BIOLOGI SEL FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS HASANUDDIN

Nama: ASMAWATI NIM: N111 12 350 Kelas: B

Makassar 2012

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT. karena atas berkat, rahmat dan hidayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Struktur dan Fungsi Sel” dengan sebaik-baiknya. Tak lupa pula kita kirimkan shalawat dan taslim kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad saw serta para sahabat beliau. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Biologi Sel dengan tujuan untuk memperkenalkan sekaligus menambah wawasan kita mengenai struktur dan fungsi sel sehingga tercapainya pembelajaran SCL (Student Center Learning) Selama proses penyusunan makalah ini penulis sempat menghadapi berbagai kesulitan, terutama dalam memanfaatkan waktu yang singkat dan pencarian referensireferensi. Namun berkat dorongan semangat dari berbagai pihak akhirnya penulis dapat menyelesaikannya. Maka dari itu, melalui kesempatan ini penulis menyampaikan rasa terima kasih sebanyak-banyaknya kepada guru pembimbing, teman-teman dan berbagai pihak lain yang telah membantu kami sehingga makalah ini dapat selesai. Selain itu, penulis juga menyadari berbagai macam kesalahan yang ada dalam makalah ini karena sebagaimana kita ketahui bahwa tidak ada manusia yang luput dari kesalahan. Oleh karena itu, kami mengharapkan kepada semua pihak untuk memberikan saran dan kritikan yang bersifat membangun demi kesempurnaan dikemudian hari. Terima kasih.

Makassar, 17 September 2012

Penulis

I

....... 14 Sel Tumbuhan ..... 5 Sel Hewan .............. II Bab I Pendahuluan ................................DAFTAR ISI Kata Pengantar ...................................................................................................................................................................................................................................................................................................... 16 Bab III Penutup Kesimpulan ........................................................................................................................................................................................................................................ 20 Daftar Pustaka ........................................................................................................................ 21 II .............................................................................................................. 1 Bab II Isi Sel Prokariotik ............................................ I Daftar Isi ................................................................................................................................................. 4 Sel Eukariotik ...........................................

Sehingga suatu organisme atau makhluk hidup yang kompleks memiliki suatu organisasi kehidupan. Setiap makhluk hidup tersusun atas sel yang merupakan unit fungsional dan herediter terkecil dari makhluk hidup. Antara sistem organ yang terdapat makhluk hidup bekerja saling berkaitan. Demikian illustrasi tugas dan aktivitas sebuah sel makhluk hidup yang sangat rumit. Makhluk hidup ada yang tersusun atas satu sel saja yang disebut makhluk hidup uniselular dan tersusun atas jutaan bahkan milyaran sel yang disebut makhluk hidup multiselluler. Sekelompok sel yang bentuk dan fungsinya sama membentuk jaringan. Organisasi kehidupan dikemukakan oleh Sunarto. Makhluk hidup tingkat tinggi yang termasuk dalam kingdom hewan dan tumbuhan tersusun atas milayaran sel.” Adapun gambaran organisasi kehidupan tersebut dapat dilihat sebagai berikut: Gambar 1 Gambaran suatu organisasi kehidupan. Beberapa macam jaringan yang bekerja sama membentuk suatu organ atau alat tubuh. Sel tersebut dapat bekerja bersama-sama sesuai dengan tugas masing-masing sehingga makhluk hidup itu dapat hidup dan melaksanakan aktivitasnya. Begitu juga seperti pada tubuh makluk hidup. 1 . Selanjutnya beberapa sistem sistem organ membentuk suatu organisme yang berupa tumbuhan atau hewan. Sedangkan beberapa macam organ akan terangkai dan membentuk suatu sistem organ. Daroji dan Haryati (1994:27) berikut ini: “Bagian terkecil dari makhluk hidup berupa sel. Bagian-bagian yang menunjang kehidupan sel disebut organel-organel. tetapi memiliki tugas yang sangat besar layaknya sebuah kota yang memiliki bagian-bagian untuk menunjang kehidupan kota. yang kemudian akan membentuk suatu koloni atau kumpulan yang saling berkaitan dan bekerja sama. Setiap makhluk hidup terdiri dari susunan yang memiliki ukaran yang terkecil. Sel yang menyusun makhluk hidup tingkat tinggi memang sangat kecil ukurannya sehingga tidak dapat dilihat dengan alat bantu yang sederhana.BAB I PENDAHULUAN Kehidupan kita dimulai dari yang terkecil.

1665) meneliti sayatan gabus di bawah mikroskop. tetapi juga berarti cella (kantong yang berisi) Felix Durjadin (Prancis. 1835) meneliti beberapa jenis sel hidup dan menemukan isi dalam. 1831) menemukan benda kecil yang melayang-layang pada protoplasma yaitu inti (nucleus) Max Shultze (1825-1874) ahli anatomi menyatakan sel merupakan kesatuan fungsional makhluk hidup Rudolf Virchow (1858) menyatakan bahwa setiap sel berasal dari sel sebelumnya (omnis celulla ex celulla) 2 . konsep yang diajukan tersebut menunjukkan bahwa sel merupakan satuan struktural makhluk hidup.    Robert Brown (Scotlandia. rongga sel tersebut yang penyusunnya disebut “Sarcode” Johanes Purkinje (1787-1869) mengadakan perubahan nama Sarcode menjadi Protoplasma Matthias Schleiden (ahli botani) dan Theodore Schwann (ahli zoologi) tahun 1838 menemukan adanya kesamaan yang terdapat pada struktur jaringan tumbuhan dan hewan. Hasil pengamatannya ditemukan rongga-rongga yang disebut sel (cellula) Hanstein (1880) menyatakan bahwa sel tidak hanya berarti cytos (tempat yang berongga). Teori-teori Tentang Sel      Robert Hooke (Inggris. Mereka mengajukan konsep bahwa makhluk hidup terdiri atas sel .A.

Sel prokariotik terdapat pada bakteri dan ganggang biru. badan mikro. Pada sel ini. sitoplasma memiliki berbagai jenis organel seperti: badan Golgi. mitokondria. Macam-Macam Sel a) Berdasarkan Keadaan Kromosom dan Fungsinya    Sel Somatis. Struktur sel prokariotik lebih sederhana dibandingkan struktur sel eukariotik. inti tampak jelas karena dibatasi oleh sistem membran. kloroplas (kuhusus pada tumbuhan).  sel eukariotik. sel yang menyusun tubuh dan bersifat diploid Sel Germinal. sel kelamin yang berfungsi untuk reproduksi dan bersifat haploid b) Berdasarkan Keadaan Inti sel prokariotik. 3 . tidak memiliki organel yang dibatasi oleh sistem membran. Akan tetapi. retikulum endoplasma (RE). sel prokariotik mempunyai ribosom (tempat protein dibentuk) yang sangat banyak. merupakan tipe sel yang memiliki sistem endomembran. merupakan tipe sel yang tidak memiliki sistem endomembran sehingga sel tipe ini memiliki materi inti yang tidak dibatasi oleh sistem membran sehingga materi inti tersebar dalam sitoplasma. Pada sel eukariotik. Yang termasuk kelompok ini adalah semua makhluk hidup kecuali bakteri dan ganggang biru. dan lisosom.B.

dinding sel (membran luar dan peptidoglikan merupakan anggota karbohidrat). sitoplasma yang mengandung ribosom dan nukleoid. yaitu dinding sel yang di bawahnya terdapat membran plasma yang menutupi kompartemen sitoplasma tunggal yang berisi DNA. Sedangkan membran dalam merupakan bagian penutup yang paling dalam dan terbentuk dari bahan seperti karbohidrat. protein. berukuran beberapa mikrometer dalam dimensi linear. Bakteri merupakan salah satu contoh organisme yang memiliki sel tipe prokariotik. RNA. dinding sel.BAB II ISI A. dan membran plasma. Fungsi dinding sel yaitu sebagai pelindung. mengatur pertukaran zat dan reproduksi. dan banyak molekul lainya yang penting untuk kehidupan. membran plasma. Struktur umum sel prokariotik terdiri dari kapsul. Pada dinding sel terdapat pori-pori sebagai jalan keluar masuknya molekul-molekul. Jenis ini berbentuk sferis atau batang. Sel prokariota juga memiliki lapisan perlindungan yang kuat. Dinding sel terdiri dari berbagai bahan seperti karbohidrat. Bagian luar sel bakteri terdiri dari: kapsula. 4 . protein. Bahan kimia pembangun kapsula adalah polisakarida. SEL PROKARIOTIK Kebanyakan sel prokarotik berukuran kecil dan berpenampilan sederhana serta hidup sebagai individu independen atau dalam komunitas yang terorganisasi secara longgar. protein-protein. dan beberapa garam anorganik serta berbagai asam amino.   Kapsula yaitu bagian yang paling luar berupa lendir yang berfungsi untuk melindungi sel. dan beberapa garam anorganik serta berbagai asam amino.

Pada sitoplasma sel bakteri tidak ditemukan organel-organel yang memiliki sistem endomembran seperti badan Golgi. Tebal membran sel antara 7. kloroplas. dengan jalan mengatur lalu lintas molekul dan ion-ion dari dalam. yaitu sifat-sifat yang harus diwariskan kepada keturunannya) pada saat konyugasi dan sebagai penghasil energi. Beberapa bakteri memiliki alat gerak berupa flagel. mineral dan enzim yang berfungsi untuk mencerna makanan secara ekstraselular untuk melakukan metabolisme sel.10 nanometer. Beberapa bakteri lainnya mengandung villi yang berfungsi untuk melekatkan diri. SEL EUKARIOTIK Sel eukariotik merupakan sel yang memiliki sistem endomembran. Fungsi mesosom yaitu untuk respirasi dan sekresi dan menerima DNA (sebagai pembawa informasi genteika. badan mikro. Membran plasma yang tersusun atas molekul lipid dan protein dan berfungsi sebagai pelindung molekuler sel terhadap lingkungan di sekirnya. Fungsi spesifik membran plasma dan berbagai tipe membran didalam sel bergantung pada jenis fosfolipid dan protein yang ada. dan jamur baik multiseluler maupun yang uniseluler. Organel tersebut memiliki fungsi yang sangat khas yang berkaitan satu dengan yang lainnya dan berperan penting untuk menyokong fungsi sel. B.  Membran Plasma Membran sel merupakan selaput terluar sel yang berupa bilayer lipid dengan protein integral dan ferifer. dan lisosom.5 .  Sitoplasma merupakan bagian dalam sel bakteri. retikulum endoplasma (RE). tumbuhan. Sel tipe ini secara struktural memiliki sejumlah organel pada sitoplasmanya. protein. Sitoplasma berbentuk koloid yang agak padat yang yang tersusun dari air. Pada beberapa daerah membran plasma membentuk lipatan ke arah dalam disebut mesosom. Organisme yang memiliki tipe sel ini antara lain hewan. sifatnya selektif permeabel. Membran sel membatasi segala kegiatan yang terjadi di dalam sel sehingga tidak mudah terganggu oleh pengaruh dari luar. lipid. Tetapi banyak ditemukan ribosom yang merupakan tempat berlangsungnya sintesis protein. 5 . Membran plasma juga memiliki karbohidrat yang melekat pada permukaan luarnya. mitokondria.

dan difusi terfasilitasi merupakan contoh dari transpor pasif. Ion polar berdifusi dengan bantuan protein transpor. Osmosis merupakan difusi pelarut melintasi membran selektif yang arah perpindahannya ditentukan oleh beda konsentrasi zat terlarut total (dari hipotonis ke hipertonis). Transpor pasif Transpor pasif merupakan suatu perpindahan molekul menuruni gradien konsentrasinya. Banyaknya molekul yang masuk dan keluar membran menyebabkan terciptanya lalu lintas membran. Difusi. O2). dan molekul polar yang sangat kecil (air. osmosis. dan substansi hidrofilik membutuhkan mekanisme khusus agar dapat masuk ke dalam sel. 1. Molekul yang dapat melewati membran sel antara lain ialah molekul hidrofobik (CO2. reseptor dan mengatur keluar masuknya zat dari dan ke luar sel. yaitu dengan transpor pasif untuk molekul-molekul yang mampu melalui membran tanpa mekanisme khusus dan transpor aktif untuk molekul yang membutuhkan mekanisme khusus. Membran sel Fungsi lain membran sel yaitu untuk pelindung. Sementara itu. molekul lainnya seperti molekul polar dengan ukuran besar (glukosa). Difusi terjadi akibat gerak termal yang meningkatkan entropi atau ketidakteraturan sehingga menyebabkan campuran yang lebih acak. 6 . etanol). Difusi akan berlanjut selama respirasi seluler yang mengkonsumsi O2 masuk. Difusi terfasilitasi juga masih dianggap ke dalam transpor pasif karena zat terlarut berpindah menurut gradien konsentrasinya. Transpor pasif air dilakukan lipid bilayer dan transpor pasif glukosa terfasilitasi transporter. Transpor pasif ini bersifat spontan. Lalu lintas membran digolongkan menjadi dua cara. ion.Gambar 3. Contoh molekul yang berpindah dengan transpor pasif ialah air dan glukosa.

sedangkan antiporter mentransfer kedua substrat dengan arah berlawanan. Yang termasuk transpor aktif ialah coupled carriers. Nukleoplasma dan Kromosom Inti sel mengandung nukleoplasma atau plasma inti. yaitu simporter dan antiporter. Bagian-bagian inti sel yaitu: a. b. gula ribose. Pada nukleoplasma terdapat benang-benang kromatin yang tampak jelas pada saat pembelahan sel membentuk kromosom. Transpor aktif Transpor aktif merupakan kebalikan dari transpor pasif dan bersifat tidak spontan. tetapi ada pula yang memiliki inti lebih dari satu misalnya sel otot lurik. Mekanisme ini membutuhkan energi cahaya dan contohnya terjadi pada Bakteriorhodopsin. Fungsi kromosom yaitu mengandung material genetik yang berguna untuk mengontrol aktivitas hidup sel dan pewarisan sifat-sifat yang diturunkan. serta ionophore. Lapisan membran yang sebelah luar berhubungan dengan membran reticulum endoplasma. Secara kimia nukleolus mengandung RNA dan protein. Nukleolus berfungsi untuk sisntesis RNA ribosom 7 . Bahan kimia yang terdapat pada nukleoplasma yaitu larutan fosfat. ATP driven pumps. ATP driven pump merupakan suatu siklus transpor Na+/K+ ATPase. Membran inti Membran inti memisahkan inti sel dari sitoplasma. Contoh protein yang terlibat dalam transpor aktif ialah channel protein dan carrier protein. Nukleolus Nukleolus mengandung nukleoli yang berbentuk bulat.2. dan asam nukleat. Membran inti terdiri dari dua lapisan membran dan pada daerah-daerah tertentu terdapat pori-pori yang berfungsi tempat keluar masuknya bahan kimia. protein. Umunya sel mahluk hidup mengandung satu inti. nukleotida. Dalam transpor menggunakan coupled carriers dikenal dua istilah. Transpor aktif membutuhkan bantuan dari beberapa protein. Simporter ialah suatu protein yang mentransportasikan kedua substrat searah. Arah perpindahan dari transpor ini melawan gradien konsentrasi.  Inti atau Nukleus Letak inti pada sitoplasma biasanya di tengah. dan light driven pumps. Light driven pump umumnya ditemukan pada sel bakteri. c.

tampak dalam gambar di atas struktur sel hewan yang memiliki system endomembran sehingga pada sel tipe ini ditemukan berbagai organel pada sitoplasmanya. sedang bagian yang padat dan memiliki fungsi tertentu digunakan Organel Sel. Pada gambar tampak organel badan Golgi (apparatus Golgi). ada beberapa organel pada sel hewan yang tidak terdapat pada sel tumbuhan. Gambar 2. ada beberapa organel sel tumbuhan yang tidak terdapat pada sel hewan. berfungsi sebagai pelarut zat-zat kimia serta sebagai media terjadinya reaksi kirnia sel. dan peroksisom. Sel hewan. Organel sel adalah benda-benda solid yang terdapat di dalam sitoplasma dan bersifat hidup(menjalankan fungsi-fungsi kehidupan). diantaranya : pada sel hewan terdapat lisosom dan sentriom. sedangkan pada sel tumbuhan terdapat dinding sel. RE (kasar dan 8 . Sitoplasma dan Organel Sel Bagian yang cair dalam sel dinamakan Sitoplasma (khusus untuk cairan yang berada dalam inti sel dinamakan Nukleoplasma). begitupun sebaliknya dengan sel tumbuhan.vakuola. Beberapa organel pada sel hewan dan sel tumbuhan ada yang berbeda. Penyusun utama dari sitoplasma adalah air (90%). plastid.

Ribosom terdiri atas dua sub unit yaitu sub unit besar darn sub unit kecil. Pada gambar tampak organel kloroplas. Secara umum organel sel yang sama pada sel hewan dan sel tumbuhan terdiri atas :  Ribosom Ribosom merupakan salah satu organel tidak bermembran yang ditemukan pada semua sel. Pada eukariotik . m e n e m p e l pada permukaan luar retikulum e n d o p l a s m a . dan sitoskeleton yang memiliki peran penting di dalam sel. hanya terdapat pada tumbuhan. organel ini terdapat pada sitoplasma.halus). Gambar 3. satuan 9 . baik sel prokariotik maupun eukariotik. Selain itu tampak adanya beberapa bagian sel yang hanya dimiliki oleh tumbuhan seperti : dinding sel dan plasmodesmata. Kedua sub unit iniakan berfusi jika proses trnaslasi berlangsung. sentriol. tampak dalam gambar di atas struktur sel tumbuhan yang memiliki sistem endomembran sehingga pada sel tipe ini ditemukan berbagai organel pada sitoplasmanya. dan peroksisom (bagian dari badan mikro). selain itu tampak adanya ribosom. d i d a l a m m e t r i k s m i t o k o n d r i a d a n didalam stroma kloroplas. Sel tumbuhan. selain organel yang serupa ditemukan pada sel hewan. Sub unit ribosom dinyatakan dengan satuan S(Svedb erg) yang merupakan nama penemunya. mitokondria.

dan enzimlisosom. O r g a n e l i n i merupakan tempat b e r l a n g s u n g n ya penerjemahan (translasi) kodon ( k o d e genetik) yang dibawa ARN-duta (ARN-d). Hasil translasi ini adalah polipeptida. atau tubuler dan satu sama lain dapat berhubungan. RE memiliki selapis membran. misalnya sub unit kecil dan sub unit besar ribosom pada eukariotik adalah 40S dan 60s. Retikulum endoplasma berupa vesikel atau kantung yang dapat berbentuk pipih. sedangkan ARN-r ditranskripsi di dalam anak inti (nukleous).ini menunjukkan kecepatan pengendapan pada saat sub unit tersebut disentrifugasi. sehingga retikulum ini meliputi separuh lebih dari total membran dalam sel-sel eukariotik. bundar. Polipeptida hasiltranslasi pada RER akan dikirim dan diolah di dalam AG menjadi protein membran. atau disekresikan ke luar sel melalui vesikel. Sedangkan polipeptidah a s i l translasi pada ribosom bebas dikirim ke m i t o k o n d r i a . Komponen penyusun besar ribosom terdiriatas protein ribosom dan ARN ribosom (ARN-r). dan membran tersebut ada yang berhubungan dengan membran inti dan membran plasma sehingga dapat berperan 10 . a t a u sebagai protein ribosom  Retikulum Endoplasma (RE) Retikulum endoplasma merupakan labirin membran yang banyak. s e b a g a i e n z i m p e r o k s i s o m . Protein ribosom disintesis oleh bebas yang terdapat di dalam sitoplasma.

serta menawarkan obar dan racun. Mekanisme kerja antar RE dan organel lain seperti mitokondria dapat saling berhubungan. termasuk fosfolipid dan steroid. RE halus (REH) yani RE yang tidak dilekati ribosom. Membentuk membran plasma. b. Gambar .sebagai penghubung antara bagian luar sel dengan bagian dalam sel. Kantung yang dilepaskan dapat menjadi bagian dari membran plasma.  Badan Golgi Struktur Badan Gogi berbentuk tumpukan kantong-kantong pipih. dan asam-asam empedu. yang sangat kompleks yang memiliki dua permukaan yakni permukaan luar berbentuk cembung (forming face) dan permukaan dalam berbentuk cekung (maturing face). Membentuk dinding sel tumbuhan 11 . RE kasar (REK) yakni RE yang dilekati ribosom. hormon steroid. Peran anabolik yakni mensintesis kolesterol. RE memiliki peran anabolik dan protektif. Badan golgi Beberapa fungsi badan golgi antara lain :    Membentuk kantung (vesikula) untuk sekresi. Kantung atau membran golgi sama seperti membran plasma. yang berfungsi dalam bermacammacam proses metabolisme. (didalamnya terdapat pula yang bundar dan tubuler). Peran katabolik yakni dapat mengubah atau menetralisir bahan yang bersifat toksik. metabolisme karbohidrat. berisi enzim dan bahan-bahan lain. Terdapat dua jenis RE yaitu : a. Diantara steroid yang dihasilkan oleh RE halus adalah hormon seks vertebrata dan berbagai hormon steroid yang di sekresi oleh kelenjar adrenalin. Terjadi terutama pada sel-sel kelenjar kantung kecil tersebut. termasuk sintesis lipid. Enzim RE halus penting untuk sintesis lipid.

membran luar juga 12 . Tempat untuk memodifikasi protein Untuk menyortir dan memaket molekul-molekul untuk sekresi sel Untuk membentuk lisosom Badan Golgi terdapat di mana-mana dalam sel. yang sedikit melebar pada ujung-ujungnya.  Mitokondria Mitokondria berbentuk bulat lonjong atau bercabang. dan matriks yang terletak di bagian dalam membran [Cooper.    Fungsi lain ialah dapat membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim untuk memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom. Membran dalam membentuk lipatanlipatan ke dalam membentuk krista. yaitu membran luar. Membran mengelilingi sisterna sempit yang panjang. Membran luar terdiri dari protein dan lipid dengan perbandingan yang sama serta mengandung protein porin yang menyebabkan membran ini bersifat permeabel terhadap molekul-molekul kecil yang berukuran 6000 Dalton. Ruang dalam mitokondria berisi matrik mitkondria yang mengandung banyak enzim. Apparatus Golgi terdiri atas tumpukan 3-8 membran yang berbentuk arkuata (menyerupai busur) dalam jarak dekat satu sama lainnya. Materi yang diterima dari RE dimodifikasi dan disimpan dalam badan golgi dan akhirnya dikirim di permukaan sel atau tujuan yang lain. Selain itu. 2000]. Sisterna Golgi selalu didampingi vesikel Golgi vesicles. ukurannya 500 sampai 2000 nm. Dalam hal ini. yang mengantar dan mengekspor material (vesikel transpor). membran luar mitokondria menyerupai membran luar bakteri gram-negatif. membran dalam. terdiri dari membran dengan ketebalan sekitar 6–8nm. Unit dasar Badan golgi adalah diktiosom atau Golgi field. Struktur mitokondria terdiri dari empat bagian utama. ruang antar membran. Mitokondria banyak terdapat pada sel yang sedang aktif.

dan pembalahan sel. dan sentriol. tetapi lebih lembut. Sitoskeleton berfungsi untuk menyokong bentuk sel dan memungkin terjadinya gerakan-gerakan organel di dalam sitoplasma. Ruang antar membran yang terletak diantara membran luar dan membran dalam merupakan tempat berlangsungnya reaksi-reaksi yang penting bagi sel. mikrofilamen dan filamen intermediat. ADP. pergerakan kromosom dalam pembelahan sel. yang dikenal dengan DNA mitkondria (mtDNA). namun lebih kecil daripada diameter mikrotubulus. berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel. Membran ini merupakan tempat utama pembentukan ATP. Mikrofilamen yaitu batang padat yang berdiameter sekitar 7 nm. Mikrotubulus Berbentuk benang silindris. Stuktur krista ini meningkatkan luas permukaan membran dalam sehingga meningkatkan kemampuannya dalam memproduksi ATP. motilitas sel. seperti siklus Krebs. serta protein transpor yang mengatur keluar masuknya metabolit dari matriks melewati membran dalam. kontraksi otot. Mikrofilamen Mikrofilamen sama seperti Mikrotubulus. 2001].mengandung enzim yang terlibat dalam biosintesis lipid dan enzim yang berperan dalam proses transpor lipid ke matriks untuk menjalani β-oksidasi menghasilkan Asetil KoA. m i s a l n ya a l i r a n sitoplasma di dalam sel tumbuhan dan gerak amoeboid pada leukosit. Membran dalam yang kurang permeabel dibandingkan membran luar terdiri dari 20% lipid dan 80% protein. seperti silia. disebut krista [Lodish. dan reaksi β-oksidasi asam lemak. kalsium dan kalium  Sitoskeleton D i d a l a m s i t o s o l j u g a d i t e m u k a n a d a n ya s i t o s k e l e t o n ya n g t e r s u s u n a t a s m i k r o t u b u l u s . Struktur filament intermediat yaitu protein fibrosa. Luas permukaan ini meningkat sangat tinggi diakibatkan banyaknya lipatan yang menonjol ke dalam matriks. Mikrotubulus ada yang letaknya terbenam di dalam sitosol. pergerakan organel. flagela. Mikrofilamen berperan dalam mempertahankan bentuk sel. ATP. ribosom. Filament intermediate Filament ini memiliki diameter 8-12 nm. lebih besar daripada diameter mikrofilamen. Fungsi filament ini yaitu 13 1 3 . reaksi oksidasi asam amino. Di dalam matriks mitokondria juga terdapat materi genetik. ATP sintase yang berfungsi membentuk ATP pada matriks mitokondria. dan sebagai "rangka sel". fosfat inorganik serta ion-ion seperti magnesium. dinamakan mikrotubulus sitoplasmik dan ada juga yang berfungsi sebagai penyusun organel . sehingga disebut dengan filament intermediate. Terbentuk dari komponen utamanya yaitu protein aktin dan miosin (seperti pada otot). 2. Membran dalam mengandung protein yang terlibat dalam reaksi fosforilasi oksidatif. mobilitas sel. kaku. Mikrofilamen merupakan p r o t e i n k o n t r a k t i l ya n g b e r f u n g s i u n t u k p e r g e r a k a n d i d a l a m s i t o p l a s m a . 1. 3.

dan autofagi. fagositosis. Gambar . yang membedakan yakni adanya organel seperti :  Lisosom Lisosom adalah organel sel berupa kantong terikat membran yang berisi enzim hidrolitik yang berguna untuk mengontrol pencernaan intraseluler pada berbagai keadaan. tambatan nucleus dan organel lain. Lisosom meliputi lisosom primer. dan diameternya kurang lebih 500 nm. dan sekunder. Di dalamnya. Lisosom 14 .mempertahankan bentuk sel. ataupun sulfatase. dan lainnya sama dengan sel tumbuhan. bentuknya seperti bola. Mikrotubul dan mikrofilamen 1) Sel Hewan Pada sel hewan organel-organel seperti nikleus. Lisosom terdapat pada sel hewan. glikosidase. Lisosom sekunder yakni lisosom yang telah/sedang melakukan pencernaan. organel ini memiliki 40 jenis enzim hidrolitik asam seperti protease. lipase. Lisosom primer yakni lisosom yang belum melakukan pencernaan. terdiri atas selapis membran. fosfatase. serta pembentukan lamina nukleus . nuklease. mitokindria. fosfolipase. membran plasma. Fungsi utama lisosom adalah endositosis. Gambar . Semua enzim tersebut aktif pada pH 5.

 Fagositosis merupakan proses pemasukan partikel berukuran besar dan mikroorganisme seperti bakteri dan virus ke dalam sel. Kemudian. Pada saat pembelahan sel (Mitosis maupun Meiosis) mengandung dua sentriol. materi tersebut bertemu pertama kali dengan enzim hidrolitik. Struktur ini hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. Sebuah sentriol terbentuk dari 9 set tabung yang masing-masing set terdiri dari 3 buah mikrotubul yang berfungsi menggerakkan kromosom pada saat pembelahan sel. Proses ini berguna pada sel hati. Setelah itu. yang tidak dibawa ke endosom lanjut.  Proses autofagi digunakan untuk pembuangan dan degradasi bagian sel sendiri. fagosom akan berfusi dengan enzim hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (endosom lanjut). Beberapa materi tersebut dipilah dan ada yang digunakan kembali (dibuang ke sitoplasma). Endositosis ialah pemasukan makromolekul dari luar sel ke dalam sel melalui mekanisme endositosis. yang kemudian materi-materi ini akan dibawa ke vesikel kecil dan tidak beraturan. bagian dari retikulum endoplasma kasar menyelubungi organel dan membentuk autofagosom. Mula-mula.  Sentrosom Umumnya sel hewan mengandung sentrosom yang letaknya pada sitoplasma dekat membran inti. sentrosom mereplikasi dirinya sendiri. seperti organel yang tidak berfungsi lagi. yang disebut endosom awal. Struktur sentrosom berbentuk bintang. membentuk dua sentrosom yang pindah ke ujung berlawanan sel. pH sekitar 6. membran akan membungkus partikel atau mikroorganisme dan membentuk fagosom. Masing-masing sentrosom lalu 15 . Di dalam endosom awal. transformasi berudu menjadi katak. Pertama. Di endosom lanjut. Sentrosom bertindak sebagai benda kutub dalam mitosis dan meiosis. Ketika sel membagi. dan embrio manusia. Terjadi penurunan pH (5) pada endosom lanjut sehingga terjadi pematangan dan membentuk lisosom. autofagosom berfusi dengan enzim hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (atau endosom lanjut).

Pada beberapa sel tumbuhan sel yang satu dengan sel lainnya dihubungkan dengan plasmodesmata. Perbedaan tersebut yakni: pada sel tumbuhan memiliki dinding sel. Bagian-bagian lain yang terdapat pada sel tumbuhan umumnya sama dengan sel hewan. ukuran diameternya 4 -6 mikron(μ). plasmodesma.  Elaioplas (Lipidoplas) (untukmenyimpan lemak/minyak). Leukoplas yang berfungsi untuk membuat amilum disebut amiloplas dan yang membuat lemak disebut lipoplas. dan vakuola besar. terdiri dari:  Amiloplas (untak menyimpan amilum) dan. sentriol juga menolong untuk menyediakan bantuan struktural untuk sel intinya. Fungsi dinding sel yaitu melindungi sitoplasma dan membran sitoplasma. sedangkan pada sel hewan tidak.  Dinding sel Dinding sel tumbuhan terbentuk dari bahan polisakarida yaitu selulosa. membedakan sel ke dalam dua tiruannya sendiri yang kemudian bisa pecah menjadi sel segar. Plastida yang tidak berwarna disebut leukoplas sedangkan yang berwarna disebut kromoplas.mengeluarkan gelondong yang seharusnya memisahkan DNA sel. kloroplas. Dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Disamping memainkan tugas penting di sel pembelahan. 2) Sel Tumbuhan Di tinjau dari bagian-bagiannya. sel tumbuhan memiliki sedikit perbedaan dengan sel hewan.  Proteoplas (untuk menyimpan protein). Dikenal tiga jenis plastida yaitu : 1. Plastida ada yang berwarna ada yang tidak. Dinding sel  Plastida Umumnya sel tumbuhan mengandung plastid. Sedangkan kromoplas yang mengandung klorofil disebut kloroplas. Gambar . Leukoplas (plastida berwarna putih berfungsi sebagai penyimpan makanan). 16 .

phenol.Vakuola pada sel tumbuhan dikelilingi membran tunggal disebut tonoplas. Kloroplas 3. Kromoplas yaitu plastida yang mengandung pigmen. Vakuola sel tumbuhan umumnya berisi: air. garam-garam organic. Plastida ini berfungsi menghasilkan klorofil dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis.2. tanin (zat penyamak). tetapi pada sel tumbuhan tampak lebih besar dan jelas terutama pada sel yang sudah tua. antosianin dan protein. glikosida . Kloroplas yaitu plastida berwarna hijau. Kelompok plastida  Vakuola Vakuola terdapat baik pada sel tumbuhan maupun sel hewan. misalnya :  Karotin (kuning)  Fikodanin (biru)  Fikosantin (kuning)  Fikoeritrin (merah) Gambar . Gambar . protein. 17 .

Beberapa ahli tidak memasukkan vakuola sebagai organel sel. Peroksisom mengandung enzim yang mentransfer hidrogen dari berbagai substrat ke oksigen.minyak eteris (misalnya Jasmine pada melati. alkaloid (misalnya Kafein. dari sinilah organel tersebut mengambil namanya. butir-butir pati Pada boberapa spesies dikenal adanya vakuola kontraktil dan vaknola non kontraktil. Selaput pembatas antara vakuola dengan sitoplasma disebut Tonoplas vakuola. Peroksisom 18 . Gambar . enzim . H202 yang dibentuk oleh metabolisme peroksisom itu sendiri beracun. Nikotin. Vakuola  Peroksisom (Badan Mikro) Peroksisom merupakan ruang metabolisme khusus yang dilingkupi oleh membran tunggal. Likopersin dan lain-lain). tetapi organel ini mengandung suatu enzim yang mengubah H202 menjadi air. Benda ini dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Roseine pada mawar Zingiberine pada jahe). Gambar . Kinin. yang menghasilkan hidrogen peroksida (H202) sebagai produk-samping.

Organel ini senantiasa berasosiasi dengan organel lain.  Plasmodesmata Merupakan suatu saluran terbuka pada dinding sel tumbuhan untuk memfasilitasi. Gambar 16. Fungsi plasmodesmata menghubungkan ruang sitoplasmik dengan saluran khusus yang memungkinkan pergerakan antar air. komunikasi. Plasmodesmata berada di daerah dinding sel yang disebut bidang pit primer. Plasmodesmata 19 . Peroksisom tumbuh dengan cara menggabungkan protein dan lipid yang dibuat dalam sitosol. dan transportasi bahan-bahan antara sel-sel tanaman. dan memperbanyak jumlahnya dengan membelah diri menjadi dua setelah mencapai ukuran tertentu.Ukurannya sama seperti Lisosom. berbagai nutrisi dan molekul lainnya. dan banyak mengandung enzim oksidase dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati).

Sel Hewan : *tidak memiliki dinding sel *tidak memiliki butir plastida *bentuk tidak tetap karena hanya memiliki membran sel yang keadaannya tidak kaku *jumlah mitokondria relatif banyak *vakuolanya banyak dengan ukuran yang relatif kecil *sentrosom dan sentriol tampak jelas 2. Sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki selaput inti. Sel Tumbuhan *memiliki dinding sel *memiliki butir plastida *bentuk tetap karena memiliki dinding sel yang terbuat dari cellulosa *jumlah mitokondria relatif sedikit karena fungsinya dibantu oleh butir plastida *vakuola sedikit tapi ukurannya besar * sentrosom dan sentriolnya tidak jelas 20 . Sedangkan sel eukariotik adalah sel yang memiliki selaput inti. Adapun perbedaan lainnya adalah sebagai berikut : No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Organel Membran Plasma Sitoplasma Ribosom Dinding Sel Mesosom Nukleus Retikulum Endoplasma Sentriol Lisosom Kompleks Golgi Mitokondria Badan Mikro Prokariotik Ada Ada Ada Ada Ada Eukariotik Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Perbedaan Sel Hewan dan Tumbuhan 1.BAB III PENUTUP  KESIMPULAN Perbedaan Sel Prokariotik Dan Sel Eukaritok Perbedaan sel prokariotik dan sel eukariotik terletak pada inti selnya.

Panduan Belajar Biologi.wikipedia.30 http://id. 2009.wikipedia.org/wiki/Sel_(biologi) diakses pada 16 september 2012 pukul 07.40 21 .25 http://id.htm diakses pada 13 september 2012 pukul 19.ht m diakses pada 13 september 2012 pukul 18.org/wiki/Sitoplasma diakses pada 16 september 2012 pukul 07.DAFTAR PUSTAKA Sumarjito.00 Biologi%20Sel/STRUKTUR%20SEL%20DAN%20FUNGSI%20SEL%20PROKARIOTIK %20DAN%20EUKARIOTIK%20~%20Biosel%20dan%20Molekuler%20untuk%20SMA. Yogyakarta: Primagama http://Biologi Sel/BIOLOGI SEL (STRUKTUR DAN FUNGSI SEL).