You are on page 1of 4

ASAM NITRAT ( HNO3

)

  Bahan kimia korosif ( corrosive) adalah bahan kimia yang dapat bereaksi dengan jaringan tubuh yang dapat menimbulkan kerusakan berupa : luka, peradangan, iritasi ( gatal – gatal ) dan sensitasi. Pertolongan dan keselamatan  Pertolongan pertama a) Setelah terhirup :  Segera hirup udara yang segar.  Penanganan lebih lanjut dapat menghubungi dokter . b) Setelah kontak dengan kulit :  Cuci dengan air yang banyak, dengan tujuan untuk menurunkan konsentrasi asam melalui pengenceran, agar tidak menimbulkan efek korosif yang begitu parah pada kulit.  Olesi dengan polyethylene glycol 400 .  Segera lepaskan pakain yang terkontaminasi. c) Setelah kontak dengan mata :  Bilas dengan air yang banyak selama sekurangnya 10 menit dengan kelopak mata terbuka lebar.  Secepatnya panggil dokter. d) Setelah tertelan :  Berikan korban air minum yang banyak, hindari muntah( resiko perforasi)  Untuk penanganan lebih lanjut, secepatnya panggil dokter. Jangan coba menetralisir.

peradangan. . b) Setelah kontak dengan kulit :  Cuci dengan air yang banyak.  Secepatnya panggil dokter. d) Setelah tertelan :  Berikan korban air minum yang banyak.  Segera lepaskan pakain yang terkontaminasi. iritasi ( gatal – gatal ) dan sensitas  Pertolongan pertama a) Setelah terhirup :  Segera hirup udara yang segar. agar tidak menimbulkan efek korosif yang begitu parah pada kulit.  Penanganan lebih lanjut dapat menghubungi dokter .ASAM KLORIDA ( HCl )  Bahan kimia korosif ( corrosive) adalah bahan kimia yang dapat bereaksi dengan jaringan tubuh yang dapat menimbulkan kerusakan berupa : luka. hindari muntah( resiko perforasi)  Untuk penanganan lebih lanjut. Jangan coba menetralisir. c) Setelah kontak dengan mata :  Bilas dengan air yang banyak selama sekurangnya 10 menit dengan kelopak mata terbuka lebar.  Olesi dengan polyethylene glycol 400 . dengan tujuan untuk menurunkan konsentrasi asam melalui pengenceran. secepatnya panggil dokter.

ASAM SULFAT ( H2S04 )  Bahan kimia korosif ( corrosive) adalah bahan kimia yang dapat bereaksi dengan jaringan tubuh yang dapat menimbulkan kerusakan berupa : luka. b) Setelah kontak dengan kulit :  Cuci dengan air yang banyak. c) Setelah kontak dengan mata :  Bilas dengan air yang banyak selama sekurangnya 10 menit dengan kelopak mata terbuka lebar. hindari muntah( resiko perforasi)  Untuk penanganan lebih lanjut. iritasi ( gatal – gatal ) dan sensitas  Pertolongan pertama a) Setelah terhirup :  Segera hirup udara yang segar.  Penanganan lebih lanjut dapat menghubungi dokter . dengan tujuan untuk menurunkan konsentrasi asam melalui pengenceran. Jangan coba menetralisir. agar tidak menimbulkan efek korosif yang begitu parah pada kulit.  Olesi dengan polyethylene glycol 400 . . secepatnya panggil dokter. peradangan.  Segera lepaskan pakain yang terkontaminasi.  Secepatnya panggil dokter. d) Setelah tertelan :  Berikan korban air minum yang banyak.

 Secepatnya panggil dokter.ASAM FLORIDA ( HF )  Pertolongan pertama a) Setelah terhirup :  Segera hirup udara yang segar.  Penanganan lebih lanjut dapat menghubungi dokter .  Segera lepaskan pakain yang terkontaminasi. secepatnya panggil dokter. b) Setelah kontak dengan kulit :  Cuci dengan air yang banyak. hindari muntah( resiko perforasi)  Untuk penanganan lebih lanjut. c) Setelah kontak dengan mata :  Bilas dengan air yang banyak selama sekurangnya 10 menit dengan kelopak mata terbuka lebar. dengan tujuan untuk menurunkan konsentrasi asam melalui pengenceran.  Olesi dengan polyethylene glycol 400 . . agar tidak menimbulkan efek korosif yang begitu parah pada kulit. d) Setelah tertelan :  Berikan korban air minum yang banyak. Jangan coba menetralisir.