PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BAYI,BALITA

I. Pendahuluan Setiap orangtua tentu berkeinginan agar anaknya dapat tumbuh kembang optimal, yaitu agar anaknya dapat mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang terbaik sesuai dengan potensi genetik yang ada pada anak tersebut. Hal ini dapat tercapai apabila kebutuhan dasar anak ( asah, asih, dan asuh ) terpenuhi. Kebutuhan dasar anak harus dipenuhi yang mencakup imtaq, perhatian, kasih sayang, gizi, kesehatan, penghargaan, pengasuhan, rasa aman / perlindungan, partisipasi, stimulasi dan pendidikan ( asah, asih dan asuh ). Kebutuhan dasar tersebut harus dipenuhi sejak dini, bahkan sejak bayi berada dalam kandungan.(5) Untuk itulah dalam perkuliahan ini akan dibahas mengenai pemantauan tumbuh kembang neonatus terutama pada pertumbuhan fisik pada neonatus baik BB dan TB dengan menggunakan Denver Development Stress Test (DDST). II. Uraian materi A. Definisi Pertumbuhan dan Perkembangan Istilah tumbuh kembang sebenarnya mencakup dua peristiwa yang sifatnya berbeda, tetapi saling berkaitan dan sulit dipisahkan, yaitu pertumbuhan dan perkembangan.(2,4) Menurut Soetjiningsih, pertumbuhan (growth) berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar jumlah, ukuran atau dimensi tingkat sel, organ maupun individu, yang bisa diukur dengan ukuran berat (gram, pound, kilogram), ukuran panjang (cm,meter), umur tulang dan keseimbangan metabolik (retensi kalsium dan nitrogen tubuh); sedangkan perkembangan (development) adalah bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan, sebagai hasil dari proses pematangan.(4) Menurut Depkes RI, pertumbuhan adalah bertambah banyak dan besarnya sel seluruh bagian tubuh yang bersifat kuantitatif dan dapat diukur; sedangkan perkembangan adalah bertambah sempurnanya fungsi dari alat tubuh.(1) Menurut Markum dkk, pertumbuhan berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar, jumlah ukuran atau dimensi tingkat sel, organ maupun individu; perkembangan lebih menitikberatkan aspek perubahan bentuk atau fungsi pematangan organ atau individu, termasuk perubahan aspek sosial atau emosional akibat pengaruh lingkungan.(2) B. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Tumbuh Kembang
(1,2,3,4,5,6)

sedangkan yang kurang baik akan menghambatnya. antara lain : 1. hambatan pertumbuhan otak. Lingkungan merupakan lingkungan ”bio-fisiko-psiko-sosial” yang memepengaruhi individu setiap hari. mulai dari konsepsi sampai akhir hayatnya. lebih sering menghasilkan bayi BBLR/lahir mati. Faktor Lingkungan Lingkungan merupakan faktor yang sangat menentukan tercapai atau tidaknya potensi bawaan. Faktor lingkungan ini secara garis besar dibagi menjadi : a.Secara umum terdapat dua faktor utama yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Faktor lingkungan yang mempengaruhi tumbuh kembang anak setelah lahir (faktor postnatal) Ad. talipes. abortus dan sebagainya. Faktor Genetik Faktor genetik merupakan modal dasar dalam mencapai hasil akhir proses tumbuh kembang anak. Lingkungan yang cukup baik akan memungkinkan tercapainya potensi bawaan. Ditandai dengan intensitas dan kecepatan pembelahan. tortikolis kongenital. anemia pada bayi baru lahir. dislokasi panggul. dapat ditentukan kualitas dan kuantitas pertumbuhan.a. Faktor ini juga merupakan faktor bawaan anak. menyebabkan cacat bawaan. Melalui genetik yang terkandung di dalam sel telur yang telah dibuahi.bayi baru lahir mudah terkena infeksi. umur pubertas dan berhentinya pertumbuhan tulang. Gizi ibu pada waktu hamil Gizi ibu yang jelek sebelum terjadinya kehamilan maupun pada waktu sedang hamil. 2. atau kranio tabes. yaitu potensi anak yang menjadi ciri khasnya. . derajat sensitivitas jaringan terhadap rangsangan. Faktor Lingkungan Pranatal Faktor lingkungan pranatal yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang janin mulai dari konsepsi sampai lahir. dan berfungsi sebagai penyedia kebutuhan dasar anak. posisi janin dalam uterus dapat kelainan bawaan. yaitu : 1. Faktor ini disebut juga milieu merupakan tempat anak tersebut hidup. Mekanis Trauma dan cairan ketuban yang kurang. palsi fasialis. Faktor yang memepengaruhi anak pada waktu masih di dalam kandungan (faktor pranatal) b. 2.

Imunitas Rhesus atau ABO inkomtabilitas sering menyebabkan abortus. kern ikterus. Radiasi Radiasi pada janin sebelum umur kehamilan 18 minggu dapat menyebabkan kematian janin. hormon plasenta. sedangkan efek radiasi pada orang laki-laki dapat menyebabkan cacat bawaan pada anaknya. 6. Anoksia embrio Menurunnya oksigenisasi janin melalui gangguan pada plasenta atau tali pusat. Endokrin Hormon-hormon yang mungkin berperan pada pertumbuhan janin.3. influenza dan lain-lain. mikrosefali. menyebabkan BBLR. hidrops fetalis. 7. malaria. kelainan kejiwaan dan lain-lain. Ad. alkohol beserta logam berat lainnya. rokok. adalah somatotropin. atau cacat bawaan lainnya. 4. 9. Faktor Lingkungan Postnatal Bayi baru lahir harus berhasil melewati masa transisi. Infeksi intrauterin yang sering menyebabkan cacat bawaan adalah TORCH. tiroid. Stres Stres yang dialami oleh ibu pada waktu hamil dapat mempengaruhi tumbuh kembang janin. peptida-peptida lainnya dengan aktivitas mirip insulin. cacat bawaan dan lain-lain. . 8. sedangkan infeksi lainnya yang juga dapat menyebabkan penyakit pada janin adalah varisela.b. polio.ke suatu sistem yang tergantung pada kemempuan genetik dan mekanisme homeostatik bayi itu sendiri. Apabila salah satu dari hormon tersebut mengalami defisiensi maka dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada pertumbuhan susunan saraf pusat sehingga terjadi retardasi mental. dari suatu sistem yang teratur yang sebagian besar tergantung pada organ-organ ibunya. Toksin/zat kimia Zat-zat kimia yang dapat menyebabkan kelainan bawaan pada bayi antara lain obat anti kanker. antara lain cacat bawaan. insulin. Infeksi Setiap hiperpirexia pada ibu hamil dapat merusak janin. kerusakan otak. 5. atau lahir mati.

stres juga sangat berpengaruh terhadap anak. cinta dan kasih sayang. sanitasi. jumlah saudara yang banyak pada keluarga yang keadaan sosial ekonominya cukup akan mengakibatkan berkurangnya perhatian dan kasih sayang yang diterima anak. urbanisasi yang banyak menyebabkan kemiskinan dengan segala permasalahannya. Faktor psikososial Stimulasi merupakan hal penting dalam tumbuh kembang anak. kualitas interaksi anak orangtua dapat mempengaruhi proses tumbuh kembang anak. serta radiasi. dan pendidikan yang baik pula. selain sekolah. d.. anggaran dan lain-lain. dan hormon. menjaga kesehatan. penyakit kronis. perawatan kesehatan. adat-istiadat. Faktor keluarga dan adat istiadat Faktor keluarga yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak yaitu pekerjaan/pendapatan keluarga yang memadai akan menunjang tumbuh kembang anak karena orang tua dapat menyediakan semua kebutuhan anak baik yang primer maupun sekunder. gizi. yaitu : . dengan memberikan lingkungan yang kondusif untuk belajar. norma-norma. serta kehidupan politik dalam masyarakat yang mempengaruhi prioritas kepentingan anak. stabilitas rumah tangga. agama. selain itu motivasi belajar dapat ditimbulkan sejak dini. cahaya dan kepadatan hunian. fungsi metabolisme. Lingkungan biologis Lingkungan biologis yang dimaksud adalah ras/suku bangsa. umur. Dalam proses sosialisasi dengan lingkungannya anak memerlukan teman sebaya. C. b. keadaan rumah baik dari struktur bangunan. kepekaan terhadap penyakit. jenis kelamin dalam keluarga seperti apad masyarakat tradisonal masih banyak wanita yang mengalami malnutrisi sehingga dapat menyebabkan angka kematian bayi meningkat. c. Ciri-ciri Tumbuh Kembang Anak Tumbuh kembang anak yang sudah dimulai sejak konsepsi sampai dewasa itu mempunyai ciri-ciri tersendiri. ganjaran atau hukuman yang wajar merupakan hal yang dapat menimbulkan motivasi yang kuat dalam perkembangan kepribadian anak kelak di kemudian hari. musim. kepribadian ayah/ibu. tabu-tabu. jenis kelamin.Lingkungan postnatal yang mempengaruhi tumbuh kembang anak secara umum dapat digolongkan menjadi : a. Faktor fisik Yang termasuk dalam faktor fisik itu antara lain yaitu cuaca. pendidikan ayah/ibu yang baik dapat menerima informasi dari luar terutama tentang cara pengasuhan anak yang baik. ventilasi. keadaan geografis suatu daerah.

Perkembangan erat hubungannya dengan maturasi sistem susunan saraf. D. Masa fetus lanjut. 2. Aktifitas seluruh tubuh diganti respon individu yang khas. saling berkaitan dan berkesinambungan dimulai sejak konsepsi sampai dewasa.tetapi kecepatannya berbeda antara anak satu dengan lainnya. masa fetus dini. tetapi tetap akan menuruti patokan umum. masa mudigah/embrio ialah sejak konsepsi sampai umur kehamilan 8 minggu. Walaupun terdapat variasi akan tetapi setiap anak akan melewati suatu pola tertentu yang merupakan tahap-tahap pertumbuhan dan perkembangan sebagai berikut : 1. terbentuk suatu sistem oragan dalam tubuh. Masa ini terdiri dari 2 periode yaitu : a. Arah perkembangan anak adalah sefalokaudal. b. Tahap-tahap Tumbuh Kembang Anak dan Remaja Tumbuh kembang anak berlangsung secara teratur. 6. pada akhir TM pertumbuhan berlangsung pesat dan adanya perkembangan fungsi. Pada masa ini terjadi transferimunoglobin G(IgG) dari ibu melalui . Ovum yang telah dibuahi dengan cepat menjadi suatu organisme. yang dipengaruhi oleh faktor bawaan dan lingkungan. Setiap anak adalah individu yang unik. 5. b. maka pertumbuhan dan pencapaian kemampuan perkembangnnya juga berbeda. 7. karena faktor bawaan dan lingkungan yang berbeda. 4. Terdapat masa percepatan dan masa perlambatan. Pola perkembangan anak adalah sama pada semua anak. masa janin/fetus ialah sejak umur 9 minggu sampai kelahiran. terjadi percepatan pertumbuhan. terjadi diferensiasi yang berlangsung cepat. Refleks primitif seperti refleks memegang dan berjalan akan menghilang sebelum gerakan volunter tercapai. pembentukan jasad manusia sempurna dan alat tubuh telah terbentuk dan mulai berfungsi. serta laju tumbuh kembang yang berlainan organ-organ.1. Masa prenatal atau masa intrauterin ( masa janin dalam kandungan ) a. 3. Tumbuh kembang adalah proses yang kontinu sejak dari konsepsi sampai maturitas/dewasa. sejak usia 9 minggu sampai dengan TM II kehidupan intrauterin.

masa neonatal dini : 0-7 hari 2. terjadi perkembangaan dengan aktifitas jasmani yang bertambah dan meningkaatnya keterampilan dan proses berpikir. a. masa remaja lanjut a. masa prasekolah Pada saat ini pertumbuhan berlangsung dengan stabil. masa pasca neonatal . serta mulainya berfungsi orgaan-oragan tubuh lainnya. 4. Tumbuh Kembang Neonatus 1. 2. Akumulasi asam lemak esesnsial seri omega 3(Docosa Hexanicc Acid) omega 6(Arachidonic Acid) pada otak dari retina. pria : usia 15-20 tahun Masa-masa tersebut diatas ternyata memiliki ciri-ciri khas yang masing-masing masa mempunyai perbedaan dalam annatomi. 1. terjadi adaptasi lingkungan dan terjadi perubahan sirkulasi darah. masa sekolah. dan intelektual makin berkembang. Penampilan Fisis . senang bermain berkelompok dengan jenis kelamin yang sama ( usia 6 – 18/20 tahun). keterampilan. wanita : usia 8-13 tahun b. masa remaja : 1. E. biokimia dan karakternya. pria : usia 10-15 tahun 2. 3. masa pra remaja : usia 6-10 tahun b. masa remaja dini a. fisiologi. Masa bayi : usia 0 – 1 tahun a. masa neonatal (0-28 hari). masa neonatal lanjut : 8-28 hari b. pertumbuhan lebih cepat dibandingkan dengan masa prasekolah. proses yang pesat dan proses pematangan berlangsung secara kontinu terutama meningkatnya fungsi sistem saraf (29 hari – 1 tahun).plasenta. wanita : usia 13 –18 tahun b.

Anak perempuan umur 18 tahun sudah tidak tumbuh lagi. mandibula kecil. sedsangkan anak laki-laki baru berhenti tumbuh pada umur 20 tahun. balita. Pada sistem-sistem tertentu organogenesis diteruskan sampai lebih dari 8 minggu. anak besar atau dewasa. abdomen lebih membuncit. Pertumbuhan fisik adalah hasil dari perubahan bentuk dan fungsi dari organisme. Panjang badan rata-rata waaktu lahir adalah 50 cm. Pada masa embrio yaitu 8 minggu pertama kehamilan. Dibandingkan dengan anak laki-laki .Perbandingan berbagai bagian tubuh bayi baru lahir sangat berlainan dengan proporsi janin. “growth spurt” ( pacu tumbuh ) anak perempuan dimulai lebih cepat yaitu sekitar umur 8 tahun. lebih kurang 95% diantaranya menunjukkan panjang badan sekitar 45 –55 cm. Berat badan menjadi 2 kali berat badan waktu lahir pada bayi umur 5 bulan. Berat badan Pada bayi yang lahir cukup bulan. biasanya anak laki-laki lebih berat dari anak perempuan. sedangkan anak laki-laki baru pada umur sekitar 10 tahun. Pertumbuhan setelah lahir a. Lebih kurang 95% bayi cukup bulan mempunyai berat badan antara 2500 – 4500 g. Kemudian pertumbuhan konstan mulai berakhir dan dimulai “ pre adolescent growth spurt” ( pacu tumbuh pra adolesen ) dengan rata-rata kenaikan berat nadan adalah 3-3. muka berbentuk bundar. dada lebih bundar. Dinamika pertumbuhan antenatal ini sangat menakjubkan yaitu sejak konsepsi sampai lahir. sel telur yang telah dibuahi berdiferensiasi secara tepat menjadi organisme yang mempunyai bentuk anatomis seperti manusia. 1. Tetapi pertumbuhan anak perempuan lebih cepat berhenti adripada anak laki-laki. ukuran kepalanya relatif besar. dan menjadi 4 kali berat badan lahir pada umur 2 tahun. dan batas antrieor posterior kurang mendatar.5 kg/tahun. Pada masa prasekolah kenaikan berat badan rata-rata 2 kg/tahun. ekstrimitas relatif lebih pendek. adalah berkisar anatara : 700 – 1000 gram/bulan pada triwulan I 500 – 600 gram/bulan pada triwulan II . Pertumbuhan janin intrauterin Pertumbuhan pada masa janin merupakan pertumbuhan yang paling pesat yang dialami seseorang dalam hidupnya. yang kemudian dilanjutkan dengan “ adolescent growth spurt” ( pacu tumbuh adolesen ). Kenaikan berat badan anak pada tahun pertama kehidupan. kalau anak mendapat gizi yang baik. 2. berat badan waktu lahir akan kembali pada hari ke 10. mejadi 3 kali berat badan lahir pada umur 1 tahun. Berat badan bayi baru lahir adalah kira-kira 3000 g.

maka BB By. Nia saat ini ! 2004 – 11 – 30 ( Lahir ) 2005 – 03 – 31 ( Saat penimbangan ) Jadi umur BY Nia adalah 4 bulan 1 hari.25 kg 2. tinggi badan anak dapat diperkirakan.5 x TB lahir ( 2 x TB 2 tahun ) .5 x TB setahun 13 tahun 3 x TB lahir Dewasa 3. 3-12 bulan : umur(bulan) + 9 2 3. 6-12 tahun : umur(bulan) x 7 – 5 2 Contohnya : Ny. b. Nia melahirkan bayi pada tanggal 30 November 2004 dengan berat badan waktu lahir 3. Tinggi badan Tinggi badan rata-rata pada waktu lahir adalah 50 cm. Secara garis besar. Lahir : 3.5 x TB lahir 4 tahun 2 x TB lahir 6 tahun 1.5 Kg.5 kg. Nia adalah : Umur ( bulan ) + 9 / 2 = 13 / 2 = 6.350 – 450 gram/bulan pada triwulan III 250 – 350 gram/bulan pada triwulan IV Dapat pula digunakan rumus yang dikutip dari Behrman. Maka hitunglah berapa umur dan berat badan By.1992 untuk memperkirakan berat badan adalah sebagai berikut : Perkiraan Berat badan dalam kilogram : 1. 1-6 tahun : umur(bulan) x 2 + 8 4. sebagai berikut : 1 tahun 1.

5 cm 312 cm / 2 ± 8.5 cm 2 Contohnya adalah sebagai berikut : Sepasang suami istri datang ke poliklinik Tumbang untuk dipantau tumbuh kembang anaknya. Sebagai titik tengah tinggi badannya adalah setinggiumbilikus. kepala tampak besar dan memanjang.Pada waktu lahir. Anggota gerak sangat pendek. 2-12 tahun : umur (tahun) x 6 + 77 Rumus prediksi tinggi akhir anak sesuai dengan potensi genetik berdasarkan data tinggi badan orangtua dengan asumsi bahwa semuanya tumbuh optimal sesuai dengan potensinya.1993) : TB anak perempuan = ( TB ayah – 13 cm) + TB ibu ± 8. maka hitunglah TB optimal anak perempuannya ? TB anak perempuan : ( TB ayah – 13 cm) + TB ibu ± 8. adalah sebagai berikut (dikutip dari Titi. sedangakan TB istri 160 cm. badan.5 cm 2 TB anak laki-laki = ( TB ibu + 13 cm ) + TB ayah ± 8. Setelah dianamnesis didapatkan data senagai berikut TB suami 165 cm.Menurut Berhman. . . serta anggota gerak maka akan tampak perbedaan yang jelas antara janin. Lahir : 50 cm b. kepala relatif masih besar.5 cm Dilihat dari proporsi antara kepala. ukuran antero-posterior dada masih lebih besar. muka bulat. dimana ukuran panjang kepala hampir sama panjang badan ditambah tungkai bawah.5 cm 2 ( 165 cm – 13 cm ) + 160 cm ± 8. Umur 1 tahun : 75 cm c.1992 adalah sebagai berikut : a. yaitu sebagai berikut : .pada waktu janin umur 2 bulan. perut membuncit dan anggota gerak relatif lebih pendek.5 cm 156 cm ± 8. anak-anak dan dewasa.

F. Gross Motor ( perkembangan motorik kasar ) Ada juga yang membagi perkembangan balita ini menjadi 7 aspek perkembangan.menegakkan kepala. dapat mengeluarkan suara 1-2 minggu kemudian 12-16 minggu : . Komunikasi pasif 6. misalnya : 4-6 minggu : tersenyum spontan. Fine Motor Adaptive ( gerakan motorik halus ) 3. sehingga sebagai titik tengah adalah setinggi simfisis pubis. Langauge ( bahasa ) 4. Intelektual 4. Dalam perkembangan anak terdapat masa kritis. Perkembangan Anak Balita Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah masa balita. Gerakan motorik halus 5. sehingga perlu mendapat perhatian.Frankenburg dkk.menoleh kearah suara . Personal Social ( kepribadian/tingkah laku sosial ). Menolong diri sendiri 3. Komunikasi aktif 7.(1981) melalui Denver Development Stress Test (DDST) mengemukakan 4 parameter perkembangan yang dipakai dalam menilai perkembangan anak balita yaitu : 1. Tingkah laku sosial 2. dimana diperlukan rangsangan/stimulasi yang berguna agar potensi berkembang. seperti pada buku petunjuk program BKB ( Bina Keluarga dan Balita ) yaitu perkembangan : 1. Gerakan motorik kasar Menurut Milestone perkembangan adalah tingkat perkembangan yang harus dicapai anak pada umur tertentu.Pada dewasa anggota gerak lebih panjang dan kepala secara proporsional kecil.memegang beneda yang ditaruh ditangannya . tengkurap sendiri .. 2.

dan pada “follow up” selanjutnya ternyta 89% dari kelompok DDST abnormal mengalami kegagalan di sekolah 5-6 tahun kemudian.Personal Social ( perilaku sosial ) .mengucapkan kata-kata tunggal Dengan milestone ini kita dapat mengetahui apakah anak mengalami perkembangan anak dalam batas normal atau mengalami keterlambatan. da… 13 bulan : . a.makan biskuit sendiri 9-10 bulan : . tes ini bukanlah tes diagnostik atau tes IQ.memegang benda dengan ibu jari dan telunjuk .duduk.menunjuk dengan jari telunjuk . Tetapi dari penelitian Borowitz (1986) menunjukkan bahwa DDST tidak dapat mengidentifikasikan lebih separoh anak dengan kelainan bicara. yag meliputi : . Aspek perkembangan yang dinilai Semua tugas perkembangan itu disusun berdasarkan urutan perkembangan dan diatur dalam 4 kelompok besar yang disebut sektor perkembangan. Frankerburg melakukan revisi dan restandarisasi kembali DDST dan juga tugas perkembangan pada sektor bahassa ditambah. G. yang kemudian hasil revisi dari DDST tersebut dinamakan Denver II..berjalan tanpa bantuan . dapat diandalkan dan menunjukkkan validitas yang tinggi. Denver Development Stress Test (DDST) DDST adalah salah satu dari metode skrining terhadap kelainan perkembangan anak.merangkak .dapat memeindahkan benda dari astu tangan ke tangan lainnya . Sehingga kita dapat melakukan deteksi dini dan intervensi dini. Tes ini mudah dan cepat (15-20 menit).20 minggu : meraih benda yang didekatkan padanya 26 minggu : . Dari beberapa penelitian yang pernah dilakukan ternyata DDST secara efektif dapat mengidentifikasikan antara 85-100% bayi dan anakanak prasekolah yang mengalami keterlambatan perkembangan. dengan bantuan kedua tangan ke depan . DDST memenuhi semua persyaratan yang diperlukan untuk metode skrining yang baik. agar tumbuh kembang anak dapat lebih optimal.bersuara da.

mengikuti perintah ddan berbicara spontan. tetapi memerlukan koordinasi yang cermat.Gross Motor ( gerakan motorik kasar ) Aspek yang berhubungan dengan pergerakan dan sikap tubuh.3-6 bulan . kismis/manik-manik. tugas yang perlu diperiksa pada setiap kali skrining hanya berkisar antara 25-30 tugas saja.9-12 bulan . sehingga tidak memakan waktu lama hanya sekitar 15-20 menit saja. c. bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungannya. yaitu : Tahap I : secara periodik dilakukan pada semua anak yang berusia : .Language ( bahasa ) Kemampuan untuk memberikan respons terhadap suara. Setiap tugas ( kemampuan ) digambarkan dalam bentuk kotak persegi panjang horisontal yang berurutan menurut umur. .Buku petunjuk sebagai refensi yang menjelaskan cara-cara melakukan tes dan cara penilaiannya. kubus warna merah-kuning. melakukan gerakan yang melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu dan dilakukan otot-otot kecil.kertas dan pensil. bel kecil. hijaubiru. Pada umumnya pada waktu tes. . . . . bola tenis. Alat yang digunakan . b.4 tahun .Aspek yang berhubungan dengan kemampuan mandiri. botol kecil.Alat peraga : benang wol merah.3 tahun . permainan anak. dalam lembar DDST.Fine Motor Adaptive ( gerakan motorik halus ) Aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak untuk mengamati sesuatu.18-24 bulan .Lembar formulir DDST. Prosedur DDST terdiri dari 2 tahap.

Normal Semua yang tidak tercantum dalam kriteria tersebut diatas. pada 2 sektor atau lebih. . hasil tes diklasifikasikan dalam : Normal. gagal (Fail = F).Bila pada 1 sektor atau lebih didapatkan 1 keterlambatan dan pada sektor yang sama tidak ada yang lulus pada kotak yang berpotongan dengan garis verikal usia. .Meragukan . .5 tahun Tahap II : dilakukan pada mereka yang dicurigai adanya hambatan perkembangan pada tahap I. Dalam pelaksanaan skrining degan DDST ini.Opportunity = N.Bila pada 1 sektor didapatkan 2 keterlambatan atau lebih. elanjutnya berdassarkan pedoman..Bila dalam 1 sektor atau lebih didapatkan 2 atau lebih keterlambatan PLUS 1 sektor atau lebih dengan 1 keterlambatan dan apad 1 sektor yang sama tersebut tidak ada yang lulus pada kotak yang berpotongan dengan garis vertikal usia. Meragukan (Questionable) dan tidak dapat dites ( Untestable ). . ataukah anak tidak mendapat kesempatan melakukan tugas (No. Penilaian Dari buku petunjuk terdapat penjelasan tentang bagaimana melakukan penilaian apakah lulus (Passed = P). Abnormal. Perhitungan umur adalah sebagai berikut . d. Setelah dihitung pada masing-masing sektor. . . Bila dalam perhitungan umur kurang dari 15 hari dibulatkan kebawah dan sama dengan atau lebih dari 15 hari dibulatkan keatas. umur anak perlu ditetapkan terlebih dahulu. . Kemudian digaris berdasarkan umur kronologis yang memotong garis horisontal tugas perkembangan pada formulir DDST. berapa yang P dan berapa yang F. dengan menggunakan patokan 30 hari untuk 1 bulan dan 12 bulan untuk 1 tahun.O).Tidak dapat dites Apabila terjadi penolakan yang menyebabkan hasil tes menjadi abnormal atau meragukan.Bila didapatkan 2 atau lebih keterlambatan.Abnormal . Kemudian dilanjutkan pad eveluasi diagnostik yang lengkap.

Bila tugas-tugas yang gagal dikerjakan berada pada kotak yang terpotong oleh garis vertikal umur. sedangkan bila terdapat kode nomor maka tugas perkembangan doites sesuai petunujuk dibaliknya formulir. karena 12 hari lebih kecil dari 15 hari.(F). Dipilih 10 pertanyaan pada kuesioner yang sesuai dengan umur anak. Apabila Budi gagal mengerjakan beberapa tugas-tugas tersebut. Kemudian garis umur ditarik vertikal pada formulir DDST yang memotong kotak-kotak tugas perkembangan pada ke-4 sektor. Dapat diisi orang tua di rumah atau pada saat menunggu di klinik. maka dibulatkan kebawah. . 1994 – 10 – 5 ( saat tes dilakukan ) 1992 – 5 – 23 ( tangga lahir Budi ) Umur Budi 2 – 4 – 12 = 2 tahun 4 bukan 12 hari. maka dapat digunakan thp praskrining dengan menggunakan : . yang masing-masing sektor hanya diambil 3 tugas 8 hingga seluruhnya ada 12 tugas ) yang ditanyakan pada ibunya. maka dianggap “suspect” dan perlu dilanjutkan dengan DDST lengkap. Dari penelitian Frankenburg didapatkan 25% anak pada pemeriksaan DDST Short Form ternyata memerlukan pemeriksaan DDST lengkap. karena pada kontrol lebih lanjut masih mungkin terdapat perkembangan lagi. maka perhitungannya sebagai berikut . Kalau terdapat kode R maka tugas perkembangan cukup ditanyakan pada orang tuanya. Bila didapatkan salah satu gagal atau ditolak. Begitu pula pada kotak-kotak sebelah kanan garis umur.Misalnya Budi lahir pada tanggal 23 Mei 1992 dari kehamilan yang cukup bulan dan tes dilakukan pada tanggal 5 Oktober 1994. dan pada kasus yang dicurigai dilakukan tes DDST lengkap.PDQ ( Pra-Screening Development Questionnaire ) Bentuk kuesioner ini digunakan orang tua yang berpendidikan SLTA keatas. Tugas-tugasyang terletak di sebelah kiri garis itu. pada umumnya telah dapat dikerjakan oleh anak-anak seusia Budi(2 tahun 4 bulan). maka ini bukanlah suatu keterlambatan. Kemungkinan dinilai berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan. sehingga umur Budi adalah 2 tahun 4 bulan. . maka berarti suatu keterlambatan poda tugas tersebut. Agar lebih cepat dalamelaksanakan skrining.DDST Short Form. Pada ujung kotak sebelah kiri terdapat kode-kode R dan nomor.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful