PEMBELAHAN SEL

A. Reproduksi Sel Pernahkah kalian memikirkan proses tumbuhnya badan bayi hing-ga dewasa? Dari bayi, kita dapat tumbuh menjadi bentuk sekarang ini disebabkan sel-sel di dalam tubuh kita terus-menerus memperbanyak diri melalui pembelahan sel. Oleh karena itu, pembelahan sel meru-pakan faktor penting dalam hidup kita. Sel merupakan bagian terkecil yang menyusun tubuh kita. Setiap sel dapat memperbanyak diri dengan membentuk sel-sel baru melalui proses yang disebut pembelahan sel atau reproduksi sel . Pada organ-isme bersel satu ( uniseluler ), seperti bakteri dan protozoa, proses pem-belahan sel merupakan salah satu cara untuk berkembang biak. Protozoa melakukan pembelahan sel dari satu sel menjadi dua, dari dua sel menjadi empat, dan dari empat sel menjadi delapan, dan seterusnya.

Pada makhluk hidup bersel banyak (multiseluler), pembelahan sel mengakibatkan bertambahnya sel-sel tubuh. Oleh karena itu, terjadi-lah proses pertumbuhan pada makhluk hidup. Pembelahan sel juga berlangsung pada sel kelamin atau sel gamet yang bertanggung jawab dalam proses perkawinan antar individu. Setelah dewasa, sel kelenjar kelamin pada tubuh manusia membelah membentuk sel-sel kelamin. Seorang laki-laki menghasilkan sperma di dalam testis, sedangkan wanita menghasilkan sel telur atau ovum di dalam ovarium.

Pada dasarnya, pembelahan sel dibedakan menjadi dua, yaitu pembelahan secara langsung (amitosis) dan pembelahan secara tidak langsung (mitosis dan meiosis). Apa yang dimaksud dengan pembe-lahan sel secara langsung maupun tidak langsung tersebut? Kalian akan mengetahuinya dengan menyimak penjelasan berikut.

eukariotik dikatakan mempunyai inti sel (nukleus) sejati. Pembelahan biner pada organisme prokariotik terjadi pada bakteri. terutama berdasarkan pada ada tidaknya membran inti selnya. protozoa. Dua sel ini akan membelah lagi menjadi empat. Membran inti sel tersebut membatasi cairan pada inti sel ( nukleoplasma) dengan cairan di luar inti sel. Oleh karena itu. dan mikroalga (alga bersel satu yang bersifat mikroskopis). Akhirnya. Setiap terjadi pembelahan biner. begitu seterus-nya. DNA bakteri terdapat pada daerah yang . seperti bakteri. Organisme prokariotik tidak mempunyai membran inti sel. sel terbelah menjadi dua sel anakan. sedangkan organisme eukariotik mempunyai membran inti sel. Pembelahan Sel secara Langsung Proses pembelahan secara langsung disebut juga pembelahan ami-tosis atau pembelahan biner. Pembelahan biner dimulai dengan pembelahan inti sel menjadi dua. Pembelahan biner banyak dilakukan organisme uniseluler (bersel satu). satu sel akan membelah menjadi dua sel yang identik (sama satu sama lain). Pembelahan biner merupakan proses pembelahan dari 1 sel menjadi 2 sel tanpa melalui fase-fase atau tahap-tahap pembelahan sel.1. tempat terdapatnya organel sel ( sitoplasma). kemudian diikuti pembelahan sitoplasma. Perbedaan antara organisme prokariotik dan eukariotik. Pembelahan biner dapat terjadi pada organisme prokariotik atau eukariotik tertentu.

Kromosom dapat berikatan dengan warna . Contoh organisme eukariotik yang mengalami pembelahan biner adalah Amoeba. yang kemudian disebut kromosom.2. Pembelahan Sel secara Tidak Langsung (Mitosis dan Meiosis) Pembelahan sel secara tidak langsung adalah pembelahan yang melalui tahapan-tahapan tertentu. benang-benang kromatin ini menebal dan memendek. DNA pada bakteri relatif lebih kecil dibandingkan dengan DNA pada sel eukariotik. Proses pembelahan sel pada Amoeba dapat kalian pe-lajari pada Gambar 4. Kalian telah mengetahui bahwa di dalam inti sel terdapat benang-benang kromatin . 2. panjang dan sirkuler sehingga tidak perlu dikemas menjadi kromosom sebelum pembelahan. Ketika sel akan membelah.disebut nukleoid . Setiap tahapan pembelahan ditandai dengan penampakan kromosom yang berbeda-beda. DNA pada bakteri berbentuk tunggal.

Sel-sel pada embrio ini terus-menerus membelah secara mitosis dan akhirnya terbentuk bayi. Pada manusia dan hewan. sehingga mudah diamati dengan mikroskop. ada baiknya kalian lakukan rubrik Diskusi beri-kut ini. Pembelahan sel secara tidak langsung dibedakan menjadi dua. Di dalam kromosom terdapat gen sebagai faktor pembawa sifat keturunan. yaitu pembelahan mitosis dan meiosis . Mengenai fase-fase pembelahan mitosis akan dibahas pada subab tersendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kromosom merupakan benang pembawa sifat. Pada waktu sel sedang membelah. terjadi proses pembagian kromosom di dalamnya. . Pembelahan mitosis terjadi selama pertumbuhan dan reproduksi secara aseksual. Jika sel induk memi-liki 2n kromosom. Pembelahan mitosis adalah pembelahan sel yang menghasilkan sel anakan dengan jumlah kromosom sama dengan jumlah kromosom induknya. Pertumbuhan manusia dari bayi hingga dewasa juga melalui mekanisme pembelahan sel secara mitosis. Tingkah laku kromosom selama sel membelah dibedakan menjadi fase-fase atau tahap-tahap pembelahan sel. Inilah salah satu bentuk kekuasaan tuhan yang harus kita syukuri. pembelahan mitosis terjadi pada sel meristem somatik (sel tubuh) muda yang mengalami pertum-buhan dan perkembangan. Proses pertumbuhan dan perkembangan jaringan atau organ tu-buh organisme terjadi melalui proses pembelahan sel secara mitosis. Pembelahan sel yang terjadi melalui fase-fase itulah yang disebut pembelahan secara tidak langsung. satu sel induk membelah diri menjadi dua sel anakan. Jumlah 2n ini disebut juga kromosom diploid . Sel anakan ini mewarisi sifat sel induknya dan memiliki jumlah kromosom yang sama dengan induknya. maka setiap sel anakan juga emiliki 2n kromo-som. kecuali pada jaringan yang menghasilkan gamet (sel kelamin).tertentu. Sebelum kalian mempelajari lebih jauh tentang pembelahan sel secara tidak langsung. sel telur yang telah dibuahi sperma akan membelah beberapa kali secara mitosis untuk membentuk embrio. Pada pembelahan mitosis. Sebagai contoh. Proses pembelahan mitosis terjadi pada semua sel tubuh makhluk hidup.

Setiap sel anakan mengandung separuh kromosom sel induk atau disebut haploid ( n). sperma yang haploid dihasilkan di dalam testis dan sel telur yang juga haploid dihasilkan di dalam ovarium.Pembelahan meiosis yang disebut juga sebagai pembelahan reduksi merupakan pembelahan sel induk dengan jumlah kromosom diploid (2n) menghasilkan empat sel anakan. sel gamet dihasilkan di dalam putik dan benang sari. Penyatuan kedua gamet akan menghasilkan zigot dengan variasi genetik. Pembelahan meiosis terjadi pada proses pembentukan sel gamet (sel kelamin) pada organ reproduksi (testis atau ovarium). . Perpaduan ini menyebabkan adanya variasi genetik. Pada tumbuhan berbunga. Pembentukan gamet jantan dan gamet betina terjadi melalui tahapan gametogenensis (dibahas pada subbab tersendiri). Ini disebabkan karena sel anakan merupakan hasil penyatuan dua sel yang berbeda materi genetiknya. Pada manusia atau hewan.

yaitu fase G1 (pertumbuhan primer). Sel perlu tumbuh dan melakukan berbagai sintesis sebelum . Secara garis besar. Sebenarnya. pembelahan mitosis hanyalah sebagian kecil dari siklus sel. dan fase G2 (pertumbuhan sekunder ). sel anak yang baru terbentuk sudah melakukan metabolisme. tingkah laku kromosom tidak tampak karena berbentuk benang-benang kromatin yang halus. Pada interfase. Siklus sel terdiri dari fase pembelahan mitosis (M) dan periode pertumbuhan yang disebut interfase. sel dianggap sedang istirahat dan tidak melaku-kan pembelahan. Interfase merupakan bagian ter-besar dari siklus sel.B. Interfase penjelasan (Fase berikut. fase pembelahaninti sel ( kariokinesis ). Tahapan Pembelahan Mitosis Pembelahan sel secara mitosis meliputi sejumlah tahapan tertentu. Walaupun begitu. Interfase terdiri dari tiga sub fase. Istirahat) Pada tahap ini. fase S (sintesis) . Namun. dan fase pembelahan sitoplasma (sitokinesis). pembelahan sel secara mitosis terdiri dari fase istirahat (interfase ). Pembelahan mitosis merupakan pembelahan yang menghasil-kan sel-sel tubuh (sel somatik). interfase merupakan tahap yang penting untuk mempersiapkan pembelahan atau melakukan metabolisme sel. simaklah 1. Bagaimanakah ciri-ciri setiap fase pembelahan tersebut? Untuk menge-tahuinya.

sel melakukan sintesis materi genetik. Di luar inti terdapat dua sentrosom yang terbentuk oleh replikasi sentrosom pada tahap sebelumnya. yaitu DNA. marilah kita bahas a keempat subfase tersebut. dan telofase. inti sel (nukleus) telah terbentuk dengan jelas dan terbungkus membran inti. metafase. Secara garis besar. retikulum endoplasma.memasuki proses pembelahan berikutnya. Ini bertujuan agar organel-organel tersebut dapat diwariskan kepada setiap sel turunannya. yaitu fase pembelahan inti ( kariokinesis ) dan fase pembelahan sitoplasma ( sitokinesis). sel-sel belum mengadakan replikasi DNA yang masih bersifat 2n (diploid). Setelah ketiga tahapan interfase dilalui. Selain itu. DNA dalam inti sel mengalami replikasi (penggandaan jumlah salinan). Fase Sintesis sel. Pada subfase ini. Materi ge-netik adalah bahan-bahan yang akan diwariskan kepada keturunannya. Pada subfase ini. Profase Pada permulaan profase. Mitosis Kalian telah mengetahui bahwa pembelahan mitosis menghasil-kan sel anakan yang identik dengan induknya. fase pembelahan mitosis terbagi menjadi dua fase. Pada subfase ini. Pembelahan simaklah penjelasan berikut. Secara rinci.Apa saja kegiatan sel pada saat interfase? Pada saat interfase. c. ) disingkat Setelah DNA mengalami replikasi. Seperti fase interfase. dan or-ganel lainnya memperbanyak diri guna menunjang kehidupan b. Pada sentrosom terdapat sepasang sentriol yang berfungsi menentukan orientasi pembelahan sel. (S) subfase berikut. rep-likasi DNA telah selesai dan sel bersiap-siap mengadakan pembelahan secara mitosis. Untuk mengetahui lebih jauh tentang fase-fase pada 2. sel memperbanyak organel-organel yang dimilikinya. Sentrosom mengala-mi perpanjangan menyebar secara radial yang isebut aster (bintang). Sementara organel-organel yang ada di dalam sel. Sekarang. seperti mitokondria. Fase Jadi. kompleks golgi. sel telah siap menjalani pembelahan secara mitosis. inti sel mempunyai satu atau lebih nukleolus (membran inti sel). Pada subfase ini. di dalam nukleus mulai terbentuk kro-mosom . subfase berikutnya adalah per-tumbuhan sekunder (G2). Pada subfase ini. pembelahan mitosis.Kariokinesis adalah fase pembelahan inti sel. fase kariokinesis dibagi menjadi empat subfase. kromosom belum dapat dibedakan secara individual karena masih berupa benang-benang kromatin. yaitu profase. anafase. namun pada fase G2. Walaupun kromosom telah diduplikasi pada fase S. subfase Pertumbuhan sintesis Sekunder (penyusunan) ( menghasilkan Growth 2 2 salinan G2 DNA. pembelahan mitosis juga terdiri dari beberapa fase. sel mengalami a. Fase Pertumbuhan Primer ( Growth 1 disingkat G1 ) Sel yang baru terbentuk mengalami pertumbuhan tahap pertama. yaitu benang-benang rapat dan padat .

Sentromer merupakan bagian kromosom yang menyempit.6. Pada bidang ini. yang bersatu atau dihubungkan oleh sentromer pada lekukan kromosom. Sebagian mikrotubulus yang melekat pada kinetokor disebut mikro-tubulus kinetokor. Oleh karena itu. Pada metafase. Hal ini menyebabkan sentromer tertarik terlebih dahulu. Tahap anafase ditandai dengan berpisahnya kromatid saudara pada bagian sentromer kromosom. mikrotubulus non kinetokor berinteraksi dengan mikrotubulus lain dari kutub sel yang jelas. seperti garis katulistiwa bumi sehingga disebut juga bidang ekuator. Gerakan ini menempuh jarak sekitar 1μm (10-6 . Kedua kromatid tersebut bersifat identik sehingga disebut kromatid kembar (sister chromatid ).7). maka pembagian jumlah informasi DNA yang akan diberikan kepada sel anakan yang baru. kromosom me-nempatkan diri pada bidang pembelahan yang disebut bidang metafase. Perhatikan Gambar 4. Bidang ini merupakan bidang khayal yang terletak tepat di tengah sel. seolah-olah mendorong dua sentrosom di sepanjang permukaan inti sel (nukleus). Hal ini menyebab-kan mikrotubulus dapat menembus inti sel dan melekat pada struktur khusus di daerah sentromer setiap kromatid. kromosom dapat dilihat menggunakan mikroskop. Kinetokor pada setiap kromatid menghadap pada kutub yang berlainan (perhatikan Gambar 4. disebut kinetokor . Gerak kromatid ini disebabkan tarikan benang mikrotubulus yang berasal dari sentriol pada kutub sel. sedangkan mikrotubulus yang tidak memperoleh kinetokor disebut mikrotubulus non kinetokor. sentromer berada di depan dan bagian lengan kromatid berada di belakang. Sementara itu. sentrosom sa ling menjauh. Dinding inti sel menghilang. sentrosom telah berada pada kutub sel. Tahapan c ini merupakan akhir dari metafase. Dengan letak kromosom berada di bidang pembelahan. Akibatnya. Pada fase ini. Akibatnya. Struktur ini seperti huruf V. Proses ini kemudian berlanjut ke fase berikutnya. kinetokor ini berfungsi sebagai tempat bergantung bagi kromosom. nukleolus menghilang dan terjadi duplikasi kromosom (kromosom membelah dan memanjang) menghasilkan 2 kromosom anakan yang disebut kromatid . Pada tahap metafase sesungguhnya. Metafase Tahap awal metafase (prometafase) ditandai dengan semakin memadatnya kromosom (kromosom ini terdiri dari 2 kromatid) dan terpecahnya membran inti (membran nukleus). Mikrotubulus tersebut memanjang. Kalian telah mengetahui bahwa mikrotubulus melekat pada sentromer. Selanjutnya. benar-benar rata dan sama jumlahnya. Anafase berlawanan. tampak lebih terang dan membagi kromosom menjadi 2 lengan.yang terbentuk akibat menggulungnya kromatin. Sementara itu. sentromer dari seluruh kromosom terletak pada satu baris yang tegak lurus dengan gelendong pembelahan. b yaitu metafase. di dalam sitoplasma mulai terbentuk gelendong pembelahan ( spindel ) yang berasal dari mikrotubulus. pembelahan sel berlanjut pada tahap anafase. Pada akhir profase. kromosom tampak Setelah berakhirnya tahap metafase.

Agar kedua inti terpisah menjadi sel baru. Pada saat bersamaan. Mekanisme ini dimulai pada sel-sel kelamin (sel reproduksi) calon bapak dan calon ibu. Pada fase sitokinesis terjadi pembelahan sitoplasma diikuti pembentukan sekat sel baru. sentriol pada kutub sel merupakan arah yang dituju oleh gerakan kromatid saat pembelahan. Vesikula-vesikula yang dibentuk oleh badan golgi tersebut saling bergabung. mikrotubulus telah mengalami peruraian pada bagian kinetokornya. Untuk menjalankan tugasnya ini. makhluk hidup tertentu hanya melahirkan makh-luk yang sejenis. Kontraksi ini semakin ke dalam sehingga menjepit sel dan membagi isi sel menjadi 2 bagian yang sama. Dengan demikian. Me-kanisme tersebut adalah pembelahan sel secara meiosis . terdapat mikrofi lamen yang terdiri dari protein aktin dan miosin. mekanisme ini sudah dimulai. sitokinesis ditandai dengan pembentukan alur pembelahan melalui pelekukan permukaan sel di sekitar bekas bidang ekuator. fase kariokinesis yang menghasilkan dua inti sel anak yang identik secara genetik telah berakhir. Bahkan. Perhatikan Gambar 4. Di sepanjang alur melingkar. manusia melahirkan manusia. namun dua inti sel masih berada dalam satu sel. perlu adanya pembelahan sitoplasma yang disebut sitokinesis.meter) tiap menit. inti sel anakan terbentuk kembali dari fragmen-fragmen nukleus. sehingga terbentuk dua sel anakan. Pembelahan Meiosis Pernahkah kalian berpikir mengapa seekor kambing hanya mela-hirkan kambing. C. Makhluk hidup yang . sel tumbuhan mempunyai dinding sel yang keras. atau sapi melahirkan sapi? Secara kodrati. dengan sifat keturunan yang sama (identik). sebelum terbentuk calon anak di dalam rahim. mikrotubulus non kinetokor semakin memanjang sehingga jarak kedua kutub sel semakin jauh. Sitokinesis terjadi dengan pembentukan pelat sel (cell plate ) yang terbentuk oleh vesikula di sekitar bidang ekuator. Ini dikarenakan adanya ekanisme tertentu pada saat awal perkembangbiakan. Bentuk selnya memanjang akibat peran mikrotubulus non kinetokor. Pada sel hewan. Sitokinesis terjadi. masing-masing kromatid bergerak ke arah kutub yang berlawanan dan berfungsi sebagai kromosom lengkap. Protein tersebut berperan dalam kontraksi otot atau pergerakan sel yang lain. peran sentriol digantikan oleh kromosom sehingga arah pembelahan tetap menuju ke kutub sel.9. Berbeda dengan sel hewan. pada sitokinensis tidak terbentuk alur pembelahan. Oleh karena itu. Lalu bagaimanakah bidang pembelahan sel pada hewan dan tumbuhan? Salah satu perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan adalah ada ti-daknya sentriol. segera setelah telofase selesai. d Telofase Pada tahap telofase ini. Selanjutnya. Benang-benang kromatin mulai longgar. Pada sel tumbuhan. Pada sel hewan. Penggabungan juga terjadi dengan membran plasma diikuti terbentuknya dinding sel yang baru oleh materi dinding sel yang dibawa oleh vesikula.

metafase I. tahap pembelahan meiosis serupa dengan pembelahan mitosis. 1) Leptoten . sedangkan gamet betinanya dibentuk di dalam pu-tik. Profase I dapat berlangsung dalam beberapa hari. yaitu pe-ngurangan jumlah kromosom pada sel-sel kelamin (sel gamet jantan dan sel gamet betina). sedangkan pada tumbuhan berupa putik. Biasanya. profase I merupakan fase terpanjang atau terlama dibandingkan fase lainnya bahkan lebih lama daripada tahap profase pada pembelahan mitosis.sejenis mempunyai jumlah kromosom yang sama pada setiap sel. Hanya saja. simaklah penjelasan di bawah ini. sel kelamin perlu mempersiapkan diri. I Seperti halnya pembelahan mitosis. Oleh sebab itu. pembelahan meio-sis sangat berpengaruh dalam perkembang an makhluk hidup. dan telofase. Misalnya. yaitu leptoten. ke-cuali pada sel reproduksi atau sel kelaminnya. I Profase Pada tahap meiosis I. Sentriol berperan dalam menentu-kan arah pembelahan sel. sel melakukan persiapan berupa penggandaan DNA dari satu salinan menjadi dua salinan (seperti interfase pada mitosis). Tingkah laku kromosom masih belum jelas terlihat karena masih berbentuk benang-benang halus (kro-matin) sebagaimana interfase pada mitosis. Sel kelamin pada manusia hanya mempunyai setengah jumlah kromosom sel tubuh lainnya. sentrosom juga bereplikasi menjadi dua (masing-masing dengan 2 sentriol). Sel kelamin betina pada hewan berupa sel telur. Pada dasarnya. serta sitokinesis I. Bagaimanakah ciri-ciri setiap tahap pembelahan meiosis tersebut? Kalian akan mengetahuinya 1. Fase persiapan ini disebut tahap interfase . Bagaimanakah ciri-ciri setiap fase pembelahan tersebut? Berikut akan dibahas fase-fase meiosis I pada sel hewan dengan 4 kromosom a. Tahapan ini terdiri dari lima subfase. dan diakinesis. diploid (2n = 2). Jumlah setengah kromosom (haploid) ini diperlukan untuk menjaga agar jumlah kromosom anak tetap 46. Perpadu an kedua sel kelamin yang masing-masing memiliki 23 kromosom ini akan menghasilkan sel anak (calon janin) yang mempunyai 46 kromosom. anafase I. Sel gamet jantan pada hewan (mamalia) diben-tuk di dalam testis dan gamet betinanya dibentuk di dalam ovarium. pakiten. pada meiosis terjadi dua kali pembelahan. seperti tampak pada gambar di samping. Selain itu. yaitu profase. Gamet jantan pada tumbuhan dibentuk di dalam organ reproduktif berupa benang sari. yaitu meiosis I dan meiosis II. Kalian telah mengetahui bahwa anak terbentuk dari perpaduan antara sel kelamin betina (sel telur) dan sel kelamin jantan (sperma). iploten. manusia mempunyai 46 kromosom. metafase. setelah Tahap mempelajari Meiosis uraian berikut. sebelum mengalami pembe-lahan meiosis. Tahap meiosis I ter-diri atas profase I. Untuk lebih jelasnya. anafase. Masing-masing pembelahan meiosis terdiri dari tahap-tahap yang sama. zigoten. Pembelahan meiosis disebut juga pembelahan reduksi . barulah sel mengalami tahap pembelahan meiosis I yang diikuti tahap meiosis II. dan telofase I. Setelah terbentuk salinan DNA. Pada tahap ini. yaitu 23 kromosom. profase I membutuhkan waktu sekitar 90% dari keseluruhan waktu yang dibutuhkan dalam pembelahan meiosis.

Metafase I Pada metafase I. Pada subfase ini mulai terbentuk sebagai kromosom homolog. Apabila titik-titik perlekatan tersebut lebih dari satu disebut kiasmata. gelendong mikrotubulus mulai menarik kromosom homolog sehingga pasangan . 5) Diakinesis Pada subfase ini terbentuk benang-benang spindel pembela-han (gelendong mikrotubulus). dimungkinkan terjadinya pertukaran materi genetik (DNA) dari homolog satu ke homolog lainnya.14). Gambar 4. kromosom masih bersifat diploid. Empat kromatid yang membentuk pa-sangan sinapsis ini disebut tetrad 4) (Gambar 4.13 memperlihatkan perbedaan pasangan kromosom homolog dengan kromatid saudara. Mikrotubulus kinetokor dari salah satu kutub melekat pada satu kromosom di setiap pasangan. Membran inti mulai menghilang. Sementara mikrotubulus dari kutub berlawanan melekat pada pasang-an homolognya.Profase I diakhiri dengan terbentuknya tetrad yang mem-bentuk dua pasang kromosom homolog. Proses perlekatan atau persilangan kromatid-kromatid disebut pindah silang ( crossing over ). 2) Zigoten Kromosom homolog saling berdekatan atau berpasangan menurut panjangnya. Pada proses pin-dah silang. kromatid hasil duplikasi kromosom homolog berjajar berhadap-hadapan di sepanjang daerah ekuatorial inti (bidang metafase I). pada setiap kelompok sinap-sis terdapat 4 kromatid (1 pasang kromatid saudara dan 1 pasang kromatid bukan saudara). c. Sementara itu. Kalian perlu membedakan kromosom homolog dengan kromatid saudara. Perhatikan lagi Setelah profase I berakhir.13. b. Dalam hal ini. kromosom mulai bergerak ke bi-dang metafase. Amati kembali Gambar 4.Subfase leptoten ditandai adanya benang-benang kromatin yang memendek dan menebal. Anafase I Setelah tahap metafase I selesai. Pindah silang ini-lah yang memengaruhi variasi genetik sel anakan. 3) Pakiten Kromatid antara kromosom homolog satu dengan kromosom homolog yang lain disebut sebagai kromatid bukan saudara ( non sister chromatids ). Peristiwa ini disebut sinapsis. Kromosom homolog yang berpasangan ini disebut bivalen (terdiri dari 2 kro-mosom homolog). membran inti sel atau karioteka dan nukleolus mulai lenyap. Diploten Setiap bivalen me ngandung empat kromatid yang tetap berkaitan atau berpasangan di suatu titik yang disebut kiasma (tunggal). Dengan demikian.

Jadi. setiap kromosom homolog telah mencapai kutub-kutub yang berlawanan. Inilah perbedaan antara anafase pada mitosis dan meiosis. Peristiwa ini kemudian diikuti tahap selanjutnya. Tahap ini merupakan tahap di antara dua pembelahan meiosis. mikrotubulus memisahkan kromatid yang bergerak ke arah berlawanan. Tahap sitokinesis terjadi secara simultan dengan telofase. Pada fase ini. metafase. Meskipun demiki-an. Meiosis II terjadi pada ta-hap-tahap yang serupa seperti meiosis I. Nah.18a). II . Pada mitosis. kromatid saudara masih terikat pada sentromernya dan bergerak sebagai satu unit tunggal.16). Tahap ini merupakan kelanjutan dari tahap meiosis I. tujuan meiosis II adalah membagi kedua salinan DNA pada sel anakan yang baru hasil dari meiosis I. Akan tetapi. Peristiwa ini mengawali tahap anafase I. Untuk menghasilkan sel anakan yang mem-punyai kromosom haploid diperlukan proses pembelahan selanjutnya. benang mi-krotubulus mulai terbentuk dan kromosom mulai bergerak ke arah bidang metafase. kromatid saudara pada setiap sel anakan masih melekat pada sentromer kromosom. Proses pengurangan jumlah kromosom ini terjadi pada tahap meio-sis II. dihasilkan empat sel anakan. ketika pembelahan meiosis telah sempurna. terjadi secara bersama-sama. Pada tahap ini tidak terjadi perbanyakan (replikasi) DNA. Sementara itu. Bagaimanakah proses pengurangan jumlah kromosom ini terjadi? Kalian akan mengetahuinya setelah mempelajari uraian di bawah ini. anafase.17). d. meiosis Tahap II. sitokinesis merupakan proses pembelahan sitoplasma. membran inti muncul kembali. Ini berarti setiap kutub mempunyai satu set kromosom haploid. Profase II Fase pertama pada tahap pembelahan meiosis II adalah profase II (Gambar 4. setiap kromosom tetap mempunyai dua kromatid kembar. Sehingga. Masing-masing sel anakan hasil pembelahan meiosis I akan membelah lagi menjadi dua. dan telo-fase. e. Jarak waktu antara meiosis I dengan dengan interkinesis . yaitu meiosis II. Artinya. Hal yang perlu diingat adalah bahwa jumlah kromo-som keempat sel anakan ini tidak lagi diploid (2n) tetapi sudah haploid (n). untuk mengetahui lebih lanjut tentang tahap 2. Sitokinesis Kalian masih ingat pengertian sitokinesis pada sel hewan mau-pun tumbuhan bukan? Ya. yaitu sitokinesis. Alur pembelahan atau pelat sel mulai terbentuk (Gambar 4. Namun.kromosom homolog terpisah dan masing-masing menuju ke kutub yang berlawanan Gambar 4. kromosom tersebut masih berupa kromatid saudara (kandungan DNA-nya masih rangkap). Hasil pembelahan meiosis I menghasilkan dua sel haploid yang mengandung setengah jumlah kromosom homolog. perhatikan Meiosis uraian selanjutnya. Coba pelajari lagi tahap anafase pada mitosis. Tahap ini terjadi dalam waktu yang singkat b. a. II meiosis II disebut Tahap meiosis II juga terdiri dari profase. karena diikuti Metafase tahap berikutnya. Telofase I Pada telofase. Pada fase ini.

Anafase kromatid. Berdasarkan uraian di depan. kromatid yang telah menjadi kromosom menca-pai kutub pembelahan. lengkap dengan satu salinan DNA pada inti selnya (nuklei). II Fase ini mudah dikenali karena benang spindel mulai menarik kromatid menuju ke kutub pembelahan yang berlawanan.Gametogenesis melibatkan pembelahan meiosis dan terjadi pada organ reproduktif. Nah. baik pada tumbuhan maupun hewan. bahan baku tersebut berupa sel kelamin yang disebut gamet. pada materi beri-kut ini akan dibahas tentang proses pembentukan gamet. yaitu gamet jantan (sperma) dan gamet betina (ovum atau sel telur). Variasi genetis yang dibawa sel kelamin orang tua menyebabkan munculnya keturunan yang bervariasi juga. Gamet jantan dan betina diperlukan untuk mem-bentuk zigot. kromosom memisahkan kedua kromatidnya untuk bergerak menuju kutub yang berbeda (Gambar d. Gametogenesis pada Hewan Gametogenesis memegang peranan yang sangat penting dalam perkembangbiakan hewan. lonjong. Gametogenesis pada hewan yang akan kita pelajari dibagi menjadi dua. sel-sel anakan sebagai hasil pembelahan meiosis mempunyai sifat genetis yang bervariasi satu sama lain. dan secara keselu-ruhan bentuknya menyerupai kecebong .18b). Akhirnya terbentuk 4 sel kembar yang haploid.18c). Pada proses perkembangbiakan generatif (seksu-al) hewan maupun tumbuhan. marilah kita mempelajari proses terjadinya gametoge nesis pada hewan dan tumbuhan. berfl agela. 4. baik jantan maupun betina yang disebut gametogenesis ( genesis = pembentukan). Hasil akhir telofase II adalah terbentuknya 4 sel haploid. Sitokinesis II Selama telofase II. kemudian individu baru. Spermatogenesis Sperma berbentuk kecil. embrio. Seka-rang. setiap kromosom yang berisi dua kromatid. tentunya diperlukan bahan baku atau cikal bakal pembentuk in-dividu baru tersebut. Kromatid yang terpisah ini se-lanjutnya Telofase berfungsi sebagai kromosom individual. Pada hewan dan manusia.Sementara oogenesis adalah proses pembentuk an gamet atau a. 1. e.Pada metafase II. gametogenesis terjadi pada testis dan ovarium. terjadi pula sitokinesis II. II Pada telofase II. Spermatogenesis merupakan proses pembentukan gamet jantan (sperma). ditandai adanya sekat sel yang memisahkan tiap inti sel. Pada tahap ini. Hasil gametogenesis adalah sel-sel kelamin. Gametogenesis dan Pewarisan Sifat Sebelum menjadi individu baru. me-rentang atau berjajar pada bidang metafase II (Gambar 4. benang-benang spindel (benang mikrotubulus) melekat pada kinetokor masingmasing c. betina sel (ovum telur). yaitu spermatogenesis dan oogenesis. Akibatnya. sedangkan pada tumbuhan terjadi pada pu-tik dan benang sari. D.

(berudu). satu spermatosit primer menghasilkan dua spermatosit sekunder dan akhirnya terbentuk 4 sel spermatozoa (jamak = spermatozoon ) yang masing-masing bersifat haploid dan fungsional (dapat hidup). . Di dalam testis terdapat saluran-saluran kecil yang disebut tubulus seminiferus . Selanjutnya. sel spermatosit primer mengalami meiosis I menjadi dua spermatosit sekunder yang sama besar dan bersifat haploid. Berarti. testis terdapat pada hewan jantan sebagai buah pelir atau buah zakar. Di bagian tersebut terdapat sel-sel induk sperma yang bersifat diploid (2n) yang disebut spermatogonium . Setiap sel spermatosit sekunder mengalami meiosis II. Sperma dihasilkan pada testis. terjadi proses spermatogenesis. spermatid berbentuk bulat. Mula-mula. Buah pelir pada manusia berjumlah sepasang. sehingga terbentuk 4 sel spermatid yang sama besar dan bersifat haploid. Flagela pada sperma digunakan sebagai alat gerak di dalam medium cair.Pembentukan sperma terjadi ketika spermatogonium mengalami pembelahan mitosis menjadi spermatosit primer (sel sperma primer). Pada mamalia. Pada dinding sebelah dalam saluran inilah. lalu sitoplasmanya se-makin banyak berkurang dan tumbuh menjadi sel spermatozoa yang berfl agela dan dapat bergerak aktif.

.

Sedangkan sel yang kecil disebut badan kutub. . sel induk telur yang disebut oogonium tumbuh besar sebagai oosit primer sebelum membelah secara meiosis. Berbeda dengan meiosis I pada spermatogenesis yang menghasilkan 2 spermatosit sekunder yang sama besar. Selain pada hewan. hasil akhir oogenesis adalah satu ovum (sel telur) yang fungsional dan tiga badan kutub yang me ngalami degenerasi (mati).Sementara itu. Berikut ini akan diuraikan tentang gametogenesis tingkat pada tumbuhan tinggi. yaitu 1 sel besar dan 1 sel kecil. Oogenesis Oogenesis merupakan proses pembentukan sel kelamin betina atau gamet betina yang disebut sel telur atau ovum. Sel yang besar disebut oosit sekunder . sedangkan sel yang kecil disebut badan kutub primer ( polar body ). Meiosis I pada oosit primer menghasilkan 2 sel dengan komponen sitoplasmik yang berbeda. badan kutub hasil meiosis I juga membelah menjadi dua badan kutub sekunder. Satu sel yang besar disebut ootid yang akan berkembang menjadi ovum. Di dalam ovarium. Oosit sekunder dan badan kutub primer mengalami pembelahan meiosis tahap II. Oogenesis terjadi di dalam ovarium. Oosit sekunder menghasilkan dua sel yang berbeda.b. gametogenesis juga terjadi pada tumbuhan. Jadi.

Megaspora yang hidup ini mengalami pembelahan kromosom secara mitosis 3 kali berturut-turut. Di ujungnya terdapat sebuah lubang (mikropil) sebagai tempat masuknya saluran serbuk sari ke dalam kandung lembaga. Kandung lembaga ini dikelilingi kulit ( integumen). Berikut ini kalian akan membahas proses gametogenesis pada tumbuhan berbunga (Angiospermae) saja.2. yang mengandung sel sperma. sedangkan pembentukan gamet betina disebut megasporogenesis. Pada saat inilah. pembe-lahan mitosis sel generatif terjadi setelah buluh serbuk sari menembus stigma atau mencapai kantung embrio di dalam bakal biji (ovulum). sel ini mengalami meiosis II dan menghasilkan 4 mikrospora yang menjadi haploid. b. inti vegetatifnya tidak membelah. Mikrosporogenesis Mikrosporogenesis berlangsung di dalam benang sari. Proses ini terjadi di dalam bagian betina bunga. Sel vege tatif ini mempu-nyai ukuran yang lebih besar daripada sel generatif. inti generatif membelah secara mitosis tanpa disertai sitokinesis. Megasporogenesis Megasporogenesis merupakan proses pembentukan gamet betina (Gambar 4. sehingga terbentuklah dua inti sel sperma. Pembentukan gamet jantan disebut mikrosporogenesis.24). Selanjutnya. Kedua sel dan dinding sel ini ber-sama-sama membentuk sebuah butiran serbuk sari yang belum dewasa. Gametogenesis pada Tumbuhan Tingkat Tinggi Sebelum menjadi gamet. Kepala sari ini meng-hasilkan serbuk sari. . Setiap mikrospora mengalami pembelahan mi-tosis. tanpa diikuti pembelahan sitoplasma. yaitu bakal biji (ovulum) yang dibungkus oleh bakal buah ( ovarium) pada pangkal putik. Selanjutnya. satu Keempat sehingga mikrospora disebut sebagai ini berkelompok tetrad . Pembentukan sel sperma ini dapat terjadi sebelum serbuk sari keluardari anthera atau pada saat serbuk sari sampai di kepala putik (stigma). gametogenesis diperlukan dalam pem-bentukan gamet jantan dan pembentukan gamet betina. Mikrosporosit ini mengalami meiosis I menghasilkan sepasang sel haploid. megasporofi t mengalami meiosis menghasilkan 4 megaspora haploid yang letaknya berderet. Mari kita pelajari pengertian kedua macam gametogenesis a. Hasilnya berupa sebuah sel besar yang disebut kandung lembaga muda yang mengan dung delapan inti haploid. yaitu sel generatif dan sel vegetatif. Struktur bersel dua ini terbungkus dalam dinding sel yang tebal. tangkai serbuk sari mulai tumbuh. Di dalam bakal biji terdapat sporangium yang mengandung megasporofi t yang bersifat diploid. yaitu pada bagian kepala sari atau anthera . Pada tumbuhan berbunga. Pada umumnya. Tiga buah megaspora mengalami degenerasi dan mati. hasil akhir meiosis pada gametogenesis mengalami perkembangan terlebih dahulu melalui proses yang dise-but maturasi. Setelah terbentuk serbuk sari. Pembentukan sel sperma dimulai dari sebuah sel induk mikrospora diploid yang disebut mikros porosit di dalam anthera. tinggal sebuah megaspora yang masih hidup. Pembelahan ini menghasilkan dua sel. Sementara itu. tersebut.

silang Telah dijelaskan di depan bahwa sel kelamin membelah secara meiosis. setiap manusia sebenarnya merupakan 1 dari 8 juta kemungkinan pemilahan kromosom yang diwariskan oleh bapak atau ibu kandungnya. inti yang ketiga berkembang menjadi sel telur. pasangan kromosom homolog terletak pada bidang metafase. Dua kromosom ini dapat menghasilkan empat kemungkinan sel anakan dengan kombinasi kromosom berbeda satu sama lain Bagaimanakah dengan manusia? Manusia mempunyai 46 kromosom diploid. tetapi kemudian mengalami degenerasi pula. seorang anak mempunyai sifat yang berbeda dengan saudara-saudaranya. Pemilahan kromosom secara bebas Kalian telah mengetahui bahwa pembelahan sel selalu diikuti pembagian kromosom pada sel anakan yang dihasilkan. b. yang disebut megagametofi Sifat dan t dan siap Variasi untuk dibuahi. Pada kiasmata inilah terjadi pindah silang ( crossing over ) materi genetik dari kromosom satu ke kromosom lainnya. Seorang anak tidak ada yang memiliki sifat yang sama persis dengan ibu atau bapaknya. Genetis Pewarisan Secara garis besar.Selanjutnya. Kita ambil contoh organis-me yang mempunyai empat kromosom diploid (2n = 4). Ketiga dapat a. c. ada tiga mekanisme yang menyebabkan ter-jadinya variasi genetik pada suatu populasi. Organisme ini mempunyai 2 kromosom dalam sel gametnya. Sementara itu. kromosom homolog muncul pertama kali se bagai pasangan. sifatnya kemungkinan besar merupakan perpaduan sifat kedua orang tuanya. bersatu di tengah kandung lembaga dan terjadilah sebuah inti diploid (2n). Setiap pasangan mempunyai dua kemungkinan dalam penyusunan ini. Kandungan kromosom pada sel sperma atau sel telur ini akan diwariskan pada anak keturunannya. Ini berarti kandung lembaga telah 3. Sisanya. Kromatid yang sudah tidak identik lagi dengan kromatid saudaranya karena terjadi pindah silang disebut dyad . Ini berarti pada sperma atau sel telur terdapat 23 kromosom haploid. Dari 23 kromosom ini mempunyai sekitar 8 juta kemungkinan penyusunan homolog pada metafase. Pindah silang ini terjadi ketika dua kromatid dari kromosom yang berbeda bertukar tempat. sebab seorang . Pada manusia. Kromosom-kromosom homolog ini saling bersilangan pada kiasmata. Terjadinya pindah silang ini dapat kalian lihat pada Gambar 4. masak. dijelaskan Pindah mekanisme sebagai ini berikut. Orientasi pasangan homolog yang menghadap kutub-kutub sel bersifat acak. Ketiga inti ini dinamakan inti antipoda . Akan tetapi. Tiga buah inti lainnya bergerak ke arah kutub kalaza . Begitu pula dengan pembelahan meiosis. Ini jelas sangat masuk akal. tiga dari delapan inti tadi menempatkan diri di dekat mikropil. Jadi. Fertilisasi random Di dalam sebuah keluarga. dua inti yang disebut inti kutub. Inti ini disebut inti kandung lembaga sekunder . dua atau tiga kasus kejadian pindah silang dapat terjadi untuk setiap pasangan kromosom.24. Pada metafase I. Dua di antara tiga inti yang merupakan sel sinergid meng-alami degenerasi. Pada profase I.

Dengan kata lain. Inilah tanda kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini berarti. . Sel telur yang dibuahi sperma akan menjadi zigot sebagai cikal bakal manusia. Jadi.anak dihasilkan dari pembuahan 1 sel telur ibu oleh 1 sel sperma bapak. seorang manusia merupakan salah satu dari 64 trilyun (8 juta × 8 juta) kombinasi kromosom diploid. kita telah memenangkan pertandingan melawan 64 trilyun calon anak yang mungkin dilahirkan. Kalian mengetahui bahwa setiap sel kelamin (sperma dan sel telur) yang menentukan kromosom anak merupakan 1 dari 8 juta kemungkinan. genetik seorang anak sangat dipengaruhi kromosom yang terkandung dalam sel telur atau sperma tersebut.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful