Albumin Albumin adalah protein yang larut air, membentuk lebih dari 50% protein plasma, ditemukan hampir

di setiap jaringan tubuh. Albumin diproduksi di hati, dan berfungsi untuk mempertahankan tekanan koloid osmotik darah sehingga tekanan cairan vaskular (cairan di dalam pembuluh darah) dapat dipertahankan. Nilai normal : Dewasa Anak Bayi Bayi baru lahir 3,8 4,0 4,4 2,9 5,1 5,8 5,4 5,4 gr/dl gr/dl gr/dl gr/dl

Penurunan albumin mengakibatkan keluarnya cairan vascular (cairan pembuluh darah) menuju jaringan sehingga terjadi oedema (bengkak). Penurunan albumin bisa juga disebabkan oleh : 1. Berkurangnya sintesis (produksi) karena malnutrisi, radang menahun, sindrom malabsorpsi, penyakit hati menahun, kelainan genetik. 2. Peningkatan ekskresi (pengeluaran), karena luka bakar luas, penyakit usus, nefrotik sindrom (penyakit ginjal). NATRIUM (Na) Natrium adaiah salah satu mineral yang banyak terdapat pada cairan elektrolit ekstraseluler (di luar sel), mempunyai efek menahan air, berfungsi untuk mempertahankan cairan dalam tubuh, mengaktifkan enzim, sebagai konduksi impuls saraf. Nilai normal dalam serum : Dewasa Anak Bayi 135-145 mEq/L 135-145 mEq/L 134-150 mEq/L

Nilai normal dalam urin : 40 - 220 mEq/L/24 jam Penurunan Na terjadi pada diare, muntah, cedera jaringan, bilas lambung, diet rendah garam, gagal ginjal, luka bakar, penggunaan obat diuretik (obat untuk darah tinggi yang fungsinya mengeluarkan air dalam tubuh). Peningkatan Na terjadi pada pasien diare, gangguan jantung krohis, dehidrasi, asupan Na dari makanan tinggi,gagal hepatik (kegagalan fungsi hati), dan penggunaan obat antibiotika, obat batuk, obat golongan laksansia (obat pencahar).

1

rata-rata 40 mEq/L atau 25 -120 mEq/24 jam wa laupun masukan kalium rendah.cedera kepala. luka bakar. produk awetan (cornedbeef./. Nilai normal : Dewasa Anak Bayi 3. dehidrasi. diuretik. bilas lambung. dan Iain-Iain. 90% dikeluankan melalui urin. muntah.5. keju. luka pembedahan. KLORIDA (Cl) Merupakan elektrolit bermuatan negatif. berperan penting dalam keseimbangan cairan tubuh.5 . penggunaan obatThiazid. kacangkacangan. infeksi akut. histamine. Penurunan kalium (hipokalemia) terjadi jika masukan kalium dari makanan rendah. Klorida sebagian besar terikat dengan natrium membentuk NaCI (natrium klorida). diare. dan IainIain.penggunaan obat kortison.).Sumber garam Na yaitu: garam dapur. pengeluaran lewat urin meningkat.8 mEq/L 3.6 . terlalu banyak keringat. diet rendah garam. sari buah. banyak terdapat pada cairan ekstraseluler (di luar sel). dan Iain-Iain. Nilai normal : Dewasa Anak Bayi Bayi baru lahir 95-105 mEq/L 98-110 mEq/L 95 -110 mEq/L 94-112 mEq/L Penurunan klorida dapat terjadi pada penderita muntah. gagal jantung kronis. tidak berada dalam serum. penggunaan obat terutama golongan sefalosporin.5. diare. saus tomat. dan Iain-Iain. acar.6 . ikan kaleng. KALSIUM (Ca) 2 . Peningkatan klorida terjadi pada penderita dehidrasi.8 mEq/L Peningkatan kalium (hiperkalemia) terjadi jika terdapat gangguan ginjal. asetazolamid. KALIUM (K) Kalium merupakan elektrolit tubuh yang terdapat pada cairan vaskuler (pembuluh darah).buah ceri. peningkatan natrium. epinefrin. dan Iain-lain. terasi. gangguan ginjal. Makanan yang mengandung kalium yaitu buah-buahan. dan Iain-Iain. keseimbangan asam-basa dalam tubuh.5.0 mEq/L 3.

Nilai normal gula darah puasa : Dewasa Anak Bayi baru lahir 70 -110 mg/dl 60-100 mg/dl 30-80 mg/dl OSTAT SPESIFIK ANTIGEN (PSA) PSA adalah glikoprotein dari jaringan prostat yang meningkat jika terjadi hipertropi (pembesaran) dan meningkat lebih tinggi lagi pada penderita kanker prostat. PEMERIKSAAN KADAR GULA DARAH Pemeriksaan terhadap kadar gula dalam darah vena pada saat pasien puasa 12 jam sebelum pemeriksaan (gula darah puasal nuchter) atau 2 jam setelah makan (gula darah post prandial). dan ginjal. insulin.4 -14 mg/dl. kehamilan. Selain itu. Nilai normal : Dewasa Anak Bayi Bayi baru lahir 9-11 mg/dl (di serum) . Selain itu penurunan kalsium juga dapat dipicu oleh penggunaan obat pencahar. Penurunan kalsium dapat terjadi pada kondisi malabsorpsi saluran cerna. 200 300 mg/24 jam (di urin & diet tinggi Ca) 9 -11. Pemeriksaan PSA pada pasien kanker prostat ini berfungsi untuk memonitor perkembangan sel kanker. namun pemeriksaan kombinasi keduanya akan lebih akurat. berperan dalam keseimbangan elektrolit. obat maag. kelebihan vitamin D. <150 mg/24 jam (di urin & diet rendah Ca) . Peningkatan kalsium terjadi karena adanya keganasan (kanker) pada tulang. olah raga berlebihan. paru. pecandu alkohol. radang pankreas.Merupakan elektrolit dalam serum. diare. dan dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi gangguan hormon tiroid dan paratiroid. adanya batu ginjal.5 mg/dl 10 -12 mg/dl 7. gagal ginjal kronis. pencegahan tetani. Pemeriksaan ini lebih sensitif daripada fosfatase prostat. kandung kemih. payudara. Nilai rujukan : Tidak ada kelainan prostat Pembesaran prostat jinak 0-4 ng/ml 4 -19 ng/ml 3 . dan Iain-Iain. juga dapat memacu peningkatan kadar kalsium dalam tubuh. infeksi yang luas. kekurangan asupan kalsium dan vitamin D. dan Iain-Iain. luka bakar.

dan Iain-lain.0 – 5.0 1.0 – 16. Hasil dinyatakan dengan : Negatif Positif 1 Positif 2 Positif 3 Positif 4 (+) (++) (+++) (++++) jika jika jika jika jika warna warna warna warna warna tetap (tidak ada glukosa) hijau kekuningan dan keruh (terdapat 0.Reduksi (+) dalam unn menunjukkan adanya hiperglikemia (tingginya kadar gula dalam darah) di atas 170mg%.0 – 40.3.Kanker prostat 10-20 ng/ml PEMERIKSAAN REDUKSI Pemeriksaan untuk mendeteksi adanya glukosa dalam urin dengan menggunakan reagen Benedict. karena nilai ambang batas ginjal untuk absorpsi glukosa adalah 170 mg%.0 (L) 40 – 50 (P) 45 – 55 (L) 4 .0 – 6. dan Iain-Iain.0 – 3.0 – 8.5% glukosa) Janin dan kecacatan fisik setelah lahir.0 2.5 – 5. hydrocephalus.0 (P) 13.0 – 14.0 2.0 (P) 4.5 (L) 12.5% glukosa) jingga seperti lumpur keruh (terdapat 2 .0 – 1. Jika hasii pemeriksaan reduksi (+) disertai hiperglikemia maka menandakan adanya penyakit Diabetes Mellitus. Laboratorium Darah Ukuran Eritrosit (sel darah merah) Hemoglobin (Hb) Hematokrit Hitung Jenis Basofil Eosinofil Batang1 Segmen1 Limfosit Monosit % % % % % % 0. Fehling. dengan gejala retinitis.0 20. microcephalus.0 – 70.0 Satuan juta/µl g/dL % Nilai Rujukan 4.5% glukosa) merah keruh (terdapat > 3.5 -1% glukosa) kuning keruh (terdapat 1 -1.0 50.

Laju endap darah (LED) Leukosit (sel darah putih) MCH/HER MCHC/KHER MCV/VER Trombosit mm/jam 103/µl pg g/dL fl 103/µl < 15 (P) < 10 (L) 5.0–75.0 (W) .4 – 7.5 – 5. Kadang kala dilaporkan persentase neutrofil saja.0 Profil Lipid Ukuran Kolesterol total HDL LDL Trigliserid Satuan mg/dL mg/dL mg/dL mg/dL Nilai Rujukan 150 – 200 45 – 65 (P) 35 – 55 (L) < 100 (Direk) 120 – 190 Lain-lain Ukuran Glukosa (darah.0 – 10.0 27 – 31 32 – 36 80 – 96 150 – 400 Catatan: Batang dan segmen adalah jenis neutrofil.4 – 5.0 persen Fungsi Ginjal Ukuran Kreatinin Darah Urea Natrium Klorida Kalium Satuan U/L mg/dL mmol/L mmol/L mmol/L Nilai Rujukan 60 – 150 (P) 70 – 160 (L) 8 – 25 135 – 145 94 – 111 3.7 (P) 3. puasa) Amilase Asam Urat Waktu Protrombin Satuan mg/dL U/L mg/dL 5 Nilai Rujukan 70 – 100 30 – 130 2. dengan nilai rujukan 50.

7 – 14.3 10.0 COI (ECLIA) NEGATIF : < 1.0 S/CO atau < 1. < 5 LPB Silinder.001-1.0 COI (EIA) NEGATIF : < 1.0 S/CO atau < 1.0 Protein : < 30 mg/dl Urobilinogen : < 1.9 – 15.035 pH : 4.5 NEGATIF : < 1.0 COI (EIA) Pemeriksaan URINE (AIR KENCING) Glucose : Negatif Billirubin : Negatif Keton : < 5 mg/dl Berat Jenis : 1. Kristal dan Bakteri .0 EU/dl Nitrit : Negatif Blood : Negatif Leukosit : Negatif Sedimen Sel epitel : Negatif Leukosit .Kontrol HBsAg Anti HAV Ig M - Anti HCV 10.6 – 8.0 COI POSITIF : >= 1. < 5 LPB Eritrosit . Negatif 6 .

HEMATOKRIT (HMT) Hematokrit menunjukkan persentase zat padat (kadar sel darah merah. mainutrisi. Hal ini terjadi karena adanya perembesan (kebocoran) cairan ke luar dari pembuluh darah sementara jumlah zat padat tetap. Nilai normal HMT : Anak Pria dewasa Wanita dewasa 33 -38% 40 .ooo/Mel darah. Nilai normal Hb : Wanita Pria Anak Bayi baru lahir 12-16 gr/dL 14-18 gr/dL 10-16 gr/dL 12-24gr/dL Penurunan Hb terjadi pada penderita: anemia penyakit ginjal. gagalginjal kronik. dan pemberian cairan intra-vena (misalnya infus) yang berlebihan. Peningkatan Hb terjadi pada pasien dehidrasi. leukemia. Jumlah normal pada tubuh manusia adalah 200. kekurangan vitamin B dan C. Selain itu dapat pula disebabkan oleh obat-obatan tertentu seperti antibiotika.Diagnosa DBD (Demam Berdarah Dengue) diperkuat dengan nilai HMT > 20 %. antineoplastik (obat kanker). Kualitas darah dan warna merah pada darah ditentukan oleh kadar Hemoglobin. Biasanya dikaitkan dengan penyakit demam berdarah. dan Iain-Iain) dengan jumlah cairan darah. dan luka bakar. kehamilan. ulkuspeptikum (penyakit tukak lambung).000-400.HB (HEMOGLOBIN) Hemoglobin adalah molekul di dalam eritrosit (sel darah merah) dan bertugas untuk mengangkut oksigen. indometasin (obat antiradang). Semakin tinggi persentase HMT berarti konsentrasi darah makin kental. penyakit paru obstruktif menahun (COPD).48 % 37 . 7 . Penurunan sampai di bawah 100. aspirin. Obat yang dapat meningkatkan Hb yaitu metildopa (salah satu jenis obat darah tinggi) dan gentamicin (Obat untuk infeksi pada kulit TROMBOSIT (PLATELET) Trombosit adalah komponen sel darah yang berfungsi dalam proses menghentikan perdarahan dengan membentuk gumpalan. anemia.000 permikroliter (Mel) berpotensi terjadi perdarahan dan hambatan perm. gagal jantung kongestif.43 % Penurunan HMT terjadi pada pasien yang mengalami kehilangan darah akut (kehilangan darah secara mendadak. misal pada kecelakaan). maka darah menjadi lebih kental.bekuan darah.

alkoholik. LEUKOSIT (SEL DARAH PUTIH) Leukosit adalah sel darah putih yang diproduksi oleh jaringan hemopoetik yang berfungsi untuk membantu tubuh melawan berbagai penyakit infeksi sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh. efek pembedahan. terutama penyakit infeksi. dan Iain-Iain.12.kemoterapi kanker. Salah satu jenis leukosit yang cukup besar.000/mm3 Peningkatan jumlah leukosit (disebut Leukositosis) menunjukkan adanya proses infeksi atau radang akut. dan Iain-Iain. alopurinol. Hitung Jenis Leukosit (Diferential Count) Hitung jenis leukosit adalah penghitungan jenis leukosit yang ada dalam darah berdasarkan proporsi (%) tiap jenis leukosit dari seluruh jumlah leukosit. dan Iain-Iain. prokainamid. leukemia. Tipe leukosit yang dihitung ada 5 yaitu neutrofil.eklampsia (komplikasi pada kehamilan). Nilai normal : Bayi baru lahir Bayi/anak Dewasa 9000 -30. antibiotika (penicillin. kanamycin. Selain itu juga dapat disebabkan obat-obatan. apendiksitis akut (radang usus buntu). sulfonamide (obat anti infeksi terutama yang disebabkan oleh bakter). radang. terutama asetaminofen (parasetamol). meningitis (radang selaput otak). malaria. eritromycin. antibiotika terutama ampicilin. tuberculosis. kloramfenikol). diare berat.misalnya pneumonia (radang paru-paru). monosit. eosinofil. antidiabetika oral. dan mampu bergerak aktif dalam pembuluh darah maupun di luar pembuluh darah. cephalosporin. Penurunan jumlah Leukosit (disebut Leukopeni) dapat terjadi pada infeksi tertentu terutama virus. Hasil pemeriksaan ini dapat menggambarkan secara spesifik kejadian dan proses penyakit dalam tubuh. Peningkatan jumlah neutrofil biasanya pada kasus infeksi akut. apendiksitis (radang usus buntu). dan Iain-Iain.Peningkatan HMT terjadi pada dehidrasi. kerusakan jaringan. basofil. anemia defisiensi besi. Penurunan jumlah neutrofil terdapat pada infeksi virus. streptomycin.000 /mm3 9000 . dan luka bakar. dan Iain-Iain. Neutrofil paling cepat bereaksi terhadap radang dan luka dibanding leukosit yang lain dan merupakan pertahanan selama fase infeksi akut. EOSINOFIL 8 . tonsilitis. dan Iain-Iain. Selain itu juga dapat disebabkan oleh obat-obatan misalnya aspirin. dan limfosit.000/mm3 4000-10. yaitu 2x besarnya eritrosit (se! darah merah).

parasit (misalnya cacing). dan terlibat dalam reaksi alergi jangka panjang seperti asma.8% dari jumlah seluruh leukosit.4% Peningkatan eosinofil terdapat pada kejadian alergi. Nilai normal: 20 . dan jumlahnya 1 .Nilai normal dalam tubuh: o -1% Peningkatan basofil terdapat pada proses inflamasi(radang). otak. Penurunan eosinofil terdapat pada kejadian shock. terbesar dalam sirkulasi darah dan diproduksi di jaringan limpatik. dan ovarium. dan lain-lain. infeksi parasit. Nilai normal dalam tubuh: 1 . Penurunan basofil terjadi pada penderita stres. dan kehamilan LIMPOSIT Salah satu leukosit yang berperan dalam proses kekebalan dan pembentukan antibodi. dan fase penyembuhan infeksi. infeksi kronik. dan Iain-Iain. dan luka bakar. gagal ginjal. infeksi virus. kanker. Peningkatan limposit terdapat pada leukemia limpositik. BASOFIL Basofil adalah salah satu jenis leukosit yang jumlahnya 0. Sel darah merah aktif selama 120 hari sebelum akhirnya dihancurkan. Penurunan monosit terdapat pada leukemia limposit dan anemia aplastik.Eosinofil merupakan salah satu jenis leukosit yang terlibatdalam alergi dan infeksi (terutama parasit) dalam tubuh. stres. kankertulang. Peningkatan monosit terdapat pada infeksi virus. reaksi hipersensitivitas (alergi). dan Iain-Iain. anemia aplastik. Eritrosit adalah jenis se) darah yang paling banyak dan berfungsi membawa oksigen ke jaringan tubuh. Nilai normal dalam tubuh: 2 .5 -1% dari seluruh jumlah leukosit.35% dari seluruh leukosit. MONOSIT Monosit merupakan salah satu leukosit yang berinti besar dengan ukuran 2x lebih besar dari eritrosit sel darah merah). leukemia. testis. dan Iain-Iain. Pada orang yang tinggal di dataran tinggi yang memiliki kadar oksigen rendah 9 . ERITROSIT Sel darah merah atau eritrosit berasal dari Bahasa Yunani yaitu erythros berarti merah dan kytos yang berarti selubung. Penurunan limposit terjadi pada penderita kanker.2% dari seluruh jumlah leukosit. alergi kulit.

5 kali nilai normal. Jika masa pembekuan >2.maka cenderung memiliki sel darah merah lebih banyak.4 jt/mm3 MASA PERDARAHAN Pemeriksaan masa perdarahan ini ditujukan pada kadar trombosit. dan TBC. misal jika ada pembengkakan). penggunaan pil KB.000 mg/dl). leukemia.6 . ketidaknormalan pembuluh darah. Perpanjangan masa pembekuan terjadi pada penderita penyakit hati.6. vitamin K. Nilai normal eritrosit : Pria Wanita 4. Penurunan masa pembekuan terjadi pada penyakit infark miokard (serangan jantung). kekurangan faktor pembekuan darah. obat antikoagulan warfarin (anti penggumpalan darah). 10 . Hal ini untuk memonitor penggunaan antikoagulan oral (obat-obatan anti pembekuan darah).5. dan leukemia. dextran. anemia aplastik. terutama pada penyakit kronis seperti Arthritis Rheumatoid (rematik). Peningkatan LED terjadi pada infeksi akut lokal atau sistemik (menyeluruh). maka potensial terjadi perdarahan. penyakit hati tingkat berat.2 jt/mm3 4.8 menit (Metode Lee White). diuretik (obat yang berfungsi mengeluarkan air. Nilai normal : dengan Metode Ivy dengan Metode Duke 3-7 menit 1-3 menit Waktu perdarahan memanjang terjadi pada penderita trombositopeni (rendahnya kadar trombosit hingga 50.Normalnya darah membeku dalam 4 . gagal jantung kongestif. dan Iain-Iain. ketidaknormalan fungsi trombosit. Masa Pembekuan Merupakan pemeriksaan untuk melihat berapa lama diperlukan waktu untuk proses pembekuan darah. digitalis (obat jantung). LED dapat digunakan sebagai sarana pemantauan keberhasilan terapi. emboli pulmonal (penyakit paru-paru). kekurangan faktor pembekuan darah. LAJU ENDAP DARAH (LED) LED untuk mengukur kecepatan endap eritrosit (sel darah merah) dan menggambarkan komposisi plasma serta perbandingannya antara eritrosit (sel darah merah) dan plasma. dilakukan dengan adanya indikasi (tanda-tanda) riwayat mudahnya perdarahan dalam keiuarga. perjalanan penyakit. Selain itu perpanjangan waktu perdarahan juga dapat disebabkan oleh obat misalnya salisilat (obat kulit untuk anti jamur).2 .

Kekurangan G6PD merupakan kelainan genetik terkait gen X yang dibawa kromosom wanita. BMP (BONE MARROW PUNCTION) Pemeriksaan mikroskopis sumsum tulang untuk menilai sifat dan aktivitas hemopoetiknya (pembentukan sel darah). kanker. PEMERIKSAAN ALKOHOL DALAM PLASMA Pemeriksaan untuk mendeteksi adanya intoksikasi alkohol (keracunan alkohol) dan dilakukan untuk kepentingan medis dan hukum. Nilai normal dalam darah yaitu G6PD negatif Penurunan G6PD terdapat pada anemia hemolitik. kehamilan trimester II dan III. quinine.Penurunan LED terjadi pada gagal jantung kongestif. operasi. anemia sel sabit. hal ini disebut intoleransi laktosa. infeksi kronis.Selain itu penurunan LED juga dapat disebabkan oleh penggunaan obat seperti aspirin. diabetes asidosis. Penumpukan laktosa dalam usus dapat terjadi karena kekurangan enzim laktase. kortison. sirosis hati. G6PD (GLUKOSA 6 PHOSFAT DEHIDROGENASE) Merupakan pemeriksaan sejenis enzim dalam sel darah merah untuk melihat kerentanan seseorang terhadap anemia hemolitika. Nilai normal rasio M-E (myeloid-eritrosit) atau perbandingan antara leukosit berinti dengan eritrosit berinti yaitu 3 :1 atau 4 :1 HEMOSIDERIN/FERITIN Hemosiderin adalah cadangan zat besi dalam tubuh yang diperlukan untuk pembentukan hemoglobin. dan flatus (kentut) terus-menerus. Pemeriksaan ini ditujukan untuk mengetahui ada tidaknya kekurangan zat besi dalam tubuh yang mengarah ke risiko menderita anemia. Laktosa oleh enzim usus akan diubah menjadi glukosa dan galaktosa. dan hipo-glikemia (rendahnya kadar gula dalam darah).trauma. asetanilid. pankreatitis akut (radang pankreas). PEMERIKSAAN TOLERANSI LAKTOSA Laktosa adalah gula sakarida yang banyak ditemukan dalam produk susu dan olahannya. sehingga menimbulkan diare. luka bakar. dalam 11 . gastritis (radang lambung). dan angina pektoris (serangan jantung). kejang abdomen (kejang perut). etambutol. Peningkatan G6PD dapat juga terjadi karena obat-obatan seperti aspirin. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan pada penderita yang dicurigai menderita leukemia. Peningkatan alkohol darah melebihi 100 mg/dl tergolong dalam intoksikasi alkohol sedang berat dan dapat terjadi pada peminum alkohol kronis. malnutrisi. kekurangan asam folat. asam askorbat (vitamin C) vitamin K. infeksi virus. kekurangan faktor pembekuan. infeksi bakteri.

rangka. infark miokard (serangan jantung). Peningkatan LDH menandakan adanya kerusakan jaringan. Peningkatan dalam serum darah menunjukkan adanya trauma atau kerusakan hati. Nilai normal: 80 . Hal ini dapat diatasi dengan sedikit demi sedikit membiasakan konsumsi produk susu. dan tersebar luas pada jaringan terutama ginjal.d. 31 U/L Pemeriksan ini bertujuan untuk mendeteksi adanya intoleransi laktosa dengan cara memberi minum laktosa Peningkatan SGOT <3x normal = terjadi karena radang otot jantung. dan apabila glukosa sewaktu <20 mg/dl dari kadar gula darah puasa. yang berada pada serum dan jaringan terutama hati dan jantung. Peningkatan SGOT >5x normal = kerusakan sei-sel hati. dan Iain-lain. dan otot jantung. SGPT (Serum Glutamik Pyruvik Transaminase) Merupakan enzim transaminase yang dalam keadaan normal berada dalam jaringan tubuh terutama hati. gagal jantung kongestif.5 mg/dl 12-40 mg/dl LDH (LAKTAT DEHIDROGENASE) Merupakan salah satu enzim yang melepas hidrogen. LDH akan meningkat sampai puncaknya 24-48 jam setelah infark miokard (serangan jantung) dan tetap normal 1-3 minggu kemudian. dan Iain-lain.jumlah besar kemudian diperiksa kadar gula darah . Nilai normal : dalam plasma dalam urin < 0. pankreatitis akut (radang pankreas). infark paru. hati.37 U/L s. dan Iain-lain. Nilai normal : Pria sampai dengan 42 U/L 12 . berarti terjadi intoleransi glukosa. Pelepasan SGOT yang tinggi dalam serum menunjukkan adanya kerusakan pada jaringan jantung dan hati. Peningkatan SGOT 3-5X normal = terjadi karena sumbatan saluran empedu. Apabila nilai glukosa darah sewaktu >20 mg/dl dari nilai gula darah puasa berarti laktosa diubah menjadi glukosa atau toleransi laktosa. sirosis hepatis.d. Sebaiknya menghindari konsumsi produk susu. Nilai normal : Pria Wanita s.240 U/L SGoT (Serum Glutamik Oksoloasetik Transaminase) Merupakan enzim transaminase. tumor hati.

5.6 0. diabetes mellitus berat. penyebaran kanker. Asam urat sebagian besar diproduksi di hati dan diangkut ke ginjal. jeroan. hepatitis kronik aktif.0. probenesid.4 . ragi.3 mg/dl 2.5 -1 gr/hari. serta asupan dari makanan. dan Iain-Iain.5 0. Asam urat dalam urin akan membentuk kristal/batu dalam saluran kencing. latihan yang berat.3X normal terjadi pada pankreatitis.10x normal terjadi pada infeksi mond nuklear. hepatitis toksis.750 mg/24 (darah) (darah) (darah) (darah) jam (urin) Peningkatan kadar asam urat terjadi pada alkoholik.4 0.Purin terdapat dalam makanan antara lain: daging.9 mg/dl -1.7. ASAM URAT Asam urat merupakan produk akhir metabolisme purin (bagian penting dari asam nukleat pada DNA dan RNA).2 mg/dl -1. luka bakar. infark miokard (serangan jantung). Selain itu juga dapat disebabkan oleh obat-obatan misalnya asetaminofen. malnutrisi. Peningkatan asam urat dalam serum dan urin bergantung pada fungsi ginjal.5 mg/dl 2.Wanita sampai dengan 32 U/L Peningkatan >20x normal terjadi pada hepatitis virus.5 . leukemia.aspirin jangka panjang. kacang-kacangan.7 .1. Asupan purin normal melalui makanan akan menghasilkan 0. vitamin C. Nilai normal dalam darah : Pria Wanita Anak Bayi 0.8 . kehamilan. keracunan timah hitam. dan Iain-Iain.8. Ditemukan dalam otot rangka dan darah. melinjo dan hasil olahannya.3 mg/dl .8.7 mg/dl 13 . Nilai normal : Pria Wanita Anak Lansia Dewasa 3. Peningkatan dalam serum tidak dipengaruhi oleh asupan makanan dan cairan. sirosis empedu. Obat-obat yang dapat menurunkan asam urat adalah allopurinol. gagal jantung kongestif.5 . Peningkatan 3 .5 mg/dl 3. dibuang melalui urin. Beberapa individu dengan kadar asam urat >8mg/dl sudah ada keluhan dan memerlukan pengobatan.5 mg/dl 250 . metabolisme purin. Pergantian purin dalam tubuh berlangsung terus-menerus dan menghasilkan banyak asam urat walaupun tidak ada input makanan yang mengandung asam urat. Peningkatan 1 . gagal ginjal. Kreatinin Merupakan produk akhir metabolisme kreatin otot dan kreatin fosfat (protein) diproduksi dalam hati. Penurunan asam urat terjadi pada anemia kekurangan asam folat.diuretik.

Pada orang normal. BUN (BLOOD UREA NITROGEN) BUN adalah produk akhir dari metabolisme protein.diabetes mellitus tak terkontrol. Dari golongan obat. antibiotik golongan sefalosporin. dan Iain-Iain. serangan jantung.Bayi baru lahir 0. Nilai normal : Dewasa Anak Bayi 5-25 mg/dl 5-20 mg/dl 5-15 mg/dl Rasio nitrogen urea dan kreatinin = 12 :1 . Trigliserida ini merupakan penyebab utama penyakit penyumbatan arteri dibanding kolesterol. metformin (obata anti diabetik oral). Obat-obatan yang dapat menurunkan trigliserida yaitu asam askorbat (vitamin C). ureum dikeluarkan melalui urin. 14 . kehamilan. kanker. kongenital (kelainan sejak lahir).aminoglikosid. Peningkatan kadar trigliserida terjadi pada hipertensi (penyakit darah tinggi). Obatobatan yang dapat meningkatkan kadar kreatinin nyaitu vitamin C. diet tinggi karbohidrat. Nilai normal : Bayi Anak Dewasa muda Tua (>50 tahun) 5-4o mg/dl 10-135 mg/dl s/dl50 mg/dl s/d 190 mg/dl Penurunan kadartrigliserid serum dapatterjadi karena malnutrisi protein. sumbatan pembuluh darah otak. konsumsi daging sapi tinggi.8 -1. dibuat oleh hati. yang dapat meningkatkan trigliserida yakni pil KB terutama estrogen. Hal ini dapat terjadi pada penderita gagal ginjal.20 :1 Pemeriksaan Trigliserida Merupakan senyawa asam lemak yang diproduksi dari karbohidrat dan disimpan dalam bentuk lemak hewani.4 mg/dl Peningkatan kreatinin dalam darah menunjukkan adanya penurunan fungsi ginjal dan penyusutan massa otot rangka.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful