Pengertian Perusahaan a.

Menurut pemerintah Belanda: Yaitu sekelompok perbuatan-perbuatan yang dilakukan secara tidak terputus-putus dengan terang-terangan dalam kedudukan tertentu dan untuk mendapat laba. b. Menurut Molen Graaff Adalah perbuatan-perbuatan yang dilakukan secara terus menerus bertindak keluar untuk memperoleh penghasilan dengan memperniagakan/memperoleh barang-barang atau dengan mengadakan perjanjian dagang. 2. Pengertian Menjalankan Perusahaan  Menurut Menteri Kehakiman Belanda Dikatakan adanya perusahaan apabila pihak yang berkempentingan bertindak secara tidak terputus–putus dan terang-terangan, serta didalam kedudukan tertentu untuk memperoleh laba-rugi bagi dirinya sendiri.  Menurut Molen Graaff Suatu perusahaan harus mempunyai unsur-unsur: 1. Terus-menerus atau tidak terputus-putus 2. Secara terang-terangan (karena hubungannya dengan pihak ketiga) 3. Dalam kualitas tertentu (karena dalam lapangan perniagaan) 4. Menyerahkan barang-barang 5. Mengadakan perjanjian-perjanjian perdagangan 6. Harus bermaksud memperoleh laba. 3. Pengertian Hukum Perusahaan Kompleks peraturan baik yang tertulis maupun tidak tertulis, yantg bersifat memaksa, yang mengatur perbuatan-perbuatan yang dilakukan secara terus menerus dalam kedudukan tertentu dilingkungan perniagaan dengan tujuan mendapatkan keuntungan. KEDUDUKAN HUKUM PERUSAHAAN DALAM SISTEM HUKUM DI INDONESIA A. Jika dilihat dari subyeknya, maka Subyek Hukum : Pribadi kodrati Pribadi hukum B. Jika dilihat dari obyeknya, maka: Dapat berupa benda baik berwujud atau immaterial C. Jika dilihat dari hubungan hukumnya, maka Berasal dari perikatan karena perjanjian atau undang –undang Dari ketiga hal tersebut dapar disimpulkan bahwa letak atau kedudukan hukum perusahaan ada dihukum perdata, tepatnya diatur dalam hukum pribadi dan hukum harta kekayaan.

maka secara paradigma dapat digambarkan sbb: . Subyek hukum perusahaan  Pribadi kodrati (orang) Orang didalam hukum adalah pembawa hak dan kewajiban pembawa hak: berlakunya seseorang sebagai pembawa hak mulai dari saat ia dilahirkan dan berakhir pada saat ia meninggal.Hubungan hukum perusahaan dengan hukum dagang adalah : Lex Specialis Derogat Lex Generalis . obyek hukum.  Buku II “ Perihal Benda” memuat hukum kekayaan yang mengenai hak-hak dan kewajiban-kewajiban yang berlaku terhadap orang-orang atau pihak-pihak yang tertentu.Hubungan hukum dagang terhadap hukum perdata adalah : Lex Specialis Derobat Lex Generalis Sebagai bahan bukti dapat dilihat  Pasal 1 KUHD : Ketentuan-ketentuan KUH Perdata berlaku pula bagi KUHD. 1. Bahkan bila perlu untuk kepentigannya. dan hubungan hukum.  Kebiasaan-kebiasaan yang berlaku  HUBUNGAN HUKUM PERUSAHAAN DENGAN HUKUM DAGANG DAN HUKUM PERDATA  Bila hukum perusahaan diartikan sebagai komlek hukum yang mengatur organisasi dan kegiatan perusahaan untuk mencari keuntungan. dapat dihitung surat hingga orang itu berada didalam kandungan asal saja kemudian ia dilahirkan hidup (Ps2 KUHPer). kecuali jika KUHD sendiri mengaturnya secara khusus.Hukum Perusahaan dalam praktek diatur dalam :  KUH Perdata  KUH Dagang  Peraturan lain diluar KUH Perdata dan KUHD mis:  UU No.  Buku III “ perihal Perikatan” memuat hukum kekayaan yang mengenai hak-hak dan kewajiban-kewajiban yang berlaku terhadap orang-orang atau pihak pihak yang tertentu.  UU Pasar Modal.  SISTEMATIKA HUKUM PERDATA  Buku I “ Perihal orang” memuat hukum tentang diri seseorang dan hukum kekeluargaan.  Buku IV „Perihal Pembuktian dan lewat waktu (daluwarsa)” memuat perihal alat-alat pembuktian dan akibat-akibat lewat waktu terhadap hubungan-hubungan hukum untuk selanjutnya pembahasan menganai hukum perusahaan akan difokuskan pada pembahasan mengenai subyek hukum.  Pribadi hukum .  Pasal 1319 KUH Perdata Semua Perjanjian yang bernama atau tidak bernama tunduk pada titel 1 dan 2 Buku III KUH Perdata. 1/1995 Tentang PT.

Ciri khas dari perusahaan adalah : . tempat sesungguhnya dimana ia berada. untuk menentukan hakim yang berwenang mengadili perkara warisan. Sumber: http://id.Pribadi hukum yang menjadi badan hukum karena diciptakan oleh UU. domisili yang ditentukan oleh seseorang  /kumpulan orang.Setiap orang/kumpulan orang-orang menurut hukum harus  mempunyai tempat tinggal yang dapat dicari dan mempunyai  tempat kedudukan tertentu. Perusahaan adalah segala bentuk usaha yang menjalankan setiap jenis usaha yang bersifat tetap. Domisili Hukum Domisili :  a.Terang-terangan .Mendapat keuntungan .Pembukuan.  Domisili Penghabisan atau rumah kematian: domisili dimana seseorang meninggal dunia. bekerja.  b. berada dan didirikan di wilayah Negara Indonesia dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan atau laba. . domisili yang dipilih para pihak bila terjadi sengketa. Tujuan: untuk menentukan dimana seseorang atau kumpulan  orang-orang dipanggil dan ditarik dimuka hakim.com/law-and-politics/corporate-law/2167500-hukumperusahaan/#ixzz1z1oQ9kdA HUKUM PERUSAHAAN adalah semua peraturan hukum yang mengatur mengenai segala jenis usaha dan bentuk usaha. Macam:  Domisili hukum. Badan Usaha. terus menerus.Bersifat tetap .  Domisili Penyelesaian Sengketa.shvoong.Bekerja terus menerus .  3.

.Status pegawainya adalah Pegawai Negeri Sipil.Pimpinannya disebut Kepala. . . Dengan ciri-ciri sebagai berikut : . . Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) UU Nomor 19 Tahun 1969 tentang bentuk-bentuk BUMN 1.Mempunyai hubungan hukum publik.Adanya kehendak. o Surat izin bisa didirikan asal mendapatkan izin dari pemerintahan setempat. o Pasal 1 ayat (3) tentang lembaga-lembaga usaha perdagangan. .Adanya tujuan. Unsur-unsur usaha yang dikatakan sebagai badan hukum :      o Adanya harta kekayaan yang dipisahkan o Mempunyai tujuan tertentu o Mempunyai kepentingan sendiri o Adanya organisasi yang teratur o Proses pendiriannya mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Perusahaan Dagang ( PD )    o Aturan perusahaan dagang Keputusan dari Menperindag No. .Adanya kepentingan terhadap sesuatu. .Memperoleh fasilitas dari Negara.Pabrik servis.Adanya kerjasama untuk mencapai tujuan. PERJAN (Perusahaan jawatan) .Perkumpulan : Dalam arti luas perkumpulan yang berbadan hukum dan tidak berbadan hukum. . Dalam arti sempit misalnya perkumpulan advokat seIndonesia (asosiasinya) tidak mendapat keuntungan. lembaga perdagangan adalah suatu instansi atau badan yang dapat membentuk perseorangan atau badan usaha. 23/MPR/KEP/1998 tentang Lembaga-lembaga Usaha Perdagangan.Merupakan bagian dari departemen .

.Statusnya badan hukum .Modal dipisahkan dari kekayaan Negara . 1. Direksi dan Komisaris.Organnya terdiri dari RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).Pegawainya perusahaan. PERSERO (Perusahaan perseorangan) Yaitu perusahaan dalam bentuk perseroan terbatas yang saham-sahamnya untuk sebagian atau seluruhnya (minimal 51 %) dimiliki oleh Negara. .Mempunyai nama dan kekayaan sendiri.Mencari keuntungan. Sumber Hukum Perusahaan Sumber hukum perusahaan adalah setiap pihak yang menciptakan kaidah-kaidah mengenai hukum perusahaan. .Dapat dituntut dan menuntut.Makna usahanya disamping pabrik servis juga mendapatkan keuntungan. . (Bab I) .1.Hubungan dalam usaha adalah berdasarkan hukum perdata.Suatu berbadan hukum. o Masyarakat sendiri yang biasa menciptakan kopensi (dalam bidang usaha) Pasal 1319 KUH Perdata : yang menyatakan bahwa semua perjanjian baik bernama maupun tidak bernama tunduk pada ketentuan umum yang termuat dalam Bab ini. . . .Peran negara adalah tonggak saham. . PERUM (Perusahaan umum) .Dipimpin oleh seorang Direksi. .Dipimpin oleh Direksi. .Bergerak dalam bidang yang penting. . antara lain :     o Badan Legislatif ( UU ) o Pihak-pihak yang mengadakan perjanjian untuk membuat kontrak o Hakim yang memutus perkara yang menciptakan yurisprudensi.Status kepegawaiannya dalam status kepegawaian Negara. .

. Pasal I KUHD : bahwa setiap undang-undang hukum perdata berlaku juga Bab perjanjian yang diatur dalam setiap undang-undang ini. . Kriteria kebiasaan yang di pakai sebagai sumber hukum bagi pengusaha : .Pasar modal . 2. asuransi. Bab II : Tentang perikatan yang timbul dari perjanjian.Ketentuan mengenai perasuransian.Perseroan Terbatas.Jual beli . Kontrak Perusahaan.UU BUMN . pergudangan.Bab I : Tentang perikatan pada umumnya. 4.Putusan perkara merk Nomor /341/PK PDT/1986 . Dalam kontrak perusahaan sering melibatkan pihak ketiga dalam hal penyerahan barang (perusahaan ekspedisi).Srnopi dan Stok Nomor 1272/1984 Kebiasaan Merupakan sumber hukum yang dapat diikuti oleh para pengusaha.Pengangkutan di darat. 3.UU Kekayaan Intelektual . Kontrak perusahaan merupakan sumber pertama kewajiban serta hak serta tanggung jawab para pihak. Dalam Yurisprudensi kewajiban dan hak yang telah ditetapkan oleh hakim di pandang dengan dasar yang adil untuk menyelesaikan sengketa dan hak para pihak Misalnya yurisprudensi : . 1.Perkoperasian . air dan udara. Peraturan perundang-undangan lainnya yang dibentuk oleh pemerintah : . dsb. Asas kebiasaan berkontrak yaitu pasal 1338 ayat (1) Semua perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya.

UU Nomor 1 Tahun 1995 : PT .Mengenai kewajiban dan hak yang seharusnya di penuhi.. Perjanjian Baku yaitu dimana salah satu pihak telah menuangkan perjanjian tersebut didalam format formulir.Menuju akibat hukum yang dikehendaki oleh para pihak. PP Nomor 27 Tahun 1978 pasal (3) Pengambilalihan adalah perbuatan hukum atau badan hukum atau orang perorangan untuk mengambil alih baik seluruh atau sebagian besar saham perseroan yang dapat mengakibatkan beralihnya pengendalian terhadap perseroan tersebut.Perbuatan yang bersifat keperdataan . .Tidak bertentangan dengan UU dan kepatutan .PP Nomor 27 Tahun 1978 pasal (3) UU Nomor 1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas (pasal 103-105) Wewenang untuk mengakuisisi adalah RRPS Jeni-jenis Akuisisi : Ditinjau dari segi kekuasaan perseroan   Akuisisi Internal yaitu akuisisi terhadap perseoan dalam kelompok atau group sendiri. Akuisisi = Pengambilalihan (take over) .Diterima oleh para pihak secara sukarela karena dianggap hal yang lebih dan patut. . Akuisisi Eksternal yaitu akuisisi terhadap perseroan luar atau group sendiri atau terhadap perseroan dari kelompok lain. Ditinjau dari segi keberadaan perseoan   Akuisisi pinansial yaitu akusisi terhadap beberapa perseroan tertentu dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan pinansial memperbaiki kondisi perseroan-perseroan terakuisisi. Akuisisi Horizontal yaitu akuisisi perseroan yang memiliki produk dan jasa yang sejenis atau pesaing yang memiliki daerah kekuasaan yang sama dengan tujuan untuk memperluas pasar. . Akusisi strategis yaitu akuisisi engan tujuan untuk menciptakan sinergi berdasarkan pertimbangan angka panjang.UU Nomor 7 Tahun 1992 : Perbankan .

Perseroan yang rugi menjadi stabiii kerugiannya. Kerugian Akuisisi     Pemegang saham royalitas makin terdesak oleh pemegang saham mayoritas Secara diam-diam akuisisi cenderung menuju pada pusat penguasaan ekonomi pada pusat penguasan tertentu dalam bentuk monopoli. . Pemasukan pendapatan Negara disektor pajak akan berkurang karena daftar laba rugi menunjukan angka rendah bagi bayar pajaknya. Perseroan mengakuisisi dapat menguasai pasar dengan bebas sehingga menjadi pemegang monopoli dan dalam hal ini sulit di awali karena belum ada undang undang anti monopoli. Kualitas atau mutu barang dapat di tingkatkan. Tujuan Akuisisi Bank Dapat mendorong kinerja bank dan system kinerja nasional Tidak menimbulkan permusuhan kekuatan ekonomi pada suku cadang atau dalam bentuk monopoli yang merugikan masyarakat. Pengaruh persaingan dapat dikurangi Kedudukan atau keuangan erseroan bertambah kuat Arus barang ke pasaran terjamin. Akuisisi Bank Diatur dalam PP Nomor 28 tahun 1999 dan Perbankan UU Nomor 10 tahun 1998 Dalam pasal 1 angka 4 : akuisisi pangambil alihan kepemilikan suatu bank yang mengakibatkan beralihnya pengendalian terhadap bank. Syarat Akuisisi Bank Mendapat izin dari Bank Indonesia (penting) karena Bank Indonesia sebagai pusat yang bertanggung jawab terhadap bank-bank yang ada di Indonesia.Akuisisi Vertical yaitu akuisisi terhadap beberapa perseroan yang memiliki produk atau ketentuan sejenis dengan tujuan untuk mengurangi mata rantai dari hulu sampai ke hilir. Keuntungan Akuisisi Kelangsungan hidup perseroan terjamin karena makin kuat. Akuisisi Komkomerasi yaitu akuisisi bebrapa perseroan yang tidak mempunyai kaitan bisnis secara langsung dengan bisnis perseroan pengakuisisi dengan tujuan membentuk komlomerasi yag lebih besar.

mengapa akuisisi bisa dikatakan sebagai suatu langkah spekulasi.salah satu perusahaan mengalami kemunduran usaha. Pada merger cenderung bagaimana manajemen kedua perusahaan dapat menstabilkan setiap kebijakan karena dalam hal ini terjadi suatu penggabungan dua persuahaan menajadi satu perusahaan karena berbagai factor salah satunya. merger adalah suatu transaksi yang menggabungkan beberapa unit ekonomi menjadi satu unit ekonomi yang baru. Alasan dan Tujuan penggabungan dan peleburan. Oleh karena itu.akuisisi bisa merupakan suatu langkah spekulasi dari suatu perusahaan dalam menyelamatkan perusahaanya dari suatu kebangkrutan. Jadi bisa dikatakan. sehingga mereka dapat meningkatkan nilai perusahaan secara bersama-sama. dimana kondisi salah satu atau kedua perusahaan yang ingin bergabung sedang dalam ancaman bangkrut. Merger Akuisisi sebagai suatu pilihan dalam penyelamatan perusahaan tidak selalu merupakan hal yang absurd karena akusisi itu sendiri memiliki kekurangan tersendiri. sumber daya manusia serta aspek hukum dari perusahaan yang baru tersebut. Pada dasarnya merger adalah suatu keputusan untuk mengkombinasikan atau menggabungkan dua atau lebih perusahaan menjadi satu perusahaan baru. Penyebabnya bisa karena missmanagement atau karena faktor-faktor lain seperti kehilangan pasar. Dilihat dari motifnya.karena tak jarang suatu perusahaan yang bangkrut dan memilih akuisisi sebagai penyelamatan akhirnya peran serta perusahaan setelah akuisisi menjadi kian menipis karena kebijakan pengakuisisi menjadi kebijakan yang paling dominan. Melalui merger.katakanlah suatu perusahaan selamat dari kebangkrutan karena memilih akusisisi akan tetapi di sisi lain pesan serta perusahaan yang di akuisisi malah terpojok dengan kebijakan sang akuisitor.Memperbesar jumlah modal . baik terhadap aspek-aspek permodalan maupun aspek manajemen. . Proses merger umumnya memakan waktu yang cukup lama.- Tidak merugikan nasabah bank Akuisisi Akuisisi adalah tindakan pengambil alihan saham perusahaan secara sebagian atau secara keseluruhan guna menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan. karena masing-masing pihak perlu melakukan negosiasi.Merger juga dimaksudkan untuk menghindarkan perusahaan dari bangkrut. keusangan teknologi dan/atau kalah bersaing dengan perusahaan-perusahaan lainnya. Dalam konteks bisnis. penggabungan usaha tersebut dilakukan secara drastis yang dikenal dengan akuisisi atau pengambilalihan suatu perusahaan oleh perusahaan lain. kedua perusahaan tersebut akan bersama menciptakan strategi baru untuk menghindari risiko bangkrut. perusahaan-perusahaan melakukan merger sebenarnya didasarkan atas pertimbangan ekonomis dan dalam rangka memenangkan persaingan dalam bisnis yang semakin kompetitif. Cost saving dapat dicapai karena dua atau lebih perusahaan yang memiliki kekuatan berbeda melakukan penggabungan.

Memperhatikan kepentingan kreditur .Mengurangi persaingan Tujuan : .Kepentingan perseroan .Memperbesar sinergi perusahaan .Menyamakan jalur distribusi ..Harus memperhatikan kepentingan masyarakat dan persaingan sehat dalam melakukan usaha .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful