Membuat Alat Penetas Telur Sederhana #1

Kotak Inkubator From Alat Pengeram Telur Sederhana Artikel kali ini menceritakan tentang percobaan pembuatan alat pengeram telur sangat sederhana. Kami memerlukan alat ini untuk mencoba menetaskan telur burung Merak hijau (Pavo muticus). Alat pengeram/ penetas telur atau egg incubator bertenaga listrik ini cukup sederhana dan mudah dibuat. Namun kami juga belum tahu apakah inkubator ini sukses menetaskan telur atau tidak karena penetasan telur itu ternyata memiliki beberapa faktor yang menentukan. Namun setidaknya prinsip-prinsip dasar penetasan telur coba kami terapkan pada alat sederhana ini dengan harapan kami bisa mulai belajar mengenai soal penetasan telur. Artikel ini sekadar sebagai dokumentasi kegiatan yang telah dilakukan. Ada beberapa kekurangan dalam disain yang mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian yang sedang mencari informasi pembuatan pengeram. Hati-hati bila anda ingin membuatnya karena perangkat ini terhubung langsung dengan jala-jala listrik rumah yang bila tersetrum tentu rasanya tidak menyenangkan:) Selamat membaca. Disain Langkah awal seperti biasa adalah studi literatur, mengumpulkan beberapa contoh disain inkubator, prinsip penetasan dan ‘menengok’ alat yang dijual di sebuah toko unggas (poultry shop) di kota Bandung. Di Internet banyak contohnya, mulai dari yang sangat sederhana hanya berupa kotak kardus sampai yang cukup canggih berkapasitas ratusan telur dan dilengkapi dengan pembalik telur

Pemanas (heater) 3. Untuk itu. Alat dan Bahan 1. Di pasaran tersedia juga tipe yang memiliki kemampuan dial hanya 50°C. kami memilih thermocontrol yang sedikit lebih canggih. Rentang suhu 2°C. Selain itu di pasaran ada juga model digital dengan beragam fitur dengan harga yang lebih mahal.Dengan thermocontrol model ini kami dapat dengan mudah memindahkan dan men-set suhunya bila ingin digunakan pada peralatan lain. Mereka juga menjual sensor tersebut secara terpisah seharga Rp. Pembalikan telur minimal 2x sehari. Rasanya yang ini lebih cocok karena tuning suhu akan lebih mudah. Kontrol temperatur (thermocontrol atau thermostat) 4. kami tidak membutuhkan penetas dengan kapasitas besar.000 menggunakan thermocontrol sederhana. Sederhananya. buat apa suhu setinggi ini hehe. Penunjuk suhu (thermometer) dan penunjuk kelembaban 5. Tapi apa boleh buat. sebuah alat inkubator telur akan terdiri dari: 1.8°C (dry bulb).otomatis. dengan kemampuan sampai 110°C. yang 110° sudah dibeli. 850. namun tentu terlihat lebih keren . Harganya memang lebih mahal. Kekurangan sensor wafel ini adalah tuning yang relatif lebih rumit. . Memiliki sensor termokopel terpisah dan dial potensiometer untuk tuning suhu yang diinginkan. Parameter untuk telur peafowl yang kami dapatkan dari literatur internet beberapa hobiis di luar negeri adalah: • • • • Suhu inkubasi 99°F – 100°F atau sekitar 37. 72. Rak untuk menyimpan telur Alat penetas dual power (minyak tanah dan listrik) yang tersedia di toko lokal di Bandung berkapasitas 100 butir seharga Rp. Kelembaban pengeraman 60% atau 86°F – 87°F temperatur (wet bulb) Inkubasi 26 hari plus penetasan 2 – 3 hari. Thermocontrol Setelah menimbang-nimbang. Kotak inkubator 2. serta jangkauan suhu yang tidak bisa terlalu tinggi. Belakangan agak nyesel juga. misalnya inkubator yogurt . terima kasih atas tulisan yang bagus). artikel anda kami link disini ya. Berbentuk dua lempeng sensor panas (wafel) yang akan mengembang dan menekan saklar untuk memutus arus listrik. Sayangnya di pasaran lokal nampaknya tidak tersedia alat dengan kapasitas kecil.2°C – 37. Kapasitas 5 telur pun sudah cukup. Ada artikel yang cukup komprehensif soal tetas menetas ini dari Glory Farm (hallo Glory Farm. Sehingga kami memutuskan untuk mencoba membuatnya sendiri.000.

Dial Knob Thermocontrol From Alat Penetas Telur Sederhana 2. Selain itu juga berfungsi sebagai . Elemen dengan daya maksimal 300 watt berbentuk spiral kecil yang bisa ditarik dan dirangkai ini murah meriah dan mampu merambatkan panas dengan cepat. juga untuk lebih mempertahankan suhu. 25 watt terlalu rendah (sekitar 34°C). bohlam dan saklar Lampu didalam inkubator rencananya kami gunakan selain sebagai penerang. Perkabelan. Elemen Pemanas From Alat Penetas Telur Sederhana 3. Selain itu untuk kotak seperti yang kami buat. Kekurangannya adalah daya rambat panas yang cenderung lambat. 60 watt terlalu tinggi (± 41°C). Ada beberapa alternatif murah yang bisa dibuat. Yang kami coba. Lampu ini terhubung dengan saklar tersendiri sehingga bisa dihidup matikan terpisah dengan elemen pemanas. kami kesulitan menemukan bola lampu yang pas dayanya. Perambatan panas dari pijar bola lampu akan menghangatkan ruangan. Yang mudah adalah dengan menggunakan bohlam lampu. Elemen pemanas Elemen pemanas digunakan untuk menaikkan suhu di dalam ruangan temperatur sampai suhu yang dikehendaki. dudukan lampu.Untuk itu kami menggunakan elemen pemanas yang biasa digunakan pada kompor listrik.

.000. Kami hanya menambahkan pintu dari bahan multiplex dan engselnya. Kotak Inkubator Kotak berukuran tinggi 50cm. Prinsip-prinsip dasar penetasan nampaknya sama untuk semua jenis telur. Sedangkan untuk kelembaban kita juga harus memiliki thermometer untuk mengukur udara basah (wet bulb). 5.000) atau model batang (Rp. hal ini akan dijelaskan lebih lanjut pada bagian “tuning“.500). 12. terutama saat menetas karena berhubungan dengan kondisi kering tidaknya kulit telur dan penguapan. pengukuran kelembaban bisa menggunakan hygrometer. Penulis menemukan unit hygrometer yang cukup representatif harganya mencapai Rp. 10. 200. Yang perlu diketahui thermometer yang biasa ini adalah alat untuk mengukur udara kering (dry bulb).backup manakala elemen pemanas putus. lebar 24cm dan panjang 30cm dari bahan MDF ini merupakan kotak ex mainan anak yang kami temukan di gudang. namun sayangnya harganya lebih mahal. Pada artikel berikutnya kami akan ceritakan skema dan cara merangkai alat-alat tersebut. Ada yang model air raksa/ mercury dilapis dengan papan multi (± Rp. 4. Selain menggunakan wet bulb thermometer. Sayangnya kami belum menemukan thermometer wet bulb yang cukup ringkas untuk masuk dalam kotak inkubator kami. Yang harus diperhatikan adalah pengukuran dilakukan di berbagai sudut didalam inkubator. Berbagai peralatan kelistrikan ini untungnya tersedia di gudang sebagai sisa-sisa eksperimen yang lalu. Kelembaban adalah faktor yang sangat penting bagi pertumbuhan embrio ayam. Alat kontrol Suhu dan Kelembaban Thermometer sederhana dapat digunakan di dalam inkubator. Toko penyedia peralatan medis biasanya memiliki.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful