You are on page 1of 8

BAKTERI

STRUKTUR TUBUH BAKTERI

Struktur bakteri terbagi menjadi dua yaitu: 1. Struktur dasar (dimiliki oleh hampir semua jenis bakteri) Meliputi: dinding sel, membran plasma, sitoplasma, ribosom, DNA, dan granula penyimpanan 2. Struktur tambahan (dimiliki oleh jenis bakteri tertentu) Meliputi kapsul, flagelum, pilus, fimbria, klorosom, Vakuola gas dan endospora.

Struktur dasar bakteri Menurut buku Prinsip-prinsip Sains untuk Keperawatan oleh Joyce James, Colin Baker, Helen Swain Halaman 110: 1. Dinding sel Seperti halnya sel-sel tumbuhan dan jamur, bakteri juga memliki dinding sel tetapi dinding sel bakteri mengandung substansi unik yang hanya dapat ditemukan pada bakteri disebut mukopeptida, Ada dua jenis utama struktur dinding sel berdasarkan ada tidaknya lapisan luar lipopolisakarida ( lemak yang terikat pada gula) . Fungsi dinding sel adalah mempertahankan tekanan yang relatif tinggi pada sel disebabkan oleh konsentrasi zat terlarut yang tinggi dan juga memberikan bentuk sel dan rigiditas. Dinding sel merupakan struktur yang esensial yang melindungiprotoplasma dari kerusakan mekanik atau lisis.

Sitoplasma Sitoplasma dikelilingi oleh membran plasma dan mengandung semua struktur yang dibutuhkan untuk hidup.Terdapat 2 tipe struktur dinding sel bakteri: Gram positif (G+) & Gramnegatif (G-) Dinding sel mengandung peptidoglikan Dinding sel mempunyai peranan: -Struktur esensial untuk viabilitas -Mengandung komponen unik yang tidak ditemui dimana pun dialam -Menjadi tempat penting bagi “Modus aksi”antibiotik -Terdapat ligand sebagai adherence & receptor untuk obat atauvirus -Menjadi penyebab symptoms of disease pada hewan -Menjadi penciri dari sifat immunologis and variasi immunologisdari berbagai jenis bakteri 2. tersusun atas protein dan RNA. 3. Beberapa bakteri memiliki membran internal yang jelas tetapi tidak mengelilingi organel-organelnya. Ribosom adalah organel yang tersebar dalam sitoplasma. . 4. Membran plasma adalah membran yang menyelubungi sitoplasma tersusun atas lapisan fosfolipid dan protein.

Fimbria adalah struktur sejenis pilus tetapi lebih pendek daripada pilus. Seperti pada ribosom manusia . kaku dan berdiameter lebih kecil dan tersusun dari protein dan hanya terdapat pada bakteri gram negatif. Klorosom adalah struktur yang berada tepat dibawah membran plasma dan mengandung pigmen klorofil dan pigmen lainnya untuk proses fotosintesis. Klorosom hanya terdapat pada bakteri yang melakukan fotosintesis. 5. . Pilus dan fimbria adalah struktur berbentuk seperti rambut halus yang menonjol dari dinding sel. tatapi tidak dilingkupi membran dan ditemukan di sitoplasma. pilus mirip dengan flagelum tetapi lebih pendek. Lapisan sel ini juga membantu sel bakteri untuk saling berkumpul dengan bakteri lainnya. Struktur tambahan bakteri : 1. Granula penyimpanan. 6. Kapsul atau lapisan lendir Di luar dinding sel beberapa bakteri memiliki kapsul atau lapisan lendir. Endospora adalah bentuk istirahat (laten) dari beberapa jenis bakteri gram positif dan terbentuk didalam sel bakteri jika kondisi tidak menguntungkan bagi kehidupan bakteri. ribosom bakteri tersusun sub unit besar dan kecil. Flagelum atau bulu cambuk adalah struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel. yang kadang disebut juga glikokaliks. 3. Sel berkapsul sering kali resisten terhadap fagositosis karena sel darah putih tidak dapat menempel pada bakteri sehingga bakteri terus tumbuh dan menyebabkan infeksi. 4.Ribosom bakteri berukuran lebih kecil daripada ribosom sel manusia tetapi memiliki fungsi yang sama dalam sintesis protein. Lapisan yang lengket ini berperan penting untuk pelekatan bakteri ke sel-sel atau ke suatu permukaan. 5. 2. karena bakteri menyimpan cadangan makanan yang dibutuhkan. Vakuola gas terdapat pada bakteri yang hidup di air dan berfotosintesis.

secasa kelompok dasar berupa: a. Bentuk basil 2.5-4. panjang 2-5.3-1 . 1. berkelompok seperti kubus = sarcina 2. kadang-kadang sampai 10 : lebar 0. seperti rantai bergandemgan panjang = stereobasil atau streptococcus. KARAKTERISTIK BAKTERI Menurut buku Mikrobiologi Parasitologi halaman 17 bakteri mempunyai bentuk yang beragam antara lain. Bentuk coccus (bulat) Bentuk coccus adalah bentuk bakteri seperti bola-bola kecil. Bentuk spiril (spiral) Bentuk spiril adalah bakteri yang berbentuk seperti spiral. kadang-kadang sampai 8 : ukuran tengahnya rata-rata 1 : lebar 0. Jika kondisi lingkungan menguntungkan endospora akan tumbuh menjadi sel bakteri baru. pengelompokan berempat = tetracoccus d. b. dan ribosom. berdua-dua bergandengan = diplobasil atau diplococcus c.Endospora mengandung sedikit sitoplasma. Bentuk spirocheta (spirochet) Bentuk spirochet adalah bentuk seperti batang berbelit-belit panjang dan banyak belitannya. Baik bentuk basil maupun bentuk coccus. atau panjang berbengkok-bengkok. Golongan ini tidak banyak bila dibandingkan dengan basil dan coccus. Bentuk coccus 3. merupakan tanda koma 4. materi genetik. suhu tinggi dan zat kimia. 3. radiasi cahaya. bergerombol seperti anggur = staphylococcus e.1 . panjang 1. Dinding endospora yang tebal tersusun atas protein dan menyebabkan endospora tahan terhadap kekeringan.5 panjang sampai 3 . Bentuk vibrio (koma) Bentuk vibrio adalah bentuk seperti batang bengkok.5 . Bentuk vibrio : lebar 0. Golongan tidak sebanyak basil. Ukuran Bakteri 1. Bentuk spiril 4.

Klasifikasi flagel sebagai berikut. ada yang mempunyai satu bulu getar dan ada pula yang lebih. misalnya dari golongan coccus. Bentuk spirocheta : lebar 0.7 . Lophotrichate (lofotrika) = bila flagel (bulu getar) pada sisi (ujung banyak) 4. Protein 4. P. dan sebagainya 6. Vitamin Flagellata Flagellata atau flagel berasal dari kata flagellum. Tetapi ada juga bakteri yang tidak dapat bergerak. Mg. 85% air 2. Na. 5. Enzim atau fermen 7. Garam-garaman. Amphitrichate (amfitrika) = bila flagel (bulu getar) terdapat pada kedua ujung (sisi) 3. 2. Lemak 5. Ca. Non-motile atau atrichate (atrika) = pada spesies tersebut tidak terdapat sama sekali flagel (bulu getar) . Fe. seperti sudah diketahui bahwa bakteri dapat bergerak antara lain dengan mempergunakan kaki palsu atau pseudopodium. Demikian pula flagel berfungsi untuk bergerak. Bulu -bulu getar (flagel) dari bakteri ini bisa terdapat pada salah satu ujung akan tetapi juga dapat pada kedua ujung. Zn. K. panjang 5-10 Susuan kimia bakteri 1. Monotrichate (monotrika) = bila flagel (bulu getar) hanya terdapat pada satu sisi (ujung)saja. Zat hidrat arang 3.5.2-0. 1. yang berarti bulu atau cambuk. Peritrichate (peritrika) = bila flagel (bulu getar) tersebar pada ujung keujung sampai pada setiap sisi. yang banyak mempunyai flagel adalah dari bakteri bentuk spiril.

Treponema pertenue Puru atau patek Bakteri penyebab penyakit pada hewan: No. Clostridium tetani Tetanus 8. Neiseria gonorrhoeae Gonorrhaeae (kencing nanah) 10. Streptococcus agalactia Mastitis pada sapi (radang payudara) 3. Nama bakteri Penyakit yang ditimbulkan 1. Vibrio comma Kolera 4. Cytophaga columnaris Penyakit pada ikan . Nama bakteri Penyakit yang ditimbulkan 1. Diplococcus pneumoniae Pneumonia (radang paru-paru) 6. Brucella abortus Brucellosis pada sapi 2. Mycobacterium leprae Lepra (kusta) 12. Haemophilus influenza Influensa 5.PERANAN BAKTERI Bakteri penyebab penyakit pada manusia: No. Salmonella typhosa Tifus 2. Treponema pallidum Sifilis atau Lues atau raja singa 11. Mycobacterium tuberculosis TBC paru-paru 7. Shigella dysenteriae Disentri basiler 3. Bacillus anthracis Antraks 4. Neiseria meningitis Meningitis (radang selaput otak) 9. Actinomyces bovis Bengkak rahang pada sapi 5.

Bakteri nitrogen Bakteri nitrogen adalah bakteri yang mampu mengikat nitrogen bebas dari udara dan mengubahnya menjadi suatu senyawa yang dapat diserap oleh tumbuhan. nitrat yang berlebihan tidak baik karena akan menyebabkan pertumbuhan ganggang di permukaan air menjadi berlimpah. Prosesnya dinamakan nitratasi. Nama bakteri Penyakit yang ditimbulkan 1. Erwinia amylovora Penyakit bonyok pada buah-buahan Bakteri menguntungkan a. karbohidrat dan senyawa organik lain menjadi CO2. nitrifikasi sangat menguntungkan karena menghasilkan senyawa yang diperlukan oleh tanaman yaitu nitrat. Dalam bidang pertanian. Bakteri pengurai Bakteri saprofit menguraikan tumbuhan atau hewan yang mati. serta sisa-sisa atau kotoran organisme. gas amoniak.Bakteri penyebab penyakit pada tumbuhan: No. dan senyawa-senyawa lain yang lebih sederhana. • Oksidasi senyawa nitrit menjadi nitrat oleh bakteri nitrat. Oleh karena itu keberadaan bakteri ini sangat berperan dalam mineralisasi di alam dan dengan cara ini bakteri membersihkan dunia dari sampah-s`mpah organik. Xanthomonas campestris Menyerang tanaman kubis 3. Nitrifikasi terdiri atas dua tahap yaitu: • Oksidasi amoniak menjadi nitrit oleh bakteri nitrit. Pseudomonas solanacaerum Penyakit layu pada famili terung-terungan 4. Tetapi sebaliknya di dalam air yang disediakan untuk sumber air minum. Xanthomonas oryzae Menyerang pucuk batang padi 2. Karena . Bakteri tersebut menguraikan protein. Proses ini dinamakan nitritasi. Bakteri nitrifikasi Bakteri nitrifikasi adalah bakteri-bakteri tertentu yang mampu menyusun senyawa nitrat dari amoniak yang berlangsung secara aerob di dalam tanah.

Dalam organ pencernaan berbagai hewan ternak dan kuda. menghasilkan polimixin . Tumbuhan yang bersimbiosis dengan Rhizobium banyak digunakan sebagai pupuk hijau seperti Crotalaria. maka tidak dapat mengikat nitrogen sama sekali atau hanya dapat mengikat nitrogen sedikit sekali. Tephrosia. Bakteri nitrogen yang hidup bebas yaitu Azotobacter chroococcum. bakteri anaerobik membantu mencernakan selusosa rumput menjadi zat yang lebih sederhana sehingga dapat diserap oleh dinding usus. Clostridium pasteurianum. yang hidup dalam akar membentuk nodul atau bintil-bintil akar. menghasilkan basitrasin • Bacillus polymyxa.kemampuannya mengikat nitrogen di udara. Jika bakteri dipisahkan dari inangnya (akar). bakteri-bakteri tersebut berpengaruh terhadap nilai ekonomi tanah pertanian. dan Rhodospirillum rubrum. Bakteri usus Bakteri Entamoeba coli hidup di kolon (usus besar) manusia. menghasilkan terotrisin • Bacillus subtilis. dan Indigofera. Bakteri penghasil antibiotik Antibiotik merupakan zat yang dihasilkan oleh mikroorganisme dan mempunyai daya hambat terhadap kegiatan mikroorganisme lain. Dengan demikian terjadi penambahan nitrogen yang dapat menambah kesuburan tanah. Kelompok bakteri ini ada yang hidup bebas maupun simbiosis. berfungsi membantu membusukkan sisa pencernaan juga menghasilkan vitamin B12. Beberapa bakteri yang menghasilkan antibiotik adalah: • Bacillus brevis. Akar tanaman polong-polongan tersebut menyediakan karbohidrat dan senyawa lain bagi bakteri melalui kemampuannya mengikat nitrogen bagi akar. dan vitamin K yang penting dalam proses pembekuan darah. Bintil-bintil akar melepaskan senyawa nitrogen organik ke dalam tanah tempat tanaman polong hidup. Bakteri nitrogen yang hidup bersimbiosis dengan tanaman polong-polongan yaitu Rhizobium leguminosarum.