SEJARAH SEL

I. SEJARAH DAN PERKEMBANGAN SEL
A. PENDAHULUAN Jauh sebelum Robert Hooke mempopulerkan istilah sel, beberapa ahli filsafat Yunani telah mengemukakan pandangannya berkenaan dengan penyusun tubuh makhluk hidup. Aristotles dan Paracelcius telah mengemukakan bahwa tubuh semua hewan dan tumbuhan tersusun atas elemenelemen sederhana. Elemen-elemen sederhana tersebut secara bersama-sama membentuk struktur makroskopis makhluk hidup (De Robertis et al., 1979). Belakangan, elemenelemen sederhana tersebut dikenal dengan istilah sel (dari bahasa Yunani, yaitu Cella atau Cellula yang berarti ruang atau kamar kecil). Sebuah sel dapat berperan sebagai suatu organisme yang dikenal sebagai organisme uniseluler atau organisme bersel satu, misalnya berbagai jenis protozoa. Sel dapat tersusun berkelompok dan berdiferensiasi menjadi berbagai jenis jaringan dan membentuk organ. Selanjutnya, beberapa organ membentuk sistem organ dan pada akhirnya beberapa sistem organ, secara bersama-sama membentuk suatu organisme. Organisme yang dibentuk dinamakan organisme multiseluler. Pemahaman mengenai sel baik dari aspek ultrastruktur maupun dari aspek fungsionalnya tidak terlepas dari hasil kerja keras sejumlah pakar ilmu pengetahuan. Penelitian-penelitian terus dikembangkan, bahkan dari berbagai sudut pandang dan melibatkan disiplin ilmu-ilmu yang berbeda. Penemuan mikroskop sederhana hingga mikroskop elektron telah memberikan sumbangan yang sangat penting dalam perkembangan biologi sel. Kemajuan yang dicapai di bidang kimia organik dan biokimia telah mengantar umat manusia pada pemahaman sel yang lebih mendalam hingga pada tingkatan yang belum pernah diprediksi sebelumnya. Perkembangan pengetahuan di bidang genetika molekuler dan disiplin ilmu yang lain telah mengantar umat manusia pada pemahaman hingga tingkatan rekayasa genetika yang sangat menak-jubkan. Melalui pendekatan yang lebih holistik dan integratif, kini biologi sel tampil sebagai sebuah ilmu yang mampu menjadi dasar bagi pengembangan ilmu-ilmu hayati lainnya.

B. SEJARAH PERKEMBANGAN TEORI SEL Sel merupakan massa protoplasma berbatas membran dengan sistem organisasi yang sangat kompleks. Sel bukan merupakan suatu bangunan statis, melainkan sebuah struktur yang sangat dinamis. Berbagai jenis aktivitas hidup yang berlangsung di dalam tubuh organisme pada dasarnya berlangsung di dalam sel dengan mekanisme sistem yang sangat harmonis. Aktivitas satu sel menunjang aktivitas sel yang lain

R. Anthony van Leeuwenhoek (1632-1723). Marcello Malphigi (1628-1694) (http://www. Sedangkan.asp) (http://www.crimezzz. Struktur Sel Prokaryotik Prokariotik meliputi archaebakteria (bakteri purba) dan eubakteria (bakteri modern/bakteri sejati) yang beranggotakan bakteri.2.edu/~wiser/cells/) (http://www. ginjal. sitoplasma.tulane. para ahli menggolongkan sel menjadi dua kelompok.nndb. misalnya bakteri. misalnya protista.edu/~wiser/cells/) Marcello Malphigi (1628-1694).org/downloaddoc. Selain itu. dia juga mengamati perkem-bangan embrio ayam. dan mikoplasma. dan hewan. membran sel.1. Berdasarkan hasil pengamatannya.3 Ruang-ruang kecil pada sayatan sumbat gabus. sperma pada manusia. Gambar 1. seorang berkebangsaan Italia merupakan orang pertama yang menggunakan mikroskop dalam mengamati sayatan jaringan pada organ-organ tertentu. sel eukariotik memiliki struktur yang lebih kompleks. tumbuhan.com/people) I. seorang yang berkebangsaan Belanda merupakan orang pertama yang menemukan mikroskop dan meneliti organisme mikroskopis seperti berbagai Protozoa dan Rotifera yang oleh Beliau diberi nama ”animanculus”. katak. seperti otak. mikoplasma dan alga hijau-biru. Ia melaporkan bahwa sumbat gabus terdiri atas ruang-ruang kecil yang diberi nama sel (bahasa Yunani: Cellula yang bermakna ruangruang kecil). hati. Struktur umum sel prokariotik yang diwakili oleh bakteri berturut-turut mulai dari luar ke dalam adalah dinding sel. ribosom dan materi inti (DNA dan RNA). a..tulane. Penggolongan ini didasarkan atas ukuran dan struktur intemal atau kandungan organel selnya. Hooke (1663) dan mikroskop sederhana (http://www.membentuk suatu sistem yang sangat harmonis untuk menunjang sebuah kehidupan yang fungsional. anjing.royalsociety. Beliau telah mengamati berbagai jenis bakteri. Berdasarkan hasil pengamatannya. Ukuran sel prokariotik berkisar antara 0. Beliau menyimpulkan bahwa jaringan tersusun atas unit-unit struktural yang Ia sebut utricles (De Robertis. 1988). dan paru-paru.net/forensichistory/images/MALPIGHI_marcello) Robert Hooke (1663) merupakan orang pertama yang memperkenalkan istilah sel berdasarkan hasil pengamatannya pada sayatan sumbat gabus. Gambar 1. ganggang hijau-biru. kelinci. Gambar 1. Struktur Sel Prokariotik dan Eukariotik Sejak ditemukannya mikroskop elektron para ahli biologi mulai berhasil mengidentifikasi struktur internal dari berbagai macam sel. . mesosom. dan ikan serta pergerakan sel-sel darah di dalam kapiler kaki katak dan daun telinga pada kelinci.5 -3 mm. Anthony van Leeuwenhoek (1632-1723). Sel prokariotik memiliki struktur yang sederhana. yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. limfa. fungi. dan mikroskop sederhana dan jenis protozoa hasil temuannya (http://www.

Gambar 2. Membran Sel .30.000 ribosom yang tersusun atas RNA dan protein. sitoplasma. nukleus. mesosom berfungsi sebagai kompleks fotosintetik yang mengadung pigmen fotosintesis. pada bakteri aerob berperan dalam pengeluaran enzim hidrolitik. Sel prokariotik mengandung sejumlah kecil DNA dengan total panjang antara 0. Pada bajteri gram positif. dinding sel bakteri tersusun atas peptidoglikan atau mukopepetida yang dapat dipergunakan sebagai dasar penggolongan bakteri menjadi dua golongan . mitrokondria.Dinding sel bakteri berfungsi untuk menahan tekanan osmotic sitoplasma. sehingga sel tidak mudah pecah akibat masuknya air kedalam sel. Komponen utama membran sel tersusun atas lipid dan protein atau lipoprotein. kedua sub unit ini bersatu untuk menjalankan fungsinya. Di dalam sitoplasma terdapat kurang lebih 20. Sedangkan pada sianobakteri. retikulum endoplasma. Setiap organel di dalam sel memiliki fungsi yang berbeda . mikrotubulus dan mikro filamen.25 mm sampai 3 mm yang mampu mengkode 2000 – 3000 protein. Organelorganel di dalam sel memiliki peran yang sangat penting bagi kelangsungan hidup sel tersebut. berperan dalam transfer elektron dan fosforilasi oksidatil. Di dalam sitoplasma juga terdapat molekul protein dan enzim yang digunakan dalam setiap reaksi kimia di dalam sitoplasma. Ribosom merupakan tempat sintesis protein.1 Sel prokaryotik (Bacteri) b. komplek golgi. Pada saat proses transaksi. hamper 90% komponen dinding selnya tersusun atas peptidoglikan. sebagai tempat enzim dan molekul pembawa yang berfungsi dalam biosintesis DNA. ribosom. Sel eukariotik tersusun atas membrane sel. sedangkan pada bakteri gram negative berkisar antara 5 – 20%.2 Sel Eukaryotik Sel eukariotik biasanya merupakan penyusun struktur makhluk hidup multi seluler. merupakan kromosom tunggal. Membran sel bakteri dan sianobakteri membentuk lipatan ke dalam yang dinamakan mesosom. Struktur Sel Eukaryotik Gambar 2. polimer dinding sel dan lipid selaput. Bakteri juga menyimpan cadangan makanan di sitoplasma dalam bentuk granula-granula tidak larut air. Antara materi inti dengan sitoplasma tidak terdapat pembatas atau tidak memiliki membrane inti. Ribosom prokariotik tersusun atas sub unit kecil dan sub unit besar yang berukuran 30 S dan 50 S (Svedberg). sentriol.000 . mesosom berperan dalam pembelahan sel. Materi genetik sel prokariotik membentuk suatu struktur yang dinamakan nukleoid. Selaput sitoplasma atau membran sel bakteri berfungsi dalam seleksi dan pengangkutan larutan ke dalam sel. badan mikro. Pada beberapa bakteri.beda. Berikut ini akan diuraikan tentang struktur dan fungsi : a. lisosom. yaitu bakteri gram positif dan bakteri gram negative.

sedangkan yang terikat dengan protein dinamakan glikoprotein. sekitar 2 . dan lisosom. Menyediakan selaput atau penghalang yang bersifat selektif permeabel. aparatus Golgi. Protein . Membran sel berfungsi untuk menyaring masuknya zat-zat ke dalam sel sehingga tidak semua zat dapat menembus membran sel. Merespons terhadap sinyal dari luar. Membran plasma ini memiliki ketebalan antara 5 sampai 10 nm (nanometer). misalnya membran sel tulang berbeda dengan sel hati.protein membran sel dan glikoprotein sebagai perantara sel untuk berinteraksi dengan sel lain atau dengan lingkungan luarnya. Sebagai sarana transpor larutan dari dan ke dalam sel. Gambar 2. baik dengan lemak maupun protein. misalnya retikulum endoplasma. 2. tergantung dari jenis membran sel. jenis organisme. Membran sel berfungsi dalam membantu memasukkan dan mengeluarkan senyawa – senyawa tertentu dari dan ke dalam sel. Untuk transduksi energi. 5. struktur ini dinamakan membrane plasma atau membran sel. Karbohidrat terikat secara kovalen. Lembaran tersebut tersusun atas dua lapisan lemak yang dinamakan lipid bilayer. sedangkan protein terletak di antara lemak atau di permukaan lapisan lipid bilayer. Perbandingan jumlah. Pada membran sel terdapat protein integral yang berfungsi sebagai reseptor untuk menerima sinyal dari lingkungan sel. antara lain yaitu: 1. Membran sel memiliki beberapa fungsi.10 ppersen glikolrotein membangun membran plasma. yaitu lemak (lipid) dan protein yang terikat secara non kovalen dan tersusun dalam suatu struktur yang menyerupai lembaran. misalnya membran sel tumbuhan berbeda dengan membran sel hewan dan jenis sel. Beberapa reaksi kimia dikatalisis oleh protein integral membran yang berfungsi sebagai katalisator. Untuk interaksi interseluler. Tempat aktivitas biokimiawi. Baik glikolipid maupun glikoprotein berfungsi sebagai media interaksi dengan sel lainnya. 3. antara lemak dan protein bervariasi.3 Membran Plasma Semua membran sel terdiri atas dua komponen utama. Fungsi glikolipid masih belum banyak . 6. tergantung dari tipe sel dun spesies. Membran dalam (inner membrane) kloroplas berfungsi untuk mengubah energi cahaya menjadi energi kimia dalam proses fotosintesis.Sel memiliki struktur khusus yang berfungsi untuk memisahkan isi sel dengan lingkungan luarnya. oleh karena itu hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Sebagai pembungkus isi sel dan membentuk sistem endomembran di dalam sel. Karbohidrat yang terikat dengan lemak dinamakan glikolipid. misalnya membran retikulum endoplasma berbeda dengan membran Golgi. 7. 4.

Ikatan antara protein perifer dengan lipid bilayer adalah non kovalen. Protein yang terikat lipid membran Protein ini terikat secara kovalen dengan lipid bilayer dan terletak pada permukaan luar dari lipid bilayer. b. Kolesterol pada membran plasma hanya dijumpai pada sel hewan dan sekitar 50% dari lemak membran terdiri atas kolesterol.0. 3. Di dalam sitosol juga terdapat protein dan enzim-enzim untuk reaksi kimia. misalnya pada sel-sel awal embrio.modares. dan badan Golgi. Volume sitosol lebih kurang 50% dari volume sel.2 . Protein membran dikelompokkan menjadi tiga jenis. tetapi rata-rata ukuran diameternya antara 0. Sitoplasma Sitoplasma merupakan cairan sel yang dibungkus oleh membrane plasma. sitoplasma mengandung gula.ir/elearning/Dalimi/Proto/Lectures/week2/mitochondrion2.diketahui.4 mikrometer. misalnya membran yang membungkus mitokrondria. Protein yang menyusun membran plasma tersusun atas lebih dari 50 jenis protein yang berbeda. Protein integral Protein ini menembus lipid bilayer sehingga memiliki dua permukaan. Di dalam sitoplasma terdapat membran intrasel yang membungkus organel sel. yaitu: 1. yaitu permukaan yang mengarah ke lingkungan luar sel dan yang menghadap ke dalam sitoplasma 2. Protein perifer Protein ini terdapat pada permukaan luar lipid bilayer atau pada permukaan dalam-lipid bilayer. tetapi diduga berhubungan dengan tempat melekatnya beberapa mikroorganisme infektif. lisosom. |enis-jenis tersebut terletak dengan orientasi tertentu pada lipid bilayer.gif Ukuran mitokondria bervariasi. asam amino.ion-ion dan senyawa kimia lain yang digunakan untuk metabolisme sel. peroksisom.7 mikrometer (pm) dan panjangnya antara 1 . Bagian sitoplasma yang berada di antara organel dinamakan sitosol. bentuk mitokondrianya bulat atau oval. lemak. c. sedangkan .ac. Ukuran mitokondria ini hampir sama dengan ukuran bakteri yang menunjukkan salah satu bukti evolusi bahwa mitokondria merupakan bakteri yang bersimbiosis dengan sel eukoriotik. retikulum endoplasma. kloroplas. tergantung dari jenis selnya. Mitokondria http://www. Bentuk mitokondria bervariasi. Fungsi kolesterol pada membrane berhubungan dengan rigiditas atau kekakuan membran.

mitokondria juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan ion kalsium di dalam sel. Di dalam sel. Membran dalam mitokondria membentuk juluran-juluran ke arah matrik sehingga memperluas permukaan dalamnva. mitokondria tersebar secara acak di dalam sel dan cenderung berkumpul pada bagian sel yang banyak memerlukan energi. ATP merupakan molekul berenergi tinggi yang akan digunakan untuk metobolisme sel. sehingga jumlahnya dapat bertambah sesuai dengan kebutuhan energi sel.pada sel-sel lain bentuknya seperti gelendong dan ada juga yang berbentuk pipa. RE dibedakan menjadi dua. Bagian-bagian utama mitokondria dibedakan menjadi dua. yaitu bagian selaput atau membran dan bagian matriks. Selain berfungsi menghasilkan energi dalam bentuk ATP. Ion-ion ini disimpan dalam suatu badan khusus yang dinamakan granul. DNA. Pada membran dalam (inner membrane) mitokondria terdapat beberapa jenis protein yang terlibat dalam proses pembentukan ATP. Karena ukurannya yang relatif besat mitokondria dapat terlihat cukup jelas di bawah mikroskop cahaya. Membran mitokondria ada dua yaitu membran luar dan membran dalam.8 nanometer. misalnya di sekitar gelendong pembelahan.sebaliknya pada SER . atau di sekitar memmbran yang melakukan endositosis. Pada umumnya. Selain itu. Retikulum Endoplasma Retikulum Endoplasma (RE) merupakan bentukan membran yang sangat berlipatlipat membatasi suatu ruangan yang disebut lumen (sisterna). Iuluran membran ke arah matriks ini dinamakan tristae. Antara lumen RE dengan sitosol hanya dipisahkan oleh selapis membran sehingga memudahkan terjadinya pertukaran zat antara lumen RE dengan sitosol. Jumlah mitokondria di dalam sel bervariasi tergantung dari jenis sel. Mitokondria di dalam sel mampu menggandakan diri. dan keadaan fisiologi sel. Membran luar mitokondria lebih tipis dari pada membrane dalam yaitu kurang dari 6 nanometer. Mitokondria memiliki kelenturan yang tinggi sehingga bentuknya dapat berubah-ubah dari waktu ke waktu. dan granul. yaitu Retikulum Endoplasma Halus (Smooth Endoplasmic Reticulumi /SER) dan Retikulum Endoplasma Kasar(Rough Endoplasmic Reticulum / RER). Antara membran dalam dan membran luar terdapat ruang antarmembran yang berisi berbagai macam enzim. RNA dan beberapa protein yang larut dalam air serta filamen. d. Di dalam matriks mitokondria terdapat ribosom. Pada RER permukaan luar membrannya banyak ditempeli oleh ribosom. sedangkan membran dalam berukuran antara 6 . Berdasarkan ada tidaknya ribosom yang menempel pada permukaan luar membran. spesies organisme. Matriks mitokondria merupakan bagian mitokondria yang menyerupai gel. mitokondria mampu bergerak atau berpindah dari satu tempat ke tempat lain dalam sitoplasma. Selsel yang metabolismenya aktif banyak mengandung mitokondria dibandingkan sel-sel yang tidak aktif.

fungsi vesikel adalah membawa protein dan lipid dari RE ke AG dan dari sakulus satu ke sakulus lainnya. Tempat menyimpan ion-ion kalsium di dalam sisterna yang akan dikeluarkan jika ada rangsangan yang menyebabkan pengeluaran ion kalsium. protein integral membran. 2) vesikel-vesikel kecil berdiameter kurang lebih 50 mikrometer yang terletak pada sisi yang berbatasan dengan RE. seperti protein di dalam Golgi. Aparatus Golgi atau Kompleks Golgi. yaitu: 1) kantung-kantung pipih yang disebut sisterna atau sakulus. e.vesikel sekretori adalah membawa protein atau lipid yang telah mengalami Pemrosesan di dalam lumen sakulus. dan kelenjar lainnya. vesikel ini dinamakan vesikel tiansisi atau vesikel peralihan. Melepaskan glukosa dari glukosa-6-fosfat di dalam sel-sel hati. Protein yang dihasilkan dari RER antara lain adalah protein yang disekresikan keluar sel.jpg SER mempunyai beberapa fungsi. Beberapa penelitian membuktikan bahwa AG tidak hanya berfungsi sebagai alai transport materi ke luar sel. Dengan menggunakan mikroskop elektron. Sebagai tempat melekatnya granul-granul yang berisi glikogen pada sel-sel hati. dan vakuola. . AG dijumpai hampir pada semua sel tumbuhan dan sel hewan. kelenjar ludah. 3) vesikel besar yang terletak pada sisi yang berhadapan dengan membrane plasma. gambar:RE hewan. tampak bahwa AG tersusun atas tiga bentukan membran. Gambar Golgi Organel ini terdiri atas setumpuk saku-saku pipih yang masing-masing dibatasi oleh selapis membian. RER banyak dijumpai pada sel-sel yang aktif mensekresikan protein misalnya sel – sel pancreas. endosom. dan kelenjar endokrin yang mensekresikan hormon steroid. kantung – kantung pipih tersebut tersusun bertumpuk membentuk diktiosom. misalnva kontraksi otot. yaitu: • • • • • Sintesis hormon steroid pada sel-sel kelenjar endokrin pada gonad dan adrenal Detoksifikasi di dalam hati yang melibatkan beberapa molekul penting di dalam sel hati. makanan pada sel tumbuhan. vesikel ini dinamakan vesikel sekretori. Akan tetapi banyak reaksi yang berlangsung di dalam lumen AG. lisosom. SER banyak ditemukan pada otot rangka.permukaan luar membrannya tidak ditempeli oleh ribosom. tubulus ginjal. protein-protein khusus di dalam organel. Aparatus Golgi (AG) atau Kompleks Golgi pertama kali ditemukan oleh Camilio Golgi tahun 1898 di dalam sitoplasma sel saraf.

Akan tetapi. Terdapat lebih kurang 40 macam enzim hidrolitik yang ditemukan di dalam lisosom. ' Ada tiga macam protein yang dihasilkan oleh Golgi. antara lain: 1) protein membran inti. AG berperanan dalam pembentukan komponen dinding sel yang baru. fosfatase dan sulfatase. adalah vakuola yang berisi sisa materi yang tidak tercerna Fungsi utama lisosom adalah untuk pencernaan intra sel. Materi dari luar sel masuk ke dalam sitoplasma melalui pinositosis dan fagositosis. fosfolipase. glikosidase. jika membran lisosom pecah. membran plasma dan protein membran organel 2) protein sekretori yang disimpan dalam bentuk vesikel 3) protein enzim yang disimpan dalam vesikel (lisosom) f. Enzim – enzim tersebut hanya akan dapat bekerja optimal pada pH sekitar 5. ( 3) badan residu. Selama masih terbungkus membran. di dalam lumen AG terjadi proses sintesis proteoglikan yang merupakan komponen matriks ekstra sel. kedua proses ini sering dinamakan glikosilasi. hidorolitik tidak pernah keluar dari dalam lisosom sehinggan pencernaan berlangsung optimal. . maka enzim hidrolitik pada lisosom akan keluar dan mencerna sel itu sendiri. Materi yang dicerna oleh lisosom dapat berasal dari luar sel atau dari dalam sel itu sendiri. Ada empat macam bentuk lisosom. Organel ini berbentuk semacam kantung yang berisi enzim hidrolitik. Enzim-enzim tersebut meliputi protease. (2) Sitolisosom merupakan gabungan antara lisosom primer dengan autosom. Membran lisosom tidak akan tercerna oleh enzim yang dikandungnya sendiri karena kandungan karbohidrat yang tinggi pada membrannva. enzim hidrolitik bersifat stabil. Lisosom Lisosom pertama kali ditemukan pada tahun 1949 oleh De Duve di dalam serpihan sel-sel hati. lipase. Lisosom primer adalah lisosom yang baru terbentuk dari AG dan belum berfusi (bergabung) dengan materi yang akan dicerna. Seiain itu. Lisosom sekunder ada tiga macam. Lisosom tergolong organel yang polimorfik karena memiliki bentuk dan ukuran yang bervariasi.antara lain proses biosintesis. Pada sel tumbuhan yang sedang membelah. Pencernaan intra sel selalu terjadi di dalam lisosom.membran lisosom mengandung protein transfer untuk membawa hasil pencernaan ke sitosol.glikoprotein dan glikolipid yang dikatalisis oleh enzim glikosil transferase.nuklease. Di dalam AG juga terjadi proses penambaKan gugus sulfat pada karbohidrat yang dikatalisis oleh enzim sulfat tansferase. Molekul-molekul protein dan lipid yang telah mengalami modifikasi kimiawi di dalam lumen AG akan di packing oleh membran Golgi dan ditransfer dalam bentuk vesikel. merupakan gabungan antara lisosom primer dengan fagosom. yaitu satu macam lisosom primer dan tiga macam lisosom sekunder.yaiitu: (1) heterofagosom. enzim.

5 .Ribosom Ribosom merupakan salah satu organel tidak bermembran yang ditemukan pada semua sel.Hasil pencernaan lisosom. fungsi organel ini berkaitan dengan siklus glioksilat sehingga dinamakan glioksisom.enzim ini berperan dalam pembentukan dan pembongkaran hidrogen peroksida(H2O2) . Penguraian asam lemak menjadi asetil ko-A selanjutnya berubah menjadi oksaloasetat untuk membentuk sitrat. Di dalam sel. Oleh karena enzim . pencernaan bagian . Glioksisom banyak ditemukan pada biji-bijian yang berperan sebagai tempat menyimpan asam lemak untuk pembentukan energi dalam Proses perkecambahan. seperti asam amino. menjadi substrat organik dan H2O. Salah satu proses utama pada biji yang sedang mengalami perkecambahan adalah perubahan dari asam lemak dalam glioksisom. Sedangkan peroksisom merupakan badan mikro yang ditemukan baik pada sel hewan maupun sel tumbuhan.7 mikrometer. 2) Glioksisom Glioksisom merupakan badan mikro yang hanya ditemukan pada sel tumbuhan. menjadi karbohidrat atau disebut glukoneogenesis. peroksisom berbentuk bulat telur dengan diameter kurang lebih antara 0.0 mikrometer. Pada eukariotik .0. Badan Mikro 1) Peroksisom Organel ini ditemukan pada sel hewan. organel ini terdapat pada . Membran lisosom selanjutnya akan dikembalikan menuju membran plasma melalui proses eksositosis. Jumlah peroksisom untuk tiap sel bervariasi antara 70-700. Di dalam peroksisom ditemukan beberapa macam enzim oksidase dan enzim katalase. glukosa dan nukleotida mampu menembus membran lisosom menuju sitosol.5 sampai 1. maka organel tersebut dinamakan peroksisom. oleh karena enzim . Selain berfungsi untuk pembentukan dan perombakan H2O. Peroksisom memiliki kemampuan untuk membelah diri sehingga dapat membentuk peroksisom anak. Peroksisom pertama kali ditemukan oleh De Duve dan kawan-kawannya pada tahun 1965 di dalam sel-sel hati. g. sel tumbuhan tertentu maupun sel ragi. baik sel prokariotik maupun eukariotik. Diameter glioksisom antara 0. peroksisom juga berfungsi untuk merombak asam lemak yang tersimpan dalam biji menjadi glukosa untuk proses perkecambahan. Protein dan lipid yang diperlukan ditransfer dari sitosol. h. Asam sitrat yang terbentuk akan diubah menjadi glukosa melalui serangkaian reaksi enzimatis yang terdapat di dalam glioksisom. hanya dibungkus oleh selapis membran.enzim ini berperan dalam pembentukan katalase.bagian sel yang telah tua dinamakan autofagi.Pada sel tumbuhan.

satuan ini menunjukkan kecepatan pengendapan pada saat sub unit tersebut disentrifugasi. i. atau disekresikan ke luar sel melalui vesikel. Ribosom terdiri atas dua sub unit yaitu sub unit besar darn sub unit kecil.sitoplasma. flagela. Setiap mikrotubulus tersusun atas 13 protofilamen yang tersusun paralel mengelilingi suatu sumbu. Sitoskeleton berfungsi untuk menyokong bentuk sel dan memungkin terjadinya gerakan-gerakan organel di dalam sitoplasma. Mikrotubulus sitoplasmik didalam sel berfungsi sebagi keranga dalam yang menetukan bentuk sel dan untuk transfer molekul di dalam sel. 1. misalnya sub unit kecil dan sub unit besar ribosom pada eukariotik adalah 40S dan 60s. . misalnya aliran sitoplasma cii clalanr sel tumbuhan dan gerak amoeboid pada leukosit. yaitu tubulin α dan tubulin β. atau sebagai protein ribosom. Sedangkan polipeptida hasil translasi pada ribosom bebas dikirim ke mitokondria. sepe'rti silia. Mikrotubulus Mikrotubulus tersusun atas molekul protein tubulin. Mikrotubulus ini berbentuk serabut tunggal dengan diameter lebih kurang 25 nanometer. Polipeptida hasil translasi pada RER akan dikirim dan diolah di dalam AG menjadi protein membran. mikrofilamen dan filamen intermediat. dan sentriol. yaitu mikrotubulus stabil dan mikrotubulus labil. sebagai enzim peroksisom. Komponen penyusun besar ribosom terdiri atas protein ribosom dan ARN ribosom (ARN-r).Sub unit ribosom dinyatakan dengan satuan S (Svedberg) yang merupakan nama penemunya. Mikrofilamen merupakan protein konEaktil yang berfr-rngsi untuk pergerakan di dalam sitoplasma. dan enzim lisosom. Sitoskeleton Di dalam sitosol juga ditemukan adanya sitoskeleton yang tersusun atas mikrotubulus. Beberapa organel yang tersusun dari mikrotubulus adalah sentriol. Ada dua jenis protein tubulin penyusun tubulin. silia dan flagella. Mikrotubulus ada yang Ietaknya terbenam di dalam sitosol. Organel ini merupakan tempat berlangsungnya penerjemahan (translasi) kodon (kode genetik) yang dibawa ARN-duta (ARN-d). sedangkan ARN-r ditranskripsi di dalam anak inti (nukleous). Kedua sub unit ini akan berfusi jika proses trnaslasi berlangsung. Hasil translasi ini adalah polipeptida. menempel pada permukaan luar retikulum endoplasma. Contoh mikrotulus stabil adalah pembentuk silia dan flagela. Sedangkan mikrotubulus labil contohnva mikrotubulus pembentuk gelendong pembelahan. Ada dua macam mikrotubulus di dalam sel yang dibedakan atas stabilitasnya. Protein ribosom disintesis oleh bebas yang terdapat di dalam sitoplasma. didalam metriks mitokondria dan didalam stroma kloroplas. dinamakan mikrotubulus sitoplasmik dan ada juga yang berfungsi sebagai penyusun organel .

lamina nuclear. inti sel berbentuk bulat. Filamen lntermediet Filamen intermediet memiliki diameter antara 8-10 pm. Sel eukariotik umumnya memiliki satu inti sel. tetapi ada juga beberapa jenis sel yang memiliki inti lebih dari satu. Letak filamen inibiasanya terpusat disekitar inti. Berikut ini uraian tentang bagian-bagian penyusun inti sel. Contoh filamen entermediet antara lain adalah kertin. Pada membran inti juga terdapat enzim-enzim seperti yang terdapat pada membran ER. misalnya aliran sitoplasma pada sel tumbuhan (siklosis). berbentuk pembuluh. pori membran. tetapi ada juga yang bentuknya seperti gelendong. yaitu membran luar (membran sitosolik) dan membran dalam (membran nukleo-plasmik). Panjang mikrofilamen bervariasi. bersifat liat. stabil. misalnya sitokrom. Membran luar inti bertautan dengan membran ER. dan keratin. Kedua jenis protein ini berperan untuk pergerakan.2. vimentin. Pada umumnya. dengan diameter lebih kurang 7 µm. dan gerak amoeboid pada Protozoa. kromatin atau kromosom. transferase. Mikrofilamen tersusun atas protein.15 nm. dan anak inti (nukleolus). materi intinya telah diselubungi oleh suatu membran dan membentuk struktur inti sel atau nukleus. Pada sel epitel. filamen intermediet membentuk anyaman yang berfungsi untuk menahan tekanan dari luar. neurofilamen. Inti Sel (Nucleus) Pada sel eukariotik. dengan komposisi miosin yang lebih sedikit dibandingkan aktin. dan tersusun atas protein fibrosa. Permukaan luar membran inti juga . Aktin dan miosin banyak ditemukan terutama pada sel otot.matriks inti sel (matriks). Mikrofilamen Mikrofilamen biasanya banyak terdistribusi dibawah permukaan membrane plasma. Hampir semua jenis sel hewan mengandung aktin. dan glukosa-6-fosfatase. 3. j. Bagian –bagian yang menyusun inti sel antara lain adalah membran inti. tersusun atas 4-5 protofilamen yang tersusun melingkar. 1) Membran inti Membran inti terdiri atas dua lapis. Sebagaian besar filamen intermediet berfungsi untuk menyokong sel dan inti sel. terutama aktin dan miosin. Di antara kedua membran tersebut terdapat ruangan antar membran (perinuklear space) selebar 10 .

dan kelenjar. Benang benang kromatin ini akan mengalami pemampatan (kondensasi) pada saat sel akan membelah. struktur ini merupakan tempat terjadinya proses transkripsi gen ARN ribosom (ARN-r). materi genetik dinamakan kromatin. replikasi DNA. dan proses –proses lainva di dalam inti. Selain itu. misalnya tempat keluarnya ARN – duta dan protein ribosom.100 nm. oosit. sentriol berfungsi sebagai bahan pembentuk . Semua aktivitas di dalam sel dikendalikan oleh materi genetik. misalnya pada neuron. Kromatin yang mengalami kondensasi ini dinamakan kromosom. Matriks inti diduga ikut berperan dalam proses – proses pada materi inti. Diameter pori berkisar antara 40 . antara lain sebagai jalan keluar atau masuknya senyawa – senyawa dari inti dan menuju inti. Sentriol Sentriol merupakan organel sel berbentuk silindris dengan diameter lebih kurang 2 pm (mikrometer) dan panjang lebih kurang 4 ptm. Jumlah pori membran inti bervariasi tergantung dari jenis sel dan kondisi fisiologi sel. RNA. 2) Pori Membran Inti Pada membran inti terbentuk pori-pori sebagai akibat pertautan antara membran luar dan membran dalam inti. Di dalam inti. Di dalam setiap sel mengandun sepasang sentriol yang letaknya saling tegak lurus dekat inti sel. 3) Matriks Inti (nukleoplasma) Komponen utama dari matriks inti adalah protein vang kebanyakan berupa enzim dan sebagian adalah protein structural inti. sintesis proteinnya tinggi. k. Pori membran inti dikelilingi oleh bentukan semacam cincin (anulus) yang bersama-sama dengan pori membentuk kompleks pori. bahwa kromatin tersusun atas DNA. nukleolus tampak sebagai suatu struktur yang merupakan tempat pembentukan dan penyimpanan prekusor ribosom dan pembentukan sub unit ribosom. Bagian dalam cincin membentuk tonjolan-tonjolan ke arah lumen pori. Pada bagian tengah pori terdapat sumbat tengah (central plug). Fungsi pori membrane inti ini. 5) Anak Inti (Nukleolus) Nukleolus banyak ditemukan pada sel-sel yang aktivitas . misalnya transkripsi. Pada waktu interfase. 4) Materi Genetik Bagian utama dari sebuah inti sel adalah materi genetik. Hasil analisis kimia menunjukkau.berikatan dengan filamen intermediet yang menghubungkannya dengan membran plasma sehingga inti terpancang pada suatu tempat di dalam sel. protein histon dan protein nonhiston.

sedangkan jumlah flagela hanya satu atau dua. persis dengan sentriol. epitel saluran sperma (epididimis) pada lakilaki. 2.com/exact-sciences/biology/2246736-sejarahsel/#ixzz20VbPCuBO PERKEMBANGAN SEJARAH SEL. 4. sentriol berfungsi sebagai tubuh basalis. silia dan flagella dibungkus oleh membran. 3. yaitu memiliki sumbu yang dinamakan aksonem. Struktur aksonem sangat kompleks karetra tersusun atas mikrotubulus dan protein. terutama sel-sel jaringan kulit tepi. Berbeda dengan sentriol. Bentuk sel pada hewan dan manusia juga bermacam-macam. Jumlah silia pada umumnya banyak. Baik silia maupun flagella memiliki struktur yang sama.sillia dan flagella . pada organisme eukariotik uniseluler misalnya Paramaecium caudatum. Sumber: http://id. Selapis sel bulat pipih disebut sel squamosa simplek. Silia dan Flagela Kedua organel ini berfungsi sebagai alat pergerakan sel yang letaknya berada pada permukaan luar membran sel. Contoh sel-sel bersilia adalah lapisan epitel saluran telur (oviduct) pada wanita. Silia berukuran lebih halus dan lebih pendek dari pada flagela.shvoong. Sel berbentuk kubus disebut kuboid. Jadi. . i. selain sebagai komponen penyusun sentrosom. kita kenal antara lain: 1. Sel berbentuk segi empat disebut kolumner. Membran silia dan flagela merupakan perluasan dari membran sel. Sel bulat pipih berlapis disebut squamosa komplek. Sedangkan flagela dapat ditemukan pada spermatazoa dan beberapa organisme eukariotik uni seluler misalnya Euglena viridis dan lain-lain.

Pada akhir tahun 1600-an Antony van Leeuwenhoek. mereka pada tingkat tertentu adalah kehidupan tersendiri. Istilah Protoplasma kali ini dikemukakan oleh Johannes Purkinje. ia menamakan ruang-ruang tersebut sebagai ”sel”. . Hoewy dan Siekevitz (1963) menyatakan bahwa sel adalah unit aktivitas biologis yang dibatasi oleh membran semipermeabel dan mampu bereproduksi sendiri pada suatu media yang bebas dari sistem kehidupan lain. seorang ahli fisiologi.G. Dia menyebut titik itu sebagai ‘nukleus’. spermatozoa. seorang ilmuan Prancis yang bernama Felix Dujardin meneliti bahwa sel-sel tersebut tersusun atas substansi berupa cairan. berpendapat bahwa nukleus dan perkembangan sel erat hubungannya. 1. seorang ahli zoologi. Robert Hooke mengamati sayatan gabus dibawah mikroskop sederhana. yakni sekitar tahun 1835. Satu abad kemudian Rudolf Virchow. dan trampil menyusun lensa-lensa hingga dapat digunakan untuk melihat dan mengamati beragam protista. baik struktural maupun fungsional. Konsep-konsep tersebut menjadi teori sel. berdasarkan hasil penelitiannya selama bertahun-tahun terhadap struktur dan pertumbuhan jaringan hewan. sel polen atau serbuk sari. melaporkan hasil penelitiannya mengenai pertumbuhan dan reproduksi sel berpendapat bahwa setiap sel berasal dari sel sebelumnya. organisme kecil yang tidak dapat dilihat lagi dua abad kemudian. seorang ahli botani. sel dari jaringan anggrek yang sedang tumbuh. peningkatan pada desaian lensa terjadi dan membawa sel menjadi lebih dapat terfokus diamati. Menurut definisi umum. Selanjutnya. mengemukakan bahwa hewan sama seperti tanaman terdiri atas sel dan produk-produk sel. seorang penjaga toko bangsa Belanda. Pada tahun 1838 Matthias Schleiden. Robert Brown. seorang ilmuan Inggris. Tahun 1820-an. Analisis mikroskopis (hasil penelitian pada pertengahan abad 19) membuktikan bahwa sel adalah unit terkecil kehidupan. dapat diketahui dua batasan sebagai berikut. Dua ratus tahun kemudian. satu tergantung pada kehidupannya sendiri dan yang lain sebagai bagian integral tanaman. Theodor Schwann. bahkan bakteri.Galilei yang bukan seorang biologiwan sesungguhnya orang pertama yang mencatat hasil pengamatan biologi melalui mikroskop Pada 1665. Kesimpulan dari hasil penemuan Schleiden dan Schwann (1810-1882) adalah sel merupakan komponen dasar semua makhluk hidup. Berdasarkan tinjauan tentang sel. juga seorang ahli botani. 2. Cairan tersebut dikenal dengan istilah Protoplasma. sel adalah unit terkecil penyusun makhluk hidup. Pada tahun 1839. mengamati adanya titik buran yang selalu ada pada sel telur. Schleiden menyimpulkan bahwa masing-masing sel tanaman mengarah ke suatu kehidupan ganda. A. Dan bahwa walaupn sel adalah bagian dari organisme. dan bahwa kehidupan yang berlangsung terus menerus berasal dri pertumbuhan dan pembelahan sel tunggal. Berdasarkan hasil penelitiannya. Ia menemukan ruang-ruang kecil yang dipisahkan oleh suatu dinding.

Jadi ada tiga konsep mengenai sel yaitu: semua organisme tersusun atas satu atau lebih sel sel adalah unit terkecil yang memiliki semua persyaratan hidup keberlangsungan kehidupan secara langsung berasal dari pertumbuhan dan pembelahan sel tunggal • • • .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful