You are on page 1of 5

PENDAHULUAN

Penyakit anthrax merupakan penyakit menular yang umumnya menyerang hewan (herbivora) dan dapat menyebabkan penyakit bahkan kematian yang juga mengenai manusia. Dalam keadaan sehari-hari penyakit ini sangat jarang dijumpai pada manusia. Hal ini disebabkan karena pada umumnya terjadinya infeksi pada manusia selalu berhubungan dengan adanya wabah anthrax pada hewan ternak atau kontak manusia dengan ternak dan produknya yang terinfeksi atau terkontaminasi di daerah endemis. Angka resiko infeksi anthrax pada manusia berkisar 1/100.000 dan sebagian besar merupakan anthrax kulit (cutaneous anthrax) 1,2. Penyakit anthrax terutama menjangkiti hewan ternak seperti sapi, domba, kambing dan kuda, sedangkan babi, anjing dan kucing lebih tahan terhadap penyakit anthrax. Pada burung secara alami lebih tahan terhadap penyakit anthrax. Pada burung elang secara alami tahan terhadap penyakit ini, akan tetapi penularan dapat terjadi melalui spora di cakar dan paruhnya 1, 2. Bacillus anthracis adalah jenis bakteri gram positif berbentuk batang berspora yang pertama kali di tampilkan sebagai sumber penyakit pada tahun 1887 oleh Robert Koch dengan menumbuhkan organisme ini dalam kultur murni dan dan menumbuhkannya dalam bentuk endospora 3, 4.

Gambar 1. Bacillus anthracis perbesaran 1500 kali.

ini merupakan cara yang paling sering. Tanda dan gejala dari anthrax pada anak yang berusia lebih dari 2 bulan serupa dengan orang dewasa. pernafasan. Kebanyakan kasus penyakit ini ringan dan dapat sembuh dengan pengobatan. Pada hewan yang terjangkit antrax maka dapat mengeluarkan darah dari hidung. Terdapat 3 jalan utama anthrak menginfeksi manusia. anak-anak dapat pula terkena penyakit ini dengan tiga bentuk klinis antar lain: gangguan gastrointestinal 6. hal ini merupakan akibat dari memakan daging yang telah terkontaminasi anthrax (gambar 2) 1. Seperti halnya pada orang dewasa. atau . Dalam penelitian menunjukan bahwa kondisi yang menguntungkan Bacillus anthracis untuk multiplikasi adalah pada tanah dengan pH ≥ 6 dan kaya akan bahan organik. Perubahan besar pada lingkungan mikro tanah seperti kekeringan dan musim hujan dapat meningkatkan sporulasi 3.Distribusi Bacillus anthracis tersebar di seluruh dunia. namun tetap saja penyakit ini dapat mematikan. Perlunya pemahaman yang lebih terhadap kulit. Anthrax merupakan penyakit menular akut yang disebabkan oleh Bacillus anthracis. mulut. setelah spora terhirup.5. Ketika anak terjangkit anthrax dan perlu perawatan maka untuk mendiagnosis menjadi hal yang sulit dibandingkan dewasa. kontak langsung dengan kulit. hal ini menyebabkan lesi pada kulit. yaitu melalui kuilt. pencernaan. akan berkembang biak. Hal ini dikarenakan pada anak-anak akan kesulitan dalam menyampaikan apa yang telah terjadi dan apa yang mereka rasakan kepada dokternya. Setiap orang dari berbagai tingkatan usia dapat terjangkit penyakit anthrax. dan ususnya. dan menyebarkan racunnya melalui peredaran darah. melalui pernafasan. sehingga air tanah akan tercemari dengan Bacillus anthracis serta Bacillus anthracis dapat bertahan dan berkembang biak pada lingkungan tersebut. sedangkan manifestasi klinis dari penyakit anthrax pada bayi tidak begitu jelas.

Program vaksinasi pada binatang secara dramatis menurunkan mortalitas pada binatang piaraan. Walaupun demikian spora anthrax tetap ada dalam tanah pada beberapa belahan dunia . Burung gagak dikatakan dapat berperan dalam penyebaran mikroorganisme ini. Lingkaran infeksi pada anthrax EPIDEMIOLOGI Penyakit anthrax paling sering terjadi pada binatang herbivora akibat tertelan spora dari tanah. Gambar 2. Spora dapat bertahan hidup dalam jangka waktu yang lama di dalam tanah. 2 . Kejadian luar biasa epizootik pada herbivora pernah terjadi pada tahun 1945 di Iran yang mengakibatkan 1 juta domba mati.gejala pernafasan pada anak-anak. dikarenakan gagguan pernafasan lebih sering terjadi pada anak-anak 6.

kambing dan selalu berakhir dengan kematian. Pada umumnya penyakit timbul setelah seseorang terpajan dengan hewan yang terinfeksi anthrax. Hampir semua kasus terjadi pada pekerja yang mempunyai risiko tertular anthrax seperti tempat pemintalan bulu kambing atau wool atau penyamakan kulit. Kejadian luar biasa 24 kasus anthrax gastrointestinal terjadi di Thailand pada tahun 1982.Pada manusia terdapat tiga tipe anthrax yaitu: anthrax kulit. Anthrax pada herbivora berpotensi untuk menjadi berat dengan angka mortalitas yang tinggi. Anthrax inhalasi secara alamiah sangat jarang terjadi. anthrax inhalasi. dan anthrax gastrointestinal. Tidak ada kasus anthrax inhalasi di AS sejak tahun 1976. dan satu kasus dilaporkan terjadi pada tahun 2000. mulut. Kejadian itu terjadi akibat konsumsi daging kerbau yang terkontaminasi dan proses pemasakan yang tidak sempurna.000 orang terjangkit anthrax kulit terutama pada pekerja perkebunan. di Afrika dan Asia ledakan kasus anthrax gastrointestinal masih sering dilaporkan. Kejadian itu terjadi akibat perang yang menyebabkan terhentinya program vaksinasi. domba. Di Amerika Serikat dilaporkan 18 kasus anthrax inhalasi dari tahun 1900-1976. Secara alamiah anthrax kulit merupakan bentuk yang paling sering terjadi dan diperkirakan terdapat 2000 kasus pertahun di seluruh dunia . Hewan yang sakit parah bisa sampai mengeluarkan darah dari hidung. kerusakan infrastruktur medis dan veteriner. dan anus dengan demikian akan 2 . Sasaran berikutnya adalah kuda dan babi. Penyakit anthrax termasuk kelompok penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia (zoonosis). Di AS dilaporkan 224 kasus anthrax kulit dari tahun 19441994. Penyakit ini paling sering menyerang hewan herbivora terutama sapi. Walaupun jarang terjadi. Kejadian luar biasa terjadi di Zimbabwe pada tahun 19781980 yang mengakibatkan 10. Kejadian epidemi anthrax pada manusia berhubungan langsung dengan epizootik pada ternak 2. Centers for diseases Control and Prevention (CDC) melaporkan kejadian anthrax kulit dari tahun 1984-1993 hanya tiga orang.

bt. 2008. Bacillus anthracis and Anthrax. http://www. Shafazand. anthrax. Theodore J. Peter.pdf 6. Todar.S.htm 2. Cunha.int/csr/resources/publications/anthrax_webs. CA.who. 2011. Fourth edition. Anthrax. http://www. Eitzen. WHO.pdf 3. CDC. Inhalational Anthrax. Turnbull.emedicinehealth. Todar online text book of bacteriology.com/anthrax/article_em. Jr. Army Medical Research Institute of Infectious Disease.gov/agent/anthrax/pdf/pediatricfactsheet.5.htm 5. Children and Anthrax: A Fact Sheet for Clinicians.elandir-care. Anthrax in Human and Animals.chestpubs. Division of Pulmonary and Critical Care Medicine. 2008.cdc.gov/ncidod/eid/vol5no4/cieslak. Central Desease Centre. Burke A. Cieslak and Edward M. Maryland.org/content/116/5/1369. Stanford University Medical Center. http://chestjournal. emedicine health : http://www. Kuman dapat terserap akar tumbuhan hingga mencapai daun maupun buah dan akhirnya menginfeksi ternak atau manusia 2. Pustaka : 1. Shirin. Kenneth. http://www.pdf .mengkontaminasi tanah atau air dengan B.be/pdf/documentatie/bacillus-anthracis- 4. Clinical and Epidemiologic Principles of Anthrax.pdf http://www. Tanah yang tercemar bersifat bahaya laten.cdc.full. Stanford. USA. U. anthracis yang dapat berkembang menjadi spora dan bertahan dalam lingkungan yaitu di tanah selama 70 tahun.3.