Dapatkah Anda menjelaskan pada saya mengapa orang-orang sering mengatakan bahwa lebih baik tidak mengocok

telur berlebihan sebelum memasaknya? Saya juga ingin tahu apa yang terjadi ketika telur dikocok? Jawaban:

Mr. Shinichi Takagi, yang sedang mempelajari telur, bersedia menjawab pertanyaan di atas. Mengapa lebih baik untuk tidak mengocok telur secara berlebihan? Sekarang, biar saya jelaskan mengapa lebih baik tidak mengocok berlebihan ketika hendak menggoreng telur. Telur memiliki bagian putih dan kuningnya dan tiap bagian memiliki teksturnya masing-masing (putih telur memiliki penampilan seperti jeli dan kuning telur memiliki tekstur yang seperti krim atau berlemak). Ketika telur dikocok dengan baik dan menjadi cairan yang nyaris homogen, tekstur yang lezat dari putih telur dan kuning telur akan hilang dan menjadi membosankan. Karenanya, untuk menikmati keselarasan tekstur kedua bagian, sebaiknya tidak dikocok berlebihan. Khususnya, bila Anda hendak membuat masakan seperti Oyako-don (semangkok nasi bertopping ayam dan telur), sangat penting agar Anda tidak mengocok telur berlebihan, bila tidak menginginkan rasa dan penampilannya berubah. Terdapat beberapa telur yang sudah dikocok di pasaran: “Telur cair” ini, yang telah berada di pasar untuk beberapa waktu, adalah cairan homogen yang telah disaring dan disterilkan. Bahkan, terdapat produk baru yang disebut “telur cair kemasan ganda” yang mana putih telur dan kuning telur dipisahkan untuk digunakan pada masakan tertentu seperti Oyako-don dan Katsu-don. Berikut adalah tiga sifat utama telur: Penggumpalan (Koagulasi) Telur terkoagulasi atau menggumpal ketika dipanaskan. Beberapa contoh dari sifat ini adalah telur goreng dan telur rebus. Pembentukan busa (foaming) Ketika putih telur dikocok selama beberapa menit, maka akan timbul banyak busa berupa gelembung udara kecil. Beberapa contoh dari sifat ini adalah kue sponge. Emulsifikasi Ini merupakan prosedur utama untuk menyiapkan produk berlemak seperti mayonaise dan es krim. Emulsifikasi adalah campuran dua cairan yang semula tidak campur, dengan membiarkan salah satunya mendispersi ke dalam cairan lain sebagai partikel kecil. Cairan yang teremulsi ini disebut emulsi. Semakin kecil ukuran partikel yang bercampur, semakin mudah zat tersebut untuk teremulsi dengan cairan lain. Khususnya, kuning telur yang teremulsifikasi dengan baik, dapat mengemulsi empat kali lebih mudah daripada putih telur. Bentuk susu, margarin dan salad adalah contoh emulsi lainnya.

atau asap. pelet bahan bakar untuk tungku. tetapi bukan ledakan hebat. Bahan ini merupakan oksidator yang relatif kuat. penggunaan kalium klorat ini telah mulai ditinggalkan karena kepekaannya pada asam dan suhu dekomposisi (penguraian)yang relatif rendah. pengembang airbag. yang dapat dianggap sebagai komponen penghasil oksigen bila dipanaskan. Dalam dunia piroteknik. Piroteknik adalah bahan untuk menghasilkan api.chem-is-try. Dalam bahan peledak atau piroteknik itu dicampurkan bahan "pengoksidasi". laju pembakaran akan terbatas bila hanya mengandalkan suplai oksigen atmosfer. suara ledakan. peledak. beroperasi berdasarkan proses reaksi antara "bahan bakar" dan oksigen untuk menghasilkan panas. . dan sebagainya.http://www. Walaupun di udara ada oksigen. Misalnya untuk campuran "serbuk hitam (black powder)". granat. Sebagian besar piroteknik dan bahan peledak berdaya ledak rendah.adalah campuranarang danbelerang(sebagai bahanbakar) danpotasium nitratatau kaliumnitrat (KNO2)sebagai oksidator(pengoksidasi). namun lebih baik dan lebih aman. Sebagai gantinya.org/artikel_kimia/kimia_material/sifat_dan_kegunaan_potasium_klorat/ Sifat dan Kegunaan Potasium Klorat Ditulis oleh Ismunandar pada 05-05-2003 Potasium klorat atau kalium klorat yang memiliki rumus kimia KCL seperti bahan klorat lain adalah bahan oksidator umum yang ditemui di laboratorium kimia. dan antiseptik. orang menggunakan potasium perklorat(KCLO)yang walaupun lebih mahal. cahaya panas. bahan peledak yang telah dikenal sejak dulu di Cina. nyala. misalnya korek api. Belakangan ada orang yang mengganti KNO2 dengan potasium klorat. Kalium klorat diproduksi dalam skala besar untuk industri kembang api korek api. suara. atau gas.

Gas ideal adalah suatu gas yang memiliki sifatsifat sebagai berikut : Jumlah partikel gas banyak sekali tetapi tidak ada gaya tarik menarik (interaksi) antar partikel Setiap partikel gas selalu bergerak dengan arah sembarang atau bergerak secara acak Ukuran partikel gas dapat diabaikan terhadap ukuran ruangan. .http://rumus-fisika. kita tidak menemukan suatu gas yang memenuhi kriteria di atas.com/2010/06/teori-kinetik-gas-part-1-fisika-sma. akan tetapi sifat itu dapat didekati oleh gas pada temperatur tinggi dan tekanan rendah atau gas pada kondisi jauh di atas titik kritis dalam diagram PT. 24 June 2010 / Posted in Bahan Ajar 1. Atau bisa dikatakan ukuran partikel gas ideal jauh lebih kecil daripada jarak atar partikel Bila tumbukan yang terjadi sifatnya lenting sempurna Partikel gas terdistribusi merata pada seluruh ruang dengan jumlah yang banyak Berlaku hukum Newton tentang gerak Di dalam kenyataannya.html Teori Kinetik Gas (1) by | Yuda Kurniawan | / Thursday.blogspot. Pengertian Di dalam teori kinetik gas terdapat suatu gas ideal.