You are on page 1of 12

TUGAS KELOMPOK

PERENCANAAN BENDUNG

Kelompok 8 :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Kholivia Desi Ekasari
Muh. Roihan Azhari
Muh. Taufik Iqbal
Mulyanto
Daniel L. Pattikawa
Ibnu Rusydi Syarif
Bagus Adi Irawan

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM
DIREKTORAT SUMBER DAYA AIR
DIREKTORAT IRGASI DAN RAWA
Surabaya, Juni 2011

DATA ELEVASI DAN KEHILANGAN AIR
1.
-

Penentuan Elevasi Mercu Bendung
Elevasi sawah yang akan diairi
Kedalaman air di sawah
Kehilangan tinggi energi di saluran dan boks tersier
Kehilangan tinggi energi di bangunan sadap tersier
Kehilangan tinggi energi di bangunan Sekunder
Kehilangan tinggi energi di bangunan primer
Variasi muka air untuk eksploitasi di jaringan primer
Panjang dan kemiringan saluran primer
Panjang dan kemiringan saluran sekunder
panjang dan kemiringan saluran tersir & Kwarter
Kehilangan tinggi energi pada bangunan ukur di jaringan primer
Elevasi muka air yang diperlukan (eksploitasi normal)
Kehilangan tinggi energi di pintu pengambilan saluran
Panjang dan kemiringan kantong lumpur
Kehilangan tinggi di pintu pengambilan utama
Tinggi cadangan untuk mercu
JUMLAH
Dibulatkan 

:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:

636,46
0,05
0,08
0,08
0,15
0,08
0,10
0,16
0,45
0,44
0,45
638,48
0,10
0,06
0,10
0,10
638,84
639,00

m
m
m
m
m
m
m
m
m
m
m
m
m
m
m
m
m
m

2. Penentuan Dimensi Pintu Intake
q = 7,65 mm/hr = 0,885416667 lt/dt/ha


= 7,083 m³/dt


× 10,789
 Asumsi v = 1,5 m/dt

b diambil = h,dengan asumsi dibuat 2 bukaan, sehingga luas tiap pintu menjadi 4,316 m²
 lebar pintu 2,08 m dan tinggi bukaan pintu 2,08 m didapat lebar total pintu intake 6,16 m
3. Perhitungan bentuk dan Perhitungan Bentuk Mercu dan Lebar Bendung
- Rating Curve
No
1
2
3
4
5
6

hn
0,5
1
1,5
2
2,5
3

p
5,3
7,2
9,6
13,3
15,6
24,1

An
0,875
3,35
6,375
11,4
17,625
26,325

i
0,005
0,005
0,005
0,005
0,005
0,005

Ks
45
45
45
45
45
45

vn
0,957603309
1,91061151
2,421977774
2,871219024
3,451706556
3,374932367

R
0,16509434
0,465277778
0,6640625
0,857142857
1,129807692
1,092323651

Qn
0,837902896
6,400548558
15,44010831
32,73189687
60,83632806
88,84509457

Rating Curve Sungai
3.5
3
y = 0.5217ln(x) + 0.3153

2.5

Rating
Curve

2
1.5
1
0.5
0
0

20

40

60

80

100

Gambar Grafik Rating Curve

Dari grafik rating curve untuk Qt = 58 m3/dt, maka didapat h = 2,44 m
-

-

Perhitungan Lebar Bendung Efektif dengan melihat penampang sungai kita dapat
menentukan lebar efektif Bendung pada ketinggian air 2,44 m  didapat 13,3 m
Bb
= 120% x Bs = 15,9 m  16 m
Lebar Saluran Pembilas Bendung
Lebar sal. Pembilas = 1/6 × 16 = 2,67 m
Perhitungan Muka Air di Atas Bendung

Dengan melakukan trial dan error didapat harga Cd = 1,2  H1 = 2,77 m
4. Perhitungan Rating Curve di Hilir Bendung
Dengan tabel rating curve yang sama pada hulu bendung, maka didapat :
Rating Curve Sungai
3.5
3
y = 0.5217ln(x) + 0.3153

2.5

Rating
Curve

2
1.5
1
0.5
0
0

20

40

60
Gambar Grafik Rating Curve

80

100

Dari grafik rating curve untuk Qpenggerusan = 120 m3/dt, maka didapat h = 2,8 m, dan untuk
Q100 = 200 m³/dt didapat h = 3,07 m
5. Perhitungan Hidraulik Kolam Olak
- Kedalaman Lantai Peredam Energi
= 200/15 = 13,33 m³/dt
Elev. M.A Banjir = 639 + 3,1 = 642,1 m
qp
= Qp / Be
= 120 / 15 = 8  syarat memenuhi, dari grafik MDO – 1 didapat Hu = 2,4 m
Elv. M.A Hilir = 633 +2,4 = 636,4 m
Tinggi terjun aliran
Zd
= 642,1 -636,4
= 5,7 m

(
(

)
)

Dengan Ep = 0,18 , dari grafik MDO-1 didapat :

Dengan D2 = 1,8 m , maka Ds = 4 m  8 m.
-

Panjang Lantai Peredam Energi
Dengan Ep = 0,18 , dari grafik MDO-3, didapat :

= 1,8
Dengan Ds = 8 m , maka Ls = 15 m
-

Ambang Hilir
a = 0,2 x 1,8 = 0,36 = 1 m.
2a = 2 m.

-

Elevasi Dek Zerk
Udik = +642,1 + 1 = +643,1 m
Hilir
= +636,4 + 1 = +637,4 m

6. Perhitungan Kantor Lumpur
- Volume Kantong Lumpur :
Asumsi bahwa air yang dielakkan mengandung 5 / sedimen yang harus diendapkan di
kantong lumpur.
V = 0.0005 x Qn x T

Jika pembilasan di lakukan duaminggu sekali dan Qn = 12,948 m/dt.
V = 0.005 x 12,948 x 14 x 24 x 3600
= 7.831 m3 dibulatkan menjadi 8.000 m3
LB = Qn
0.004

=

12,948 =
0.004

3237

Karena L / B > 8, maka dapat dihitung : B < 20 m dan L > 161,5
Diambil : Vn = 0.40 m/dt
Ks = 45
Maka : An = Qn = 12,948 = 32,37 m2
Vn
0.4
0,4
Dengan harga rata – rata B = 20 m, kedalaman air hn menjadi :
hn = An = 32,37 = 1,6 m
B
20

Hn =1,6

18,4
21,6
Potongan melintang kantong lumpur dalam keadaan penuh Qn
Keliling basah :
On = 18,4 + 2 x 1,6  (1 + 12) = 21,6
Rn =

An = 32,37 = 1.49 m2
On
21,6

in dapat di tentukan sebagai berikut :
in = vn2 / (R2/3 x ks )2
= 0.42 / (1.492/3 x 45 )2
= 0.462 . 10 -4
Penentuan is (pembilasan , kantong lumpur kosong)
Qs = 1.2 x 12,948 = 15,5376 m2/dt
As =

Qs =
Vs

15,5376 = 10,35 m²
1.5

Lebar dasar b = 18,4 m
As = b x hs
10,35 = 18,4 x hs
hs = 0.56 m

0,56
18,4

Potongan melintang kantong lumpur dalam keadaan kosong Qs
Rs =

As =
Os

10,35
18,4 + 2 x 0,56

= 0,53 m

Untuk pembilasan ks diambil 40 m1/2 /dt
is =

(
Rs

Fr

=

)2

Vs
2/3

=

Ks

1.5²
= 0.00327
(0.532/3 x 40)²

1.5
= 0.64 < 1
 (9.8 x 0.56)

Ok

 =  g hs is = 1.000 x 9,8 x 0,56 x 0,00327 = 17,99 N/m2

El intake = 636,5
in = 0.462 . 10 -4

+635,4

+635,39

+634,9
Is = 0.003272
161,5 m
Potongan Memanjang Kantong Lumpur

V

= 0.50 x b x L + 0.5 (is – in) L2 b
= 0,5 x 18,4 x L + 0,5 (0,003272 – 0,00004)L² x 18,4

8000 = 9,2 L + 0.29 L2
L

= 151 m dibulatkan menjadi 160 m

Cek rencana muka air sungai Q1/5
Muka air pada Q1/5 = Q 40% tahunan = 23,2 m³/dt

Hs = 1.02

+635,39

1/3 Hs = 89.18

hs = 0.566
+634,3

Pengecekan efisiensi :
Wo = hn . vn

= 1,6 x 0.4 = 0.004 m / dt

+634,3

L

160

w = 0.004 = 1 m2
wo
0.004
w = 0.004 = 0.001
vo
0.4
Dari grafik Camp, diperoleh efisiensi 1  1

Bangunan Pembilas
Kedalaman air pembilas adalah 0,766 m dengan Qs = 15,53 m3/dt

6
88,63
87,73

Andaikan ada 5 bukaan a’ 200 m dan 4 pilar a’ 1.00 m
Bnf = 5 x 2,00 = 10.00 m
At = 21.24 x 0.56 = 10,00 x hnf

hnf = 1.62 m

Jadi kedalaman tambahan 1.62 – 0.766 = 0.86  0.9

Saluran Pembilas
Af = ( n + m) h2
16.2 = 3.5 h2
h = 2.15

b = 5.38  5.4 m

Rumus Strickler dengan ks = 35
Vf = ks Rf2/3 if1/2
1 = 35 x 1.67 2/3 x if1/2
if = 0.000412
kemudian muka air rencana di hilir pintu pembilas menjadi :
89.08 + 60 x 0.000412 = +89,18

Elevasi dasar titik temu sungai + 89.08 – 2.15 = 86.93, maka di sungai diperlukan bangunan terjun
dengan tinggi jatuh 0.93
SALURAN PEMBILAS

KANTONG LUMPUR

SUNGAI

PEMBILAS

TERJUNAN

89,40
89,18

88,63

89,08

87,73
2,15

86,95

86,93
0,93
60 m

POTONGAN MEMANJANG SALURAN PEMBILAS

Perhitungan Stabilitas Bendung

Gambar Perhitungan Stabilitas terhadap Tubuh Bendung

Gambar Perhitungan Stabilitas terhadap Gaya Uplift

Stabilitas bendung selama terjadi debit (Q100)

Vektor
Gaya
Vertikal
G1
G2
G3
G4
G5
G6
G7
G8
G9
G10
W1
W2
W3
W4
W5
W6
W7
W8
W9
W10
W11
W12
W13
W14
W15
W16
W17
W18
W19
W20
W21
W22
Ʃ Vertikal

Terhadap Titik K
Gaya

Lengan

Momen

-3.662
-4.171
-1.415
-6.211
-15.670
-1.500
-0.750
-5.000
-4.500
-4.000
3.326
3.740
31.555
2.918
30.803
2.730
24.190

5.96
7.58
8.47
6.11
3.88
8.50
7.58
2.50
2.25
2.00
30.99
30.44
27.94
25.96
23.34
20.94
18.33

-21.828
-31.615
-11.982
-37.952
-60.799
-12.750
-5.685
-12.500
-10.125
-8.000
103.079
113.858
881.655
75.751
718.942
57.170
443.408

2.556
27.582
2.384
7.863

15.94
13.31
10.95
9.80

40.743
367.115
26.108
77.059

1.633
1.919
2.093
4.269
6.799
1.448
1.859
18.374
-45.637
-3.065
-3.150
79.311

8.85
8.51
8.12
7.51
5.75
4.70
4.29
2.18
6.16
11.38
12.19

14.449
16.333
16.998
32.056
39.094
6.806
7.973
40.054
-281.122
-34.880
-38.399
2511.019

Stabilitas bendung selama terjadi debit (Q100)
Vektor
Gaya
Horizontal

Terhadap Titik K
Gaya

Lengan

Momen

G1
G2
G3
G4
G5
G6
G7
G8
G9
G10
Ʃ
Horisontal

3.662
4.171
1.415
3.211
10.670
1.500
0.750
5.000
4.500
4.000

5.75
4.81
4.22
4.75
4.94
2.25
2.50
2.50
1.50
0.50

38.879

21.059
20.062
5.970
15.254
52.709
3.375
1.875
12.500
6.750
2.000
141.553

Kontrol Terhadap stabilitas
SV=
79.311
SH=
38.879
S MT =
2511.019
S MG =
141.553
SM=
2369.466
Stabilitas terhadap guling :
SF = MT/MG
= 17.739

aman

Stabilitas terhadap geser :
SF = tg 37 . SV/SH
= 1.538

aman

Stabilitas terhadap daya dukung
tanah :
e = (SM/SV) - (L/2)
= 18.417
L= 22.918
L/6 = 22,918 / 6 …. > e
3.81966666666667 >
=
2,928

11

smax = (SV / L) *((1 +6 e)/L)
= 16.837
kontrol :
smax < sijin

16.837

<

105.555

Perhitungan Panjang Lantai Udik
Dalam desain diambil L/∆H = 4
Perhitungan dilakukan dengan kondisi tidak ada aliran dari udik, sehingga Q=0, Jadi
∆H
= 91.78 - 86.00
= 5.78
Panjang rayap seharusnya :
Lb >
4 x 5.78 = 23.12 m

Berdasarkan gambar, diperoleh
Lv = 26.5 m
Lh = 32 m
Lp = 26.5 + 1/3 x 32 = 37.167
Jadi : Lb yang dibutuhkan = 23.12 m
Lp = 37.167 > Lb = 23.12 ………….. Ok
Panjang lantai udik cukup memadai