You are on page 1of 25

1

The Passion Df Jesus a.s

PendahuIuan
ßeberapa Fatwa UIama ßesar

8erkenaan topIk penyalIban Ìsa a.s., memang berkembang beberapa pemahaman.
1. KrIstIanI beranggapan bahwa Yesus wajIb wafat dItIang salIb (karena InIlah IntI
darI ajaran penebusan dosa).
2. YahudI juga berkeIngInan untuk membunuh Yesus (Ìsa a.s.) karena dIa adalah
hamba yang terkutuk.
J. /uslIm (sebagIan besar) beranggapan bahwa Ìsa a.s. dIhIndarkan darI hukuman
salIb dan orang laInlah yang dIkorbankan, dan kemudIan Ìsa a.s. naIk kelangIt
dengan jasmanIyahnya (untuk hal InI sepemahaman dengan keyakInan umat
krIstIanI).

Semoga saya dIberI karunIa oleh Allah SWT untuk bIsa membuat rangkaIan tulIsan yang
panjang InI dengan berdasarkan dalIl·dalIl yang dapat dIpertanggung jawabkan, amIn.

KalI kesempatan pertama InI, sebagaI rasa hormat saya kepada ÌnstItusI Al Azhar, maka
IjInkan saya untuk mengutIp tulIsan/pendapat SyeIkh /ahmoud Shaltout (Rektor
UnIversItas Al Azhar CaIro, /esIr). Pendapat belIau InI adalah berkenaan apakah Ìsa
a.s. sudah wafat atau masIh hIdup (naIk ke langIt). Karena panjangnya tulIsan belIau
maka saya hanya akan mengutIp beberapa pokok tulIsan belIau.

8elIau mengutIp ayat 117 darI surah Al /aIdah, dan dalam ayat InI ada kata
¨tawaffaytanI¨ yang maknanya adalah mewafatkan. 0an belIau dalam mengartIkan kata
tawaffaytanI InI juga merujuk kepada ayat J2:11, 4:º7, 8:50. KemudIan SyeIkh Syaltot
menulIs : ¨Dleh sebab Itu adalah masuk akal, bahwa perkataan tawaffaytanI yang
dIsebut dI atas sehubungan dengan NabI Ìsa a.s. (Yesus) dalam surah Al /aIdah (117)
akan bermakna kematIan alamI secara wajar yang orang·orang memahamI dan yang
orang·orang berbahasa Arab mengertI darI teks dan konteks hubungan kedua·duanya.
/aka jIka kIta ambIl ayat InI menurut makna yang aslI dan sesuaI haruslah dIsImpulkan
bahwa NabI Ìsa (Yesus) wafat dan tak ada dalIl yg menguatkan anggapan bahwa belIau
masIh hIdup dan kematIan tIdak terjadI pada belIau. Juga tIdak beralasan untuk
mengatakan bahwa perkataan matI, wafat, dalam ayat Itu bermakna bahwa belIau
akan wafat sesudah turun darI langIt menurut pendapat yang tersebar bahwa belIau
hIdup dI langIt dan akan turun menjelang akhIr dunIa. ÌnI dIsebabkan ayat Itu
berbIcara dalam IstIlah yang jelas mengenaI hubungan belIau dengan kaum belIau
sendIrI, bukan kepada kaum laIn yang akan ada menjelang harI kIamat dan bukan
dengan mereka yang dIfahamI sebagaI umat /uhammad saw serta bukan kaum NabI Ìsa
(dI masa datang).¨ (Al /ajallah, KaIro /esIr)

0emIkIan pula dalam TafsIr Al Azhar Prof Hamka menulIs : ¨Adcpµn 0lcmc lndonesìc
ycn¤ men¤cnµt fchcm sepertì demìkìcn dcn menyctckcn pµlc fchcm ìtµ den¤cn
kcrcn¤cn ìclch ¤µrµ dcn cych hcmbc 0r. Sycìkh Abdµlkcrìm Amrµllch dì dclcm
bµkµnyc cl Dcµlµsh Shchìh, pcdc tchµn 1º24. 8elìcµ menyctckcn fchcm belìcµ bchwc
Ncbì lsc menìn¤¤cl dµnìc menµrµt c]clnyc dcn dìcn¤kct derc]ct belìcµ dì sìsì Allch,
]cdì bµkcn tµbµhnyc ycn¤ dìbcwc ke lcn¤ìt¨.

¨Scyìd Rcsyìd Rìdhc, sesµdch men¤µrcìkcn pendcpct·pendcpct chlì tcfsìr tentcn¤ cyct
ycn¤ dìtcnyckcn ìnì, men¤cmbìl kesìmpµlcn; ´1µmlch kctc tìdcklch cdc ncsh ycn¤
shchìh (te¤cs) dì dclcm Al Dµr´cn bchwc Ncbì lsc telch dìcn¤kct den¤cn tµbµh dcn
nycwc ke lcn¤ìt dcn hìdµp dì scnc...¨
2
Penangkapan dan PengadiIan

Ìsa a.s. (yesus) yang sudah mengetahuI akan rencana penangkapan akan dIrI belIau,
menjelang penangkapan belIau bersama murId belIau pergI ke bukIt CetsmanI. 0I sana
belIau berdoa dengan penuh ratap sangat pIlu memohon keselamatan darI hukuman
salIb (kematIan terkutuk). ´0cn mµlcìlch ìc mercsc sedìh dcn ¤entcr. Lclµ kctcnyc
kepcdc merekc, ´Hctìkµ scn¤ct sedìh sepertì mcµ mctì rcscnyc...´ Mckc ìc mc]µ
sedìkìt, lclµ sµ]µd, dcn berdo´c, kctcnyc, ´Yc 8cpckµ, ]ìkclcµ sekìrcnyc mµn¤kìn,
bìcrlch ccwcn (kemctìcn) ìnì lclµ dcrì pcdckµ, tetcpì ]cn¤cnlch sepertì ycn¤
kµhendckì, melcìnkcn sepertì ycn¤ En¤kcµ kehendckì´. (ÌnjIl /atIus 26: J7·Jº).
¨lc scn¤ct ketckµtcn dcn mckìn bersµn¤¤µh·sµn¤¤µh berdo´c; pelµhnyc men]cdì
sepertì tìtìk·tìtìk dcrch ycn¤ bertetescn ke tcnch¨. (ÌnjIl Lukas 22 : 44).

NabI Ìsa a.s. menangIs bukan karena takut melaInkan menyesalI apa yang dIperbuat
oleh kaum YahudI karena semata·mata kebencIan dan purba sangka kepada belIau dan
hendak membuktIkan bahwa belIau adalah seorang pendusta dengan kematIan
terkutuk dI tIang salIb.

Kaum YahudI yang dImotorI oleh para Ulama YahudI mengadukan Ìsa a.s. kepada
PIlatus (Cubernur) agar Ia menangkap dan mengadIlI Ìsa. Namun sebenarnya PIlatus
enggan untuk menangkap Ìsa a.s. dan berkata : ¨Akµ tìdck mendcpctì kesclchcn cpc
pµn pcdcnyc¨ (ÌnjIl Yohanes 18 : J8).

Kecewa karena PIlatus membela Ìsa a,s, maka para /usuh Ìsa a.s. mengancam akan
mengadukan sIkap PIlatus kepada KaIsar. /ereka berkata : ¨1ìkc en¤kcµ membebcskcn
dìc, en¤kcµ bµkcnlch schcbct Acìscr.....¨ (ÌnjIl Yohanes 1º:12)

PIlatus sebenarnya merasa dan mengetahuI bahwa Ìsa a.s. bukanlah seorang bIasa,
terlebIh·lebIh IstrI PIlatus memperoleh mImpI bahwa Ìsa a.s. adalah orang yang benar
sehIngga Ia berkata kepada suamInya : ¨1cn¤cn en¤kcµ menccmpµrì perkcrc orcn¤
ycn¤ bencr ìtµ, sebcb kcrenc dìc ckµ scn¤ct menderìtc dclcm mìmpì tcdì mclcm¨.
(/atIus 27 : 1º).

AkhIrnya dengan berat hatI PIlatus tIdak bIsa menghIndar darI desakan nafsu kaum
YahudI untuk membunuh Ìsa a.s. : ¨Ìa harus dIsalIbkan!¨ PIlatus mengambIl aIr dan
membasuh tangannya. 0I hadapan orang banyak dan berkata, ¨Akµ tìdck bersclch
terhcdcp dcrch orcn¤ ìnì; ìtµ µrµscn kcmµ sendìrì¨.
(ÌnjIl /atIus 27 : 2J·24).

3
Hakikat Hukum SaIib (shaIb)

Hukuman salIb adalah hukuman yang terkenal dan lazIm dIgunakan oleh bangsa·bangsa
tertentu zaman dahulu. Drang RomawI sebenarnya tIdak pernah menggunakan
hukuman salIb untuk bangsa mereka sendIrI melaInkan menerapkannya pada bangsa·
bangsa jajahan mereka untuk menghukum orang·orang yang dIanggap memberontak
kepada KaIsar.

SalIb atau shalb berasal darI kata ash·shalIIb yang berartI sumsum atau lemak. 0alam
bahasa Arab dIkatakan ash·haabush·shulubI, yaknI orang·orang yang mengumpulkan al·
'Idhaama (tulang) dan mengeluarkan sumsumnya serta mencampurkannya. 0I dalam Al
Dur'an dIkatakan, ´yckhrµ]µ mìn bcìnìsh shµlbì wct tcrccìb´ (kelµcr dcrì cntcrc tµlcn¤
belckcn¤ ycn¤ pclìn¤ bcwch dcn tµlcn¤·tµlcn¤ dcdc · DS 86:7). 0alam ayat yang laIn
dIkatakan, ¨Wc cmmcl cckhcrµ fcsyµshlcbµ fctckµlµth·thcìrµ mìn rcsìhìì´ (0cn cdcpµn
men¤encì ycn¤ lcìn, ìc ckcn dìsclìbkcn, bµrµn¤·bµrµn¤ ckcn memckcn sebc¤ìcn dcrì
kepclcnyc · DS 12:41). JIka kIta menelItI asal dan makna kata yang terbentuk darI
huruf sh·l·b (shalb) maka artInya adalah tulang atau sumsum.

ProsesI hukuman shalb (salIb) Itu adalah prosesI hukuman matI yang perlahan·lahan,
dan bIasanya memakan waktu sampaI dengan tIga harI hIngga ajalnya tIba. Terhukum
akan dIpaku ke dua tangannya dI tIang salIb, dIkarenakan berat tubuhnya maka sI
terhukum akan mengalamI kesulItan nafas karena terhImpIt paru·parunya hIngga
akhIrnya hal InI akan mempercepat kematIan. Dleh karena Itu untuk menambah
penderItaan (memperlama proses kematIan) maka pada telapak kakI dIberIkan
sandaran papan dI kakInya dIpakukan kepada papan tersebut (sehIngga dengan kakI InI
terhukum dapat berdIrI menyangga tubuh). Terhukum akan dIbIarkan menderIta haus
dan rasa sakIt bahkan gangguan darI mangsa hewan lIar. Pamungkas darI proses
kematIan InI adalah dIpatahkannya tulang·tulang kakI (shalb·salIb/patahkan tulang
mengeluarkan sumsum) yang akan mempercepat kematIan. ÌnIlah hukuman salIb
(pematahan tulang dan sumsum dI pancang / tIang kayu). JadI seseorang yang hanya
mengalamI pemakuan dI tIang kayu namun tIdak mengalamI pematahan tulang dan
sumsum maka tIdak bIsa dIkatakan telah dI hukum salIb.

ÌnIlah artI dan prosesI hukuman shalb (salIb), dan pada artIkel berIkutnya kIta akan
melIhat apakah NabI Ìsa. a.s. mengalamI hukuman shalb (salIb)

4
Misi Pahasia MenyeIamatkan Isa a.s. (Yesus)

PIlatus secara rahasIa menolong Ìsa dengan menetapkan harI hukuman salIb pada
Jum'at sIang (jam 12 sIang) (/atIus 27 : 46), dan pada jam J sore (jam 15) Ìsa
dIturunkan darI TIang SalIb dengan kondIsI tampak ¨/atI¨. SepertI yang telah lazIm
bahwa hukuman salIb adalah hukuman matI secara perlahan (umumnya J harI) dan
belum pernah ada yg mengalamI kematIan dalam hItungan jam. Lalu mengapa Ìsa
dIturunkan padahal baru J jam (nampak tergesa·gesa):

Jawabannya karena dalam Taurat ada tertulIs hukum :¨Mckc ]cn¤cnlch mcyctnyc
dìbìcrkcn semclcm·mclcmcn pcdc tìcn¤ ìtµ, tetcpì hcrµslch en¤kcµ men¤µbµrkcn dìc
pcdc hcrì ìtµ ]µ¤c, sebcb seorcn¤ ycn¤ dì¤cntµn¤ terkµtµk oleh Allch, ]cn¤cnlch
en¤kcµ menc]ìskcn tcnch ycn¤ dìberìkcn Tµhcn Allchmµ kepcdcmµ men]cdì mìlìk
pµsckcmµ¨ (Ulangan 21:2J).

JadI dIkarenakan menurut hItungan harI YahudI bahwa HarI Raya Sabath telah mulaI
sejak harI Jum'at petang (jam 18), maka tIdak boleh ada najIs (mayat orang terkutuk)
yang menodaI kesucIan harI Sabath. Dleh karena Itu haruslah tIdak boleh ada orang
yang terpantek dI kayu salIb. /aka darI Itu Drang YahudI sendIrI yang memInta Ìsa a.s.
dIturunkan secepatnya darI kayu salIb.

Pada saat Ìsa dIhukum salIb ada juga dua penjahat yang dIhukum berserta belIau,
namun tIdak sepertI Ìsa, mereka masIh nampak segar atau hIdup, sehIngga bagI
mereka dIperlakukan cara cepat untuk menghabIsI nyawa mereka dan mereka dI
hukum salIb (shalb) dengan mematahkan tulang·tulang kakI mereka (yang menyangga
tubuh mereka). Sedangkan bagI Ìsa a.s. karena pada saat akan dIturunkan kondIsI
belIau nampak terlIhat matI maka belIau tIdak dIhukum salIb (shalb · pematahan
tulang·tulang). Hal InI nampaknya merupakan perwujudan darI ramalan sucI
(nubuatan) : ¨lc melìndµn¤ì se¤clc tµlcn¤nyc, tìdck sctµ pµn ycn¤ pctch¨. (/azmur J4
: 21). Sedangkan bagI perajurIt RomawI alasan mereka tIdak mematahkan tulang
belulang Ìsa a.s. adalah karena Jasad Ìsa a.s. nampak sepertI yang sudah matI :
¨Melìhct bchwc ìc telch mctì, merekc tìdck memctchkcn kckìnyc¨ (Yohanes 1º : JJ).

Perlu dIperhatIkan bahwa dasar yang menyatakan bahwa Ìsa matI Itu adalah hanya atas
/elIhat, tIdak mendekatI, apalagI menyentuh, sehIngga bIsa dIpastIkan lebIh jauh
apakah masIh berdenyut nadInya alIas matI sungguhan atau tIdak: Karena hanya
sekedar melIhat Itu tIdak pastI dan InIlah pangkal keragu·raguan Drang YahudI kelak
bahwa mereka sendIrI tIdak yakIn bahwa dalam waktu tIga jam tersebut dan tanpa
hukum shalIb mereka telah memutuskan ajal Ìsa (membunuh Ìsa). Hal InI berhubungan
dengan ucapan Ìsa sebelum dIhukum, ¨Acmµ ckcn melìhct dcn melìhct, ncmµn tìdck
mercsc¨ (/atIus 1J:14).

KetIka Yohanes berkata bahwa tentara Itu melIhat, bahwa maksudnya mereka
menduga bahwa Ìsa telah wafat. JadI InIlah cara Allah untuk menolong Ìsa. 0engan
menserupakan belIau nampak sepertI yang telah wafat dan hanya membIarkan tentara
RomawI hanya melIhat dan menduga·duga.

Allah menyelamatkan Ìsa a.s. dalam kondIsI pIngsannya dengan menampakan kepada
Tentara RomawI dan Drang YahudI bahwa mereka melIhat Ìsa sepertI dalam kondIsI
matI. Karena Itulah tentara RomawI tIdak mematahkan tulang sumsum Ìsa a.s.. Setelah
tubuh Ìsa telah dIturunkan darI tIang maka untuk memastIkan Ìsa telah wafat maka
seorang Tentara RomawI menggoreskan lembIng nya ke sIsI rusuk tubuh Ìsa a.s. dan
setelah melIhat tIdak adanya respon gerakan darI tubuh Ìsa maka Ia yakIn bahwa Ìsa
telah wafat. Namun....sebenarnya tIdak demIkIan.

¨Hcnyclch seorcn¤ lcsykcr menìkcm rµsµk Yesµs den¤cn tombcknyc, mckc seke]cp ìtµ
]µ¤c men¤clìr kelµcr dcrch den¤cn cìr¨ (Yahya 1º : J4). Adalah rahmat Allah SWT
yang telah membuat tubuh manusIa (Ìsa a.s.) pIngsan karena menahan rasa sakIt dan
letIh. Seseorang yang berada dalam kondIsI pIngsan mengakIbatkan peredaran
darahnya menjadI lamban dan tIdak lancar. 0engan adanya pelukaan akIbat goresan
ujung lembIng membuat peredaran darah lancar kembalI dan memancarlah darah
5
keluar, perlu dIperhatIkan bahwa hal InI (darah mengalIr) hanya dapat terjadI pada
tubuh yang mana jantungnya masIh berdenyut (masIh hIdup). 0an perlu dIperhatIkan
kata ¨Sekejap Ìtu Juga¨ menandakan bahwa darah memancar dengan cepat yang mana
hal Itu menunjukan bahwa sebenarnya Yesus/Ìsa masIh hIdup manakala dIturunkan dan
hanya pIngsan (yang dIsangka telah matI oleh YahudI dan Drang RomawI). 0r. W.8.
PrImrose, seorang ahlI anastesI RS. Royal Clasgow dalam tulIsan belIau dalam harIan
¨Thìnker 0ì¤est¨ mengatakan, ¨8chwc cìr tersebµt dìsebcbkcn oleh cdcnyc ¤cn¤¤µcn
sycrcf pcdc pembµlµh dcrch lokcl ckìbct rcn¤scn¤cn ycn¤ berlebìhcn dcrì proses
penyclìbcn¨.

Perlu dIcarI tahu bahwa selaIn karena rasa sakIt apakah gerangan yang membuat Ìsa
jatuh pIngsan dalam waktu yang sIngkat Itu:

Adalah rahmat Allah SWT menjadIkan Ìsa pIngsan karena menahan sakIt, perIh, dan
lelah darI hukuman tIang salIb, namun dIsaat yang sama dua orang penjahat yang turut
dIhukum masIh nampak sIuman, lalu sebab apakah Ìsa dalam waktu kurang darI tIga
jam sudah jatuh tak sadarkan dIrI:

Jawaban yang logIs bIsa kIta telusurI, pada Yohanes 1º: 2º·J0 tertulIs :¨0ì sìtµ cdc
sµctµ bendc penµh cn¤¤µr cscm (tertµlìs \ìne¤cr·bµkcn wìne). Mckc merekc
mencµcµkcn bµn¤c kcrcn¤ ycn¤ telch dìcelµpkcn dclcm cn¤¤µr cscm pcdc sebctcn¤
hyssop (tcncmcn semck ycn¤ hcrµm µntµk obct) lclµ men¤µn]µkkcnnyc ke mµlµt
Yesµs. Sesµdch Yesµs memìnµm cn¤¤µr cscm berkctclch ìc :´sµdch selescì´, lclµ ìc
menµndµkcn kepclcnyc dcn menyerchkcn nycwcnyc¨. Adakah 7Inegar InI telah
berpengaruh kepada Yesus:

7Inegar memIlIkI efek stImulasI yang sementara sebagaImana obat amonIa yang dIcIum
dan bahkan dIpakaI untuk menstImulasI budak·budak pengayuh perahu kapal.
/emberIkan anggur yang dIbumbuI dengan /yrrh atau kemenyan kepada orang yang
akan dIhukum matI sebagaI usaha untuk menghIlangkan rasa sakIt (efek narkotIk)
adalah sesuaI dengan kebIasaan YahudI, sepertI yang tertulIs : ¨0ìc ycn¤ dìeksekµsì
dìberì sedìkìt kemenycn dìccmpµr cn¤¤µr dclcm pìclc sehìn¤¤c dìc kehìlcn¤cn
kescdcrcn¨ (Sahn 4J · KItab Talmud).

Pada saat menjelang penyalIban Serdadu Roma bukan saja membolehkan pemberIan
mInuman narkotIk InI bahkan salah satu darI mereka terbuktI membantu
memInumkannya pada Yesus (/atIus 27:48, /arkus 15:J6, Lukas 2J:J6, Johanes
1º:2º). 7Inegar yg dIsebutkan dalam ÌnjIl dalam bahasa LatIn dIsebut
Acetum/AcIdus/Acere/AcIda. 0alam budaya PersIa dan TImur Tengah umumnya
mengenal /Inuman persembahan sucI (Haoma 0rInk). Haoma 0rInk dIbuat darI JuIce
tanaman AsclepIas AcIda. Efek mInuman InI adalah membuat seseorang menjadI koma
(matI surI). 7arIetas asclepIas acIda InI dI Eropa dIsebut dengan ¨Swallowwort¨. Untuk
membuat ramuan Haoma 0rInk InI perlu keahlIan agar takarannya tepat dan Drang·
orang darI Colongan YahudI Essene sangat mahIr dalam bIdang pengobatan/
penyembuhan sangat mengenal ramuan mInuman InI. Salah satu efek darI ramuan
Swallowwort (AsclepIas AcIda) InI adalah Extreme sweatIng and a dry mouth, dan InI
sesuaI dengan apa yang dI alamI oleh Ìsa, ¨Yesµs men¤ctckcn: ´Scyc hcµs´ (Yohanes
1º:28).

JadI para murId rahasIa Yesus (Ìsa) darI golongan Essenes bekerja sama dengan PIlatus
telah memberIkan Haoma 0rInk InI kepada Ìsa a.s. sebelum belIau dI paku dI tIang
salIb dan InI merupakan rencana rahasIa untuk menolong Ìsa. 0an akIbat darI ramuan
InIlah belIau menjadI koma (matI surI) dI tIang salIb.

Setelah kIta mengetahuI apa sebab Yesus (Ìsa) mengalamI pIngsan yang demIkIan cepat
dalam kurun waktu tIga jam dI tIang salIb, kInI saya IngIn mengajak anda kembalI pada
saat tubuh Ìsa masIh berada dI tIang salIb.

/eskI ÌnjIl menerangkan dengan berbeda·beda namun adalah suatu kepastIan bahwa
pada saat menjelang jam 15 (J sore) terjadI gemuruh, guntur, gempa, serta langIt pun
menjadI gelap. Hal InI adalah suatu mukjIzat yang mana Allah menampakan gejala
alam InI untuk membuat cIut dan takut hatI kaum YahudI yang saat Itu berpesta pora
6
dIsekItar (dekat) lokasI tIang·tIang salIb, yang serta merta hatI mereka menjadI takut
akan kutuk Tuhan atas perbuatan mereka dan larI berhamburan menyelamatkan dIrI.

PerIstIwa InI adalah rencana Tuhan yang karenanya para murId ¨rahasIa¨ Ìsa (yang
bukan 12 orang Itu mereka semua melarIkan dIrI karena takut) dapat mendekatI tIang
salIb, menurunkan jasad belIau, dan mengurus belIau a.s. Adalah NIkodemus dan Yusuf
ArImatea (murId Ìsa darI golongan Essenes) yang telah memInta jasad Yesus kepada
PIlatus. NIkodemus, Yusuf ArImatea, /arIa /agdalena, dan murId·murId rahasIa
laInnya darI Essenes lah yang menolong dan mengurus jasad Ìsa a.s. setelah dIturunkan
darI tIang salIb (/arkus 15:47). Perlu dIIngat bahwa kondIsI dan sItuasI saat Itu sangat
gentIng, karena jIka orang YahudI mengetahuI bahwa Ìsa masIh hIdup maka mereka
akan mencoba untuk membunuh untuk yang kedua kalI.

7
Yudas sang Pengkhianat

SebagIan orang percaya bahwa telah terjadI pensamaran wajah antara Yesus (Ìsa) dan
murId belIau yang berkhIanat yaItu Yudas ÌscarIot. Hal InI sangat menarIk sekalI untuk
dItelItI bahwa apakah benar Allah telah merubah sedemIkIan rupa wajah Yudas
menjadI wajah Ìsa: Agak aneh bahwa bagI seorang KrIstolog senIor sepertI Ahmed
0eedat sama sekalI tIdak menyInggung perIstIwa InI.

KIta bIsa melakukan penyelIdIkan darI beberapa sudut. Pertama darI keterangan ÌnjIl,
ke dua darI Al Dur'an, dan ketIga darI sunatullah.

/emang benar bahwa Yudas telah berkhIanat kepada Yesus dengan Imbalan J0 kepIng
perak untuk memberItahukan dImana Yesus berada, namun perlu dIIngat bahwa sejak
dItangkapnya Yesus maka Yesus selalu berada dalam (dItengah·tengah) kawalan
tentara RomawI dan orang·orang YahudI sejak penangkapan, pengadIlan, hIngga
eksekusI. SehIngga jIka ada swItch face maka tentu akan ada kegemparan dImana
dItemukan dua Yesus. LagI pula tIdak ada keterangan dalam InjIl atau rIwayat darI
kalangan ÌsraIl bahwa Yesus yang tertangkap Itu berterIak·terIak ¨Akµ Yµdcs
!!!...Yµdcs !!! kclìcn kelìrµ mencn¤kcp !¨. 8ahkan mengenaI Yudas pasca penyalIban
dIrIwayatkan bahwa Ia sangat menyesal akan perbuatannya dan matI gantung
dIrI...(/atIus 27:5). /engenaI rIwayat yang konon berasal darI ÌnjIl 8arnabas, maka hal
InI pun dIragukan karena 8arnabas sendIrI termasuk yang melarIkan dIrI jauh·jauh darI
dIrI Yesus saat perIstIwa penangkapan Itu terjadI.

0arI sudut sunatullah, setIap NabI mendapatkan ujIan masIng·masIng yang khas darI
Allah. NabI ÌbrahIm dIbakar, NabI Yusuf dI buang ke sumur, NabI Yunus dIbuang
kelautan dan dImakan Ikan, bahkan NabI besar kIta pun sedemIkIan terkepung mara
bahaya manakala terpojok dI dalam sebuah gua sempIt sedangkan kakI orang·orang
yang IngIn membunuhnya nampak dI luar gua. Namun semuanya dIselamatkan oleh
Allah, kesabaran para NabI dalam menghadapI ujIan selalu mendatangkan pertolongan
darI Allah, namun tIdak pernah Allah menolong dengan cara menggantIkan ujIan
tersebut kepada dIrI orang laIn sehIngga bukan sang nabI yang menghadapI ujIan
namun justru orang laInlah yang mendapatkan ujIan tersebut. Rasulullah saw adalah
nabI yang palIng banyak mendapatkan mara bahaya namun tIdak pernah kIta
mendengar rIawayat bahwa Allah telah menolong belIau saw dengan merubah wajah
seseorang serupa dengan wajah belIau saw. Pertolongan Allah bekerja dengan cara
yang latIef (halus) melaluI ujIan, kesabaran, dan keteguhan darI sang NabI dan para
murId (sahabat)nya.

0arI sudut bahasa perkataan syubbIha lahum bukan berartI NabI Ìsa dIsamarkan
(dIgantI) dengan orang laIn, hal InI tIdak tepat karena sebelum lafad syubbIha tIdak
dIsebut nama seseorang yang telah dIserupakan dengan nabI Ìsa, padahal dIsInI ada
lafad syubbIha yang majhuwl dan dalamnya ada damIr mufrad yang mustatIr. 0an
menurut hukum nahu damIr Itu harus terdahulu sebutannya dengan lafad atau makna
atau hukum. 0an apabIla nabIul fa'Il kata syubbIha dIsebutkan maka Itu akan berartI
bahwa NabI Ìsa lah yg dIserupakan wajahnya menjadI rupa orang laIn, bukan orang laIn
yang dIserupakan menjadI wajah nabI Ìsa. RIngkasnya bukanlah rupa belIau yang
dIsamarkan dengan orang laIn, melaInkan keadaan (kondIsI) belIaulah yang
dIserupakan/samarkan seolah·olah telah matI.

RIngkasnya rIwayat bahwa yang dIsalIb adalah Yudas adalah tIdak bersesuaIan baIk
terhadap InjIl, Al Dur'an, Sunatullah, tata bahasa, maupaun sejarah. 0an jIka rIwayat
InI dIterapkan maka akan banyak kegelapan akan sejarah NabI Ìsa a.s. Dleh karena
Itulah orang·orang yang memegang faham InI tIdak dapat menemukan jawaban atau
hal yang terang benderang mengenaI rIwayat ¨perjuangan¨ sucI NabI Ìsa a.s. dan
argumentasI mereka senantIasa berakhIr pada ucapan ¨wallohu 'alam¨.

Selanjutnya bagaImanakah proses penyelamatan rahasIa NabI Ìsa a.s. oleh para murId
belIau:
8
Dintment of Jesus (MarhamlSaIep Isa)

0engan amat menjaga kerahasIaan mIsI penyelamatan, Yusuf ArImatea dan NIkodemus
juga /agdalena membawa jasad Ìsa yang telah dIbungkus dalam kaIn kafan menuju
ruang kubur (gua) dan meletakan belIau dI sana serta menutup pIntu kubur dengan
batu.

Yusuf dan NIkodemus adalah kaum Essenes yang terpelajar khususnya dIbIdang Ilmu
pengobatan. /erekalah yang merawat dan mengolesI tubuh Yesus dengan salep obat
untuk menyembuhkan luka·luka akIbat hukuman. /ereka membawa banyak sekalI (
100 Pounds ) rempah·rempah obat myrr dan gaharu untuk dIurapI (dIlulurkan) ke
tubuh Yesus yang terluka (Yohanes 1º:Jº). Perlulah dIperhatIkan, apalah gunanya obat
rempah InI untuk seorang yang sudah wafat: 8agI seorang YahudI yang wafat adalah
tIdak boleh hukumnya dIsentuh·sentuh apalagI dIlulur, menurut adat YahudI haruslah
jenazah dIkuburkan apa adanya. Namun para murId rahasIa Yesus benar·benar
mengetahuI bahwa belIau masIh hIdup bahkan mereka sendIrI yang menurunkan tubuh
Yesus darI tIang salIb, jadI hal InI memang menunjukan telah dIpersIapkannya suatu
rencana rahasIa oleh para sahabat (murId) rahasIa Yesus untuk menyelamatkan Yesus.

DInment of Jesus alIas marham Ìsa (salep Ìsa) sangat mahsyur sekalI, mengenaI salep
obat InI banyak sekalI pustaka pengobatan kuno baIk yang berbahasa ÌbranI, PersIa,
YunanI, dan Arab yg memuat perIhal salep yang memIlIkI daya sembuh atas luka InI,
dan dIakuI bahwa rIwayat salep InI adalah pada awalnya untuk mengobatI luka·luka
Yesus/Ìsa a.s. /engenaI /arham Ìsa InI terdapat dI KItab Kuno Danun karya 8apak
Kedokteran Abu SIna (AvIcIena) dan banyak lagI (bIsa dIlIhat langsung dI
www.tombofjesus.com/DIntment.htm).

0emIkIanlah Jasad Yesus yang telah dIlulur oleh obat rempah dItIdurkan dI dalam
ruang kubur (gua) dan berada dalam perawatan darI murId·murId rahasIa belIau.

9
Yesus bangkit = Tanda Nabi Yunus a.s.

SepertI kIta ketahuI bersama bahwa Ìsa a.s. dIturunkan darI tIang salIb pada Jum'at
petang dan dIselamatkan serta dImasukan ke dalam gua kubur oleh para murId rahasIa
belIau sekItar jum'at malam (malam sabtu), dan sejak Itu mendapatkan perawatan
secara rahasIa darI para murId·murId belIau darI golongan Essene.

Pada harI mInggu pagI /arIa /agdalena berjalan sendIrIan menuju kubur gua Ìsa
(/arkus 16 : º dan Yohanes 20 :1). Untuk apa /arIa pergI ke sana: Jawabannya adalah
untuk meurapI (melulur, memInyakI) Ìsa (/arkus 16 : 1). /emInyakI dalam bahasa
YahudI dIsebut ¨/asaha¨ artInya mengusap, memIjatI. JIka Yesus dIpercaya telah
wafat, maka apa gunanya memIjIt/mengusap jenazah: Apa gunanya memIjat tubuh
mayat yang sudah mengalamI proses pembusukan: JadI hal InI membuktIkan bahwa Ìsa
a.s. memang hIdup manakala dIturunkan darI tIang salIb dan oleh para murId rahasIa
belIau dIrawat dengan berbagaI rempah obat. JadI /arIa /agdalena pergI ke kubur
Yesus adalah untuk mengobatI tubuh belIau.

/anakala /arIa tIba dIkuburan, dIa terkejut karena melIhat batu penutup pIntu kubur
sudah bergeser (terbuka), dan dI dalam gua kubur tubuh Yesus sudah tIada. 8elIau
bertanya dalam hatI sIapa gerangan yang telah menggeser batu: Drang NasranI percaya
bahwa Yesus telah bangkIt darI matInya, perlu dItanyakan untuk apa hantu yg bangkIt
darI matInya menggeser batu, karena bagI ruh, spIrIt, atau hantu dIa dapat bergerak
melIntasI materI apapun tanpa hambatan, jadI kenapa spIrIt harus menggeser batu:
JadI InIlah kesalahan orang NasranI yang menganggap Yesus wafat dI salIb (untuk
menebus dosa) dan bangkIt darI matInya. Yang sebenarnya adalah Yesus (Ìsa) sembuh
dan sIuman serta bangun dan berjalan ke luar kubur, sudah barang tentu sebagaI
manusIa bIasa dIa harus menggeser batu untuk dapat keluar darI gua kubur.

PerhatIkanlah, perIstIwa InI adalah penggenapan atas apa yang telah dIkatakan oleh
Yesus (Ìsa) jauh sebelum perIstIwa penyalIban. /anakala orang·orang YahudI tetap
tIdak mau mengertI dan menerIma mIsI kerasulan belIau, dan orang·orang YahudI Itu
tetap memInta tanda·tanda ajaIb kepada Yesus. Yesus menjawab : ¨Apcbìlc orcn¤
bcnyck dctcn¤ berkerµmµn kepcdcnyc, mµlcìlch Yesµs bertµtµr demìkìcn : ´Adcpµn
bcn¤sc ìnì ìclch sµctµ bcn¤sc ycn¤ ]chct; ìc menµntµt sµctµ tcndc c]cìb, tetcpì
tìcdclch ckcn dìberì tcndc lcìn pcdcnyc, melcìnkcn tcndc c]cìb Ncbì Yµnµs. Acrenc
scmc sepertì Yµnµs men]cdì sµctµ tcndc c]cìb kepcdc orcn¤ Nìnewe, sedemìkìcn ]µ¤c
cnck mcnµsìc kepcdc bcn¤sc ìnì´. (Lukas 11 :2º·J0).

´Acrenc scmc sepertì Yµnµs dì dclcm perµt ìkcn rcyc tì¤c mclcm lcmcnyc, demìkìcn
cnck mcnµsìc ckcn cdc dì dclcm hctì bµmì kelck tì¤c hcrì tì¤c mclcm lcmcnyc¨
(/atIus 12:40)

Perlu sangat dIperhatIkan bahwa Yesus menyebut dIrInya ANAK /ANUSÌA, jadI sangat
aneh kalau orang NasranI menganggap belIau sebagaI putera Allah.

JadI bagI orang YahudI tIada tanda ajaIb akan dIberIkan kecualI tanda ajaIb yang
sepertI mukjIzat NabI Yunus. 8agaImanakah tanda ajaIb NabI Yunus Itu: SepertI kIta
ketahuI bahwa NabI Yunus dIutus oleh Allah, dan sepertI yang terdapat dalam rIwayat
Al Dur'an dan ÌnjIl bahwa NabI Yunus berlayar dengan sebuah kapal, dItengah
Samudera datang badaI dan orang·orang dIkapal percaya bahwa untuk membuang sIal
maka harus ada satu orang yang dIlemparkan kelaut. SIngkat cerIta NabI Yunus lah
yang dIlemparkan ke laut dalam kondIsI HÌ0UP. 0an dI laut NabI Yunus dItelan oleh
Ìkan Paus dan masuk ke dalam perut Ìkan, apakah belIau matI: TIdak! Karena dI dalam
perut Ikan NabI Yunus berdo'a, apakah orang yang telah matI perlu berdo'a mohon
selamat: tentu tIdak. Setelah tIga harI tIga malam dI dalam perut Ìkan, maka Ìkan Itu
memuntahkan keluar NabI Yunus darI dalam perutnya, apakah dalam keadaan matI:
tIdak! belIau tetap HÌ0UP, dan belIau menemuI orang NInewe dan mereka pun
menerIma NabI Yunus.

JadI perhatIkanlah tanda ajaIb NabI Yunus a.s. belIau dI hukum dalam keadaan HÌ0UP
(tIdak dIgantI oleh orang laIn), dI dalam perut Ikan dalam keadaan HÌ0UP, dan keluar
10
darI perut Ikan dalam keadaan HÌ0UP. ÌnIlah tanda ajaIb (mukjIzat) yang sama yang
akan dI alamI Yesus (Ìsa), Yesus dIhukum dalam keadaan HÌ0UP (tIdak dIgantIkan oleh
orang laIn), belIau dI masukan ke dalam perut bumI (gua kubur) dalam keadaan HÌ0UP,
dan belIau sIuman darI pIngsan dan keluar darI perut bumI (gua kubur) dalam keadaan
HÌ0UP.

0an sebagaImana NabI Yunus a.s. menemuI umat belIau dI NInewe dan mereka
menerIma belIau, demIkIan juga NabI Ìsa menemuI murId belIau dan mencarI domba·
domba (suku/trIbes) ÌsraIl yang tersesat dI luar kandang (pada saat zaman Yesus lahIr
hanya ada 2 suku ÌsraIl dI Yerusalem sedang ke ·10 suku ÌsraIl yang laIn berada dI
negerI·negerI dI luar Yerusalem). /engenaI hal InI akan saya jelaskan pada tulIsan
yang laIn.

SampaI dI sInI gugurlah sudah modal orang NasranI yg mempercayaI Yesus (harus) matI
dI tIang salIb untuk menebus dosa·dosa, dan bangkIt lagI darI matInya.

11
Menemui Murid-murid û menunjukan Iuka-Iuka

SepertI telah saya jelaskan bahwa /arIa /agdalena yang datang bermaksud untuk
merawat Ìsa terkejut karena melIhat pIntu batu gua telah bergeser dan mendapatI Ìsa
sudah tIdak ada dI dalamnya.

Ìsa tIdak pergI kemana·mana, Ia masIh ada dIsekItar pekuburan Itu (dengan menyamar
sebagaI tukang kebun) dan melIhat /arIa /agdalena yang kebIngungan. 8elIau
menghampIrI darI belakang dan berkata, ¨ lbµ men¤cpc en¤kcµ mencn¤ìs, sìcpc ycn¤
en¤kcµ ccr쳨 (Yohanes 20 : 15).

/arIa /agdalena tIdak mengenalI Yesus yang menyamar sebagaI tukang kebun Itu,
¨Mcrìc menycn¤kc orcn¤ ìtµ cdclch penµn¤¤µ tcmcn, lclµ berkctc kepcdcnyc¨
(Yohanes 20:15).

/engapa Yesus harus menyamar: Karena belIau mengetahuI jIka orang YahudI
mengetahuI keberadaannya maka mereka akan menangkap kembalI dan mencoba
membunuhnya lagI. 8agI seseorang yang telah matI, untuk apa takut matI lagI: ÌnI
adalah alasan sangat logIs bahwa Yesus/Ìsa memang tIdak terbunuh dI tIang salIb, dan
belum wafat.

Yesus sendIrI mengatakan bahwa bagI seseorang hanya akan mengalamI satu kematIan
bukan dua, ¨dcn scmc sepertì mcnµsìc dìtetcpkcn µntµk mctì sctµ kclì sc]c, dcn
sesµdch ìtµ dìhckìmì¨ ( ÌbranI º:27).

/arIa masIh tIdak mengenalI Yesus sampaI Yesus menyebut namanya, barulah Ia
mengenal (darI cara Yesus menyebut namanya) bahwa tukang kebun InI rupanya
gurunya, gembIra lah dIa dan langsung IngIn merangngkul gurunya. Namun Ìsa a.s.
berkata, ¨1cn¤cnlch en¤kcµ meme¤cn¤ ckµ¨. (Yohanes 20:17). Kenapa /arIa tIdak
boleh menyentuhnya: Pertama karena tubuh belIau meskI sudah pulIh tentu masIh
mengalamI nyerI, dan kedua belIau tIdak IngIn ada orang laIn yang mencurIgaI
penyamarannya. 0an Yesus menjelaskan kepada /arIa bahwa belIau bukanlah hantu
atau ruh namun belIau masIh manusIa yang hIdup, belIau berkata, ¨Sebcb ckµ belµm
per¤ì kepcdc 8cpc¨ (Yohanes 20:17). /aksud Yesus tak laIn adalah Saya belum wafat,
saya belum ke alam baqa, atau saya masIh hIdup.

Lalu Ìsa pergI dan dItengah perjalanan Ia bertemu dengan dua orang murIdnya yang
sedang menuju Emmaus. 0IhampIrInya mereka oleh Ìsa dan mereka berjalan bersama·
sama sambIl bercakap·cakap. Selama perjalan ke dua murId Yesus InI tIdak mengenalI
Yesus, sampaI ketIka mereka makan bersama dImana kedua murId Ìsa mengajak Ìsa
untuk turut serta makan bersama. ¨Wcktµ ìc dµdµk mckcn den¤cn merekc, ìc
men¤cmbìl rotì, men¤µccp berkct, lclµ memecch·mecchkcnnyc, dcn memberìkcn
kepcdc merekc¨ (Lukas 24:J0).

0arI cara Ìsa mengucapkan berkat dan membagIkan makanan barulah tersadar ke dua
murId Ìsa bahwa yang selama InI ada bersama mereka adalah guru mereka, namun
manakala mereka menyadarI hal InI Ìsa a.s. telah berlalu dan pergI menInggalkan
mereka.

Kedua murId Ìsa mencerItakan hal InI kepada murId·murId yang laIn namun tentunya
tIdak seorang pun mempercayaI InI, karena bagI mereka guru mereka telah wafat
(perlu dIIngat bahwa murId·murId belIau tIdak ada yang berada dekat belIau dan
menyaksIkan hukuman tIang salIb yang belIau jalanI). ¨Lclµ kembclìlch merekc dcn
memberìtchµkcnnyc kepcdc temcn·temcn ycn¤ lcìn, tetcpì kepcdc merekc pµn
temcn·temcn ìtµ tìdck perccyc¨. (/arkus 16:1J)

SIngkat cerIta, Ìsa menemuI murId·murId belIau, ¨0ctcn¤lch Yesµs dcn berdìrì
dìten¤ch·ten¤ch merekc¨ ( Yohanes 20:1º). Kaum KrIstIanI percaya bahwa Yesus
muncul secara tIba·tIba dItengah murId·murId (sepertI awak fIlm Star Trek), kenapa
mereka mempercayaI hal InI: Karena umat KrIstIanI mempercayaI bahwa Yesus bukan
manusIa dan bIsa melakukan hal·hal yang ajaIb. Padahal hal InI tIdak benar, kata
12
¨datanglah¨ Itu sendIrI menunjukan bahwa Ìsa tIdak muncul tIba·tIba, layaknya sepertI
ketIka anda berkata ,¨Ayah datang¨. Apakah ayah anda muncul tIba·tIba (sepertI awak
Star Trek): Yang benar adalah anda melIhat ayah anda datang berjalan menghampIrI
anda.

Namun dIkarenakan khabar yang mereka dengar selama InI adalah Ìsa telah menInggal,
maka mereka tetap menunjukan ekspresI wajah terkejut, dan takut. Dleh karena Itu
Ìsa berkata, ¨Actc Yesµs kepcdc merekc,´0cmcì se]chterc bc¤ì kcmµ tetcpì merekc
terke]µt dcn tckµt¨ (Lukas 24: J6·J7). LIhatlah rekasI yg berbeda antara /arIa
/agdalena dengan para murId Ìsa manakala melIhat gurunya, kenapa: /arIa
/agdalena bergembIra melIhat gurunya Itu karena memang sedarI awal Ia mengetahuI
bahwa gurunya tIdak wafat, dan dIa setIa merawat sang guru. Sedangkan para murId
Ìsa InI mendengar khabar bahwa gurunya telah wafat karena mereka menInggalkan
gurunya, bahkan sekarang mereka menyangka Ìsa sebagaI hantu, ¨merekc terke]µt dcn
tckµt dcn menycn¤kc bchwc merekc melìhct hcntµ¨(Lukas 24:J7).

/elIhat para murId belIau nampak ¨pucat¨ karena takut, maka belIau pun menjelaskan
bahwa belIau bukan hantu namun manusIa yang terdIrI darI darah, dagIng, dan tulang
bahkan belIau menunjukan dan menyuruh murId belIau untuk menyentuh bagIan·
bagIan tubuh belIau yg terdapat bekas luka. ¨Lclµ Yesµs bertcnyc kepcdc merekc ìtµ :
´Apckch sebcbnyc kcmµ terke]µt³ 0cn cpckch tìmbµl wcscn¤kc dì dclcm hctì kcmµ³´
Ten¤oklch tcn¤cnkµ dcn kckìkµ, ìnìlch ckµ sendìrì. 1cmchlch ckµ, dcn lìhctlch,
kcrenc hcntµ tìcdc berdc¤ìn¤ dcn tµlcn¤ sepertì ycn¤ kcmµ lìhct cdc pcdckµ´.

´Setelch ìc berkctc demìkìcn, dìtµn]µkcnnyc kepcdc merekc ìtµ tcn¤cnnyc dcn
kckìnyc´ (Lukas 24:J8·40)

¨Lclµ ìc pµn berscbdc kepcdc Tomcs : ´0lµrkcnlch ]crìmµ, lìhctlch tcn¤cnkµ, dcn
µlµrkcnlch tcn¤cnmµ sertc letckcn dì rµsµk·kµ, dcn ]cn¤cnlch en¤kcµ syck, melcìnkcn
yckìnlch¨ (Yahya 20:27)

0emIkIanlah NabI SucI Ìsa a.s. telah menemuI para murId belIau dan menjelaskan
kepada mereka bahwa belIau hIdup dan lolos darI kematIan terkutuk dI tIang salIb.
Allahu Akbar..!!!..Allah /aha Kuasa menolong hamba·Nya..!!!

/eskI demIkIan kondIsI belIau belumlah sepenuhnya aman, karena jIka keberadaan
belIau dIketahuI oleh kaum YahudI maka tentu mereka akan mencoba untuk
membunuh belIau lagI. Lalu bagaImanakah kIsah perjuangan sucI belIau a.s. dalam
melaksanakan mIsI kerasulan belIau selanjutnya:

13
Kemanakah domba-domba IsraiI yg hiIang!

Sebelum kIta lanjutkan perjalanan kIta menelusurI perjuangan sucI NabI Allah Ìsa a.s.
maka ada baIknya kIta kembalI mengIngat kepada sIapakah NabI Ìsa a.s. dIutus. 0alam
Al Dur'an Allah berfIrman : ¨0cn (ìn¤ctlch) ketìkc lsc pµterc Mcrycm berkctc, ´Hcì
8cnì lsrcìl sesµn¤¤µhnyc ckµ cdclch µtµscn Allch kepcdcmµ (8cn¤sc Ychµdì)¨. (Ash
Shaff :6).

SepertI yang dIkIsahkan dalam Al Dur'an bahwa bangsa ÌsraIl terdIrI darI 12 suku dan
hanya untuk 12 suku (domba) ÌsraIl InIlah belIau a.s. dIutus dan tIdak untuk semua
bangsa (kaum). JadI alangkah anehnya jIka ada yang berfaham bahwa NabI Ìsa IsraIl InI
akan turun kembalI pada akhIr zaman untuk semua umat manusIa.

¨0cn merekc Acmì bc¤ì men]cdì dµc belcs sµkµ ycn¤ mcsìn¤·mcsìn¤nyc ber]µmlch
bescr¨ (Al A'raaf 160).

¨Akµ dìµtµs hcnyc kepcdc dombc·dombc ycn¤ hìlcn¤ dcrì µmct lsrcìl¨. (/atIus 15:5·6).

/engapa NabI Ìsa a.s. menyebut domba·domba ÌsraIl yang ¨hIlang¨: Nampaknya InI
bukan kata yang tIada makna. JadI haruslah kIta membuka kembalI lembaran sejarah
dan arkeologIs bangsa YahudI. Tanpa berpandukan kepada fakta sejarah maka kIta
akan tersesat dengan sendIrInya.

14
Sejarah ßangsa IsraiI

Kerajaan ÌsraIl berdIrI tahun 1020 S/. 0I pImpIn oleh tIga orang raja·nya, yaItu :
1. Saul (1020 S/ · 1000 S/)
2. 0aud / 0avId (1000 S/ · º61 S/)
J. SulaIman / Solomo (º61 S/ · º22 S/)

Namun sejak sepenInggalan NabI SulaIman, kerajaan ÌsraIl terpecah menjadI dua yaItu
kerajaan ÌsraIl Utara (SamarIa) dan kerajaan ÌsraIl Selatan (Yudea·Yerusalem).

Kerajaan ÌsraIl Utara terdIrI darI 10 suku ÌsraIl, yaItu :
1. Ruben
2. SImeon
J. LewI
4. Ìsakhar
5. Zebulon
6. 0an
7. Yusuf
8. NaftalI
º. Cad
10. Asyer

0an dIpImpIn oleh raja pertamanya yaItu Jerobeam (º22 S/ · º01 S/), dan raja
terakhIrnya Hosea (7J2 S/ · 724 S/).

Kerajaan ÌsraIl Selatan (Yerusalem) terdIrI darI 2 suku, yaItu :
1. Yehuda
2. 8enjamIn

0an dIpImpIn oleh raja pertamanya yaItu Rehobeam (º22 S/ · º15 S/), dan raja
terakhIrnya ZedekIa (5º7 S/ · 587 S/).

Pada tahun 721 S/, Kerajaan AsyrIa yang saat Itu dIpImpIn oleh Raja Shalmanesar
menyerbu dan menaklukan kerajaan ÌsraIl Utara yang saat Itu dI pImpIn oleh Raja
Hosea (Raja terakhIr ÌraIl Utara). Dleh Raja AssyIrIa ke 10 suku ÌsraIl yang tInggal dI
tawan dan dI bawa keluar tanah aIr mereka menuju AssyIrIa. 0IcerItakan dalam KItab
NabI Edras (NabI ÌdrIs a.s.) bahwa 10 suku ÌsraIl InI melarIkan dIrI darI syIrIa namun
tIdak menuju ke tanah aIr mereka namun bermIgrasI ke tImur jauh ke suatu negerI
yang bernama Asareth (Nazara atau Azara). SehIngga sejak tahun 721 S/ dI SamarIa
sudah tIdak terdapat satu pun suku ÌsraIl.

Pada tahun 60J S/ domInasI kekuatan AssyIrIa dIrebut oleh kerajaan 8abylonIa. 0an
pada tahun 587 S/ Yerusalem dIhancurkan oleh raja Nebukadnezar. 0an sepertI Raja
AssyIrIa, Raja Nebukadnezar pun menawan dan membawa keluar 2 suku 8anI ÌsraIl
yang ada dI Yerusalem ke 8abylonIa, /edIa (PersIa), dan Chaur (kawasan pegunungan
AfghanIstan).

0an pada perIode 5J8 S/ · JJ2 S/ Kekuatan 8abylonIa dIrebut oleh Kerajaan PersIa
oleh Raja Cyrus dan pada era tersebut ke 2 suku 8anI ÌsraIl kembalI menuju tanah aIr
mereka dI Yerusalem.

0arI fakta sejarah InI dapatlah kIta ketahuI bahwa hanya ada dua ¨domba¨ yang tInggal
dI kandang, sementara 10 ¨domba¨ ÌsraIl yang laIn tersebar dI negerI·negerI TImur
sepanjang Syam (SyIrIa), PersIa, AfghanIstan, kasymIr (HIndustan Utara), bahkan
hIngga TIbet (perbatasan CIna).

Sekarang sudIlah pembaca yang budIman merenungkan kembalI mIsI kerasulan Yesus
(Ìsa) a.s. bahwa belIau dItugaskan untuk seluruh 12 suku ÌsraIl. Sedangkan kIta
mengetahuI bahwa semenjak belIau lahIr sampaI dengan belIau dI hukum dI tIang salIb
belIau selalu berada dI Yerusalem (ÌsraIl). Ìtu artInya selama perIode Itu NabI Ìsa a.s.
baru menyampaIkan tugas rIsalah belIau kepada 2 suku ÌsraIl. Lalu jIka belIau naIk ke
15
langIt maka bagaImana belIau bIsa merampungkan tugas kerasulan belIau: 8agaImana
belIau mempertanggung jawabkannya kepada Allah: Apakah Allah akan membIarkan
10 suku ÌsraIl yang laIn tanpa bImbIngan NabI nya selama 2000 tahun lebIh:

JadI InIlah mIsterI fakta sejarah yang selama InI dItutup·tutupI, demI menyebarkan
pemahaman bahwa Ìsa a.s. naIk ke langIt, demI mendukung bahwa Yesus anak Allah yg
naIk ke syurga. Namun dI sIsI laIn hal InI membuktIkan bahwa belIau a.s. memang pergI
secara dIam·dIam menInggalkan Yerusalem untuk mencarI domba·domba ÌsraIl yang
ada dI negerI·negerI tImur.

16
Jejak ßangsa IsraiI di negeri-negeri Timur (Fakta Sejarah)

0alam /atIus 2:2, dIkatakan bahwa 8Intang yang menjadI tanda lahIrnya Ìsa a.s.
nampak dI TImur, dan orang·orang 8Ijak darI negerI·negerI TImur yang mengertI akan
tanda bIntang InI melakukan perjalanan jauh ke arah bIntang dI barat dImana terdapat
negerI kelahIran Ìsa a.s. (Nazareth). Drang·orang darI negerI tImur manakah yang
mengertI akan tanda bIntang mengenaI kelahIran seorang NabI ÌsraIl: Apakah
sembarang orang tImur: Ataukah orang·orang ÌsraIl yang menetap dI negerI·negerI
tImur: Hanya orang·orang ÌsraIl lah yang mengertI dan menunggu·nunggu tanda·tanda
yang ada dalam nubuatan ÌsraIl. JadI hal InI sendIrI sudah membuktIkan bahwa bIntang
tanda kelahIran seorang NabI ÌsraIl juga nampak dan dItampakan oleh Allah kepada
bangsa·bangsa ÌsraIl yang berada dI negerI tImur nun jauh.

8eberapa 8angsa dI tImur yang mana terdapat jejak bangsa ÌsraIl antara laIn :
A. ßangsa Chazar

8erdasarkan penIlItIan arkeologI bangsa InI terbentuk darI asImIlasI suku aslI setempat
yaItu suku TurkI Kuno dengan suku pendatang yaItu YahudI. Suku InI menempatI
kawasan dI AsIa 8arat.
ß. ßangsa Afghan

KesaksIan sejarah darI KItab Sejarah Ìslam antara laIn :
0alam KItab Tabqat e NasrI yang mencantumkan penaklukan AfghanIstan oleh JengIs
Khan, dI dalamnya tertulIs bahwa pada zaman 0InastI SyabnIsI, dI sana tInggal suatu
kaum yang dIsebut 8anI ÌsraIl, sebagIan darI mereka adalah Saudagar. Drang·orang InI
pada tahun 622 / (pada zaman Rasulullah saw) menetap dI kawasan Herat. Sahabat
KhalId Ibn WalId r.a. datang menemuI mereka dan menyeru mereka kepada Ìslam.
LIma atau enam kepala suku mereka Ikut serta dengan KhalId menemuI Rasulullah saw,
dIantar kepala suku tersebut adalah Des (KIsh/KIsy). Drang·orang InI akhIrnya
menerIma Ìslam dan Ikut bertempur bersama Rasulullah saw. Rasulullah memberI
nama baru kepada Des yaItu Abdul RasyId dan memberIkan nama julukan dengan nama
darI ÌbranI yaItu Pathan.

0alam KItab /ajma'ul Ansab, /ullah Khuda 0ad menulIs, 8ahwa Putra sulung Yakub
adalah Yehuda, putra Yehuda adalah Usrak, putra Usrak adalah Aknur, Puta Aknur
adalah /a'alIb, putra /a'alIb adalah FarlaI, putra FarlaI adalah Des, putra Des adalah
Thalut, putra Thalut adalah Armea, dan putra Armea adalah Afghan dan anak
keturunannya adalah bangsa Afghan. Afghan hIdup sezaman dengan Nebukadnezar.
CenerasI ketururunan ke J4 darI Afghan barulah lahIr Des yang hIdup sezaman dengan
Rasulullah saw yang kemudIan memeluk Ìslam. (Termuat dalam buku A Nature of a
7IsIt to ChaznI, Kabul, and AfghanIstan, by C.T. 7Igne : 1840).

0alam KItab sejarah /akhzan e AfghanI oleh Khawaja NI'matullah HeratI yang dItulIs
pada tahun 1018 HIjrIah, dIterjemahkan oleh Prof. 8ernhard 0oran darI KharquI
UnIversIty, terbItan London tahun 18J6, kIta dapatI bahwa 8angsa Afghan bernenek
moyang kepada ÌsraIl yaItu kepada Raja Thalut (Saul) darI putranya Armea (ArmIya).
0ItulIs pula bahwa Nebukadnezar telah membuang bangsa 8anI ÌsraIl InI ke kawasan
pegunungan dI Chaur, ChaznI, Kabul, Khandar (Khandahar), dan Koh FIroz.
Kesaksian sejarah dari para PeneIiti Sejarah Iain :
RabI 8en YamIn darI Toledo (Spanyol) yang pada abad ke·12 melakukan ekspedIsI
pencarIan suku·suku ÌsraIl yang hIlang, dIa menjelaskan bahwa orang·orang YahudI
telah menetap dI CIna, Ìran, dan TIbet.
Josephus yang menulIs sejarah kuno orang YahudI pada tahun ºJ /asehI, dI dalam jIlId
11 bukunya menjelaskan tentang kaum YahudI yang kembalI darI penawanan bersama
NabI Ezra. 0Ia menjelaskan bahwa 10 suku sampaI saat InI berdIam dI seberang tImur
17
sungaI Euphrat (PersIa), dan jumlah mereka sangat banyak. Santo Jerome yang hIdup
pada abad ke 5 /asehI menjelaskan bahwa pada zaman NabI Hosea 10 suku banI ÌsraIl
masIh berada sebagaI tawanan Raja PathryIa.

Count Juan Steram menulIs bahwa orang·orang Afghan mengaku bahwa
Nebukadnezar membuang mereka ke kawasan Chaur (AfghanIstan) setelah kejatuhan
Yerusalem.

0alam buku HIstrory of AfganIstan oleh L.P. FerrIer yang dIterjemahkan oleh Capt.
W./. Jasse, terbItan London 1858. TertulIs sebuah rIwayat bahwa tatkala NadIr Syah
tIba dI Peshawar untuk menaklukan HIndustan, maka para tokoh suku Yusuf ZaI
mempersembahkan kepadanya sebuah 8Ibel yang bertulIskan bahasa ÌbranI dan juga
beberapa barang perabotan darI suku mereka yang dIpergunakan untuk menjalankan
rItual agama kuno mereka. Ìkut dalam perkemahan NadIr Syah beberapa orang YahudI,
manakala NadIr Syah memperlIhatkan barang·barang tersebut kepada orang YahudI
maka seketIka Itu pula mereka mengenalI barang·barang tersebut sebagaI barang·
barang orang YahudI.

SIngkatnya fakta darI KItab·kItab sejarah, arkeologI, dan anthropologI telah
membuktIkan dengan terang benderang bahwa bangsa·bangsa yang menempatI
kawasan negerI AfghanIstan adalah berasal darI banI ÌsraIl, bahkan orang Afghan
sendIrI mengakuI bahwa mereka ada 8ene (8anI) ÌsraIl.

Suku·suku 8anI ÌsraIl dI AfghanIstan saat InI telah memeluk agama Ìslam, namun
mereka menganggap dIrI mereka sebagaI banI ÌsraIl (keturunan ÌsraIl) darI anak
keturunan KIsh, keturunan Raja Saul.
8eberapa TradIsI 8angsa Pathan yang sama dengan tradIsI ÌsraIl sepertI menyunat anak
usIa 8 harI, berpakaIan model TIzzIt, menyalakan lIlIn pada jum'at malam, bangsa prIa
pasthun bertradIsI menIkahI janda kakak Ipar yang belum memIlIkI anak (sama sepertI
ÌsraIl · ulangan 25: 5·6).

C. ßangsa Kasymir (India Utara)

KashmIr terletak dI ÌndIa Utara dan 8arat Nepal. /eskI demIkIan penampIlan fIsIk
mereka berbeda dengan orang ÌndIa pada umumnya. Drang KashmIr pun mengnggap
dIrI mereka sebagaI 8ene ÌsraIl (keturunan ÌsraIl). 0aerah·daerah dI KashmIr pun
dInamakan sama dan mIrIp dengan daerah·daerah dI tanah aIr mereka dI ÌsraIl.

Nama tempat·tempat dI KasymIr Nama tempat·tempat dI ÌsraIl
Kabul Kabul
PunIsIa Punch
ZaIdan ZaIda
HImas Hamasy
Colgota CIlget
TIbet TIbet
Lasya Lhasa
Laddha Leddha
Syur Suret
SIhI SkIt
8ahkan kata KasymIr Itu sendIrI berasal darI ¨ka (mIrIp) seIr¨ dImana SeIr adalah salah
satu kota dI ÌsraIl. Ìngat juga dalam ÌnjIl dIkatakan bahwa /usa muncul darI TursIna
dan Ìsa muncul darI SeIr. Drang KsymIr menghormatI harI sabath, menyunat anak pada
usIa 8 bulan, dan merayakan beberapa harI raya ÌsraIl.

0r. 8ernIer dalam bukunya Trcvel ìn The Mo¤hµl Empìre menulIs : ¨Ycknì, tìdck
dìrc¤µkcn lc¤ì bchwc orcn¤·orcn¤ Acshmìr cdclch 8cnì lsrcìl. 0cn pckcìcn merekc,
wc]ch merekc, sertc bebercpc trcdìsì merekc seccrc telck menyctckcn bchwc merekc
bercscl dcrì rµmpµn kelµcr¤c 8cnì lsrcìl".
18
0alam buku 0IctIonary of Ceography oleh A.K. Johnston, pada halaman 250, tentang
kata KashImIrI tertulIs : ¨Penduduknya berpostur tInggI, kekar, gagah. 0an kaum
wanItanya manIs, cantIk, berhIdung bengkok, rupa dan penampIlan mereka betul·betul
menyerupaI orang·orang YahudI (TIdak menyerupaI bahwa HIndustan pada umumnya).

PenelItI FrancIs 8urnear menulIs dalam jurnal perjalanannya : ¨Setelah turun naIk
mendakI pegunungan PIre Panjale dan mengInjak daerah KashmIr, yang terIstImewa
mengagetkan saya Ialah persamaan penduduk negerI Itu dengan orang YahudI:..¨

SIr Walter Lawrence 18º5. p. J15 dalam buku The 7alley of KashmIr menulIs :
´Aebcnyckcn romcn mµkc merekc sebc¤cì lbrcnì´.

Drang KashmIr gemar sekalI kepada nama·nama yang ada hubungannya dengan
PalestIna. /Isalnya /usachaIl (PartaI /usa), Tachte SulaIman (Kerajaan
SulaIman), Yusuf ZeI (kerabat Yusuf), dll.

D. ßangsa Shin Lung (ßene Menashe)

8angsa InI menempatI perbatasan ÌndIa dan /yanmar. /emIlIkI tradIsI
penyembelIhan hewan korban sepertI suku·suku ÌsraIl kuno dan menyebut dIrI
sebagaI bene /enashe. /emIlIkI cerIta turun temurun bahwa nenek moyang
mereka berasal darI negerI dI barat yang kemudIan bermIgrasI ke tImur jauh
dan berasImIlIsaI dengan suku bangsa CIna. /ereka yakIn bahwa mereka bukan
orang CIna. /ereka menyebut dIrI sebagaI LusI (10 suku). TradIsI /enashe
adalah : sunat, upacara pemberkatan anak pada usIa 8 harI, harI keagamaan
yang mIrIp YahudI, pernIkahan Ipar, menyebut Tuhan mereka dengan Y'wa (asal
darI Yehuwa : sebutan Tuhan bagI ÌsraIl), dIsetIap kampung ada Ìmam yg
namanya pastI Harun (Aaron · Ìmam pertama bangsa ÌsraIl), memIlIkI puIsI yang
berkIsah tentang penyeberangan laut (/usa a.s.).

E. Chiang Min (Cina)

8angsa InI percaya nenek moyang mereka berasal darI 8arat, hanya punya satu
Tuhan yang mereka sebut YaweI (Yehuwa). Para Ìmam harus prIa yang sudah menIkah
(Ìm 21: 7,1J), dan dIwarIskan secara turunan (sepertI tradIsI YahudI).

Para Ìmam menggunakan jubah putIh dan bersurban. /ezbah dIbuat darI batu yang
tIdak dIpotong dengan alat logam (Kel 20 : 25), dan tIdak boleh dIdekatI
oleh orang asIng atau orang cacat (Ìm 21:17·2J). Para Ìmam menggunakan talI
pengIkat jubah dan tongkat kayu. 0alam upacara·upacara mereka mengIbarkan
12 bendera sebagaI lambang Ayah yang memIlIkI 12 anak (suku), wanItanya
mengenakan kerudung, dan berlaku juga pernIkahan Ipar.

19
AI Masih Nabi yang Mengembara

0emIkIanlah bahwa ke 10 suku ÌsraIl yang hIlang telah bermIgrasI berabad·abad
lamanya ke negerI·negerI dI tImur, dan meskIpun telah berasImIlasI dengan suku,
budaya, adat, dan agama setempat namun jejak fIsIk tubuh, budaya, dan agama ÌsraIl
masIh bIsa dItemukan.

Kepada merekalah NabI Ìsa (Yesus) a.s. menInggalkan negerI Yerusalem, untuk
memberIkan petunjuk kepada domba·domba ÌsraIl yg hIlang, dan memenuhI tugas
kerasulan belIau. 8erjalan darI 8arat ke TImur, melIntasI negerI·negerI.

0alam KItab HadIs Kanzul Ummal tertera dIrIwayatkan oleh Hz. Abu HuraIrah :¨Allah
telah mewahyukan kepada NabI Ìsa a.s. : ¨Wchcì lsc, berpìndch·pìndchlch en¤kcµ dcrì
sctµ tempct ke tempct lcìn, sµpcyc ]cn¤cn cdc ycn¤ men¤enclì en¤kcµ lclµ
menyìkscmµ¨.

0IrIwayatkan oleh Jabar : NabI Ìsa a.s. senantIasa mengembara darI satu negerI ke
negerI laIn. 0an dIsuatu tempat bIla malam tIba, belIau memakan beberapa tumbuhan
hutan, serta memInum aIr bersIh¨.

0IrIwayatkan oleh Abdullah Ibn Umar r.a. : ´Ycn¤ pclìn¤ dìcìntcì oleh Allch cdclch
orcn¤·orcn¤ ycn¤ ¤hcrìb (mìskìn)´. 0ìtcnyckcn kepcdc belìcµ (scw) cpckch ¤hcrìb ìtµ³
Apckch orcn¤·orcn¤ sepertì Ncbì lsc c.s. ycn¤ melcrìkcn dìrì dcrì ne¤erìnyc den¤cn
membcwc lmcn³
Celar Al /asIh sendIrI artInya adalah : 0ìc ycn¤ melckµkcn pen¤embcrccn dì ne¤erì·
ne¤erì dcn bc¤ìcn·bc¤ìcn dµnìc (/urthada Az ZabIdI, Tajul 'Uruus Jld ÌÌ). 0Ia yang
banyak melakukan perjalanan dI muka bumI dalam rangka penghambaan kepada Allah
dan tIdak berdomIsIlI dI satu tempat saja (/uhammad bIn Ahmad al DurthubI).

20
Napak TiIas PerjaIanan Suci Isa a.s. (Yesus)

SepertI yang telah saya jelaskan bahwa setelah sembuh dan bangkIt darI pIngsannya
belIau pergI ke Emmaus untuk menemuI murId·murIdnya, lalu menuju laut TIberIas
(Yahya 21:1). 0arI TIberIas belIau pergI menuju 0amascus. Namun karena merasa tIdak
aman darI kejaran Paulus atas perIntah Ulama tInggI YahudI (KIsah º:2) maka belIau
pergI menuju NasIbaIn (NasIbIs) dI SIrIa. Turut serta dalam perjalanan adalah Ìbunda
belIau /arIa, lalu murId·murId belIau yaItu /arIa /agdalena dan Thomas (0IdImus atau
8a'bad · yang kelak mengurus pemakaman NabI Ìsa a.s.). Thomas sendIrI wafat dI ÌndIa
(kota /adras).

0alam KItab sejarah Raudhatush Shafa dIkIsahkan bahwa NabI Ìsa a.s. pergI menuju
NasIbaIn (NIsIbIs) untuk bertablIgh, dan akhIrnya Raja NasIbaIn berserta lasykarnya
berIman kepada belIau a.s.

0arI NIsIbIs, belIau melanjutkan pengembaraan belIau melIntasI wIlayah 8abylon
(Ìrak), sungaI Euphrat terus menuju PersIa. 0alam sejarah ada sebuah surat yang
terkenal yang dIsebut ¨Creed of Eµsebeµs¨ yang dIterjemahkan oleh HeInmer pada
tahun 1650. Surat Itu beIrIsI undangan Raja Abgerus kepada nabI Ìsa a.s. ke Ìstananya
darI seberang sungaI Euphrat. Hal InI membuktIkan bahwa belIau melIntasI sungaI
Euphrat menuju PersIa.

Semoga pembaca dIkarunIaI keterbukaan fIkIran untuk melIhat fakta·fakta sejarah InI,
bahwa NabI Ìsa a.s. (Yesus) tIdak pergI menInggalkan bumI melaInkan pergI menuju
negerI·negerI TImur untuk bertablIgh kepada suku·suku ÌsraIl yg hIlang. 0alam InjIl
yang empat Itu hanya Lukas dan /arkus yg mencerItakan kenaIkan Ìsa ke langIt, dan
hal Itupun saat InI kIan dIragukan keotentIkannya oleh para sarjana KrIsten. 8anyak
yang mengatakan bahwa perIhal naIknya Yesus ke langIt adalah tambahan yg dIlakukan
oleh ErestInc dI kemudIan harI.

0alam buku Strans, Lìfe of 1esµs pada hal.750 tertulIs : ¨..ìnì bencr, Al Mcsìh tìdck
mctì dì ctcs kcyµ sclìb, kcrenc dìc hcnyc tìn¤¤cl sebentcr sc]c dìctcs kcyµ sclìb ìtµ.
0crch ycn¤ kelµcr dcrì tµbµhnyc ìtµ menµn]µkkcn kerc¤µcn ctcs kemctìcnnyc¨.

NabI Ìsa a.s. melakukan perjalanan tablIgh belIau melIntasI /edIa (PersIa) lalu
memasukI wIlayah AfghanIstan dImana belIau banyak menemuI suku·suku ÌsraIl yang
hIlang. Selepas AfghanIstan belIau melanjutkan perjalanan belIau memasukI TaxIla
(HIndustan Utara·PakIstan) dan bertemu Raja Condhapares sekItar tahun 60 / (Acta
Thomae, Ante NIcene ChrIstIan LIbrary , 7ol XX, 46), darI TaxIla belIau menuju kota
/urree, dI kota InIlah Ibunda belIau Hz. SItI /aryam wafat dan dIkuburkan. Drang·
orang kota Itu menyebut pusara Hz. SItI /aryam dengan nama /aI /ara da Asthan yang
artInya tempat IstIrahat Ìbuda /aryam.

0arI kota /urree NabI Yesus a.s. (Ìsa) melanjutkan perjalanan menuju kota yang
dIkenal saat InI dengan nama AIsh /uqam (AIsh berasal darI kata Ìsa) yang terletak 70
Km darI SrInagar. Selanjutnya belIau sInggah dI SrInagar KashmIr dan menetap dI sana
dan berkeluarga, sesuaI dengan fIrman Allah dalam Al·Dur'an Surat Ar·Ra'ad ayat J8 :
"0cn sesµn¤¤µhnyc Acmì telch men¤µtµs bebercpc Rcsµl sebelµm kcmµ dcn Acmì
memberìkcn kepcdc merekc ìsterì·ìsterì dcn ketµrµncn". 8elIau hIdup dI SrInagar
KashmIr hIngga akhIr hayat belIau.

SampaInya NabI Ìsa (Yesus) a.s. ke negerI KashmIr terdapat dalam buku ¨The Hecvenly
hì¤h snow peck of Acshmìr¨ yang dImuat dalam ¨Asìc Mc¤czìne¨ pada bulan Dktober
1ºJ0, dItulIs bahwa Al /asIh pastI pernah datang ke negerI InI, dan dIa tIdak matI dI
atas kayu salIb. KemudIan dengan tegas dItunjukkannya pula kuburan Al /asIh¨.
0alam kItab ÌkmaluddIn yang dItulIs lebIh darI 10 abad yang lalu oleh SheIkh Al SaId us
SadIq (wafat pada tahun º62 / dI Khorasan) pada halaman J5º tertulIs : ¨Ncbì Yµs Ascf
(Yesµs) telch bcnyck men¤µn]µn¤ì berbc¤cì ne¤erì, hìn¤¤c ìc scmpcì dì ne¤erì ìnì,
ycn¤ ncmcnyc Acshmìr. lc tetcp tìn¤¤cl dì sìnì, hìn¤¤c ìc wcfct. lc telch menìn¤¤clkcn
tµbµh kcscrnyc, dcn rµh nyc bercn¤kct kepcdc Nµr. Sebelµm ìc wcfct, ìc telch
21
memcn¤¤ìl seorcn¤ mµrìdnyc berncmc ycbìd (Thomcs), ycn¤ selclµ men¤khìdmctì dcn
men¤ìkµt pcdcnyc. lc berwcsìct kepcdcnyc be¤ìnì: ´Scyc hcmpìr ckcn menìn¤¤clkcn
dµnìc ìnì, dcn scyc ckcn dìcn¤kct ke clcm bcqc. 1c¤clch cpc·cpc kewc]ìbcnmµ,
]cn¤cn ter¤elìncìr dcrìpcdc hck, dcn ker]ckcn ìbcdch. lc sµrµh mµrìdnyc ìtµ membµct
sebµch rµmch·rµmchcn dì ctcs kµbµrnyc. Sesµdch berkctc ìtµ, lclµ ìc berbcrìn¤,
kepclcnyc ke crch Mc¤hrìb (bcrct) dcn mµkcnyc ke Mcsyrìk (tìmµr), kemµdìcn bcrµlch
ncfcsnyc ycn¤ pen¤hcbìscn dìhembµskcn´.

8uktI laIn darI keberadaan Ìsa dI negerI HIndustan adalah ada pada kItab kuno
berbahasa sansekerta yang berjudul 8havIshya /aha Purana yg dItulIs oleh Sutta pada
tahun 115 /asehI. 0alam KItab InI dIabadIkan pertemuan antara Raja ShalewahIn
dengan NabI Ìsa dI WIen (SrInagar Utara). 0IkIsahkan: ¨0ì ne¤erì ìtµ ìc (Shclewchìn)
mencmpckkcn dì Wìen seorcn¤ rc]c sckc, ycn¤ berkµlìt pµtìh dcn memckcì bc]µ
pµtìh. 0ìc (Shclewchìn) bertcnyc sìcpckch ìc. 1cwcbnyc ìclch bchwc ìc Yµscshcphct
(Yµs Ascf), dcn dìlchìrkcn oleh seorcn¤ dcrc, dcn ìc berkctc bchwc ìc men¤ctckcn
ycn¤ sebencrnyc dcn ìc berkewc]ìbcn membersìhkcn c¤cmc. Rc]c ìtµ bertcnyc cpckch
c¤cmcnyc. lc men]cwcb : ´Wchcì Rc]c, kclcµ kebencrcn telch lenycp dcn tck cdc
pembctcs dì ne¤erì Mcleech, scyc mµncµl dì scnc, dcn kcrenc peker]ccn scyc mckc
ycn¤ bersclch dcn ]chct menderìtc, dcn scyc ]µ¤c menderìtc kcrenc tcn¤cn merekc´.
Rc]c ìtµ bertcnyc lc¤ì cpc c¤cmcnyc´. lc men]cwcb, ´ A¤cmckµ µntµk menìmbµlkcn
cìntc, kebencrcn, dcn kesµcìcn dclcm hctì dcn kcrenc ìtµ scyc dìsebµt lsc Mcsìh´.
Rc]c ìtµ per¤ì setelch memberìkcn pen¤hormctcn kepcdcnyc³.´ (Hal.282, Parwa (8ab)
ÌÌÌ, Adhyaya ÌÌ, Salok º·J1, darI terjemahan ÌnggrIs oleh 0r. WIdyavarIdI ShIv Nath
ShastrI).

/enurut penduduk KashmIr, dI SrInagar ada satu kuburan NabI yang telah berIbu tahun
lamanya. Kata mereka NabI Itu namanya Yus Asaf, yang datang darI 8arat, kIra·kIra
1º00 tahun yg lalu. Kuburan InI terang·terang dIakuI orang banyak sebagaI kuburan
NabI SahIb dan sebagIan orang lagI mengatakan Kuburan Ìsa SahIb (sahIb artInya Tuan).

JadI jelas bahwa NabI Yus Asaf InI tak laIn adalah Yesus. Karena orang KashmIr
menyebut orang InI NabI, sedang kata NabI adalah berasal darI kata dalam bahasa Arab
dan ÌbranI, jIka NabI InI orang HIndustan maka dIa akan dIpanggIl dengan Avatar bukan
NabI. Lalu dIkatakan NabI InI datang darI barat dan pada zaman yang sama dengan
zaman Ìsa (Yesus), jadI kalau bukan Yesus sIapa lagI: Karena antara Yesus dan
/uhammad tIdak ada nabI laIn. Drang·orang srInagar pun menyebut kuburan InI
sebagaI kuburan Ìsa SahIb. Lafaz Yus dan Yesu adalah hampIr sama bahkan tIdak bIsa
dIbedakan, sedang Asaf adalah nama belIau dalam InjIl yang artInya ¨pengumpul¨ atau
¨penghImpun¨. KemudIan Yus Asaf menInggalkan kItab yang bernama 8usyra (khabar
suka), jelas sama dengan KItab ÌnjIl yang artInya juga khabar suka. Prof. 0r. HassnaIn
(Arkeolog dan ahlI sejarah ÌndIa) dan juga SIr FrancIs Younghusband mengatakan
bahwa NabI Yus Asaf InI mengajarkan dengan tamsIl·tamsIl (perlambang·perlambang)
sepertI yang ada dalam ÌnjIl (Ìsa/Yesus).

0emIkIanlah NabI Yesus (Ìsa, Yus Asaf) a.s. menunaIkan kewajIban belIau,
menunaIkan amanat rIsalah belIau a.s.. 0Iselamatkan oleh Allah SWT,
dIpanjang kan usIa belIau a.s. (120 tahun), dan belIau berjalan jauh melIntasI
beragam negerI darI barat ke tImur untuk menghImpun domba·domba ÌsraIl yg
hIlang. 8elIau wafat dalam kemenangan, dIangkat oleh Allah derajat belIau,
dIbersIhkan nama belIau darI tuduhan terkutuk orang ÌsraIl, dIbersIhkan nama
belIau darI ItIkad musyrIk umat NasranI, dan dI bersIhkan nama belIau darI
pemaham syIrIk sebagaI manusIa yang hIdup dI langIt.
¨0cn telch Acmì ]cdìkcn (lsc) pµterc Mcrycm besertc ìbµnyc sµctµ bµktì ycn¤ nyctc
bc¤ì (kekµcsccn Acmì), dcn Acmì melìndµn¤ì merekc dì sµctµ tcnch tìn¤¤ì ycn¤ dctcr
ycn¤ bcnyck terdcpct pcdcn¤·pcdcn¤ rµmpµt dcn sµmber·sµmber cìr bersìh ycn¤
men¤clìr" (Al /ukmInun : 50).
0I kawasan pegunungan dan lembah SrInagar KasmIr yang hIjau, subur, dan banyak
terdapat sumber·sumber aIr. Allah telah menempatkan Ìsa bersama Ibunya dan
22
melIndungI mereka hIngga akhIr hayat, dItengah·tengah kaum yang menerIma mereka.
Allahu Akbar! TIada Tuhan selaIn Allah. Yang /aha Kuasa lagI /aha /elIndungI.

AI Dur'an mengenai teIah wafatnya Isa (Yesus) a.s.
A. AI Maidah 117
0alam surah 5 : 117 ayat berbunyI : ¨Akµ (lsc c.s.) tìdck pernch men¤ctckcn kepcdc
merekc kecµclì cpc ycn¤ En¤kcµ perìntchkcn kepcdckµ (men¤ctckcn)nyc ycìtµ :
´Sembchlch Allch, Tµhcnkµ dcn Tµhcnmµ´, dcn cdclch ckµ (lsc c.s.) men]cdì SAASl
terhcdcp merekc, selcmc ckµ bercdc dìcntcrc merekc. Mckc setelch En¤kcµ
WAFATAAN ckµ, En¤kcµlch ycn¤ MEN6AWASl merekc. 0cn En¤kcµ cdclch Mchc
Menycksìkcn se¤clc sesµctµ¨.

Ayat InI menjadI buktI bahwa semasa hIdupnya belIau ( NabI Ìsa a.s.) selalu
mengajarkan tauhId, dan belIau menjadI saksI dan pengawas akan tegaknya tauhId
dIantara pengIkut belIau. Namun manakala belIau telah wafat maka atas segala
penyImpangan yang dIlakukan oleh umatnya bukanlah lagI menjadI tanggung jawab
belIau a.s. 0an belIau menyerahkan hal Itu kepada Allah yang /aha /enyaksIkan.

JadI, jIka belIau a.s. saat InI masIh hIdup dIsuatu tempat sedang dIdunIa meraja lela
aqIdah trInItas maka tIdak ada yang lebIh patut dIpersalahkan selaIn Ìsa a.s., karena
belIau telah berjanjI bahwa selama hIdup belIau maka belIau akan menjadI saksI dan
penjaga atas umatnya untuk tetap mengIkutI tauhId.

JadI dengan menyImpangnya umat belIau darI ketauhIdan Itu sendIrI sudah menjadI
buktI bahwa belIau telah wafat, karena belIau tIdaklah lagI menjadI saksI dan penjaga
atas mereka. 0an belIau sucI darI tImbulnya aqIdah trInItas.

TafsIr surah Al /aIdah 117 InI ada dalam hadIs yang dIrIwayatkan Ìbn Abas r.a.:
"Rcsµlµllch scw berscbdc dì hcrì kìcmct kelck, bckcl cdc bebercpc orcn¤ ycn¤ ckcn
dìtcrìk ke cpì nerckc, mckc ckµ (Mµhcmmcd scw) ckcn berkctc, merekc cdclch
schcbct·schcbctkµ, dì wcktµ ìtµ ckµ mendcpct ]cwcbcn, ´En¤kcµ tìdck men¤etchµì
cpckch ycn¤ telch merekc bµct setelch en¤kcµ mctì, lclµ ckµ ckcn berkctc sepertì
hcmbc Allch ycn¤ scleh (lsc ìbn Mcrycm) ìtµ berkctc : ´dcn cdclch scyc men]cdì scksì
ctcs merekc selcmc scyc hìdµp berscmc merekc, mckc mcnckclc En¤kcµ mctìkcn
scyc, cdclch En¤kcµ men]c¤c merekc´.
JadI atas dasar TafsIr surah 5 : 117 menyangkut Ìsa a.s. dalam HadIs 8ukharI KItabut
TafsIr. 8ahwa sebagaImana /uhammad saw telah wafat dan tIdak lagI menjadI
saksI/penjaga atas umatnya. /aka demIkIan pula Ìsa a.s. telah wafat dan tIdak lagI
mejadI saksI/penjaga atas umatnya.

SebagaI tambahan. 0alam KItab HadIs Kanzul Umal Jld XÌ hal 47º. FatImah r.a.
menerangkan Rasulullah saw bersabda :¨Sesµn¤¤µhnyc lsc ìbnµ Mcrycm µsìcnyc
120 tchµn´.

ß. AIi Imran 55
¨ln¤ctlch ketìkc Allch berfìrmcn: Hcì lsc, sesµn¤¤µhnyc Akµ ckcn memctìkcn en¤kcµ
dcn ckcn menìn¤¤ìkcn en¤kcµ dì sìsì Aµ dcn ckcn membersìhkcn en¤kcµ dcrì kcµm
ycn¤ ìn¤kcr³¨
Perlu dIperhatIkan kronologIs ayat InI :
1. 0ImatIkan/ dIwafatkan
2. 0ItInggIkan / dIangkat
J. 0IbersIhkan

KronologIs ayat InI tIdak boleh dIbolak·balIk.
23
Umat NasranI mengatakan bahwa Ìsa dIangkat ke langIt, namun sebelumnya Ìsa wafat
dI kayu salIb lalu hIdup lagI. ÌtIkad NasranI InI salah, karena pada ayat InI tIdak
dIkatakan bahwa sebelum belIau dIangkat belIau hIdup lagI. LagI pula Yesus tIdak
wafat dI tIang salIb melaInkan hanya matI surI alIas pIngsan saja.

Sementara Itu kebanyakan umat Ìslam percaya bahwa belIau kInI dIangkat dan hIdup dI
langIt bersama jasad kasarnya, kalo begItu yang sekarang ada dI langIt adalah jenazah
NabI Ìsa, karena berdasarkan ayat dI atas belIau dI wafatkan dulu baru dIangkat. Kalau
anda mengatakan bahwa yang dI angkat Itu Ìsa yang hIdup maka konsekuensInya anda
harus beranI menghapus poIn 1 darI ayat dI atas, anda sanggup menghapus
(mengkoreksI) FIrman Allah:

KemudIan dalam ayat Itu tIdak ada kata langIt, jadI darI mana asalnya pemahaman
bahwa Ìsa a.s. naIk ke langIt: Apakah surga ada dI langIt: Apakah Allah ada dI langIt:
0alam TafsIr Al Azhar Hamka menulIs bahwa ajaran InI adalah ajaran NasranI yang
dIsusupkan ke dalam Ìslam.

JadI Allah Ta'ala telah mewafatkan Ìsa a.s. secara wajar (alamI), dan kemudIan Allah
menInggIkan (mengangkat) derajat belIau (bukan jasmanI). LIhat penggunaan kata
Raf'a pada surah 7:174, 12:76, 24:J6, dan 58:11. Seluruhnya menunjukan kepada
makna ruhanI (derajat) dan bukan jasmanIyah. HajI ZaInudIn HamIdy dan FakhruddIn
dalam terjemahan Dur'annya pun (terbItan C7. JayamurnI·Jakarta) mengartIkan
dengan ¨dImulIakan¨. ÌnIlah juga makna Rofa'ahu yang ada dalam An NIsaa 158, yaItu
belIau dIangkat, dan dImulIakan derajat belIau a.s. dan bukan terbang jasmanInya.

C. Maryam 31
´..0ìc memerìntchkcn kepcdckµ (mendìrìkcn) shclct dcn (menµncìkcn) Zckct selcmc
ckµ hìdµp´.
NabI adalah surI tauladan, segala amal Ibadah yang dIperIntah Tuhan pastI akan
dIjalankan dan demI tarbIyah umat maka dIa akan memeragakannya sebagaI surI
tauladan untuk umatnya, tentunya selama nabI Itu masIh hIdup. JadI adakah seseorang
yang bIsa melIhat NabI Ìsa masIh membayar Zakat: Atau masIh menerIma Zakat
darInya:

D. AIi Imran 81
´ 0cn (ìn¤ctlch), ketìkc Allch men¤cmbìl per]cn]ìcn dcrì pcrc ncbì: ´Sµn¤¤µh, cpc sc]c
ycn¤ Akµ berìkcn kepcdcmµ berµpc kìtcb dcn hìkmch kemµdìcn dctcn¤ kepcdcmµ
seorcn¤ rcsµl ycn¤ membencrkcn cpc ycn¤ cdc pcdcmµ, nìsccyc kcmµ ckcn sµn¤¤µh·
sµn¤¤µh berìmcn kepcdcnyc dcn menolon¤nyc´. Allch berfìrmcn: ´Apckch kcmµ
men¤ckµì dcn menerìmc per]cn]ìcn·Aµ terhcdcp ycn¤ demìkìcn ìtµ³´ Merekc
men]cwcb: ´Acmì men¤ckµì´. Allch berfìrmcn: ´Aclcµ be¤ìtµ scksìkcnlch (hcì pcrc
ncbì) dcn Akµ men]cdì scksì (pµlc) berscmc kcmµ´.

0r. HajI AbdulkarIm Amarullah menulIs dalam bukunya (Al Daulush ShahIh) :
¨Pemandangan ayat InI, katanya, AnnabIyyIna, yang berartI segala nabI·nabI, nyata
benar melIputI Adam sampaI kepada Ìsa sama sekalI berjanjI kepada Tuhan, akan
mengIkutI /uhammad dan akan percaya serta menolong dIa¨

0oktor Itu juga menulIs : ¨8acalah hadIs Ìbnu Abbas yg dIrIwayatkan oleh 8ukharI yang
sama maksudnya dengan fIrman Tuhan yang tersebut pada fasal yang pertama surat AlI
Ìmran ayat 80 tadI : ´Tìdcklch membcn¤kìtkcn (men¤µtµs) Allch ckcn seorcn¤ Ncbì
]µcpµn melcìnkcn men¤cmbìl Allch ctcsnyc ckcn per]cn]ìcn te¤µh demì sesµn¤¤µhnyc
]ìkc dìbcn¤kìtkcn Mµhcmmcd sedcn¤ Ncbì ycn¤ lcìn ìtµ mcsìh hìdµp, bchwc mestìlch
ìc ìmcn den¤cn Mµhcmmcd dcn menolon¤ ckcn dìc pcdc men]clcnkcn c¤cmcnyc
Mµhcmmcd´.

¨JadI apa sebabnya sudah lebIh darI 1J00 tahun Ìsa belum juga bangkIt menolong
24
/uhammad kalau sebenar·benarnya Ia masIh hIdup: /ustahIl NabI Ìsa tIdak menepatI
janjI dengan Tuhan dalam masa yang selama Itu. 0an mustahIl juga Ia lalaI darI pada
kewajIbannya dI dalam sedIkIt masa pun apalah lagI lebIh darI 1J00 tahun!¨
0emIkIanlah tulIsan ayahanda Prof. Hamka. JadI memang Ìsa (Yesus) a.s. telah wafat.

E. AI Maidah 75
´Al Mcsìh ìbn Mcrycm tìdck lcìn melcìnkcn seorcn¤ rcsµl, sesµn¤¤µhnyc telch lclµ
(Dcd Ahclct) rcsµl·rcsµl (semµc) sebelµmnyc³´

KIta semua sepakat bahwa sebelum Ìsa a.s. telah wafat semua rasul sebelum belIau.
Sekarang marI kIta menuju ayat laIn yang semakna.

¨ 0cn Mµhcmmcd tìdck lcìn melcìnkcn seorcn¤ rcsµl, sesµn¤¤µhnyc telch berlclµ (Dcd
khclct) rcsµl·rcsµl (semµc) sebelµmnyc¨ (AlI Ìmran 144).

8erartI kIta juga sepakat bahwa sebelum rasulullah saw dIutus maka telah wafat
seluruh rasul·rasul sebelumnya.

Perlu dIfahamI bahwa artI Dad Khalat tIada laIn adalah wafat/matI. SIlahkan
juga baca TafsIr Al Furqan oleh A. Hassan, Curu Persatuan Ìslam dalam tafsIr Al
Ahqaf 17. Sedang H. ZaInudIn HamIdI dkk mengartIkan dalam t erjemahan
Dur'an·nya sebagaI ¨yang telah lewat dengan tIada kembalI lagI¨.
Ayat AlI Ìmran 144 InIlah yg dIbacakan oleh Hz. Abu 8akar r.a. pada saat
wafatnya Rasulullah saw untuk meyakInkan Umar bahwa sebagaImana rasul ·
rasul yang dahulu pun telah wafat maka hal demIkIan juga yang terjadI pada
dIrI Rasulullah saw. Tentunya jIka NabI Ìsa a.s. masIh hIdup sepertI yg dIyakInI
umat Ìslam kebanyakan saat InI, tentunya akan ada perdebatan sengIt antara
Umar .r.a. dan para sahabat yang sedang berduka dengan Hz. Abu 8akar r.a.
TetapI kenyataannya Hz. Umar tIdak membantah.
25
InjiI mengenai wafatnya Yesus

a. Matius 23:3º

´Yesµs berscbdc : ´Acrenc ckµ berkctc kepcdcmµ, bchwc dcrìpcdc mcsc ìnì tìcdc lc¤ì
kcmµ melìhct ckµ, sehìn¤¤c kcmµ berkctc : Mµbcrcklch ìc ycn¤ ckcn dctcn¤ den¤cn
ncmc Tµhcn´.

0arI ayat InjIl dI atas jelaslah bahwa dunIa tIdak akan melIhat Ìsa Ibnu /aryam (Yesus)
lagI, dan Yesus tIdak memberI khabar akan kedatangan ke dua kalI ke dunIa. ArtInya
belIau akan wafat dan ruh nya pergI menuju 8apa (Allah) dan tIada kembalI lagI.

0alam ayat /atIus 2J:Jº dI atas terdapat nubuatan menganaI kedatangan seorang nabI
setelah wafatnya Ìsa/Yesus, yang mana cIrI darI nabI Itu adalah datang dengan nama
Tuhan. /arI kIta hubungkan /atIus 2J:Jº InI dengan KItab ulangan 18: 17·22, yang
antara laIn dIsebutkan : ¨Se¤clc fìrmcn·Aµ ycn¤ ckcn dìkctckcn olehnyc den¤cn ncmc·
Aµ¨.

SIapakah NabI yang akan datang setelah Ìsa wafat InI: Yang dalam kedatangannya dan
fIrman·fIrmannya dIsebut dengan nama Tuhan: 0Ialah /uhammad saw, yang mana dI
dalam kItab yang dIturunkan kepadanya selalu dIawalI : ¨0engan nama Allah yang /aha
Pemurah dan /aha PengasIh¨ dalam setIap surah·surahnya.

Namun tahukah anda bagaImana umat KrIstIanI menolak /uhammad saw: Karena
mereka bertanya kepada kaum muslIm: ¨Apakah Ìsa telah wafat:¨.
Umat Ìslam menjawab : ¨TIdak, belIau masIh hIdup¨.
Umat KrIstIanI menjawab lagI : ¨Kalau begItu /uhammad adalah NabI Palsu¨.
¨Kenapa: Apa dasarnya:¨ Tanya kaum /uslIm.
Umat NasranI menjawab : ¨Karena dalam /atIus 2J:Jº dIkatakan bahwa syarat NabI Itu
datang adalah manakala Ìsa telah wafat, jadI kamI tIdak salah. ApalagI setelah kamI
konfIrmasIkan kepada umat Ìslam mereka sendIrI juga mengakuI bahwa Ìsa belum
wafat, sama dan sependIrIan dengan kamI yang percaya juga Ìsa belum wafat. JadI
belum saatnya NabI Itu datang¨.

JadI untuk mematahkan salIb InI adalah tIada laIn selaIn mengImanI dan membuktIkan
bahwa Ìsa (Yesus) telah wafat secara wajar.

b. Kitab Kejadian 6:3

´Fìrmcn Tµhcn : ´ 8chwc roh kµ tìcdc ckcn berbcntch·bcntch selcmc·lcmcnyc den¤cn
mcnµsìc, kcrenc hcwc ncfsµ ]µc cdcnyc, melcìnkcn tìn¤¤cl lc¤ì pcn]cn¤ µmµrnyc 120
tchµn´.

0alam KItab HadIs Kanzul Umal JIlId XÌ hal 47º. FatImah r.a. menerangkan Rasulullah
saw bersabda :´Sesµn¤¤µhnyc lsc ìbnµ Mcrycm µsìcnyc 120 tchµn´.

JadI belIau tIdak wafat dalam usIa JJ tahun, tIdak juga dalam usIa 2000 tahun lebIh,
melaInkan belIau wafat pada usIa 120 tahun.

· ooDoo ·