Anatomi

Kelenjar tiroid merupakan salah satu kelenjar terbesar, yang normalnya memiliki berat 15 - 20 gram. Tiroid mengsekresikan tiga macam hormon, yaitu tiroksin (T4), triiodotironin (T3), dan kalsitonin. Secara anatomi, tiroid merupakan kelenjar endokrin (tidak mempunyai ductus) dan bilobular (kanan dan kiri), dihubungkan oleh isthmus (jembatan) yang terletak di depan trachea tepat di bawah cartilago cricoidea. Kadang juga terdapat lobus tambahan yang membentang ke atas (ventral tubuh), yaitu lobus piramida. Kelenjar tiroid dialiri oleh beberapa arteri: 1. A. thyroidea superior cabang dari A. Carotis communis 2. A. thyroidea inferior cabang dari A. subclavia 3. Terkadang masih pula terdapat A. thyroidea ima, cabang langsung dari aorta atau A. anonyma. Kelenjar tiroid mempunyai 3 pasang vena utama: 1. V. thyroidea superior (bermuara di V. jugularis interna). 2. V. thyroidea medialis (bermuara di V. jugularis interna). 3. V. thyroidea inferior (bermuara di V. anonyma kiri). Persarafan kelenjar tiroid: 1. Ganglion simpatis (dari truncus sympaticus) cervicalis media dan inferior

reaksi ini diperkirakan juga dipengaruhi oleh enzim tiroperoksidase. 2. dimana yodium yang teroksidasi akan bereaksi dengan residu tirosil dalam tiroglobulin di dalam reaksi yang mungkin pula melibatkan enzim tiroperoksidase (tipe enzim peroksidase). akibatnya pita suara terganggu (serak/stridor) Sintesis dan Sekresi Hormon Tiroid 1. Tiroksin dan triiodotirosin keluar dari sel folikel dan masuk ke dalam darah. laryngea recurrens (cabang N. Iodide Trapping. tetraiodotirosin) atau perangkaian MIT (monoiodotirosin) dan DIT menjadi T3 (triiodotirosin).2. Kelenjar tiroid merupakan satu-satunya jaringan yang dapat mengoksidasi I hingga mencapai status valensi yang lebih tinggi. Tahap ini melibatkan enzim peroksidase. Proses ini dibantu oleh TSH. sehingga senyawa inaktif (MIT dan DIT) akan tetap berada dalam sel folikel. Parasimpatis. 3. Yodium masuk ke dalam koloid dan mengalami oksidasi. laryngea superior dan inferior sering cedera waktu operasi.vagus) N. Pembentukan iodotironil. yaitu penangkapan iodium oleh pompa Na+/K+ ATPase. 4. yaitu perangkaian dua molekul DIT (diiodotirosin) menjadi T4 (tiroksin. laryngea superior dan N. 5. 6. Hidrolisis yang dibantu oleh TSH (Thyroid-Stimulating Hormone) tetapi dihambat oleh I. . yaitu N. Iodinasi tirosin.

termasuk 10% dari T4 dan 35% dari T3. Fungsi Fisiologis Hormon Tiroid 1. Tirosin akan dibentuk menjadi tiroglobulin oleh retikulum endoplasma dan kompleks golgi. . dimana tirosin akan dipisahkan lagi dari I.1% T4 tetap berada dalam bentuk tidak terikat (bebas). 2. Namun. Meningkatkan transkripsi gen ketika hormon tiroid (kebanyakan T3) berikatan dengan reseptornya di inti sel. Meningkatkan jumlah dan aktivitas mitokondria sehingga pembentukkan ATP (adenosin trifosfat) meningkat. T3 adalah bentuk hormon tiroid yang secara biologis aktif di tingkat sel. Keadaan ini memang luar biasa mengingat bahwa hanya hormon bebas dari keseluruhan hormon tiroid memiliki akses ke sel sasaran dan mampu menimbulkan suatu efek. atau diaktifkan. TBG (Thyroxine-Binding Globulin) yang secara selektif mengikat 55% T4 dan 65% T3 yang ada di dalam darah. Pengangkutan Tiroksin dan Triiodotirosin ke Jaringan Setelah dikeluarkan ke dalam darah. 2. sebagian besar T4 yang disekresikan kemudian dirubah menjadi T3. MIT dan DIT yang tertinggal dalam sel folikel akan mengalami deiodinasi. hormon tiroid yang sangat lipofilik secara cepat berikatan dengan beberapa protein plasma. Kurang dari 1% T3 dan kurang dari 0. 8. sekitar 90% hormon tiroid dalam bentuk T4. Enzim deiodinase sangat berperan dalam proses ini. melalui proses pengeluaran satu yodium di hati dan ginjal. walaupun T3 memiliki aktivitas biologis sekitar empat kali lebih poten daripada T4. Sekitar 80% T3 dalam darah berasal dari sekresi T4 yang mengalami proses pengeluaran yodium di jaringan perifer. Albumin yang secara nonselektif mengikat banyak hormone lipofilik. TBPA (Thyroxine-Binding Prealbumin) yang mengikat sisa 35% T4.7. Dengan demikian. Di dalam darah. 3. Terdapat 3 protein plasma yang penting dalam pengikatan hormon tiroid: 1. Meningkatkan transfor aktif ion melalui membran sel. 3.

terutama pada masa janin . Meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan otak.4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful