Kepemimpinan Kepala Sekolah Yang Efektif Ditulis oleh ICT UMSU Jumat, 06 Mei 2011 09:20 PDF Array Cetak

Array E-mail Oleh Drs. Abror Sofyan,M.Pd. Kepemimpinan yang ideal adalah kepemimpinan yang menempatkan hidap sebagai pelayanan dan bukan hanya pada karir semata. Pada saat ini kita melihat betapa besarnya kebutuhan masyarakat akan pelayanan, terutama dari para pemimpin pendidikan sebab melalui pendidikan akan tercipta perubahan yang positif. Spirit pelayanan ini semestinya menyerap dalam sanubari seluruh anggota masyarakat, karena pelayanan merupakan salah satu sumber kebahagiaan walaupun kita tidak akan dapat kebahagiaan itu secara langsung melainkan sebagai hasil tambahan dan nilai tambah dari pelayanan yang kita lakukan.Pelayanan yang diberikan secara ikhlas memberi kebahagiaan kepada yang dilayanidan yang melayani Masyarakat selalu menuntut terhadap peningkatan mutu pendidikan, sebab dengan meningkatnya mutu pendidikan akan berdampak positif terhadap peningkatan Sumber daya Menusia ( SDM), untuk merespons tuntutan masyarakat tersebut maka belakangan ini bermunculan sekolah favorit dengan bermacam macam nama seperti Sekolah Unggul, Sekolah Terpadu, Sekolah Percontohan, dan seterusnya. Di beberapa negara maju gerakan ini dinamakan dengan ide Sekolah Efektif. Ciri utama sekolah efektif, berdasarkan berbagai riset meliputi: (a) kepemimpinan instruksional yang kuat; (b) harapan yang tinggi terhadap prestasi siswa; (c) adanya lingkungan belajar yang tertib dan nyaman; (d) menekankan kepada keterampilan dasar; (e) pemantauan secara kontinyu terhadap kemajuan siswa; dan (f) terumuskan tujuan sekolah secara jelas (Davis & Thomas, 1989: 12). Untuk mewujudkan sekolah efektif hanya akan tercapai apabila sekolah tersebut dipimpin oleh seorang kepala sekolah yang efektif, yang mau berbuat untuk memajukan sekolahnya dan bukan yang berbuat untuk hanya menyenangkan atasannya. Kepala sekolah efektif harus mampu membimbing guru melaksanakan tigasnya dengan baik. Untuk mewujudkan sekolah efektif hanya mungkin didukung oleh kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan yang efektif. Fred M. Hechinger (dalam Davis & Thomas, 1989: 17) pernah menyatakan: Saya tidak pernah melihat sekolah yang bagus dipimpin oleh kepala sekolah yang buruk dan sekolah buruk dipimpin oleh kepala sekolah yang buruk. Saya juga menemukan sekolah yang gagal berubah menjadi sukses, sebaliknya sekolah yang sukses tiba-tiba menurun kualitasnya. Naik atau turunnya kualitas sekolah sangat tergantung kepada kualitas kepala sekolahnya”. Pandangan tersebut menganjurkan kepada para kepala sekolah untuk memahami tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin pendidikan secara cermat. Untuk menjadi kepala sekolah efektif maka sang kepala sekolah harus selalu melakukan studi tentang kepemimpinan efektif sebab dengan hal demikianlah kepala sekolah akan memperoleh kemajuan dalam bidang kepemimpinannya. untuk memperoleh kesusksesan banyak jalan yang harus ditempuh, Adair (1984) menawarkan ada lima hal yang dapat dilakukan, yaitu: (1) mengenal diri sendiri dengan Strength, Weaknesess, Opportunities, Threats (SWOT), (2)

kriteria efektifitas sekolah tersebut akan berkembang sesuai dengan muatan nilainilai lokal sekolah. 1984. staf) meningkat Meningkatnya jumlah PR Meningkatnya waktu untuk penyampaian mata pelajaran Adanya partisipasi masyarakat dan orang tua Partisipasi siswa dalam ekstra kurikuler Penghargaan bagi siswa dan guru Kualitas dukungan layanan bagi siswa dengan kebutuhan khusus Demikianlah. Moralitas. kepala sekolah efektif akan menjadi penentu keberhasilan atau kegagalan reformasi pendidikan pada tingkat sekolah. Dengan melakukan studi terhadap kepemimpinan sekolah efektif kita dapat menggali informasi tentang nilai-nilai efektifitas harus dipelihara di sekolah. John. Jakarta: Depdiknas. Kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan harus berupaya mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya dalam mengelola perubahan yang terjadi di sekolah. Secara obyektif. 2002. kehidupan sekolah akan selalu mengalami perubahan sejalan dengan dinamika pembangunan. Melihat posisinya sebagai top leader. Skor tes UAN meningkat Kehadiran (guru. 4. Menjadi Pemimpin Efektif. di samping mengikuti standar kinerja pada umumnya. Pustaka Binaman Pressindo. .berusaha memiliki Kredibilitas. 8. Manajemen Berbasis Sekolah untuk Sekolah Dasar. 3. (2004) Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. 7. Jakarta: PT. 6. 5. (4) menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan. Sergiovanni (1987) menjelaskan kriteria sekolah efektif ke dalam hal-hal berikut: 1. dan Integritas (KAMI). 2. Depdiknas. Penulis adalah : Widyaiswara LPMP Sumatera Utara Daftar Bacaan Adair. A. I & Imron. (3) mempelajari prinsip-prinsip kepemimpinan. siswa. Akseptabilitas. Malang: Kerjasama FIP UM dan Ditjen-Dikdasmen. dan (5) belajar dari umpan balik. Bafadal. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

surat kabar. museum. S.) untuk mencapai sasaran dari lembaga pen-didikan yang menjadi tanggung jawabnya. Surabaya: Usaha Nasional. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. majalah. Pengantar Kepemimpinan Pendidikan. perguruan tinggi). http://www. Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. Pendidikan adalah suatu proses transformasi anak didik agar mencapai hal -hal tertentu sebagai akibat proses pendidikan yang diikutinya.html Kepemimpinan Kepala Sekolah . o Suatu sistem pendidikan bukan hanya terdiri dari lembaga pendidikan (sekolah.Presentation Transcript 1. Jakarta: Depdiknas. MANAJEMEN PENDIDIKAN o Pengertian Pendidikan o Dalam arti luas. sarana dan prasarana sekolah (perpustakaan. seorang manajer pendidikan mempunyai tugas mengkoordinasikan berbagai sumber daya yang dipunyainya seperti guru. o Fungsi individualnya adalah untuk memungkinkan seorang me-nempuh hidup yang lebih memuaskan dan lebih produktif dengan menyiapkannya untuk menghadapi masa depan (penga-laman baru). penerbit. Administrasi Pendidikan.Depdiknas. o Fungsi sosialnya adalah untuk membantu setiap individu menjadi anggota masyarakat yang lebih efektif dengan memberikan pengalaman kolektif masa lampau dan kini. H. laboratorium. mengembangkan kemampuan/keterampilan (skills developments) sikap atau mengubah sikap ( attitude change ).umsu. kepemimpinan dan pengawasan) dan transferability kemampuan manajemen didukung banyak pihak. 1983. tetapi juga meliputi perpustakaan. Jakarta: Armas Duta Jaya. Indonesia.id/index-berita/297-kepemimpinan-kepala-sekolah-yang-efektif. TV. dan berbagai agen yang melakukan transmisi penge-tahuan dan keterampilan 3. Manajemen Pendidikan o Dalam pendidikan. 2003. o Seorang manajer yang sukses dalam industri tertentu. juga akan mempunyai peluang sukses di industri lain. Indrafachrudi. 1985. radio dan sebagainya.ac. pendidikan adalah setiap proses di mana seseorang memperoleh pengetahuan ( knowledge acquisition ). Nawawi. 2. Ia juga berlangsung secara informal lewat berbagai kontak dengan media komunikasi seperti buku. Salah satu kasus kontemporer adalah keberhasilan . o Proses pendidikan dapat berlangsung secara formal seperti yang terjadi di berbagai lembaga pendidikan. pengorganisasian. o Universalitas fungsi manajemen (perencanaan. dsb. o Pendidikan mempunyai fungsi sosial dan individual.

5. Dari yang tidak tahu menjadi tahu. manajemen sekolah berandil kuat pada pembentukan kualitas manusia yang merupakan generasi penerus bangsa. mengadakan staf. Tujuh kegiatan pokok yang harus diemban kepala sekolah yakni merencanakan. Walaupun memproduksi dan memasarkan komputer amat berbeda dari biskuit. Kepemimpinan Kepala Sekolah o Sekolah adalah lembaga yang bersifat kompleks dan unik. dari yang tak bisa menjadi bisa. Pada prinsipnya manajemen sekolah itu sama dengan manajemen yang diterapkan di perusahaan. memantau serta menilai/evaluasi . 4. teknis-opersional dan perencanaan strategis (jangka pendek. Jadi. jangka menengah dan jangka panjang). Yang dihasilkan oleh manajemen sekolah adalah manusia yang berubah. Kepala sekolah mulai menggarap bidang sasaran yang mungkin sebelumnya sudah dikaji secara bersama-sama. Karena . mengkoordinasi. dari yang tidak berpengalaman menjadi berpengalaman. Realitas sekolah itu dimanage oleh kepala sekolah bukan pada kata-kata para marketer yang mengejar target siswa demi perolehan bonus. o o o Manajemen Sekolah 6. Keduanya berhasil dalam pekerjaan non militer.CEO IBM Louis Gerstner yang direkrut dari perusahaan penjual biskuit Nabisco. namun sukses Louis Gerstner membuktikan dalil transferability kemampuan manajemen. tempat terselenggaranya pembudayaan kehidupan manusia. Eisenhower dan McNamara juga membuktikan validitas kedua dalil ini. Tak ada salahnya konsep ini dipakai di sekolah. Perbedaannya terdapat pada produk akhir yang dihasilkan. Atensi masyarakat yang telah teralienasikan akibat propaganda wacana teknologi dalam pembelajaran harus segera diobati dengan mengedepankan wacana kualitas kepala sekolah. dimana terjadi proses belajar mengajar. Bersifat kompleks karena sekolah sebagai organisasi di dalamnya terdapat berbagai dimensi yang satu sama lain saling berkaitan dan saling menentukan. Secara sederhana dapat diterjemahkan bahwa keberhasilan sekolah tergantung pada teknik mengelola manusia-manusia yang ada di sekolah untuk suatu keberhasilan yang tak terukur nilainya yaitu pemanusiaan manusia dalam diri peserta didik dan penghargaan bagi rekan-rekan pendidik sebagai insan yang kreatif dan peduli akan nasib generasi penerus bangsa. Jauh sebelum Louis Gerstner. mengarahkan/orientasi sasaran. Melalui kegiatan perencanaan terjawablah beberapa pertanyaan: Apa yang akan. o o o Salah satu input strategis bagi langkah maju perusahaan adalah membentuk konsep yang berbasiskan sumber daya manusia demi suatu profitabilitas yang tinggi. apa yang seharusnya dan apa yang sebaiknya? Hal ini tentu berkaitan dengan perencanaan reguler. Sedangkan sasaran manajemen perusahaan itu pada kualitas produksi benda-benda mati. Keduanya adalah perwira tinggi angkatan bersenjata Amerika Serikat. mengorganisasi. Sedang bersifat unik karena sekolah memiliki karakter tersendiri.

“ Kepala sekolah adalah mereka yang banyak mengetahui tugas-tugas mereka dan mereka yang menentukan irama bagi sekolah mereka”. Secara sederhana kepala sekolah dapat didefinisikan sebagai seseorang tenaga fungsional guru yang diberi tugas untuk memimpin suatu sekolah dimana diselenggarakan proses belajar mengajar. yaitu: o (1) Legitimate power : bawahan melakukan sesuatu karena pemimpin memiliki kekuasaan untuk meminta bawahan dan bawahan mempunyai kewajiban untuk menuruti atau mematuhinya.o sifatnya yang kompleks dan unik tersebut. Rumusan tersebut menunjukkan pentingnya peranan kepala sekolah dalam menggerakkan kehidupan sekolah guna mecapai tujuan. o o o o 8. o (3) Reward power : bawahan mengerjakan sesuatu agar memperoleh penghargaan yang dimiliki oleh pemimpin. 7. o (4) Referent power : bawahan melakukan sesuatu karena bawahan merasa kagum terhadap pemimpin. atau tempat di mana terjadinya interaksi antara guru yang memberi pelajaran dan murid yang menerima pelajaran. o Studi keberhasilan kepala sekolah menunjukkan bahwa kepala sekolah adalah seseorang yang menentukan titik pusat dan irama suatu sekolah . keberhasilan pemimpin dipandang dari segi sumber dan terjadinya sejumlah kewibawaan yang ada pada para pemimpin. o French dan Raven dalam mengemukakan berdasarkan hasil penelitian terdapat pengelompokan sumber dari mana kewibawaan tersebut berasal. Pendekatan Studi Kepemimpinan o Salah satu pendekatan studi kepemimpinaan adalah Pendekatan pengaruh o kewibawaan ( power influence approach ) o Menurut pendekatan ini. Kepala sekolah dilukiskan sebagai orang yang memiliki harapan tinggi bagi para staf dan para siswa.” Kata “ kepala sekolah ” tersusun dari dua kata yaitu “ kepala ” yang dapat diartikan ketua atau pemimpin dalam suatu organisasi atau sebuah lembaga. bawahan merasa kagum atau membutuhkan untuk menerima restu pemimpin. serta mampu melaksanakan perannya dalam memimpin sekolah . sekolah sebagai organisasi memerlukan tingkat koordinasi yang tinggi Keberhasilan sekolah adalah keberhasilan kepala sekolah . Pendekatan ini menekankan proses saling mempengaruhi. dan o . dan mau berperilaku pula seperti pemimpin. sifat timbal balik dan pentingnya pertukaran hubungan kerjasama antara para pemimpin dengan bawahan. dan dengan cara yang bagaimana para pemimpin menggunakan kewibawaan tersebut kepada bawahan. o Kepala sekolah yang berhasil adalah kepala sekolah yang memahami keberadaan sekolah sebagai organisasi kompleks yang unik. dan “ sekolah ” yaitu sebuah lembaga di mana menjadi tempat menerima dan memberi pelajaran. o (2) Coersive power : bawahan mengerjakan sesuatu agar dapat terhindar dari hukuman yang dimiliki oleh pemimpin. 9.

o (5) Expert power : bawahan mengerjakan sesuatu karena bawahan percaya pemimpin memiliki pengetahuan khusus dan keahlian serta mengetahui apa yang diperlukan. keahlian dan perilaku kepala sekolah yang diimplementasikan dalam bentuk rutinitas kerja. pembinaan terhadap guru akan lebih mudah dilakukan. dalam hal ini kepala sekolah . yaitu sekelompok kemampuan yang harus dimiliki oleh tingkat pemimpin apapun. peralatan. dan memberi teladan terhadap guru sebagai bawahan. o . serta pengetahuan dan keterampilan profesional. sebab dengan kekuasaan dalam memerintah dan memberi hukuman. bahkan menggerakkan. b) Human skills. diharapkan mampu meningkatkan motivasi kerja para guru Syarat-syarat Keberhasilan Kepemimpinan Di Sekolah Kunci keberhasilan suatu sekolah pada hakikatnya terletak pada efisiensi dan efektivitas penampilan pemimpinnya. prosedur atau teknikteknik. yaitu kemampuan seorang pemimpin melihat organisasi sebagai satu keseluruhan. Kewibawaan merupakan keunggulan. yaitu: kecakapan spesifik tentang proses. sebab penghargaan yang layak dari kepala sekolah merupakan motivasi berharga bagi guru untuk menampilkan performan terbaiknya. Kepala sekolah yang berkualitas yaitu kepala sekolah yang memiliki kemampuan dasar. serta teknik pengetahuan yang spesifik. atau merupakan kecakapan khusus dalam menganalisis hal-hal khusus dan penggunaan fasilitas. Kepala sekolah dituntut memiliki persyaratan kualitas kepemimpinan yang kuat. keahlian atau kemampuan dasar. a) Technical skills. human skill dan technical skills.. kelebihan atau pengaruh yang dimiliki oleh kepala sekolah . o o o o o o o o 12. kualifikasi pribadi. Kualifikasi pribadi yaitu serangkaian sifat atau watak yang harus dimiliki oleh setiap pemimpin termasuk kepala sekolah . Kewibawaan kepala sekolah dapat mempengaruhi bawahan. memberdayakan segala sumber daya sekolah untuk mencapai tujuan sekolah sesuai dengan keinginan kepala sekolah . L egitimate dan coersive power memungkinkan kepala sekolah dapat melakukan pembinaan terhadap guru. Berdasarkan pendekatan pengaruh kewibawaan. memberdayakan. c) Conceptual skills. sebab keberhasilan sekolah hanya dapat dicapai melalui kepemimpinan kepala sekolah yang berkualitas. yang mencakup: conceptual skills. Sementara itu dengan r eward power memungkinkan kepala sekolah memberdayakan guru secara optimal. Selanjutnya dengan r eferent dan expert power . o o o o o 11. 10. yaitu: kecakapan pemimpin untuk bekerja secara efektif sebagai anggota kelompok dan untuk menciptakan usaha kerjasama di lingkungan kelompok yang dipimpinnya. Menurut Tracey. seorang kepala sekolah dimungkinkan untuk menggunakan pengaruh yang dimilikinya dalam membina.

o o Dengan kata lain seorang pemimpin yang diharapkan berhasil dalam melaksanakan tugas-tugas kepemimpinan harus didukung oleh mental. mampu menampilkan analisis tinggi untuk mengumpulkan. kondisi  operasional.  seorang pemimpin harus tahu wawasan organisasi dan kebijaksanaan khusus. o Dalam organisasi sekolah . sedangkan para o o o . sikap. o mampu merencanakan dan melaksanakan penelitian dalam pendidikan dan mempergunakan temuan riset. sikap bawahan.  seorang pemimpin harus memiliki satu perasaan rill untuk semangat dan suasana aktivitas diri orang lain dan staf yang harus dihadapi. kepala sekolah dituntut menampilkan suatu kepemimpinan yang mampu menciptakan iklim yang kondusif. perundang-undangan dan prosedur. o mampu menjadi mahkota dari berbagai macam teknik mengajar. dan kepribadian yang baik.  seorang pemimpin harus mengetahui layout secara fisik bangunan. o mampu mengadakan supervisi dan evaluasi pengajaran. fasilitas. emosi. watak sosial. Pengetahuan profesional meliputi:  pengetahuan terhadap tugas. pendelegasian wewenang. dan o mampu menjadi pemimpin yang baik dan komunikator yang efektif. o mampu mengembangkan sylabus rangkaian mata pelajaran dan program-program pengajaran. dimana seorang pemimpin atau kepala sekolah harus mampu secara menyeluruh mengetahui banyak tentang lingkungan  organisasi atau sekolah dimana organisasi atau sekolah tersebut berada. 14. Seorang pemimpin harus pula memiliki pengetahuan dan keterampilan profesional . serta bakat dan kekurangan dari bawahan. dan (6) seorang pemimpin harus mengetahui pelayanan yang tersedia untuk dirinya dan bawahan. kelengkapan. fisik. mencatat dan menguraikan tugas pekerjaan. Untuk itu guna tercapainya mutu pendidikan yang optimal. serta kontrol yang dipakai oleh manajemen tingkat yang lebih tinggi 13. hubungan kepala sekolah dan guru merupakan hubungan antara atasan atau pemimpin dengan bawahan. o mengetahui kejadian di luar sekolah yang berhubungan dengan paket dan pelayanan pendidikan. dan materi pelajaran. Hubungan Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Sikap Guru terhadap Pekerjaan dengan Kompetensi Profesional Guru o Kepala sekolah dan guru merupakan komponen-komponen yang berpengaruh dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah . etika. berbagai macam keganjilan dan problema yang biasa terjadi. diperlukan kerja sama yang sinergis antara kepala sekolah dan guru. Sedangkan keterampilan profesional.  seorang pemimpin atau kepala sekolah harus memahami hubungan kerja antar berbagai unit. meliputi: mampu berfungsi sebagai seorang pendidik. o Dalam organisasi sekolah .

net/iwanpalembang/kepemimpinan-kepala-sekolah    Home Berita Draft o o o Artikel Makalah Karya Ilmiah  Koleksi Fotho Tips Renungan Download o o o  22 Feb 2011 . sehingga dapat menampilkan persepsi dan kepuasan yang baik terhadap pekerjaanya maupun motivasi kerja yang tinggi. http://www.guru dituntut memiliki sikap positif terhadap pekerjaan. yang pada akhirnya akan mencerminkan seorang guru yang mampu bekerja secara profesional.slideshare.

Pada pembahasan ini penulis meninjau kepala sekolah (presiden direktur sekolah) sebagai tenaga pengelola satuan pendidikan (poin 4). Sebagai orang yang mendapat tugas tambahan berarti tugas pokok kepala saekolah tersebut adalah guru yaitu sebagai tenaga pengajar dan pendidik. PERAN DAN TUGAS KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN KURIKULUM By Mohib Asrori A.tangung jawab dan kebikajsanaan ada di tangan kepala sekolah.terdiri atas penilik.terdiri atas laboran dan teknisi sumber belajar tenaga pengelola satuan pendidikan.penguji.KOMPETENSI. Meskipun senabagi guru yang mendapat tugas tambahan kepala sekolah merupakan orang yang paling betanggung jawab terhadap aflikasi prinsif-prinsif administrasi pendidikan yang inovatif di sekolah.rector. Mengapa penulis mengambil istilah presden direktur sekolah? Karena istilah ini lebih identik dengan kekuasaan seorang dalam menguasai suatu tempat. dan pimpinan satuan pendidikan luar sekolah. tenaga lain yang mengurusi masalah-masalah manajerial atau administrative kependidikan.Pengertian Kepala Sekolah Kepala sekolah adalah guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah.terdiri atas kepala sekolah.di sisni berarti dalam suatu sekolah seorang kepala sekolah harus mempunyai tugas sebagai seorang guru yang melaksanakan atau memberikan pelajaran atau mengajar bidang studi tertentu atau memberikan bimbingan.pengawas.ketua.peneliti dan pengembang di bidang kependidikan.direktur.(2002: 18).Kompetensi Kepala Sekolah Para pakar pendidikan dan administrasi pendidikan cendrung sependapat bahwa kemajuan besar dalam bidang pendidikan hanya mungkin dicapai jika administrasi pendidikan itu sendiri dikelola secara . Berati kepala sekolah menduduki dua fungsi yaitu sebagai tenaga kependidikan dan tenaga pendidik. Di mana wewenag. (Sudarman 2002: 145). dan pustakawan tenaga teknis kependidikan.sekolah lain atau Negara lain tak berhak ikut capur dalam urusan suatu sekolah yang menjadi hak otonomi sekolahnya B.pengajar dan pelatih tenaga fungsional pendidikan. Hal ini sesuai dikemukakan oleh Sudarwan tentang jenis-jenis tenaga Kependidikan sebagai berikut: tenaga pendidik terdiri atas pembimbing.

kewirausahaan supervisi dan sosial. c.Memilki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pimpinan sekolah/madrasah. e. Kemampuan untukmenerapkan keterampilan-keterampilan konseptual.Mencipatakan inovasi yang berguna bagi pengembangan sekolah/madrasah.Menindaklanjuti hasil supervise akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru. Kemamapuan untuk memahami implikasi-implikasi dari perubahan social. mereka juga harus mampu mengakomodasi tiga jenis keterampilan baik secara perjenis maupun secara terintegrasi tercermin dalam mekanisme kerja adminsitrasi sekolah sebagai proses social.merencakan dan melaksanakan administrasi tersebut di suatu sekolah adalah di bawah kendali kepala sekolah.Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan sekolah/madrasah sebagai organisasai pembelajar yang efektif.Memiliki naluri kewirausahaan dalam mengelola kegiatan produksi/jasa sekolah/madrasah sebagai sumber belajar peserta didik.manusiawi.Bekerja sama dengan pihak lain untuk kepentingan sekolah/madrasah.Melaksanakan supervise akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat. b. arti yang mereka sumbangkan kepada unit.Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala yang dihadapi sekolah/madrasah.manajerial. Tiga keterampilan tersebut menurut Katz (1995).inovatif.Sosial a. Disamping kompetenssi yang tersebut diatas yang harus dimilki oleh kepala sekolah. dan teknis pada kedudukan jenis ini.Merencanakan program supervise akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru. Supervisi. untuk memulai dan memimpin perubahanperubahan yang cocok di dalam unit didasarkan atas perubahan-perubahan social yang luas. 4.Berpartisifasi dalam kegiatan social kemasyarakatan.Memiliki kepekaan social terhadap orang atau kelompok lain. c.politik. a. b. 5. Kopetensi Kepala Sekolah a. d. yang dikutip oleh Sergiovani dkk(1987) meliputi: . Secara lebih rinci penjelasan kelima kompetensi tersebut dapat dilihat pada table di bawah ini: Tabel 1. c.(2002 :133) Sedangkanmenurut PERMEN DINKNAS No 13 tahun 2007 tentang Satandar kepala sekolah/Madrasah kepala sekolah harus memiliki kompetensi atau kemampuan yang meliputi demensi kompetensi kepribadian.Hal ini sejalan dengan pendapat Sanusi dkk yang menyatakan bahwa Adminstrasi yang baik mendudduki tempt yang sangat menentukan dalam struktur dan artikulasi system pendidikan (2002: 132).Untuk itu kepala sekolah harus memilki kemampuan professional yang menurut Sanusi ada empat kemampuan profesional kepala sekolah yaitu: kemampuan untuk menjalankan tanggungjawab yang diserahkan kepadanya selaku unit kehadiran murid. b. Kemampuan untuk memotivasi para bawahan untuk bekerja sama secara sukarela dalam mencapai maksud-maksud unit dan organisasi. ekonomis.dan educational.Siapa yang bertanggung jawab mengelola.

Fungsi dan Tugas Kepala Sekolah Ada banyak pandangan yang mengkaji tentang peranan kepala sekolah dasar. organisator. C. dan (14) kepala sekolah sebagai pemimpin masyarakat. (10) kepala sekolah sebagai psikolog. Di sisi lain. dapat diklasifikasi menjadi dua. Mulyasa (2004:182) secara tersirat menegaskan bahwa “tugas dan tanggung jawab Kepala Sekolah menyangkut keseluruhan kegiatan sekolah. petugas hubungan sekolah masyarakat. Terciptanya iklim pembelajaran yang kondusif. Aspek kunci lain berkaitan dengan peran Kepala Sekolah dalam melaksanakan upaya perbaikan kualitas pendidikan adalah dengan memberikan bimbingan kepada guru dalam memperbaiki mutu proses belajar mengajar. yaitu kepala sekolah sebagai administrator pendidikan dan sebagai supervisor pendidikan.” Seorang Kepala Sekolah harus mampu memobilisir sumber daya sekolah meliputi teknis dan administrasi pendidikan. tertib. pengelola kantor. disturbance handler. mencakup kepala sekolah sebagai pemonitor. Corbally & Nyshand (1983) mengemukakan tiga klasifikasi peranan kepala sekolah dasar. dan (3) peranan yang berkaitan dengan pengambilan keputusan. penyedia segala sumber. memberi motivasi. dan staf lainnya untuk menjalankan tugasnya masing-masing dengan sebaik-baiknya. psikolog dan supervisor merupakan tugas kepala sekolah sebagai supervisor pendidikan di sekolah. yaitu: (1) peranan yang berkaitan dengan hubungan personal. (3) kepala sekolah sebagai administrator. pendidik. Business manager. dan negosiator. Campbell. mempengaruhi. leader atau pemimpin.Keterampilan teknis (technical skill) Keterampilan melakukan hubungan-hubungan kemanusiaan (human skill). dengan mempengaruhi. (2) peranan yang berkaitan dengan informasi. Dari keempat belas peranan tersebut. Konsultan kurikulum. Dengan demikian peran Kepala Sekolah sangat penting dalam peningkatan mutu pendidikan. (4) kepala sekolah sebagai pemimpin profesional. lintas program dan lintas sektoral dengan mendayagunakan sumber-sumber yang ada di sekolah agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara efektif dan efisien. siswa. penguasa sekolah. (6) kepala sekolah sebagai motivator atau penggerak staf. (5) kepala sekolah sebagai organisator. serta mengarahkan orang di dalam organisasi atau lembaga pendidikan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. yang mencakup kepala sekolah sebagai entrepreneur. dan mendorong guru. Dengan demikian. penggerak staf. dan efektif tidak terlepas dari kapasitasnya sebagai pimpinan sekolah. yaitu: (1) kepala sekolah sebagai business manager. (12) kepala sekolah sebagai eksekutif yang baik. (7) kepala sekolah sebagai supervisor. mencakup kepala sekolah sebagai figurehead atau simbol organisasi. mengajak. Ukuran keberhasilan Kepala Sekolah dalam menjalankan peran dan tugasnya adalah dengan mengukur kemampuan dia dalam menciptakan ”iklim pembelajaran”. . (13) kepala sekolah sebagai petugas hubungan sekolah dengan masyarakat. (11) kepala sekolah sebagai penguasa sekolah. dan liaison atau penghubung. (9) kepala sekolah sebagai pendidik. eksekutif yang baik. pembinaan yang intensif dari Kepala Sekolah dapat meningkatkan pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru di sekolah. (2) kepala sekolah sebagai pengelola kantor. dan pemimpin masyarakat termasuk tugas kepala sekolah sebagai administrator sekolah. Keterampilan konseptual (conceptual skill). disseminator. pemimpin profesional. lancar. dan spokesman yang menyebarkan informasi ke semua lingkungan organisasi. Seorang Kepala Sekolah pada hakekatnya adalah pemimpin yang menggerakkan. (8) kepala sekolah sebagai konsultan kurikulum. Stoop & Johnson (1967) mengemukakan empat belas peranan kepala sekolah dasar.

dana. administrator. yaitu tugas-tugas di bidang administrasi dan tugas-tugas di bidang supervisi.Peran sebagai educator. mengelola siswa. yang meliputi pengelolaan pengajaran.Sergiovanni (1991) membedakan tugas kepala sekolah menjadi dua. . siswa. melakukan komunikasi. Di sisi lain. sesuai dengan konsep dasar pengelolaan sekolah. Supervisi merupakan suatu usaha memberikan bantuan kepada guru untuk memperbaiki atau meningkatkan proses dan situasi belajar mengajar. keuangan.Kemampuan mengajar/membimbing siswa . Kimbrough & Burkett (1990) mengemukakan enam bidang tugas kepala sekolah dasar. mengelola personalia.Kemampuan mengoptimalkan sarana pendidikan 3. kepegawaian. Tugas di bidang administrasi adalah tugas-tugas kepala sekolah yang berkaitan dengan pengelolaan bidang garapan pendidikan di sekolah. sarana-prasarana.Kemampuan mengelola administrasi kesiswaan . dapat digarisbawahi bahwa tugas-tugas kepala sekolah dasar dapat diklasifikasi menjadi dua. bisa diklasifikasi menjadi dua.Perang sebagai manager. mengorganisir. Tugas merencanakan. motivator dan entrepreneur).Kemampuan mengelola administrasi PBM/BK . dan komponen organisasi sekolah yang berupa benda.manager. serta organisasi dan struktur sekolah. Program sekolah. dan mengadakan evaluasi merupakan komponen-komponen tugas proses. kesiswaan.Kemampuan mengembangkan guru . yaitu tugas dari sisi administrative process atau proses administrasi. mengelola hubungan sekolah dan masyarakat. Peran tersebut dapat dilihat secara lebih rinci sebagai berikut: 1. yaitu mengelola komponen organisasi sekolah yang berupa manusia. Dari keenam bidang tersebut. Fungsi dan tugas kepala sekolah dapat diakronimkan menjadi emanslime (education. dan hubungan dengan masyarakat merupakan komponen bidang garapan kepala sekolah dasar. Berdasarkan landasan teori tersebut. mengelola fasilitas dan lingkungan sekolah.Kemampuan menyusun organisasi sekolah . kepala sekolah berperan dalam pembentukan karakter yang didasari nilainilai pendidik. meng-koordinir.Perang sebagai administrator. inovator. dan tugas dari sisi task areas bidang garapan pendidikan.Kemampuan membimbing guru . Tugas di bidang supervisi adalah tugas-tugas kepala sekolah yang berkaitan dengan pembinaan guru untuk perbaikan pengajaran. yaitu mengelola pengajaran dan kurikulum. kepala sekolah berperan dalam mengatur tata laksana sistem administrasi di sekolah sehingga efektif dan efisien . leader. mempengaruhi.Kemampuan mengikuti perkembangan di bidang pendidikan 2.kepala sekolah berperan dalam mengelola sumber daya untuk mencapai tujuan institusi secara efektif dan efisien .Kemampuan menggerakkan guru . Sasaran akhir dari kegiatan supervisi adalah meningkatkan hasil belajar siswa. dan hubungan sekolah masyarakat.Kemampuan menyusun program .supervisor. personel.Kemampuan mengelola administrasi ketenagaan . fasilitas fisik.

kepala sekolah berperan dalam upaya membantu mengembangkan profesionalitas guru dan tenaga kependidikan lainnya.Kemampuan menyusun program supervisi pendidikan .Kemampuan bekerja keras untuk mencapai hasil yang efektif . kepala sekolah harus mampu memberi dorongan sehingga seluruh komponen pendidikan dapat berkembang secara profesional .Peran sebagai supervisor.Peran sebagai innovator. Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah / madrasah menuju organisasi pembelajar yang efektif.Kemampuan mengatur suasana kerja/belajar . kepala sekolah berperan dalam mempengaruhi orang-orang untuk bekerja sama dalam mencapai visi dan tujuan bersama.diantaranya adalah pengetahuan tentang manajemen itu sendiri. kepala sekolah adalah pribadi yang dinamis dan kreatif yang tidak terjebak dalam rutinitas . dan profesional .Kemampuan menciptakan inovasi yang berguna bagi pengembangan sekolah . yaitu: a.Peran sebagai motivator.Memahami kondisi warga sekolah 6. Mengembangkan organisasi sekolah/ madrasah sesuai dengan kebutuhan.Kemampuan memberi keputusan kepada warga sekolah 8. Mencipatakan budaya dan ilkim sekolah/ madrasah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik.Kemampuan melaksanakan program supervisi .Kemampuan mengelola administrasi persuratan 4. . Memimpin sekolah/ madrasah dalam rangka mendayagunakan sumber daya sekolah/madrasah secara optimal.Kemampuan melaksanakan reformasi (perubahan untuk lebih baik) .Kemampuan memotivasi yang kuat untuk mencapai sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi D. d. transparan. Menyusun perencanaan sekolah/madrasah untuk berbagai tingkatan perencanaan.. . kepala sekolah berperan untuk melihat adanya peluang dan memanfaatkan peluang untuk kepentingan sekolah .Hubungan Manajemen Kepala Sekolah dengan Manajemen Kurikulum Tugas dan peran kepala sekolah yang harus dimiliki berkenaan dengan manajemen kurikulum yaitu berhubungan dengan kompetensi kepala sekolah dalam memahami sekolah sebagai sisten yang harus dipimpin dan dikelola dengan baik.Kemampuan mengelola administrasi keuangan .Kemampuan mengatur lingkungan kerja (fisik) .Kemampuan memberikan layanan bersih. c. e.Memiliki kepribadian yang kuat .Peran sebagai entrepreneur.Peran sebagai leader. . Tugas dan peran kepala sekolah yang berkenaan dengan manajemen kurikulum terdapat pada kompetensi manajerial.Kemampuan melaksanakan kebijakan terkini di bidang pendidikan 7.Kemampuan mengelola administrasi sarana prasarana . b.Kemampuan memanfaatkan hasil supervisi 5.

serta merencanakan tindak lanjut.Memamfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi peningkatan pembelajaran dan manajemen sekolah/madrasah. prosedur kerja. m. l. q. Mengelola pengembangan kuirkulum dan kegiatan pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan pendidikan nasional. mengarahkan tenaga .petunjuk kerja dsb. evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program kegiiatan sekolah/madrasah dengan prosedur yang tepat. spesifikasi. Mengelola sarana dan prasarana sekolah/madrasah dalam rangka penbdayagunaan secara optimal. Kepala sekolah juga harus paham betul bahwa dirinya bertugas sebagai manajer sekolah diantaranya harus memehami betul tentang manajemen kurikulum. memfasilitasi guru untuk mengembangkan standar kompetensi setiap mata pelajaran yang diampunya.f. h. n. Mengelola guru dan staf dalam rangka pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal. Maka seorang kepala sekolah dalam memahami kurikulum sebagai jantungnya lembaga pendidikan harus benar-benar dikuasainya. Jadi dalam hal ini kepala sekolah adalah pengelola lembaga pendidikan sesuai dengan jenjang pendidikannya masing-masing. g. Mengelola keuangan sekolah / madrasah sesuai dengan prinsif pengelolaan yang akuntabel. orang tua siswa. memfasilitasi guru untuk memilih sumber dan bahan ajar yang sesuai untuk setiap mata pelajaran. k. mengembangkan pengaturan sekolah yang berkaitan kualifikasi. Mengelola ketatausahaan sekolah/ madrasah dalam mendukung pencapaian tujuan sekolah/madrasah. memfasilitasi guru untuk memilih media dan alat pelajaran yang sesuai untuk setiap materi pelajaran.Melakukan monitoring. memfasilitasi guru untuk menyusun silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) setiap mata pelajaran .Mengelola system informasi sekolah/madrasah dalam mendukung penyusunan program dan pengambilan keputusan. Secara umum tugas dan peran kepala sekolah dalam manajemen kurikulum ini juga termasuk di dalamnya kemampuan dalam system administrasi/pengelolaan sekolah. Mengelola hubungan sekolah/ madrasah dan masyarakat dalam rangka pendirian dukungan ide. j. pedoman kerja. Mengelola unit layanan sekolah / madrasah dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan kegiatan peserta didik di sekolah/madrasah. sumber belajar dan pembinaan sekolah/ madrasah. dan penempatan dan pengembangan kapasitas peserta didik. o. melakukan analisis kelembagaan untuk menghasilkan struktur organisasi yang efisien dan efektif. mengembangkan kebijakan operasional sekolah. dengan demikian kepala sekolah dalam upaya mewujudkan kinerjanya dalam bidang ini harus mampu untuk memfasilitasi sekolah untuk membentuk dan memberdayakan tim pengembang kurikulum terutama dengan pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. i. transfaran dan efesien. Mengelola peserta didik dalam ranagka penerimaan peserta didik baru. Namun demikian penegasan terhadap eksistensi seorang kepala sekolah sebagai manajer dalam suatu lembaga pendidikan dapat dinilai dari kompetensi mengelola kelembagaan yang mencakup: menyusun system administrasi kepala sekolah. memberdayakan tenaga pendidikan sekolah agar mampu menyediakan dokumen-dokumen kurikulum yang relevan dengan tuntutan dan kebutuhan siswa. dan masyarakat. mengambangkan unit-unit organisasi sekolah atas dasar fungsi. di mana setiap satuan pendidikan harus mampu mengembangkan kurikulum dengan kebutuhan dan kemampuannya masing-masing.

Berdasarkan hasil studi yang telah dilakukannya. tuntutan dan kebutuhan masyarakat. Memahami proses perubahan dan memiliki kepemimpinan untuk dapat mengelola dan memfasilitasi . Menjadikan para orang tua sebagai mitra dan membangun kolaborasi untuk kepentingan pendidikan siswa. ketigabelas faktor tersebut adalah: Menciptakan misi yang terfokus pada upaya peningkatan prestasi belajar siswa. merencanakan tenaga kependidikan sekolah (permintaan. memelihara dikumen personel sekolah atau mengelola administrasi personel sekolah. memngembangkan system pengupahan. mengidentifikasi kebutuhan bagi pengembangan kurikulum local. dimana seluruh guru dan staf dapat memahami dan peduli terhadap siswanya. Southern Regional Education Board(SREB) telah mengidentifikasi 13 faktor kritis terkait dengan keberhasilan kepala sekolah dalam mengembangkan prestasi belajar siswa. maka itu dapat dilihat dari indicator-indikatornya yang mecakup: mengidentifikasi karakteristik tenaga pendidik dsan kependidikan yang fektif. menyeleksi dan menempatkan serta mengorientasikan tenaga kependidikan baru. empati dan simpati terhadap tenaga pendidik dan kependidikan. merekrut. dan kebutuhan stajeholders. dan evaluasi terhadap sekolah secara keseluruhan. sehingga dapat memotivasi dan meningkatkan prestasi belajar siswa. melakukan analisis jabatan dan menyusun uraian jabatan tenaga kependidikan. membimbing para guru untuk mengembangkan memperbaiki dan mengembangkan proses belajar mengajar seperti pemberian motivasi guru untuk melakukan penelitian tindakan kelas (classroom action research). memotivasi tenaga pendidik dan kependidikan. memamfaatkan dan memelihara tenaga kependidikan. reward dan punishment yang mampu menjamin kepastian dan keadilan. melaksanakan dan mengambangkan system pembinaan karir. pelaksanaan. Memanfaatkan data untuk memprakarsai upaya peningkatan prestasi belajar siswa dan praktik pendidikan di sekolah maupun di kelas secara terus menerus. Menjaga agar setiap orang dapat memfokuskan pada prestasi belajar siswa. menilai kinerja tenaga guru dan kependidikan.pendidik dan kependidikan untuk menyusun rencana dan program pelaksanaan kuirikulum. Menghargai dan mendorong implementasi praktik pembelajaran yang baik. teknologi dan seni (IPTEKS). Tugas dsan peran kepala sekolah lainhya yaitu pada sub mengelola guru dan staf dalam rangka pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal. Tugas dan peran kepala sekolah dalam mewujudkan subkompetensi manajemen kurikulum ini dapat direfleksi oleh dirinya dari isi program kurikulum yang didesain/dirancang dan dikembangkan mulai dari tingkat perencanaan. membina hubungan kerja yang harmonis. melalui praktik kurikulum dan pembelajaran yang memungkinkan terciptanya peningkatan prestasi belajar siswa. memiliki apresiasi. megelola komflik. mengarahkan tim pengembang kurikulum untuk mengupayakan kesesuaian kurikulum dengan kebutuhan siswa dan kemamauan ilmu pengetahuan. mengevaluasi pelaksanaan kurikulum di sekolahnya masing-masing. dan kesenjangan). sampai dengan evaaluasi kuirkulum itu sendiri misalnya dalam bentuk evaluasi hasil pembelajaran. Ekspektasi yang tinggi bagi semua siswa dalam mempelajari bahan pelajaran pada level yang lebih tinggi. pesediaan. menggali dan memobilisasi sumber daya pendidikan. melakukan penelitian dan pengembangan terhadap usaha untuk meningkatkan kualitas dan manajemen sekolah bermutu. Memahami bagaimana memimpin organisasi sekolah.

Di samping itu untuk mewujudkan pengelolaan sekolah yang baik. membimbing. Sebagai pemimpin pendidikan. membina guru. nampak pada pernyataan-pernyataan yang . Sebagai pemimpin pendidikan di sekolah. Mereka diharapkan mampu melaksanakan fungsinya baik sebagai manajer dan leader. pengembangan staf. dukungan profesional. dan otonomi. dan otonomi yang cukup untuk memperkuat peran manajerial mereka di sekolah. bila tidak bisa menggerakkan anggota secara efektif. dan mengarahkan anggota secara tepat. Untuk bisa menjalankan fungsinya secara optimal. Sebaliknya. dengan memperhatikan kesejahteraan melalui beberapa langkah antara lain: pemberian gaji. Manajerial. Untuk meningkatkan kemampuan kepala sekolah dan tenaga kependidikan yang lain. tidak akan bisa mencapai tujuan secara optimal. kurikulum. pemerintah Indonesia telah menunjukkan good will. segala kegiatan yang ada dalam organisasi sekolah akan bisa terlaksana secara efektif. kepala sekolah memiliki tanggungjawab legal untuk mengembangkan staf. atau mengelola kegiatan sekolah lainnya banyak ditentukan oleh kepemimpinan kepala sekolah. Dalam organisasi pendidikan yang menjadi pemimpin pendidikan adalah kepala sekolah. serta kemampuannya mengendalikan pengelolaan anggaran. scheduling. Memperoleh dan memanfaatkan berbagai sumber daya secara bijak. Peranan utama kepemimpinan kepala sekolah tersebut. kepala sekolah memiliki sejumlah tugas dan tanggung jawab yang cukup berat. dan assessmen. Supervisi dan Sosial. paedagogi. Apabila kepala sekolah mampu menggerakkan.perubahan tersebut secara efektif. Membekali kepala sekolah memiliki seperangkat kemampuan ini dirasa sangat penting. Dengan diterbitkannya instrumen kebijakan baru. Kepemimpinan merupakan faktor yang paling penting dalam menunjang tercapainya tujuan organisasi sekolah. Mencari dan memperoleh dukungan dari pemerintah. mengelola sarana prasarana sekolah. Sejalan dengan semakin meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap akuntabilitas sekolah. Keberhasilan kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya banyak ditentukan oleh kepemimpinan kepala sekolah. kepala sekolah perlu menerapkan gaya kepemimpinan yang tepat. Di sinilah. Keberhasilan kepala sekolah dalam mengelola kantor. tokoh masyarakat dan orang tua untuk berbagai agenda peningkatan sekolah. maka para kepala sekolah akan segeran mendapat kompensasi meningkat. dan pelaksanaan pendidikan di sekolahnya. Memahami bagaimana orang dewasa belajar (baca: guru dan staf) serta mengetahui bagaimana upaya meningkatkan perubahan yang bermakna sehingga terbentuk kualitas pengembangan profesi secara berkelanjutan untuk kepentingan siswa. Memanfaatkan dan mengelola waktu untuk mencapai tujuan dan sasaran peningkatan sekolah melalui cara-cara yang inovatif. maka meningkat pula tuntutan terhadap para kepala sekolah. Kewirausahaan. kewenangan. Belajar secara terus menerus dan bekerja sama dengan rekan sejawat untuk mengembangkan riset baru dan berbagai praktik pendidikan yang telah terbukti Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah telah ditetapkan bahwa ada 5 (lima) dimensi kompetensi yaitu: Kepribadian. perlu adanya kepala sekolah yang memiliki kemampuan sesuai tuntutan tugasnya. efektifitas kepemimpinan kepala sekolah tergantung kepada kemampuan mereka bekerjasama dengan guru dan staf. pengembangan kurikulum.

Dalam konteks menyukseskan MBS dan KBK. Educational Governance and Administration. (1987). Sanusi. Jakarta: Depdiknas. tetap eksis pada visi dan misi yang ingin dicapai bersama.al). Daftar pustaka Depdiknas. Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Di sisi lain.(1991) Studi Pengembangan Model Pendidikan Profesional Tenaga Kependidikan. Bandung: IKIP Bandung. PT Remaja Rosdakarya. Rusman. Sudarwan. Danin. Manajemen Kurikulum. akibat dari ini mulai ada kecendrungan kepala sekolah lebih memikirkan proyek daripada tugas pokoknya sebagai orang yang menjalankan keberhasilan pelaksanaan pendidikan. Kepala sekolah adalah orang yang sangat menentukan dalam berjalannya suatu kegiatan organisasi sekolah sesuai dengan rel yang diharapkan. (2002). mutlak harus bisa menerapkan kepemimpinan yang baik. peran dan tanggung jawabnya sangatlah berat. Laporan Penelitian.(dkk). untuk itu diperlukan kerjasama dengan stekholder-stekholder yang terlibat dalam dunia pendidikan.(et.(2008). (2007). agar mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan. Kepemimpinan Kepala Sekolah. Sergiovani.wordpress. Mulyasa. New York:Pretince-Hall Inc. hendaknya kepala sekolah memiliki visi dan misi yang menjadi pedoman dan arah dalam berpijak. Bandung:Pustaka Setia. copas http://chandrawati. Owens (1991) juga menegaskan bahwa kualitas kepemimpinan merupakan sarana utama untuk mencapai tujuan organisasi. Bandung: Program Studi Pengembangan Kurikulum Sekolah Pasca Sarjana Universitas Pendidikan Indonesia.com Ikhtisar: Kepemimpinan Kepala Sekolah Tagged with: kepala sekolah Kepemimpinan . agar kepala sekolah bisa melaksanakan tugasnya secara efektif. Tinjuan Teoretik dan Permasalahannya. Inovasi Pendidikan Dalam Upaya Peningkatan Profesionalisme Tenaga Kependidikan.Bandung. Tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah. Wahjosumidjo. E.(1995). J. Knezevich yang dikutip Indrafachrudi (1983) mengemukakan bahwa kepemimpinan adalah sumber energi utama ketercapaian tujuan suatu organisasi. Untuk itu. A.dikemukakan para ahli kepemimpinan. Dalam menunjang kemajuan pendidikan dalam segi sarana dan prasarana pemerintah melimpahkan atau mengucurkan dana ke berbagai sekolah untuk dikelola oleh sekolah dan komite sekolah.T. (2005). Dalam menjalankan tugasnya sebagai pimpinan sekolah. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007. Untuk itu diharapkan agar kepala sekolah jangan hilang langkah dan arah.

Menyatukan pikiran agar dapat menggerakan orang-orang dan membantu mereka membangun tanggung jawab. Kemampuan apa yang perlu di miliki kepala sekolah miliki ? . Keputusan yang baik didukung dengan kemampuan berkomunikasi. 3. Keefektifan kerja tim guru. Stogdil mengemukakan bahwa kepemimpinan adalah proses mempengaruhi aktifitas kelompok untuk mencapai tujuan organisasi. Meningkatkan prestasi belajar siswa. Juga harus memiliki kemampuan mendelegasikan tugas dan wewenang kepada staf. mempengaruhi dan membimbing orang lain dalam rangka mencapai tujuan. Kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dapat mengelola serangkaian proses menggerakkan. Keberhasilan tugas kepala sekolah dalam melaksanakan peran tersebut sangat bergantung kekuatan kepemimpinannya. Kemampuan kerja guru. kepemimpinan kepala sekolah berkaitan dengan tanggung jawab mengintegrasikan lima komponen organisasi yang meliputi pengembangan 1) hubungan antar institusi 2) hubungan antar kelompok 3) hubungan antar personal 4) hubungan antar siswa dan 5) hubungan dengan orang tua siswa untuk mewujudkan keunggulan siswa. Untuk lebih memperluas pemahaman mengenai kepemimpinan kepala sekolah.Dalam pelaksanaan tugasnya. teroganisi dan terintegrasi dalam ritme kerjasama yang harmonis.    Feldmon (1983) mengemukakan bahwa kepemimpinan adalah usaha sadar yang dilakukan pimpinan untuk mempengaruhi anggotanya melaksanakan tugas sesuai dengan harapannya. Seorang kepala sekolah yang efektif memiliki kemampuan memimpin dan mengambil keputusan. 1. 2. Newell (1978) mengemukakan bahwa kepemimpinan adalah suatu proses mempengaruhi orang lain untuk mencapai pengembangan atau tujuan organisasi. Apa yang dimaksud dengan pemimpin ? Beberapa ahli merumuskan definisi kepemimpinan . maka sinergi antar pelaku organisasi terkelola. kita dapat mengeksplorasi melalui sejumlah pertanyaan berikut. Agar tujuan organisasi tercapai secara optimal. Apa peran kepala Sekolah sebagai pemimpin ? Kepala sekolah memiliki peran untuk meningkatkan :     Semangat kerja guru.

cakap. Apa dampak kepemimpinan yang efektif?      Meningkatnya semangat kerja guru. Meningkatkan kepuasan publik atas pelayanan. mandiri. Membangun tanggungjawab. Apa yang harus menjadi fokus perhatian kepala sekolah? Fokus kepemimpinan adalah mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran. 6.Kemampuan yang harus dimiliki kepala sekolah adalah sebagai berikut :      Memimpin. Kemana kepemimpinan itu diarahkan ? Kepemimpinan kepala sekolah diarahkan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional yaitu pengembangan pendidikan yang berdasar pancasila dan UUD 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama. yang membuat sekolahnya memiliki ciri-ciri yang lebih baik daripada sekolah lainnya yang sejenis. 5.com/home/?p=4043 . kreatif. sehingga dapat memenuhi standar kompetensi lulusan yang beriman dan bertaqwa. berahlak mulia. Meningkatnya keefektifan kerja tim guru. demokratis dan bertanggunjawab. Meningkatnya prestasi belajar siswa. http://gurupembaharu. 4. Pada ujungnya keberhasilan sekolah diukur dengan kekuatannya untuk mewujudkan keunggulan. sehat. Suasana dan proses pembelajaran yang berkeunggulan adalah yang dapat meningkatkan mutu lulusan sesuai dengan yang sekolah harapkan. Mendelegasikan kewenangan. Meningkatnya kemampuan kerja guru. berilmu. kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan jaman. Mengambil keputusan. Menggerakan orang melalui komunikasi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful