9

4. Pahtway
Partus

Perubahan Fisiologis

Perubahan Psikologi

Sistem edokrin Estrogen dan progesteron turun prolaktin meningkat Penambahan sistem vaskuler dan limfatik sekitar payudara Pembesaran payudara Gangguan rasa nyaman nyeri

Sistem kardiovaskuler Peningkatan cardiac output kala 1 dan 2 Hipovolemi

Sistem urinary VU mengalami trauma Hipovolemi Distensi VU

Sistem gastrointestinal Penurunan tonus otot abdomen rasa tidak nyaman pada perineum Penurunan mobilitas usus Gangguan eliminasi BAB konstipasi

Sistem reproduksi Servik : - edema - tipis - terbuka - memar Vagina ruptur Episiotomi Nyeri Resiko tinggi infeksi

Sistem muskuloskeletal Kelahiran bayi Trauma muscular Nyeri pada kaki akibat tegangan otot dan penggunaan tenaga waktu partus Aktivitas menurun

Dependent - Terjadi selama 1-2 hari post partum - Itu sangat tergantung pada orang lain - Memerlukan pemeliharaan dan perlindungan - Ketidaknyamanan fisik akibat episotomi hemoroid nyeri pada perut Resiko tinggi ketidakmampuan merawat diri

Dependent independent - Ibu mulai tidak tergantung pada orang tua - Mulai merawat bayi - Orang tua mulai menerima tanggung jawab

Independent - Kemampuan merawat diri dan bayi meningkat - Penyesuaian terhadap suatu sistem interaksi antar anggota keluarga - Sering terjadi stress pada orang tua Perubahan keluarga bonding

Perdarahan keluar Hb turun Hb meningkat Resiko tinggi gangguan keseimbangan cairan

Obstruksi Gangguan eliminasi BAK retensi urin

Cemas

21 6. Pathway
Vasokontriksi secara umum Hipertensi Perubahan perfusi utera plasental dan jaringan

Vasospasme Trombospasme ke prostacyklin meningkat sensitivitas angiotensi II meningkat

Lesi pada arteriola pada utero plasental

IUGR Plasenta abrupsio / solusio plasenta Kontraksi uterus meningkat Kelahiran preterm Proteinuria Plasma asam urik dan kreatinin meningkat Oliguria Retensi Na meningkat Edema Pitting edema Terlihat edema di muka, tangan dan perut Gangguan integritas kulit

Resiko tinggi injuri pada bayi

Glomerulus rusak

Kelebihan volume carian

Edema secara umum Perfusi placenta menurun Produksi plasental endotelin Pertukaran cairan dari intravaskuler ke intraseluler (volume plasma menurun, Ht meningkat)

Kelebihan vol. cairan

Gangguan integritas jaringan Resiko tinggi injuri pada ibu Ketidakberdayaan Cemas Tidak efektif koping individu Gangguan pertukaran gas

Spasme korikol otak

Intabilitas CNS

Sakit kepala Hiperrefleksia Perubahan afek (Emosi, mood, concensus)

Edema paru Spasme arteriola retina Pembekuan atau penggantian intravaskuler Sel-sel endotel rusak Hemolisis sel darah

Dipsnea Penglihatan kabur Skotoma

Menurun ekspansi paru-paru Gangguan persepsi sensori visual

Haemoglobin menurun Hiperbilirubinemia pada ibu

Tidak adekuatnya daya tahan tubuh Resiko tinggi infeksi

Microemboli hati limpa rusak

Ezim pada limpa meningkat (SGOT, LDH) Mual / muntah Nyeri epigastrium Nyeri pada kuadran kanan atas Glukosa dalam darah menurun Limpa ruflus (pecah) Trombositropenia

Gangguan rasa nyaman : nyeri

Penyimpanan seluruh platelet dan fibrin

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful