PIDATO

PERSATUAN DAN KESATUAN Assalamualaikum Wr. Wb. Yang terhormat Ibu kepala UPTD Pendidikan kecamatan Pekalongan Utara, yang terhomat para dewan juri Festival Lomba Seni Siswa Nasional tingkat Kecamatan Pekalongan Utara, yang terhormat para peserta Festival Lomba Seni Siswa Nasional tingkat Kecamatan Pekalongan Utara dan para hadirin yang berbahagia. Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat sehat kepada kita semua, sehingga pada hari ini kita dapat berjumpa dalam rangka Festival Lomba Seni Siswa Nasional tingkat Kecamatan Pekalongan Utara. Tidak lupa sholawat serta salam kita limpahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW beserta keluarganya, sahabat serta umatnya. Seperti yang kita ketahui Indonesia adalah negara kepulaan yang sangat luas. Terbentang dari Sabang sampai Merauke, terdiri dari beribu-ribu pulau yang kaya akan suku dan budaya. Keragaman suku bangsa dan budaya merupakan kekayaan yang tak ternilai harganya. Dilihat dari aspek sosial budaya Indonesia terdiri atas ratusan suku bangsa yang masing-masing memiliki adat istiadat, bahasa, agama dan kepercayaan yang berbeda-beda, sehingga mengandung potensi konflik yang besar. Walaupun berbeda-beda kita harus tetap menjaga rasa persatuan dan kesatuan bangsa agar tidak terjadi konflik. Seperti yang tertulis dalam semboyan negara kita yaitu “Bhennika Tunggal Ika” berbeda-beda tapi tetap satu jua. Namun pada saat ini kita ketahui dari berbagai media massa, banyak sekali masalah yang sedang melanda negara kita. Terutama masalah yang menyangkut persatuan dan kesatuan. Contonya banyak teroris-teroris yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia atau sekelompok orang yang mengatas namakan suatu organisasi yang ingin memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tentunya kita tidak menghendaki terjadinya perpecahan dalam lingkungan bangsa dan Negara Indonesia, hal ini dikarenakan kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia merupakan hasil dari semangat persatuan dan kesatuan yang tinggi bangsa Indonesia sendiri. Semoga masalah tersebut dapat cepat teratasi supaya negara kita selalu aman, tentram dan damai. Kita sebagai pelajar tentu harus ikut berperan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Nilainilai persatuan dan kesatuan dapat kita amalkan melalaui berteman baik disekolah maupun dilingkungan rumah. Setiap hari kita tentu tidak dapat lepas bergaul dengan teman sebaya. Teman main tentunya tidak semua sama. Ada yang berasal dari keluarga kaya, kurang mampu dan sederhana. Ada pula yang beragama Islam, Kristen, Hindu, Buddha bahkan dari agama lain. Semuanya adalah teman kita, yang harus kita perlakukan sama dengan sopan dan ramah. Kita harus bergaul dan berteman tanpa membeda-bedakan satu dengan lainnya. Atau dengan cara membantu korban bencana alam, itu merupakan salah satu wujud dari penerapan nilai-nilai parsatuan dan kesatuan. Dengan begitu, akan tercipta rasa kebersamaan, sehingga bangsa kita tidak mudah terpecah belah.

Atau Bekerja sama dengan teman dalam hal kebaikan. Bhennika Tunggal Ika. teman yang bertanya kepada bapak/ibu guru tidak boleh disela atau diejek. Jayalah IndonesiaKu. Seperti yang dilakukan oleh para pejuang kita dalam memperebutkan kemerdekaan Indonesia.Nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang lainnya dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. agar tercipta persatuan dan kesatuan bangsa. semangat persatuan dan kesatuan tetap diperlukan dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan untuk kejayaan bangsa dan negara Indonesia. Semangat perjuangan bangsa Indonesia untuk merdeka tidak pernah padam. dan memperkokoh rasa cinta tanah air. mempererat hubungan kekeluargaan. Merdeka! Merdeka! Merdeka! Wassalamualaikum Wr. waktu pengibaran bendera harus bersikap tegap dan memberi hormat. Wb. Perbedaan bukanlah merupakan kendala bagi kita. Perbedaan yang ada. Atau dengan menghargai pendapat teman lain. Kita tidak boleh mengejek dan menjelekjelekkan salah satu suku dan agama lain. misalnya menghormati keragaman suku dan agama. seperti mengerjakan keterampilan dan belajar kelompok. Atau dengan mengikuti upacara dengan khidmat. Perbedaan dapat kita satukan dengan semangat persatuan dan kesatuan. Jadikanlah perbedaan itu sebagai kekayaan bangsa kita. . Persatuan dan kesatuan akan menciptakan kerukunan hidup. perlu kita hargai. Oleh karena itu.

mereka membentuk persatuan dan kesatuan agar terwujudnya negara yang merdeka sekarang kita yang tinggal mewariskan kemerdekaan ini.yaitu kelas kit.untuk memerdekakan bangsa indonesia dari sabang sampai marauke betapa pahlawan itu telah mengorbankan jiwa dan raga.karena mereka bersatu.sampai menonton sepak bola pun menjadi berkelahi.dan seterusnya.dikarenakan sekarang ini masih banyak nya antar pelajar.antar desa.mengapa bisa seperti sekarang. .Pidato Persatuan dan Kesatuan Tema ini saya angkat.seharusnya tetap menjaga agar rasa persatuan dan kesatuan tetap kita memeliki.karena mereka memiliki rasa persatuan dan kesatuan.oleh karena itu kita harus mulai dari lingkungan kecil kita dulu.dengan sekolah-sekolah lain.kita merdeka.jika rasa kesatuan dan persatuan tidak kita jaga maka kita akan menjadi bangsa yang mudah di pecah belah .lalu bersatu dengan kelas-kelas lain . itu adalah berkat jasa pahlawan kita . itu semua dikarenakan nya kurang nya rasa persatuan dan kesatuan atau tidak memiliki rasa tersebut kalau kita menengok sejarah bangsa ini.untuk membela bangsa ini dari para penjajah.

Yang saya hormati Bapak/ Ibu panitia Lomba. Sebelumnya izinkanlah saya untuk memperkenal diri. Mungkin akan menjadi sebuah kemustahilan untuk dapat meraih kemerdekaan ketika musuh yang . Akan tetapi semata-mata karena adanya PERSATUAN. nama saya SEKAR perwakilan dari SD Krasak 1. Kali pertama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Melalui sebuah momen yang sangat tepat ini.Pd Assalamualaikum wr wb. S. perkenankan saya menyampaikan pidato tentang “Persatuan dan Kesatuan Tercipta Bersama Salam ABITA” Hadirin yang berbahagia.Teks Pidato Persatuan dan Kesatuan Tema: Pesatuan dan Kesatuan Judul: Persatuan dan Kesatuan Tercipta Bersama Salam ABITA” Penulis Naskah: Risma Astria. Suatu hal yang perlu kita renungi bersama bahwa kemerdekaan yang sedang kita nikmati ini diraih tidak semudah membalikan telapak tangan. sehingga pada hari yang berbahagia ini. yang telah melipahkan rahmat serta hidayahnya kepada kita semua. kita dapat berkumpul bersama dalam keadaan sehat walafiat. Yang saya hormati Bapak/ Ibu Guru pendamping Serta teman – teman senasib dan seperjuangan yang saya banggakan.

semenjak teknologi semakin canggih menyebabkan apa-apa USDEK (URUSAN DEWEK-DEWEK) tidak membutuhkan bantuan teman di sekitar kita karena semua kebutuhan bisa terpenuhi oleh “MBAH GOOGLE”. untuk selalu mengucapkan salam “ABITA” pada pukul 07. Kini memang bukan zamannya perang. Kini juga bukan zaman menuju reformasi yang mengharuskan bersatu padu berdemo di depan gedung DPR. Diharapkan para siswa mempunyai pribadi yang kuat dan berkarakter dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia menuju terwujudnya Negara Maritim.00 setiap hari sekolah sebelum pelajaran dimulai.Salam ABITA ini merupakan himbauanGubernur Jawa Tengah. pelajar sekarang semakin angkuh tidak peduli dengan sesamanya. menuntut mundurnya Sang SBY. . pengaruh dunia internet sudah nampak sangat merusak moral generasi muda. yang harus bersama-sama mengangkat senjata melawan penjajah.dihadapi bersenjata modern serba lengkap dan canggih. harapannya tertanam rasa nasionalisme dan kebangsaan siswa sebagai anak Indonesia. Lalu bagaimana seharusnya kita menyikapi arus budaya asing dan teknologi yang semakin membunuh karakter bangsa Indonesia ini? Apakah Bapak/ Ibu dan semuanya yang hadir di sini sudah menerapkan salam ABITA?? Apa sih salam ABITA itu? “A B I T A” Aku Bangga Indonesia Tanah Airku. yang secara otomatis akan menanamkan jiwa patriotisme terhadap merah putih dan tumpah darah Indonesia. sedangkan bangsa Indonesia hanya bermodalkan bambu runcing dan sebuah tekad. Model pakaian anak pelajar SD sudah mulai“ALAY. persatuan dan kesatuan sudah mulai luntur. Rasa cinta tanah air. Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kini memang zaman yang secara kasat mata terlihat tentram. Merah Putih Tumpah Darahku Yes! Sudah menjadi kebiasaan bagi siswa di Propinsi Jawa Tengah. Padahal Saudara – saudaraku Tataplah.ALAY sing terose Anak Layangan” sungguh bukan cerminan budaya Indonesia. Kemudian dari segi gaya hidup. Dialah yang mewujudkan sesuatu yang mustahil itu menjadi sesuatu yang nyata. Tetapi pada kenyataannya persatuanlah yang menjawab.

.Para hadirin yang berbahagia kiranya cukup sekian pidato dari saya apabila ada salah kata saya mohon maaf sebesar-besarnya. Terimakasih atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan. wassalamualaikum wr wb. akhirul kata.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful