1.

FLUIDA
Secara mikroskopis, zat dapat dikelompokan menjadi zat padat dan zat cair (Fluida). istilah Fluida meliputi zat cair dan gas, karena mempunyai satu kesamaan sifat yaitu dapat mengalir. Jadi Fluida adalah suatu zat yang dapat mengalir. Fluida terbagi menjadi 2 yaitu fluida statis dan fluida dinamis.

A. FLUIDA STATIS
Fluida statis adalah fluida yang berada dalam keadaan diam. Fluida statis memiliki karakteristik tertentu sebagai berikut :

1. Massa Jenis (Kerapatan)
Perbandingan antara suatu benda dengan benda lain yang memiliki volume yang sama ditentukan oleh kerapatan partikel pada zat benda tersebut. Kerapatan partikel dalam suatu zat disebut massa jenis atau Densitas. Sedangkan massa jenis itu sendiri adalah massa zat per satuan volume.

ρ = Massa Jenis (kgm-3)
m = Massa (kg) V = Volume (m3)

Latihan soal : Sebuah balok berukuran panjang 5 cm, lebar 3,5 cm dan tinggi 2,5 cm memiliki massa 750 gr, berapakah massa jenisnya ?

2. Tekanan
Tekanan adalah gaya yang bekerja pada suatu bidang per satuan luas bidang Besar kecilnya tekanan bergantung pada gaya dan luas bidang tekan. Jika gaya bekerja pada bidang yang luas maka tekanannya kecil, begitu juga sebaliknya. dengan: P = Tekanan (Nm-2 atau Pascal) F = Gaya (N) A = Luas bidang tekan (m2)

1

Modul Fisika XI, Osa Pauliza

| SMKN I KATAPANG

Tekanan Hidrostatik Tekanan Hidrostatik adalah tekanan yang dimiliki oleh fluida yang diam. Osa Pauliza | SMKN I KATAPANG . Ph = Tekanan Hidrostatik (Pascal atau Nm-2) ρ = Massa Jenis (kgm-3) g = Percepatan gravitasi (ms-2) h = Kedalaman air dari permukaan air (m) PO h A Persamaan untuk Tekanan Hidrostatik suatu titik didalam fluida pada jarak h dari permukaan zat cair adalah : Ph = Tekanan Hidrostatik (Pascal atau Nm-2) Po = Tekanan udara luar / atmosfer (Pa atau Nm-2) ρ = Massa Jenis (kgm-3) g = Percepatan gravitasi (ms-2) h = Kedalaman air dari permukaan air (m) Contoh Soal : Sebuah bak mandi berbentuk persegi panjang memiliki panjang = 2m. tentukan : a. Jawab : a. Bak air tersebut berisi 50 liter air (ρair = 103 kgm-3) jika g = 10 ms-2. Tekanan akibat pengaruh gaya gravitasi bumi ini disebut Tekanan Hidrostatik (Ph). Fluida yang dipengaruhi gaya gravitasi akan memiliki berat (W) sehingga menimbulkan tekanan. Besar gaya hidrostatik pada dasar bak tersebut. Tekanan hidrostatik pada dasar bak. lebar = 1 m.Latihan soal : Sebuah lemari dengan berat 10 kg memiliki 4 kaki yang luas penampangnya masing-masing adalah 20-3m2. b. dan tinggi = 0. Luas alas = panjang x lebar A=pxl 2 Modul Fisika XI. Tekanan Hidrostatik ditentukan oleh kedalaman fluida yag diukur dari permukaan dan tidak tergantung pada luas penampang wadah fluida tersebut.5 m. tentukan tekanan kursi terhadap lantai jika percepatan gravitasi 10 ms-2 ! 3.

05 m3 Jadi. menurut Hukum Hidrostatik berlaku : ρA = Massa Jenis fluida A (kgm-3) ρB = Massa Jenis fluida B (kgm-3) h1 = Ketinggian fluidaA (m) h1 = Ketinggian fluida B (m) Minyak (B) Air (A) Latihan soal : Pipa berbentuk U diisi dengan air (ρair = 103 kgm-3) kemudian. Maka. pada salah satu kakinya diisi minyak setinggi 25 cm hingga selisih permukaan zat cair pada kedua kaki 5 cm. Tekanan Hidrostatik pada dasar ember b. b.A = 2 m x 1 m = 2 m2 V = 50 liter = 0. Osa Pauliza | SMKN I KATAPANG . Penerapan hukum Hidrostatik adalah menentukan massa jenis suatu zat cair. Hukum Hidrostatik Hukum Hidrostatik berbunyi : “Tekanan Hidrostatik pada sembarang titik yang terletak pada bidang mendatar didalam zat cair yang sejenis dalam keadaan seimbang adalah sama”. F = ρ g h A = P A F = 250 Pa x 2 m2 = 500 N Latihan soal : Sebuah ember berdiameter 70 cm di isi air sebanyak 12 Liter (ρair = 103 kgm-3) jika g = 10 ms-2. tentukan : a. yaitu degan menggunakan pipa U. tentukan massa jenis minyak pada pipa tersebut ! 3 Modul Fisika XI. Besar gaya Hidrostatik pada dasar ember tersebut 4.

Hukum Archimedes Gaya Archimedes atau gaya keatas adalah gaya total yang menahan benda dalam fluida. Hukum Pascal Bunyi Hukum Pascal adalah “Tekanan yang diberikan kepada fluida dalam ruang tertutup akan diteruskan kesegala arah dan sama besar. Osa Pauliza | SMKN I KATAPANG .5.” Tekanan pada penampang kecil akan diteruskan oleh fluida sehingga menimbulkan tekanan pada penampang besar. jika piston kecil diberi gaya 140 N. Sehingga dapat digunakan untuk mengangkat beban yang lebih berat pada penampang besar Penerapan Hukum Pascal diantaranya adalah pada dongkrak Hidrolik. Secara matematis dirumuskan sebagai berikut : FA = Gaya Archimedes / Gaya Keatas (N) V ρf = Massa Jenis Fluida (kgm-3) g = Percepatan gravitasi (ms-2) V = Volume benda yang tercelup / yang dipindahkan oleh benda (m3) Dengan demikian bunyi Hukum Archimedes adalah : 4 Modul Fisika XI. rem Hidrolik. dan pompa Hidrolik. Latihan soal : Sebuah pompa Hidrolik memiliki jari-jari pada piston kecil 5 cm dan jari-jari pada piston besar 10 cm. Perhatikan gambar berikut : F1 = Gaya awal (N) F2 = Gaya yang ditimbulkan (N) A1 = Luas penampang 1 (m2) A2 = Luas penampang 2 (m2) Gaya yang diberikan pada penampang kecil (F1) yang relatif kecil akan menghasilkan gaya pada penampang besar (F2) yang lebih besar. berapa gaya pada piston besar ? 6.

VB : ρB = ρF : ρF < ρB VBF = Volume benda dalam fluida (m3) VB = Volume benda seluruhnya (m3) Dari persamaan diatas didapat rumus sebagai berikut : ρB = Massa Jenis benda (kgm-3) ρF = Massa Jenis Fluida (kgm-3) Latihan soal : Sebuah bola berdiameter 20 cm. Latihan : tetesan zat air selalu berbentuk bola hal ini di akibatkan gaya kohesi yang besar sehingga tetesan air cenderung memperkecil permukaannya. karena pada permukaan zat cair terdapat tegangan permukaan.  Gaya adhesi adalah gaya tarik menarik antara partikel yang berbeda jenis. Hitunglah gaya keatas (Archimedes) yang dialami oleh bola tersebut jika ρair = 103 kgm-3 dan g = 10 ms-2 ? 7.” Terdapat 3 kemungkinan jika suatu benda dimasukan kedalam zat cair. Persamaannya adalah : γ = Tegangan permukaan (Nm-1) F = Gaya (N) ℓ = Panjang (garis) pada permukaan (m) Gaya Kohesi dan Adhesi  Gaya kohesi adalah gaya tarik menarik antara partikel yang sejenis.“Jika sebuah benda dicelupkan sebagian atau seluruhnya kedalam zat cair maka akan mengalami gaya keatas yang sama besarnya dengan berat zat cair yang dipindahkan. Misalnya serangga yang mengapung di atas air. Terapung b. VF = ρB . dicelupkan kedalam kolam. Osa Pauliza | SMKN I KATAPANG . yaitu : a. 5 Modul Fisika XI. Tenggelam : ρF . Tegangan Permukaan Tegangan permukaan (γ ) adalah gaya yang bekerja per satuan panjang pada permukaan dan cenderung menarik permukaan sehingga menutup. Melayang c.

gaya kohesi lebih kecil dibandingkan gaya adhesi sehingga air cenderung membasahi dinding dan membuat permukaan cekung. Kapilaritas Kapilaritas adalah fenomena naik atau turunnya permukaan zat cair dalam suatu pipa kapiler (pipa yang memiliki luas penampang yang sangat sempit). zat cair terhadap garis vertikal. 9. Pada air. Sudut kontak adalah sudut yang dibentuk oleh kelengkungan permukaan. Peristiwa kapiler disebabkan oleh adanya gaya adhesi dan gaya kohesi yang menentukan tegangan permukaan zat cair. Sudut Kontak Meniskus adalah permukaan lengkung (cembung atau cekung) di dalam bejana yang diisi air atau raksa. Apabila suatu bejana diisi air maka air pada bejana tersebut akan membentuk meniskus cekung dan raksa akan membentuk meniskus cembung.  Naiknya air melalui pembuluh tapis dari akar sampai kedaun pada tumbuhan. sedangkan pada raksa gaya kohesi lebih besar dibandingkan gaya adhesi sehingga raksa tidak membasahi dinding bejana dan membuat permukaan cembung. Tegangan permukaan akan mempengaruhi besar kenaikan atau penurunan zat cair dalam pipa kapiler.Latihan soal : seekor serangga dengan massa 10 gr mengapung diatas air. Untuk raksa. meniskus cekung (0 < 90˚). Latihan gejala kapilaritas :  Kenaikan minyak tanah melalui sumbu kompor. jika panjang garis pada permukaan air 550 cm hitunglah tegangan permukaan diatas air tersebut ! 8.  Penghisapan air oleh kain atau kertas. Osa Pauliza | SMKN I KATAPANG . Besar sudut kontak untuk air. 6 Modul Fisika XI.. yaitu meniskus cembung (0 > 90˚). Besar kecembungan dan kecekungan permukaan pada dinding bejana ditentukan oleh sudut kontak.

pipa dimasukan ke dalam bejana berisi air. ρair = 1g cm-3 dan g = 10 ms-2 ! 10. sudut kontak permukaan zat cair sebesar 90 ˚. Latihan soal : sebuah pipa kapiler berdiameter 4 mm. Untuk mencari viskositas.072 Nm-1 . Osa Pauliza | SMKN I KATAPANG . Viskositas Viskositas adalah ukuran kekentalan fluida yang menyatakan besarnya gaya gesekan di dalam fluida. jika koefisien tegangan permukaan air adalah 0. yang dirumuskan sebagai berikut : Fs = Gaya gesekan fluida (N) r = Jari-jari benda (m) v = Kecepatan benda (ms-1) η = Viskositas fluida (Nsm-2) 7 Modul Fisika XI.h = Kenaikan / penurunan zat cair pada pipa kapiler(m) γ = Tegangan permukaan (Nm-1) θ = Sudut kontak (derajat˚) ρ = Massa Jenis (kgm-3) g = Percepatan gravitasi (ms-2) r = Jari-jari pipa kapiler (m) Untuk raksa cos θ = negatif ( 90˚ < θ < 180˚). dapat digunakan rumus berikut : η = Viskositas fluida (Nsm-2) r = Jari-jari benda (m) g = Percepatan gravitasi (ms-2) v = Kecepatan gerak benda dalam fluida (ms-1) ρB = Massa Jenis benda (kgm-3) ρF = Massa Jenis Fluida (kgm-3) Gaya gesek pada suatu fluida dinamakan gaya stoke. tanda negatif menunjukan penurunan permukaan zat cair. Tentukan tinggi kenaikan air dalam pipa.

aliran air terjun dan asap rokok. Terdapat 2 macam garis alir yaitu aliran laminer (streamline) dan aliran Turbulent. Osa Pauliza | SMKN I KATAPANG .  Non Viscous (tidak kental) Viskositas Fluida ideal = 0. yaitu aliran fluida yang melalui suatu titik tertentu akan memiliki kecepatan yang sama. sifatnya lebih kompleks dari pada Fluida Statis.  Aliran Stationer Fluida Ideal memiliki aliran Stationer. Karakteristik Fluida Dinamis yaitu : 1. FLUIDA DINAMIS Fluida Dinamis adalah Fluida yang bergerak secara terus-menerus terhadap sekitarnya . jika fluida diberi tekanan (dimampatkan) tidak akan mengalami perubahan volume atau massa jenis. sedangkan gas termasuk fluida kompresibel. Ketika bola tersebut telah bergerak lurus baraturan (mencapai kecepatan terminal) tercatat waktu 7 detik untuk jarak 20 cm jika diameter bola tersebut 4 mm. karena tidak mengalami gaya gesek antar partikel fluida sehingga Fluida Ideal memiliki aliran yang lancar. Zat cair pada umumnya bersifat inkompresibel. Aliran 8 Modul Fisika XI. Garis alir adalah lintasan yang ditempati oleh partikel-partikel fluida.Latihan soal : Sebuah bola tembaga (ρ = 6000 kgm-3) dimasukan kedalam suatu cairan dengan massa jenis 1725 kgm-3. Latihan Fluida Dinamis adalah aliran air sungai. berapakah viskositas cairan tersebut ? B.  Aliran Irotasional Aliran Fluida irotasional atau non turbulent terjadi jika aliran fluida tidak diikuti perputaran partikel-partikel Fluida. Ciri-cirinya yaitu :  Inkompresibel (tidak termampatkan) Fluida dikatakan memiliki aliran yang inkompresibel. Tetapi untuk menyederhanakan Fluida Dinamis maka perlu mengambil anggapan fluida ini. Fluida Ideal Fluida ideal dalam kenyataannya tidak ada.

dialiri air dengan kecepatan alir 5 ms-1. Adapun aliran turbulent yaitu aliran partikel yang memiliki arah gerak yang berbeda dan saling berpotongan antar garis alirnya. Q = Debit aliran Fluida (m3s-1) =Av A = Luas penampang pipa (m2) v = Kecepatan alir fluida (ms-1) Latihan soal : sebuah pipa dengan jari-jari 3 cm. Persamaan Kontinuitas Fluida Ideal tidak akan mengalami pertambahan ataupun pengurangan banyaknya fluida di suatu tempat.5 detik ? 3. 2.laminer yaitu aliran yang mengikuti suatu garis (lurus atau pun lengkung) yang jelas ujung pangkalnya. Debit Aliran Fluida Volume air yang mengalir pada suatu pipa dengan kecepatan tertentu dan dalam sekian detik dapat dirumuskan sebagai berikut : x V = Volume Fluida (m3) v = Kecepatan alir fluida (ms-1) t = waktu (s) A = Luas penampang pipa (m2) t y A v Banyaknya Fluida yang mengalir per satuan waktu disebut debit aliran atau laju aliran. 9 Modul Fisika XI. berapakah volume air yang mengalir dalam 2. aliran turbulent ditandai dengan aliran yang berputar. Osa Pauliza | SMKN I KATAPANG . Persamaan yang menghubungkan kecepatan fluida disuatu tempat dengan tempat lain yang berbeda luas penampang disebut Persamaan Kontinuitas.

Secara matematis ditulis : Atau A1 = Luas penampang 1 (m2) A2 = Luas penampang 2 (m2) V1 = Kecepatan fluida pada penampang 1 (ms-1) V2 = Kecepatan fluida pada penampang 1 (ms-1) Q1 = Debit aliran Fluida 1 (m3s-1) Q2 = Debit aliran Fluida 2 (m3s-1) Latihan soal : Berapakah kecepatan aliran air yang mengalir pada pipa A dan pipa B jika percepatan gravitasi 10 m/s2 ? 4. tampak bahwa zat cair memiliki tinggi permukaan yang sama. Dengan memperhatikan posisi (ketinggian terhadap permukaan bumi) dan kecepatan aliran fluida yang berubah. maka berlaku prinsip teorema usaha\energi. Asas Bernoulli Untuk memahami asas bernoulli fluida dalam kaadaan diam. Hal ini sesuai dengan hukum utama hidrostatik bahwa tekanan hanya tergantung pada kedalaman h dari permukaan zat cair sehingga pada titik-titik yang berbeda memiliki tekanan yang berbeda. Persamaan Bernoulli Persamaan Bernoulli merupakan pernyataan secara kuantitatif secara matematis dari asas bernoulli. Dapat disimpulkan bahwa tekanan fluida ditempat yang kecepatannya besar lebih kecil dari pada tekanan fluida ditempat yang kecepatannya kecil. sehingga dikenal dengan Asas Bernoulli. Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Daniel Bernoulli. Osa Pauliza | SMKN I KATAPANG . W = ∆Em W1 + W2 = ∆Ep + ∆Ek = ∆Ep + ∆Ek P1V1 – P2V2 = mg(h2 – h1) + ½ m (v22 – v12) 10 Modul Fisika XI. 5. Usaha total yang dilakukan untuk mendorong fluida sama dengan perubahan energi mekanik.

sehingga berlaku : P1 + ρgh1 + ½ ρv12 = P2 + ρgh2 + ½ ρv22 ρv22 P = Tekanan Fluida (Nm-2 atau Pascal) P = Tekanan Fluida (Pa) ρ = Massa Jenis (kgm-3) g = Percepatan gravitasi (ms-2) h = Kedalaman air dari permukaan air (m) v = Kecepatan aliran fluida (ms-1) Persamaan ini disebut Persamaan Bernoulli yang menyatakan hubungan antara tekanan. ketinggian. P1 = P2 = P0. baik volume maupun massa akan konstan (tetap). Jadi. Oleh karena P1 = P2 dan v1 = 0 m/s maka kecepatan aliran diperoleh : v2 h1 h2 x 11 Lubang yang bocor √ Modul Fisika XI. Diantaranya yaitu : a) Kebocoran pada Dinding Tangki Jika h1 dan h2 memiliki selisih yang tidak begitu besar maka tekanan zat cair di mana-mana dapat dianggap sama dengan tekanan zat cair (udara luar/P0). dan kecepatan fluida dalam suatu tabung alir. Dengan demikian. Osa Pauliza | SMKN I KATAPANG . Penerapan Asas Bernoulli Penerapan Asas Bernoulli sangatlah beragam baik yang berkaitan dengan teknik ataupun secara umum.Fluida dianggap fluida ideal sehingga tidak mengalami pemampatan selama perpindahan. 6.

Kecepatan aliran kebocoran b.Merupakan gabungan gerak jatuh bebas dan gerak lurus beraturan. jika v2 > v1 maka P2 < P1 dengan demikian pada pesawat akan timbul gaya angkat akibat perbedaan tekanan udara bagian bawah dan atas sayap pesawat terbang. terdapat lubang kebocoran 0. sehingga diperoleh : √ Latihan soal : Tinggi permukaan air di dalam tangki 1. Hal ini sesuai asas bernoulli. Pada tangki. Bagian depan pesawat memilikipermukaan yang melengkung dan lebih tebal sehingga aliran udara yang mengenai bagian depan sayap membentuk aliran Laminer.45 m. Posisi pesawat pada keadaan mendatar adalah h1 = h2 sehingga persamaan Bernoulli menjadi : Fa = F1 – F2 = ρA(v22 – v12) Fa = Gaya angkat pesawat terbang (N) ρ = Massa Jenis udara (kgm-3) A = Luas penampang sayap pesawat (m2) v1 = Kecepatan udara bagian bawah pesawat (ms-1) v2 = Kecepatan udara bagian atas pesawat (ms-1) 12 Modul Fisika XI.Air jatuh sesuai dengan prinsip gerak parabola. Osa Pauliza | SMKN I KATAPANG . Dari gerak jatuh bebas diperoleh : √ Dan dari gerak lurus beraturan diperoleh : Jarak jatuhnya air dari dinding tangki (x) dapat ditentukan dengan mensubstitusikan kedua persamaan tersebut.5 m dari alas tangki. Jarak jatuhnya air b) Gaya Angkat Pesawat Terbang Untuk mendapatkan gaya angkat pada pesawat terbang sayap pesawat harus dirancang sedemikian rupa sehinggga bagian pesawat lebih tajam. Jika percepatan gravitasi 10 m/s2 tentukan: a.

mengalir melalui tabung yang memilki luas penampang A1.Latihan soal : Menurut hukum Bernoulli. Perbedaan ketinggian zat cair pada pipa vertikal adalah h. Prinsip kerja karburator adalah penghisapan udara dari bagian atas karburator yang dipaksa masuk melalui pipa venture sehingga memiliki kecepatan udara yang tinggi. Kecepatan pada A1 adalah v1 dan pada A2 adalah v2. tekanan atmosfer mendorong 13 Modul Fisika XI. Osa Pauliza | SMKN I KATAPANG . Dari persamaan kontinuitas diketahui : Sehingga diperoleh persamaan untuk kecepatan sebagai berikut : √ ( ) d) Karburator Salah satu contoh tabung venturi adalah karburator.Fungsi karburator adalah untuk mencampur bahan bakar (bensin) dangan udara. pada bagian tersebut tekanan udaranya rendah dan lebih kecil dibandingkan tekanan atmosfer pada bagian permukaan bensin diruang pelampung. Fluida memiliki massa jenis ρ. Campuran ini dalam bentuk uap sehingga mudah terbakar ketika dimasukkan ke dalam silinder mesin dengan bantuan busi (pemercik bunga api). kemudian masuk ke dalam tabung dengan luas penampang A2 yang lebih sempit. apa yang harus diperhatikan dalam mendesain sayap pesawat terbang agar pesawat dapat terbang ? c) Tabung Venturi Tabung Venturi merupakan tabung atau pipa yang memiliki luas penampan yang lebih sempit di salah satu bagiannya. Sesuai azas Bernoulli. Akibatnya.

penyemprot kaca. Secara umum. Akibatnya. Osa Pauliza | SMKN I KATAPANG . berapakah kecepatan air yang memasuki pipa venturimeter jika g = 10 m/s2 ? 20 cm 1 v1 2 v2 e) Tabung Pitot Tabung pitot adalah penerapan Asas Bernoulli yang memiliki fungsi untuk menentukan kecepatan aliran fluida. kecepatan aliran fluida (v) dalam tabung pitot adalah sebagai berikut : √ f) Penyemprot Nyamuk Ketika pengisap pompa ditekan. tekanan dibagian tersebut memilki lebih rendah dibandingkan tekanan atmosfer yang bekerja pada permukaan zat cair (obat nyamuk) didalam wadah sehingga zat cair mengalir dari tempat bertekanan tinggi ke tempat bertekanan rendah atau menyemprot keluar dalam bentuk campuran antara zat cair dan udara (spray). udara pada tabung penyemprot dipaksa melewati pipa yang lebih sempit sehingga akan memiliki kecepatan yang besar.bensin naik dari ruang pelampung ke pipa venture dan dipaksa menyemprot keluar dan bercampur dengan udara. Latihan soal : Air mengalir pada venturi meter. Oleh karena v1 << v2 maka v1  0. dan korek api berbahan bakar bensin. Campuran ini berupa uap yang mudah terbakar. Prinsip kerja penyemprot juga tidak berbeda dengan alat penyemprot parfum. 14 Modul Fisika XI. Jika luas penampang A1 = 12 cm2 dan A2 = 10 cm2.

Bola besi padat yang beratnya 2 N diikat dengan tali dan dicelupkan dalam ρ minyak (massa jenis 0.8 N c. 500 N e. 2 N b.Uji Kompetensi A. Sebuah pompa hidrolik berbentuk silinder . gaya ke atasnya e. 3125 N d.. 7.2 N e. T a.. massa jenis air 1 gram/cm3 dan g= 10 m/s2. Jika massa dan volume benda diketahu. gaya beratnya 2. maka gaya yang dihasilkan pengisap yang besar adalah. tegangannya d. Bila massa jenis besi 7.. 3.6 N d. 1.. 1.. 7.43 g/cm3 e. Bila pengisap yang kecil dengan gaya 500N.9 g/cm3 maka tegangan kawat adalah. a. a. diameter silindernya masing-masing 8 cm dan 20 cm.... Sebuah batu memiliki Berat 30 N di udara dan 21 N dalam air. 4 x 105 N/m2 c.3 g/cm3 15 Modul Fisika XI. 200 N 4. a.5 x 105 N/m2 3. 1250 N b. Tekanan udara luar di atas permukaan air danau 105N/m2. 1 x 105 N/m2 b.8 g/cm3 c. 6 x 105 N/m2 e. a. tekananya c. Pilihan Ganda Pilihlah salah satu jawaban yang benar. massa jenisnya b. 2500 N c.33 g/cm3 5. 1. maka benda tersebut ddapat diketahui. 9 g/cm3 b. Massa jenis batu tersebut adalah. 0. 5 x 105 N/m2 d.2 N d. 1. Berapa tekanan yang dialami sebuah benda pada kedalaman 50 meter dibawah permukaan air danau.. Osa Pauliza | SMKN I KATAPANG ..08 g/cm3). 1. 2.

1.... Berapa volume es seluruhnya.00 cm 9..27 cm d. maka turunya air raksa dalam pipa kapiler diukur dari permukaan zat cair dalam bejana (g = 10 m/s2) adalah. dan 3 8. Zat cair yang bersifat tidak membasahi tempatnya memiliki permukaan cembung. 1 m/s 16 Modul Fisika XI. 3 saja e. 3. 2. Apabila kecepatan air pada penampang besar 2 m/s. Pernyataan dibawah ini mengenai kohesi dan adhesi pada zat cair : 1.6. 2. Pernyataan tersebut yang benar adalah. Volume es yang muncul diatas permukaan air = 100 cm3 (ρes = 1 g/cm3). permukaannya turun pada pipa kapiler.62 g/cm3).27 cm c. Osa Pauliza | SMKN I KATAPANG . 1. Bila tegangan permukaan zat cair 0. Sebuah pipa silindris yang lurus mempunyai dua macam penampang masingmasing dengan luas 200 mm2 dan 100 mm2. maka kecepatan air pada penampang kecil adalah. a. ½ m/s c. 100cm3 c. Zat cair yang memiliki gaya kohesi lebih besar daripada gaya adhesinya cenderung membasahi tempatnya..00 cm/ e. 2. 10 cm3 b. 2. Didalam suatu bak berisi air (ρair = 1 g/cm3) ada es terapung.6). 2 dan 3 d. Sudut kontak antara air raksa dengan pipa ialah 143o (sin 37o = 0. a.. 2 m/s d. ¼ m/s b. 105 cm3 7. 4 m/s e. 104 cm3 e. a.. Sebuah pipa kapiler berdiameter 2/3 mm dimasukkan tegak lurus ke dalam bejana yang berisi air raksa (massa jenis = 13. 1.20 cm b. Pipa tersebut diletakkan secara horizontal dan air didalamnya mengalir dari penampang besar ke penampang kecil. a.48 N/m. 1 dan 2 b.. Zat cair yang bersifat membasahi tempatnya. 1000cm3 d. 1 dan 3 c. 3.

Hitunglah kenaikan permukaan air dalam pipa kapiler tersebut? 2.27 x 10-2 N/m.. Jika luas penampang A adalah 1/5 kali penampang B maka vA vB sama dengan. Air mengalir pada suatu pipa yang berbentuk seperti pada gambar berikut. 600 detik d. Sebuah pipa U. dicelupkan ke dalam bejana yang berisi air. Essay 1. Osa Pauliza | SMKN I KATAPANG .. Mengapa serangga dapat berjalan diatas permukaan air? Jelaskan konsep fisikanya! 4. Sebuah bak berisi air memiliki kebocoran di titik B (lihat gambar) jarak pancaran air (x) adalah... kaki kanannya diisi air raksa (massa jenis = 13.? 20 m 16 m x 5.. Sebuah bak volumenya 1 m3 diisi dari aliran air keran yang mempunyai luas penampang 2 cm3 dengan kecepatan aliran 10 m/s. percepatan grapitasi 10 m/s2 dengan sudut kontak 30o.. maka bak tersebut dari keadaan kosong akan menjadi penuh dalam waktu. Jika tegangan permukaan air 7.10.6 gram/cm3). Berapa massa jenis cairan tersebut? 3. Pipa kapiler yang berjari-jari 0. 750 detik e.2 mm. 250 detik b. 500 detik c. vA vB 17 Modul Fisika XI. a. 800 detik B.. sedangkan kaki kiri diisi dengan cairan yang tidak bercampur dengan air raksa.

18 Modul Fisika XI. Osa Pauliza | SMKN I KATAPANG .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful