XIII. SISTEM SARAF A. Sasaran Pembelajaran 1.

Agar mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan apa yang dimaksud dengan sistem saraf atau systema nervorum.. 2. Agar mahasiswa mampu mengenali otak dan bagian-bagiannya. B. Sistem Saraf Ikan menerima rangsang dari lingkungannya melalui organ perasa. Rangsangan tersebut selanjutnya diteruskan dalam bentuk impuls ke otak. Respon yang diberikan oleh otak dimanifestasikan dalam bentuk tingkah laku. Sel-sel saraf mulai berkembang sejak permulaan stadia embrio dan berasal dari lapisan germinal terluar (ectoderm). Unit terkecil dari sistem saraf disebut neuron (sel saraf). Setiap neuron terdiri atas inti dan jaringan (perpanjangan sel). Perpanjangan sel terdiri atas dendrite (berfungsi sebagai penerima impuls) dan axon (berfungsi sebagai penerus impuls). Pertemuan antara axon dan dendrite dari sel saraf lainnya disebut synapse. Sistem saraf pada vertebrata dapat dibedakan atas: Sistem saraf pusat (systema nervorum centrale), disusun oleh otak (encephalon) dan sumsum tulang belakang (medulla spinalis). Sistem saraf tepi (systema nervorum periphericum), disusun oleh saraf otak (nervi cerebralis) dan saraf spinal (nervi spinalis). Sistem saraf otonom, disusun oleh sistem saraf parasymphatic dan sistem saraf symphatic. Organ perasa khusus (special sense organs), terdiri atas organ gurat sisi (linea lateralis), hidung, telinga, dan mata. C. Jenis-jenis Saraf Berdasarkan pada fungsi organ yang dirangsang, saraf dapat digolongkan atas: Saraf cerebrospinalis, yaitu saraf yang merangsang otot bergaris (striated muscle). Saraf otonom (vegetatif), yaitu saraf yang merangsang jantung (cardiac muscle), urat daging licin (smooth muscle), dan kelenjar-kelenjar.
151

152 . Pembuatan preparat otak akan lebih mudah jika menggunakan ikan yang sudah diawetkan karena otak tersebut telah mengeras. Setelah itu. Jika bagian kepala tersebut dikuakkan maka akan terlihatlah otak ikan dari arah samping. yaitu saraf yang meneruskan rangsang dari perifer (sistem saraf tepi) ke pusat (sistem saraf pusat). dan beberapa saraf lainnya. kepala digunting dari arah mulut ke belakang secara hati-hati sehingga kepala terbelah dua. Kepala ikan dipotong tepat pada bagian tengkuk dengan pisau yang tajam sehingga kepala terlepas dari badan. saraf olfaktori (nervus olfactorius). Saraf motoris (efferent). yaitu saraf yang meneruskan rangsang dari pusat ke perifer. Potongan kepala tersebut diletakkan secara tegak dengan mulut terletak di sebelah atas.Berdasarkan atas fungsi dari rangsang itu sendiri. Otak Otak ikan hanya dapat dilihat jika tulang-tulang pembungkusnya telah dibuka. Pemotongan harus dilakukan secara hati-hati karena harus menggunting beberapa urat saraf (nervus cerebralis). Untuk melihat otak dari arah samping (tampak lateral). D. saraf dapat digolongkan atas: Saraf sensibel (afferent). Kemudian pemotongan dilakukan pada bagian atas kepala tersebut sampai pisau mencapai daerah sekitar mata. di antaranya saraf optik (nervus opticus). Saraf penghubung. pisau diarahkan pada bagian pinggir saja untuk mencegah agar otak tidak teriris. Untuk itu maka perlu terlebih dahulu dilakukan pembedahan secara hatihati terhadap bagian kepala ikan agar otak yang akan diamati dapat terlihat dengan jelas. Untuk melihat otak dari arah bawah (tampak ventral) maka otak tersebut harus dikeluarkan dari rongganya. misalnya antara saraf sensibel dengan saraf motoris. Bagian atas kepala tersebut dikuakkan sehingga otak ikan akan nampak dari bagian atas (tampak dorsal)(Gambar 80). yaitu saraf yang menghubungkan antara jenis saraf yang satu dengan yang lainnya.

Cara pembedahan untuk melihat otak ikan (Affandi et al.Gambar 80.. 1992) 153 .

e. disebut juga medulla oblongata. disebut juga cerebellum. sedangkan bagian atap dan dinding samping disebut pallium. terdapat di bagian posterior lobus olfactorius. terletak di sebelah belakang bagian dorsal dari diencephalon. medulla oblongata termasuk bagian dari otak belakang (rhombexcephalon) 154 . Di bagian sebelah ventral terletak lobi inferior (bagian dari diencephalon) yang merupakan tempat melekat hypophyse (hypothalamus). melanjutkan diri ke caudal sebagai sumsum tulang belakang (medulla spinalis) yang berjalan di dalam canalis vertebralis. Selain lobus opticus. dan saccus vasculosus. Bulbus olfactorius. c. mempunyai lanjutan sebagai benang-benang halus yang menuju ke dinding lekuk hidung. d. Lobus opticus berbentuk bulat dan besar. b. Bersama-sama dengan telencephalon termasuk bagian dari otak muka (prosencephalon). Pada diencephalon terdapat thalamus. Pada bagian anterior hypophyse terdapat persilangan dari nervus opticus (nervus cerebralis II) yang disebut chiasma nervi optici. terdiri atas: Lobus olfactorius. merupakan otak bagian tengah dengan organ utama yang tampak menonjol adalah lobus opticus. hypothalamus. relatif besar dan terletak di belakang mesencephalon. lobus inferior. Myelencephalon. Mesencephalon. Hemisphaerium cerebri.Bagian-bagian otak dari muka ke belakang adalah sebagai berikut (Gambar 81 – 83): a. adalah bagian otak yang paling depan. merupakan lanjutan dari lobus olfactorius dan berfungsi sebagai nervus cerebralis I. terletak di sebelah belakang dari telencephalon bagian ventral. Bagian dasarnya disebut corpus striatum. Diencephalon. Metencephalon. merupakan bagian telencephalon yang paling anterior Tractus olfactorius. pada mesencephalon juga terdapat torus semicircularis. Telencephalon. merupakan lanjutan dari tractus olfactorius dan berakhir sebagai sepasang ‘bola’. Bersama-sama dengan cerebellum.

1980) Gambar 82. Otak ikan Osteichthyes tampak samping (Chiasson. Otak ikan Osteichthyes tampak dorsal dan ventral (Chiasson. 155 . 1980).Gambar 81.

Gambar 83. 1972) 156 . Otak ikan Chondrichthyes tampak dorsal (Wischnitzer.

berhubungan dengan otak mesencephalon. muculus rectus superior. Saraf Cranial Dari otak. 5. Nervus trigeminalis (NC V). Nervus terminalis (NC 0). merupakan saraf motor somatik yang menginervasi otot mata musculus obliquus superior. berfungsi membawa impuls bau-bauan. 6. 1. Fungsinya berkaitan dengan kepekaan kulit terhadap panas dan sentuhan. musculus rectus inferior. merupakan saraf motor somatik yang mengatur otot mata musculus obliquus inferior. Nervus ini menghubungkan bagian kepala dan rahang dengan medulla oblongata. Nervus opticus (NC II). saraf kecil yang bergabung dengan NC I. Nervus oculomotoris (NC III). dan musculus rectus internal. Fungsinya berhubungan dengan penarikan otot penggerak biji mata. tersusun atas tiga cabang yaitu nervus ophthalmicus superficialis. merupakan saraf motor somatik yang menghubungkan bagian depan medulla oblongata dengan otot mata musculus rectus external. Berhubungan dengan otak mesencephalon. Sebagian besar saraf otak tersebut berhubungan dengan bagian-bagian kepala. 3. berfungsi membawa impuls penglihatan. nervus buccalis. Nervus abducens (NC VI).E. 7. Nervus trochlearis (NC IV). Nervus facialis (NC VII). Nervus olfactorius (NC I). tetapi ada juga yang berhubungan dengan bagian-bagian tubuh. Fungsinya mungkin meliputi sensori somati dan sensori khusus. menghubungkan retina mata dengan tectum opticum. 4. penerima rasa pada kepala dan tubuh. terbagi atas tiga cabang yaitu nervus ophthalmicus dan nervus maxillaris (merupakan saraf sensori somatik) serta nervus mandibularis (saraf sensori somatik dan saraf motor somatik). serabut-serabut sarafnya tersebar mengelilingi bulbus olfactorius. 2. berhubungan dengan otak depan. menghubungkan organ olfactorius dengan pusat olfactorius otak depan. dan nervus hyomandibularis. Saraf cabang ini berkaitan dengan saluran garis rusuk (linea lateralis) di atas kepala. serta penerima 157 . terdapat 11 saraf otak (nervi cerebralis) yang menyebar ke organ-organ sensori tertentu dan otot-otot tertentu. 8.

G. Alamsjah. Penuntun Untuk Identifikasi Ikan. dan M. sering dianggap sebagai cabang dari nervus acousticofacialis pada ikan. F. Rahardjo. organ pengecap pada pharynx dan otot-otot insang. Institut Pertanian Bogor. Selanjutnya. dan Sulistiono. 9.F. S. Cabang visceral melayani organ-organ internal. Ujungpandang. Pusat Antar Universitas Ilmu Hayat. Nervus vagus (NC X). memiliki beberapa percabangan. 1977. Daftar Pustaka Affandi. Saraf ini punya komponen yang berkaitan dengan sensori somatik. Fakultas Perikanan.. Penuntun Praktikum Ichthyologi. Iktiologi.F. Bogor. Bogor. Sjafei. Institut Pertanian Bogor. Presentasikan tugas tersebut di dalam kelas. Soal-soal Latihan Setelah membaca materi di atas. Berhubungan dengan NC V dan NC VIII pada medulla oblongata. Nervus glossopharyngeal (NC IX).S. Andy Omar. Rahardjo. Departemen Biologi Perairan. setiap kelompok melakukan penelusuran pustaka dan carilah urat saraf-urat saraf cranial yang menginervasi garis rusuk serta urat sarafurat saraf cranial yang menginervasi mata. Z. Departemen Biologi Perairan. sensori visceral. M. mempunyai fungsi sensori somatik yang berkaitan dengan telinga bagian dalam. Cabang branchial menuju ke bagian posterior celah insang. 1974. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.rangsangan sentuhan. Institut Pertanian Bogor. 10. 158 . Fakultas Perikanan. 1992. Alamsjah. Bin. Cabang dorsal recurrent menginervasi penerima rasa. Cabang supratemporal dan cabang garis rusuk melayani sistem garis rusuk. bentuklah kelompok diskusi (5 orang per kelompok). 1987. dan fungsi motor visceral. Jurusan Perikanan Universitas Hasanuddin. Suatu Pedoman Kerja Laboratorium. terdiri dari komponen sensori dan motoris yang melayani bagian insang pertama. Fungsinya berkaitan dengan garis rusuk. D. 11. Bogor. Z. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. R. Nervus acousticus (NC VIII). Ichthyologi I.

Jr. Freeman and Company. 1980.. R. Ichthyology. Second edition. 1977. Biology of Fishes.E.Bond. Chiasson. Atlas and Dissection Guide for Comparative Anatomy. 1972. Philadelphia. K. Cech. J. 1988. Saunders Company.R.J.B. and D. Passino.M. New York.B. Wischnitzer. Second edition. R. H. Iowa.. W. John Wiley and Sons. Fishes.F. Third edition. Englewood Cliffs. 1979. Laboratory Anatomy of the Perch. S. Inc. Dubuque. C. Prentice Hall. 159 . WM. C.E. Brown Company Publishers. San Francisco. Second edition. P. Lagler. New Jersey. and J. An Introduction to Ichthyology. Moyle. W.R. Bardach. Miller.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful