You are on page 1of 2

Manajemen logistik adalah serangkaian kegiatan dalam perencanaan, pengorganisasian dan pengawasan atas kegiatan pengadaan, pencatatan, pendistribusian

, penyimpanan, pemeliharaan, dan penghapusan stock guna mendukung efektifitas dan efisiensi dalam upaya pencapaian tujuan organisasi (Lukas Dwiantara dan Rumsari Hadi, 2004). Oleh karena itu Fungsi Manajemen Logistik adalah :

1. Fungsi Perencanaan Dalam penentuan kebutuhan ada 2 fungsi yang perlu diperhatikan yaitu : fungsi penentuan kebutuhan barang yang diperkirakan akan digunakan. Fungsi dan peran manajemen logistik adalah penyedia barang yang dibutuhkan pada saat yang tepat oleh bagian produksi. Pengaturan menjadi jauh lebih efektif apabila dipilahkan berdasar atas kebutuhan rutin dan kebutuhan spesifik sesuai dengan order yang dibutuhkan. Pengelola gudang perlu mempertimbangkan lead time pengadaan barang sehingga bisa memperkirakan kapan barang tersebut harus dipesan. Fungsi lainnya adalah mempersiapkan barang agar tersedia pada saat dibutuhkan. Fungsi ini berkaitan erat dengan penjualan barang ke pelanggan. Manajemen logistik berperan membuat perencanaan perkiraan kebutuhan barang untuk mensupport penjualan. Pengelola perlu mempertimbangkan pergerakkan barang, lead time pengadaan barang dan penentuan stock minimum sehingga barang selalu tersedia kala dibutuhkan. 2. Fungsi Pengorganisasian Pengaturan personil gudang dilakukan dengan mendesain struktur organisasi dan job description. Dengan melakukan pembagian tugas dan perincian pekerjaan maka setiap personil gudang memahami tugas dan tanggung jawabnya. Penguasaan atas ketrampilan yang dibutuhkan menjadi lebih cepat. Melalui pembagian tugas ini juga dapat diciptakan jenjang karir bagi petugas gudang untuk memotivasi mereka dalam menjalankan pekerjaan rutinnya. Pengawasan menjadi lebih jelas karena tugas dan tanggung jawab masing-masing karyawan telah distandarisasi melalui job description. Agar memudahkan dalam melakukan pengawasan maka ditetapkan kesepakatan atas hasil kerja dan model incentive yang dibutuhkan untuk hasil setiap hasil kerja. 3. Fungsi Pengadaan Manajemen logistik berfungsi mengatur pengadaan barang. Menetapkan jumlah stock minimum untuk melakukan pemesanan kembali (reorder level). Pemeriksaan barang yang diterima dibutuhkan untuk menjamin barang tersebut adalah barang yang dibutuhkan, sudah sesuai dengan pemesanan, spesifikasi kualitas barang yang diterima juga telah sesuai serta jumlah barang yang datang sesuai dengan pemesanan. Pemilahan barang-barang yang memenuhi aspek kualitas dan tidak memenuhi telah diidentifikasi diawal penerimaan dan di pilahkan penempatan serta diberikan tanda identitas yang jelas agar terhindar dari kesalahan dalam pengambilan barang. Barang yang tidak sesuai persyaratan yang disepakati di retur atau dikembalikan kepada supplier. 4. Fungsi Penyimpanan

Ketinggian dalam menumpuk barang untuk menghindari barang jatuh. Fungsi Penyaluran / Distribusi Hal yang juga perlu diatur dalam skope kerja manajemen logistik adalah fungsi penyaluran atau distribusi. pengiriman sampai dengan barang diterima oleh pelanggan atau yang membutuhkan. arus proses dan efisiensi proses. ( baca juga “1 day delivery”) 6. Pengelola perlu melakukan pengaturan cara kerja hingga target distribusi dapat dicapai. 8. Pertimbangan dan standarisasi dibutuhkan agar barang sesuai spesifikasinya dengan yang dibutuhkan dan tepat jumlah. Pengaturan mulai dari perintah kerja pengambilan barang diterima. cara penumpukan yang tepat.Barang yang telah sesuai kemudian dimasukkan di rak atau lokasi penyimpanan. maupun pemeliharaan handling material. Bagaimana barang bisa sampai pada orang yang membutuhkan dengan tepat spesifikasi. Fungsi Pemeliharaan Manajemen logistik mencakup fungsi pemeliharaan baik terhadap barang yang disimpan. Proses yang berjalan tidak kontinyu akan berakibat pemborosan dalam banyak hal. Cara pengambilan barang sehingga barang bisa diatur pergerakkannya secara FIFO (First In First out). kecepatan pengambilan. Tujuan pemeliharaan adalah menjamin barang dan alat bantu dapat berfungsi ketika dibutuhkan. Fungsi Penghapusan Manajemen logistik memiliki fungsi penghapusan yang bertujuan agar barang yang dibutuhkan oleh pelanggan sesuai dengan spesifikasinya. Fungsi Pengendalian Manajemen logistik memiliki fungsi pengendalian dimana akan menjaga kontinuitas sebuah proses. Diperlukan perlakuan-perlakuan khusus atas barang selama dalam penyimpanan agar barang tidak rusak selama dalam penyimpanan. Informasi yang tidak tepat ini akan menyesatkan dan berakibat tidak terpenuhinya janji kepada pelanggan. tepat watu. Diperlukan penjadualan atas kegiatan pemeliharaan agar semua dapat dijamin pelaksanaannya. Barang-barang yang rusak dalam penyimpanan perlu dilakukan pemilahan dan ditetapkan jumlahnya. pencatatannya. Tercampurnya data barang rusak akan berpengaruh terhadap akurasi informasi persediaan yang disajikan. Penghapusan diperlukan agar catatan persediaan terpelihara dengan baik dimana informasi barang yang ada dalam catatan persediaan adalah barang yang sesuai dengan spesifikasinya. Penggunaan palet penempatan barang perlu di standarisasi. dan penempatannya terhadap dinding dan lokasi-lokasi yang dalam keadaan mendesak bisa diakses dengan cepat. Checklist dibutuhkan agar kegiatan pemeliharaan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. tepat jumlah. . 5. Jaminan barang dalam packagingnya dalam keadaan bagus dan jumlahnya sesuai dengan yang tertera pada packaging barang. 7. Menerapkan Manajemen logistik yang baik akan memperlancar pekerjaan.