BAHAN AJAR SISTEM REPRODUKSI MANUSIA

Standar Kompetensi 3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan/ penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya pada salingtemas

Kompetensi Dasar: 3.5 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses yang meliputi pembentukan sel kelamin, ovulasi, menstruasi, fertilisasi, kehamilan, dan pemberian ASI serta kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada sistem reproduksi manusia Indikator:
    

Mengidentifikasi struktur, fungsi, dan proses pada sistem reproduksi manusia (pria dan wanita) Mendeskripsikan proses fertilisasi dan kehamilan Menghubungkan alat kontrasepsi dan proses pencegahan kehamilan pada keluarga berencana Mengidentifikasi kelainan yang terjadi pada sistem reproduksi manusia Mengidentifikasi sistem reproduksi hewan

Uraian Materi 1. Reproduksi Pria a. Organ Reproduksi Dalam. 1. Testis ( buah zakar ) Berjumlah sepasang terletak dalam skrotum. Testis kiri dan kanan dibatasi oleh sekat yang terdiri dari jaringan ikat dan otot polos. Fungsi : menghasilkan sperma dan hormon Testosteron Testis terdiri dari 200-300 lobuli. Tiap lobulus mengandung beberapa tubulus seminiferus

* Mengandung sel spermatogonium. * Sel sertoli. 2. Saluran Reproduksi Terdiri dari 4 macam : 1. Epididimis Berjumlah sepasang dan merupakan saluran yang berbelok-belok yang keluar dari testis, berfungsi sebagai tempat penyimpanan sperma kurang lebih selama 2 minggu mengalami proses pematangan. 2. Vasdeferens Setelah sperma dewasa, dari saluran epididimis sperma disalurkan ke dalam vas deferens. Vas deferens menghasilkan sekret dan kelenjar, antara lain seperti berikut. a) Kelenjar prostat

dan prostaglandin. Selain itu. sperma yang berada di dalam saluran reproduksi ditambahi dengan berbagai getah kelamin oleh kelenjar kelamin. Duktus ejakulatoris Setelah dari vas deferens. Vesikula seminalis atau kantung mani merupakan kelenjar kelamin yang berjumlah sepasang dan berada di belakang kantung kemih. Cairan ini mengandung mukus. 3. Getah ini bersifat encer. Dindingnya menghasilkan cairan kental kekuning-kuningan dan bersifat basa. enzim koagulasi. Uretra Merupakan saluran reproduksi yang berada dalam penis. Getah yang dihasilkan kelenjar cowper bersifat basa. Kelenjar bulbouretralis memiliki bentuk kecil dengan jumlahnya sepasang. penyuplai nutrisi. getah kelamin juga membantu pergerakan sel sperma di dalam saluran reproduksi. c) Vesikula seminalis Vesikula seminalis (kantong semen) terdapat di belakang kantung kemih. Organ Reproduksi Luar . 3. Kelenjar bulbouretralis dinamakan pula kelenjar Cowper. Kelenjar prostat merupakan penghasil getah kelamin. Letak kelenjar ini berada di sepanjang uretra. b) Kelenjar cowper Kelenjar cowper (bulbouretra) memiliki saluran yang langsung menuju uretra. yang memiliki struktur berlekuk-lekuk. Selain itu.Kelenjar prostat tersusun melingkar. Disamping itu. Bentuk kelenjar prostat bulat dan melingkari bagian atas uretra serta di bawah kantung kemih. Gula fruktosa yang disekresikan tersebut menyediakan sumber energi bagi sperma. Organ reproduksi dalam b. sperma disemprotkan lewat saluran di dalam penis yaitu uretra. Dari bagian ini. cairan ini membawa sejumlah sperma bebas sebelum dikeluarkan dari dalam tubuh. tepatnya di bawah kelenjar prostat. terletak pada bagian atas uretra dan di bagian bawah kantong kemih. 1. mani yang terbentuk akan dialirkan ke bagian saluran pemancaran yang disebut duktus ejakulatoris. mengandung enzim antikoagulan. uretra juga berfungsi sebagai tempat saluran ekskresi urine dari kandung kemih. gula fruktosa. Kelenjar Asesoris ( Kelenjar kelamin ) Sebelum dikeluarkan melewati uretra. dan berasa agak asam. 2. 3. garam. Hasil sekresinya berupa cairan bening yang menetralkan setiap urine asam yang berada pada uretra. asam askorbat. Gambar. Fungsi getah kelamin adalah sebagai penyuplai bahan penting sehingga sperma tetap hidup. Getah yang dihasilkan oleh kelenjar protat mengandung kolestrol. 4. fosfolipid.

Jumlah spermatosit sekunder ada dua.Merupakan selaput pembungkus testis. Setelah mengalami pematangan. Selanjutnya.Uretra dikelilingi oleh jaringan erektil. Semua proses ini terjadi selama kurang lebih 17 hari. Sementara. yaitu beberapa derjad lebih rendah dari suhu tubuh. 2 Spermatogenesis Proses pembentukan sperma dinamakan spermatogenesis.Merupakan organ kopulasi . Secara mitosis. spermatogonium akan berubah menjadi spermatosit primer (2n). .Fungsi : melindungi testis & mengatur suhu yg sesuai bagi perkembangan sperma .Terdiri atas 3 rongga yg berisi jaringan spon. Perhatikan skema spermatogenesis pada Gambar di bawah ini. spermatosit sekunder membelah diri menjadi empat spermatid yang sama bentuk dan ukurannya. 2 rongga di bagian atas disebut korpus kavernosa dan 1 rongga dibagian bawah disebut korpus spongiosum yg membungkus uretra. berjumlah sepasang. . Penis . Skratum . spermatosit primer membelah menjadi spermatosit sekunder secara meiosis (biasa dinamakan meiosis I). sama besar dan bersifat haploid (n = 23 kromosom). Setelah matang. Pada tubulus seminiferus terdapat dinding yang terlapisi oleh sel germinal primitif yang meng alami kekhususan. Pada fase awal spermatogenesis. Melalui fase meiosis II. spermatid berkembang menjadi sperma matang yang bersifat haploid (n). spermatogonium memperbanyak diri sehingga membelah secara terus-menerus (mitosis). yg rongganya byk mengandung pembuluh darah dan ujung saraf perasa.1. Berikutnya. sperma menuju saluran reproduksi yakni epididimis. Sedangkan sebagian spermatogonium yang lain melakukan spermatogenesis. spermatogonium bersifat diploid (2n atau mengandung 23 pasang kromosom). . energi yang digunakan untuk melakukan proses spermatogenesis berasal dari sel-sel sertoli. Sel germinal ini disebut spermatogonium (jamak = spermatogonia). 2.

Reproduksi Wanita . Bagian kepala sperma terlindungi suatu badan yang disebut akrosom.Sperma yang sudah matang memiliki bagian-bagian seperti kepala. dan ekor. Enzim ini berfungsi saat proses penembusan lapisan sel telur. badan ini juga mengandung enzim hialurodinase dan proteinase. leher. bagian tengah. Selain itu. Bagian ini berinti haploid. Pada bagian tengahnya terdapat mitokondria kecil yang berfungsi menyediakan energi untuk menggerakkan ekor sperma Akrosom Nukleus Membran Plasma Mitokondria Ekor Gambar sperma yang telah matang 2.

yang disebut ovulasi. Sebelum memasuki masa usia subur. Sebelum terjadinya kehamilan. hampir seluruh hormon estrogen dihasilkan oleh ovarium dan sebagian kecil kelenjar adrenal. Bentuk ovarium lonjong dengan panjang 2 .1. Folikel akan semakin besar dan menghasilkan hormon estrogen dan progesteron yang akan merangsang untuk menghentikan produksi hormon FSH dan LH. folikel semakin bertambah besar dan akhirnya pecah untuk mengeluarkan sel telur yang ada di dalamnya. Saat pertengahan terjadinya menstruasi. Di dalam saluran inilah terjadi pembuahan antara sperma dan ovum. Ketika terjadi ovulasi. Seiring dengan bertambahnya usia maka akan bertambah besar dan fungsional dengan dirangsang oleh hormon FSH (Folicle Stimulating Hormon) dan LH (Luteinizing Hormone) yang berasal dari kelenjar hipofise di otak.5 . Sel telur yang dihasilkan oleh ovarium ini terbungkus dalam kantong yang disebut folikel.1. Hormon estrogen dan progesteron akan mempengaruhi sifat-sifat pada wanita untuk menjadi dewasa. selanjutnya akan disalurkan melewati oviduk. Setelah telur mengalami pematangan.5 cm. Umumnya sel telur diproduksi setiap 28 hari. Uterus berbentuk seperti buah pir. folikel dan sel telur terlihat seolah-olah mati. Bagian bawah dari uterus disebut serviks (leher rahim). tetapi ketika menstruasi lapisan endometrium akan meluruh. lapisan endometrium akan menebal. lebar 1 . Organ Reproduksi Dalam 1) Ovarium Ovarium terletak di sebelah kiri dan kanan rahim. 2) Uterus (rahim) Uterus (rahim) merupakan suatu rongga pertemuan dari dua saluran tuba falopi bagian kiri dan kanan. Oviduk ini merupakan saluran yang panjang menuju ke rahim.5 cm. Oviduk disebut juga saluran tuba fallopi. Di dalam sepanjang saluran tuba fallopi ini terdapat rambut-rambut getar atau cilia yang berfungsi untuk mendorong atau mempermudah jalannya zigot hasil pembuahan. Jaringan yang menyusun uterus berupa otot polos dan lapisan endometrium (dinding rahim) yang tersusun dari epitel dan menghasilkan banyak lendir dan pembuluh darah.2. tebal 0.5 cm dan berat 15 gram. .a.

Daerah ini disebut Mons pubis (mons veneris). yang merupakan organ erektil pada wanita. Organ ini merupakan suatu saluran tempat berlangsungnya proses kopulasi. c. c) Jaringan ikat Jaringan otot dan ikat ini juga sangat berperan dalam melebarkan uterus ketika janin akan dilahirkan. b) Jaringan otot Vagina tersusun dari otot-otot polos yang dapat berkontraksi untuk memperlebar saluran dan uterus serta mengembalikan ke bentuk semula. Pada saat janin sudah dilahirkan maka kedua jaringan ini akan mengembalikan uterus ke bentuk semula. Plasenta akan mencukupi kebutuhan janin yang berupa O2 dan makanan yang diperoleh dari ibunya. Saluran yang langsung berhubungan dengan vulva adalah uretra dan vagina. Vulva banyak disusun oleh jaringan lemak. Lendir tersebut dihasilkan oleh kelenjar bartholin. Sel telur berasal dari sel induk telur yang disebut oogonium. Vagina terdiri atas bagian-bagian berikut : a) Selaput lendir (membran mukosa) Selaput lendir merupakan bagian terluar dari vagina yang dapat mensekresikan lendir pada saat terjadi rangsangan seksual. Ini sangat penting dalam proses persalinan. Di bagian bawah dari monspubis terdapat suatu lipatan yang berjumlah sepasang yang disebut dengan labium mayor (bibir besar). yaitu pertemuan antara dua alat kelamin. Organ Reproduksi Luar Organ reproduksi luar wanita yaitu vulva. Pada bagian lebih dalam dari labium mayor terdapat pula lipatan yang kedua berjumlah sepasang yang disebut dengan labium minor (bibir kecil). Di sinilah janin akan tumbuh besar yang kemudian kehidupannya ditopang oleh plasenta. Vagina bermuara pada vulva. terkandung kromoson sebanyak 23 . Dalam oogonium. b. Di bagian atas dari struktur labium ini terdapat klitoris. Vagina juga merupakan jalan keluar bayi apabila sudah siap dilahirkan. Pada bagian ini terdapat klitoris yang banyak terdapat pembuluh darah dan ujung-ujung saraf perasa. 3) Vagina Organ reproduksi wanita yang lain yaitu vagina. Oogenesis Proses ini berlangsung di dalam ovarium (indung telur).Fungsi uterus (rahim) ini adalah sebagai tempat menempelnya janin. Kedua lipatan ini berfungsi untuk melindungi vagina.

Pada saat inilah seorang wanita dikatakan mengalami masa subur. Ovulasi adalah proses pelepasan sel telur. Pembentukan korpus luteum ini didikung oleh LH. Lalu pada sekitar 13 . Ovulasi Bagaimana proses ovulasi terjadi? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut. Sel-sel oogonium ini bersifat diploid. yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis di dasar otak. selanjutnya akan dikeluarkan dari ovarium. Proses oogensis ini diatur oleh hormon FSH (Follicle Stimulating Hormone). bahwa setelah . Oosit primer masih memiliki kromosom yang sama dengan sel induknya. kemudian oosit sekunder akan mengalami pembelahan lagi secara mitosis membentuk ootid dan badan kutub II. Proses ovulasi dipengaruhi oleh hormon. sel telur berada di dalam folikel. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya. mengatur proses pertumbuhan sel telur. c. mempengaruhi sel-sel folikel yang berfungsi untuk memberi nutrien pada sel telur. Kedua hormon ini dihasilkan oleh kelenjar hipofisis di dalam otak. Pada proses oogenesis ini. Satu siklus menstruasi (haid) akan dimulai pada hari pertama setelah hari terakhir masa haid sebelumnya dan berakhir pada hari pertama masa haid berikutnya. Telur yang telah dewasa ini akan masuk ke dalam saluran telur (tuba falopi) yang akan menghanyutkannya ke dalam rahim dengan cairan khusus. Di dalam ovarium ini. hormon estrogen pada kadar tertentu dapat menghambat produksi hormon FSH. Menstruasi terjadi karena sel telur yang dilepaskan folikel tidak dapat dibuahi oleh sel sperma. Mulai pada hari pertama siklus ini sel telur bersama folikelnya akan mengalami pematangan. yaitu bagian yang berbentuk seperti jari-jari. oogonia akan berkembang menjadi oosit primer. menghasilkan hormon estrogen. akhirnya sel telur yang sudah matang akan keluar dan masuk ke dalam oviduk (tuba falopi) melalui infundibulum. yaitu LH dan FSH. Sel ini kemudian akan berubah menjadi korpus luteum. b. d. sel-sel oogonium membelah secara mitosis. seorang wanita normal yang sudah memasuki masa akil balig atau dewasa akan mengalami menstruasi. terlebih dahulu kita harus mengetahui pengertian proses ovulasi. e. maka sel folikel menjadi kosong. Sel telur dewasa ini baru akan dapat dibuahi dalam tempo 24 jam setelah dilepaskan oleh indung telur (ovarium) yaitu pada saat dalam perjalanan menuju rahim Setelah sel telur dilepaskan. Menstruasi Setiap bulan. Setelah sel telur masak. Folikel dan dinding ovari robek. Ovum yang dihasilkan dari proses ini hanya berjumlah satu. Fungsi hormon FSH adalah: a. Dalam proses ini.15 hari sebelum hari pertama haid akan terjadi ovulasi. Selanjutnya ootid inilah yang akan berkembang menjadi ovum. Terbentuknya korpus luteum akan memicu terbentuknya hormon estrogen dan progesteron. Masa subur bagi seorang wanita tidak berlangsung setiap hari.pasang. yaitu 23 pasang dan badan kutub I.

3. Selama berjalan menuju rahim. Mulut rahim juga mengeluarkan cairan atau lendir encer agar spermatozoa dapat berenang dengan lancar dalam rahim menuju saluran telur untuk menemui dan membuahi sel telur.pelepasan sel telur. delapan dan seterusnya. dan yang lain akan mati dan terserap oleh tubuh. Bagaimana proses terjadinya fertilisasi? Ketika sel telur dilepaskan dari folikel di dalam ovarium. Pembelahan itu berlangsung di sepanjang saluran tuba fallopi. lalu akan terjadi lagi setelah kelahiran. Menstruasi adalah peristiwa luruhnya sel telur yang tidak dibuahi yang sudah menjadi mati bersama-sama dengan selaput lender dinding rahim yang merupakan lapisan yang kaya pembuluh darah. zigot aktif membelah. terjadi pendarahan yang disebut dengan peristiwa menstruasi. Apabila perjalanan yang dilakukan zigot normal. Sesaat sebelum terjadinya fertilisasi. kemudian korpus luteum akan berdegenerasi. Setelah dinding sel telur berlubang. Korpus luteum ini akan memacu terbentuknya hormone progesteron. Sel akan langsung mengalami pembelahan ganda dari yang semula satu sel menjadi dua. selanjutnya FSH mulai dihasilkan lagi dan mempengaruhi pembentukan sel telur kembali. sperma melepaskan enzim pencerna yang bernama hialuronidase yang bertujuan untuk melubangi protein penyelubung telur. Ibarat perlombaan. Masa menstruasi berlangsung selama 2 . tetapi hormon ini akan mengalami penurunan jumlah. Pada saat itu dibutuhkan makanan untuk menjamin kehidupannya. Di sepanjang tuba fallopi terdapat rambut-rambut getar yang selalu bergerak melambai ke arah rahim (uterus) yang ber-fungsi untuk memudahkan pergerakan zigot menuju rahim (uterus). zigot hasil pembuahan tersebut akan mengalami pembelahan secara mitosis. maka spermatozoa akan dapat membuahi ovum dalam saluran tuba fallopi tersebut. Akibatnya. Apabila pada keadaan tersebut terjadi hubungan seksual. Di dalam 46 kromosom ini terdapat semua rumus untuk membentuk seorang manusia. maka sel telur akan menuju ke tuba fallopi (saluran oviduk). Bagian yang masuk adalah kepala dan bagian tengah. dalam waktu 6 hari zigot sudah tertanam di dalam dinding rahim. Fertilisasi dan Kehamilan 1. Dari pembuahan tersebut akan dihasilkan zigot yang bersifat diploid dan memiliki kromosom sebanyak 23 pasang atau 46 kromosom di antaranya 44 kromosom tubuh dan 2 kromosom kelamin. hanya satu yang akan menjadi pemenang. selanjutnya akan membentuk korpus luteum yang berwarna kuning. maka folikel akan kosong. jumlah spermatozoa tidak boleh kurang dari 20 juta. Spermatozoa akan bergerak dengan bantuan bagian ekornya. Fertilisasi Fertilisasi adalah proses peleburan antara sel telur dengan spermatozoa. lalu berhenti untuk sementara waktu pada saat terjadinya kehamilan. Dari jumlah tersebut hanya satu yang akan membuahi sel telur. Sumber makanannya adalah kuning telur. lalu menjadi empat. Untuk dapat membuahi sel telur. Hormon ini akan menyebabkan terjadinya penebalan dinding rahim atau endometrium. Pergerakan spermatozoa dibantu juga oleh pergerakan dinding rahim dan dinding tuba falopi. Akhirnya. sambil berjalan menuju uterus. Selanjutnya. maka sel sperma masuk ke dalam sel telur. dan itulah yang akan membuahi sel telur. yang menyediakan makanan selama perjalanan zigot sampai dapat tertanam di dalam rahim. dapat terjadi pergerakan zigot di sepanjang tuba falopi . terjadilah pembuahan itu. Diawali dengan pulihnya kembali dinding endometrium.7 hari. Kejadian seperti ini akan terjadi berulang-ulang. yang diikuti peluruhan yang disebut dengan peristiwa menstruasi. Setelah itu siklus yang baru akan dimulai. sedangkan ekor dari sel sperma terputus dan tertinggal. Pergerakan tersebut dapat mencapai 12 cm per jam di sepanjang tuba fallopi (saluran oviduk). Tetapi pada kasus yang tidak normal.

Setelah menemukan tempat tinggal yang aman dalam dinding rahim. Kehamilan zigot akan membelah terus untuk membentuk embrio yang kemudian tertanam di dalam rahim. kemudian menjadi embrio dan akhirnya embrio akan berkembang menjadi janin di dalam rahim. Peristiwa ini disebut implantasi. Keadaan ini sering disebut dengan istilah hamil di luar kandungan. Semua sistem terkait harus berjalan dengan tepat demi kelangsungan hidup sel-sel janin tersebut. 2. selanjutnya blastula ini akan bergerak ke bagian rahim (uterus) dan sesampainya di rahim zigot yang aktif membelah akan mengebor lapisan lendir rahim dengan menggunakan enzim yang dapat melebur sel-sel pada lapisan tesebut. Pada proses awal pembentukan zigot sampai tertanamnya di dalam rahim merupakan masa kritis. yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan rahim. Semakin cepat kelainan ini diketahui semakin baik hasil penanggulangannya. Sewaktu berada di dalam rahim. Setelah terjadi perlekatan zigot di dalam dinding rahim. artinya kesalahan kecil sekalipun dapat berakibat fatal. dan jika terjadi pertumbuhan pada zigot maka keadaan ini akan membahayakan ibunya. kemudian blastula akan tertanam pada dinding rahim. kemudian berkembang menjadi blastula. yang terjadi setelah 1 minggu terjadinya fertilisasi. Proses pengeboran ini dapat terjadi selama 4 . Jika ini terjadi maka zigot tidak akan dapat tumbuh dengan normal. janin tersebut selanjutnya akan dihidupi oleh cairan khusus yang dihasilkan dinding rahim.5 hari. karena janin tersebut akan dapat memecahkan saluran tuba falopi. hormon estrogen dan progesteron mengatur agar menstruasi tidak terjadi.terlalu lambat dan bahkan zigot terhambat. Blastula meneruskan pembelahan secara terusmenerus yang menghasilkan gastrula. embrio ini juga selalu membelah dan mengalami perkembangan untuk membentuk janin (fetus). . korpus iuteum menghasilkan hormon progesteron. akhirnya akan tertanam di dinding tuba falopi. Pada saat ini. Tahap-tahap pembelahan zigot dimulai dari morula.

Selain itu. saluran pencernaan. sel-sel membelah dengan cepat dan terjadi migrasi sel di dalam embrio. b. Fase itu disebut fase organogenesis. yaitu embrio yang nantinya berkembang menjadi janin dan membran ekstra embrio yang nantinya membentuk plasenta. mata. getah bening. Ketiga bagian ini berfungsi untuk menunjang kehidupan janin. Pada proses pembentukan blastula. yang membentuk dua bagian utama. menahan goncangan. untuk memberikan nutrisi. c. dan endodermis. Setelah itu. tulang dan otot. dihasilkan pula hormon oksitosin yang fungsinya sama seperti estrogen. Ketiga lapisan jaringan tersebut akan mengalami diferensiasi dan spesialisasi membentuk organ dan sistem organ. dan c.Tahap blastulasi terjadi pada minggu pertama setelah fertilisasi. Walaupun dalam kurun waktu itu ia telah terdiri atas ratusan sel-sel kecil yang berkumpul membentuk bola kecil yang berukuran hampir sama dengan kepala jarum pentul. jaringan sudah membentuk 3 lapisan. Pada saat janin berusia 14 minggu. Lapisan mesoderm akan berkembang membentuk organ ginjal. amnion. saluran pernapasan. antara lain mengatur hormon kelenjar dan relaksin yang berfungsi untuk fleksibilitas simfibis pubis dan organ-organ lain di daerah tersebut sehingga mempermudah kelahiran. organ sudah terbentuk lengkap. Plasenta juga dapat menghasilkan hormon-hormon tertentu. Janin terus mengalami pertumbuhan dan penyempurnaan pada bagian-bagian organ tubuhnya. a. hidung. limpa. Lapisan endoderm akan membentuk organ hati. jantung. pankreas. antara lain: a. Pada saat ini embrio masih sangat kecil. Pada proses gastrulasi. PETA KONSEP SISTEM REPRODUKSI MANUSIA . hingga usia 9 bulan 10 hari sebagai usia yang normal bagi bayi untuk dilahirkan. mesodermis. kelenjar kelamin. b. kelenjar kulit dan berkembang menjadi jaringan epidermis. dan anak gondok . Hormon estrogen ini akan membantu kontraksi uterus. dilanjutkan dengan proses gastrulasi yang terjadi pada minggu ke-3. yaitu lapisan ektodermis. kelenjar gondok. pertukaran gas. dan tali pusar. Kadar hormon estrogen pada seorang wanita yang hamil sedikit. Lapisan ekstroderm akan membentuk organ-organ seperti saraf. pembuluh darah.

MENSTRUASI PRIA WANITA ALAT REPRODUKSI LUAR ALAT REPRODUKSI DALAM ALAT REPRODUKSI LUAR KELENJER PENCERNAAN VULVA ALAT REPRODUKSI DALAM   PENIS SKRATUM     TESTIS EPIDIDIMIS VASDEFERENS DUKTUS EJA KOLATORIUS    OVARIUM UTERUS VAGINA SPERMATOGENESIS OOGENESIS SPERMA OVUM FERTILISASI KEHAMILAN MENGHASILKAN ASI MENGALAMI KELAINAN .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful