Kata Kerja Operasional untuk pengembangan Indikator pada Silabus dan RPP anda

By iissugianti - Posted on 21 Januari 2012

Kata Kerja Operasional untuk pengembangan Indikator Silabus dan RPP berdasarkan taksonomi Bloom dibagi dalam beberapa pencapaian kompetensi dasar, KD yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi. Taksonomi Bloom pertama kali disusun oleh Benjamin S. Bloom pada tahun 1956. Dalam hal ini, tujuan pendidikan dibagi menjadi beberapa domain (ranah, kawasan) dan setiap domain tersebut dibagi kembali ke dalam pembagian yang lebih rinci berdasarkan hirarkinya. Tujuan pendidikan dibagi ke dalam tiga domain, yaitu: 1. Cognitive Domain (Ranah Kognitif), yang berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek intelektual, seperti pengetahuan, pengertian, dan keterampilan berpikir. 2. Affective Domain (Ranah Afektif) berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek perasaan dan emosi, seperti minat, sikap, apresiasi, dan cara penyesuaian diri. 3. Psychomotor Domain (Ranah Psikomotor) berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek keterampilan motorik seperti tulisan tangan, mengetik, berenang, dan mengoperasikan mesin. Dalam mengembangkan indikator perlu mempertimbangkan:

Kuntutan kompetensi yang dapat dilihat melalui kata kerja yang digunakan dalam Kompetensi Dasar; Karakteristik mata pelajaran, peserta didik, dan sekolah;

Mengaitkan. Menjalin. Mentabulasi. Memasangkan. Ranah Kognitif Indikator kognitif proses merupakan perilaku (behavior) siswa yang diharapkan muncul setelah melakukan serangkaian kegiatan untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. hukum. Memproduksi. Membangun . Mempelajari. Mereproduksi. Mengasosiasikan. Menentukan. Mencatat. Mengkategorikan. Menggambarkan. A. Menulis 2. Membedakan. Pemahaman (C2) : Memperkirakan. Daftar kata kerja operasional dengan tiga ranah yang biasa dipergunakan untuk menyusun indikator. Menggali. Mendaftar. Mengurutkan. Melatih. Menunjukkan. Merangkum. Mengkonsepkan. Mengubah. Mengkalkulasi. Membandingkan. Mendiskusikan. Obyek dari indicator adalah produk IPA misalnya konsep. Menggunakan. Menyimpulkan. Memproses. Meniru. Menerangkan. Mengkontraskan. Mengidentifikasi. Menyusun. Mentabulasi. Mencirikan. Memberi indeks. Membiasakan. Indikator kognitif produk berkaitan dengan perilaku siswa yang diharapkan tumbuh untuk mencapai kompetensi yang telah ditetapkan. Menandai. Meramalkan. Mengemukakan. Memberi kode. Membilang. Menyatakan. Indikator kognitif produk disusun dengan menggunakan kata kerja operasional (terlampir) aspek kognitif. Membaca. Menggambar. Merinci. Menghafal. Memproses. kaidah dll. Menyelidiki. Meninjau. Mencegah. Melaksanakan. 1. Menguraikan. Menyadari. Menyesuaikan. Mengulang. Menerapkan. Menggali. Penerapan (C3) : Menugaskan. Memberi label. Menghitung. Mempolakan. Menghitung. Menamai. Menjelaskan. Menjabarkan 3. dan lingkungan/ daerah. Mengoperasikan. Memecahkan. Menilai. Meramalkan. masyarakat. Mengemukakan. Pengetahuan (C1) : Mengutip. Meramalkan . Memilih. Menelusuri. tetapi yang karakteristiknya untuk mengembangkan kemampuan berfikir siswa. Perilaku ini sejalan dengan keterampilan proses sains. Mempertahankan. Menjelaskan. Menyebutkan. Melakukan. Memperluas. Mempersoalkan. Memodifikasi. Potensi dan kebutuhan peserta didik. Mencontohkan. Mensimulasikan. Mengklasifikasi. Mengadaptasi.

Membatas. Megkorelasikan. Mengarang. Mendukung. Mengkreasikan. peduli. Mempertanyakan. Memilih. Menyimpulkan. Selain itu. Mengajukan. Menegaskan. Menanggulangi. Merasionalkan. Menganut. Memecahkan. Menyetujui. Memproyeksikan B. Mencerahkan. Membangun. Menciptakan. 1. Dalam pembelajaran IPA. Menyenangi. Mengkode. Memilah. Mengukur. Mempertahankan. Mentransfer 5. Melatih. Memisahkan. Mendukung. Menerima : Memilih. Merancang. Membantu. Beberapa contoh sikap ilmiah adalah: berlaku jujur. Memprediksi. Mengaudit. Menganimasi. Mendeteksi. Menggeneralisasi. Mengatakan. Memutuskan. Mendiagnosis. Memerintahkan. Mematuhi. Sintesis (C5) : Mengabstraksi. Mengarahkan. Memerinci. Menanggapi : Menjawab. Mengaitkan. Menemukan. Memilih. Mengompromika.4. Meminati 2. Menampilkan. Mereparasi. menjadi pendengar yang baik. Mengetes. berkomunikasi dll. Merekonstruksi 6. Memilih. Penerapan (C6) : Membandingkan. Mengedit. Merangkum. indicator afektif disusun dengan menggunakan kata kerja operasional dengan objek sikap ilmiah. Ranah Afektif Indikator afektif merupakan sikap yang diharapkan saat dan setelah siswa melakukan serangkaian kegiatan pembelajaran. Membentuk. Menyiapkan Memproduksi. Mendiagramkan. Mengoreksi. Membagankan. Memfasilitasi. Menolak . menyumbang ide atau berpendapat. Menugaskan. Merumuskan. Menggabungkan. Menguji. Menghubungkan. Mengombinasikan. Memaksimalkan. Menelaah. tanggungjawab dll. Mendikte. Memadukan. Analisis (C4) : Menganalisis. Menafsirkan. Mengikuti. Menyeleksi. Menyimpulkan. Merencanakan. Mengatur. Mengumpulkan. Menimbang. Menilai. Menampilkan. Menyambut. indicator afektif berkaitan dengan salah satu hakekat IPA yaitu sikap ilmiah. Membuktikan. Menominasikan. Melaporkan. Memvalidasi. Mengukur. Mengkategorikan. Oleh karena itu. Memperjelas. Meningkatkan. Menjelajah. Memberi. Merinci. Merangkum. Memperjelas. Mengkritik. Menyusun. indicator Afektif juga perlu memunculkan keterampilan social misalnya: bertanya.

Membangun. Mendorong. dll. Memperkecil. Mengundang. Mengoperasikan. Memperbaiki. Menggabungkan. Membungkus 4. Mencampur. Memilah. mengukur. Menggunakan. Membangun.3. Mengemas. membuat. Selama proses pembelajaran IPA. Memproduksi. Merembuk 5. Pengalamiahan (P3): Mengalihkan. dan seterusnya. Mengonstruksi 2. Menimbang Contoh penggunaan Kata Kerja Operasional dalam pengembangan silabus RPP Dalam menyusun indikator. Melonggarkan. Memulai. Memadankan. Memanipulasi (P2): Mengoreksi. Ranah Psikomotor Indikator psikomotorik merupakan perilaku (behavior) siswa yang diharapkan tampak setelah siswa mengikuti pembelajaran untuk mencapai kompetensi yang telah ditetapkan. Menggantikan. Menegosiasi. Mengelola. Membentuk pendapat. Meyakini. Mengelola : Menganut. Menempel. Menseketsa. Mencampur 3. Mengisi. teori ke praktik. Mengirim. Merancang. Mengubah. Menarik. Membuktikan. Mengklasifikasikan. Menekankan. . Melayani. Mereparasi. Menyetir. Kegiatan ini melibatkan aktivitas fisik. Memadukan. Menempatkan. Mengombinasikan. Melamar. Mengidentifikasikan. Membuat. 1. Mempertahankan. Melengkapi. Mendengarkan. Mengumpulkan. Membentuk. Menyumbang 4. Mengatur. Menilai : Mengasumsikan. Memposisikan. penemuan atau pembuktian konsep. misalnya merangkai. Menirukan (P1): Mengaktifkan. Memperjelas. Mengkualifikasi. Mengubah. Memanipulasi. Membersihkan. Yang terpenting adalah Bapak ibu dalam menyusun kata kerja operasional harus runut dan berjenjang seperti contoh yang saya sebutkan diatas. Berakhlak mulia. Mempertajam. Memindahkan. Melatih. Meyakinkan. Menimbang. Menata. yang perlu bapak ibu petakan adalah konsep berpikir siswa dari yang mudah ke sukar. Menjeniskan. Mendemonstrasikan. Menggabungkan. Mempengaruhi. diperlukan kegiatan yang berkaitan dengan percobaan. Menyesuaikan. Artikulasi (P4): Mengalihkan. Mengusulkan. Memecahkan C. Mengimani. Menunjukkan. Memprakarsai. Menghayati : Mengubah perilaku. Memutar.

Alat dari kit guru:    Kit neraca Bola dan balok Botol air Sumber: . panjang. Siswa menemukan konsep massa. Siswa membandingkan pengukuran massa dengan indera dan neraca 2. Siswa menghitung massa jenis suatu benda. dan waktu). Siswa mensimulasikan cara mengukur massa suatu benda. 3.Berikut adalah contoh indikator dalam pengembangan RPP BESARAN dan SATUAN Kelas : X Waktu : 45 menit Model Pembelajaran : CTL Metode : Eksperimen Standar kompetensi: Menerapkan konsep besaran fisika dan pengukurannya Kompetensi dasar: Mengukur besaran fisika (massa. 4. Indikator: 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful