You are on page 1of 5

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR RADIOAKTIF

NAMA : RICO ANDRE SATRIAWAN NIM : 051211131161 NAMA KELOMPOK :
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Fiqih Eka Intan Puspasarie Atika Candra Rico Andre S Liya Suci Retnowati Bagus Sriaji Bian Dwi C

0512111311008 0512111311009 0512111311010 0512111311161 0512111311162 0512111311163 0512111311164 0512111311165

Dosen pembimbing : Saimin, Msi. Asisten pendamping : Amin

DEPARTEMEN FISIKA

FAKULTAS SAINS & TEKNOLOGI UNIVERSITAS AIRLANGGA .

7 x 104 disintegrasi /s. Ion-ion positif yang terjadi akan bergerak ke katoda. B. Salah satu ujung tabung (end window ) tertutup oleh bahan mika yang tipis. Didalam tabung berisi gas mulia (argon atau helium) bertekanan rendah kira-kira 10 cm Hg atau gas poliatomik (alkohol atau quenching gases ) bertekanan kira-kira 1 cm Hg. Bahan radioaktif yang digunakan dalam percobaan ini memiliki aktivitas sebesar 5 µCi. Peluruhan 1 µci bahan radioaktif setara dengan 3. dan diletakkan sejauh d cm di depan bahan radioaktif. maka partikel-β yang masuk kedalam tabung adalah : Jadi efisiensi tabung GM mencacah β adalah jumlah ionisasi yang tercacah dalam tabung dalam waktu tertentu dibagi dengan jumlah partikel β yang masuk dalam tabung dalam waktu yang sama. kemudian mengionisasikan atomatom gas didalamnya . 3. Menentukan efisiensi tabung Geiger Muller. Menentukan HVL – Pb dan Al. maka partikel-β yang dapat masuk melalui jendela ke dalam tabung-GM tersebut adalah bagian dari seluruh partikel-β yang dipancarkan ke segala arah oleh bahan radioaktif tersebut. Melalui ujung tabung tersebut partikel-partikel α . Sepanjang sumbu di tengah tabung terdapat kawat logam halus yang berfungsi sebagai anoda. TUJUAN 1. DASAR TEORI Tabung Geiger Muller (GM) adalah detektor nuklir yang digunakan untuk mendeteksi radiasi nuklir yang berasal dari peluruhan bahan radioaktif. Jika luas permukaan jendela tabung-GM = A cm2. sedang ion-ion negatif bergerak ke anoda. Bila ion-ion tersebut sampai pada anoda dan katoda maka terjadilah pulsa-pulsa. masuk ke dalam tabung. E= (1) . Menentukan koefisien absorbsi linier-Pb dan Al.PERCOBAAN R1 RADIOAKTIF A. Tabung tersebut berbentuk silinder terbuat dari bahan gelas yang bagian dalamnya dilapisi lapisan logam yang berfungsi sebagai katoda.Antara anoda dan katoda diberi tegangan tinggi. 2. β .

menurut persamaan : µ = k Z3 ρ λ3 Dari persamaan (2) dapat di tulis : ln = -µ x = (3) (4) Dengan adalah tebal paruh ( Half value layer. Bila sinar di jatuhkan pada suatu bahan. 220 V (PLN) 6. dan sinar berasal dari peristiwa di dalam inti atom. atau efek terjadinya pasangan ion. dan µ koefisien absorbsi linier bahan. Digicounter 2.5 µCi 4. sinar akan berinteraksi dengan bahan melalui efek fotolistrik. bergantung pada energi sinarnya. menurut: I = I0 e-µx (2) Dengan I0 intensitas sinar yang datang pada permukaan bahan. Lempengan logam Pb Dan Al . I intensitas sinar  yang telah melalui bahan setebal X. efek Compton. Tegangan-AC. Mistar 7. Energi sinar X lebih kecil daripada sinar  .Sinar X dan sinar keduanya adalah gelombang elektromagnetik yang mempunyai sifat fisis yang sama. Bahan Radioaktif Sr-90 dan Ra-226. Efek-efek tersebut mungkin terjadi bersama-sama. Tabung Geiger Muller ( end window ) 3. Kabel koaksial dan soket 5. Sinar X berasal dari peristiwa di dalam atom. mungkin juga hanya satu atau dua dari tiga efek tersebut . Interaksi antara sinar  dengan bahan tersebut menyebabkan berkurangnya intensitas sinar secara eksponensial. yaitu tebal bahan yang dapat mengabsorbsi intensitas sinar radioaktif sebanyak separuhnya. C. HVL ). Harga µ bergantung pada gelombang sinar  dan masa jenis bahan. ALAT DAN BAHAN 1.

Mengulangi untuk ketebalan Pb yang berbeda. Mencatat cacahan background (n) tanpa sumber radiasi sebanyak 5 kali secara berurutan. 8. 7. 5. Meletakkan bahan Pb diantara digicounter dan sumber radioaktif. Mengulangi langkah 7-9 untuk bahan Al. kemudian catat cacahan dalam tabel sebanyak 5 kali secara berurutan. Membaca dan mencatat diameter jendela pada digicounter yang tertulis di dekatnya. Meletakkan sumber radiasi pada jarak tertentu (d) (sesuai bimbingan asisten) di depan digicounter. 3. 4. .5 sekon. Mengukur ketebalan masing-masing bahan Pb tersebut. PROSEDUR KERJA 1. Mengatur waktu cacahan 7. Mencatat cacahan (N) dengan sumber radiasi sebanyak 5 kali secara berurutan. 9. Mengatur alat-alat seperti gambar di bawah ini : 2. 6.D.