Nama

: Cahya M.Y. Fahmi F.P. Indriani S. M. Refan I. : XII TKJ – B

Mata Pelajaran : Diagnosa WAN

STP
Basic Topologi

Kelas

Pemateri : Rudi Haryadi Dodi Permana H.

Sekolah

: SMKN 1 CIMAHI

Tanggal : 18 September 2012

I.

Tujuan · Dapat mempraktekkan konfigurasi STP pada Packet Tracert (simulator) · Dapat mengetahui cara kerja STP · Dapat mengimplementasikan teknologi STP Pendahuluan Spanning Tree Protocol (STP) adalah link layer network protocol yang menjamin tidak adanya loop dalam topologi dari banyak bridge/switch dalam LAN. Dalam model OSI untuk jaringan komputer, STP ada di layer 2 OSI. Spanning tree memperbolehkan desain jaringan memiliki redundan (pengurangan) links untuk membuat jalur backup otomatis jika sebuah link aktif gagal bekerja, tanpa adanya bahaya dari loop pada bridge Topologi

II.

III.

Gambar 1

IV.

Data Teknis 1. PC 0 memiliki IP address 1.1.1.1/8 dan PC 1 memiliki IP address 1.1.1.2/8 2. PC 0 dan PC 1 berada dalam 1 VLAN (kel3) 3. Switch 0 dan Switch 1 dalam mode trunk Alat dan Bahan 1. 1 buah PC/laptop 2. Software cisco packet tracer

V.

VI.

Langkah Kerja 1. Siapkan alat dan bahan 2. Buat topologi pada packet tracer sesuai dengan topologi pada gambar 1

Gambar 2

3. Konfigurasi IP address pada PC0

Gambar 3

4. Konfigurasi IP address pada PC1

Gambar 4

5. Konfigurasikan STP pada switch 0 Ketikkan perintah: a) Tekan enter b) Ketikkan enable, tekan enter c) Ketikkan conf t, tekan enter d) Ganti nama hostname dengan cara, ketikkan hostname kel3, tekan enter

e) Ketikkan Interface fa0/1 untuk mengkonfigurasi switch interface fa0/1, tekan enter f) Ketikkan switchport access vlan 3 untuk memberi nama switch pada switch interface fa0/1, tekan enter g) Ketikkan exit, tekan enter h) Ketikkan Interface fa0/2 untuk mengkonfigurasi switch interface fa0/2, tekan enter i) Ketikkan switchport mode trunk pada switch interface fa0/2 untuk mengkonfigurasi mode trunk pada switch interface fa0/2, tekan enter j) Ketikkan spanning-tree vlan 3 port-priority 128 pada switch interface fa0/2 untuk mengkonfigurasikan port priority nya, tekan enter k) Ketikkan exit, tekan enter l) Ketikkan Interface fa0/3 untuk mengkonfigurasi switch interface fa0/3, tekan enter m) Ketikkan switchport mode trunk pada switch interface fa0/3 untuk mengkonfigurasi mode trunk pada switch interface fa0/3, tekan enter n) Ketikkan spanning-tree vlan 3 port-priority 112 pada switch interface fa0/3 untuk mengkonfigurasikan port priority nya, tekan enter o) Ketikkan exit, tekan enter

Gambar 5

6. Konfigurasikan STP pada switch 1, seperti gambar dibawah ini: Ketikkan perintah: a) Tekan enter b) Ketikkan enable, tekan enter c) Ketikkan conf t, tekan enter d) Ganti nama hostname dengan cara, ketikkan hostname kel3, tekan enter

e) Ketikkan Interface fa2/1 untuk mengkonfigurasi switch interface fa0/1, tekan enter f) Ketikkan switchport access vlan 3 untuk memberi nama switch pada switch interface fa2/1, tekan enter g) Ketikkan exit, tekan enter h) Ketikkan Interface fa0/2 untuk mengkonfigurasi switch interface fa0/2, tekan enter i) Ketikkan switchport mode trunk pada switch interface fa0/2 untuk mengkonfigurasi mode trunk pada switch interface fa0/1, tekan enter j) Ketikkan exit, tekan enter k) Ketikkan Interface fa0/3 untuk mengkonfigurasi switch interface fa0/3, tekan enter l) Ketikkan switchport mode trunk pada switch interface fa0/3untuk mengkonfigurasi mode trunk pada switch interface fa0/3, tekan enter m) Ketikkan exit, tekan enter

Gambar 6

VII.

Hasil Kerja Tes konfigurasi dengan cara: a) Klik Simulation Mode pada tombol kiri bawah Packet Tracert b) Klik add Simple PDU (P) dengan symbol amplop, letakkan pada PC pengirim ke PC penerima c) Klik Capture/Forward untuk mengetahui jalur amplop tadi d) Jika amplop tersebut berjalan sesuai routenya, dari PC pengirim ke PC penerima dan kembali lagi ke PC pengirim maka dipastikan konfigurasi yang dibuat telah berhasil Kesimpulan Dari hasil pratikum Konfigurasi STP pada Packet Tracert yang telah kami laksanakan maka kami dapat mengimplementasikan topologi yang dibuat, mengetahui bagaimana cara mengkonfigurasikan STP pada Packet Tracert dan mengetahui cara kerja atau konsep dari STP itu sendiri.

VIII.

Related Interests