BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sel merupakan unit struktural fungsional terkecil di dalam tubuh makhluk hidup.

Sel dibagi dua bagian yaitu sel prokatiotik dan eukariotik. Sel prokariotik yaitu sel dimana belum memiliki membran inti, sedangkan sel eukariotik yaitu sel yang sudah memiliki membran inti. Stuktur Umum sel Prokiariotik (Bakteri dan Mikoplasma) umumnya berbentuk bola atau batang, dan berukuran beberapa mikrometer. Bakteri dari luar ke dalam berturut-turut terdiri dari flagell, dinding sel, selaput plasma, sitoplasma yang di dalamnya terdapat nukleoid dan ribosom, dan mesosoma. Dinding sel bakteri mengandung senyawa mukopeptida yang digunakan untuk mengelompokkan bakteri. Kadar mukopeptida bakteri gram negatif lebih tinggi dibandingkan bakteri gram positif. Dalam sitoplasma mengandung mesesom dan nukleoid yaitu berfungsi sebagai: Mesesoma yaitu berperan sebagai alat pengatur pembelahan lipatan selaput plasma bersama-sama dengan ribosom berperan sebagai sintesis protein, dan nukleoid yaitu kumpulan bahan informasi genetik yang terdapat pada bakteria. Pada saat bakteria membelah, bahan informasi genetik dibagi ke sel anakan tanpa mengalami perubahan menjadi kromosom. Flagella merupakan alat gerak yang sederhana yang berasal dari granula basal yang terdapat disitoplasma. Ditengahnya terdapat filamen yang terdiri dari senyawa protein. Sedangkan sel eukariotik pada tumbuhan dan hewan sudah memiliki nukleus. Didalam nukleus inilah terkandung sebagian besar DNA. Sel eukariotik ini mencangkup sel hewan dan sel tumbuhan, ukuran sel eukariotik lebih besar daripada sel prokarioti. Struktur sel eukariotik(pada sel tumbuhan) terdiri dari Dinding sel, Protoplasma; Sitoplasma, selaput plasma, dan nukleoplasma. Kemudian pada sel hewan, sel hewan Tidak memiliki sinding sel dan tidak memiliki plastida (Kloroplas) Pada banyaknya membran sel eukariotik yang berbeda merupakan bagian dari sistem endomembran. Membran ini dihubungkan melalui sambungan fisik langsung atau melalui transfer segmen-segmen membran sebagai vesikula(gelembung terbungkus membran) kecil. Akan tetapi, hubungan ini tidak berarti bahwa membran yang berbeda-beda itu sama sturktur dan fungsinya. Sistem endomembran mencakup selubung nukleus, retikulum endoplasmik, aparatus golgi, lisososm, berbagai jenis vakoula, dan membran plasma. Kemudian ketika kita membahas mengenai membran sel, tentu kita ingat bahwa sistem membran tidak hanya terdapat pada membran sel saja. Tetapi pada bagian sitosol pada sel terdapat lipatan-lipatan akibat invaginasi maupun evaginasi berulang-berulang dari membran sel. Lipatan-lipatan ini membentuk runaganruangan di dalam sitoplasma. Ruangan-ruangan ini disebut organela. Organela-organela ini mempunyai fungsi dan aktivitas tertentu, yang kesemuanya ditujukan untuk menunjang kehidupan sel. Pada makalah fokus pembahasan hanya pada retikulum endoplasma, yang akan dibahas berupa struktur retikulum endoplasma kasar, fungsi dari retikulum endoplasma kasar, menjelaskan enzimenzim yang terdapat dalam retikulum endoplasam kasar, dan lain-lain. Sehingga diharapkan melalui makalah ini 1.2 Tujuan Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini dantara lain: 1. Mengetahui struktur retikulum endoplasma kasar 2. Mengetahui enzim-enzim yang terdapat pada retikulum endoplasma kasar 3. Menjelaskan peranan retikulum endoplasma kasar dalam menunjang aktivitas sel 4. Menjelaskan, komposisi kimia dari retikulum endoplasma

bersifat multiseluler. seperti jaringan dan organ. Sel sangat mendasar bagi ilmu biologi sebagaimana atom bagi ilmu kimia: seluruh organisme terdiri dari sel. ketika kita memutuskan untuk membalik ke halaman sebelumnya. sel saraf akan mengantarkan kepurusan itu dari otak ke sel ototo tangan kita. Karena keterbatasan inilah maka muncul mikroskop elektron pada tahun 1950 seiring dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. terdapat beragam bentuk kehidupan yang berwujud sebagai organisme bersel tunggal. terjadi pada tingkat mendasar pada tingkat seluler. pembesaran yang lebih akan meningkatkan kekaburan. Ahli biologi menggunakan TEM terutama untuk mengkaji ultrastruktur internal sel dan SEM untuk meliaht . Penguraian (resolusi) ini dibatasi oleh panjang gelombangcahaya-tampak yang digunakan untuk menerangi spesimennya. diperlukan alat yang dapat menampilkan sel dengan ukuran yang lebih besra. Sebagai contoh adalah ketika kita membaca. TEM) dan mikroskop elektron payar(scanning electron microscope. Lensa ini merefraksi (membelokan) cahaya sedemikina rupa sehingga bayangan spesimen diperbesar sewaktu baynagan itu diproyeksikan ke mata kita. meskipun pada prakteknya batas untyk struktur biologis umumnya hanya kira-kira 2 nanometer . sel ini merupakan kumpulan materi paling sederhana yang dapat hidup. Mikroskop seperti halnya mata kita memiliki daya urai yang terbatas. sejarah penemuan sel serta bagian-bagian lainnya dari sel. mikroskop cahaya tidak dapat menguraikan yang lebih halus dari kira-kira 0. Kontarksi sel otot menggerakkan mata kita ketika kita membaca. Meskipun begitu. Hal ini diperlukan karena selain retikulum endoplasma kasar berada di sel dan sel merupakan struktur terkecil dari individu atau organisme yang memiliki bagian-bagian yang kemudian akan bekerja bersama-sama mendukung aktivitas sel. Sejak ditemukan mikroskop oleh Anthony van Leewenhoek penelitian tetnag sel erkembang dengan sangat pesat. Organisme yang lebih kompleks termasuk tumbuhan dan hewan. Penemuan dan kajian awal tentang sel memperoleh kemajuan sejalan dengan penemuan dan penyempurnaan mikroskop pada abad ke tujuh belas. Cahaya tampak dilewatkan melalui spesimen dan kemudian menembus lensa kaca. ketika sel ini disusun menjadi tingkat kehidupan yang lebih tinggi.1 SEL Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai retikulum endoplasma kasar. ada baiknya kita memahami terlebih dahulu mengenai sel. tubuhnya merupakan kerjasama berbagai jenis sel terspesialisasi yag tidak akan bertahan lama jika masing-masing berdiri sendiri. Evolusi sains seringkali berada sejajar dengan penemuan peralatan yang memperluas indera manusia untuk bisa memasuki batas-batas baru . Mikroskop elektron( electron microscope) modern secra teoritis dapat mencapai resolusi(penguraian) kira-kira 0. Namun demikian. mikroskop cahaya dapat memperbesar secara efektif hingga kira-kira seribu kali ukuran sebenarnya:. sel dapat dipisahkan sebagi unit dasar dari struktur dan fungsi organisme.BAB II PEMBAHASAN 2. SEM). Dalam hirarki organisasi biologis. Selain itu. Sel yang berukuran sangat kecil tentu tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Apapun yang dilakukan oleh organisme. dan juag yang sering kita gunakan dalam praktikum adalah mikroskop cahaya(light microscope). ukuran kecil bakteri. Mikroskop yang pertama kali digunakan oleh para saintis Renaisans. mikroskop elektron terdiri dari mikroskop elektron transmisi(transmission electron microscope.2 mikrometer.1 nanometer.

Perkembangan Teori Sel • Robert hooke (1635-1705): menemukan ‘kamar-kamar’ kecil yang disebut cella pada sel-sel irisan gabus • Schleiden (1840-1891) dan Schwan (1810-1882): mahluk hidup terdiri dari sel-sel. sel eukariotik merupakan kelompok sel yang hanya ditemukan pada bekteria. Masing-masing ruangan mempunyai bentuk dan ukuran yang berbeda-beda sehingga dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu : 1. . dalam tahun 1945. 2.3 RETIKULUM ENDOPLASMA a. Organel tersebut merupakan bangunan yang berbentuk ruangan-ruangan yang berdinding membran dan salimg berhubungan yang berbentuk anyaman. Sisterna. Sel prokariotik dan Sel eukariotik Perbedaan sel eukariotik dan prokariotik: • Dari segi evolusi . sedangkan sel prokariotik tidak memilki selubung inti sehingga materi inti berhubungan langsung dengan sitoplasma 2. adapun karakteristik sel antara lain: • Sel sangat kompleks dan terorganisir • Sel mempunyai program genetik • Sel membentuk dan menggunakan energi • Sel mampu menghasilkan berbagai macam reaksi kimia • Sel mampu menghasilkan aktivitas mekanik • Sel mampu merespon stimuli • Sel mampu mengatur diri • Sel mampu membelah diri a. Sel merupakan unit struktural dari mahluk hidup • Felix Durjadin (1835): nukleus merupakan bagian yang penting dari sel • Johannes Purkinje (1787-1869): cairan sel adalah protoplasma • Max Schultze (1825-1874): protoplasma merupakan dasar fisik kehidupan dan sel merupakan unit fungsional dari kehidupan • Rudolf Virchow (1858): “omne cellula ex cellulae”.. fungi. Sementara sel eukariotik ditemukan pada protista. berbentuk ruangan gepeng .permukaan spesimen secara rinci. materi genetik(DNA) terkonsentrasi pada suatu daerah yang disebut nukleoid • Sel eukariotik memilki selubung inti dengan berbagai organelnya. Karakteristik Sel Sel memiliki karakteristik tersendiri yang membedakannya dengan struktur-struktur lainnya. tumbuhan dan hewan yang strukturnya lebih kompleks • Sel prokariotik tidak memiliki nukleus. Organel ini dikemukakan untuk pertama kalinya oleh Porter dkk. sel berasal dari sel sebelumnya c. Sejarah Awal Dari Retikulum endoplasma Sitoplasma sel hewan dan tumbuh-tumbuhan ditembusi oleh sistem membran yang kompleks dan membentuk satu kesatuan fungisional yang erat.2 PANDANGAN MENYELURUH TENTANG SEL a. yang kadang-kadang tersusun berlapis-lapis dan saling berhubungan.

sedangkan pada sel-sel tumbuhan tingkat tinggi hanya sedikit. di antaranya pemisahan dan himpunan sistem enzim. Retikulum endoplasmik (RE) merupakan labirin membrane yang demikian banyak sehingga reticulum endoplasmic ini meliputi separuh lebih dari total membran dalam sel-sel eukariotik . vesikel dan kantong-kantong pipih yang menempati ruang sitoplasma. Pengertian lain menyebutkan bahwa RE sebagai perluasan membran yang saling berhubungan yang membentuk saluran pipih atau lubang seperti tabung di dalam sitoplsma. Lubang/saluran tersebut berfungsi membantu gerakan substansi-substansi dari satu bagian sel ke bagian sel lainnya. (kata endoplasmik berarti “di dalam sitoplasma” dan diturunkan dari bahasa latin berarti “jaringan”) . RE ini terdiri dari jaringan tubula dan gelembng membrane yang disebut sisterne (cisternae) (bahasa latin cisternae berarti “kotak” atau “peti”). Tubular. DNA. Dengan ditemukannya Retikulum Endolplasma ini sebuah sel tidak lagi dapat di anggap sebagai kantong yang berisi enzim. Struktur Retikulum Endoplasma Retikulum Endoplasma (RE. Membran RE memisahkan ruangan internal. Karena letaknya memusat pada bagian dalam sitoplasma (endoplasma) dan karena strukturnya sebagian anyaman dan untuk sebagian besar terdapat dalam endoplasma. Retikulum Endoplasma sendiri terdiri atas ruangan-ruangan kosong yang ditutupi dengan membran dengan ketebalan 4 nm (nanometer. b. Dan kata Retikulum berasal dari kata reticular yang berati anyaman benang atau jala. Dan karena membran RE ini bersambungan dengan ruang sisternal RE ini. serupa dengan sel tetapi berukuran lebih tipis sekitar 50-60oA . berbentuk sebagai gelembung-gelembung yang berlapis. Retikulum Endoplasma merupakan bagian sel yang terdiri atas sistem membran. Retikulum Endoplasma (RE) adalah organel yang dapat ditemukan pada semua sel eukariotik baik sel hewan atau pun sel tumbuhan. mengelilingi suatu ruangan yang disebut lumen atau sisterna yang berbentuk labirin. misalnya. Retikulum endoplasma hanya dapat terlihat dengan pengamatan mikroskop elektron. RNA. Membran ini berhubungan langsung dengan selimut nukleus atau nuclear envelope. Jumlah total dan proporsi retikulum endoplasma kasar dan retikulum endoplasma halus berubah-ubah bergantung pada keadaan metabolisme sel. Apabila diamati lebih teliti retikulum endoplsma terdiri dari tubulus-tubulus. Di sekitar Retikulum Endoplasma adalah bagian sitoplasma yang disebut sitosol. Jumlah total pada beberapa sel berbeda pada sel-sel pankreas misalnya sangat rapat dengan retikulum endoplasma. Dan maka dari itu disebut disebut sebagai Retikulum Endoplasma (disingkat RE). Vesikuler. Sel-sel yang mensintesis dan mensekresikan protein memiliki retikulum endoplasma halus lebih banyak . 3. Setelah fiksasi dengan osmium tetraoksida. sedangkan pada sel-sel epitel sebagian besar kandungannya adalah retikulum endoplasma halus. Banyak rongga-rongga yang dibatasi oleh membran yang bertanggung jawab atas fungsisel yang vital. atau endoplasmic reticula) adalah organel yang dapat ditemukan pada semua sel eukariotik. yaitu ruanagn sisternal dan sitosol. dan larutan-larutan bahan yang dibatasi oleh membran luar seperti pada bakteri yang primitif. pada pankreas lebih banyak mengandung retikulum endoplasma kasar. Retikulum endoplasma jika diamati tampak berupa lembaran yang terlipat-lipat. 10-9 meter). Retikulum endoplasma Sebagian sel eukariotik mengnndung retikulum endoplasma tetapi perlu kita ketahui bahwa jumlah maupun jenisnya bervariasi .2. berbentuk sebagai pipa-pipa kecil yang saling berhubungan. terlihat bahwa selaput retikulum endoplasma.

RE fibroblas berisi rantaian protokolagen dan enzim-enzim hidrolase. Kandungan lumen RE ini sangat bervariasi seiring dengan jenis sel dan keadaan fisilogis sel tersebut. Misalnya RE plasmosit (sel plasma) berisi imunoglobulin. Sebagai organel yang termasuk pada sistem membran. dibandingkan dengan membran sel. sehingga menyebabkan membran retiukulum endoplasma sifatnya lebih stabil dan kental. antara lain glukosa-6-fosfatase atau nukleosida fosfatase dan kosiltransferase. sintesis fosfolipida dan steroida.000 dalton. glikoprotein dan lipoprotein. Cairan Luminal Retikulum Endoplasma Isi lumen retikulum endoplasma (RE) merupakan cairan yang mengandung sejumlah holoprotein. Fungsi Retikulum Endoplasma . Komposisi Kimia Retikulum Endoplasma 1. Selaput retikulum endoplasma mengandung lebih sedikit glikolipida dan kolesterol daripada selaput sel. maka membran retikulum endoplasma relatif lebih tipis. d. Glukosa-6-fosfatase atau nukleosida fosfatase yaitu enzim yang berperan dalam metabolisme asam lemak. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan komposisi molekulnya. Sedangkan kosiltransferase yaitu enzim yang berperan dalam sintesis glikolipida dan glikoprotein 2. Sedangkan protein selaput retikulum endoplasma umumnya adalah berupa glikoprotein dengan berat molekul (BM) sekitar 10. selaput retikulum endoplasma terdiri atas lipida 30% dan protein 70%.000-20. c. Lipida sebagian besar berupa fosfatidilkolin. Dengan teknik patah-beku dan sitokimia dapat diketahui bahwa babarapa diantara protein tersebut merupakan enzim dan rantaian pemindahan elektron. Pada membran retikulum endoplasma kandungan proteinnya lebih tinggi daripada lipidnya bila dibandingkan dengan dengan membran sel. Selaput Retikulum Endoplasma Dari analisis kimia diperoleh bahwa.dibandingkan retikulum endoplasma halus. Enzim yang terdapat di selaput retikulum endoplasma sangat bervariasi.

Hal ini merupakan langkah penginisiasi dalam penambahan grup glukosa untuk menghasilkan glikoprotein dan glikolipid. RE sarkoplasmik ini ditemukan pada otot licin dan otot lurik. dan dioxin (2-3-7-8tetrakioro dibenzo-p-dioxin). Aktivitas sitokrom p450 reduktase akab meingkat demikian juga dengan sitokrom B5 juga meningkat meskipun sedikit. Dalam kaitannya dengan fungsi anabolik dan protektf membran RE mampu engubah zat toksik menjadi lebih hidrofil sehingga menjadi lebih mudah disekresikan. dan tempat melekatnya reseptor pada protein membran sel. RE halus mensintesis molekul.Di permukaan RE kasar. RE halus Berbeda dari RE kasar. RE halus tidak memiliki bintik-bintik ribosom di permukaannya. fenobarbital. Banyaknya enzim hidroksilase dalam membran RE menyebabkan hidroksilasi. Maka. Yang membedakan RE sarkoplasmik dari RE halus adalah kandungan proteinnya. Induktor itu antara lain adalah 3-metil kolantrene. Enzim-enzim dalam RE mempunyai induktor untuk pengaktifannya. metabolisme karbohidrat dan konsentrasi kalsium. Ribosom ini berperan dalam sintesis protein. RE sarkoplasmik adalah jenis khusus dari RE halus. terdapat bintik-bintik yang merupakan ribosom. Sementara itu akrivotas glukosa-6-fosfatase. Selain itu terdapat dua rantai pengangkut elektron yaiu sitokrom P450 dan sitokrom b5 . sementara RE sarkoplasmik menyimpan dan memompa ion kalsium. ATPase. dan NADH sitokrom B5 reduktase aktivitasnya justru akan meurun. Hidroksilasi yang terjadi pada membran sel RE seanding dengan keampuan sel dalam fungsi anabolik dan protektif. sintesis fospolipid dan steroid. Enzim-enzim itu antara lain hidrolase terutama glukosa 6-fruktosa dan nukleosida fusfotase. anaftofalfon. Beberapa diantaranya dalah protein integral pada membran ynag berhubungan dengan mekanisme pengepakan melalui rute baru sintesis protein yaitu masuk atau melalui membran RE. detoksifikasi obat-obatan. RE sarkoplasmik berperan dalam pemicuan kontraksi otot. glikosiltransferase yang berperan sebagi katalisator dalam sintesis glikolipid dan glikoprotein. Beberapa grup protein lain dalam membran RE mengandung enzim yang terikat pada membran. RE kasar dan RE halus bersama-sama berfungsi transportasi molekul-molekul dan bagian sel yang satu ke bagian sel yang lain. hasil isoslasi membran RE kasar ternyata hanya mengandung grup-grup protein. RE halus berfungsi dalam beberapa proses metabolisme yaitu sintesis lipid. Enzim-Enzim Retikulum Endoplasma Hasil analisis kimia membran reikulum endoplasma terdapat enzim-enzim dan rantai molekulmolekul pembawa elektron. enzim-enzim yang berperan dalam metabolisme asam lemak. tampak disini enzim RE sangat heterogen namin demikian enzim terbanyak yang dijumpai di membran RE adalah glukosa-6-fusfotase. . fungsi utama RE kasar adalah sebagai tempat sintesis protein. e. Contoh mekanisme induksi yang dilakukan zat-zat y=tersebut pada enzim RE adalah sebagai berikut: jika fenobarbital diberikan maka aktivitas enzim pada RE kasar akan berubah. Berkaitan dengan sintesis glokoprotein dan glikolipid.

Pengertian lain menyebutkan bahwa RE sebagai perluasan membran yang saling berhubungan yang membentuk saluran pipih atau lubang seperti tabung di dalam sitoplsma Lubang/saluran tersebut berfungsi membantu gerakan substansi-substansi dari satu bagian sel ke bagian sel lainnya. berperan dalam sintesis lemak. (kata endoplasmik berarti “di dalam sitoplasma” dan retikulum diturunkan dari bahasa latin yang berarti “jaringan”). Contoh protein tersebut adalah enzim dan hormon. RE kasar tampak kasar melalui mikroskop elektron karena ribosom menonjol di permukaan sitoplasmik membran. Pada beberapa sel komponen-komponen sel ini menyebabkan warna . Membran RE memisahkan ruangan internal. terdapat ribuan ribosom atau ribosome. Dalam sel organel ini terdapat dua bentuk yaitu reticulum endoplasma kasar dan reticulum endoplasma halus. Retikulum endoplasma memiliki struktur yang menyerupai kantung berlapis-lapis. RE yang ditempeli ribosom tampak berbintik-bintik sehingga tampak kasar. Bagian ini disebut dengan Retikulum Endoplasma Kasar atau Rough Endoplasmic Reticulum. Sedangkan bagian-bagian Retikulum Endoplasma yang tidak diselimuti oleh ribosom disebut Retikulum Endoplasma Halus atau Smooth Endoplasmic Reticulum. Kebanyakan protein tersebut tidak diperlukan sel dalam jumlah banyak dan biasanya akan dikeluarkan dari sel. ruang diantara kedua membran selubung itu bersambung dengan ruang sisternal RE ini. Dan karena membran RE ini bersambungan dengan selubung nukleus. berbentuk saluran yang pipih dalam sitoplasma dan berhubungan dengan membran inti. RE halus diberi nama demikian karena permukaan sitoplasmiknya tidak mempunyai ribosom. sedangkan RE halus yang tidak ada ribosomnya. RE halus dan RE kasar. Kantung ini disebut cisternae.2. Retikulum Endoplasma berupa sistem membran yang komplek. Sel-sel yang sebagian besar terdiri dari Retikulum Endoplasma Halus terdapat di beberapa organ seperti hati. Ribosom merupakan tempat dimana proses pembentukan protein terjadi di dalam sel. dari sitosol. Fungsi retikulum endoplasma bervariasi. sekalipun tersambung. Ribosom juga dilekatkan pada sisi sitoplasmik membran luar selubung nukleus yang bertemu dengan RE kasar. Retikulum endoplasma berperan dalam sintesis dan transpor berbagai macam subtansi kimia.5 Retikulum Endoplasma Kasar Pada akhir abad yang lalu ditemukan bahwa sitoplasma berbagai jenis zat yang mengikat zat warna basa dengan kuat. yaitu ruang sisternal. RE ini disebut RE kasar. dan metabolisme karbohidrat. Retikulum Endoplasma (RE) merupakan labirin membran yang demikian banyak sehingga retikulum endoplasma melipiti separuh lebih dari total membran dalam sel-sel eukariotik. tergantung pada jenisnya.4 Retikulum Endoplasma Kasar dan Retiukum Endoplasma Halus Terdapat dua daerah RE yang struktur dan fungsinya berbeda jelas. 2. Kegunaannya adalah untuk membentuk lemak dan steroid. Retikulum endoplasma adalah tempat sintesis lipid dan karbohidratPada bagian-bagian Retikulum Endoplasma tertentu. Kegunaan Retikulum Endoplasma Kasar adalah untuk mengisolir dan membawa protein tersebut ke bagian-bagian sel lainnya. RE kasar yang ditempeli oleh ribosom berfungsi mengedarkan protein yang disintesis oleh ribosom. Penyusun membran retikulum endoplasma sangat bervariasi dari sel ke sel dan bahkan dari Sdaerah ke daerah didalam sel yang sama.

Sebaliknya. Zat basofil ini disebut zat kromoflik. Biang (precursor) glikoprotein juga mendaptkan gula (pusat) N-asetilglukosamin dan mannose di dalam lumen RE kasar. Sebagaian retikulum endoplasma mungkin dalam bentuk vesikel kecil yang terpisah. Basofilia yang khas ini disebabkan oleh sejumlah besar partikel-partikel kecil dari ribonukleoprotein (RNP) disebut ribososm. Protein sekresi kemudian tersalut menjadi vesikel(granula) sekresi dan menuju ke permukaan sel. Begitu rantai polipeptida tumbuh . Sering tersusun sejajar. RE kasar Merupakan Tempat Modifikasi Protein Terpisah.. karena zat ini memberi warna yang sama seperti kromatin inti atau pada sel-sel kelenjar terrtentu yaitu ergastoplasma. RE Kasar dan Sintesis Protein Sekretoris. sari anastomoo= melengkapi dengan mulut) jala-jala tubulus yang bercabang atau kantung ynag lebih gepeng disebut sisterna. sel-sel tertentu dalam pankreas mensekresi hormon insulin. sedangkan pada sel-sel lain komponen sel membentuk daerah basofil terbatas. kemudian zat basofilik dalam sitoplasma akhirnya dikenal sebagai asam ribonukleat. zat ini dapat menyerap cahaya ultraviolet dengan panjang gelombang 260 nm dan karena itu berisi asam nukleat. Banayk jenis sel terspesialisai mensekresi protein yang dihasilakn oleh ribosom yang dilekatkan pada RE kasar.basofil sitoplasma yang tersebar . tempat mereka dilepaskan ke luar. ditemukan bahwa sitoplasma hampir semua sel-sel (kecuali pada eritrosit matang) berisi suatu sistem membran pembatas ruangan yang dikatakan suatu organel baru ang disebut retikulum endoplasma. kedalam aliran darah. yang melekat keluar permukaan membran. Ruangan-ruangan itu membentuk anastomosis(anastomosis. Dengan mengguakan reaksi Feulgen untuk DNA. suatu hormon. Segera setelah protein yang dihasilkan ribosom bermembran pada RE kasar telah dipisahkan di dalam lumen organel ini. sebagian molekul mula-mula terjulur ke dalam lumen RE kasar dan kemudian kelaur lagi sebelum memasukinya lagi. akhirnya diketahui bahwa zat basofilik dalam sitoplasma tidaklah mungkin DNA. Misalnya. melainkan hanya meluas untuk sebagian saja. Dalam hal molekul transmembran yang sangat panjang. protein terpisah membrane diteruskan ke aparat golgi dengan perantara vesikel transfer bermembran tempat mereka dimodifikasi lebih lanjut. dengan mikroskop elektron ternyata adalah kelompokan retikulum endoplasma. Ruang dalam retikulum endoplasma kasar mungkin tampak sebagai celah yang sempit dengan dua membran yang sangat berdekatan. Daerah sitoplasma yang basofil yang tampak dengan mikroskop cahaya yaitu ergastoplasma atau zat kromofilik. Ketika mulai digunakan mikroskop elektron. secara bolak-balik melalui lapis (bilaminar) lipid membran dengan cara yang lebih mejemuk daripada menjahit. sesuai dengan istilah retikulum endoplasma kasar. Selain itu tampak bahwa zat ini disingkirkan dengan pemberian enzim ribonuklease. Suatu perubahan konfigurasi yang membantu mempertahankan pemisahan yang satu arah. tetepi tidak denagn deoksiribonuklease. kecuali bahwa bukannya menembus membrane . Fospolipid membran dan kolesterol juga tergabung dalam RE kasar. RE kasar Merupakan Tempat Penggabungan Protein Membran Integral dan Lipid Membran. Sesuai denagan konsep bahwa zat basofilik adalah bagian dari sitoplasma yang bekerja menghasilkan secret. dapat terjadi modifikasi tertentu pada molekul protein. Dari RE kasar. Diduga diduga bahwa molekul protein membrane integral dan molekul glikoprotein tertanam ke dalam membrane RE kasar dengan cara yang sama. Setelah pembuangan rantai tanda molekul protein dapat melihat karena terjadi pembentuakn ikatan s-s .

protein yang terikat secara kovalen pada karbohidrat. Penerjemahan ini terjadi di sitosol yang mempunayi pengenal isyarat (SRP= signal recognition particle). Protein sekretoris keluar dari RE yang dibungkus dalam membran vesikula yang menggelembung mirip tunas dari daerah terspesilaisai yang dibuat RE transisi. rantai ini dimasukkan ke dalam ruang sisternal melalui suatu pori yang dibentuk oleh protein dalam membran RE tersebut. polipeptida ini dimasukkan ke dalam membran RE itu sendiri dan ditahan di sana oleh bagian hidrofibik protein. RE kasar merupakan pabrik membran yang tumbuh di tempatnya denagn menambahkan protein dan fospolipid. sedangkan protein-protein yang dituangkan ke dalam lumen RE dipruntukkan bagi organela lainnya atau disekresikan. yaitu elongasinya(pemanjangan) tidak berada di sitosol melainkan menembus membran RE. istilah untuk polimer gula yang relatif kecil. (3) akibat bertubrukan dengan RE sinyal yang sifatnya hidrofobik akan menetrasi ke dalam membran. yang dihasilkan oleh ribosom bebas. Membran RE ini berkembang dan dapat ditransfer dalam bentuk vesikula transpor ke komponen lain sistem endomembran. SRP ini akan mengikat polipeptida isyarat segera setelah terbentuk. (2) segmen pertama dari polipeptida yang baru diterjemahkan dari ribosom adalah sinyal N-terminal. Sintesis protein transmembran dan luminal dilakukan oleh polisoma yang menempel pada membran RE serta melibatkan dua jenis resptor. sedangkan reseptor kedua mengikat ujung 3’ mRNA yang akan diterjemahkan. sebagian dari rantai polipeptida ini tetp berada di dalam membran menjadi protein transmembran. Begitu rantai ini masuk ke ruang sisternal. RE kasar juga membuat fospolipid membrannya sendiri. Karena polipeptida yang akan menjadi protein membran tumbuh dari ribosom. Sebagian besar perotein sekretoris berupa glikoprotein. protein baru melipat ke dalam konformasi aslinya. yang akan tetap berada dalam sitosol. RE Kasar dan Produksi Membran Disamping mebuat protein sekretoris. Reeptor pertama untuk mengenali ribosom subunit besar yang akan mengikat ribosom pada membran RE sehingga memungkinkan terjadinya pemindahan rantai polopeptida dari sitosol ke lumen RE. (4) sintesis protein berjalan .. Kompleks SRP dan polipeptida isyarat ini akan segera mengikatkan diri pada reseptornya yang terdapat di membran RE. (1) mRNA menginisiasi sintesis protein denagn subunit ribosom. Pada waku protein sekretoris telah terbentuk. Pada sintesis protein yang terjadi di RE kasar akan dijelaskan pada uraian berikut ini. enzim yang telah ada di dalam membran RE menyusun fospolipid dari prekusor di dalam sitosol.dari ribosom terikat. Pemindahan rantai polipeptida ke dalam lumen RE ditentukan oleh rantai mRNA yang diterjemahkan. Vesikula yang berpindah dari satu bagian sel ke bagian sel yang lain demikian disebut vesikula transpor. Protein transmembran yang dihasilan diperuntukkan bagi membran sel organela lainnya. tempelan karbohidrat pada flikoprotein ialah oligosakarida. RE kasar sebagai Pusat Bosintesis Sel Butir-butir ribosom pada membrab RE kasar akan mensintesis rantai polipeptida. Pada mRNA terdapat kodon untuk polipeptida isyarat. sedangkan bagian yang lain dilepas didlam sisterna RE. membrab RE akan mempertahankannya supaya tetap terpisah dari protein. Karbohidrat dilketkan ke protein dalam RE oleh molekul terspesialisai yang sudah ada di dalam membran RE.

dan periksisoma melibatkan hidrolisis ATP yang terjadi di sitosol. Retikulum Endoplasma merupakan bagian sel yang terdiri atas sistem membran. 5.terus. Selaput retikulum endoplasma terdiri atas lipida 30% dan protein 70% sedangkan isi lumen retikulum endoplasma (RE) merupakan cairan yang mengandung sejumlah holoprotein. seluruh rantai polipeptida mengikuti sinyalnya akan membus membran RE dan masuk ke dalam ruang RE. BAB III PENUTUP 3. di dalam RE juga terjadi proses sintesis fospolipid dan kolesterol. Proses sintesisnya terjadi di dalam membran RE. Setelah molekul protein selesai disintesis akan terjadi perpinadahan molekul tersebut dari sitosol ke mitokondria. Fungsi utama RE kasar adalah sebagai tempat sintesis protein sedangkan RE halus berfungsi dalam beberapa proses metabolism yaitu sintesis lipid. sedangkan fosfatidilserin dan fosfatidil inositol tetap berada di sitosol membran RE. jika protein terbenam di dam membran. Fosfatidilkolin disintesis dari gliserol-fosfat dan kolin.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan maka dapat disimpulkan beberapa hal diantaranya sebagai berikut. Retikulum endoplasma memiliki struktur yang menyerupai kantungberlapis-lapis. sinyal didegradasi oleh enzim peptidase yang terbenam di dalam membran. Retikulum endoplsma terdiri dari tubulus-tubulus. 4. Jika protein akan disekresikan. 3. (6) setelah disentesis lengakp. . detoksifikasi obat-obatan. Fospolipid dan kolesterol yang disintesis pada umumnya digunakan untuk memperbaiki membran sel atau membran organela yag rusak. subunit ribosom terlepas dari mRNA dibebaskan atau terikat membran RE dengan ribosom yang lain untuk menerjemahkan pesan yang sama. Selain itu untuk menyisipkan dan mendorong masuknya molekul protein ke dalam lumen organela tersebut juga diperlukan tenaga. Tenaga dari ATP digunakan untuk mengurai lipatan-lipatan molekul protein yang akan dipindahkan. vesikel dan kantong-kantong pipih yang menempati ruang sitoplasma. glikoprotein dan lipoprotein. Fopolipid yang disintesis kebanyakan adalah fosfatidilkolin. satu atau lebih sinyal top transfer akan menahan gerakan protein menenbus membran. Molekul-moleku ini pada awalnya berada di sitosol membran RE kemudian oleh aktivitas protein peminda yang disebut flipase akan menyebabkan fosfatidilkolin dipindajkan ke sitosol belahan lumnal membran RE. 1. Kantung ini disebut cisternae. dan tempat melekatnya reseptor pada protein membran sel. kloroplas. Selain protein. metabolisme karbohidrat dan konsentrasi kalsium. pertumbuhan rantai polipeptida meluas menembus membran mengikuti sinyalnya. (5) sesudah pertumbuhan polipeptida memanjang memasuki atau melalui membran RE. 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful