REPUBLIK INDONESIA

DOKUMEN PENGADAAN

PENGADAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI

METODA PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI

LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

D O K UM E N P E N GA DA A N
Nomor : 0000/DOK.LELANG/00000 -00000/VII/2012 00 Juli 2012

Tanggal :

Untuk Pengadaan Jasa Konstruksi Pekerjaan Pembangunan Gedung Pusat Jantung Terpadu Tahap-I RSUD Dr. Wahidin Sudirohusodo Tahun Anggaran 2012

Kelompok Kerja ………………………..

BAB I. UMUM
A. Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. B. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai berikut: - Pekerjaan Konstruksi : seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya; - HPS : Harga Perkiraan Sendiri; - HEA : Harga Evaluasi Akhir; - Kemitraan/ Kerja Sama Operasi (KSO) : kerja sama usaha antar penyedia yang masing-masing pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis; - LDP : Lembar Data Pemilihan; - LDK : Lembar Data Kualifikasi; - Pokja ULP : Kelompok Kerja ULP yang berfungsi untuk melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa; - PPK : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan; - SPPBJ : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa; - SPMK : Surat Perintah Mulai Kerja - TKDN : Tingkat Komponen Dalam Negeri. C. Pelelangan Umum / Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. D. Pelelangan Umum/Pemilihan Langsung ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha atau kemitraan/KSO serta perorangan.

Paket Pekerjaan Nama paket pekerjaan : Pembangunan Gedung Pusat Jantung Terpadu Tahap-I Lingkup pekerjaan : Pembangunan Gedung bertingkat banyak (9+1 basemant) untuk Pekerjaan Struktur menggunakan sistem struktur beton Non Konvensional Nilai total HPS : Rp 28.(Dua Puluh Delapan Milyar Enam ratus juta rupiah) Sumber pendanaan 2.Arsitektur.Elektrikal. Instalasi listrik gedung dan Bidang/Sub bidang : . 5719303 SATUAN KERJA PENGEMBANGAN KAWASAN PERMUKIMAN STRATEGIS PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 000/000/POKJA-PKPS/VII/2012 Pokja II Direktorat Pengembangan Permukiman Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Tahun Anggaran 2011 pada Satker Pengembangan Kawasan Permukiman Strategis akan Umum Langsung dengan melaksanakan Pelelangan pascakualifikasi untuk paket pekerjaan konstruksi sebagai berikut : 1.BAB II. Perumahan Multi Hunian.000. PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM/PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI KEMENTERIAN PEKERJAAN DIREKTORAT JENDERAL CIPTA UMUM KARYA Jalan Cipaku V No. Persyaratan Peserta Jenis Usaha : APBN Tahun Anggaran 2012 : Jasa Pemborongan Struktur bangunan akan menggunakan Sistem Beton Non Konvensional.Mekanikal . Telp.600. (021) 5723693 Fax. Perpipaan air dalam bangunan termasuk perawatannya (23002) . Termasuk perawatannya (21002) Bangunan – bangunan Non Perumahan lainnya.000. . termasuk perawatannya (21005) ..1 Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

d.. Pemasukan Dokumen Penawaran d. .com Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian. Bangunan – bangunan Non Perumahan lainnya.00 WIB s.d. Hari/Tanggal Waktu 00. 7. Jl…… Website : www.d.00 WIB s.lpse. termasuk perawatannya (21005) 3. Pendaftaran Pengadaan dapat diwakilkan dengan membawa surat tugas dari direktur utama/pimpinan perusahaan/kepala cabang dan kartu pengenal. Pelaksanaan Pengadaan Tempat dan alamat : Kantor Satuan Kerja……………………….d.30 WIB s. 13. Pemberian Penjelasan c. selesai 5. Dokumen Pengadaan dapat diambil dalam bentuk dan/atau diunduh melalui website : softcopy www.. 23.00 WIB (tanggal 2 Nop. 2011) 13. Jadwal Pelaksanaan Pengadaan No Kegiatan a.rsupwahidin.com 4. selesai s. Masa Sanggah h. Pembukaan Dokumen Penawaran e. Evaluasi Penawaran Pengumuman Pemenang g. Seseorang dilarang mewakili lebih dari 1 (satu) perusahaan dalam mendaftar dan mengambil Dokumen Pengadaan.Kualifikasi pabrik termasuk perawatannya (24010) Perhitungan Kemampuan Dasar (KD) berdasarkan Sub Bidang Arsitektur : Non Kecil untuk Bidang Arsitektur.rsudwahidin. 6.59 WIB 10. Penerbitan SPPBJ f. Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan b.

1 Pelelangan Umum/Pemilihan Langsung penyedia pekerjaan konstruksi ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha. Sumber Dana : Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. bawah Rp. 1. Untuk nilai pekerjaan di (seratus miliar rupiah) maka oleh perusahaan nasional.000.000. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A. 3. Peserta Pelelangan Umum/ Pemilihan Langsung: 3.00 kemitraan/KSO harus diwakili 3. kemitraan/KSO atau peserta perorangan yang memenuhi kualifikasi. 00 Juli 2012 Pokja ……………………. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai kontrak 2. Umum Lingkup pekerjaan : 1.2 1.3 Nama paket dan lingkup pekerjaan sebagaimana tercantum dalam LDP.Unit Layanan Pengadaan Kementerian …………….3 .Tahun Anggaran 2011 ……………………… Ketua BAB III. Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP.2 Dalam hal peserta akan atau sedang melakukan kemitraan/KSO.100. 3.000.1 Pokja ULP mengumumkan kepada para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan konstruksi sebagaimana tercantum dalam LDP. 1. baik dengan perusahaan nasional maupun asing maka peserta harus memiliki Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut.Makassar.

Peserta kemitraan/KSO dilarang untuk Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. b. Gugatan secara perdata. mengubah Larangan Korupsi. Kolusi. 4.3 5. seperti digugurkan dari proses Pelelangan Umum/Pemilihan Langsung atau pembatalan penetapan pemenang. Membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pengadaan ini. Pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. Melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil Pelelangan Umum/Pemilihan Langsung.3. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan : 4. fungsi dan perannya. 4. Seorang anggota Direksi atau Dewan Komisaris suatu . untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pengadaan. c. Berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun.1 antara lain meliputi: a. 5.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tidndakan sebagai berikut : a. Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP kepada PA/KPA. Sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. Larangan Pertentangan Kepentingan: 5. Sanksi administratif. dan/atau peraturan perundang-undangan.1 dikenakan sanksi sebagai berikut : a. sehingga mengurangi/menghambat/memperkecil/ meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain.2 Peserta yang menurut penilaian Pokja ULP terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4. dan/atau d. b. c.2 Peran ganda sebagaimana dimaksud pasal 5.4 4. dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi.

kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Terima Jadi (turn key contract) atau Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi. maupun antara peserta dengan PPK dan/atau anggota Pokja ULP yang antara lain meliputi: a. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Terima Jadi (turn key contract) atau Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi. baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari 50% (lima puluh perseratus) pemegang saham dan/atau salah satu pengurusnya sama.1 adalah keterkaitan hubungan. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri : 6. Pegawai K/L/D/I dilarang diluar tanggungan K/L/D/I. b. c. d. Penyedia yang telah ditunjuk sebagai konsultan pengawas menjadi Penyedia Pekerjaan Konstruksi untuk pekerjaan fisik yang diawasi. tenaga ahli. Penyedia yang telah ditunjuk sebagai konsultan perencana menjadi Penyedia Pekerjaan Konstruksi atau menjadi konsultan pengawas untuk pekerjaan fisik yang direncanakannya. Pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya.Badan Usaha tidak boleh merangkap sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris pada Badan Usaha lainnya yang menjadi peserta pada Pelelangan yang sama. 5. Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai dengan derajat kedua.2 Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi dimungkinkan menggunakan bahan baku. baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta. baik antar peserta. PPK dan/atau anggota Pokja ULP. b. merangkap sebagai anggota Pokja ULP atau pejabat yang berwenang menetapkan pemenang Pelelangan. 6. baik secara horizontal maupun vertikal. dan perangkat lunak .1 Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan di Indonesia oleh tenaga Indonesia (produksi dalam negeri).3 Afiliasi sebagaimana dimaksud pasal 5. menjadi peserta kecuali cuti 5.4 6. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan. c.

Pemilahan atau pembagian komponen harusbenar-benar mencerminkan bagian atau komponen yang telah dapat diproduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih harus diimpor. Penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. Semaksimal mungkin menggunakan jasa pelayanan yang ada di dalam negeri. Komponen berupa bahan baku belum diproduksi di dalam negeri dan/atau spesifikasi teknis bahan baku yang diproduksi didalam negeri belum memenuhi persyaratan.1 Dokumen Pengadaan terdiri dari Dokumen Pemilihan dan . dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia.000.3 Atas penggunaan produksi dalam negeri.. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. 8. seperti jasa asuransi. b. jumlah dan harga yang dilampirkan pada Dokumen Penawaran.yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. d. 7.(lima milyar rupiah) dan TKDN diatas 25% (dua puluh lima perseratus). Peserta diwajibkan membuat daftar Barang yang diimpor yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis. B. 7. Dokumen Pengadaan Isi Dokumen Pengadaan : 8.5. c. pengujian dan lainnya sedapat mungkin dilakukan di dalam negeri. penawaran peserta diberikan preferensi harga. perbankan.000. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan.2 Setiap peserta yang termasuk dalam kemitraan/KSO dilarang menjadi peserta baik secara sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO yang lain pada paket pekerjaan yang sama. Pekerjaan pemasangan. Satu Penawaran Tiap Peserta : 7. ekspedisi. pabrikasi. 6. angkutan. e.000.1 Setiap peserta. dan f. dan pemeliharaan. untuk pekerjaan di atas Rp.

Syarat-Syarat Umum Kontrak. 2) Surat Kuasa. d. Lembar Data Pemilihan. Bentuk Dokumen Lain: 1) SPPBJ. Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pengadaan ini. b. Daftar Kuantitas dan Harga. Tata Cara Evaluasi Kualifikasi. 5) Jaminan Uang Muka. k. 3) Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). c. Pengumuman Pelelangan.4 8. c. e. Bentuk Surat Perjanjian. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini sepenuhnya merupakan risiko peserta. 8. Pokja ULP wajib menanggapi setiap permintaan penjelasan yang diajukan peserta secara tertulis. KAK dan/atau Gambar. Spesifikasi Teknis. g. Umum b. h. d. 6) Jaminan Penawaran. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. 6) Jaminan Pemeliharaan. Pakta Integritas. Petunjuk Pengisian Formulir Isian Kualifikasi. 4) Dokumen Penawaran Teknis. Lembar Data Kualifikasi. 2) SPMK.3 8. i. 5) Formulir Rekapitulasi Perhitungan TKDN. f.5 8. Isi Dokumen Kualifikasi meliputi: a. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. 3) Jaminan Sanggahan Banding.6 9. j.2 Dokumen Pemilihan meliputi : a. Peserta dapat meminta penjelasan secara tertulis mengenai isi DokumenPengadaan kepada Pokja ULP sebelum batas akhir pemasukan penawaran. 8. Instruksi Kepada Peserta. 4) Jaminan Pelaksanaan. e.Dokumen Kualifikasi. Bahasa Dokumen Pengadaan : . Formulir Isian Kualifikasi.

Dalam pemberian penjelasan. Ketentuan dan cara evaluasi berkenaan dengan preferensi harga atas penggunaan produksi dalam negeri. Cara penyampaian Dokumen Penawaran. Perwakilan peserta yang hadir pada saat pemberian penjelasan menunjukkan tanda pengenal dan surat tugas kepada Pokja ULP. Ketidakhadiran peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran. Besaran. Jenis kontrak yang akan digunakan.5 10.1 Pemberian penjelasan dilakukan di tempat dan pada waktu sebagaimana tercantum dalam LDP serta dihadiri oleh peserta yang terdaftar. Pokja ULP dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. dan menunjukkan tanda pengenal kepada Pokja ULP. e. h. i. Kelengkapan yang harus dilampirkan bersama Dokumen Penawaran. Pemberian Penjelasan : 10. Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh 10.6 . dan k. Pokja ULP menjelaskan kepada peserta mengenai: a. f. Ketentuan tentang penyesuaian harga. Metode Pelelangan Umum/Pemilihan Langsung b. d. Pembukaan Dokumen Penawaran. Metode evaluasi. j.3 10. masa berlaku dan penjamin yang dapat mengeluarkan jaminan. Ketentuan dan cara sub kontrak sebagian pekerjaan kepada Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil. Bagi peserta perorangan yang hadir pada saat pemberian penjelasan tidak boleh diwakilkan. Hal-hal yang menggugurkan penawaran.2 10. Apabila dipandang perlu.Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses Pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia. 10.4 10. g. c.

7 terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung. Apabila dalam BAPP sebagaimana dimaksud pada pasal 10.12 Peserta dapat mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pengadaan yang disediakan oleh Pokja ULP atau mengunduhnya melalui website sebagaimana tercantum dalam LDP.peserta. 10. perubahan substansi dokumen. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pengadaan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. 11. Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. Apabila tidak ada satupun peserta yang hadir atau yang bersedia menandatangani BAPP. 10. Perubahan Dokumen Pengadaan : 11. Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pengadaan. maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pengadaan awal. 10. 11. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi Dokumen Pengadaan.1 Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran. 10.11 Peserta diberitahu oleh Pokja ULP untuk mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pengadaan.9 10.7 Pemberian penjelasan mengenai isi Dokumen Pengadaan.10 Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pengadaan. maka BAPP cukup ditandatangani oleh anggota Pokja ULP yang hadir.8 10. jawaban dari Pokja ULP. hasil peninjauan lapangan. serta keterangan lainnya harus dituangkan dalam Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP) yang ditandatangani oleh anggota Pokja ULP dan minimal 1 (satu) wakil dari peserta yang hadir dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan.2 . pertanyaan dari peserta.

3 15.1 Peserta menanggung semua biaya penyiapan dan penyampaian penawaran. Surat penawaran yang didalamnya mencantumkan.11. dalam atas kerugian 14. Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran: Dalam Adendum Dokumen Pengadaan. Bahasa Penawaran : 14. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia.2 Pokja ULP tidak bertanggung jawab apapun yang ditanggung oleh peserta . Pokja ULP dapat memberikan tambahan waktu untuk memasukkan Dokumen Penawaran C. 12. 13. untuk mengambil salinan Peserta dapat mengambil salinan Adendum Dokumen Pengadaan yang disediakan oleh Pokja ULP atau mengunduhnya melalui website sebagaimana tercantum dalam LDP. 3) Bertanda tangan: . 14.2 Penawaran harus menggunakan Bahasa Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. Biaya dalam Penyiapan Penawaran : 13.4 Peserta diberitahu oleh Pokja ULP Adendum Dokumen Pengadaan. 1) Surat penawaran ditujukan pada Pokja ……………………… 2) Nama Paket Pekerjaan. Dokumen Penawaran : Dokumen Penawaran. Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Penyiapan Dokumen Penawaran: 13.3 11. meliputi: 1. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran. 14.1 Semua Dokumen Indonesia.

d) Pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. Jaminan penawaran (Asli diserahkan saat pembukaan dokumen penawaran). min. Sertifikasi Badan Usaha (SBU). 5) Bertanggal. Kualifikasi Bidang Usaha : Arsitektur Perumahan multi hunian. S1 T. (jika bukan pemimpin perusahaan). c) Kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik.S1 Tenaga Pendukung: a. kode : 21002. 2. bahan dan alat 5. min. 6) Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. 4. e. Surat kuasa. termasuk perawatannya. 9. Project Manager (1 org/lokasi). min. S1 T. yang dikuasakan namanya harus tercantum dalam akte pendirian perusahaan . T. 3. S1 T. Tenaga Ahli K3 (1 Org/lokasi) Min. Site Manager ( 1 org/Lokasi). Bangunan – bangunan Non Perumahan lainnya. Sipil. d. Quantity Surveyor (2 org/lokasi). Daftar personil min. 6. Pelaksana Arsitektur 1 (satu) orang. Surat pernyataan tidak akan menuntut. Sipil. . termasuk perawatannya kode :23002. Dalam melaksanakan kemitraan mempunyai perjanjian kerja sama operasi yang memuat persentase kemitraan (disahkan oleh Notaris) 7. atau 4) Masa berlaku penawaran. 2. Elektrikal Instalasi listrik gedung dan pabrik termasuk perawatannya Kode : 24010. (contoh terlampir). b) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. Sipil/Arsitek c.terdiri dari : Tenaga Inti: a. Quality control (1 org/Lokasi). Mekanikal Perpipaan air dalam bangunan. Dokumen Teknis 1. Jadual waktu pelaksanaan 150 (seratus lima puluh) hari kalender .a) Direktur utama/pimpinan perusahaan. 8. b.Daftar Harga satuan dasar upah.Analisa Harga Satuan pekerjaan. pendidikan min D III . Memiliki sertifikat SMK 3 dari Menakertrans atau OHSAS 10. Memiliki ISO 9001. min. Daftar kuantitas dan harga. termasuk perawatannya (21005). Sipil/Arsitek. dilengkapi : .

Tenaga Inti harus mempunyai : Sertifikasi keahlian (SKA/SKT) dari organisasi profesi sesuai bidang keahliannya. 4. c. Projek Manager : 1. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda Quantity Surveyor 1. atau. 2. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. pendidikan min D III Sipil/Geodesi. atau. atau. 4. Pelaksana K3 1 (satu) orang/lokasi. atau. Pelaksana Pengukuran 1 (satu) orang/Lokasi. 3. Bersertifikat tenaga ahli pengawasan konstruksi pracetak bangunan gedung dan. pendidikan min D III Sipil. b. Site Manager : 1. (di Up-load dari scan SKA/SKT asli) . Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. 3. 2. b. Sub Bidang Klasfikasi K3 Konstruksi Kualifikasi Ahli Muda c.Arsitektur. atau : 2. atau. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. 3. atau. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Madya. pendidikan min D III bersertifikat K3. d. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. Pelaksana Struktur 1 (satu) orang/Lokasi. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda Quality Control 1. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. atau. e. 2. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Madya. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Madya. d. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. sebagai berikut : Tenaga Inti : a. atau 3. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda Tenaga Ahli K3 1. Sub Bidang Klasfikasi Quantity Surveyor Kualifikasi Ahli Muda.

harus melampirkan : a. serta melampirkan foto copy Ijazah. mempunyai pengalaman pekerjaan pada gedung bertingkat minimum selama 2 tahun yang disertai dengan referensi dari Pengguna jasa. . Mobil Crane (2 unit) atau Tower Crane (1 unit) b. untuk sewa dan dukungan dilengkapi dengan bukti kepemilikan alat tersebut di atas dari perusahaan yang menyewakan atau yang mendukung.Curriculum Vitae. Mobil Pickup (2 Unit ) j. Mobil tronton (2 Unit ) Peralatan dilengkapi dengan bukti kepemilikan berupa kwitansi pembelian. melampirkan foto copy Ijazah dan KTP. Vibrator (6 unit ) d. dan Sertifikasi keahlian (SKA/SKT) dari organisasi profesi sesuai bidang keahliannya (di Up-load dari scan SKA/SKT asli) Tenaga Pendukung harus mempunyai : . Theodolite (1 unit ) f. KTP. Molen (3 unit ) c. ditanda tangani oleh yang bersangutan. serta melampirkan foto copy Ijazah dan KTP. Bukti aplikasi dan pengalaman penerapan system pracetak dalam pelaksanaan bangunan gedung 4.Khusus untuk personil inti melampirkan Curriculum Vitae. ditanda tangani oleh yang bersangkutan . Penggunaan System Non konvensional / pracetak. sekurang-kurangnya sembilan lantai b. dan CV. atau surat perjanjian pembelian/sewa/Dukungan. ditanda tangani oleh yang bersangkutan.Khusus untuk Tenaga Pendukung K3 harus mempunyai: Curriculum Vitae. Daftar peralatan minimum yang harus disediakan : a. Mobile Mixer (3 unit ) i. . serta melampirkan sertifikat K3 3. Genset (1 unit/lokasi) e. dan CV. Sertifikasi pracetak dari Pusat Litbang Permukiman Kementerian PU. dan CV. Lift barang (1 unit ) g. Ready Mixer h.

04/PRT/M/2009 tentang Sistem manajemen 6. yang meliputi tipetipe komponen (tabulasi jenis komponen). Gambar Sistem Join Pracetak yang digunakan (balok. Perubahan gambar struktur dari konvensional ke Non Konvensional / pracetak (gambar denah dan dimensi struktur tetap) harus dilengkapi dengan perhitungan struktur yang disahkan oleh pemegang SIBP Tenaga Ahli Struktur yang disetujui oleh inventor serta surat keterangan pertanggungjawaban oleh pemimpin perusahaan terhadap perubahan struktur tersebut. Metode kerja/pelaksanaan System Pracetak dengan lengkap yang meliputi : a). Dokumen Rencana Mutu Kontrak (RMK) (mengacu pada Permen PU No. dilampirkan bukti kontrak dan/atau surat keterangan / referensi dari pengguna jasa serta foto dokumentasi Jika tidak memiliki butir a dan b maka dapat dilakukan kerjasama dengan perusahaan pemegang lisensi system pracetak. kolom dan plat) b. Memenuhi persyaratan subtantif yang ditetapkan dalam dokumen lelang b). 9. yang disahkan oleh Notaris. . Komponenisasi untuk memenuhi desain. Menggambarkan pemahaman penawar untuk menyelesaikan pekerjaan dari awal sampai akhir dan secara teknis dapat dipertanggung jawabkan Dokumen pra rencana K3 (mengacu pada Permen PU No. 8. Mutu bahan yang digunakan. c. 5. Gambar struktur pracetak yang diajukan harus jelas mencantumkan: a. 7. bertingkat (luas gedung minimal 1000 m2).c. perhitungan harus sudah memperhitungkan parameter-parameter perencanaan tahan gempa yang khusus berlaku untuk system tersebut. dengan melampirkan surat dukungan atau kerja sama operasi dengan lampirkan keterangan seperti poin a dan b . 09/PRT/M/2008 tentang pedoman sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) konstruksi bidang pekerjaan umum).

Biaya overhead dan keuntungan serta semua pajak. peserta mencantumkan harga satuan dan harga total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Daftar Kuantitas dan Harga. 16. 16. 16. peserta mencantumkan harga satuan untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Daftar Kuantitas dan Harga. Harga Penawaran : 16. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka pekerjaan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan.2 Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum. Asuransi Konstruksi All Risk) yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan konstruksi ini diperhitungkan dalam total harga penawaran. apabila dipersyaratkan). Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 18. Dukumen isian kualifikasi disampaikan bersamaan dengan dokumen penawaran (format data kualifikasi terlampir). Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran : 17.1 Harga penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf. ditulis diberlakukan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. bea.4 17.mutu Departemen Pekerjaan Umum. peralatan K3 dan pungutan lain serta biaya asuransi (asuransi Tenaga Kerja. Untuk kontrak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 Penyesuaian harga dapat (dua belas) bulan. (Untuk kontrak lump sum.3 16. retribusi. 10.2 Pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak.1 Semua harga dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam LDP.1 Masa berlaku penawaran sebagaimana tercantum . 17. 18.

Kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik.lpse.1 Peserta berkewajiban untuk mengisi dan Pakta Integritas dan Formulir Isian Kualifikasi. Peserta dapat: a.dalam LDP. d. b. .2 melengkapi Pakta Integritas dan Formulir Isian Kualifikasi ditandatangani oleh: a. 20. menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi. Pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. 18. 21.2 Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. sebelum akhir masa berlakunya penawaran.3 18. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran. b.4 19.rsupwahidin. Bentuk Dokumen Penawaran Dokumen Penawaran disampaikan berupa Soft copy dalam format PDF diupload melalui website www. Pakta Integritas 20.com 20. 18. Direktur utama/pimpinan perusahaan. Pengisian Dokumen Isian Kualifikasi 21. korupsi. dan nepotisme (KKN) dalam pengadaan pekerjaan konstruksi. Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu.1 Pakta Integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya kolusi. c. Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya.2 Pakta Integritas dimasukkan dalam Dokumen Isian Kualifikasi dan menjadi bagian Dokumen Penawaran. 21.

Jaminan Penawaran 22. f. Jaminan Penawaran dari peserta yang tidak ditetapkan sebagai pemenang lelang akan dikembalikan setelah pengumuman pemenang lelang. b. d. Jaminan Penawaran akan disita apabila: a.22.1 Peserta menyerahkan Jaminan Penawaran dalam mata uang penawaran sebagaimana tercantum dalam LDP.2 Jaminan Penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut : a. e. i.5 . Paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang dilelangkan. Peserta terlibat KKN. Nama ULP yang menerima Jaminan Penawaran sama dengan nama ULP yang mengadakan pelelangan. Nama peserta sama dengan nama yang tercantum dalam Jaminan Penawaran. Jaminan Penawaran harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai Jaminan dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja. Jaminan Penawaran atas nama perusahaan kemitraan (Kerja Sama Operasi/KSO) harus ditulis atas nama perusahaan kemitraan/KSO. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan. setelah surat pernyataan wanprestasi dari ULP diterima oleh Penerbit Jaminan. Jaminan Penawaran dimulai sejak tanggal terakhir pemasukan penawaran dan masa berlakunya tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. Jaminan Penawaran dari pemenang lelang akan dikembalikan setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan.3 22. g. Besaran nilai Jaminan Penawaran tidak kurang dari nilai nominal sebagaimana tercantum dalam LD. D iterbitkan oleh Bank Umum. Besaran nilai Jaminan Penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf. h. b. 22.4 22. Calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 tidak bersedia menambah nilai Jaminan Pelaksanaan dalam hal harga penawarannya di bawah 22. c.

rsupwahidin.rsupwahidin. Penyampulan dan Penandaan Sampul Penawaran 23. sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. mengganti.lpse. Penyampaian Dokumen Penawaran 24.rsupwahidin.5 menambah .2 Peserta hanya dapat menyampaikan Dokumen Penawaran melalui Sistem Full Eprocurement RSUP Wahidin Sudirohosodo (www.com) dengan ketentuan sudah diterima Pokja ULP sebelum batas akhir pemasukan penawaran serta segala risiko keterlambatan dan kerusakan dokumen menjadi risiko peserta. 23. klik tombol ―pemasukan penawaran‖ untuk upload dokumen Penawaran Biaya (rincian).4 24.lpse. Peserta dapat mengirim. tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau verifikasi kualifikasi dengan alasan yang tidak dapat diterima.1 Penyampulan Dokumen Penawaran menggunakan metode 1 (satu) sampul. Pemasukan Dokumen Penawaran 23. teknis dan dokumen kualifikasi.lpse. Peserta menyampaikan penawaran kepada Pokja ULP dengan file penawaran terenkripsi dengan program WinZip/WinRar melalui sistem full Eprocurement RSUP Wahidin Sudirohosodo (www. atau dan 24.com) Peserta boleh menarik. D. klik tombol ―pemasukan admtek‖ untuk upload dokumen administrasi.com) 24. mengubah menambah dokumen penawarannya. Sampul II berisi Usulan Biaya. Calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri atau gagal tanda tangan kontrak.1 Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP sesuai jadwal sebagaimana tercantum dalam LDP. mengganti. melalui Sistem Full Eprocurement RSUP Wahidin Sudirohosodo (www. atau d. c.80% HPS.2 dengan Sampul I berisi dokumen Administrasi.3 24. Teknis dan dokumen Kualifikasi. 23.3 24. Calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 setelah dilakukan evaluasi.

Pokja ULP membuka Dokumen Penawaran dihadapan para peserta. E. hanya ada 1 (satu) atau tidak ada peserta sebagai saksi. 26. Pembukaan Penawaran 27.Dokumen secara berulang (lebih dari satu kali ) sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran dengan menghapus (Delete) file yang telah dikirim sebelumnya 25. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran : Penawaran harus disampaikan kepada atau harus sudah diterima oleh Pokja ULP paling lambat di tempat dan pada waktu sebagaimana tercantum dalam LDP 26. Apabila setelah ditunda selama 2 (dua) jam.2 Dokumen penawaran yang rusak akibat kesalahan pengiriman oleh penyedia jasa. 27.2 Perwakilan peserta yang hadir pada saat pembukaan Dokumen Penawaran menunjukkan tanda pengenal dan surat tugas kepada Pokja ULP. maka pembukaan Dokumen Penawaran tetap dilanjutkan dengan menunjuk saksi tambahan di luar Pokja ULP yang ditunjuk oleh Pokja ULP.4 27.6 Pokja ULP meneliti Dokumen Penawaran dan menghitung . Apabila tidak ada peserta atau hanya ada 1 (satu) peserta sebagai saksi. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 27. yang mengakibatkan dokumen tersebut tidak dapat dievaluasi oleh Pokja ULP maka dokumen tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat.5 27.3 27. Penawaran Terlambat 26.1 Dokumen Penawaran dibuka dihadapan peserta pada waktu dan tempat sebagaimana tercantum dalam LDP yang dihadiri paling kurang 2 (dua) peserta sebagai saksi. melalui internet 27.1 Dokumen penawaran yang disampaikan setelah batas akhir waktu penyampaian penawaran ditolak oleh sistem full eprocurement . maka Pokja ULP menunda pembukaan Dokumen Penawaran selama 2 (dua) jam.

12 Dalam hal terjadi penundaan waktu pembukaan penawaran.7 27. 27. maka penyebab penundaan tersebut harus dimuat dengan . e. Pokja ULP membuka Dokumen Penawaran dihadapan peserta dan dijadikan lampiran Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran.jumlah Dokumen Penawaran yang dihadapan peserta. Pokja ULP memeriksa dan menunjukkan dihadapan para peserta mengenai kelengkapan Dokumen Penawaran yang meliputi: a. Surat perjanjian kemitraan/kerja sama operasi apabila ada). Daftar kuantitas dan harga (apabila ada). 27.10 Pokja ULP tidak boleh menggugurkan penawaran pada waktu pembukaan penawaran kecuali untuk yang terlambat memasukkan penawaran. 27. Jumlah Dokumen Penawaran yang masuk. Jumlah Dokumen Penawaran yang lengkap dan tidak lengkap. Keterangan lain yang dianggap perlu. dan f. b. Surat penawaran yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan harga penawaran.11 Pokja ULP membuat Berita Acara Pembukaan Penawaran yang paling sedikit memuat : a. d. h. Kelainan-kelainan yang dijumpai dalam Dokumen Penawaran (apabila ada). Dokumen penawaran teknis. dan i. Dokumen isian kualifikasi. Surat kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan).9 27. Dokumen lain yang dipersyaratkan.8 masuk melalui internet Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka pelelangan dinyatakan gagal. Tanda tangan anggota Pokja ULP dan wakil peserta yang hadir atau saksi yang ditunjuk oleh Pokja ULP bila tidak ada saksi dari peserta. f. e. Tanggal pembuatan Berita Acara. b. d. 27. c. c. Jaminan Penawaran asli.

28. b. untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum dilakukan koreksi aritmatik dengan ketentuan: a. maka dilakukan pembetulan.13 Setelah dibacakan dengan jelas. Koreksi aritmatik untuk penawaran kontrak lump sum yang melampirkan daftar kuantitas dan harga hanya dilakukan untuk menyesuaikan volume pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga dengan yang tercantum dalam Dokumen pengadaan tanpa mengubah nilai penawaran.1 Evaluasi penawaran dilakukan dengan sistem gugur. 27. Evaluasi Penawaran 28.15 Salinan Berita Acara dibagikan kepada peserta yang hadir tanpa dilampiri Dokumen Penawaran dan Pokja ULP dapat mengunggah salinan tersebut melalui website sebagaimana tercantum dalam LDP yang dapat diunduh oleh peserta 28. Berdasarkan hasil koreksi aritmatik Pokja ULP menyusun urutan dari penawaran terendah. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. Jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan harga satuan pada daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong. 27.3 28. Berita Acara ditandatangani oleh anggota Pokja ULP yang hadir dan 2 (dua) orang saksi.5 28. Penawaran setelah koreksi aritmatik yang melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur. Volume pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan.4 28.6 . Apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga satuan pekerjaan.jelas dalam Berita Acara. dan c.2 Sebelum evaluasi penawaran. Hasil koreksi aritmatik untuk penawaran kontrak harga satuan dapat mengubah nilai penawaran sehingga urutan peringkat dapat menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari urutan peringkat semula.14 Berita Acara dilampiri Dokumen Penawaran. 27. Hasil koreksi aritmatik diumumkan melalui website sebagaimana 28.

Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. mengurangi. evaluasi administrasi. kualitas dan hasil/kinerja pekerjaan. 28. dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. Para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi.8 28. Pokja ULP dilarang menambah. dan c. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan. tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. c. b. evaluasi harga. mengganti.tercantum dalam LDP.7 Pelaksanaan evaluasi dengan sistem gugur dilakukan oleh Pokja ULP untuk mendapatkan 3 (tiga) penawaran yang memenuhi syarat yang dimulai dengan penawaran terendah setelah koreksi aritmatik. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat. d. evaluasi teknis. dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. b. 28. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pengadaan ini. penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pengadaan ini yang mempengaruhi lingkup.10 Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut: a. syarat-syarat. 28. maka: 1) Peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam . Apabila setelah koreksi aritmatik terdapat kurang dari 3 (tiga) penawar yang menawar harga kurang dari HPS maka proses lelang tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penawaran. Pokja ULP dan/atau PPK. dan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini. f. mengurangi. e. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta.9 Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a.

bila : a. Surat penawaran tidak ditujukan pada Pokja …………. Surat penawaran tidak memenuhi syarat. Akte Perubahan (bila ada)di upload sesuai aslinya) Surat Kuasa (jika bukan pemimpin perusahaan ). apabila : 1) Surat penawaran . Surat penawaran tidak mencantumkan nama paket pekerjaan dan/atau salah mencantumkan nama paket pekerjaan. c. dan Apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka 2). Evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. (di Up-load dari scan surat penawaran asli. b. Tidak ditandatangani oleh pemberi dan penerima kuasa (di Up-load dari scan surat kuasa asli) 2). Penerima kuasa bukan orang yang tercantum dalam akte pendirian perusahaan atau Akte perubahannya. maka pelelangan dinyatakan gagal 28. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam LDP (150) hari kalender. Penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. Proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). Surat kuasa tidak memenuhi syarat. atau pejabat yang menurut perjanjian kerjasama adalah yang berhak mewakili perusahaan yang bekerjasama.2) 3) Daftar Hitam. bila : a. atau kepala cabang Perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. d. b. Tidak bertanggal f. Masa berlaku penawaran kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP (90 hari kalender) e.11 Evaluasi Administrasi: a. . Tidak ditandatangani oleh Direktur Utama atau penerima kuasa dari Direktur Utama yang nama penerima kuasanya tercantum dalam Akte pendirian atau perubahannya. b.

b. bila : a.000. Substansi dan keabsahan/keaslian Jaminan Penawaran telah dikonfirmasi dan diklarifikasi secara tertulis oleh Pokja ULP kepada penerbit jaminan. . j. Daftar Kuantitas dan harga meliputi : . i. Nama peserta tidak sama dengan nama yang tercantum dalam jaminan Penawaran d. 5). 572. Paket pekerjaan yang dijamin tidak sama dengan paket pekerjaan yang dilelang. Jaminan Penawaran atas nama perusahaan kemitraan (Kerja Sama Operasi/KSO) tidak ditulis atas nama perusahaan kemitraan/KSO. Jaminan penawaran tidak memenuhi syarat. bahan dan alat Daftar Kuantitas dan harga tidak memenuhi syarat. Nama Pokja ULP yang menerima Jaminan Penawaran tidak sama dengan nama Pokja ULP yang mengadakan pelelangan h. Tidak dimulai sejak tanggal terakhir pemasukan penawaran dan berlakunya jaminan penawaran kurang dari jangka waktu yang ditetapkan dalam LDP (104 hari kalender ) c. Nilai jaminan penawaran kurang dari yang ditetapkan dalam LDP.3). g. e. (di Up-load dari scan dari daftar kuantitas dan harga asli) Surat pernyataan tidak akan menuntut . Besaran nilai jaminan penawaran tidak dicantumkan dalam angka dan huruf. Jaminan Penawaran tidak dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai Jaminan dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja. setelah surat pernyataan wanprestasi dari Pokja ULP diterima oleh Penerbit Jaminan. Tidak diterbitkan oleh Bank Umum ( tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat) atau oleh perusahaan Asuransi yang mempunyai program Asuransi kerugian (Surety Bond). (di Up-load dari scan jaminan penawaran asli) dan Jaminan penawaran yang asli wajib diterima Pokja ULP selambat-lambatnya pada saat pembukaan penawaran. Surat jaminan penawaran.-) f. Besaran nilai jaminan penawaran kurang dari nilai sebagai mana tercantum dalam LDP (Rp. 4).Analisa Harga Satuan pekerjaan . bila tidak ada . k.000.Daftar Harga satuan dasar upah.

Apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. Apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. maka pelelangan dinyatakan gagal. Isi perjanjian KSO tidak memuat presentase kemitraan c. bila tidak ada. ISO. Sertifikasi Badan Usaha (SBU). Tidak ada dan/atau tidak berlaku (di Up-load dari scan ISO 9001 asli). Mekanikal Perpipaan air dalam bangunan. c. termasuk perawatannya kode :23002. f. 9001 tidak memenuhi syarat bila : a. Peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. Surat perjanjian kerjasama operasi tidak memenuhi syarat.Surat pernyataan tidak memenuhi syarat. e. Tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan: Kualifikasi Bidang Usaha : Arsitektur Perumahan multi hunian. (di Up-load dari scan surat perjanjian KSO asli) Sertifikat Badan Usaha (SBU). . maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis. 9). d. Tidak disahkan oleh notaris. Elektrikal Instalasi listrik gedung dan pabrik termasuk perawatannya Kode : 24010. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. (di Up-load dari scan SBU asli) 8). Tidak ada dan/atau tidak berlaku (di Up-load dari scan asli). termasuk perawatannya. termasuk perawatannya (21005). Sertifikat SMK 3 dari Menakertrans atau OHSAS tidak memenuhi syarat bila : a. Tidak ditandatangani oleh orang yang berhak berdasarkan perjanjian KSO b. Surat perjanjian kerja sama operasi (bila ada). (di Up-load dari scan surat pernyataan asli) 6). kode : 21002 Bangunan – bangunan Non Perumahan lainnya. 7). bila : a. SBU tidak memenuhi syarat bila : a. SBU tidak ada b.

atau. Quality Control 1. Jadual waktu pelaksanaan. Bersertifikat tenaga ahli pengawasan konstruksi pracetak bangunan gedung dan. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. Projek Manager : 1. Sub Bidang Klasifikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Madya. 3. Jumlah personil inti yang disyaratkan tidak dipenuhi 2. bila : 1. Sub Bidang Klasifikasi Quantity Surveyor Kualifikasi Ahli Muda 2. 4. Jadwal waktu pelaksanaan tidak memenuhi syarat. b.12 Evaluasi Teknis: a. atau. atau. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda c. 2. Quantity Surveyor 1. atau. bila : Waktu pelaksanaan lebih dari 150 hari kalender (di Up-load dari dokumen penawaran asli) 3). Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Madya. atau. Sub Bidang Klasifikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. Daftar personil . Tidak mempunyai sertifikat keahlian ( SKA/SKT) sebagai berikut : a. 2. 2). b. Sub Bidang Klasifikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda.28. 3. . Tenaga Inti : Tenaga Inti tidak memenuhi syarat. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Madya. Unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan. Evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur dengan ketentuan: 1) Pokja ULP menilai persyaratan teknis minimal yang harus dipenuhi dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam LDP.

Sub Bidang Klasifikasi K3 Konstruksi Kualifikasi Ahli Mudah 3. Tidak dilengkapi dengan bukti kepemilikan berupa . Site Manager : 1. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda d. Tidak melampirkan Curriculum Vitae. atau. dan CV. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. Daftar Peralatan Daftar peralatan tidak memenuhi syarat. (di Up-load dan di scan dari dokumen penawaran asli 4). dan Sertifikasi keahlian (SKA/SKT) dari organisasi profesi sesuai bidang keahliannya (di Up-load dari scan SKA/SKT asli) Tenaga Pendukung: Tenaga Pendukung tidak memenuhi syarat. 3. 2. tidak melampirkan foto copy Ijazah dan KTP. 2. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda e.3. serta tidak melampirkan foto copy Ijazah dan KTP. tidak ditanda tangani oleh yang bersangkutan. bila : 1. dan CV. serta tidak tidak melampirkan sertifikat K3. Jumlah minimal yang disyaratkan tidak dipenuhi b. serta tidak melampirkan foto copy Ijazah. Khusus untuk tenaga pendukung K3 tidak memenuhi syarat bila tidak melampirkan Curriculum Vitae. atau.tidak ditanda tangani oleh yang bersangutan. 3. atau. tidak mempunyai pengalaman pekerjaan pada gedung bertingkat minimum selama 2 tahun yang disertai dengan referensi dari Pengguna jasa. 4. KTP. tidak ditanda tangani oleh yang bersangkutan. dan CV. Jumlah personil pendukung yang disyaratkan tidak dipenuhi. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. Sub Bidang Klasifikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. bila : a. Tenaga Ahli K3 1. Tidak melampirkan Curriculum Vitae.

untuk sewa dan dukungan tidak memenuhi syarat bila tidak dilengkapi dengan bukti kepemilikan alat dari perusahaan yang menyewakan atau yang mendukung. Surat Dukungan dari perusahaan pemegang lisensi sistim pra cetak (bila ada). atau surat perjanjian pembelian/sewa/Dukungan.bila : .kwitansi pembelian. (di Up-load dari dokumen penawaran asli) c. (di Up-load dari dokumen penawaran asli dan bila sewa MOU di scan dari dokumen asli) 5). perhitungan harus sudah memperhitungkan parameter-parameter perencanaan tahan gempa yang khusus berlaku untuk system tersebut. bila tidak ada dan tidak dilampirkan bukti kontrak dan referensi dari pengguna jasa serta dokumentasi foto. Perubahan gambar struktur dari konvensional ke pracetak (gambar denah dan dimensi struktur tetap) harus dilengkapi dengan perhitungan struktur yang disahkan oleh pemegang SIBP Tenaga Ahli Struktur yang disetujui oleh inventor serta surat keterangan pertanggungjawaban oleh pemimpin perusahaan terhadap perubahan struktur tersebut. Tidak memenuhi syarat. Sertifikasi pracetak dari Pusat Litbang Permukiman Kementrian PU tidak memenuhi syarat bila tidak ada dan/atau bila tidak sama/sesuai dengan system yang ditawarkan (di Up-load dari scan sertifikat pracetak asli) b. tidak memenuhi syarat bila tidak ada. Penggunaan System pracetak. Aplikasi terhadap system pracetak dalam pelaksanaan bangunan gedung bertingkat (daftar pekerjaan pembangunan gedung yang telah dikerjakan dengan system pracetak. sekurangkurangnya luas gedung minimal 1000 m2). Penggunaan System pracetak tidak memenuhi syarat bila : a. 6). tidak memenuhi syarat. tidak disahkan oleh Notaris).

a.b dan c di Up-load dari dokumen penawaran asli) 8). bila : a. yang meliputi tipe-tipe komponen. bila tidak lengkap dan tidak ada dan tidak sama dengan jumlah dalam gambar dan BOQ penawaran. c. 09/PRT/M/2008 . Metode pelaksanaan Tidak memenuhi syarat. bila tidak ada dan mutu bahan yang dicantumkan tidak sesuai (lebih rendah) dari analisa perhitungan struktur (butir a. Gambar sistim join pracetak yang digunakan (balok. Komponenisasi untuk memenuhi desain. Gambar struktur pracetak yang diajukan harus jelas mencantumkan .a. Tidak disahkan atau ditandatangani oleh penanggung jawab penghitung struktur ( yang mempunyai SIBP) dan inventor. Tidak ada surat keterangan pertanggung jawaban oleh pemimpin perusahaan Gambar Denah dan dimensi Struktur berubah (butir a dan b di Up-load dari dokumen penawaran asli) 7). c. Tidak menggambarkan penguasaan penawar untuk menyelesaikan pekerjaan c. Tidak memenuhi syarat. bila : Tidak berisi tentang dokumen pra rencana K3 (mengacu pada Permen PU No. bila tidak lengkap dan tidak ada b. b. Tidak memenuhi persyaratan subtantif yang ditetapkan dalam dokumen lelang b.kolom dan plat) Tidak memenuhi syarat. Dokumen pra rencana K 3 Tidak memenuhi syarat. Tahapan dan cara pelaksanaan yang menggambarkan pelaksanaan pekerjaaan dari awal sampai akhir tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis (di Up-load dari dokumen penawaran asli) 9). Tidak memenuhi syarat. Mutu bahan yang digunakan.

28.tentang pedoman sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) konstruksi bidang pekerjaan umum). Apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan. (di Up-load dari dokumen penawaran asli) c d Pokja ULP dapat meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sebagaimana tercantum dalam LDP. Dalam klarifikasi peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran. bila : Tidak berisikan dokumen rencana mutu kontrak (RMK) (mengacu pada Permen PU No. Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting. Apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 3 (tiga). Peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan ke tahap evaluasi harga. f. Dokumen Rencana Mutu Kontrak (RMK) Tidak memenuhi syarat.13 Evaluasi Harga: a. 04/PRT/M/2009 tentang Sistem manajemen mutu Departemen Pekerjaan Umum. g. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi harga. dengan ketentuan: 1) Total harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibandingkan terhadap nilai total HPS: a) Apabila total harga penawaran atau penawaran terkoreksi melebihi nilai total HPS. Pokja ULP melakukan klarifikasi dengan peserta. (di Up-load dari dokumen penawaran asli) 10). Hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran. Apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan gagal. dan b) Apabila semua harga penawaran atau . e. dinyatakan gugur.

b) apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas.harus bersedia untuk menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti harga tidak wajar akibat . maka nilai yang diakui adalah nilaidalam tulisan angka. atau c) apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. maka penawarannya digugurkan dan Jaminan Penawaran disita untuk negara serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. Harga satuan penawaran tersebut dinyatakan timpang dan hanya berlaku untuk volume sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga. pelelangan dinyatakan gagal. Mata pembayaran yang harga satuannya nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan. 2) klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dibawah 80% (delapan puluh perseratus) HPS dengan ketentuan: a) Apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai pemenang lelang. dan b) Apabila peserta yang bersangkutan tidakbersedia menaikkan nilai Jaminan Pelaksanaan.2) 3) 4) penawaran terkoreksi di atas nilai total HPS. Dilakukan klarifikasi kewajaran harga dengan ketentuan sebagai berikut: 1) klarifikasi dalam hal penawaran komponen dalam negeri berbeda dibandingkan dengan perkiraan Pokja ULP. Untuk kontrak lump sum: a) apabila ada perbedaan antara penulisan nilai harga penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. Harganya dianggap termasuk dalam harga satuan pekerjaan lainnya. maka penawaran dinyatakan gugur. dilakukan klarifikasi. c. d. Harga satuan penawaran yang nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh perseratus) dari harga satuan yang tercantum dalam HPS.

29. apabila diperlukan.3 29. Tata cara evaluasi kualifikasi dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Kualifikasi. 30.3 30. Pembuktian Kualifikasi 30.5 Evaluasi dilakukan terhadap calon pemenang lelang serta calon pemenang cadangan 1 dan 2 apabila ada. maka pelelangan dinyatakan gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam. 30. maka peserta digugurkan. badan usaha dan/atau . Evaluasi kualifikasi dilakukan penilaian sistem gugur. e.1 29. maka Pokja ULP memilih peserta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Berita Acara. terjadinya persaingan usaha tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan).d. maka lelang dinyatakan gagal. cara melihat Pokja ULP melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen.2 29. Evaluasi Kualifikasi : 29.2 30.1 Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi. Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus evaluasi kualifikasi. Pokja ULP menyusun urutan 3 tiga) penawaran sebagai calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada).4 29. Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penawaran yang sama. dengan menggunakan metode Pakta Integritas telah diisi dan ditandatangani oleh peserta sebelum pemasukan penawaran.4 Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan keaslian dokumen dan meminta salinannya. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data.

PA/KPA dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP 32. Sanggahan : 32. Nama paket pekerjaan dan nilai total HPS. Penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya. d. Pengumuman Pemenang Pokja ULP mengumumkan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) di website sebagaimana tercantum dalam LDP dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat yang memuat sekurang-kurangnya: a. maka lelang dinyatakan gagal. dengan tembusan Kepada PPK. 32. c. F. 30.1 Peserta dapat menyampaikan sanggahan secara tertulis atas penetapan pemenang kepada Pokja ULP dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang. Penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No. Hasil evaluasi pelelangan untuk seluruh peserta yang dievaluasi. b. Penetapan Pemenang 31. 54 Tahun 2010 dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan.2 Sanggahan diajukan oleh peserta baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama dengan peserta lain apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi : a. benar maka Pokja ULP 32. Apabila sanggahan dinyatakan menyatakan pelelangan gagal. dan e. Pokja ULP wajib memberikan jawaban tertulis atas semua sanggahan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. b. Harga penawaran atau harga penawaran terkoreksi. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).3 32.4 . Rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat. dan/atau c.5 Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus pembuktian kualifikasi.pengurusnya dimasukkan dalam Daftar Hitam. disertaibukti terjadinya penyimpangan. Nama dan alamat penyedia.

6 Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP atau disampaikan di luar masa sanggah banding.5 Sanggahan yang disampaikan bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah.2 Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP. 33.4 33. 33. wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 15 (lima belas) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima. dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP. dengan tembusan kepada PPK. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. Pokja ULP. Penunjukan Pemenang Pengadaan 34. Peserta yang akan melakukan sanggahan banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding sebesar sebagaimana tercantum dalam LDP dengan masa berlaku 20 (dua puluh) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding Penerima Jaminan Sanggahan Banding adalah Pokja ULP. Penunjukan Penyedia Barang/Jasa 34.32.5 33. 33. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti.3 33.2 PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan peserta pada formulir isian kualifikasi masih berlaku. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP.1 Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP. 34.1 Pokja ULP menyampaikan Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). G. dengan ketentuan: . Sanggahan banding menghentikan proses pelelangan. Sanggahan Banding 33. paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan.

kerja banding 34. Apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. atau Masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir. dengan ketentuan: a. b. maka penunjukan pemenang dapat dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai dengan urutan peringkat.4 34. Apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan tidak boleh dicairkan Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. Sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar. Apabila semua pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri.3 Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari setelah semuasanggahan dan sanggahan dijawab. atau c.a. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang. apabila tidak ada sanggahan.5 34. Tidak ada sanggahan dari peserta. Apabila yang bersangkutan tidak bersedia ditunjuk karena masa penawarannya sudah tidak berlaku.6 34. maka pelelangan dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK. b.7 . maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. c. selama masa surat penawaran dan Jaminan Penawaran pemenang cadangan masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP. 34.

Pelelangan Gagal 36.34. Pelelangan Gagal 36. Sanggahan dari peserta atas pelaksanaan pelelangan yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden No.2 KPA pada K/L/I atau PA/KPA pada Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. Kerahasiaan Proses : Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang H.1 Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal. 54 Tahun 2010 dan Dokumen Pengadaan ternyata benar. T idak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran. seluruh harga penawaran yang masuk untuk Kontrak Lump Sum di atas HPS. 36. Dalam evaluasi penawaran ditemukan bukti/indikasi terjadi persaingan tidak sehat. f. apabila: a. Jumlah peserta yang memasukan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. setelah dilakukan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi. b. atau g. e. Pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN yang .8 34. KPA pada K/L/I atau PA/KPA pada Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena proses Pelelangan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. apabila: a. c. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ 35. Sanggahan dari peserta atas kesalahan substansi Dokumen Pengadaan ternyata benar.9 Dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum penandatanganan kontrak. 54 Tahun 2010. d. b. H arga penawaran terendah terkoreksi untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak gabungan Lump Sum dan Harga Satuan lebih tinggi dari HPS. Calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2.

36. Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan KPA.4 36. S anggahan dari Penyedia Barang/Jasa atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan ternyata benar. maka Pokja ULP Setelah pemberitahuan adanya pelelangan gagal. KPA. Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. atau d. f. PPK dan/atau Pokja ULP. d. g. yaitu melakukan: a. 36. memberitahukan kepada seluruh peserta. ternyata benar. Penghentian proses pelelangan . apabila: a.c. PPK dan/atau Pokja ULP. Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan PA. pelaksanaan Pelelangan tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pengadaan. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan PA dan/atau KPA. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. Penyampaian ulang Dokumen Penawaran. c. Dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan Pelelangan dinyatakan benar oleh pihak berwenang. Evaluasi ulang. atau b. 54 Tahun 2010. menentukan langkah selanjutnya. ternyata benar. atau b.3 melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK ternyata benar. apabila : a. ternyata benar. atau Calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri Menteri/Kepala Lembaga/Pimpinan Institusi Lainnya sebagaimana tercantum dalam LDP selaku PA menyatakan pelelangan gagal. ternyata benar. maka Pokja ULP atau Pokja ULP lainnya yang ditugaskan meneliti dan menganalisis penyebabterjadinya pelelangan gagal.5 Setelah pelelangan dinyatakan gagal. e. b. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan KPA. Pelelangan ulang.

e. i. Paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang tercantum dalam SPPBJ. Masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal penandatanganan Kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan berdasarkan Kontrak (PHO) sebagaimana tercantum dalam LDP. c. Nama penyedia sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Pelaksanaan. d. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) yang sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan.I. 37.3 . Ketentuan lebih lanjut mengenai pencairan Surat Jaminan Pelaksanaan diatur dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. Besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan. Besaran nilai Jaminan Pelaksanaan dicantumkan dalam angka dan huruf. Nama PPK yang menerima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama PPK yang menandatangan kontrak. Jaminan Pelaksanaan atas nama Kemitraan/KSO harus ditulis atas nama Kemitraan/KSO. Diterbitkan oleh Bank Umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat). Surat Jaminan Pelaksanaan 37.2 Kegagalan penyedia yang ditunjuk untuk menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan dipersamakan dengan penolakan untuk menandatangani Kontrak. g. h. Surat Jaminan Pelaksanaan 37. alamat dan tanda tangan pihak penjamin 37. f. Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai jaminan dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah surat pernyataan wanprestasi dari PPK diterima oleh penerbit Jaminan.1 Surat Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. b. memuat nama. dan j.

Nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi diatas 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai penawaran atau penawaran terkoreksi. atau b.6 . redaksional. Penandatanganan Kontrak 38. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. PPK dan penyedia jasa wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi.tanganan Kontrak 38.1 Sebelum penandatanganan kontrak PPK wajib memeriksa apakah pernyataan Dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku. dengan ketentuan: a. Nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibawah 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS 38. Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian.4 38. maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan. kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran.5 38. Apabila salah satu pernyataan tersebut sudah tidak dipenuhi. Penanda. maka berlaku urutan sebagai 38.2 Penandatanganan kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ dan setelah penyedia menyerahkan Jaminan Pelaksanaan.3 PPK dan penyedia jasa tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pengadaan sampai dengan penandatanganan Kontrak. Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. 38. dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain.J. bahasa.

8 38. sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menanda.9 BAB IV. apabila diperlukan. g. Pihak yang berwenang menandatangani kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta pendirian/Anggaran Dasar. yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundangundangan. Syarat-syarat umum kontrak. Gambar-gambar. BAHP.berikut : a. e. Adendum Surat Perjanjian. h. Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada pasal 38. Sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli. Surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga.9.tangani kontrak. 38. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) A. Dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan. terdiri dari: 1) Kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia. yaitu: a. dan i. d. f. 38. Pokok perjanjian. c. BAPP. Syarat-syarat khusus kontrak. b. Rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai.7 Banyaknya rangkap kontrak dibuat sesuai kebutuhan. LingkupPekerjaan . Spesifikasi umum. dapat menandatangani kontrak. Spesifikasi khusus. b. SPPBJ. dan 2) Kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK.

... ……. Wahidin Sudirohusodo Uraian singkat pekerjaan : Melaksanakan pekerjaan Pembangunan Gedung bertingkat (9 lantai + 1 Basemant) untuk pekerjaan Struktur tahap-I dengan menggunakan sistem struktur beton Non Konvensional / pracetak Jangka waktu penyelesaian pekerjaan : 150 (Seratus lima puluh) hari kalender : Pekerjaan ini dibiayai dari s umber pendanaan APBN Tahun Anggaran 2012 B. Website : www. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan pada: Hari : Kamis Tanggal : 00 Juli 2012 Pukul : 10.Makassar 2. 5. : Pokja II ………Unit Layanan Pengadaan …… Alamat Pokja ULP : Jl.rsupwahidin. 4. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan dan Peninjauan Lapangan 1.1. 6.. Sumber Dana C.. 3. Pokja ULP 2.00 WIB s/d selesai Tempat : RSUP.com Nama paket pekerjaan : Pembangunan Gedung Pusat Jantung Terpadu Tahap-I RSUP Dr. Peninjauan lapangan (apabila diperlukan) akan dilaksanakan pada: Hari : Tanggal : Pukul : Tempat : .

atau. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Madya. c. Projek Manager : 1. 3.D. Sipil/Arsitek. 3. pendidikan min D III Arsitektur. min. atau. Pelaksana Struktur 1 (satu) orang. S1 T. Quality Control 1. Sipil/Arsitek. atau. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. e. 3. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda . atau. S1 T. Tenaga Ahli K3 (1 Org/lokasi) Min.S1 Tenaga Pendukung: a. Pelaksana K3 1 (satu) orang/lokasi. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. pendidikan min D III Sipil. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Madya. Quantity Surveyor 1. Sipil. c. min. 2. atau : 2. pendidikan min D III bersertifikat K3. Pelaksana Pengukuran 1 (satu) orang. 4. Site manager (1 org/lokasi) min. Pelaksana Arsitektur 1 (satu) orang. atau. Bersertifikat tenaga ahli pengawasan konstruksi pracetak bangunan gedung dan. pendidikan min D III Sipil/Geodesi. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. d. sebagai berikut : a. b. d. Sub Bidang Klasfikasi Quantity Surveyor Kualifikasi Ahli Muda. Quality control (1 org/Lokasi). Project Manager (1 org/lokasi). Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. S1 T. b. Tenaga Inti harus mempunyai : Sertifikasi keahlian (SKA/SKT) dari organisasi profesi sesuai bidang keahliannya. b. 4. Quantity Surveyor (1 org/lokasi). 2. Sipil. atau. Daftar Personil yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan : Tenaga Inti: a. Dokumen Penawaran : 1. min. S1 T. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda c. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Madya.

c. atau. ditanda tangani oleh yang bersangkutan. dan Sertifikasi keahlian (SKA/SKT) dari organisasi profesi sesuai bidang keahliannya Tenaga Pendukung harus mempunyai : . serta melampirkan foto copy Ijazah dan KTP. ditanda tangani oleh yang bersangkutan. serta melampirkan foto copy Ijazah. dan CV.Khusus untuk tenaga pendukung K3 harus mempunyai Curriculum Vitae. ditanda tangani oleh yang bersangutan. melampirkan foto copy Ijazah dan KTP serta sertifikat K3. g. 3. Sub Bidang Klasfikasi K3 Konstruksi Kualifikasi Ahli Muda Khusus untuk personil inti melampirkan Curriculum Vitae. j. atau. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda e. dan CV. Site Manager : 1. atau surat perjanjian pembelian/sewa/Dukungan. mempunyai pengalaman pekerjaan pada gedung bertingkat minimum selama 2 tahun yang disertai dengan referensi dari Pengguna jasa. 2. 2. b. h. . Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda.Curriculum Vitae. f. e. i. KTP. Daftar Peralatan Utama minimal yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan : a. dan CV. d.d. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. . Mobil Crane (2 unit) atau Tower Crane (1 unit) Molen (3 unit ) Vibrator (6 unit ) Genset (1 unit/lokasi) Theodolite (1 unit ) Lift barang (1 unit ) Ready Mixer Mobile Mixer (3 unit ) Mobil Pickup (2 Unit ) Mobil tronton (2 Unit ) Peralatan dilengkapi dengan bukti kepemilikan berupa kwitansi pembelian. Tenaga Ahli K3 1.

000. F.com) I.d. G. Rabu 00 Nopember 2012 Pukul : 00. 572. Mata uang yang digunakan : 2. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran Rupiah 1. 23.00 WIB s. Masa Berlakunya Penawaran Masa berlaku penawaran selama 90 (sembilan puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan : Uji mutu/teknis/fungsi diperlukan untuk : a. Jaminan Penawaran 1. Masa berlakunya jaminan penawaran empat) hari kalender.00 WIB . Pemasukan Dokumen Penawaran Tanggal : Jumat 00 Oktober 2012 s.000.untuk sewa dan dukungan dilengkapi dengan bukti kepemilikan alat tersebut di atas dari perusahaan yang menyewakan atau yang mendukung. 104 (seratus Jaminan Penawaran dicairkan dan disetorkan pada Negara Kas H. Alat : tidak ada E.rsupwahidin.d.lpse.00 WIB) Tempat : Website RSUP Dr. Bahan : tidak ada b. Batas Akhir Waktu Penyampaian Penawaran Hari : Rabu Tanggal : 00 Nopember 2012 Pukul : 13. Pembayaran dilakukan dengan cara : Angsuran (termijn)/ monthly sertifikat. Wahidin Sudirohusodo (www. 4.(Lima ratus tujuh puluh dua juta rupiah) 2. 3.59 WIB (kecuali hari terakhir pemasukan penawaran pada pukul 13. 3. Besarnya Jaminan Penawaran adalah: Rp.

. Sanggahan ditujukan Pokja II ………………. Makassar K.. 1. Sanggahan. Tembusan sanggahan ditujukan kepada: a. Jl. Besarnya jaminan sanggahan banding : 28. APIP : Inspektur Jenderal Kementerian ……bnbnnnnnnn 3. Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum M.30 WIB : Kantor Satker RSUP Dr.rsupwahidin. Pembukaan Hari Tanggal Pukul Tempat Penawaran : Rabu : 00 Nopember. Wahidin Sudirohusodo.Tempat : Website RSUP Dr. Jaminan pada Kas Sanggahan Banding dicairkan dan disetorkan Negara N. Sanggahan Banding Dan Pengaduan 1.00 (Dua puluh delapan juta enam ratus lima puluh empat ribu tujuh ratus delapan puluh rupiah) 2.. Perintis Kemerdekaan No….654. Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada: a. Jaminan Sanggahan Banding Rp. 2. Wahidin Sudirohusodo (www. Ambang Batas Sistim Gugur Tidak menggunakan Ambang Batas Nilai Teknis L. c.com) J. PPK MMMMMII Satker Pengembangan Kawasan Permukiman Strategis b. PPK : Pengembangan ………… Strategis II Satker………. Pokja II Direktorat Pengembangan Permukiman Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum .lpse. Jaminan Pelaksanaan : 1. b. Sanggahan Banding Menteri Kesehatan ditujukan kepada : 4. 2012 : 13. Masa berlaku Jaminan Pelaksanaan selama 240 ( dua ratus empat puluh ) hari kalender sejak penandatanganan . PA/KPA : Kepala Satuan Kerja mmmmmmmmmmm…. c.780.

pendidikan min D III Sipil/Geodesi. S1 T. d. Memiliki pengalaman pada sub bidang Bangunan – bangunan Non Perumahan lainnya. S1 T. Pelaksana Pengukuran 1 (satu) orang/lokasi. Sipil. Project Manager (1 org/lokasi).com : Pembangunan Gedung Pusat Jantung Terpadu Tahap-I B.. Pelaksana Struktur 1 (satu) orang/lokasi. Quantity Surveyor (1 org/lokasi). Tenaga Ahli K3 (1 Org/lokasi) Min. kontrak.S1 Tenaga Pendukung: a. e. b. Peserta Kualifikasi yang berbadan usaha harus memiliki surat izin usaha Jasa konstruksi Bidang Arsitektur Sub Bidang Multi Hunian termasuk perawatannya 2. Pelaksana Arsitektur 1 (satu) orang/lokasi. S1 T. 3. min. 14. S1 T. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan Kas Negara BAB V. 1 Makassar www. Sipil/Arsitek. c. Site manager (1 org/Lokasi) min. d.000. Persyaratan Kualifikasi 1.2. min. b.327. Lingkup Kualifikasi Nama Pokja ULP : Alamat Pokja ULP : Website : Nama Paket Pekerjaan Pokja II …. Sipil. Perintis Kemerdekaan No. termasuk perawatannya Dasar (KD) sebesar Rp. pendidikan min D III Arsitektur. pendidikan min D III bersertifikat K3. c. min.Memiliki Tenaga Inti dengan kualifikasi keahlian Tenaga Inti: a.390. Quality control (1 org/Lokasi). Pelaksana K3 1 (satu) orang/lokasi.Unit Layanan Pengadaan mmmmmmm Jl. LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) A.rsupwahidin. . Sipil/Arsitek.lpse . pendidikan min D III Sipil.

ditanda tangani oleh yang bersangutan. Projek Manager : 1. atau. KTP. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Madya. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. mempunyai pengalaman pekerjaan pada gedung bertingkat minimum selama 2 tahun yang disertai dengan referensi dari Pengguna jasa. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda e. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. Bersertifikat tenaga ahli pengawasan konstruksi pracetak bangunan gedung dan. Tenaga Ahli K3 1. atau. atau. Site Manager : 1. 4. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. atau. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Madya. 2. Quality Control 1. atau. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Madya. Sub Bidang Teknik Sipil Kualifikasi Ahli Muda. 4. Quantity Surveyor 1. 2. Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. 3. Sub Bidang Klasfikasi K3 Konstruksi Kualifikasi Ahli Muda Khusus untuk personil inti melampirkan Curriculum Vitae. b. 3. 3. atau. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda d. atau. 3. dan Sertifikasi keahlian (SKA/SKT) dari organisasi profesi sesuai bidang keahliannya . Sub Bidang Klasfikasi Arsitektur Kualifikasi Ahli Muda. sebagai berikut : a. Sub Bidang Klasfikasi Quantity Surveyor Kualifikasi Ahli Muda. 2. atau. Sub Bidang Struktur Kualifikasi Ahli Muda c. atau : 2.Tenaga Inti harus mempunyai : Sertifikasi keahlian (SKA/SKT) dari organisasi profesi sesuai bidang keahliannya. dan CV. serta melampirkan foto copy Ijazah.

melampirkan foto copy Ijazah dan KTPserta sertifikat K3.(Satu milyar empat ratus tiga puluh dua juta tujuh ratus tiga puluh sembilan ribu rupiah).Tenaga Pendukung harus mempunyai : . atau surat perjanjian pembelian/sewa/Dukungan. Theodolite (1 unit ) f. Vibrator (6 unit ) d. Peralatan dilengkapi dengan bukti kepemilikan berupa kwitansi pembelian.Khusus untuk tenaga pendukung K3 harus mempunyai : Curriculum Vitae. Molen (3 unit ) c. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN A. untuk sewa dan dukungan dilengkapi dengan bukti kepemilikan alat tersebut di atas dari perusahaan yang menyewakan atau yang mendukung. Genset (1 unit/lokasi) e. BENTUK SURAT PENAWARAN USAHA/KEMITRAAN (KSO) PESERTA BADAN CONTOH (Kop Surat Badan Usaha/Kemitraan KSO) …………. ………………… 20……….000. Mobile Mixer (3 unit ) i. 1.. Lift barang (1 unit ) g. dan CV. dan CV.739. ditanda tangani oleh yang bersangkutan. . Mobil tronton (2 Unit 5. . Memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta sebesar Rp. ditanda tangani oleh yang bersangkutan. Ready Mixer h. BAB VI. Mobil Pickup (2 Unit ) j. yaitu : a. 4.Curriculum Vitae. Mobil Crane (2 unit) atau Tower Crane (1 unit) b. Memiliki kemampuan untuk menyediakan fasilitas/peralatan/perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi ini. serta melampirkan foto copy Ijazah dan KTP.432.

2.) kalender sejak tanggal surat penawaran ini. 8. Surat perjanjian kemitraan/Kerja Sama Operasi.. apabila ada.(………………. dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan ……………………………) Lokasi ………… sebesar Rp. 6. bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan: Jaminan Penawaran. Sesuai denganpersyaratan. 3. Wahidin Sudirohosodo Sehubungan dengan pengumuman pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan nomor: ………………. ..: Pokja ……………Kementerian Pekerjaan Umum di Perihal : Penawaran Pekerjaan Pembangunan Gedung Pusat Jantung Terpadu Tahap-I RSUP Dr. 4. Surat Dukungan dari perusahaan pemegang lisensi sistem pra cetak. Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ……………… (……………………) hari kalender. Surat Kuasa. Penawaran ini berlaku selama ………. 1. tanggal …………………….Nomor Lampiran : : Kepada Yth. ……… ( ……………… …………) Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. apabila ada Surat Pernytaan tidak akan menuntut. Daftar Kuantitas dan Harga. Sertifikasi Badan Usaha (SBU). dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pengadaan dan Berita Acara Pemberian Penjelasan (serta adendum Dokumen Pengadaan) . 5.

.... 14.. e. Bagian Pekerjaan yang akan disubkontrakkan.. 10. Jenis.9. Dokumen lain yang dipersyaratkan... PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO) . Sertifikat SMK 3 dari Menakertrans atau OHSAS 12.. Penggunaan System pracetak. b. komposisi.. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. 13. 15.. c.. apabila ada g.. d.... Jadwal Waktu Pelaksanaan.. Formulir rekapitulasi perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. kapasitas.. Daftar Personil Inti. ISO 9001. dan jumlah peralatan utama minimal yang dibutuhkan. Jabatan B.. BENTUK SURAT KUASA (Kop Surat Badan Usaha) SURAT KUASA Nomor : CONTOH-1 Yang bertandatangan di bawah ini: Nama : ………………………………… Alamat Perusahaan : ... terdiri dari : a. Metoda Pelaksanaan. Dokumen isian kualifikasi. f. Dokumen lain yang disyaratkan.... Dokumen penawaran teknis..

(tanggal peneritan akta) Notaris ……………………….. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa Jabatan memberi kuasa kepada : Nama : ………………………. …………20…………. Menandatangani Surat Perjanjian.(No. Jabatan : ………………………. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk: 1. 4. Menandatangani Surat Sanggahan Banding... ……………….………………………………… : ……………………… (Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan)………………… …(nama PT/CV/Firma) Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. 2.. Menandatangani Pakta Integritas. ………. Akta Notaris) tanggal …………. Menandatangani Surat Sanggahan. (nama Notaris penerbit Akta ) beserta perubahannya. 3. Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. 5. Menandatangani Surat Penawaran. Penerima Kuasa Pemberi Kuasa (nama dan Jabatan) (nama dan Jabatan) *) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya .*) Alamat : ………………………. yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa.

……………. Menghadiri pembukaan penawaran..(No. (tanggal penerbitan Akta) Notaris ……………. (Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan/Kepala Cabang/wakil kemitraan (KSO)) …………………….. Melakukan pendaftaran dan pengambilan dokumen.. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk: 1. ………………. 3.CONTOH-2 (Kop Surat Badan Usaha) SURAT KUASA Nomor : ………………… Yang bertandatangan di bawah ini: Nama : Alamat Perusahaan : Jabatan : …………………………. …………20…………. Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. Akta Notaris) tanggal…………. Penerima Kuasa Pemberi Kuasa (nama dan Jabatan) (nama dan Jabatan) . dst. . (nama PT/CV/Firma) dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama [perusahaan/kemitraan (KSO) berdasarkan [Akta Notaris No.. Menghadiri pemberian penjelasan. memberi kuasa kepada: Nama : ………………… Alamat : ………………… yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. 2. 4. yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa..(nama Notaris penerbit Akta) beserta perubahannya atau Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) No……………tanggal ………).

C.

BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN/KERJA SAMA OPERASI (KSO) CONTOH

SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN/ KERJA SAMA OPERASI (KSO)

Sehubungan dengan pelelangan …………………..yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di ………………………….pada tanggal ………., ……….2011, maka kami: …………………………………………. (nama peserta 1) …………………………………………. (nama peserta 2) …………………………………………. (nama peserta 3) …………………………………………. (dan seterusnya) bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). Kami menyetujui dan memutuskan bahwa: 1. Secara bersama-sama: a. Membentuk kemitraan/KSO dengan nama kemitraan/KSO adalah ………………………………….. b. Menunjuk ……………………………………(nama peserta 1) sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk kemitraan/KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama kemitraan/KSO. c. Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang, wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak. 2. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan kemitraan/KSO adalah: ……………………(nama peserta 1) sebesar ………% (………..persen) ……………………(nama peserta 2) sebesar ………% (………..persen) ……………………(nama peserta 3) sebesar ………% (………..persen) dalam

…………………………………..,(dst) 3. Masing-masing peserta anggota kemitraan/KSO, akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2. dalam hal pengeluaran, keuntungan, dan kerugian dari kemitraan/KSO. 4. Pembagian sharing dalam kemitraan/KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak, kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota kemitraan/KSO. 5. Terlepas dari sharing yang ditetapkan di atas, masingmasing anggota kemitraan/KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini, termasuk hak untuk memeriksa keuangan, perintah pembelian, tanda terima, daftar peralatan dan tenaga kerja, perjanjian subkontrak, surat-menyurat, dan lainlain. 6. Wewenang menandatangani untuk dan atas nama kemitraan/KSO diberikan kepada …………………………….(nama wakil peserta) dalam kedudukannya sebagai direktur utama/direktur pelaksana ………………………….(nama peserta 1) berdasarkan persetujuan tertulis dari seluruh anggota kemitraan/KSO. 7. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatangani. 8. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO. 9. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ……….(……………) yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama. DENGAN KESEPAKATAN INI semua anggota kemitraan/KSO membubuhkan tanda tangan di ……………pada hari ………….tanggal …………….. bulan …………, tahun …………….. Peserta 1 (……………….) Peserta 2 (………………..)

Peserta 3 (……………….)

Dst. (………………..)

Catatan: Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi ini harus dibuat diatas kertas segel D. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Dokumen Penawaran Teknis Cantumkan dan jelaskan secara rinci hal-hal berikut. Jika diperlukan, keterangan dapat dicantumkan dalam lembar tersendiri/tambahan 1. Metoda pelaksanaan pekerjaan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan; 2. Jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan [tidak melampaui batas waktu sebagaimana tercantum dalam LDP; 3. Jenis, kapasitas, komposisi dan jumlah peralatan minimal sebagaimana tercantum dalam LDP; 4. Spesifikasi teknis; 5. Personil inti yang akan ditempatkan secara penuh [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP, serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan; 6. Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP; dan 7. Hal-hal lain yang dipersyaratkan.

E.

BENTUK FORMULIR REKAPITULASI KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN)

PERHITUNGAN TINGKAT

FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN)

Uraian Pekerjaan (1) Nilai Gabungan Barang/Jasa (Rp) Tota % DN LN Rib l KD u N Rp (2) (3) (4) (5) (1B) (2B) (3B) (4B) (5B) (6B) (7B) (8B) (9B) (1C) (2C) (3C) (4C) (5C) (6C) (7C) (8C) (9C) (1D) (2D) (3D) (4D) (5D) (6D) (7D) (8D) (9D) TKDN Baran g/ Jasa (7) (1E) (2E) (3E) (4E) (5E) (6E) (7E) (8E) (9E) Gabung an (8) (1G) (2G) (3G) (4G) (5G) (6G) (7G) (8G) (9G) Barang I.(tanggal)………. Peralatan (Barang (2A) jadi) A. Alat Kerja / dan Perekayasaan Fasilitas (5A) V. Sub Total Jasa (8A) C... Material Langsung (Bahan baku) (1A) II.. Konstruksi dan Kerja Fabrikasi (6A) VI.. Jasa Umum (7A) B.. Sub Total Barang (3A) Jasa III. ………. BENTUK JAMINAN PENAWARAN DARI BANK .(bulan) 2011 (tanda tangan) (nama wakil sah badan usaha/pemimpin kemitraan (KSO)/perorangan F.(tempat). TOTAL Biaya (A + (9A) B) Formulasi perhitungan: Nilai Barang Total (3C) .Nilai Jasa Luar Negeri (8B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) ……………….Nilai Barang Luar Negeri (3B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) % TKDN (Gabungan Barang dan Jasa = + Nilai Jasa Total(8C) . Manajemen Proyek (4A) IV.

Contoh (Kop Bank Penerbit Jaminan) GARANSI BANK sebagai JAMINAN PENAWARAN No.. apabila: Nama : ………………………………. (nama Bank) berkedudukan di …………………………. (peserta pelelangan) Alamat : ………………………………………………………….. selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Yang bertanda tangan dibawah ini: ………………dalam jabatan selaku ……………… dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ………………….. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan yaitu: a. Yang Dijamin menarik kembali penawarannya selama dilaksanakannyapelelangan atau sesudah dinyatakan sebagai pemenang. (terbilang ………………………………………………………………………. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. (alamat) untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ……………………(Pokja ULP) Alamat : ………………………………………. b.) sebagai Jaminan Penawaran dalam bentuk garansi bank.. selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ………………………………………………. Yang Dijamin tidak: 1) menyerahkan Jaminan Pelaksanaan setelah ditunjuk .

2. 3. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.(bank) Bank .. Yang Dijamin terlibat Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).d. Garansi Bank berlaku selama ……………(….sebagai pemenang. Dikeluarkan di : ………………… Pada tanggal : ………………… Untuk keyakinan. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut : 1. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke……. …………………. atau 3) hadir dalam klarifikasi dan/atau verifikasi sebagai calon pemenang. c. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri …………………………. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. dari tanggal ……s. 4.……. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.) hari kalender. 5. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pengadaan yang diikuti oleh Yang Dijamin. 6. 2) menandatangani Kontrak.

(alamat) sebagai Pelaksana Pelelangan.......yang diselenggarakan oleh PENERIMA JAMINAN....... Nilai : ………………………….. Surat Jaminan ini berlaku apabila TERJAMIN : a... Dengan ini dinyatakan.... selanjutnya disebut TERJAMIN. Tidak: ..00 (Nama dan Jabatan) G. (nama).. (terbilang ………..) 2... b.. BENTUK JAMINAN PENAWARAN ASURANSI/PERUSAHAAN PENJAMINAN DARI Contoh (KOP PENERBIT JAMINAN) JAMINAN PENAWARAN Nomor Jaminan : ………………………….. Menarik kembali penawarannya selama dilaksanakannya pelelangan atau sesudah dinyatakan sebagai pemenang. sebagai Penjamin..... selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN....Materai Rp.. dan …………………… ([nama penerbit jaminan........………….. (alamat). TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban sebagaimana ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan untuk pelaksanaan pelelangan pekerjaan ………………………………….. bahwa kami : ………………(alamat) ……………………………….. .. sebagai Peserta.6000....... selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ……………..... 3... 1. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada ……………….(nama Pokja ULP) ………………………. Maka kami..

) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ……………sampai dengan tanggal ……………………. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini.1) Menyerahkan Jaminan Pelaksanaan ditunjuk sebagaipemenang.00 (……………………) (……………………………) . 7. Terlibat Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). 2) Menandatangani Kontrak.6000. setelah verifikasi 4. atau 3) Hadir dalam klarifikasi dan/atau sebagai calon pemenang.. (……………. Surat Jaminan ini berlaku selama…………. Dikeluarkan di Pada tanggal TERJAMIN PENJAMIN : : ………………… ………………… Materai Rp. c. 5. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan penagihan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji/wanprestasi 6.

TA.....mmmmmmI Satker Pengembanganmmmmm. dalam rangka pelelangan umum jasa Pemborongan pada Pokja .Untuk keyakinan.2012 dengan ini menyatakan bahwa : Nama Jabatan Alamat : : : Apabila dikemudian hari ternyata alokasi dana tersebut berkurang atau tidak tersedia sehingga dibatalkan/ditiadakan pelelangan umum (paket pelelangan umum) tersebut dan atau apabila terjadi pembatalan pekerjaan akibat dari kebijakan Pemerintah Republik . BENTUK SURAT PERNYATAAN TIDAK AKAN MENUNTUT KOP SURAT PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK AKAN MENUNTUT Saya yang bertanda tangan di bawah ini......Kementerian Pekerjaan Umum Tahun Anggaran 2011 pada PPK Pengembangan .. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke …………………(Penerbit Jaminan) H...........

.. apabila dikemudian hari ternyata Surat Pernyataan ini tidak benar. Jakarta. Satker Pmmmmmm.(nama wakil sah badan usaha) …………………………………………………………… : PT/CV/Firma/Koperasi ……………… (pilih yang sesuai dan cantumkan nama) Dalam rangka pengadaan …………………….. (isi nama paket) pada ……………………… (isi sesuai dengan K/L/D/I) dengan ini menyatakan bahwa: 1.... Wahidin Sudirohusodo pada PPK Pmmmmmm. BENTUK PAKTA INTEGRITAS (Contoh Pakta Integritas adan saha Tanpa Kemitraan/KSO) PAKTA INTEGRITAS Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Bertindak untuk dan atas nama : : ………………………………………. 2011 Peusahaan …………………………………... Tidak akan melakukan praktek Korupsi. ……………….. dan Nepotisme . Demikian Surat Pernyataan ini kami buat dengan sebenarnya.Indonesia kami tidak akan menuntut dan meminta ganti rugi dalam bentuk apapun juga pada pekerjaan Pembangunan Gedung Pusat Jantung Terpadu Tahap-I RSUD Dr. Pimpinan I.. kami bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku.. Kolusi..

.(bulan) 2011 (Nama Penyedia) (tanda tangan). …………. (nama lengkap) Contoh Pakta Integritas Badan Usaha Dengan Kemitraan/KSO] PAKTA INTEGRITAS Kami yang bertanda tangan di bawah ini: 1. (isi sesuai dengan K/L/D/I) yang bersangkutan dan/atau LKPP apabila mengetahui ada indikasi KKN dalam proses pengadaan ini. Akan mengikuti proses pengadaan secara bersih. …………(tempat). Bertindak untuk . Bertindak untuk dan Atas nama : PT/CV/Firma/Koperasi …………pilih yang sesuai dan cantumkan nama) 2. menerima sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. (nama wakil sah badan usaha) Jabatan : ………………………………. transparan. bersedia menerima sanksi administratif..(KKN). 3. Nama : ………………………………. 4. Nama : ………………………………. digugat secara perdata dan/atau dilaporkan secara pidana. 2. dan profesional untuk memberikan hasil kerja terbaik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. (tanggal)………….. (nama wakil sah badan usaha) Jabatan : ……………………………….. Akan melaporkan kepada APIP …………. Apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini.

(dan seterusnya. dan Nepotisme (KKN). (tanda tangan). (bula 2011 (Nama Penyedia) (Nama Penyedia) (Nama Penyedia) (tanda tangan). (isi sesuai dengan K/L/D/I) dengan ini menyatakan bahwa: 1... diisi sesuai dengan jumlah anggota kemitraan/KSO) Dalam rangka pengadaan ……………. 2.. transparan. Akan melaporkan kepada APIP ……………(isi sesuai dengan K/L/D/I) yang bersangkutan dan/atau LKPP apabila mengetahui ada indikasi KKN dalam proses pengadaan ini.. menerima sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. ……. (isi nama paket) pada ………………. (tanda tangan).. bersedia menerima sanksi administratif. …. BENTUK FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI BADAN USAHA FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI UNTUK BADAN USAHA Saya yang bertanda tangan di bawah ini: . T idak akan melakukan praktek Korupsi. …………. Kolusi. Akan mengikuti proses pengadaan secara bersih. (tempat). Apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini.dan Atas nama : PT/CV/Firma/Koperasi …………pilih yang sesuai dan cantumkan nama) 3. 3. digugat secara perdata dan/atau dilaporkan secara pidana... dan profesional untuk memberikan hasil kerja terbaik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan... 4. I.(tanggal) …………. (nama lengkap) (nama lengkap) (nama lengkap) (cantumkan tanda tangan dan nama setiap anggota Kemitraan /KSO) I.1.

Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan Akte Notaris …………………………… (sesuai akta pendirian/perubahannya/surat kuasa.Nama Jabatan Bertindak untuk dan atas nama Alamat Telepon/Fax Email : : : : : : ……………… badan usaha) (nama wakil sah ……………. Data-data saya/badan usaha yang saya wakili adalah sebagai berikut: A. Badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam. 5. Saya tidak sedang dan tidak akan terlibat pertentangan kepentingan dengan para pihak yang terkait. langsung maupun tidak langsung dalam proses pengadaan ini. Saya tidak sedang menjalani sanksi pidana. 2. Nama (PT/CV/Firma/Koperasi) : _____________________ . (diisi sesuai jabatan dalam akta notaries) …………… PT/CV/Firma/……. 6. Salah satu dan/atau semua pengurus badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam. 4. Saya bukan sebagai pegawai K/L/D/I (bagi pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I ditulis sebagai berikut : Saya merupakan pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I. 3. 7.. disebutkan secara jelas nomor dan tanggal akta pendirian/perubahan/surat kuasa. Jika kemitraan /KSO maka ditambah Surat Perjanjian Kemitraan/KSO). tidak pailit. (pilih yang sesuai dan cantumkan nama badan usaha) …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… menyatakan dengan sesungguhnya bahwa: 1. tidak dalam pengawasan pengadilan. dan kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. Data Administrasi 1.

Nomor Akta : _______________ b.2. Telepon No. Fax E-Mail B. 3. 2. Izin Lainnya (apabila dipersyaratkan) 1. : _____________________ : _____________________ : _____________________ : _____________________ _____________________ : _____________________ : _____________________ : _____________________ : ___________ ________ : _______________ : _______________ Tanggal C. Surat Izin Usaha ________ Masa berlaku izin usaha Instansi pemberi izin usaha Pusat Cabang : : _____________________ _____________________ 3. 2. Surat Izin ________ Masa berlaku izin Instansi pemberi izin usaha : ___________ ________ : _______________ : _______________ Tanggal D. Nama Notaris : _______________ . No. Telepon No. 3. Fax E-Mail Alamat Kantor Cabang 4. Izin Usaha 1. Akta Pendirian PT/CV/Firma/Koperasi a. No. No. Status Alamat Kantor Pusat No. Tanggal : _______________ c. Landasan Hukum Pendirian Badan Usaha 1.

KTP Persentase 2. Nomor Akta : _______________ b. Nama No. KTP Jabatan dalam Badan Usaha F. Komisaris untuk Perseroan Terbatas (PT) No. Nam a No. Data Keuangan 1. KTP Jabatan dalam Badan Usaha 2. Pengurus 1.2. Akta Perubahan Terakhir a. Susunan Kepemilikan Saham (untuk PT)/Susunan Pesero (untuk CV/Firma) No. Pajak . Tanggal : _______________ c. Direksi/Pengurus Badan Usaha No. Nam a No. Nama Notaris : _______________ E.

Data Personalia (Tenaga ahli/teknis badan usaha) No 1 Nama 2 Tgl/bln/thn lahir 3 Tingkat Pendidika n 4 Jabat an dalam 5 pekerja an Tahun Pengalama Profesi/ Sertifikat/ n keahlian Ijazah Kerja6 (tahun) 7 8 H. _______ Tanggal _______ 4 PPN : No. Surat Keterangan Fiskal (sebagai pengganti huruf b dan c) : No. Nomor Pokok Wajib Pajak : _______________ b. Data Pengalaman Perusahaan (nilai paket tertinggi . _______ Tanggal _______ 2) PPh Pasal 23 : No. _______ Tanggal _______ G. _______ Tanggal _______ d.a. Data Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan Jenis No. Bukti Laporan : _______________ Pajak Tahun terakhir c. _______ Tanggal _______ 3) Ph Pasal 25/Pasal29 : No. Fasilitas/Peralata n/ Perlengkapan 1 2 Kapasita s Merk Status Tahun Kondisi Lokas Jumlah atau dan Kepemilikan/Dukung pembuat (%) i outpu tipe an Sewa an Sekaran t 3 4 5 6 7 9 g 8 pada saat ini I. Bukti Laporan Bulanan (tiga bulan terakhir): 1) PPh Pasal 21 : No.

Data Pekerjaan yang Sedang Dilaksanakan Pemberi Tugas / Pejabat Pembuat Komitme Alamat n Nama / Telepo n 6 5 Kontrak Progres Terakhir Kontrak (rencan a) % 9 Prestasi Kerja % 10 No. Nama Paket Pekerjaa n 2 Sub Bidang Pekerjaan 3 Lokasi 1 4 No / Tangg al 7 Nilai 8 .pengalaman sesuai sub bidang yang dipersyaratkan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir) Pemberi Tugas / Pejabat Pembuat Komitme Alamat Nama n / 5 Telepo n 6 Kontrak Tanggal Selesai Menurut BA Kontrak Serah Terim a 9 10 No. Nama Paket Pekerjaa n 2 Sub Bidang Pekerjaan 3 Lokasi 1 4 No / Tangg al 7 Nilai 8 J.

K. Modal Kerja Surat dukungan keuangan dari Bank: Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : : : : __________ __________ __________ __________

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Jika dikemudian hari ditemui bahwa data/dokumen yang saya sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan, maka saya dan badan usaha yang saya wakili bersedia dikenakan sanksi berupa sanksi administratif, sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam, gugatan secara perdata, dan/atau pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. __________ (tempat), __ (tanggal) (bulan) 2011

PT/CV/Firma/Kope rasi __________ [pilih cantumkan nama]

yang

sesuai

dan

(rekatkan meterai Rp 6.000,- dan tanda tangan

(nama lengkap wakil sah badan usaha) (jabatan pada badan usaha)

BAB VII. PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR KUALIFIKASI VII.1. PENGISIAN FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI BADAN USAHA

A. Data Administrasi 1. Diisi dengan nama badan usaha peserta. 2. Pilih status badan usaha (Pusat/Cabang). 3. Diisi dengan alamat, nomor telepon, nomor fax dan email badan usaha peserta yang dapat dihubungi. 4. Diisi dengan alamat, nomor telepon, nomor fax dan email kantor pusat yang dapat dihubungi, apabila peserta berstatus kantor cabang. B. Izin Usaha 1. Diisi dengan jenis surat izin usaha, nomor dan tanggal penerbitannya. 2. Diisi dengan masa berlaku izin usaha. 3. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin usaha. C. Izin Lainnya (apabila dipersyaratkan) 1. Diisi dengan jenis surat izin, nomor dan penerbitannya. 2. Diisi dengan masa berlaku izin. 3. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin. tanggal

D. Landasan Hukum Pendirian Badan Usaha 1. Diisi dengan nomor, tanggal dan nama notaris penerbit akta pendirian badan usaha. 2. Diisi dengan nomor, tanggal dan nama notaris penerbit akta perubahan terakhir badan usaha, apabila ada. E. Pengurus 1. Diisi dengan nama, nomor KTP dan jabatan dalam badan usaha, apabila berbentuk Perseroan Terbatas. 2. Diisi dengan nama, nomor KTP dan jabatan dalam badan usaha. F. Data Keuangan 1. Diisi dengan nama, nomor persentase kepemilikan saham/pesero.

KTP

dan

2. Pajak: a. Diisi dengan NPWP badan usaha. b. Diisi dengan nomor dan tanggal bukti laporan pajak tahun terakhir berupa SPT Tahunan. c. Diisi dengan nomor dan tanggal bukti laporan bulanan (tiga bulan terakhir): 1) PPH pasal 21; 2) PPH pasal 23; 3) PPH pasal 25/pasal 29; 4) PPN. Persyaratan pemenuhan kewajiban pajak tahun terakhir dengan penyampaian SPT Tahunan dan SPT Masa dapat diganti oleh peserta dengan penyampaian Surat Keterangan Fiskal (SKF) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. G. Data Personalia Diisi dengan nama, tanggal/bulan/tahun lahir, tingkat pendidikan (SLTP/SLTA/S1/S2/S3), jabatan dalam pekerjaan yang pernah dilaksanakan, lama pengalaman kerja, profesi/keahlian sesuai dengan Surat KeteranganAhli/Surat Keterangan Terampil dan tahun penerbitan sertifikat/ijazah dari setiap tenaga ahli/teknis yang diperlukan. H. Data Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan Diisi dengan jenis, jumlah, kapasitas atau output yang dapat dicapai pada saat ini, merek dan tipe, tahun pembuatan, kondisi (dalam persentase), lokasi keberadaan saat ini dan status kepemilikan/dukungan sewa (milik sendiri/sewa beli/sewa) dari masing-masing fasilitas/peralatan/ perlengkapan yang diperlukan. Bukti status kepemilikan harus dapat ditunjukkan pada waktu Pembuktian Kualifikasi. I. Data Pengalaman Perusahaan Diisi dengan nama paket pekerjaan, sub bidang pekerjaan yang dipersyaratkan, lokasi tempat pelaksanaan pekerjaan, nama dan alamat/telepon dari pemberi tugas/Pejabat Pembuat Komitmen, nomor/tanggal dan nilai kontrak, tanggal selesai paket pekerjaan menurut kontrak, dan tanggal Berita Acara serah terima (PHO), untuk masingmasing paket pekerjaan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir.

J. Data Pekerjaan Yang Sedang Dilaksanakan Diisi dengan nama paket pekerjaan, sub bidang pekerjaan dan lokasi tempat

Dokumen Kualifikasi yang akan dievaluasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1.pelaksanaan pekerjaan.masing kualifikasi badan usahanya. nama dan alamat/telepon dari pemberi tugas/Pejabat Pembuat Komitmen. TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI A. nomor/tanggal dan nilai kontrak. Kemitraan/KSO Untuk peserta yang berbentuk kemitraan/KSO masingmasing anggota kemitraan/KSO wajib mengisi formulir isian kualifikasi untuk masing. tanggal. serta persentase progres menurut kontrak. K. Modal Kerja Diisi dengan nomor. dan nama bank yang mengeluarkan surat dukungan keuangan serta nilai dukungan paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. BAB VIII. formulir isian kualifikasi ditandatangani oleh: a. Direktur utama/pimpinan perusahaan. . prestasi kerja terakhir dan rencana tanggal kontrak berakhir. L.

kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan. 7. 9. Kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. Pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. tidak pailit. Memiliki kemampuan pada sub bidang pekerjaan yang sesuai. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. d. Salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau peserta perorangan tidak masuk dalam Daftar Hitam. atau e. atau peserta perorangan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. Memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan perundangundangan. c. PPh Pasal 25/Pasal 29 dan PPN (bagi Pengusaha Kena Pajak) paling kurang 3 (tiga) bulan terakhir dalam tahun berjalan. Menyampaikan daftar perolehan pekerjaan yang sedang . Memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahunan) serta memiliki laporan bulanan PPh Pasal 21. peserta perorangan. 6. Menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. 2. 8. 4. Memiliki kemampuan menyediakan fasilitas dan peralatan serta personil yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan. 3. 5. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF).b. Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yangnama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. PPh Pasal 23 (bila ada transaksi).

dapat dihitung dengan regresi linier berdasarkan indeks bulan-bulan sebelumnya) Io Is . 10. KD = 3 NPt Nilai pengalaman tertinggi pada sub NPT = bidang yang sesuai dalam 10 (sepuluh) tahun terakhir b. nilai kontrak dan status peserta pada saat menyelesaikan kontrak sebelumnya. Dalam hal peserta akan melakukan kemitraan/KSO: a. b. Peserta wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. Pengalaman perusahaan dinilai dari sub bidang pekerjaan. 11. memiliki Kemampuan Dasar (KD) pada pekerjaan yang sejenis dan kompleksitas yang setara. Memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta untuk mengikuti pengadaan pekerjaan konstruksi paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. 12. c. KD sekurang-kurangnya sama dengan nilai total HPS. e.dikerjakan. Nilai pengalaman pekerjaan dapat dikonversi menjadi nilai pekerjaan sekarang (present value) menggunakan perhitungan sebagai berikut: NPs = Npo NPs Npo = Nilai pekerjaan sekarang = Nilai pekerjaan keseluruhan termasuk eskalasi (apabila ada) saat serah terima pertama = Indeks dari Biro Pusat Statistik (BPS) pada bulan serah terima pertama = Indeks dari BPS pada bulan penilaian prakualifikasi (apabila belum ada. Evaluasi persyaratan pada angka 1 sampai dengan angka 10 dilakukan untuk setiap perusahaan yang melakukan kemitraan/KSO. Dalam hal kemitraan/KSO yang diperhitungkan adalah KD dari perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO. Untuk usaha non-kecil. d. dengan ketentuan: a.

E. Memiliki Sertifikat Manajemen Mutu (ISO) dan/atau memiliki Sertifikat Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pokja ULP memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian peserta dalam Dokumen Isian Kualifikasi dalam hal: 1. Evaluasi kualifikasi sudah merupakan kompetisi. b. BAB IX. yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO. Untuk badan usaha yang bermitra/KSO. SKP = KP – jumlah paket yang sedang KP = dikerjakan Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha non kecil KP = 6 atau KP = 1. dengan ketentuan: a. apabila disyaratkan. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Pokja ULP dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis namun tidak boleh mengubah substansi formulir isian kualifikasi. Formulir Isian Kualifikasi yang tidak dibubuhi materai tidak digugurkan. pemenuhan persyaratan kualifikasi. kelengkapan Dokumen Isian Kualifikasi. dalam hal kemitraan/KSO. persyaratan ini disyaratkan bagi perusahaan yang melaksanakan pekerjaan yang membutuhkan Sertifikat ISO dan/atau persyaratan Sertifikat K3. maka data yang kurang tidak dapat dilengkapi. Mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). 14. dan 2. D. . 13.2 N N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu5 (lima) tahun terakhir. B. BENTUK KONTRAK SURAT PERJANJIAN Untuk Melaksanakan Paket Pekerjaan Konstruksi : ……………… C.Indeks BPS yang dipakai adalah indeks yang merupakan komponen terbesar dari pekerjaan.

.(nama Penyedia 2). yang bertindak untuk dan atas nama …………….. 2.(No. berdasarkan Akta Notaris No.. tanggal bulan………. Jika Penyedia bukan berbentuk kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi sebagai berikut: ―SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut ―Kontrak‖) dibuat dan ditandatangani di ……………pada hari ………. .bulan ……tahun ………… (tanggal..(nama Penyedia).(nama satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen). (alamat Pejabat Pembuat Komitmen). SK penetapan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen) (selanjutnya disebut ―PPK‖) dan ………(nama wakil Penyedia) ……………….. (jabatan wakil Penyedia). dst yang masing-masing anggotanya bertanggung jawab secara pribadi dan tanggung renteng atas semua kewajiban terhadap . ……………………. yang bertindak untuk dan atas nama ………….(tanggal penerbitan Akta) yang dikeluarkan oleh Notaris ……………………..tanggal ……. selaku Pejabat Pembuat Komitmen... Jika Penyedia berbentuk kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi sebagai berikut: ―SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut ―Kontrak‖) dibuat dan ditandatangani di ……… pada hari ……. .. yang berkedudukan di ………. bulan dan tahun diisi dengan huruf) antara …………... (nama Penyedia 1). ”Penyedia”)... (nama Pejabat Pembuat Komitmen). bulan dan tahun diisi dengan huruf) antara ………. SK penetapan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen) (selanjutnya disebut ―PPK‖) dan kemitraan/KSO yang beranggotakan sebagai berikut: 1.(pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK) No ………… (No.Nomor: ……………….(nama Pejabat Pembuat Komitmen). Akta notaries) tanggal …………. (nama Notaris penerbit Akta) (selanjutnya disebut ……………..tahun ……………(tanggal. selaku Pejabat Pembuat Komitmen. yang bertindak untuk dan atas nama …………. (nama satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen). yang berkedudukan di ……………. (alamat Pejabat Pembuat Komitmen). yang berkedudukan di ……………… (alamat Penyedia). berdasarkan Surat Keputusan……………. ……….. (pejabatyang menandatangani SK penetapan sebagai PPK) No …………………… (No. berdasarkan Surat Keputusan ……………. …………………….

MAKA OLEH KARENA ITU. (nama anggota kemitraan yang ditunjuk sebagai wakil kemitraan/KSO) untuk bertindak atas nama Kemitraan yang berkedudukan di ………….tanggal ……………. …………. (b) Penyedia sebagaimana dinyatakan kepada PPK. (selanjutnya disebut ―Penyedia‖) MENGINGAT BAHWA (a) PPK telah meminta Penyedia untuk menyediakan Pekerjaan Konstruksi sebagaimana diterangkan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak yang terlampir dalam Kontrak ini (selanjutnya disebut ―Pekerjaan Konstruksi‖). Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum. (c) PPK dan Penyedia menyatakan memiliki kewenangan untuk menandatangani Kontrak ini. (d) PPK dan Penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan Kontrak ini masingmasing pihak: 1) Telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat. 2) Menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut. berdasarkan surat Perjanjian kemitraan/KSO No. personil. PPK dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai berikut : 1. dan sumber daya teknis. ditulis sebagai berikut : ―total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperoleh berdasarkan kuantitas dan harga satuan pekerjaan sebagaimana tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah sebesar . memiliki keahlian profesional. 4) Telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa danmengkonfirmasikan semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait. serta telah menyetujui untuk menyediakan Pekerjaan Konstruksi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini. 3) Telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini.. (alamat Penyedia wakil kemitraan).. dan mengikat pihak yang diwakili..PPK berdasarkan Kontrak ini dan telah menunjuk …………….

BAPP. 3) Memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh Penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan Kontrak. dan i. Dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan. c. 4) Membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam Kontrak yang telah ditetapkan . ………………. g. SPPBJ. e. Dokumen-dokumen berikut merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kontrak ini: a. Syarat-syarat umum Kontrak. dan jika terjadi pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki pada angka 3 di atas. ditulis sebagai berikut : ―total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah sebesar Rp. d.Rp.. b. 3. f. Syarat-syarat khusus Kontrak.rupiah‖) untuk kontrak lump sum. BAHP.Penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi khususnya : a. PPK mempunyai kewajiban untuk: hak dan 1) Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan olehPenyedia. Hak dan kewajiban timbal-balik PPK dan . …………….(…………………………. Gambar-gambar. 2) Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaanpekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia. h.. Peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini. Adendum Surat Perjanjian. 2. Surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga (apabila ada). Spesifikasi khusus. Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain. Spesifikasi umum.. 4. (…………………………………. Pokok perjanjian.rupiah). 5.

7) Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahanpekerjaan yang telah ditetapkan dalam Kontrak.kepada Penyedia. PPK dan Penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di Republik Indonesia. 5) Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat.Syarat Umum/Khusus Kontrak. b. 6. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. bahan-bahan. angkutan ke atau dari lapangan. DENGAN DEMIKIAN. 6) Memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untukpemeriksaan pelaksanaan y ang dilakukan PPK. Penyedia mempunyai hak dan kewajiban untuk: 1) Menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam Kontrak. 2) Meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dariPPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan Kontrak. Kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak dengan tanggal mulai dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan sebagaimana diatur dalam Syarat. 4) Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam Kontrak. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan. 8) Mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan Penyedia. peralatan. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam Kontrak. 3) Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK. Untuk dan atas nama PPK Untuk dan atas nama Penyedia/Kemitraan (KSO) .

) (nama lengkap) (jabatan) [kop surat K/L/D/I] SATUAN KERJA: SURAT PERINTAH KERJA (SPK) Halaman PAKET PEKERJAAN: dari [cantumkan dan lengkapi salah satu saja] NOMOR DAN TANGGAL DOKUMEN PENGADAAN: [jika pengadaan melalui Pelelangan Umum/Pemilihan Langsung] NOMOR DAN TANGGAL SURAT PERMINTAAN PENAWARAN: [jika pengadaan melalui Penunjukan Langsung/Pengadaan Langsung] NOMOR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL NEGOSISASI: [jika pengadaan melalui Penunjukan Langsung/Pengadaan Langsung] SUMBER DANA: [sebagai contoh.(tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia maka rekatkan materai Rp 6. (tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk satuan kerja PPK maka rekatkan materai Rp 6. Uraian Pekerjaa n Kuantitas Satuan Ukuran Subtotal (Rp) Material Upah Total (Rp) Jumla h PPN 10% NILAI Terbilang: ...000. cantumkan ‖dibebankan atas DIPA anggaran kegaiatan WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: Tahun Anggaran untuk mata NOMOR DAN TANGGAL SPK: ( ) hari kalender/bulan/tahun NILAI PEKERJAAN Harga Satuan (Rp) Material Upah No.) (nama lengkap) (jabatan) …………………………………..000.

HAK KEPEMILIKAN PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh penyedia kepada PPK. Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK.000. PEMUTUSAN Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. CACAT MUTU PPK akan memeriksa setiap hasil pekerjaan penyedia dan memberitahukan secara tertulis penyedia atas setiap cacat mutu yang ditemukan. . Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama 6 (enam) bulan setelah serah terima hasil pekerjaan. Untuk dan atas nama Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk penyedia maka rekatkan materai Rp 6. 3. penyedia berkewajiban untuk mematuhi Standar Ketentuan dan Syarat Umum SPK terlampir. PPK dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan cacat mutu. Penyedia bertanggung jawab penuh terhadap personilnya. PPK dapat memutuskan SPK ini dengan pemberitahuan tertulis kepada penyedia. dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh penyedia.000. serta menguji pekerjaan yang dianggap oleh PPK mengandung cacat mutu. Jika pekerjaan tidak dapat diselesaikan dalam jangka waktu pelaksanaan pekerjaan karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia berkewajiban untuk membayar denda kepada PPK sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari nilai SPK sebelum PPN setiap hari kalender keterlambatan.)] Untuk dan atas nama penyedia [nama lengkap] [jabatan] [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6. 4. 2. Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada penyedia dengan penegecualian keausan akibat pemakaian yang wajar.INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan dibuktikan dengan Berita Acara Serah Terima. PENYEDIA JASA MANDIRI SPK ini tidak dimaksudkan untuk menciptakan hubungan hukum antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan penyedia seperti hubungan hukum antara majikan dan buruh atau antara prinsipal dan agen. elaintunduk kepada ketentuandalam SPK ini.. Jika diminta oleh PPK maka penyedia berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku.)] [nama lengkap] [jabatan] STANDAR KETENTUAN DAN SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) 1.

dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. baik sebagai . PENANGGUNGAN Penyedia berkewajiban untuk melindungi. SPK ini 8. interpretasi. serta cidera tubuh. gugatan atau tuntutan hukum. tanggung jawab. 9. PERPAJAKAN Penyedia berkewajiban untuk membayar semua pajak. 7. dan/atau kehilangan atau kerusakan harta benda. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim atas kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan penyedia berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan. bea. Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama penyedia. 5. 10. retribusi. atau di mana kerugian tersebut terjadi. terlepas dari bagaimana. denda. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. ADENDUM SPK ini tidak dapat diubah kecuali dibuat secara tertulis serta berlaku jika disetujui oleh PPK dan penyedia. 6. kehilangan. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam nilai SPK. kerugian. kewajiban. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. dan pelaksanaan didasarkan kepada hukum Republik Indonesia.Jika SPK diputuskan sebelum waktu pelaksanaan pekerjaan berakhir dan pemutusan tersebut akibat Keadaan Kahar atau bukan karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia berhak atas pembayaran pekerjaan secara pro rata sesuai dengan prestasi pekerjaan yang dapat diterima oleh PPK. dan/atau cidera tubuh. membebaskan. proses pemeriksaan hukum. sakit atau kematian personil penyedia. sakit atau kematian pihak ketiga yang timbul dari pelaksanaan SPK. PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan. kapan. dan pungutan lain yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK.

. Ketentuan Umum Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut: 1.3 Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD.akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya 11. 1. 1.1 Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya. Penyedia menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini. 1. SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) A.2 Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/ Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD. BAB X. LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia menjamin bahwa tidak satu pun personil satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini.

Nilai Kontrak dalam Kontrak. Direksi lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK.11 1.7 1. Direksi teknis adalah tim pendukung yang 1. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan. adalah total harga yang tercantum 1. Kemitraan/KSO adalah kerja sama usaha antar penyedia baik penyedia nasional maupun penyedia asing.15 .6 1. yang masing-masing pihak mempunyai hak. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan.12 1. reviu.1.10 Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi.9 1. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK/Pokja ULP untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). untuk melaksanakan sebagian pekerjaan (subkontrak). terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih. Subpenyedia adalah penyedia yang mengadakan perjanjian kerja dengan penyedia penanggung jawab kontrak.13 1. Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi.4 1. Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada Institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit.14 Hari adalah hari kalender. evaluasi. Penyedia adalah badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan Pekerjaan Konstruksi.5 1.8 1.

Personil inti adalah tenaga yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yangditetapkansebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan .20 1.16 1. dikalkulasikan secara keahlian berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan serta digunakan oleh Pokja ULP untuk menilai kewajaran penawaran termasuk rinciannya. yang diterbitkan oleh PPK. Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya Kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan masa pemeliharaan berakhir. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. realistik dan dapat dilaksanakan.17 1. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis.1. Metoda pelaksanaan pekerjaan adalah cara kerja yang layak.21 1. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP. menyelesaikan seluruh pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan dengan tahap pelaksanaan yang sistimatis berdasarkan sumber daya yang dimiliki penawar.18 1.19 1.25 . Jadwal waktu pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. Pekerjaan utama adalah jenis pekerjaan yang secara langsung menunjang terwujudnya dan berfungsinya suatu konstruksi sesuai peruntukannya yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP. HargaPerkiraan Sendiri (HPS) adalah perhitungan perkiraan biaya pekerjaan yang disusun oleh PPK.23 ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan. Daftar kuantitas dan harga (rincian harga penawaran) adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran.22 1.24 1. 1. Harga Satuan Pekerjaan (HSP) adalah harga satu jenis pekerjaan tertentu per satu satuan tertentu.

baik secara keseluruhan maupun sebagian dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak. 3. 1. 3.26 Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan selesai. Bahasa dan Hukum 3. yang setelah diserahterimakan oleh penyedia kepada PPK dan terlebih dahulu diperiksa serta diterima oleh Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. manfaat.1 Bahasa kontrak harus dalam Bahasa Indonesia kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris. keselamatan dan kesehatan kerja. Kegagalan Konstruksi adalah keadaan hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan sebagaimana disepakati dalam kontrak baik sebagian maupun keseluruhan sebagai akibat kesalahan pengguna atau penyedia.27 1. dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan. dan/atau keselamatan umum/. kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di Negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara . Masa pemeliharaan adalah kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak. dinyatakan dalam Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PPK.29 2.2 Hukum yang digunakan adalah hokum yang berlaku di Indonesia. Penerapan SSUK diterapkan secara luas dalam pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian. dari segi teknis. Kegagalan Bangunan adalah keadaan bangunan.28 1. menjadi tidak berfungsi.1.

Penyedia menjamin bahwa yang bersangkutan (termasuk semua anggota Kemitraan/KSO apabila berbentuk Kemitraan/KSO) dan Sub penyedianya (jika ada) tidak pernah dan tidak akan melakukan tindakan yang dilarang di atas Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan larangan-larangan di atas dapat dikenakan sanksi-sanksi administratif oleh PPK sebagai berikut: a.5 5. Pengenaan sanksi administrative di atas dilaporkan oleh PPK kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi lainnya.4 4. menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau imbalan berupa apa saja atau melakukan tindakan lainnya untuk mempengaruhi siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini. PPK yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan peraturan perundangundangan 4.3 4. Larangan Korupsi. 4. Asal Material/ Bahan 5. Pengenaan daftar hitam. b. c.1 Penyedia harus menyampaikan asal material/bahan yang terdiri dari rincian komponen dalam negeri dan komponen impor. b.Pemerintah dan Negara pemberi pinjaman/hibah). dilarang untuk: a. Mendorong terjadinya persaingan tidak sehat . Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK. Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. . c.2 4. Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia.1 Berdasarkan etika pengadaan barang/jasa pemerintah. membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan lain yang disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan Kontrak ini. Pemutusan Kontrak. dan d. Menawarkan.

e. 8. atau diproduksi. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam Nilai Kontrak. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak dalam SSUK. tumbuh.1 Semua korespondensi dapat berbentuk surat.5. dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan Kontrak ini. 10. bea. Subpenyedia (jika ada). Pembukuan Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku Perpajakan Penyedia. Wakil Sah Para Pihak Setiap tindakan yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dilakukan. Khusus untuk penyedia perseorangan. Semua pemberitahuan. Pengalihan dan/atau Subkontrak 9.2 7. Korespondensi 6. antara lain tempat material/bahan ditambang. retribusi. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini harus dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. .mail dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK. Penyedia tidak boleh diwakilkan.2 Asal material/bahan merupakan tempat material/bahan diperoleh. atau jika disampaikan melalui surat tercatat dan/atau faksimili ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK 6. 6. dan setiap dokumen yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dibuat berdasarkan Kontrak ini oleh PPK atau Penyedia hanya dapat dilakukan atau dibuat oleh pejabat yang disebutkan dalam SSKK. permohonan. dan Personil yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak.

Subkontrak sebagian pekerjaan utama hanya diperbolehkan kepada Penyedia spesialis setelah persetujuan tertulis dari PPK. .2 10. Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan 14. 13.1 Selama berlangsungnya pelaksanaan pekerjaan. Penyedia Mandiri Penyedia berdasarkan Kontrak ini bertanggung jawab penuh terhadap personil dan subpenyedianya (jika ada) serta pekerjaan yang dilakukan oleh mereka. Jika ketentuan di atas dilanggar maka Kontrak diputuskan dan Penyedia dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam SSKK.3 10. Kemitraan/KSO Kemitraan/KSO member kuasa kepada salah satu anggota yang disebut dalam Surat Perjanjian untuk bertindak atas nama Kemitraan/KSO dalam pelaksanaan hak dan kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini.1 Penyedia dilarang untuk mengalihkan sebagian atau seluruh Kontrak ini. PPK jika dipandang perlu dapat mengangkat Pengawas Pekerjaan 12. Pengabaian hanya dapat mengikat jika dapat dibuktikan secara tertulis dan ditandatangani oleh Wakil Sah Pihak yang melakukan pengabaian.10. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan. Pengalihan seluruh Kontrak hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia. 10. Penyedia dilarang untuk mensubkontrakkan sebagian/seluruh pekerjaan utama dalam Kontrak ini.4 11. baik sebagai akibat peleburan (merger) maupun akibat lainnya. Pengabaian Jika terjadi pengabaian oleh satu Pihak terhadap pelanggaran ketentuan tertentu Kontrak oleh Pihak yang lain maka pengabaian tersebut tidak menjadi pengabaian yang terus-menerus selama Masa Kontrak atau seketika menjadi pengabaian terhadap pelanggaran ketentuan yang lain. 14.

Pengawas Pekerjaan selalu bertindak untuk kepentingan PPK. 15. Penemuan. . Pengawas Pekerjaan dapat bertindak sebagai Wakil Sah PPK. 18.1 Semua gambar yang digunakan untuk mendapatkan Hasil Pekerjaan baik yang permanen maupun sementara harus mendapatkan persetujuan Pengawas Pekerjaan. penyedia bertanggung jawab secara penuh atas rancangan Hasil Pekerjaan Sementara 15.2 16. 14. Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan. Wakil Sah PPK dan/atau Pengawas Pekerjaan ke lokasi kerja dan lokasi 17. Akses ke Lokasi Kerja Penyedia berkewajiban untuk menjamin akses PPK.penemuan Penyedia wajib memberitahukan kepada PPK dan kepada pihak yang berwenang semua penemuan benda/barang yang mempunyai nilai sejarah atau penemuan kekayaan di lokasi pekerjaan yang menurut peraturan perundang-undangan dikuasai oleh Negara. Terlepas dari ada tidaknya persetujuan Pengawas Pekerjaan. Jika tercantum dalam SSKK.yang berasal dari personil PPK atau konsultan pengawas.2 Dalam melaksanakan kewajibannya. Perintah Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan semua perintah Pengawas Pekerjaan yang sesuai dengan kewenangan Pengawas Pekerjaan dalam Kontrak ini. Persetujuan Pengawas Pekerjaan 15. Jika dalam pelaksanaan pekerjaan ini diperlukan terlebih dahulu adanya Hasil Pekerjaan Sementara maka penyedia berkewajiban untuk menyerahkan spesifikasi dan gambar usulan Hasil Pekerjaan Sementara tersebut untuk disetujui oleh Pengawas Pekerjaan.

1 PPK berkewajiban untuk menyerahkan keseluruhan lokasi kerja kepada penyedia sebelum SPMK diterbitkan. Hasil pemeriksaan dan penyerahan dituangkan dalam berita acara penyerahan lokasi kerja. Pelaksanaan Pekerjaan Penyerahan Lokasi Kerja 20. B.1 Kontrak ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan Surat Perjanjian oleh Para Pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK. . Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan dalam SSKK. 19. Penyerahan dilakukan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan lapangan bersama. dan kondisi ini ditetapkan sebagai Peristiwa Kompensasi.3 Jika penyerahan hanya dilakukan pada bagian tertentu dari lokasi kerja maka PPK dapat dianggap telah menunda pelaksanaan pekerjaan tertentu yang terkait dengan bagian lokasi kerja tersebut.2 Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. 20.4 B. 19.2 Jika dalam pemeriksaan lapangan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka perubahan tersebut harus dituangkan dalam adendum Kontrak. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. Penyelesaian. 20.3 19.1 20. Pelaksanaan. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum kontrak 19.lainnya dimana pekerjaan ini sedang atau akan dilaksanakan. Adendum dan Pemutusan Kontrak Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan 19.

1 Selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterbitkannya SPMK dan sebelum pelaksanaan pekerjaan. Informasi mengenai pekerjaan yang dilaksanakan. harus sudah menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. Prosedur instruksi kerja.2 Program mutu disusun paling sedikit berisi: a.5 22. c. d.4 Program mutu dapat direvisi sesuai dengan kondisi lokasi pekerjaan. dan f. . Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak oleh penyedia. 22.tanganan kontrak.21.1 Penyedia berkewajiban untuk menyerahkan program mutu pada rapat persiapan pelaksanaan kontrak untuk disetujui oleh PPK. 22. termasuk perubahan terhadap urutan pekerjaan Pemutakhiran program mutu harus mendapatkan persetujuan PPK.1 21. Program Mutu 22. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 23. Jadwal pelaksanaan pekerjaan. Prosedur pelaksanaan pekerjaan.2 PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penanda. akan 22.6 23. e. Persetujuan PPK terhadap program mutu tidak mengubah kewajiban kontraktual penyedia. Penyedia berkewajiban untuk memutakhirkan program mutu jika terjadi adendum Kontrak dan Peristiwa Kompensasi.3 22. dan unsur pengawasan. pelaksana kerja. b. Organisasi kerja penyedia. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 21. PPK bersama dengan penyedia. unsur perencanaan. 22. Pemutakhiran program mutu harus menunjukkan perkembangan kemajuan setiap pekerjaan dan dampaknya terhadap penjadwalan sisa pekerjaan.

an Kontrak atas usul PPK.1 Apabila diperlukan. Apabila dalam pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi Kontrak. Mendatangkan peralatan-peralatan terkait yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan.2 Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. Program mutu. Jadwal pengadaan bahan/material.3 Untuk pemeriksaan bersama ini.2 Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak meliputi: a. Hasil pemeriksaan bersama dituangkan dalam Berita Acara. gedung laboratorium. maka harus dituangkan dalam addendum Kontrak. mobilisasi peralatan dan personil. Penyusunan rencana dan pelaksanaan pemeriksaan lokasi pekerjaan. dan sebagainya.2 25.1 Mobilisasi paling lambat harus sudah mulai dilaksanakan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK 24. Mendatangkan personil-personil Mobilisasi peralatan dan personil dapat secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. 24. .23. b. Mempersiapkan fasilitas seperti kantor. PA/KPA dapat membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksana. gudang. bengkel. Jadwal pelaksanaan pekerjaan. f. d. b. c. yaitu: a. dilakukan 24. Tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. dan/atau c. rumah. 25. Organisasi kerja. e. Mobilisasi 24. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lokasi pekerjaan dengan melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lokasi pekerjaan untuk setiap rencana mata pembayaran. Pemeriksaan Bersama 25.3 25. pada tahap awal pelaksanaan Kontrak.

serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. penyedia berkewajiban untukmemulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. B. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi.4 Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Personil dan/atau Peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan Kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat Personil dan/atau Peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama.2 26.3 26. 26. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. Pengendalian Waktu Waktu Penyelesaian Pekerjaan 26. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang.1 Kecuali Kontrak diputuskan lebih awal. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian .1 Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang.2 26.4 27. Perpanjangan Waktu 27. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan.25.

Jika penyedia lalai untuk memberikan peringatan dini atas keterlambatan atau tidak dapat bekerja sama untuk mencegah keterlambatan maka keterlambatan seperti ini tidak dapat dijadikan alasan untuk memperpanjang Tanggal Penyelesaian. 29. Setiap perintah penundaan ini harus segera ditembuskan kepada PPK.1 Pengawas Pekerjaan atau penyedia dapat menyelenggarakan rapat pemantauan. Peringatan Dini 30. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum Kontrak jika perpanjangan tersebut mengubah Masa Kontrak.3 30.2 PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan harus telah menetapkan ada tidaknya perpanjangan dan untuk berapa lama. Penundaan oleh Pengawas Pekerjaan Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan secara tertulis penyedia untuk menunda pelaksanaan pekerjaan. 27. Rapat pemantauan diselenggarakan untuk membahas perkembangan pekerjaan dan perencanaaan atas sisa pekerjaan serta untuk menindaklanjuti peringatan dini. dalam jangka waktu 21 (dua puluh satu) hari setelah penyedia meminta perpanjangan.Pekerjaan secara tertulis. Rapat Pemantauan 29. Pengawas Pekerjaan dapat memutuskan baik dalam rapat atau setelah rapat melalui pernyataan tertulis kepada semua pihak yang menghadiri rapat. 29. dan meminta satu sama lain untuk menghadiri rapat tersebut. 29.2 Hasil rapat pemantauan akan dituangkan oleh Pengawas Pekerjaan dalam berita acara rapat. dan rekamannya diserahkan kepada PPK dan pihak-pihak yang menghadiri rapat. 28.1 Penyedia berkewajiban untuk memperingatkan sedini . Mengenai hal-hal dalam rapat yang perlu diputuskan.

mungkin Pengawas Pekerjaan atas peristiwa atau kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi mutu pekerjaan, menaikkan Nilai Kontrak atau menunda penyelesaian pekerjaan. Pengawas Pekerjaan dapat Pemerintahkan penyedia untuk menyampaikan secara tertulis perkiraan dampak peristiwa atau kondisi tersebut di atas terhadap Nilai Kontrak dan Tanggal Penyelesaian. Pernyataan perkiraan ini harus sesegera mungkin disampaikan oleh penyedia. 30.2 Penyedia berkewajiban untuk bekerja sama dengan Pengawas Pekerjaan untuk mencegah atau mengurangi dampak peristiwa atau kondisi tersebut.

B.3 31.

Penyelesaian Kontrak Serah Terima Pekerjaan 31.1 Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus), penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. 31.2 31.3 Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan, PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan, penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya, atas perintah PPK. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kontrak dan diterima oleh Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Pembayaran dilakukan sebesar 95% (sembilan puluh lima perseratus) dari nilai kontrak, sedangkan yang 5% (lima perseratus) merupakan retensi selama masa pemeliharaan, atau pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus perseratus) dari nilai kontrak dan penyedia harus menyerahkan Jaminan Pemeliharaan sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak.

31.4

31.5

31.6

Penyedia wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan. Setelah masa pemeliharaan berakhir, penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan akhir pekerjaan. PPK menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah penyedia melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. PPK wajib melakukan pembayaran sisa nilai kontrak yang belum dibayar atau mengembalikan Jaminan Pemeliharaan. Apabila penyedia tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sebagaimana mestinya, maka PPK berhak menggunakan uang retensi untuk membiayai perbaikan/pemeliharaan atau mencairkan Jaminan Pemeliharaan.

31.7

31.8

31.9

31.10 Jika Hasil Pekerjaan berupa bangunan maka umur konstruksi bangunan ditetapkan dalam SSKK. 32. Pengambilalihan PPK akan mengambil alih lokasi dan hasil pekerjaan dalam jangka waktu tertentu setelah dikeluarkan surat keterangan selesai/pengakhiran pekerjaan Pedoman Pengoperasian dan Perawatan 33.1 Penyedia diwajibkan memberikan petunjuk kepada PPK tentang pedoman pengoperasian dan perawatan sesuai dengan SSKK. 33.2 Apabila penyedia tidak memberikan pengoperasian dan perawatan, PPK berhak uang retensi atau Jaminan Pemeliharaan. pedoman menahan

33.

B.4 34.

Adendum Perubahan Kontrak 34.1 Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak. 34.2 Perubahan Kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui

oleh para pihak, meliputi: a. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak; b. c. Perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan; Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan, perubahan pelaksanaan pekerjaan dan/atau penyesuaian harga.

34.3

Untuk kepentingan perubahan kontrak, PA/KPA dapat membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK.

35.

Perubahan Lingkup Pekerjaan 35.1 Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lokasi pekerjaan pada saat pelaksanaan dengan gambar dan spesifikasi yang ditentukan dalam Dokumen Kontrak, maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi antara lain : a. Menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam kontrak; b. Mengurangi atau menambah jenis pekerjaan; c. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lokasi pekerjaan; dan/atau d. Melaksanakan pekerjaan tambah yang belumtercantum dalam kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan paling tinggi 10% (sepuluh perseratus) dari nilai kontrak awal. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia kemudian dilanjutkan dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak awal. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum kontrak.

35.2

35.3

35.4

36.

Perubahan Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan

e. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi.1. Keadaan Kahar Keadaan Kahar 37. Bencana non alam. Bencana sosial. b. Bencana alam. Pemogokan. c.2 36.5 B.’ pelaksanaan 36.4 36. dan/atau e. Kebakaran. b. d.1 Suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya.3 36. Yang digolongkan Keadaan Kahar meliputi : a. Keterlambatan yang disebabkan oleh PPK. Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar atau waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan pada pasal 39.36. Keadaan kahar.1 Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk halhal sebagai berikut: a. Gangguan industry lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan 37. Pekerjaan tambah. c. Persetujuan perpanjangan waktu dituangkan dalam adendum kontrak.2 . dan/atau f. Perubahan disain. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. d. Masalah yang timbul di luar kendalipenyedia. PPK dapat menugaskan Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan.5 37.

tidak dikenakan sanksi. Penghentian dan Pemutusan Kontrak Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memerintahkan secara tertulis kepada Penyedia untuk meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk bekerja dalam situasi demikian.4 37. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai.5 Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat Keadaan Kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. Pada saat terjadinya Keadaan Kahar. Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan. 37. maka penyedia memberitahukan kepada PPK paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. dengan menyertakan pernyataan Keadaan Kahar dari pejabat yang berwenang. 38. Jangka waktu yang ditetapkan dalam Kontrak untuk pemenuhan kewajiban Pihak yang tertimpa Keadaan Kahar harus diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan jangka waktu terhentinya Kontrak akibat Keadaan Kahar.3 Apabila terjadi Keadaan Kahar. Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sesuai dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai.6 38.1 Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. Penggantian biaya ini harus diatur dalam suatu adendum Kontrak. 37.2 Dalam hal kontrak dihentikan. termasuk: .menteri teknis terkait. 37.6 B.

tidak memulai pelaksanaan pekerjaan. Denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. Penyedia berada dalam keadaan pailit. Penyedia menghentikan pekerjaan selama 28 (dua puluh delapan) hari dan penghentian ini tidak tercantum dalam program mutu serta tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. i. Penyedia selama Masa Kontrak gagal memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh PPK. Biaya langsung pembongkaran dan demobilisasi Hasil Pekerjaan Sementara dan Peralatan.a. h. Penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. g. f. b. Pemutusan kontrak dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab UndangUndang Hukum Perdata. Penyedia tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. c. dan/atau d. dan perintah tersebut tidak ditarik selama 28 (dua puluh delapan) hari. Penyedia tidak mempertahankan keberlakuan Jaminan Pelaksanaan. b. c. pemutusan Kontrak melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila : a. e. Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan pekerjaan.4 Biaya langsung pengadaan Bahan dan Perlengkapan untuk pekerjaan ini. Penyedia terbukti melakukan KKN.3 38. . Biaya langsung demobilisasi Personil. dan selanjutnya menjadi hak milik PPK. 38. j. Bahan dan Perlengkapan ini harus diserahkan oleh Penyedia kepada PPK.

k. dan/atau d. dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh PPK tanpa kewajiban perawatan.5 Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia : a. Penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. Membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum alam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. Penyedia membayar denda. meliputi: 40.6 39. Hasil Pekerjaan Sementara yang masih berada di lokasi kerja setelah pemutusan Kontrak akibat kelalaian atau kesalahan penyedia. c. Pengaduan tentang penyimpangan prosedur. b. 40. 38. Memberikan fasilitas berupa sarana dan . dan d. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. c. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. Pengambilan kembali semua peninggalan tersebut oleh penyedia hanya dapat dilakukan setelah mempertimbangkan kepentingan PPK. Sisa Uang Mukaharus dilunasi oleh penyedia atau Jamina Uang Muka dicairkan. Perlengkapan. Hak dan Kewajiban Para Pihak Hak dan Kewajiban Para Pihak Hak-hak yang dimiliki serta kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan oleh PPK dan penyedia dalam melaksanakan kontrak. Peralatan. 38. Jaminan Pelaksanaan dicairkan. Peninggalan Semua Bahan.1 Hak dan kewajiban PPK: a. C. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. b. Meminta laporan-laporan secara periodic mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia.

Mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk elindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan penyedia. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam kontrak. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. c. d. Berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. . dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan. e. misalnya spesifikasi teknis dan/atau gambar-gambar.2 Hak dan kewajiban penyedia: a. Menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat. angkutan ke atau dari lapangan. b. peralatan. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK. f. Penggunaan Dokumen. kecuali dengan ijin tertulis dari PPK. dan h. 41. Memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK.prasarana yang dibutuhkan oleh penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. 40. bahan-bahan. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. g.Dokumen Kontrak dan Informasi Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dan menginformasikan dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak untuk kepentingan pihak lain. Hak Kekayaan Intelektual Penyedia wajib melindungi PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh penyedia 42.

semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini.3 43. kehilangan. c. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. sakit atau kematian pihak ketiga.2 Penyedia berkewajiban untuk mematuhi dan . Cidera tubuh. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: a. gugatan atau tuntutan hukum. proses pemeriksaan hukum. dan Personil.4 44.1 Penyedia berkewajiban untuk melindungi. Penanggungan dan Risiko 43. Kehilangan atau kerusakan terhadap Hasil Pekerjaan atau Bahan yang menyatu dengan Hasil Pekerjaan selama Tanggal Mulai Kerja dan batas akhir Masa Pemeliharaan harus diganti atau diperbaiki oleh penyedia atas tanggungannya sendiri jika kehilangan atau kerusakan tersebut terjadi akibat tindakan atau kelalaian penyedia. tanggung jawab. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam Pasal ini. sakit atau kematian Personil. 43. kerugian. membebaskan. 43. Perlindungan Tenaga Kerja 44. Kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. Kehilangan atau kerusakan harta benda. Subpenyedia (jika ada). dan cidera tubuh.43. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. denda. kewajiban. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. b.1 Penyedia dan Subpenyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk mengikutsertakan Personilnya pada program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan 44.2 Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal.

Pemeliharaan Lingkungan Penyedia berkewajiban untuk mengambil langkah. atas segala risiko terhadap kecelakaan. 46. penyedia beserta Personilnya dianggap telah membaca dan memahami peraturan keselamatan kerja tersebut.langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi gangguan lingkungan terhadap pihak ketiga dan harta bendanya sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini.2 Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. jika ada) perlengkapan keselamatan kerja yang sesuai dan memadai. 46. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan . Semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. 47. Pada waktu pelaksanaan pekerjaan. Tanpa mengurangi kewajiban penyedia untuk melaporkan kecelakaan berdasarkan hukum yang berlaku. pelaksanaan pekerjaan. P erlindungan terhadap kegagalan bangunan. b. Pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. kehilangan. 44.1 Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk : a. Asuransi 46. penyedia akan melaporkan kepada PPK mengenai setiap kecelakaan yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini dalam waktu 24 (dua puluh empat) jam setelah kejadian 44. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. serta risiko lain yang tidak dapat diduga.4 45. dan c.3 Penyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk menyediakan kepada setiap Personilnya (termasuk Personil Subpenyedia. kerusakan.memerintahkan Personilnya untuk mematuhi peraturan keselamatan kerja.

Mensubkontrakkan sebagian pekerjaan. d. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian.1 Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis PPK sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. Mengubah Personil Inti dan/atau Peralatan. 47. dan f. jumlah dan kondisi peralatan. c. J jenis dan kuantitas bahan yang berada di lokasi pekerjaan. Mengubah syarat dan ketentuan polis asuransi. Menggunakan spesifikasi dan gambar dalam Pasal 15 SSUK. Jenis. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis Pengawas Pekerjaan sebelum melakukan tindakan. d. Penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. Laporan harian berisi: a. Laporan Hasil Pekerjaan 48.3 . b. e. Keadaan cuaca termasuk hujan. 48. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. c.47. 48. Tindakan lain yang diatur dalam SSKK. d. b. c. Tindakan lain yang diatur dalam SSKK. b. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan.1 Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan kontrak untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan.2 48. Mengubah atau memutakhirkan program mutu.tindakan berikut : a. Menunjuk Personil yang namanya tidak tercantum dalam Lampiran A SSKK.2 Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan.

25.000. Kerjasama Antara Penyedia dan Sub Penyedia 50. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. desain.7 49. gambar.000.000. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. dan dokumen-dokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan Kontrak ini sepenuhnya merupakan hak milik PPK.3 .2 50. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK.48. 48. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK.5 Laporan harian dibuat oleh penyedia.00 (dua puluh lima miliar rupiah) wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan.6 48. spesifikasi. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. Penyedia tetap bertanggung jawab pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut. atas bagian 50.1 Penyedia yang mempunyai harga Kontrak di atas Rp. Kepemilikan Dokumen Semua rancangan. 50. yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama.4 48. Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut harus diatur dalam Kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. laporan. Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir Masa Kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen dan piranti lunak tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK.

Penyedia Lain Penyedia berkewajiban untuk bekerjasama dan menggunakanm lokasi kerja bersama-sama dengan penyedia yang lain (jika ada) dan pihak-pihak lainnya yang berkepentingan atas lokasi kerja. Usaha Kecil dan koperasi kecil.1 Apabila penyedia yang ditunjuk adalah penyedia Usaha Mikro. dan d. c.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. Dalam melaksanakan kewajiban di atas penyedia terpilih tetap bertanggungjawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil 51. Pembayaran Denda Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam Kontrak ini. maka dalam kontrak dimuat ketentuan bahwa pekerjaan tersebut harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. PPK dapat memberikan jadwal kerja penyedia yang lain di lokasi kerja. Keselamatan Penyedia bertanggung jawab atas keselamatan semua pihak di lokasi kerja. b. maka penyedia dikenakan sanksi yang diatur dalam SSKK 51. Jika dipandang perlu. Penyedia wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro. Usaha Kecil dan koperasi kecil.3 52. Membuat laporan periodic mengenai pelaksanaan ketetapan di atas. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya. Usaha Mikro. 51. . Usaha Kecil dan koperasi kecil. 51. 53. 54. maka dalam kontrak dimuat: a.4 Ketentuan-ketentuan dalam subkontrak harus mengacu kepada Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia.50. Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. Bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama.

6 55. Nilai Jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan.3 55. 5% (lima perseratus) dari nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bagi penawaran yang lebih kecil dari 80% (delapan puluh perseratus) HPS.1 mengurangi Jaminan Pelaksanaan diberikan kepada PPK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) sebelum dilakukan penandatanganan kontrak dengan a.2 55. Jaminan Pemeliharaan diberikan kepada PPK setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus).8 55. Masa berlakunya Jaminan Pelaksanaan sekurangkurangnya sejak tanggal penanda. Jaminan Pelaksanaan dikembalikan setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus) dan diganti dengan Jaminan Pemeliharaan atau menahan uang retensi sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak.5 55. Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus perseratus) dari besarnya uang muka.4 55. Jaminan 55.tanganan kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan (Provisional Hand Over/PHO). Masa berlakunya Jaminan Uang Muka sekurangkurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan (PHO).9 . atau b.7 55. 55. Masa berlakunya Jaminan Pemeliharaan sekurang- 55. Pengembalian Jaminan Pemeliharan dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah masa pemeliharaan selesai dan pekerjaan diterima dengan baik sesuai dengan ketentuan kontrak.Pembayaran Denda tidak tanggung jawab kontraktual penyedia.

tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik.kurangnya sejak tanggal serah terima pertama pekerjaan (PHO) sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan (Final Hand Over/FHO). mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya.3 Penggantian personil inti dan/atau peralatan tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK. D. 56.4 56.1 Personil inti dan/atau peralatan yang ditempatkan harus sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Penawaran. Personil inti berkewajiban untuk menjaga kerahasiaan pekerjaannya.6 56.7 .5 56. atau c. Jika diperlukan oleh PPK. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti dan/atau peralatan menurut kualifikasi yang dibutuhkan. berkelakuan tidak baik. 56. b. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak diminta oleh PPK. Personil dan/atau Peralatan Penyedia Personil Inti dan/atau Peralatan 56. Penggantian personil inti dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil inti yang diusulkan beserta alasan penggantian. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan tanpa biaya tambahan apapun.2 56. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. Personil inti dapat sewaktu-waktu disyaratkan untuk menjaga kerahasiaan pekerjaan di bawah sumpah. Jika PPK menilai bahwa personil inti: a. 56.

Kewajiban PPK Fasilitas PPK dapat memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana atau kemudahan lainnya (jika ada) yang tercantum dalam SSKK untuk kelancaran pelaksanan pekerjaan ini Peristiwa Kompensasi 58. Ketentuan lain dalam SSKK. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan 58. PPK tidak memberikan gambar-gambar. 58. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/ kegagalan/ penyimpangan. b. h. 57.4 .1 Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: a. PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. 58. Penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal dalam kontrak. c.3 58.E. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. f. d.2 Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. e. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. Keterlambatan pembayaran kepada penyedia. PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. g. PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan.

1 PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam kontrak sebesar harga kontrak. perusahaan penjaminan.2 Harga kontrak telah memperhitungkan keuntungan. PPK harus mengajukan surat permintaanpembayaran untuk permohonan tersebut pada huruf c. 59. personil. d. 59. Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum). 58.perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. b. Uang muka dibayar untuk membiayai mobilisasi peralatan. Besaran uang muka ditentukan dalam SSKK dan dibayar setelah penyedia menyerahkan Jaminan Uang Muka senilai uang muka yang diterima. Pembayaran kepada Penyedia Harga Kontrak 59. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi yang meliputi juga biaya keselamatan dan kesehatan kerja. atau Perusahaan Asuransi Umum yang memiliki izin untuk menjual . Penyedia harus mengajukan permohonan pengambilan uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh bank umum. Pembayaran 60. pembayaran uang tandajadi kepada pemasok bahan/material dan persiapan teknis lain.5 Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. e. c. F.3 60. 59. paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah Jaminan Uang Muka diterima.1 Uang muka a. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi.

tidak termasuk bahan/material dan peralatan yang ada di lokasi pekerjaan. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). permintaan pembayaran harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh sub penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan. Bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. . pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. Pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan diterbitkan. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. denda (apabila ada). dan 5) Untuk kontrak yang mempunyai sub kontrak. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan halhal yang sedang menjadi perselisihan. c.2 Prestasi pekerjaan a. pajak dan uang retensi. 3) Pembayaran dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang. 4) Pembayaran harus dipotong angsuran uang muka.f. d. produk jaminan (suretyship) yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. Pengembalian uang muka harus diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100% (seratus perseratus) 60. 2) Pembayaran dilakukan dengan sistem bulanan. dengan ketentuan: 1) Penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. b. sesuai ketentuan dalam SSKK. sistem termin atau pembayaran secara sekaligus.

2 61. Daftar pembayaran ditandatangani oleh masing.3 Penyedia harus membayar upah hari kerja kepada tenaga kerjanya setelah formulir upah ditandatangani. Hari Kerja 61.masing pekerja dan dapat diperiksa oleh PPK. 61. Jam kerja dan waktu cuti untuk pekerja harus dilampirkan 62.1 Semua pekerja dibayar selama hari kerja dan datanya disimpan oleh penyedia.3 61. e. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. Besarnya denda yang dikenakan kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan untuk setiap hari keterlambatan adalah: 1) 1/1000 (satu perseribu) dari sisa harga bagian kontrak yang belum dikerjakan. Pembayaran denda dan/atau ganti rugi diperhitungkan dalam pembayaran prestasi pekerjaan. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan belum berfungsi. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. Sesuai yang ditetapkan dalam SSKK. b. Ganti rugi dan kompensasi kepada peserta dituangkan dalam adendum kontrak. f. d. Ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK karena terjadinya cidera janji/wanprestasi c.60. Pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh PPK. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. atau dapat diberikan kompensasi. atau 2) 1/1000 (satu perseribu) dari harga kontrak. Denda merupakan sanksi finansial yangdikenakan kepada penyedia. Denda dan ganti rugi a. g. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan dapat berfungsi. Perhitungan Akhir .

disertai alasanalasan yang jelas mengenai penangguhan tersebut.3 Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. 64. 63. termasuk penyerahan setiap Hasil Pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. penyedia berkewajiban untuk menyerahkan kepada Pengawas Pekerjaan rincian perhitungan nilai tagihan terakhir yang jatuh tempo PPK berdasarkan hasil penelitian tagihan oleh Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran terakhir selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang diterima oleh Pengawas Pekerjaan. penangguhan pembayaran akibat keterlambatan penyerahan pekerjaan dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. 63. 64.62. Penangguhan 63.1 Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku.2 PPK secara tertulis memberitahukan kepada penyedia tentang penangguhan hak pembayaran.1 PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya.2 .4 Jika dipandang perlu oleh PPK. Penyesuaian Harga (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum) 64. Sebelum pembayaran terakhir dilakukan. 62. 63. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas)sejak pelaksanaan pekerjaan.2 63.1 Pembayaran angsuran prestasi pekerjaan terakhir dilakukan setelah pekerjaan selesai100% (seratus persen) dan berita acara penyerahan awal berdasarkan telah ditandatangani oleh kedua belah Pihak. Penyedia diberi kesempatan untuk memperbaiki dalam jangka waktu tertentu.

kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran. Bn... Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak.4 64.6 64. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead.5 64.7 64. Bo.15 b..8 64.9 . Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri. Co. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut.64.Dn/Do+.dst adalah 1. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b. alat kerja. Penyesuaian Harga Satuan. dsb... 64. Cn.Bn/Bo+c. bahan. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penandatanganan kontrak. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani.) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan.Cn/Co+d. Penetapan koefisien bahan.3 Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran. c. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan.00. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak).. Penjumlahan a+b+c+d+..

Apabila diperlukan.64. 66. Penilaian Pekerjaan Sementara oleh PPK 66.1 PPK dalam masa pelaksanaan pekerjaan dapat melakukan penilaian atas hasil pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS.10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS. Cacat Mutu PPK atau Pengawas Pekerjaan akan memeriksa setiap Hasil Pekerjaan dan memberitahukan penyedia secara tertulis atas setiap Cacat Mutu yang ditemukan. 64. 64.. V = Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan. Pengawasan Mutu Pengawasan dan Pemeriksaan. 64... Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. 64.13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK. PPK atau Pengawas . G. Hn = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan. 66. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis.12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan. 65. PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.2 67. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambatlambatnya setiap 6 (enam) bulan.

PPK dapat memperoleh penggantian biaya dengan memotong pembayaran atas tagihan penyedia yang jatuh tempo (jika ada) atau uang retensi atau pencairan Surat Jaminan Pemeliharaan atau jika tidak ada maka biaya penggantian akan diperhitungkan sebagai utang penyedia kepada PPK yang telah jatuh tempo. PPK dapat mengenakan Denda Keterlambatan untuk setiap keterlambatan perbaikan Cacat Mutu. berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan.2 Terhadap pemberitahuan Cacat Mutu tersebut. Jika tidak ditemukan adanya Cacat Mutu maka uji coba tersebut dianggap sebagai Peristiwa Kompensasi. Penyedia segera setelah menerima klaim PPK secara tertulis berkewajiban untuk mengganti biaya perbaikan tersebut. 69. Pengujian Jika PPK atau Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk melakukan pengujian Cacat Mutu yang tidak tercantum dalam Spesifikasi Teknis dan Gambar. serta menguji Hasil Pekerjaan yang dianggap oleh PPK atau Pengawas Pekerjaan mengandung Cacat Mutu. 69.3 69. berhak untuk secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh PPK melakukan perbaikan tersebut. dan mendaftarhitamkan penyedia. Penyedia bertanggung jawab atas perbaikan Cacat Mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. 68. penyedia berkewajiban untuk memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pemberitahuan.4 .1 PPK atau Pengawas Pekerjaan akan menyampaikan pemberitahuan Cacat Mutu kepada penyedia segera setelah ditemukan Cacat Mutu tersebut.Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan Cacat Mutu. Perbaikan Cacat Mutu 69. dan hasil uji coba menunjukkan adanya Cacat Mutu maka penyedia berkewajiban untuk menanggung biaya pengujian tersebut. 69. Jika penyedia tidak memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditentukan maka PPK. Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan.

2 Penyedia berkewajiban untuk melindungi. Penyelesaian Perselisihan Penyelesaian Perselisihan 71.1 Jika Hasil Pekerjaan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK berupa bangunan maka PPK dan/atau penyedia terhitung sejak tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir bertanggung jawab atas kegagalan bangunan sesuai dengan kesalahan masingmasing selama umur konstruksiyang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. proses pemeriksaan hukum.4 H. .3 70. membebaskan. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian PPK) sehubungan dengan klaim kehilangan atau kerusakan harta benda. kehilangan. dan cidera tubuh.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguhsungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. 71. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan penyedia dalam Pasal ini. 70. Kegagalan Bangunan 70. kewajiban. Penyedia berkewajiban untuk menyimpan dan memelihara semua dokumen yang digunakan dan terkait dengan pelaksanaan ini selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan.70. denda. tanggung jawab. sakit atau kematian pihak ketiga yang timbul dari kegagalan bangunan. gugatan atau tuntutan hukum. 70. kerugian.

76. Alamat : ……………… B. mediasi. Wakil Sah Para Pihak Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut : Untuk Penyedia : ………………. Email : ………………. BAB XI. Untuk PPK : ………………. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. Alamat : ………………. Website : ………………. arbitrase. Itikad Baik 76. . Nama : ……………….71. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK : ………………. Email : ………………. Faksimili : ………………. SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. konsiliasi atau pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. salah satu pihak merasa dirugikan. Nama : ……………….2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak.2 Penyelesaian perselisihan atau sengketa antara para pihak dalam Kontrak dapat dilakukan melalui musyawarah. Apabila selama kontrak. 72. Faksimili : ………………. Penyedia : ……………….

C. Tanggal Berlaku Kontrak Kontrak mulai berlaku sejak: ……………..s.d……………………… D. Masa Pemeliharaan Masa Pemeliharaan berlaku ……………… (bulan/tahun)

selama

:

E. Umur Konstruksi Bangunan Hasil Pekerjaan memiliki umur konstruksi : …………… …………….) tahun sejak tanggal penandatanganan Berita Acara penyerahan akhir F. Pedoman Pengoperasian dan Perawatan Gambar As built‖ dan/atau pedoman pengoperasian dan perawatan harus diserahkan selambat-lambatnya : …………. ( ………….) hari kalender/bulan/tahun setelah tanggal penandatanganan Berita Acara penyerahan awal

G. Pembayaran Tagihan Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah …………………. hari hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. H. Pencairan Jaminan Jaminan dicairkan dan Negara/Kas Daerah) I.

disetorkan

pada …………..(Kas

Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan persetujuan PPK adalah : ………………………

J. Kepemilikan Dokumen Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari Pekerjaan

Konstruksi ini ………………… K.

dengan

pembatasan

sebagai berikut :

Fasilitas PPK akan memberikan fasilitas berupa : ………………………….

L. Sumber Pembiayaan Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi ini dibiayai dari ………….. (APBN/APBD) M. Pembayaran Uang Muka Pekerjaan Konstruksi ini dapat diberikan uang muka (YA/TIDAK) (Jika YA) Uang muka diberikan sebesar ………………% (……………………persen) dari Nilai Kontrak N. Pembayaran Prestasi Pekerjaan Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara : (Termin/Bulanan/Sekaligus) Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: ……………….. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan : ………………….

O. Penyesuaian Harga Untuk Penyesuaian Harga digunakan indeks dikeluarkanoleh ……………. (BPS/Instansi Teknis Lainnya) yang

P. Denda Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari (harga kontrak/harga bagian kontrak yang belum dikerjakan). Q. Penyelesaian Perselisihan Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak

menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa : (Pengadilan Republik Indonesia yang berkompeten/Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)) (Jika BANI yang dipilih sebagai Lembaga Pemutus Sengketa maka cantumkan klausul arbitrase berikut tepat di bawah pilihan yang dibuat di atas ) : (―Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini, akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturan-peraturan administrasi dan peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI, yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir. Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator adalah 3 (tiga) orang. Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator.‖)

Lampiran A – Syarat-Syarat Khusus Kontrak Personil Inti, Subpenyedia dan Peralatan

-

Personil Inti yang ditugaskan : (cantumkan nama, uraian detil tanggung jawab kerja, minimum kualifikasi, dan jumlah orang bulan)

SPESIFIKASI TEKNIS DAN GAMBAR Keterangan .- Subpenyedia yang ditunjuk : (cantumkan nama Subpenyedia (jika ada) berikut uraian personilnya seperti uraian personil Penyedia di atas) Peralatan yang digunakan : (cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan) - BAB XII.

Gambar BAB XIII.Pokja ULP menguraikan Spesifikasi Teknis dan yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan. DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA Keterangan (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum) .

Pokja ULP akan melakukan koreksi aritmatik atas kesalahan penghitungan dengan ketentuan sebagai berikut: (a) Jika terdapat perbedaan antara penulisan nilai dalam angka dan huruf pada Surat Penawaran maka yang dicatat nilai dalam huruf. dengan ketentuan volume pekerjaan sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan dan harga satuan tidak boleh diubah. bea. Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK). Pembayaran terhadap prestasi pekerjaan dilakukanberdasarkan kuantitas pekerjaan aktual yang dimintakan dan dikerjakan sebagaimana diukur oleh Penyedia dan diverifikasi oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). pajak. 2. asuransi. keuntungan. . laba. Spesifikasi Teknis dan Gambar. Daftar Kuantitas dan Harga harus dibaca sesuai dengan Instruksi Kepada Peserta (IKP). dan (b) Jika terjadi kesalahan hasil pengalian antara volume dengan harga satuan pekerjaan maka dilakukan pembetulan. Harga harus dicantumkan untuk setiap mata pembayaran. dan jika mata pembayaran terkait tidak ada maka biaya dimaksud harus dianggap telah termasuk dalam harga mata pembayaran yang terkait. bahanbahan. 6. 3. 4. tanggung jawab. overhead dan semua risiko. Harga dalam Daftar Kuantitas dan Harga telah mencakup semua biaya pekerjaan. perawatan. Jika Penyedia lalai untuk mencantumkan harga untuk suatu pekerjaan maka pekerjaan tersebut dianggap telah termasuk dalam harga mata pembayaran lain dalam Daftar Kuantitas dan Harga. serta dinilai sesuai dengan harga yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga. Semua biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi ketentuan Kontrak harus dianggap telah termasuk dalam setiap mata pembayaran. personil. dan kewajiban yang diatur dalam Kontrak. pengawasan. terlepas dari apakah kuantitas dicantumkan atau tidak. 5.1.

2. 5. pengawasan. asuransi. Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK). laba. terlepas dari apakah kuantitas dicantumkan atau tidak. bea. keuntungan. Harga dalam Daftar Kuantitas dan Harga telah mencakup semua biaya pekerjaan. Jika Penyedia lalai untuk mencantumkan harga untuk suatu pekerjaan maka pekerjaan tersebut dianggap telah termasuk dalam harga mata pembayaran lain dalam Daftar Kuantitas dan Harga.Keterangan (Untuk Kontrak Lump Sum) 1. 6. pajak. dan jika mata pembayaran terkait tidak ada maka biaya dimaksud harus dianggap telah termasuk dalam harga mata pembayaran yang terkait. bahanbahan. perawatan. Daftar Kuantitas dan Harga harus dibaca sesuai dengan Instruksi Kepada Peserta (IKP). dan kewajiban yang diatur dalam Kontrak. Spesifikasi Teknis dan Gambar. tanggung jawab. personil. . 4. Harga harus dicantumkan untuk setiap mata pembayaran. Semua biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi ketentuan Kontrak harus dianggap telah termasuk dalam setiap mata pembayaran. 3. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan terhadap pekerjaan yang telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam SSUK dan SSKK. overhead dan semua risiko. Pokja ULP akan melakukan koreksi aritmatik terhadap volume pekerjaan sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan.

. Uraian Pekerjaan Satuan Ukuran Kuantita Harga Total s Satua Harga 2 n Total Daftar 1 (pindahkan nilai total ke Daftar Rekapitulasi) 1.Daftar 1: Mata Pembayaran Umum1 No. Semua jenis harga yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah harga sebelum PPN (Pajak Pertambahan Nilai). 2. Mata Pembayaran Umum memuat rincian komponen pekerjaan yang bersifat umum.

2. Cantumkan Mata Pembayaran Pekerjaan Utama yang menjadi pokok dari paket Pekerjaan Konstruksi ini di antara bagian-bagian pekerjaan lain. Uraian Pekerjaan Satua Kuantita Harga Total n s Satua Harga 2 n Ukuran Total Daftar 2 (pindahkan nilai total ke Daftar Rekapitulasi) 1. .Daftar 2: Mata Pembayaran Pekerjaan Utama: 1 No. Semua jenis harga yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah harga sebelum PPN (Pajak Pertambahan Nilai).

Uraian Pekerjaan Satua Kuantita Harga Total n s Satua Harga 2 n Ukuran Total Daftar 3 (pindahkan nilai total ke Daftar Rekapitulasi) 1. Pembayaran Pekerjaan Utama jika terdapat lebih dari satu jenis pekerjaan.Daftar 3: Mata Pembayaran 1 No. Semua jenis harga yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah harga sebelum PPN (Pajak Pertambahan Nilai). . Cantumkan Mata Pembayaran Jenis Pekerjaan selain yang sudah diuraikan dalam Mata 2.

1: Mata Pembayaran Umum Daftar No. 3: Mata Pembayaran ………………… —dll.Daftar Rekapitulasi Mata Pembayaran Daftar No.) PPN 10% NILAI Harga . 2: Mata Pembayaran Pekerjaan Utama Daftar No.— Jumlah (Daftar 1+2+3+…………………….

. Kegagalan Anda untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi : : ……………………. BENTUK DOKUMEN LAIN A............. Sebagai tindak lanjut dari Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) ini Saudara diharuskan untuk menyerahkan Jaminan Pelaksanaan dan menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ.. ...AB XIV... di Perihal : Penunjukan Penyedia untuk Pelaksanaan Paket Pekerjaan ………… Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor tanggal perihal dengan [nilai penawaran/penawaran terkoreksi] sebesar Rp_ ( ) kami nyatakan diterima/disetujui..... …………………….. BENTUK SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) [kop surat K/L/D/I] . …………. 2011 Nomor Lampiran Kepada Yth...

.. …………. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa. …………... akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan dalam Peraturan Presiden No. (PA/KPA K/L/D/I) 2... ……… Tembusan Yth. (Pokja ULP) .. tanggal ………………. bersama ini memerintahkan : ………………… (nama Penyedia Pekerjaan Konstruksi) ………………….(nama Pejabat Pembuat Komitmen) …………………. BENTUK SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) (kop surat satuan kerja K/L/D/I) SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) Nomor : ……………… Paket Pekerjaan : …………... (alamat Penyedia Pekerjaan Konstruksi) . (APIP K/L/D/I) 3. : 1.. berdasarkan Surat Perjanjian ………………. …………..terhadap penawaran Anda.(jabatan Pejabat Pembuat Komitmen) ……………………(alamat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen) selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen. ……………….. dst B. Nomor.... Satuan Kerja ………………… Pejabat Pembuat Komitmen (tanda tangan) (nama lengkap) (jabatan) NIP.. Yang bertanda tangan di bawah ini: ………………….

4. Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak. Macam pekerjaan: 2.. Untuk dan atas nama .. Menerima dan menyetujui: . 4. . Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] (nama lengkap) (jabatan) NIP : …………. Waktu penyelesaian: selama …………….) hari kalender/bulan/tahun dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal …………………………….yang dalam hal ini diwakili oleh : ……………… selanjutnya disebut sebagai Penyedia..(……………………. Denda: Terhadap setiap hari keterlambatan pelaksanaan/penyelesaian pekerjaan Penyedia akan dikenakan Denda Keterlambatan sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari Nilai Kontrak atau bagian tertentu dari Nilai Kontrak sebelum PPN sesuai dengan Syarat-Syarat Umum Kontrak. . untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 1. ……………….. Tanggal mulai kerja: 3.

(Pokja ULP) . Yang bertanda tangan dibawah ini : ………………………………………… dalam jabatan selaku …………………………………………………… dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama.Untuk dan atas nama ………… (tanda tangan) (nama lengkap wakil sah badan usaha) (jabatan) C. (nama bank) berkedudukan di ………………………………… (alamat) untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada : Nama : ………….. ……………………………. ……………. BENTUK SURAT-SURAT JAMINAN Jaminan Sanggahan Banding dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No.

…………………… selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp . 2.. .) hari kalender. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.d.. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Garansi Bank berlaku selama……………. 6. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan dan pengenaan sanksi akibat Sanggahan Banding yang diajukan Yang Dijamin tidak benar. YANG DIJAMIN selanjutnya disebut: ternyata Sanggahan Banding yang diajukan tidak benar. dari tanggal …………….( ……………. ……………………… (terbilang ………………………………………….) sebagai Jaminan Sanggahan Banding dalam bentuk garansi bank.. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. (peserta pelelangan) ………………………. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri……………………. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1.Alamat : …………. 3. 4. apabila : Nama Alamat : : ……………………….. ………………………………….s. 5.

(alamat) untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN . pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke [bank] Jaminan Pelaksanaan dari Bank (Kop Bank Penerbit Jaminan) GARANSI BANK sebagai JAMINAN PELAKSANAAN No.. Yang bertanda tangan dibawah ini : ………………………………………… dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama …………….Dikeluarkan di : Pada tanggal : (Bank) Materai Rp. ……………………….6000.00 (Nama dan Jabatan) Untuk keyakinan.. (nama bank) berkedudukan di …………………….

……. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. 3.) hari kalender. selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ………………………………………………………………. (terbilang …………………………………………………………………………) sebagai Jaminan Pelaksanaan dalam bentuk garansi bank. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya...dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ………………………………(nama PPK) Alamat : ………………………………………………………. 2. 4. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin. apabila: Nama : ……………………………………… (nama penyedia) Alamat : ……………………………………………………………. ………………………. Garansi Bank berlaku selama …………….(……………………….d. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk . selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Pemutusan kontrak akibat kesalahan Yang Dijamin. b. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: a. Yang dijamin tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. dari tanggal ………….………s. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1..

6. menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.5. Dikeluarkan di : Pada tanggal : (Bank) Materai Rp. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri …………………….00 (Nama dan Jabatan) Untuk keyakinan. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.6000. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke [bank] Jaminan Pelaksanaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PELAKSANAAN .

selanjutnya disebut TERJAMIN. Surat Jaminan ini berlaku selama …………… (……………. 5. dan ………………………….(nama penerbit jaminan). TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenangm Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. 5. ……………. Nilai : 1.(alamat) sebagai Penjamin. ……………. ……………. bahwa kami : …………… (nama). Pemutusan kontrak akibat kesalahan TERJAMIN... Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan . (nama PPK). tanggal ………………………. TERJAMIN tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. Jaminan ini berlaku apabila: a. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp.. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. 3. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. ……………(terbilang ……………………) Maka kami.Nomor Jaminan : ……………………… ……………………………..sampai dengan tanggal …………. b. bertanggung jawab dan dengan tegas ……………………… terikat pada ……………….) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ……………. (alamat) sebagai Penyedia. Dengan ini dinyatakan. (alamat) sebagai Pemilik Pekerjaan.. 4. 2.

6000. 6.kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. Dikeluarkan di pada tanggal TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke (Penerbit Jaminan) . Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini.00 ………………………………… ………………………………… Untuk keyakinan.

selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp. . (nama PPK) Alamat : …………………..(nama penyedia) Alamat : …………………………………………… selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. (…………. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini.. apabila: Nama : ………………………………………. Garansi Bank berlaku selama …………. dari tanggal ……………s. ………………………. Yang bertanda tangan dibawah ini: dalam jabatan selaku untuk dan atas nama berkedudukan di dalam hal ini bertindak [nama bank] [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ………………….d.. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis denganmelampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa : Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali Uang Muka yang sudah diterima Yang Dijamin kepada Penerima Jaminan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak.) hari kalender. 2. ………………………………. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1.) sebagai Jaminan Uang Muka dalam bentuk garansi bank. (terbilang …………………………………. …………………………………………………….Jaminan Uang Muka dari Bank (Kop Bank Penerbit Jaminan) GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No.

Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya.. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri …………………….. 5.00 ………………………….6000.. Pada tanggal : ……………….3. 4. (Nama dan Jabatan) Untuk keyakinan. 6. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.. [Bank] Materai Rp. Dikeluarkan di : ………………. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke [bank] .

dan …………… (nama penerbit jaminan). . selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. Dengan ini dinyatakan. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada ………….(alamat) sebagai Penyedia. ………… (alamat) sebagai Pemilik Pekerjaan.. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp …………… (terbilang ) Maka kami. 4. ……….. bahwa kami : ……….Jaminan Uang Muka dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan (Kop Penerbit Jaminan) JAMINAN UANG MUKA 1. ………….(alamat) sebagai Penjamin. 5. selanjutnya disebut TERJAMIN.tanggal ……………………… Surat Jaminan ini berlaku selama ………(………………. 3.. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan 2.) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ……………………sampai dengan tanggal ……………….(nama PPK). (nama). TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No………………..

pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji.00 ………………………………… ………………………………… Untuk keyakinan. 7. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke (Penerbit Jaminan) .6000. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. Dikeluarkan di pada tanggal TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. 6. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini.

Jaminan Pemeliharaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK Sebagai JAMINAN PEMELIHARAAN No. (nama PPK) Alamat : ………………………………………… selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp . dalam jabatan selaku ……………. selanjutnya disebut: DIJAMIN YANG ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. …………………………. dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ………………… (nama bank) berkedudukan di …………… (alamat) untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ……………………. …………………………………………………………… (terbilang …………………………………………………………………………………. lalai/tidak memenuhi . namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Yang bertanda tangan dibawah ini : ……………... (nama penyedia) Alamat : ………………………………………………………. apabila : Nama : …………………..) sebagai Jaminan Pemeliharaan dalam bentuk garansi bank.

6000. Garansi Bank berlaku selama ……………(………………. 3.) hari kalender....……. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke [bank] . 4. 6.00 ………………………….kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa : Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. 2. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. dari tanggal …………………s. (Nama dan Jabatan) Untuk keyakinan. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. [Bank] Materai Rp.. 5. Pada tanggal : ………………. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ……………………..d…………………………….. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Dikeluarkan di : ……………….

(alamat) sebagai Penjamin.(nama penerbit jaminan). ………. 2.Jaminan Pemeliharaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan (Kop Penerbit Jaminan) JAMINAN PEMELIHARAAN Nomor Jaminan : ………………….(terbilang …………………………. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp. ………………. 1. bertanggung jawab dan dengan tegas PPK). Dengan ini dinyatakan.) Maka kami. . selanjutnya disebut TERJAMIN.(alamat) terikat pada …………….[alamat] sebagai Penyedia... [nama]. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untukmelakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. ……………. bahwa kami: ………………. …………………..(nama sebagai Pemilik Pekerjaan. Nilai: ………………………………. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN.. dan ……………….

7.) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ………………. TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. 3...00 ………………………………… ………………………………… Untuk keyakinan.tanggal ………………. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke (Penerbit Jaminan) . Tuntutan pencairanterhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini Dikeluarkan di pada tanggal 4. 5.sampai dengan tanggal ……………………… Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata.6000. 6.…………. Surat Jaminan ini berlaku selama ……………(………………..

DAFTAR SIMAK DOKUMEN LELANG YANG HARUS DIMASUKKAN No. Uraian Dokumen Administrasi Surat Penawaran (dicantumkan jumlah harga penawaran) Surat Kuasa (jika bukan pemimpin perusahaan ) Surat jaminan penawaran Surat Pernyataan tidak akan menuntut Surat perjanian kerja sama operasi (bila ada) Sertifikat Badab Usaha (SBU) ISO 9001 Sertifikat SMK 3 dari Menakertrans atau OHSAS Dokumen Teknis Jadwal waktu pelaksanaan Ada Tidak . 5. 4. I 1. 7 8 II 1. 3. 2. 6.

rsupwahidin.b dan c harus menyertakan dukungan atau melakukan KSO dari pemegang system pracetak. 6. Jika tidak mempunyai a.com .2. Sertifikat Puslibang Dep. IV NB : Dokumen penawaran disampaikan dengan metode sistem satu sampul. 4.PU b. Gambar Sistem Join Pracetak yang digunakan (Balok. Daftar personil Daftar peralatan Penggunaan system pracetak melampirkan : a. 5.lpse. Gambar struktur pracetak yang diajukan harus mencantumkan : a. b. 3. Bukti aplikasi penerapan system pracetak c. Perubahan gambar Konvensional ke Pracetak yang dilampiri perhitungan struktur dan surat keterangan pertanggung jawaban dari pimpinan perusahaan. 8. di Up-load sesuai kolom yang tersedia dalam website : www. Komponenisasi untuk memenuhi design yang meliputi tipe-tipe komponen. Kualifikasi (disertakan foto copy surat dukunganBank) 7.Kolom dan plat b. 3. 9 III 1. 5. 4. 2. Mutu bahan yang digunakan Metode Pelaksanaan Dokumen Pra Rencana K3 Dokumen Rencana Mutu Kontrak (RMK) Dokumen Usulan Biaya Daftar Kuantitas dan Harga Analisa Harga Satuan Mata Pembayaran Utama Daftar Upah Daftar Harga Bahan Daftar Harga Peralatan Dokumen Kualifikasi Mengisi format dokumen kualifikasi seperti yang ada pada contoh format isian dok.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful