . dihubungkan dengan kemampuan berkeringat dari orang standard yaitu seseorang muda dengan tinggi 170 cm dan berat 154 pond. Untuk menentukan indeks tersebut. 4.0 25. Indeks Belding-Hatch. Maka dari itu. efek pendinginan dari penguapan keringat adalah terpenting untuk keseimbangan termis.9 27. kelembaban dan kecepatan gerakan udara serta panas radasi. Belding-Hacth mendasarkan indeksnya atas perbandingan banyaknya keringat yang diperlukan untuk mengimbangi panas dan kapasitas maksimal tubuh untuk berkeringat.

kecepatan aliran udara. produksi panas akibat kegiatan dalam pekerjaan.5 % gejalanya tidak nampak. Temperatut kulit meningkat 4.2. Dehidrasi adalah suatu kehilangan cairan tubuh yang berlebihan yang disebabkan baik oleh penggantian cairan yang tidak cukup maupun karena gangguan kesehatan. terjadinya kelelahan. Dehidrasi.4 Pengaruh Fisiologis Akibat Tekanan Panas Tekanan panas memerlukan upaya tambahan pada anggota tubuh untuk memelihara keseimbangan panas. Secara lebih rinci gangguan kesehatan akibat pemaparan suhu lingkungan panas yang berlebihan dapat dijelaskan sebagai berikut : 1. kelelahan muncul lebih awal dan mulut mulai kering. Suhu inti tubuh pada awalnya turun kemudian meningkat. Pada kondisi demikian pekerja perlu beistiraat pada tempat yang lebih sejuk dan menggunakan bedak dan penghilang keringat. Denyut jantung meningkat 3. Universitas Sumatera Utara . Heat rash. 2. suhu globetermometer. gatal kulit akibat kondisi kulit terus basah. 2. dll. 3. Pada kehilangan caran tubuh < 1. Keadaan seperti biang keringat/ keringat buntat. Menurut Pulat (1992) dalam Tarwaka (2004) bahwa reaksi fisiologis tubuh ( heat strain) oleh karena peningkatan temperatur udara di luar comfort zone adalah sebagai berikut : 1. sering melakukan istirahat curian. Vasodilatasi 2.kering dan basah. Gangguan perilaku dan performansi kerja seperti.

Heat stroke adalah keadaan darurat medis. terjadi bila sistem pengaturan tubuh gagal dan temperatur tubuh meningkat sampai tingkat kritis. Heat exhaustion. Kondisi ini disebabkan oleh kombinasi berbagai faktor. kurang berkeringat (biasanya). kulit panas dan keringat dan temperatur tubuh sangat tinggi. Heat cramps. lemah. dan keterjadiannya sulit diprediksi. Heat stroke. sangat haus. Tanda dan gejala utama dari heat stroke adalah bingung. yang keduanya turut memberi pengaruh terhadap heat stroke. Keadaan ini terjadi apabila tubuh kehilangan terlalu banyak cairan dan atau kehilangan garam. Meningkatnya temperatur metabolik akibat kombinasi beban kerja dan beban panas lingkungan. Gejala mulut kering. Merupakan kejang-kejang otot tubuh (tangan dan kaki) akibat keluarnya keringat yang menyebabkan hilangnya garam natrium dari tubuh yang kemungkinan besar disebabkan karena minum terlalu banyak dengan sedikit garam natrium. perilaku irasional. 5. sawan.4. juga sangat bervariasi dan sulit memprediksinya. Heat syncope atau fainting.2) 7. hilang kesadaran. Universitas Sumatera Utara . dan sangat lelah. Gangguan ini biasanya banyak dialami oleh pekerja yang belum beraklimatisasi terhadap suhu udara panas. 6. Keadaan ini disebabkan karena aliran darah ke otak tidak cukup karena sebagian besar aliran darah dibawa ke permukaan kulit atau perifer yang disebabkan karena pemaparan suhu tinggi.

2. 3. Nadi kerja : adalah selisih antara denyut nadi istirahat dan denyut nadi kerja. Beban kerja ringan : 100 – 200 kilo kalori/jam Beban kerja sedang : >200 – 350 kilo kalori/jam Beba kerja berat : >350 – 500 kilo kalori/jam Universitas Sumatera Utara .2. pembebanan fisik dan lama bekerja usahakan tidak melebihi 50 % dari beban lama bekerja yang sebenarnya.5 Aklimatisasi Aklimatisasi adalah suatu proses adaptasi fisiologis yang ditandai oleh pengeluaran keringat yang meningkat.2. Hari kedua kerja. denyut jantung menurun. Hari pertama masuk kerja. beban kerja dan lama kerja di tambah 10 % (=60 %). Hari ketika kerja dan seterusnya hingga hari ke enam pembebanan fisik dan lama bekerja akan mencapai 100 %. Denyut nadi istirahat : adalah rerata denyut nadi sebelum pekerjaan dimulai 2.8) 2. dan suhu tubuh menurun. Aklimatisasi dapat pula menghilang ketika orang yang bersangkutan tidak masuk kerja selama seminggu berturut-turut. Proses ini biasanya memerlukan waktu 7-10 hari. faktor pembebanan dan lama kerja peru diperhatikan dengan cara sebagai berikut : 1. 3. Untuk menimbulkan aklimatisasi.3 Penilaian Beban Kerja Fisik Menurut Grandjean (1993) dalam Tarwaka (2004) denyut nadi untuk mnegestimasi indeks beban kerja fisik terdiri dari beberapa jenis yaitu : 1. Berdasarkan keputusan Menteri Tenaga Kerja NO : 51 tahun 1999 menetapkan kategori beban kerja menurut kebutuhan kalori sebagai berikut : 1. 2. Denyut nadi kerja : adalah rerata denyut nadi selama bekerja 3.

alat bantu kerja. Tugas-tugas (tasks) yang dilakukan baik yang bersifat fisik seperti. kerja bergilir. intensitas kebisingan. 3. sistem kerja. pelimpahan tugas dan wewenang. sarana informasi termasuk displai dan kontrol. baik faktor eksternal maupun faktor internal. kondisi atau medan kerja. alat dan sarana kerja. sikap kerja. Sedangkan tugas-tugas yang bersifat mental seperti. tanggung jawab terhadap pekerjaan dan lain-lain. vibrasi dan tekanan udara. 2. musik kerja. yang termasuk beban kerja eksternal adalah tugas (task) itu sendiri. sistem pengupahan. beban yang diangkat-angkut. Organisasi kerja yang dapat mempengaruhi beban kerja seperti. mikroklimat (suhu udara ambien. kecepatan rambat udara. suhu radiasi). kompleksitas pekerjaan atau tingkat emosi pekerja. Universitas Sumatera Utara . Ketiga aspek ini sering disebut sebagai stresor antara lain : 1.Faktor yang mempengaruhi beban kerja. Lingkungan kerja yang dapat memberikan tambahan kepada pekerja adalah : Lingkungan kerja fisik seperti . menurut Manuaba (2000) dalam Tarwaka (2004) bahwa secara umum hubungan antara beban kerja dan kapasitas kerja dipengaruhi oleh berbagai faktor yang sangat kompleks. model struktur organisasi. waktu istirahat. kerja malam. cara angkat angkut. tata ruang tempat kerja. Beban kerja oleh faktor Eksternal adalah beban kerja yang berasal dari luar tubuh pekerja. dan lain-lain. lamanya waktu kerja. intensitas penerangan. organisasi dan lingkungan kerja. kelembaban udara. alur kerja dan lainnya. stasiun kerja.

Menurut Astrand (1977) dan Rodahl (1989) dalam Tarwaka (2004) bahwa penilaian beban kerja fisik dapat dilakukan dengan metode secara objektif. pekerja dengan keluarga dan pekerja dengan lingkungan sosial yang berdampak kepada performansi kerja di tempat kerja. Karena itu strain secara subjektif erat dengan harapan keinginan kepuasan dan penilaan subjektif lainnya. kepercayaan. uap logam fume dalam udara dan lain-lain. umur. dan lainlain. status gizi) b. ukuran tubuh. debu. keinginan. Semakin berat badan kerja akan semakin banyak energi yang diperlkan atau dikonsumsi. Secara ringkas faktor internal meliputi : a. kepuasan. hubungan antara pekerja dengan pekerja. Meskipun metode dengan menggunakan asupan oksigen Universitas Sumatera Utara . kondisi kesehatan.). gas-gas pencemar udara. Beban kerja oleh faktor internal adalah yang berasal dari dalam tubuh itu sendiri sebagai akibat adanya reaksi dari beban kerja eksternal. Sedangkan penilaian subjekif dapat dilakukan mealui perubahan reaksi psikologis dan perubahan prilaku. Faktor psikis (motivasi. Faktor somatis (jenis kelamin. Metode pengukuran langsung yaitu dengan mengukur energi yang dikeluarkan (energy expenditure) melalui asupan oksigen selama bekerja. pemilihan dan penempatan tenaga kerja. persepsi.- Lingkunan kerja kimiawi seperti. pekerja dengan atasan. yaitu metode penilaian langsung dan metode tidak langsung. Reaksi tubuh tersebut dikenal sebagai strain. Penilaian secara objektif yaitu melalui perubahan reaksi fisiologis. - Lingkungan kerja psikologis seperti . Berat ringannya strain dapat dinilai baik secara objektif maupun subjektif.

5 – 1. Kemudian Kronz (1996) mengemukakan bahwa denyut jantung adalah suatu alat estimasi laju metabolisme yang baik. kecuali dalam keadaan emosi dan vasodilatasi. konsumsi oksigen.0 38.lebih akurat.5 2.5 38.5 37. Respirasi.0 11 – 20 20 – 31 31 – 43 43 – 56 60 – 100 37. Suhu Tubuh dan Denyut Jantung Kategori Beban Konsumsi Ventilasi Paru Suhu Rektal Denyut Kerja Oksigen (l/mm) Ringan Sedang Berat Sangat Berat Sangat berat sekali 0.0 – 1.0 2. Kesehatan Kerja dan Produktivitas Tarwaka (2004) Universitas Sumatera Utara . namun hanya dapat mengukur waktu untuk waktu kerja yang singkat dan diperlukan peralatan yang cukup mahal. kapasitas ventilasi paru dan suhu tubuh mempunyai hubungan yang linier dengan konsumsi oksigen atau pekerjaan yang dilakukan. Sedangkan metode pengukuran tidak langsung adalah dengan menghitung denyut nadi selama kerja. respirasi.5 – 39.0 >39 (l/mm) (0C) Jantung (denyut/min) 75 – 100 100 – 125 125 – 150 150 – 175 >175 Sumber : Ergonomy untuk Keselamatan.5 – 38. Kategori berat ringannya beban kerja didasarkan pada metabolisme.5 1.5 – 4.5 – 2.0 1.0 – 2. suhu tubuh dan denyut jantung menurut Christensen (1991) dapat dilihat pada : Tabel 2.0 – 38. Lebih lanjut Christensen (1991) dan Grandjean (1993) dalam Tarwaka (2004) menjelaskan behwa salah satu pendekatan untuk mengetahui berat ringannya beban kerja adalah dengan menghitung nadi kerja. Kategori Beban Kerja Berdasarkan Metabolisme.

Hal ini sebagian disebabkan karena tubuh orang yang memiliki berat badan yang berlebih harus bekerja lebih keras untuk membakar kelebihan kalori yang mereka konsumsi.4 Faktor Resiko Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya perubahan tekanan darah terdiri dari faktor resiko yang dapat dihindari dan faktor resiko yang tidak dapat dihindari. Penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah seorang anak lebih mendekati tekanan darah orang tuanya Universitas Sumatera Utara . merokok. Sedangkan faktor resiko yang tidak dapat dihindari antara lain : Faktor genetik. Hal ini kemudian menyebabkan arteriol berkontraksi pada dan menyempit pada lingkar dalamnya. Mereka yang memiliki berat badan berlebihan cenderung memiliki tekanan darah yang lebih tinggi daripada mereka yang kurus. Jika kedua orang tua menyandang tekanan darah tinggi ataupun rendah. Faktor resiko yang dapat dihindari antara lain : obesitas. maka kemungkinan anaknya akan menyandangnya juga. Konsumsi garam yang tinggi selama bertahun-tahun dapat meningkatkan tekanan darah karena meningkatkan kadar sodium dalam sel-sel otot halus pada dinding arteriol. Sebagian lainnya karena mereka cenderung mengkonsumsi garam yang lebih banyak.2) 2. kopi dan alkohol. Kadar sodium yang tinggi ini memudahkan masuknya kalsium ke dalam sel-sel tersebut.Berat ringannya beban kerja yang diterima oleh seorang tenaga kerja dapat digunakan untuk menentukan berapa lama seorang tenaga kerja dapat melakukan aktivitas pekerjaannya sesuai dengan kemampuan atau kapasitas kerja yang bersangkutan. konsumsi garam berlebih.

5 Kerangka Konsep TKBM Karakteristik Tenaga Kerja Bongkar Muat o Umur o Pendidikan o Lama Kerja o Status Gizi Tekanan Darah Pekerja Sebelum Bekerja Beban Kerja Tekanan Panas Tekanan Darah Pekerja Sesudah Bekerja Universitas Sumatera Utara .4) 2. Hal ini menunjukkan bahwa gen yang diturunkan.dibandingkan dengan anak adopsi. dan bukan hanya faktor lingkungan yang berperan besar dalam menentukan tekanan darah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful