PERENCANAAN

DISUSUN OLEH: KELOMPOK II

1. Chaleb Maanari ( 101011002 ) 2. Christmas Togas ( 101011019 ) 3. Cindy Kalangi ( 101011036 ) 4. Grace Baud ( 101011027 ) 5. Juan Prawira ( 101011018 ) 6. Ryan Saryana ( 101011008 ) 7. Sitti N. Sultan ( 101011009 )

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO 2012

Adapun maksud makalah ini disusun untuk memahami serta mengaplikasikan konsep perencanaan dalam proses manajemen suatu organisasi. pembahasan dalam makalah ini.KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa dan Maha Kasih. Maret 2012 Tim Penyusun (Kelompok II) . Manado. Secara umum. karena hanya oleh berkat dan tuntunan-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah berjudul perencanaan dengan baik.

Perencanaan diperlukan dan terjadi dalam berbagai bentuk organisasi. Perencanaan merupakan tahapan paling penting dari suatu fungsi manajemen. perencanaan harus lebih mengandalkan prosedur yang rasional dan sistematis dan bukan hanya pada intuisi dan firasat (dugaan). baik erencanaan produksi. mengetahui pengertian perencanaan. terutma dalam menghadapi lingkungan eksternal yangberubah dinamis.2 Tujuan Sesuai dengan masalah yang dihadapi maka makalah ini bertujuan untuk. mengetahui macam-macam perencanaan. Perencanaan (planning) merupakan proses dasar bagi organisasi untuk memilih sasaran dan menetapkan bagaimana cara mencapainya. 1.BAB I PENDAHULUAN 1. Oleh karena itu. perencanaan rekrutmen karyawan baru. Perencanaan diperlukan dalam jenis kegiatan baik itu kegiatan oranisasi. karena fungsi-fungsi tersebut hanya dapat melaksanakan keputusan-keputusan yang telah ditetapkan dalam perencanaan. maupun perencanaan anggarannya. perusahaan maupun kegiatan di masyarakat. perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi. pengarahan. dan perencanaan ada dalam setiap fungsi-fungsi manajemen. sebab perencanaan ini merupakan proses dasar manajemen di dalam mengambil suatu keputusan dan tindakan. Dalam manajemen. program penjualan produk baru. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain pengorganisasian. dan pengontrolan tak akan dapat berjalan.1 Latar Belakang Setiap organisasi perlu melakukan suatu perencanaan dalam setap kegiatan organisasinya. perusahaan harus menetapkan tujuan dan sasaran yang hendak dicapai sebelum melakukan prosesproses perencanaan. Dalam era globalisasi ini. Pokok pembahasan pada makalah ini berfokus pada elemen-elemen tertentu dari proses perencanaan dan proses yang sangat berhubungan dengan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan. Kemudian memperkenalkan konsep perencanaan dan menyajikan sejumlah pendekatan untuk mengefektifkan perencanaan dari berbagai jenis. dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. . membuat strategi untuk mencapai tujuan itu.

BAB II ISI KONSEP DASAR PERENCANAAN Fungsi-fungsi manajemen Konsep manajemen meliputi sekurang-kurangnya 4 (empat) fungsi. Pengarahan (Leading) dan Pengendalian (Controlling). 3. 1. fungsi Pengorganisasian (Organizing).Tindakan apa yang harus dikerjakan (WHAT) b. 2. yaitu: a. dimana hal itu harus dicapai. Bilamana tindakan itu dikerjakan (WHERE) (WHEN) e. 4. Siapa yang akan mengerjakan tindakan itu (WHO) f. Bagaimana pelaksanaannya (HOW) . dan mengapa sesuatu hal harus dicapai. yaitu : fungsi Perencanaan (Planning). siapa yang bertanggung jawab atas pencapaian tujuan. Dimanakah tindakan itu akan dilakukan d. Perencanaan (Planning) Pengorganisasian (Organizing) Penggerakkan (Actuating) Pengawasan (Controlling)  Perencanaan (Planning) Secara sederhana perencanaan dapat dirumuskan sebagai penentuan serangkaian tindakan untuk mencapai sesuatu hasil yang diinginkan. bagaimana hal itu harus dicapai. Tetapi biasanya secara lebih detail perencanaan dirumuskan sebagai penetapan atau penyusunan langkah-langkah sebagai jawaban atas pertanyaan-pertanyaan berikut: apa yang harus dicapai. bilamana hal tersebut harus dicapai. Apakah sebabnya tindakan itu dikerjakan (WHY) c. Di dalam bahasa Inggris perencanaan (planning) dirumuskan sebagai tindakan yang harus dilakukan dalam menjawab 6 buah pertanyaan yang lazim dikenal sebagai 5W + 1 H.

bahan-bahan yang dimiliki. 1. Setelah kedua pertanyaan ini terjawab. Kemampuan Kondisi dan situasi Tanggung jawab Kerjasama 1. Termasuk dalam hal ini adalah kondisi sosial. Kemampuan Perencanaan harus disesuaikan dengan kemampuan yang ada: sumber-sumber yang tersedia.2.3. dan sebagainya. 4. Pedoman Perencanaan Karena sebuah rencana dibuat untuk kemudian dilaksanakan. Misalnya kemampuan daya beli masyarakat dan kesenangan terhadap barang yang akan diproduksi. Kerjasama Yang juga harus dipertimbangkan adalah gambaran akan mudah tidaknya terjadi kerjasama yang baik antara orang-orang yang menduduki bagian-bagian organisasi yang akan dijalankan. sumber keuangan. budaya.Dari serentetan pertanyaan tersebut di atas. Kondisi dan Situasi Kondisi dan situasi masyarakat di mana sebuah usaha akan dilakukan perlu juga menjadi pertimbangan. maka mudah kandas di tengah jalan. 2.4. Apakah usaha tidak akan mengganggu kenyamanan masyarakat dan lingkungan. 3.1. . 1. Sebuah rencana yang dibuat tanpa mengingat kemampuan untuk mencapainya. kamampuan tenaga pelaksana. maka barulah diteruskan dengan tindakan-tindakan yang lain. 1. Tanggung Jawab Perlu pula dipertimbangkan besar kecilnya tanggung jawab yang akan dipikul oleh masing-masing petugas. dan sebagainya. ekonomi. dua masalah pokok adalah ‘What’ yang mempersoalkan tujuan yang hendak dicapai dan ‘How’ yaitu bagaimana metode atau cara untuk mencpai tujuan tersebut. 1. baik terhadap organisasi maupun terhadap masyarakat (tanggung jawab sosial). maka penyusunannya harus mengingat beberapa patokan atau pedoman utama. yakni: 1.

Tingkatan manajemen Jangka waktu Daerah berlakunya Materi Perencanaan 3. artinya rencana dibuat berdasarkan pemikiran dan perhitungan yang masak. atau fleksibel. 3. adalah perencanaan untuk menterjemahkan kebijaksanaan dasar tersebut di atas ke dalam program-program untuk dilaksanakan. Artinya pada setiap jangka waktu tertentu perlu dievaluasi dan diperbaiki.3. 3. Perencanaan program disusun oleh pimpinan atau manajemen menengah. adalah perencanaan yang memuat tentang garis besar kebijaksanaan (policy) dari seluruh kegiatan organisasi. maka sebuah rencana yang baik harus memiliki sifat-sifat: Rasional. 4. Di samping itu rencana harus dibuat secara terus-menerus dan berkesinambungan sesuai dengan perubahan dan perkembangan masa. sesuai dengan kemampuan yang ada.1. Tingkatan Manajemen Dari sudut tingakatan manajemen. 3. Sifat Perencanaan Kecuali beberapa faktor yang harus menjadi pertimbangan dalam membuat perencanaan. yaitu: 1. . adalah perencanaan pada tingkat terakhir yang dibuat oleh pimpinan tingkat rendah atau tingkat pertama untuk melaksanakan program kerja di lapangan. Perencanaan Program (Program Planning atau Managerial Planning). kita mengenal : 3. Perencanaan Operasional (Operational Planning).1.2.1. Luwes.1. 2. Perencanaan Kebijaksanaan Dasar (policy Planning atau Administrative Planning). 3. artinya rencana dapat mudah menyesuaikan diri dengan perubahan/perkembangan situasi dan kondisi yang mungkin terjadi.1. Macam-macam Perencanaan Suatu perencanaan dapat dilihat dari 4 sudut pandangan. Perencanaan kebijaksanaan dasar ini dibuat oleh pimpinan pada tingkatan top management atau manajemen puncak.2.

budget. yang biasanya berlaku dalam satu. 3. Perencanaan jangka pendek. standar. kebijaksanaan dasar. Di dalam tata pemerintahan di Indonesia.2. dua. kecamatan. 3. Perencanaan tahunan. kita mengenal perencanaan yang dibuat secara internasional (antar bangsa). . kabupaten/kota. tiga. kebudayaan. kelurahan. regional (antar wilayah). atau berdasarkan tahapannya. kita mengenal urutan sebagai berikut: nasional (pusat).3 Daerah berlakunya Berdasarkan daerah berlakunya. menetapkan biaya dan pemasukan yang diharapkan serta rangkaian tindakan yang akan dilakukan di masa depan.2 Jangka Waktu Jangka waktu dari sudut masa berlakunya sebuah rencana. kita mengenal bidang-bidang seperti: perencanaan keamanan dan ketertiban. tetapi adakalanya dipisahkan menjadi bab tersendiri adalah masalah-masalah penyusunan budget (biaya). dan sebagainya.3. Perencanaan jangka panjang. yang biasanya dibuat untuk jangka waktu 10 tahun atau lebih. pendidikan. Sehingga secara lebih luas lagi sesungguhnya perencanaan dapat dirumuskan sebagai penetapan tujuan. Yang juga termasuk di dalam pembuatan rencana. nasional (di dalam sebuah negara).3. kita bisa mengenal : 3. tata kota.1. empat. dan lokal (daerah). 3. keuangan.4 Materi Perencanaan Berdasarkan materi perencanaan. industri. dan lima tahun. dan program dari suatu organisasi. perdagangan. dan sebagainya. Adapun kegiatannya meliputi: menetapkan peraturan-peraturan dan pedomanpedoman pelaksanaan tugas. propinsi. prosedur. 3.2.2.2. standar. yang dibuat untuk satu tahun dan merupakan program pelaksanaan dari pada perencanaan jangka pendek. dan program atau acara kerja.

Perencanaan merupakan awal kegiatan manajemen dengan mempersiapkan segala hal yang terkait dengan perusahaan dan dilanjutkan mengorganisir karyawan dan sumber daya lain melalui cara yang konsisten dengan tujuan perusahaan. fungsi Pengorganisasian (Organizing). Dari wacana di atas dapat disimpulkan bahwa dalam peluang bisnis mendorong lahirnya pebisnis baru. efisien dan produktif. sehingga tingkat persaingan semakin ketat. Selanjutnya demi kelancaran pelaksanaan kegiatan perusahaan maka perlu pengarahan serta pengendalian. yaitu : fungsi Perencanaan (Planning).BAB III PENUTUP Sebagai penutup maka kami akan menutup makalah ini dengan beberapa kesimpulan dari penjelesan materi kuliah bab dua mengenai perencanaan. Konsep manajemen meliputi sekurang-kurangnya 4 (empat) fungsi. Persaingan yang ketat menuntut perusahaan untuk mampu menjalankan perusahaannya secara efektif. . Pengelolaan sumberdaya perusahaan secara moderen harus berlandaskan konsep manajemen. Pengarahan (Leading) dan Pengendalian (Controlling).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful