PEMBANGKIT LISTRIK TERBARUKAN

1. Pendahuluan Setelah pulih dari krisis moneter pada tahun 1998, Indonesia mengalami lonjakan hebat dalam konsumsi energi. Dari tahun 2000 hingga tahun 2004 konsumsi energi primer Indonesia meningkat sebesar 5.2 % per tahunnya. Peningkatan ini cukup signifikan apabila dibandingkan dengan peningkatan kebutuhan energi pada tahun 1995 hingga tahun 2000, yakni sebesar 2.9 % pertahun. Dengan keadaan yang seperti ini, diperkirakan kebutuhan listrik indonesia akan terus bertambah sebesar 4.6 % setiap tahunnya, hingga diperkirakan mencapai tiga kali lipat pada tahun 2030. Seperti terlihat pada Gambar

Tentunya pemerintah pun tidak tinggal diam dalam menghadapi lonjakan kebutuhan energi, terutama energi listrik. Salah satu langkah awal yang pemerintah lakukan adalah dengan membuat blueprint Pengelolaan Energi Nasional 2006 2025 (Keputusan Presiden RI nomer 5 tahun 2006). Secara garis besar, dalam blueprint tersebut ada dua macam solusi yang dilakukan secara bertahap hingga tahun 2025, yaitu peningkatan efisiensi penggunaan energi (penghematan) dan

pemanfaatan sumber-sumber energi baru (diversifikasi energi). Mengingat rasio elektrifikasi yang masih relatif rendah, yaitu 63 % pada tahun 2005, sedangkan Indonesia menargetkan rasio elektrifikasi 95 % pada tahun 2025, maka pembahasan pada artikel ini akan lebih diarahkan pada pemanfaatan sumber energi primer sebagai pembangkit listrik. 2. Latar Belakang Indonesia adalah negara yang memiliki sumber daya energi yang berlimpah dan beragam baik yang bersumber dari fosil seperti minyak bumi, batubara dan gas bumi. Ataupun sumber energi alternatif dan terbarukan lainnya seperti tenaga surya, tenaga angin, tenaga air, geothermal, biomasa dan lain-lain. Meskipun potensi sumber energi yang dimiliki berlimpah, Indonesia sampai saat ini tetap belum bisa memenuhi kebutuhan energi dalam negerinya sendiri. Diversifikasi energi (bauran sumber energi) merupakan suatu konsep / strategi yang dapat dipergunakan sebagai alat (tools) untuk mencapai pembangunan energi dan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan bauran energi (energy mix) menekankan bahwa Indonesia tidak boleh hanya tergantung pada sumber energi berbasis fosil, namun harus juga mengembangkan penggunaan energi terbarukan. Kebijakan bauran energi di Indonesia perlu dikembangkan dengan memperjelas strategi, sasaran penggunaan, jumlah pemanfaatandan pengelolaan energi nasional, dengan mempertimbangkan potensi energi, permintaan energi, infrastruktur energi serta faktor lainnya seperti harga energi, teknologi, pajak, investasi dan sebagainya. Pada tahun 2005, sumber utama pasokan energi Indonesia adalah minyak bumi ( 54.78 % ), disusul gas bumi ( 22,24 % ), batubara ( 16.77 % ), Air ( 3.72 %) dan geothermal ( 2.46 % ). Sasaran pemerintah pada tahun 2025, diharapkan terwujudnya bauran energi yang lebih optimal, yaitu : minyak bumi ( < 20 % ), gas bumi ( > 30 %), batubara ( > 33 % ), biofuel ( > 5 % ), panas bumi ( > 5 % ), Energi terbarukan lainnya ( > 5 % ) dan batubara yang dicairkan ( > 2 % )

Artikel ini akan mengkaji kelebihan dan kekurangan masing-masing sumber energi di Indonesia. Dengan memaparkan kelebihan dan kekurangan ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk mendukung program pemerintah dalam mengembangkan energi di Indonesia berdasarkan blueprint pengelolaan energi nasional (Presidential degree 5, 2006). Artikel ini merupakan salah satu upaya dan kontribusi nyata dari penulis (insinyur atau para ahli di perguruan tinggi) untuk dapat membangun negara dan bangsa Indonesia yang lebih bermartabat karena mampu mandiri di bidang energi. 3. Kriteria Pemilihan Pembangkit Meskipun Indonesia memiliki banyak potensi energi yang dapat dikembangkan menjadi pembangkit listrik, namun kenyataannya proses realisasinya tidak semudah membalik telapak tangan. Pemilihan pembangkit listrik bukanlah hal yang mudah. Banyak hal yang harus dipertimbangkan secara matang, seperti: prediksi pertumbuhan beban per tahun, karakteristik kurva beban, keandalan sistem pembangkit, ketersediaan dan harga sumber energi primer yang akan digunakan, juga isu lingkungan, sosial dan politik.

3.1 Karakteristik Beban

namun tidak terlalu ekonomis untuk digunakan terus-menerus. memiliki waktu mula yang cepat dan lebih reaktif. terlihat bahwa beban yang ditanggung PLN berubah secara fluktuatif setiap jamnya. Tipe intermediate biasanya digunakan sewaktu-waktu untuk menutupi lubang-lubang beban dasar pada kurva beban. dioperasikan sepanjang waktu dan memiliki waktu mula yang lama. Melihat kurva diatas pula. hanya dioperasikan saat PLN menghadapi beban puncak. Untuk itu besarnya listrik yang dibangkitkan harus disesuaikan dengan kebutuhan beban pada saat yang sama. Tipe peak/puncak.2 Keandalan Pembangkit . umumnya pembangkit tipe ini memiliki keandalan yang tinggi. Maka nantinya akan terlihat berapa pembangkit yang harus menjadi pembangkit tipe base dan berapa yang menjadi pembangkit mendukung beban intermediate dan beban puncak. Tipe base untuk menyangga beban-beban dasar yang konstan. Secara garis besar ada 3 tipe pembangkit listrik berdasarkan waktu beroperasinya.Hingga saat ini tidak ada satu alat pun yang dapat menyimpan energi listrik dalam kapasitas yang sangat besar. sebagai contoh kurva beban listrik di Pulau Jawa. Apabila melihat kurva beban harian pada Gambar 3. 3. maka kebijakan mengenai pembangunan pembangkit baru juga harus merefleksikan kurva beban sesuai dengan proyeksi kebutuhan listrik dimasa depan.

ketersediaanya memang bisa dibilang cukup menjanjikan. Keandalan kapasitas pembangkit didefenisikan sebagai persesuaian antara kapasitas pembangkit yang terpasang terhadap kebutuhan beban. Untuk parameter pertama dan kedua. Banyak kegagalan pembangkit terjadi akibat tidak tersedianya sumber energi primer. Diantaranya : (i) Ketidakstabilan frekuensi (ii) Fluktuasi tegangan (iii) interupsi atau pemadaman listrik. Metoda yang biasza digunakan untuk menentukan indeks itu adalah dengan metoda LOLP (Loss Of Load Probability) atau sering dinyatakan sebagai LOLE (Loss Of Load Expectation). Permasalahan ketersediaan ini seringkali menimpa pembangkitpembangkit berbahan bakar fosil.3 Aspek Ekonomi . Banyak faktor yang menjadi parameter keandalan dan kualitas listrik. Artinya pasokan energi diharuskan selalu tersedia untuk melayani beban secara kontinyu. 3.Salah satu hal penting dari penyediaan pasokan energi listrik adalah isu keandalan. terganggu akibat faktor cuaca. umumnya permasalahannya muncul di sektor transmisi atau distribusi. karena terkait masalah pemenuhan kapasitas pasokan terhadap beban. karena semuanya memang sudah tersedia di alam dan tinggal dimanfaatkan saja. Probabilitas kehilangan beban adalah metode yang dipergunakan untuk mengukur tingkat keandalan dari suatu sistem pembangkit dengan mempertimbangkan kemungkinan terjadinya peristiwa sistem pembangkit tidak dapat mensuplai beban secara penuh. Sedangkan parameter ketiga lebih banyak pada sektor pembangkitan. seperti masalah kapal batu bara yang tidak bisa merapat. Sedangkan pada kebanyakan pembangkit listrik energi terbarukan. Atau bisa juga karena masalah distribusi yang tersendat. Di Indonesia sendiri banyak pembangkit berbahan bakar gas yang harus dioperasikan dengan bahan bakar minyak karena langkanya ketersediaan gas untuk konsumsi pembangkit Indonesia.

Di dalam hal ini. Salah satu faktor yang mempengaruhi bahwa pembangkit listrik-ekonomis (harga jual listrik serendah mungkin untuk setiap kWh) adalah biaya bahan bakar. Pengontrolan terhadap pengeluaran gas CO2 perlu di lakukan juga oleh negara tetangga atau negara lain. Misalkan sebuah PLTU dioperasikan dan mengeluarkan gas CO2 ke udara. biaya bahan bakar untuk pembangkit berbahan bakar fosil adalah 80 % dari biaya pembangkitan dan untuk pembangkit nuklir adalah 50 % dari biaya pembangkitan.4 Aspek Lingkungan dan Geografis Sistem harus sesuai dengan kondisi geografis dan hubungan antarnegara. kerja sama internasional sangat diperlukan untuk menjamin sistem berkeselamatan andal dan ramah lingkungan. Andal agar lingkungan tidak tercemari dan hubungan . Sifat ekonomis sebuah sistem pembangkit listrik dapat dilihat dari harga jual listrik untuk setiap kWh (kilo watt kali jam). 3.5 Aspek Sosial dan Politik Sistem harus sesuai dengan program penelitian dan pengembangan negara itu serta terbentuknya kerja sama yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat untuk menjamin tingkat keselamatan sistem yang tinggi dan andal. Hal ini untuk menjamin sebuah sistem pembangkit yang mendukung program energi nasional dapat beroperasi dengan baik dan berkeselamatan. 3. Energi nasional seharusnya dapat direncanakan dan diprediksi secara jangka pendek maupun jangka panjang dengan berdasarkan 5 kriteria pemilihan/kompatibilitas pembangkit.Pertimbangan aspek ekonomi pembangkit umumnya meliputi 3 lingkup besar. yaitu: (i) biaya investasi awal. (ii) biaya operasional. Sebuah pembangkit dibangun mengacu pada letak geografis dan pengaruhnya terhadap negara tetangga atau negara lain. Secara umum. Kebutuhan masyarakat dan kebijakan pemerintah tentang program penelitian dan pengembangan bidang energi harus sesuai / searah untuk menjamin perencanaan energi nasional di masa depan berlangsung dengan baik. (iii) biaya perawatan pembangkit.

Keuntungan dari energi pasang surut ini adalah listrik yang dihasilkan bisa dimanfaatkan secara gratis. tidak membutuhkan bahan bakar. tidak menimbulkan efek rumah kaca. Tetapi energi pasang surut bukanlah energi masa depan karena memiliki berbagai kelemahan. Pembangkit listrik tenaga pasang surut (PLTPs) . 4 Jenis-Jenis Pembangkit Terbarukan Krisis energi dunia yang terjadi pada tahun 1973 dan tahun 1979 memberikan pengalaman berharga kepada Indonesia khususnya tentang masalah dan dampak yang terjadi akibat ketergantungan pada satu jenis energi yang diimpor yaitu minyak bumi. Kemudian berkembang tuntutantuntutan lain. gas. 4. Hal ini menyebabkan terjadinya permintaan untuk pusat-pusat pembangkit tenaga listrik yang dapat mempergunakan jenis bahan bakar lain. biomasa. yaitu keperluan peningkatan efisiensi pembangkitan dan perlunya teknologi yang lebih bersahabat lingkungan. Kenaikan harga minyak dunia mempengaruhi stabilitas ekonomi Indonesia.1 Pembangkit Listrik Energi Pasang Surut Energi pasang surut (tidal energy) merupakan energi yang terbarukan.kerja sama internasional tetap berlangsung dengan baik. produksi listrik stabil karena pasang surut air laut bisa diprediksi. yaitu : minyak. dimana air dimanfaatkan untuk memutar turbin dan menghasilkan energi listrik. Diantaranya adalah biaya pembuatan damnya mahal dan dapat merusak ekosistem dipesisr pantai. Perkembangan pembangkit listrik energi terbarukan. serta menjamin keberlangsungan kebutuhan energi di masa depan. perencanaan bauran energi nasional sangat diperlukan untuk menghilangkan ketergantungan teknologi kepada salah satu jenis pembangkit. batubara. Berdasarkan kriteria tersebut. pasang surut dan energi gelombang juga menjadi suatu sasaran yang penting. Prinsip kerja nya sama dengan pembangkit listrik tenaga air. Pada saat ini terdapat 5 jenis bahan bakar untuk pembangkitan tenaga listrik skala besar. hidro dan nuklir. Energi pasang surut diperkirakan dapat menghasilkan listrik 500 sampai 1000 MW pertahun.

maka sangat mudah untuk memanfaatkan energi pasang surut ini. a. hanya terdapat sekitar 20 tempat di dunia yang telah diidentifikasi sebagai tempat yang cocok untuk pembangunan pembangkit listrik bertenaga pasang surut ombak. Ketika surut. Karena siklusnya bisa diprediksi. Energi pasang surut memanfaatkan pergerakan air laut dalam jumlah besar (pasang surut).Pada dasarnya ada dua metodologi untuk memanfaatkan energi pasang surut: Gambar 4. suplai listriknya pun relatif lebih dapat diandalkan daripada pembangkit listrik bertenaga ombak. Air laut yang terjebak inilah yang dimanfaatkan untuk memutar turbin. Oleh karena waktu siklus bisa diperkirakan (kurang lebih setiap 12. katup yang ada di dam tertutup sehingga air laut terjebak didalam dam. Prinsip kerja energi pasang surut sangat sederhana. Dalam sehari bisa terjadi hingga dua kali siklus pasang surut. Proyek ini akan selesai tahun 2015. diperkirakan sekitar 12 jam sekali. Namun demikian.5 jam sekali). Pembangkit listrik ini dibangun pada tahun 1966 dan berkapasitas 240 MW.000 rumah. PLTPs yang terbesar nanti akan dibangun di Korea Selatan dengan kapasitas 300 MV yang mampu untuk mengaliri listrik untuk 200. dan pemanfaatannya dapat menghasilkan energi dalam jumlah yang cukup besar. Seperti yang kita ketahui pasang terjadi dua kali sehari. Dam pasang surut (tidal barrages) . Saat pasang datang air laut masuk melewati dam melalui katup yang bisa membuka secara otomatis. Pasang surut menggerakkan air dalam jumlah besar setiap harinya. Saat pasang surut.terbesar di dunia terdapat di muara sungai Rance di sebelah utara Perancis. air mengalir keluar dari dam menuju laut sambil memutar turbin.

Aliran masuk atau keluarnya ombak dapat dimanfaatkan untuk memutar turbin. dam yang dibangun untuk memanfaatkan siklus pasang surut jauh lebih besar daripada dam air sungai pada umumnya. Pembangkit listrik ini dibangun pada tahun 1966 dan berkapasitas 240 MW. Gambar atas menampilkan aliran air dari kiri ke kanan. Hanya saja. Nova Scotia. PLTPs La Rance didesain dengan teknologi canggih dan beroperasi secara otomatis. Pembangkit listrik tenaga pasang surut (PLTPs) terbesar di dunia terdapat di muara sungai Rance di sebelah utara Perancis. Kekurangan terbesar dari pembangkit listrik tenaga pasang surut adalah mereka hanya dapat menghasilkan listrik selama ombak mengalir masuk (pasang) . Gambar sebelah kiri bawah menampilkan proyek dam ketika masih dalam masa konstruksi. sehingga hanya membutuhkan dua orang saja untuk pengoperasian pada akhir pekan dan malam hari. Perancis. Dam ini biasanya dibangun di muara sungai dimana terjadi pertemuan antara air sungai dengan air laut. air mengalir melalui terowongan yang terdapat di dam. PLTPs terbesar kedua di dunia terletak di Annapolis. Kanada dengan kapasitas “hanya” 16 MW. Gambar kanan menampilkan proses perakitan turbin dan baling-balingnya. Gambar PLTPs La Rance. Ketika ombak masuk atau keluar (terjadi pasang atau surut). Brittany.Cara ini serupa seperti pembangkitan listrik secara hidro-elektrik yang terdapat di dam/waduk penampungan air sungai.

maka ketika PLTPs tidak aktif. dampak lingkungan yang relatif lebih kecil daripada pembangunan dam. dapat digunakan pembangkit listrik lainnya untuk sementara waktu hingga terjadi pasang surut lagi. Keunggulannya dibandingkan metode pertama yaitu: lebih murah biaya instalasinya. Turbin lepas pantai (offshore turbines) Pilihan lainnya ialah menggunakan turbin lepas pantai yang lebih menyerupai pembangkit listrik tenaga angin versi bawah laut. karena waktu operasinya dapat diperkirakan.ataupun mengalir keluar (surut). Namun. Swan Turbines (ST) dari Inggris. Teknologi MCT bekerja seperti pembangkit listrik tenaga angin yang dibenamkan di bawah laut. b. dan Marine Current Turbines (MCT) dari Inggris. yang terjadi hanya selama kurang lebih 10 jam per harinya.Beberapa perusahaan yang mengembangkan teknologi turbin lepas pantai adalah: Blue Energy dari Kanada. Gambar Bermacam-macam jenis turbin lepas pantai yang digerakkan oleh arus pasang surut. Dua buah baling dengan diameter 15-20 meter memutar . dan persyaratan lokasinya pun lebih mudah sehingga dapat dipasang di lebih banyak tempat.

Perbedaan kedua yaitu. Biaya operasi rendah. Produksi listrik stabil. Turbin ini juga dipasangkan di dasar laut menggunakan beton dan dapat disusun dalam satu baris bertumpuk membentuk pagar pasang surut (tidal fence) untuk mencukupi kebutuhan listrik dalam skala besar. energi pasang surut dapat diperoleh secara Tidak menghasilkan gas rumah kaca ataupun limbah lainnya. . gratis. kecepatan rotor diatur antara 10-20 rpm (sebagai perbandingan saja. dan dapat disusun dalam barisan-barisan sehingga menjadi ladang pembangkit listrik. Tidak membutuhkan bahan bakar. yaitu: balingbalingnya langsung terhubung dengan generator listrik tanpa melalui kotak gir.rotor yang menggerakkan generator yang terhubung kepada sebuah kotak gir (gearbox). Pasang surut air laut dapat diprediksi. Ini lebih efisien dan mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan teknis pada alat. daripada melakukan pemboran turbin ke dasar laut ST menggunakan pemberat secara gravitasi (berupa balok beton) untuk menahan turbin tetap di dasar laut. kecepatan baling-baling kapal laut bisa berkisar hingga sepuluh kalinya). Demi menjaga agar ikan dan makhluk lainnya tidak terluka oleh alat ini. Dibandingkan dengan MCT dan jenis turbin lainnya. desain Swan Turbines memiliki beberapa perbedaan. Kedua baling tersebut dipasangkan pada sebuah sayap yang membentang horizontal dari sebuah batang silinder yang diborkan ke dasar laut. Berikut ini disajikan secara ringkas kelebihan dan kekurangan dari pembangkit listrik tenaga pasang surut: Kelebihan: • • • • • • Setelah dibangun. Turbin tersebut akan mampu menghasilkan 750-1500 kW per unitnya. Adapun satu-satunya perbedaan mencolok dari Davis Hydro Turbines milik Blue Energy adalah poros baling-balingnya yang vertikal (vertical-axis turbines).

Saat ombak mencapai pelampung.2 Pembangkit Listrik Energi Gelombang Energi gelombang adalah jenis energi yang bisa diperoleh dengan memanfaatkan gelombang laut. batang magnet dikaitkan ke dasar laut. selain memasok listrik. • Hanya dapat mensuplai energi kurang lebih 10 jam setiap harinya. tidak ada polusi visual. yang disebut sebagai permanent magnet linear generator buoy. Koil elektrik mengelilingi batang magnet di dalam pelampung dan koil tersebut ditempelkan pada pelampung. setiap pelampung mampu menghasilkan daya sebesar 250 kilowatt dan teknologi ini dapat digunakan . Selain itu tidak ada emisi gas buang CO2. Sistem ini diletakkan kurang lebih satu atau dua mil laut dari pantai. ketika ombak bergerak masuk ataupun keluar. Teknologi terbaru ini menggunakan istilah Permanent Magnet Linear Buoy (bahasa Indonesia: Pelampung Magnet Pemanen Linier). 4. maka pelampung tersbut akan bergerak naik dan turun secara relatif terhadap batang magnet yang menimbukan beda potensial dan listrik dibangkitkan. tidak ada polusi suara. juga mampu mendorong pertumbuhan kehidupan laut. Teknologi yang sudah dipakai oleh kota Portland di Amerika Serikat dan merupakan ciptaan para insinyur dari Universitas Oregon ini. Berdasarkan hasil penelitian dari Universitas Oregon. Kekurangan: • Sebuah dam yang menutupi muara sungai memiliki biaya pembangunan yang sangat mahal. Prinsip kerjanya yaitu dimana Sistem pelampung ini dapat menghasilkan daya hanya dengan mengapungkannya di permukaan lautan yang bergelombang. dan meliputi area yang sangat luas sehingga merubah ekosistem lingkungan baik ke arah hulu maupun hilir hingga berkilokilometer.• Turbin lepas pantai memiliki biaya instalasi rendah dan tidak menimbulkan dampak lingkungan yang besar.

dalam skala kecil ataupun besar tergantung kepada energi yang dibutuhakan. Tabel Perbandingan Total Biaya Operasi ($sen/kWh) Pembangkit Tambahan Pembangkit Utama . energi listrik bisa didapat. Pada sistem ini bisa disebut dengan ironless. energi gelombang ini memberikan ketersedian mencapai 90% dengan kawasan yang potensial tidak terbatas. tetapi bisa juga dengan teknik batang magnet yang bergerak naik turun. penjelasan di atas menggunakan teknik koil yang bergerak naik turun. Dibandingkan dengan teknologi hijau lainnya seperti energi matahari dan angin. karena menghilangkan salah satu iron yang bersifat softmagnetic pada bagian stator. selama ada ombak. Ada beberapa pilihan untuk menghasilkan daya tersebut. Penempatan koil dan batang magnet bisa juga ditempatkan didasar atau dipermukaan laut. Tetapi kelemahan dari sistem ini adalah poros atau shaft atau translator menjadi lebih berat dengan adanya magnet. Sebagai perbandingan tabel di bawah ini menunjukkan keuntungan yang didapatkan secara ekonomis dari penggunaan teknologi yang kita sebut waves of power. Sehingga sheer stres yang diperlukan menjadi kecil.

emisi CO2. Memang Indonesia dengan wilayahnya yang luas. Sedangkan energi panas laut memanfaatkan perbedaan temperatur air laut di permukaan dan di kedalaman. memiliki potensi mengembangkan PLTGL. energi gelombang laut (wave energy).oceanpowertechnologies.com/pdf/senate_hearing_paper. Secara umum. potensi energi gelombang laut dapat menghasilkan listrik dapat dibagi menjadi tiga tipe potensi energi yaitu energi pasang surut (tidal power). Energi pasang surut merupakan energi yang dihasilkan dari pergerakan air laut akibat perbedaan pasang surut.Teknologi Pelampung Bahan bakar fosil Angin Disel Photovoltaic (Solar) (1 MW) 7-10 Tidak ada data 10 12-100 25-50 (100 MW) 3-4 3-5 5-6 Tidak ada data 10-15 Sumber: http://www. Energi gelombang laut adalah energi yang dihasilkan dari pergerakan gelombang laut menuju daratan dan sebaliknya. maupun polusi visual dan sekaligus mampu memberikan ruang kepada kehidupan laut untuk membentuk koloni terumbu karang di sepanjang jangkar yang ditanam di dasar laut. Disebutkan di atas bahwa teknologi ini tidak menimbulkan polusi suara.pdf Di samping nilai ekonomis yang cukup menjanjikan ada hal-hal lain yang dapat memberikan keuntungan di bidang lingkungan hidup. Indonesia belum pemanfaatan energi gelombang laut sebagai sumber listrik. dan energi panas laut (ocean thermal energy). Tetapi secara sederhana dapat dilihat bahwa probabilitas menemukan dan memanfaatkan potensi energi gelombang laut dan energi panas laut lebih besar dari energi pasang surut. Pada dasarnya pergerakan laut yang menghasilkan gelombang laut terjadi akibat dorongan pergerakan angin. Hal ini akan mengakibatkan berkumpulnya ikan dan binatang laut lain. Angin timbul akibat perbedaan tekanan pada 2 . Namun untuk merealisasikan hal tersebut perlu dilakukan penelitian lebih mendalam.

ketinggian gelombangnya akan semakin besar. Bila waktu yang diperlukan untuk terjadi sebuah gelombang laut dihitung dari data jumlah gelombang laut yang teramati pada sebuah selang tertentu. puncak gelombang akan semakin tajam dan lembahnya akan semakin datar. Sementara itu. energi gelombang laut dapat dikategorikan sebagai energi terbarukan. Semakin panjang jarak fetch-nya. Ketinggian puncak ini berbeda-beda untuk lokasi yang sama jika diukur pada hari yang berbeda.titik yang diakibatkan oleh respons pemanasan udara oleh matahari yang berbeda di kedua titik tersebut. Gelombang yang menjalar dari laut dalam (deep water) menuju ke pantai akan mengalami perubahan bentuk disebabkan adanya perubahan kedalaman laut. Apabila gelombang bergerak mendekati pantai. Angin yang lebih kuat akan menghasilkan gelombang yang lebih besar. Fetch adalah jarak perjalanan tempuh gelombang dari awal pembangkitannya. Angin juga memunyai pengaruh yang penting pada ketinggian gelombang. bagian atas gelombang di permukaan air akan terus melaju. pergerakan gelombang di bagian bawah yang berbatasan dengan dasar laut akan melambat. Dengan sifat tersebut. secara statistik dapat ditentukan ketinggian signifikan gelombang laut pada satu titik lokasi tertentu. Potensi energi gelombang laut pada satu titik pengamatan dalam satuan kWh per meter berbanding . Ketinggian dan periode gelombang tergantung kepada panjang fetch pembangkitannya. Pada selang waktu tertentu. ketinggian puncak yang dicapai serangkaian gelombang laut berbeda-beda. Semakin menuju ke pantai. Fetch ini dibatasi oleh bentuk daratan yang mengelilingi laut. Meskipun demikian. dapat diketahui potensi energi gelombang laut di titik lokasi tersebut. Gelombang laut secara ideal dapat dipandang berbentuk gelombang yang memiliki ketinggian puncak maksimum dan lembah minimum. Ini adalah akibat dari gesekan antara air dan dasar pantai. Fenomena ini yang menyebabkan gelombang tersebut kemudian pecah.

Alternatif teknologi yang diperidiksikan tepat dikembangkan di pesisir pantai selatan Pulau Jawa adalah teknologi Tapered Channel (Tapchan). Proses pembangkitan tenaga listrik dengan teknologi ini melalui 2 tahapan proses. Air laut yang berada dalam bak penampung dikembalikan ke laut melalui saluran yang terhubung dengan turbin generator penghasil energi listrik. Meskipun penelitian untuk mendapatkan teknologi yang optimal dalam mengonversi energi gelombang laut masih terus dilakukan.lurus dengan setengah dari kuadrat ketinggian signifikan dikali waktu yang diperlukan untuk terjadi sebuah gelombang laut. Tekanan . Gelombang laut yang datang menekan udara pada kolom air yang diteruskan ke kolom atau ruang tertutup yang terhubung dengan turbin generator. Karena itu. Alternatif teknologi pembangkit tenaga gelombang laut yang lebih banyak dikembangkan adalah teknik osilasi kolom air (oscillating water column). sangat penting memilih lokasi yang secara topografi memungkinkan akumulasi energi. gelombang laut yang datang disalurkan memasuki sebuah saluran runcing yang berujung pada sebuah bak penampung yang diletakkan pada sebuah ketinggian tertentu. Adanya bak penampung memungkinkan aliran air penggerak turbin dapat beroperasi terus menerus dengan kondisi gelombang laut yang berubah-ubah. Teknologi ini tetap memerlukan bantuan mekanisme pasang surut dan pilihan topografi garis pantai yang tepat. Pada dasarnya prinsip kerja teknologi yang mengkonversi energi gelombang laut menjadi energi listrik adalah mengakumulasi energi gelombang laut untuk memutar turbin generator. Teknologi ini telah dikembangkan sejak l985. Prinsip teknologi ini cukup sederhana. Berdasarkan perhitungan ini dapat diprediksikan berbagai potensi energi dari gelombang laut di berbagai tempat di dunia. Dari data tersebut. diketahui bahwa pantai barat Pulau Sumatera bagian selatan dan pantai selatan Pulau Jawa bagian barat berpotensi memiliki energi gelombang laut sekitar 40 kw/m.

Inggris Raya. di Denmark dikembangkan pula teknologi pembangkit tenaga gelombang laut yang disebut wave dragon. Variasi prinsip teknologi ini dikembangkan di Jepang dengan nama might whale technology. Di Skotlandia. prinsip kerjanya mirip dengan tapered channel. pada saat kita makan. gelombang laut yang meninggalkan kolom air diikuti oleh gerakan udara dalam ruang tertutup yang menggerakkan turbin generator pembangkit listrik. Pembangkit yang selesai dibangun pada 2000 ini dilengkapai listrik sampai 500 kW. Pada saat kita bergerak. bahkan ketika kita berpikir pun. Sebaliknya. Perbedaannya pada wave dragon. biodiesel. telah dibangun pembangkit tenaga gelombang laut yang menggunakan teknologi ini. Selain itu.3 Pembangkit Listrik Energi Biomassa Berbicara tentang sumber energi. energi dalam makanan akan terbakar.tersebut menggerakkan turbin generator pembangkit listrik. Meskipun demikian pembangkit ini tidak menyebabkan polusi dan tidak memerlukan biaya bahan bakar karena sumber penggeraknya energi alam yang bersifat terbarukan. Dari bahan bakar nabati dapat dikembangkan biokerosene (minyak tanah). saluran air dan turbin generator diletakkan di tengah bak penampung sehingga memungkinkan pembangkit dipasang tidak di pantai. biomassa merupakan salah satu alternatif. 4. Dari latar belakang itulah kini mulai digali banyak kemungkinan pemanfaatan biomassa sebagai sumber bahan bakar nabati (biofuel). Biomassa mengandung energi tersimpan dalam jumlah cukup banyak Kenyataannya. Hal ini menyebabkan biaya instansi dan perawatan pembangkit ini mahal. Pembangkit-pembangkit tersebut kemudian dihubungkan dengan jaringan transmisi bawah laut ke konsumen. . tubuh kita mampu mengubah energi yang tersimpan di dalam makanan menjadi energi atau tenaga untuk tumbuh dan berkembang. bioetanol bahkan biopower (untuk listrik).

600-4.800-2. azolla : kemungkinan besar dapat dijadikan sebagai sumber pengganti kerosene. . jambu mete.700 19.800 Aleurites fordii (biji kemiri) 1.000 11. minyak bakar atau bensin penerbangan. bus. singkong. srikaya.000-25. Beberapa diantara tumbuhan penghasil energi dengan potensi produksi minyak dalam liter per hektar dan ekivalen energi yang dihasilkan adalah sebagai berikut : Tabel 1. Jenis Tumbuhan Penghasil Energi Jenis Tumbuhan Produksi Minyak (Liter per Ha) 3. sagu.800-26. sirsak.000 kepyar) Manihot esculenta (ubi kayu) 1.200-2. kapuk : sebagai sumber bahan bakar alternatif pengganti solar (minyak diesel) Tebu. Nyamplung.900-37.300-18. dan ubi-ubian yang lain : sebagai sumber bahan bakar alternatif pengganti premium. jarak pagar.000 Ekivalen Energi (kWh per Ha) 33.700 Saccharum officinarum (tebu) 2.900 6.biofuel – untuk keperluan transportasi (mobil.500 16.450 Ricinus communis (jarak 1. truk. kelapa. Indonesia memiliki banyak jenis tanaman yang berpotensi menjadi energi bahan bakar alternatif. jagung. antara lain : Kelapa sawit. algae.Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar untuk menghasilkan biofuel mengingat begitu besarnya sumber daya hayati yang ada baik di darat maupun di perairan. ubi jalar.600 Elaeis guineensis (kelapa sawit) Jatropha curcas (jarak pagar) 2.020 Sumber : Business Week edisi 15 Maret 2006 Biomassa adalah satu-satunya sumber energi terbarukan yang dapat diubah menjadi bahan bakar cair .400 17. Menurut hasil riset Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).100-2.

memiliki cetane number yang lebih tinggi sehingga pembakaran lebih sempurna (clear burning). memiliki sifat pelumasan terhadap piston mesin. Di antara jenis biofuel yang banyak dikenal adalah biogas. Mengurangi asap hitam dari gas asap buang mesin diesel secara signifikan walaupun penambahan hanya 5% . yakni angka yang menunjukan ukuran baik tidaknya kualitas Solar berdasarkan sifaf kecepatan bakar dalm ruang bakar mesin. Biodiesel Biodiesel merupakan bahan bakar dari minyak nabati yang memiliki sifat menyerupai minyak diesel atau solar. Titik kilat (flash point) tinggi. 2. Angka Cetane tinggi (>50). serta dapat diuraikan secara alami 4.10% volume biodiesel kedalam solar . bilangan asap (smoke number) yang rendah. dan dapat terurai (biodegradabe) sehingga tidak menghasilkan racun (non toxic). yakni temperatur terendah yang dapat menyebabkan uap Biodiesel menyala. Bahan bakar ini ramah lingkungan karena menghasilkan emisi gas buang yang jauh lebih baik dibandingkan dengan diesel/solar. Keuanggulan biodiesel diantaranya : 1. Semakin tinggi bilangan Cetane. sehingga Biodiesel lebih aman dari bahaya kebakaran pada saat disimpan maupun pada saat didistribusikan dari pada solar. yaitu bebas sulfur. Menurut hasil penelitian BBPT. 3. Menambah pelumasan mesin yang lebih baik daripada solar sehingga akan memperpanjang umur pemakaian mesin 5. biodiesel bisa langsung digunakan 100% sebagai bahan bakar pada mesin diesel tanpa memodifikasi mesin dieselnya atau dalam bentuk campuran dengan solar pada berbagai konsentrasi mulai dari 5%.pesawat terbang dan kereta api). semakin cepat pembakaran semakin baik efisiensi termodinamisnya. Dapat dengan mudah dicampur dengan solar biasa dalam berbagai komposisi dan tidak memerlukan modifikasi mesin apapun 6. biodiesel dan bioethanol. Tidak mengandung sulfur dan benzene yang mempunyai sifat karsinogen.

dll. Produsen-produsen lain merencanakan juga akan beroperasi pada 2008 sehingga kapasitas produksi akan mencapai sekitar 400 ribu kiloliter per tahun. Kelapa sawit merupakan salah satu sumber bahan baku minyak nabati yang prospektif dikembangkan sebagai bahan baku biodiesel di Indonesia.Biodiesel membutuhkan bahan baku minyak nabati yang dapat dihasilkan dari tanaman yang mengandung asam lemak seperti kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO). hingga menjadi sebesar 4. kelapa (Crude Coconut Oil/CCO).12 juta kiloliter per tahun. Adapun manfaat pemakaian gasohol di Indonesia yaitu : memperbesar basis sumber daya bahan bakar cair. Bioetanol Bioetanol (C2H5OH) adalah cairan biokimia dari proses fermentasi gula dari sumber karbohidrat menggunakan bantuan mikroorganisme. Sementara kemampuan produksi biodiesel pada tahun 2006 baru 110 ribu kiloliter per tahun. Tanaman jarak pagar juga prospektif sebagai bahan baku biodiesel mengingat tanaman ini dapat tumbuh di lahan kritis dan karakteristik minyaknya yang sesuai untuk biodiesel. mengingat produksi CPO Indonesia cukup besar dan meningkat tiap tahunnya. meningkatkan kemampuan nasional dalam teknologi pertanian dan industri.34 juta hektar kebun sawit dan 45 unit pengolahan berkapasitas 100 ribu ton per tahun dengan investasi mencapai Rp. Indonesia sangat kaya akan sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku biodiesel.32 triliun. berpotensi mengurangi ketimpangan pendapatan antar individu dan antar daerah.72 juta kiloliter pada tahun 2010 untuk menggantikan 2% konsumsi solar yang membutuhkan 200 ribu hektar kebun sawit dan 25 unit pengolahan berkapasitas 30 ribu ton per tahun dengan nilai investasi sebesar Rp. Menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pertanian. jarak pagar (Crude Jatropha Oil/CJO). Bioetanol merupakan bahan bakar dari minyak nabati yang memiliki sifat menyerupai minyak premium. kapuk. total kebutuhan biodiesel saat ini mencapai 4. Cetak biru (blueprint) Pengelolaan Energi Nasional mentargetkan produksi biodiesel sebesar 0. 9 triliun. terdapat alternatif gasohol yang merupakan campuran antara bensin dan bioetanol. mengurangi impor BBM. 1.7 juta kiloliter pada tahun 2025 untuk mengganti 5% konsumsi solar yang membutuhkan 1. meningkatkan kesempatan kerja. Pada tahun 2007 kemampuan produksi diperkirakan mencapai 200 ribu kiloliter per tahun. Untuk pengganti premium. mengurangi kecenderungan pemanasan global dan pencemaran udara (bahan bakar ramah lingkungan) dan berpotensi mendorong . srikaya. sirsak. menguatkan security of supply bahan bakar.

Untuk pengembangan bioetanol diperlukan bahan baku diantaranya : • • • Nira bergula (sukrosa): nira tebu.000 Jagung 1. garut. jerami. ubi jalar. sagu. Bahan berselulosa (lignoselulosa):kayu. nira siwalan. digunakan dalam bentuk neat 100% (B100) atau diblending dengan premium (EXX) • Gasohol s/d E10 bisa digunakan langsung pada mobil bensin biasa (tanpa mengharuskan mesin dimodifikasi).6 125 400 90 250 Biomasa : Bioethanol 6. suweg. Tabel 2 Konversi biomasa menjadi bioethanol Biomasa (kg) Kandungan gula (Kg) 250-300 150-200 600-700 120-160 500 Jumlah hasil bioethanol (Liter) 166. jagung.000 Sumber data : Balai Besar Teknologi PatiBPPT. nira aren.ekspor komoditi baru. nira nipah. bagas. batang pisang.5 : 1 8:1 2.000 Sagu 1.000 Ubi jalar 1.000 Tetes 1. .2006 Pemanfaatan Bioetanol : • Sebagai bahan bakar substitusi BBM pada motor berbahan bakar bensin. umbi dahlia. Adapun konversi biomasa sebagian tanaman tersebut menjadi bioethanol adalah cantel. nira kelapa. ganyong. gaplek. singkong/ seperti pada tabel dibawah ini.5 : 1 12 : 1 4:1 Ubi kayu 1. nira sorgum manis. sari-buah mete Bahan berpati : tepung-tepung sorgum biji. dll.

Etanol mengandung 35% oksigen sehingga meningkatkan efisiensi pembakaran. karbondioksida (40% . Energi gas bio didominasi gas metan (60% . bersama dengan gas karbon dioksida (CO2) memberikan efek rumah kaca yang menyebabkan terjadinya fenomena pemanasan global. Gas metan termasuk gas rumah kaca (greenhouse gas). Dalam waktu tertentu gas bio akan terbentuk yang selanjutnya dapat digunakan sebagai sumber energi. Pengujian karakteristik unjuk kerja yaitu daya dan torsi menunjukkan bahwa etanol 10% identik atau cenderung lebih baik daripada pertamax. hanya dengan memasukkan substrat (kotoran ternak) ke dalam digester yang anaerob. misalnya untuk kompor gas atau listrik.Pengujian pada kendaraan roda empat di laboratorium BPPT menunjukkan bahwa tingkat emisi karbon dan hidrokarbon Gasohol E-10 yang merupakan campuran bensin dan etanol 10% lebih rendah dibandingkan dengan premium dan pertamax. Pengurangan gas metan secara lokal ini dapat berperan positif dalam upaya penyelesaian permasalahan global.70%). Biogas Biogas dihasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik dengan bantuan bakteri anaerob pada lingkungan tanpa oksigen bebas. pembuatan gas bio sangat sederhana.30%) dan beberapa gas lain dalam jumlah lebih kecil. Penggunaan biodigester dapat membantu pengembangan sistem pertanian dengan mendaur ulang kotoran ternak untuk memproduksi gas bio dan diperoleh hasil samping (by-product) berupa . Pada prinsipnya.

Sebagai contoh pupuk organik cair yang diperoleh dari urine mengandung auksin cukup tinggi sehingga baik untuk pupuk sumber zat tumbuh. namun belum banyak dimanfaatkan. biomassa sebenarnya relatif melimpah di Indonesia dan masyarakat dapat memanfaatkannya secara langsung. Umumnya para peternak membuang kotoran sapi tersebut ke sungai atau langsung menjualnya ke pengepul dengan harga sangat murah. sebagian besar biodiesel dan bioetanol yang diproduksi di Indonesia sekarang digunakan untuk pasar ekspor. Dibandingkan dengan minyak bumi dan gas yang ketersediaannya terbatas dan pengelolaannya dikuasai oleh pihak-pihak yang sangat terbatas. karena kotoran sapi tidak dibiarkan terdekomposisi secara terbuka melainkan difermentasi menjadi energi gas bio. Permasalahan yang dihadapi adalah keterbatasan teknologi. (efek rumah kaca). keterbatasan lahan dan keterbatasan pasar atau penggunanya. Potensi kotoran sapi untuk dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan gas bio sebenarnya cukup besar. Sebagai konsekuensi. selain itu dari limbah jeroan sapi dapat juga dihasilkan aktivator sebagai alternatif sumber dekomposer. Selain itu. Serum darah sapi dari tempat-tempat pemotongan hewan dapat dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi bagi tanaman. banyak dipertimbangkan antara lain : 1. Padahal dari kotoran sapi saja dapat diperoleh produk-produk sampingan (by-product) yang cukup banyak. dengan pemanfaatan biodigester dapat mengurangi emisi gas metan (CH4) yang dihasilkan pada dekomposisi bahan organik yang diproduksi dari sektor pertanian dan peternakan. Kurangnya jaringan distribusi dan infrastruktur menyulitkan pemasaran biodiesel dan bioetanol di pasar domestik. Selain itu. . belum adanya aturan hukum yang jelas dalam industri ini dan standar penggunaan bahan-bahan untuk biodiesel dan bioetanol menyulitkan masyarakat dan produsen biodiesel dan bioetanol untuk memperoleh pembiayaan dan menjalankan bisnisnya. Bahkan selama ini telah menimbulkan masalah pencemaran dan kesehatan lingkungan. sehingga upaya ini dapat diusulkan sebagai bagian dari program Untuk pengembangan biofuel.pupuk organik.

misalnya jarak. jagung dan jambu mete. c. Meningkatkan produktivitas lahan melalui program intensifikasi yang meliputi pemilihan bibit. Perlu segera dilakukan diversifikasi untuk menemukan jenis-jenis tumbuhan baru penghasil energi. pupuk maupun obat-obatan. sehingga tidak ada lagi kekhawatiran akan kekurangan bahan pangan. bibit. harus segera ditangani untuk membangun rasa saling percaya antara petani jarak dengan pengusaha sebagai pengolah biji jarak. dapat ditanam di lahan kritis. dan dapat meningkatkan pendapatan petani. Dibutuhkan motor penggerak dan modal yang besar untuk membiayai budi daya bahan baku baik dari segi pengadaan lahan. merupakan tanaman yang cukup tahan kering dan mampu beradaptasi pada lingkungan yang kurang menguntungkan. peningkatan kualitas kultur teknis hingga pengelolaan pasca panen. Berbagai lahan marjinal yang dapat dimanfaatkan antara lain : lahan pantai. tanah karst. Meningkatkan produksi melalui ekstensifikasi atau perluasan lahan dengan memanfaatkan lahan-lahan kritis / marjinal. tapi belum semua pihak menyadari potensi tersebut. cantel. 3. Meskipun tanaman jarak sangat potensial dikembangkan sebagai energi terbarukan dengan harga murah. Beberapa tumbuhan yang sedang diteliti dan . Perusahaan-perusahaan besar yang bergerak dibidang pertanian dan perkebunan diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi usaha budi daya ini karena besarnya biaya budidaya dan pengembangan. 4. misalnya tanaman jarak. Terkait dengan isu ketahanan pangan (food security). Beberapa tanaman sumber energi. yang harus dilakukan adalah : a. bantaran sungai. b. atau lahan berkemiringan curam. Oleh karena itu untuk penanaman diusahakan agar jangan sampai menggeser peruntukan tanaman pangan. Melalui aktivitas diharapkan produktivitas tanaman meningkat signifikan.2. Adanya hambatan sosial dalam pengembangan beberapa komoditas tanaman sumber energi.

Di zaman modern sekarang ini panas hasil pembakaran akan dikonversi menjadi energi listrik melali turbin dan generator. Penerapannya masih sangat sederhana. Konversi Biomassa Penggunaan biomassa untuk menghasilkan panas secara sederhana sebenarnya telah dilakukan oleh nenek moyang kita beberapa abad yang lalu. widuri. . Putaran dari turbin dikonversi menjadi energi listrik melalui magnet magnet dalam generator. Panas hasil pembakaran biomassa akan menghasilkan uap dalam boiler.dikembangkan di Indonesia antara lain : jambu mete. Pembakaran langsung terhadap biomassa memiliki kelemahan. kerandang. sehingga pada penerapan saat ini mulai menerapkan beberapa teknologi untuk meningkatkanmanfaat biomassa sebagai bahan bakar. biomassa langsung dibakar dan menghasilkan panas. Uap akan ditransfer kedalam turbin sehingga akan menghasilkan putaran dan menggerakan generator. algae dan masih banyak lagi. kacang-kacangan. nyamplung.

* Karbonisasi Karbonisasi merupakan suatu proses untuk mengkonversi bahan orgranik menjadi arang . methana. formaldehid. H2O dan tar cair. Tujuannya adalah untuk meningkatkan densitas dan memudahkan penyimpanan dan pengangkutan. Gas-gas yang dilepaskan pada . CH4. Briket atau pellet akan memudahkan dalam penanganan biomassa. mempunyai ukuran dan kualitas yang seragam. formik dan acetil acid serta zat yang tidak terbakar seperti seperti CO2. H2. 1996) yaitu : menaikan nilai kalor per unit volume. Secara umum densifikasi (pembentukan briket atau pellet) mempunyai beberapa keuntungan (bhattacharya dkk.Beberapa penerapan teknologi konversi yaitu : * Densifikasi Praktek yang mudah untuk meningkatkan manfaat biomassa adalah membentuk menjadi briket atau pellet. pada proses karbonisasi akan melepaskan zat yang mudah terbakar seperti CO. mudah disimpan dan diangkut.

metana (CH4) dan beberapa gas yang memiliki kandungan kecil. Gas hasil dapat di bakar secara langsung pada internal combustion engine atau eaktor pembakaran. lebih dari 500 oC. Perbedaan dari kedua proses anaerobik ini adalah kandungan biomassa dalam campuran air. Melalui proses Fische-Tropsch gas hasil gasifikasi dapat di ekstak menjadi metanol. seperti H2. dan H2S. Proses ini sebenarnya bagian dari proses karbonisasi yaitu roses untukmemperoleh karbon atau aran. * Gasifikasi Gasifikasi adalah suatu proses konversi untuk merubah material baik cair maupun pada menjadi bahan bakar cair dengan menggunakan temperatur tinggi. cairan berupa campuran tar dan beberapa zat lainnya. Proses ini bisa diklasifikasikan menjadi dua macam yaitu anaerobic digestion kering dan basah. tetapi sebagian menyebut pada proses pirolisis merupakan high temperature carbonization (HTC). * Anaerobic digestion Proses anaerobic igestion yaitu proses dengan melibatkan mikroorganisme tanpa kehadiran oksigen dalam suatu digester. Proses pirolisis menghasilkan produk berupa bahan bakar padat yaitu karbon. Proses gasifikasi menghasilkan produk bahan bakar cair yang bersih dan efisien daripada pembkaran secara langsung. . yaitu hidrogen dan karbon monoksida. N2. 2005). * Pirolisis Pirolisis atau bisa di sebut thermolisis adalah proses dekomposisi kimia dengan menggunakan pemanasan tanpa kehadiran oksigen. Proses ini menghasilkan gas produk berupa metana (CH4) dan karbon dioksida (CO2) serta beberapa gas yang jumlahnya kecil. Produk lainn adalah gas berupa karbon dioksida (CO2). pada anaerobik kering memiliki kandungan biomassa 25 – 30 % sedangkan untuk jenis basah memiliki kandungan biomassa kurang dari 15 % (Sing dan Misra.proses ini mempunyai nilai kalor yang tinggi dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan kalor pada proses karbonisasi.

2. Untuk kepentingan khusus. Dua bahan bakar bio yang paling umum adalah ethanol dan biodiesel. membuat bahan bakar. Pemanfaatan sampah sebagai biomassa menjadi tenaga listrik meiaitji proses pembakaran langsung (direct cornbustion) atau metalui proses pembuatan gas metana (gasifikasi) dapat menjadi solusi. Beberapa sistem pembangkit berbahan bakar batubara menggunakan biomassa sebagai sumber energi tambahan dalam boiler efisiensi tinggi untuk mengurangi emisi. serpihan kayu terkadang langsung dimasukkan ke boiler untuk menghasilkan uap untuk proses manufaktur atau menghangatkan ruangan. Biomassa dapat berasal dari tanaman perkebunan atau pertanian. Bioenergi berada pada level kedua setelah tenaga air dalam produksi energi primer terbarukan di Amerika Serikat. kerja turbin biasanya memanfaatakan ekspansi uap bertekanan dan bertemperatur tinggi untuk menggerakkan generator. Konversi menjadi bahan bakar cair. hat ini disebut bioenergi. Biomassa (bahan organik) dapat digunakan untuk menyediakan panas. Dewasa ini teknologi pemanfaatan energi biomassa yang telah dikembangkan terdiri dari : 1. walaupun proyek ini lebih mahal dibandingkan proyek pembangkit listrik lain untuk kapasitas yang setara. hutan. dan membangkitkan listrik. Di industri kayu dan kertas.Biomassa sangat beragam jenisnya yang pada dasarnya merupakan hasil produksi dari makhluk hidup. pemanfaatan biomassa menjadi solusi yang sangat menjanjikan untuk permasalahan sampah di kota-kota besar. Dalam sistem pembangkit. Pemanfaatan energi biomassa dapat dilakukan dengan berbagai cara. Pemanfaatan yang cukup besar umumnya untuk menghasilkan uap pada pembangkitan listrik atau proses manufaktur. Ethanol . Pembakaran langsung (direct combustion) dalam bentuk pemanfaatan panas. Pemanfaatan panas biomassa telah dikenal sejak dulu seperti pemanfaatan kayu bakar. peternakan atau bahkan sampah.

merupakan alkohol yang dibuat dengan fermentasi biomassa dengan kandungan hidrokarbon yang tinggi seperti jagung metaldi proses yang sama untuk membuat bir. bahan bakar sekam padi berada di penggilingan padi rnifik PT (Persero) Pertani di Desa Haurgeulis. Keeamatan Haurgaulis. Biodiesel merupakan ester yang dibuat menggunakan minyak tanaman. lemak binatang. Pemanfaatan Gas Biomassa Pemanfaatan gas biomassa skala kecil yang banyak diaplikasikan oleh masyarakat adalah pemanfaatan gas metana hasil fermentasil yang langsung dibakar untuk dimanfaatkan panasnya. Kabupaten Indramayu. Biodiesel dapat digunakan sebagai aditif diesel untuk mengurangi emisi kendaraan atau dalam bentuk murninya sebagai bahan bakar kendaraan 3. . PLTD berkekuatan 1 x 100 kilowatt (kw) tersebut dibangun PT Indonesia Power dan PT Pertani. atau bahkan minyak goreng bekas. Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) komersial pertama yang menggunakan. Ethanol paling sering digunakan sebagai aditif bahan bakar untuk mengurangi emisi CO dan asap lainnya dari kendaraan. Pada skala yang lebih maju pemanfaatan gas biomassa dilakukan melalui sistem gasifikasi menggunakan temperatur tinggi untuk mengubah biomassa menjadi gas (campuran dari hidrogen. ganggang. CO dan metana). Beberapa contoh pemanfaatan biomassa Sekam padi menjadi listrik penggunaan sekam padi pada Pembangkit Listrik Tenaga Diesel.

Mereka bukan hanya bermain di bisnis pembangkit listrik. Western Australia Perusahaan pembangkit listrik dari TPA ini bernama Landfill Gas and Power Pty Ltd disingkat LGP. Mulai beroperasi sejah 1993. TUGAS MATA KULIAH . sehingga pada akhirnya bangsa ini mampu keluar dari krisis energi dengan pasokan energi bahan bakar nabati yang berkelanjutan. Political Will Semua potensi tersebut tidak bernilai tanpa adanya dukungan dan political will dari pemerintah serta masyarakat luas. Pembentukan tim nasional pengembangan bahan bakar nabati (BBN) dengan menerbitkan blue print dan road map bidang energi untuk mewujudkan pengembangan BBN merupakan langkah yang strategis sehingga dapat dicapai kemandirian energi melalui pengembangan biomassa. Teknologi untuk melakukan hal tersebut sudah ada dan sudah diterapkan di banyak kota dan negara.Mengubah sampah menjadi listrik Sebenarnya sampah kota bisa diolah supaya memberikan mafaat bagi manusia. LGP telah menjadi salah satu pemimpin di pasar energi terbarukan Australia. Peran serta masyarakat akan sangat membantu dalam pengimplemetasian pengembangan tanaman penghasil bioenergi. tapi juga berkontribusi mengurangi emisi CO2 dan methane ke atmosfer.seperti yang terdapat di pembangkit listrik tenaga biogas dari TPA di Perth.

SUMBER ENERGI NON KONVENSIONAL PEMBANGKIT LISTRIK TERBARUKAN ♠ ENERGI PASANG SURUT ♠ ENERGI GELOMBANG ♠ ENERGI BIOMASSA OLEH : FAIZUN ALKHAIR NURDIN D411 07 078 JURUSAN ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN 2012 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful