ABSTRAK

Kilang Pertamina RU II Dumai terletak di tepi pantai timur Sumatera berjarak sekitar 200 km dari Pekanbaru. Bahan bakunya berasal dari Sumatera Light Crude/SLC (85%) dan Duri Crude (15%). Kilang ini memiliki kapasitas desain pengolahan sebesar 130 MBSD dan saat ini beroperasi pada kapasitas 127 MBSD. Produk-produk yang dihasilkan Pertamina RU II adalah avtur, premium, kerosin, automotive diesel oil (ADO), refinery fuel, LPG, Green cokes. Proses pengolahan untuk menghasilkan produk-produk kilang terdiri dari primary processing dan secondary processing. Primary processing merupakan pemisahkan fraksi-fraksi minyak mentah atas dasar perbedaan titik didih. Primary processing terdiri dari Crude Distillation Unit (topping unit), dan High Vacuum Unit (HVU). Secondary processing merupakan pengolahan lanjut dari produk-produk primary processing secara fisis dan kimia. Proses-proses yang termasuk secondary processing adalah catalytic cracking pada unit HC Unibon, dan thermal cracking pada Delayed Coking Unit (DCU). Limbah yang dihasilkan adalah ceceran minyak, sour water, dan spent catalyst. Untuk menanggulangi limbah tersebut digunakan oil separator dan sour water stripper. Sedangkan spent catalyst diregenerasi atau dijual kembali. Tugas khusus yang dilakukan adalah Evaluasi Performance Heat Exchanger 300-E-1 di Unit Platforming II dan Evaluasi Performance Heat Exchanger 211-E-1 di Hydrocracker Unibon.

Laporan Umum Kerja Praktek PT. PERTAMINA (Persero) RU II Dumai

i