PEDOMAN

Konstruksi dan Bangunan

No. 013/ BM / 2008

Penanganandan Pemeliharaan Jembatan CallenderHamilton (CH)

DEPARTEMENPEKERJAAN UMUM DIREKTORAT BINAMARGA JENDERAL

Fr*kptE

SaNa,h s,fitn asplr p*rrtixs: #E$srnifidnuni*ng k*krhpei$e* @lt'lhiinfiflm _iutsm nS*|*.11 nrttd*tt dengar* den, Standnr-'Fe*eifrsst {ifrantla} hreedianys {SFMIyangdW*t d*ter:.*pkxn gf did*lsnqpsn rrnsani?irs. [Jrrlilr*!, Feke*iaan &epartern*n Eina dl Terf{sithsttersebut *t*a' Dtrek&rst "ls,nd*re$ Merga, #eff*n*f*rl-J'srl#ml JaFfthtrffin teteh ffi*rrtk*silFedsnarr F*Rmngan*n Psnra*ifrarssft dafi ssfi*n pers ;}arffiJrcbwy*ng r.T*s*r.}hgn ds* {#l.f,l,ymrgd**u*und*ngmnrnerape&a}i}sa,ri Jslsnd*n Jefinbata-n, Tinggie€{t*FufiatLith*xrg Piaktgei, te,rdjriilmq-unsa.rrpunsur rerguruan Fekffi*xn Urnum. Sewart*t*tl*n SMen{-iffb*ngHul*tr twmtar,6 : F#*nwn *r:ti F*effiq*st 't. Fenjdawarr 6a*farWerf{*mtd{us-r yw* Al fS#J atncfemheteru tufksfurl dengarx hangun*n Mr n rry r*ff {ff dalern n m,*xr k*naegdar*fil* s*fi j wr hsm *.*&&rr f g*m.*fpn r9" keru**ka*yeng frr,sem.dpr #*rgr*lfsrl 9," fipi'kalkernieak€H;pmbstsn {tfi* mevrrguraifn*rlll*e Ffmm.dffo,* *a{tsnder herknftmn *l*rT-r€mler.r*b*la;n baftendsffi ftrf{,i, cl*ngain slemsn j*rnh,artanx Ff*nry#fsr G*dbnd*r 3. fffftrepilcsxsn ekrn*r1* eleffien f#N,Lntengut*ailmn pemeri*sa*n * e{nmgrt dbl*nskm untr.uk pernsrilqwaan, pralatarr ysrcS, dun }mrnh-o*en, yun dikngks dw ganf*rr,n p*meri$nsaa g pi n n, ulin #*#s*ldsr ff*rr u'{rs.n fery, rnr*ng:um:ikam 4. F*rruetiftars*1r $cn peffif$Fgaft.am iear,tbatan daarrst p*rtnellharem-t aenksi*,-reh*bq1{tasi danrerbarkn utsrn*6ffis 'F}srbslkm nl**n, #atris*disd" *&*rrwn yeng dengart baltandsm $, F,erbm{k*n k*rqxsakan b*rhaxhrungarl il€ffihatan pe#arekanplpmenbstpn, ha}a, Mngun*R at**. fapte t{smffqn f*}*3, rr*nga*rdt*cn du$ jalxn perrnufl*a*n derrtrutn*rseftgp'w. hslke*lans&*€n Wffihsrxffifllpm' ,p#tl**,*aftyff?$ 6s#e*tdsrFlefi?ffipn fr, Fg*ustffi sndetur }efftbs*,en f$Fff, tx*rryura4kafl Mr{ffi*tffidensgqkryl"lnam atasdan bs$mh i@tr}$a,t6fi Oallsnder -}emba*rn d6n FcdprnanFe*angxn*n FerftHlitusrssn ffie*f*n't*lah di{*rkifrtx*rrya daterrl wrlrye nr*niagal**ft fung*$ *ndiN fferJlf* fG*{J d*tmrapk*ndxpat nrsnnhenksil jwnhatan#aibrn$ertd** r f0f{, s sarul dmrt ad*- untuf;itll dihmre#lwn Fcdsm,,an tak |spae. i{skuran:gsm nrungkirr inr dart S6t@ p€nggurts. m*ukerrt *egeruaF dari J:ak*rt*, D*semher*0EB

Bir**tur Jendemlffiln* **ar$a

nlt@*
fihHem*nta

sardak

Daftarisi
Prakata Daftarlsi Daftar Gambar Daftar Tabel Pendahuluan Ruang lingkup Acuannormatif lstilah definisi dan lnformasi UmumBangunan AtasJembatan 4.1. TipeJembatan 4.2. Konsep Filosofi / Jembatan 4.3. Bahan Jembatan 4.4. PengecekanJembatan 4.5. KapasitasJembatan 5 . Pemeriksaan Elemen-elemen Jembatan 1. 2. 3. 4. i ii
V

viii lx

1-130 1-130 3-130 4-130 4-130 6-130 10- 130 13-130 15- 130 18- 130 5.1. Umum. 18- 130 5.2. Pemeriksaan lnventarisasi 18- 130 5.3. PemeriksaanDetail 18- 130 5.4. Pemeriksaan Rutin 19- 130 5.5. PemeriksaanKhusus 19- 130 5.6. PemeriksaanSekilas 19- 130 5.7. Peralatan yangDigunakan untukpemeriksaan 22-130 6 . Pemeliharaan Rehabilitasi dan Kerusakan Jembatan callender Hamilton 24-130 6.1. Pemeliharaan Rutin 24-130 6.1.1. Umum 24-130 6.1.2. Pelaksanaan Pembersihan 24-130 6.1.3. Pengecatansederhana 25-130 6.1.4. Penanganankerusakan 26-130 permukaan 6.1.5. Pemeliharaan Jalan 27-130 6.2. PemeliharaanBerkala 28-130 6 .2 .1 . U mu m 28-130 6.2.2. Pemeliharaan yangTerencana dapatDiperkirakan Berkala atau .......... 28-130 6.2.3. Perbaikanringan 29-130 6.3. Rehabilitasi perbaikan Dan Utama...... 30-130 6.4. Perbaikan Darurat Dan penanganan Sementara 30-130 6 .4 .1 . U mu m 30-130 penanganan ... 6.4.2. Jenis-jenis ... 32-130 7. TataCaraPemeliharaan Rehabilitasi Dan Kerusakan YangBerhubungan Dengan Bahan 32-130 pasangan 7.1. Elemen Dengan Bahan BatuatauBata......... 33-130 7.1.1. KERUSAKAN - Penurunan 101 MutuatauRetakpadapasangan BatuatauBata......... 33-130 7.1.2. KERUSAKAN - Penggembungan perubahan 102 atau Bentuk dari Pasangan atauBata......... Batu 34-130 7.1.3. KERUSAKAN - Pecah pasangan 103 atauHilangnya Bahan Batuatau Bata 35-130

7.2. Perbaikan Elemen Bahan Beton 7.2.1. KERUSAKAN - CacatpadaBeton 201 7.2.2. KERUSAKAN - Keretakan 202 Beton.. 7.2.3. KERUSAKAN - Korosi 203 Tutangan Baja 7'2.4. KERUSAKAN - Aus,perubahan 204 akibat cuacadan Umur 7.2.5. KERUSAKAN - pecahatauHilangnya 20b BahanBeton 7.2.6. KERUSAT(AN - Lendutan 206 Struktul J-embatan 7.3. Perbaikan Elemen Baja 7.3.1. KERUSAKAN - penurunan pelindung 301 MutuLapisan terhadap Karat 7.3.2. KERUSAKAN - Korosi 302 Elemen Baja 7.3.3. KERUSAKAN - perubahan 303 Bentuk Elemen Baja 7.3.4. KERUSAKAN - Keretakan 304 padaElemen Baja 7.3.5. KERUSAKAN - patahAtauHitangnya 30S Elem-en Baja 7.3.6. KERUSAKAN - Etemen 306 BajayangSatah 7.3.7. KERUSAKAN - Kabet 307 Jembaian yangAus 7.3.8. KERUSAKAN - Longgarnya 308 Hubungin Baja 8. TataCaraPemeliharaan RehabilitaJiKerusat<an Berhubungan dan ya-ng Dengan 8.1. Perbaikan pengamanan Daerah Aliransungai,Bangunan Gerusan dan Daerah Timbunan 8.1.1. KERUSAKAN - pengendapan Saluran b01 pada Air... 8.1,2. KERUSAKAN - penumpukan s02 sampahDanHambatan pada Saluran ... Air 8.1.3. KERUSAKAN - Gerusan 503 Saluran ... Air 8.1.4. KERUSAKAN - Afftux b04 yangBertebihan 8.2. Perbaikan Perlindungan dan Timbunan 8.2.1. KERUSAKAN - Hilangnya perlindungan b11 Bahan Gerusan ............ - GeruJan 8.2.2. KERUSAKAN 521 pada Timbunan -. ...... ... 8.2.3. KERUSAKAN - Retak s22 ataupenurunan penggembungan dan TanahTimbunan 8'2.4- KERUSAKA!! - penggembungan panetMukaTanahBertulang q91 ... 8.2.5. KERUSAKAN - TanahBertulang pelah s32 yangRetak, Gompalatau 8.3. Perbaikan Bangunan Bawah 8.3.1. KERUSAKAN - Angker 541 yangTidakStabil 8.3.2. KERUSAKAN - pergerakan ssl Kepala Jembatan Ataupilar 8.4. Perbaikan Landasan penahan dan Gempa 8.4.1. KERUSAKAN - Brokpenahan 561 yangLonggar Gempa atauHitang.. 8.4.2. KERUSAKAN - Hirangnya 001 Kemampuari eergerainya Landasanl. 8.4.3. KERUSAKAN - Kedudukan 602 Landasan yangtioak tepat 8.4.4. KERUSAKAN - Landasan 003 yang-Reiat< Gompal Mortar atau .......... 8.4.5. KERUSAKAN - pergerakan Ferubahan 604 atau yang Bentuk Berlebihan Landasan dari .. 8.4.6. KERUSAKAN - Landasan 60s yangBerubah AkibatUmur, Terbetah, Retak Sobek, Hancur atauHilang 8.4.7. KERUSAKAN - Bagian 606 Landisan yangLonggar... 8.4.8. KERUSAKAN - Landasan 007 yangfering Logam 8 . 5 . Perbaikan Elemen Bangunan Atas... 8.5.1. KERUSAKAN - pergerakan 701 sambungan Memanjang Lantaiyang Berlebihan 8.5.2. KERUSAKAN - Lendutan 702 LantaiJembatan Berlebihan yang ........ 8.5.3. KERUSAKAN - pipacucuran 711 dan Drainase oiioing yang Tersumbat 8.5.4. KERUSAKAN - Hirangnya pipacucurandan Drainase 712 Bahan Lantai
.:-:

36-130 36-130 39-130 42-130 42-130 42-130 43-130 44-130 45-130 47-130 48-130 50-130 50-130 51-130 51-130 52-130 53-130 53-130 54-130 54-130 55-130 60-130 61-130 63-130 63-130 69-1 30 71-130 72-130 73-130 73-130 74-130 74-130 75-130 75-130 76-130 76-130 77-130 83-130 83-130 84-130 85-1 30 85-1 30 85-130 86-130 87-130

8.6. Perbaikan Lapisan Permukaan Jalandan Trotoar .. ... . 87-130 8.6.1. KERUSAKAN - Lapisan 721 yangLicin Permukaan 88-130 8.6.2. KERUSAKANT22Lapisan yangBerlubang, Permukaan Kasar akibatLubang atauRetak 89-130 permukaan 8.6.3. KERUSAKAN - Lapisan 723 yangBergelombang 90-130 8.6.4. KERUSAI(AN - Ketebatan 724 AspalyangBertebihan. ...... .. 90-130 8.6.5. KERUSAKAN - Trotoar 731 yangLicin 90-130 8.6.6. KERUSAKAN - Trotoar yangBerlubang Bergelombang 732 dan ........ 9 1 - 1 3 0 8.6.7. KERUSAKAN - Bagian 733 yangHitang Trotoar ...... 91-130 8 . 7 . Perbaikan Sambungan Siar-muai ......... 91-130 8.7.1. KERUSAKAN - sambungan 801 yangKasar Lantai atauTidaksama Tinggi 92-130 8'7.2. KERUSAKAN - Sambungan 802 yangKehilangan Lantai Kemampuan untukBergerak 92-130 8.7.3. KERUSAKAN - Sambungan 803 yangRusak Lantai atauHilang ....... 94-130 8.7.4. KERUSAIGN - Bagian 805 Sambungan yangRusakatau Lantai Hilang 95-130 8.7.5. KERUSATGN - Retak padaAspaldi AtasPelat 806 Gelincir ............. 96-130 8.8. Perbaikan Fasilitas Utilitas dan Lalu-Lintas 97-130 8'8.1. KERUSAKAN - Pembatas-Pembatas Rusak 901 yang AtauHilang ..... 97-130 8.8.2' KERUSAI(AN - Rambu-Rambu 911 Lalu-Lintas Marka dan Jalan yangTidakTerlihat 97-130 8.8.3. KERUSAKAN - Hilangnya 912 Rambu Lalu-Lintas Marka dan Jalan... 98-130 8.8.4. KERUSAKAN - Perubahan 921 akibat UmurpadaPeneranganan, Tiangdan Saluran Utilitas 98-130 8.8.5. KERUSAKAN - Elemen 922 yangHilang padapenerangan, Tiang danSaluran Utilitas 98-130 8.8.6. KERUSATGN - Utititas 931 yangTidakBerfungsi 98-130 9. TataCaraPerkuatan Struktur 98-130 9 . 1 . U mu m 98-130 9.2. Metode Perkuatan Elemen dan strukturBangunan Atas Jembatan 103- 130 penampang 9.2.1. Perkuatan dengan Memperbesar ... 103- 130 9.2.2. Penerapan Prategang Eksternal 110- 130 9.2.3. Penambahan Gelagar Memanjang ...... 113- 130 9.2.4- Penambahan Lembaran Elemen 114-130 9.2.5. Mengubah Sistem Struktur 115-130 9.3. Metode Perkuatan Elemen dan Struktur Bangunan BawahJembatan 116-130 9.3.1. Metode Perkuatan Kepala Jembatan 116- 130 pilar 9.3.2. Metode Perkuatan Jembatan ... 121-130 9.3.3. Metode Perkuatan Fundasi Jembatan 123-130 Bibliografi 130-130 Lampiran A Lampiran B Lampiran c Lampiran D Lampiran E LampiranF TabelHirarki Elemen Jembatan sertapotensiKerusakannya TabelPetunjuk untukMenilai Struktur dan TingkatKerusaianBahan TabelKerusakan penanganan dan yangMungkin Dilakukan Formulir Pemeriksaan TabelPerkuatan Ranqka Batang Nama Daftar

Gambar 45. Gambar 34.. Contoh Tipikal Jembatan ... Gambar 22.. Gambar 33.. Gambar 43. Gambar 30.. Perbaikan dengan Pengangkeran .. Gambar 19. Gambar44. Gambar 32.DaftarGambar Gambar 1. Gambar 18. Gambar 15. Groin dan Penghalang pagarGanda Pengamanan Dasar sungaiMenggunakan dengan rsian B a tu . Gambar 16.. Gambar 24.. Gambar 23. Gambar 21. Gambar 13. Penandaan Bautberdasarkan Jumlah Lapisan MutuBajanya dan LetakKomponen Rumus dalam Sistem Rangka Perletakan SendiJembatan dengan CH Kapasitas ton 100 pemeliharaan Kompresornya Bentuk ripikalMobilKendaraan dan .. Gambar 7. Gambar 8. Gambar 14.. Gambar 28.130 17-130 23-130 35-130 37-130 38-130 40-130 48-130 49-130 52-130 54-130 55-130 55-130 56-1 30 57-130 57-130 57-130 58-130 58-130 59-130 59-130 60-130 64-130 64-130 65-130 65-130 66-130 66-130 67-130 67-130 68-130 68-130 68-130 69-130 69-130 71-130 72-130 72-130 73-130 73-130 74-130 . Gambar 5. Gambar 4. Gambar 6... CH Bentuk BautyangDipergunakan dalam Jembatan CH. Gambar 35. Gambar 36. r Gambar 12.. Gambar 27.. ElemenPasangan BatapadaParapet yang pecah atau Jembatan Hilang Perbaikan Beton Potongan Melintang Perbaikan Lantai Beton (a) LantaiBetonyangRetakdan (b) perbaikan LantaiBetonyangRetak. Gambar 38. Elemen BajayangMengalami Perubahan Bentuk Pelurusan Komponen Baja. Gambar 2. G a m b a4 1 ...130 6-130 12-130 13-130 15.... Contoh Tipikal Jembatan .. Gambar 20. Gambar 39. (a) Kabelyang MulaiAus dan (b)perbaikan padaKabel yangAus ParitPembersih yangDiperkeras Tumpukan Sampah Sekitar di Jembatan Beberapa Metoda Penanganan Gerusan Turap Bronjong Rip-rap atauPasangan BatuBesar Pembuatan Perkerasan Lantaidengan Beton atauBatuBesar Tetrahedra untukMenghentikan Gerusan ArahHilirSungai Pengamanan Dasar sungaiMenggunakan Dinding Beton dan Dinding Bronjong Pengamanan Dasar Sungai Menggunakan TurapBaja. Gambar 17.DeckType. Gambar 3.. Gambar 31. Tampak Depan Tipikal Jembatan untuk CH Setiap Kelas dan Pembebanan. Gambar 46.. Gambar 10. Gambar 25. Gambar 40.. Pemasangan Panel TanahBertulang.. r Gambar 42. Gambar 29. Gambar 37.. Penunjangan Dinding TanahBertulang Penggantian Panel TanahBertulang Pemasangan Angker Sementara 5-130 6.. Gambar 9. Gambar 26. G a m b a1 1 .. parah Keretakan Penurunan dan yangSangat Tanah Timbunan Perbaikan dengan Menggunakan Batang TarikMelintang ..Through CH Type. Bronjong sebagai Bangunan Pengaman Gerusan Tampak AtasPemakaian Bronjong untukpenanganan Gerusan Tanah Timbunan Potongan Melintang Penanganan dengan Bronjong Perlindungan Tebing dengan Beton Bertulang Pasangan BatuKosong sebagai Pengamanan Tebing Pengamanan Tebing Pengamanan dengan Turap Pemecah Energi Drainase BetonatauPasangan Batu Saluran Lingkaran BajaBergelombang Drainase BetonPracetak Drainase yangBerumput Tebing ...

75-130 77-'130 78-130 79-130 81-130 82-130 83-130 84-130 86-130 92-1 30 93-130 93-130 94-130 95-130 95-130 97-130 97-1 30 1 03.. Baru Perlindungan Kepala PilardariPergerakan Horisontal dengan Angker pilardengan Penambahan Ketahanan padaKepala terhadap Gelincir Memberikan Kepala TiangpadaPondasidengan melakukan a) Pemberian padadasarpondasi b) pemberian pada kemiringan dan Rib DasarPondasi Langsung Mereduksi rekananTanah dengan Melakukan stabilisasi a) ranah Timbunan padaJalanPendekat b) Memasang dan Konstruksi Dinding Penuh Menghilangkan Tekanan dariranahrimbunan Jalanpendekat sehingga Kepala Jembatan Berfungsi sebagai Pilardan Pembuatan Konstruksi Kepala Jembatan Barudan Penambahan Bentang BarupadaTahap a) KondisiAwal b) Kondisi dan Setelah Modifikasi penampang JaketBetonBertulang untukPenambahan Setempat . Penambahan gelagar padapelatlantai memanjang Jembatan CH Penambahan padarangka elemen lembaran bajajembatan pelatLantaiJembatan Penambahan Elemen padaBagian Lembaran .Gambar 47.. DetailPenempatan Perkuatan Batang TekanDiagonal Contoh Metode Pelepasan Batang pemambahan dan Batang BentukIWFyangMembantu Proses Pelepasan BatangBawahDekat Perletakan Jembatan ContohPrategang padaRangka Eksternal Baja Contohperkuatan eksternal Bentuk Kelengkungan padaDeviator Kabel .... G a m b a7 1 ........ Gambar 75. Balok yangHilang Gempa dan Perbaikan Balokpenahan Gempa Pergerakan Berlebihan yangMengakibatkan Keruntuhan Land'asan . Gambar 60. Gambar 69.130 112-130 113... 1 Perbaikan Sambungan LantaiMetoda .. Gambar 79...... Metodepenggantian batang tarikdan batang tekan Detail Penempatan Perkuatan Batang TarikDiagonal . Gambar77..130 109-1 30 110..... Gambar 52. Gambar 73. 2 AspalRetakSebelum Perbaikan Perbaikan Lapisan Aspalyang Retak atasSambungan di Lantai Perkuatan dengan Menambah Profil .130 120-130 1 20. Gambar 78.. Gambar 59.130 121-130 122-130 ... Gambar 57.. r Gambar 62. Bergeraknya Bangunan Bawah Perbaikan Sambungan Lantai Perbaikan Sambungan LantaiMetoda . Gambar 80. Gambar 82.. Gambar 48. Gambar 55.1 3 0 115. Perubahan SistemStruktur menjadi Menerus Mengubah sistemstruktur dengan Menambah sistemstruktur Baru berupa Jembatan Rangka Batang Barudi Bagian Bawahnya Perlindungan Kepala PilardariPergerakan Horisontal dengan Batang Penahan BetonBertulang dari pergerakan Perlindungan KepalaPilarterhadap Horisontal akibat pondasi Tekanan Tanahuntuk sayapPenahan a) dengan riang danb) penuh SayapPenahan dengan Pondasi Dinding Perkuatan Kepala Jembatan dengan Penambahan strukturKepala Tiang danPondasiTiang .130 117-130 118. Gambar 84... Gambar 54.... Gambar 50...130 11 5 .130 1 06.130 114-130 114-130 115. G a m b a6 1 . Gambar 81.. Gambar 53.. Gambar 49..130 119-130 119. ProsesPentatikan Pemberian padaBautyangTelah dan Cat D i ke n ca n g ka n ..130 1 07.. Gambar 63. CH Posisi pada Dongkrak Gelagae Melintang . Gambar74. Gambar 83. Gambar 70. Gambar 64. Gambar 76.130 104-130 1 05. Gambar 85. Gambar 66... Gambar 56... Gambar 68. Gambar 65.... Gambar 51. Gambar 67. Gambar 58..... Dongkrak Datar Tipikal Dimensi Dongkrak Datar perletakan Metode Pelepasan Komponen Jembatan .. Landasan yangKering Logam . r Gambar 72. Pengikatan Tambahan dan Pengaku untukMenahan Lendutan Horisontal Pelapisan yangBerlebihan Ulang B a tu i d a l a m a mb u ngan d S ....

Gambar 91. Masingmasing untuk:a) Penampang b) Tampak dan Samping Perbaikan TiangPancang dengan JaketseratGelas. Gambar 92. Gambar 95. Perbaikan yangHilang Bahan padaPondasi Langsung penggunaan a) Turapdan b) Penggunaan Cetakan dengan Riprap Perbaikan TiangPancang dengan JaketBeton Bertulang..130 125-130 126-130 127-130 127-130 128-130 128-130 129-130 vtl . Gambar 88.. Masing-masing untuk: a) Penampang b) Tampak dan Samping penampang pasifyang Perkuatan Pondasi denganPerbesaran membutuhkan Bahan yangBanyak a) yangLebih dan b) Bahan sedikit tetapi dengan Penyelesaian Kompleks yang penampang Perkuatan Pondasi denganPerbesaran Aktifyang Membutuhkan Bahan yangBanyak a) yangLebih dan b) Bahan Sedikit tetapi dengan Penyelesaian Kompleks yang Perkuatan dengan Menambah TiangPondasi dengan Melakukan pondasiTiang a). Gambar 87....Gambar 86.. Gambar 89. Gambar 90. JaketdariBahan FRP. Gambar 96. Gambar 94. JaketBaja. Perkuatan Pondasi Langsung b) perkuatan dan Perbaikan DayaDukung Tanah dengan Turap Perbaikan DayaDukung Tanah dengan GrautBerbahan semendengan melakukan Perkuatan a) TanahDasar dengan Injeksi pondasi dari Langsung dan b) Perkuatan TanahDasardengan Injeksi Luar dari Pondasi Langsung sertac) Perkuatan TanahDasardi sekitarpondasi TiangBagian Bawah dengan lnjeksi Perbaikan DayaDukung Tanah dengan GrautBerbahan pada Semen Pondasi yangLabil Langsung 122-130 123-130 123-130 124-130 125.. Gambar 93. JaketBetonBertulang untukPenambahan Penampang Keseruruhan . Gambar 97.

) Dimensi Baut MildSteet (M. Tabel22.DaftarTabel Tabel 1. yangMemerlukan Elemen Pengecatan .130 10... Tabel 16..... TabelL Tabel 9..... Tabel 2. Spesifikasi BahanBajasesuaiBS 449 Dimensi Baut HighYieldSteel(H. 7-130 8-130 9. Tabel 18. Tabel20... Tabel6. Kapasitas Kekuatan BajaKanalRangka Jembatan B-Deck CH Kapasitas Kekuatan MomenBajasiku Rangka Jembatan B-Deck cH Grade 55C... Tabel5.. B Lawan Lendut Rangka Kosong 1Sdalammm .. yangdiperiksa Elemen padaPemeriksaan Sekilas yangDiperiksa Elemen .. B 55 Kapasitas Kekuatan Momen BajaSikuRangka 15.. Tabel 13. pembersihan Elemen-elemen Memerlukan yang ...130 10.). Tabel 23.Grade B SsC.... Tabel4......130 12-130 12-130 14-130 14-130 14-130 20-130 21-130 26-130 29-130 30-130 31-130 34-130 46-130 48-130 56-130 62-130 92-130 94-130 96-130 vill . T a b e1 1 . Tabel17...S..... Tabel19.. Tabel24.. Penggantian Bagian-bagian Kecil Elemen untukPerbaikan Sederhana NilaiKondisi Pasangan BatuatauBatadan penanganan yang Direkomendasikan NilaiKondisi padaBajadanCarapenanganannya Kerusakan NilaiKondisi Elemen Bajadan Penanganan Diiekomendasikan yang . Tabel7. Lawan Lendut Rangka Kosong 10dalammm .S. Tabel21... l Tabel12. Tabel 10. CaraPenanganan Pengamanan Gerusan GarisBesar Teknik Pengamanan Tebing Penanganan Sambungan yangKasar atauTidakSamaTinggi Penanganan Sambungan yangRusak Lantai atauHilang Penanganan pada Retak Aspal diAtaspelatGelincir ......Grade C .y.. Tabel3. Tabel14. B Lawan Lendut Rangka Kosong B-Deck dalam mm .. Tabel15. Kapasitas Kekuatan Momen Baja SikuRangka 10..

bahwa tugas dan fungsi kebijakandan DirektoratJenderatBina Marga adalah merumuskan serta melaksanakan standardisasi teknis di bidang Bina Marga. berkepentingan Callender dalampenanganan pemeliharaan dan Jembatan tx . Untuk itu diperlukanupaya pembinaan mengimbangi baik di keterbatasan dana tingkatpusatmaupun daerah.Pendahuluan Sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 01/PRT/M/2008tentang Organisasi dan Tata Kerja DepartemenPekerjaan Umum. kebijaksanaan teknisDirektorat yang padasaat transisiini perlupembinaanDalamrangkaFnerapan sistemdesentralisasi pembinaan yang mantap agar nantinya setiap daerah dapat menjalankan roda pembangunan yang lebih tinggi guna denganlebih baik lagi dan dengan profesionalisme yang ada. serta menyebarluaskan terkait.SedangkanDirektoratBina Teknik mempunyai teknik fungsi menyelenggarakan sebagiantugas Direktorat Jenderaldi bidangpembinaan jalan danjembatanberdasarkan bidang Jenderal.pedoman BinaTekniksedangmelakukan menerbitan usaha-usaha kepada pihak-pihak dan manual baik teknis maupun non teknis. Salah satu hal yang dirasa sangat penting untuk diterbitkanadalah Pedoman Penanganan dimanasaat ini belumada Dan Pemeliharaan Hamilton. Jembatan Callender yangmempunyaitugas secarakhusus diterbitkan. Direktorat bukustandar. dan Pedoman SubditPenyiapan Standar kewajiban dalam penyiapan NormaStandarPedomandan Manual(NSPM)mempunyai pedoman untukmenyiapkan oleh seluruhpihakyang tercebutdi atas agar dapatdigunakan Hamilton.

.... pa e kh B........ ....15 ......................15 ... 5K e r u s aka n d a l e me n u su s.....................19 ........17 .... 6 Ke r u s aka n d a l e me n u su s. 7Ke r u s aka n d a l e me n u su s.. n ir L a p o r aPe me ri ksa Me n d e ta i l mbatan.......17 jT .......... pa e K kh B ... .3S . kh 8 ...........19 .. pa e kh 8 ......... ...2 Kerusakan elemen pada (termasuk beton (ranjutan) turangan) 8 ....2 Lampiran Tabel B Petunjuk untuk menilai struktur tingkat dan Kerusakan Bahan .. 1K ri te riP e n e n tu a ni l a K o ndisi.................. B ............ ......... l a N i ... . ............... pa e n 8..........19 ... 1 4Ke r u sa ka n d a l e me n u su s..... . 1 8 e r u sa ka n d a l e me n u su s ....47 ..20 .... 1 7 e r u sa ka n d a l e me n u su s. pa e n B ..........20 . 8Ke r u s aka n d a l e me n u su s.... .. k an L a p o r a n Pe me ri ksa a n |n ve n ta r isasiJembatan....16 ........45 ...................... ...1g .....16 ... .......... ... 3K e r u s a k a n d a l e m e b a j a ... 1 Lampiran Tabel A Hirarki Elemen Jembatan serta Potensi Kerusakannya (lanjutan) ..... ................. ... . ....... pa e kh pa e 8 . 1 2 e r u sa ka n d a l e me n u su s.............17 ..4g . pa e kh 8 ........16 .. 1 6Ke r u sa ka n d a l e me n u su s..23 dilakukan L a m p i r aD Fo rmu lP e me ri ksa a n ....' ... ...... ........... 1 1K e r u s a k a n d a l e m e k h u s u s .. .20 ....... K pa e kh 8 .... pa e kh T a b eB....1g ........... n an Je P e t u n j uPe me ri ksa...... L a p o r aPe me ri ksa In ve n ta ri sa siJembatan. . pa e kh pa e 8 . 56 ... 1 3Ke r u sa ka n d a l e me n u su s...................22 Lampiran Tabel C Kerusakan penanganan mungkin dan yang (lanjutan)................ 1 9K e r u sa ka n d a l e me n u su s ........... n an L a p o r aP e me ri ksa Rn ti n mb a tan n a u Je Lampiran Tabel E Perkuatan Rangka Batang .... ........................2 Kerusakan elemen pada (termasuk beton tulangan)...Daftarlsi Lampiran potensi Lampiran Tabel A Hirarki Elemen Jembatan serta Kerusakannya ............ pa e K kh 8 .... 8...14 .20 . 9Ke r u s aka n d a l e me n u su s... kh 8 .............. pa e kh pa e B ...... Kode KodePemeriksaan Inventarisasi Jembatan. .. kh B...14 B............ 1K e r u s aka n d a l e me n a sa n gan pa e p 8. 4K e r u s aka n d a l e me n u su s. ................ . 1 5Ke r u sa ka n d a l e me n u su s...... pa e kh B .. .....43 .20 .............. kh pa e 8 ....37 ... 1 0Ke r u sa ka n d a l e me n u su s........3 Kerusakan elemen pada (termasuk beton tulangan).............. ... ...15 ..21 L a m p i r ac r a b e lK e ru sa ka n np e nanganan m ungkin n da yang dilakukan. ......

..102 Sistem enambahan... Sistem enambahan.. .........0. P .. .. ...... .52 . . ...... ... 101 Inventaris Batang Kritis Akibatbeban matidanbeban lintas lalu standar U D Ld a nK E L.. ..Inventaris Batang Kritis Akibatbeban matidanbeban lintas lalu standar U D Ld a nK e l ........59 Lampiran Tabel Perkuatan Rangka Batang untuk Perletakan Jenis Sendi Sendi.. 4 ........ ......S N I2 0 0 4(1 0 0 %) P er letakan sendi-r o1.....1 .S N I2 OO4 0 0 %) P er letakan (1 sendi-r ol............ ... ...... ... P .... ...............

belahbeton Metodepengambilan contoh.prosedurdalam pedomanini dapat diterapkan. 2 Acuan normatif Pedoman menggunakan ini acuanStandar Nasional (SNl) dan dokumen lndonesia yang telahdipublikasikan : yaitu sNt 03-245&1991 : sNI03-2491-1991: sNt03-2492-1991: sNt 0s-2493-1991 : sNt 03-2495-1991 sNt 03-2834-1992 sNt 03-3403-1994 sNl03-4154-1994 sNt03-4811-1998 sNt03-4812-1998 sNt03-481Gl998 sN/ 03-626+2002 sN/ 03-6880-2002 sN/ 03-3966-1995 sNt03-172*1989 sN.batan agar dapat diikutioleh para stakehotders di fusat maupundi daerah. Pedoman Penanganan pemetiharaan din Jembatan CH ini merujukpada SistemManajemen Jembatan laUS) untuk membantu jembatan lndonesia manajemen di secara keseluruhan. CH Uait Ketikapekerjaan penanganan dan pemeliharaan Jembatan CH ini dilaksanakan secara kontrak.Betonuji betoninti Metode pembuatandan perawatan di laboratoriumcontoh uji beton Spesffrkasi bahantambahan untukbeton Tatacarapembuatan rencanacampuranbeton normal Metodepengujian kuat tekanbetoninti pemboran Metodepengujiankuat lentur beton denganbalok uji sederhana yang dibebaniterpusatsecara langsung Metodepengujianrangkakpada beton teftekan Metodepengujian kuat tarikbetonsecaralangsung Metodepembuatan perawatan dan bendaujibeton dilapangan Spesifrkasi aja Stru ural B kt Spesrfikasi eton struktural b Metode Pengujian Kekakuan Tekan dan Kekakuan Geser BantalanKaretJembatan TataCaraPerencanaan Pembebanan Jembatan Jalan Raya. Tata Cara PerencanaanKetahanan Gempa untuk Jembatan Jalan Raya Metode Pengujian Regangan Tekan dan Tegangan Geser Bantalan KaretJembatan 1-130 .Pedoman Penanganandan Pemeliharaan Jembatan GallenderHamilton 1 Ruanglingkup Pedoman memaparkan ini tentangmetodadan prosedur penanganan pemeliharaan dan Jem. juga halnya untuk Demikian pekerjaan y_ang dilaksanakan secaraswakelola.03-2833-1992 sN/ 03-3967-2002 : Metodepengambilan contohbetonsegar Metodepengujian tarik.

Penilaiankondisijembatan untuk bangunanatasdengancara uji getar Penilaiankondisijembatanuntuk bangunanbawah dengancara ujigetar Pedoman PerkuatanJembatan Tipe Gelagar dengan Metode PrategangEksternal PedomanPenanggulangan KorosiKomponenJembatandengan CaraPengecatan PedomanPemasangan Modifikasi JembatanBaileydenganCara Perkuatan Kabel.Bagian 2 Pembebanan Jembatan Peraturan Perencanaan Teknik Jembatan 1992 .Panduan Pemeliharaandan Rehabilitasi Jembatan Pembebanan untukJembatan Perencanaan sstruktur baja untukjembatan Perencanaan StrukturBetonuntukJembatan perencanaan Standar gempauntukjembatan ketahanan ISOMetic Precision HexagonBolts 2-130 .Bridge lnspection Manual Peraturan Perencanaan Teknik Jembatan 1992 . Perkuatan jembatan rangka baja Australia dengan metode prategang eksternal.05meter BridgeManagemenf Sysfem.Bagian g Penilaian Bebandan BagianK9 Penjelasan Penilaian Beban Srsfem ManajemenJembatan .Bentangtotal64.sNr03-4429-1997 : sNt 03-4432-1997 sNt 03-4432-1997 Pd T-02-2004-8 Pd T-03-2004-8 Pt T-0r2002-B Pt T-062002-8 019/T/BM/1999 028/T/BM/1999 007/T/BM/1999 Buku BMS1992 Buku BMS1992 Buku BMS1992 Buku BMS1992 Draft SNI2002 Draft SNI2004 DraftSNl2004 DraftSNl2004 BS 3692:1967 MetodePengujianKaret Spon SebagaiBahan PengisiSiarMuai Pada Konstruksi Beton MetodePengujianKaret Spon SebagaiBahanPengisi SiarMuai Pada KonstruksiBeton Spesffikasi Karet Spon SebagaiBahan Pengisi Siar Muai Pada Perkerasan Betondan Konstruksi Bangunan jembatanpelat beronggadenganmetode Perkuatan strukturatas prategang ekstemal.

6 Perbaikan Jembatan Pekerjaan untukmemperbaiki pada kondisi kerusakan yang seharusnya.4 Pedoman Acuanyangbersifat umumyangharus dijabarkan lebihlanjut dan dapatdisesuaikan dengan karakteristik kemampuan pedoman dan daerah (PP setempat No. gelagarmemanjang secaraindividu. penerangan.7 Perkuatan Jembatan Meningkatkan kapasitaspemikulanbeban dengan menambahlebih banyak bahan.jika diperlukan elemen lantai.Surrey. pembatas dsb. sebagaicontoh : sambungan sial-muai.1 lstilah dan definisi Deck Type jembatan strukturrangka yangberada bagian di bawahpelatlantai 3. dan 3-130 .2 Jembatan Gallender Hamilton(CH) Jembatanrangkabaja dibuat oleh BalfourBeattyLtd.5 Penggantian Jembatan Pekerjaan mengganti bagianelemenatau strukturyang telah mengalami kerusakan berat d-antidak berfungsi. Pedoman Pelaksanaan dll. PowerTransmission Divisonyang Heath. dan sebagainya. tanda-tanda. pengaturan aliranlalu-lintas pelebaran baru memerlukan lantaijembatan dan sebagainya.perletakan. Hamilton dan 3. komponen tambahan salahsatunya ( prategang eksternal) sebagainya.Callender Mr.3 3. bagian-bagian sekunder atau elemenpengaku. 3. Padaumumnya perbaikan lebih menyangkut kerusakan lokal bagian strukturatau elemen pelengkip jembatan dibandingkan keseluruhan struktur. Penggantian jembatan keseluruhan pertimbangan merupakan teralihir dalam proses peningkatan prasarana yangada. 'contohnya Kadang-kadang bagian strukturjuga diganti. 25 tahun2OOO). 3. 3. Contoh: Perencanaan. pembatas.Penambahan jembatanyang memerlukan kemampuan dalam banyak kisus perkuatan. 3.Inggrisyang merupakan pateniOarl 99t Fryrt di 7 MaydayRoad Thornton Mr.3 Modernisasi Jembatan Mengubah bentukdenganpenambahan pelayanan kemampuan dan/atau menambahkan fitur-fitur baru contohnya pengaturan arus lalu-lintas.

Seringkali diaplikasikan sesudah ditemukan bahwaperancangan tidak mencukupi padahal yang asli ditemukan pengalaman dari yangbaru.50 m tiap sisi.A. T0 iii) Jembatan Kelas : Lajur A Ganda = 7.A. Muatan lantai100o/o muatan dan rangka 70o/o. 3.10 Through Type jembatan strukturrangka yangberada samping di sistempelatlantai 4 lnformasi Umum Bangunan Atas 4. Rehabilitasi jembatan lebih menyangkut kebanyakan struktur secarakeseluruhan.00m + trotoar1.50 s/d 6. Jembatan direncanakan CH kemudian dibangun untukmemenuhi kebutuhan'kebutuhan jembatan akan dijalanrayadengan berbagai berdasarkan: tipe a) Beban pada lantai kendaraan dan beban pada strukturrangkabaja.0 m + trotoar0. 4-130 .8 Rehabilitasi Jembatan Pengembalian kondisikepadakondisisemuladan menjadikan semuaelemenberfungsi sesuaidengan posisinya.25 tiap sisi.1 Tipe Jembatan Padaera tahun1970-an. 12t1970 : AVBP1932 iii) AASHTO (Amerika Serikat) : HS . maksimum bentang untuktipe-tipe. dengantidak diperlukan walaupun dalam banyak kasus berhubungan dengan kekuatan gempa.9 Retrofit Jembatan Prosedur perkuatan yang diaplikasikan pada struktureksisting. ii) Jembatan KelasB : :Lajur Ganda = 5. Muatanlantai100o/o muatan dan rangka o/o. c) Lebarlantaikendaraan yang dapatdijadikan dan trotoarnya acuan kelaspembebanan BinaMarga adalah: = i) Jembatan Kelas : Lajur C Tunggal 3. Adapunbebanyangdipergunakan beban adalah : i) BINAMARGA : No.K.00m tiap sisi. Muatan lantaidan rangka100o/o.3. termasuk bagian struktur utamanya.44 iv) Pembebanan (lnggris) : BS-5400 H.50 m + trotoar 0. 3. pembebanan v) Danlain-lain b) Panjang panjang bentang.J. ii) P.

-.Tipe B DECK: Panjang panel= 3.| c 1- ll ffi-"r---1-1 250 --foFa---aooo'mfoo"2000 2OOO ro0Poco?ow ecoo TampakDepanJembatanGHsistem DeckType GambarI TampakDepanTipikalJembatan untuk SetiapKetasdan Pembebanan CH 5-130 .366 meter Jembatan menggunakan jembatanstatistertentudi atas rangkatipe Warren.048meter. = : Panjang panel 3.048 tiap Tinggi meter = : Panjang panel 4.dan jembatan denganstruktur rangkayang beradadi bagianbawahpelatlantaiatau yang lebihdikenal dengansistemDeck Type. Jembatan yang digunakan CH oleh DitjenBina Margadapatberupajembatan denganstrukturrangkayang beradadi samping sistem pelat lantai atau yang lebih dikenaldengansistem ThroughType.Adapun jembatan tipe yangtelahterpasang adalah : a) UntukThroughType i) TipeB 10 ii) TipeB 15 b) UntukDeckType.OoC--_____i.572meter tiap Tinggi PTMSESANAN SINA MARGAKELASA FTMSEBAhIAN EINA MAREAK€LAS g PE}d8g8AI.!AI'{ KIL.AN BI$IA MARSA KELAS A F€h'8€BAFIAN RANGKI{ !9Og PSMBSBANA$I LANTAI 1?Sg PgldBgB*NAN €llt{A r.ASC SINA MARGA pEMEHSANA:e pfidSEgANAll RA|"{$KA?sx RANSXA loSX PHMBEtsANAN SAIISKA7SZ pEMSE8ANAN LANTAT !009i rfMaaB*F. tiap Tinggipanet= 3. panel= 4.572meter. panel=3.Bentuk dari keduatipejembatan dalambentukpenampang ini melintang penampang maupun memanjang pada diperlihatkan gambar bawah di ini. LANTA' toou PEMBESANAN IOOZ LANTAI ll tIt 0"95u TampakDepanTipikalJembatan sistemThroughType GH PSMEEBAN.tAftnA K{LAS I FfI{F€SANAN RANGXA 70% F{i.048meter.'BEBA}I''N LAilITAI ! OOg 1000 7.t*1.merupakan perfetakan sendidenganbentang maksimum 120 m.

1b0.2 Konsep/ Filosofi Jembatan Pada Jembatan CH pemakaian baja digunakan seefesien mungkinkarenarangka-rangka batangterdiridari profil susun baja siku dimanapemakaian profil susun tersebutdipakai sesuai gaya-gaya dengan yangbekerja.'. Universal dan Beam.Berikutini diberikanbeberapafoto dari tipe jembatanCH yang ada di Indonesia baik ThroughType maupunDeck Type.DeckType 4.dua. Gambar2 GontohTipikalJembatan . Karakteristik Jembatan CH adalahbahwauntuk batang-batang atas. bawahdan diagonal memakai profiltipikal bajasikudengan : a) TipeB 10memakai siku150.150.yangditentukan sesuai dengan Gapacity " TableFor Angle steel Makeup.10 baja b) TipeB 15memakai siku1S0. Profilsusununtuksatu batangdapatterdiri dari satu.10 baja c) TipeD 5 terdiri daribesikanaldan batang bawah besisiku Sistemsambungan memakai sambungan baut sedangkan sambungan dengansistemlas sangat sedikit dipergunakan.ThroughType CH Gambar3 ContohTipikal JembatanCH . 6-130 . gelagar Untuk melintang profil memakai bajaWF (WideFlange).tiga atau maximum empatbaja siku.

2 14 2742 ?3{S zE17 238e 16 3088 2556 3012 2SS 7 -130 . Tabel 1 KapasitasKekuatanMomenBaja siku RangkaB 10 .Berikut akandiuraikan ini lebihjauh mengenai konfigurasi rangka tiap tipe untuktiap kelas pembebanan yang akan dipakaidalam CapacityTableFor Angle Sfeet Make llp t tabel kapasitas kekuatan bajasikurangka Jembatan CH.(X0meter Tarll Bengsil Pilat Grf'|t satuanton.Grade55 G t(aFaslta$ mofficn penahan Jurntah Panampang Profll dalatnSatu Jsfibatan Jgnis Reng*e Ganda Konfigurasi .Panianglangan ffiomen3.mebr Tekan usngan ranpa P€lrt Pelet €aDlt Gault 6ffi 606 TaRpa Pelat Ge6it 772 4 trT n2 6 r 1158 1158 973 973 I 1544 154{ 1340 1340 10 1930 1883 1781 1781 12 2316 2222 2222 2'.

Grade55G Kapeeitaemomen Fenahan F*nJcng Lengan lltom€|l4.57l m6tcr Jenis Rangka 6*nda $at{anton mst8r ' i "$ Jumlah Penampnng Profil dalamSatu Jembabn Konfigurasl Tarik Tekan Bengan Batang Dl*gonal Xecil Taopr Eakng Dlagonal l{€fil Tanpi Fetat Grdt uengan Pslet Tsnp{ Fslat Genlt Eeilgan Polat {Elnif 4 r-T Ganli Tanpa P€fit eieait 1070 1158 1158 t070 55{ 6 r 1737 1?37 1658 1658 958 6 r3 K3 K 1737 1437 1691 14S4 :?03 6 zg16 2316 224V 2247 1162 I x16 1917 2312 1't7 1852 10 2895 2824 2785 27S0 19{0 t0 ?895 2625 2818 26?5 2?S5 12 3974 33S3 3323 3333 2658 14 4053 35€t3 3829 3583 3137 16 463? 3834 4I.Tabel2 KapasitasKekuatanMomenBaja siku RangkaB 1s .35 3834 3616 8-130 .

rneter. makagunakanpelatgapit Uhuran Qrade Tarik D€nganPelatGaplt Tanpe'Pslat €apit 511.Tabel3 KapasitasKekuatanBaja KanarRangkaJembatanGH B-Deck Kannl RaugluAbF.18 5$C 733.6*tEnpg batangdiagona{ kecil 305x t0l x:46.0 550.048mstsr Ssbran ton.0 305x89x41.69 50s sI1.Jsnis Rangka Tu*ggat FenjailgLangan l6cm*n€ t.18dengan psnyol(ang batangdiagonalkecil $lei rangk* l*ar 50s 300 37& 55C 386 386 55C 57S 556 Slla MomenPengerak metebihi550ton.metEr Tekan Ufiu€n Grade st8r n|ngK:l dalein pgnyokong 305x 8Sx 4'1.1S tanpe penyokong batang diagonal kecil 305x102x46.0 305x102x46.0 .

3 BahanJembatan Spesifikasi bahanuntukbajasikuprimer (BS)4360.1 3 0 . ^ o trrprel o tekan (N/mm') 280 170 140 100 320 260 190 320 165 Tergantung profil baja dan panjang tekuk 1 0.Grade 55C lGpagltas. adalah sesuai denganBritish Standard Grade55 C. Bahan bajalainnya memakai Grade43 A.t I T 193 1e3 91 2 388 386 324 324 3 4 ffi tr 579 555 561 556 772 639 755 639 4.meter Dsngan FeW Gerrit Tarik ranpa Pslat Gaalt Tskan Dengan Trnpa Pelst Pelat Ganit {|rnit o. Adapun tegangan tarikijinnyaadalah : a) Gelagar Indukmemakai Grade 55C. sedangkan untukbajasikusekunder ikatanangin) dangelagarmelintang. Tegangan leleh= 350 N/mm2 c) Batang-batang sekundermemakai Grade43A.Tabel4 KapasitasKekuatanMomenBajaSiku RangkaJembatanGH B-Deck.Tegangan leleh= 430 N/mm2 b) Gelagar memanjang/melintang memakai Grade508.mornen penahan Jumlah Penampang Pro$l datarn Satu $igi Rang*a Jenis Rangka TunggFl Kordtsurasl --Panjang-Lengan Momen 3.048meter aatuan ton. ( plat buhul/penyambung dipakaibaiaGrade50 B.Tegangan leleh= 2s0 N/mm2 Tabel 5 SpesifikasiBahanBaja sesuai BS 449 Grade (N/mm2) 55C 508 43A 430 350 250 O y(teteh) o iiin (N/mm2) " (N/mm') n"r".

m (450lbs. Digunakan bautdarijenis tegangan tinggi(HighTension Botf.8)yaituType P_"ylUfflyang dipakai M 16.1 3 0 .5kg. Notasidibelakangmenyatakan M (M diameteibaut 20 diam6ter = 20 mm).adalahsesuaistandard ASTM A325 (BS 3692grade8.4k9. M24 danM 30. Pada jembatanCH yang terpasangsekarangdipakai 2 (dua) macam baut yaitu baut diameter MildSfee/ 1" (M.) dan 1. ltYt Seluruh bahanuntukjembatan panasdalamgalvanis CH dicelup supayatahanter6adap korosi. Kekuatan baut dihitung sebagaibaut tumpuanbukan baut tipe geser. Baut diameter1" dipakaipada sambungan-sambungan pada sekunderdan baut 1112" sambungan-sambungan primer.S. Berikut torsiminimum nilai yangdirekomendasikan semuabautjembatanCH : untuk a) diameter 1" 34. m (565tbs. Kedua-duanya panjang mempunyai yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan panjangini Oinyitifan dan perbedaan denganpenomoran padasetiapkepala baut.2k9.S).0kg.20 c) BautGrade8.20(ASTM A32s) d) Toleransi lubang adalah mm dandigunakan jenisbearing. 1 sambungan e) Ada2 (dua)macam diameter bautyangdigunakan : 1) M 24 untukpengikat sambungan utama ii) M 20 untukpengikat sambungan sekunder.ft) e) M24 Grade 78. Adapun tegangan lelehbaut: a) Mengikuti 3692: 1967lSO MetricPrecision BS HexagonBolts.M 20.ft) d) M20 Grade 45.0kg.8 1 1.m (250tbsft) b) diameter 1y2 " 48.12" HighyietdSteel(H.y.8 tbs.8 dengan tegangan padaregangan T20O kglcm2 0.8 dengan tegangan padaregangan 6400kg/cm2 0.m (32S 8.ft) 8. b) BautGrade9.m (350tbsft) c) diameter2" 62.

Mark(notasi) Danjang(mm) o 52 0.86 Tabel7 DimensiBaut Mild Steel(M.55 72 0. High Yield Steel bolt ) (notasi) Mlark (mm) Panjang (kg) Berat oooooo 55 1.3mmJ T (.) 1 " Diameter ( MildSteel)bolt M. (.59 (kg) Berat 0. (t 82 92 0.63 12 .S) 5mm--l r OE Gambar4 BentukBautyang Dipergunakan GH dalamJembatan Tabel 6 DimensiBaut HighYield Sfeel(H.S.Y.50 85 1.5" Diameter ( H.])ll \:i/ RING MILD STEEL (M.1\ L/n\ --1\5Zt| \Y--' I I (.Y..68 115 1.32 65 1.130 .) 1.r) n ll \Y/ ll RING HIGHYIELD STEEL(H.S.Y.S) ft ll @E I I .51 (.67 62 0.59 95 1.S.S.41 75 1. (.

S.dapatdipakai bautbiasa digalvanis .S.Angkadidalam gambar juga menunjukkan berapa lapispelatyangdijepit . samadengan Grade 43A.' olehbauttersebut. ke jembatanmelengkung atas yang disebabkan Padadasarnya ke oleh beda panjangbatang atasdenganbatangbawah. plastis Keadaan terjadikarenarepetisi pembebanan yangtinggisehingga bija mengalami fatikataukelelahan bahandan akibatoverload bebanberlebih. Lengkungan akantidakmulusatauke bawahdapatdisebabkan olehpemasangan terbalik batang ataske batangbawah.s.) Gambar5 Penandaan Baut berdasarkan JumtahLapisandan Mutu Bajanya spesifikasi H.ro.Y. / 1 3. ataubatang plastisataupun dalamkeadaan terjadi"BoltSlip".4 PengecekanJembatan Pemeriksaan dilakukansecara keseluruhan bentuk tampak sampingjembatanyaitu mengenai lendutan apakah lendutan melengkung atas.r---+ anskaO BautMildSfe/ (M.Batangatas sedikitlebihpanjangdari batangOawihiehinggi lengkungan akanterjadisecarasendirinya perbedaan panjang karena tersebut. Bautini dapatdiganti denganbautyangkualitasnya lebihtinggisesuaidengan ASTM32S Grade 8.S.y. dengan contoh sebagaimana terlihat yang padagambar bawahlni di t ruN ru v//t fr. Dipasaran sekarang mendapatkan dengan sulit baut GradeH.8.dataratauke biwah.samadengan Grade 55c danM.1 3 0 . 4.s.H.S.) lt W2hpis+ N\\l -l anska O lBautHigh YieldSteel(Y. Sedang bautM.

dail p.l 70 79 88 61 92 124 34 70 t06 t42 0 s2 106 119 106 124 142 11{ 133 1$5 106 lCt 16{t ss.| I I .58 0 0 0 0 0 s2 s.44 s3 r05 '. 7g 119 0 43 8& t1 t5s 47 0 Tahal1$ LawEn Len$ut:Ranglta KoeongB*IlecIcdalarnrnm Tnik buhulkt1 .130 .46 5S.Tabel I Lswen Lefidut R*ngka Kc*ong B t0 dalam mm Tlsl blrhsl ko.lt 65 88 2e 2 79 0 2S 0 24.48 33.58 39.17 129 1n 141 159 171 123 165 s{ 105 0 1n 2*7 237 w 117 177 u 63 69 2m 249 :o7 e49 1&9 237 r59 203 63 129 0 c t9 0 TabclI LawanLendutRangka Koeong {S dalammrn 3 fti.43 30.( butxil lro* . dari Jeinbatan 3?..53 36.00 36.rqkil IeFbabn 2Ji34 1 z 23 29 3. dari pi$91(al .6? 1 2 3 i[ s 7l 95 1S7 6 .3$ 27.l.snrbsan 30.72 50.98 41.15 s{ns€l t a s3 39 45 $1 57 & * s sg 93 fi7 t4t 1S5 1BC 2't3 I 7 I I l0 1'l *s i3 t* 0 0 0 0 0 0 w 69 81 &t w 87 1't7 tl47 3t 69 tq5 I41 17:7 0 39 8l s7 lHt 0 45 93 't41 0 45.t0 .8S 59.2S 54.lrl 12 {3 l4 0 0 0 26 *7 5! 65 62 80 8A 74 7l 107 1?t 82 t04 126 4V w 80 197 0 t9 89 31 35 1s4 119 95 119 t1 65 g 35 0 14 ...4 3* 43 47 3 6 s 5a 70 f$ 5 7 g t 10 1t t2 1i g 43 az s5 7g .

153part4 d= L- Gambar6 LetakKomponen RumusdalamSistemRangka 1 5. Perletakan yang terdiri dari perletakanas dan rol maupun baut-bautangker diperiksa fungsinya.1 3 0 .5 KapasitasJembatan Pada umumnyakeruntuhan jembatandapat terjadi karena berbagaifaktor yaitu.S.Yangkemudian diperiksa jembatan. Faktor-faktor adalahsambungan lain pelatbuhulsudahtidaksanggup gaya-gaya menahan yangbekerja padaplatnya baik padabautnya. Pemeriksaan ketebalanlantai jembatanperlu dilakukan diukur apakah penambahan / ketebalan karena overlay yang telah dilakukan mempengaruhisecara signifikan penambahan beban matiatautidak. karena overload batang atas.batang bawah ataupun diagonal kapasitasnya iudah terlampaui. pulauntuksambungan demikian siar-muai. padasambunganJugadiperiksa sambungan sekunder lainnya. 4. kehilangan baut atau murnya ataupun telahdiganti denganbautkualitas lebihrendah. untukJembatan CH gaya-gaya pada'U'framesudah (BS terlampaui. adalah derajat korosi seluruh dari bahan Titik simpulyaitu pada pelat buhul diperiksabaut-bautnya. 153part4). ataupun juga disebabkan gayalateral Dapat oleh padaportal ujungyangbesar. " U " frameanalysis sesuai B.

=frft VxlO-3xl $= W*(a'l' 3EIt EI.12 yangdapatditahan F = gayalateral oleh" U" frame 6' = jarakdan sumbubatangtekanpadabautdiagonal sampai dasarpelatbuhul = jarakdansumbubatang 6" gelagar tekansampai sumbu melintang a = jarakantar-titik buhul jarak antararangkabajakirike rangka b = separuh bajakanan = momen / inertia batang tekan 11= fitorl€ninertiabatang diagonal lz = rnoffien gelagar inertia melintang fr" = tegangan tekanyangterjadi p = jari-jari girasipenampang yangditinjau batang 1 6.sq. dimana: jika 1.1 3 0 .l@.F= Co w t=z.7 = factor safety memakai of AASHTO nilaiini adalah 2.

-+\ at--- ---q-----------s--- jembatanCH Komponensiku dan pelat perletakan Gambar7 Perletakan SendiJembatan denganKapasitas ton CH 100 17 . a+' Perakitanperletakanrol baiajembatanGH ri .+.ff- [r-r::-'i- L[q 'l /'--\ ---qq_9 {()l /r\ \Y/ _L-"----------J Tm uA T16 DrA r---.--l .130 .-------- .^ --s.

mengenai dasar daripembebanan jembatan Datadaripemeriksaan jenis digunakan untukmerencanakan penanganan. untuk suatu 5. ke pusat data(database). inventaris dilaksanakan hanyasekali padatiapjembatan ketikaawal pekerjaan jembatan SistemManajemen Jembatan.1 3 0 . rehabilitasi. sesudah diganti atau sehabis pekerjaanbesar dilakukan. untukmenetapkan peringkat membuat program dan pekerjaan untukmempertahankan fungsijembatan secara 1 8. g) Memantau jembatan jangka kinerja panjang. pada arus c) Merekam kondisijembatan pada secara keseluruhan saatitu. geometri. d) Menyediakan bagipersonil data perencanaan pembangunan pemeliharaan. 5. Pemeriksaan sekilas bukan ini merupakan bagian darisistem Manajemen Jembatan. Elemen dan bagian jembatan diberinilai kondisioleh pemeriksa Nilaikondisidigunakan . b) Mencegah penutupan lalulintas terjadinya jembatan. untuk h) Menyediakan informasi jembatan.5 PemeriksaanElemen-elemenJembatan 5. CH lokasi. apakah cukup hanya dengan pemeliharaan rutin atau berkala.oleh orangyang memenuhi syarat. dan e) Menyediakan umpan balikuntukpelaksana pengaruh akibat beban kendaraan volume 0 Memeriksa dan lalu-lintas. tipe bahan.Pemeriksaan dll.Data jembatanadalah bagian nilai pemeliharaan organisasi jadwalkerjadan jadwalkebutuhan ketikamempersiapkan bahan jembatan. elemen kelompok elemen. DalamSistimManajemen Jembatan. dapatdilakukan kapansaja.3 Pemeriksaan Detail Pemeriksaan detaifjembatanCH membuatpengecekan rinci terhadapsemua kerusakan jembatan. Pemeriksaan merupakan suatumatarantaiesensial antara jembatan yangada dengan rencana untukpenanganan pemeliharaan peningkatan dan atau di masamendatang. dan komponen utamajembatan. konstruksi. pLrkuatandan penggantian jembatan. teknis.1 Umum jembatanmerupakan Pemeriksaan yang terpenting salah satu komponen dalam Sistem Manajemen jembatan Jembatan.2 Pemeriksaanlnventarisasi Pemeriksaan inventarisasi dilakukanuntuk membuatdaftar dari semua data fisik dan jembatan yangadatermasuk administratif jumlahbentang. terdapat yang dilaksanakan tiga jenis pemeriksaan jembatan. Pemeriksaan padapemeriksaan seperti merujuk itu sekilas. jembatan Pemeriksaan mempunyai beberapa tujuan khusus antara yaitu: lain jembatan a) Memeriksa keamanan jembatan padawaktu masihberfungsi. Tiga pemeriksaan tersebutadalahsebagai berikut: a) Pemeriksaan Inventarisasi b) Pemeriksaan Detail c) Pemeriksaan Rutin Meskipun pemeriksaan jembatan demikian. terhadap namundemikian kemungkinan ada pemeriksaan dilakukan khusus dan pemeriksaan sekilasuntuk beberapa keadaan.

1 3 0 .efektif. Tujuan dari pemeriksaan rutin adalah memeriksa hasilpemeliharaan dan menentukan rutin tindakan darurat agarjembatan layak danaman. Pemeriksaan khususdapatlugi Oimulai oleh IBMS-MIS selama proses skrining.6 PemeriksaanSekilas Pemeriksaan sekilas merupakan pemeriksaan visual singkatterhadapjembatan. dan c) Memeriksaapakah timbul suatu kondisi yang tidak biasa yang membutuhkan penyelidikan. Pelaksanapemeliharaan yang melaksanakan pemeriksaan sekilas biasanya hanya memeriksa kondisi komponen dan elemen utama yang terdapat pada daftar T a b e1 1 .Pemeriksaan dilakukandalam tenggangwaktu 2 (dua) sampai5 (lima)tahun ini tergantung kondisijembatan faktor dari dan lainnya. Foto keruiakan besar biasanyi {itequ! diambil.5 Pemeriksaan Khusus Pemeriksaan khusus akan dimintaofeh pemeriksa selama pemeriksaan detailjika oleh pemeriksa dirasa masihada kekurangan dalammenentukan kondisijembatan ini. Di dalamProsedur Pemeriksaan Jembatan.Personilpemeliharaan jembatanharus belajar laporandan foto ini sebelum jembatan sendiri memeriksa itu untukmerencanakan pekerjaan yangdiperlukan.yang biasanya berhubungan pemeriksaan jalan. pemeliharaan penanganan atau darurat lebihlanjut. dengan Pemeriksaan sekilas inidapat dilakukan personil pemeliharaan oleh untuk: a) Memeriksa jembatan apakah struktur masih amanuntuk dilalui olehlalu-lintas. 5.4 Pemeriksaan Rutin Pemeriksaan dilakukan rutin setiap tahununtukmenjamin tidakadanya yangtidak sesuatu diharapkanterjadi muncul pada tahun sebelumnyadan untu( memeriksabahwa pemeliharaan rutin dilaksanakan secara efektif. l 1 9. 5. b) Memeriksa keselamatan struktur secara keseruruhan terpadu. 5. Laporanpemeriksaan detailjembatanmemberikan daftar semuajenis kerusakan yang pada jembatanserta lokasinyake pusat data.Halini CH mungkin karena kekurangan sumber dayaterlatih atauberpengalaman menilai untuk dengan yakin kondisi jembatan. jembatan setiapkomponen elemen dan diberi nomor danditentukan dalamLevelHirarki-nya.Hasilpemeriksaan inijugadilaporkan pusat rutin ke data.

Uraian 2.420Jembatan 3.200Daerah aliran sungai Tanah / timbunan 3.600Sambungan muai siar 3.220Bangunan 3.300Bangunan bawah 3.440 BalokPelenqkunq 2.500Sistem lantai 3.700Banqunan persegi 3.620Sandaran pelenokap 3.320Kepala Jembatan/pilar 2.130 .400Bangunan atas 3.Tabel11 Elemenyang diperiksapadapemeriksaan Sekilas No.310 Fundasi 3.480 Gantuns 3.230 Tanah timbunan 2.430 Pelenqkuno 3.450Ranqka 3.410Sistem Gelagar pelat 3.800 Gorong-gorong 3.801Gorong-gorong pipa 3.210Daerah aliran sunqai pengaman 3.802Gorong-goronq 20 .610 Landasan/perletakan 3.

321 Pilar 4.722 TiangLampu 4.610 3.700 Batang atas tepi Batang bawah tepi Diagonal Batang Batang Vertikal lkatan AnginAtas lkatan AnginBawah Diaphragma Gelagar Melintang.507 4.600 3.225 4.502 4.325 4.503 4.468 4.7't4 Patung 4.311 4.21'.46'l 4.329 Rangka 4.462 4.504 4.700 Perlengkapan 3.508 4.500 3.615 Aliran 2.612 4.701 Batias-batias ukuran Pelengkap 4.400 Bangunan 3.200 LEVEL2 Aliran KODE 3.469 4.603 4.233 4.220 LEVEL 3 KODE LEVEL 4 Tebing Sungai Aliran Utama Air Daerah Genanoan Baniir Krib/Pengarah Sungai Arus Bronjong Mattresses dan TaludBeton Pasangan BatuKosong TurapBaja Sistem Fender Dinding Penahan Tanah Penqamanan dasarsunoai Timbunan Oorit DrainaseTimbunan Lapisan Perkerasan PelatInjak TanahBertulano TiangPancang Pondasi Sumuran Pondasi Lanosuno Kepala Tiang Pilar Dinding/Kolom Dinding Penahan tanah (Kepalajembatan) Tembok Sayap Balok Kepala Balok Penahan Gempa Drainase Dindino Jembatan I 3.230 2.213 Bangunan 4.227 4.235 Pondasi 4.623 Penunjang Sandaran 4.324 4.Tabel{2 Elemen yang Diperiksa KODE LEVEL 1 KODE 2.604 4.313 Kepara 4.323 4.622 Sandaran Horizontal 4.711 Rambu-rambu tandadan tanda 4.466 4.224 4.320 4.470 4.464 4.222 4.467 4.312 4.212 4.223 4.723 KabelListrik 4.472 4.310 3.712 Marka Jalan 4.509 4.621 TiangSandaran 4.713 Papan Nama 4.602 4.463 4.601 4. Transom SambunganPelatBuhul / Baut Batang Tengah Batang Diagonal Kecil t'rstem Gelagar Memanjang Lantai Lantai PelatLantai PelatBajaBergelombang BalokTepi Trotoir Kerb / PipaCucuran Drainase Lantai LapisPermukaan Siar Muai SiarmuaiBaja SiarmuaiBajaProfile SiarmuaiKaret Sambunoan LandasarV Perletakan Baja Perletakan Karet Bantialan Mortar/Pelat Dasar BautPenqikat Sandaran 4.130 .450 3.210 3.611 4.221 4.620 2.228 Tanah 4.231 4.234 4.721 Lampu Penerangan 4.326 4.232 4.465 4.731 Utilitas 4.| 4.300 Bangunan 3.624 ParaDeuTembok Sedada Bangunan 4.322 4.74"1 Median 21 .506 4.471 4.614 4.501 4.226 4.

5. PTO(Power TakeOff) 3. UnitMobil. Palubesi 2. Obeng(ScrewDriver) 15. SabukKeselamatan D. Ember Plastik 13. Selang Panjang. terdiridari : 1. PitaUkur(5 m & 50 m) 5. Sumber DayaListrik. Kompresor 2. terdiridari : 1. Torque (Kunci Wrench Momen) G.terdiridari: 1. terdiridari : 1. Sprayer 3. terdiridari : pressure)150 1. Generator Listrik kVa 10 2. BoksAlumunium 4. Linggis 22 .130 . BoksPanel C. Truk 2. Kacamatapengaman 3. Tangga Alumunium 2. Kuas F. Kelengkapan Kerja. Helmpengaman 2. KabelRol 5. terdiridari : 1. Lampu Senter 8. UnitAlatKontrol. MesinPotong Rumput 3. Sekop dan cangkul 3. SabitPemotong 1 1 . TangkiAir 3. AlatUkurdigital 6. Noselsemprot panjang (Spray Gun) E. Pakaian Kerja(Tahan Air) 4. TaliPlastik 9. TangJepit& Pemotong 14. SikatBaja. AlatSemprot (Water Bertekanan bar 2.7 Peralatan yang Digunakan untuk pemeriksaan Beberapa peralatan yang digunakan untukPemeliharaan (lihatlampiran) Jembatan antara lain: A. UnitPengecatan. AlatBantu Kerja. Pengukur LebarRetak 7. Pompa Air B. Go l o k 12. Sendok Semen 4. terdiri dari: 1. 4. 10. UnitAlatPemeliharaan.

4. SapuPembersih H. KeretaDorong 18. UnitAlatPenggantung. Trolidorong 17. 2. 4. Kerucut (Traffic Cone) Rompi Kerja Papan Peringatan Rambu Peringatan PitaKuning Bendera t . pC) Komputer Portabel(Laptop Kamera digital Kamera Video(Handycam) AlatTulis Gambar8 BentukTipikalMobitKendaraan Pemeliharaan Kompresornya dan 23 . terdiri dari: 1.terdiridari: 1. 6. TandaPengaman Kerja.130 . 5. terdiri dari: 1. 3. Tangga Penggantung Rantai Pengikat Rantai Lampu Penerangan J . 3. Monitoring. 2. 2.16. 4. 3.

yang secara teknis cukup sederhana.130 . pasirdan sebagainya tempat-tempat seharusnya yang dari tidakadadanyangmungkin. Hallni merupakan suatu pengalokasian yangefektif dana dalam pemeliharaan.2Pelaksanaan Pembersihan Jembatan harusdibersihkan denganbaik/tepat untukmenjamin bahwapenumpukan kotoran tidakakan menyebabkan jembatan kerusakan jembatan elemen atau secarakeseluruhan di kemudian hari. pengaruh yangmembahayakan mempunyai i) Semua drainase ii) Lantaidan sambungan siar-muai iii) Daerah perletakan/landasan sambungan sekitar dan siar-muai iv) Semua komponen yangmenahan rangka kotoran sampah dan v) Tiangsandaran sandarannya dan vi) Gelagar melintang 24 . Perbaikan kecilyang bersifat daruratkadang-kadang diperlukan agar jembatan penanganan makaperlu tetapaman.1.Pemetiharaan Jembatan mencakup jenis tiga pekerjaan yaitu a) Pemeliharaan Rutin b) Pemeliharaan Berkala c) Rehabilitasi Perbaikan dan Besar Pekerjaan pemeliharaan dilakukan agarjembatan tetapberfungsi sesuaidenganmasalayan yang direncanakan. hal Pemeliharaan RutinJembatan biasanya dimasukkan pemeliharaan dalampekerjaan rutin jalandandilaksanakan bersamaan pemeliharaan jalaniersebut.Selama ini.1. dengan rutin pekerjaan Lingkup pemeliharaan jembatan rutin adarah sebagai berikut: a) Pembersihan secara umum. e) Pemeliharaan permukaan lantai kendaraan. 6. liar c) Penanganan kerusakan ringan drainase.6 Pemeliharaandan Rehabilitasi Kerusakan Jembatan CH DalamSistemManajemen Jembatan (BMS). b) Membuang tumbuhan dansampah.1 Pemeliharaan Rutin 6. Pemeliharaan harusdimulai rutin padawaktujembatan selesai dibangun masih fiembatan dalamkeadaan baru)dan dilanjutkan jembatan seumur tersebut. lalulintas agar dan pekerja aman. 6. d) Pengecatan sederhana. dilakukinpembitasan kecepalan kendaraan yangmelewatijembatan.1 mum U Pemeliharaan Rutinpadadasarnya jembatan menjaga dalamkeadaan seperti semula dan mencakupbeberapapekerjaan yang berulang.kerikil. pembersihan Kegiatan mencakup: a) Membersihkan tanah.

Padaumumnya kegiatan tersebut atas dilaksanakan di denganmenggunakan sapu atau sekop.papan nama jembatandan sandaran yangdicat.130 .Pembersihan tersebut padadaerah harusdilakukan kurang lebih3 (tiga)meterdari setiap sisijembatan. kapakdan/atau gergaji.1.3Pengecatan sederhana Pengecatan-pengecatan sederhana atausedikitpadasandaran dan parapet tercakup dalam pemeliharaan rutin. dan hal ini disarankan jembatan-jembatan bagi rangka bajayangdipasang Indonesia.padadindingbatuataubetondan sekitarstruktur kayu. 6. 25 . padadaerah perletakan/landasan sambungan dan siar muai. Pembersihan pada elemen-elemen jembatansepertitercantum biasanya dilakukan pada Tabel 13.7 tahun).Untukmembersihkan tumbuhan dapatdipakaiparangpembabat. Dayatahansistem pelindung ini padaumumnya lapisan baja : a) Permukaan yangdigalvanis dengan carahot-dipped dapatbertahan sekitar15 -20 tahun .15tahun b) Permukaan yangdicat(dipabrik) dapatbertahan sekitar 1o yangdicat(di lapangan) c) Permukaan bertahan sekitar tahun. 10 d) Pengecatan palinglamaadalah ulangbiasanya yangpaling sekitar . Pada setiappekerjaan pembersihan harusdiingat pengaruh yangmungkin adanya terjadinya erosiyangdisebabkan pembabatan oleh yangada. di Siklus waktutersebut mungkin harusdikurangi apabila jembatan tersebut beradapadadaerahpantai.10 tahun(tetapi 7 baikadalahantara5 . tumbuhan c) Membersihkan/mencuci tandatandalalu lintas. pelindung Umurlapisan tersebut tergantung beberapa dari faktor a) Ketebalan (ataugalvanisasi) cat b) Keberadaannya terhadap udaralautataubahan kimialainnya c) Keberadaannya terhadap atauadanya air (padasambungan uap air yangterjebak dan sebagainya).vii)lkatan anginhorisontal padagelagar viii)Sayap dan diafragma yangberbentuk rangka pendukung ix) Kabel jembatan padapilon gantung x) Bagian atasbalokkepala xi) Lubang jembatan suling-suling kepala di xii)Pembersihan sampah-sampah masih yang sedikit bagian di aliran sungai b) Pembersihan tumbuhan terutama liar.

329Drainase dindinq 4. 0 Kekerasan/tanganjahil 26 .230Tanah timbunan No.714Patunq peneranoan 4.323Dinding tanah / kepala iembatan 4.233 LapisanDerkerasan 2.130 .325Balokkepala 4.721Lampu 4.611Perletakan baia 4.Tabel 13 Elemen-elemen yang Memerlukan Pembersihan Daftar elemen No.6'10 Perletakan 3.211Tebing sungai jalanpendekat 4.324Dindinq/tembok savao 4.800Goronggorong 3.450Rangka 2.231Timbunan (oprit) 4.802Goronq-qorono 3.801Goronq-qorono oerseoi pioa 3.500Sistem lantai 3. Uraian 2.320Kepala jembatan / bawah pilar 3.711Rambu-rambu dan tanda{anda 4. Uraian 3.507Pipacucuran 4. Hamilton KERUSAKAN 301 Penurunan Mutu Lapisanperindung Terhadap Karat Penurunan mutulapisan pelindung karena : a) Umur b) Lingkungan yangmemungkinkan terjadinya karat c) Lapuk d) Kecelakaan e) Penanganan yangburukpadawaktuawal.210Aliran sungai 3.400Bangunan atas 3.4 Penanganan kerusakan Yangtermasuk dalampekerjaan penanganan adalah karatdan keropos kerusakan pada dan permukaan jembatan rangka baja Callender (CH).713Papan nama 4.232Drainase-timbunan 4. Uraian 4.803Gorong-gorong pelengkunq 6.602Sambungan bajaprofil 4.600Sambungansiar / mu a i 3.300Bangunan 3.700Bangunan pelengkap penahan 4.462Batanq tepi bawah jalurroda 4.1.200Aliran sungai / timbunan No.506Trotoir/kerb 4.505Papan kendaraan 4.722Tianolamou 2.

CARAPENANGANAN : Penanganan pelindung akansangat lapisan pada: baja tergantung a) Besarnya masalah b) Lingkungan c) Tersedianya produksi sumber-sumber pelindung lapisan pelindung d) Jenislapisan yangsudah ada Pertama-tama harusdilakukan pembersihan dengancara mencuci dan menyikat dengan menggunakan salahsatudariyangdiuraikan berikut : ini a) Sikatkawatyangdapatberputar secaramekanis pneumatik b) Alatpenembak runcing c) Pembersihan dengan teknikpemanasan api d) Pembersihan dengan sikatkombinasi dengan semprotandi rapangan e) Pembersihan dengan sikatkombinasi dengan semprotandi bengkel SistemPengaplikasian Cat Catdapat diaplikasikan dengan menggunakan : a) Kuasdigunakan untukpekerjaan pemeliharaan rutin b) Penyemprotan udara. ke lapisan enamel alkyd Ketebalan lapisan kering cat akhirminimum mikro 1S0 Untuklingkungan yang agresif. dasaralkydsincchromate ke cat b) Lapisan 2 : 40 mikron. hal ini padadasarnya aspal serta Dan merupakan kelanjutan pekerjaan jalan.1. ke lapisan dasaralkyd c) Lapisan 3 : 35 mikron.5 Pemeliharaan Permukaan Jalan jalan terdiri dari penambalan Pemeliharaan permukaan lubang-lubang dan perbaikan kerusakan lapisan padajembatan jalanpendekatnya. ke lapisan enamelalkyd d) Lapisan 4 : 35 mikron.untukpekerjaan menengah c) Penyemprotan denganhampaudara baik digunakan untuk pekerjaan besar dimana bidang dataryangakandicatberupa permukaan yangcukupluas Sistem Pengecatan Untuk yangnormal lingkungan : a) Lapisan 1 : 40 mikron. 6. Disarankan agar lapisandasar epoxy mempunyai ketebalan minimum150 mikronpada permukaan bajayangsudahdibersihkan sebagaimana diuraikan diatasdan satuataudua lapisanchlorinated rubber masing-masing denganketebalan100 mikron dan 125 mikron pemakaian padalingkungan untuk berair asin. pemeliharaan dari 27 -130 .sepertipada daerahlingkungan berairasin maka sistem jenis pengecatan lainyangharus dipakai.

Permukaan aspal yang berada di atas lantai baja atau lantai beton akan tahan sekitar 5 tahun sampai 8 tahun sebelummemerlukan penggantian. Disarankan 50 memakai HRSsetebal mm atau 30 dengan lapisan semen tahanausdankedap air.2.2.2.2 Pemeliharaan Berkalayang Terencana atau dapat Diperkirakan Pengecatan Kembali Pengecatan dilakukan dengan maksud: a) Lindungi bagian-bagian darikorosi baja b) Beritanda padaelemen tertentu c) Arahkan lalu-lintas d) Lindungi beton darilembab Elemen-elemen dalamTabel 14 biasanya pengecatan. 4 Penggantian LapisanAspal Permukaan jalanpadajembatan permukaan Lapisan penggantian memerlukan secara berkala. 28 . Lapisanaspal permukaan sebaiknya dikupas terlebih duludari lantaisebelum yang barudipasang. Pemeliharaan Berkala 6.6. lapisan Ketebalan lapisan aspaltidakbolehmelebihi mm.130 . memerlukan Elemenlevel3 yang padadaftar terdapat termasuk semua elemen levet yangberhubungan. padatenggang dilakukan waktuyang direncanakan b) Perbaikan kecil pemeliharaan dapatdiperkirakan Kegiatan yang mencakup hal-hal sebagai berikut: a) Pengecatan ulang permukaan b) Pelapisan aspal c) Pembersihan menyeluruhjembatan d) Pemeliharaan peletakan/landasan e) Penggantian muai(sambungan muai) siar siar Perbaikan kecilmencakup hal-hal berikut ini: a) Perbaharui bagian-bagian elemen-elemen dan kecil pegangan b) Perbaiki sandaran pagarpengaman dan c) Jalankan yang bagian-bagian dapatbergerak d) Perkuat bagianstruktural e) Perbaikilongsor dan erositebing pekerjaan pengalihan aliran 0 Perbaiki sungai 6.1 Umum Pemeliharaan berkalamencobauntuk mengembalikan jembatanpada kondisidan daya layanyangdipunyai atauyangseharusnya dipunyaijembatan pembangunin segera setelah dan mencakup kegiatan bawah : tipe di ini pemeliharaan a) Kegiatan yang dapatdiperkirakan.

Tabel14 Elemen yang Memerlukan Pengecatan DaftarElemen No.700 Bangunan Pembersihan Utama Pembersihan utama suatu strukturakan memerlukan pembersihan yang memakaisistem pembersihan dengan air bertekanan tinggi.130 .300 Bangunan bawah Fundasi 3. pembersihan mencakup bagianluar gelagar.610 Landasan/Perletakan 3. penyikatan penggosokan Pencucian.000 kPa. Landasan/perletakan Landasanharus dibersihkan dengan baik dari tumbuh-tumbuhan. Uraian 2.320 Kepala 3.620 Sandaran pelengkap 3.600 Sambungan muai siar 3.500Sistem lantai 3.480 Jembatan 2400 Bangunan atas 3. 6. Daya tekan semprotan tersebutdisarankan mempunyai tekanan hingga 35. Tabel15diperlihatkan halaman pada berikut ini. lumut dan kotoran. Jenislandasan yang bergerak sebaiknya diberipelumas setiap3 tahunsekalidan banyak jembatan yangmemerlukan jenispekerjian tanggaatauperalatan lainnya untukmelakukan ini. lebih disukai apabitaalat tersebutdapat dipindah-pindah dengan truk. Penggantian Bagian-bagian Kecil Penggantian bagian-bagian kecil dilaksanakan apabila diperlukanagar bagian-bagian kecil/sekunder tersebut dapatkembali berfungsi sebagaimana mestinya.310 jembatan/ pilar 3. Volumepekerjaan pembersihan tidak selalusama antarajembatanyang satu dengan jembatan yang lain tetapi pada umumnya. Jenispekerjaan mungkin ini memerlukan tangga/perancah sebaiknya pekerja dan kelompok pemeliharaan dilengkapi ini dengan tangga.410Sistemgelagar 3.3 Perbaikan ringan Umum Elemen-elemen pada Tabel 16 pada umumnya perbaikan memerlukan sederhana/ringan. sayapgelagar dimanabanyakkotoran yangmenumpuk. dan hendaknya difakukan apabila diperlukan. Uraian No. perletakan/landaian dudukan dan bagian yangtidakdapat lain padawaktudiadakan terjangkau pemeliharaan rutin.2.450Rangka gantung 3. 29 .

6.Kegiatan penggantian mencakup semuabagiankecil/sekunder.714 Patuns 4. 7 1 3P a p a nN a m a 3.600Sambungan lantai 3. 6. Perbaikan daruratdapat berbentuk dari yang palingsederhana yaitu perbaikan sandaran jembatanyang rusak atau pemasangan jembatansementara diatasjembatanyang runtuh akibat banjir yangberlebihan.612Perletakan karet 4.3 Rehabilitasi Dan Perbaikan Utama Rehabilitasi terhadap kerusakan bahandan elemen padaBab6 dan Bab7 akandijelaskan dan perbaikan utamajembatan perkuatan dengan padaBab 8 dalambuku akandijelaskan Pedoman ini.700Bangunan Pelengkap PelatKopelyang hilang dan bautyanqhilanq buat 4. ataubeban Karenadana pemeliharaan jumlahnya.611Perletakan baia 4. denganstruktur 30 .603Sambunqan muaikaret siar 4.130 .4 Perbaikan DaruratDan Penanganan Sementara 6.711Rambu-rambu Tandadan tanda 4 . dapatdihindari Tak jembatan bahwabeberapa pada tidakakantetapberada tingkatkemampuan yang diinginkan hinggadiselesaikannya perbaikan tindakantindakan dan mungkin pekerjaan suatubentuk sementara dibutuhkan untukmempertahankan struktur tersebut tetap dapat dipakaiwalaupun pada tingkatyang lebih rendah.1 Umum Perbaikan daruratpadahakekatnya yangtak terduga.610Landasan perletakan / Uraian 4. padafokasi baik berdekatan yangsudahada. yangdapat bagian-bagian padaelemen diganti adalah sepertidalam Tabel15 Tabel15 Penggantian Bagian-bagian Kecil DaftarElemen Uraian 3.507Pipacucuran 4. menopang balokpadasaatpengerjaan struktur yangsamaatau sementara. merupakan kejadian Sehingga sangat penting apabilapadasetiappropinsi tersedia yang sumber-sumber diperlukan untukdapat bertindak secaracepatdan pastibilaterjadikeadaan darurat.721Lampu Peneranqan Membersihkanlmemperbaiki Bagian-bagian yang Bergerak Bagian-bagian yang bergerakperludibersihkan atau diperbaiki agar bagiantersebut tetap dapat berfungsidengan baik. rehabilitasidan perbaikan atau penggantian.4. kemampuannya Penanganan sementaratersebut dapat berupa pembuatanpengaku sementarabalok. Agar bagiantersebuttetap dapat berfungsidengan baik biasanya yang teraturdenganjenis gemuk berat setetahdiblrsihkan diberi pelumasan terlebih dulu.500SistemLantai 3. seringkali terbatas maka biasanya diprioritaskan jembatan-jembatan untuk pemeliharaanberkala.

7'12 Marka Jalan 4.506 Trotoir/ Kerb 4.802Gorong-gorong pelenqkuno 3.803Gorong-gorong 4.509Lapispermukaan 4.614 Bantalan Mortar/Plat Dasar 4.212 Aliran Utama Air genangan 4.601Sambunqansiarmuaibaia / 3.213Daerah baniir 4.223Talud Baton 4.615BautPengikat 4.624ParapeUTembok Sedada 4.130 .610 Landasan / Perletakan 4.604 Sambungan-sam bungan 4.324Temboksayap 4.500 Sistem Lantai 4.228Pengamanan dasarsunoai 4.210 Aliran Sungai Uraian 4.722TiangLampu 4.508Drainase Lantai 4.507PipaCucuran 4.623Penuniang Sandaran 4.721Lampupenerangan 4.622 Sandaran horisontal 4.230 Kepala Jembatan / Pilar 4.222Bronjong Matras dan 2.232 Drainase Timbunan 4.612 Perletakan Karet 4.505JalurRodaKendaraan 3.400 Bangunan Atas 3.723 KabelListrik 2.231TimbunanJalan Pendekat 4.611 Perletakan Baia 4.603 Sambungan muai / siar karet 4.711Rambu-rambu Tanda-tanda dan 4.504BalokTepi 4.200 3.226 Sistim Fender 4.224 Pasangan Batu Kosonq 4.731Utilitas 31 .323Dinding Penahan Tanah/ Dinding TembokSayap(KepalaJembatan) 4.230 Tanah Timbunan 4.801Gorong-gorong pipa 3.621Tiang Sandaran 3.234PelatIniak 4.613Perletakan Pot 4.701 Batas-batas ukuran 3.329 Drainase dinding 4.300 Bangunan Bawah 3.220 Aliran Sungai/ Bangunan Pengaman Tanah Timbunan 3.Tabel16 Elemenuntuk Perbaikan Sederhana Uraian Daftar Elemen Uraian 3.227Dindinq Penahan Tanah 4.800 Goronggorong perseqi 3.235 TanahBertulans 2.221 KriblPengarah Arus Sunqai 4.225 TurapBaia 4.211Tebing ungai S 4.233Lapisan Perkerasan 4.620 Sandaran 4.602 Sambungan muaibaiaorofil / siar 4.700 Perlengkapan 4.322 PilarDindins/Kolom 4.600 Sambungan Lantai 2.

32 . seperti padaPanduan telahdijelaskan Pemeriksaan Jembatan. itu dan Penanggulangan darurat dapatmencakup kegiatan-kegiatan sebagai berikut: padabagian a) Perbaikan awalpagarpengaman b) Pembuatan penahan bangunan tanahuntuk menahan timbunan sebagainya. atas 7. berkala dan pekerjaan rehabilitasi yang berhubungan dengan jenis bahan dan kerusakannya. untukmenjamin keselamatan struktur sendiri pemakaijalan. Tata Gara Pemeliharaan dan Rehabilitasi Kerusakanyang Berhubungandengan Bahandan Elemen Umum Bagian menguraikan ini mengenai caraatauprosedur pemeliharaan pemeliharaan tata rutin. dan c) Perbaikan pengamanan bangunan aliran sungai d) Pembuatan pembatasan sementaralainnya atau mengalihkan lalu-lintas jatan ke alternatif jembatan e) Pemasangan sementara komponen 0 Penggantian Penanganan sementara dapatmencakup kegiatan-kegiatan sebagai berikut: penyangga a) Membuat sementara bagian gelagar dari bawah b) Penambahan untukmemperkuat baut komponen c) Penambahan pancang tiang padatiangpancang yangsudah ada d) Memasang bangunan sementara yangsudahada gunamemindahkan diatasbangunan beban bangunan yangada. pemeliharaan perbaikan Prosedur jenis kerusakan dan dibagidalam beberapa sebagai berikut: a) Elemen dengan bahanpasangan ataubata batu b) Elemen dengan bahanbeton c) Elemen dengan bahanbaja d) Elemen denganbahankayu Uraianmengenai perbaikan cara-cara mengikuti sistempenomoran elemendan kerusakan seperti dijelaskandalam buku PanduanPemeriksaan jembatan.130 .2 Jenis-ienis Penanganan Penanganan sementara harusdilaksanakan jembatan dalamhal kerusakan disebabkan oleh kecelakaan.dan demikianjuga penilaian mengenai kondisi.6.4.

Adukanpadapasangan batuatau batadi antara batuataubatabiasanya lemah dibandingkan dengan batuataublta itusendiri danseringkali terjadi dengan cepat. ElemenDenganBahanPasangan Batuatau Bata Terdapat masalah tiga utamayangharusdiperhatikan jembatan sehubungan dengan yang pasangan memakai bahan batuataubata: a) Penurunan mutudan retak b) Permukaan pasangan yangmenggembung c) Hancur atausebagian batu atau batahilang Sebelumdiadakanperbaikankeretakan pada pasanganbatu atau bata. Konstruksi denganbahanpasangan batu atau bata seringkali penurunan mengalami mutu akibathujandan atauataupengaruh panasataudingin.atu penurunan mutuharusdiganti denganbatuyang mutunya baikdan padabagian ditempatkan yangseharusnya. dinding. 3 Penurunan MutuAdukanatau Spesi Adukan atauspesidapatmengalami penurunan mutuakibatwaktu. pada pasangan keretakan batu atau bata dimulaidari adukandan hal tersebut dapatdenganmudahdiatasi. Pada umumnya. Lubang-lubang mempunyai yang kedalaman lebihdari50 mm harus diisi denganadukanbetonsebelumdilakukan pemelesteran. yangrendahsewaktu sertakualitas pengerjaannya.1.sehingga membentuk suatupermukaan lalu dibersihkan dengansikat dan air. KERUSAKAN .Penurunan 101 Mutuatau RetakPadaPasangan Batuatau Bata CARAPENANGANAN : Penurunan Mutu Batu Batudapatmengalami penurunan mutudikarenakan mengandung yang mineral sekunder tinggi padaalamyangterbuka. 7. yang baru tersebut Plesteran sedapat mungkin dijaga paling agartetaplembab sedikit hari. pada adukanatau spesi(biasanya Pelapukan pada bagiandimanasungaiatau air hujan terusmengalir diataspermukaannya) retakatauadukan yangjelek. danberada yangmengalami B. Perbaikan konstruksi denganbahanpasangan batuatau batajuga diperlukan apabila ada sebagian batuatau bata hancuratau hilangakibatbergeraknya pilaratau kepalajembatan.harusdipahat dan atau dibersihkan hinggamencapai paling kedalaman sedikit10 mm sampai mm dan adukan 20 yangbarudibuat dengan kualitas lebih tinggi(1 bagian pasir).130 . Bagianpermukaan tersebutkemudian dilapisi dengan lapisan adukan semen.1.7.lapukkarena erosiair. semen dengan bagian 3 33 .1. harus diketahui terlebihdulu apa yang menyebabkan keretakan dan apakahpergerakan serta keretakan tersebut disebabkan adanya oleh padastruktur suatupenurunan tersebut. Batuatau bata yang mengalami penurunan mutu dapatdiperbaiki denganmemahat atau mengambil semuabagianyang sudahrapuh.

KeretakanPadaPasanganBatu atau Bata Keretakandapat terjadi pada bagian batu atau pada bagian adukan atau spesi yang mengikat batu. Keretakan seringkali terjadi setelahtimbul pergerakan pada pilar, dindingpenahan tanah jembatan. ataukepala Tabel17 NilaiKondisiPasangan Batuatau Batadan Penanganan yang Direkomendasikan Nilaikondisi < NilaiKondisi 3 = NilaiKondisi 3 Penanganan vanqdirekomendasikan pengamatan Hanya Lepaskan batuyangretakdan bersihkan adukan ataubetonyangretak,laluganti dengan yangbaru. Pekerjaan bahan ini padaPemeliharaan dilakukan berkaladan Perbaikanringan. Keretakan mungkin ini akibatpergerakan pemeriksaan bangunan bawah. Lakukan jenispenanganan khusus untukmenentukan secaramenyeluruh. yangcukup Pekejaan besarini dilaksanakan dalamProgram Rehabilitasi.

> NilaiKondisi 3

Harysdiperhatikan diperlukannya sokongan ataupenyangga karenaadanyabebandari atas ketikadilakukan pemindahan atauadukan batu yangretak. pasangan Permukaan batu atau bata yang lama harusbenar-benar menjadi. satu dengan permukaan yangbaru.Haltersebut dilakukan dengan : a) Bersihkan dan kasarkanpermukaan yang terbukaagar mudahterjadisuatu daya cengkram permukaan dengan baru. permukaan b) Basahkan yanglamadan lapisi dengan lapisan semensebagai air dasar penempatan yangbaruatau, bahan c) Gunakan bahanperekat perekat seperti epoksi. 7.1.2. KERUSAKAN - Penggembungan 102 atau PerubahanBentuk dari Pasangan Batu atau Bata Perubahanbentuk atau penggembungan dapat terjadi pada luas sampai dengan I meterpersegidan mudahuntukditangani sepertidihdingpenahan tanahdan tem6ok sayap. Penggembungan yang besar dan perubahan bentukdapat terjadisepertipada dinding jembatan kepala ataupilar.

34 - 130

CARAPENANGANAN : Penggembungan yang Sedikit Penanganan secara umumadalah sebagai berikut : a) Lepaskanpasanganbatu atau bata yang rusak, periksaapakah terdapattanah yangjenuh air atau tidak padatdibelakang timbunan dindingpasangan batu atau bata, pasangan b) Gantilah batuataubatayangrusakdengan jenisbahanyangsetara atau samadengan aslinya dalamukuran dan bentuknya. Yakinkan bahwa terdapat cukup lubang saluran di sepanjang air dinding. c) Hubungan antarapermukaan lama denganbaru harusditangani denganbaik dan terikat dengan baik seperti diuraikanpada bagian "Cacat pada Beton" (lihat Kerusakan 201) Perubahan Bentukatau Penggembungan yang CukupBesar Perubahan bentuk atau penggembungan yang cukup besar memerlukan pemeriksaan khusus jenis untuk menentukan penanganan jembatan. secara keseluruhan 7.1.3. KERUSAKAN - Pecahatau Hilangnya 103 BahanPasangan Batuatau Bata Penanganan secara umumadalah sebagai berikut: a) Gantilahbagian yang hilang atau pecah tersebutdengan bahan sepertiyang disebutkandalam spesifikasi atau setara dengan aslinya dalam bentuk dan ukurannya. b) Bilamana bagianhilang perludiganti tersebut yangdibangun dengan kembali, maka hubungan bagianyang lama denganyang baru harusditangani sepertidiuraikan dalamPerbaikan pasangan batuataubatayangretak(lihatKerusakan 101).

Gambar9 ElemenPasanganBata pada ParapetJembatanyang Pecah atau Hilang Apabilaterdapat penggantian bagian dinding pasanganbatu atau bata, maka penting penyediaan diperhatikan lubangsaluranair dindingguna pengurangan tekananair yang dapatmenyebabkan kerontokan lebihlanjut.

35 - 130

7.2.

Perbaikan ElemenBahanBeton

Terdapat macam jenis betonyangberbeda tiga yangdipakai untukkonstruksijembatan : a) Betontak bertulang b) Betonbertulang c) Betonprategang pada bagiangelagar biasanya jembatan. didapati llemen denganbahanbetonpratekan Perbaikan pada pemeliharaan hanyadibatasiuntuk bahan beton.Jadi-uniuk perbaikan bahan pratekan beton akanditangani penanganan seperti bahanbeton. Apabilabagiankabelprategang betonpratekan terlihat, laporkan segerakepadapengawas jembatan yang bertanggungjawab dan segera lakukan pemeiiksaan' khusus untuk jenis menentukan kerusakannya. Banyak yangtimbulpadabetonbertulang masalah yangdisebabkan olehair dan udarayang merembes masukke dalam betonyang menyebabkan berkaratnya besi tulangan. da; Aii udarajuga dapatmembawa kimiake dalambetonyang dapai merusakbetondan atau zat ataumenyebabkan besitulangan lebihcepatberkarat (misalnya asin,sulfat). air Caraterbaikuntukmelindungi betonbertulang adalahmenjaganya sekering mungkin dan mencegah terjadinya keretakan. Padaumumnya yangkedapair atausuatulapisan cat tipistidakdiperlukan untukbetonyang berkualitas dan dapatmelindungi tulangan baik besi dengancukupbaikjika selimut beton mempunyai ketebalan minimum mm sampai mm untuk 30 pantai. 50 daerah Biasanya banyak digunakan plesteran permukaan untukmelindungi beton. Jikahaltersebut dikerjakan dengan baikdantepat,makahalitudapatmerupakan perlindungan suatumetoda yangefektif.

7.2.1. KERUSAKAN - GacatpadaBeton 201 Cacatpadabetonmencakup masalah-masalah sebagai berikut: a) Gompal beton b) Betonkeropos c) Betonyangberongga d) Mutubetonyangjetek e) Betonyangtidakpadat CARAPENANGANAN : a) Buang atau lepaskansemua bagianbeton yang lepas dan rusak sampaibagian yangbaikterlihat dalamkeadaan beton dan bersih. b) Usahakan membersihkan betonsampaiD 15 mm di belakang besi tulangan agar didapat yangbaik. ikatan c) Bersihkan semua karatyangadapadabesitulangan d) Kaitkan ataulkatkan besitulangan yangbarujika didapat yang bagian besitulangan diameternya hilanglebihdari20 o/o. e) Pakailahbahan perekatpada permukaan yang kering denganbahan yang dapat disetujui. dan betonbaru untukmendapatkan 0 Pasanglah bentuklah selimutbetonyangsesuai asalnya dengan menggunakan yangdisetujui. bahan 36 - { 30

Gambar menunjukkan 10 langkah-langkah perbaikan dalam beton.
PERBAIKAN BETON
LqNGKAH1 Bukoloh semuo besi tulongon yong .berkorot (pohot/buon9) bogion beton yong jelek dlngdn pilu don poiiot
L u b o n g okhir

ujung .Tulongonyong berkorot Tulongon yong tidok bErkorot Minimum 20mm 1Smm pohot somDoi booi ohot somooi booion I-ANGKAHII beton yong boik./ar eton vono boik/ner< rKl Keros Bersihkon semuo korot 90n besi tulon esr -[ r^eil usmuq K(lrol dori oest tulonoon don bogion beton yong dopot lepos,de6u,dlldori permukoon beton

l-Al.lGMl{ lll Lindungi permukoon besi tulongon dori korosi dengon meneropkon duo lopisoh pelindung

LAIIGKAHlV Tombol lubong todi dengon mortor perboikon (usohokon tetop lembob selomo J hori)

Gambar80 Perbaikan Beton CATATAN: a) Jika besitulangan tidakterlihat dan hanyasedikit kerusakan beton,makaplesteran saja sudah cukup untuk memperbaikinya. Permukaanharus dibersihkan dan dilembabkan untukmemudahkan pengikatan beton lamadengan betonbaru. b) Jika ketebalan tambalan lebihdari 40 mm, disarankan jaringagar ditambahkan jaring tulangan yang ditempefkan pada permukaanbeton yang lama sebelum dipasangbetonyang baru.Jaring-jaring tersebutakan memberikan daya rekatdan yanglebihbaikpadatambalan kekuatan tadi. c) Disarankanagar menggunakan epoksi beton halus sebagai bahan untuk pembentukan kembali elemen struktur baruyangmempunyai ketebalan melebihi 40 mm ataudimana besitulangan terlihat. yangrusakmencakup Jikabeton permukaan jembatan seluruh jalanyang lantai beton maka terbaik untuk memperbaikinya adalah membongkar yangrusak semua beton tersebut din menggantinya denganbetonbarudengan carasebagai berikut :

37 - 130

a) Semua betonyanglepassekitar yangsudahberkarat padabagian besitulangan dan betonyang jelek harusdibongkar dan besi tulangan dibersihkan kemudian diberi lapisan sebagaimana padabagian dijelaskan ini. b) Kemudian, sisa permukaan dikasarkan tadi denganpahat.Kemudian diborlubanglubangpada lantaibeton lama agar dapat memasukkan kawatangker(diamet6r dicor denganadukankhususdenganjarak dari as ke as ! 1m) yang kemudian 500 x 500 mm. Angkerkhusus sekarang ini sudahterpasang yangkemudian diberi lemepoksiyang sudahdisediakan. c) Kemudian,seluruh bidang diperkuatdengan jaring-jaring tulangan berukuran 5x100x100 mm, dan corkanlapisanbetonbaru yang 6erkualitas dnggi(kekuatan minimum 27,5 MPa) denganketebalan minimum mm (lihatGamUar diatas 50 iOl betonlama. d) Betontersebut harusdipadatkan dengan yangsesuai. vibrator e) Permukaan betonbarutersebut harus diusahakan paling tetip lembab sedikit setama 7 hari. Beton Keropos Perbaikan atau penanganan secaraumumuntukbetonyang keropos dilaksanakan sama padabetonyangrontok. seperti Jikasudahterdapat rembesan lantaibetonakibatbetonyangkeropos, makaharusdilakukan beberapa berikut : hal ini a) Kupaslah lapisanaspal pada permukaan jalan dan bersihkan denganbaik bagian ataslantaibetontersebut. b) Kerjakanpeng-graut-an pada daerahbeton yang berporiatau kurangpadat atau betonyangkeropos. lapisan kedapair di atasdaerahbetonyangkurangpadattadi. g) Berilah d) Kerjakan perkerasan lapisan kembali.
Permukaan betonbaru
Beton mututinggi

5x100x100 bajayangdilas mm Kerblama
8 mm bajajarak angker 50x50 cm

Tebalmin.S cm

5,0 0/o

Permukaan betonlama (setelah dipahat) Besitulangan lama

Gambar91 Potongan Melintang Perbaikan LantaiBeton

38 - 130

KeretakanBeton 202 pekerjaan Sebelum perbaikan dimulai perluuntukmenentukan adalah penyebab retak dan yangmengalami bagian keretakan jika tersebut dibuang perlu. padapelatlantaibeton. Dalamhal ini. Jlkalebarretakantara mm sampal mm : 0.130 . c) Susut. KERUSAKAN . atau gelagarbetonyang retakpadadaeiahgaya lintangyang Oiaiibatfin oleh adanya penurunanpada kepala jembatan maka harus dilakukanpenanganan jembatan kerusakan kepala terlebih dahulu. b) Tutupretaktersebut dengancampuran slurrysemenyangencer. ElemenStruktural Jika retak yang ada terus berkembang maka harus dicari penyebabnya kemudian dan penyebab keretakan tersebutharus dihilangkan. Jika lubangdrainase dindingmaia tambahan lubangharui disediakan Hal tersebutakan membebaskan tekananair pori di belakang dindingdan mengurangi penguapan melalui air dindingbeton. dinding tanahataukepala hal ini mungkin diakibatkan kurangnya oleh lubang sliuranair dinding atauteisumbatnya lubang saluranair dindingtersebut. dilapiskan V c) Kemudian tutupbagian tadidengan V adukan semen atauepoksi.Jikasuaturembesan terjadimelewati air penahan jembatan.5 mm lebarnya : a) Bersihkan retaktersebutdenganmenggunakan sikat dan kemudian ditiupdengan anginyangbertekanan. Setiaptulangan yangterekspos harusdilapisi denganfofipori pengisi retak epoksi untuk mencegah korosi. CARAPENANGANAN : BagianNon StrukturaldanRetakNon Struktural Jikaretaktersebut lebihkecildari0. b) Gunakan perekat atau epoksi yang telah disetujuioleh Direksi yang kemudian padasisibagian tadi. Misalterjadinyapada gelagar kereta-kan yangdisebabkan penurunan jalanpendekat adanya pada yangmengakibatkan gaya aOanyl kejuttambahan.2. b) Tidaksamanya penurunan yangterjadi. Apabila dibuatlubangsaluran tambahan air denga-n caramengebor dinding. penurunan lebihlanjutharus dicegah perkuatan dengan fundasi.2. pertanyaan Sejumlah harusdijawab yaitu: a) Apakahyangmenyebabkan keretakan ? b) Apakahdidapati pergerakan padakeretakan tersebut? Keretakan dapatdisebabkan oleh: a) Beban yang berlebihan pada elementersebut. terutama d) Kualitas betonyangrendah. 7. 39 .5 3 a) Bentuklah padabagianretakseperti hurufV sampai kedalaman kurang lebih5 mm kemudian bersihkan bagian tersebut.Dalam hal ini harus dilakukan perkuatan ataupembatasan yangditerapkan muatan padastruktur. makakehati-hatian harus diambil yangtereklos membuka tulangan terhadap korosi.

130 .5Mpa.5Mpa.5Mpa e) Nilaikondisielemen yangbersangkutan adalah 2.5Mpa.25mm dan mencakup daerah kurang dari30%dariluaselemen yangbersangkutan. makaelemen harus diperkuat ataubeban dikurangi.SMpa dari d) Mutubetonpadagelagar. yangbersangkutan elemen 0 Nilaikondisi adalah 3. tidakkurang kepala pilar dari17. kurang kepala pilar dari17. tidakkurang kepala pilar dari 17. b) Tidakterjadirembesan atauadanyabocoran air. e) Nilaikondisi yangbersangkutan elemen adalah atauS 4 perbaikan Prosedur untukmenangani keretakan padajeniskriteria betontergantung masing masing elemen. Gambar102(al Lantai Beton yang Retakdan (b) PerbaikanLantai Betonyang Retak Kriteria-kriteria padaelemenbetonyangfungsinya keretakan struktural dibagimenjaditiga yaitu: bagian Kriteria| : a) Lebarretakberkisar antara0.Jika retak berkembang pada daerahgaya lintangatau momenmaksimum. d) Mutubeton jembatan. c) Mutubetonlantaitidak kurang 22. jembatan. e) Mutubeton gelagar. jembatan.1 mm sampai 0. Jenispenanganan sesuaidengan kriteria adalah sebagiiberikut: 40 . Kriteriall : a) Lebarretak kurangdari 2 mm dan mencakup daerahkuranglebih50% dari luas yangbersangkutan elemen b) Tidakterjadirembesan atauadanya bocoran air c) Diperlukan suatuperkuatan yangdisebabkan terjadinya bebanyang berlebihan yang tidakdapatditerima oleh lantaiatau gelagarakibatmutu betonyang tidak sesuai denganpersyaratan d) Mutubetonlantaitidak kurang dari22. Kriterialll : a) Lebarretaklebihbesardari2 mm dan mencakup daerahlebihdari 50o/o elemen luas tersebut b) Terjadirembesan atauadanya bocoran air c) Mutubetonlantaikurangdari 22Mpa gelagar.

Jarak setiap perletakanpipa penyuntik padalebardandalamnya tergantung retak. pert<uitin tersebutdapat berupapelat baja yang direkatkan ploa-bagian Sawahpelat lantai ataubalok. Jika terdapatminyakatau gemukpada bagiantersebutharusdi-bersihkan dengan thinner. b) Pasangkan pipa penyuntik ditengah-tengah permukaan yang retak dengan menggunakan bahan penutup (sea/).lihatpenanganin untuk Kerusakan201. e) Setelah selesaipenyuntikan bahanepoksimengering dan dalamwaktuyangtertentu. ini berfungsi hal untuxmempeikecii yangada. kemudian lepaskan kembali alat-alat suntikan dan bersihkan kembali-bahln-bahan penutup retakan. Rekomendasi penanganan perbaikan retakdengancara suntikan epoksiadalahsebagai berikut: a) Bersihkan semuajenis kotoran. b) Kriteria ll . Bentuk keretakan yangseringkali lain jenisretakyangtidakberaturan ditemui adalah dan padaumumnya padalantai dijumpai jembatan. 0 Bersihkan permukaanbeton yang sepanjangretakan yang diperbaikidengan menggunakan gerindaatau denganmelembutkan bahan penutupdengaapi dan mengelupaskannya. jalur retakan c) Tutupisepanjang antaraalat penyuntik denganmenggunakan bahan penutup (seal)atau pastaepoksidenganlebar5 cm dan tebal3 mm Oanditunggu sampai mengeras. batas sJhingga apabiia 'bersangkutan keadaan terjadimaka betonpada elemenying ini haruJdibongkar untuk kemudiandipasangkembalidengan beton yang sbsuai persyaratan dan ukuran serta bentuknyaseperti aslinyadengan mempertimbangkan sebab-sebab terjadinya keretakan sebelumnya.perbaikankeretakandengan menggunakan metoda suntikanbahan perekat epoksiditambah perkuatan dengan untukmenahan gayamomen ataugaya lintangyang tidak dapat ditahanlagi oleh elemenyang OJrsangkutan. bentangan c) Kriterialll .bekasbetonyang tidak sempurna atau sejenisnya yang menyebabkan terjadinya pada retak denganmenggunalian kontaminasi si(at kawat atau gerinda pada daerah selebarkurang lebih 5 cm sepinlang retakan tersebut. d) Pasang alatpenyuntik dengan kuatpadapipapenyuntik pompakan kemudian bahan epoksikedalam penyuntik alat dengansuatutekanan yangterteniu sesuaidengan spesifikasi bahan. CATATAN Semuaspesifikasi : yangdisyaratkan pabrikpembuat oleh bahanepoksiatau bahanperekat untukretakharusdiikuti.a) Kriteria | .dalamhal ini mutubetonsudah tidakdapatdipertanggungjawabkan lagi. Jika lalu-lintaspada jembatan tidali dapat ditutup maki perbaikan 41 . pelat biasanya tersebut berfungsi untukmenahanlaya momen ataugaya yangberlebihan. juga lebarkeretakan sudah melampaui yangdapatdiperbaiki. Apabilaterjadi sambungan intara permukaan beton lama dan beton baru maka hal tersebutdapat ditanganisesuai dengan penanganan kerontokan padabeton dengan Kerusakan 201. lintang perkuatan juga berupJmenamOan tersebut dapat balok-bala atau gelagarpada bagianbawahlantaihal ini disebabkan adanyamomenyang yangtidakdapatditahan berlebihan olehlantai.makapenanganannya dapatdilakukan dengan cara penanganan retaksebagian atau pada mutu betonyang rendah.perbaikan keretakan denganmetoda suntikan bahanperekat atauepoksi sehinggabeton dapat berfungsi kembalidan menjadisatu kesatuankembaliserta berfungsi sebagaimana mestinya.130 . beton Jika yang retakhanyasebagian saja.

2-4.dilaksanakan dengan cara penanganan dengan mempergunakan bahan yang tidak terpengaruh gerakan oleh yangditimbulkan bebanlalu-lintas juga bahin tersebut oleh dan haruscepal mengering dalamwaktuyang tertentu. CARAPENANGANAN : Jika kerusakan disebabkan oleh reaksikimiawisepertikarbonisasi atau seranganklorida makg diperlukan pengujian untuk menetapkan luas dan dalamnya daerahyang terkena untuk kemudian dapatditentukan pembongkaran.Biasanya jenis Oanai perekattersebut mempunyai harga.Pecahatau Hitangnya 20S BahanBeton CARAPENANGANAN : a) Angkatlah elemenyang mengalami gaya tersebut kelebihan akibatpecahnya atau hilangnya sebagian elemen dari tersebut. c) Bilamana bagianyang pecahtersebut penggantian.maka oleh dan tidak pengecatan sealent dengan yangdisetujui bahan padabagian beton.130 . b) Gantilah bagianyang pecahtersebut denganbahanyang sesuaispesifikasinya atau yangserupaatausamadenganbentuk yangditetapkan dan ukuran dalamspesifikasi aslinya.5. 7.atau _las terjamin dengan baik. c) Setiapbesi tulangan yang mencuat harusdipotong palingsedikit20 mm di bawah permukaan betonkemudian beton diperbaiki sesuai dengan Kerusakan 201.2. Mungkinperlu membongkar sebagian betonagar terlihat yang tidak ber[aratguna besi tulangan penyambungan tersebut. 7.2.Aus.KorosiTutangan 203 Baja CARAPENANGANAN : a) Bersihkan karatyangadapadabesitulangan b) Jika setelahdibersihkan ternyataluas tulanganberkurang -fanjang maka pada hingga 20o/o bagiantersebutharusditambah y-ang tulangan baru dengan sambungan kuranglebih300 mm padamasing-masing ujungnya dengln menyamUung kaniya secaramekanis yang baik sehingga pemindahan gaya yang ala tetip . Perubahan 204 akibatCuacadan Umuratau Penurunan Perlu diadakanpenilaian untuk menetapkan apakahelementersebutperlu digantijika kerusakan sudahmulaimenyeluruh.KERUSAKAN . KERUSAKAN . mahal. KERUSAKAN . 42 .3. banyaknya Jikakerusakan disebabkan karbonasi kedalamannya lebihdari25mm. Dalamhal ini direksiharusmemperhiiungkan manayanglebihekonomis dalam penggunaan bahanperekat.Posisi sambungan bagian atau sambungZn naiuslitempatkan di luar daerah dimana besi tulanganyang berkarat teriebut.tetapi mempunyai keuntungintanpa menutuplalu-lintas YffQ yangada. memerlukan maka hubungan permukaan antara yangbarudan yanglamaharusditanginisebagaimana diuraikan padaperbaikan padaKerusakan 201. dapat dilakukan luar Kerusakan akibat lain keausan beton diperbaikidengan seperti padaKerusakan cara 201. 7.

Situasibebanyang berlebihan harus dihindarkan dengancara mengadakan pembatasan muatandi atas jem. Perbaikan ElemenBaja Bajaakanterkorosi apabila tidakdilindungiterhadap dan air.olehsebabitu bajaharus udara dilindungiterhadap terjadinya karatdengan carapengecatan galvanisasi. bagianyang mengalami gaya yang berlebThan harusdiperkuat.) Besarnya ketereksposan terhadap udaralautataubahankimialainnya (daripabrik) c) Besarnyaketereksposan terhadapair atau adanya uap air yang td4eOaf(paOa sambungan sebagainya). dan 7. biasanya diperbaiki gesyaidengankerusakan akibatbebanyang berle-bihan (contoh. 43 .2. Lendutan yangterjadi padaelemen betonakibat yangberlebihan beban sering berhubungan dengankeretakan atau pecahelementersebut.ilamana terjadilendutanakibat bebanyang berlebihan.7. maka diperlukan pemeriksaan khusus untuk menentukan atauvotume luas keiusakan. lendutan dan Pergerakan Acuan Jika acuan bergerakmengakibatkan terjadinya keretakan dari elemenyang bersangkutan makahaltersebut dimasukkan dalammasalah yangberlebihan. atau Lapisanpelindungyang bergalvanis mempunyai umur yang terbatas. Perbiikanharusdilakukan sebagaimina yangdispesifikasikan untuk Kerusakan atau Kerusakan 201 202.6. KERUSAKAN . Jeniskerusakan akibatkecelakaan lain yangmengakibatkan lendutan.130 .batan.Umur lapisan pelindung tersebut tergantung beberapa dari faktoiantaralain : a) Ketebalan ataugalvanis cat b.3. CARAPENANGANAN : Bebanyang berlebihan B. beban Jika tidakterlihat adanyalendutan yang berlebihan makatidakdiperlukan perbaikan atau suatu tindakan. Tumbukan Kerusakan akibat tumbukan secara normal berhubungan dengan sandaran. Hal ini dapatdilakukan denganmenggunakan gelagar tambahan gelagar memanjang.Lendutan 206 StrukturJembatan Lendutan yangberlebihan darielemen mungkin disebabkan : oleh a) Beban yangberlebihan b) Tumbukan c) Pergerakan acuanbetonpadasaatpengecoran. yang Sandaran rusaknormalnya harusdiganti karena terlalu lemah untufmenlhantumbukan berikutnyi.Bebanyang beratsekali jatuhdaritrukpengangkut yangmenyebabkan padagelagar tjntai. diganti ataudiperbaiki. atau pelekatan pelatbajatergantung padaelemen yangakandiperkuat.

Bagian selimut beton tersebut harus masukkuranglebih 0. mungkin tebihbaik untukmembangun dindingbetoJr untuk memasukkan semua tiangdalamkelompok tiang. 10 pengecatan Sikfus ulang sekitar . advis ahli strukturharus dicari untuk menentukan tipe perkuatan yang tepat sebagaimana suatusokongan sementara diperlukan prosespekerjaan selama per:kualan. Pengecatan harusdilakukan sesuaidengan uraian untukKerusakan 301. c) Menambah struktur bajalain d) Membuat perkuatan dengan prategang kaber padabagianbawah jembatan Hal tersebutdi atas akan diuraikanpada Kerusakan 303. Jikaturapbajatelahterkorosi makaturapbajatersebut harusdibersihkan dicatdengan dan sistem yangmengandung cat aspalyangcocok. las dan dilas Perkuatan hubungan dapatdilakukan pengelasan dengan pelatpengaku.5 meter di bawahdasar su-ngai lampai denganmuka air tertinggi haruslebihbesar300 mm diameternya dan daripadJdiameter tiang.Selimut harus dirangkai dan betonditempatkan dalamcofferdam di tuiap baja. Bagian-bagian strukturbaja yang rusak (bengkok) akibat adanyabeban yang berlebihan harusdiperbaiki denganmengadakan perkuatan sebagai berikut : a) Penambahan pelat pengakudenganmelakuianpengelasan (pada sayap bagian bawah) b) Menggantibagian struktur baja tersebut dengan yang baru yang mempunyai kekuatan yanglebihtinggi. Bautdan pakukelingyang pecahatau berkarat harusdig.130 . Perkuatan padapilarbajadalambeberapa kasus dilakukan dengan memperbanyak pengaku melintang.10tahunmaksimum 7 disarankan bagijembatan-jembatan bajayangterekspos denganudarayangmengandung garampadadaerahdekatpantai. Pakukelingyang lepasharusdiperbaharui. Bagianstrukturbaja yang terkorosibe. WarnaStandar !a!am banyak Departemen Pekerjaan Umumharusdigunakan. kasus.anti denganbaut yang baru (denganukuranyang sah-ay.1s tahun 10 c) Permukaan yangdicat(dilapangan) bertahan sekitar tahun. Bagian yangpecahharusdipotong h-u-bungan kembali.7 tahunmungkin oipjrl-uran. atiu diperrlat oenjan p"r"rrng"n _dilaskan pelatsebagaimana diuraikan untukKerusakan 302. 44 .' Semua elemen jembatan baru harus dicat untuk Kerusakan301 sebelum dilakukan pemasangan. mututinggitidak Baut bole-h dilunakan kembali.Dayatahansistem pelindung inipadaumumnya lapisan baja : a) Permukaan yangdigalvanis yan! diredam panasdipat bertahan sekitar1s-2otahun b) Permukaan yangdicat(dipabrik) dapat bertahan sekitar . Bagian-bagian struktur baja yang retak harus diperbaikisebagaimana diuraikanuntuk Kerusakan 305. Jika seriua tiang dalam pilar adalahuntukdilindungi.rat harusdipotongdan baja baru yang mempunyai ukuranyang sama dengandiberip"ng"k.baut tersebutharus dikencangkan. Jika pilar baja rusak berat akibat korosi pada permukaan maka pilar tersebutdapat air diperbaiki jalanpemasangan dengan selimut betonbertulang. "lika baut lepas. Sebelumpekerjaan perbaikan dilakukan.siklus5 .

P. korosi 45 . harusdiambiluntukmencapai tingkat yangdiperlukan penyiapan dari permukaan tanpamenyebabkan padapermuk-aan kerusakan bajaatausifat-sifat bahan.Pasir atau grit yang berlebihandapat mengakibatkan permukaanbaja menjadi sangat kasar yang manl tidak diharapkan. b) Pembersihan denganpemanasan Penggunaan untuk membersihkan api harus dikendalikan agar hanya cat saja yang menjadilunak atau mulai terkelupas.Penurunan 301 Mutu LapisanPelindung terhadapKarat Penurunan mutulapisan pelindung dapat ini disebabkan : oleh a) Umur b) Lingkungan korosif c) Pemakaian d) Tumbukan e) Kualitas burukpadapenanganan awal 0 Vandalisme CARAPENANGANAN : Penanganan pelindung akansangat lapisan baja pada: tergantung a) Besarnya masalah b) Lingkungan c) Tersedianya sumberdaya d) Tipelapisan yangsudah ada Metodapenyiapanpermukaan Pembersihan harus dilakukanpertama kali dengan mencuci dan menggosokdan menggunakan salahsatudariyangdiuraikan berikut : ini a) Sikatkawatyangdapatberputar secara mekanis b) Alat penembak pneumatik runcing c) Pembersihan pemanasan dengan d) Pembersihan dengan sikatkombinasidengan semprotandi lapangan e) Pembersihan dengan .7'3'1. Pembakaran tidak boleh dilakukan fada iatu tempat saja sebab dapat mengakibatkan menjadi baja panas danmulaimeleleh. KERUSAKAN . Pembersihandengan semprotan bahan abrisif. merupakin suatu pekerjaan yang berbahaya perlindungan dan khusus pekerja untuk diperlukan.di bengkll sikatkombinasidengan semprotan Untuksemuacara pembersihan perhatian tersebut.engecatan dengan cat dasar harus diterapkan sesegeramungkinsetelah permukaan dibersihkan dipersiapkan. Pembersihandengan semprotan abrasif .dan alat penembak pembersihan yang terlalulama padasatu tempat akanmenimbulkan goresan padapermukaan. dan untuk mencegah permukaan.. Pencegahan harus yang dilakukan meliputi : a) Sikatkawat.130 .

baikuntuk pekerjaan ukuran menengah. Pengecatan dapat dilakukan dengan kuas. makaelemen harus diperbaiki permukaan dan dicatkembali seperti Kerusakan adaterbatas yang oaniffi Kerusakan dengannilai1-2 Kerusakan dengan nilai3-4 Kerusakan dengan nilai4-5 Pengaplikasian Gat Catdapat diaplikasikan dengan menggunakan : a) Kuas. dasar ke cat alkydsincchromate b) Lapisan 2:40 mikron. b) Penyemprotan udaranormal.Pekerjaan luarcakupan pemeliharaan di rutinkecuali masalah sandaran tiangsandarannya.baikuntukpekerjaan pemeliharaan rutin. Cat akhir .JenisAlkydenamel. korosi Jika ringan. ke lapisan dasar alkyd c) Lapisan 3 : 35 mikron.JenisAlkydzinc chromate Ketebalan mikron 40 (minimum) . Unt.Sistem pengecatan digunakan yang harusmerupakan suatu cat dasaryangsederhana cat akhirsebagai dan berikut : . Jika pengencertambahan digunakan untukmemfasilitasi penerapan. ke lapisan enamel alkyd 46 . korosi Jika elemenbajamenyebar. Batasanbaik untukketebalan film basahdan keringdapatdigunakan untukmemeriksa keseragaman ketebalan dan cat. kemudahan kemudian ketebatan basahperlu film untukdiperbesar. Ketebalan mikron (minimum) 50 puladigunakan Dapat sistem yanglainuntuk cat Masalahnya bersifat umumdan korosiberpengaruh terhadap baja. Cat dasar. c) Penyemprotan hampaudara.terutama baik untukpekerjaan beslr dimanabidang luasharusdicat (contoh Jembatan Gelagar BajaJepang).Tabel18 NilaiKondisiKerusakan padaBajadan Garapenanganannya pelindung harus dibersihkan dicatsebagai dan bagian dari Pemeliharaan Rutin. dan Sandaran dapat ditangani sebagaimana diuraikan atas di Kondisi elemen-elemen harus diperiksa. SistemPengecatan yangnormal.130 . makaelemenbajaharusdiganti daripada dipelihara. Ketebalancat diukur berdasarkanketebalanfilm kering. Pembersihan dari daerah yang terkena efeknyadapat dilakukan dengancara mencucidan penyikatan dengan sikatkawat.g! lingkungan ketebalan lapisan kering cat akhirminimum mikron yang 150 terdiridari : a) Lapisan 1 : 40 mikron.

pengecatan Sistem yangbaruharus sesuaidengan pengecatan sistem yangsudah ada. dilakukan ii) Pengurangan Tegangan Bagianyang Lemah tegangan yanglemah bagian dapatdilaksanakan dengan pelat menambahkan fengurangan bajaataumenambah bagian tambahan untuk dapatmembagi beban. Semua bahan-bahan merusak harus dibersihkan secara menyeturuh sebelum pengelasan. dan penutupanjembatan selima pelaksanaan pemindahan ujung contohnya siku ikatan anginpadajembatan rangkabaia. Disarankan lapisan agar dasarepoksi mempunyai ketebalan kering film minimum mikron 150 dan satu atau dua lapisan dari karet berklorinsetiap ketebalanfilm 100 mikron dan 125 .yalg agresif. misalnya membor lubang bauttambahan untuk sambungan.3. KERUSAKAN . Perhatian harus diambil untuk menjaminmetodapengurangan tegangancukup untuk menerima bebandan juga metode tidakmelemahkan-elemen itu aslinya t<emudian Oi hari.mikron digunakan dalam lingkungan berairasin untuk pemakaian pada lingkungan berair asin.d) Lapisan 4 : 35 mikron. Perhatianharus diambil untuk menjaminketentuanyang cukup yang dibuat untuk -dipisang.Korosi EtemenBaja 302 CARAPENANGANAN : Bersihkansemua permukaan yang terkorosi secara menyeluruhuntuk menentukan besarnya kehilangan penampang luas elemen. jembatan menyokong ketikasatu bagiandipindahkan bagianlain dan Mungkin memerlukan desain khusus. Jika kehilanganpenampangkurang dari 15% maka bagian tersebutharus dibersihkan seluruhnya dicatsebagaimana dan padaKerusakin diuraikan 301. 47 -130 . iii)Penggantian Elemen Penggantian elemenyang rusak akan mengembalikan kapasitas bagiantersebutpada kapasitas rencana semula. penopangan khusus.Prosespengelasan harus cocok dengantipe baja. Jikaluaskerusakan melebihi 15o/o makapemeriksaan khusus diperlukan untukmenentukan dengan akurat pemeliharaan. ke lapisan enamel alkyd Pada lingkungan.2.sepertipada daerahlingkungan berairasin maka sistem pengecatan yangberbeda dipergunakan. berikut dapat strategi cara ini digunakan : i) Pembentukan Kembali J.ika daerahcakupannya kecil (kurangdari 200 mm panjangnya) maka kerusakan tersebut dapatdiperbaiki denganmengembalikan pada bentukiernutl denganteknikpengelasan yang sesuai. 7.

Ketikadiusulkan untukmenggunakan pemeriksaan cara pemanasan.3. elemen tidak CARAPENANGANAN : Tabel19 NilaiKondisiElemenBajadan Penanganan yang Direkomendasikan NilaiKondisi Elemen Non Struktural > Nilaikondisi 2 Elemen Strultural Nilaikondisi 1 Nilaikondisi atau3 2 Nilaikondisi atau5 4 yanqdirekomendasikan Penanganan Luruskan atauganti.menjadi sangat kritis masalahnya jika elemen yang mengalami perubahan bentuk dalamkondisi tertekan ataumengalamilentur. harusdiambiluntukmenjamin bahwakerusakan [9ti$ menggunakan lain tidak muncul ketika pendongkrakan atau titik penekanan at-autitik reaksiatau titik pengekangan dari dimana diadakanproses penekanan.tergantung manayang lebihekonomis Dipantau Diperbaiki. Ganti Perbaikan umumnya berisipelurusan yangmanadicapai komponen denganmenggunakan tekanan ataupemanasan kombinasidari atau keduanya. 48 . 9) b) Jikabagian tersebut merupakan Oagian struktural seperti batang tepi atasrangka c) Jikaperubahan bentukadalahperrubahan setempat misalnya a--Oanya tonjolai sedikit padasayapgelagar d) Jikaperubahan bentuksifatnya menyeluruh perubahan Gambar13 ElemenBajayang Mengatami Bentuk Perubahan bentuk.130 .7. perkuat ditunjang. KERUSAKAN . Contoh dari tiga titik dimana penekanan diadakan didesak.perubahan 303 BentukElemenBaja Penanganan tersebut hal padahal-hal tergantung berikut ini: Jikabagian tersebut merupakan bagian nonstrukturat seperti sandaran. harusdibuatdahulu untuk menentukanapakah panas tersebut akan meiugikan sifat-sifatbaja tersebut. perhatian tekanan. Perubahan bentuk dalam sebuah yangmengalamitarik berbahay-.3.

maka beban V"ni berlebihaniersebut harus dihilangkan terlebih dahulu sebelum perkuatan.Tahapini mungkin memerlukan suatu perencanaan khususdan penutupan jembatan sebagian atau seluruh atau kedua-duanya.Untukelemen-elemen kritissepertigelagaratau komponen rangkabaja utama maka aspekyang palingberbahaya dari pefeilaanadalahselamapemindihankbmponen yangrusakdan pemasangan komponen yangbaru.130 . Penunjang penopang atau akandipengaruhi penunjangan untukpanjang efektif darielemen tersebut. diadakan Bilamana lendutan yang terjadiakibat rusaknya komponen karenatumbukan (misalnya batangpada jembalanrangkabaja). Titik dongkrok Titik reoksi Titik peitetokon Gambar14 Pelurusan KomponenBaja penunjangan Contoh adalah: a) Penunjanggelagar yang melendutatau balok kepala melintangantara dua perletakan. 49 . Perkuatan dapat dilaksanakan sebagaisolusisementara atau permanen dimanasuatu komponen yang mengalami lendutan.perkuatan harus sesuaiuntuk menyalurkin Sngka bebanmelewati bagianrusaktadi. misalnya menempatkan gelagar barudi samping gelagar yangsudahada dan memOiarfin gelagai yanglamatetap padatempatnya.Pemilihan secarametalurgi mungkin perludicarisehubungan denganbentukyang mana pemanasan pendinginan tersebut atau baja harus dilakukan . b) Penunjangikatan angin ujung yang rusak pada rangka baja untuk mencegah lendutan. Penggantian akan mengembalikan kapasitaselemen tersebut pada kapasitasstruktural semula. Jikapenting jembatan untukmengharuskan terbuka untuklalu lintasmakalebihbaikuniuk memperkuat yangrusaktadidaripada elemen harusmenggantinya. yangterjadipada komponen Jika lendutan tersebut akibat adanya beban yang berlebihan.

. Penggantian elemenyang rusakmerupakan metbdaperbaikan yang-paling baik-daipasti tetapi mungkinharus menghentikan yang lewat di-jemOatan-selama lalu-lintas proses penggantian tersebut berlangsung.130 .Lubang tadidisJrankan bor Oeritiameier mm. Lubangilah dengantepat ujungying retak.Ukuran darilis haruspiling sedikit samapadatnya dengan bagian asliyang retak. KERUSAKAN . maka periksa setiap sisi bagian tersebut untuk menemukan keretakan. Pelatpenutup biasanyidiletatkan dengan carapengelasan dengan atau baut. ..5. ini Hal dapatdilakukan denganmenaruh balokpenuniang.mehutupi daerahyangbersangkutan.a digunalanuntuk retak yang kecil saja tetapi memerlukan pengeboran dilakukan (misalnya setiapLnam bulin sekali).7.oo. Setelah menemukan ujung retak. dilakukan maka lasnya harusraia sehingga muOan dilakukjnpLngecatan dan pelatpenutup tepat. pelat penutup PerbaikanRetakdenganpemasangan elemenyang rusak.3. KERUSAKAN . Pengelasan sebagaimana lglat penutupdipakaiuntuk memperkuat diuraikandiatas dapat juga dipergunakan jika ingin mendapatnalit yang teroJit<.ratakan kemudian dan dicat. Baiokpenunjang lapit diletakkan tiin disamping elemenyang rusakguna menampung semuadtau s6nagian bebanyang ada. Keretakan tersebut dapatdibentuk diiangani dan sebagai sambungan.lita pengelasan. IO Perbaikan Retakdenganpengelasan jenisini merupakan Perbaikan perbaikan yangpaling padakeretakan umumdilakukan baja.4.KeretakanpadaElemenBaja 304 GARAPENANGANAN : Umum Beberapa penanganan terhadap keretakan padapekerjaan bajaadalahsebagai berikut ' Penghilangan tegangan pemboran dengan padabagian lubang ujung retak o Perbaikan retakdengan pengelasan o Perbaikan pemasangan penutup dengan pelat pengelasan melalui . Pengurangan Tegangan atau penggantian Elemen baj? yang retakdapatdiperbaiki denganmemperkecit bebanyang dipikul.kemudian bor.terpanjang.PatahAtau HihngnyaEtemen 305 Baja CARAPENANGANAN : Jikaelemen tersebut harusada makaharusdiadakan penggantian perbaikan. atau 50 . 7.sepadan dengan bajayangada.3. las Carapengelasin dengan kawatlas harus. Pengurangan tegangan ataupenggantian Penghilangan Tegangan denganpemboran ini pemantauan setelah \t!gt.

Periksalah agar bitang besi cukuppanjang sehingga. Perkuatan Elemen bajayangsalahdapatdiperkuat dengan teknikpengelasan. detail dapatdilihat padaKerusakan 304. pemasangan dan baut pakukeling Pengelasan Jikadipasang pelatpenutup tambahan padaelemenmakapermukaan ataupengaku yang akan disambungkan harus terlebihdahulu dibersilrkan dan dicat.130 . Penggantian Bila penggantian elemenbaja diusulkan makaperludibuatsuatuketentuan atau batasan khususuntuklalu-lintas yang akan lewatdi jembatan dan untukmenunjang yang struktur ada. Apabila digunakan baut.3.Diperlukan suatu penyelidikan secara. Pemasangan Bautatau PakuKeling Lubang bautataupakukelingharusdiborsecara akuratdan bautataupakukelingharuspas denganlubang tersebut sehingga tidakmungkin munculpergeseran sebelum blgian yang barudapatmemikul beban. 51 .khusus mungkin diperkirakanuntuk meletapian seberapa tuas perkuatan yangdimaksud.Hit ini -anliitruftur. c) Penggantian yangrusak.KabetJembatan 307 yangAus CARAPENANGANAN : a) Laksanakanpemeriksaankhusus untuk menetapkandengan tepat besarnya kerusakan. bagian Untuk penanganan.6.ElemenBajayang Satah 306 CARAPENANGANAN : Jika pemasangan elemenyang salahtersebut menimbulkan masalah maka hal itu harus digantiataudiperkuat. makateknikperbaikan berikut dapat dipergunakan: pemasangan ataupakuketing g) Pengelasan.makabiut tersebut harusmlrupit<ai bautdengan mututinggidan harus dikencangkan dengan tepat. memerlukan suatuperencanaan khusus untuk dilaksanakan seorang oleh 7.J. sementara bagianyang lama dilepas dan digantidenganbagianyang Uaru.3. baut padabagian yangbaru b) Perkuatan meringankan atau yangdipikuloleh beban yangpecah bagian ataurusak. pengelasan harui memberikan kekuatanyang diperlukan untuk menyalurkan gaya ke bag-ian tambahan tersebut.7.ika elemenbajatersebutyang patahakandiperbaiki. 7. KERUSAKAN .jepitlahdenganktem pada keduasisi kabeltersebut untukmenahan beban. ini sangatpenting Hal untukjembatanrangkabaja.daerah lemah betul-betul yang tadi tertotong. KERUSAKAN . b) Jika kurangdari 5o/o dari strandyang rusak.

3. kemuOian kembali.8. dipersiapkan kembali. KERUSAKAN . klrusikariyangterjadi dan oiias Jiia -khusus diperkirakan berulang akan kembali makadisarankan dibuat agar yang rencana untuk ini. makakabeltersebut harus diganti. ini makaharusdikencangkan. hubungan Jika tersebut dihubungkan denganbaut mutu tinggi maka baut yang tonggar tadi harusdibuangdan diganti yangbaru. las makaujunglasyangpecah harus dibersihkan.130 . Sambungan Las Jikaelemen yanglonggar tersebut karena yangpecah.Longgarnya 308 Hubungan Baja GARAPENANGANAN : Hubungan Baut atau PakuKeling Bilamana suatuhubungan longgar. baut Jika lubangbaut atau paku kelingmenjadibesardiameternya karenaadanyapergerakan yang longgartersebutmaka lubangtersebutharus diperbesar elemen. CARA PERBAIKAN KABELYANG RUSAK Kobel yong ous Botong besi penguot n :H \/ POTONGAN MELINTANG Gambar (a) Kabelyang 15 MulaiAusdan (b) Perbaikan padaKabelyang Aus 7. simfai adanya ukuran bautataupakukeling yangakandipakai. jembatan gantungharusdirencanakan denganhati-hati. hal 52 .c) Jika lebih dari5Yodari strandyang rusakatau aus atau mulailepasdari ikatannya. lara penggantian \*"1 pemikul Harusdiperhatikan bilamana bebansedang liatinrin dari kabelyang lama k6 rabel yang baru. dengan Bilamana hubunganpakukelinglonggar makapakukelingyanglonggar tadi harusdiganti pakukeling dengan yangbaruataumenggunakan mutuiinggi.

130 . dapat terbuatdari batu yang besar. dan pengamanan Metoda yangterbaik penahan adalah penahan memasang yangsesuai. gerusan.1. pemeliharaan berkaladan rehabilitasi elemenyang berhubungan dengankerusakannya pemeriksaan seperti diuraikan dalampanduan Jembitan. 53 . padadasarsungai Gerusan harus dikenali diperbaiki padatahapawal. Gerusan pada dasarsungaipada umumnya akanterjadiapabilakecepatan aliransungai bertambah besarhinggaaliransungaiOapit mengakib-atkan hanyutnya bahanyang berada padadasarsungai.yang dipakai pengamanan sebagai dasarsungai harusmerupakan bahanpadatdan cukupberatsehingga tidakdapatbergeser padawaktubanjir. bangunan pengamanan gerusan daerah jalai dan suigai. dan timbunan Perbaikan dan Pengamanan Daerah Aliran Gerusan padadasard. Perbaikan DaerahAtiran Sungai. pemeliharaan perbaikan Prosedur dan kerusakan untuk elemen-elemenbawah di ini: (a) Daerah aliran pengamanan sungai. TataCaraPemeliharaan Rehabilitasi dan Kerusakan yang Berhubungan dengan Elemen Umum Bagian ini menguraikandengan detail prosedur dan tata cara pemeliharaan rutin. Pengarahan aliransungaidigunakan untukmempertahankan saluransungaipada aliran yangsamadengan melindungi tebing. Bahan.BangunanPengamanan Gerusandan Daerah Timbunan Pasalini akan menguraikan jenis penanganan mengenai yang direkomendasikan sesuai dengan jeniskerusakah carapenanganan yangberhubrlngan tertentu dengan daerah aliran sungai. Carayang paling umumdilakukan untukmengarahkan-aliran adalah: sunlai yangmelintang pembelok sungai untuk arusaliran sungai. dan 8. (b) Bangunan bawah (c) Landasan balokpenahan dan gempa (d) Elemen bangunan atas (e) Lantai kendaraan trotoar dan (0 Sambungan muai siar (g) Rambu-rambu kelengkapannya.8. padadasarsungai Gerusan seringkali terjadi seLitar pilaiata-u di kepala jembatan.kayu (antira tiang-tiang pagar rayu diisi batu)ataudengan membuat pengaman dasar sungai. 3) Penahan b) Pagar pengarah memanjang. timbunan.baja atau semacam . Bangunan pengaman sungai juga dilaksanakan sebagai pengarah aliransungai.an tebingsungaimerupakan suatumasalah yangseriuskarena dapat menyebabkan keruntuhan-jem batan.

bronjong. misalnya daerah tanahtimbunanltau pilar. 54 .dapat terjadinyaafflux yang berlebihan yangmenyebabkan kecepatan meningkat.pengendapan S01 padaSaluranAir Pengendapan pendangkalan atau sungai dapat mengakibatkan : -mengakibatkan a) Alur sungai menjadi sempit maka. air b) Aliran air normal dan arus sungai dapat berubahdalam bentuk yang dapat membahayakan tebing sungai.Penumpukan 502 SampahDanHambatanpada Saluran Air Kerusakan mencakup ini masalah-masatah sebagai berikut: Penumpukan yangterjadi sampah akanmenambah gayahorisontal padastruktur. Periksalah daerahterjadinya penurunan jembatan hulu jika untukmenstabilkan diperlukan. yang LihatGambar untuk-det-aitnya. c) Bagian-bagian bekaspembongkaran jembatan lamayangmasihberada padadaerah alur sungaiyang mengakibatkan terhalangnya dan-tertlhannya arus aliransungai danyangmembelokkan aliran melawan tebin! sungai ataufund-asijembatan.130 . lebar yang diperkeras yang mana sungai dapat menghilangkan endapanyang terjadi dengan arus aliran sungaiyang ada. groin. tanah jembatan. nil ini dapat Oipikai u-ntut sungai-sungai kecit. timbunan ataustruktur CARAPENANGANAN : Keruklah endapan lumpuryangterjadiguna mengembalikan pada bentuk sungaitersebut yangseharusnya. Jika aliransungaibergerak menyamping diantara gunakan tebing.1-2.8. Buatlahparit rendah. 9l b) Penumpukan sampahpada alur sungaimengakib=at-kan terhalangnya arus aliran sungai ataumengubah arahaliran sungai. dinding penahan tanah. KERUSAKAN . 16 Jembatan Kecil ParitPembersih YangDiperkeras Gambar16 ParitPembersih yang Diperkeras 8.1. Halini akanmenjadi perhatian penyelidikan khusus mungkin dan melibatkan instansi lain.turapatau cara-cara pengamanan guna mengamankan lainnyl daeranyan! penting.1. KERUSAKAN .

bahanpeledak Jika digunakan.1. Pembersihan sampah.Gerusan 503 Saturan Air CARAPENANGANAN : Gerusandapat dikendalikan denganmenggunakan berbagai metoda. kehati-hatian harusdiambil sehingga kerusakan tidakmenimbulkan jemba-tan terhabap yang baru.pemilihan metoda tertentu tergantung padakondisi dan situasi ying ada. KERUSAKAN . 8.perhatian harus diambil sehingga kerusakan tidak munculketikamemlndahkan batangpohonyang besar darijembatan. Gambar18 Beberapa Metodapenanganan Gerusan 55 . Pemindahan jembatan struktur lama di luar cakupan pemelih araanrutindan memerlukan afatkhususataucraneuntukmembersihkan reruniuhannya.130 .umumnya dilaksanakan pada pemeliharaan rutin.3.Gambar17 Tumpukan Sampah SekitarJembatan di CARAPENANGANAN : Sampah dan semuapenghalang yang menyebabkan masalah harusdibuang dari saluran air. Beberapa carapenanggulangan padaTabel20berikut diuraikan ini.

130 . selama Biasanya hanya alur jembatan digunakan pada dengan bentang kecil pembersih Tetrahedron Jikaterjadi gerusan gunanya lubang akibat dan untuk mencegah erosi Rip-rap/ Di sekeliling untuk pilar melindungi fundasi pasanganbatu besar Gambar19 s/d Gambar memperlihatkan 27 dengan yangberbeda.Tabel10 CaraPenanganan Pengamanan Gerusan penggunaan Kecocokan Air sungai yangdalam dan/atau tanahlunak. gandadengan pengisian diantaranya. bronjong. Dapat dibuat pemagaran daribeton. Gunakan pengamanan sebagai fundasi banqunan bawah Broniono yangdangkal fundasi Air sungai dan vanqkokoh Dinding beton Air sungai yangdangkal fundasi yangkokoh dan dimana aliran dapat air dipindahkan selama pelaksanaan Groin Dekat pengamanan tebing untuk tebing dan mengarahkan aliran sungai Pengamanan Penurunan yangdangkal penuh melintang ieleOar dasarsungai sungai. batu turapbaja dan peralatan lainnya Pembuatan Aliran yangdangkaldimana sungaidapat sungai aliran perkerasan dipindahkan pelaksanaan. detailmetoda Tipe Turap Gambar19 Turap 56 .

Sirlu I Eotu80 cm Dio .EA6A>I>AMIIIIW TAMIIAKATA> Gambar20 Bronjong tooi3on &sor Glo|Grslil Pflor JcrnDotqrElsishrn topbq.130 . tGro-lilo t0 cm. Elcvod Glrtsr Sungoi Doeor S Gcrrrqr H'dcngon Bdrar DGor $ngd lri dcngon &tron Do$r $rngd ]blc : Kcccgolonllor$run : t m/Oct (t nhrf Ultrtrt Bolu &sor Yong lcrgolDo. DGo. a cm Bolu Diomcls r 8-12 cm 15 cm ttcrtrtil cm Podr tosot led I:* re rcrBqsi Air lcrcndofr lsd Elcvosi lroso.) Gambar21 Rip-rapatau PasanganBatu Besar llukoAir finggi Perkeroson Beton perkeroson &lu Gambar22 PembuatanPerkerasan LantaidenganBeton atau Batu Besar 57 .

t// \ - | . .-/ _./ \ t\\ S' orohAliron ar--^ @-:-: VlNar LL {*I'u=-ArohAliron J . .-.{30 .-1-- -ts>- Gambar24 Pengamanan DasarSungaiMenggunakan DindingBetondan Dinding Bronjong 58 .Gambar23 Tetrahedra untuk Menghentikan Gerusan Arah Hilir Sungai Biladigunakan yangbesar. batuan makakainpenyaring geotekstildi bawah batuuntuk melindungi hanyutnya bahan hatus.

yangdibangun menonjol dad tebingsungaidan tegak lurusaliransungai. pengendapan mengakibatkan mate.Gambar25 Pengamanan DasarSungaiMenggunakan TurapBaja URAIAN: Pagaryangtegakdan rendahdibangun dalam alir sungaisepanjang tebingsungaidan tegak lurusaliransungai.130 .Biasanya strukturini mempunyai luas bidangkurang dari 50% untukmenahan aliransungai. fungsinya dan lebihdiarahkan padapengaman tebing. Groinbekerjasebagaipenghatang aliransungai padadaerahyang akandireklamasi yang padapengendapan mengarah material.Pagarini merupakan jajarantiangdan penahan horizontal tetapi ada bentuklainjuga yangefektif. (c) Groinyangtidakdapattembus Gambar26 Groin dan Penghalang 59 .ial dantumbuhnya tumbuhan. Perbedaan penehanini dari kerbadalah dari lebihpendek(tidakpanjang) dari tebihtinggi dari penahan. bronjong dll) Groin menghalangi aliranpadadaerahyangakan diperbaiki. Bangunan dapatmemperlambat ini aliranyang menyebabkan menyumbatnya sedimen dan pembentukan tebingsungaibarudalamalur sungai (a) Penahan yangdapattembus URAIAN: yang Bangunan tembus biasanya air merupakan pancang tiang-tiang dan kayuyangdipasang padadasarsungai. (b) Groinyangdapattembus URAIAN: yangtidaktembusair dibangun Struktur dalam dasarsungai.menonjol tebingsungai dari umumnya tegaklurusterhadap aliran Struktumya biasanya kaku(misalnya tiang pancang dan dindingpanel)atiau neksibet (misalnya dindingbatu.blok betonyanglepasan.

130 .Gambar27 Pengamanan DasarSungaiMenggunakan PagarGandadenganlsian Batu 8.4. Jika afflux yang berlebihan disebabkan oleh tidak cukupnyadaerah saluranair .1. CARAPENANGANAN : Jikaketinggian affluxdisebabkan olehhadirnya hambatan makamasalah harusditangani ini sesuai dengan Kerusakan 502. 60 . KERUSAKAN . maka kecepatan jembatan aliranmelewati bertambah sering dan mengakibatkan gerusan. satusatunyametoda penanganan yang cukup memuaskan adalah menambahbeniangan jembatan ataumemperbaiki karakter aliran yanglewat sungai dijembatan. Hal ini menyebabkan naik ke belakang bagianhulu sungaijembatan air di menyebabkan perbedaan q9rle0ry1_ketinggianyangjauh antara huludan hilirsungaijembatan. air sisi ini disebut "afflux". Apabilabesarnya/tingginya affluxini berlebihan.Afftux yang Bertebihan 504 Masalahnya munculapabila tidakcukupnya bukaanpadadaerahalur sungaidi jembatan (biasanya dipilihwaktu diadakan penyelidikan perencanaan) dan atau adinya hambatan padaalursungai tersebut.

yangrapatpadalereng tanaman Sistem manapun yangdigunakan merupakan yangpenting hal pengamanan harus tertanam padalevelyang lebihdalamdaripada levelgerusan ying Oipe-rfirat6n. dinding dengan Perhatian harus diambil untukmenjamin gerusan akhirtidakmuncul. dipadatkan dengan roller atau pelat p_enggetar yang sesuai dan pengiman timbunanO"pat dibangundan dikembalikan perbaikan Teknik timbunan gariJbesar secara padaTabel disajikan 21. 61 . Keruntuhanbesar timbunan seperti retak yang berarti penurunanyang dalam atau kegagalan gelincir besaradalahbentukseriui da-n pemeriksaan memerlukan khususoleh ahliuntuk ditentukan penanganan tepat. Masalah initidakmeluas l"pai dan diperbaiki pemeliharaan dengan rutin.Jikadilakukan pemasangan permukian taludbetonmakl p-erlriOiUuat lubang drainJse jarakyangteratur. Bebe. Dinding (gabion) bronjong harus dipasang sesuaidengan pemasangan bukupetunjuk bronjong yangdikeluarkan pabrik.2.8. Perbaikan dan perlindungan Timbunan Gerusantimbunanumumnyamuncutsekitarkepalajembatandan jalan pendekatke jembatan Kerusakan jembatan kepala dapatberupa: a) Kerusakan kecilpermukaan b) Kerusakan akibatgerusan c) Keruntuhan besar timbunan Kerusakankecil permukaan mungkin terlihat sebagai retak kecil perkerasanjalan. Secara umum. diperlukan Jika lapisan geotextile dapatdihamparkan padatebingsebelum lapisan dasar.rapa pengamanan dapatdigunakan metoda yang adalah sebagai berikut : a) Pemasangan taludbatukosong b) Pemasangan taludbeton c) Pemasangan dinding bronjong d) Penanaman.130 . ujung taludselebar mm dan paling 800 sedikit Oigitit meter dilamnyayangkemudian Oengin diisi batu. penurunan perkerasan tonjolan belakang dan ke lereng. yang Tanahtimbunan yang rusakharusdikembalikan dengan tanahpilihan.

130 .Tabel21 GarisBesarTeknikpengamanan Tebing Teknik strategi Contoh Pengamanan lereng secara langsung Pengamanan fleksibel .kepalajembatanbetonbertulang .turapbaja . Pengkajian Fleksibelberartimasihterjadisedikttpergerakan Taludbronjong berbeton sementara dengantoleransi tidakterjadilongsoran penuh merupakan penanganan suatu yangmahal. semua .bahan macam-macam . Jadiharus direncanakan supaya kuatmenahan gaya.tiangataudinding .bronjong . Biasanya hanya Bronjong dapatdipakai.tanaman . yang Penerapan jauhdari terbatas apabila terletak jembatan. Gerusanpada bagianujungataubawah merupakan halyangumum Uraian pada Diperuntukan gerusan berat padaujungsuatustruktur pergerakan Kaku: setiap padasuatu mengarah kegagalan.Pengikisan bronjong daerah hilir tTidqk cukupnya Kesimpulan Penggunaan yang luasapabilabafran tersedia perlindungan Cocok untuk kepala jembatan.Kawat anyaman .untuk masalah digunakan panjang yangkecil bila pengikisan pada bagianatastanahtimbunan sajadipakai untuk melindungi asetyang tidakdilindungi.pasangan batukosong .bronjongyang diperkuat Penqamanan kaku yangbersifat Pengaman struktur pengamanan sebagai ujung tebing yangdipakai Bghan berguna pengaman sebagai longsornya tanah timbunan dan tebingdan melindungi tebingserta mentegah gerusan yangterjadi untuk erosi pergerakan menahan tanah dan melindunginya terhadap erosi. Perlindungan yangfleksibel umumnya merupakan suatutekniktidaktetapdan biaya jika bahan-bahannya dapatmenjadi efektif mudahdidapat. Setiaptipe pengamanan fleksibel harus didesain dan ditempatkan denganhati-hati.Pengikisan Penyebab bagian ulung sffi padabagian Gerusan ujung diikuti kelongsoran sesuainya pasangan kosong dengan ukuran batu kelongsoran . asetpenting pada misalnya kepala jembatan. tebing 62 . kepala Karena biaya yangterbatas maka penggunaannya untuk hanya yangrendah.liOakcukupnya penyaringan Tidak aksi .

2.2.1. sungai d) B. c) Ujungsistemperlindungan haruslebih panjangminimum meterdi luar daerah 5 pengaruh gerusan yangterjadi. c) Pertimbangkanlah sistem untuk lain permasalahannya. 3) b) Air permukaandari jalan yang menggeru!tebing pada waktJ bergerakmenuju sungai akibat paritpembuangan yangbaik. b) Yakinkanbahwaada gerusandari bawahdan perkembalngan gerusanyang akan datang ditangani. 500 b) Ujungsistem perlindungan harus benar-benar tertekukke belakangtebing sungai dan terkunci gerusan sehingga dan erositidak akan terjadigerusJnpaOi Oag[n ujungperlindungan. terkena c) Buatpasangan padatebing batukosong yangmengalamigerusan.ua! brynjongdi atas daerahtebingyang terkenagerusan. KERUSAKAN .melindungi jembatan kepala dan daerah tanahtimbunan hendaknya diikuti beberapa prosedur umumberikut ini: a) Dasarsistembangunan pengaman padadasaryang padatdan dikunci diletakkan dalambahan yangkokohpadakedalaman minimum mm.8-2. Setiapkeadaan pemeriksaan memerlukan khususuntukmenetapkan penanganan secara menyeluruh yangpaling baikuntuk daerah tersebut. 63 . tanahpadatebing e) Tanami dengan tanaman untuk padatebing mengikat tanah sungai. mengendalikan 8. Untuk. tidakadanya air c) Adanyapenghalang sungaiyang mengakibaikan di aliransungaiberubah menuju daerah tebing sungai.eronjongini dapatjuga dipakai sebagai penahan dinding yangcuram. s) Bangun h) Bangun tiangpemecah energi. Turap. penahan dinding tanahdaribeton 0 Bangun bertulang.{30 . CARAPENANGANAN : datam pekerjaan 9TVq pekerjaanyang termasukdalam kategoriini dilaksanakan Rehabilitasi. d) Sistemtersebuthendaknya dibangun sesuaidenganspesifikasi pabrikatauatas dari gambar perancangan lokal Arus SungaidenganKecepatan Tinggi Pemasangan dinding beton padatebing bertulang sungai l) b) Tempatkan batu besar(tidakkurangdari 20 kg) pada-sepanjang tebingsungaiyang gerusan.GerusanpadaTimbunan S2i padadaerah Gerusan timbunan dapat disebabkan : oleh Aryssungai dengan kecepatan yangmengikis tertentu tebing sungai. i) Bangun groinuntukmembelokan aliran sungai Air Permukaan dari BadanJalan Buatlah selokan samping atau paritberumput yang mengarahkan dari badanjalan ke air sungai. KERUSAKAN .biasanya turapbaja.HilangnyaBahanperlindungan 511 Gerusan CARAPENANGANAN : a) Perbaiki setiap yangrusak bagian padaperlindungan tebing.

Biosonyo untuh mcncegoh geruson dori boroh tcrhodop perkcrioon pertindungontebing loin Kowot bronjong dimoksu<lkon unluk menquronoi goruson yong otton tcrjodi untuh mcnycdiokonpcrlindungon long sedong bcrjoton.Penghalang Sungai di . pengaman Gambar28 BronjongsebagaiBangunan Gerusan Bogion ujung yong tertekuk ke belokong don terkunci dolom timbunon Gambar29 TampakAtas Pemakaian Bronjong untuk Penanganan Gerusan TanahTimbunan 64 .130 . UMIAN: Bongunonlcrbuot dori to*ol onyomon yono sudoh <lQohonis don tcmudon diisi boiu otou Ooiuon sungoi yong ditotolon di otos olou b€rseb€tohon dosor-sungoi unluk mcnccgoh gcruson podo dosor sungoi otou godo tcbing.Bila Buanglah penghalang.tersebut penghalang tersebut merupakan bekaspilarjembatan lamamakapekerjaan tersebut memerlukan beratuntukmembuangnya. alat Gambar s/d Gambar menggambarkan 28 35 jenispenanganan beberapa untukperlindungan danperbaikan timbunan.

130 .Tebingyong tergerus Tonoh yong kokoh penanganan Gambar30 Potongan Melintang denganBroniong llo L-:h tulongon Uinimum -T-----5O0mm ll tl Feql di boroh kedolomon gcruson Gambar31 Perlindungan TebingdenganBetonBertulang 65 .

-----------------.> --- -gi'{!" ( b ) T A N A M A NS E B A G A IP E L I N D U N G E B I N GT E R H A D A PE R O S I T Gambar33 Pengamanan Tebing 66 . ------------.:-_ _ ----------------. -----------ee-de--------. ----d--e---------\ ----a-e--------_. ----e----e--e---.. (-(1 ) ( . Muko oir tertinqoi_ _ _.- {-s. ------e----- 1 1/2 z I Gambar32 Pasangan Batu Kosongsebagaipengamanan Tebing U R A I A N: Batu pilihan dengan ukuran tertentudipasang pada tebing sungai untuk : Memberikanperlindunganfisik pada tanah tebing terhadaperosi air sungai yang mengalir dan Memberikantahanan pada tebing sungai terhadap kerusakan berat Mungkin diperlukanlapisangeotekstilantara pasanganbatukosongdan tanah tebing ( a ) P A S A N G A NB A T U K O S O N GS E B A G A IP E N G A M A NT E B I N G U R A I A N: Tanamandapat pula berfungsisebagai mekanismestabilisasi utamaatau pengarah pada jenis pekerjaanstabilisasilainya.Hal ini sangat penting terutamauntuk menstabilkan daerah reklamasi.------eee-------e. Pertumbuhan tanamandapat dibiarkan berkembangalami di daerahyang cocok atau dapat juga ditanam dan dipeliharauntuk tujuan tertentu.130 .

sr $flrutu4b l*lsr.fr|rl**k GambarI Pemecah Energi Gambar 36 s/d Gambar 39 memperlihatkan drainase permukaanyang digunakan perlindungan pengikisan terhadap padatimbunan.Gambar34 Pengamanan denganTurap \.130 . 67 .

Jorok setiop Gambar36 DrainaseBetonatau pasanganBatu Gambar37 SaluranLingkaran BajaBergelombang Gambar38 DrainaseBeton Pracetak 68 .130 .

3.130 .{"* Jo\ ?a )o" Gambar39 Drainase Tebingyang Berumput 8.2.Haltersebut adalah a) Keretakan timbunan b) Penurunan timbunan c) Penggembungantimbunan Keretakan Timbunan Keretakan dapatdibagi menjadidalam kelompok yaitu dua a) Keretakan kecilpadalapisan perkerasan b) Keretakan akibatkonsolidasi pemadatan yangterjadipadatanahtimbunan.pergerakan padaskalabesar.Retak atau Penurunan dan Penggembungan Tanah Timbunan Kerusakan pada tanah timbunanmencakup tiga masalahutama yang pada dasarnya memerlukan penanganan yangsama. KERUSAKAN522 . secaraumum Gambar Keretakan 40 dan Penurunan Tanahrimbunan yang sangat parah 69 . dan kelongsoran tebing.

Biasanya pekerj-aan dilakukan-dengan ini memasang yangdicampur aspal terlebih dahulu. c) Pancangkan tiangpancang sepanjang di ujungOaeran longsor atautanahlunak untuk menahangerakanyang terjadi (agar efektif tiang-1is.lengkung pengetahuan seorangahli untuk menentukan yang terbaik. diperlukan pemeriksaan khusus.130 . b) Tambahkan bentangan untuk baru mengrrtnoari kelongsoran. Penurunan yang GukupBesar Penurunan yangdisebakan olehkonsolidasi tanahdalamkegagalan gelincir merupakan hal yap :el!s yangmemerlukan pengetahuan untukmenentufan jJnis penanganan ahli yang terbaik.al dapgtmengakibatkan ini bebankejutyangberartipadabangunan atasjika tidaksegera ditangani. Keretakan yang Cukup Besar Retakbesarmenunjukkan adanyakonsolidasi tanahyang dalamdan pergerakan bidang gelincir yang merupakanmasalahyang berbahaya. Kelongsoran Timbunandan penggembungan Masalah dapatmenyebabkan ini pengurangan jalanjika tidaksegera lebarbadan ditangani.Dimana lenis penanganan terdapat gerakan yangmencurigakan. Penurunan Timbunan Adatigajenismasalah penurunan timbunan ini a) Penurunan karenapemadatan jalanpendekat jembatan disekitar kepala b) Penurunan proses karena konsolidasi pemadatan dan tanahying bbih dalam c) Pergerakan tanahseperti adanya gelincir keruntuhan Penurunan padaBagianJatanpendekat H. Timbunandapat dibangunkembalikan oan distabilkan dengin penyebaran bibit dan 70 . Pekerjaan perbaikan umumnya dirakukan bagian oleh rehabilitasi Jenis-jenis penanganan yangmeliputi : a) Meratakan gunamengimbangigaya timbunan gelincir.Bilaterjadipergerakan sepertiitu dicurigai makapemeriksaan khusushirus segerl diusulkan. bidang d) Usahakan pemadatan dengan caradrainalevertikal pasir.CARAPENANGANAN : Keretakan Ringanpada Lapis permukaan Menutup keretakan pada lapisanperkerasan jalan untukmencegah perembesan terjadinya airdanbiasanya menggunakan aspaluntuk menutup bagian ini. Hal tersebutmemerlukan . ataudrainase Penggembungan Timbunan padatimbunan biasanya hasildari pergerakan tanahseperti kelongsoran fgnggembungan tebing dan kegagalan gelincir. pemeliharaan harui meratakanlalan Bagian rutin penlekatagarliendaraan dipat dengannyaman masukke jembatan.t tersebutharus dipancang sampai dibawah batas getincir.

Hal ini iremerlukan masalah pengetahuan seorang ahli untukmenentukan penanganan yangterbaik. Biasanya tanah timbunan tersebutharus dibongkar terlebihdahulusbninggi oieran yang rusik dapat diperbaiki.maka mungkindengan-ca[ membordan harustetap membuka jalan mengamankanpelat muka sehingga denganmelintang tidak bergerak lebihjauh. segera lakukan pemeriksaanlhusus Penangananmasalah penggembungan digambarkansebagaimanapada masalah penurunan 8. Penggembungan dapatdisebabkan masalah ini oleh berikut : a) Sambungan padalembaran pengikat rusak baja ataupatah. Dalambeberapa jika kerusakan keadaan. KERUSAKAN .2. gerakan Bilamana yangdemikian dicurigai.penggembungan panelMukaTanahBertutang s31 Penggembungan panelmukadinding tanahbertulang merupakan kerusakan yangserius. Hal ini mungkin disebabkan oleh timbunan yang dipakai berkuatitas rendahdan kadarair ylng ada dalamtanah berfungsi sebagaipelumas tidak tepat dipadatkan padawaktl pembangunan CARAPENANGANAN : Diperlukan pemeriksaan khususuntukmenyelidiki penyebab yang terjadi. Drainase permukaan jalan harusdisebardi sekeliling daerahyang tidakstabil. hanyaterbataspada daerahyang kecilsaja dan jalan untuk lalu lintas.4. b) Lembaran pengikatbaja tertarikkeluardari tanah timbunan. 41 Penggembungon DindingTonoh Bertulong Gambar41 Perbaikan denganMenggunakan BatangTarik Merintang 71 -130 . Penggembungan yang Berarti Penggembungan berarti yang dapatmenunjukkan gerakan padabidang adanya gelincir atau pergerakan umum timbunan yang merupakan yang serius.penanaman kembali. penanganan Beberapa yangmungkin pada diperlihatkan Gambar danGimbar43.

dengan mengikat.i3Cigerakan pada fundasinya maka diperlukan pemeriksaankhusus untuk menyelidiki dengan tepat penyebabdan jenis penanganannya yang terbaik.ermukaan baru harusdipasang belakang yang panelyang masihbaik..2. gompal atau pecah biasanyadisebabkan oleh salah satu masalah berikut : ini a) Kerusakan padaawalpembangunan b) Sedikitpergerakan padafundasi c) Tumbukan atauvandalisme CARAPENANGANAN : Jika t9r.130 . Gambar menunjukkan 44 contoh penunlangl konsiruksi Jika terdapatbeberapapanel yang rusak mungkindiperlukan untuk mengganti panel tersebut. Gompalatau pecah Tanah. daerahyang menurunmerupakan penanganinyang teiuai[ lira hal tersebut hanyaterbatas badaluasdaerahyangkecilsall. 72 . P. KERUSAKAN . t-axfuanpenge-iuaran air'daridaerah yang lembab.bertulang yang retak.panelTanahBertutang Gambar42 Pemasangan P e n g g e m b u n g o n i n d i n gT o n o h B e r t u l o n g D Gambar43 Perbaikan denganpengangkeran 8.TanahBertulang s32 yang Retak.5.ikatkan kawat tulanganpada kaitan atau sangkutandan bualah-fanel baru. Hat ini dapat di padaGambar dilihat 45.

3.. kestabilan kepala 73 . KERUSAKAN . kepala 8. terkunci podo .Yqng.Angkeryang TidakStabil 541 Angker biasanya merupakan bagian darijembatan gantung.1. Perbaikan Bangunan Bawah mengenaiperbaikanblok angkerdan pergerakan pada pilar dan fasa] ini menguraikan jembatan.3. Tetapiangker dapatdigunakan untuk menjaga jembatan.Dinding tonoh bertulong Droinose dori dinding Gambar44 Penunjangan DindingTanahBertulang Beton bertulon i Ponel penggonti l.130 . ponel yong berdekoton Gambar45 Penggantian PanelTanahBertulang 8.

dilakukan sesegera mungkin. Landasan dan bagiannya harusdibersihkan secarateraturterhadap kotorandan tumbuhan yangtumbuh disekitarnya. Gambar46 Pemasangan Angker Sementara 8-3. . c) Buatfundasi tambahan untuk mendukung beban. lamaataupun Jika padakabelmakaperludiperfratit<an menjamin dikaitkan intuk pemindahan beban betul-betul efektifdan tidakada kerusakan terhadap kabel.PENANGANAN : Diperlukan pemeriksaan khusus untuk menentukan penyebabdan penanganan akibat pergerakan yangterjadipadakepala jembatan dan pilar.CARAPENANGANAN : a) Masalahyang demikianmemerlukan pemeriksaan dan desain khususuntuk pekerjaanperbaikandan desain harus perbaikannya.pergerakanKepalaJembatanAtau pilar osl CARA. Angkerharuskuat dankabelditegangkan dengan wartel muur.130 .Beberapa carapenanganan adalah sebagaiberikut: a) Kurangitekanan jika tanah. b) Tindakan sementara dapatdilakukan untukmenahan yangtidakstabilini angker denganmengikatnya padasuatutiangyang agir laln dari sungaidan kembali dengan kabelangker (lihat Gambar 46). sejajar c) Angkeryang sudahada seharusnya tidakdiputuskan meskipun sudahdipasang angker sementara.4. KERUSAKAN . dan beripelumasan padaKerusakan seperti 601 74 .2. 8. d) Angker sementara dapatdiikatkan dengan angker padakabel. perlu tanahdibuang b) Tahan9e. Landasan bajaharusduagS terhadap karatdan dicatsepertidiuraikan padaKerusakan 301. Perbaikan Landasan dan penahan Gempa Pasalini menguraikan perbaikan mengenai yangberhubungan kerusakan dengan landasan danpenahan gempa.rl!an melintang dengan kabelpengikltjika mungkin.

Kadang-kadang. CARAPENANGANAN : a) Gantilah bautpenahan yanghilang ataukencangkan apabila longgar. KERUSAKAN .batan baja dan beton yang baru di Indonesiamempunyai bentuk penahan gempa.Hilangnya 601 Kemampuan Bergeraknya Landasan pergerakan Hilangnya jembatan dalamlandasan dapatdisebabkan oleh: a) Korosidan lekatan satusamalaindaripermukaan baja. terralu pelat gelincir q) Pautpadalandasan terlalu kencang. Jika karetpenahan gempatersebutmasihada padatempatnya tetapiterdapat suatucelah antaralandasankaret tersebut. sebagian at'au Jemuapenahan gempanya iioat< oipasang padaawalpembangunannya. Gambar 47).4-1. b) Pasanglahkaret penahangempa yang baru-apabila tcaret linahan gempa tersebut rusakatauhilang.4.2. Blok landasan penahan gempakadangkala hilangsebabpelaksanaan yang kurangbaik. 8. d) Tidakcukupnya tempatuntukbergerak jembatan antaraOinOing kepala dengan lantai bangunanatas akibat pelaksanaan yang buruk aiau afibat pergera[an tanah. b) Penghalangan tibatibaketika bautpenahan pinjang. retakatautidakrataharusdiperbarui -rusak dengan adukan epoksi yanq cocok dengan terlebih dahulu membersihkan adukan yang tadi.130 .ersihan permukaandan menqeringkannya harus sesuai dengan petunjukyang diberikan pabrikpembuat oleh mortariporli xnuius tersebut. aslinya untukmenentukan perlupenahan diperlukan tidak. Jikatidakada penahan periksalah gambar gempa. Kerusakanini dapat disebabkanhilangnyabaut-angker penahanatau hiiangnyi faret penahan padabagian antarabalokpenahan gempadai bangunan atas.Jikaya. cara pemb.maka celahteisebuthaius diperbaiki denganmengisikan jarak tertentu mortar_ seperti yangdisyaratkan padapanduan pemasa-ngan barigunan lingg_a (Lihat atas.Blok penahan s61 Gempayang Longgaratau Hilang Sebagianbesar jem. makJpenahan atau terlebutataubagian yanghilang 99mpa harus dipasang sesuai dengan desain semula. BolokPenohen Gempo BolokKepolo Gambar47 BalokGempayang Hirangdan perbaikanBalok penahanGempa 8.KERUSAKAN . 75 .Mortar landasan yanghancur.

Kedudukan 602 yang Tidakrepat Landasan Kedudukan landasan yang tidaktepatbiasanya diakibatkan karenapelaksanaan awalyang tidakbaik CARAPENANGANAN : Bilamana kerusakan disebabkan oleh pelaksanaan yangjelek maka dapatdipilih cara-cara berikut sebagai ini penanganannya : a) Pompakan resinepoksiuntukmengisi lubangantaradudukan betonatau baja denganlandasan karet. ini dapat landasan Hal mencakuppengerjaankembali permukaanmenjadi benar-benar horisontal gurinda dengan atau pelapisan dengan resinepoksimututinggidan memasang kembali landasan baja.3. b) Angkatlah bangunan atasdan dudukan padatempatnya. yang 8-4-4. maka diperlukan pemeriksaan khususuntuk menentukan jenis penanganan secaramenyeluruh ierhadap jembatan tersebut. masalahnya disebabkan oleh pelaksanaan yang jelek maka dindingantaraharus dipahatkuranglebih 10 mm untuk memberikan febnggaran bergerak. KERUSAKAN . Jika landasan tersebut terbuatdari bija makaberilah pelumas. b) Betonretak. Jika baut pengikat terlalupanjang.4. 76 . Terganjalnya atau Tertahannya Landasan Material yangmengganjal harusdihilangkan untukmenjamin agarlandasan dapatberfungsi denganbaik. 20 Baut pengikatyang Terlalu kencang Jika.LandasanMortaryang Retakatau Gompal 603 Penanganan yangrusakakanmengikuti mortar prinsip-prinsip berikut : a) Beton gompal.baut pengkatbawah terlalu kencangmaka baut tersebutharus dilonggarkan agar landasan dapatberfungsi sesuaidenganfungsinya.Kerusakan 202.Kerusakan2}l.maki baut tersebutharusOipotong ajar terdapat kelonggaran sekitar mm antarapbrnrr.ika. KERUSAKAN . Bila kerusakan disebabkan oleh gerakanbangunan bawahmaka bentukkerusakan harus dirujuk oleh pemeriksaan khusus untuk menetapkan jembatan secara penanganan menyeluruh terbaik. Jii<aselimutbesi tulangan terlalu tipismungkin diperlukan paoapeimukaan sealant ya-ng dipahat. Jika masalahnya disebabkanoleh bergeraknya bangunanbawah. 8.rt<aan. TidakcukupnyaTempatatau RuangBebasyang TidakMemadai J.130 .CARAPENANGANAN : Karatdan Lekatan Permukaan yangkelihatan harusselaludibersihkan diberipelumas lihatpenanganan dan untukKerusakan 607.

perekat telahdisetujui yang d) Kemudian yangbarudapatdlpasang mortar dengan mdnggunakan idukan mutu yang mempunyai kekuatan tekan sekitar+OO fglcir-' dalamwaktu7 hari.Pergerakan atau Perubahan Bentuk yang Bertebihan 604 dari Landasan Pergerakan yangberlebihan landasan dari padalandasan dapatmuncul bajasebagai hasil perubahan dari bentuklandasan etastomer. LandasanBaja Masalah dapatdisebabkan : oteh a) Pelaksanaan yangjelek awal padastruktur b) Getaran membuat landasan bergerak keluardari posisinya c) Bergeraknya bangunan bawah CARAPENANGANAN : Jikamasalahnya disebabkan pelaksanaan yangjelekataugetaran oleh awal padabangunan atas maka angkatlah bangunan atas dan kembalikan pioa posisisemuli dan landasan pasang pengikat.5. dan pada b) Landasan mortar lama dipahatsampaikedalaman sekitar20 mm di bawah bagian atasposisi balokkepala.4. T f) Landasan gelagar dan diturunkan padaposisinya.sehingga landasan tidakdapatkeluar dari lagi tempatnya. KERUSAKAN . ada e) Mortarbaruharusdirawat palingsedikit selama hari. maka pemeriksaan diperlukan khusus. dengan hati-hati 8. Permukaan bagianatasnya harusbenar-benar darirata. mungkin dapatberupa baut. lnggi. Gelogor L o n d o s o nY o n o keluor dori pelot Bongunon bowoh Bongunon bowoh Londoson Yono Hompir Runtu6 Gambar48 Pergerakan Berlebihanyang Mengakibatkan Keruntuhan Landasan 77 -130 . Pergerakan yangberlebihan akanmenyebaUt<an keruntuhan landasan baja. c) Bagian yangdisiapkan lapisi dengan bahan. Disarankan piosedur untuk mengikuti berikut : ini a) Gelagar didongkrak ditempatkan posisinya. Jika keruntuhan tidakdapit lagi dihindarkan makaharus penunjang dipasang sementara. Jika gerakanbangunan bawahmenyebabkan landasan bergerak secaraberlebihan.Bilamana kerusakan nilai yangditentukan pemeriksaan jembatan oleh adalah atauS maka 4 landasan mortar harus diganti.

dengan baru. Dimensinyo yong kompok. kepala URAIAN: Dongkrok dotor dopot ditempotkon podo ruong kerjo yong sempit untuk pengongkoton sementoro perubohon olinyemen don penyesuoion.130 .. Kemompuon dongkrok podo umumnyo berkisor qlttoro 5 sompoi t 50 ton sementorb ruong yong diperlukon untuk memosukon dongkrok terieSut bervoriosiontoro 40 mm hinggo 1t5 mm @ @@ I ffi I Gambar Dongkrak 49 Datar 78 .Penggantian Landasanatau pertetakan Penggantian dilakukan dengancara mengangkat gelagardan mengganti yang landasan rusak. siklus pengembolion yong cepot serto mudoh dipindoh-pindoh don songot berguno sekoli untuk pekerjoon pemelihoroon jemboton. Dongkrak tersebut cocokuntukruangyangse-rnpit antaragelagar dan balokkepalapada jembatan.kemompuon tohose yong tinggi. Dongkrak datarkhusus (lihatGambar biasanya 49) dipakai untukjenispekerjaan semacam ini. untukmendislribusifan bebaniada beberapa dan dongkrakserta menghindarkin titik kerusakan terhadapbagianlainnyada1 struktur.Mungkin yang diperlukan untut irenlangratsebaiiin gelagar lainnya di samping gelagar dimana terdapat landasan yangrusak.

g m 6 3 d$$fi h8"$.E o o ctt I E (E -E CL ot N s & i sl 4 F {ss{pa ta E cs € .)J Sc .qlrqfl ?fd O nO a * { tl(t * F tr o o o g ! ED g#6 a lrl C E wt€45* !r: q $.q $$H ESA :6gI.* # r*i E T'ttO6 {: {d . T {r .{ l* E $sistr ssftE SF H i ?rfll Eo.q nl |st h F et G} {i {t ({l .! e rtddr: {\$tnafi -g (g sE ts * IL !: Q s t *?{s(s{t rr.f d t$ I I B.5 sJc E fifts. #l F f{ {{I $t rO t+l $t l|t o i: .q SSFH 8Strq strHF F.x *ao{dt! cC {O O C.'l lrfduft sf. {t x g E o t! (E L * g* oa r$ l- ss(o0.:*F $H te o *sg$ ..' g E! G' f}(l}lLF rFFfi *icxn F s:'rvlt! F?TF o ro t o It QETAO o IE E *i s. sfttr-E H$$$ t $$# B*s$ i0 .t 6 F{ *( G f.# t!! g il d sff8H $ lrl E E H fr8Fg w{l}(3* F 9S s 8&{fi tlil X:lf CH It|& Itl {n f.

sehinggabebanmati mexrjadi nol tinggal beratsendiri dari konsiruksijembatan sangatmembentu tersebut. celah memanjanglcval pergeseran untu"k memungkinkan antara pfit Lapisan bahan syntetietereebut mcmpermudah pergerakanhoriesntal.ng". untukmemudahkan lni parkuatan {acking} dari rcngka baja t*nsebut. $etelahdikupas seluruh hpisan permukaan aspaldan kemudian lantaibetondibsrilapiean hardener antigores perbaikan/penggantian $" Pokerjaan p*rfetakan setelahp*teerjaan {b*aring)dilalqJkan p9ngupa$an overtay pek*rjaan:prndonskt"k€|t aspalseleeai.90 .130 . padadiafragrna Jemhatan didongkrak atau gelagarmelintang. dapatdiperkuat denganmengganti baut dengan tegang*nlebih.15x 51.maka parfu diganii denganyang baru.. Karena keter-batasart tempat. 80 .116. Lebihbaik lagi jika ada pergantian lantaibeton..29meterp€ngurangsn bebanmatiakibatlapiean aspalaverlay eetebal 15cmadalah: x2200kg = 118.lni karena gayasayabateng sangatberkurang.Acuanpenanganan .29 jack 7. batang-batang yang lcarena pengurangan rangka bebanmati gayagaya rtrngka jembatan sscars $gnifikan Juga )fang berkerja pada bafiang-batang berkurang.497. Pengupasan lapisan aspalyangmelebihi l<etebalancm dengan 5 menggunakan pembukadan kemudian dilanjutandengan hamm*r/hydraulic brealter *ehag*i pengerjaan manualmenggunakan cangkul/sekop permukaan beton agar terungkap. $eandainyamekanikal bearing sudah. kamudian pel melegqs psngqnci dan a$ny. Fe4ggarrtiannya prosedur sesuai dengan diatas.a as dicabut.kekuatan gelagar sambungan antara melintang pelatbuhulapakah dan kuatatautidak" 3. pefatpenyarnbung tinggidanmenambah 4. Jika kekuatan sambungan tidakmemenuhi.sangat rendah. "+ 7 x 0.rusak semuanya.5 kg ton.gementara hagianatas jembatantetap terBasang.Demikianpula untuk pengegaan jembatan.Pemasangan komponen baru dilakukan dengan prosedurterbalikdenganya*g disebutksn diatas. diantaraplat landasan dihri suafir lapieanCarinahanxintetik baru diatasnya dipasang kompcnen baru yang lobangnya"rdibuat -tersebr. diinginkan perletakan Fib berfung*isebagairol. pendongkrakan dapat dilakukan pada gelagar mslintang denganrnen*mpaitkan antara fieni bawahdan atai. 0. Fastikanmur peda angkersudah dil*pas. 2. Pekerjaan dilakukan ini sebaiknya sewaktu lapisan overlay aspaltelah dibongkar dan dibuang sehingga bebanyangdipikul lebihringan.tr.kar*na koaiisien gesemyaya. untutlnir-ini fungalcu perludlhihtng. Kemudian dilanjutkan dengan meny*euai*n ketinggian aprit aspaldi bagian 8. perletakan digantidengan komponen yangtelahdisiapkan. Sebagaicontohpadajembatan Callender Hsmilton tffH) tipe ts 15 KelaaA dengan bentang50. Seblah semusbagiannaurah tercabut.

Gambar51 MetodepelepasanKomponenperletakanJembatancH Mstodp Fanggantian: pernbongkaran 1. Melakukan sambungan muai siar 2" Memporsiapkan dudukan yang hmpat dongkr:ak stabildengan cfira rnemhemihkan jembatan bekas keqqJa dari cor-an beton mempersiapkan dan yang dudukan rnortar stabil sietem yang dietas dongkar berupa baja bole kosong dangan !4eryperei*pkan pengaku ketehalanmmdimensi 7 573mmx 100S x 1CI8 y*ngcukufnrasif Oapst rnrn rnm Oan dipasangdandilepas d*dgelagar lerpisah mettntang l\.130 . tahapan Meniadakan lalu-lint*s saat pada pengangkatan jembetan beban 81 . dan bstan kepala $elanjutnya tiaptahapan untuk pendongkrakgn dieiapkcn dapat beberape baje fembar dantumpukan yang kokoh kayu yang disesuaikan trencana dengan pengangkaian.fema*ang dongkak detar deng*n kapasitas tonyang 100 ma$uk dalam ke eelah antara gelagar rnelintang lantai jembatan.

?000 (l(Ers4/1000 frrwts} holtsbajn U --f -' H bck* baJa Posisi dongkraksedet(*tmungkindenganperletakan di a8snya diletakanho** baJauntulcperkuctafigelagar elsmapendangkrakan Gambar Posisi 52 pada Dongkrak Gelagae Melintang Molepask*n bsot psrlehkfin dasar jembatan dua dongknak lokasiyaag 7. Memasangkan t*flon dap*t l*pisan yang diirisiplmn pelat dan eiku sntarf. Mefakuttan baut dasar dan nrur baul atau dan dieuri. dasar besi perletakan 10. Mslakukfin padc dipifih ffingffn$kfitan dengan buah darisisijembatan memanjang terus amh pen$amatan dengan melakukan dan pengontrolan terjadi agar tidak kerusal(an struktural.Melepaskan pin klip dan penghubung danik*bsurah siku alas g. Memasan$ksn d*n pin kcrnbsllklin 11. jembatan s.130 . terakhir penandflanyang kenmng hilang melakuksn baut telah deqgan pengncatan melskukan $. Menurunkan $#npai poeisi dongksffilr pada awal pengencangan prletakan pcntakiksn ag*r tidelr 12. 82 .

"15 \/"t &.Hancuratau Hilang padalandasan Kerusakan dapatdiakibatkan oleh a) kualitas yangjelek bahan b) perubahan akibat umur yangberlebihanbaiktegaklurusmaupun c) tekanan melintang d) penanganan yangburuk e) tumbukan CARAPENANGANAN : Jikanilaikerusakan lebihbesardari3 makapenggantian dilaksanakan sesuai dengan uraian padaKerusakan 604.BagianLandasan 600 yang Longgar Jikabautlonggar makabauttersebut harus dikencangkan kembali sesuai dengan spesifikasi aslinya.130 . KERUSAKAN . Jika landasanrol. Terbelah.4.4. 83 . tidakdapatdikencangkan makabauftersebut Jika lagi harus diganti.Landasanyang Berubah Akibat Umur. KERUSAKAN .Retak 605 Sobek.L* ' u u Di Cot b/- @ Gambar53 ProsesPentatikan dan Pemberian Cat pada Baut yang Telah Dikencangkan 8.7. rgcker pada jembatanBailey atau axle prn longgaratau salahtempat maka bagiantersebutharus dikembalikan pada tempatnya semula dan diikat dengan pengikat untukmenjamin perpindahan muncul tidak kembali.l--ds-"l € F---+F-tst-'t"--*--l . 8.6.

landas rocker an pelat dan landasan gelincir. lain Jikanipelgemuk tersumbat ataurusakmakaharus diganti. siku bila 84 . umumnyaperletakan masih berfungsi ini denganbaik.8. perbaikandapat dilakukan dengan plat mengganti dasar.' Kerusakan berat biasanyaterjadi pada bagian bawah saja. maka yang dilakukan adalahcukup denganpembersihan saja. kemudian bagian-bagian terkoiosi yang dicatdanmuryanghilang dijanti. Kerusakan disebabkan oleh korosikarenakotoran yang mengendap ata-snya.Landasan 602 Logamyang Kering Kerusakan berpengaruh ini pada landasan sendi.8.rol. landasan danas-nya sudahaus. Kerusakan mencakup: ini padabagian-bagian dirancang yang untukbergerak 3) terikatnya b) kerusakan permukaan logim ying tcering c) korosi Gambar54 Landasan Logamyang Kering CARAPENANGANAN : Permukaan bergerak a) Bersihkan semuapermukaan yangterekpos b) Beripelumas semuapermukain ylng oergerak gemuk dengan tebal -bergerak c) Catatlah semua permukaanldndisan yang tidlk . 301 Landasan Sendi Kebanyakan landasan bergerak dilumasi dengancara melalui nipelpelumasan. Bila kerusakan ringa.n. KERUSAKAN . bemuf harusdipompa ke dalamhingga gemuk tersebut keluar dariujung landasan. angkeryang hilangataupun di riur angker yangbengkok karenapemasangan awalyangtid-ak tepat. Landasan yangdemikian perludiberigemukpalingseoifitsekalisetahun.130 . Perletakan Mekanikal Pada.4.rujuk pada Kerusakan untukpenanganannya.

penanganan mungkin yang meliputi : a) Penyambungandengan itow-et oa-n penguncian dua bidang antarmuka bersamaan b) Pemasangan. gelagar.jembaian yaitu: lantai.2. CARAPENANGANAN : Tergantung_pada pemeriksaan desainnya. inidisebabkan :Hal oleh Buruknya arinyemen eremen pembangunan serama awar.erbedaan pergerakan sepanjang sambungan dapatterjadidi dalampelatlantaibetondan diantara bagian dari bagian-bdgian pracetak. pelatdan lantii.Pergerakan 701 Sambungan Memanjang Lantaiyang Bertebihan P. Pelatdan Lantai Beton Kebanyakan lendutanyang terjadipada pelat atau lantaibetontimbuldari kasuslain dan memerlukan penelitian secarakhusus. Penyokongan elemen kayubiasanya amankarena kayupadaumumnya akanmenyebarkan tegangan dengan baik. Penanganan tersebut atasdilakukan bawahproyek di di rehabilitasi.5. KERUSAKAN . gelagar.8.130 .5. c) Memburuknya materialatau laput< yang mengakibatkan strukturtidak sekaku sepertisemula. 8.sambungan freksiber yang padakeduamukanya c) Pelapisan lantai kembalideng-n pelatbeton untukmenyaluit<in beban tersebut d) Pemasangan balok penoping'di bawah gelagar atau pelat lantai untuk mengurangi lendutan yangterjadi. CARAPENANGANAN : Rangkadan Gelagar Penyokongan rangkaatau getagarbeton. d) Kurangnya diafragma ataurangka melintang antaragelagar dijembatan kayu.memerlukan pengecekan desainuntukmenjamin perubahan bahwa tegangan desiin yangdimasukkan aman. dan kerb. Jembatan mempunyai alinyemen lengkung horisontal lebih mudah mengalami lendutan horisontal.LendutanLantaiJembatan 702 yang Berlebihan Lendutan yang berlebihan dapatterjadisecaravertikalmaupunhorisontal dapatterjadi dan padarangka. i"ngrr.lapisan permukaan. Perbaikan ElemenBangunan Atas Bagianini menguraikan penanganan yangdianjurkan untukkerusakan yang berhubungan dengahbangunan alas. 8'5'1' KERUSAKAN . trotoar.ka berlebihan. 85 .drainaselantai. 3l b) Longgarnya hubungan yangmengakibatkan j6mbatan berayun. LendutanHorisontal Beberapajembatan dan jembatan kayu mengalamilendutan horisontalyang lanO.

ar Kabelpenahan dapat dikaitkan pada tiiir kuranglebihsepertiga !5.{30 . pilarberongga dinding dinding dan petengkung. DETAIL BALOK ANGKER ikat a-*d@@sdt EgdU Kayu yang ditanam dengan ukuran sekitar panjang2m diameter3O0mm dengankedalaman1.sekencang penahan tersebutperludiangker denganiapi dengin mengikatkan pada bendayang stabil misalnya pohonbesaratau angkeryangditanamkinpadaiuatu blokyang besar dan stabil ataublokangker kayuyangditanam cukupdalamdan besaruntukmenghindarkan gerakan dalam tanah. b) Pipacucuran c) Drainase permukaan lantai 86 . kepala penahan dinding tanah. m Menambah ikatananginhorisontal bawahuntukmemperkuat jembatan rangka ataugetagar.Untukmenahanlendutanlebih lanjutmakajembatantersebutdapatditahansebagaimana terlihatpada Gamb. Mungkin untuk mengurangisebagian dari lendutan yang terjadi dapat dengan memperkencang wartel uur tersebut.6m Pasanglahrangka melintangyang cukup sepanjang bentang yang ada CATATAN : Gunakan kabel yang cukup kuat dan dapat ditegangkandehgan baik Pasanglah pengaku horizontal di bawah gelagarjika diperlukan denganwarteluntuk Gambar55 Pengikatan dan Tambahan Pengaku untuk Menahan Lendutan Horisontat 8'5'3' KERUSAKAN 711.Pipacucuran dan Drainase Dindingyang Tersumbat Kerusakan mencakup ini tersumbatnya : a) lybang drainase padadinding dinding jembatan. bentangandan dibuat mungkin dengan menggunakanwartelmuur.Kabel .

pipa cucuran 9. perludiperhatikan agar menutupsetiaptulangan betonyang terbukauntukmenghindarkan dari karat'Hal ini dapatdikerjakan denganp6hpisano6siiutangan denjan epoksipengisi retak.CARAPENANGANAN : Drainase Dinding Lubang rembesan dinding harusdiperiksa setiap jika tahundan dibersihkan perlu. Biladibuat. Perbaikan Lapisanpermukaan Jatandan Trotoar P. Jikatidakada lubang rembesan dinding plesteran dan dinding lembab sertanodarembesan terjadipada dindingmaka mungkinoipenuranlubangreribesandinding. Dalam kasus ini pipa cucuran harusdiperpanjang palingsedikit100 mm di bawahgelagaratau batangtrrigit utamabawah. Pekerjaan pemeliharaan berikut harus ini jika dilakukan air merembes ditemukan terjadi atau genangan permukaan di : a) Kemiringan melintang aspal danbentuk drainase bebasharus dibentuk.hendaknya diperiksapatingsedikitsekalidalam empat bulan untuk menjamin berfungsi dengan efisien. rehabilitasi DrainaseLantai pemeliharaan rutin.130 .Hal ini dapat dikerjakan sebagai bagian dari kegiatan perbaikan keciliecara berkala.ada. 50% dari pipa cucuran ditempatkan langsung diatasikatan ingin bawah. Perbaikan dilaksanakan bagian ini perbaikanlecii oleh berkala. Kegiatan ini harus dilakukan sebagai bagian pelaksanaan dari pemeliharaan rutin. melalui lapisan permukaan tersebut. bagianatasjembatan (betonatau kayu)diberilapisan aspaluntukmelindungi beton atau kayu. PipaCucuran Pipa cucuranharus rutin. RangkaBaja CalenderHamilton(RBU). 8.tetap bersih oleh pemeliharaan tersebut. Dalambeberapa kasus. Ujungpipacucuran harusdipindaht<an ini agar tidakterjadipenumpukan kotorandan berkardtnya'ikatan angin bawah. Jika kemiringan iapisanpermukainini cukup makaair yangberadapadapermukaan aspaltersebut dapatmengalii dengan baikdi atas permukaan.Aspal atau lapisan yang disempioikan sifatnya berporidan karenanya dapat a-ir rembes. b) Lapisan aspal yang sudah usang harus diganti secara teratur pada waktu tertentu.lubang rembesan dinding denganmembor dindinguntukmengurangi tekanan.peierjaanini harus dicakup dalamprogram jembatan. dantidakberfungsi -berkarat aus dengan baik.ujunglubangpipa clcuran dan tidak dapat mengalirkan di bawah elemen-elemen air lantaiJembatan.u"gl supaya.6. 8'5'4' KERUSAKAN .kerjaan bahanlainnya tidak menyumbat pipi cuCuian pada permukainlantai.Hilangnya 712 BahanPipaGucurandan Drainase Lantai Bilamana material pipacucuran sudahlapuk.nyak jembatan. Peda ba. 87 . jawab untukmenjagaagar semuasampahdan bertanggung fe.makahal ini harusdiperbaiki.Jika lapisan aspal menghalangi (genangan) air mengalir dalampipacucuran ke makahal itu harus dibersihkan agarairdapatmengalir permukaan dan lantai menjadi kering.

c) Pelapisan lantaidenganlapisan yang lebihmempunyai daya geseryang Yl?ng baik.Untuklapispermukaan betondapat dikasarkan denganalat sepertigergajibetontetapi harus yakin terlebihdahulu apakah selimut beton bagian atas tersebutmencukupi untuk diadakanlagi pengkasaran dengancaratadi sebabkalautidakhal tersebut dapatmenimbulka-n masalahlain yaitu timbulnyakarat pada besi tulanganyang terlihatakibat pengkasaran tadi. karena hal itu akan menyimpan air. penanganan Metode termasuk cara-cara berikut ini: a) Kasarkan permukaan denganmembuat alur. iii) Menggantilapisan aspal yang sudah ada mahal dan mengakibatkan gangguanpada lalu-lintas. CARAPENANGANAN : Penanganan untuk permukaan yang licin harusdiperbaiki pemeliharaan oleh pekerjaan rutin. b) Pekerjaan pengkasaran permukaan dilakukan tadi garis-garis denganmembuat jarak 80 mm dengankedalaman mm. makalapisan aspalyang lama harusdibuang terlebih dulu. uap Jika mungkin bahujalan tersebut harusdilapisi. 88 .Pemilihan agregat sangat penting apabila dipilih cara demikian.yangrusakharus g) Lubang.Lapisanpermukaan 221 yang Licin Masalah dapatmenjadi ini berbahaya jembatan apabila padatikungan tersebut terletak dan permukaan lapisan aspalnya yang licinatau padajembatan lantaikayu yang mempunyai lantai kayupolosmemanjang. 8.130 .6.1. lalu-lintas dan yanngterganggu juga tidaklama. Jika nai ini merupakan suatumasalah. daerah diangkat atauditambal d) Permukaan yangmelendut.Perhatikan padasambungan siar-muai. agregat tersebut naius mempunyai pSV (polished nilai SfoneVatue) yangrendah ii) Penggunaan permukaan epoksianti slip --haiganya cukup mahal dan memerlukan yang khusus. Garispengkasaran dibuat dengan 5 tadi melintang dengan arahlalu-lintas. jika sedang ada pekerjaan Lebih ekonomis pelapisanulang jalan dan jembatantermasukdalamnya. KERUSAKAN . makaharusdibuatdrainase padabahujalanagartidakada uap air yangterjebak didilam struktur bahujalantersebut.Biasanya alat pabrikpembuat epoksitersebut akanmelengkapi spesifikasi untukpekerjaan ini.. meskipun dangkal harus diperbaiki e) Retak-retak harusdi-seal Pekerjaantersebut di atas harus dilakukan sesuai dengan spesifikasidan paduan pelaksanaan pemeliharaan yangtepat. jalan jalan yang tidak di-seal pada jembatantidak dikehendaki Bahu.Halini dapatdicapaidengan : i) Seal dengansatu ukurankerikilhalusyang disemprotkan -biasanya tidak mahal. Jika tidak mungkin.

harus diambil untukmenjamin bahwa teballapisan perkerasan ataJtantai'tidak di berlebihan. makaharus dilakukan : Dilapisidengan bahanberaspal kecil) 3) fiika b) Tanganisepertipenanganan lubbngpadapermukaan keretakan jika yangtefladi lebarataubesar c) Tangani seperti pada lapisan perkerasan yang bergelombangseperti Kerusakan723 jika yang terjadi adalah retak buaya atau retak yang tidak beraturan. Adanyakekasaran padapermukaan aspal. Permukaan yang Retak Masalah keretakan padalapisan permukaan biasanya pemeliharaan diperbaikidalam rutin. makamaterialyang retak harus dibuang.ubang padapermukaan tersebut lantaibeton. setiap arah Masalah permukaan yangkasardiperbaiki pekerjaan dalam pemeliharaan rutin. Pemeriksaan khusus tersebut akanmenentukan apakah pelatlantaitersebut secarastruktur rusak.makadiperlukan pemeriksaan khusus apabila besitulangannya terlihat.{30 .. e) Mengganti yangkasar. lihatKerusakan 201.l. ini Hal dapat jalan: dilakukan dengan a) Meratakan jalanataugrader denganperata b) Memahat yangmenonjol bag. Oanan Jika. Jikaker. (kalau q) Digurinda beton) dengan gurinda mesin d) Melapiskannya ulangdengan aspal. 89 . Permukaan yang Kasar Kerusakan mencakup ini lantaijembatan jalanpendekat dan jarak15 meter dalam untuk jembatan. Setiap lubang padapermukaan lantai aspalataukerikil harus dibersihkan. danlapisan permukaan dikembarikan kondisisemura. pad'a Jikakeretakan berhubungan dengan kerusakan sambungan lantai.kerikil ataulantaibetonharusdiratakan.ian pahatbertekanan dengan ataudengan tangan.Kasarakibat Lubang atau Retak CARAPENANGANAN : Permukaan yang Bertubang Masalah permukaan yangberlubang biasanya diperbaiki dalampekerjaan pemeliharaan rutin. Jikalubang tersebut tidakmengakibatkan terlihatnya besitulangan. sisinya dilapisi dengan lapisan aspaldasar.etakan te_rjadi yang padabagian sambungan siar-muai. makakerusakan dapat ini d'iperbaiki dengan cari p"n"nganan kerusakan gompal beton. lapisan Jlkamengadakan pelapisan ulang dengan perhatian aspat. joint kemudian tersebut diperbaiki-(lihat perbaikan sambungan iiar-muai. kemudian laludipadatkan dan diisi dengan yangsesuai.8'6'2' KERUSAKANT22-LapisanPermukaan yang Berlubang.

6.ng pelapisan Jikamesin digunakan. 50 Penurunan akhirlevelpermukaan sepanjang lantaijembatan harussamadengan penurunan yangterjadi padajalanpendekat. bagian b) Melapisipermukaan dengan bahan anti slip.5. Normalnya lapisan aspailama dipindahkan digintiOenlanlapisan dan barudengan ketebalan maksimum mm.iapisi kbmbalio6ngan aspat atau sealyang disemprot. Sebaohaiini akanmenghindarkan bebantjlut faOa jembatan kepala jembatan di 8.130 .eriroaian rali lengkung) ' ataudimana terdapat lapisan aspalyangberlebihan ataslaniaibeton.Trotoaryang Licin 231 CARAPENANGANAN : Penanganan permukaan yanglicindikerjakan bagian trotoar pemetiharaan oleh rutin. ?y. Untuk permukaan beton.6.8.makaharus 50 diambilsuatu tindakan untukmengurangi ketebalan tersebut. hal ini bisa dilakukan dengan sikat kawat yang berputar secara mekanis untuk menghilangkan yanglicin.3. di CARAPENANGANAN : Timbunan yang Bergelombang Galilah yanglunak. Penanganan dapatdilakukan sebagiiberikut : a) Permukaan disikat dengansikat kawat. perhatian khusus diperlukan sekitar di samdungan lantai aglr tidak timbul kerusakan.Lapisanpermukaanyang Bergelombang 223 Permukaan yangbe. KERUSAKAN . KERUSAKAN . 8. 90 . atau luang semuaaspalyangtedalutebaldan bergelombang aspalyangbermutu Gantilah dengan aspalyangsesuaidengan sp6sifikasi BInaMargaoin sEsuait<an elevasinya denganelevasi yangditentulian jembalan padarencana semufa. Pekerjaan dapat dilakukan ini denganmembuatlapisananti slip dari bahanepoksimahaldan memerlukan peralatanyang khusus. Aspal yang Bergelombang karenaTerlaluTebal jelek.Jikalebihdari100mm.6. material keringkan yangbersangkutan mungkin isi daerah jika dan kembali padatkan dan dengan bahan timbunan yaig baik. makalapisan aspal tersebut harus dibuang untukmengembalikan pemikuian kapasitas jembatan beban rencana Tebalrencana biasanya mm. CARAPENANGANAN : ulangyangberlebihan secara manual ataumenggunakan mesingrader.rgelombang seringkali jembatan berhubungan dengan yangmempunyai tanahtimbunan atasstruktur di betonltau pasangarioatu lmisatnya. Biasanyapabrik pembuatepoksi akan memberikan spesifikasi untukpenanganan tersebut.4.Ketebatan 224 AspatyangBertebihan pelapisan Apabila kembalisudah melebihidaritebal rencana aspal. KERUSAKAN .

8.bangunan jembatan (betonataubaja)akan atas mengembang menyusut atau olehkarena sambungan itu diberikan untuk memberi kesempatan memuai dan menyusut gerakan dengan lang terbatas.7. Sambungan Siar-muai Sambungan siar-muai sering menjadi jembatan perbaikan satutitiklemah padasuatu dan perlu dilakukan setelah beberapa tahun. Dimana elemen hilang daritrotoar harus diganti sesegera mungkin 8. permukaannya dibersihkan.7. Perbaikan Sambungan Siar-muai Umum Bagian menguraikan ini penanganan yangdisarankan terhadap kerusakan yang berhubungan dengan sambungan jembatan.BagianTrotoaryang Hilang 733 Kerusakan termasuk situasi denganpetattrotoar ataupapanyanghilang. siai-muai Karena adanyaperubahan suhu. bahanini harusdibuang.8. lembaran dasarbarudimasukkan fitter din mastik ditempatkai. KERUSAKAN .filler mastiknya rusakatauhilang. Ada banyak macam sambungan tipe siar-muaiyang dibagi dalam ke tigakelompok utama: a) sambungan siar-muaiterbuka (sambungan paling yang sedirhana) b) Sambungan siar-muai yangkedap air c) Sambungan yangkedap dantertanam siar-muai air Bukaan darisambungan harusdijagasupaya tetapbersih dari kotoran dan batuuntuk memungkinkan bangunan agardapatbergerak atas dengan bebas.6.6. Apabila sambungan siar-muai yangkedapair bocormakaharussegeradiperbaiki.{30 .Trotoaryang Bertubangdan Bergelombang CARAPENANGANAN : Permukaan yang Berlubang Seperti Kerusakan 222. Metode perbaikannya tergantung kepada sambungan harus tipe dan mengiiuti penanganan khusus yangdianjurkan olehpabrikpembuatnya. Jika. 91 .6. KERUSAKAN232 . LapisanPermukaan yang Kasar SepertiKerusakan722.dalam sambungan tersebut.

Sambungan 801 LantaiyangKasaratauTidakSamaTinggi CARAPENANGANAN : Tabel22 Penanganan sambungan yang Kasaratau Tidaksama Tinggi Nilaikondisi Penanganan yang direkomendasikan Nilaikondisi< 3 Perbaikan kecil untuk menghaluskanternpat tersebut dengan aspal atau dengan chipping manualyang akan dilaksanakan pada organisasi Perbaikan Rutin.Gunakan metodaperekatin yang baik untuk menempatkan bahanyang baru q3da bidang lama.1. Bersihkan yangkasaratauVangOanannya bagian tidakteraturdan ganti. di Perbaikan periodikdan kecil. Jika berhubungan dengan kerusakanlain dari sambunganlanlai. Pekerjaan merupakan ini bagian dariPekerjaan Rehabilitasi perbaikan dan Besar. = Nilaikondisi 3 Nilai kondisi> 3 8'7'2' KERUSAKAN 802' SambunganLantai yang Kehilangan Kemampuanuntuk Bergerak Sambungan siar-muaitidak dapatbergerak dapat terjadi karena berbagai sebab: a) Pelapisan ulangyangberlebihan yangmengakibatkan tersdnbatnya sambungan b) Batu atau barang lain secara-tidlk diiengaja jatuh dan masuk kedalam sambungan c) Pergerakan bangunan bawahyangmengakibatkan jembatan memendeknya Gambar56 Pelapisan Ulangyang Bertebihan 92 . dan Jika tidak ada kerusakan tain Cengan sambungannya.130 .8'7. perbaiki kerusakanlainnya itu sesuai dengan penanganan yangtepatditentukan gantilapis dan permukaan sepanjang sambungan sebagaimana dijelaskan diatas. Pekerjaan ini biasanya dilaksanakan perbaikan dalam periodik kecil. KERUSAKAN . laksanakan sebagaimina dijelaskan atas sebagaibagiandari pekerjaan.

c) Kasarkan bersihkan dan dengan permukaan baikbidang ianiii jembatan d) Bentuklah^cetakan untuk pemasangan nosing baru sepertitergambar dalam Gambar 59. e) Laburkan perekatepoksiyang sudahdisetujui pada permukaan lantaijembatan yangterbuka tersebut. h) Jikasambungan yangtertutup diperlukan.isan aspalmenurut garislurusyangrapisejauh 250 mm darimasingmasing sambungan.Botu yong mengholongi Gambar57 Batudi dalamSambungan Bergeroknyo bongunon bowoh yong mengokibotkon mocetnyo sombungon Gambar58 Bergeraknya BangunanBawah CARAPENANGANAN : Pelapisan ulangyangtelalu tebal a) Potong lap.130 . g) Rawatlah nosingbarutersebut sesuai dengan spesifikasi. yang barudenganmenggunakan 0 Cor nosin. sisi b) Buanglapisan aspalyang terletak antarakeduamukayangterekspos di tersebut.g betonbertulang yang berserat dan berkekuatan tinggiataubetonepoksi. haka: i) Laburkan perekat padabidang epoksi samping dari sambungan yang baruterbentuk dan ii) Pasangkansealkaret/neoprene. 93 .

b) Perawatan yangbaik darinosing yangbaru. c) Jauhkan lalu lintasdarisambungan tersebut sampaibetonyangbarumencapai penuh. Bagianyang terlepas akan menonjol dari bagian yang terbongkar. Bergeraknya bangunanbawah jembatan Jikamacetnya sambungan diakibatkan karenabergeraknya oleh bangunan bawah. kekuatan Bahanyang menyumbat dalamsambungan B. atau hilangnya bagian sambungan. 8. Lihat Kerusakan 80S untuk penanganannya. < Nilaikondisi 3 Ni l ako n d i si -5 i 3 94 .3h3n sajayangsecara apa tidaksengaja menyumbat masuk dalam ke sambungan harus padasaatpemeliharaan dikeluarkan rutin. KERUSAKAN .3.130 .Kctcboton parkgroson T- l_ Gambar59 Perbaikan Sambungan Lantai Keberhasilan penanganan tergantung dari ini pada: a) Lekatan yangbaikantara pelatlantaijambatan yanglamadengan bahan lapisan pelindung yangbaru.Perbaikan termasuk pengencangan lni baut ataupenggantian pengikatnya hal tersebut jika alat memungkinkan. makahaltersebut pemeriksaan memerlukan khusus untuk menenlukan penanganan tara jembatan secaramenyeluruh tersebut.7..sambunganLantaiyangRusakatau Hitang 803 CARAPENANGANAN : Tabel23 Penanganan sambunganLantaiyang Rusakatau Hilang Nilaikondisi Penanganan direkomendasikan yang Perbaikankecil untuk bagian yang lepas dapat dilaksanakan pada perbaikan kecil dan perbaikan rutin.

Ujung dari waterstop penggantiharus melekatpada bagian ujung Jai Oatrin ying tiOak jika rusak. makaperbaikilah kerusakan tersebut sebagai berikut: a) bersihkanlah darisambungan sisi siar-muai secara baik b) bersihkan dariwaterstop sisi c) laburkanperekat baru pada sisi sambungansiar-muaidan water stop. Bersihkondon kosol*on Dermukoon perekot diteropkon Sebogbi lopison dosolz .7.Metoda2 95 .4.Hilangnya lekatan Hilangnya lekatan terjadi ketika bahan kedap terlepas sisisambungan air dari siar-muai. tidakoipeitu"t<an. d) mungkinperlu untuk memotongwaterstop yaig ada agar dapat membersihkan sambungan denganteliti sebelum dilaburiengan bahln peiekatbaru. Periksalah apakah lembaran kedap masih air diperlukan. PadaGambar danGambar diperlihatkan 60 61 penanganan tipikal. bagian ujung dari yang rusak harJs dipotongpersegi. Jika wafersfop' diperlukan padasambungan lantai.Dalam kasus ini. spesifikasi 8. 9) Pasang d) Rawatmortarepoksibaru.) Terapkan pelekatepoksipadapermukaan yangsudarr beion lioeisinran kembali bajasikudengan mortar epoksiiesuli denganspesifikasi pabrik. inginmendapatkan sealyang efektif. perekat Bahan untuk sambungan lantai harus sesuai dengan pabrik.kasarkan permukaan betonsepanjang daerahyangrusak b. Mungkin tlraterstop yangbaruperludigantijika nosrng barudiperlukan padasambungan lantai lapispelindung baru. Jika buanglah semuawaterstop yangrusak.130 .Bagiansambungan 80s Lantaiyang Rusakatau Hilang CARAPENANGANAN : a) Bersihkan dan.r Sombungon bojo Gambar60 Perbaikan Sambungan Lantai. KERUSAKAN .Metoda1 Mortor Epoksi bogion betorahi kon podo betdr Gambar61 Perbaikan Sambungan Lantai. dan masukan waterstopkembali dalam ke sambungan.

7. epoksi mortar b) Perawatan yangtepatdari bahanepoksibaru c) Tidak dilalui oleh lalu-lintas terleblhdahulu sampal sambungan penuh dari kekuatan epoksiyangbarutercapai. Pertimbangkan penanganan-penanganan ini : berikut a) Penanganan sudah yang disebutkan atas di b) Menggunakan lembar neoprene c) Mengganti susunanpelat gelincirdengannosing betonbarudan lembar karetfleksibel ataudengan pengisi aspal yang mengandung karet Lihat Kerusakan 801. Jikalebarretaklebih d a ri 3 5mm 96 . Seal retakan dengan bahan yangmengandung aspal karet. diantara kedua Kasarkandan bersihkanseluruh permukaan yang terbuka pada bagian atas pelat baja atau lantai jembatan. Jikalebarretaklebih besar mm 5 Tetapitidak lebih besar mm 35 Lapisi dengan perekat epoksi yang telah disetujui pemakaiannyake atas lantai jembatan yang pelat gelincirdan sisi dari aspal yang terekspos. lsilah alur tadi dengan cairan aspal lentur yang panasnya stabil. maka perbaikan diperlukan denganmelakukan pembongkaran blgian beiakang betonatau pengikat memasang atauangkerbaru.RetakpadaAspatdiAtas petatGetincir 806 CARAPENANGANAN : Tabel 24 Penanganan RetakpadaAspal di Atas pelat Gelincir Jikalebarretak kurang dari5 mm Bersihkan retakantersebutdenganteliti dan angkat setiap bahan yang terlepas.Jikaangker dalamlantaibetonataupadadinding jembatan belakang kepala terlepas. Potonglah daerah aspalyang rusakdenganlurusdan buang setiap aspal yang lepas atau butirannya potongan.Jika bahannya tedalu kenyalmaka dapat distabilkan dengan memanaskannya dan menambahkan gergaji. serbuk Biarkan sampai mengeras sebelum lalu-lintas dibuka. dipotong.130 . KERUSAKAN . Keberhasilan penanganan initergantung pada: a) Lekatan yangbaikantara lantaijembatan dengan lama yangbaru.5. 8.

CARAPENANGANAN : a) Jika hilang. 8. c) Jikatidakterpasang. izin 8.pembatas-pembatas 901 yang RusakAtau Hilang Dimana pembatas-pembatas atautinggijembatan lebar rusak.Rambu-Rambu Lalu-Lintas 911 yang TidakTerlihat Kejelasan rambudan marka jalandapatrusakkarena: a) Umur b) Cuaca c) Aus karena kikisan (pada jalan) ban marka d) Tindakan kekerasan dan Marka Jalan 97 .gantilah perekat atau bagian tersebut -yan'g denganpembatas yangsesuai dimensinyauntuk batasan maksimum kendaraan Oolen iewJt pada jembatan tersebut.130 . KERUSAKAN . pasanglah pembatas sehingga kendaraan tidakdapatlewat pembatas tersebut kecuali diberikan khusus.n fasilitas lalu-lintas yangbervariasi padajembatan.Pelot gelincir Gambar62 Aspal RetakSebelumperbaikan Bogion ujung dilopisi dengon lem Kompon bitumen mengondungkoret t af Gambar63 PerbaikanLapisanAspal yang Retakdi atas SambunganLantai 8. b) Jikarusakataubengkok. KERUSAKAN .2. perbaiki luruskan.8.1. PerbaikanFasilitasdan UtilitasLalu-Lintas penanganan untuk kerusakan yangberhubungan dengan P?gilnini menguraika. bengkok atauhilang atau tidakterpasang. ataugantipembatas.8.8.

Hilangnya 912 RambuLalu-Lintas dan MarkaJalan Setiap rambu jalanyanghilang ataumarka penggantian harus digantijika masih diperlukan.130 . Tiang dan SaluranUtilitas CARAPENANGANAN : perekat Gantilah ataubagian yangrusak dansudah tua.8.6. KERUSAKAN 921 .Elemen yang Hilang dan SaluranUtilitas CARAPENANGANAN : Gantilah elemen ataubagian yanghilang tersebut. KERUSAKAN .5.8.3. perbaikan kerusakan kecil danmempertahankan permukaan jalanbersih garislaiu-lintas sehingga dapatdilihat. Tiang 9. Setiap lisaninstansi lain f. 9 TataCara PerkuatanStruktur pada penerangan. Rambu-rambu lalu-lintas harus jika diganti secara berkala rusakberat. KERUSAKANgz2 . 98 . 8'8'4.ermintaan harusditegaskan dalamsuatuperintah tertulis.Dalampemeliharaan dilakukan rutin pembersihan rambu-rambu. tersebut plmeliharaan biasanya dilakukan bagian oleh nutin. KERUSAKAN .1 Umum Padaumumnya jembatan struktur direncanakan untukdapatberfungsi selama masalayan tertentu' Akan tetapi dalam masa layan tersebut sering dij-umpaipermasalahanpermasalahan struktur sehingga memerlukan perkuatan padastruttuijembatan tersebut. 8.Utititasyang TidakBerfungsi 93i Pemeliharaan hanya jika dibutuhkan utilitas jembatan tersebut merugikan Laporkan kerusakan yangterjadipadainstansi yangberwenang untukmemperbaiki ketidakberfungsian memindahkan atau utilitas tersebut. 8. 8. ii) Mutubahanyangdiujisetama pelaksanaan pembangunan jembatan menunjukan hasil yang tidak memenuhi persyaratan segi kekuatan yang baik sehingga memerlukan perkuatan padastruktur. iii) Hasilperhitungan (dengan menggunakan kekuatan bahanaktual) yang menunjukan penurunan adanya kapasitas kekuatan struktur.8.Perubahan akibat Umur pada peneranganan. Permasalahan-permasalahanumum yang yaitu: timbul a) Kesalahan dalamperencanaan pelaksanaan atau : i) Misalkan terdapatkerusakan pada lantaijembatan dari betonberuparetakstruktural yang diakibatkan kurangnya kapasitas struktur (kapasitas di bawah standar pembebanan) sehingga memerlukan perkuatan struktur.

Diharapkan hasildari pemeriksaan tersebut gambaran diperoleh awal mengenaijenis-jenis kerusakan yangada padajembatan sertaperkirainfaktor-faktor penyebabnya.Jeniskegiatan struktur yangdilaliukan padapemeriksaan khuius umumnya adalah : a) Surveipendahuluan Darikegiatan diharapkan ini memperoleh data dan informasi penunjang yangdiperlukan untukmenunjang evaluasi dan analisis data utama.maka i<elas memerlukanperkuatan.atau karenaserangan zatzat kimiawi tertentu yangmerusak (sepertijenis-jenis senyawa asam) ii) Adanya kerusakanpada struktur atau bagian-bagian struktur karena bencana kebakaran. maka akan berdampak pada perubahan pembebanan jembatan. dengan kelas Un-tuk mencapai tahapsuatupelaksanaan perkuatan yang mempunyai struktur hasilyang baikmakaperludilakukan serangkaian kegiatan yaitu: 1.atau gempaatau bebanberlebih yang belumdiantisipasi dalam perencanaan. jalan c) Perubahan kelas Dengan adanya perubahan kelas jalan.130 . banjir.sehingga afin liieroleh analisis atau kajian yang. pada jembatan untuk menyesuaikan pembebinan yang diberikan sesuai jalannya. Pemeriksaan dilakukan ini tanla menggunakan peralatan khusus. ii) Pengukuran pengujian dan a)) Pemeriksaan mutubeton b)) Pemeriksaan mutubetonbertujuan untukmendapatkan yangtepatda1 data-data kondisi bahanyangberpengaruh besarterhadap kekuatan kekakuan dan struktur secarakeseluruhan. menggunakanindra penglihatanmata maupun teropong dan untuk pendokumentasiannya digunakan kamera. Pemeriksaan Khusus Kegiatan inidilakukan untukmendapatkan gambaran yangrealistik mengenai kondisi yangada. 99 .b) Penurunan kinerjabahanatau struktureksisting yang diakibatkan oleh pengaruh dari dalambahan maupun lingkungan i) Adanyapelapukan bahanpadastruktur karenafaktorusia. pada Dengan peningkatan adanya perubahan jalan.mendalam sesuaidengan yang kondisi lJfangan. hanya.Oaiapenunjang di ini meliputi antara : lain i) Datadan informasi penanganan pemeriksaan atau perbaikan yang telahdilakukan sebelumnya ii) Gambar terlaksana iii) Datalalulintas iv) Datalainnya yangdianggap perlu b) Surveilapangan i) Pemeriksaan Visual Pemeriksaan visualdilakukan terhadap jembatan kondisi elemen-elemen struktur dan lingkungannya.

atau i)) Pemeriksaan retakdenganalatPundit atau UPVdan alatpengukur retak j)) Pemeriksaan retakan diperlukan untukmendapatkan yangakuratdan data lengkap mengenaikondisi yangadasehingga retak dapatitiarioilkesimpulan jauh retakan seberapa yangada mempengarunistruktur untukmengetahui serta atau mengindikasikan penyebab terjadinya keretakan. Karatpada tulangan padaakhirnya ini akanmengurangikekuatan daritulangan struktur dan secarakeseluruhan.kriteria kapasitas bebanpikuidankriteria redaman. dan n)) Pengujian jembatan getaran o)) Pemeriksaan getaran jembatan dilakukan untuk mengetahui perilaku apakah jembatan getaran yangada masihmemenuhi getaranlembatan kriteria-kriteria atautidak. dan lokasitulangan. lubang ini 0) Pemeriksaan dilakukan untuk pengaruh mengukur yangapabila karbon penetrasinya sudahmencapai (lebih tulangan besar daritebaisefimut yang beton ada)akandapa.Pengukuran jembatan geta?an menggunakan vibrocorder alat yangmenghasilkan getaran rekaman padakertas fifmdengan sensor berupa yangditempatkan tranduser paaiubentang. sertadiameter.c)) Peralatan yangdigunakan untukpemeriksaan mutubetonadalahdengan alat palubeton.Daripengujian tersebut 100. jembatan m)) Bggjan-bagian yangdiperiksa (kemungkinan kondisinya retaknya) adalahbagian-bagian yangbersifat struktural terbuat dan dari betonyaitukepala jembatan. gelagar pelatlantaijembatan. p)) Uji beban q)) Uji beban dimaksudkan untukmengetahui perilaku struktur jembatan dari dalam menerima bebankendaraan berat(truk)statisdiatasnya. Dengan mengetahuitebal selimut penurunan beton. d)) Pemeriksaankarbonasi e)) Pemeriksaan karbonasidilakukan mengetahui untuk sampai sejauh mana pengaruh karbon terhadap kondisi jembatan.pistolbetondan betoninti. Pengaruh karbon atau kedalaman penetrasi dapatdiukurdaritebalbigian yangbirwarnaungupada pemeriksaan. g)) Pemeriksaan tulangan selimut dan betondenganalatcovermeter h)) Pemeriksaan selimut betondenganalatcovermeferdilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai ketebalan selimut jarak beton. k)) Alat yangdigunakan pundit untukmemeriksa kedalaman keretakan adalah ini yaitualat pengujian Ultrasonic PulseVetocity-UPV untuklebarretak dan digunakan crackmeter yaituberupa kacapembesar untukmengukur lebarretak yangterjadi. kriteria dayalayan. pilar. mutu bajatulangan dapatdiperkirakan juga dapatmendeteksi dan proses apakah karbonasi sudahmencapaitulangan belum.130 . Pengujian getaran dilakukan dengan memanfaatkan bebanbergerak ataulalu lintaskendaraan yangbermuatan beratlewat.t menyebabkan timbulnya karatpadatulangan. struktur beton Pemeriksaan dilakukan dengan melakukan pengeboran jembatan bagian-bagian tertentu yang akandiperiksa. lebardan panjang retaksertaadatidaknya rongga ataukeropos padabetonnya.kemudian yangdibor bagian terseUuiOiberi phenolphetatin sehingga timbulwarlaungupadalubang pengeboran.. f)) Daripengujian denganalat Punditdan pengukur retakini akandidapatkan datadatakedalaman.Kriteria-kriteria getaran padajembatan yaitumelifutikriteria tersebut kekakuan.

studibebanlalu lintasyangada. baik penanganan ltau ferbaikan.akandiperoleh perilaku lendutan gelagar sertaperilaku pendistribusian beban kendaraan padagelagar. Hal yangterpenting dari analisis tersebut adalahverifikasi faktorkeamanan struktur dari tersebut. penurunan padatanahopritdan sekitarnyi dan kerusakan struktur elemen lainnya.pa pada pelat lantaijembatan. maka pada bagian alteinatifpenanganan atau perbaikan. c) Pengujian laboratorium Pemeriksaan pengujian laboratorium dan di akan dilakukan terutamakuat tekan beton padahasilbetoninti di lapangan hal lainyangsecarakhusus dan yangmengharuskan pengujian laboratorium.kbrosidan kondisi tiing pancang.sambungan _retakan siar-muaiyang. reiakanpadapilar. evaluasi dan perhitungan untuk mengetahuikondisi strukturjembatan tersebut termasukkondisi strukturbangunan pelengkaplainnya. Analisisterhadapkerusakanberu. perlemahan da1 kelainanpada strukturlemOitin. di d) Evaluasidan analisis data Setelah data dan informasi yang diperolehdari pemeriksaansecara visual dan pemeriksaan secaradetailatau khususyaitu melaluiserangkaian pengukuran kegiatan dan . maka hal iersebutd'apatdiketahui secara dini.rusak dan kurangberfungsi.pengujian dilapangan di laboritorium.|. peningkatan maupunpemeliharaan.130 . peningkatan maupun pemeliharaan akan-diuraikanmengenaicara dan metoda yangdigunakan padajembatan tersebut. dan maka dilakukan analisis. perkuatan 2. makadilakukan penanganan alternatif yangtelahditentukan diuraikan dan lebih rincidalam : hal i) Pemilihan bahan ii) Pemilihan teknikperbaikan atau perkuatan iii)Estimasi dimensi kekakuan dan elemen tambahan iv) Perilaku struktur b) Analisis struktur Merupakan analisisyang dilakukan terhadap strukturyang ada yang diperkuat dengan elemen tambahanterhadap beban rencanadan kekuatanelemen-elemen struktur. lemOaian e) Penentuan penanganan alternatif Apabila hasil analisis data dan perhitungan diperolehhasil yang mengharuskan penanganan lebih lanjutpadajembatan tersebut. Perencanaan Berdasarkan hasilpemeriksaan khususdiperoleh penanganan alternatif untukperbaikan dt! perkuatan' Berdasarkan alternatifiersebut selanjutnyadiiakukanperencanaan perkuatan dengan tahapan sebagai berikut : a) Konsep perbaikan atauperkuatan S.konsep perbaikanatau perkuatandiperolehdari pemeriksaan khusus.Sehinggaapabilaterjadi adanya kerusakan.elanjutnya setelah. 10.sehingga dapatditentukan segera langkah-langkah penanganannya. r)) Darikegiatan diharapkan ini akandiperoleh utama yangakandigunakan data untukmenganalisis mengevaluasi dan secara detail dan-meidalam tentang jembatan kondisi struktur yangada.

102. lumtan yangdiambil sampel sertakriteria hasilpengujiah oe-roasarlian iererlnsi standar.njrn"n jembatan. f) Estimasi biaya Vo]u1e pekerjaan sertaRencana Anggaran Biayaperludisusun untukkeperluan kontrak pekerjaan. sitain itu perluprL Jipertimbangkan upaya-upaya perlindungan pencegahan atau terhadap kemungkinan kerusakan kemudian di hari. Pelaksanaan perbaikan atauperkuatan harusdisertai denganpengawasan dokumentasi dan yangbaik.. Pelaksanaan Metode perbaikanatau perkuatanbeserta urutan pefaksanaannya harus diperhatikan dengan seksamaagar menghasilkan strukturlemoltln yang baik dan terhindardari bertambahnya kerusakan strulitur dan bahk"nrendorongtimbuliyakerusakan baru. Hal-hal yangperludijelaskan antaralain: i) Pemilihan bahan ii) Ketentuan umum iii) Alat bantudan akseslapangan iv) Pembersihan v) Perbaikan atauperkuatan vi) Perlindungan permukaan vii) Bahan yangdigunakan viii) Pengujian.Uraian tersebut harus oipat menteiminkandan sesuai d"ng"n lingkup pekerjaan perbaikan atau perkuatan yangakandilakukan olehpihakpet"ls"n". d) Gambar detail Seluruh rencanaperbaikanatau perkuatandinyatakandenganjelas dalam gambar detail. e) Rencana kerjadan spesifikasi Sebagaiacuan yang mengikat bagi pihak-pihak yang akan terlibatdatampekerjaan perbaikan atau perkuatan itruktur peilu disusunrencina kerja dan syarat-syarat atau spesifikasiseperti yang umum diiakukanpada pekerjaan iemb. terhadapelemen struktursecarajelas . Dalam s9t1ap langkahperbaikanatau perkuatanyang dilakukanharus diupayakan agar penyebab kerusakan dihilangkan atau diminimalkan.uraianmengenaipengujian mencantumkan jenis pengujian dan.standar pengujian yang digunakan.termasukjenis bahan yang digunakan.c) Lingkup kerjadan prioritas Penentuanlingkup pekerjaan d?n pdoritas perlu diuraikan untuk kepentingan . pelaksanaan pengoptimalan dan pekerjaan.130 . batas daerah rencanaperbaikan atau perkuatan. perbaikanatau perkuatan 3. Penundaan pelaksanaan perbaikanatau perkuatan strukturdapat memperburuk kondisi struktur. yangpadagilirannya akandapatmeningkatkan perbaikan biaya yangoiperlukan.

(3) biayapelaksanaan.penambahan penamiqlg dengan menambahkan profilL untuk semuarangka batang jembatan tipeBlo.qidalam waktupelaksanaan.2 MetodePerkuatanElemenstruktur BangunanAtas Jembatan Secaraumum klasifikasi aplikasimetodeperkuatan untuk strukturbeton pada bangunan jembatan atas. Beberapa metode memperbesar penampang padastrukturbaja adalahmetodepenambahan profilpadasusunan piofilyang sudah ada dengan terlebih dahulu mempersiapkan penambahan panjang baut dan mempersiapkan denganmutuyangsesuai.d.1Perkuatan penampang denganMemperbesar Metode perkuatan untuk perkuatanjembatan baja.130 . dapat tigakriteiia yaitu:(1) prinsip dasar. met. perkuatan. baut deiailpenambahan profii oiprioirin"t pada bagian lampiran : K . (2) lioa.9.dahbatang CH jembatan 11 B-deck bawah d'iagonat & CH r+ batang atasdecktype penampang p) Pgn.2. 815. dan Beberapa metodeperkuatan jembatan yangdapatdiaplikasikan adatah sebagai berikut : 9.}-KK ffi batansbawah -3ffi K rcffi rr> batangbawah r+ -*ffi T *fu I> batangdiagonal a).amqhan dengan menambahkan kanalgandauntuk batang profil atas jembatan tipe B-deck CH Gambar64 Perkuatan profil denganMenambah 3r 103.

batangtarikatautekandi dahului denganmetodepelepasan batang. Caraini harusdilakukan dengan hati-hati harusmenghe'ntikan dan / menjurahgi beban da-n kecepatankendaraanpada saat penerapannya.pada memasang batang rangka sementara sebelah di sampingnya.130 .Suatu penambahan. Gamdar di bawah iii memperlihatkan diperlukan suatubatangprategang untukmengganti batangtarik dan dongkrak yangdapat dipasanguntuk melawangaya tekan oitang tekan.ln ieng"n . Cara yang r"ii ro"r. (a) penempatan kabelprategang eksternal untukmengganti batang tarik (b) penempatan dongkrak yangditahan dalamsuatuframetambahan untuk mengganti batang tekan Gambar65 Metodepenggantian batangtarik dan batangtekan 104.

m ffi fil :l perkuatanBatangTarik Diagonal Gambar66 DetailPenempatan .'{\t a .I lr .

-*_-| ot Fl Ldl .l <l ml <I I j F Lri Gambar67 Detailpenempatan perkuatanBatangTekanDiagonal .{0Wffifl. i: I'l -l tffi 'lnfi T.*br}-..r"rfl -l -l I- T- ffi r. .r-T]T rlIX n ll I |-.E-{ r@ -t_-.I S t]t^l lol&!rloldl .a. ler?.

b?jalgtttl. yangterlihat padaGambar yangdi-attach samping 64.Gambar68 contoh Metodepelepasan Batangdan pemambahan Batang llletode Penggantian Eat*ngReng*a Jemb*tan: 1" fifernpersiapkan dnarnurdengan baut panjang mutuyangresuaieebagaimana dan yang pada terlihat Tabel6 Tabei dan Z 2' Mempersiapkan yangbaji..-= 4. di yangakaridiganti. Persiapkan profil baja dengan dudukan dongkrak sebagaimana Ylilk. rangka dengan yang memadai kekuatan unlukmengimbangji yen$'Uapat kA*ue&n dTpir<ui sebagairnana tercarfiilrn pcdaCapacqty TablelTebel1 s/d Tabb 4) olehnatu IanS kunopular knnfigurasi bat*ng.yang akandiglnti ketika b*ut tpadapelatiiuhultelah dikendorkan. sesu'ai dengan jumlah ukuran lubang bautdengan yang ' cukup untuk mengimbangi pelepasan yand kecepatan baut direncana[an 3" Memperciapkal sikuukuran mrnx {50 mm x l0 mnsdengan besi 15S mutuyang se*uai dengan british Etandsrd Grrde C dengan 55 ukuran lelelr kuat afAO Xny*r. 107 -130 .

Alat bantufVlF6i..baut Gru t. Pemasangarr/penambahan 150mmx 150mmx f I mmpadabatang sikuL bawah oe(attumpuan satu-persatu dengan membuka memasangkan satupersatu dan baut kemudianikencagka (perfr kanfuktorkeamanan) d n n ati 3. r . Perkuatlah rangka sisi lainnya dengan rnengulangi padapoini. 108..(alat pemasangan) bagian bantu pada baseplate I*dY dengan manggunakan ipertrati*an baut kekecalgan bau[ 2.ng Gn semua bautdalanr pcsisikencang.ffra rnemukut dengan bereamaan dengan mengelua*an per bajisatu satu Memasukkan proeitsiku yang dibutuhkfln padalokasibatangyang akandiganti konfigurasinya 10. Gambar (i). dan I$ql jembatan behan Ialu-lintas yangdiharapkan akanmenirermuc"I i"frLnng*arancin p#tiaaengan baut. lilemaeanglan haut yang ry{ dan. baut dengan cara.yeqbu$murbauttarna r*miiiiandilanjutkan \Tenggantikan larna memaeukan danmemukutkan.!!lik" hendakmerepaskan satu persatubagian'.g akana:ga.dan ?di atas c*ra 4. Mencat yangtelah baut dikencangkan kalau dan mungkin mentakiknya Metodepenggantian bottomchorddekatpertetakan .130 .ii-cbngan baji yang !rysan h*lusampai b*gian cukup b*ii msslrk dalam ke bkr'! peratiruniir pjrsaiu--"" satu l\i|emasukkan baru. Fenambahan profilsiku tidakbslehdilalffkan dengan membuka semua baut sefeligtl*danpastitcan profilbajaIWFpenibantu bahwa sudah t*rpm. Proeedur: 1' Pemasanga" profilbajaltA/F. sebagaimana yang terlihatpada Sg 6' 7" cementera untuk goyangan menghitangka mewhindarf.mengencangkan dengannilsi torxi s*bagaimana diper*yaratkan peb*k oleh 11.antrr.*O*u 5. baut baut paluyangdilakugan fengan.yilyk batangtarik Persiapkan takel dengan kapasitas minimum ton untuk 60 mengendorkan brt_.

9f.130 .ir*rT lllAllqri0rlOlb ALATBANTU PEMASANCIAN EA|A IVtlF DGN Gambar69 Bentuk IWFyang MembantuProsesPelepasan BatangBawahDekat Perletakan Jembatan 109.

pemberian 99typ3 tegangan dilakukan denganmenggunat<an oatangbaja kuat tarik tinggi y"ng' .prategangEksternal 9. oeGrapa keadaan.angkerdapat ditempatkan ujung-ujung bawah atauujung-ujung atas rangkanya.uktur peralatan dan yangamatkhusus.maiing'-masing komponen padabagian rangka yang sudah ada. Pemberian tegangan dapatdilakukan -Pada denganmenggunakan kabel prategang. baik yang strandtunggalmaupungabungan." balatewatsuatu pemberian gaya tekanpada bagiin angr6rying "dioistribusikan sJmua paoa oagianrangka mulai dari batangatas. 110 130 . bawahdan oiigonit. Keuntungan penerapan metodeprategang eksternar adarah : a) Tidakperlumenutup aruslalu-lintas b) Pelaksanaannya mudah yang dalamhalpemasangan peralatan yangdigunakan. Angker Kabel Frategang Devlator Tampakangker Tampakdeviator Gambar70 ContohPrategang Eksternalpada RangkaBaja Angker pada konstruksi jembatanrangka.2Penerapan Perkuatan denganprategang eksternal dilakukan untuk menambah kekuatan dari struktur rangka dengancaramereduksitegangan terjadidi dalamprotir yang trn!r.2. penempatan terutama angker dan deviator detailing dan penempatan. Ferkuatan prategang eksternal memerlukan suatuperancangan str.lihatpadagambar-gambarbawah di ini. Tendondapa'l dibuatlurus.atau poligon pada bergantung kebutuhan perencanaan.i"pii oitarixdenlan dongkrak hidrolik ataupun dengan pengencangan sistem baut.

H. d) Kabelprategang dapatditegang ulang.130 .akan terjadisejumtah kabe. sehingga perludiperhiiungkan terjadit"g"ng"ntegangan akan yang sekunder dapatmerusak pelatlantai dan ranglajembatan.c) Kemudahan dalampemeriksaan kabeldan angkernya yangterpasang karena letaknya di luarstruktur. gelagar dan jembatan rangka dapatmemikur adanya penatibahan tegangan.dan dipasang untuk dilakukan secarabersamaan denganmenggunakan duabua-h oongtrakprategang. selainkeuntungan atasterdapat di juga beberapa kekurangan yaitu: a) Suatupenilaian kondis. c) Harus diperhitungkan perkuatan setempatdenganmenggunakan pelat-pelat pengaku padapelatbuhuldan batangrangka bajayangb6rdekatan denganangker.harusdilakukan terlebih guni mEnlamin o-ahutu bahwataniai.a$a jgmbatanyang lebihtetitidibandingkan dengan metode lain. 111.prategang ditempatkan luar menjadilebih mudah yang di terkenakorosidan vandalisme.i khususF.. c) Pada saat dilakukanpenegangan pada rangkajembatan. b) Kabel. pemberian gaya aksial dapat mengakibatkan masalah kestabilan lokal sehingga diperiukan adanyl perkuatan lokal pada struktur angkeratau penambahan profil di dekat elemenrangi<a baja yang letaknyapalinj dekai oengan angker.al-hal penting yang harusdiperhatikan berkaitan denganperencanaan blok angkeryang ditempatkan padapelatbuhuladalah sebagai berikut : a) Angkerharusdirencana sesederhana mungkinuntuk menghindari penegangan pada badan atausayapgelagar yangada b) Angkerhendaknya direncanakan sesimetris mungkin padasatusisi rangka pada kedua sisi jembatanrangkadan penegaiganny"direncanakan. e) Kabelprategang direncanakan untukdapatdiganti kemudian hari.l pergerakan padakomponen-komponen jembitanbaik dalamarah lantai vertikaf niaupun horisontal. d) Sesedikit mungkin menghindari terjadinya pembongkaran jembatan elemen-elemen yang ada. d) Pada jembatan rangka baja.

si 9j . maka perludirencanakln aoanyi xaoll denganpinjang terteniudi b6lakang -tersebut angker.EnKtEFlN Eq.292M ) 1m t'a".. idi --. Panjang kabeldi belakang angker Untukkeperluan pemeliharaan.8. penegangan ulangkabel. Selanjutnyakabel berlebih Jioeri penutup untuk r menghindari korosi dandandi dalamnya oiisidengan gemuk. 2.. penting Hal-hal yangharusdiperhatikan dalamperencanaan deviator: a) Deviatorharus terpasangkuat dudukannya guna menjamintransfer beban secara sempurna b) Deviatorharus dipasangdenganketelitianyang cukup tinggi agar posisi kabel dan alinyemennya sesuai ying disyaratkan dengan oilam perencanaan.. c) Deviator harusdapatmenampung adanya sistemproteksi korosikabel.3tub$ r:. ' -.!ry@ EETALSqDo€ rul:5 @ Tr[. minimum 50 cm..K. .I-l Ni 1 I i.'. penggantian.t F}dEs€ 7 @ 4572.l .lnlahStad=3&rahbft Pehldtl=Sbnlid BRTDGE ELEVATTON ( SPAI{s0. Deviator Deviator merupakan suatu unit alat bantuyang dibuatguna memudahkan pembentukan suatuprofilkabelprategang yangsesuai denlan-rebutuhan.ataupun keperluan pemantauan... 32004 11@4s72 = SoZ92 CATATAN: .m@ '-{.L.E- l-l TlliF{(ATAS SE- 9l I l-l 't--l -l f.130 .a"{tF6:r0@/ r.am 3.O mt-am@ ffil.Am .. 112.b.18 t-i ffit.. @ TAINAKATAS roE- Gambar71 Contoh perkuataneksternal 1.

oleh karenaitu disarankan jumlahangker deviator agar dan yangoigu. deviator berpengaruh teinaoap gayadalam rangkaatau pelatbuhul.deviator direncanakan pada titik buhulmelalui analisis responstruktJr. Pemasangan angkerdan deviatorumumnya dilakukan pada ruang yang relatifsempit dan terbatas.Keadaandemikian akan rentanterhadapbahayakorosi.iperhitungkan perkuatan setempatdenganmenggunakan pelat-pelat .juga untuk mencegah terjadinya tekuksetempat.g terjadidapat diminimalkan.Darianalisis tersebut jumlahoan ieiar deviator akandidapal yangpaling optimum d) h) jaf. kelengkungan alinyemen tendon prategang yang berada pada deviator bolehlebihkecildarienamkalijari-jari tendon tidak jari. sehinggaretak lentur lantaijembatan.rrrox"n selain untuk mencegahterjadinyakonsentrlii tegangan ving besar. y"ng r"n" akibatdari gaya-gaya prategang yangditransfer metalui.1 3 0 .ja1.akan seminimal rrnlLin.Harus d.bagianrangkayang digunakan sebagaitempatmenumpunya deviator harusdiperkuat denganmeigguhakinp-elat pengaru.2. Jumlah dan letak s) dipilih dengan mempertimbangkan lawan lendut yang .jari kelengkungan kabel Gambar72 Bentuk Kerengkungan Kaberpada Deviator 9.v".Bentuk penambahan gjtigar melintang dapatoitinatpaoa'jairoar di bawah ini. 1 1 3. lang oim.' pengaku padapelatbuhur dan batangrangkabajayangb6roekatariJengan oeviitol e) Padajembatanrangka.3Penambahan Getagar Memanjang Perkuatan dengancara ini dipergunakan untukmemperpendek bentangan lantaidalamsatu segmenpelat lantaijembatan.

4Penambahan Lembaran Etemen Perkuatandengan.2.elemen r.130 . (c) Fe*uatan dengan S#re bading Gambar74 Penambahan eremenlembaranpada rangkabajajembatan 114.ansri jembatandenganmenempelkan suatuelemenberupa lembaran yangdapatterbuatdari-: a) Lempengan pelat baiat steelptate bondingyangdirekatkan mempergunakan epoksi dan bautfisher b) fempengan karbonI carbonfiber reinforced polymeryang direkatkan denganmortar atauepoksi. serataramid. c) lembaranlentur serat / fiber reinforced potymer yang dapat berupa: serat karbon. dan seratgelasyangdirekatkan denganbpoksi perkuatan Bentuk denganmelekatkan suatuelemenlembaran dapatdilihat padabagian di bawah ini.Gambar73 Penambahan gelagarmemanjang padapelatlantaiJembatan CH 9. cara ini dipergunakan untuk menambahkekuatanlentur lantai atau kekuatan tekan/tarik.

*/ rtar €xrsttg g|ar baru pilar baru a Gambar76 Perubahan Sistemstruktur menjadiMenerus (d) Pe*uatan denganrangkabatangtambahan Gambar77 MengubahSistemStruktur denganMenambah SistemStruktur Baru berupaJembatanRangkaBatangBaru di BagianBawahnya 115 130 .ip"rp"ndek bagian baikpada pelatlantaiataupun n3oi11rangkabajamenjadi lebihkecildengan bentang.r___.5 Mengubah sistemstruktur Metodeperkuatan dapat dilakukan ini dengancara mengubah sistemstrukturpelat lantai yangsemula berada atasdua tumpuan di menjadi beradidi atastumfuin'yang'jumlahnya lebihdaridua.Gambar75 Penambahan ElemenLembaranpada Bagianpetat LantaiJembatan 9. hanya yang harus diperhjtungkan adalah perubahan batang-yangsemua beradadalam keadaantertekanmenjaditertarikatau sebaliknya.ugl a[an terjioi pada bagian serat atas dan serat bawah pelat lantai yang memerlukan plrubahan jenempatanjenis tulangan untuk mengantisipasi perubahan gaya-gaya dalam dalamstrukturpelat lantai.. Magelang Yogyakarta muka air baniir .2.Dalamsistemini struktur diharap'kan lendutan tegangan dan -r". ini Hat .

biasanya perkuatan diperlukan ada pelebaranjalan sehingga perlu peningkatan kapasitasdari kepala pilar. repalajembatan dapat monolitatau tidak monolittergantung pada situasi. Beberapa metodeperkuatan padastruktur jembatan kepala adalahsebagai berikut : 1.cu[up oenian metodeini.emoitanyang lamatidakmemerlukan perkuatan.1 3 0 .Solusi hanyad-pat digunakan ini untukjembatan pendek bentang dan beradadi atas tanah dalar oengaripergerakan horisontal yang relatif kecil.". Akantetapiumumnya struktur struktur kepaia lemoiian untuLpelebaran dibuat kepala. Perlindungan jembatan kepala terhadap pergerakan horisontal a) Perlindungan kepalapilar dari pergerakan horisontal denganbatangpenahandari betonbertulang. penambahan pelatpada pondasi tiang.g baru.keterbatasan iinggi beo'ad maki stabilisasi denganm"etooe pondasi penuhakan mudanunlur dilaksanakan.Metode ini dapat juga diaplikasikan pergerakan horisontal tidak teramatiatau tidak t. c) Perkuatan jembatan kepala dengan. 1 1 6. sehinggamemerlukan pelebaran pelatlantai. Kondisi jembatan kepala harusdalam-kondisi-baik. Dengan . b) Perlindungan kepalapilar terhadap pergerakan horisontal akibattekanantanah. bebai hidup ikan tetapi peningkatan dapatdiprediksi.dengan peningkatan bebanieriebutlapat meningkatkan tekanan tanahjalanpendekat plda kepadjembatan.! gelagarmenjadi yang.1MetodePerkuatanKepataJembatan Pada umumnya permasalahan yang sering terjadi pada struktur kepala pilar adalah kerusakanyang memerlukanperoartran oan rehabiliiasisaja. k6tira -sejenis g"yi y"ng oitenenoaki telah diaplikasikan dan gap ditahan oten gqriq oaii s6oai"i p"noprng dan dongkrak hirdolik dilepas selanjutnya celah diisio6ngan beton.la. adanyapondasitela. pendekat. Akan tetapi'pelaksanaan petierlaai cukup sulit dikarenakan terdapatpekefaan pembuatan tiang baru dengan pemancangan tiang di sekitar kepalatiang' Dengandemikian tinggibebasantira tanahdasar'dengan permukaan hal penting dalamperkuatan 9"*.mendapat pelat-dengan perbaikan kestibilan. taiah timbunan hal tersebut sangat mempengaruhi kinerja angker dari tanah. telahailituian perbaikan atau bila ada kerusakan. diatas pondasioiioing -tau tanpapondasi. denun d) P. Pengaplikasian sayappenahan pada'po-ndasi sangatefektifuntukkestabilan tiang kepala jembatan.sehingga.3. perkuatan pada kepala jembatan dilakukan.9.pak yang miringdan adanyaiio'oapat r"ningirfl.3 MetodePerkuatanElemendan struktur BangunanBawah Jembatan 9.. dinding Untukmeningiatk"n Lt"niritasdari dindingpenopang maka direkomendasikan penggunaan jacks pada gap hydiaulic altara kepalajembatandan dindingpenopang.jembatan baru sehingga yang pioa repala. paoa oagianyang temah perludilakukan tersebut perbaikan perkuatJn.an tahanan gelincir padakepala jembatan. -apgoira ltietooe pe*uatan yang dapat ditakukanpada dasarnya samadenganperkuatan yangdijelaskan padaorngunrn itas. Apabilaada. sangat tidakmerekomendasi adanya kegiatindisekitar j.umumnya apabila ada bagianya. permasalahan yang seringditemuiadalahpada saat-aoi p'eteoaran' jalan..pondasi.t bmah.erjadi "p"oii. e) Penambahan ketahanan terhadap gelincirpada kepalapilar denganmemberikan kepalatiang pada Diguna[anuntux repala jembatanya.Fungsi dari penambahan pelat terseouiaoian sebagaiunloaciing plor i"prta jembatan sehingga cenderung.Ko-nstruksi pelat dapat berdiri pondasitiang.stabilisasi kepqlg metode angker lemoaiindengan tanah..erlindungan pilar dari pergerakan horisontal dengan angker -J<eplala (lihatGambar 78). dan Selain-untuk perkuatan padabagian yang lemah.

kepala jembatan biru akan tetapi sangat efektif.u$ykpemberi gaya yang diinginkan pada strut.p]" jembatan lalin menjadi stabil'Bahan dasarsemen umumiigunakan untuk stabilisasi tanah.a memiliki permasalahan yang kompleks. Metode.2 .selanjutnya dongkrak hidrolik dilepas setelah celahantaraoui o{ian Satang penahan telahdiiencangkan Gambar78 Perlindungan KepalaPilar dari Pergerakan HorisontaldenganBatang Penahan dari Beton Bertulang 117-130 .. batang penahan 2' dongkrak hidrolik. Mereduksi gayahorisontal a) Mereduksi tekanantanah.Metoo'e.ini r"rup"t metodeyang cukupekstrim karenamerubah. b) Menghilangkan tekanan dari tanah timbunanjalan pendekatsehinggakepala jembatanberfungsi sebagaipilar dan pembuatan ionstrursi kepalajembatanbaru dan penambahan tentang baru. Keterangan gambar: 1. Metode ini digunakan apabila kondisi jembatan kepata yangl-.fungsi kepalajembatan dari lama"n menamoa[bentang oan baru serta membuat. merupakan ini metodeyang palingsederhana untukmereduksi tekanan tanahtimbunan pend"r"t r"tiingg" k.

(a) Keterangan gambar: 1. angker Gambar79 Perlindunga! KepalaPitar terhadapPergerakan Horisontalakibat Tekanan Tanah untuk a) Sayap penahan-deng-an pondasi ria. dinding penuh 5. sayap penahan 4.1 3 0 . pondasitiang baru(drittpile) 3.g dan b) sayap Penahan denganpondasiDindingpenrlh 1 1 8. pondasi tianglama 2.

kepala tiang 4. pondasi tianglama 2. batang tarik 3.MukaAir Tertinggi M u k aA i r N o r m a l Keterangan gambar: 1.l = angker b terikat 2. pondasitiang (tiang baru miring) 3. blokangker 4. tiangmiring untukmenahan beban lateral &) Gambar Perlindungan 81 KepalaPilardari Pergerakan Horisontal denganAngker 119 130 . angker Gambar80 PerkuatanKepalaJembatandenganPenambahan Struktur KepalaTiang dan PondasiTiang Baru (a) Keterangan gambar 1. 1a = angker bebas.

penstabiltanah belakang di kepala pilar 3. tanah jalanpendekat timbunan 4. lapisan drainase ($l 2.kemiringan padJ oisar pondasidan b) pemberianRib pada DasarpondasiLangsung Keterangan gambar: 1. dinding penuh Gambar 83 Mereduksi Tekanan Tanah dengan Melakukan a) Stabilisasi Tanah Timbunan pada Jalan pendekat dan b) Memasang Konstruksi Dindingpenuh 120.130 .Gambar 82 PenambahanKetahananterhadap Gelincir pada Kepala pilar dengan Memberikan Kepara Tiang pada Fonaaii oenginmerakukan a) Pemberian.

r. dengan Metode perkuatanini merupakan suatu perkuatandengan cara menyelimuti bagian struktur memerlukanperkuatandengan banan beton. c) Jaketbaja Metode perkuatanini merupakansuatu perkuatandengan cara menyelimuti bagian struktur.memerlukan perkuatan denganbahanbaja. tvtetool perkuatanini merupakan suatu perkuatandengan cara menyelimuti bagian struktur memerlukan perkuatandengan bahanserat(karbon. b) Jaketdari FRP yaitujaket denganbahankomposit yang terbuatdari bahanseratyang dikombinasikan dengan bahan-epoksi resin. kepala barudengan pondasi tiangbor jembatan 5. tanah jalanpendekat timbunan jembatan 3. dimensipilar r." akan meningkatkan dankapasitas struktur pilarpunikan meningkat. kepala setelah dimodifikasi jembatan 4. bentang tambahan {b} Gambar84 MengiilangkanTekanandari Tanahrimbunan Jatan pendekatsehingga Kepala Jembatan Berfungsi sebagai Pilar dan pembuatan Konstruksi Kepala Jembatan Baru din Penaribahan Bentang B"tu p"da Tahap a) i KondisiAwardan b) KondisiseterahModifikasi 9.2Metodeperkuatanpilar Jembatan Perkuatan strukturpilar umumnyadilakukan.bengan jaket beton bertulang (tulangan lenturdan geser)-tersebut. aramidataugelas).{s} Keterangan gambar: jembatan 1. kurangnya kapasitas struktuipilarakibatrr?rng s"rpurnanya dalamperencanaan dan S:|ffiil?:n serta adanva pelebaran jembatan t"iidJi beban hidup lintas taru menjadi Metode perkuatan yangdapatdiaplikasikan adalah: a) Jaketbetonbertulang yaitupenambahan penampang jaketbetonbertulang.3.130 . kepala lama 2. "Jrny. 121. apabilaterjadi kerusakan yang cukup parah atau.

jaketbetonbertulang Gambar86 Jaket BetonBertulang untuk Penambahan Penampang Keseluruhan 122. retakhorisontal padapilar 2.KOLOM EKSISTING ELUBUNG PARSIAL KOLOM EKSISTING Keterangan gambar: 1. jaketbetonbertulang a) penambahan penampang setempat Gambar85 JaketBetonBertulang untukPenambahan Penampang Setempat Keterangan gambar: 1. retakhorisontal padapilar 2. angker 3. angker 3.130 .

lgrjaCi kondisi tanah. rehabilitasi dan perkuatan pada bahai pondasiyang hilang.3. abrasi-paOa bahan pondasidin pengaruh erosi pada.130 .Metodeperbaikan kerusakan padapondasi tersebut adalah dengan : 123.3MetodePerkuatanFundasiJembatan Kerusakan yang gada pondasi jembatan adalah sangat bergantung pada penyebabnya.Sebagaiiontoh iOa6fr'aabnya penggerusan pada tanah dasar lokaloleh aliran air. Pada bagianini akan dibahasmengenai metode perbaikan.bahan pondasi.Penulangan menggunakan bahan serat Kolom eksisting epoksi Gambar87 Jaketdari BahanFRp JAKEI BAJA KOLOM EKSISTING JAKET BAJA KOLOM EKSISTING Gambar88 Jaket Baja 9. dan tipe pondasisendiri.

riprap Gambar89 Perbaikan.sekeliling pondasi kemudian di pompakeluar.Bahan yang Hilang pada Pondasi Langsunga) penggunaan Turapdan b) Penggunaan Cetakan dengan Riprap 124. kemudian pengecoranbeton dengan menggunakan peralatan tremie. turapyang dapatdiaplikasikan adalahdenganmenggunakan turapdari baja. di . {s} Keterangan gambar: 1.a) Pemasangan turapdi. b) Pemasangan turap. turapdaribajaataukayu 2. Jenis.beton ataukayuataupenggunaan cetakan bajaataukayu.130 . sekelilingpondasi. cetakan dari besiataukayu 4. air dan pekerjaan perbaikan kemudian dilakukan.. beton bertulang baru 3. betonbertulang baru 5.

jaketbetonbertulang 3. segelyangdapatditekan 5.Masing-masing penampang untuk : a) dan b) Tampak Samping (a) Keterangan gambar: 1.Keterangan gambart 1. tiangeksisting 2. cetakan seratkaca 3. bagian memerlukan penulangan tambahan Gambar91 Perbaikan Tiang_Pancang denganJaketSeratGelas. bagian yangakandiisigrautepoksi kosong 4. bagian yangtidakmemerlukan penulangan B. penahan bahan dari kayu A. tiangyangada 2. cetakan (u) (b) Gambar90 Perbaikan Tiang pancangdenganJaket Beton Bertulang.130 .Masing-masing untuk : a) Penampang dan b) TampakSamping 125. panjang yangrusak bagian 4.

. iii) Perkuatan dengan menambah tiangpondasi. turap 2. beton tambahan Gambar 92 Perkuatan pondasi dengan perbesaran penampang pasif yang membutuhkan Bahanyang Banyakdan b) Barran'vaniLebih a) Sedikit tetapi dengan penyelesaian yang Kompleks 126. pondasi yangada 3. b) Metode perkuatan tidaklangsung dengan perkuatan padatanahdasar.. ii) Perbaikan dayadukung tanahdengan grautberbahan semen. Keterangan gambar 1.130 . i) Perbaikan dayadukung tanahdengan turap.Perkuatan. ii) Perkuatan pondasidengan perbesaran penampang aktif.pada Pinlas1 sangatditentukan oleh kondisitanah. lihat. perkuatan itu pondasi memiliki piinsip or" dasaiyaitu:' a) Metode perkuatan yangransung dirakukan padapondasi i) Perkuatan pondasidengan perbesaran penampang pasif.tipe pondasidan skala -"perkuatan sendiri.

pondasitiang lama 4. turap 2. tiangbarudengan diameter kecil 3. dongkrak hidrotik 5. pondasi langsung lama 2. LebihSedikit a) tetapi denganpenyelesaian yang Kompleks (s. Perkuatan PondasiLangsung dan blPerkuatanpondisi Tiang 127-130 . batang penahan 3. tendonprategang Gambar 93 Perkuatan Pondasi dengan Perbesaran penampang Aktif yang Membutuhkan Bahanyang Banyakdan b) Bahanyan. bagian pondasi yangbaru 4.Keterangan gambar 1. pondasitiang baruatau tambahan Gambar 94 Perkuatan dengan Menambah Tiang Pondasi dengan Melakukan a). (b) Keterangan gambar: 1.

semen injeksi 3. tanahdasaryangdiperkuat dengan injeksi 4. pondasitiang Gambar96 PerbaikanDaya_Dukung Tanahdengan Graut BerbahanSemendengan melakukan a) Perkuatan Tanah Dlsar dengan Injeksi dari pondasi Langsung dan b) PerkuatanTanah Dasar-dengantnlefsi dari Luar Pondasi Lang_sung serta c) PerkuatanTanah Dasar di sekitar pondasi Tiang BagianBawahdenganInjeksi.130 .Gambar95 Perbaikan DayaDukungTanahdenganTurap {a) Keterangan gambar: 1. lubang padapondasi langsung 2. 128. penggalian 5.

pelatbeton 4. turap 2. lubang injeksi 3. faseperkuatan padatanahdasardenganinjeksi semendi dalamturap ll.130 . tanahyangdikeraskan 5. faseperkuatan tanahdasardengan injeksi dinding bawah di turap. dinding injeksi l. Gambar 97 Perbaikan Daya Dukung Tanah dengan Graut Berbahan Semen pada PondasiLangsungyang Labil 129.Keterangan gambar: 1.

2004. 1 3 0. Direktorat Jenderal BinaMarga.1 3 0 .Sistem -Paduan Manajemen Jembatan Pemeliharaan Rehabilitasi dan . 2' ::. Repairof BridgeStructural SteelElemenets ManualVersion1. 6. Dit. 4' =-. Bridge Engineering Section Technical -Alberta Standards Branch Transportation. Memo Dinas No. 3' --. Transportasi. =-. 1989. 1989.Paduan Pemeliharaan Rehabilitasi puslitbang prasarana dan Jembatan..2006.1989. 5' ---' 2004. 7' -.BridgeManagementsystem-Bridge lnspection. lnggris.BinaTeknik Ditjen peklrjaanUmum BinaMarga Departemen 8.Bibliografi 1' -' 1978. lndonesiaCattender HamittonBridge Erection Manual No. 1. Direktorat Jenderal BinaMarga. 34/MD/BU06 Penanganan Perkuatan JembatanCH. Balfour& BeattyPowerConstruction Limited. SistemManajemen Jembatan SistemInformasi Manajemen Jembatan. Direktorat JenderalBina Marga.0.

Hr[Prmil .

LAMPIRAN A .

1 tr E = J !< = G' o ol (Y) o c (5 o F ]U z tr E = J E s o c (E c J -o o '6 o) c 5 o c (E = o o o ol N c o (o -o ? E o o o o- . (u z F E (E J IIJ UJ = IJJ z @ = IJJ ? '6 o) c f q 9 @ (\. c 5 o L f. tr att (E E c o c (o o) c o o.z z Y s UJ Y tr U' f a o oul o UJ F z '6 o.

t o ( u l (5l -l (f. 5 tr uJ o z F E r 5 o{ $ TI .5 c . c -q . = o (U c .E E o N (v) o o (u (u J E. UJ Y t E = J J m F lu l-c (E o (E = z tr o.! IoE l f (u lc 8lh ot5 sl-o c 'i filE (D Nl(v) P = c t(D t> lc :< 1.o ut z E c o c . c o IL o(U tt a (U E c f to o o(E I crl c g (Y)\f 6 E : E a (5 E c f (Y) (f)_ \f ry rf (') (\t(f) $3 N- F : (f. ol E E(r' s. c o .2 IE :ol c o (u I EY(u o J(l c o (U I G' o o o o E! o : ot o q (l. oJ o o o- . cll . (o . I o tl ltc€ l t(! to l-o l.U 0.q ol v=l E 5 o -o oo oo Y. c (U c f I Ic l E o { o cl. aul g . =l JI E (U o -o c (! c \ (E dl o) c = o o ci (f. att (u (UY (! (U J f c o l6 e o ct (U (u (.l NI rEl (\tl l€ ls..al I s{t -Eso oo o -oo ll sl ol 6tl 3cl U. E -o o o o !.12 o(5 o CD E -g JE . o-F 6E (\t_ G o c (l' o.l o ol c c !! E lEli *lE oto ol o a eE F EIE EIE ctc (tt(U 516 x(u EI r.9 c c c c >j cl (Ul (Ul EI flo -l- o a o (. '.9.9 *lE ol-l )t1ol \l6l 5l -lo $to tolro flq I I I I = I c ol c (! I I s (9- l('. q s s c c c ! EO ' E :f o -o ll Ec o ( u ( Uc u. o) c = o o.t(U to tcl ( .o I I Rls EIE "l (ol ol lot r.O l \tl ol NI f i1 NI I N c (E o cEl o. . !. lo. :o l 0 c ti . o \f $ l() (v)- (\ $ s IJJ -? = UJ !. lc l5 l-Y lot lq (l.! ( ( I ( g t(U 1 lo ) o l l" IC ta l-o IF to I(U IE I(u IJ t-t lo lc (! c c l(! l(a t u tb IJ t(! e (E = 'e IJ t(U J z z o Y tr uJ f !< U' E] gldi E ll#E tls g IJ f l-o E IE Ir l(! l* IE c (U -o lo.c1. o.) 961 F(ul N I E o F . g o o. (u o oi c (l' IE lo o o le lg telr t: EIE IC t5 c f l'.rl- o oF UJ F o z Iu IE to lo.Y -s ( C .31 o.

$s 6 ol EI ol o-l <l UJ F] z EI 3l sl JF E|! #l :l 3l =l dl EI Yli !ft =l utt .8 e PB uJ Y a o f tr o Hge 5 HE e g Fer 6!qo Ff.l Etl .(E (t' 0 5 . f 5 c ECF FE E_9.F fl o J z z Y a! IT (E € o E J oa Y= (5 (U J (U .F$=E E c o f :J H HfiFfr fifi8 o o.o = l>r lc IJ Itl o o o E FE E-UE RB .

o o (o o -c -g (U a.t * o E orf c> olo ol- (D o (U € f >'l Lt(U !9t ct Ltc vl o\l t l ( 3l c . ui f o I I I 5 € -o a5 I l.g c' (U o o o (E c o c EFEE ol (\t I I El3 ifi851 f I o(u . l(E lo.. ( l . J lo. c c E J Y l (' U t lc E (tr c ! tg J z z Y I c a 5 o E ? F E 8. {.c (u ll c (u I. -cl (ol Pc ol o(U ol d(Ul YO i: 0-s o ) =o.:= . r{| lol ol ol (\tl Nl g O F4 E € F o c o o- H_g PP .s g s l E n E EI: (tr . IE o oo F IIJ F l(D att !a tr F o o lo) lc (u -c (u c o o. c J E o (l' c G g c E o (U c s. lo o ! c . tr c (U o c .c f o E o o.c t(U tg lc I tr o ! = 'e (E IU Y = G ([ o (U 3 = o (U tt (E (5 tl o c o E o 18.E s . u (u 6 ( l .s Sl EFEE E -eo e ( E o EI sFgq.9 86 EO (! ao'- F o c o o- c . g o ) : D t o z lrJ ut = ? tr tr = J lrJ Y J !. sl ot NI 5ll s N (frl $ l | o col ctol t . Y ll E 0. o J o F UJ t(E l (U = cl c (5 c z E = J d CD c (! dt = o o (o o. E o q ) f 3 . l E oo6 > { {t"e g .I I I I lc c . pB vE -= -eo e . u.o lo N i') -9 (u (o (\l (f)- z = UJ t' 3 = f.tl q l ' f fifi8=] : (U d 8 o ( l ' o .c o c o € (U o o o o o RB o c (! o l J ? i 9 . + it r) -9 o ..i c (U (U o 1 !.g c' (U TI o tt o c o) c J o (Ee .gESe P.o EEcI g.Y t.El o l L I 96 gg dEl (U c'l EI o (ul J o Fl N] 3l sl frn€sl FFfl€E RI I o( * o!l (El ol ol OJ II II'I Pgc E t eE -.ll -F F0l EIEac9€ I ol 6tl 6OoC Ex. d.ol (ol FI "l E = l u UJ Y f o z ut = (5 = o. v Y !. I. tst l5 (E E o l< o lf f c (E l ( 5 € o l.l fl Els f l(u lo lf lc t(D I I I t(u t(! t: lc lo lo.

g (E 3 .F
(5

3,E

J z z
Y D

- EE := g Ees:

$i s

HgFEE F$gEE

FgEE
E (u E (t) o o) c (U
o o.
(! (frc f c

gFE F

EEP:

sgE

o

uJ Y o

tr

o o.
F EI

UJ F

z

5 J

'e
c

CD c o CL CD c o

o

c o

([ 'a
o o, c (u (5 -o (o $

o (U

z
F

E at,

o o.
ol (ov N

o

s

uJ
UJ
J

lU =

z

= UJ a

o

s
c o (U o o g o oo Y
-Q

E

t E =
J

!(

<"t

o (\ ({)

o
F

uJ

c (U (U (D c (U E J o (U (o c (U E

z
=

o,
c

E

E

(u cl o o
(f,

o) c .u ct o o $(\l g

=

JI
c (U o -o a

o -o
(l, -1 (5

E o

E

o o o-

o o o-

e (E

z z \<
o Y o

s

G J

= tr

u IIJ
o (u o

J

o oF

IIJ F

z

J

6
o

E
o) c o (u o
@

.s o,
c (U
E (u

ul o

v,

(U !:g

z
E

s

s

(o

1,()

a. $

E tu -)

z

= ]U J ]U

ul

\< tr
E =
J ]U

o
a\
F

=
J

z tr E
c (u

(U -o
C) a o o o-

E

c o = .F
G J

z z
Y

v,
IJJ

tr

f

Y

UJ F

o z

5 c

o-

o

TI g 0.t o.
(E
f

f

= (,)
L

o

o, .o
o o

-c (t' o) c o o) c (U (U tt t\

o z
F

E, lrJ

F

E

c o o) .q E o, c (o o TI ol
N tf_

E

(D C) tt

s

= IJJ

o

ut Y E, t =

J

= IJJ

ut

z

?

ut

J

o
F

o a! o
(o c a
C

o.
=
J

z tr

o, c (U ct
\l: ol

o o

o o o o a

E

E

o o o-

tr
= 'e
G

.;
-o o.x

€ o

E J

'; = € (l)
g

J z z

o

(U JXC j=ov
C L E

RB
OY

\.o o

RE

oo J-O
-(Po @tr o (\l

s9

Ec

]U Y

t

6 f

Y

fifi8
(U o c o o TI
J (E J

6c)0) E J.O Cce

Fgtt
(E

BE e g Fer

Fg

o z ut

ol o-l

F]

'6
c g -g o o o r()

JF

+l;

#l

:l

3l

;l

EI

YI

;l dl
=l

<l HI <l EI =l uJl

fil 2l

(\

(U c g

o .t2 o o o tr) o

E

(E

tr

t>

'=
o o .o o
f

= 'e

c

J z z

(u
JXC q *o

RE

EYts 6 X -rO c , ( ) E

Y aD E IJJ Y
f

fifi8
c

Cce

g gF'g,
I Hgs
F d!s-g'

g seP

-

E.s

$e

o o -o (s ,^ o, xo) JXC
atoY C L L 6(l)c,
E5_O

f

F

o z ut

oIIJ U'

o

tr

F

o o, o '6' -o (t' o o.
(Y)

E -9

ot c (u -o

(u (E (u
E c o x (U E o
L =

6g
rO o lO

f>\

z
F

o ro

+

z lJt

IIJ ?

E

o
(U q -g

u
J

uJ Y

= IIJ J

o ..2
o

E

o o

rt

rl)

E, =

o z
=
J

UJ
th (5 o c o c J ot c (5 dt

o.

E

o o s
(u (o lt a o o o
c

E o

(U E (E dl o. c f o o !t E (5 (5 -o ? o E o o o_ .gE oo (Y) N (9 =EE = (E '6' o tr Y t! f o F ut z TI '6 E (l' f o o.E !. E = J IIJ !( @_ (f) m F = J z tr E o (t' o c. E . c E o . =.g o c att o.g o c (! ot c f o E (5 o o (o!t (E f .E 8. o 'd -o '6 3 E oo UJ o c -g o o (! tr .a o o o lr) (ft o = o o o o E tr.'e J z z Y o c o = c (u o a'a "9 E-9 =ut =E s9 ts o.g o c (E o) c 5 -o o o E z F o ros @ IIJ J UJ = z uJ ? E = LrJ (U c -g E .

.q E E t r x : (u o: J o E'E o p o _6b 0) -o I L tI IJ to E = c at c J(.ct c o s o f c -9 o -g o c $ c (E o (U o o (u E o o o o o c (5 o (E tt. ut z IIJ J IIJ c o o) c -9 o o(u o (U E c g c) (ofi.!z o E o O'F o (5 o E (U c (U o F P c >(l' E Pi I o) o J(Er c g -o o o. o (o (f) o (f. (u o CD g o o.tr = G 'e J z z Y |E EIE (u -o .el fl c \t o @ (u o o o.g o o 3 D ol E c c 5 v-O EO p o v (! :5 3 E IIJ Y o @ oto c Dl@ o @ o AI (f. E Ic (U c G (E o J o) c (U c c o) 9 c c !! au o. E c o o. lc I(tr l< (E (l. o c o! c c tE (U g o . N ) D o c g c o f o.q v O ol E 6 -(E (5 o . (t' .o J (u o.o.g o c (U o. o) c E at. E ( u .c l(! (E J :gi E (U o (u E L (U 1t (U a. !. L o lo lc to o E l.q l . = UJ t9 o o -o o o o o @ f E E (U o o o c -g o @_ (v) Y E = u.U Jl or o q c o o p o c !9(U (U s o l c slc c 5 . (q (f.Ec E c c 3: J o o v^ (U -i! g c arU) a (U 5 P gi o o. a€-9Sr e5f o (o 1() :l. f o) o .Y (l' Elr Io P CL l(U lx t(l' lo l(E l! l(! tot to t: t(! o o o o t: I(E I L t o lI c u r lo t(5 o IJ P o o- o -o J '6. (5 cn = o c lo f ta5 c lo (U l o :' I E t>. E (E E lu F o trcD f 5o -o> 3'6 ro (> (os (u o E c o g c (s It \t (orf 5 (u c 0. (5 -o E E f o o o (u (! Y E E Y N D v) CL N o |o s o (o (f. C\I @- z F { (o_ \f s v 'd = ? o :' E . U' IJJ F z E L (! f E . o -o E E E o -9 (u !< o o rO (o o o o ttl o (t. J o . (u (u -o E o o o o o- .( U > i c (U = ([ G g rga) c o > c -v . @f () o. lY a t ' t(l) c J 8S Eg si e o o J (E o tr c o o.g 6 c (u ta (I.att Elc flq g o c (U CL o o El$l (o (. E (E (U (E E C t f E (u oc' (o E o) E u.Y ( =o f J 69c E dE o E PT ( .c l'E lo 'd o (l' E -g CL o (U (u o o o.o r{. J d. c' '6-o c (E J f a^ c (5 CD c o J E . v -o o -y) p c. p o o o x o (u o CD o. ol o oi @ o (tt @ 5 8 t(8 ll (ol ( o t o EIFq Y Elc$ EFg r() o (o (o o (o o (o N flE:E* $eE -s cEF_E tcD to E 5 o : lc o lp a (U o : lo o o.Y o E o o. I J € (t' (u :J c l fl$5= sl*I I l-Y to IJ lE lf I(E o ([ s E E (l'l o) E E (t) (u i i ( 5 g dll (o c g 'a . Nl(f. UJ F J <') m z E = J (u c (! c o (U o- ot c (u dl N f o o o o c{ q s- C) -. o . v t c .

c (l' f E c c o tr F o 15 c (U o E 'e o o.= 'e +a g (U c -o € (D (E f J z z Y .N E (E E c .E RE {xc eE8 fifi8 5 N ES9 |rl Y IJJ F o f tr o z o oul o z F rE c o .E o o. (f) (\ N @- c{ (o$ = EI EI = o z ? tr t = J IIJ ut Y J ul o z tr E E J .

E IIJ Y IJJ F f o z o oF tr z F at.U 3 '= +.e . IJJ ul ? @ = J IJJ UJ = IIJ z tr. J z z a! Y at. = J IIJ Y m F z E = J E . E.

LAMPIRANB .

LAMPIRAN TabelPetuniukuntuk menilaistrukturdan tingkat Kerusakan B Bahan 8.2 Kerusakan padaelemenbeton(termasuk tulangan) KERUSAKAN PADAELEMEN BETON (TERMASUK TULANGAN) S R TINGI(AT PENGUKURAN KERUSAKAN Tulangantidak terlihat Tidak parah KODE 201 JENIS KERUSAKAN Kerontokanbeton Beton keropos PENYEBAB KERUSAKAN Karbonasi Benturan I Eak cukupnyaselimut beton STRUKTUR Tidak berbahaya SATUAN UKURAN Berbahaya Tulanganterlihat Parah Beton yang berongga/ berbunyi Beban berlebihan Pengerjaanyang buruk Kualitasyang buruk Gaya pratekan pengembangan volume Serangan Kimiawi Berbahaya Terlihatadanya rembesan Lebar< 0.4 mm Berbahaya Lebar> 0.1 Kerusakan padaelemenpasangan KERUSAIGN PADAELEMEN BATUBATA KODE JENIS KERUSAKAN s STRUKTUR PENGUKURAN Batu/Bata Adukan Berbahaya Sedalam g 20 mm Sedalam> 20 mm Berbahaya Berbahaya Berbahaya Berbahaya Adukan Selebar s 5 mm Selebar > 5 mm Pergerakanke arah luar dari permukaan >40 mm Panjang< 750 mm Panjang> 750 mm R TINGI(AT KERUSAKAN Parah PENYEBAB KERUSAKAN Aus karenaumur Benturan Terkikis Mutu yang jelek SATUAN UKURAN 101 Penurunanmutu bata atau batu Tidak parah Parah m' Keretakan Pondasiruntuh Bergerak Beban berlebihan Tumbuhan liar Tidak parah Parah Parah 'l02 Permukaanpasangan Yangmenggembung Pondasiruntuh Berbahaya Bebanberlebihan m' Tidak parah Parah Parah Tldak parah 103 Bagianyang pecah atau hilang Apa saja Berbahaya Element struktural Element nonstruKural m' 8.2 mm Lebar> 0.4 min Parah 14 .2 mm Terlihatadanya rembesan atau bocor Karbonasi Tadak berbahava Terlihatadanya rembesan atau bocor Parah Parah Parah Berbahaya Tidak berbahava m2 atau m' 202 Retak Beban berlebihan Berbahaya Tidak parah m atau m2 Tidak parah Benturan Kegagalan fundasi Gayapratekan Susut Tumbuhan Pengembangan votums Berbahaya Tidak berbahava Lebar< 0.

3 Kerusakan padaelemenbaja KERUSAKAN PADAELEMEN BAJA S R KODE JENISKERUSAKAN PENYEBAB KERUSAKAN Penuaan Retak STRUKTUR Berbahya Tidakberbahaya PENGUKURAN TINGKAT KERUSAKAN Tidak parah SATUAN UKURAN 301 Penurunan mutu dan atau kinerja proteksi korosi Tidak terlihatnya permukaanbaja Lembab(akibatkorosi) Tindakankekerasan Pemakaian terkikis / Berbahaya Tidak berbahaya Berbahaya Berbahaya Sebaliknya Parah m2 302 Karat Apa saja < 10olo ukuran dari > 10%dari ukuran Tidak parah Parah m2 303 Perubahanbentukpada komponen Benhrran Pondasiruntuh Panas Beban bedebih berbahaya Elemen struktural (tegaklurusarah memanjang) <20mm >20mm Non-eEmen structural Dirnanasaja Tidak parah Parah Tidak parah Parah Parah Tidak parah Parah Tidak parah Tidakparah Parah Parah Jumlahyg harusdiperbaiki m' 304 Retak Komponeyang rusak atau hilang Elemenyang salah (pemasangan) Kabeljembatanyang aus Sambunganyang longgar Apa saja Apa saja Berbahaya Berbahaya m m' m' m' 305 Elemen struktural Sebaliknya 306 Apa saja Berbahaya Dimensilebih kecil Sebaliknya 307 Apa saja berbahaya < 5016 strand dari > 5016 strand dari 308 Apa saja berbahaya Apa saja . s STRUKTUR Berbahaya KODE 203 JENIS KERUSAKAN Karatbesi tulangan PENYEBAB KERUSAKAN Apa saja SATUAN TINGKAT UKURAN PENGUKURAN KERUSAKAN < 10%dari diameter tulangan > 10Yo dari diametet tulanoan Tidak parah Parah R m atiau mt 2U Kerusakankomponen karenaaus..B-2 Kerusakan padaelemenbeton(termasuk tutangan) (lanjutan) KERUSAKAN PADAELEMEN BETON (TERMASUK TULANGAN) taniuran. dan pelapukan Abrasi Penuaan Serangan kimiawi Benturan Pengerjaanyang buruk Pengembangan volume > Selimutbeton Parah Berbahaya S Selimutbeton Tidak parah mt atau m3 205 Pecahatau hilangnya sebagiandari beton Apa saja Berbahaya Elementstruktural Elementnonstruktural Parah Tidak parah m2atau m3 206 Lendutan Tertabrak Pondasiruntuh Beban berlebihan Berbahaya Lantai < 1:600 > 1:600 Elemenlain =20 mm >20mm Tidak parah Parah Tidakparah Parah m3 8. penuaan..

8.4 Kerusakan padaelemen khusus KERUSAKAN PADA ELEMEN 3.TIMBUNAN DAN3.ALIRAN SUNGAI KODE 501 s STRUKTUR Berbahaya JENISKERUSAKAN Endapan/lumpur yang berlebihan PENYEBAB KERUSAKAN Arus aliransungai PENGUKURAN Mengurangi 20% s aliransungai > Mengurangi 200/6 aliransungai SATUAN TINGKAT UKURAN KERUSAlGN Tidak parah R m' Parah 502 samPanyang menumpuk dan hdadinya hambatan aliransungai Tumpukansampah Berbahaya < Mengurangi 20016 aliransungai danla|€.FUNDASI KODE JENISKERUSAKAN 511 Bagianyang hilang atau tidak ada Scouring/ Gerusan s STRUKTUR PENGUKURAN Berbahaya < lOVo > lOVo R PENYEBAB KERUSAKAN Apa saja TINGKAT KERUSAKAN Tidak parah Parah Parah SATUAN UKURAN m3 m3 521 Arus aliran sungai Berbahaya Pengikisan dasar sungal Sebaliknya Tidak parah Rehk Apa saja Tidak berbahaya Apa saja Permukaanlebih rendahdari pada ketinggianpondasi atau 6x dimensi tiang pancang Sebaliknya Tidak parah Tidak parah Parah Tidak parah Parah 522 Penurunan Apa saja Berbahaya m2 atau Pemeriksaa khusus Pengembungan Apa saja Berbahaya < 300 mm > 300 mm .BANGUNAN PENGAMAN.210.u< 2OoA tinooi Dilar Sebaliknya Tidakparah m3 Parah Tidak parah 503 Pengikisan pada daerahdekat pilar atau kepalajembatan Air sungai yang macet yang mengakibatkan teriadinvebaniir Arus aliransungai Berbahaya s ketinggianpondasi atau 6x diameter tiang pancang Sebaliknya < 250 mm di atas lantai > 250 mm di atas lantai m' atau m3 Parah Tidak parah Parah 504 Hujan/ Kurang panjangnyabukaan iembetan Berbahaya m 8.220.5 Kerusakan padaelemenkhusus KERUSAKAN PADA ELEMEN 3.230.310. 3.

314.230 KEPALA JEMBATAN PILAR DAN s STRUKTUR Eerbahaya R (ODE 551 JENISKERUSAKAN Kepalajembatan atau pilar bergerak PENYEBAB Guling SATUAN TINGKAT UKURAN PENGUKURAN KERUSAKA N >1 Berputar per12 dalam arahvertikal dan/atau Parah Berputar Turun/Setttle Berbahaya Berbahaya Berbahaya Penurunan>50 mm dan/atautidak terlihatadanya puntiran Sebaliknya Parah Pemeriksa an khusus Punth Tidak Parah 8.ANGKER JEMBATAN GANTUNG DANJEMBATAN KABEL KODE 541 JENISKERUSAKAN Tidak stabil PENYEBAB KERUSAKAN Beban berlebihan Pengerjaanyangjelek STRUKTUR Berbahaya TINGKAT PENGUKURAN KERUSAKAN Apa saja Parah SATUAN UKURAN Pemeriksaan khusus 8. TANAH BERTULANG S KODE JENISKERUSAKAN 531 Penggembungan permukaan Retak.235.7 padaelemenkhusus Kerusakan S R KERUSAKAN PADAELEMEN 4.8.8 padaelemenkhusus Kerusakan KERUSAKAN PADA ELEMEN 3.LANDASAN PENAHANGEMPA KODE JENISKERUSAKAN 561 Longgar Hilang/Tidak ada PENYEBAB KERUSAKAN Apa saja Apa saja STRUKTUR PENGUKURAN Berbahaya Berbahaya Apa saja Apa saja SATUAN UKURAN TINGI(AT KERUSAKAN Parah Parah R m' .9 padaelemenkhusus Kerusakan S KERUSAI(ANPADA ELEMEN4.6 padaelemenkhusus Kerusakan KERUSAKAN PADAELEMEN 4.rontok atau pecahdari paneltanah bertulang PENYEBAB KERUSAKAN Lepasnyaangker Denahen Angker lepas Benturan Bergerak STRUKTUR Berbahaya Berbahaya Tidak berbahaya SATUAN TINGKAT UKURAN PENGUKURAN KERUSAKAN Apa saja Apa saja > 3 panel atau > 10olo permukaan rusaK Parah Parah Parah Parah R m' 532 m' Tindakankekerasan Sebaliknya Tidak parah 8.326 .

sobek atau retak Bagianyang rusak atau hilang Apa saja berbahaya buah Tidak Apa saja Apa saja Apa saja kurangpelumasan berbahaya Berbahaya Berbahaya Berbahaya borapapun lebamya Apa saja Apa saja Apa saja Parah Parah Parah Parah 606 607 Bagianyang longgar Landasan logam yang kering buah buah 8 . 1 1 Kerusakan padaelemenkhusus KERUSAKAN PADAELEMEN 4.6.421 -PELATDAN 4. 1 0 Kerusakan padaelemenkhusus KERUSAI(AN PADAELEMEN 3.502.8 .LANTAI Kesalahan sambungan I lantai memanjang .10 LANDASAN / PERLETAKAN KODE JENISKERUSAKAN 601 Tidakcukupnyatempat untukbergerak 602 Kedudukanlandasan Yang tidak sempurna Apa saja Berbahaya Terdapatgap < 2 mm Terdapatgap > 2 mm atau <r/3 bagian dari tempatnya PENYEBAB KERUSAKAN Apa saja SATUAN UKURAN TINGKAT STRUKTUR PENGUKURAN KERUSAKAN Berbahaya Apa saja Parah s R buah Tidak parah Parah Parah Tidak parah buah >1/3 bagiandari tempatnya 603 Mortardasar retak atau rontok Apa saja Berbahaya < 1506 bagian rusak Tidak parah Parah Tidak parah Parah Tidak parah buah 604 Perpindahan yang berlebihan Perubahan(deformasi) yang beflebihan Apa saja Berbahaya Apa saja Berbahaya > 150/6 bagian rusak > Perpindahan 30 mm < Perpindahan 30 mm < 20% dari tebal landasan > 20% dari tebal buah Parah Tidakparah Parah Tidak 605 landasan < 25oh aus > 25o/o aus Auskarena umur Landasanyang pecah.

4p19[xPERMUKAAN PENYEBAB KODE JENISKERUSAKAN KERUSAKAN 721 Permukaanlicin Apa saja Apa saja Apa saja Apa saja S STRUKTUR PENGUKURAN Berbahaya Tidak berbahaya Tidak berbahaya Tidak berbahaya Berbahaya Tergelincir Sebaliknya = 20 mm dalamnya > 20 mm dalamnya < 10 mm dalamnva > 10 mm dalamnya S 20 mm dalamnya > 20 mm dalamnva < 1 0 0m m dalamnva > 1 0 0m m dalamnva SATUAN UKURAN TINGKAT KERUSAKAN Parah Tidak parah Tidak parah Parah Tidak parah Parah fidak Darah Parah Tidak parah R m2 Permukaan kasar yang 722 Retakpada lapisan permukaan Lapispermukaanyang bergelombang Lapispermukaanyang berlebihan m' m2 m2 m2 723 724 Apa saja Parah 8. Perk.15 Kerusakan padaelemenkhusus KERUSAKAN PADAELEMEN 3.SIARMUAI LANTAI KODE 801 s STRUKTUR PENGUKURAN Tidak Berbahaya Perbedaanlevel S 30 mm Perbedaanleve > 30 mm untuk bentang< 25m Untukbentang> 25m Jika pd joint terdapa lao.329 DINDING.12 Kerusakan padaelemenkhusus KERUSAKAN ELEMEN .507 PIPA CUCUMN 4.600.13 Kerusakan padaelemenkhusus pADAELEMEN KERUSAKAN 4.14 Kerusakan padaelemenkhusus KERUSAKAN PADA ELEMEN 4.595_ 1.DMINASE PADA 4. > 25 mm Sebaliknya Apa saja Lepas < 2596 Lepas> 25% JENISKERUSAKAN Tidak sama tinggl PENYEBAB KERUSAKAN Apa saja SATUAN UKURAN TINGKAT KERUSAKAN Tidak parah Parah Tidak parah Parah Parah Tidakparah Parah Tidak parah Parah R m 802 Kehilangan kemampuan bergeraknya Apa saja Berbahaya m 803 Bagianyang longgar Lepasnyaikatan Apa saja Apa saja Berbahaya Tidak Berbahaya m .508DMINASE DAN LANTAI 8. KERB KODE 73'l 732 733 S JENISKERUSAKAN Permukaan trotoar licin Lubangpada trotoar Bagianhilang^idakada PENYEBAB KERUSAKAN Apa saja Apa saja Apa saja SATUAN UKURAN TINGKAT STRUKTUR PENGUKURAN KERUSAKAN Berbahaya Berbahaya Berbahaya Tergelincir Sebaliknya < 20 mm dalamnya > 20 min dalamnya Apa saja Parah Tidak parah Tidak parah Parah Parah m2 R m2 m2 8. TROTOAR.506 .8.4.

713 KABEL LISTRIK KODE 921 s STRUKTUR PENGUKURAN Tidak Berbahaya > 257obagian < 25oAbagian Koslel Sebaliknya R TINGKAT KERUSAKAN Parah Tidak parah Parah Tidak parah JENISKERUSAKAN Bahanyang telah berumur/rusak PENYEBAB KERUSAKAN Apa saja SATUAN UKURAN 922 Bagianyang hilang Apa saja Tidak Berbahaya buah atau m buah atau m 8.721.19 Kerusakan padaelemenkhusus KERUSAKAN PADAELEMEN 4.15 Kerusakan padaelemenkhusus(lanjutan) Retak< 15 mm B.4.701.8.722 TIANG LAMPU DAN 4.RAMBU-RAMBU .731 UTILITAS KODE 931 JENISKERUSAKAN Tidak berfungsi PENYEBAB KERUSAKAN Apa saja SATUAN UKURAN TINGKAT STRUKTUR PENGUKURAN KERUSAI(AN Tidak berbahaya MemoanayaKan orangatau elemen strukluEl Parah m S R .711.17 Kerusakan padaelemenkhusus \I(AN PADAELEMEN 4. 4.18 Kerusakan padaelemenkhusus KERUSAKAN PADAELEMEN 4.713 PAPAN NAMA KODE 911 s STRUKTUR PENGUKURAN Tidak berbahaya > 25% tidak berfungsi < 2570 ttdak berfundsi R JENISKERUSAKAN Tulisantidak nyata/jelas PENYEBAB KERUSAKAN Apa saja TINGKAT KERUSAKAN Parah Tidak parah Tidak parah Parah SATUAI\ UKURAN bh atau m 912 Bagianyang hilang atau tidak ada Apa saja Tidak berbahaya Pelat nama atau patung Sebaliknya bh atau m 8.4. 8.PELAT DAN .LAMPU.712 DAN4.16 Kerusakan padaelemenkhusus PADAELEMEN 4.MARKAJALAN LALU LINTAS.421.

TabelB.1Kriteria Penentuan NilaiKondisi Nilai (s) Struktur Kriteria E9$ahaya Tidak berbahaya Parah Tidak parah Lebih dari 50 o/o Nilai 1 Kerusakan (R) Kuantitas (K) Fungsi (F) Pengaruh (P) NII/I KONDISI (NK) 0 1 r_C"e.K sj *El -! be-rr"y en_en ns Elemenberfungsi Kurang dari50 % 0 1 0 1 elemen lain llg4pengaruhi Tidakmempengaruhi elemen lain NK=S+R+K+F+P 0 1 0 0-5 .

LAMPIRANC .

LAMPIRAN TABEL KERUSAKAN C DAN PENANGANAN YANGMUNGKINDILAKUKAN
noce kerusakan Bahan dan Kerusakan Penanganan
i

!

r j:=. 6;=1tli.'.':.rl#|-"ij.''i- iffi?i;*t..r-,11ifli1:ffi, 1 a) Bersjhkandan kasarkanpermukaanyang

101 101 101

Penurunan mutudan rstak Penurunan danretakdengan kondisi 3 mutu < nilai Penurunan danretak mutu = denga kondisi 3 nilai

102

penggembungan perubatraatau bentuk-

renurunanmutu dan retak

denqan nilai kondisi

terbukaagar mudih terji; suatu daya cengkramdengan permukaanbaru. b) Basahkanpermukaanyang lama dan lapisi denganlapisanair semen sebagaidasar penempatanbahan yang baru atau, c) Gunakanbahan perekatsepertiperekatepoksi. Hanyapengamatan Lepaskanbatu yang retak dan bersihkanadukan atau betonyang retak, lalugantidenganbahanyang baru. pekerjaanini dilakukan pa<li Pemeliharaan berkaladan Perbaikanringan. Keretakanini mungkinakibat pergerakanbangunanbawah.Lakukan pemeriksaan khususuntuk menentukanjenis penanganansecara menyeluruh. Pekejaanyang cukup besar ini dilaksanakan dalam ProgramRehabilitasi. Harus diperhatikandiperlukannya sokonganatau penyanggakarena adanyabeban dari atas ketikaditakukan
halr r alarr t,|ttu^^ v-^^ , +^v

neminafahrn

102

Penggembungan yang Sedikit

pasangan ataubatayangrusak, batu periksa apakah la) Lepaskan tanah yangjenuhair atautidakpadat timbunan dibelakang Iterdapat pasangan ataubata, batu ldinding pasangan ataubatayangrusak b) Gantilah batu jenisbahan dengan I setara atausamadengan aslinya dalamukuran bentuknya. dan lyang Y_akinkan bahwa terdapat cukuptubang saluran di sepanjang air dinding. c) Hubungan permukaan dengan antara lama baruharus ditangani dengan danterikat baik dengan baikseperti diuraikan padabagian padaBeton" "Cacat (lihatKerusakan 201) Perubahan bentuk ataupenggembungan cukup yang besar pemeriksaan memerlukan khusus untukmenentukan penanganan jenis jembatan. secara keseluruhan

102

pelengkung struktur Bilamana dinding pada pelengkung mengalami penggembungan, penanganannya cara adatah dengan melakukan penggantian yangmengalami dinding penggembungan dengan dinding yang padasebuah bertumpu dudukan jembatan bawah melintang di Perubahan bentukatau penggembungan cutuplpermukaan dandengan yang jalan penambahan masif melakukan beton di besar I depan yanqmasih dinding tegak lama vanomasih utuh.
a) Gantilahbagianyang hilang atau pecah tersebutdenganbahan sepertiyang disebutkandalam spesifikasiatau setaradenganaslinya dalambentukdan ukurannya. b) BilamanabagianhilangteFebut perlu digantidenganyang dibangun kembali,maka hubunganbagianyang lama denganyang baru harus ditanganisepertidiuraikandalam Perbaikanpasanganbatu atau bata yang retak (lihat Kerusakan101).Apabilaterdapatpenggantian bagian dindingpasanganbatu atau bata, maka pentingdiperhatkan penyediaan lubangsaluranair dindingguna pengurangan tekananair yangdapat menyebabkankerontokanlebih lanjut.

103

Bagian yang pecah atau hllang

LAMPIRAN TABELKERUSAKAN C DANPENANGANAN YANGMUNGKIN DILAKUKAN (Lanjutan)

-:;: , I

pada beton termasukgompal beton, keropos,beton yang berongga,mutu beton
beton yang tidak padat pada beton untuk besi tulangannyatidak hanyasedikitkerusakanbeton,

bagianbetonyang baik terlihatdan dalam keadaanbersih. b) Usahakanmembersihkan beton sampai ! 1S mm di belakangbesi lulangan agardidapatikatanyang baik. c) Bersihkansemua karat yang ada pada besi tulangan d) Kaitkanatau lkatkan besi tutanganyang baru jika didapatbagian anganyang diameternyahilang lebih dan2O o/o. Pakailahbahan perekal pada permukaanyang keringdenganbahan Pasanglahdan bentuklahbeton baru untuk mendapatkan selimut beton. Permukaanharus dibersihkandan dilembabkan memudahkanpengikatanbeton lama dengan beton baru. Disarankan agarditambahkan jaring-jaring tulangan yangditempelkan baikpadatambalan tadi. Disarankan agar menggunakan epoksi r halus sebagaibahan untuk pembentukankembalielemen

Buang ataulepaskan semua yanglepas rusak bagian beton dan

yangsesuai asalnya dengan menggunakan yangdisetujui. bahan

permukaan yanglamasebelum beton dipasang yangbaru. beton tersebut akanmemberikan rekatdankekuatan l-jaring daya yang

pada beton dengan menambahkanketebatan

struktur yangmempunyai baru ketebalan melebihi

dimanabesi tulanganterlihat. a) Semua beton yang lepas sekitar beii tulanganyang sudah berkarat pada bagianbeton yang jelek harus dibongkardan besi tulangan rsihkankemudiandiberi lapasan sebagaimanadijelaskanpada Kemudian,sisa permukaantadi dikasarkandengan pahat. Kemudian lubanglubang pada lantai beton lama agar dapat memasukkan kawat angker (diameter8 mm) yang kemudiandicor denganadukan khususdenganjarak dari as ke as S00x 500 mm. Angker khususini sekarangsudah terpasangyang kemudiandiberi lem epoksiyang sudahdisediakan.

Kemudian, seluruh bidang jaring-jaring diperkuat dengan tulangan rukuran 5x100x100 dancorkan mm, lapisan beton baruyang d) Beton tersebut harus dipadatkan dengan yangsesuai. vibrator e) Permukaan beton barutersebut harus diusahakan lembab tetap paling sedikit selama hari. Z
Kupaslahlapisanaspal pada pemukaan jalan danbersihkan bagianatas lantai beton tersebut. s tinggi (kekuatanminimum27,5 Mpal denganketebalan 50 mm (lihatGambar 7-2) d iatas beton tama.

padabeton yangrusak mencakup seluruh

peng-graut-an daerah Kerjakan pada yangberpori beton atau
Berilahlapisankedap air di atas daerah beton yang kurang padat

padabetonuntukbeton yangkeropos

Kerjakan perkerasan lapisan kembali. Kupaslah lapisan padapermukaan danbersihkan aspal jalan dengan ik bagian ataslantai beton tersebut. peng-grautan Kerjakan padadaerah yangberpori beton atau
c) Berilahlapisankedap air di atas daerah beton yang kurangpadat tadi. d) Kerjakanlapisanperkerasankembali. perlutambahan lubangsaluran Apabiladibuatlubangsaluran air tambahandengancara mengebordinding,maka kehati_hatian harus

padabeton untukbeton yangkeropos jika

padabetonuntukbeton yangkeroposjika san air terjadimelewati dindingpenahan

ketika membuka tulangan yangterekpos terhadap korosi. yangterekspos harus dilapisi dengan pengisi komponen retak

LAMPIMN C TABELKERUSAKAN DANPENANGANAN YANGMUNGKIN DILAKUKAN (Lanjutan)

Bagian NonStruktural RetakNonStruktural dan
lebih kecil dari 0,5 mm

Bersihkanretak tersebutdengan menggunakansikat dan kemudian

b) Tutup retaktersebut dengan campufttn slurry yangen@r. semen
Bentuklahpada bagianretak sepertihuruf V sampaikedalaman ranglebih 5 mm kemudianbersihkanbagiantersebut.

Bagian NonStruktural RetakNonStruktural dan antara mmsampal mm 0,5 3 betonuntuk elemen struktural kriteria : t Lebar retakberkisar antara mmsampai 0,.t 0,2S Tidak terjadi rembesan adanya atau bocoran air Mutubeton lantai tidakkurang 22,5Mpa dari

perekat Gunakan yangtelahdisetujui Direksi atauepoksi oleh yang mudian dilapiskan sisibagian tadi. pada V Kemudian tutupbagian tadidengan V adukan semen atauepoksi.

dan mencakupdaerah kurang dari 30% dari luas

Mulu betonpadagetagar, kepalajembatan,pilar ak kurangdari 17,SMpa Nilaikondisi elemenyang bersangkutan adalah2.

perbaikankeretakandengan metodasuntikanbahan perekat atau i sehinggabeton dapat berfungsikembalidan menjadisatu .rankembaliserta berfungsisebagaimanamestinya.

Keretakan beton untuk elemen struktural kriteria : lt Lebar retakkurang 2 mmdanmencakup dari erahkurang lebihS0% luaselemen dari yang
Tidak tedadi rembesanatau adanya bocoranair Dipedukansuatu perkuatanyang disebabkan terjadinyabebanyang berlebihanyang tidak dapat olehlantaiatau gelagarakibatmutubeton

dari 17,5MPa. f) Nilai kondisielemen yang bersangkutanadalah3.

tidaksesuai persyaratan dengan Mutubeton lantai tidakkurang 22,5Mpa. dari Mutu beton gelagar, jembatan, tidak kepala pllar

berfungsi untuk memperkecil bentangan ada. yang Rekomendasi penanganan perbaikan retakdengan carasuntikan

atau gelagarpada bagian bawah lantai hal ini disebabkanadanya en yang berlebihanyang tidak dapat ditahanoleh lantai.hal ini

epoksi ditambah perkuatan dengan untuk menahan gaya ataugayalintang yangtidakdapat ditahan olehelemen tagi bersangkutan. Perkuatan tersebut dapatberupapelat yang baja p-ada rtkan bagian pelatlantai bawah ataubalok, pelai biasanya berfungsi untuk menahan gayamomen ataugayaliniang yang In,perkuatan tersebut dapatjuga berupa menambah balok

jeniskotoran, Bersihkan semua bekas yangtidaksempuma beton rusejenisnya menyebabkan yang terjadinya pada kontaminasi retak pipa Pasangkan penyuntik ditengah-tengah permukaan retak yang
Dalamhal ini mutu beton sudah tidak dapat dipertanggungjawabkan lagi,lebarkeretakan juga sudahmelampaui batasyangdapat sehinggaapabilakeadaan ini terjadi maka beton pada menggunakansikat kawat atau gerindapada daerahselebar

Lebar retak lebih besar dari 2 mm dan mencakup lebih dari 50o/o luas elemen tersebut Terjadirembesanatau adanya bocoranair Mutu belon lantai kurang dari22Mpa

beton untuk elemen slruktural kriteria : lll

yangbersangkutan elemen harus dibongkar untukkemudian dipasang kembali dengan beton yangsesuai persyaratan ukuran dan serta
bentuknyasepertiaslinyadengan mempertimbangkan sebab_sebab

jembatan, kurang terjadinya kepata pitar keretakan sebelumnya. Yylulg!9n getagar, Apabila terjadi sambungan antara ri 17,5 MPa. permukaan beton lamadanbetonbarumakahaltersebut dapat Nilaikondisi yang
elemen bersangkutan adalah4

jenis retak yang tidak beraturandan

an mempergunakan yangtidakterpengaruh gerakan bahan oleh ditimbulkan beban oleh lalu-lintas jugabahan dan tersebut harus cepalmengering dalam waktuyangtertentu. jenis Biasanya bahan perekat tersebul mempunyai yangmahal, harga tetapi mempunyai keunlungan tanpamenutup yang lalu-lintas ada.Dalam inidireksi hal
memperhitungkan mana yang lebih ekonomisdalam

seslai dengan penanganankerontokanpada beton dengan n 201. retak sebagianatau pada mutu beton yang rendah,lihal untuk Kerusakan201. Jika laluiintas padajembatantidak ditutupmaka perbaikandilaksanakandengan cari penanganan

Bersihkankarat yang ada pada besi tulangan

Jikasetelah dibersihkan ternyata tulangan luas bertrurang hingga 06makapadabagian tersebut harus ditambah tulangan yangbaru ujungnya dengan menyambung kannya secara mekanis lasyang atau baiksehingga pemindahan yangadatetapterjamin gaya dengan bai[. sambungan bagian atau sambungan harus ditempatkanluar di daerah dimana tulangan besi yangberkarat tersebut. perlu Mungkin membongkar sebagian beton agarterlihat tulangan besi yangtidak
rfl(arat guna penyambungan tersebut. Setiapbesi tulanganyang mencuat harus dipotongpalingsedikit20 T di bawah permukaanbeton kemudianbeton diperbaikisesuai panjangsambungankurang lebih 300 mm pada

LAMPIRANC TABEL KERUSAKANDAN PENANGANAN YANG MUNGKINDILAKUKAN(Lan;utan)

berlumut, penuaan ataupetapukan beton penuaan , berlumut, atau pelapukan beton
kerusakan adalah karena reaksi

terkena untuk kemudian dapatditentukan banyaknya

pengujianunluk menetapkanluas dan dalamnyadaerah

Kotor,berlumut, penuaan atau pelapukan beton kerusakan disebabkan karena tejadinya karbonasi
tidak lebihdari25 mm

atan sealentdengan bahan yang disetujuidapat dilakukanpada luar beton.

a) Angkatlahelemenyang mengalamikelebihangaya tersebutakibat atau hilangnyasebagiandari elemen tersebut. Gantilahbagianyang pecah tersebutdengan bahanyang sesuai

atau hllangnya bahan beton

ditetapkandalam spesifikasiaslinya. c) Bilamanabagianyang pecah teFebut memerlukanpenggantian, makahubungan anlarapermukaan yangbarudan yanglamaharus diuraikanpada perbaikanpada Kerusakan201.

atauyangserupa atausamadengan bentuk ukuran dan

terjadi lendutanakibat beban yang berlebihan, maka

Lendutanakibat beban yang berlebihan Lendutan akibattumbukan

mengadakanpembatasanmuatan, Bagianyang mengalamigaya yang berlebihanharus diperkuat,digantiatau diperbaiki,Lendutanyang terjadipada elemen beton akibat beban yang berlebihanbiasanya terjadikarena adanyakeretakanatau pecah/hancurnya elemen

pemeriksaan khusus untukmenentukan luas/volume Hindarkan yangberlebihan beban dengan cara

Perbaikan mengikuti kodekerusakan atau2O2. 201

akibat pada tumbukan sandaran akibat acuan mengakibatkan yangbersangkutan darielemen yangberlebih tidaktertihat

diganti karena terlalu lemah untukmenahan tumbukan berikutnya haltersebut dimasukkan dalam masalah yangberlebihan. beban perbaikan suatu diperlukan atau tindakan

mutu lapisan pelindung terhadap karat

yangadaterbatas tidakkritis. dan pelindung Permukaan
harusdiberihkan dan dicat sebagaibagiandari pemeliharaanRutin. Pembersihan dari daerah yang terkenaefeknyadapat dilakukan mencucidan penyikatandengan sikat kawat.

dapat dilakukan dengan kuas. pengecatan yang Sistem harus merupakan suatucatdasar yangsederhana cat dan . Catdasar Jenis Alkyd zincchromate Ketebalan mikron (minimum) 40
Cat akhir - JenisAlkydenamel. Ketebalan50 mikron (minimum) kerusakan dengannilai1-2

Penurunan mutu lapisan pelindung

puladigunakan Dapat sistem yanglainuntuklingkungan cat agresif. bersifatumum dan korosi berpengaruh tefiadap di luar cakupan pemeliharaan rutin kecuali dan tiang sandarannya. Sandarandapat
diuraikandi atas pada pemeliharaan rutin.

elemen-elemen diperiksa. korosi harus Jika elemen baja Penurunan mutu lapisan pelindungterhadap
menyebar, maka elemen baja harus digantidaripadadipelihara. Jika

ringan, makaelemen harus diperbaiki permukaan dan dicat

LAMPIRAN TABELKERUSAKAN C DANPENANGANAN YANGMUNGKIN DILAKUKAN (Lanjutan)

ElemenBajajika luaskerusakan kurangdari

menentukan penampang rusaUhitang komponen luas yang dari iembatan. Bagian tersebut harus dibersihkan seluruhnya dicatsebagaimana dan daerah cakupannya (kurang 200mmpanjangnya) kecil dari maka proses semula dengan pengelasan sesuai. teknik yang
tersebutdapat diperbaikidengan mengembatikan pada harus cocok dengan tipe baja. Semua bahan-bahan

harus dibersihkan secara menyeluruh sebelum dilakukan
ii) Pengurangan TeganganBagianyang Lemah rrangan teganganbagianyang lemah dapat dilaksanakan dengan nbahkanpelatbaja atau menambah bagiantambahan untuk membagi beban.

Perhatian harus diambil untukmenjamin pengurangan metoda tegangan cukup untuk menerima beban jugametode tidak dan itu
melemahkan elemenaslinya kemudian di hari,misalnya membor

yangrusak elemen akanmengembalikan kapasitas harus diambil untukmenjamin ketentuan yangcukup yang

ElemenBajajika luas kerusakan metebihi 15%

penopangan jembatan khusus, penutupan dan pelaksanaan selama

untuk menyokongjembatan ketika satu bagiandipindahkan dan laindipasang. Mungkin memerlukan desainkhusus,

bentukelemenbaja untuk elemen
dengannilaikondisi> 2

Perubahanbentuk elemen baja untuk bentuk elemen baja untuk
dengannilaikondisi 2 atau 3 Diperbaiki dengan menggunakantekanan atau pemanasanatau kombinasidari keduanya.,ditunjang,perkuat.

Perubahan bentuk elemen baja untuk struktural dengan kondisi4 ataus nilai

jembatan Jikapenting untuk mengharuskan terbuka untuk lalu
maka lebih baik untuk memperkuatelemen yang rusaktadi

. Penghilangan tegangandengan pemboranlubangpada bagianujung retak

Perbaikan dengan retak pengelasan Perbaikan pemasangan penutup pelat dengan pengelasan melalui Patah AtauHilangnya ElemenBaja
atau hilangnyaelemen baja jika elemen diperlukan

perbaikan Teknik berikut dapatdipergunakan :
pemasanganbaut atau paku keling pada bagianyang Pengelasan, atau hilangnya elemen baja Jika elemen yang pecah/rusakakan diperbaiki

Perkuatan meringankan atau yangdipikul beban yang olehbagian

perbaikanyang dapat dipergunakan: Pengelasan Pemasanganbaut atau paku keling

pemeriksaan Laksanakan khusus menetapkan untuk dengan tepat Kabel yangAusJikakurang Jembatan Gantung dari febih 5o/o strands dari dan yangrusaUaus/ mulai
jepitlah dengan klem pada kedua sisi kabel kerusakan. untuk menahanbeban. Periksalahagar batangbesi cukup

pemeriksaan khusus untukmenetapkan dengan tepat besarnya kerusakan. Kabel tersebut harus diganti.

Groin.P $F F:=iiti:=. li6. pasangan besar Rip-rap/ batu yang berlebihan disebabkan oleh Affluxyang berlebihandisebabkanoleh tidak iniharus ditangani sesuai dengan Kerusakan S02 jembalan atau memperbaikikarakteraliran bentangan ..LAMPIRAN TABELKERUSAKAN C DANPENANGANAN YANGMUNGKIN DILAKUKAN (Lanjutan) baut longgar baut mututinggilonggar paku kelingyang longgar baut yang menjadi longgar maka harusdikencangkan baut yang longgartadi harus dibuangdan digantidenganyang baru.. ini jika Hal akan menjadiperhatianpenyelidikan khususdan mungkinmelibatkan instansi lain.Jika kerusakanyang terjadidiperkirakan akan berulangkembalimaka disarankanagar dibuat rencanayang khusus yanglamaharus diperbesar sampai tersedia ukuran bautatau yangakansesuai keling dengan yangtetah tubang diperbesar. dipersiapkan kembali.dan dilas kembali. turapataucara-cara Penumpukan Sampah Dan Hambatan pada dan semua penghalangyang menyebabkanmasalahharus dari saluranair./fill..Perhatianharus diambilsehinggakerusakantidak munculketika pohon batang yangbesar jembatan..=fii.ffi Htl" 501 Pengendapan pada SaluranAir endapan yangterjadi lumpur gunamengembalikan sungai periksalah padabentuk tersebut yangseharusnya. dasar Tetrahedron.-.umumnyadilaksanakanpada pemeliharaan rutin. $i:1.. paku keling harusdigantidengan paku kelingyang baru atau atemyamembesarakibat pergerakan longgar 308 las yang pecah harus dibersihkan. Dinding beton.ffift 5 Keruklah yang berlebihan jika aliran menyampingdiantaratebing Endapan/lumpur yang bertebihanuntuk sungai kecil nan lainnyaguna mengamankandaerah yang penting.kehati-hatian harus sehinggakerusakantidak menimbulkanterhadapjembatan padaSaluran Gerusan Air pengamanan Turap.. Bronjong.ll-:::i:#..gl'i.1l{!lr.:==.t. bronjong. daerahtanah timbunanatau pilar. dari jembatan struktur pemeliharaan lamadi luarcakupan rutin memerlukan khusus alat ataucrane untukmembersihkan Jika bahan peledakdigunakan. daerah terjadinya penurunan jembatan hulu untukmenstabilkan diperlukan...4llrr. parit rendahlebar yang diperkerasyang mana sungaidapat endapanyang terjadidengan arus aliransungaiyang groin.$lii=:. penahan dinding tanah. Pembersihan sampah.

timbunan gaya b) Tambahkan bentangan untuk baru menghlndari kelongsoran. terjada Bila seperti dicurigai itu maka khusus harus segera diusulkan. c) Pancangkan pancang sepanjang tiang di ujung longsor daerah atau gerakan tanah lunak untukmenahan yangterjadi (agar efektif tiangtiangtersebut harus dipancang gelincir. disebar sekeliling di daerah pengetahuan Halini memerlukan seorang untukmenentukan ahti penanganan terbaik. pengetahuan jenis seorang untukmenentukan ahli yangterbaik. sampai dibawah batas bidang pemadatan d) Usahakan dengan caradrainase vertikal ataudrainase pasir. g) BangunTurap. Dimana gerakan yang terdapat pemeriksaan diperlukan khusus pemeliharaan harusmeratakan pendekat Bagian jalan rutin agar dapat dengan nyaman masuk jembatan. e) Tanamidengantanaman untuk mengikattanah pada tebing sungai.biasanyaturap baja. lpemeriksaan penanganan metiputi yang : lJenis-jenis a) Meratakan gunamengimbangi gelincir. c) Buat pasanganbatu kosong pada tebing sungaiyang mengalami gerusan. Drainase harus yangtidakstabil. Penanganan :+i l-l i I. ke Biasanya ini dilakukan denganmemasang aspalyangdicampur dahulu."'. 521 521 521 521 522 522 lb) Tempatkanbatu besar (tidak kurangdari 20 kg) pada sepanjang tebingsungaiyang terkenagerusan.H '. f) Bangundindingpenahantanah dari beton bertutang.Bronjong ini dapatjuga dipakaisebagaidindingpenahan tanahpadatebingyang curam. yang gerakan yangdemikian Bilamana dicurigai. atauPenurunan Penggembungan dan Tanal padatimbunan Gerusan padatimbunan Gerusan akibatArus Sungai dengar Kecepatan Tinggi dindingbetonbertulang padatebingsungai la) Pemasangan padaLapis Ringan Permukaan padalapisan Menutup keretakan perkerasan untuk jalan mencegah perembesan danbiasanya air menggunakan untuk aspal 522 522 yang Keretakan Cukup Besar pada BagianJalanPendekat bagianini. 522 Penurunan Cukup yang Besar pengetahuan untukmenentukan penanganan jenis ahli pergerakan terbaik.Bila penghalang tersebutmerupakan tungai bekaspilarjembatan lama maka pekerjaantersebutmemerlukanalat beratuntukmembuanonva. 3erusan pada timbunan akibat adanya penghalangdilBuanglahpenghalangtersebut.LAMPIRAN TABELKERUSAKAN C DANPENANGANAN YANGMUNGKIN DILAKUKAN (Lanjutan) nooe kgruaakan Bahandan Kerusakan Hilangnya Bahan PerlindunganGerusan ::: 511 ilt'Fu#. pemeriksaan segera lakukan khusus penggembungan Penanganan masalah digambarkan sebagaimana pada penurunan masalah . h) Banguntiang pemecahenergi. 522 522 Kelongsoran Timbunan Penggembungan dan yang Penggembungan Berarti Timbunan dapat dibangun kembalikan distabilkan dan dengan penyebaran danpenanaman jalan bibit permukaan kembali. i) Bangungroinuntukmembelokan aliransungai 3erusan pada timbunan akibat Air permukaan dari Buatlahselokansampingatau parit berumputyang mengarahkan air 3adanJalan dari badanjalan ke sungai. d) Buat bronjongdi atas daerah tebingyang terkenagerusan.

LAMPIRAN TABEL KERUSAKAN C DAN PENANGANAN YANGMUNGKINDTLAKUKAN (Lanjutan)

LAMPIRAN TABELKERUSAKAN C DANPENANGANAN YANGMUNGKIN DILAKUKAN (Lanjutan)
nooo kerusakan Bahan dan Kerusakan Penanganan Perbaikan sesuaikerusakan 201 Perbaikansesuai kerusakan202 a) Gelagardidongkrakdan ditempatkanpada posisinya. b) Landasanmortarlama dipahatsampai kedalamansekitar20 mm di bawahbagianatas posisibatokkepala. c) Bagianyang disiapkantapisidengan bahan.perekat yang telah disetujui d) Kemudianmortaryang baru dapat dlpasangdenganmenggunakan adukanmutu tinggi,yang mempunyaikekuatantekan sekitar400 kg/cm2dalam waktu 7 hari. Permukaanbagian atasnyaharus benarbenarada dan rata. e) Mortarbaru harusdirawat paling sedikitselama 7 hari. DLandasandan qelaqarditurunkandenoan hati-hatioade nosiRinvt

503 603 603

Lanqasan Monaryang RetakatauGompal Kerontokan beton Beton retak

603

Bilanilaikerusakan adalah4 atau S

604

604

Pergerakan Perubahan atau Bentukyang Berlebihan darl Landasan Pergerakan Perubahan atau yangBerlebihan Bentuk dariLandasan Bajajika masalahnya disebabkan oleh maka angkatlahbangunanatas dan kembalikanlandasanpada posisi pelaksanaan yangjelekataugetaran awal pada semula 0ika mungkin)dan pasang pengikat(mungkinbaut) sehingga bangunan atas landasan tidakdapatkeluarlagi daritempatnya.

604

Pergerakan Perubahan atau yangBerlebihan Bentuk dariLandasan jika gerakan Baja bangunan bawah maka diperlukanpemeriksaankhusus.Jika keruntuhantidak dapat lagi menyebabkan landasan bergerak secara berlebihan, dihindarkanmaka harusdipasangpenunjangsementara. Pergerakan Perubahan atau yangBerlebihan elemen utama bangunanatas yang beradadiatas landasanyang Bentuk jika dariLandasan Elastomer masalahnya adalahberubahbentuktersebutharus diangkatsehinggalandasantersebut pelaksanaan jelek,maka teknik yang padabentuksemula. kembali Pergerakan Perubahan atau yangBerlebihan Bentuk jika JariLandasan Elastomer masalahnya disebabkan pemeriksaan diperlukan jenis penanganan khusus untuk menentapkan rlehpergerakan bangunan bawah yang terbaik untukjembatan tersebut. secaramenyeluruh yangBerubah Landasan AkibatUmur,Terbelah, RetakSobek, Hancuratau Hilang
Bagian Landasanyang Longgar

604

604

605

ouo
606

Jikanilaikerusakan besar 3 makagantilah lebih dari landasan tersebut pada sesuai dengan uraian kerusakan 604. Bauttersebut harus dikencangkan kembali sesuai dengan spesifikasi aslinya. tidakdapat Jika dikencangkan makabauttersebut lagi harus diganti.

Bagianbaut landasan yang longgar

607

Landasan LogamyangKering permukaan terekpos a) Bersihkan yang semua permukaan b) Beripelumas semua yangbergerak gemuk dengan tebal permukaan c) Catatlah semua landasan yangtidakbergerakrujuk pada Kerusakan untukpenanganannya. 301 gemuk paling Diberi sedikit sekali setahun. Gemuk harus dipompa ke gemuk dalam hingga tersebut keluar ujung landasan. nipel dari lain Jika gemuk tersumbat rusakmakaharus atau diganti

607

Landasan yangKering Logam untukpermukaan bergerak

yangKering Landasan Logam untuklandasan sendi

ffH ffi;iffi
rergerakan Sambungan Memanlang Lantal yang

*''' ,

.

701 702 702 702

3erleblhan -endutan Lantal Jembatan yang Berlebihan -endutanvertikalyang berlebihan .endutanhorisontalyang berlebihan

a) Penyambungan dengan dowel dan pengunciandua bidang antarmuka bersamaan Pemasangan b) yang pada sambungan fleksibel keduamukanya Pelapisan c) lantaikembali pelatbetonuntuk dengan menyalurkan beban tersebut Pemasangan d) balokpenopang bawah di gelagar pelatlantai atau untukmengurangi yangterjadi. lendutan ] Penyokongan elemen kayubiasanya amankarena kayupada I umumnya akanmenyebarkan tegangan dengan baik. I jembatantersebut Untukmenahan lendulan lebih lanjutmaka dapa{ litahandatam arahhorisontal denqan menoqunakan kabel. I

LAMPIRAN TABELKERUSAKAN C DANPENANGANAN YANGMUNGKIN DILAKUKAN (Lanjutan)

..ffiffi
711 711 711 711

nooe kerusakan

Bahandan Kerusakan

Penanganan
,,.:....1

.i,i'

711

Drainase yangtersumbat lantai

Lubangrembesandinding harus diperiksasetiap tahun dan dibersihkan jika perlu Dibuatkanlubangrembesandindingdengan membordindinguntuk mengurangi tekanan,perlu diperhatikanagar menutupsetiaptulangan betonyang terbukauntuk menghindarkan dari karat. Ujungpipa cucuranini harus dipindahkanagar tidak terjadi penumpukankotorandan berkaratnyaikatan angin bawah. Untukmenjagaagarsemuasampahdan bahanlainnya tidak menyumbatpipa cucuranpada permukaanlantai.Jika lapisanaspal menghalangi (genangan)mengalirke dalam pipa cucuranmaka hal air itu harusdibersihkanagar air dapat mengalirdan permukaantantai menjadi kering. Diperbaiki. Jika ujung lubang pipa cucuranOe*aratiEn tiGf?apaimengalirkan di bawah elemen-elemen air lantaijembatan.pipa cucuran harusdiperpanjang paling sedikit 100 mm di bawah gelagaratau batanl rangkautama bawah. Perbaikanini dilaksanakanoleh bagianperbaikar kecil berkala.

712

Bahan PipaCucuran Drainase dan

iiffi

,,1 ,,.,.;;i;;.ift11-

a) Kasarkanpermukaandengan membuat alur. Untuk lapis permukaar beton dapat dikasarkandengan alat seperti gergaji beton tetapi harus yakin lertebih dahulu apakah selimut beton bagian atas tersebul nencukupi untuk diadakan lagi pengkasarandengan cara tadi sebab (alau tidak hal tersebut dapat menimbulkan masalah lain yaitu :imbulnyakarat pada besi tulangan yang terlihat akibat pengkasaran :adi. b) Pekerjaan pengkasaran permukaan tadi dilakukan dengan nembuat garis-garisdengan jarak 80 mm dengan kedalamanS mm. 3aris pengkasaran tadi dibuat melintang dengan arah lalu-lintas. ) Pelapisanulang lantai dengan lapisan yang lebih mempunyaidaya Seal dengan satu ,eser yang baik. Hal ini dapat dicapai dengan : i) rkuran kerikil halus yang disemprotkan-biasanyatidak mahal dan laluintas yanng terganggu juga tidak lama. Pemilihan agregat sangat ,enting apabila dipilih cara demikian, agregat tersebut harus] nempunyai nilai PSV (Polished Stone Vatue) yang rendah ii) |

-l=t:lti# ".:,, r,i.-4iii...'i ;-,,,..-.

721 722 722

yangLicln Permukaan yangkasar/berlubang retakpada dan petmukaan permukaan lapisan yangberlubang

,enggunaan permukaan epoksianti slip - harganya cukupmahal alatyangkhusus. pabrik pembuat Biasanya epoksi
lubang pada permukaan lantai aspal atau kerikil sisinyadilapisidenganlapisanaspaldasar,dan i laludipadatkan denganbahanyangsesuai. :rlukan pemeriksaan khusus apabila besi tulangannya

'emeriksaan khusustersebutakan menentukan apakahpelat secara struktur rusak. Jika lubang tersebut tkan terlihatnya besi tulangan, maka kerusakan ini 722
lantai beton yang berlubang dengan cara penanganan kerusakan gompal beton, 201.

jalanataugraderb) Memahat perata Meratakan dengan menonjol denganpahatbertekanan atau dengantangan.c) (kalaubeton)denganmesingurindad)
dengan aspal. e) Mengganti lapisan yang

pelapisan ulangdenganaspal,perhatian harus 722 722 722
jembatanyang kasar lantai yang Retak lapis permukaanyang terjadi pada bagian menjamin bahwa tebal lapisan perkerasan di atas lantai

joint tersebut 1T aterialyangretakharusdibuang, kemudian sambungan siar-muai (ti hat perbaikan sambungan siar-muai), dan lapisan
di

padakondisisemula.

permukaan yangberhubungan lapisan
kerusakansambunganlantai

Tangani pl)nangananlubang pada permukaanjika keretakanyang terjadi alau besar c) Tangani seperti pada lapisan perkerasan bt)rgelombang sepertl Kerusakan 723 jika yang terjadi buayaatau retak vanq tidak beraturan.

al Dilapisi dengan bahan beraspal (iika kecil) b)

LAMPIRAN TABELKERUSAKAN C DANPENANGANAN YANGMUNGKIN (LanJutan) DILAKUKAN
KOOe

kerusakan
723

Bahandan Kerusakan
Laprsan pelmukaan yang bergelombang

Penanganan Galilah material yang lunak, keringkan daerah yang bersangkutan jiki mungkin dan isi kembali dan padatkan dengan bahan timbunan yan( baik. Lapisikembalidengan aspal atau seal yang disemprot. Buang semua aspal yang terlalu tebal dan bergelombangatau aspa yang bermutu jelek. Gantilah dengan aspal yang sesuai dengal spesifikasiBina Marga dan sesuaikanelevasinyadengan elevasi yanl ditentukanpada rencanajembatan semula. Buang pelapisan ulang yang berlebihan secara manual atar menggunakanmesin grader. Jika mesin digunakan, perhatiankhusur diperlukan di sekitar sambungan lantai agar tidak timbul kerusakan Normalnya lapisanaspal lama dipindahkan dan digantidenganlapisar baru dengan ketebalan maksimum S0 mm, penurunan akhir leve permukaansepanjang lantai jembatan harus sama dengan penurunar yang te$adi pada jalan pendekat.Sebab hat ini akan menghindaftar beban kejut padajembatan di kepalajembatan

723

yang Bergelombang Timbunan

723

Aspalyang Bergelombang karena TerlaluTebal

Laplsan permukaan yang berlebihan

ifitoff'$-p=ffi l:; ,, RFetr;,,
Penanganan permukaan trotoar yang licin dikerjakan oleh bagiar pemeliharaan rutin.Penanganan dapatdilakukan sebagai berikut: a) Permukaandisikat dengan sikat kawat. Untuk permukaanbeton, hal in bisa dilakukandengan sikat kawat yang berputarsecaramekanisuntuk menghilangkanbagian yang licin. b) Melapisi permukaan dengan bahananti slip. Pekerjaan dapatdilakukan ini denganmembuatlapisan anti slip dari bahan epoksi mahal dan memerlukan peralatan yang khusus.Biasanyapabrik pembuat epoksi akan memberikanspesifikasi

731 732 733
=.;r$b-)lr:

Permukaan trotoaryang licin
rrotoal yang Berlubang dan Bergelombanq lEagEn trotoar yang hllang

I
801 801

untuk te|sebut. Penanganan kerusakan 722 Harus diganti sesegera mungkin

Sambungan Lantai yang Kasar atau fiOif Sima Tlnggi SambunganLantaiyang Kasar atau Tidak Sama Tinggidengannilaikondisi< 3

l'

fi'

mffif4t;i'i; ;;:i;,;$

::;.1,;+'+1i_.,1;'i;il;t.iffi ;liliitr@]:,,,.iiir:iri#iIIl|ri
Perbaikankecil untuk menghaluskan tempat tersebutdenganaspal ataudenganchipping manualyang akandilaksanakan padaorganisasi PerbaikanRutin. Bersihkanbagianyang kasar atau yang bahannyatidak teraturdan ganti. Gunakanmetodaperekatanyang baik untuk menempatkan bahan yang baru pada bldang lama. pekerjaanini biasanya dilaksanakan dalamperbaikan periodik dan kecil. Jika tidak ada kerusakanlain dengan sambungannya, laksanakan sebagaimana dUelaskan atas sebagaibagiandari pekerjaan. di Perbaikanperiodikdan kecit.Jika berhubungandengankerusakanlain dari sambunganlantai,perbaikikerusakanlainnyaitu sesuaidengan penanganan yang tepat ditentukandan ganti lapis pemukaan sepanjang sambungan sebagaimana dijelaskan diatas.pekerjaan ini merupakanbagiandari PekerjaanRehabititasi dan perbaikanBesar.

801

SambunganLantaiyang Kasar atau Tidak Sama Tinggidengan nilai kondisi = 3

801 EOz

SambunganLantaiyang Kasar atau Tidak Sama Tinggidengannilaikondisi> 3 KerusaKanakabatterlsinya sambungan

802 802 802

Pelapisan ulang yang telalu tebat Bahanyang menyumbaldalam sambungan Bergeraknya bangunanbawah

a) Potong lapisan aspalmenurut garislurusyangrapisejauh mn 2S0 darimasing-masing sambungan. sisi b) Buang lapisan aspalyanl terletak antara di keduamukayangterekspos tersebut. c) Kasarkar dan bersihkan denganbaik bidangpermukaan lantaijembatan d) Bentuklah cetakanuntuk pemasangan nosingbaru. e) Laburkar perekat epoksiyangsudahdiselujui padapermukaan jembatar lantai yang terbuka tersebut. D Cor nosing yang baru dengar menggunakan betonbertulang yang berserat dan berkekuatan tingg ataubetonepoksi. g) Rawatlah nosing barutersebut sesuai dengar spesifikasi. h) Jika sambungan yang tertutupdiperlukan, maka perekat i) Laburkan epoksipadabidang yan( samping sambungan dari baruterbentuk ii) Pasangkan karevneoprene. dan seal pada dikeluarkan saatpemeliharaan rutin. pemeriksaan memerlukan khusus untukmenentukan penanganar cara jembatan secara menyeluruh tersebut.

LAMPIRAN TABELKERUSAKAN C DANPENANGANAN YANGMUNGKIN (Lanjutan) DILAKUKAN
noqe

kerusakan Bahan dan Kerusakan uo3 SambunganLantatyang Rusak atau Hilang

Penanganan

803 803 803

Perbaikan kecil untuk bagianyang lepas dapat dilaksanakan padr perbaikan kecil dan perbaikan rutin. Perbaikan Ini termasul Sambungan Lantaiyang Rusakatau Hilangdengan pengencangan ataupenggantian pengikatnya haltersebu jika baut alat nilai kondisi< 3 memungkinkan. yangterlepas Bagian akanmenonjol bagian yangterbongkar, dari atar SambunganLantaiyang Rusak atau Hilangdengan hilangnya bagian sambungan. Lihat Kerusakan 80S untul nilai kondisi 3-5 penanganannya. Hilangnya lekatanjika waterstoptidak diperlukanpada Periksalah apakahlembaran kedapair masihdiperlukan. Jika tidal sambungan lantai diperlukan, yangrusak. buanglah semua waterstop a) bersihkanlah dari sambungan sisi siar-muai secarabaik b) bersihkan dari water stop c) sisi perekatbaru padasis laburkan sambungan siar-muai waterstop,dan masukan dan waterstopkembal ke dalamsambungan. d) mungkin perluuntukmemotong waterstoF yangada agardapatmembersihkan sambungan dengan telitisebelun perekat dilabur dengan bahan baru. Dalam kasus bagian ini, ujung dar yang rusak harusdipotongpersegi.Ujungdari waterstop penggant padabagian harus melekat jika ujungdaribahan yangtidakrusak, ingir mendapatkan yang efektif.Mungkin seal yang baru perlr. waterstop jika nosingbaru diperlukan diganti pada sambungan lantai lapis pelindung baru.

803 805

Hilangnya lekatanjika waterstop.diperlukanpada lambungan lantai Baglan Sambungan Lantai yang Rusak atau Hilang

805 805
806

Jikaangkerdalamlantaibetonatau padadinding belakangkepalajembatan tidak terlepas Jika angkerdalam lantai beton atau pada dinding belakangkepalajembatan terlepas Retak pada Aspal dl Atas Pelat Gelincir

a) Bersihkan kasarkan permukaan dan yang betonsepanjang daerah rusak b) Terapkanperekatepoksi pada permukaan beton yang sudat dibersihkan c) Pasangkembalibaja siku denganmortarepoksisesuaidengar pabrik. spesifikasi d) Rawat mortar epoksi barL. diperlukanperbaikan dengan melakukan pembongkaran bagiar belakang beton pengikat angker ataumemasang atau baru.

806

Retakpada Aspal di Atas Pelat Gelincirjika lebar retak lBersihkanretakan tersebutdengan teliti dan angkat setiap bahan yanl kurangdari 5 mm Iterlepas.Seal retakandengan bahan aspal yang mengandungkaret. lPotonglahdaerah aspal yang rusak dengan lurus dan buang setiat laspal yang lepas atau butirannyadiantara kedua potongan. Kasarkar seluruhpermukaan yang terbukapada bagianatas pela ldan bersihkan atau lanlai jembatan. Lapisi dengan perekat epoksi yang telat lbaja ldisetujuipemakaiannyake atas lantai jembatan yang terekspos,pela, gelincirdan sisi dari aspal yang dipotong. lsilah alur tadi dengan cairar aspal lentur yang panasnya stabil. Jika bahannyaterlalu kenyal make Retakpada Aspal di Atas Pelat Gelincirjika lebar retak dapal distabilkandengan memanaskannyadan menambahkanserbul lebih besar5 mm Tetapi tidak lebih besar 35 mm gergaji.Biarkansampai mengerassebelumlalu{intas dibuka. yang sudah disebutkandi atas a) Penanganan b) Menggunakan lembar neoprene c) Menggantisusunanpelat gelincirdengan nosing beton baru dan lembar karet fleksibelatau dengan pengisiaspal yang mengandung Jika lebar retak lebih dari 35 mm karet . Lihat Kerusakan801.

806

806 :ttlllNll

lii|',;lii#?#olt ! iiltl.,.

iftilr
a) Jika hilang,gantilahperekat atau bagiantersebutdenganpembatas yang sesuai dimensinya untuk batasan maksimum kendaraan yang boleh lewat pada jembatan tersebut. b) Jika rusak atau bengkok, luruskan, perbaiki atau ganti pembatas. c) Jika tidak terpasang, pasanglahpembatassehingga kendaraantidak dapat lewat pembatas tersebutkecualidiberikanizin khusus.

90t
i.l,a; *i:ir:=

Pembatas-Pembatasyang Rusak Atau Hilang

:+:)1. I

91t 912

Rambu-RambuLalu-Lintas dan Marka Jatan yang Iidak Terlihat HilangnyaRambu Lalu-Lintas dan Marka Jalan

tersebutbiasanya

i . :i...rr I.ir F'lnlf lill...i..=zr-!j 1.:j.t$J ffi lrng=.1ru...i:e5lr!':#i=.iiiI :.!!r..1.: U..'".il..iiilll-i.LAMPIRAN TABELKERUSAKAN C DANPENANGANAN YANGMUNGKIN (Lanjutan) DILAKUKAN l\0qe kerusakan rr+ r' 921 922 Bahan dan Kerusakan '. ii iir 931 yangTidakBerfungsi Utilitas t..1iyil!1. Penanganan "'' Elemen yang Hilang pada penerangan. .r::.filllf Laporkankerusakanyang terjadi pada instanCi yang Uenvdrfiiiguniij( memperbaiki ketldakberfungsian atau memindahkanutilitastersebut. Tiang dan Saluran Utilltas Gantilahperekatatau bagianyang rusak dan sudah tua. irli . Setiappermintaanlisan instansilain harus ditegaskandalam suatu perintahtertulis..t' ..+il .:...#::. .5l. Gantilahelemen atau bagianyang hilangtersebut..

LAMPIRAN D .

dl katalog) KONOISI PERLINDUNGAN I(ARAT BERKARAT LoKAst : (sesuaidenganno. KEADAAN SEBENARNYA CAMBER PostrF NEGAnF t] n KEgAi0? (sesuai katalos terlampir) i. (Sesual dengan no.IAtt.Gst j (sesuaidenganno.LAMPIRAN FORMULIR D PEMERIKSAAN LEMBAR PENGUMPULANDATA KEADAANTERKINIJEMEATANCALLENDER& HAMILTON fl OATAJEMBATAN NOMOR r.APISANASPAL : : : JUMTAHSEGMEN T-] DUAstSI DEKBEToN STRINGER RAILING : : E E] tr] :CM fl DICORDI TEMPAT DENGAN BEKISTING DICORPADAPI-ATDEK MENGGUNAKAN ELEMEN PRACETAK BUAH BUAH : f] PADARANGKAJEMBATAN tf PAoATIANGTERsENDIRI : fl GALVANIS CAT GALVANIS+CAT nDAKADAfl ADA E sArustsl ADA PERLINDUNGAN IGRAT fl TIDAKADA E PIPAPEMBUANGANATR : I ADA A --MM GUARDRATL : trt E n n JUMLAH TIOAKADA : BUAH E DAFTAR PERIKSA .'d[bEi'R:'srRUKruR aEar^uAE JUMLAH : BUAH LOKASI : (Sesuai dengan no. di katatog) 35 . fl cANDA tl tl M M CM I r [ fl 2 2 tr] E 3 f l' 3 tf E 4 4 PARAMETER UTAMA (JARAKBANTATAN BENTANG UTAtvtA) LEBARJAI. TIOAK LENGT(AP (Mohon ditandai di katatog) t_l MUR & "' lNG ATAU LONGGAR (periksa dengan mengetok dengan patu) -eueH n AeA JUMI-AH : lornst --(sesualdenganno.di karalog) fl AKutuiultst KOTORAN LO. di katatog) n RETAKAN PADAELEMEN STRUKTURAL BAJA(Oekat sambungan bautatauakibatkerusakan atEukarat) fl tf ADA IDAKADA JUMr-An : BUAH LOKASI : (Sesual dengan no.AN LEBARTOTALJALURPEJAIAN I(AKI I.A JEMBATAN LO!(ASr TAN@ALDIBANGUN DARIKOTAASAL: TIPEB1OI815IBDECK'D5 BENTANG BENTANG JUMLAHBENTANGJEMBATANTOTAL : JUMLAH BENTANG JEMBATAN JENISGH : tl BEF?^N^ DARIJUMLAH TOTALBENTANG JEMBATAN APAKAHBENTANG GANDA Ll frjNGcnl LEMBAR DATAtNlAoAtAH uNruK BENTANG No._HILANG. di katatog) =BAUT.dikatalog) I I KERUSAKAN DANPERUBAFiAN BENTUK PADAELEMEN STRUKTURAL (Akibatbenturan kendaraan) trl fl ADA JUMI-AH _: IDAKADA BUAH LOt(ASl : .

= :^ I IADAGAMBARSKETSA/TIDAK ADAER'.ARAHPANGKAL UJUNG / PANGKAL BENTANG ARAH HILIR GERAKBEBAS : cM PERGEMKAN : TERHALANG. PANJANG :MM :MM fJ MELINTANG LEBAR tl PERUBAHAN BENTUKPERMUIqANASPAL(DEFORMASI) BERGELOMBANG MEMANJANG I] MEMANJANG LOKASI : .AN AENORMAL KONDISI ANGKUR : KARAT/KOTOR/BAUT HTLANG KONDISI MORTAR RETAK/RONTOK/ : TTDAK RATA POSISI BANTAI. LOI(AS| : LOI(ASI : (Sesuaidengan di katalog) no.ANTAI TERLEPAS KE nYA fl KONDISIPIPAPEMBUANGAN AIR BERSIH nDAK E TERSUMBAT KONOTSI BANTA1AN fr KEADAANPERLINDUNGANKARAT : fl rl BAIK BERKARAT tf PANGKAL BENTANG ARAHHULU GERAKBEBAS : CM PERGERAKAN : TERHALANG/ TIDAK ROTASI PERGESERAN : MM/MM MM.EXPANSION JOINT:TIPEBES|SIKU./MM MM. ARAHDARI: UJUNG BENTANG. di katatog) t] BERGELoMBANGMELINTANG oc JENIS SAMBUNGAN SIARMUAI. di katatog) .AH PERBEDAAN TINGGI KERUSAIGN :MM -: M M CEI.ARAHPANGKAL/ UJUNG MM.AN ABNORMAL ABUruENDANPITAR ADAPENURUNANTANAH Tf Foro/ rIDAK'JUMLAH : LEMBAR ADALoNGsoR . ARAHDARI: KERUsAKANT-ArN-t-ArN E RUSAK (Beberapa bagian tidakberaspar) t] SUHU JEMBATAN PADA SAATPENGUKURAN : CEI.KONDISI PERMUKAAN JATAN fl RETAK LOKAST (Sesuaidengan di katatog) no. (Sesuaidenganno. (Sesuaidenganno.ARAHPANGKAL. BERGERIGI/ KARETTASpALTIC PANGKAL BENTANG.TTANAH eoa PELEBARAN JEMBATAN / rtDAK AoA nENTMBUNAN TANAH fl ADAERosl rANAHDTBAWAH ABUTMEN ('NDERWA5H) sE Ap'ERTAN'AAN t] prLrHAN coREryANG rDAK PEMERIKSA PERLU TANGGAL 36 . UJUNG KONDISI ANGKUR : KAMT/KOTOR/BAUT HTLANG KONDISI MORTAR: RETAK/ RONTOK/T|DAK RATA POSISI BANTAI.AH PERBEDAAN TINGGI KERUSAKAN :MM :MM tr] E ADA TIDAK ADA APAKAHSAMBUNGAN ]-ANTAITERLEPAS KE f| f] ADA TIDAKADA fl El YA noAK APAI(AHSAMBUNGAN I. TIDAK ROTASI MM/MM PERGESEMN: MM.ARAHPANGKAL UJUNG / KONDISIANGKUR : KAMT/KOTOR/BAUTHTLANG KONDISI MORTAR RETAK/RONTOK/ : TIDAKRATA POSISI BANTAI3N ABNORMAL UJUNGBENTANG ARAH HILIR GERAKEEBAS PERGERAKAN ROTASI PERGESEMN : 2 CM : TERHALANG/TIDAK : Mtr/t/MM KONDISI ANGKUR : KAMT/KOTOR/BAUT HILANG KONDISI MORTAR:RETAK/RONTOK/T|DAK RATA POSISIBANTAIANABNORMAL UJUNG BENTANG ARAH HULU GERAKBEEAS : PERGERAKAN ROTASI PERGESEMN : : T CM : TERHALANG/TIDAK Mi.

. dqt t€t dt) : Nomo Pemerikso/NlP .SISTEM MANAJEMEN JEMBATAN LAPORAN PEMERIKSAAN MENDETAIL JEMBATAN Nomo Jemboton Lokosi Jemboton Tonggol Pemeriksson: Koordinot Awol Koordinot Akhir LS LS Propinsi/Kobupoten/Koto B1 BT DOfi Km tr<ao .m pemeriksaan Elemen-elemen memerlukan yang Khusus Elemen Kode Lokasi Uraian Alasan untuk melakukan Pemeriksaan Khusus NPIB x:Yiz TINDAKAN DARURAT Apakah Tindakan Darurat Disarankan? Elemen-elemen memerlukan yang Tindakan Darurat Elemen Kode Uraian Lokasi NPIB X ' Y z Alasan untukmelakukan Tindakan Darurat Gambar Foto dan Apakah Fotomemanjang kiri/kanan) (sisi Jembatan tetahDEmbii7 Apakah Foto Tampak (alanma@ Depan .paKan roro Korlotst Ltngkungan telah Diambil? lllraKan roro nonotst Aflran liungat telah Diambil? Ya Tidak ^pdrarr roro trEmenyang nJengatamt kerusakan telahDiambil? Hanya untuk keperluan kantor saja .iloo 6*r./ AADT Tohun Pembongunon Niloi Trofic Tqhun Apakah DataInventarisasi betul? (lingkai jawaban) tinta merah Ya Tidak Jika data tidak benar.Et^I.. pe$aikan dapat dibuat pada LaporanData Inventarisasi dengan PEMERIKSMN KHUSUS ApakahPemeriksaan Khusus Disarankan? ftrnr.

: Y Y z 'af €l gHx =E @ YI E. 5g! 'd =fi I E a : 'd uJ UJ J u @ h:q d :-d EJ Fih E o o o -9 o g o 3 o o E J "g P o I ol J o & i: u @ u. = ' 6 e.-*Eg E6 f J z bo Y fs (o J bfi YI x ... ... g o . UJ ]U Y f l- z z Y (t) l E ltJ !< t :) LL s o I 6 E o .i. ut J J g o d EI F O:F ul -g P c o Y o G o N -9 L = a g o P I o o o o @ o o a a I @ E o N N o I o -J uJ u.t z...1. J U o N o Y o a R'3 N : N 8:8 rtidt d:o ci o ts N N o I N o Y o s m tu -? @ p\ p & F 6 z 6 o z [U o z F LU J a@ a@ E4 SE 6d z cc 6 z Y z = :sOv FtFF F SE S tU e o \< tu z IL ro . (f) o (L E.

.

. . . ..':. . :. . .. ' . . ' i . :':'. i ' ."''.'."'.::: ::::. .::::. " ' . . . . . . . . . " " .. : . . .. : a : : : ' ':"-'-' | : ' ''-'-.:::::::::: ii. .:'. .. . . . . . . : . .: : i : : : : ' '-":''"""'i""""':'. .:a.: : i " " " " : " " " " ' : ":" " " ' : " " " " ' ! " " " ' . : i i : : : . . . . :. ..". .:::::::: : : : : : ::.Form D-5 SISTEM MANAJEMEN JEMBATAN LAPORAN PEMERIKSAAN MENDETAIL JEMBATAN m CATATANDAN GAMBAR : : : ::::il:::...:::. : . : : : : : : .::::l::: :::::::::::: . . . " . .:. : ::::::::i:::::'::: ::. ' : ' .

U Ei t .!2 E x (5 '6 z o z z t|.o..o o o () (! z F o v o o . ul tu J z IIJ o F o tr g o E o o c o q c 6 o c 6 gt o o 6 6 z o . o o E o o E (! E o v z o z E (E 0) o E o Y () uaual3epeduelesnra)l uelequaf opj uep . o o Y E J .Form D-6 0 5 6 -g E o o c q) q E o o o o o c . o o q.4 E ! (! @ f (5 (5 q ! '.(! o o .!u U) \< TU LU (L E.4 I ! .2 c) E c) Y - z l! z \< a :) E E o c o o o) o o Y E LU tU Y c (U E o E -!! 0.o o 6 (! (t o (L c G (E a t o tr s o o c (5 : '. ts g o o {.(5 E o (t .? c. -q.a o - c) v o E o Y o 5 z E a I o q e o E o 6 o o lt o o o Y z a It I o o o u o E z z o q 0) e E . o o o L c o c o o 6 t z E s z o E z z o o o o Y tu E . o 6 v 0 q 5 q) .9 o 6 c 6 q m LU .9 c o 6 C' o G (.

_g o o 6 o E e E o !u q) z z o o :< U) [J v E o F o LL tlJ g ! tu z tr (L & o o o o E o) o .rJ = UJ J z c (U E z c o o E $ z o E o o G -!P c) o o o v ru E c ts E Iq.o r G o c o o o o I e e o 6) g 6 (5 a o G o (5 6 (E E .? F LU {) q C) o o c o D Y €) o o o o o .(6 E -g 5 E o c !u o o g) o .92 E L z c o v C) Y tu c o z o L o tt o o o u E o z C) .o 6 o C' .2.9 o :o 6 o o o o lr z z Y U) f o z z tu tr o l! ut \< |.9 o 6 o a c o '.!u c) o o E o 6 z Y o E o o E o u E (l) o -ru o o o Y o E z e o z E 6 uauJaE epeduelesrua)uepuelequal oloJ .4 o 6 ! . o o tt o Y .Form D-7 (! HEH HF o E (t o o a (! ls b E o ct {) s G o () o C .(g z (5 (! o o Y 6 F m IU .2 C Ei z L o $ J o v o E Y ..

t X.Arah Memanjang 469 SAMBUNGAI 302 . dimulai elemen dari yangterdekat denglnAbutment (A1)seperti 1 lerlihat dalam Gambar 2 Batang diagonat ke I Bl Batangatas ka. Contoh lokasi yangrusak elemen ELEMEN KOOEI URAIAN KERUSAKAN KODE URAIAN KARAT KARAT KARAT KARAT NP/B LOKASI X 2 z KET BATANG 4.n ko-l P2 Kolom ka-2 P2 T. dari misalnya dalam suatu strukturrangka. BENTANG1 ) Da.. 4.bg Gambar2 PenomoranElemen.462 rEPI BAWAF ' Batang tsgak ke-2 Bl P1 KeKMb6a.Pancangks-4 A1 Oari 'KM ( e q .YdanZ seperti yangterlihat gambar dalam Elemen-elemen dalam arah melintangdiberinomordari kiri ke kanan bila dilihatdari arah meninggalkan seperti A1 ctalam Gambar 3 T.Pancang ke-1Al Kolo.Bagian-bagian diberinomordari atas ini ke bawah sepertiterlihat sambungan dalamGambar4 ry Batang diagonsl Elemen-elemen arahmemanjang dalam diberi nomor secara urul.Form D-8 PETUNJUK PEMERIKSAAN SISTIM PENILAIAN Ditinjaudari shuktuf apakahkerusakanberbahayajiau tiOaff Apakahtingkat kerusakanparahatau tidak? =1 Kalauberbahaya Kalautidak berbahaya = Q jumlah Apakah kerusakan@ arealvolume/panjang? (penitaian pemeriksa) Apakah elemen masih berfungsi?(pengamatan pemeriksal Apakah kerusakan mempunyai pengaruh iarhadap ebm"nr-din pengguna jaran? dan (pengamatan pemeriksa) KalauYa KalauTidak KalauYa KalauTidak =J =Q =Q =| Kalau Ya Kalau Tidak ='l =Q PENILAIAN KONDISI Elemenjembatan / dalamkondisi dantanpa baik teruiifan Elemen /jembalan mengarami kerusakan ringan.461 4.Penomoran 3 Elemen ArahMetintang Penomorandalam arah vertikal biasanyahanyaberlakupada bagian-bagian suatu elemenstruklursecaraindividual.i KM ksil Ke Kli4b€.penomoran 4 Elemen Tabel. n M kecil Gambar . hanya memerrukan pemeriharaan rutin Elemenjembatan / mengarami kerusakan memerrukan yang pemantauan atau pemeliharaan b€rkala Elemenjembatan / mengaramikerusakan memerrukan yang tindakan secepatnya Elemen/ jembatandalam kondisikritis Elemenjembatan / tidakberfungsi runtuh atau CONTOH PENOMORAN ELEMEN Elemen-elemensecara ini berturut-turut nomor pada diberi sumbu ..46 BATANG TEP' AIAS BATANG DIAGONAL w2 302 83 B3 1 302 2 2 &dq 3!. Gambar .1 81.

Form l-1 .hr ltounn t.d/|o|rot) (.Jemboton (Lomo) ib.JEMBATAN LAPORAN PEMERIKSAAN INVENTARISASI JEMBATAN No.'iffill*../ Tohun Pembongunon Niloi Trofic AADT Tohun KRONOLOGIS JEMBATAN Penanggung Jawab Pembangunan Biaya Perencana Kontraktor KonsultanPengawas TINDAKAN DARURAT Apakah Tindakan Darurat Disarankan? (lingkai jawaban) Alasanuntukmelakukan Tindakan Darurat | Ya I Tidak ULASAN PEMERIKSMN Gambar Foto dan Apakah Folomemanjang kiri/kanan) (sisi Jffi Apakah FotoTampak (aranmasuukeffi Depan ApakahFotoKondisiLingkungan telah Diambil? Ya Tidak Aliran Sungai telahDiambil? 4pqIah FotoKondisi ApafianForoEEmenyang mengatami kerusakan telahDiambil? Hanya untukkeperluan kantor saja Tanggal Oleh : Agustus 2006 . dort |tio et) i Nomo Pemerikso/NlP .hE J.F lDtC Xo.lo'u.ribctai lb.rm$n Nomo Jemboton Lokasi Jemboton Tonggol Pemeriksoon: Koordinot Awol Koordinot Akhir LS LS Propinsi/Kobupoten/Koto E B'l DOfi Km txao o.

f + !) @ a@ og a .f g s 9sA 39'6 s 3g a = . oo Kal . o nt z m z v a a cm TD -{ P ||| 6FE56 o o o FE$$q ae F8d3+59 o o x il c = Prg g 6 @ !) Et & 9ia o>-.f 5* o.1 { A(..r 5> .E . S5 xt r F g oc(t ?sda = @r b . m o) = 3 3) is i$ i$ is i\r 555S5 ESESs o CL o x - EE$ tEq a HEE x o z r X 6 gq- $$$Ig a o tr o qr J *s g r o o . o r s o o a o 3 0.e ssgeg E eg= q f f .1 { x o o e $a*** r#6frfi9 g ssss -FX^ f :-f D - B € x x s - g. U +Es E qHs s f 0t J 3 o o n. F'.e s o (t -l \\\\\ idsi9 55555 x tD 3nl9rN:.:g frFg ^a $Fg gsss EEE flq . a Ig 96 J $ @:E f @ T x o U -(.)'oo 0 (c) q) a$s5$A5A x.qq ggrafi $$$$$$ FFq$E'r *Fd n $$$ C$€f'ggqg. FFF sg g#-' €€ggge= (D < I Tt x O m 6 n c c- O @ -i -o > € n x a z m m ^ a o * ?$efid NNN OlsJ 3(CtO Es . 6 E6 : s o E6iE d'a$F 3o-- F5E5EH8 5$-sqEE.NNN . ga OE xoo o=o 8 d! eo T' !L o q o x x ^ x o E !l o q g x a o 6 s. Ftrg€€ F€$ m 6'. o gier B3d.9* " J f. .It o.8 ii-oo z <Trm ! q <c@ Dt0) oY. g!.It CI q. &*. = coc0) cL- T(!!1' D:O'A) oYoo Dd-oo o ? D x at 5 J G o E 5' o .1 m o 3 U' @ g. 3 3g rx E F *'g € €€€ .C O) q -l N o)i . F x o ' =@ Xs'63.D> giFffs 6'.. 6. f s @ Er0>o dooo x:. 0. 3 o s HE.q s .EEE o) c E o J :{'.ts{ q. 0 0l g.= =i .aE . = €' z x -{o(.FFs$f. E qs "qn o f o F E' 3 E'5.$ :! o ..9 c € x-nazI <o - m- !oo=oo{ > <@ 0t 'o o 5 a. 0t 3 qHa ut z-l wro! 45 . 0. 5 3 Ea. z Eg <x>{ o o o ssos z 3 Es . o ^ f o f d =:: q. o N o o d $ ae eFFd ee g tFf.q 1 5 3 . { o o (cl F 0) 1' s iliff J J O N J $$$$*$sc gi E $d _g fs. 3 0 o gggB (r€ x9. Tl0 tp@tD ooo ooo -og(/. 9. 5 N N gEflggdE€ m it o I NNNNNNNN o o E o (o 0 3 0t I .= 5o s. x I 9e'Fg5g .

FEE o ! E o u U) o o .o o g o c 6 q c o c o € o J E Y z o f.g o s c tIl l--lt E o . o = t! -t z J U' )< i z o z q o UJ (L o o i= = 6 c .

0"* | Tipe Bangunan Atas Pelebaran Semula Kiri Kanan Ya . JalanAlternatifan jalanmemutar dan Jikajembatan ditutupuntuktalulintassetiapsaatapakah jalanalternatif ada mefaluisuatulintasanatau penyeberagan sungailainya? (lingkari jawaban) jaraktambahan Jikaya.bt 1. Batasan Fungsional KETERANGAN TAMBAHAN Batasan muatan gandar.Bebangandar maksimum yangdiijinkan (MST) jalan sesuai dengan kelas Batasan lebarjalan(m) .trd nnbot n fdugdrrr/&{a SlctF &r ilsR0a &ao U* l{outlt &t lo.kendaraan melajuperlahan diatasjembatan 3..Form l-4 JEMBATAN fiJlY".Lebarjalur lalulintas jatan sesuai kelas status / Batasan (uraikan) lain 2. TipeJembatan GambarKonstruksi dan Terlaksana Apakahada gambarkonstruksi jembatan terlaksana setelah sefesaidibangun? (lingkai jawaban) Apakahbangunan atas merupakan standar? tipe (lingkarijawaban) jembatan Apakah telahmengalami pelebaran? (lingkarijawaban) Sebutkankode tipe bangunanatas semuladan pelebarannya Ya Tidak Ya Tidak Pilih 1. (ton). Cukuplebar. DataBanjir terbesar Mukaair banjirterbesar yangdiketahui: pilih(+. tahun) Sumber keterangan dari 5. Longgar kendaraan bebasmelintas atasjembatan di 2.?rthn . 2 atau3 Ya Tidak .jika diataslantaiatau(-)jika dibawah (m) tantai Tanggal terjadinya banjirterbesar (bulan. berapa yangharusditempuh (km) 4..' LAPORAN PEMERIKSAAN INVENTARISASI JEMBATAN ltcFothd )lohF J&r )b. Arus Lalulintas Dampak lebarjembatanterhadap aruslalulintas : 1. Sempit kendaraan harusseringberhenti antri dan 3.

..........d....* t_l JEMBATAN I I LAPORAN PEMERIKSAAN INVENTARISASI BATAN JEM Nomo Jemboton : m ll*hE J&r t ...: a ...........:.Form t-5 f. s|rt[x Not]ut Jba CATATANDANGAMBAR ...:..ili]!.........:.......:........:..............:...:......

Jemboton (Boru) SLt[ Jer iloRtE Jdoi t'h|( Sutth ilsthn *t xelhbltn .SISTEM MANAJEMEN JEMBATAN LAPORAN PEMERIKSAAN INVENTARISASI JEMBATAN Nomo Jembston : No.b CATATANDANGAMBAR ::11 .rtt Jil 06.

o F o LL UJ o e o o c o c qt o o C) (0 o o uJ z M.IJ )< o o tr c e o (u z z ct c o E o o o o Y o E o u. & F o IL J o s v .9 o o -c o o c o E -g o q) L o o E c o E o q) E E G o z z Y z z o E o o E o o o )a u€ual3epeduBxBsruay uel?qu€rolol uPp Agustus2406 50 .Form l-7 F=E f.6 c I o G @ I o E o o U) z o o o :< € z .Hk Ea 6 c (! c s E o o o s o -6 F o o o 6 g g o F o o G z t-- m LU -? o s o v .p.c a E o tL a E. F z \< o 3 E UJ c o E o o o e o z z z a Y I. o E o o )< (s z c a o o r q L .9 o E G o (g : € o (t o o :a v o 'd o c o o u- o c o .-9 o o o E c o z z :< o c o o o o z UJ LrJ 6 E o o o o o (t F.9. t o (! J (u E c o o o g o e ru e o g c o s 6 o o o o lt o o o ll o - o !a E z . tU &.

=.x o o o 6 G o o g 9. 0) z 3 z o o 3 o o 3 e.x o e o c a . z g. . x o c r -t o 7 z c) 0 0 o -i o @ o lJ o 5 8r s s f D 5 G G o' !r E o @ o J g d o D a g s o o q o 3 o J x o o 3 o !9. 5 o A' o o-' e.Form l*B padaElemen FotoJembatan Kerusakan dan o o o !!. o o a o x z z o I T a o = = 5 o o g <2. x o @ . F J o o o o o 6 c a o x o @ a" e o 0) d' @ 0.o : o s a o s . 7 o o x o o o o c 6'. o o x o o f z m o @ s e a |2. x 0).Tl 0. o x D z z o 3 o g. o x z z s J 3 o 0 q o 3 o a x m n c a o qt = m m m z o { o -rl n x a z 2 z -{ rn m 1' m x z q o v 6 a C. a o x o o 6' o * o o g 2. 0 x o o a o F o f (p { z o o s o o - sr 0) F a s @ s o o (o 0) 3 g o o o 0) 3 I f = EE$ . z x g. o (D 3 a :i o 'n o o !. a z g.

. Apakahada tumbuhan liar? (lingkari jawaban) Ya Ya Ya Ya Ya Ya Ya Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak pipa 4.Form R-1 . Apakahada lubangdan permukaan lantaiyang bergelombang? perludicat? 7. Apakah cucuran di lantai yang air ada tersumbat? 5. Apakahpelatnomorsalahatau hilang? 9... Apakahada penumpukan puingatau rintangan sungai? di 2. Apakahdrainase daerahtimbunan di tidakcukup? 6.rd Km 1t r dot trlic o0 : l:::':'::-"n*:": Niloi Trofic Nomo Pemerikso/NlP Tohun Pembongunon AADT Tqhun PEMELIHARMN RUTIN 1. Apakahpelalnamasalahatau hilang? Ya Ya TINDAKAN DARURAT Apakah Tindakan Darurat Disarankan? (lingkarijawaban) | Ya I Tidak yang Elemen-elemen memerlukan Tindakan Darurat Elemen Kode Lokasi Alasan melakukan Tindakan untuk Darurat Uraian A/P/B! X ! Y z Hanya untuk keperluan kantor saja Dala Pemeriksaan 52 Agustus 2@6 . Apakahsandaran 8.d^r. Apakahada penumpukan kotoranpadaelemenjembatan? 3." JEMBATAN LAPORAN PEMERIKSAAN RUTIN JEMBATAN Nomo Jemboton Lokosi Jemboton Koordinot Awal Koordinot Akhir / LS LS poten/Koto Propinsir/Kobu BT El DOfi (r<*oo.iJi:L.

n x a z n c { z C- J 0 f G 0 o o 0 -t o @ G ! o o o { TI o a a s 3 g d @ o 3 6 : o. q o o o o c o D o q z x o D o o o o E: o c o o o o c o 0 st_l m w -l z s a 0 a { 9r 9L ! f @ o s 3 d o o o 0 3 o t !H* sta z-u u. z 3 o e o o : cr o o 3 : r -t o n z -(. o z x o o o 0 o o o o D T o 6 a: z g_ x o o o o o f. o o o s e 12. o a o 3 0 q o 3 o 3 x z z o o o o o-' 3 o 3 s !!. o 3 o J o o T o T o o g !?.tol . g. : o g:.t. 3 x o o o o o z z o o 3 D o o o o 'r| o 5 v c x m @ x z s g.FotoJembatan dan Kerusakan PadaElemen x z z D o o 9. T o o T gE z x o g. x o o o o m rn m z o m = m E' J D o o a o 5 3 z o z o 0.

o g 6' o rE sl_l m w { C- o s ) s z s a g. o x o o e a a 9.pada Elemen FotoJembatan dan Kerusakan x o o o 3 o o 3 o o o z z 'Tl o x o o o o o o z z D o o o 3 o o 'n o G t R T o g. o a:. o e 0 t f x o o o o o 6 o o o z g. x o o o 3 o m m m z o { o 'n n z -t = o rn n x a z c { m z z 0 J D A) 3 x o o o o o a o T 6 z z 0 o 5 o o o o o 3 o it 3 o T o m 7 c (t) P x 7 z 'n o o z s z g. @ o 3 o 3 fr o. o o 3 D f @ @ E I o p. T z x o o o o E o : @ : o 6' o o o c D o . E o o o Etq 3 q o 3 q F f !H* t-u l. o s L z o x o o o o a 3 s o @ o o 5 t- -t o o o o f @ -l D g.ulol . o o a D d a @ g.

An CATATANDAN GAMBAR .rnn . t{rl.i"iJiY"'" JEMBATAN LAPORAN PEMERIKSAAN RUTIN JEMBATAN rtl r-t-t &loD llr* Sutt}.

LAMPIRAN E .

(. z F m o z z F f Y tr Y t IJJ o. o z t = UJ J F UJ E J .

' .:< EH #.Y ct o E tr o o lg o Y ED CD o .() s o.* 6 !s bb -d o N N o o o N (o o o o ! . (! .a N $ o c! rit (t) ro @ o N o ol o c) o @ 1\ o (o N rt N o o o SoE o F-t.s N o fr @ o.! trlr =o -ll t! lt J (! a s .Y €H Ea (U o N (\I o (f) N (f) b o o o (\I s (o s (Y) @ o. E E E o (. ol t\ @ N s ro ll SoE o r.o -o ai)N E o c i= (U s (! trF -Ss bb e3 + (t.! C s o ro co-o) 'rt (o ot o o s (f) o) (f)- o (o lr) o) (f)_ (o o ot @ o t-s @ N f(f) @_ @ Ss c + o o tr o E . v N a o c o) s sf o ro N \ o o o EE . rr) r() t.) o o o E C) o.t) d @ @(r) E EIE o c. (o t-. E E E o o o (t) @ E o E o E o c! IE J o o c f$ rO CD o o.o a! o o s€ e3 + @ s s l{) s lo @ o (o N s c o o o rI) $ t.= =! = E trc (f) (f)- fEiE o CE =CD (\l N (o @ s" ss t\ o @ tf (f) @ (o s <f) @ rO rO (r) tr c! @ N c{ (f) N s N c") cf) <t (o ro (o (f) ro !t .N @ ro i t $ o (o N ( o @ (\l \t n ro i d (r) o !) (f) Y ED tr ..E t. E E E E E o o o () s. rit. @_ N s it o (f) E E E E E o (. o_ s 'rt t(f. l. (oF a? o) !t s d d @ @ ll @ J o E E E E o o C) N E E E o o o id Or@ (o (f) (r)- !tN r. d o N o (\l o N N s c{ o o (\l ( t ! (I! dt . o o (\l o . @ t @ O) o !t v o tt c |E 60 *u s 'Fs .! jo Et !F .ct . (\ I* @ o) o O) o (") o N o (\l (f) (E g o E o o o o cl dl cl cl o o dt cl ! m o dt rO rO 1O dl dl 00 r() rO c) (Il lo 00 l() 1() rr.E o o E G o " E i tr s :a bb B3 o o o o c! N N c o o N s c{ s N N o N C! s o o tf o o (\l g EH Ea S(E o [ F*6 ri o o o o c o o c o N N N o o o o c\ N N N o N N o o ol z o a --: -ro a! tt BE n$ Ee ::l.E !.(\ c F (f. (f. rO (o l. o) o_ a. (f) oq 0. a E s o . c o o o o N N (\l o o o o UJ Y tr € o f G SE c Y. E E E E E () o o o () (f) E E E E E E o () o o o () rO N o rO (o o) @ r. rO (Il all dl a! ro rO ro dl (D ct v o d) E o ql I dl x o o J o .l !t g ttotr tr&l .Il dl <t o @ (Il gt Il O (J c. o q o)s $ tl I @ @ J Ort ll-o EEA g .rtt (U e < ' = -o .o tr (! tt o lt o 3 . r{.ro \ $ (! o) ry o o s N rr. c{ N \t (f. fl t tl t l t l t l c o o o c o o o c @ @ @ J J J tl @ J tl @ tl @ J o o o o o o o o o o @ J J J tl tl tl @ I @ J @ o o o o o o o o o o o o @ J @ J J J tl tl ll @ tl t l tl tl o o o o o o o o @ J @ @ @ J J J @ J tl tl I o o o o o o @ J J tl @ J @ o o o o o o J E E E E o () o o oJ t\ $ (o (o fo o)_o. t\ O) @ o @ ro (o o.r.s o o llq IE P. @ r.E tr tt o tl G !J oo a c c o tt ctc =.od o Cf) (f) E E E E o o o o (o o (o (o fo. o $.! eO o 4t .. (o @ ot N $ N F t{i !{. \ c (o N.

lE i( ! Hgs B-"5 t.E lt d o (U o d .g J o () o o o o dl o o o dl o .n n v .s8 ? trc @ {t o (Y) @ $_ (v)- v c. ro (L (\I s \t (Y) $ (o $ !f o ot CD s \t $ t\ o @ s { € o (o N (\I (o \ N t N oN + s N N o (\l N o) N CD $ o|r) + o IL N \ rcl N sl <\ c! 6l I (o N t.ci !t s tt (o o rO \t r.Y d f o E (5 E (U . o rt $ CD f (o v N N N rf (\l s N N (\ N g c = f -g to o o c o L . @ I oq s o r{) ie .r f LO . N @ + + @ (o r (L rO + E (o s o.!2 0r(UE o li -o o c o o 6 9t'.g l| {: dE d1 (0(U C IJJ :< c o tt D o It c o o o (U .l tt c o o tr o o o a E E.. GI N @ s : N (\ N o o N (\l N gs EE dtc E0) rt @ @ o N o N o) N (\I N c) o.gEE€E c! (\l 6l (') o N (o o o) N N \ N !L tr) N s N N I N + N N !) (\l (\l t\ o 6t lI (\l \i- N N N ro rt N vf i .o -o (u o o o g c (q o 6 c c so s o (o o. N <\l t (fJ to l'N (Y) N F.\ (\I J) t- (o o N (.5l IG . 6gE L o . (o (L (L (f.Ct o lt c o tt E- .E 3 E s $ o s (o ! o (f) @ s (L (\l + sf o o| s L t + o n $ ct) (\ o- o g o Y CD CD ( a? (v) I .g 5 r! l tr E s N N lO t to FN N (\l (r) N n N N ot N o (\ s N N c.g (5 E (U II -d G s (t.l @'ri o s sf r.\l ro r'l N N N (o N ro @ (9 (o N I\ co N N N N !O N (o $ .+ (\l (\I lf ! crl F N D ! dl ( 6 r{) N lC t\ ( c. CD @ N N o) rr) (Y) !O o N N N (v) o N @ d o- s o o t o c. N N s (Y) s N o) o (o rr. tr o (! .| (! (! e o o . 0a) n |') o ol (t @ D N EE trtr 5E o CL = ttt o o) o t- D O) N @ o) o c! o.() rO O) @ dl ct N tr d ! o N t\ $ () t.. 5 oo g)c ot oo ct n| .c (t 0) '6 tt .c o o o o Lo E a 'c t- c if) N N \t N o FCE o o) o) N rr) n o N N s tt o. t(! z C" a ls to lo l+ qEEg€ . N ol \t t\ ro a !O (o (') (9 (f) (") @ N (9 c M \i lo c o s s o o 5) \t N \t ri a o o o d t.Y (! o tt rl EI ol frP -o (Ua5 E( : = u OF Eo.Y IE . t tc o .a (! 3 (! + .ggsi (! E (E L ED] trl 3l !l =l o 6P It . N N c! (\l (\l N N N N ro (r) (v) (o to lO s E N F o) o v t) F t\ o (.o (U o -o E o (U c o o o c . o o (o t- @ N N o) F- r() N € (o $ El P:€ E_! c o tt o E G € . ol lg to t. N o) (\l rO t Ec) o ss . (O o) N \ rr) N N o o rt (v) (\l N F PgE P &F.U ' ! u . o (Y) o N o o o o o dl (D o o o dl D dt (D o o D ! |r) lr) rr) ct rl o (D rO rr) ro ro rO d! o cl o l() rO dl cl .) c! N @ o (\l (o $ (f) c{ o @ s ia N N o.

n. PB z+ d -hn [[ =o lro z) o c\t < J .1 v J IIJ I pa cc Ef pG eE F xfr* I I I gs gs u tr (L o t (L J ll- =3 il* 3a$r sEFssgf.F a Jlfl ffi g9€*getigeg* z €$ E$g f EE8-E$g -*f= EE5' E!s$ z lrj (L tri ipa lll F I I 1 -.$ 6ft 1e rH J KAE = (w < o (. o = UJ 3A f.t Y J t ) H9 zJ < => JE rr tU H5 E. $rffi* 3a ffi: 38 s3 EN uJ (L q.x uJ o z (9 IU F =3 -. m {L o c\t o) (f) d a.= *7 =m $= o< i((r 3A 2S <J E = & f t {r r (o lr) @ F- =il UJ \< z I S= (r< (. z z o= L o UJ F o z .

o rO F :< IU z = o 3-s m a 4 'il o nl o) (orO z F o. = ut IIJ 92 o o z 60 . (L tr tr 5F=3 i ?pa =3 ai = z IU IL ggrggFggFgrggS tr z t 5F= F I ) H3 z J < tr H5 4E r! Lu 3a $r Ra uJ (L $r =*a 3-t' Sa r$ z+ +3 =o lro oot 8* z) <J 4< *e 4 Um <( 4= KAtr r Jil 'il =m rH o < J g> 3* 5* z= = (L fI ff-' g> o< o z F r L (.F (. z (9 lU F (L J UJ x r FgF$ lpa tr o g.

(-r z_> o-H J = ul Y (L fI ff' z - S= o< o z m = o. = IJJ 7's fl d) z L o IJJ F o z @ r F* (\ c'l C! @ F- 61 .L z i z ) H 9 zJ < E> FA$* +3 ul (L 3a fr8 r$ *a $t LLO =o *? =dt 4W <{m 1z 3B 8r z) g> o< KA oc! 8r z= g.X tU (9 F z F (.'$g I FgFg E t (L J =3 ill cri ?a"a lr E. (L 5F.flfr_ ?-pa =3 o tr-fr lrJ . b9 Fo )+ trtil 5g= U ilr figag*g*'cg. lu gg*Fg*[FggiFEg H5 E Jtr.

5F= Hr gaga*$EgE$Egg o (L J IL EE EE E (L 5gM I I t ai I z lrJ (L z tp FgiFSgFgg$[ggg ) H9 zJ < > > E. (o rO d Y z = = $= o< o z F o 3-E m @ F* T H @ F* z o= El (ol() a o UJ F o z 62 .m KA rH J (.. 5* z) <J = (L l v. 3a$r H5 JE.o z F F X tU =3 n ?pa (9 ]u =3 FgFF ?pa ffi F --.E'* =EF*. l! uJ Ea z+ +3 EN UJ o- $r 3a 3E 8r rt =o lJ-o z) o c\t < J E. 4e *e =m <u q.= $= (9< 3A q. r 4 o C! o.

E '*=r= E.EF EE*$ F:.H =-o pF F JY Jul E M (L J IL tg' Ea FE Et $ts o & (L =3 oate6 JY J ft lll m q!+ € €n€H=a $.lll o VF6 z to o tU =? I EE 5 (5 eF .- F x /1U ).m e= 1a *e =m 4= HH $= o< J 3A 8r z) <J = (L lI u ut Y z I = g> o< o z F dl o = l! 3-tt (9 N z o= UJ F L an o z 63 .EE- r:+ E =E-* =-$H tri = z ul o z rF*M $r z) <J ffi# 4> do FgfrFg€tFEEfrFEEf H5 t o> Fo )+ <1Z H>3 = JE rL lu +3 56 UJ (L *a $i 3a 8r V rt =o lLo oot KA 4U q.

lz t(9 < Eg EE LrJ F E J IL g 5g. C\l aor. o t o-l =l <l zl lul tril 'l t L 5g= r <J I pa =3 tr F r r= -fl 3a$r z) otP RB gR $i =*a z+ <s fo UJ (L a lr$ lLO H5 t.< (.tr E. r-ff 38 d tr afl tru <(o 4= 1-U E3 g> <.r) . 4e 5tr z) oc{ <J E KA =o (r< 3-t s J 5ft z) tr <J (L l r m* .fl fi* L (o rO d Y z = = S= (. z F m* @ o 3A (n a an 64 IJJ F o= z ltJ o z F- o o.lr =3 Ir ipa l(.

ro FJ 65 .q$ sEt gi E$gsFF[ 3E E99 E-9 dt ro 8. t J X= ar 4z +< =z =dl <u adt 4C f r llJ $ = > !9< x.: $E g: o tr (L z lpa ff F Hl rr F I il I tr uJ (L H 9 z fJ H 5 tr Jtr. r r r T[ r a uJ Y z o = z $= 9< 1 = DO il- uJ q (.F x lrJ (9 z =-? 3pa i tr o u Ee Ef PE PE gE d F E (L J ll- 5g=3 i F FgiFg€[FEg[FEgi Y E Ex '' 'tg$ 5g= Ei Ei F Elr E. :fin ffi H5 $r *H 3a 3a z+ LIJ F oN rsf =o lJ-o Y c. (. z l E. 1B 8* z) <J t J = (L f. z dt F o z (o ro o ol_ o) N @@ = ut o F- a (t.

lF IX IrrJ fl$E$ EE$xp Egs$ EEF$ E=*fs sE=ps F€. t U) v () o .s #EH fiEEtr E*sk E*$. tr 5 z + s o I dl o tr o (L TU z zl @l o Nl UJ (L tr o tr IL J z I (D F ilcfil ilr = z IU (L z = o (\t cri o a I! F uJ o.r iEg iEEgsEE:pe.5 Fi dt lrJ IL J l! r I c+ 3 -c'*$ -H-g tgg gs s es EE UJ F t o z o g o tr (L cri TU (Ll J [L z U) [! f.8i E.g* lz t< lz to IIJ EEi €fF$ EE-$ €EF$ T.l o) r() 66 .: fr. = z o (o F @ ry c.

qE€.$F f.**k EFE Egg$ EF=$ €Ig$ :aR{ EasFi *-$ reg=Eeg es E+ { .E-HE = () o E IU ." Ec EE rt- (t) arN fra F !< uJ E(t) 5il568. FE€t FE€t 5 + o (\ = \i o o U) <.$ EHq EHFEEEFs EEBg gE# #Es# Ef. = IJJ z o z F m a @ IJJ F o z 67 .w q m z_> ttru *7 =m 4< KA oc{ r$ =o lro z - o = o.Eg.

o =3 fi:S 5d _E (L [J F tr 5U" F J lJ- tr (L ai = uJ (L ipa t z iltr| 5F= ff<J z $r Va 3a *R uIl (Ll la z+ < rrf fo Ko H5 E.lIF IX t. 4tr bg => 3a = $o' H9 z tr r$ =o lro 1e =dl 4W <(m 4= KAtr oN <J 5ot z= ry fi* *? d o-t 3A <J t g> o< g J = r ( r(< z) (L f r m* (o lo @ F- d Y z t = $= o< o z F (Il o 3d o z ol t ^l (o nl (\l (\l IIJ z L o IIJ F o= o nl o) 68 .( / ) = lo v Ft.tlrJ . lz 9c t< l(9 =3 Jil i Esi Ef or FF€*$F.

-.i XaS E (L di Esi EE TU F -?Y xE* tr I J IL t ar ?pa 4 uJ (Ll $r Va 3a gR z+ <s fo Pa dffi l* .Fg€*.r ..$ z rF= -. o 69 IJJ F o z s(f) (oro .F g$i BE'=o =3 qpE . " * 3 =-$EF*: S E$E$ F =: 3a E'fi$$ H3 lrj (L J -Es$ -. (9 # x UJ ! pa Jul =3 Fg*.r H dH o o) (L lU Y ? z 6 = o= (9 $= o< 3A z F z UI m 2. e E$E$ E E .1 Y Esqt Es s* ITJ d A'E Hgfr HE .r s u.FtErFsE o-t5 EEtS €I=* v.z (.cs* E E.c+$H tsF$ Ee. EF=tg Ege$ EE$iE a F $ Es:: EsesEE€$. oc! rt =o ILO 4U <(m *3 =m 4a $= (r< KAt rEs ar <J rH *= g J <J E 8r z) fr-6 . E : .

{{iCtN@ gg* Fg€*"Fg#fr FE#fr uJ o dl J sE-gg E€P$ E3$$ EEH[ EE$i EE€$: Es€F EE8$ fli53 Es.*easE -.i .s+ $g EFFg$$sE Pa ss .uEEFEE o tr (L di F d= ir I i$ gS$ g"' qF'oi E fi@ U) Y Lu J Ll- U) t$E'$ *EH$ = '-N ]U (L z [i U) Y - tu uJ (L J t o tr o o\r (\ o o LL [J z + UJ (L z a s2 o o N $ I J LL tr = (L o m z z I z U) m = uJ (L dl IU z = o z F L o UJ F ut o= z (9 (f) (f) (f)_ (n o z (\ (f) o (9 70 .'-F z z 6 E.rsr:^e* *t ll ..s-: ggFr E's E 3 Fg FgFF E .3.d E.o (/) - E F6 to .

El-gr e=.F1- IF=3 lil lPa o 12 I< l(9 Itrj IF h ffir t- 3 EeH l EEi sN' 3 dq. l<J FA 2+l Jtr. p9$ Egg **$s. o z F dl 3-E o z (\ c\! ol o o) IIJ F uJ o. = z c\l (f) s tJ ry rO N 71 .r1 {} *EF'q *EP{ EcN: o-ot\. [> e< 7J -*F a 7e KAE. i _F t< Jfr lE i & t \6*tr o Eg$sg$ 3pa =3 i (L tr o H {l cri EE*{ €Hade E*Ed EgHd z ) FNR.$gEg$ lul (LI 5g= M F* FgrFs€frFgfn$E#n s3l *Rl rE$s sH:[Fn$Eq Etss =F'€F* sEiF SEFF 3a FEEFB H 9 t9{ z l*.io F R _ i o = F .B 5s I L O z= loN <J q. #5 z= J 5ft ff-' (L f r m-* (o rf) @ Y d z = $= o< (. F * #=hr$ €E$. $r fl* f.i d-url =:. r! uJ H5 I' =al 3t fll lt.H.

H Fg[-FS€F-FgSFF H ql UJ dl () o tr tr TU o tr (L o J uJ o- 5 z + I o o m (\ s IJJ (L z a z o o s C! ]rJ (n (L z z (n 2 U' .t) ai = zl lul o-i z z U) Y trj I r.H .il- fta F E?$FEfi*l EE.i0 EH{$ Es $ FR-ri .: .EE$ Eps l (L E J { _F o lo tz t< lo lur IF t< .==6.S?- FXR-.]f EEaI.H ul H (\ -- J IL l d )< z = o o z F d) L o IJJ F o= z UJ o z 72 .lJ= Fi= H -*-$egg$ggg$ 3 E TL s Es3EEE tr o * 6F$FF$ {.

" r IJJ (Ll Pd z+ t3 ES $i =a) 351 I r$ =(n <( w < 6 4= 4e *e xa oN =o lro <J t 5ft z) r .R s q r I pa 5gEel EEi F UJ x =3 S?{ o -$ z o UJ F (.* EEE. z T $= o< (9 o = o. = IIJ 3-E z F z (n o 2. I tr t g 9.$gga*$$Egg$g ifiFFg-E'-FggFFggF lul + Y ( L l J IIJ t z1 rF= ?-Pa =3 m L- ul z t= ={f v' JE r! H5 t lll rtP z) => <J 36l$. EI F o z N (f) o c\l o) (o_ l() 73 .*H $= (r< 6* z) IJ <. R 6i H'q.$ $F'X StS Htli J ll- E€F t o (L di 6s9 .t F{S H g.[Ee Fx8-< EE. g. 3A 3 (L tr <J r t (t) (f)- ? lrJ \.

=3 l* ?r.A l(9 lz t< lo Itu IF v gggFg*gFgggFg tr* lz) H 3 15ft => l<J EE$ EgE$ 3a Ergg I$EI z e* E*.g E$ErF= LE$g$ traLl lll FFFF J t< I(L t E 5F- I (L o E l!- ni <l zl r. 5s z= a 3-i 5x 7-r J <J Y = uJ (L fI F: L=(o lf) m* \< z = E 2= 21 F5 o z F (I) r tr L o 74 F o= ut z IJJ @ F- o z o e\l o) o) ry o (\ . o 3e --m 1a xa ool tLO =o r$ <-J E.ul+ ) < J ?pa =3 fl* F IJ tr: tr t< tr bE ffo " tE 4 j $r =a) 3sl uJI (LI +3 FA z+ r*H a > $= o< a 4 IJJ <{.

gg*Fgtu sg€ifgf. tt t o z @ tt- s(o (orJ) @ o) @ (\ F.* . ry 75 . tg o z o [lJ il F =3 ""Pa F xfr* I J o u IL ri z) IJ 5g= t ?Pa =3 H z ffo z+ o> JE rr.EEs$E*gg$g JJI -q "E'* =E-* F$FF tJ- F +Y J IJJ E.LIJ H 5 #-' 3a$s z= +3 == >@ Sa$i fl l.o oC\l <J 3a tEg A> rHio < q J Sd] E3> g <w tratr 7e 3A <J E 6ff z= -T = (L f.t t=o lll. tir Y u L E ( 0 ) ( a z ( g> (9< U F6l z i< dl I C9 ii t.ot3 Ea.

= a E f. c. = tu z IIJ m L (t.a J[ tro FFFg U) F Y TU U) Y ul Ex tu' *'a T I -T _Jtl z FfuFffiFI FgFf bE ffo JE H3 < J H5 tr 3a$g +3 EA$i uJI rLl z+ Vzt"'l f Etr 1.3 9S llr o ION t WA 1? <J fifi. 351 $= (9< J $3 8r z) tr <J = (L l a U ul Y I = z r o (9 $= e< 3A z F I (o lo H o. F o z @ t'- o C\ o F $C9 76 .U) 9.

ot P JE rr uJ H5 E. = o z F 3-t (n L o F o= lrJ IIJ z o z CO @@ lo 1r) t'- o o) 77 .fi* [U Y ? z E = $= o< (.lIF X ]U (.1 :l r lll xfr* {L* ffi U ffiltl I J FFFFF ?'*a J E (L tr tr g o ll- =3 lll cri 1lll (LI J z ="F= L t ggTgggggi*gi* lz t< F < lF6tlEs . z F (9 UJ =3 "tPa -. lJ- =o r$ O 3< =(D 4W \m r o_l 1e KAtr oN <J 6ft z2 m _-F o FE] < S= s (L J 3A 8s z) ff. <J RB s3 EA$i =al 3E url cl z+ q.

l Y I z = @ 5> 25 (9 r5l z F dl H (o rJ) @ F- uJ o= UJ z o a F o z (\ $ C\ CO (f) a.llJ 3a 3F' UJ (L Sa +3 $r 1< *< =m 4W ao KA =o lro oN r!t tr Eg <J fr=l (9< t "tl a J g> 3A 6s z= <J Y.. f. = (L f tr H u. FH lz H3 z) => <J 3a$r z+ Pa "E s Jt rI.d o d'O .= Fe.3 F'gEi He. 5 - A x ut o z =3 (.l- IF 3 ot d 9 E* EE A s'f i.6o- fr=8 EEa E o -f PY -u-g F (L ai 5g' l=3 h h "tPa rf= tr t ""Pa I zl rxl -.1 Y o_lJ ltl E7= EEigEgE$ EgE$ =EC E co.l : . (o_ ro 78 .t . UJ F E (L V J LL t' t* .? EEin EEE.Ee lFfin F. a EFEF"*i €fFF EIFsi pEF sEEs sFIs e6tF iEg SEsg**..S q o. ( U6 > Ns t s(EEg$:6t lsl{ -EF-: E=b5f..a E*gE Ii*#k Eq: reF =FHf -"9E Fr3 Esc b.

o Lrj F o= IrJ o z 79 ..< * J. +3 gR $i tu IL z+ = 3ao4 .E q 5 A-c z o mtril ffi Lfl Lil ffitl rr+lf Ir+[ nJ at o u (L J LL tE" -?Y Jul e.8 6. = > e= rts =E E.:$ E.. (L 9. m ffit -]t ffi z IL tu {F* n IIJ Lfl $gE f.uJ FEsi F t " iEE EHg=HE E.g EEa$ gE E c F-F$ Fgt5r rEA ) < tP 9=.t =3 A= -'l Y J H ilT Es E3-{ E€g Eset E2=EEig E$. l lt .Lil x =3 !t- F & ogFF SE S :E== -EF ob 6 *0F F1 UJ /1a <(9 t r F i 9 Eg EE a E.EEE Fa $gE* fi$EE JE tr.o z ) trffiry tril 3sl J E3 L# $= o< <J t 1e KA oc{ <J E IU 8r z= = TU Y (L fI z = t $< = o o z F = z @ 4* m @ F- H (L o o.o >F'6(.g E$E* Es r+ Ej F EUE= Efi: 3 -c H-PF E*P cri r F t .

3 o E [ o z f loN Y z E UJ F o = z uJ oE H H H i[.\L (ri t F 6 a< z gggr ggr gn gn z [rJ . H H3 FA$s z= .j H M ry HI $= fifi1 ii lEs o z F E3 1e KAE J H L N (n (t. I o o z (9 s- (o lO o- o .l Y IL J IIJ i rF= <J E.tS JE $r 3a FEI u (L <L +3 gR RB z+ tL lU lJ-.IF =3 x lrJ -a= FgFg =3 tr o tr TL J EE E$ UJ F o tFt z o riiq ffi T I <6 jil i g E H - .

z a - Jlr -]il !et ic J IJJ a< n*:n€ 3 FgE3E'$g E: es9 .S$E. -.5$ 5g= f.r= 7a 8* z= xa <J = (L f ul Y tr il* fi* fl__ z r dt $= 9 J< i2 = o= ut UJ z L o F =l'3l$ l() $6 dd (o @ F* 8{ .$ EgF =Ee='$ Er$ * $ Fg*ggu =3 tr ?pa Es J { EE EE e R UJ F JY {9" t g i H o t (L ll- cri = z t bE ^trO Jt rts E +3 ERI$i u oJll <t z+ 3zl 36l <J E.= 3 lx lul (.s$ E€es r €gE$ nJI tLl Es.t f.t.o lo fH 3-dl 1= 9< J . l:x6* c't z = llJ..gEe n$e: i frgF fiEE* $gE* frE€E tr z rtP EFE EEai r.

J tr tr uJ o tr.E iEgsrtg Feg: *e.k FeF EfiEF E'-.$ Es EE - J]fr J II g**B #E# fEEf. (L o z + o o $ (\ @l 2) lrJ (L IU (D z z m U) s (\ = o o ttl (Ll z = dl L o lU F o= IIJ z o z F (n o z 82 . E*$..$e I EE*3 E$i$ EE$ ESEF Eg.[i - H lz t< lz = I< [rJ IL -t l @ C) I lrJ o dl .g = z 6 ecr Eg5$ €F=$ EEE$ IU (L $ 3 $g$-Eg$ Pa Fgs $s s i= :c-=$ o tr (L U) F di z U) Y [J 5 r.

t<- Es Fal r (o lo z I g> e< o z F (I] = o 3A o z m*_ o Fr N o= tu L o z IIJ o C! N CO o) otC\ @ F* 83 .z *< =m <u =m 1> PI u J s oN r$ t!o H5l tril J 8r e= tr H. ai <I zl 5g= [r Hil tr =*ls= H *z u 4z +< .$ E€$:i Ee€$ p$r* p6[r egg$$ e6i$ lFo *F so ttl llr EteF T$ ER$$€R-.E. Etes Erdor E. s> o< J = TU Y L fI .{ EgE . z o =3 Y EEs EEEg H*$F $egk 'g.lIF tLU x (. uJI (Ll ! 3 5F' E** EE ggg =s F -g $F$ lFa + UJ F lF. -a I [- E (L (L tr o t J P. .l*= H=*E FgfrEHEEE FEe? E*iq$ it.

+3 ES $r =< 1a *e =(n <u rH J KAfrg> o< q --o tro o(\l rS 6ft z) 3= <( co 1A u <J rH r L H s (f) 5ft z) B TU Y (L fI -il z o E z g> e< o z F (D fEl (o to L o F ul o= ul o z o o. JE lL LlJ 3a = z H3 5tr <J r Pa z+ uJI ol =al to q.E= 9. =o fi@ a U) tro Eg* Ea Y TU 3ggflg Ei$ a F@ = - \< tu mU) Lt- tro Fgi$ FgFi$ FffiFffi H5 g. !O (f) (f) $ N @ N o) 84 .

EE Eq tR IIIJ F -?Y J x?. = m o z F-lot l- l(\ N .. lz 3 $q sg$ s$ s$ .9 E*i lq stx o. _-.r IIJ E J g tr r- (L tr o E. Eg r (o rO @lo \f (\t(f) z - o = I! m_ #'E S= (r< o z F z a 3T' 85 IIJ F o.l Y ( L l J IIJ >l <l zl tlll ".!. Fg€*"$gEi-Efr" H5 E Ju r! Lu <J 'sfi ='fis5 ggi F EF 3 FF Efr HP $s .=a z) FA |+ t3 *s $i == >a !l gE$$ga*$Fggg$ u J l. tr $gf.Pa =3 rfi= t 3Er Li lu o -B l lz= lO ot l < J 18s lKa l" trfi 3A (r< J E-r $= <J 4a tr 3 ul Y (L fI x.lr =3 IX t< l(. IU lp.

-.i sti S E.-9 ge:5\ ut'd :-H b Fi E Ri$ c+ R{ fi. Eq Ee IF t< It J . flEit-X.$$ *$$ Ee: *Fgi.Fgg*.N- iF 35 -H-PS$ FI" fo$q bs 6R H.O $N' . tuJ i.gsEeFg : e P==N c=.4 EsdEEs Fi E*.Fgg*-si H o o J E IU o + s o o c\| (t) | = z z U) z o (\ o $ m (n UJ uJl (LI z = o z F dl L o IIJ F o= IIJ z (t o z 86 .d U) F l(L tr o E (L cri [rJl (Ll E. F E.i E€i !e 5 lc.-i.lF ld 12 t< lui go {{ :^* q$ od l(.g *iN. _N zl IIJ ila Y H J ffi Fg*. E5 Eg$p6 J*s* 5€ : 3 { g Pi5 PSs :6\: e d# ?g!E .

87 .E= v ""Pa =3 +t il fll gE.g IU l z "tPa t< lo Ei. ssi EP =' Itu IF +Y t < J ltl lE V lo- rF* l tr o t (L rr3E EFF\ -EEE:g iIg FsS F+8F EEs EEEE g*$gE*.EEg He => FA 8a z+ JE rr ul o-t5 l" <$ fo SR =*= u.()lt* o o.o oN 5ft z) <J =w 4= (9< .r I r-j lrlt $r <\ >@) 3-t' t=o lr. E*i lq stx *$ odr i. f .$$egF$g 4 I ss* gfr-l*= FE** ss FFEf.f(f) L o IIJ F o.ul l Y o-l J IIJ I di t. rtl <{o E3 rJ g> -illl 1e KAE f6j a T lfl J 5g i= Y (L l d Y z = [= 25 o o z F (D i5 H H .3-X gsEE. = UJ z o z (o-l@l.= zl r. Eqi -Et::\ a5-- z .lk=3 r^$ € K .

4=i =(D 4W <\m oN r$ =o ILO 8r z) <J *e rH o < 4= J g> fr-6 8r z) <J K 3 (L r Fffi € 1'- il_* :) ul Y I z = o = g> o< (9 o z F 3A m r fr(o to L L z IJJ L o UI F o z o e\{ o) (\ o.q F ggt *-. Fgfr Fg. i g lr F o E.fr' *" z+ ul (L 3a Fn$F gefr$. (L = di ? n (L z uJ .63ii irtai :g:l* tR* Es: IP H3 JE rr Lll o-t5 E o> ffo Ss $i =z >u) +3 frE KAE.698 .{8 E{83_+ z F ilul [F] FF FtF 5F= € EEFtF .l (\ 88 ._ EE-[* ggE L r -ggfiE sETF J i t l $F =$ *u ?p= F $g "*F=$r 5Ful (9 x =3 z I (9 uJ F $$ i$*sE$* $g FFF$ =? F$$ r*A E.i* $r iEEs$ e= is.

xa oN rt --o lJ-o <J E. (o nl r() (\ (f) o (f) o) c\! @ 6l 89 . 9g F tr F S= (r< f5l 5x 7-r (J = (L f.g lIF IX IU r (. 9c tU F E lll g tr rF I H iEii6i E.frE 5g= di =3 I FF gFF $g$F "tpa o tr (L J LL g sgErs9.I Y Y tu z E @ = = 5= 25 7< >o F $ N.m 1a *e =m =u q.gi F 36r* FF FE Fc i€E s F*Fg**"FgE*-E*' F zl rul (LI t *-[+€:$F HSE -Ef.{ lz l< H9 ffo z+ bE JE o-t5 t $rl =al F6l ql r<Rl utl +3 'Hl J 4> a. = IIJ z fl d) o z o z (\ (f) at.gEFFfA.$FE$gFFg$g $F F$-.*g J u $ q ob$$ t $ o t=3 =a Faz F t Fx pF=$FtB" . L IIJ F o.!.

HH rtg z) => <J JE . (L t $ FF s$sa frfr oor lz F t< lo Itu IF -?Y l < J ltl J lJ- q I ss t $ =3 le IU a@ Et F$$ FF$g o <i zl lz H U U m tril1 U o6= E F'c 9rv EE}S FE.*i FA$s E H5 Lil ILil mm s3 gRl$= z+ Hl oN rt =o tLo =tal 3. <l ilH <(m 1e *e <u =d] KAtr J <J E. = UJ z o z (oro @- c) o.'$$E$s$F€$F if.$sr gg#i" Fgefrfrf. 90 . <J = > (. 8s:]r z) H H rEg ffiIU ffi tffi 'H dI nl :J I T I g>l ffi-l F6l = (L fI lrj IH (\ (a - \< z I g> o< (9 = o z F 3A m H HH s_ (f) L o UJ F o. Fg[ sii EF t (L di Lul ( L l J Y I.: FF gF3 H tril FE -fFtg tB= iE$gt.$F .IJ J r =*FE$$g*$g gg =3 E.gE *='8._ .

J IIJ lz t< l3a lHe JE rt Ul ^ts *s -Til 351 z"al I $r *Hl 8d z +) 7e *e =(D 4 Um <( |r (Ll lEs KA r = ro t uo oc{ l<J :tr.[Ec iE. llg Eggs[EEq{ -.-E* == Ec €sr Eggq Etgt z rfi= EI .t o < l fr <J t FEI J Eg 3 (L f ff -]fl afl v z = = TU I g> (.:43$ .< (9 m z o z 3Et F< m L o IIJ F o= z ut Ple Rl$ \t: (f) (oro 91 . <F E E F .Ee lsfig HEs gESe Ee$ !HF. g> *.$ E E F d E S A E Hi5s s{Eq FE\ gFte si.R EiPR F.P$ == F^i 5 asssF gEEE: R Eg EE gE e.1 Y ! 1.F X IU (9 (9 Lll z E ri =3 ob= EQ. d Eg.EK. J 1 ftfra IIJ I I v J IL o t (L =3 i d E ipa I I EES EEEE fi*$B H**g F+s Frg F x E F F E _ E .Es a{ Y Y.

E* EEE EEEE fin*H #*gt iss z lrJ [i U> Y u.L o ai cF .q 3$5q 3$E$ o o tr tu o + o o $ N 5 zl al J = (L l z E o = o= ]U IIJ z a o 92 F .a€$ :s:$ iEq{ Ep=a Esse€fg$ .l Fa ItN F Fgfrg FmF .frg$ E#l$ iEg SEsg ls#e lH'F*EF gegg HEEs= iE\ iF.lF tx IuJ l(9 IZ (9 IU F =sY E od 3 -L s q Eg EE gF & PF aSEFs g: gE -E*=" ge E g J E (L o I.

$ z o a F o z n! (\I s_ (f) (o lo o a o.l 3A (n C\l (9 (\I N. 5* z) -Til-Tfl Y ? lrJ IL z I = g> o< o z F tr = o= ul lJ. 93 . -r 2+ UJ (LI Va fr-t' . TIJ F lp= +Y IIJ v J =3 uE* dassB qgsEi R & Ee E q gE 6 u g tr (L tr o J HA$ HEssi EEq{ eS p$Ed Ed tr* iE.il *a $i +3 l:s 8q z) llr o loN <J (r< fifi 3d q J 7a 6-3 g> <J t KZE. => FAz 3 16ft l H3 '<J l.$ EFq EF*{ gEF iEg FEXF gFUFi s Ebs'^ tr .l- IF IX Iur lo z (.EEg EFF$ a$ g= E 3 c+ i 8xa s= r =HtP Hq E*Hq EE& EE=a hpPK PR ai (L z tu z 5g= tr 3pa =-? $gE $$EE Pd FgEE EF rt ul H5 tr Ju.

l< t (L l! o tr (L l tr U> F cri =l <l zl ulI (Ll E r. + J -lil o t o o c! 2 a H N s o o z z dt U) = TIJ (L m uJ = J = (L l Iu Y I .E -c+ F =EP p$ Eeqce.[$ E4$ .@ a Y lz t< to luJ tro Eo EE$ HE.$ fliF$ =_.Es EFHiq EG:q pgF gEEr Bi.lF U) F Ir l(9 IF @.s iEr{ q{ EEer Ad R q $I EaFgE Eg E PE f.43$ g$EE * 9 r g E.= [u.* ilU) Y TIJ r6 6= EN tn iEg SEsg sE€: ge #EH o o #Esfis**F sF uJ 5 v.

ft* *-E *= o< o z F E 2 t.sd EF. o q.. 5E ro z+ s3 )a T] LI F fltr|fi *s $r =z lr$ r5l r t=o ItL O lO ot l < J wa l" 1a ET .c F $ E f EE$ H =E{ : E'6d h u g tr (L JE ""Pa g6* i E. 6fr Ee z) H3 < J tr H5 FA$s Ju.. B (L f <J tr z= 5* il* fl* t! Y I u L t .l s .: - EF*E- EI:: 3s53 EFi r rr { L il F'x*E -t *o'@tr dir6b H = '-h.: rrrN tt Itt F.q PU X: :9o' Ee!{ s. = ( ( 0 E ( ..EEg *P#e #s. ExiJ R ClJ t 3 .-H J lEg Fxt $< ( r= => 4U <r.f EF{ Eg{ €s c*N E*fd sr.Ee . g'= EFE? oi=gd P-E F .=+ { E $gig 9P$ =EF$ R e*-ui$g P Es qR a3 (rF €R tr o E J =3 LIJ E.q 00 6l IF=3 IX $ od d g) IU lz sl t< o tu .. r'd EF-o- EeF{ Hsl p{ >l <l zl rul+ Y rLl J t ml rfi= ""Pa tr o=d EE < 93 E . 95 m (o rJ) @ F- o z o c\l o) (\ nl (\ rO (\ (o N c.

=3 i ai z) nl ?pa afl EAS EE{ €H i EIF ELR FgE FeE: H 5 FcE: cE EES EEES E*gE g3 => JE. -r$ lJ. fitr r3l S< = c J z= <J t 8s H $ (f) 3 tU Y (L fI afl . =-? IX IrrJ gt $ od d o z o lpa c $ c+ $ -Et*$ g$ ist EFq $ $ .s EEFd .fl o.{ SgEe EEEE . FEF PE. (D UJ L o o z (o ro @ l- o o N CD o{ o (\l 96 .o z = oc{ <J 65 :1n J T _ t F F HI : F 6f.{ r u' q Eo$ E q uJ F E J Eis PFd g 5g1r E Sg€ E Epp €R (L tr o t.(\l o N t.Asd Ee!{ PF.Ee:: EgF{ H{ p{ sF[s a3 uJl {e EFi t: 5g= 4 <J t F H F lz t< l l3a<= 6* rtP z lfl (Ll =al lrJ I <L +3 o SR${= =#x o-t o z+ bE KA =*e E. = IIJ z m = z S< = 9 o z 3A f.

uJ E* EE 5 Fg*ggggFggFgg =< Aitr z R9 + $< o)< o I = m N o o s 6{ itr q] F <1 ZC' z I = o UJ z oIIJ F U' = o 97 .sgsg E*EH.E*esge t.

= ul z o z F m a U' o z @ F- -- (\l o) e\l @ c! 98 .F-E =an t aeafi 8.o$ < o uR9 z I (n s =7s =+? +<d tlr Z (D s c) o c{ [LO fz gfi z r o = F trJ o.: g.: 5 1ll ^+ = Y .ge=g*esggFggg EE$ EEE$ FgFF9-FFg*.

6€$ rE-d.< ifrfigF E E < iEEgS E E s .9 ENES EE{ cbe EF i F{S EEg EEEF$**B $g*K iEs E x 8 .PgE 3gE sF*E EE:R -Ese* EE€ F=P t lIJ o =< Ai t' z r m R9 !t< ol< c! o o rt z0 <z i< <E m 6{ - m z = il_l o o.5efig gE* FEis 3EIE P. z ITJ v.- {FF E 9l et Efi gE -Yt EE PE eeq€sq EgnE#H -c+ S -bi _ :. 99 a IJJ F = . = EHg FEE€ EpP EEE E-" sF Ei 5 + 5.E[$ .+<.

(Il 6{ fl z I o = uJ o- z a L F = tu o (") o. s E"E' E'5 Hg Hg ft E* EE -s: 5 tr sgrFg€EFgE*-FSEF ."+ F =EI* -E-E' €g$ Eg { E$H E*H IU $ s. 100 .gE.s €)li sE€ €rE € e?.sElcFFii E.Su *.< Ait z R9 OY + s< o I m o o s c! z0 <z i< <tr.

s'E F? ua Jo' Ftr MJ d.< =J tF zY <f J .o zz FY Yl! (tu ta 66 ZZ <? fii UJ fa <z z 5f.

t.A s( E c E (U o o o o o o c o N NIN o o o o N N N \ o (\l N o o (! D o o o N (\ N o C) ) . (o (o EIE o d E (J E I E E o lo N . 3 ) ) D J tl c ( o tl tl o o o o o @ J J tl @ J tl @ o o o o J t l tl ) ) D J o @ o ) ) o J tl @ o o o o J tl ) ) o J E c o o tr o J s o I o o. (o (9 ir. s (f) lD o d) c! tr) (D trt rD d) o) s c! a o O) ro |'O C) o o.9 =Et t\ @ o. (f) @ @ c (! : s o) N F-.o o g o Y 55 e3 + (o s st ro rif @ @ o @ N s o (o o o O) s o rO s o.) f) @ 1()- (o (9 e{ q (f.o" o o Gi (r) o o \.ll )t 5 o o D.l l:sl ?gl o o . o N @lol= (\ N @ o. (o @ |o rf ro o d s |r) lr) N N (\ N @ rt s o rO o $ rO ro o + o @ N s.ti -o o o o N N @ @ (o @ lif @ (o Eo. o Sl lo ro dt (r) o N o N (o (5 g o dl o o o o (D cl dl o olo o cl E I E tD r{) 1O rO ro (D co (D (D rr) l^C) ro rO cl tD dl (D rO o I lo :() o J C) D (D o o o o @ dl o x C' o 102 .ll @ f ls I I l I IE E (. tt tr o o I 5=3 EF. n to o ai o. (o @ o) (\l o N o o o (o t\ (! (o (\t v N c o o (\tls o N o N N $ N o o N € J o s o (e. t o ( E ( I ( N E o E o () E ) E o N (v) @$l E E o o (o o @ (o N o(ol E o o rf) (9 o)l o ^i o l 3l t) (o lr) rf. o o N EIE E-C 5tx soE o F-t.i o o E E ) E C9 (o T\ @ (o o "l ) ) I (ol ). t: csl (Ua il.E -u.) ? t o o o- E o o (o o.IE E l|.ssE f-g C'' ED o q N N @ $" o (f) (f)l(f) $t@ c! tN Jts |) o .N.t s lo EIE E o lo o E o Df) o ti\ IE.o_ o T\ (o ) r O ll co-l !l c{-l !ol ol t(f) (o E6 B3 + o o o o o o o s N (\l o o o o N N N rf N lc{ N olN C\t €R s. o o t o o (\l s z o I uJ Y t! tt o f IE E (! lsE €R Elf + laE lgE liE \6 Gle l. TI EH (U (\ trf o (\l $ l(f. I J dl Orrt (o @ tl tl @ J Io E o)t tl o o o J tl @ J tl @ o o o o J ) o J o o J -9 =4t!t ttoE tr{t. o o G EE trtr 5E o .E = I Il c G tt o E fl* *l ls il lE (ue grA (s o o N (! o o N N \r @ (o o o o @ @ @ o rt (o @ ol \r $ so E o r.ci o o N N E8 B3 o o N N rt @ (o @ o N (o (o @ N (o (o N s s IsFl l5.l gol l c = tt IE E tt o It o IU G *l Ft# srl. N- O 'tr Y ED ct o .

l| .ls #81 :l€L N ro s $ o r{) rt |f.$ l@ rO $ l o .!2 B o + . losll+ . € s (r) N (o N ol (!t N N @ @ t\ $ EoE! g.lt o c o tt E (E lt .ifEE€ (\l s t N N $ N t $ (o 5 { xlu 3l(r) | (r. (o (\l s (L N + s olo.cl -v o g |! I J L o c (u o :lo (U o o Fls c o o clo \f N N (\l o o c{ lc\l N tl N NIGI N N o o . NIe f- (o (olo Nl(\l (\l ql N (o \f (') N o (o s (r) (\l N N o o. q q (o @ N E q @ N N 3c @16 \t lN o- C\t + t c T\ I) (o o (L o) s s + N (\l $ r() s a a N N Nl$ N N z o I UJ Y c (! tt €r€ d c EO gi (l.b JI :t EOol otr E EE c$ (Uo cl (\ a0 o l o t ro cl g) g) € F' € 6l N N (0 a! a) c 5! l .( O(6E o f tt G o tr $si flr Bg"F s 8ob . (U (U ri s NIF NIN o N N ge .ct (U ri a 5o o N N <) o o ol $ s (o (o @ o (\l o @ @ N (ol(o o (\l \t tt o E€ E OI (u c l o .o -o ri c (U o o c E o (u o o: . N (\t or o E at. (u o . q o o at ri L o f N N o ro (e (f) t\ N N N (o o (ol(') o o) o c! o (t) c N t\ v C\t ro (9 -lo. L taE o o (E . (\l iv) N N (v) (") N @ () I s o I 8. 2ss bg LE .D 4l dl @ dt rl 6 1 6o o oldl dl vl! oto o .E ! g c au IE lG € I tr IJ lC' . o o N E o 'c (E dt m cl (f.ss e 5S o c CD CD gE (9- s ! (\ t (a o $..E !r! E5 f (t) o N c) o) (o $ (o @ (a o N t|t' o N (D \i N N N $ ro o) N s o tt tr o o E'I E g G J o o c e|.\f t\ o N (Y) s € (oN rt N N N 1o a ro (o (') (') (Y) (Y) 6 + N - N N v d tf o) s c{ 1 o o) rl) 'o s ott rolro D (l3 o N () rO ci (t) (Y) (D EE =ED N D o) o N o o) N N o t) o ct) o l - (v) o (\ o N (') J dl o o o o dt @ co o cl o o dl dl ro r J ) l t n r() m o E I Edl rO dt lO lf) l() r() rO 1O rO lD . N (o o (L \t N lt + (o o) N D (L rt $ N (o (o o (v) N N J' N t + \t N t N E.C) (Y) lo N (! o) o) v) N (\l ro (f. dl o l o rO N o: (o N l r o I F. $e r. (Y) (r) c! N (v) GI (! (Y) N N l() (fJ s igEE€ G -o \t s t N (o @ o o 6t S (f.t LC Bgj C) o c (E o (5l cl ol^ tt rg lo $ sl rlf o rr) o tl s N c! (\t N (\l 6l N (\l N (f) lo (') io r') rO '6 Y o A o = d s o o o o N $ I o o :F (o ct s (Y) s N rr) s (f.E o Y ri s o $ !f rJ) $ (ol@ ol(".N @ r"tl@ ri o I 01) sf $ In ro rct Il o ! o o ot(o \ o{lc ro (\l tr o tr 8t . (! o N N D +.Cl t! Ep'P = E_v .

= z o z o n! o) 104 .F X o z F t (L J ll- UJ ?-pa I =3 (9 uJ -1 Y JUJ xfr* I FFF$ o t. r.84 $i fr_ lrt t=o tLo oN 4e ** '= <\u < m xa <J E 5ft z> rH J 1= S= o<l rEl <J E 8s z) 3 IU Y (L fI {r r I z I = $= (9< o z F o = 4A m L_ (o ro @ F- L o IIJ F lu o.L tI H5 E F 3a3a llJ IL #3 'tR z+ . (L di tr z uJ +uY (L J l -rfi= e3ffi iPa =3 #* gfuggFrgFgggg. => tr 3a$r H9 Jtr.

E uJ IU cD L 105 . lrJ + s o o (\ = J o U) (! o o s z z (n UJ (D UJ (L U) = z = o z F o.lk Iur IUJ IF a F 12 l5 t< Itr l(L ffa '-O FFFF E (L fi@ U) !< ul o l tr U) ai >l <l zl rul (Ll fra bN F ila Y TU gggggggggmggg = o o u.

= uJ IJJ z s tD z (9 o a F o z N nl C{ F- ry 106 . lHe lE> l<J lul tLl 3a Fst (-l FS $i s3 HX z+ " tY .? ! < ( L l J IIJ V >l <t zl ml t ?pa =3 r I rF= t.lk=3 R lo lru IF IU lpa t< It g r F$FF t 5g' tr o t J ggg$ gg.gffigffi l= lul ...t (r 1()< lz= a l# l. 3dl YE 9< z) <J Y (L f r m. J' J lE r r lr$ t=o ItL O loN 8s z) rH J = > $= (9< 4 Um <( 4e $3 t xz._ @ = z r o d :< = .> ?5 rA o.

lrJ FgFF fra tr o tr (L J Jfr g i l l 5a' E U) Y UJ r lUl (Ll >l <t zl 'l (nl Y f.: gil*= FfuFffiFffi FgFi ttl **l*= 4 Um <( 1= a o-ll.IF =3 tx IlJl l(9 lz t< F E ?pa a l(.l 107 . & :) r r L o c\l o) (o lJ) z E E = 351 o z o a IJJ F o. H5l r r =m ?e *e KAE.' g> o< o z F (D @ l'- z) 5E <. = IIJ z c. oN r$ =o ILO <J 8s z= $= (r< 3-t J s d Y fr.

(L ai ?pa z IU (L t 3a$r H9 z = H5 t 49. r! uJ 2+ <J PA uJ {L Fs Ss $< q.tE:*tEF$iEg* Fg[F9eFggHFFg t i (L J ]L 5gI {!* o E. =3 (9 TU F lPa =3 ffi FFFF M 5g= tr# ta.F x ul z (. 3a 3a r$ =o tLO oc{ <J 6ft z) KAt =m <w Sdl z_= 7e *< g> <r. rH o < J 1-" 5ft z= <J E I = :) (L uJ Y z E $= o< o z F f.l o = 3A (f) z o. = IIJ F IU g) U' o z 6l 108 .

1 Y t f: 3a HP => M. (L =3 lll ai rf= L -. = t2 o IIJ F m o z o n! o) 109 .F (9 x ]U z lpa -lY J lll =3 (9 1I F "*fr* 1 gtuttfu ga.ul o> z+ Ko -<3 *a $i UJ & =z >@ 3a fi* q. 3'" 8r z) < -.1 t g> o< J = & f I m* il* n*il* (o lo @ F- F IU Y z I = $< ( r= (9 o = 3i' z F z ut o.u EEg* Hs tr gg[gg*[FgHgFg* z IIJ (L J r EgEF ?pa J tr t (L [: lr o E. =o rt lLo oN 5* z) <J ?e *3 =(n 4> tLu 4U am KAE. "ts JE tJ.

L o z o nt o) (\ 110 .- F X UJ z EF6 o tIJ F (9 =-? ob= +Y J rEa IIJ g J E x o tr (L ai = z TL =3 n ga. Fg[Fg€[Fgg[Fgg lU (L ?pa fi* ff 5g= tr: H5 tr JE llj ) H9 zJ < => 3a$r Pa z+ rl- Va 3a UJ (L lrlif *a $r +3 t=o llro loN rH o < J <w 4= <{o EF $= <J E ie KAtr <J 8r z) 3A 8* z) [* fl* m* =) d Y TL z I 6 = = $= o< o z 3A F m m* (o rJ) t- o= tu IJJ z ct.ga:*gFF*g$i.

o (L N t. o.Ee EE @ F F FgiFg€iFgggFEg = J EE$Ees$EgE$Eg Y lrJ $gg-gg lt lt -fta a lu z z = o d) UJ dl o UJ 0. 111 . E ut F o lJl z C! N o ol (\l o.J z + I tr uJ o u. o IJJ s o o z @ = ilr Elil o o o (! s z z dl @ = F ilr ilUfl uJ (Li = [rJ dt z E = (t.

i pa tZa Ee EE UJ F t g n J lJ- tr ilUfl ilrl o tr L at z iu I fra U) Y ut E U) fiE. o'l s C\| o o{ o) N 9. = ul 3-{ o z m__ @ F* N z IJJ (.x I! =3 59 J IIJ o z (. fiE€t s**Fg**B 3a= FiE EfiEE$ E'-rFH 9 $r Eg*F z .m 1e KAt i> H0 J +U J = (L fI IIJ Y <J t 3A 8r z) c9< flttl r (o to z E E $= o< o z F (D o = o.s =o oe{ lJ-o 5s z= [- <( ry fll- $3 > =u g q.) N.Eg sfeg pE€:pE$g +3 ER => <J t ttl JE rr. 2ql uJI $e 3t [Ul ilr .tu o> o-to z+ E*$Eu$*9F$E$F z 12: tr tz. o F 112 .

F -s.: d .3 EF cri p6 .u (L HE*E HIFs =s$ flE.FgffrFEEH l.. (o o cf)C\I I o IJJ F o z (f) 113 . = IIJ z f o z (D (a (". + s .lF IX IU (9 z (9 lrJ F Es{E Es E=d= = _lce* z a 5 E_ r+ $l _H*=$ $.3E E . e .== Fil ?AS{S EEsE EE€$ uJ (L UJ v tr ul o t E.L Eg+ eE tr g J IL FsrFg€f.xr 3 o g ggl flTF$ 63 Ffi F} lz t< lz I< lco IJJ o dl J J ?6q: EIdS EE.q Eien Fipx . z..F Egs EE'=o (t> E Hge HE tr f .o o dt N (L o ul (L z @) z o o N $ UJ (D ul (L z z m U) = z E o = o.i f.ds Eg..$Et.

F X tu =3 t-t - 3 EgFEeS J ll- s $ -n o tF6 z (.Ecg 5Hfig I €$&$. =E.l FF ro c{ (f) N 114 .Pq rL ry ffi <J E Jt rr l.s <( 3E 1e *e rL KAt ool <J lJ. E J z = J E = uJ Y (L fI fl* z @ g> o< (. o o z ro o{ (\.-g. |rl -lY J IIJ (l)- L h U r lL: tr$ { rF8fi: i fiEHfiEE*fiEEH fiEEH z+ \l t .$g$gg$ eex-€H{ egEfr E#P$5F= U = =3 ai ?-ra o tr (L z LlJ EIqs_ 5x=ei8 EiFd E.lJ Pa +3 F $n $i == >@l rl .a${ TagF{ Ec:F*g:$ I EFsq g H:F3 EEFS$ H:5s t pE gfi sS E-g.3a< sg s E H 9 16* *Hfg FIz = tr iEs . = z (! (\l s g.o =o 6* z= tr 8. z F 4A m m* @ @ F = UJ ut o.fi < $= FEo =$A )< (.

lF IX IrJ a"- s E*FEE$ E $ lo lz t< o tU F g *. F z llJ F z lU (L $gfr FggE Fg€n FE#n I llJ sIiF F$EFd FEE$ lz HEsS HE.l (n dl tU IL 115 .stt € u s+$.6 i { $ gF$ FFt o J ll- U) sE{ EFe E (L a E.$$f.EgF$ E$F$ €H$* €H-* gEs$ = Ei .3sfl:53 E-EFF I< lz t < () lcl llD IJJ (L es$$ giF$ = J tt U) Y uI o o tr o (L z + $ t UJ 5 o dt c\ E o z a (L 2 uJ o o s g) z C! z z lr..

*$ z (L EE EE g J IL lrJ F +Y J III t t rfi* tr* lPa =3 F F 1r F cti lz 6sg 3gE9 . rtg H1 <J E z= r. =H= $ <J t *3 4e (9< *a tr = (L fI IIJ Y fi* fi* z = - g> o< o z L_ (o rO L o UJ F ul o.r$--s.o loN J x= "6 4d 16* z= |<r.lJ (LI =-6) I *H $i =fa 8* z= <J z+ lr$ t=o lrl.€= ?Fa = € o G+$ =g.Ii lx lur o z o FgF fi$E* Ra $gEf frEEI J& rL lu Ess exeg 5g= EE-i Eesg Et$ Erss l*a Er*: Ersg E*: EErT $r F E€E: EF*: UJ [L] t R$s t $ H$ g€$ o =3 s t. = E z dt 3-s F co @ F F o (\ o) o) (\l *"lt d ol o z FF o N 116 .

x o z o UJ UJ F =3 -"pa =3 i Fg 3gg is I Eg Efr EE F E.ts Jt llJ <J t L il EB z+ I r! I *Rl =57t.o [* L: $= o< (. i g 5g- o EI o-l trtl J lJ- lpa 5g= lz t< tr. z Fuel (D 4 T Flfl U I F J (o lo @ s o) nl @ C\ o z nl FJ .4 t FgfFgFiFFffFFff l3a H 9 Eg . l t< <J E. x2 oN -I -oB 16ft l .T fl: P-loFl. z= ES 4U _qo r (Ll tz ?a S= <r. F' F ( FEr 9 < 3-s J = (L f llJ Y <J t 6S z= fr.' IJJ <\f TO flJ $r F] 38 o.

lo lz t< to (L FFFF IL di luJ IF t tr o E J U) F TU (L z 5 t'[i a \< UJ E. FgF FEFi FffiFffi dl IIJ (L J ll z z = cl o uJ o o t (L uJ tr 5 I z + s o o ol o dt z a (L 2 uJ IJ llL lo I o o N s lE o. o IJJ 118 .U) z z z z (n m m z = TU lrJ tu (L (L z r o = z o= UJ F g.

_?6 I< t Fa z+ JE rL Ul o-t5 ffi -!ll fl +3 EA uJI (Ll FEI $r q. z IU F E (L J lJ- o H FFgFFFF =a) H (L FFF$ r J 5F.m ?pa =3 o g. =3 t*_ fr- di lrJ (L z 5g= fr_ t lpa I {- z) H P 16tr <J E. = IIJ U' L o z (o 1r) ry 119 .F UJ x (. 3A tr afl :) I 1! Y z - g> o< CI o = 3A z F (D z UJ F o. =o rsf 3i =m <(m 1e xa oc! ll-o <J E 5ft z= <w a= o< g> rH J = (L <J t 5ft z) <r.

*Ei *gEE fi6IF 3a *. r3 J = ul Y TL lI <J t 8r z= r lfl = z r o o z F g> l. s+ s.lIF tx luJ .$F Fg€EFs$E .E = P.E: F E i g ! lt o LrJ tri E F 6 = -2> <l zl u J I-l )< J o tr o 6 = TL =3 IIJ H ffi H fi iH i (LI FgF F. 4= otP =E CJ< bE FO JE J 3ao i uJ tLl I FR $3 z+ $r =4.: _dai EXg 6 Et EE P.EF-g F q $ g:s ggg -obl.( / ) = lo tFt lz =? {9" jil ffi Essi-i sEFI itF$ EEs E$Ft np:s E$sg z r.cEFp_ .< r3 (n z F o= uI UJ (o lo @ F- a o 120 o z (f) ry $ c\l C\l .tS E.IF E iFo 9Fs. t=o llr o z = oN <J t t|f 8r <.w <\o 3= c< t o-tl E*g > 1e K2. F*.

FgFg ggggEgggg U) F [i a Y t.rJ Fa !r t\ z z = o C) TU o dl UJ o.J E -J = tt = 2 z u)l u (L c0 N o+ z rt . o tu z E o E z ut oE uJ F g. o .o o o v.

e a Eeq e tr o E J IU F IY J E E xfra ff lll ni = trj (L z tr 5F= <J ?pa =3 z tr F9*Fg€reFE*FFE Va EEI lrJ (L 3a$r z) rtP => s3 FA $i b9 ro z+ Jt H5 tr $= fr= o< o-H =(n < (w < m 1e *e KAtr rt =o lro ool 18* lz) l<J s TL J Es fi.6 fi* afl TU Y ? z E = o 3A (n m* o c.l- IF lx I u Jo b = to tFe =3 lz (.l N IJJ F o= z tu (o tO F @ Fi F ry nl c') o{ 3t. H gt$ges$Egg$EE (L s $ c+$ -fg$ -flg$ $ F FgF $g[ e.r g> o< o z F 3-.. L o z 122 .

e=ai z o FF$FF$ =3 g.E EFe_ l p. F o z o c\l o) (f) c'l C! 123 .- o 2. = UJ llJ z m (o lo C! @ 1.g g. sE (L HI 5F= i fl* Fg*Fg€*"FsEf.FEEfr JE rt => t o-t5 llj = H 9 zJ < FA$s +3 EA $= =#E PB z+ 3a lrJ IL oN r$ =o lro t > S= o< to-u =(D <w <(o *? 4e KA z) <J tr 8r r J <J ?A 8r z) = (L lI tr r (\ \< z = = uJ r o z F il*_ 3A g> ()< (9 o.r 5gE$$EEg F (L J ll- z o uJ t (9 x =-? lrJ F "tPa t g.$gggs$rggg$E TU IL _ ." g e EE.

dl Eri Egt €#H$ EgH$z rs FL 5 seflggg$ -e*=3. fli-83.35-=g.Fs3 cri = LU (L tr o u (L J gg*gg**"Fg€frFE€# lrJ c) o HEFs . E$ FfigF$ E .E-? E z z = o o I 6 UJ tL J J LL uJ tr z + o o $ E. (L o (\ UJ (L z 2 z z dl z U) N o o s cl ul IU (L J (L lrJ Y ? z = = o 4 = ul F z ltJ U' 92 124 .E$$EEg EEe$ *:t$ E*s$x €EE$ g{83.sfi HE.

L J LL =3 E.Fgg*.lIF F IX IrrJ l(.L! fi* fr $= =(u < o S rJrl q (Ll q. ia l*5 KA fi* oN o-d a=) o<l 3El J <J E 5ft z) (L f r ft* (o lo @ F- Y d z @ g> (9< 3A (9 = u.$u*9*$-F Fg*.Fg**. E*$usx.::s Ee* HEgg s?i3.issEei es$ z => o-tj llJ a @= s6 $r z) Z= u s3 EA uJ (L $r =*a 3a E z+ Pa JU rJ. lz t< (9 lrJ s E e { 5 5 S sg$g$ Eoi Ei Et3 Ei psE ri tr t g m5g- ipa =3 o tr .giuJ (L ai z 5g= <J 3pa eFF^q EF*F-R E. F L o o= IIJ z z F (n o z o nl o) (\t (o ry $ 125 .

1 r d rq EF:-q EEEF_&Essss ptXgp €rs E.1 $ *u$EIsgs E$F$ rfi= uH Fieeis F$ egg *=$$ UJ .x ut o 6 = (. JfY.iq+ 8tsR E$Eqg Etls r ru i t ' t z EA$r z) s3 < J => H5 v. o =3 liEd Pd lpa J Et3 Ei E9- F z o UJ 4Ga 5g J (L tr tr E (L cri z gg* *"ggg gg€ *"g *PEPR E r = o .l o) c\l @ (\l 126 .? Y (L J IIJ Hs* s$ tr g$N' qN'. =(n rH J t= = . t E F F =3 t-lll e q q { od P o $ { 5 :.L f 3A 6{ e= tr $= (9< $= (r< TU Y I z I = tr o z F 3Arl m M] C\ (\l z L o IIJ F o= IIJ o z c. b9 o-Eo z+ uJ o. 3a 3a r$ *a $r s3 z) o c\t < J t ILO =o 8r 4a 4U <(o KA *4.

= =dt <(w < m 4e *< KAt <J <J t 3A 8r z) o< $= r (L TIJ Y ? z I o< o z F s> o = o= IIJ 3* m Hl (o rO @ F* z L o IIJ F o z o e\l o) (\ C\! (\l 127 . NFa F F9*.F9*i.-:= = F z l-o 4Ga u.c N .l X LrJo a = (.t lRe =rSi EF*3_E_ flE.c+ O-tD eoERi e L-ro' 3 ilL_ =3 F. u E f F =3 I i9 J HSi iiii sI E. EF{q asa ) H3 z J < E H5 z+ set^5Iq€i E#asPet Esq5Eir{s Hqx E=qP . (L lll tr o j E (L tU (L J i l v r IP 3a $r 3a 3a uJ r$ +3 EA$i S :(tr (.rE Ecs:s 5FiF.< z) oN =o lto rH J (.n' 61 o t N q N coS dt r o o 3 c Fc i o d {.FegF-e* bE ffo JE [L :6gd =6:tq ?e!{i gs53.FR cri lpa = F= Fg$ g{^ z gE= ffl-lffifi J LL R qi 4 : Fi *{ E6 f N S 5 p.H.flurl { sBt Ef IM uA' c.? aE.

= 5o fu@ o Y UJ F tr6 gE'd E'F 8p5 €d F.$ stq= {F$ F-E B(o." 8f 3 8x == .g'gx Ee:d .. EHftg E$E$$ sFdq sEfE-A Ee::-* aeB E8a E=AN . +3 gR z+ ffo r$ oN Ito trfi 38 (9< J xa 4e E3 $= <J z= <-J x.egEEsHo eig E*itt El.cEl. ! iE E i l i = e { A $ esx . 6ft = (L UJ Y tr Eg ? z E 9= o< o. z N rO c{ o (I. = uJ o a) IU o = z 44 m o z s tf C\l (f) (.d.c+ Ca *. o) o{ @ N 128 .EF n . <J ct.r^* ii='- z Fg3 HSE.: fta f 'i. .c 2 9 dz E t 3a< v3 I bE H5 JE F F F F (o C\ (f)- uJI (LI $< =al 3a <r. A a FF I 5q g) V UJ f.T HEEF Ei EEfi EEEE E€*F *F PgFR gE55si PFIesi :ls$ H 9 lEe iErE iE#" *. @.ct) qR F q r$* :E'iEEEg EH.

:6 9d lF i gF i{i q F R S o =F Rh. ]U + s o o N o a 2 z z U) = lu o uJ () = 00 z I o E z o= I! UJ L o 129 .qR (. (L tl- J U) F ?a z IL uJ Ev) Y ul EES EEEF E**E gB FgsR gE5=n g h c PF:ts$ [F$ PF_ lctrii .r' $ d e sfF$ lF tx lrrJ lo z o Y R g5€ ${ EC XFR E$$ E$ HRF qi *d lrJ F tr g o t. E(oa c.Xd S = E=AN .gg 3gE9 SHEg :Ee E:F E=SE f EE-a E-a :6.. Es$EifrtEfgF$g$$ q 5 Egd gF ni bF- X .gdi it--{i €EqE-E = o o J M.

EF HEEE PEE= EEg EEEF E*$B fi**F F'-I$ FeE Efi8$E'-.E$g{Eq Eie Ea9 s+g =E-g$-F-r$ z EE.ii. 't =3 IIJ -l € sr .F x o Lrl b= o tF6 z c9 U T.ll )> fo z+ F3 ?a = > s = .ll z = o = z $= o< o z F 3B m o) ol lrJ F o= UJ o z N o N N o.Eg SEtg iP#e iE#E EgF H..$ €E€{ .E z = J 3's J E (L Y <J t 6{ z= tr ? |..o oN lJ-o IR $i <( 3a 'H Hl l+ ar \< tr (9 3=< =m 4(U < o $= 9 ^6fi < ro_ <( 1e K2.R f.$ Hi..| Y ! II t CL Ei IJ L F filll H I €$Hq$gHg 5g=ilufl Y tr z 7= iO #> < J 9 z= E $* E f5 Jt ! l.$ F{ss Ee EE E5R R E(p si E** *** =3 3Pa J at {fi8 -. ry (f) N 130 .S EAs{ EEgsi HeF Hp.

r .EEg SgEg .F (9 x ut z (9 ]u HAS EAssi EE{{ gpF .: . 32 IIJ F 131 .ge.S ssEs 33Ed sF.eE".EE gEcE s*fiF E lrj o o o N + s 2 U) (\l o o $ 2 U) z z m uJ dl = UJ fL z - o = o.Et:x PE3 Fg53 g--s[3g-xIe rbo xEFo .=xIEF{ F a F = () o J ggE g.EsAxi n'a g -Esrq -E-H$ ES EJg E$F$EE €iF5 E8e EE"d EgPF €Es{ 5 r'* ila Y lrJ R R Eg EE PF PF SF* $E* E. = IIJ z (t.

[i @ \< Pa F .o o(\l r\t rH a= 4U am 3e =(n 4a xa f.*k PgF gFtFi a$ Ed :l$ z z uJ o o = uJ 6 o (L J tL r z !t+ o o (\l tr tr uJ o tr. . (L o U' ni = UJ (L z TU I r.lF X uJ o z (.Ee . (n o z (\ o z s c\l (a c\l C\l ry .A$ .€* q R Eg$ e$ q { Egs9 FR E*E Ei q EiBe ge ERg ER_9 . o 5 dt LrJ (L z U> 2 =o lr.:< sPor AH .$ qEq gsXF Et:g ES t [U F H tr g J lr- E. .[Eg lP#e #s.3 F'**Ef HeEi Ee EEd* EEEE E**3 . gg.E.45$ iEr{ g{ gi5$ He* rHE.

x ob= o EFE z ul (9 ul F =3 E. ERg €R-9 €ggg gg & gg_5* . t 5ft z= J-|il - s (L l J r* s g> (r< .-slxi :l$ HE o-t5 JE Ed i$ 'g+ }( 'Eq*' E* Er .*$ 5H * E F -. ro +3 z+ b>t o- l-B oN tLO fitr 3A (9< xa 1e EF $= <J E. (L = di ]L z tu (L J u l rF= +Y t t ipa =3 Va 3F' UJ *-a$i q.il z I d \< = = o o z F 3'E m z UJ F o= UJ 3t. a o z o) c\l @ (\I o{ 133 . & EE$EEi$EgE$E$ '* FA g fiEHfiEs* E**F *B iEg iEEg sE€: g: FgF ggXF g.1 Y J ltl E tL tr J ft-cra o v.

c d a g di j' N ii .._ (o tJ) d Y z I = S= o< (9 o = 3A z F z L o UJ F o.r EF*3BEXs oE.. $= r KAtr oc{ <J rS =o lro l J< (( E z) *e <(m =m <w rH o < 1= a J 3-6 5* z) tr <J (L f r f* ft.ol o z X tU F $ OtN <. = IIJ tn @ F- o z o C\l o) ry N C\ $ C\! 6l (f) tJ) C\l 134 . : :F b .r I ? ..t A Er(D iE#o ggF Hx-EEFeE= #ao1 'Ei . EEk *o'0F EEEt e=.E6o EsqFi 3$Eq -Es::gi-:tp qd EFi aP :tF $ .E.b6{ SsF a E s9 HaR he g=s.!eo fiE+i S #ff :6i ir= EF{ HEF gtr IEE Eef gHs EgHt H$ EIE ET=& E.3R flE.$ "'* E EU = =( a P = = .a $r Pa +3 EA $i UJ IL J E5 "t rL lll F fiUil z+ Va 3F 4=..R P$ :.!9 -oa td ES da -P (9 UJ F (L "s6* Jfr I Pa =-? I tr t o tr (L di J lJ- z lrJ (L rF= +Y J E IIJ tr lpa =3 L il I z rtg z) < = > trJ f.

E .ii p.eS EFi BEF €g E9 fia It [i U) Y - t\ tu z z = dl LlJ dl SsEq EFi rrri E'. gEX: =4o' EE.ES:: orqrr{ =Fq- €#t{ *EEd B{ E{ 8P (rF S..( U) F -P €i Q* { iri EE*3. A E(E Y 5 Ei -oa -!9'- Es Aq E. 5 I.r EEHs fPq R !g!d .( EF{ €BI *-fr.ot $ (\l Ol t\ a t} I 5.pa .[9 P€E F = ' iEEg lP'He .*F E'$EE HeE= E7 EEIfi EEEF E€*B *K .#E o o uJ (L J + z \i o x o 6 GI tr IU o tr o lL E.IJ (L z U) = v o o (\l (D = z z (D uJ (I! LU (L J E (L f d Y = z = r m z F o= ul IIJ L o 135 .= = :v 6 Egg :Eir* 26c6. E+ { E<fat R d 9 s- d.

.E*es*g I tr UJ ggSFggggg*ggg o + \t< OY z r =< AiE R9 m o o N $ 6S <z :tr< <tr dl ZC' fl z = o z ut o.EgEg Eg EE EHEE. L 136 = lrl F 3t.

\< o o s =.< zo <z f< <(r (n z I = o UJ z o z F dt o- (t. |'U + 5 o =< 6i t' z I R9 .t{ o:< m c! v.$ 3Eg sEtg pepe iege #EH #Esfi E**Fli*sF EE$ E$e$ rai$ E$e$ s Eg.s Etu d6>ra Es^ { E$HEs s$gr F FL R x.Ee EE $F $F EE H: FE EE8$ E#. L F = ul o z 137 .

ssEIFs J t + ]U Fsf.$ E#Ig sHs*usstFs*F flE$Hp.: ifs Efi8$ 5g.f Eg EE eF FF E.ess* Fs€E FsE* o o\< s< =< Aitr z T Rg m F o o (\l - s z0 <z 6{ {fl m fl z - o = z F o= UJ lrJ U' a 138 .: 8.$ 3I.

LAMPIRAN F .

M. M. M.DirektoratBina Teknik. ST Budianto. MM DR.si lr. M. ST Sukisno. SjofuaRosliansyah. DirektoratJenderal PekerjaanUmum.LampiranF Daftar Nama a) Pemrakarsa Penyusun / Subdit PenyiapanStandar dan Pedoman. Bina Marga.Departemen b) Tim Pembahas a a a a a a o a a a a a a a lr.Eng.Eng. HerryVaza. lr. ST .Sc lr. lwanZarkasi.Eng.Sc lr.S.Eng.Sc lr.M. Agus Nugroho. M. Bambang Widianto.BE YudhoDwiHadiarto.Sc lr. Jaja Pryadi.MM lr. Palgunadi. FauzriFahmiddin lr. LanyHidayat. Kom SofyanMulyana.Sc Ade Sutisna.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful