You are on page 1of 15

SYSTEMA SKELETALE Tulang merupakan kerangka penunjang tubuh terhadap kompresi, gaya tarik bumi (gravitasi) dan merupakan

system pengungkit kaku yang menjadi dasar gerakan. Tulang yang dipelajari di dalam laboratorium adalah tulang kering dan mati. Pada kenyataan sesungguhnya, jaringan atau sel-sel tulang, kartilago dan jaringan ikat lainnya dalam systema skeletale orang yang hidup adalah aktif. Sel-sel tersebut harus mendapatkan nutrisi dan oksigen untuk menjalankan metabolisme hingga memproduksi zat sampah. Metabolisme dalam tulang tersebut memerlukan hormone dan fungsinya sangat erat dengan systema musculare. Systema skeletale memiliki beberapa fungsi penting, yakni : 1. Memberi bentuk tubuh, menyangga berat badan sekaligus menegakkan tubuh. 2. Melindungi organ interna (alat dalam) terutama organ vital. Sebagai contoh bahwa ossa crania melindungi otak dan sternum beserta costae melindungi jantung dan paru. 3. Tempat perlekatan otot-otot dan alat gerak pasif. Otot melekat era t pada tulang melalui jaringan ikat yang disebut tendon. 4. Penghasil sel darah tertentu (misalnya granulosit dan eritrosit). 5. Penyimpan dan sumber cadangan mineral tertentu. Misalnya ion calsium dan phospor, di mana bila konsentrasi dalam darah di atas normal, maka ion tersebut akan disimpan dalam sel tulang. Sebaliknya bila konsentrasi menurun, maka ion akan dilepaskan ke dalam darah. Aksi ini dikendalikan oleh hormon untuk mempertahankan hemostasis.

Cartilago articularis c. b. g. bergerigi-rigi. misal articulatio humeri. unsur-unsur skeletalnya dihubungkan oleh cartilago. misal articulatio cubiti dan articulatio interphelangea. dibagi atas : a. . Articulatio fibrosa (synarthrosis). yaitu masa kartilago dengan kandungan kolagen yang tinggi. Contoh: Symphysis pubis dan articulatio antara dua corpus vertebrae. Articulatio cartilaginosa. baik tepisah dari maupun melekat pada capsula articularis. unsur skeletalnya dihubungkan oleh jaringan kolagen. Pola sendi ini biasa dijumpai pada setiap permukaan yang tulangnya dilapisi selapis tipis cartilago hyalin. yakni : a. squama. d. misal atlanto-axialis dan articulatio radioulnaris proximalis. di dalamnya alveolusnya. atau tidak ada gerakan sama sekali. misalnya sepakbola. Berdasarkan bentuk permukaan-permukaan sendi dan atau menurut jenis gerakan yang dimungkinkannya. Gomphosis (gomphos = bolt : sekrup). ada 7 jenis. Articulatio plana. terdapat di antara gig dan tulang rahang. Articulatio sellaris. Kartilago pada sendi memungkinkan sedikit gerakan. Sendi ini disebut demikian karena mengandung substansi cairan sebagai pelumas yang disebut synovia dan permukaan tulang yang bersendi dilapisi oleh membrana synovialis (yang meproduksi cairan synovia). unsur-unsur skeletalnya dipisahkan oleh ruang atau rongga berisi cairan. Articulatio diklasifikasikan dalam beberapa kelas. misal articulatio carpometacarpalis digiti primi. Synostosis. adalah articulatio fibrosa dengan jaringan penghubung berupa ligamentum (syndesmos : ligamentum). terutama berdasarkan jenis jaringan penghubungnya. yakni sutura squamosa (seperti sisik ikan. merupakan articulation fibrosa dengan jaringan penghubungnya berupa tulang. yakni : 1. misal articulatio humeri dan articulatio coxae. Capsula articularis Sendi ini diperkuat oleh ligamentum tambahan. yang dapat melekatkan gigi dengan erat. Di antara lapisan tipis tersebut terdapat fibrocartilago. dapat menimbulkan nyeri. Capsula articularis dan ligamentum tambahan penting untuk memelihara hubungan normal antar tulang-tulang yang bersendi. seperti susunan genting) dan sutura serrata (seperti jigsaw. Persendian jenis ini dibedakan menjadi 2 jenis berdasarkan bentuk permukaan tulang yang saling bertemu. Articulatio spheroidea. 3. e. Pada suatu sendi dapat terjadi gerakan. tetapi saling mengunci) b. Trauma pada sendi menyebabkan teregang atau robeknya ligamentum dan hal ini sering terjadi pada olah raga kontak. Tiga karakteristik articulatio synovialis ialah mempunyai : a. misal articulatio radiocarpa. Articulatio condyloidea. merupakan sendi yang unik. Ginglymus. f. 2. Unsur skeletal dapat berupa kartilago atau tulang. misalnya sutura pada calvaria cranii. contoh : membrana fibrosa yang terdapat antara radius dan ulna. Articulatio synovialis (diarthrosis). Articulatiio trochoidea. c. dapat berubah bentuk jika ada tekanan dan dapat mengabsorbsi sebagian energi karena pukulan (benturan) mendadak dan ini penting untuk melindungi tulang yang kaku. terdapat jaringan ikat fibrosa yang disebut ligamentum periodontale. ARTICULATIO Articulatio atau sendi adalah hubungan antara dua atau lebih unsur skeletal. Articulatio ellipsoidea. misal articularis acromioclavicularis dan articulation intervetebralis. Syndesmosis. Jaringan fibrosa dapat berupa ligamentum atau membrana fibrosa. baik sedikit (terbatas) maupun banyak (bebas). c. Cavitas synovialis b.C.

d. Fibra otot seran lintang (lurik. Akhiran saraf terdapat pada capsula articularis. yakni sel kelenjar dan sel saraf. b. Dipelihara oleh serabut saraf motorik. 2). Serabut-serabutnya tersusun menyilangi satu (atau lebih) sendi. Distribusinya terdapat di skeleton untuk melayani gerakan pada persendian dan terdapat di kulit muka untuk melayani fungsi ekspresi muka. Kontraksinya dapat menimbulkan gerakan terhadap sendi yang disilangi. striped. Membuka-menutup lubang suatu organ (pada larynx dan pharynx).Saraf sendi yang menginervasi. Fasciculus dibentuk oleh beberapa fibra otot yang berkelompok dan tiap fasciculus dikelilingi oleh jaringan ikat yang disebut perimysium. baik fibrosa maupun synovialis. D. f. maka cairan synovia akan diproduksi dalam jumlah yang banyak yang tertimbun di dalam cavitas synovialis. volunter. Gerakan terjadi secara sadar (bisa dikontrol). dengan beberapa karakteristik sebagai berikut : a. . somatik). Jenis sensasi utama pada sendi adalah propriosepsi (yakni informasi mengenai gerakan dan posisi-posisi bagian tubuh) dan nyeri (yakni informasi nyeri pada capsula fibrosa dan ligamentum sendi tersebut). c. Otot-otot tertenntu yang berhubungan dengan respirasi dan digestif. SYSTEMA MUSCULARE Gerakan (suatu organisme) dilayani oleh sel-sel khusus yang disebut fibra otot. bercabang-cabang memasok kulit dan otot yang menggerakkan sendi tersebut. 3). Otot-otot penggerak bola mata. g. 4). 2). disebut synovitis. h. Strukturnya otot skeletal secara berurutan dari struktur terbesar ke arah strukut terkecil adalah sebagai berikut : 1). Sehubungan dengan inervasi sendi ini dikenal Hukum Hilton. Satu otot disusun oleh banyak fasciculi (tunggal  fasciculus) yang dikelilingi oleh bungkus jaringan ikat yang disebut fascia. yang berbunyi : “Saraf yang menginervasi sendi juga menginervasi otot-otot yang menggerakkan sendi tersebut dan kulit yang melapisi perlekatan otot tersebut”. skelet. Dengan demikian maka akhiran syaraf sensoris pada capsula articularis tersebut akan terpacu sehingga nyeri. Fibra otot diklasifikasikan sebagai berikut : 1. Fibra otot adalah salah satu sel eksitabel (sel yang bila dipacu akan menghasilkan gerakan) disamping sel-sel eksitabel lain. kecuali : 1). Misalnya pada sendi terjadi radang sendi. Beberapa fasciculi dikelilingi jaringan ikat yang disebut epimysium (yang kadangkadang terjadi fusi antara fascia dan epimysium) 3). Panjang. sedangkan pengawasan terhadap energi penggeraknya dilakukan oleh sel-sel saraf (nervus). Multinucleated (berinti banyak). selanjutnya menyebabkan teregangnya capsula articularis. Akhiran saraf tersebut peka terhadap rangsang berupa puntiran (twisting) dan regangan (stretching). Otot subcutaneus tertentu (otot-otot muka) untuk ekspresi wajah. e.

Bagian-bagian otot skelet : 1). k. Serabut-serabut ini berjalaln paralel. 3). Bentuk otot skelet adalah sebagai berikut : 1). Otot berbentuk belah ketupat. Myofibril. Musculus unipennatus ii. Tempat perlekatan otot skelet bervariasi 2). 4). Cara perlekatannya umumnya langsung (misal pada mata dan kulit) atau dapat pula melalui perantaraan tendo/aponeurosis ke tulang. Sarcoplasma (plasma sel) iii. misalnya m. Otot berbentuk segitiga. Musculus multipennatus 4). Sarcolemma (membran sel) ii. Penamaan otot. Tempat perlekatan otot yang diam (punctum fixum) disebut origo dan tempat perlekatan otot yang bergerak (punctum mobile) disebut insertio. Otot berbentuk seperti bulu. disebut musculus fusiformis. disebut musculus penniformis. Origo adalah bagian otot yang diam sewaktu berkontraksi. Musculus bipennatus iii. 3). Otot yang berbentuk segiempat. . Nucleus (inti sel) iv. Perlekatan otot skelet : 1). serabutserabutnya berjalan konvergen j. disebut musculus quadratus. 9 i. ligamentum dan fascia atau kombinasinya. Masing-masing fibra otot dikelilingi oleh bungkus jaringan ikat yang disebut endomysium. disebut musculus triangularis. Otot ini mempunyai serabut-serabut yang berjalan konvergen. Venter adalah bagian pertengahan antara origo dan insertio (perut otot). disebut musculus spincther. Otot berbentuk lingkaran. kadang sesuai dengan tempat perlekatannya. 2). Pada saat berkontraksi otot akan memendek sedemikian rupa sehingga ada bagian perlekatan otot tertentu diam. Otot ini mempunyai serabut-serabut yang berjalan paralel dan berdasarkan jumlah deretan serabut yang menyerupai bulu. Tiap fibra otot terdiri dari : i. otot ini dibagi menjadi tiga: i. kartilago. sedangkan bagian perlekatan lainnya bergerak. 2). yang tersusun oleh actin dan myosin.4). melekat pada sternum. Caput adalah bagian otot yang berdekatan dengan origo (kepala otot). clavicula dan processus mastoideus. sternocleidomastoideus. Otot ini mempunyai serabut-serabut yang berjalan sirkuler (melingkar) 5). 3).

n. terdiri atas : (a) Soma sel saraf (b) Serabut saraf motorik (c) Fibra otot ii. yang berhubungan sangat erat dengan terjadinya kontraksi otot. Kontraksi isometrik.4). l. antara lain : 1). yang berakhir di reseptor pada fasciculus dan berfungsi untuk memelihara refleks tonus. Mekanisme kontraksi otot skelet : Dasar mekanisme kontraksi otot adalah adanya pemendekan elemen kontraktil otot (actin-myosin). adalah kontraksi otot dimana tekanan/tonus relatif tetap dan terjadi pemendekan otot. 4). adalah kontraksi otot . adalah kontraksi otot di mana ukuran panjang tetap. 5). Vasa darah masuk dengan cara menembus otot. yang berakhir pada motor end plate dan berfungsi untuk memelihara kontraksi otot. 2). Pola vascularisasinya bervariasi. Hal ini akan mengakibatkan pemendekan fibra otot dan selanjutnya akan memendekkan fasciculi sehingga terjadilah kontraksi otot. Vasa darah masuk pada ujung otot (caput/cauda). Hal-hal berikut terkait dengan kontraksi sebagai bentuk aksi otot. Insertio adalah bagian otot yang bergerak sewaktu berkontraksi. Pada dasarnya dapat dikatakan bahwa fibra otot skelet melakukan respon terhadap rangsang eksternal (berasal dari luar individu). sebagai respon terhadap adanya impuls saraf motorik yang diterima motor end plate.gastrocnemius. adalah kontraksi otot yang terus menerus. misal : vascularisasi m. sebagaimana skema berikut ini : Impuls saraf motorik motor end plate impuls dihantarkan myofibrill  pergeseran actin-myosin fibra otot memendek fasciculus memendek  kontraksi. Cauda adalah bagian otot yang berdekatan dengan insertio (ekor otot).biceps brachii. Kontraksi ritmik. misal : vascularisasi m. maksimal setengah kali ukuran semula (Gambar A). m. Sifat serabut sarafnya adalah : i. misal : vascularisasi m. Vasa darah masuk pertengahan otot (venter). 10 Fungsi dari vascularisasi terutama untuk memberi nutrient sebagai bahan metabolisme. Kontraksi isotonik. Vascularisasi otot skelet : Otot dipelihara oleh vasa darah yang berjalan berdekatan dengan otot tersebut. Unit fungsional terkecil dari sistem motorik disebut motor unit.adductor magnus. Sensorik. 3). Innervasi otot skelet : Karakteristik innervasi otot adalah sebagai berikut : 1). Motorik. Kontraksi tetanik. yakni : 1). tetapi tonus naik (Gambar B & C) 3). Jumlah serabut saraf yang menginervasi tiap otot satu atau lebih (biasanya berasal dari nervus spinalis) 2). 2).

Sebagai contoh pada saat flexi telapak tangan. 4). Insufisiensi otot aktif. adalah otot yang menghaluskan dan mengendalikan kecepatan/kekuatan gerak. 6). Tata nama otot : Tata nama otot dibuat berdasarkan atas : 1). m.tricpe brachii. Kombinasi dari hal-hal di atas.flexor carpi ulnaris. Brachioradialis di bagian depan lengan adalah penggerak utama. memelihara sikap dan posisi sendi (yang diinginkan) 4).levator scapulae. misalnya : m.flexor carpi radialis dan m. 5). Insufisiensi otot pasif.tibialis anterior. o. Jumlah caput. 7).temporalis. m.adductor longus. m. adalah pemendekan otot permanen (menetap) akibat kerusakan neurogenik atau struktural.transvesus abdominis. adalah bentuk khusus otot fiksasi yang melawan gerak sendi yang tidak diinginkan pada sikap otot penggerak utama. otot berbentuk trapezium (trapezoid) disebut m. Arah fibra otot. Otot agonis. m. biceps dan m.flexor digitorum berperan sebagai otot sinergis dan m. misalnya : m. misalnya otot berbentuk layang-layang (rhomboid) disebut m. misalnya m. Pada flexi lengan bawah. p. adalah otot yang menghasilkan gerakan (pada arah yang diinginkan) sebagai otot penggerak utama 11 2). Otot sinergis.abductor pollicis longus. fibra otot rangka fibra otot polos fibra otot jantung .rotatoar tricpes dan m.extensorum sebagai otot antagonis. 6). maka m. m.flexor digitorum profundus.berirama 5). misalnya m.biceps brachii. adalah peregangan otot melebihi batas maksimal keregangan batas maksimal keregangan otot. 2). m. Lokasi otot. adalah otot yang menstabilkan sendi.quadriceps femoris. Triceps pada bagian belakang adalah antagonis dan otot di bagian depan serta bawah bahu adalah otot fikasasi yang membantu bahu sehingga sendi bahu tidak bergerak.rhomboideus. Bentuk otot. 3).arytenoideus obliquus. 3). m. Otot antagonis. berlokasi di os frantale disebut m.trapezius. Kontraktur otot.frontalis dan yang berlokasi di permukaan depan tibia disebut m. Otot fiksasi. Fungsi otot. m.triceps brachii sebagai otot fiksasinya. Letak otot antagonis di seberang otot penggerak utama. Fungsi otot : 1). misalnya otot yang berlokasi di fossa temporalis disebut m. adalah kontraksi otot yang melewati panjang minimal otot. maka m.ulnaris berperan sebagai otot agonis. m.

Jakarta. plarn. 5. Dipelihara oleh serabut saraf otonom dan hormon tertentu. involunter. Missouri. Agur.pdf Metabolisme & Sekresi Asam Urat . b.wordpress. Atlas Berwarna dan Teks Anatomi Manusia-Sistem LokomotorMuskuloskeletal & Topografi. Terdapat di cor (myocardium).com/2010/03/muskuloskeletal_blok4_ku-maret-2010. 2.files. Yogyakarta. Fibra otot polos (unstriped. mempunyai karakteristik : a. Terdapat di hampir semua dinding vasa darah dan viscera. sekresi dan ekskresi. Anatomi Klinis Dasar. 3. Aswin. Penerbit Hippokrates. vasa darah (di tunica media). Gerakan terjadi secara tidak sadar (tidak bisa dikontrol) e. Yogyakarta. Fakultas Kedokteran. Distribusinya antara lain di apparatus respiratorius. dan kelenjar (sebagai myoepithelium).W. Aksi otot ini mempunyai peranan yang amat penting dalam pengaturan fungsi sirkulasi. Soedjono. Keit. Osteologi. Anne M. Pada dasarnya fibra otot polos melakukan respon terhadap rangsang internal (berasal dari dalam individu). Platzer. 2006. d.. Moore. USA.R. urogenitalis. Penerbit Hippokrates. 2003.. Universitas Gadjah Mada. Eldra. 4. spindle shaped) c. Embriologi dan Antropologi. digesti. Universitas Gadjah Mada. 3. Introduction to Human Anatomy and Physiology. dengan karakteristik : a. Fungsional dipelihara oleh saraf otonom. Pengantar Anatomi (Anatomi Umum). Saunders. Jakarta. Bagian Anatomi Fakultas Kedokteran. Berbentuk kumparan (fusiform. visceral). REFERENSI 1. Anonim. Solomon. Morfologi merupakan fibra otot seran lintang. c. D. http://misc09. digestorius. b. Bagian Anatomi. 1997. 2002.L. f. Fibra otot jantung (cardiac).2.

Purin termasuk komponen non-esensial bagi tubuh.Oleh Rizka Hanifah Definisi Asam Urat Asam urat atau uric acid merupakan hasil metabolisme zat purin yang merupakan salah satu unsur protein dalam sel tubuh. Umunya. Rata-rata kadar asam urat pada laki-laki dewasa dan wanita premenopause sekitar 6.2 Kadar asam urat di darah tergantung usia dan jenis kelamin. tekanan darah.1 Purin adalah salah satu kelompok struktur kimia pembentuk DNA. Kadar ini akan meningkat dengan bertambahnya usia dan menurun saat menopause.0 mg/dl. Saat DNA dihancurkan. Apabila kita mengkonsumsi makanan yang mengandung purin. konsumsi alcohol dan gangguan fungsi ginjal. Hasil buangannya berupa asam urat. Kadar asam urat pada orang dewasa cenderung meningkat dengan bertambahnya usia.3 Sumber Asam Urat Ada dua sumber utama purin dalam tubuh yaitu.8 dan 6.0 mg/dl. Metabolisme Purin5 . berat badan.0-4. artinya purin dapat diproduksi oleh tubuh sendiri. purin yang berasal dari makanan dan purin hasil metabolisme DNA tubuh. Purin yang berasal dari makanan merupakan hasil pemecahan nukleoprotein makanan yang dilakukan oleh dinding saluran cerna sehingga mengkonsumsi makanan tinggi purin akan meningkatkan kadar asam urat darah. purin pun akan dikatabolisme. anak-anak memiliki kadar asam urat antara 3. maka purin tersebut akan langsung dikatabolisme oleh usus.

guanin. misal pirazinamid. urat harus dieliminasi dari tubuh. xantin. Kira-kira 2/3 urat yang diproduksi akan dibuang lewat ginjal dan sisanya dibuang lewat saluran cerna. Biosintesis purin dimulai dari:      Pembentukan 5-fosforibosil-1-pirofosfat (PRPP) dari ribosa 5-fosfat yang dikatalisis oleh enzin PRPP-sintase. dan subtansi yang mempertahankan adanya urat di dalam cairan sendi terutama proteoglikan. Ada 5 basa purin yang penting. asam inosinat (Inosin Monofosfat. Kemudian. AMP) yang merupakan cikal bakal adenin dan asam guanilat yang merupakan cikal bakal guanosin Produksi asam urat tergantung pada metabolime nukleotida purin dan fungsi enzim xantin-oksidase yang banyak terdapat dalam hati. asetoasetat. reabsorpsi tubuler. Mahendra A. tetapi 98% asam urat ekstraseluler akan membentuk garam monosodium urat (MSU). Available from URL: http://emedicine. 100% urat di dalam plasma akan difiltrasi. Penurunan kadar air di dalam cairan sendi akan meningkatkan MSU di dalam cairan sendi. dan obat anti tuberkulosis. yaitu melalui 4 tahap. Basa purin disusun oleh 2 cincin yang berfusi yaitu cincin segi 6-pirimidin dan cincin segi-5 imidazol. Pembentukan kristal MSU-monohidrat (MSUM) memegang peranan yang sangat penting dalam patogenesis artritis gout. tetapi kemudia 98% akan di reabsorpsi di tubulus proximal. Pada sekresi tubulus. Asam urat merupakan asam lemah yang akan terionisasi pada PH normal di dalam darah dan jaringan membentuk ion urat. Konsentrasi MSU di dalam cairan sendi selalu pada keadaan seimbang dengan konsentrasinya di dalam plasma. Diduga metabolit purin diangkut ke hati dan mengalami oksidasi menjadi asam urat. yaitu adenin.Asam urat merupakan hasil metabolisme purin pada manusia dan kera besar. Dalam bentuk terionisasi. dan reabsorpsi pasca sekresi. 2007 Feb 1. IMP) IMP akan mengalami oksidasi dan aminasi sehingga terbentulah asam adenilat (adenosinmonofosfat. Berbagai faktor yang berperan dalam pembentukan MSUM adalah konsentrasi tempat terjadinya kristal. sehingga total yang dieksresi adalah 10%dari filtrat urat yang di glomerulus. Pada filtrasi glomerulus. dan asam urat. yaitu filtrasi glomeruler.com/article/244255-overview . PRPP akan bereaksi dengan glutamin membentuk fosforibosil-amin Berikutnya akan terjadi serangkaian reaksi hingga terbentuknya basa purin yang pertama yaitu. Untuk mempertahankan homeostatis. urat akan membentuk garam dengan berbagai kation. beta-hidroksibutirat. 50% urat akan dieksresikan kembali. hipoxantin. Reabsopsi urat di tubulus proksimal berlangsung melaui transport aktif dan sangat terhubung dengan reabsorpsi natrium. Berbagai zat kimia yang diketahui menurunkan eksresi urat di ginjal karena menghambat sekresi tubulus adalah laktat. Uric Acid Nephropathy. sekresi tubuler.medscape. Peningkatan reabsorpsi natrium akan menyebabkan bersihan urat menurun. DAFTAR PUSTAKA 1. Eksresi urat melalui ginjal melalui jalan yang kompleks. temperatur lokal. tetapi kemudian sekitar 40% akan direabsorpsi kembali. Mark F.

1213-1218 http://health.com/modules.2. Alloway J. Available from. Pittman J. R. Ilmu Penyakit Dalam. 2008 Desember 28. Bross M. dkk. Asam Urat Penyakit Kaum Pria. h. metabolism of purine & pyrimidine nucleotides. Mark DB. New York: McGraw-Hill Professional.lintas.com/metabolisme-sekresi-asam-urat/ . Basic MedicalBiochemistry: A Clinical Approach. 8. URL: http://komplemen. In Rodwell. p.616-618. h. Diagnosis and Management of Gout. 293-302 3. Anonim. Smith CM. Setiyohadi B.me/go/berbagimanfaat. Williams & Wilkins. Mayes P. New York: McGrawHill Companies. [online]. 2004 4.php?name=News&file=print&sid=75 7. 1996. 6. 5. Mark AD. Granner D. 1999. Siegel L. V. Rodwell V. Pharm D. Gout and Hyperuricemia. Harper’s Illustrated Biochemistry. Jameson L. 2003. Jakarta: Pusat Penerbitan Ilmu Penyakit Dalam. Fauci A. disorder of purine and pyrimidine metabolism. Braunwald E. Harris M. American Academy of Family Physicians. Harrison’s Principles of Internal Medicine 16th Edition. Longo D. Alwi I. Murray R. Hauser S. Sudoyo WA. 2006. Kasper D. Twenty-Sixth Edition. American Academy of Family Physicians: 1999. In Wortmann.

nn .

Terdapat. Gout Arthritis 1. .1.1. menurunkan fungsi ginjal dan membentuk batu ginjal. Gout ditandai dengan peningkatan kadar asam urat dalam tubuh dan menyebabkan inflamasi (radang) pada persendian (artritis). Gout kronik (jangka panjang) dapat menyebabkan penumpukan asam urat didalam dan sekitar persendian. Definisi Suatu kondisi dimana tubuh tidak dapat mengontrol asam urat. sehingga kristal asam urat yang berlebihan akan menumpuk di jaringan tubuh. gout : Primer Pembentukan asam urat tubuh berlebihan atau akibat penurunan ekskresi asam urat.

pada laki-laki kadar urat serum meningkat setelah pubertas. Permukaan sendi mengalami keretakkan (fistura) dan teriris-iris (fibrilasi). Etiologi Gout arthritis termasuk pada osteoarthritis yang merupakan penyakit sendi degeneratif sekunder.Sekunder Pembentukan asam urat berlebihan atau ekskresi asam urat berkurang akibat proses penyakit lain atau pemakaian obat tertentu. Patogenesis dan patologi Perubahan degenerasi dimulai dengan matriks kehilangan proteoglikan. 1. Sedangkan pada perempuan kadar urat meningkat setelah menopause karena estrogen meningkatkan ekskresi asam urat melalui ginjal. Hal ini lebih banyak terjadi pada laki-laki dikarenakan :  Menanggung beban yang berat daripada perempuan  Keadaan hormonal. yang banyak disebabkan oleh cedera. Hiperurisemia asimptomatik . Dalam potret rontgen kerusakan tulang rawan sendi terlihat sebagai penyempitan dari rongga sendi. Pada tepi dari sendi mengalami hipertrophi dan hiperplasi sehingga tepi sendi dikeliling tulang rawan menebal. Masalah timbul jika berbentuk kristal-kristal monosodium urat monohidrat pada sendisendi dan jaringan sekitarnya. pada kerusakan permukaan sendi yang berlanjut secara progresif 1. Chondrophyte ini mengalami ossifikasi endochondral dan terbentuk tanduk-tanduk dikenal sebagai perkapuran (osteoarthritic lipping atau bony spur atau tadji tulang). Akibatnya adalah melunaknya tulang rawan sendi (Chondromalacia) dan berkurangnya daya lenting elastis (elastic resilience). Faktor yang mempengaruhi timbulnya penyakit ini :     Diet tinggi purin (daging) Berat badan Gaya hidup Mengkonsumsi alkohol Terdapat empat tahap perjalanan klinis dari penyakit gout yang tidak diobati. Chondrocyte mempercepat sintesis proteoglikan dan kolagen. Walaupun demikian kadar proteoglikan tetap berkurang karena dirusak oleh enzim lisosom. Jika tidak diobati. endapan kristal akan menyebabkan kerusakan hebat pada sendi dan jaringan lunak. Dengan demikian serat-serat kolagen menjadi lebih peka terhadap gesekan-gesekan yang terjadi.2. deformitas. Kristal-kristal berbentuk jarum ini mengakibatkan reaksi peradangan yang menimbulkan nyeri hebat.3. yaitu : 1.

gerakan sendi berkurang. Mortalitas meningkat pada obesitas. . Serangan ini dapat dipicu oleh :  Pembedahan  Trauma  Obat-obatan  Alkohol  Stres emosional Serangan gout akut akan pulih tanpa pengobatan. 3. dan osteoarthritis. 4. dan penonjolan/pembesaran sendi. Terjadi demam dan peningkatan jumlah leukosit. infark miokard.0 mg/dL Perempuan : 4. dalam tahap ini pasien tidak menunjukkan gejala-gejala. Umumnya terjadi serangan gout berulang dalam waktu kurang dari 1 tahun bagi pasien yang tidak diobati. resiko paskapembedahan. diabetes melitus. Arthritis bersifat monoartikular dan peradangan lokal.Nilai normal asam urat serum pada laki-laki : 5. dapat terjadi pada sendisendi yang lain. Arthritis gout akut Terjadi awitan mendadak pembengkakan dan nyeri luar biasa pada sendi ibu jari kaki dan sendi metatarsophalangeal. Tofi (deposit natrium) yang terbentuk akibat insolubilitas relatif asam urat. batu empedu. terjadi peradangan kronik akibat kristal-kristal asam urat dan mengakibatkan nyeri. Hanya 20% yang berlanjut menjadi serangan gout akut. varises vena. Pada wanita terjadi peningkatan insidensi hirsutisme dan kanker payudara serta endometrium. hernia. Interkritis Tidak terdapat gejala-gejala pada masa ini dan dapat berlangsung selama beberapa bulan hingga tahun. dan terjadi kekakuan.1 + 1. komplikasi meliputi hipertensi. PROGNOSIS Sendi yang sakit dan dibebani dapat timbul rasa nyeri yang parah. hernia hiatus. Berlanjut menjadi Low back pain lebih sering terjadi pada usia lanjut.0 mg/dL Nilai ini meningkat 9-10 mg/dL pada seseorang dengan gout. 2. memakan waktu 10-14 hari. kaku.0 + 1. sakit. Gout kronik Timbunan asam urat terus bertambah.