You are on page 1of 18

Makalah Biologi Umum I

ORGANISME DAN LINGKUNGANNYA

DISUSUN OLEH : KHAIRUN NISA KRISTIOVANI WINDA WIKURNI 4113121031 4113121032 4113121073

FISIKA DIK A 2011

JURUSAN FISIKA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2011
1

ORGANISME DAN LINGKUNGANNYA
1. Pengertian Ekologi Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos ("habitat") dan logos ("ilmu"). Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernest Haeckel (1834 1914). Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai suatu kesatuan atau sistem dengan lingkungannya. Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu, air, kelembaban, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling memengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan. Ekologi merupakan cabang ilmu yang masih relatif baru, yang baru muncul pada tahun 70-an. Akan tetapi, ekologi mempunyai pengaruh yang besar terhadap cabang biologinya. Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan antar makhluk hidup dan dengan benda tak hidup di dalam tempat hidupnya atau lingkungannya. Ekologi, biologi dan ilmu kehidupan lainnya saling melengkapi dengan zoologi dan botani yang menggambarkan hal bahwa ekologi mencoba memperkirakan, dan ekonomi energi yang menggambarkan

kebanyakan rantai makanan manusia dan tingkat tropik.

2

2. Pembagian Ekologi Berdasarkan tingkat bahasannya, ekologi dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:
a. Autekologi, mempelajari satu jenis organisme dan interaksinya

dengan lingkungan. Pembahasan pada aspek siklus hidup, adaptasi, sifat parasitik dan lain-lain.
b. Sinekologi, mengkaji berbagai kelompok organisme sebagai

kesatuan yang saling berinteraksi dalam satu daerah tertentu. Sering dikenal dengan ekologi komunitas.
c. Demokologi, membahas interaksi populasi (beberapa individu

sejenis) dengan lingkungannya. Berdasarkan habitat, kajian ekologi menurut habitat di mana organisme hidup misalnya ekologi laut, ekologi padang rumput, ekologi hutan tropika, dan lain-lain. Berdasarkan taksonomi, kajian ekologi menurut tingkatan taksa organisme, misalnya ekologi tumbuhan, ekologi hewan, ekologi mikroorganisme, dan lain-lain. 3. Tingkatan Organisasi Organisme Organisme memiliki tingkat organisasi dari sederhana (protoplasma) sampai kompleks (sistem organ). Bila tingkatan tersebut dirunutkan akan membentuk spektrum biologi dari tingkat seluler sampai biosfer berdasarkan urutan: protoplasma, sel, jaringan, organ, sistem komunitas, ekosistem, dan biosfer.
• Protoplasma, merupakan zat hidup dalam sel yang terdiri atas

organ, organisme, populasi,

senyawa organik kompleks seperti lemak, protein, dan lain-lain.

3

• Sel, satuan dasar organisma yang terdiri atas protoplasma dan

inti.
• Jaringan, kumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang

sama.
• Organ, bagian organisma yang mempunyai fungsi tertentu. • Sistem organ, kerja sama antara struktur dan fungsional yang

harmonis.
• Organisme, mahluk hidup. • Populasi, kelompok organisme sejenis pada satu waktu dan

tempat tertentu.
• Komunitas, seluruh populasi pada daerah tertentu. • Ekosistem,

satu

kesatuan

utuh

antar

organisme

dan

lingkungannya yang saling mempengaruhi.
• Biosfer, lapisan bumi di mana ada ekosistem.

4. Hubungan Ekologi dengan Ilmu Lainnya Telah dikatakan bahwa ekologi merupakan bagian dari biologi. Namun demikian, dalam penerapannya dibutuhkan berbagai disiplin ilmu lainnya. a. Ekologi dalam politik Ekologi menimbulkan banyak filsafat yang amat kuat dan pergerakan politik – termasuk gerakan konservasi, kesehatan, lingkungan,dan ekologi yang kita kenal sekarang. Saat semuanya digabungkan dengan gerakan perdamaian dan Enam Asas, disebut gerakan hijau. Umumnya, mengambil kesehatan ekosistem yang pertama pada daftar moral manusia dan prioritas politik, seperti
4

jalan untuk

mencapai kesehatan manusia dan keharmonisan

sosial dan ekonomi yang lebih baik. Orang yang memiliki kepercayaan-kepercayaan itu disebut ekolog politik. Beberapa telah mengatur ke dalam Kelompok Hijau, namun ada benar-benar ekolog politik dalam kebanyakan partai politik. Sangat sering mereka memakai argumen dari ekologi buat melanjutkan kebijakan, khususnya kebijakan hutan dan energi. Sering kali argumen-argumen itu bertentangan satu sama lain, seperti banyak yang dilakukan akademisi juga. b. Ekologi dalam ekonomi Banyak

ekolog

yang

menghubungkan

ekologi

dengan

ekonomi manusia, diantaranya yaitu : Lynn Margulis mengatakan bahwa studi ekonomi bagaimana manusia membuat kehidupan. Studi ekologi bagaimana tiap binatang lainnya membuat kehidupan.

Mike Nickerson mengatakan bahwa "ekonomi tiga perlima ekologi" sejak ekosistem menciptakan sumber dan membuang sampah, yang mana ekonomi menganggap dilakukan "untuk bebas". Ekonomi ekologi dan teori perkembangan manusia mencoba

memisahkan pertanyaan ekonomi dengan lainnya, namun susah. Banyak orang berpikir ekonomi baru saja menjadi bagian ekologi, dan ekonomi mengabaikannya salah. "Modal alam" ialah satu contoh satu teori yang menggabungkan dua hal itu. c. Ekologi dalam Antropologi Terkadang ekologi dibandingkan dengan antropologi, sebab keduanya menggunakan banyak metode untuk mempelajari satu hal yang tidak bisa tinggal tanpa itu. Antropologi ialah tentang bagaimana tubuh dan pikiran
5

seseorang

dipengaruhi

oleh

lingkungan,

ekologi

ialah

tentang

bagaimana

lingkungan

dipengaruhi oleh tubuh dan pikiran seseorang. Beberapa orang berpikir mereka hanya seorang ilmuwan, namun paradigma mekanistik bersikeras meletakkan subjek manusia dalam kontrol objek ekologi — masalah subjek-objek. Namun dalam psikologi evolusioner atau psikoneuroimunologi misalnya jelas jika kemampuan manusia dan tantangan ekonomi berkembang bersama. Dengan baik ditetapkan Antoine de SaintExupery: "Bumi mengajarkan kita lebih banyak tentang diri kita daripada seluruh buku. Karena itu menolak kita. Manusia menemukan dirinya sendiri saat ia membandingkan dirinya terhadap hambatan." d. Ekologi dengan Ilmu Lainnya • Fisika, berperan dalam hal faktor fisik, seperti sinar matahari, suhu, dan lain-lain. • Kimia, berperan dalam proses sintesis dan analisis kimiawi dalam tubuh organisme.
• Bumi antariksa, terutama berperan pada musim, perubahan

siang malam, erosi, sedimentasi, gravitasi, dan lain-lain.

5. Prinsip-Prinsip Ekologi Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu, air, kelembapan, cahaya, dan topografi. Sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba.  Faktor Abiotik

6

Faktor abiotik adalah faktor tak hidup yang meliputi faktor fisika dan kimia. Faktor adalah sebagai berikut.
1. Cahaya matahari

abiotik yang mempengaruhi ekosistem

Cahaya sekitar

matahari 0,5%-1%

diperlukan jumlah

oleh

tumbuhan yang

hijau

untuk

fotosintesis. Tumbuhan hijau hanya mampu menggunakan energi cahaya juga memancar sebagai kepadanya. Cahaya matahari berperan

perangsang (stimulus) sebagai aktivitas hewan dan tumbuhan 2. Suhu Sebagian besar makhluk hidup tidak mempunyai sistem

pengatur suhu dalam tubuhnya sehingga suhu tubuhnya relatif sama dengan suhu lingkungannya, hanya golongan aves dan mamalia saja yang mempunyai sistem pengatur suhu tubuhnya sehingga disebut hewan berdarah panas (homoloterm). 3. Air Semua sel dan jaringan memerlukan air. Air ini perlu untuk kelangsungan hidup ekosistem. 4. Tanah Tanah merupakan tempat pertumbuhan akar tumbuhan yang secara terus menerus menyediakan air dan garam-garam mineral yang diperlukan tumbuhan. 5. Mineral dan Gas N, P, K, Ca, S, dan Mg sangat penting bagi makhluk hidup. Memiliki diperlukan pengetahuan tumbuhan yang akan baik dapat tentang nutrien yang meningkatkan produksi

pertanian. Penggunaan pupuk bisa membantu memperbaiki
7

kondisi tanah yang rusak dan miskin hara tetapi penambahan dosis yang terlalu tinggi akan menyebabkan pencemaran lingkungan. 6. Kelembaban udara Kelembaban udara mempengaruhi laju penguapan atau

transpirasi tumbuhan dan laju evaporasi dari hewan. 7. Iklim mikro Iklim mikro merujuk kepada iklim di suatu habitat kecil, misalnya iklim dalam tanah, iklim di bawah sebuah pohon besaratau pada sebuah batu besar. 8. Habitat dan Niche Habitat adalah tempat hidup suatu organisme. Habitat dapat digunakan untuk organisme dari menunjukkan tempat hidup sekelompok berbagai jenis yang membentuk suatu

komunitas. Habitat juga dapat digunakan untuk menunjukkan tempat hidup organisme secara umum. Niche (relung) adalah suatu posisi atau status oranisme dalam suatu ekosistem yang merupakan akibat dari adaptasi struktural, fisiologi, dan tingkah laku organisme tersebut. Niche tidak hanya ditentukan oleh tempat hidup organisme tetapi juga ditentukan oleh berbagai fungsi yang dikerjakannya (niche lebih mengacu pada profesi organisme dalam lingkungan hidupnya).

 Faktor Biotik Faktor biotik adalah faktor hidup yang meliputi semua makhluk hidup di bumi, baik tumbuhan maupun hewan. Dalam ekosistem, tumbuhan berperan sebagai produsen, hewan

8

berperan sebagai konsumen, dan mikroorganisme sebagai dekomposer.

berperan

Faktor biotik juga meliputi tingkatan-tingkatan organisme yang meliputi individu, populasi, komunitas, ekosistem, dan biosfer. Tingkatan-tingkatan organisme makhluk hidup tersebut dalam ekosistem akan saling berinteraksi, saling mempengaruhi membentuk suatu sistem yang menunjukkan kesatuan. 1. Produsen Produsen ialah semua jenis makhluk hidup yang berklorofil mulai dari algae yang mikroskopis sampai dengan tumbuhan tingkat tinggi. 2. Konsumen Konsumen adalah semua jenis organisme yang tidak berklorofil, sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup sendiri tetapi tergantung pada organisme lain. Terdiri atas berbagai jenis hewan dan organisme pengurai. Konsumer primer : Herbivora

Konsumer sekunder : Karnivora Konsumer tersier 3. Dekomposer Dekomposer terdiri atas bakteri dan jamur. Fungsinya adalah merombak senyawa komplek yang terdapat pada tumbuhan dan hewan yang sudah mati menjadi senyawa sederhana berupa nutrien yang sangat dibutuhkan oleh tumbuhan. Hubungan antar komponen ekosistem dapat dilihat pada skema berikut: : Omnivora

9 PRODUSEN

KONSUMEN

PENGURAI LINGKUNGAN

6. Ruang Lingkup Ekologi Ruang lingkup ekologi berkisar pada tingkat populasi, komunitas, dan ekosistem. a. Populasi

Kumpulan individu sejenis yang hidup padasuatu daerah dan waktu tertentu disebut populasi. Misalnya, populasi pohon kelapa di kelurahan Tegakan pada tahun 1989 berjumlah 2552 batang. Ukuran populasi berubah sepanjang waktu. Perubahan ukuran dalam populasi ini disebut dinamika populasi. Perubahan ini dapat dihitung dengan menggunakan rumus perubahan jumlah dibagi waktu. Hasilnya adalah kecepatan perubahan dalam populasi. Populasi mempunyai karakteristik yang khas untuk

kelompoknya yang tidak dimiliki oleh masing-masing individu anggotanya. Karakteristik ini antara lain : kepadatan (densitas), laju kelahiran (natalitas), laju kematian (mortalitas), potensi biotik, penyebaran umur, dan bentuk pertumbuhan. Natalitas dan mortalitas merupakan penentu utama pertumbuhan populasi.

b.

Komunitas
10

Komunitas ialah kumpulan dari berbagai populasi yang hidup pada suatu waktu dan daerah tertentu yang saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain. Komunitas memiliki derajat keterpaduan yang lebih kompleks bila dibandingkan dengan individu dan populasi. Dalam komunitas, semua organisme merupakan bagian dari komunitas dan antara komponennya saling berhubungan melalui keragaman interaksinya. c. Ekosistem Ekosistem adalah kesatuan interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem juga dapat diartikan sebagai hubungan timbal balik yang komplek antara organisme dengan lingkungannya. Ilmu yang mempelajari ekosistem disebut ekologi. Kumpulan ekosistem yang terdapat di permukaan bumi ini, yang meliputi atmosfer, daratan dan air disebut biosfer. Ekosistem pertama kali dikemukakan oleh Tansley pada tahun 1935. Sistem ini mempunyai beberapa nama lain, Forbs tahun 1887 menyebut ekosistem sebagai mikrokosm, Friederich tahun 1930 menyebut holocoen, dan Thienemann tahun1939 menyebut biosistem. 1. Satuan Dalam Ekosistem
• •

Individu adalah makhluk hidup tunggal. Populasi adalah semua individu sejenis yang menempati Komunitas adalah seluruh populasi yang menempati Ekosistem adalah hubungan timbal balik yang kompleks

suatu daerah tertentu.

daerah yang sama.

antara organisme dengan Lingkungannya.

11

Biosfer adalah kumpulan dari ekosistem yang terdapat

di permukaan bumi ini.

INDIVIDU

POPULASI

KOMUNITA S

EKOSISTE M

BIOSFER

2.

Macam-Macam Ekosistem

Berdasarkan tempat terjadinya interaksi antara komunitas dengan lingkungan abiotiknya, ekosistem dibedakan menjadi :

Ekosistem darat, meliputi gurun, padang rumput, Ekosistem air tawar, dibedakan menjadi ekosistem

hutan basah, hutan gugur, taiga, dan tundra.

airnya mengalir ataupun yang berganti-ganti (lotik) dan yang airnya tenang (lentik).

Ekosistem air laut. Secara fisik,habitat laut dibagi

menjadi daerah (zona) litoral, neritik, batial, dan abisal.

Ekosistem pantai, mencakup hutan pantai yang terdiri beberapa formasi. Secara berurutan, formasi yang

atas

terdapat pada ekosistem hutan pantai dari daerah pasang surut kearah darat adalah hutan bakau (mangrove), pescaprae, dan formasi barringtonia.

12

Contoh Ekosistem Laut Berdasarkan menjadi :

cara

pembentukannya,

ekosistem

dibagi

Ekosistem alami, yaitu ekosistem yang terbentuk secara pengaruh atau campur tangan manusia. hutan tropis dan

alami tanpa adanya

Contoh: ekosistem gurun pasir, ekosistem ekosistem hutan gugur.

Ekosistem buatan, yaitu ekosistem yang sengaja dibuat

oleh manusia. Contoh: kolam, waduk, sawah, ladang dan taman.

Ekosistem suksesi, yaitu ekosistem yang merupakan hasil didahului oleh kerusakan. Contoh: menghuninya punah. Setelah

suksesi lingkungan yang seluruh kehidupan yang

suatu daerah tertimpa bencana gunung meletus sehingga beberapa lama lingkungan itu akan menjadi ekosistem baru. Berdasarkan makanan, ekosistem terdiri dari :

Komponen autotrofik, merupakan organisme yang mampu menyediakan makanannya sendiri (fotosintesis).

Komponen heterotrofik, merupakan organisme yang hanya memanfaatkan hanya bahan organik.

13

Berdasarkan fungsional, ekosistem terbagi menjadi :
• • • • • •

Aliran energi Rantai makanan Pola keaneaka ragaman dalam waktu dan ruang Daur makanan (biogeokimia) Perkembangan dan evolusi Pengendalian Berdasarkan unsur penyusun, ekosistem terbagi menjadi :

Senyawa anorganik (C, N, P, H2O dll yang terlibat dalam daur

materi)
• • • •

Senyawa organik (protein, karbohidrat, lemak, dll) Resim iklim, berupa faktor fisik Produsen (organisme autotrofik) Konsumen (organisme heterotrofik)

Pengurai (saprotrof dan osmotrof)

7. Pola Interaksi Antar Makhluk Hidup Di alam ekosistem terdapat pola interaksi antar makhluk hidup, yakni sebagai berikut. 1. Kompetisi, terjadi karena memperebutkan makanan yang sama, memperebutkan habitat yang sama atau memperebutkan pasangan untuk berkembang biak.
• Kompetisi pada tumbuhan: perebutan air, mineral, oksigen

antara rumput, semak dan

alang-alang.

14

Kompetisi pada hewan: perebutan rumput antara kambing, sapi dan kerbau.

• Kompetisi pada hewan sejenis: perebutan betina oleh hewan jantan.
2. Predasi, terjadi antara konsumen tingkat II dan konsumen

tingkat I, misalnya harimau dan kijang (harimau sebagai pemangsa dan kijang sebagai yang dimangsa).
3. Simbiosis, yaitu hidup bersama antara dua jenis makhluk

hidup yang berbeda dalam hubungan yang erat. Simbiosis adalah interaksi antara dua organism yang berbeda spesies yang hidup bersama. Pada simbiosis ini, satu organisme akan hidup pada atau bersama organisme lain yang dinamakan inang. lebih Organisme lanjut yang berinteraksi menjadi dengan tiga inang tipe, akan yakni: memperoleh keuntungan dari interaksi tersebut. Simbiosis ini dikelompokkan komensalisme, parasitisme, dan mutualisme.
• Simbiosis

mutualisme adalah hidup bersama yang saling

menguntungkan antara dua jenis makhluk hidup yang berbeda. Contoh: Lebah madu atau kupu-kupu dengan tanaman bunga (lebah mendapat madu sedangkan tanaman dapat mengalami penyerbukan), kerbau dan burung jalak (burung jalak mendapat makanan berupa kutu dari tubuh kerbau).
• Simbiosis komensalisme adalah hidup bersama antara dua jenis

makhluk

hidup

yang

berbeda, yang

salah lainnya

satunya tidak

mendapat mendapat

keuntungan

sementara

keuntungan ataupun kerugian. Contoh: Epifit dan pohon-pohon tinggi, misalnya anggrek mendapat cahaya matahari karena berada di pohon yang tinggi, ikan remora dan ikan hiu, remora mendapatkan sisa-sisa makanan ikan hiu yang tercecer dan sekaligus mendapat perlindungan.
15

• Simbiosis parasitisme adalah hidup bersama antara dua jenis

makhluk hidup yang berbeda, salah satu makhluk hidup mendapat dirugikan. keuntungan Contoh: sedangkan dan makhluk tanaman hidup inang lainnya (benalu benalu

mengambil air dan zat- zat makanan dari tanaman inangnya), tali putri dan tanaman pagar (tali putri mengambil air dan zatzat makanan dari tanaman pagar), kutu kepala dan manusia (kutu mengisap darah dari kepala manusia).
4. Antibiosis, yaitu pola interaksi antara dua makhluk hidup yang

berbeda, dimana salah satu makhluk hidup menghambat pertumbuhan makhluk hidup lainnya. Penicellium notatum dan bakteri, dimana Penicellium notatum menghasilkan antibiotik penisilin yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri.

8. Saling Ketergantungan Antar Makhluk Hidup 1. Hubungan Antara Komponen Boitik Dan Abiotik • Komponen biotik bergantung pada komponen abiotik.

Contoh: 1) manusia, hewan dan tumbuhan memerlukan oksigen untuk bernapas, 2) tumbuhan hijau memerlukan karbondioksida, air dan cahaya matahari untuk proses fotosintesis, 3) ikan hiu memerlukan air laut sebagai habitatnya.
• Komponen biotik mempengaruhi komponen abiotik.

Contoh: 1) cacing tanah dapat menggemburkan tanah, 2) akar pepohonan dapat menyerap dan menahan air hujan.
2.

Saling Ketergantungan Antar Komponen Biotik

16

• Rantai makanan, adalah peristiwa makan dan dimakan dalam

urutan tertentu yang membentuk rangkaian lurus sederhana dan tidak bercabang-cabang. Perhatikan skema berikut :
Konsumen II Produsen Konsume Konsume nI Konsumen I

Pengurai

Contoh rantai makanan:
1) Fitoplakton→ zooplakton→ ikan kecil→ penyu pemakan

daging→ pengurai
2) Padi→ tikus→ ular sawah→ elang→ pengurai 3) Daun→ ulat→ burung→ elang→ pengurai

• Jaring - jaring makanan, adalah kumpulan beberapa rantai

makanan yang saling berhubungan.
• Piramida makanan, adalah komposisi rantai makanan yang

makin ke atas jumlahnya makin kecil.
• Arus energi, adalah perpindahan energi dari satu makhluk hidup

ke makhluk hidup yang lain dalam rantai makanan. Dalam ekosistem, energi mengalami
17

perpindahan

dari

cahaya

matahari→produsen→ konsumen pertama→ konsumen kedua→ konsumen ketiga.
• Daur zat, adalah perpindahan zat dari satu tempat ke tempat

lain dan kembali ke tempat semula. Controh: daur oksigen, daur nitrogen dan daur karbon.

18