BAB 2 – PROSES PEMBUATAN BESI DAN BAJA

Logam dalam keadaan murni jarang sekali terdapat di dalam bumi, kebanyakan merupakan senyawa-senyawa oksida, sulfida, karbonat, dan sulfat yang merupakan bijih logam yang perlu diproses menjadi bahan logam yang bermanfaat bagi manusia.

ILMU BAHAN

Besi (Hematit-Fe2O3)

Nikel (nikelit-Ni As)

Tembaga (malasit-Cu2CO3(OH)3)

Perak (argentit-Ag2S)
1

BAB 2 – PROSES PEMBUATAN BESI DAN BAJA ILMU BAHAN Aluminium (bauksit-Al2O3+H2O) Timah putih (kasiterit-SnO2) Emas (Au) Timbal/ Timah hitam(PbS) 2 .

phosphor. Fe3O4  72% iron dengan sejumlah belerang . diantaranya yang terpenting adalah sebagai berikut: • Magnetite. FeCO3  48% iron dengan pengotoran berupa silica.66% iron dengan sejumlah phosphor dan pengotoran lainnya. alumina.  Pengolahan lanjut bentuk setengah jadi menjadi menjadi bentuk yang lain misalnya : pipa.BAB 2 – PROSES PEMBUATAN BESI DAN BAJA Proses Pembuatan Baja Keseluruhan proses dapat dibagi menjadi beberapa tahapan pengerjaan :  Bijih besi menjadi besi kasar (pig iron) atau besi spons(sponge iron)  Pengolahan besi kasar/ besi spons menjadi baja antara lain bilet/ slab/ bloom (dalam bentuk batangan)  Pengolahan bentuk menjadi benda setengah jadi berbentuk plat. magnesium. dll. batang kawat. Pembuatan Besi Kasar Bahan utama untuk membuat besi kasar adalah bijih besi. Fe2O3 + H2O  50 . dll. dll. • Hematite. dll. • Limonite. dll. ILMU BAHAN 3 . batang profil. sheet. Fe2O3  70% iron yang bercampur dengan sedikit belerang . Berbagai macam bijih besi yang terdapat di dalam kulit bumi berupa oksid besi dan karbonat besi. seng. bars. silikat. strip. • Siderite.

Reduksi langsung (DRI. Dapur tinggi (Blast Furnace). Direct Reduction Iron) ILMU BAHAN  BLAST FURNACE/ TANUR TINGGI − Dapur tinggi terbuat dari susunan batu tahan api yang diperkuat dengan tiang-tiang baja.5 m garis tengah bawah 4 m. − Berukuran tinggi 30 m garis tengah maksimum 7 m. Proses reduksi dapat dilakukan dengan 2 cara : 1. proses reduksi bertingkat 2. − Pada bagian atas dapur terdapat corot pengisi yang bekerja bergantian sehingga kehilangan gas dapur tinggi dapat dicegah. garis tengah puncak 4. − Dilengkapi dengan alat pemanas udara dan alat pemisah debu.BAB 2 – PROSES PEMBUATAN BESI DAN BAJA Untuk memperoleh besi dari bijih besi dilakukan proses reduksi dengan menggunakan bahan reduktor yang kuat yaitu karbon dengan melalui pemanasan. − Bagian dalam dapur tinggi dilapisi batu tahan api yang mempunyai sifat tahan terhadap suhu tinggi dan merupakan penyekat panas. 4 .

5 .

ILMU BAHAN BAB 2 – PROSES PEMBUATAN BESI DAN BAJA BLAST FURNACE/ TANUR TINGGI 6 .

7 ILMU BAHAN . Didalam dapur tinggi yang bertemperatur antara 800oC sd 1400oC .BAB 2 – PROSES PEMBUATAN BESI DAN BAJA Bahan-bahan yang dimasukkan didalam dapur tinggi : − bijih besi (iron ore) − Kokas (cokes) − batu kapur (limestone) Bahan-bahan diangkut ke puncak dapur tinggi dengan alat pengangkut selapis demi selapis secara terus-menerus.2 FeO + CO2 Kedua reaksi tersebut dinamakan reaksi tidak langsung. reaksi pembakaran kokas.  Reaksi pembakaran kokas C + CO------------------CO2 CO2 + C ----------------2CO  Gas CO yang terjadi akan mereduksi bijih besi Fe3O4 +CO ----------. dan peruraian batu kapur. Proses didalam Blast Furnace 1.3FeO+CO2 Fe2O3 + CO ---------. akan terjadi serangkaian reaksi-reaksi kimia antara lain reaksi reduksi bijih besi.

maka terak akan mengapung pada bagian atas. Si.MgO +CO2 FeCO3 -----------------. dan P yang berasal dari bijih besi 8 ILMU BAHAN . Pada temperature 1400oC sd 1600oC akan terjadi peleburan hasil reduksi tak langsung dan juga terjadi pembentukan terak serta terjadi reduksi langsung FeO oleh kokas. Mn.CaO + CO2 MgCO3 ----------------.  Reaksi langsung FeO + C ------------------Fe + CO  Pembentukan terak CaO + SiO2 -------------Ca SiO3 MnO + SiO2 -------------MnSiO3 Karena berat jenis terak/ slag lebih ringan daripada berat jenis besi.BAB 2 – PROSES PEMBUATAN BESI DAN BAJA  Pada daerah reduksi juga terjadi peruraian batu kapur.FeO + CO2  Gas CO2 hasil dari peruraian ini akan bersinggungan dan bereaksi dengan lapisan kokas menurut reaksi berikut: CO2 + C -----------------2CO 2. peruraian MgCO3 ataupun FeCO3 CaCO3 ----------------. Besi mentah yang dihasilkan masih mengandung unsur C yang berasal dari kokas.

Proses reduksi ini memerlukan gas reduktor seperti hidrogen (H) atau gas karbon monoksida (CO). Gas reduktor yang dipakai biasanya berupa gas hidrogen atau gas CO yang dihasilkan melalui pemanasan gas alam cair (LNG) dengan uap air didalam suatu reaktor yaitu melalui reaksi kimia : CH4 + H2O-----------------CO + 3H2 Dengan menggunakan gas CO atau hidrogen dari persamaan diatas maka proses reduksi terhadap biji besi dapat dicapai melalui reaksi kimia : Fe2O3 + 3H2---------------2Fe + 3H2O atau Fe2O3 + 3CO--------------2Fe + 3CO2 Tujuan proses reduksi adalah untuk menghilangkan ikatan oksigen dari biji besi. 9 . DIRECT REDUCTION IRON Proses ini biasanya digunakan untuk merubah biji besi (iron ore) menjadi besi spons (sponge iron) dengan proses reduksi langsung (direct reduced iron).

terdiri dari : − Proses Bessemer − Proses Thomas − Proses Basic Oxygen Furnace 2. Ada beberapa macam cara pembuatan baja. Konvertor.BAB 2 – PROSES PEMBUATAN BESI DAN BAJA Pembuatan Baja Baja di buat dari besi kasar (sponge iron) dengan cara mengurangi kadar karbon dan unsur lain yang kurang disukai. Dapur listrik (electric furnace) − Proses Electric Arc Furnace − Proses Induction Furnace 10 . antara lain: 1. Dapur Siemens Martin : − Proses Open Heath Furnace ILMU BAHAN 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful