Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Harga Saham PT.

Astra International, Tbk
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Suatu perusahaan diharapkan dapat terus berkembang. Sementara pengembangan tersebut membutuhkan modal. Modal itu sendiri menjadi salah satu aspek penting dalam perusahaan baik dalam pembukaan bisnis maupun pengembangannya. Oleh karena itu, perusahaan harus menentukan seberapa banyak modal yang diperlukan untuk membiayai perusahaan. Sumber dana bagi perusahaan dapat diperoleh dari dalam maupun luar perusahaan. Dana dari dalam perusahaan, yaitu melalui laba ditahan dan depresiasi serta dana dari luar perusahaan yaitu dana yang berasal dari para kreditur dan investasi asing. Namun dana yang berasal dari pinjaman kreditur, serta investasi asing dirasa masih kurang. Oleh sebab itu banyak perusahaan yang memilih pasar modal sebagai sarana penambah modal mereka. Pasar modal merupakan wadah alternatif selain bank dan lembaga keuangan non bank bagi para investor untuk melakukan penanaman modal (investasi). Salah satu indikasi bekerjanya pasar modal secara optimal adalah ketersediaan informasi, baik informasi keuangan maupun informasi non keuangan yang bersifat simetris dan dapat diakses oleh semua pihak yang berkepentingan. Informasi tersebut berguna bagi investor sebagai dasar mengadakan penilaian terhadap perusahaan . Oleh karena itu peranan pasar modal menjadi semakin penting mengingat fungsi pasar modal sebagai tempat bertemunya pihak yang membutuhkan dana, dan pihak yang ingin menanamkan modalnya. Masyarakat yang sudah mengenal pasar modal, banyak yang tertarik untuk memiliki saham dari sebuah perusahaan sebagai bukti kepemilikannya akan perusahaan tersebut. Namun sebelum masyarakat memutuskan akan menginvestasi dananya dipasar modal ada kegiatan yang terpenting untuk dilakukan, yaitu penilaian dengan cermat terhadap emiten suatu perusahaan. Penilaian emiten suatu perusahaan didapat dari informasi yang tersedia di pasar modal sehingga masyarakat dapat dengan mudah memperoleh informasi tentang penilaian emiten suatu perusahaan. Salah satu aspek yang dinilai oleh masyarakat dalam investasi adalah kinerja keuangan perusahaan yang diukur dari laporan keuangan perusahaan Oleh

karena itu perusahaan akan selalu mempublikasikan laporan keuangannya agar para calon investor dapat mengetahui bagaimana kinerja perusahaan, dan prospek perusahaan tersebut ke depan. Dengan kata lain, sebuah laporan keuangan dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi para calon investor saat melakukan investasi. Berdasarkan latar belakang di atas, dapat dilihat peranan kinerja keuangan perusahaan sangat penting terhadap harga saham untuk menarik investor menanamkan modalnya pada perusahaan yang bersangkutan. Oleh karena itu penulis tertarik untuk mengangkat masalah ini sebagai bahan penulisan ilmiah dengan judul “ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PT. ASTRA INTERNATIONAL, Tbk.” 1.2 Rumusan dan Batasan Masalah 1.2.1 Rumusan Masalah 1. Bagaimana pengaruh kinerja keuangan PT. Astra International, Tbk terhadap harga sahamnya? 2. Seberapa besar pengaruh kinerja keuangan PT. Astra International, Tbk terhadap harga sahamnya? 1.2.2 Batasan Masalah Untuk membatasi luasnya penjabaran, dan pembahasan dalam penulisan ilmiah ini, maka penulis hanya memfokuskan pada laporan keuangan triwulan PT. Astra International, Tbk tahun 2007-2009. Adapun alat ukur yang digunakan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan adalah dengan rasio profitabilitas, Earning per Share (EPS), dan Price Earning Ratio (PER). Rasio profitabilitas sendiri diukur dengan Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), dan Return On Investment (ROI). Sedangkan pengaruh kinerja keuangan terhadap harga saham, penulis ukur dengan regresi linier berganda dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 17. 1.3 Tujuan Penelitian Adapun tujuan dari penulisan ilmiah ini, yaitu:

Astra International. Tbk terhadap harga sahamnya? 1. Astra International. Astra International.1 Manfaat Akademis Sebagai referensi bagi mahasiswa yang ingin melakukan penelitian tentang pengaruh kinerja keuangan perusahaan terhadap harga saham. 1.Astra International. PT. . Tbk terhadap harga sahamnya? 2. 2.2 Data dan Variabel Dalam penulisan ilmiah ini. Tbk bertempat di Jalan Gaya Motor Raya No.4 Manfaat Penelitian 1. Laporan Keuangan triwulan PT.4. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kinerja keuangan PT. Astra International.8. Daftar harga saham harian PT. Tbk (IDX: ASII) adalah bank yang pertama yang didirikan dan dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Sunter II – Jakarta Utara.5.1 Objek Penelitian Objek penelitian yang diteliti oleh penulis adalah PT.5 Metode Penelitian 1. Astra International. Astra International.4. Tbk periode 2007-2009. penulis menggunakan data sebagai berikut: 1. Untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan PT.2 Manfaat Praktis Bagi pihak internal perusahaan sebagai salah satu alat ukur kinerja keuangan perusahaan sedangkan bagi pihak eksternal (investor) sebagai salah satu pertimbangan ketika hendak menanamkan modalnya pada PT. Tbk.5. 1. 1. Tbk periode 2007-2009.1.

Tower II.3. Astra International.2 Studi Kepustakaan .idx. Tbk periode 2007-2009. 1. 5253 untuk mendapatkan harga saham harian PT. yaitu: 1. ROI) X2 = Earning Per Share (EPS) X3 = Price Earning Ratio (PER) 2.co. dua hari setelah. ROE.id untuk mendapatkan laporan keuangan triwulan PT. penulis menggunakan data sekunder yang berasal dari dua sumber. Variabel bebas (independent variable) X1 = Rasio profitabilitas (ROA. yaitu harga saham dua hari sebelum. 1. Adapun variable yang penulis gunakan. dan saat tanggal publikasi laporan triwulan PT. satu hari setelah. Tbk.5.Keterangan: Harga saham harian yang penulis gunakan hanyalah harga saham harian yang dibutuhkan saja. Astra International.3.3 Metode Pengumpulan Data 1. Tbk periode 2007-2009. yang pertama yaitu situs www. Sedangkan sumber yang kedua yaitu Pusat Referensi Pasar Modal (PRPM) yang bertempat di Jakarta Stock Exchange Building.5. Jalan Jenderal Sudirman Kav.1 Data Sekunder Dalam penulisan ilmiah ini. Lantai 2. satu hari sebelum. Astra International. Variabel terikat (dependent variable) Y = Harga Saham ((close price H-2 + close price H-1 +close price H+ close price H+1+close price H+2)/5) Ket: H = tanggal publikasi laporan keuangan tiap triwulan.5.

Kinerja adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan/program/kebijaksanaan dalam mewujudkan sasaran.4. dan misi organisasi.1 Analisis Deskriptif Dalam penelitian ilmiah ini. Ukuran yang digunakan dalam mengukur keberhasilan suatu perusahaan dengan menggunakan rasio-rasio untuk melihat adanya peningkatan atau penurunan hasil setiap tahun. Kinerja adalah sesuatu yang dicapai. Pengertian kinerja keuangan itu sendiri menurut Mulyadi (1997:419) adalah penentuan ukuran-ukuran tertentu yang dapat mengukur keberhasilan suatu perusahaan dalam menghasilan laba. visi. prestasi yang diperlihatkan. dan grafik (chart).5. dan mempelajari referensi bukubuku serta catatan kuliah yang berhubungan dengan topik penelitian. . setiap perusahaan berusaha untuk meningkatkan nilai perusahaan demi kelangsungan hidup perusahaan. Menurut Eddy Sukarno (2000:111).4 Alat Analisis yang Digunakan 1.1. tujuan. BAB II LANDASAN TEORI 2. penulis menganalisis masalah dengan mendeskripsikannya melalui beberapa table. Adapun dalam pencapaian tujuan tersebut.5. 1.Dilakukan dengan cara membaca.1 Pengertian Kinerja Keuangan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2001:570 ).1 KERANGKA TEORI 2. atau kinerja merupakan kemampuan kerja.

catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan. laporan laba rugi.Untuk mengetahui gambaran tentang kinerja keuangan perusahaan maka perlu dilakukan interprestasi atau analisa. misalnya. atau laporan arus dana). Menurut Bambang Riyanto (2001:327). Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi neraca. Data yang diperoleh kemudian diolah dan dipelajari sehingga tercapai suatu tujuan dari analisa tersebut. sebagai laporan arus kas.1.2 Pengertian Laporan Keuangan Menurut Zaki Baridwan (1992:17).”Laporan keuangan adalah ringkasan dari suatu proses pencatatan transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama tahun buku yang bersangkutan. Pengertian dari analisis keuangan adalah suatu proses yang bertujuan menentukan ciri-ciri penting tentang keadaan perusahaan terutama keadaan keuangan berdasarkan data yang ada. utang dan modal sendiri pada suatu saat tertentu dan laporan rugi laba (income statement) mencerminkan hasil-hasil yang dicapai selama periode tertentu biasanya meliputi periode satu tahun.” Menurut Munawir (2000:2) menyatakan laporan keuangan pada dasarnya adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi antara data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data dan aktivitas perusahaan tersebut. Analisa yang harus diinterprestasikan adalah analisis keuangan. dimana neraca (balanced sheet) mencerminkan nilai aktiva. Disamping itu juga termasuk skedul dan informasi tambahan yang berkaitan dengan laporan tersebut. informasi . Adapun tujuan utama dari analisis kinerja keuangan adalah untuk mendapatkan informasi yang dijadikan sebagai pedoman dalam mengambil kebijaksanaan mengenai masalah operasional maupun financial yang dihadapi perusahaan. Laporan keuangan (financial statement) adalah ikhtisar mengenai keadaan finansial suatu perusahaan. Menurut Prinsip-prinsip Akuntansi Indonesia dikatakan bahwa : “Laporan keuangan merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan. laporan perubahan posisi keuangan (yang dapat disajikan dalam berbagai cara misalnya. 2.

keuangan segmen industri dan geografis serta pengungkapan pengaruh perubahan harga. . Laporan keuangan disusun untuk memenuhi kebutuhan bersama oleh sebagian besar pemakainya.” (Ikatan Akuntansi Indonesia. yang secara umum menggambarkan pengaruh keuangan dan kejadian masa lalu. 2 Informasi mengenai perubahan-perubahan dalam sumber-sumber ekonomi neto atau kekayaan bersih (modal = aktiva – kewajiban) yang timbul dari aktivitas-aktivitas usaha perusahaan dalam memperoleh laba. 2. tujuan laporan keuangan adalah: 1.3 Tujuan Laporan Keuangan Melalui laporan keuangan secara periodik dilaporkan informasi penting mengenai perusahaan berupa: 1 Informasi mengenai sumber-sumber dan kewajiban serta modal perusahaan. 2002 : 2) Dari pendapat-pendapat yang dikemukakan diatas dapat disimpulkan laporan keuangan adalah ringkasan dari suatu proses akuntansi yang terdiri dari neraca.1. Menyediakan informasi mengenai posisi keuangan. kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan. dan laporan perubahan posisi keuangan yang disusun oleh akuntan pada akhir periode untuk suatu perusahaan sebagai alat komunikasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan dengan data keuangan atau aktivitas perusahaan. 4 Informasi mengenai perubahan sumber-sumber dan kewajiban sebagai akibat dari pembelanjaan dan investasi 5 Informasi yang dapat digunakan perusahaan dalam mengambil kebijakan akuntansi yang dianut perusahaan. 3 Informasi mengenai kinerja perusahaan yang dapat dipakai sebagai dasar untuk menilai dan membuat estimasi (perkiraan) dalam memperoleh laba. laporan laba rugi. 2. Menurut Standar Akuntansi Keuangan.

1. hutang. Keputusan ini mencakup. dan modal).4 Jenis-jenis laporan keuangan Laporan keuangan yang dikeluarkan oleh perusahaan terdiri dari: a. Laporan keuangan juga menunjukan apa yang telah dilakukan manajemen (Inggris: stewardship). dan modal dari suatu perusahaan pada suatu saat tertentu yang menunjukan posisi keuangan (aktiva. Laporan Perubahan Modal Laporan perubahan modal adalah laporan yang menunjukan perubahan modal perusahaan yang menggambarkan peningkatan atau penurunan aktiva bersih atau kekayaan selama periode pelaporan. atau pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya.3. Laporan Laba Rugi Laporan laba rugi adalah laporan aktivitas usaha perusahaan untuk periode tertentu yang melaporakan hasil usaha bersih atau kerugian yang timbul dari kegiatan usaha dan aktivitas lainnya. Posisi keuangan ini ditunjukan dengan jumlah harta yang dimiliki disebut aktiva dan jumlah kewajiban perusahaan disebut passiva. Neraca Neraca adalah laporan yang sistematis tentang aktiva. d. c. hutang. Bila disusun dalam bentuk persamaan maka akan tampak bahwa: Aktiva = Pasiva Aktiva = Utang + Modal b. Pemakai yang ingin melihat apa yang telah dilakukan atau pertanggungjawaban manajemen berbuat demikian agar mereka dapat membuat keputusan ekonomi. misalnya. Laporan Arus Kas . 2. keputusan untuk menahan atau menjual investasi mereka dalam perusahaan atau keputusan untuk mengangkat kembali atau mengganti manajemen. dapat dilihat didalam neraca bahwa jumlah aktiva sama dengan jumlah passiva. Oleh karena itu. dimana pasiva itu terdiri dari dua golongan kewajiban yaitu kewajiban kepada pihak luar yang disebut utang dan kewajiban terhadap pemilik perusahaan yang disebut modal.

rasio laba terhadap harga per lembar saham atau price earning ratio. Pengertian Saham Saham dapat didefinisikan tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas.Laporan arus kas adalah laporan yang menunjukan penerimaan dan pengeluaran kas dalam aktivitas perusahaan selama periode tertentu dan diklasifikasikan menurut aktivitas operasi. Porsi kepemilikan ditentukan oleh seberapa besar penyertaan yang ditanamkan di perusahaan tersebut. tingkat bunga bebas resiko yang . (Mishkin:2001. Wujud saham adalah selembar kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan surat berharga tersebut. harga saham terbentuk dipasar modal dan ditentukan oleh beberapa factor seperti laba per lembar saham atau earning per share.5. investasi dan pendanaan.1.1. sering juga disebut instrumen keuangan.1.1.4) Dari beberapa pendapat di atas.5 Saham 2.2 Harga Saham Menurut Agus Sartono ( 2001:9 ). Sekuritas sendiri dapat diartikan sebagai klaim atas pendapatan masa depan seorang peminjam yang dijual oleh peminjam kepada yang meminjamkan. (Darmadji dan Fakhruddin.5. 2. 2001: 5) Saham adalah suatu sekuritas yang memiliki klaim terhadap pendapatan dan asset sebuah perusahaan. 2. dapat diambil kesimpulan bahwa saham adalah suatu sekuritas yang menjadi tanda penyertaan atau kepemilikan terhadap pendapatan dan asset seseorang atau badan dalam suatu perusahaan.

Tingkat Bunga Tingkat bunga dapat mempengaruhi harga saham dengan cara : a. b. hal ini terjadi karena bunga adalah biaya. 2. Suku bunga juga mempengaruhi .5. factor-faktor yang mempengaruhi harga saham adalah : 1.diukur dari tingkat bunga deposito pemerintah dan tingkat kepastian operasi perusahaan. Mempengaruhi persaingan di pasar modal antara saham dengan obligasi. Hal sebaliknya juga akan terjadi apbila tingkat bunga mengalami penurunan. Ini akan mendorong investor untuk melakukan investasi yang lebih besar lagi sehingga harga saham perusahaan akan meningkat. Hal ini akan menurunkan harga saham. apabila suku bunga naik maka investor akan menjual sahamnya untuk ditukarkan dengan obligasi. semakin tinggi suku bunga maka semakin rendah laba perusahaan. 2. Mempengaruhi laba perusahaan. Laba per lembar saham (Earning Per Share/EPS) Seorang investor yang melakukan investasi pada perusahaan akan menerima laba atas saham yang dimilikinya.3 Factor-faktor yang mempengaruhi harga saham Menurut Weston dan Brigham ( 2001:26 ). Semakin tinggi laba per lembar saham (EPS) yang diberikan perusahaan akan memberikan pengembalian yang cukup baik.1.

yaitu sebagian dibagikan dalam bentuk deviden dan sebagian lagi disisihkan sebagai laba ditahan. 3. 2.1. Tingkt Resiko dan Pengembalian Apabila tingkat resiko dan proyeksi laba yang diharapkan perusahaan meningkat maka akan mempengaruhi harga saham perusahaan.3 Jenis-jenis Saham . Jumlah Kas Deviden yang Diberikan Kebijakan pembagian deviden dapt dibagi menjadi dua.kegiatan ekonomi yang juga akan mempengaruhi laba perusahaan. maka peningkatan pembagian deviden merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan dari pemegang saham karena jumlah kas deviden yang besar adalah yang diinginkan oleh investor sehingga harga saham naik. 4. Sebagai salah satu factor yang mempengaruhi harga saham. investor melakukan investasi pada perusahaan yang mempunyai profit yang cukup baik karena menunjukan prospek yang cerah sehingga investor tertarik untuk berinvestasi. Biasanya semakin tinggi resiko maka semakin tinggi pula tingkat pengembalian saham yang diterima. Jumlah laba yang didapat perusahaan Pada umumnya. yang nantinya akan mempengaruhi harga saham perusahaan. 5.5.

dan PER memiliki hubungan yang signifikan terhadap harga saham. penulis menggunakan rasio profibilitas. Hal ini berarti tidak ada hubungan yang signifikan atau tidak terdapat hubungan yang nyata antara rasio profibilitas dengan harga saham. Iqbal Ikhsan (Tahun 2001) Hubungan Kinerja Keuangan PT. Adapun referensi PI yang penulis gunakan adalah sebagai berikut: 1.Saham yang sering kita kenal sehari-hari. yaitu: saham biasa dan saham preferen 2.79%. Tbk . Harga saham tidak berkorelasi secara signifikan terhadap EPS sebesar 60. Penelitian Ilmiah Yanti Haryanti (Tahun 2008) Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Harga Saham PT.2 Kajian Penelitian Sejenis Dalam kajian penelitian sejenis ini. Pengaruh harga saham terhadap variabel bebas secara bersama-sama 97. dan PER pada PT. Bumi Resources.60%. Tbk periode 1996-2000 dengan hasil bahwa rasio profibilitas. Tbk terhadap Harga Saham Periode 1996-2000 Dalam penulisan ilmiah ini. Penelitian ilmiah tersebut. dan PER berada pada daerah Ha sehingga Ho ditolak berarti terdapat hubungan signifikan atau terdapat hubungan yang nyata antara PER dengan harga saham. Penelitian Ilmiah M. Telkomunikasi Indonesia. dan harga saham berkorelasi secara signifikan terhadap perubahan PER sebesar 51. Telkom Indonesia. penulis berpedoman pada penulisan ilmiah yang sudah ada pada tahun-tahun sebelumnya yang tersedia di perpustakaan Universitas Gunadarma. penulis jadikan pedoman karena menurut penulis ada kesamaan tema dengan apa yang ingin penulis buat. EPS. 2. EPS berada pada penerimaan Ha sehingga Ho ditolak berarti terdapat hubungan signifikan atau terdapat hubungan yang nyata antara EPS dengan harga saham. EPS. Sedangkan uji hipotesis yang telah dilakukan diketahui bahwa untuk rasio profibilitas berada pada penerimaan Ho sehingga Ha ditolak.7%.

Rasio-rasio neraca (Balanced Sheet Ratio) Adalah semua rasio yang semua datanya yang diambil atau bersumber pada neraca. operating ratio. Rasio-rasio antar laporan (Interstatement Ratio) Ialah semua angka rasio yang penyusunan datanya berasal dari neraca dan data lainnya dari laporan laba rugi.426 artinya terdapat hubungan positif dan cukup kuat sehingga kenaikan EPS akan diikuti oleh kenaikan harga saham.829 artinya terdapat hubungan positif yang kuat sehingga kenaikan rasio profibilitas akan diikuti oleh kenaikan harga saham. misalnya: current ratio. Sedangkan uji hipotesis didapat nilai t hitung > t table. EPS. Sedangkan uji hipotesis didapat nilai t hitung <> 2.3.343 > 2. misalnya:gross profit margin. antara lain: a. Ini artinya ada hubungan yang signifikan antara rasio profibilitas terhadap harga saham PT. Pengaruh EPS terhadap harga saham sebesar 0.101 artinya Ho ditolak. Rasio-rasio laporan laba rugi (Income Statement Ratio) Yaitu angka-angka yang dalam penyusunanya semua datanya diambil dari laporan laba rugi (income statement). rasio dapat dibedakan menjadi tiga berdasarkan sumber datanya. account receivable turnover. PER pada PT.3 Alat Analisis Dalam penulisan ilmiah ini. dan sebagainya) .Dalam penulisan ilmiah ini. penulis menggunakan rasio profibilitas. Tbk periode 2003-2007. metode analisis yang digunakan adalah sebagai berikut: 2. misalnya: inventory turnover. Pengaruh rasio profibilitas terhadap harga saham sebesar 0. dan sebagainya) c. yaitu 5. acid test ratio. Bumi Resources. Bumi Resources. sales to fixed assets. Menurut Munawir (2000:68).1 Kinerja Keuangan Perusahaan Alat yang digunakan untuk menganalisis laporan keuangan yaitu rasio keuangan. net operating margin. Tbk. b.

b. Return On Assets (ROA). Rasio Aktivitas Rasio yang bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan efektivitas perusahaan Dalam penulisan ilmiah ini.Analisis rasio berdasarkan tujuannya. c. tagihan dan seluruh kewajiban lainnya yang telah jatuh tempo. Rasio Likuiditas Rasio yang bertujuan untuk mengukur jumlah kas atau jumlah investasi yang dimiliki oleh perusahaan yang dapat dikonversikan atau diubah menjadi kas untuk membayar pengeluaran. penulis melakukan analisa dari sudut pandang para investor yang telah menginvestasikan modalnya ke perusahaan tersebut . a. merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memperoleh keuntungan . penulis menganalisa kinerja keuangan perusahaan dengan tujuan dapat mencari dan mengetahui pengaruhnya terhadap harga saham. Oleh sebab itu. dan Return On Investment (ROI). Rasio Profitabilitas Rasio yang digunakan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan modal yang dimiliki perusahaan (digunakan) d. Rasio Solvabilitas Rasio yang bertujuan untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan dalam hal pembayaran kewajiban finansial perusahaan jika perusahaan tersebut dilikuidasi. Analisa rasio yang akan dibahas oleh penulis berkaitan dengan masalah diatas. yaitu: 1. Rasio profitabilitas yang diukur dengan Return On Assets (ROA). Return On Equity (ROE). terdiri dari: a.

Kenikan ROE mengakibatkan naiknya laba bersih. dan selanjutnya akan diikuti oleh kenaikan harga saham perusahaan yang bersangkutan. Return On Equity (ROE). merupakan rasio laba sebelum pajak terhadap modal sendiri. Earning per Share (EPS) Digunakan untuk menunjukkan tingkat keuntungan yang diperoleh setiap lembar saham. Rasio ini digunakan untuk mengukur tingkat hasil pengembalian dari investasi para pemegang saham. dengan membandingkan antara laba bersih setelah pajak dengan saham yang diterbitkan oleh perusahaan. merupakan rasio yang membandingkan antara laba bersih dengan seluruh aktiva. EPS = Laba Bersih (Setelah Pajak) Jumlah Saham yang Diterbitkan 3. Selain itu. dan semakin baik pula posisi perusahaan tersebut dari segi penggunaan asset. PER adalah perbandingan harga saham dengan laba per saham yang kemudian menjadi ukuran penting untuk landasan pertimbangan seorang investor membeli saham sebuah perusahaan. Rasio Penilaian (Valuation Ratio) yang diukur dengan Price Earning Ratio (PER).secara keseluruhan. Semakin tinggi ROA berarti semakin tinggi pula keuntungan. ROA = Laba Bersih (Sebelum Pajak) Total Ativa b. Return On Investment (ROI). PER juga . ROE = Laba Bersih ( Sebelum Pajak) Total Ekuitas c. ROI = Laba Bersih (Setelah Pajak) Total Aktiva 2.

PER = Harga Pasar Saham Laba per Lembar Saham 2.3. dimana mereka berharap dapat menemukan suatu pola pergerakan harga sehingga mereka dapat mengeksploitasinya untuk mendapatkan keuntungan. kontrak berjangka (future contract).3. dimana variabel bebas yang digunakan lebih dari satu variabel”. indeks. Bentuk umum regresi linier berganda: Y = a + b1X1 +b2X2 + … + bnXn Keterangan: Y = variabel terikat a = konstanta X1 = variabel bebas ke-1 b1 = kemiringan ke-1 X2 = variabel bebas ke-2 b2 = kemiringan ke-2 Xn = variabel bebas ke-n bn = kemiringan ke-n 2.2 Analisis Regresi Linier Berganda Menurut Sir Francis Galton (1822-1911).menggambarkan apresiasi pasar terhadap kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. . Analisis teknikal ini sering juga disebut dengan chartist karena para analisisnya melakukan studi dengan menggunakan grafik (chart).3 Analisis Teknikal Analisis teknikal (technical analysis) adalah salah satu analisis atau metode pendekatan yang mengevaluasi pergerakan suatu harga saham. “Regresi linier berganda adalah salah satu metode statistic yang digunakan untuk menguji apakah variable terikat dipengaruhi oleh variabel bebas. dan beberapa instrument keuangan lainnya.valas.

maka pergerakan historis dapat dijadikan acuan untuk memprediksi pergerakan harga di masa yang akan darang. Sunter II-Jakarta Utara. yaitu: 1. Pola-pola ini mempunyai makna yang dapat diinterprestasikan untuk memprediksi pergerakan harga. PT. Price Moves in Trend Yaitu harga valuta asing akan tetap bergerak dalam satu trend. Astra International. BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3. fundamental dan termasuk juga kejadian-kejadian yang tidak dapat diprediksi sebelumnya seperti adanya peperangan. History Repeat It Self Oleh karena alaisis teknikal juga menggambarkan fakor psikologis para pelaku pasar. . Tren ini akan berkelanjutan sampai pergerakan harga melambat dan memberikan peringatan sebelum berbalik dan bergerak ke arah yang berlawanan. politik. Pola historis ini dapat terlihat dari waktu ke waktu di grafik. yang didirikan sejak tanggal 20 Februari 1957.8. turun atau anik.1 Objek Penelitian PT. Harga mulai bergerak ke satu arah. Market Price Discount Everything Yaitu segala kejadian-kejadian yang dapat mengakibatkan gejolak pada bursa valas secara keseluruhan atau harga mata uang suatu Negara seperti factor ekonomi. 2. Astra International Tbk bertempat di Jalan Gaya Motor Raya No. Tbk (IDX: ASII) atau lebih dikenal dengan Astra Group adalah salah satu kelompok bisnis otomotif terbesar di Indonesia.Ada tiga prinsip yang digunakan sebagai dasar dalam melakukan analisis teknikal. 3. gempa bumi dan lain sebagainya akan tercermin pada harga pasar.

Auto 2000 sebagai salah satu Dealer Utama Toyota di Indonesia 3. Tbk periode 2007-2009 b. Astra Daihatsu Motor sebagai ATPM Daihatsu di Indonesia 4. Pantja Motor sebagai ATPM Isuzu di Indonesia 5. Toyota Astra Motor sebagai Agen Tunggal Pemegang Merk Toyota terbesat di Indonesia 2. Tjaja Sakti Motor sebagai ATPM BMW dan Peugeot di Indonesia 7. PT. Astra Nissan Diesel Indonesia sebagai ATPM Truk Nissan Diesel di Indonesia 6. Astra International. PT. PT. 3. Laporan keuangan triwulan PT. Daftar harga saham harian PT. PT. Tbk (IDX:ASI). PT. Astra International. Tbk periode 2007-2009 Keterangan: harga saham harian yang penulis gunakan hanyalah harga saham harian yang dibutuhkan saja.2 Data dan Variabel 1. Astra International. Data Data yang digunakan dalam penulisan ilmiah ini adalah a. Saat ini mayoritas kepemilikan sahamnya dimiliki oleh Jardine Cycle & Carriage Singapura. . yaitu harga saham dua hari sebelum. Mobil 88 9. PT. PT. Astra Otoparts Tbk Perusahaan ini telah tercata di Bursa Efek Jakarta sejak tanggal 4 April 1990 dengan thicker name ASII. Serasi Autoraya atau biasa dikenal dengan TRAC 8.Anak perusahaan PT. Astra Honda Motor sebagai ATPM motor bermerk Honda 10. antara lain: 1. PT.

ketiga faktor tersebut mempengaruhi harga saham sehingga harga saham pun berubah-ubah tergantung rasio profitabilitas. EPS. ROI) X2 = Earning per Share (EPS) X3 = Price Earning Ratio (PER) 3. Variabel Bebas Rasio profitabilitas.3 Metode Pengumpulan Data Penulis menggunakan data sekunder yaitu berupa daftar harga saham harian PT. yaitu: a. Variabel Terikat (Dependent Variable) Harga saham dikategorikan sebagai variabel terikat karena dalam penulisan ilmiah ini. Astra International. dua hari setelah. Sehingga harga saham berubah-ubah tergantung kinerja keuangan perusahaan. serta PER perusahaan. Data sekunder tersebut diperoleh penulis secara . Tbk.satu hari sebelum. ROE. b. dan saat tanggal publikasi laporan keuangan triwulan PT. satu hari setelah. harga saham dipengaruhi oleh kinerja keuangan perusahaan. Astra International. Y = harga saham { (close price H-2+close price H-1+close price H+close price H+1+close price H+2)/5} ket: H= tanggal publikasi laporan keuangan tiap triwulan. X1 = Rasio Profitabilitas (ROA. Tbk periode 2007-2009. 2 Variabel Dalam penelitian ini terdapat dua variabel. EPS. dan PER dikategorikan sebagai variabel bebas karena dalam penulisan ilmiah ini.

Data sekunder ini. EPS. Ha3 : pengaruh antara PER (X1) terhadap harga saham (Y) 4. Astra International. dan laporan arus kas per triwulan PT.co.id. Ha1 : pengaruh antara Rasio Profibilitas (X1) terhadap harga saham (Y) 2. yaitu: 1. penulis peroleh dari situs www. a. Tbk periode 2007-2009. Return On Equity (ROE). dan semakin baik pula posisi perusahaan tersebut dari segi penggunaan asset.langsung dari Pusat Referensi Pasar Modal (PRPM) yang beralamat di Jakarta Stock Exchange Building.5253. laporan laba rugi. Selain itu penulis juga menggunakan data sekunder berupa laporan neraca. dan Return On Investment (ROI). Return On Assets (ROA). 3. Rasio profibilitas yang diukur dengan Return On Assets (ROA). merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memperoleh keuntungan secara keseluruhan. Ho2 : pengaruh antara EPS (X2) terhadap harga saham (Y) 3. antara lain: 1. X3 (Rasio Profibilitas.idx. Tower II. laporan perubahan ekuitas. ROA = Laba Bersih (Sebelum Pajak) Total Aktiva . X2. data yang digunakan penulis ialah data kuantitatif yang penulis olah dengan menggunakan beberapa perhitungan. Jalan Jenderal Sudirman Kav.4 Hipotesis Dalam pengujian ini. Ha 4 : pengaruh ketiga variabel independen X1. penulis menarik empat hipotesis. PER) secara bersama-sama terhadap variabel Y (harga saham) 3. Semankin tinggi ROA berarti semakin tinggi pula keuntungan. Lantai 2.5 Alat Analisis Dalam penulisan ilmiah ini.

Return On Equity (ROE). Rasio penilaian (valuation ratio). merupakan rasio laba sebelum pajak terhadap modal sendiri. Sedangkan menurut Hartanto (1981: 267). yang diukur dengan Price Earning Ratiio (PER). Return on Investment (ROI). Kenaikan ROE mengakibatkan naiknya laba bersih.b. EPS = Laba Bersih (Sebelum Pajak) Jumlah Saham yang Diterbitkan 3. “ROI adalah rasio yang menyatakan hasil yang dicapai dari investasi-investasi yang ditanam dalam perusahaan yang memberikan suatu ukuran sukses tidakny perusahaan tersetut”. Earning per Share (EPS) digunakan untuk menunjukan tingkat keuntungan yang diperoleh setiap lembar saham. Rasio ini digunakan untuk mengukur tingkat hasil pengembalian dari investasi para pemegang saham. ROE = Laba Bersih (Sebelum Pajak) Total Ekuitas c. dengan membandingkan antara laba bersih setelah pajak dengan saham yang diterbitkan oleh perusahaan. 2. PER = Harga Pasar Saham Laba per Lembar Saham (Penulisan ilmiah ini merupakan penulisan yang sudah di edit dari penulisan ilmiah Safira Rahmania tahun 2009) . PER adalah perbandingan harga saham dengan laba per saham yang kemudian menjadi ukuran penting untuk landasan pertimbangan seorang investor membeli saham sebuah perusahaan. Selain itu. PER juga menggambarkan apresiasi pasar terhadap kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. dan selanjutnya akan diikuti oleh kenaikan harga saham perusahaan yang bersangkutan. merupakan rasui yang membandingkan antara laba bersih dengan seluruh aktiva.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful