UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS EKONOMI PROGRAM STUDI STRATA -1 MEDAN

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG WIRAUSAHAWAN MEMULAI USAHA KECIL (STUDI KASUS PADA PAJAK USU)

Guna Memenuhi Salah Satu Syarat Uuntuk Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Universitas Sumatera Utara Medan 2007

Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU), 2007. USU Repository © 2009

ABSTRAK Fajrinur, (2007). Melakukan Penelitian berjudul Analisis Faktor-faktor yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU Kampus Universitas Sumatera Utara) pada tahun 2007. Dosen pembimbing Dra. Marhaini, MS. Ketua Departemen Manajemen Prof. Dr. Ritha F. Dalimunthe, SE, Msi. Dosen Penguji I; Dra. Setri Hiyanti Siregar. Dosen Penguji II; Drs. Bongsu Hutagalung, Msi. Krisis ekonomi Indonesia pada tahun 1997, telah diikuti oleh pertambahan tenaga kerja disektor informal seperti pada usaha kecil, salah satu usaha kecil tersebut adalah di kampus Universitas Sumatera Utara, seperti Pajak USU. Di lokasi ini terdapat berbagai pedagang mikro (usaha kecil) yang berjualan makanan dan pedagang yang menjual barang non makanan dengan konsumen yang cukup ramai. Wirausahawan merupakan seorang penjuang yang tangguh, pada awalnya mungkin dia membangun usahanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri, tetapi begitu usahanya berkembang, maka wirausahawan tersebut dapat menjadi penolong bagi beberapa orang maupan banyak orang. Sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) merupakan isu yang sangat menarik untuk dicermati dan disikapi. Hal ini dapat dilihat pada saat krisis melanda, dimana banyak pengusaha besar yang gulung tikar, akan tetapi sebagian besar Usaha kecil Menengah (UKM) tetap eksis sampai sekarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dan metode analisis kuantitatif melalui analisis regresi berganda, dan dilengkapi dengan pengujian asumsi klasik. Responden yang digunakan adalah pedagang makanan pada Pajak USU dengan jumlah 27 responden yang diambil melalui metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang positif dan signifikan terhadap variabel peluang dan variabel emosional serta pengaruh yang negatif dan tidak signifikan untuk variabel modal, pendidikan, dan pengalaman, terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU. Kata kuci: Modal, peluang, pendidikan, emosional, dan pengalaman terhadap memulai usaha kecil pada pajak USU.

Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU), 2007. USU Repository © 2009

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul "Analisis Faktor-faktor yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil studi kasus pada Pajak USU". Tujuan penulisan skripsi ini adalah sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Departemen Manajemen Program studi S1 Fakultas Ekonomi, Universitas Sumatera Utara. Penulis menyadari skripsi ini masih kurang dari kesempurnaan, karena itu penulis mengharap saran dan kritik dari semua pihak yang dapat membangun untuk menjadikan skipsi ini lebih baik lagi. Penulis berharap skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak. Pada kesempatan ini dengan kerendahan hati, penulis ingin menghanturkan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah banyak membantu dalam penulisan skripsi ini, terutama kepada:

b. Bapak Drs. Jhon Tafbu Ritonga, M.Ec selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas
Sumatera Utara.

c. Ibu Prof. DR. Ritha F. Dalimunthe, SE, MSi selaku Ketua Departemen Manajemen
Universitas Sumatera Utara.

d. Ibu Dra. Nisrul Irawati, MBA selaku Sektaris Departemen Manajemen Universitas
Sumatera Utara.

e. Ibu Dra. Marhaini, MS selaku dosen pembimbing yang telah meluangkan waktunya
dalam proses bimbingan serta memberikan arahan dalam penyempurnaan penulisan skripsi ini.

Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU), 2007. USU Repository © 2009

f. Ibu Dra. Setri Hiyanti Siregar selaku dosen penguji I; dan Bapak Drs. Bongsu
Hutagalung, MSi selaku dosen penguji II yang telah memberikan memberikan masukan untuk penyempurnaan penulisan skripsi ini.

g. Seluruh dosen dan pegawai di Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara untuk
semua jasa-jasanya dan memberikan bantuan selama perkuliahan. Dan seluruh karyawan Departemen manajemen.

h. Seluruh pedagang usaha mikro khususnya pedagang makanan di lingkungan Pajak
USU yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk mengisi kuesioner yang diedarkan dan mau diwawancarai oleh penulis.

i. Kedua orang tuaku tercinta H. Rusly dan Azizah Tengku Ben, atas kasih sayang,
doa, kesabaran, motivasi yang tak pernah mengenal lelah. Darah, keringat, dan air mata kalian tak pernah dapat tergantikan dengan apapun. Ayah-Mamiku terima kasih atas semuanya.

j. Abang dan adik-adikku, Azmar, ST, Atie, SPd, Rizal (Sang calon sarjana yang
kubanggakan) dan kedua adinda tersayang, Mulia dan Dedek nan lembut hati yang telah memberikan semangat, kasih sayang, perhatian, bantuan moril dan material yang tak henti-hentinya.

k. Keluarga M. Yusuf dan Ny. Nurantiah (om dan Bundaku), sepupuku semata wayang
Aneuk Riskey terima kasih atas kasih sayang dan dukungannya yang tulus serta telah menerimaku sebagai anggota baru dikeluarganya.

l. Keluarga Umar B. Hasibuan, S.Fam dan Trie Astuti, Amd, adikku Naifasya Hanun
Hasibuan yang selalu menyayangiku dalam suka maupun duka.

m.My family, Papa Andika, SE & mamah Lena, Saudaraku Leady (calon sarjana yang
ku nantikan), QQ, Ika, Ima dan TermiX, Lela di kota dingin, Takengon.

Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU), 2007. USU Repository © 2009

Ananda. Nagoya dan Anak-anak Resimen Mahasisawa KP USU (karena kalian hidup ini penuh warna). Triono Best. 'aya (teman selamanya ya!). Teman seperjuanganku. Nora.S. Zulfa. Luna. Fendhy. semoga kebaikan yang telah diberikan kepada penulis dibalas oleh Allah SWT dengan sebaik-baik balasan. Lala. Gulo. Medan. Dinza. Seri. Clueb Hendonis. o.n. Syarifah. B'sutris. kak hotna. wina.SE "Vie. Deni. Hasrad. kak adhe. Dhani. Suar. irza. Yanti. Eza. Fida. Teman-teman kostku: Ijur Sweety. anak2 Roli. Sayed. Junita. cha. Leli "Lyra (calon Sarjana Ekonomi). November 2007 Penulis Fajrinur Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). Friend biside me. 2007. Adiet. Verryku.sos (terima kasih kalian selalu ada). Semua teman-teman Departemen Manajemen stambuk 2003 (ganjil/genap) yang tak bisa penulis sebutkan satu persatu.SE "ipeh. Dhe Javu. Aad. Arga. Arie. Antonyku. AKP Rijal. QQ. B'Sabri. USU Repository © 2009 . Fi3 (hanya kasih sayang ini untuk kalian dan tak pernah ku lupakan kita pernah bersama-sama). Mi2. ViE. Meylda. Farida. Rahmi. Akhirnya. Diana. Aan. Teman-teman terbaikku yang selalu memberi bantuan dan semangat selama ini. Prity.

............. Metode Penelitian ...................... 10 aa................................................... 5 s................DAFTAR ISI Halaman ABSTRAK ......... USU Repository © 2009 ............................................................. 9 y........................ viii DAFTAR GAMBAR ..................... 7 w...................................Pengertian Usaha Kecil dan Ciri-ciri Usaha Kecil...... Tujuan dan Manfaat Penelitian ....................................... 2007.. 16 dd........................................Tahap Menyusun Rencana Usaha ........................................................................................................................... 12 BAB I I URAIAN TEORITIS.......................... 16 ee............. 11 cc..................................................................................... ii DAFTAR ISI ....................................................................... 23 gg................... Hipotesis ...... v DAFTAR TABEL... Lokasi dan Waktu Penelitian..................................................... Faktor-faktor yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil ............. 8 x............................................ Batasan Operasional........................................ Kerangka Konseptual............................................................................................................. 7 v........................................ 18 ff.......................................................Pengertian Wirausahawan dan Ciri-ciri Wirausahawan.........................Teknik Pengumpulan Data ............Metode Analisis Data..... 1 q.................. 6 u.......................................................... Perumusan Masalah................................................................... 26 Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU)....Defenisi Operasional Variabel.......................Jenis Data..................... 11 bb.............................................................................. Latar Belakang ...................................... 10 z................................................................................................................... Responden ................................... Skala Pengukuran Variabel .................... i KATA PENGANTAR ................................................................................................ 5 r............ x BAB I PENDAHULUAN 1 p...................... 5 t.......

Variabel Emosional............. 37 mm.................................................................Analisis Deskriptif Statistik ... 43 tt..................................................... 38 nn................................ 31 33 36 BAB IV ANALISIS DATA ......Pengujian Autokorelasi .......................................... 49 zz......................................Analisis Statistik Kuantitatif..........Pengujian Homokesdatisitas/Heterokesdastisitas ..................... 49 aaa..... ddd...Variabel Pengalaman ................................ 41 B................ 41 40 rr.... Analisis Deskriptif Variabel .Karateristik Responden Berdasarkan Jumlah Tenaga Kerja .............. 54 Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU)..........Sejarah Singkat Pajak USU .......................... Variabel Pendidikan................Karateristik Responden Berdasarkan Status............................................................................................................................................................ 39 oo........................ 51 52 52 53 bbb..........................Konsumen di Pajak USU .............................................. 48 yy...........Karateristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan........... 42 ss........Pengujian Normalitas Data .....................Uji Validitas... kk................. jj...... 45 vv..................................... ccc..........Uji Reliabilitas ...................... Karateristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ...................................................................Variabel Memulai Usaha Kecil ........................... 53 eee......................... Gambaran Umum Pedagang di Pajak USU .........................................Karateristik Responden Berdasarkan yang Membuat Pembukuan..................... 44 uu..................................BAB III GAMBARAN UMUM PAJAK USU ....................... 29 hh... Variabel Modal .. qq..........Karateristik Responden Berdasarkan Umur ................................ 2007..........Variabel Peluang............. Analisis Kelayakan Model ................... E. 29 ii........................... Analisis Deskriptif Responden .................. 39 pp............ 46 ww........ 47 xx. 37 A........................... USU Repository © 2009 ................................ Proses Perizinan Pajak USU ......................................................................Pengujian Multikolinieritas ... 37 ll.

...........................................................................................................Analisis regresi Berganda .................................. 64 mmm..................................Uji Signifikan Simultan (Uji ....................fff.............................F) ...........Kesimpulan ..... 63 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN .................................t) ............................................................................................................. 64 lll.... 62 kkk.................... 55 ggg...................... 58 iii........ 65 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU)...............Uji Koefision Determinan (R2) .. 58 hhh..................................Pengujian Hipotesis..................Uji Signifikan Individual (Uji .................................... USU Repository © 2009 ........................................ 2007............ 60 jjj...................................Hasil Penelitian ...Saran .............................

..... 40 Tabel 4.............14 Coefficients(a)...................................... 53 Tabel 4. 47 Tabel 4.................................... 2007........................................... 2 Tabel 1.....................................7 Distribusi Jawaban Responden Variabel Modal ...... 43 Tabel 4..............................11 Distribusi Jawaban Responden Variabel Pengalaman ............ 44 Tabel 4.................................DAFTAR TABEL Tabel 1............. 37 Tabel 4..8 Distribusi Jawaban Responden Variabel Peluang........1 Karateristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin.......................................................... 46 Tabel 4.................................................................6 Karateristik Responden Berdasarkan yang Membuat Pembukuan 41 Tabel 4.......................4 Karateristik Responden Berdasarkan Status ................ 39 Tabel 4....3 Karateristik Responden Berdasarkan Umur... 9 Tabel 1........ 33 Tabel 3............... 12 Distribusi Jawaban Responden Variabel Memulai Usaha Kecil .............. 10 Tabel 3..........................................15 Model Summary(b) ...... 39 Tabel 4........13 Reliabilitas Kuesioner ............1 Perkembangan UKM (Usaha Kecil Menengah) Menurut Sektor Ekonomi tahun 2004/2005 .............3 Intrumen Skala Likert ....................................10 Distribusi Jawaban Responden Variabel Emosional..2 Data Pribadi Pedagang di Pajak USU Berdasarkan Tingkat Pendidikan..................... 42 Tabel 4..................... 54 Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU)..........5 Karateristik Responden Berdasarkan Jumlah Tenaga Kerja...9 Distribusi Jawaban Responden Variabel Pendidikan.................. 35 Tabel 4... 38 Tabel 4....................................2 Karateristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan ...............2 Defenisi Operasional variabel ................... USU Repository © 2009 ..................................................................... 45 Tabel 4................ 51 Tabel 4................1 Data Pribadi Pedagang di Pajak USU ...........

........................ 59 Tabel 4.......................17 ANOVA(b) ............16 Analisis Regresi Berganda (Coefficients) ............................... 2007.Tabel 4. 56 Tabel 4........................... USU Repository © 2009 ...............18 Analisis Coefficien Determinan (Model Summary) ........ 62 Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU)...............

........... 55 Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU)..... 52 Gambar 4........2 Scatterplot ...........1 Normality Probability Plot ......................................................... 7 Gambar 4......................................................................... 2007................1 Kerangka Konseptual....................... USU Repository © 2009 ............................DAFTAR GAMBAR Gambar 1...........

Di samping UKM (Usaha Kecil Menengah) ada usaha mikro. Pada umumnya UKM (Usaha Kecil Menengah) terbagi dua yaitu: usaha kecil dan usaha menengah. peran penting tersebut telah mendorong banyak negara termasuk juga Indonesia agar terus berupaya untuk mengembangkan UKM (Usaha Kecil Menengah). karena sering diyakini bahwa UKM (Usaha Kecil Menengah) memiliki keunggulan dalam hal flexsibilitas dari pada usaha besar (Barney. USU Repository © 2009 . Latar Belakang Usaha kecil menengah merupakan unit usaha yang banyak dijumpai (dominan) pada setiap negara. tenaga kerja tidak lebih dari lima orang.id / newslet microbusinesses. (www. Ciri-ciri usaha mikro antara lain. sebagai bagian dari dinamika UKM (Usaha Kecil Menengah) yang sering mencapai peningkatan terhadap produktivitas yang baik melalui investasi maupun perubahan teknologi. 2007.BAB I PENDAHULUAN A.smeru. usaha mikro adalah usaha yang bersifat menghasilkan pendapatan dan dilakukan oleh rakyat kecil (menengah). modal usahanya tidak lebih dari Rp 10 juta (tidak termasuk tanah dan bangunan). Lebih lanjut usaha Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). dkk.2004).or. kinerja UKM (Usaha Kecil Menengah) cenderung lebih baik dalam hal menghasilkan tenaga kerja yang produktif. yaitu pertama. Kedua. salah satunya termasuk Indonesia. dan pentingnya keberadaan UKM (Usaha Kecil Menengah). Usaha kecil juga merupakan salah satu bagian penting dari perekonomian suatu negara ataupun daerah. Ketiga. sebagian besar menggunakan anggota keluarga dan menghadapi persaingan yang ketat. 2001:249). Setidaknya terdapat tiga alasan yang mendasari negara berkembang.

Tabel 1. USU Repository © 2009 .Sektor UKM (Usaha Kecil Menengah) yang cukup banyak dan sangat potensial dalam menyerap tenaga kerja. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). ppp. meningkatkan jumlah unit usaha. ooo.1 Perkembangan UKM (usaha kecil menengah) Menurut Sektor Ekonomi tahun 2004-2005 Alasan yang lain UKM (Usaha Kecil Menengah) telah menjadi isu yang menarik untuk dicermati dan disikapi. 2007. 2000:15).Saat krisis sektor UKM (Usaha Kecil Menengah) masih dapat bertahan (tetap eksis). dan mendukung pendapatan rumah tangga (Kuncoro.kecil telah memainkan peran penting dalam hal menyerap tenaga kerja. karena ada beberapa alasan: nnn.Perhatian pemerintah terhadap sektor UKM (Usaha Kecil Menengah) yang masih kurang dan dikotomi antara pelaku usaha mikro dengan pelaku usaha menengah dan pelaku ekonomi pasar.

inovatif. Fenomena yang terjadi saat ini adalah terdapat banyaknya pedagang UKM (Usaha Kecil Menengah) dengan berbagai macam dagangan yang berbeda antara satu pedagang dengan pedangan lainnya. pendidikan. Dengan faktor-faktor tersebut seorang wirausahawan mampu menciptakan ideide yang cemerlang. 2007. Wahyuni. 2003:243). Menurut Queen. USU Repository © 2009 .emosional. menyatakan bahwa Pajak USU sudah mempunyai nama sebagai tempat usaha kecil (mikro) Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). (www. 2005). yakni harganya yang lebih murah dibandingkan dengan tempat lainnya dan porsi makanan yang banyak. 2002:244).id profil usaha kecil dan menengah. dan peng (Pandji. Dan menurut Longenecker faktor-faktor yang mendorong wirausahawan memulai usaha kecil adalah pengalaman. faktor-faktor yang mendorong wirausahawan untuk memulai usaha kecil antara lain. berani mengambil resiko dan proaktif. optimis dalam berusaha untuk memikirkan dan mengembangkan gagasan baru untuk diminati banyak orang. Sektor UKM (Usaha Kecil Menengah) memiliki peran penting dalam kostribusinya cukup besar dalam struktur perekonomian Indonesia. Cara pedagang usaha kecil ini memasarkan usahanya pada umumnya menggunakan strategi bervariasi dengan usaha besar. Penelitian sebelumnya dilakukan oleh Guntur (2004:3).or. dkk. Serta memiliki motivasi untuk berkarya yang secara mandiri tidak bergantung pada orang lain dan selalu berinisiatif untuk maju dalam melakukan yang terbaik untuk mencapai keberhasilan usaha.4. peluang. dkk dalam (Pandji. Akan tetapi faktor-faktor yang mendorong wirausahawan untuk memulai usaha kecil yang lebih dominan adalah modal.smeru.

Pada awalnya Pajak USU merupakan kumpulan dari berbagai pedagang. Pajak USU termasuk usaha mikro. apabila dilihat dari ciri-ciri dan pengertiannya.or. 2007. teman ataupun tetangga mereka. USU Repository © 2009 . Hal ini merupakan salah satu alasan mengapa Pajak USU merupakan usaha mikro yang banyak diminati oleh para konsumen. Hal ini dapat dilihat dengan tersedianya lapangan parkir bagi para pengunjung. Menurut penelitian Siregar (1996:4). pedagang yang berjualan di lingkungan Pajak USU rata-rata mempunyai tenaga kerja sebanyak 1 (satu) sampai 3 (tiga) orang yang sebagian besar berasal dari keluarganya sendiri. Dengan mendagangkan berbagai macam hasil produksi dagangan yang ditawarkan oleh para pedagang cukup banyak perhatian para konsumen. selain itu dapat dilihat juga bertambahnya pedagang yang berjualan dan ada juga dagangan yang sama. Akan tetapi karena pengertian yang masih tumpang tindih antara usaha mikro dengan usaha kecil. Melihat fenomena di atas maka peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul "Analisis Faktor-faktor yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU)".dikalangan mahasiswa dan siswi sekolah di kota Medan serta kalangan masyarakat pada umumnya. maka usaha mikro dimasukkan ke dalam katagori usaha kecil. Pajak USU merupakan salah satu tempat UKM (Usaha Kecil Menengah) yang berada di kampus Universitas Sumatera Utara.id/newslet mircobusinesses. mereka berjualan dengan mendirikan tenda-tenda untuk menjual berbagai macam proses produksi dagangan dan kebutuhan mahasiswa. (www.smeru. Kemudian setelah direnovasi pada tahun 2005 Pajak USU tampaknya lebih eksis dan lebih berkembang.2004). Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).

rrr. Tujuan Penelitian Tujuan yang ingin dicapai peneliti adalah: Untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mendorong wirausahawan memulai usaha kecil pada Pajak USU dan faktor mana yang paling dominan. dan pengalaman berpengaruh positif terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU? qqq. emosional. 2007. USU Repository © 2009 . maka hipotesis penelitian adalah sebagai berikut: "Variabel modal. pendidikan. 1.Hipotesis Hipotesis merupakan jawaban sementara yang hendak dicari kebenarannya melalui riset.B. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan sebelumnya. peluang.Tujuan Penelitian dan Manfaat Penelitian. Dikatakan jawaban sementara karena hipotesis pada dasarnya merupakan jawaban dari permasalahan yang telah dirumuskan dalam perumusan masalah. emosional dan pengalaman berpengaruh positif terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU". peluang. pendidikan. sedangkan kebenaran dari hipotesis perlu diuji terlebih dahulu melalui analisis data (Suliyanto. 2006:53). Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Apakah faktor modal. Berdasarkan latar belakang masalah dan kerangka konseptual.

E. dalam hal ini merupakan jaringan antar variabel yang secara logis diterangkan. obsevasi. Memulai usaha bukanlah perkara yang mudah. dan mencoba membandingkan dengan yang ada di lapangan. dan survei literatur (Kuncoro.Bagi pedagang Untuk memberikan sumbangan saran dan masukan mengenai memulai usaha dan apa saja yang harus dipersiapkan.Bagi penulis Penelitian ini merupakan suatu kesempatan untuk menerapkan teori-teori dan literatur yang penulis peroleh di bangku perkuliahan. Manfaat Penelitian sss. 2003:44). Ada orang memulai usaha karena tidak ada pilihan lain selain membuka usaha sendiri.Bagi pihak lain Sebaga referensi maupun perbandingan dalam melakukan penelitian pada bidang yang sama. dikembangkan. Dan ada juga orang membuka usaha karena lebih senang memilih usaha sendiri dari pada bekerja pada orang lain (Pandji. 2002:234). Kerangka Konseptual Kerangka konseptual adalah pondasi utama di mana sepenuhnya proyek penelitian ditujukan. uuu. karena pendidikan yang rendah membuat dia sulit dalam mencari pekerjaan. 2007. dan dielaborasi dari perumusan masalah yang telah diindentifikasi melalui proses wawancara. ttt.2. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). USU Repository © 2009 .

emosional dan pengalaman sebagai X^ X 2 X 3 X4X5 dan memulai usaha kecil sebagai Y.Menurut Pandji memulai usaha adalah suatu langkah untuk menjalankan semua rencana usaha.Variabel Independen (X) yang terdiri dari faktor modal (Xi). baik rencana yang akan dijalankan itu untuk usaha besar ataupun untuk usaha kecil. peluang (X3).Variabel dependen (Y) yakni memulai usaha kecil pada Pajak USU. F. emosional (X4 ) dan pengalaman (X5). USU Repository © 2009 . Batasan Operasional Batasan operasional dalam penelitian ini adalah: vvv. yaitu modal. peluang (X2). peluang. pendidikan. www. 2007. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).Responden penelitian ialah pedagang makanan yang berjualan makanan di Pajak USU. xxx. Maka dengan demikian dalam kerangka penelitian ini dikemukakan variabel yang akan diteliti. Metode Penelitian 1.

Adapun yang menjadi variabel terikat adalah memulai usaha kecil pada Pajak USU (Y). yang terdiri dari: a. 2007. Defenisi Operasional Variabel Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yang diteliti. Variabel terikat adalah variabel yang nilainya dipengaruhi variabel bebas. b. zzz. Adapun yang menjadi variabel bebas pada penelitian ini adalah: yyy. karena tidak mempunyai pekerjaan.Emosional (X4) yaitu tindakan pribadi seseorang yang mampu mempengaruhi emosinya dalam mengambil keputusan dalam memulai usaha yang meliputi: dorongan pribadi.2. USU Repository © 2009 .Peluang (X2) yaitu kesempatan yang diindenfikasi dan dirinci untuk melihat potensi usaha bagi wirausahawan kemudian diimplementasi untuk memberikan keuntungan bagi wirausahawan itu sendiri. bbbb.Pengalaman (X5) suatu keadaan yang pernah dialami. aaaa. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). Kemudian diambil suatu keputusan untuk dijadikan pedoman dalam memulai usaha. cccc.Modal (Xi) yaitu sejumlah dana (alat) yang akan dipergunakan dalam memulai usaha baik untuk usaha kecil maupun besar dan untuk perkembangan berjalannya usaha.Pendidikan (X3) yaitu keahlian (skill) dan teknik-teknik yang diperoleh oleh wirausahawan dalam memulai usaha kecil. dijalani dan dirasakan. Variabel bebas adalah variabel yang nilainya tidak tergantung pada variabel lain.

Tabel 1. 2004:86). 2007.3. Skala likert menggunakan lima tingkatan jawaban dapat dilihat pada Tabel 1. USU Repository © 2009 . Skala likert digunakan untuk mengukur sikap pendapatan dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). Skala Pengukuran Variabel Pengukuran masing-masing variabel dalam penelitian ini menggunakan skala likert. Kemudian indikator tersebut dijadikan titik tolak untuk menyusun item-item instumen yang dapat berupa pertanyaan (Sugiyono.2 Defenisi Operasional Variabel 3. Dengan skala likert maka variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel.

Maka yang dijadikan responden dalam penelitian ini adalah pedagang yang menjual barang makanan saja yakni diambil sebanyak 27 (dua puluh tujuh) pedagang. kampus Universitas Sumatera Utara Medan. USU Repository © 2009 . 2007.dddd. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2007 sampai dengan September 2007. eeee.Lokasi dan waktu penelitian Lokasi penelitian ini dilakukan di Pajak USU yaitu. dimana responden dipilih dengan pertimbangan tertentu. dengan memakai sistem sensus berarti seluruh jumlah pedagang barang makanan dijadikan sebagai responden. dengan ketentuan pedagang yang menjual barang makanan sebanyak 27 (dua puluh tujuh) pedagang dan pedagang yang menjual barang non makanan sebanyak 67 (enam puluh tujuh) pedagang. Kriteria responden adalah minimal telah berjualan ± 6 (enam) bulan lebih.Responden Jumlah keseluruhan pedagang yang ada di Pajak USU berjumlah 94 (sembilan puluh empat) pedagang. Penentuan responden dipilih dengan menggunakan motode purposive sampling. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).

dan internet yang memiliki relevansi dengan penelitian. USU Repository © 2009 . kkkk.Data Primer Yaitu data yang diperoleh secara langsung dari responden yang terpilih pada lokasi penelitian. yakni pedagang makanan .Teknik Pengumpulan Data jjjj. iiii.Jenis Data Penelitian ini menggunakan dua jenis sumber data yakni: gggg.ffff. mmmm.Daftar pertanyaan / kuesioner Mengumpulkan data dengan cara mengajukan pertanyaan melalui daftar pertanyaan pada responden yang terpilih. informasi dari tempat penelitian ataupun internet untuk mendukung penelitian ini. 2007. tulisan ilmiah.Data Sekunder Yaitu data yang diperoleh melalui studi dokumentasi dengan mempelajari berbagai tulisan melalui buku.Wawancara Dilakukan dengan semua pedagang usaha makanan di Pajak USU khususnya pedagang makanan. llll. jurnal.Studi dokumentasi Mengumpulkan data-data melalui informasi dari buku-buku.Observasi Melakukan pengamatan langsung pada objek yang diteliti. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). majalah. Data primer diperoleh dengan memberikan daftar pertayaan/ kuesioner dan wawancara dengan responden. hhhh.

2007. Metode Analisis Data nnnn. USU Repository © 2009 . oooo.Metode Analisis Regresi Berganda Analisis regresi berganda dilakukan untuk mengadakan prediksi nilai dari variabel terikat yaitu memulai usaha kecil (Y) dengan ikut memperhitungkan nilai-nilai variabel bebas yang terdiri dari modal (Xi).8. Analisis regresi berganda dalam penelitian ini menggunakan bantuan aplikasi software SPSS (Statistic Product and Service Solutiori) 12. emosional (X4).0 for Windows. Pendidikan (X3). menyusun dan menganalisis data sehingga memberikan gambaran yang jelas mengenai objek penelitian.Metode Analisis Deskriptif Yaitu merupakan cara merumuskan dan menafsirkan data yang ada melalui pengumpulan. Adapun model persamaan yang digunakan adalah sebagai berikut: Y= a + biXi + b2X2 + b3X3 +b4 X4 +b5X5+ e Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). dan pengalaman (X5) sehingga dapat diketahui pengaruh terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU. peluang (X2).

3. Pengujian Hipotesis

pppp.Uji Validitas dan Reliabilitas
Uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk menguji apakah suatu kuesioner layak digunakan sebagai instrumen penelitian. Validitas menunjukkan seberapa nyata suatu pengujian mengukur apa yang seharusnya diukur. Validitas berhubungan dengan ketepatan alat ukur melakukan tugasnya mencapai sasaran. Pengukuran dikatakan valid jika mengukur tujuannya dengan nyata dan benar. Reliabilitas menujukkan akurasi dan konsistensi dari pengukurannya. Dikatakan konsistensi jika beberapa pengukuran terhadap subjek yang sama diperoleh hasil yang berbedabeda (Jogiyanto, 2004:120).

qqqq.Uji Signifikan Simultan (Uji-F)
Uji-F pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel bebas yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh bersama-sama terhadap variabel terikat. H0: bi = b2 = b3 = b4 = bs = 0, artinya secara bersama-sama tidak dapat pengaruh dari variabel bebas (Xi, X2, X3, X4; X5), yaitu faktor modal, peluang, pendidikan, emosional dan pengalaman terhadap memulai usaha kecil, yaitu variabel terikat
(Y). Ha: bi ^ b2 ^ b3 ^ b4 ^ bs), artinya secara bersama-sama terdapat pengaruh dari

(Xi, X2, X3, X4 X5), yaitu faktor modal, peluang, pendidikan, emosional dan pengalaman terhadap memulai usaha kecil, yaitu variabel terikat (Y). Kriteria pengambilan keputusan: Ho diterima jika Fhitung < Ftabel pada a = 5 % Ha diterima jika Fhitung > Ftabel pada a = 5 %

Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU), 2007. USU Repository © 2009

rrrr.Uji signifikan silmutan (Uj i—t)
Uji-t menunjukkan seberapa besar pengaruh variabel secara bebas individual terhadap variabel terikat. Ho : bi = 0, artinya secara parsial tidak terdapat pengaruh dari variabel bebas (X1, X2, X3, X4 X5), yaitu faktor modal, peluang, pendidikan, emosional, dan pengalaman terhadap memulai usaha kecil, yaitu variabel terikat (Y). Ha : b1 artinya secara parsial terdapat pengaruh dari variabel bebas (X1, X2,

X3, X4,X5), yaitu faktor modal, peluang, pendidikan, emosional, dan pengalaman terhadap memulai usaha kecil, yaitu variabel terikat (Y). Kriteria pengambilan keputusan: H0 diterima jika thitung < ttabei pada a = 5 % Ha diterima jika thitung > ttabei pada a = 5 %

ssss.Koefision Determinan (R )
Koefision determinan (R2) pada intinya mengukur seberapa kemampuan model dalam menerangkan variabel terikat. Jika R2 semakin besar (mendekati satu), maka dapat dikatakan bahwa pengaruh variabel bebas (Xi, X2, X3, X4; X5) adalah besar terhadap variabel terikat (Y). Hal ini berarti model yang digunakan semakin kuat untuk menerangkan pengaruh variabel bebas yang diteliti terhadap variabel terikat. Sebaliknya jika R2 semakin mengecil (mendekati nol) maka dapat dikatakan bahwa pengaruh variabel bebas (X1, X2, X3, X4 X5) terhadap variabel terikat (Y) semakin mengecil. Hal ini berarti model yang digunakan tidak kuat untuk menerangkan pengaruh variabel bebas yang diteliti terhadap variabel terikat. 4. Pengujian Asumsi Klasik

Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU), 2007. USU Repository © 2009

Sebelum

dapat

menggunakan

model

regresi

linier

berganda

dalam

menganalisis variabel-variabel, maka terlebih dahulu diuji syarat-syarat yang harus dipenuhi. Dengan kata lain menguji dengan model asumsi klasik, yakni sebagi berikut:

tttt.Uji Normalitas Data
Pengujian normalitas data dilakukan untuk melihat normal tidaknya sebaran data yang akan dianalisis. Model regresi yang baik adalah distribusi normal atau mendekati normal.

uuuu.Pengujian Multikolinearitas (korelasi yang sempurna)
Pengujian ini untuk melihat apakah pada model regresi ditemukan korelasi antar variabel bebas. Jika terjadi korelasi maka dinamakan telah terdapat problem multikolinearitas pada penelitian ini.

vvvv.Pengujian Autokorelasi
Uji autokorelasi bertujuan untuk menguji apakah didalam model regresi linier terjadi korelasi antara kesalahan penganggu periode t dengan kesalahan penganggu pada periode t-i (sebelumnya).

wwww.Pengujian Homoskesdastisitas/Heteroskesdatisitas
Pengujian homoskesdastisitas/heteroskesdatisitas untuk melihat apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan antara variance dari residual suatu pengamatan kepengamatan lainnya. Jika variance dari residual dari suatu pengamatan kepengamatan lainnya tetap maka akan disebut homoskesdastisitas dan jika variance berbeda disebut heteroskesdatisitas. Model regresi yang baik adalah

homoskesdastisitas.

Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU), 2007. USU Repository © 2009

BAB II URAIAN TEORITIS

A. Pengertian Usaha Kecil dan Ciri-ciri Usaha Kecil a. Pengertian Usaha Kecil Pengertian usaha kecil secara jelas tercantum dalam Undang-undang tentang usaha kecil Nomor 5 tahun 1995, yang disebut usaha kecil adalah memenuhi kriteria sebagai berikut:

xxxx.Memiliki kekayaan (aset) bersih paling banyak Rp 200 juta tidak termasuk
tanah dan bangunan tempat usaha.

yyyy.Memiliki hasil penjualan tahunan (omset) paling banyak Rp 1 miliyar. zzzz.Milik Warga Negara Indonesia. aaaaa.Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan
yang dimiliki, atau terafiliasi baik langsung maupun tidak langsung oleh usaha besar atau usaha menengah, berbentuk badan usaha perseorangan, badan usaha tidak berbadan hukum (Iwantono: 2002:4). Menurut UU Nomor 9 Tahun 1999 ditetapkan bahwa usaha kecil adalah suatu unit usaha yang memiliki nilai asset neto (tidak termasuk tanah dan bangunan) tidak melebihi Rp 200 Juta atau penjualan pertahun tidak lebih besar dari Rp 1 Miliar, milik WNI, berdiri sendiri dan berafiliasi langsung atau tidak langsung dengan usaha menengah atau besar dan berbentuk badan usaha perseorangan, baik berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum. Defenisi yang tercantum dalam UU tersebut sebagai dasar dalam

mengelompokkan jenis-jenis usaha. Menurut Kementrian Negara Koperasi dan UKM, kelompok usaha kecil termasuk di dalam kelompok usaha mikro. Usaha

Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU), 2007. USU Repository © 2009

eeeee. mempunyai ketekunan dan ketabahan. dan hasil penjualan tahunan paling banyak RP 100 Juta. Menurut Hutasuhut dalam (www.id) ciri-ciri dan watak usaha kecil adalah sebagai berikut: fffff. hasil yang didorong oleh kebutuhan untuk berperstasi. dan belum berbadan hukum.Administrasi perusahaan pada umumnya masih bersifat sederhana.smeru.Hubungan kerja antara pengusaha dan pekerja masih bersifat kekeluargaan. ccccc.Pemilik adalah golongan ekonomi lemah dan pada umumnya sekaligus menjadi pimpinan (single ownership and management). ddddd.Berorientasi pada tugas. usaha kecil adalah unit usaha dengan jumlah pekerja paling sedikit 5 (lima) orang dan paling banyak 19 (sembilan belas) orang termasuk pengusaha.or. kurang teratur. ggggg. belum tercatat dan berbadan hukum. USU Repository © 2009 .Tidak mampu menyediakan jaminan (collatéral) yang berguna untuk mendapatkan kredit dari dunia perbankan. 2007. mempunyai tekad dan kerja keras. Sedangkan menurut (Biro Pusat Statistik) BPS (2005). Ciri-ciri Usaha Kecil Menurut istilah umum ketenagakerjaan (http://www. b. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).Mempunyai kepercayaan yang kurang kuat pada diri sendiri.mikro adalah kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dan bersifat tradisional dan informal dalam arti belum terdaftar.Usaha kecil menengah) ciri-ciri industri berskala kecil adalah: bbbbb. berorientasi pada keuntungan.

visi. dan dorongan semangat. iiiii. komunikasi. bahan mentah (materials). suka bergaul dan menanggapi saran dan kritik.Mempunyai jiwa kepemimpinan. 2007. Pengertian wirausahawan (entrepreneur) adalah orang yang memiliki kemampuan dalam menggunakan sumber daya seperti financial (money). Karena tapi tidak semua Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).hhhhh. mengolola. bisnis baru. wirausahawan (enterpreuer) adalah mereka yang mendirikan. dan pergembangan organisasi usaha. kreatif dan berorientasi kemasa depan. Wirausahawan (entrepreneur) adalah seorang yang mempunyai kombinasi unsurunsur dan elemem-elemen internal yang memiliki kombinasi motivasi. mengembangkan perusahaan atau usaha milik sendiri. Wirausahawan dan Ciri-ciri Wirausahawan a. Dari segi karateristik perilaku. jjjjj. B. atau mereka yang bisa menciptakan pekerjaan bagi orang lain.Mempunyai kemampuan dalam mengambil resiko dan mengambil keputusan secara tepat dan cermat. serta kemampuan untuk memanfaatkan peluang usaha. Defenisi ini mengandung asumsi bahwa setiap orang yang mempunyai kemauan normal bisa menjadi seorang wirausahawan asalkan mau dan mempunyai kesempatan untuk belajar dan berusaha. USU Repository © 2009 .Berjiwa inovatif. Pengertian Wirausahawan Para ahli mendefenisikan wirausahawan dari pandangan atau segi yang berbedabeda. proses produksi. Dalam kontek bisnis wirausahawan merupakan seorang pengusaha. pengusaha adalah wirausahawan. dan tenaga kerja (labour) untuk dapat menghasilkan suatu produk baru.

Kewirausahaan merupakan semangat perilaku dan kemampuan untuk memberikan tanggapan yang positif terhadap peluang untuk memperoleh keuntungan untuk diri sendiri atau pelayanan yang lebih baik terhadap pelanggan / masyarakat. b. kreativitas. mmmmm. imajinasi dalam mengembangkan bidang usaha yang digeluti. menyediakan produk yang lebih baik dan lebih bermanfaat dan menerapkan cara kerja yang lebih efesien. kreasi. melalui keberanian mengambil resiko. sistematis.Mempunyai keberanian untuk mengambil resiko dalam menjalankan usahanya dalan mengejar suatu keuntungan. 2007.Mempunyai semangat dan kemampuan untuk mengatasi kesulitan dan permasalahan. Ciri-ciri Wirausahawan Menurut Sulipan. inovator.Mempunyai daya. nnnnn.wirausahawan itu merupakan salah satu pelopor dalam bisnis. inovasi. 2003:11).Mempunyai kemampuan dalam menilai kesempatan-kesempatan didalam berwirausaha. dan metodologi dalam mengembangkan usahanya. 2003:3). penanggung jawab resiko yang mempunyai visi kedepan dan memiliki keunggulan dalam berprestasi dibidang usaha (Suryana. serta kemampuan manajemen (Sutrisno. (2005) memberikan kesimpulan bahwa ciri-ciri seorang wirausahawan yang baik adalah sebagai berikut: kkkkk.Mempunyai cara menganalisa yang tepat. dengan selalu berusaha mencari dan melayani langganan lebih banyak dan lebih baik. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). lllll. USU Repository © 2009 . ooooo.

dengan berwirausaha maka semua pekerjaan yang Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). ttttt. kreatif. xxxxx. qqqqq. dan disiplin terhadap kegiatan usahanya.Percaya pada kenyakinan terhadap diri sendiri untuk maju. Rutinitas yang membosankan.Memiliki kemampuan.Mempunyai perjuangan yang tidak mengenal lelah dalam berusaha. Budaya (cultur) perusahaan yang tidak cocok merupakan hal yang bisa menciptakan motif. Sedangkan. maka semua yang mereka lakukan hanya untuk pimpinan perusahaan. Sedangkan ciri-ciri wirausahawan secara umum adalah sebagai berikut: sssss. uuuuu.Berusaha tidak komsumtif dan selalu menanamkan kembali keuntungan yang diperoleh di dalam kegiatan bidang usahanya. birokrasi yang panjang dan kaku.ppppp. Jika mereka bekerja sebagai orang gajian.Bertanggung jawab atas kemampuan. vvvvv. dan efesien. dan tekad bulat dalam mengembangkan bidang usahanya guna mencapai kemajuan dan tujuan.Mempunyai kemauan yang kuat untuk berusaha. atau suasana kerja yang tidak menyenangkan. dan mendorong orang untuk segera mencari kebebasan. yyyyy. dan kemajuan dalam bidang usahanya.Berinisiatif.Membawa teknik baru dalam mengorganisasikan usahanya secara tepat guna. kemajuan. wwwww. efektif. rrrrr. c. Manfaat Membuka Usaha Sendiri Kebanyakan wirausahawan membuka usahanya untuk kepusaan diri. 2007.Pandai dalam cara bernegosiasi untuk memajukan bidang usahanya. kreasi yang dihambat-hambat.Berpikir positif untuk maju dalam bidang usahanya. USU Repository © 2009 .

dilakukan untuk dirinya sendiri. Semangat kerja yang tinggi inilah yang sangat diharapkan dapat membuahkan hasil yang maksimum bagi usaha sendiri. Sudah tentu dengan adanya kebebasan bekerja dan berkreasi secara maksimal maka semangat kerjapun tinggi. dan lain-lain. dengan berwirausaha seseorang bebas Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). Kalau bekerja sebagi karyawan. Untuk bekerja dengan adanya batasan-batasan yang mungkin akan sering ditemui jika memilih untuk bekerja sebagai karyawan disuatu perusahaan. aaaaaa. Seseorang wirausahawan bebas menentukan berapa yang akan didapatnya. potensi untuk menerima penghasilan yang tidak terbatas ini merupakan daya tarik yang mengiurkan bagi seseorang untuk berwirausaha. Ada beberapa keuntungan menarik yang bisa didapatkan dari membuka usaha sendiri (Sarosa. Dengan memiliki usaha sendiri maka wirausahawan memiliki kebebasan seluas-luasnya untuk bekreasi dengan ide-ide tersebut.Pontensi penghasilan yang tak terbatas Membuka usaha berbeda dengan bekerja sebagai karyawan di perusahaan orang lain. 2007. Sebaliknya.Memaksimalkan kemampuan Kemampuan yang dimaksud bisa berupa ide ataupun kemampuan yang lain seperti menjual. USU Repository © 2009 . Dalam hal ini seseorang hanya bisa menerima keputusan yang dibuat oleh pemilik perusahaan. penghasilan adalah sebesar gaji (mungkin ditambah dengan tunjungan-tunjangan bila ada). 2003:5) adalah sebagai berikut: zzzzz. bahkan tidak terbatas. di mana gaji dan tunjangan tersebut telah ditetapkan berdasarkan jabatan (masa kerja) oleh pemilik perusahaan. bernegosiasi. bila membuka usaha sendiri maka penghasilan yang didapatkan bisa dalam jumlah yang lebih besar. tergantung dari kinerja dan pengolahan usaha.

berkreasi. dapat mengatur waktu kerjanya sendiri jika memulai membuka usaha. USU Repository © 2009 . Pada situasi seperti ini tidak ada siapapun yang bisa diandalkan selain diri sendiri. Akan tetapi seseorang. Justru wirausahawan tersebut yang diharapkan oleh para karyawan untuk dapat mengatasi masalah yang sedang dihadapi. Kemandirian dan sikap mental yang kuat dalam berbisnis dan kehidupan pribadi si pengusaha sangat berkorelasi dan saling mempengaruhi.Sikap mental yang mandiri Sebagai seorang manajer dalam usaha sendiri. sebenarnya seseorang telah melakukan suatu transaksi dengan perusahaan tempat bekerja. semakin sukses seorang wirausahawan semakin banyak waktu luangnya. Seseorang telah menjual waktu dan kemampuannya untuk digunakan oleh perusahaan. 2007. Wirausahawan adalah seperti orang bebas yang mempunyai tanggung jawab. karena setiap wirausahawan merupakan manajer pada usahanya. Seorang wirausahawan bukanlah seseorang yang makin sibuk jika usahanya mulai berkembang.Bebas mengatur waktu kerja Dengan menjadi karyawan. maka bersikap mandiri dalam menjalankan usahanya yang merupakan tuntutan yang harus dilakukan. akan tetapi maju tidaknya usaha tersebut tergantung pimpinannya dalam mengelola usaha tersebut. Self Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). Sikap mental yang kuat dan mandiri sangat dibutuhkan pada saat sedang menghadapi masalah yang berat sehingga menuntut untuk dapat mengambil tindakan yang cepat dan tepat. Jika bekerja sebagai karyawan maka ada keterbatasan untuk bisa mengatur waktu. cccccc. sebagian besar waktu dihabiskan di luar rumah. yaitu jual beli. bbbbbb. bahkan jika usaha tersebut di rumah.

membayar upah tenaga kerja. produksi dan lain-lain. 2007. C. ketika akan memulai usaha Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).manajemen (manajemen diri sendiri) merupakan hal yang sangat penting yang harus dilakukan oleh seorang wirausahawan untuk memberikan contoh bagi para bawahan atau karyawannya. 2002:243). Akan tetapi masalah modal kadangkala tidak menjadi masalah bagi orang yang mempunyai kelebihan dana. Pertanyaan ini kerap muncul ketika kesuksesan seseorang dipublikasi pada media. Kedua orang tersebut. Faktor-faktor yang mendorong wirausahawan memulai usaha Kecil. Lust of power atau haus akan kekuasaan dapat dikatakan sebagai alasan seseorang ingin menjadi wirausahawan. 2004:2). mereka yakin apabila mereka punya power atau kekuasaan. USU Repository © 2009 . mereka dapat melakukan sesuatu lebih lancar dan lebih efisien (Abdinagoro. Modal Modal merupakan salah satu unsur yang sangat penting dalam berbagai aktivitas yang dilakukan. Faktor apa sebenarnya yang mengerakkan seseorang untuk memiliki usaha sendiri. karena modal dapat membiayai semua kegiatan operasional dalam usaha. maka faktor-faktor yang mendorong wirausahawan memulai usaha kecil adalah sebagai berikut: 1. pemasaran. tetapi bagi orang yang yang mempunyai dana relatif kecil itu memang menjadi masalah. seperti: untuk pengadaan bahan baku. Dengan pengetahuan dan kemampuan yang mereka miliki dapatlah merubah cara pengerjaan sesuatu apapun (Pandji. pengakuan ini bukanlah suatu hal yang mudah didapatkan.

sehingga diperlukan antisipasi dan waktu yang tepat untuk melihat berbagai peluang agar tidak mengalami kegagalan.Menemukan gagasan. tetapi mungkin hanya sekali saja dalam waktu yang sangat singkat. Apabila seseorang mempunyai jiwa wirausahaan. 2. Peluang Banyak orang membayangkan dirinya mengolola bisnis milik mereka sendiri. Pendidikan Pendidikan salah satu faktor yang diperlukan dalam memulai dan menjalankan usaha. Pendidikan diperlukan untuk membuat perencanaan bisnis yang meliputi perencanaan keuangan dan pengelolaan usaha. dan menghasilkan keuntungan. Seorang wirausahawan harus dapat melihat dan memanfaatkan peluang sehingga dapat memberikan keuntungan bagi usahanya. 3. USU Repository © 2009 . Ada tiga fase pendekatan mengindefikasi peluang dalam bisnis. ffffff. Pada umumnya hanya sedikit yang Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). dan berhati-hati dalam mengevaluasi peluang sebelum memilih pasar dan sasaran yang ingin dicapai. 2007. eeeeee. Para wirausahawan harus dapat mengukur dan memperkirakan ukuran pertumbuhan dan potensi laba dari setiap peluang yang ada. membuat keputusan-keputusan kunci. Peluang atau kesempatan tidak datang berulang-ulang.jelas mempunyai keinginan yang sama. maka dia mampu menciptakan nilai tambah dari keterbatasan.Melaksanakan manajemen usaha yang diciptakan. yaitu: dddddd. Peluang merupakan suatu kesempatan dalam menjalankan usaha. baik usaha kecil maupun usaha menengah.Mengindefikasi peluang yang ada.

hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan.Pengalaman Pengalaman merupakan pengetahuan yang didapat dari pekerjaan yang terakhir maupun pada pekerjaan yang pernah dilakukan pada masa sekarang. Tindakan emosional itu juga merupakan dorongan pribadi seseorang untuk melakukaan suatu kegiatan. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).Emosional Suatu keadaan yang mampu mempengaruhi tindakan seseorang untuk melakukan suatu rencana yang dikehendakinya. gggggg. Dengan dorongan emosi maka orang dapat bertindak sesuai dengan keinginannya.mempumyai laporan keuangan yang sederhana. Pengalaman dapatlah merupakan suatu hal yang sangat berharga karena dengan adanya pengalaman seseorang dapat lebih memahami terhadap apa yang sedang dikerjakan (Longenecker. seperti: dari SMU atau Perguruan Tinggi. 2000:95). hhhhhh. Pengetahuan tersebut dapat diperoleh melalui pendidikan formal. memperbaiki pelayanan dan menduplikasikan konsep bisnis dalam lokasi yang berbeda. Dengan adanya pengalaman sering kali membuat seseorang untuk melihat kemungkinan untuk memodifikasi produk yang telah ada. dan pendidikan non formal. 2007. USU Repository © 2009 . seperti: pelatihan tentang UKM atau kursus.

Pada umunya kadang kala wirausahawan terjebak dalam persoalan ini. usaha yang di jalankan tersebut bergerak dihidang apa. Ketika usaha kurang menguntungkan langsung mencari usaha baru atau memilih usaha yang lain. biasanya tidak mau berpikir tentang nasib usahanya dalam jangka panjang.Bidang usaha Sebelum memulai usaha tentu timbul pertanyaan dari mana memulainya. 2007. iiiiii. 2004:139). jjjjjj. dan seterusnya. Hal ini pun tidak masalah. yang penting jalan dan menguntungkan. dan selanjutnya ditindak lanjuti. Dengan adanya visi. meskipun usaha itu dimulai dari usaha kecil. diterapkan. Persoalan yang sebenarnya. diharapkan orang akan tekun. Setiap tahapan dilingkupkan kedalam tujuan jangka pendek. begitu kirakira yang sering ada dibenak orang. Tujuan yang baik adalah tujuan yang dapat Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). dan terus menerus termotivasi menuju visi tersebut.Visi dan tujuan Seseorang yang memulai usaha dari nol. Apabila tidak punya visi. Dan bisa juga berhenti atau trauma untuk memulai usaha karena takut gagal lagi. Hal tersebut dapat dimulai dari ide usaha yang usaha dipilih. hanya terfokus pada keuntungan jangka pendek.D. Visi dapat diraih melalui beberapa tahapan. Namun. Mereka tidak menyadari atau mengetahui kearah mana usahanya akan berjalan untuk selanjutnya. Tahap Menyusun Rencana Usaha Penyusunan rencana usaha bisa dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut. USU Repository © 2009 . jauh lebih baik apabila ada visi dan misi. (Musrofi.

llllll.Spesifikasi produk atau jasa (product). dengan aktivitas utama berupa pemilihan nilai yang mencakup aktivitas: kkkkkk. Sebelum menjual produk atau jasa kepada pasar. aspek teknik/produksi. Proses pemasaran strategis. yang pertama kali harus dilakukan adalah mengidentifikasi pasar tersebut.Penentuan posisi pasar (positioning). Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). 3. Strategi Strategi merupakan jawaban dari pertanyaan bagaimana cara mencapai apa yang diinginkan dan dituju mempunyai implikasi pada semua aspek usaha. aspek lokasi. Measurable (terukur). Tujuan yang terukur memenuhi lima kriteria.Penentuan target pasar (targeting). Pasar merupakan sekelompok orang yang akan memanfaatkan produk atau jasa tersebut. 2007. mmmmmm. pppppp. dan aspek manajemen. Proses pemasaran praktis dengan aktivitas inti berupa penciptaan nilai yang mencakup 4P yaitu: nnnnnn. apakah tujuan tersebut tercapai atau tidak.S istem distribusi (place/distribution). Aspek Pasar/Pemasaran Pemasaran merupakan pertukaran produk atau jasa dengan uang. yang meliputi beberapa aspek yaitu: aspek pasar/pemasaran. oooooo.Penetapan harga jual (price).Segmentasi pasar (segmentation). Realistic (realistik atau relevan).diperiksa dan terukur. Accountabiliting (pertanggung jawaban). USU Repository © 2009 . yaitu: spesifik (spesifik).

penentuan apa saja fasilitas produksi yang dibutuhkan. Aspek pemilihan lokasi usaha perlu dikaji secara serius karena menyangkut masalah efesiensi. bagaimana menyediakan bahan baku dan bahan pembantu. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). USU Repository © 2009 . Bradstreet di Amerika Serikat. Pada prinsipnya ada 3 (tiga) faktor yang menjadi bahan perbandingan untuk memilih lokasi usaha yaitu: ssssss.Lingkungan. jika seseorang akan memulai usaha. berapa kapasitas produksi. 3. Aspek manajemen mencakup bagaimana pengelolaan orang-orang yang terlibat di dalam usaha.d. menurut penelitian Dun. Aspek Manajemen Aspek Manajemen sangat penting untuk diperhatikan. tttttt. pasar dan transportasi. pemikiran dan pertimbangannya hanya terfokus pada keberhasilan jangka pendek. rrrrrr.Bahan baku. qqqqqq. Promosi (promotion). uuuuuu. 2004:168).Aspek Teknik/Produksi Rencana produksi pada dasarnya mencakup bagaimana proses produksi atau mekanisme usaha. penyediaan mesin dan alat perlengkapan lainnya.Aspek Lokasi Lokasi adalah faktor penting dalam usaha. 90% kegagalan usaha disebabkan tidak bagusnya aspek manajemen (Musrafi.Lain-lain yang menunjang. 2007.4.

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). halaman laborotarium. tetapi dengan bertambahnya jumlah pedagang yang berjualan dan adanya pengusuran pedangang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan Dr. maka jumlah pedagang di lingkungan Pajak USU semakin banyak sehingga timbul masalah sampah yang tidak terkendali. dan Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). Fakultas Pertanian. stadion USU. seperti di jalan Abdul Hamid dan jalan Dr. Mansyur Medan. yaitu Fakultas Teknik. pada awalnya tidak menimbulkan masalah.BAB III GAMBARAN UMUM PAJAK USU A. Fakultas Pertanian. dan di jalan Abdul Hakim. dan tempat-tempat lainnya di lingkungan kampus USU.Mansyur oleh Pemko Medan. Ada juga mereka yang berjualan di bawah pepohonan. Para pedagang yang mendapat lokasi di jalan Abdul Hakim adalah pedagang yang semula berjualan di sepanjang trotoar di jalan Abdul Hakim. Pada umumnya pedagang yang sekarang berjualan di Pajak USU adalah pedagang-pedagang yang berdagang di sembarang tempat di lingkungan kampus USU. halaman gedung kuliah. USU Repository © 2009 . trotoar jalan. Fakultas Sastra. seperti di atas maka pihak rektorat USU mengambilkan kebijakan melokalisasi para pedagang. 2007. Sejarah Singkat Pajak USU Pajak USU merupakan hasil kebijakan dari pihak rektorat USU dalam upaya melakukan pembenahan kampus USU. Pada registrasi awal ada 100 (seratus) pedagang yang tempatnya di lokasi resmi. Berdasarkan perkembangan masalah yang muncul. dan terganggu keindahan yang mengakhibatkan lingkungan kampus USU terlihat kumuh. Keberadaan para pedagang di lingkungan kampus USU. tempat berjualan dijadikan sebagai tempat perjudian.

Fakultas Ilmu Politik (FISIPOL). ketertiban dan sebagainya. Dengan demikian lokasi Pajak USU dipindahkan ke lokasi yang terletak diantara Fakultas Ekonomi. antara lain pusat jajanan USU. Beberapa istilah atau nama yang disebut oleh mahasiswa. Fakultas Hukum. Pajak USU adalah lokasi pedagang yang jauh lebih populer di kalangan mahasiswa USU. dan penertiban ini dilakukan oleh pihak Satpam USU dengan melakukan registrasi ulang para pedagang. USU Repository © 2009 . Lokasi inilah yang disebut Pajak USU yang menjadi tempat penelitian penulis. bahkan mahasiswa dari perguruan lainnya serta kalangan siswa SMP dan SMU di kota Medan. 2007. dan yang paling populer adalah Pajak USU (Pajus). Pada saat melakukan penertiban lokasi yang ada untuk pedagang menjadi 3 (tiga) lokasi resmi yaitu stadion kampus USU. mall kesawitan USU. Setelah berjalan lebih kurang 6 (enam) bulan. dan Pascasarjana USU. Dibandingkan dengan 2 (dua) lokasi yang lainnya. ditambah dengan para pedagang yang mendaftar kemudian. perpustakaan USU dan Pascasarjana Ekonomi USU membuat rencana untuk membangun tempat ibadah (mushola) di tempat para pedagang berjualan. Penyalahgunaan lokasi yang diberikan kepada para pedagang dengan menjadikan lokasi sebagai tempat perjudian. munculnya masalah sampah.Fakultas Ilmu Politik (FISIPOL). Karena tidak terkontrol jumlah para pedagang menyebabkan pihak rektorat melakukan penertiban ulang dengan cara mengatur ulang para pedagang. maka jumlah semua pedagang pada saat itu sebanyak 35 (tiga puluh lima) pedagang. akan tetapi penulis menyimpulkan yang Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). Fakultas Teknik.

halaman gedung kuliah. trotoar jalan. Jika dahulu para pedagang harus siap-siap angkat kaki karena ada penertiban dari pihak Satpam USU. 2007. perguruan tinggi lainnya dan masyarakat biasa menjawab bahwa mereka lebih mengenal istilah Pajak USU dibandingkan dengan istilah lainnya. Para pedagang yang berjualan di Pajak USU harus sudah melaporkan dan mendapatkan izin dari pihak USU dan begitu juga dengan hak untuk melakukan pelarangan berjualan. Hal ini diberlakukan untuk memperoleh data ulang mengenai perkembangan terbaru para pedagang . B. Para pedagang merasakan dampak positif apabila berjualan di lokasi resmi dibandingkan saat mereka berjualan di bawah perpohonan. tetapi sekarang mereka tidak perlu takut hal itu terjadi lagi karena mereka sudah berjualan di tempat yang strategis yaitu Pajak USU. dan tempat lainnya di lingkungan USU. halaman laboratorium. Registrasi ulang diberlakukan setiap 12 (dua belas) bulan atau setahun sekali.bersumber dari hasil wawancara dengan sejumlah siswa SMP dan SMU. USU Repository © 2009 . prosedur yang ditetapkan adalah berdasarkan aturan USU. Pihak Satpam USU bertanggung jawab sepenuhnya dalam perekrutan dan administrasi pedagang di Pajak USU. Prosedur Perizinan Pajak USU 1. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). mahasiswa dan mahasiswi USU. Pendaftaran Pedagang Para pedagang yang berjualan di Pajak USU diakui secara resmi oleh pihak rektorat USU. Oleh karena itu para pedagang harus mentaati segala peraturan yang diberlakukan oleh biro yang dibawahi oleh pihak Satpam USU.

(lima ribu rupiah) per hari untuk biaya jaga malam.. wwwwww. harus melakukan perjanjian dengan menandatangani peraturan yang berlaku antara lain: vvvvvv. aaaaaaa. yyyyyy. ada sebagian pedagang yang mengatakan membayar uang tambahan sebanyak Rp 3. xxxxxx. USU Repository © 2009 .(tiga ribu rupiah) sampai Rp 5.Pelaksanaan Keamanan Para pedagang yang berjualan di Pajak USU mendapatkan jaminan sepenuhnya untuk berjualan.Aktivitas pedagang yang diizinkan sampai jam 6 (enam) sore.Tidak dibenarkan berjualan makanan pada bulan ramadhan (puasa) kecuali kebutuhan mahasiswa lainnya. biaya lampu sebesar 20.Diwajibkan menjaga ketertiban seperti tidak boleh ada perjudian. Tetapi dari wawancara yang penulis lakukan dengan beberapa pedagang.(dua puluh ribu rapiah). 2007.000.000.000. pihak USU mewajibkan kepada para pedagang untuk membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan.Pelaksanaan Kebersihan Sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang bersih..(lima ribu rupiah) per hari untuk tiap tempatnya. zzzzzz..Tidak boleh membuang sampah sembarang.Pedagang yang belum mendapatkan izin. Untuk itu para pedagang diwajibkan untuk membayar uang keamanan kepada pihak Satpam USU sebesar Rp 5.000. pihak USU juga memberi fasilitas kamar mandi dengan beberapa kran air bersih untuk para pedagang untuk mengambil air bersih yang Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). Pembayaran ini dilakukan setiap harinya oleh pihak Satpam USU dengan mendatangi tiap-tiap tempat berjualan para pedagang yang berada di Pajak USU maupun yang bukan di Pajak USU tetapi lokasi para pedagang berjualan masih dalam kawasan lingkungan USU.

tujuan pihak USU adalah menciptakan Pajak USU yang mandiri dan tidak membuat pihak-pihak lain merasa terganggu. dan alamat tempat tinggal para pedagang. perbedaan tersebut yang meliputi jenis kelamin.. Secara umum gambaran pedagang dapat dilihat pada hasil penyebaran kuesioner.1 Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). dan observasi yang dilakukan oleh penulis untuk penelitian ini. 2007. USU Repository © 2009 . umur. C. pendidikan terakhir.000. wawancara.(empat puluh ribu rupiah) tiap bulan. Gambaran Umum Pedagang di pajak USU Para pedagang di Pajak USU memiliki latar belakang yang berbeda-beda. dengan ketentuan para pedagang membayar uang air dan listrik sebesar Rp 40. dapat dilihat pada Tabel 3. status.

2007. USU Repository © 2009 .Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).

Pedagang di Pajak USU memiliki tingkat pendidikan yang berbeda-beda. lulusan SMU/MA. pedagang yang beralamat tinggal yang jauh dari lingkungan USU tidak menjadikan hal itu sebagai hambatan dalam masalah bagi mereka. karena mereka juga dapat sampai pada lokasi berjualan setiap pagi hari sama seperti pedagang lainnya yang tinggal di lingkungan USU. Dapat dilihat dalam Tabel 3. pada umumnya pedagang yang sudah lama berjualan di Pajak USU alamat tinggal mereka disekitar lingkungan USU. USU Repository © 2009 . pendidikan para pedagang ada yang hanya sebatas tingkat SLTP. Walaupun lokasi alamat pedagang yang berbeda-beda. 2007. dan ada juga yang sudah memperoleh gelar sarjana Strata 1.2 Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).Para pedagang di Pajak USU tinggal pada alamat yang berbeda-beda. tetapi pedagang yang baru membuka usahanya di Pajak USU alamat tempat tinggal mereka bukan hanya sekitar lingkungan USU. Diploma.

USU Repository © 2009 . Dengan beragam barang yang didagangkan di Pajak USU. 2007. para pedagang di Pajak USU menjual berbagai macam barang dagangan baik dari makanan. Konsumen di Pajak USU Istilah Pajak USU biasa dikatakan cukup terkenal sebagai tempat berbelanja atau tempat makan di kalangan mahasiswa. serta barang non makanan. pengawai USU. minuman. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). oleh kerena itu konsumen yang berbelanja di Pajak USU bukan hanya dari mahasiswa kampus USU saja tetapi juga siswa SLTP.D. mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya. dan juga masyarakat umum. SMU.

dan pengalaman) terhadap variabel terikat (memulai usaha kecil) melalui pengolahan data primer dari kuesioner. pendidikan. Proses penganalisaan data ini peneliti menggunakan bantuan software SPSS \2.0for Windows. emosional. A. Karateristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin. diperoleh data mengenai jenis kelamin responden penelitian. Sedangkan metode analisis kuantitatif digunakan untuk mengetahui validitas dan realibilitas data serta pengaruh antara variabel bebas (modal. USU Repository © 2009 . Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). Analisis Deskriptif Responden 1. Metode analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui secara umum gambaran responden penelitian. peluang. 2007. yaitu: metode analisis deskriptif dan metode analisis kuantitatif.BAB IV ANALISIS DATA Pada penelitian ini digunakan dua metode untuk menganalisis data primer yang telah diperoleh. Jumlah dan persentasi antara laki-laki dan perempuan dapat dilihat pada Tabel 4. Berdasarkan data-data kuesioner yang disebarkan kepada 27 responden.1.

USU Repository © 2009 . yakni sebanyak 10 responden (27. oleh karena itu responden dalam penelitian ini umumnya mudah memberikan jawaban karena mereka memahami tujuan penelitian ini. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). yakni sebanyak 14 responden (51.6%). Pada Tabel 4.96%) dan selebihnya adalah lakilaki. Sementara itu pedagang yang hanya lulusan SLTP sebanyak 3 responden (11.2%). Karateristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan. Responden yang paling banyak adalah lulusan SMA/MU.8%).2 dapat dilihat bahwa pedagang usaha makanan di Pajak USU umumnya sudah mempunyai tingkat pendidikan yang lumayan bagus mulai lulusan SLTP hingga perguruan tinggi.6%) dan Strata-1 juga 5 responden (18. 2007. disusul oleh lulusan perguruan tinggi program diploma. yakni sebanyak 17 responden (62.Pada Tabel 4.1 dapat dilihat bahwa sebagian besar responden dalam penelitian ini adalah perempuan. 2. yakni 5 responden (18.04%).

55 Total Jumlah 12 9 3 27 Persentase 44.45 46 .3% 11.2% 100% Sumber: Penelitian 2007 (data diolah) Pada Tabel 4. USU Repository © 2009 . 2007.4 menunjukkan bahwa sebagian besar responden sudah tergolong berumur.4% 33. Karateristik Responden Berdasarkan Umur Tabel 4.2%). usia antara 46-55 tahun sebanyak 3 responden (11. dengan komposisi usia responden antara 26-35 tahun sebanyak 12 responden (44. Sementara Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).3. Kondisi usia pedagang juga merupakan faktor untuk membuat mahasiswa lebih akrab. Karateristik Responden Berdasarkan Status Sumber: Penelitian 2007 (data diolah) Pada Tabel 4. dan sebagian besar dari mereka (responden) sudah berstatus kawin atau berumah tangga. yakni sebanyak 24 responden (88.3 Umur responden 26 . 4.3 dapat dilihat bahwa rata-rata usia responden adalah 35 tahun.3%). usia antara 36-45 tahun sebanyak 9 responden (33.4%).8%).35 36 .

yakni 5 responden (14. Dan pedagang yang hanya menggunakan 2 (dua) orang tenaga kerja.5 % 44. yakni 6 (enam) responden (22.6%).5 Tenaga kerja 2 3 4 5 Total Jumlah 5 12 6 4 27 Persentase 18.5 secara rata-rata setiap pedagang menggunakan tenaga kerja sebanyak 5 (tiga) orang dengan variasi mulai dari 1 (satu) orang hingga 5 (lima) orang.2% 14. oleh karena itu sebagian dari pedagang dibantu oleh anak dan istrinya dalam menjalankan usaha dagangnya.8%). kemudian disusul dengan yang menggunakan tenaga kerja 4 (empat) orang. yakni 5 (lima) responden (18. sementara pedagang yang menggunakan 5 (lima) orang tenaga kerja. yakni 12 responden (44.2%). 2007.8% 100% Sumber: Penelitian 2007 (data diolah) Pada Tabel 4.5%). Karateristik Responden Berdasarkan Jumlah Tenaga Kerja Tabel 4. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). USU Repository © 2009 . 5. Sebagaimana ditunjukkan pada tabel yang paling banyak responden menggunakan tenaga kerja adalah 3 (tiga) orang.4% 22.4%).yang belum kawin atau belum berumah tangga hanya 3 responden (11.

4%). 2007.arateristik Responden Berdasakan yang Membuat Pembukuan Pada Tabel 4. Responden yang membuat laporan laba/rugi.8%). yakni sebanyak 9 (sembilan) responden (33. emosional. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). Sementara responden yang membuat neraca sebagai pembukuannya.8%). Analisis Deskriptif Variabel Penelitian ini menggunakan 5 variabel bebas (independen) yaitu variabel modal. pendidikan. yakni 4 (empat) responden (14. dan pengalaman serta satu variabel terikat (dependen) yaitu memulai usaha kecil pada Pajak USU. peluang.6 dapat dilihat responden yang membuat pembukuan terhadap usahanya. B. USU Repository © 2009 . Hal ini mungkin karena usaha yang mereka lakoni masih sangat sederhana walaupun demikian mereka sudah dapat menghitung laba dan rugi berdasarkan keahlian mereka. mulai dari neraca. laporan laba/rugi dan catatan harian. yakni sebanyak 14 (empat belas) responden (51. Selebihnya semua pedagang hanya membuat pembukuannya adalah catatan harian.

63%). setuju 11 responden (40. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). USU Repository © 2009 .74%). tanggapan responden sangat setuju 11 responden 40.7 Berdasarkan Tabel 4.05%).53.65%).92%). kurang setuju 7 responden (14. kurang setuju juga 8 responden (29. Persentase untuk pertanyan nomor 3 (tiga). yaitu tanggapan responden sangat setuju 6 responden (22. dan kurang setuju 6 responden (22.7. setuju 8 responden (29. 2007. Variabel modal terdiri dari 3 (tiga) pertanyaan (item). Tabel 4. Distribusi jawaban responden tentang variabel modal dapat dilihat pada Tabel 4. Selanjutnya pertanyaan nomor 2 (dua). tanggapan responden sangat setuju sebanyak 10 responden (37. Sementara pada nomor 1 (satu) tidak ada responden yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju.23%).12%) menjawab sangat tidak setuju.74%).7 di atas dapat dilihat bahwa persentase untuk pertanyaan nomor 1 (satu). dan 3 responden (11.22%). setuju 7 responden (25. Variabel Modal Berdasarkan kuesioner yang telah disebarkan kepada 27 responden. Jawaban responden pada variabel modal dapat dilihat pada tabel bahwa dari 3 pertanyaan (item) hanya ada 3 responden yang menjawab sangat tidak setuju.81%).

Pada pertanyaan nomor 6 (enam). Untuk pertanyaan nomor 5 (lima). tanggapan responden sangat setuju 17 responden (62.54. USU Repository © 2009 . kurang setuju 4 responden (14.64%).70%). tidak ada responden yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju.45%).15%). tidak setuju 1 responden (3.96%). tanggapan responden sangat setuju 13 responden (48. dan 2 responden menjawab tidak sangat setuju.8 dapat dilihat bahwa persentase untuk pertanyaan nomor 4 (empat). setuju juga 11 responden (40.81%). dan 1 responden (3.70%) menjawab kurang setuju. tanggapan responden sangat setuju 8 responden (29. Distribusi jawaban responden tentang variabel peluang dapat dilihat pada Tabel 4. Variabel Peluang Berdasarkan kuesioner yang telah disebarkan kepada 27 responden. tidak setuju 2 responden (7.34%). Berdasarkan Tabel 4. setuju 12 responden (44. dan 1 responden (3. setuju 9 responden (33. Variabel peluang terdiri dari 4 (empat) pertanyaan (item).70%) menjawab sangat tidak setuju. Untuk pertanyaan nomor Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).74%).40%).8. 2007.

Distribusi jawaban responden tentang variabel pendidikan dapat dilihat pada tabel 4.56%). setuju 12 responden ( 44. kurang setuju 3 responden (11.40%).45%). tidak ada responden yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju pada pertanyaan nomor sembilan.15%). tidak ada responden yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju. setuju 9 responden (33.7 (tujuh).33%).44%). 3. 2007.12%). Selanjutnya persentase untuk pertanyaan nomor 9 (sembilan). Sangat setuju juga 12 responden (44.9. USU Repository © 2009 .44%).12%). kurang setuju 2 responden (7.9 diatas dapat dilihat bahwa persentase untuk pertanyaan nomor 8 (delapan). Variabel pendidikan terdiri dari 2 (dua) pertanyaan (item). Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). tanggapan responden sangat setuju 15 responden (55. tanggapan sangat setuju 12 responden (44. tanggapan responden sangat setuju 13 responden (48. tidak ada responden yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju. Berdasarkan Tabel 4. Variabel Pendidikan Berdasarkan kuesioner yang telah disebarkan kepada 27 responden. kurang setuju 3 responden (11. Dari data diatas menunjukkan bahwap peluang merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam memulai usaha kecil.

10 dapat dilihat bahwa persentase untuk pertanyaan nomor 10 (sepuluh). kurang setuju 5 responden (18. tanggapan sangat setuju 7 responden (25. tidak setuju 1 responden (3.41%). Variabel Emosional Berdasarkan kuesioner yang telah disebarkan kepada 27 responden. dan 9 responden (33. dan sangat tidak setuju juga 1 responden (3. kurang setuju 7 responden (25. Tabel 4.70%).52%).92%).92%).70%). 2007. tanggapan responden sangat setuju 5 responden (18.81%). tidak setuju 6 responden (22. setuju 8 responden (29.34%) menjawab sangat tidak setuju. dan 3 responden (11.92%).23%). setuju juga 7 responden (25.10.12%) menjawab sangat tidak setuju. tanggapan responden sangat setuju 12 responden (44. kurang setuju 4 responden (14.10 Berdasarkan Tabel 4.52%). Distribusi jawaban responden tentang variabel emosional dapat dilihat pada tabel 4. USU Repository © 2009 . Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). Untuk pertanyaan nomor 11 (sebelas).56. Pada pertanyaan nomor 12 (dua belas). Variabel emosional terdiri dari 4 (empat) pertanyaan (item).62%).46%). tidak setuju 2 responden (7.

Distribusi jawaban responden tentang variabel pengalaman dapat dilihat pada tabel 4. tanggapan responden sangat setuju 10 responden (37. kurang setuju 8 responden (29. tanggapan responden sangat setuju 8 responden (29. maka dapat dilihat variabel emosional merupakan salah satu variabel yang perlu dipertimbangkan dalam memulai usaha kecil. 5. USU Repository © 2009 .63%).63%). Selanjutnya untuk pertanyan nomor 15 (lima belas). Dari data diatas dapat dilihat bahwa tidak ada responden yang tidak menjawab setiap butir pertanyaan yang diajukan. kurang setuju 9 responden (33. 2007. Berdasarkan Tabel 4. tidak ada responden yang menjawab sangat Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). tidak setuju 1 responden (3. Variabel Pengalaman Berdasarkan kuesioner yang telah disebarkan kepada 27 responden.70%). setuju 8 responden (29. tidak setuju 1 responden (3.11 dapat dilihat bahwa persentase untuk pertanyaan nomor 14 (empat belas).70%). setuju juga 10 responden (37.Untuk pertanyaan nomor 13 (tiga belas).04%).40%).05%).70%). Variabel pengalaman terdiri dari 2 (dua) pertanyaan (item). tanggapan responden sangat setuju 11 responden (40.34%). setuju 8 responden (29.63%). dan sangat tidak setuju juga 1 responden (3. kurang setuju 2 responden (7. sangat tidak setuju 9 responden (33.74%).34%).11.63%).

Distribusi jawaban responden tentang variabel memulai usaha kecil dapat dilihat pada tabel 4. Maka dapat disimpulkan bahwa semua responden yang ada di Pajak USU rata-rata sudah menjalankan usaha yang sama sebelum mereka berdagang di Pajak USU. Variabel memulai usaha terdiri dari 5 (lima) pertanyaan (item).tidak setuju. Variabel Memulai Usaha kecil Berdasarkan kuesioner yang telah disebarkan kepada 27 responden. . 6.12.

setuju 11 responden (40.33%). tanggapan responden sangat setuju 6 responden (22.40%). kurang setuju 4 responden (14.80%). ccccccc. kurang setuju 2 responden (7. peluang.Variabel yang dimasukkan kedalam persamaan adalah variabel independen yaitu variabel modal.92%).52%). Data akan diolah menurut data enter pada input SPSS versi 12. emosional dan pengalaman.0.23%).Metode yang digunakan untuk memasukkan data yaitu metode enter. sangat tidak setuju 4 responden (14. pendidikan. tanggapan responden sangat setuju 5 responden (18. ddddddd.12%).52%). sangat tidak setuju 4 responden (14.74%).12%). Pada Tabel Variabel Entered Removect (terlampir) menunjukan hasil analisis statistik deskriptif sebagai berikut: bbbbbbb.81%). 2007.81%). tidak setuju 5 responden (18. kurang setuju 5 responden (18.50%). Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).(delapan belas) tanggapan responden sangat setuju 7 responden (25. setuju 9 responden (33.23%). tidak setuju 6 responden (22. karena dengan metode enter seluruh variabel akan dimasukan kedalam analisis untuk dapat diketahui apakah variabel independen mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap variabel dependen. Untuk pertanyaan nomor 20 (dua puluh). Analisis Statistik Deskriptif Analisis regresi linear berganda dengan menggunakan metode enter.92%). C. tidak setuju 3 responden (11.Tidak ada variabel independen yang dikeluarkan (removed). sangat tidak setuju 3 responden (11. setuju 7 responden (25. USU Repository © 2009 . Pada pertanyaan nomor 19 (sembilan belas).

maka perlu digunakan uji validitas dan realibitas. 2007. benar-benar dapat menjawab tujuan penelitian (Pratisto.Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 27 pedagang usaha makanan di Pajak USU. D.5185. Analisis statistik kuantitatif 1.05139 variabel emosional = 1.0 for windows.71801 dan standar deviasi variabel pengalaman = 1.4444 dan standar deviasi = 1.5185 veriabel emosional = 13. dengan kriteria sebagai berikut: Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).88788.Rata-rata variabel modal = 13.5158 dan variabel pengalaman = 13.01274 variabel pendidikan = 1. Pengujian validitas instrumen digunakan dengan menggunakan program SPSS 12.4444 variabel pendidikan = 9. fffffff. 2004:241). hhhhhhh.6296 variabel peluang =17. Uji Validitas Kuesioner disebarkan untuk menjadi sumber data yang baik. USU Repository © 2009 . Valid berarti data-data yang diperoleh dengan penggunaan alat (instrument) misalnya kuesioner.11452 variabel peluang = 1.05139.Pada Tabel deskriptif Statistik (terlampir) menunjukkan analisis statistics deskriptif sebagai berikut: eeeeeee. ggggggg.Rata-rata variabel memulai usaha kecil (Y) = 19. Uji ini dilakukan dengan tujuan agar data-data yang diambil valid dan realibel.Standar deviasi pada variabel modal = 1. artinya benar-benar mengukur apa yang hendak diukur dan konstan dalam pengambilan data.

.Corrected Item Total Correlation merupakan korelasi antara skor item dengan skor total item yang dapat digunakan untuk menguji validitas instrumen! Untuk mengetahui validitas butir pertanyaan tersebut harus dibandingkan dengan rtabei rtabei pada a = 0. Pada hasil pengolahan dengan menggunakan bantuan software SPSS 12.iiiiiii. diperoleh data output sebagai berikut: kkkkkkk. jjjjjjj. lllllll. Jumlah kasus adalah 27.327 dan lebih kecil dari rtabel yaitu 0. Scale Mean if Item Deleted menerangkan rata-rata total jika variabel tersebut dihapus. maka pertanyaan tersebut dinyatakan valid.. USU Repository © 2009 . Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).Dari 20 butir pertanyaan yang dibuat pada kuesioner. Jika rhitung < rtabe^ maka pertanyaan tersebut dinyatakan tidak valid. nnnnnnn.Jika hitung negatif atau r^tung < rtabei maka butir pertanyaan tersebut tidak valid. jadi df = 27 .396 mmmmmmm. ppppppp.2 = 25 r (0. 2007.2. ooooooo.rhitung dapat dilihat pada kolom CorrectedItem-Total Correlation.05 dengan derajat bebas (df) = jumlah kasus .05 : 25) pada uji satu arah = 0.Jika rhitung positif dan rhitung > rtabei maka butir pertanyaan tersebut valid. ternyata butir pertanyaan 11 tidak valid karena rhitung < rtabel rhitung pada butir 11 adalah 0.0 untuk melakukan pengujian terhadap validitas dan reliabilitas pada tiap pertanyaan dan kuesioner yang akan diajukan.Pada kelompok Item Total Statistics.396 sehingga butir pertanyaan 11 harus dibuang (terlampir). Jika rhitung > rtabei.

Jika raifa positif atau >rtabeimaka pertanyaan reliabel. 2003:110).Dengan porsedur yang sama. 2. Pada output dapat dilihat bahwa nilai Corrected Item Total Correlation (rhitung) semuanya lebih besar dari rtabel. Uji Reliabilitas Reliabilitas merupakan tingkat keandalan suatu intrumen penelitian.2 = 17 Maka diperoleh r (0. rrrrrrr.939.. sedangkan rtabei = 0..0 for windows.482 berati ralpha positif dan lebih besar dari rtabei. akan menghasilkan data yang sama (Sugiono.05:17) pada uji satu arah = 0.482. 2007. Sehingga dapat disimpulkan bahwa 19 butir pertanyaan tersebut valid (terlampir). Pengujian yang dilakukan dengan program software SPSS 12. Intrumen yang reliabel adalah intrumen yang apabila digunakan berulangkah untuk objek yang sama. Sehingga dapat disimpulkan bahwa butir-butir pertanyaan diatas bahwa telah Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). Jika raifa negatif atau < rtabei maka pertanyaan tidak reliabel. Pada 19 butir pertanyaan dengan tingkat signifikan 5% koefision alpha sebesar = 0. kembali dilakukan uji validitas dengan membuang butir pertanyaan 11 maka akan diperoleh output sebagai berikut: rtabel pada a = 5% dengan derajat bebas df = 19 . Butir pertanyaan yang dinyatakan sudah valid dalam uji validitas akan ditentukan reliabilitasnya dengan kriteria sebagai berikut: qqqqqqq. USU Repository © 2009 .

E. Model regresi yang baik adalah distribusi normal atau mendekati normal. Pengujian Normalitas Data Pengujian normalitas data dilakukan untuk melihat normal tidaknya sebaran data yang akan dianalisis. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). maka terlebih dahulu diuji syarat-syarat yang harus dipenuhi. Analisis Kelayakan Model Sebelum dapat menggunakan model regresi linier berganda dalam menganalisis variabel-variabel.reliabel dan kuesioner telah dapat disebarkan dan dijadikan sebagai intrumen dalam penelitian ini. USU Repository © 2009 . Untuk melihat normalitas data menggunakan pendekatan grafik yaitu Normality Probability Plot. 2007. yakni sebagi berikut: 1. Dengan kata lain menguji dengan model asumsi klasik.

13 di atas dapat dilihat bahwa VIF < 5 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan problem multikolinearitas pada penelitian ini. Tabel 4. Pada Tabel 4. 2007. bahwa data cenderung lurus mengikuti garis diagonal sehingga data dalam penelitian ini cenderung terdistribusi normal seperti terlihat pada Gambar 4. Cara mendeteksinya adalah dengan melihat nilai Variance Inflation Factor. Pengujian Multikolinearitas (korelasi yang sempurna) Pengujian ini untuk melihat apakah pada model regresi ditemukan korelasi antar variabel bebas. Pengujian Autokorelasi Uji autokorelasi bertujuan untuk menguji apakah di dalam model regresi linier terjadi korelasi antara kesalahan penganggu periode t dengan kesalahan penganggu pada periode t-1 (sebelumnya).1 2. Jika terjadi korelasi maka dinamakan telah terdapat problem multikolinearitas pada penelitian ini. 3.13 Sumber: Penelitian 2007 (Data diolah) Suatu model regresi bebas dari problem multikolinearitas jika nilai VIF < 5. USU Repository © 2009 . Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).Pada output SPSS P-P Plot of Regression.

USU Repository © 2009 .978j) du (1. Ho = Tidak ada autokorelasi ttttttt. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). Model regresi yang baik adalah homoskesdastisitas. 2007.14 Model Summary(b) Model Summary(b) Pada Tabel 4.86 dan 4 . H1 = ada autokorelasi Tabel 4.86) maka H0 diterima atau tidak terjadi autokorelasi dalam model ini.14.. Pengujian Homoskesdastisitas / Heteroskesdatisitas Pengujian heteroskesdatisitas untuk melihat apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan antara variance dari residual suatu pengamatan kepengamatan lainnya.du = 2. 4. Jika variance dari residual dari suatu pengamatan kepengamatan lainnya tetap maka akan disebut homoskesdastisitas dan jika variance berbeda disebut heteroskesdatisitas.14 telah diperoleh Durbin-Watson (DW) hitung. Oleh karena itu DW hitung (l. Dengan menggunakan nilai signifikan a = 5 % dan jumlah sampel (n) = 27 serta jumlah variabel independen (k) = 6 maka dari tabel Durbin-Watson diperoleh du = 1..Hipotesisinya sebagai berikut: sssssss.

USU Repository © 2009 .0 dihasilkan output pada Tabel 4. 2007. hal ini menunjukkan bahwa tidak terjadi atau dengan kata lain data penelitian ini dianggap bersifat homoskesdastisitas. pendidikan.2 Scatterplot Sumber: Penelitian 2007 (data diolah) Gambar 4. peluang. emosional.Gambar 4. dengan bantuan SPSS versi 12.15. dan pengalaman) terhadap variabel terikat (memulai usaha kecil). Analisis Regresi Berganda Analisis regresi berganda digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas (modal.2 menunjukkan bahwa titik tidak membentuk pola tertentu yang teratur tetapi titik menyebar diatas dan dibawah angka nol pada sumbu Y. F. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).

Konstanta sebesar 22. dan pengalaman maka memulai usaha kecil pada Pajak USU tetap ada sebesar 22.673. vvvvvvv.178 X5 + e Dimana: X i = Modal X2 = Peluang X4 = Emosional X5 = Pengalaman Persamaannya dapat diuraikan sebagai berikut: X3 = uuuuuuu.496 X4 + 0.673 Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). yaitu: Y = 22. USU Repository © 2009 .Koefision regresi (Xi) sebesar -0.Tabel 4. emosional.301 menyatakan bahwa jika tidak ada faktor modal. 2007..380 X3 . maka akan terjadi penurunan memulai usaha kecil pada Pajak USU sebesar -0.301Xi .15 Coefficients(a) Y = Memulai Usaha kecil Xi = Modal Coefficients(a) Model regresi untuk persamaan ini dapat dilihat dari Tabel Coefficients(a) pada kolom B. begitu juga sebaliknya jika variabel modal (X1) mengalami penurunan sebesar satuan nilai maka memulai usaha kecil pada pajak USU maka akan mengalami peningkatan sebesar 0.0673 X2 + 0.673 artinya setiap peningkatan variabel modal (X1) sebesar satuan nilai. pendidikan.302 .301. peluang.0.0.

Koefision regresi (X5) sebesar -0.178 begitu juga sebaliknya jika variabel pengalaman (X5) mengalami penurunan sebesar satuan nilai maka memulai usaha kecil pada Pajak USU maka akan mengalami peningkatan Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).380 artinya setiap peningkatan variabel peluang (X2) sebesar satuan nilai. Ini menunjukkan hubungan berbanding lurus antara faktor emosional (X4) dengan memulai usaha kecil pada Pajak USU maka pola hubungan positif. xxxxxxx.302 artinya setiap peningkatan variabel emosional (X4) sebesar satuan nilai. 2007. maka akan meningkat memulai usaha kecil pada Pajak USU sebesar 0. wwwwwww.Koefision regresi (X4) sebesar 0.496.496 sehingga pola hubungan yang dimilik pendidikan (X3) dengan memulai usaha kecil pada Pajak USU adalah negatif. yyyyyyy. maka akan terjadi penurunan memulai usaha kecil pada Pajak USU sebesar -0. maka akan meningkat memulai usaha kecil pada Pajak USU sebesar 0.Koefision regresi (X3) sebesar -0.302.380. Ini menunjukkan hubungan berbanding lurus antara faktor peluang (X2) dengan memulai usaha kecil pada Pajak USU maka pola hubungan positif. maka akan terjadi penurunan memulai usaha kecil pada Pajak USU sebesar -0.Koefision regresi (X2) sebesar 0. begitu juga sebaliknya jika variabel pendidikan (X3) mengalami penurunan sebesar satuan nilai maka memulai usaha kecil pada pajak USU maka akan mengalami peningkatan sebesar 0.sehingga pola hubungan yang dimiliki modal (X1) dengan memulai usaha kecil pada Pajak USU adalah negatif. USU Repository © 2009 .496 artinya setiap peningkatan variabel pendidikan (X3) sebesar satuan nilai.178 artinya setiap peningkatan variabel pengalaman (X5) sebesar satuan nilai. zzzzzzz.

emosional. pendidikan. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). peluang.178 sehingga pola hubungan yang dimiliki pengalaman (X5) dengan memulai usaha pada Pajak USU adalah negatif. pendidikan. X3. emosional. peluang.Menentukan model hipotesis untuk H0 dan Ha bbbbbbbb. G. eeeeeeee. Model hipotesis yang dipergunakan dalam uji-F adalah sebagai berikut: Ho : bi = b2 = b3 = b4 = b5 = 0 Artinya sama-sama tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel bebas (X1. X4. Pengujian Hipotesis 1.Menentukan kriteria pengambilan keputusan. dan X5) yaitu variabel modal.Mencari nilai Fhitung dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 12.0. X2.sebesar 0. Uji Signifikan Simultan (Uji-F) Uji-F dapat menunjukkan apakah semua variabel bebas (modal. 2007. dan pengalaman terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU (Y). USU Repository © 2009 .Kesimpulan: Hasil pengujian yang telah dilakukan: a. dan pengalaman) yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh yang sama-sama terhadap variabel terikat (memulai usaha kecil) pada Pajak USU. Langkah-langkah dalam pengujian adalah sebagai berikut: aaaaaaaa. cccccccc. dddddddd.Mencari nilai Ftabei dengan cara menentukan tingkat kesalahan (a) dan menentukan derajat kebebasan (df).

dan pengalaman terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU (Y).Kriteria pengambilan keputusan: H0 diterima jika Fhitung < Ftabei pada a = 5 % Ha diterima jika Fhitung > Ftabei pada a = 5 % iiiiiiii.0. ffffffff.05 : 5) = 2. emosional. 2007.Ftabel dapat dilihat pada a = 5%. dan X5) yaitu variabel modal. Dengan derajad bebas pembilang = k .i = 5.68. pendidikan. peluang.Mencari nilai Fhitung dengan menggunakan tabel ANOVA sebagai hasil pengolahan data SPSS versi 12. hhhhhhhh. dan X5) yaitu variabel modal. X4. X2.Ha : bi + b2 + b3 + b4 + b5 + O Artinya secara bersama-sama terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel bebas (Xis X2.i = 6 . Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). emosional. X4. peluang. X3.Dari tabel ANOVA diperoleh Fhitung sebesar 3. pendidikan. X3.272 Maka Ha diterima karena Fhitung > Ftabel pada a = 5 % Artinya secara bersama-sama terdapat pengaruh yang positif dari variabel bebas (Xi. dan pengalaman terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU (Y). USU Repository © 2009 .5 = 22. Dan derajad penyebut = n . maka Ftabei (0.k = 27 . gggggggg.

dan pengalaman terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU (Y). X3.2. Untuk melakukan uji-t menggunakan Tabel Coefficients. dan pengalaman terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU (Y). Hasil pengujian: oooooooo. pendidikan. X4.Menentukan kriteria pengambilan keputusan. emosional. k = 6 Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). pppppppp. X2. llllllll. peluang.Model hipotesis yang digunakan dalam uji -1 adalah sebagai berikut: H0: bi . emosional.Kesimpulan . dan X5) yaitu variabel modal. mmmmmmmm. yaitu 27 k = jumlah variabel yang digunakan.Mencari nilai thitung dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 12.b5= 0 artinya secara parsial terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel bebas (Xi. Ha : bi . X3. pendidikan.ttabel diperoleh dengan derajat kebebasan = n .0. USU Repository © 2009 . X2. Langkah-langkah pengujian adalah sebagai berikut: jjjjjjjj. X4.k n = jumlah sampel. nnnnnnnn.bs = 0 artinya secara parsial tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel bebas (Xi.Menentukan model hipotesis untuk Ho dan Ha. peluang. Uji Signifikan Individual (Uji-t) Uji-t dilakukan untuk mengukur besarnya pengaruh variabel bebas (independen) secara individual terhadap variabel terikat (dependen). kkkkkkkk. 2007.Mencari nilai ttabel dengan cara menentukan tingkat kesalahan (a) dan menentukan derajad kebebasan (df). dan X5) yaitu variabel modal.

sebesar thitung = 1.13 Maka H0 diterima karena -ttabei < thitung < ttabei pada a = 5 % Artinya secara parsial tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel pendidikan (X3) terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU 4. thitung = 2.6 = 25 Uji .Kriteria pengambilan keputusan Ho diterima jika -ttabel < thitung < ttabel pada a = 5 % Ha diterima jika thitung < -ttabel atau thitung > ttabel pada a = 5 % rrrrrrrr.04 Maka Ha diterima jika thitung < ttabel pada a = 5 % Artinya secara parsial terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel emosional (X4) terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU.Dan derajad bebasnya adalah = n .080 qqqqqqqq.k = 27 . uuuuuuuu. tttttttt.570 dengan tingkat signifikan = 0.025 : 21) = 2. Variabel emosional (X4). sebesar thitUng= 1.Dari Tabel Coefficients dapat dilihat: ssssssss.03 Maka H0 diterima karena -ttabei < thitung pada a = 5 % Artinya secara parsial terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel modal (Xi) terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU.816 dengan tingkat signifikan = 0.t yang digunakan adalah uji dua arah maka ttabel (0.Variabel pendidikan (X3).878 dengan tingkat signifikan = 0. USU Repository © 2009 .04 Maka Ha diterima jika thitung < ttabei pada a = 5 % Artinya secara parsial terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel peluang (X2) terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU. 2007. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). thitung= -1.Variabel peluang (X2).Variabel Modal (X1).292 dengan tingkat signifikan 0.

17 di atas dapat dilihat bahwa koefision korelasi (R) sebesar 0.562 atau 56.5. e. Hasil pengujian koefision determinan dapat dilihat dengan menggunakan bantuan Sofware SPSS versi 12. emosional.2%.8%. Dari data hasil penelitian diperoleh bahwa ada dua variabel yaitu peluang (X2) dan emosional (X4) yang mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU (Y).662 yang menunjukkan adanya hubungan dimana koefisien determinan R2 sebesar 0.50 Maka Ho diterima karena -ttabel < thitung < ttabel pada a = 5 % Artinya secara parsial tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel pengalaman (X5) terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU. pendidikan. emosional (X4).17. thitung = -0. 2007.561 dengan tingkat signifikan 0. peluang ( X2).2% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU (Y) secara bersama-sama. 3.0. USU Repository © 2009 . dan pengalaman sebesar 43. dan pengalaman (X5). Pengujian Koefisien Determinan (R ) Pengujian koefisien determinan (R2) digunakan untuk persentase sumbangan variabel modal (Xi).0 pada Tabel 4. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). pendidikan (X3).438 berada diantara 0 < R2 < 1. Dengan kata lain 56. peluang. Ini menunjukkan variasi memulai usaha kecil pada Pajak USU dipengaruhi oleh variasi variabel modal. Variabel pengalaman (X5).438 = 0. Berdasarkan Tabel 4. Dengan demikian nilai variabel yang tidak dimasukkan dalam model adalah e = 1 .

Terdapat pengaruh variabel emosional (X4) yang signifikan terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). yyyyyyyy. Hasil penelitian Berdasarkan penjelasan dan analisis yang telah dikemukakan maka masalah yang terdapat dalam rumusan masalah telah dapat dijawab yaitu: I . emosional. aaaaaaaaa.Secara simultan variabel modal peluang.Secara parsial / individual variabel peluang dan variabel emosional yang mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap memulai usaha kecil pada pajak USU (Y). USU Repository © 2009 . dan pengalaman memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap memulai usaha pada pajak USU (Y).H. Terdapat pengaruh variabel modal (X1) yang tidak signifikan terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU. hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: zzzzzzzz. Melalui pengujian hipotesis. dan pengalaman memiliki pengaruh yang signifikan terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU. xxxxxxxx. vvvvvvvv. pendidikan.Terdapat pengaruh variabel pengalaman (X5) yang tidak signifikan terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU. Sementara variabel modal. wwwwwwww. pendidikan.Terdapat pengaruh variabel pendidikan (X3) yang tidak signifikan terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU.Terdapat pengaruh variabel peluang (X2) yang signifikan terhadap memulai usaha kecilpada Pajak USU. 2007.

818) lebih besar dari ttabel (1.721). serta memberikan saran yang mungkin akan bermanfaat bagi pengusaha (pedagang) dan pengolola Pajak USU untuk memperbaiki kekurangannya dalam upaya peningkatan terhadap baik pendapatan maupun kesinambungan usaha mereka pada masa yang akan datang.BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi.721). Penulis memberikan kesimpulan atas penelitian yang telah dilakukan. Hal ini dibuktikan besarnya nilai thitung (1. Hal ini dibuktikan besarnya nilai thitung (1. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). Kesimpulan bbbbbbbbb.721).Variabel pendidikan (X3) berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU (Y). USU Repository © 2009 . 2007.816) lebih besar dari ttabei (1. eeeeeeeee. ccccccccc.721).292) lebih besar dari Wi (1.Variabel modal (Xi) berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU (Y).570) lebih kecil dari ttabel (1. Hal ini dibuktikan besarnya nilai thitung (1.Variabel peluang (X2) berpengaruh signifikan terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU (Y). Adapun faktor-faktor yang mendorong wirausahawan memulai usaha kecil studi kasus pada Pajak USU adalah sebagai berikut: A. Hal ini dibuktikan besarnya nilai thitung (2.Variabel emosional (X4) berpengaruh signifikan terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU (Y). ddddddddd.

Bagi pihak pengolola. dan pengalaman memiliki pengaruh yang signifikan terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU.8% artinya bahwa memulai usaha kecil pada Pajak USU dipengaruhi oleh variabel modal. emosional.05 pada tingkat kepercayaan 95 %.Secara parsial diantara variabel bebas yang diteliti ternyata variabel emosional (X4) yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap memulai usaha pada Pajak USU. ggggggggg. B. 2007.Bagi pihak pedagang. Hal ini dapat dilihat dari nilai Fhitung sebesar (3. peluang. SARAN Dengan adanya keterbatasan dalam penelitian ini sehingga peneliti belum dapat menjawab semua yang terkait veriabel memulai usaha kecil studi kasus pada pajak USU. emosional.561) lebih kecil dari ttabel (1. USU Repository © 2009 . Hal ini dibuktikan besarnya nilai thitung (-0. iiiiiiiii. pendidikan. hhhhhhhhh.Secara simultan variabel modal.275 dan nilai signifikan terkecil sebesar 0. maka saran yang dapat disampaikan oleh peneliti sebagai berikut: jjjjjjjjj.272) dengan tingkat signifikan 0.Variabel pengalaman (X5) berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap memulai usaha kecil pada Pajak USU (Y).721).fffffffff. peluang. kkkkkkkkk. dan pengalaman.04 di antara variabel bebas lainnya. harus meningkatkan daya inovasi dan kreativitas produkproduk yang dipasarkan serta meningkatkan kualitas dan pelayanan. harus menyediakan sanitas yang baik dan bersih sehingga para konsumen merasa nyaman untuk membeli dan menikmati Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). Hal ini diketahui dari nilai Standardizer Coefficients tertinggi sebesar 0. pendidikan.Melalui indentifikasi determinan diketahui bahwa nilai R2 sebesar 43.024 < 0.

pemerintah berkerja sama dengan pihak pembinaan usaha kecil. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).Bagi pemerintah. salah satunya dengan memberikan pelatihan mengenai perencanaan keuangan dan pencatatan laporan keuangan bagi usaha kecil.makanan di Pajak USU. USU Repository © 2009 . 2007.Bagi pihak akademis. menyediakan pinjaman bagi usaha kecil dengan suku bunga yang rendah. Selain itu juga disediakan fasilitas air bersih untuk mempermudah kelancaran usaha. mmmmmmmmm. memberikan pelatihan untuk pembinaan usaha kecil. lllllllll.

id/sector/omset (16 Maret 2006). 2007. Medan. Medan. Jakarta Jogiyanto. (Tidak dipublikasi). Jakarta. Kiat Sukses Berwirausaha. Pratisto. G Longenecker. USU Repository © 2009 . PT. Metode Riset Untuk Bisnis dan Ekonomi. Erlangga. PT.DAFTAR PUSTAKA Abdinagoro. Siregar.bps. Barney. Kunci Sukses berwirausaha. Analisis Sumber dan Penggunaan Dana Pada Usaha Dagangan Dipusat Jajanan USU. Suryana. William. 2004. Guntur. Ouchi. edisi pertama. 2004. Edisi revisi. Kuncoro. Jakarta. edisi revisi.go. Kewirausahaan: Pedoman Praktis. Irwantono. 2003. Kiat Praktis Membuka Usaha. Alex Media Komputindo. (Tidak Dipublikasi). 2002. 2003. London Biro Pusat Statistik (BPS). Jakarta. Arif 2004 Cara Mudah Mengatasi Masalah Statistik dan Rancangan Percobaan dengan SPSS. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). Jakarta. Jakarta. Skripsi SI Fakultas Ekonomi Universutas Sumatera Utara. Kiat dan Proses Menuju Sukses. Penelitian USU. Salemba Empat. 2003. Jakarta. Mudrajad. Bramantoro. Langkah-langkah Menjalankan Bisnis. Anoraga. 2004. Salemba Empat. Edisi Pertama. Jay. Justin. 2000. Jossey-Bass Publishet. Jakarta. http://www. Gramedia Widiasarana Indonesia. Jilid Pertama. Musrofi. PT. Jakarta Selatan. Kewirausahaan dan Usaha Kecil. Rineka Cipta. Alex Media Komputindo. Sarosa. Metodelogi Penelitian Bisnis. Pandji. (2005). BPFE. Republika. Yogyakarta. 2004. Emban Pratia. Edisi bahasa Indonesis. Organization Economic. Eksistensi dan Pengaruh Sektor Informal sebagai Tempat Jajanan Di lingkungan USU. Kewirausahawan Manajemen Usaha Kecil. M. 2001. 2004. Sutrisno. PT. 1996. Elex Media Komputindo. Medan. Pietra.

smeru. www. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). Jakarta. Sugiyono. (04 Mei 2005).smeru.id/newslet. Zimmerer. 2005. Penerbit Andi. 2003. Scarborough. Sulipan. PT. Metode Riset Bisnis. New Letter. 2003. 2004. Prenhall Indonesia. yogyakarta. edisi kelima. Gramedia Widiasarana Indonesia. Kewirausahaan: Manajemen Usaha Kecil. 2007. Norman M.or. USU Repository © 2009 . Sulisyanto. edisi Bahasa Indonesia. Pengantar Kewirausahaan dan Manajemen Bisnis Kecil. 2006. Jakarta. Mengembangkan Kemampuan dalam Bidang Usaha. 2002. Metode Penelitian Bisnis.Sutrisno. Rizki.or. Jakarta.2004. Alfabata. Wahyuni. profil Usaha Kecil dan Menengah. Thomas W.id (11 Maret 2005). www.

2007. Neraca vvvvvvvvv.Catatan harian. ooooooooo.STS = Sangat Tidak Setuju uuuuuuuuu. Tempat/Tanggal Lahir Umur Alamat Sekarang Pendidikan terakhir anda Jenis Dagangan : Makanan & Minuman Lama Berjualan Tahun/bulan Pembukuan yang anda buat : a.TS = Tidak Setuju ttttttttt.KS = Kurang Setuju sssssssss. Cara pengisian kuesioner nnnnnnnnn. Indentitas responden Nama Jenis Kelamin Status".Mohon memberikan jawaban yang sebenar-benarnya dengan cara memberikan tanda check ( V ) pada kolom jawaban yang telah disediakan. Adapun makna tanda tersebut adalah sebagai berikut: ppppppppp. 2.Pilihlah salah satu jawaban yang paling sesuai menurut Bapak/Ibu/Saudara. USU Repository © 2009 .SS = Sangat Setuju qqqqqqqqq.Lampiran I Kuesioner Analisis Faktor-faktor yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (studi kasus pada Pajak USU) 1. Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).Setelah melakukan pengisian mohon Bapak/Ibu/Saudara mengembalikan kepada yang menyerahkan kuesioner.Laporan Laba/rugi wwwwwwwww.S = Setuju rrrrrrrrr.

USU Repository © 2009 .Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). 2007.

memperlancar anda dalam memulai dan menjalankan usaha kecil pada Pajak USU Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). 2007. USU Repository © 2009 .

USU Repository © 2009 . 2007.Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).

LAMPIRAN II UJI VALIDITAS Reability Coefficients N of Cases = 20 Alpha =0. USU Repository © 2009 . 2007.935 N of Items = 20 Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).

2007. USU Repository © 2009 .939 N of Items = 19 Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).Reability Coefficients N of Cases = 20 Alpha = 0.

2007. USU Repository © 2009 .Regression Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).

USU Repository © 2009 . 2007.Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).

Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU). USU Repository © 2009 . 2007.

USU Repository © 2009 . 2007.Fajrinur : Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai Usaha Kecil (Studi Kasus Pada Pajak USU).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful