Tugas

OLEH: KELOMPOK VII DASWAN TONO YESIN NIKIYANTI

AKADEMI MANAJEMEN INFORMASI DAN KOMPUTER AMIK YAPENNAS KENDARI 2012

BAB I PENDAHULUAN A. Oleh karena itu. Tujuan Tujuan dari dilakukannya penulisan makalah ini selain sebagai tugas pendidikan kewarganegaraan yaitu: . Kondisi indonesia masih belum tertata dengan baik dan belum stabil. dan tidak sedikit di antara mereka yang salah mengartikan makna politik bebas aktif tersebut. kondisi politik Indonesia belum sepenuhnya baik. pengambil keputusan. Rumusan Masalah 1. Apakah pengertian politik. Sejak peristiwa proklamasi di tahun 1945. terutama yang berkaitan dengan kedaulatan dan sistem pemerintahan dan politik. Di zaman sekarang yaitu zaman yang serba modern dengan mulai lunturnya rasa nasionalisme banyak pemuda Indonesia yang tidak mengerti akan makna politik bebas aktif yang digunakan oleh Indonesia. kiranya kita perlu untuk membahas tentang politik dan strategi bangsa Indonesia. terjadi perubahan yang sangat mendasar dari negara Indonesia. dan distribusi kekuasaan itu? 2. Pada awal masa kemerdekaan. kekuasaan. Apakah dasar pemikiran penyusunan politik strategi nasional (Polstranas) ? C. B. Apakah pengertian strategi. setelah beberapa tahun berjalan kondisi internal Indonesia sudah mulai teratur dan membaik. Selangkah demi selangkah Indonesia mulai membenahi dan mengatur sistem pemerintahannya sendiri. kebijakan umum. Tetapi. Latar Belakang Masalah Bangsa Indonesia adalah bangsa yang berkedaulatan dan merdeka dimana bangsa yang merdeka tentunya akan mengatur urusan dalam negerinya sendiri tanpa ada campur tangan lagi dari negera luar dalam urusan pemerintahan. Negara. dan strategi nasional? 3.

3. Untuk mengetahui pengertian strategi. dan distribusi . keputusan. Untuk mengetahui pengertian politik. pengambil kekuasaan. Negara. dan strategi nasional. kebijakan umum. Untuk mengetahui dasar pemikiran penyusunan politik strategi nasional (Polstranas). kekuasaan. 2.1.

. Dengan begitu. Politik secara umum adalah mengenai proses penentuan tujuan negara dan cara melaksanakannya. kekuasaan.BAB II PEMBAHASAN A. kebijakan umum(policy). Politik merupakan rangkaian asas. politik dalam arti politik mempunyai makna kepentingan umum warga negara suatu bangsa. dan distribusi kekuasaan . bahwa politik adalah proses bermacam-macam dalam mewujudkan kegiatan tujuan menyangkut penentuan tujuan-tujuan dari sistem negara dan upaya-upaya pengambilan keputusan (decisionmaking) mengenai seleksi antara beberapa alternatif dan penyusunan skala prioritas dari tujuan-tujuan yang telah ditentukan. jalan. jalan. Pelaksanaan tujuan itu memerlukan kebijakan-kebijakan umum (public policies) yang menyangkut pengaturan. atau alokasi sumbersumber yang ada. prinsip. pengambilan keputusan . Dapat disimpulkan yang itu. Dalam bahasa Indonesia. Untuk melaksanakan tujuan itu diperlukan kebijakankebijakan umum (public policies) yang menyangkut pengaturan dan pembagian atau alokasi dari sumber-sumber yang ada. 1. Negara Negara merupakan suatu organisasi dalam suatu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang ditaati oleh rakyatnya. dan teia berarti urusan. politik membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan negara. Politics memberikan asas. arah. Politics dan policy mempunyai hubungan yang erat dan timbal balik. Pengertian Politik Dan Strategi Nasional Kata “Politik” secara ilmu etimologis berasal dari bahasa Yunani Polisteia. yang asal katanya adalah polis berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri. keadaaan. dan arah tersebut sebaik-baiknya. jalan. pembagian. sedangkan policy memberikan pertimbangan cara pelaksanaan asas. cara dan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu yang kita kehendaki. dan medannya.

tetapi telah meluas ke segala bidang kehidupan. Sedangkan perang itu sendiri merupakan kelanjutan dari politik. 3. Dengan demikian. Kebijakan Umum Kebijakan ( policy ) merupakan suatu kumpulan keputusan yang diambil oleh seseorang atau kelompok politik dalam memilih tujuan dan cara mencapai tujuan itu. Dalam pengertian umum. Pengambilan Keputusan Pengambilan keputusan adalah aspek utama politik. strategi adalah cara untuk mendapat-kan kemenangan atau pencapaian tujuan. Karl von Clausewitz (1780-1831) berpendapat bahwa strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan.2. politik adalah pengambilan keputusan melalui sarana umum. sehingga perlu ada rencana yang mengikat yang dirumuskan dalan kebijakan-kebijakan oleh pihak yang berwenang. Keputusan yang diambil menyangkut sector public dari suatu Negara. 4. . 5. B. Distribusi Yang dimaksud dengan distribusi ialah pembagian dan pengalokasian nilai – nilai ( values ) dalam masyarakat. Jadi. Nilai adalah sesuatu yang diinginkan dan penting. Kekuasaan Kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginannya. Pengertian Strategi dan Strategi Nasional Strategi berasal dari bahasa Yunani strategia yang diartikan sebagai “the art of the general” atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan. strategi tidak hanya menjadi monopoli para jendral atau bidang militer. Dasar pemikirannya adalah bahwa masyarakat memiliki beberapa tujuan bersama yang ingin dicapai secara bersama pula.

usaha serta kebijaksanaan negara tentang pembinaan (perencanaan. dan kelompok penekan (pressure group). pemeliharaan. haluan. sejak tahun 1985 telah berkembang pendapat yang mengatakan bahwa tersebut jajaran dalam pemerintah UUD dan lembaga-lembaga merupakan yang 1945 “suprastruktur politik”. Lebaga-lembaga tersebut adalah MPR. Strategi nasional dilaksanakan oleh para menteri dan pimpinan lembaga pemerintah non departemen berdasarkan petunjuk presiden. seperti politik. Suprastruktur dan infrastruktur politik harus dapat bekerja sama dan memiliki kekuatan yang seimbang. organisasi kemasyarakatan. Politik dan strategi nasional yang telah berlangsung selama ini disusun berdasarkan sistem kenegaraaan menurut UUD 1945. Sedangkan proses penyusunan politik dan strategi nasional di tingkat suprastruktur politk dilakukan setelah presiden menerima GBHN. Sedangkan strategi nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional. mencakup pranata politik yang ada dalam masyarakat. Dengan demikian definisi politik nasional adalah asas.Politik nasional diartikan sebagai kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional. Mekanisme penyusunan politik dan strategi nasional di tingkat suprastruktur politik diatur oleh presiden/mandataris MPR. Dasar Pemikiran Penyusunan Politik dan Strategi Nasional Penyusunan politik dan strategi nasional perlu memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam sistem manajemen nasional yang berlandaskan ideologi Pancasila. DPA. media yang massa. Wawasan Nusantara. pengembangan. MA. BPK. dan Ketahanan Nasional. C. yang dilaksanakan oleh presiden . dan pengendalian) serta penggunaan kekuatan nasional untuk mencapai tujuan nasional. kelompok kepentingan (interest group). Sedangkan badan-badan yang ada dalam masyarakat partai disebut sebagai “infrastruktur politik”. UUD 1945. DPR. Presiden.

serta kewenangan bidang lain. 3. tentang moneter dan fiskal. 2) Memilih anggota Majelis Permusawartan Prakyat dari urusan Daerah. kecuali kewenangan dalam bidang politik luar negeri. a. titik pandang kewenangannya dimulai dari daerah (local government looking). titik pandang kewenangannya dimulai dari pusat (central government looking). Salah satu wujud pengapilikasian politik dan strategi nasional dalam pemerintahan adalah sebagai berikut : Otonomi Daerah Undang-undang No. Perbedaan Undang-undang yang lama dan yang baru ialah: 1. Dengan berlakunya UU No.sesungguhnya merupakan politik dan strategi nasional yang bersifat pelaksanaan. 2. 2. 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah yang merupakan salah satu wujud politik dan strategi nasional secara teoritis telah memberikan dua bentuk otonomi kepada dua daerah. DPRD sebagai badan legislatif daerah dan pemerintah daerah sebagai eksekutif daerah dibentuk di daerah. Undang-undang yang lama. b. Bupati/Wakil Bupati. Kewenangan Daerah 1. yaitu otonomi terbatas bagi daerah propinsi dan otonomi luas bagi daerah Kabupaten/Kota. dan Walikota/Wakil Walikota. bidang pertahanan lain. keamanan. agama. 22 tahun 1999tenang Otonomi Daerah. DPRD sebagai lwmbaga perwakilan rakyat di daerah merupakan wahanauntukmelaksanakan demokrasi 1) Memilih Gubernur/Wakil Gubernur. kebijakan peradilan. kewenagan daerah mencakup seluruh kewenangan bidang pemerintahan. Kewenagnan secara makro. Bentuk dan susunan pemerintahan daerah. Undang-undang yang baru. meliputi perencanaan nasional dan pengendalian pembangunan .

pelaksanaan APBD. Bupati/Wakil Bupati. dan menampung serta menindak-lanjuti aspirasi daerah dan masyarakat. . dan Walikota/Wakil Walikota. Walikota. Bupati. Bupati. Bupati atas Wali Kota. dan Walikota.3) Mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian Gubernur/ Wakil Gubernur. 4) Membentuk peraturan daerah bersama gubernur. 6) Mengawasi pelaksanaan keputusan Gubernur. pelaksanaan kerja sama internasional di daerah. 5) Menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bersama gubernur. kebijakan daerah.

Kesimpulan Politik dan strategi nasional merupakan hal yang sangat penting dalam suatu Negara. Sebagai bahwa politik di masyarakat dan bangsa Indonesia yang telah dapat untuk mempelajari dan memahami kita dapat menarik kesimpulan strategi nasional Hal itu Indonesia dilakukan dilaksanakan segala bidang. pemerataan dan perluasan pembangunan tanpa melupakan nilai nilai luhur yang bersifat ketuhanan merupakan kunci agar Indonesia dapat menjadi Negara yang maju kelak. . Indonesia sendiri sudah meluncurkan berbagai cara dan rencana agar indonesia dapat menjadi Negara yang solid dan juga mandiri.BAB III PENUTUP A. Selain itu pelaksanaan politik dan strategi nasional di Indonesia di tentukan oleh tujuh unsur pokok yang telah kita bahas sebelumnya. Kemudian. memajukan seluruh aspek kehidupan di Indonesia. Maka dari itu dibutuhkan partisipasi dan juga wawasan serta ketahanan nasional yang baik demi tercapainya politik dan strategi yang diinginkan dan diharapkan Indonesia. Pertumbuhan ekonomi. Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) tahun 1999-2004 yang ditetapkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dalam Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat 1999 harus menjadi acuan penyelenggaraan negara bagi lembagalembaga tinggi negara dan segenap rakyat Indonesia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful