You are on page 1of 3

RSS Subscribe: RSS feed bpdp's changelogs My thoughts (mostly) on software development, web technology, and knowledge management

Software di Masa Depan: Bebas atau Proprietary?
Posted on September 22, 2009 1 Software merupakan salah satu bagian dari teknologi informasi yang bersama-sama dengan komponen lainnya seperti hardware dan peranti telekomunikasi digunakan untuk mengelola informasi. Pada dasarnya, software bisa dikategorikan ke dalam beberapa jenis, antara lain: 1. Sistem operasi. Software ini merupakan perantara antara pemakai software aplikasi dengan hardware. Sebagai suatu perantara, tugas utama dari software ini adalah untuk mengelola sumber daya komputasi (baik hardware maupun software) serta memastikan bahwa berbagai sumber daya tersebut bekerja dengan baik. Beberapa contoh software ini antara lain adalah Windows (95, 98, ME, XP, 2000, NT), Linux, FreeBSD, NetBSD, OpenBSD, MacOSX, Solaris, dan lain-lain. Jenis software ini merupakan software yang mutlak harus ada dan merupakan prasayarat dari berbagai aplikasi yang akan digunakan di komputer yang bersangkutan. 2. Software aplikasi. Software ini merupakan software yang dibuat untuk membantu kelancaran pekerjaan manusia. Contoh dari software ini adalah OpenOffice.org (untuk keperluan pengetikan naskah, spreadsheet, dan presentasi), MS Office, KOffice (aplikasi perkantoran dari KDE), Gnumeric, Gaim (untuk instant messenger), dan lain-lain. Software aplikasi ini biasanya memang dibuat untuk suatu platform (hardware dan software sistem operasi) tertentu. Sebagai contoh, OpenOffice.org bisa diinstall pada berbagai platform, KOffice bisa diinstall pada sistem operasi Linux, FreeBSD, OpenBSD, tetapi tidak bisa diinstall pada platform Windows, dan lainlain. 3. Software peranti pengembangan. Software ini digunakan untuk membuat berbagai jenis software (termasuk software-software di atas). Biasanya software ini terdiri atas compiler/interpreter (untuk menjalankan program), IDE (Integrated Development Environment untuk keperluan penulisan kode sumber, pelacakan kesalahan, pencarian pertolongan, serta kompilasi atau menjalankan kode sumber). Pada saat komputer generasi pertama mulai dikembangkan, software juga mulai dikembangkan untuk mengatur kerja dari komputer tersebut. Perkembangan komputer bisa dikatakan baru bisa mencapai pemakai umum baru sekitar tahun 1980-an dengan mulai berkembangnya komputer Apple serta sistem operasi CP/M pada platform berbasis Intel yang dikenal dengan sebutan komputer pribadi (PC ​ Personal Computer). Mulai saat itu software berkembang dengan pesat dan

sesuatu yang sebenarnya sangat mengganggu. tentu saja dengan tetap menghargai hak cipta dari si pembuat. Jika pada tahun 1980-an. meskipun semuanya tergantung pada pemakai. saat ini software bisa dikategorikan ke dalam software yang bebas (free) dan software proprietary (non-free). dengan spesifikasi terbuka dan bisa dipelajari sejauh individu tersebut mampu dan mau mempelajari. memperoleh informasi sepenuhnya serta mendistribusikan ulang software tersebut. software Samba yang dikembangkan oleh seorang Australia memerlukan proses yang panjang karena melibatkan reverse engineering protokol jaringan Windows yang mempunyai spesifikasi tertutup. Software proprietary merupakan software yang dibuat oleh individu atau perusahaan dan membatasi kebebasan dari pemakainya untuk mempelajari. NetBSD. Borland. karena dikembangkan oleh suatu perusahaan dan ditujukan untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Pada dasarnya. kemungkinan alih teknologi bisa dilakukan karena software bebas ini biasanya mempunyai arsitektur yang terbuka. CA (Computer Associates). OpenBSD (untuk sistem operasi). Kondisi ini menyebabkan ketergantungan kepada vendor dan kesulitan dalam transfer teknologi. maka software ini menjadi mahal dan harga bisa dipermainkan oleh vendor yang bersangkutan. GNU C++. FreeBSD. Di lain pihak. Contoh software bebas ini antara lain adalah Linux. ternyata mempunyai kekuatan teknis yang bagus. Python (untuk peranti pengembangan). Revolusi ini dimulai oleh Richard Stallman yang mendirikan GNU (GNU’s Not Unix) yang bertujuan untuk membuat software sistem operasi yang bebas. OpenOffice. Salah satu kelemahan (sekaligus juga merupakan kekuatan) yang mendasar dari software ini adalah pengembangan software ini yang (kebanyakan) dilakukan oleh komunitas. Di lain pihak. Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah biaya yang bisa ditekan. tidak bisa dipungkiri bahwa banyak software bebas yang bisa diperoleh dengan gratis. tetapi saat ini arah perkembangan . Selain itu.akhirnya berhasil memunculkan raksasa software seperti Microsoft. momentum perkembangan dimulai dari munculnya peranti komputer pribadi. meskipun ada juga yang dikembangkan oleh perusahaan. Meskipun software bebas tidak sama dengan software gratis. Sebagai contoh.org (untuk software aplikasi). Software proprietary biasanya dikembangkan dengan menggunakan spesifikasi serta arsitektur yang tertutup. GNUCash. Oracle. dan lain-lain. Berbagai contoh dari software bebas di atas bisa dilihat. FreePascal. Pada akhirnya. IBM. software bebas yang dikembangkan dengan serius dan baik. pada tahun 1990-an perkembangan pesat ditandai dari munculnya dan mulai berkembangnya komunitas online di Internet yang mengembangkan software melalui kolaborasi dengan media Internet. Software bebas biasanya dikembangkan oleh komunitas. Banyak terjadi kasus software yang kontinuitasnya tidak bisa berlangsung dengan baik karena hanya mengandalkan pada kontribusi dari komunitas yang notabene tidak mempunyai aturan yang mengikat dengan ketat. Perkembangan pesat tersebut mau tidak mau memunculkan lebih banyak alternatif software yang bisa digunakan oleh pemakai. Software bebas adalah software yang mempunyai dan menjamin kebebasan bagi siapapun yang memperolehnya untuk mengembangkan atau menggunakan atau mendistribusikan ulang software tersebut. Apple.

wordpress. sudah selayaknya kita berpikir bagaimana mengantisipasi kecenderungan ini. Software Bebas Posted in: Industri TI (http://bambangpdp. Indonesia. Tagged: Free Software.software bisa dikatakan semakin cenderung ke software bebas karena tingkat ketergantungan terhadap vendor yang sangat rendah serta berbagai keunggulan teknis dan biaya lisensi yang jauh lebih rendah. Pendidikan TI (http://bambangpdp.com/category/industri-ti/). meskipun agak ketinggalan juga sudah mulai mengkampanyekan IGOS (Indonesia Go Open Source) yang dipelopori oleh Kementerian Riset dan Teknologi.wordpress. Pemerintah di berbagai negara juga sudah mulai mengadopsi teknologi software bebas ini. Banyak perusahaan besar juga sudah mulai menyatakan dukungannya kepada Linux. milisdad February 17.com. 2011 mohon ijin artikel ini saya co-pas utk di Harian Jogja 27 Februari 2010 Reply Blog at WordPress. . Sebagai individu yang berkecimpung di dalam dunia yang tidak bisa dilepaskan dari teknologi informasi. antara lain Oracle dan IBM.com/category/pendidikan-ti/) One Response “Software di Masa Depan: Bebas atau Proprietary?” → 1. Theme: Inuit Types by BizzArtic. Proprietary Software.