You are on page 1of 8

Website : http://desta17.blogspot.

com

Hendratno Rian Desta

Created By

Dea Citra A

E-mail : kuntet.parete@gmail.com

1. Unsur

Q dalam

Website : http://desta17.blogspot.com

sistem periodik terletak pada golongan dan periode berturut -turut

Jawab : Jumlah elektron Q = 12 (2, 8, 2) Kulit terluarnya = 2 elektron Golongan = IIA Periode = 3 2. Deret bilangan kuantum utama yang sesuai dengan elektron 3p dari kedua deret tersebut adalah a. n=3, I=0, m=0, s=+1/2 b. n=3, l=1, m=0 s=+1/2 Jawab : 3p -1 0 1 bilangan kuantum utama n=3, bilangan azimuth I=1, bilangan kuantum magnetik m=0 dan bilangan kuantum spin s=+1/2. Jadi jawabannya (b). 3. Tentukan konfigurasi elektron dari KBr (kalium Bromida)! Jawab : 19K : 2 8 8 1 35Br : 2 8 18 7 Supaya stabil, K melepas 1 elektron dan Br menangkap 1 elektron K 19K : 2 8 8 K+ 35Br : 2 8 18 8 Br K + + Br KBr (kalium Bromida) 4. Tentukan ikatan kovalen dari konfigurasi elektron CCl 4 Jawab : 6C : 2 4 e.v = 4 17Cl : 2 8 7 e.v = 7 C Cl

= elektron valensi karbon = elektron valensi klorin

Supaya stabil maka masing-masing harus mempunyai 8 elektron valensi, maka C dan Cl saling berikat an kovalen menjadi CCl4.

E-mail : kuntet.parete@gmail.com

Website : http://desta17.blogspot.com

Cl Cl C C Cl ikatan kovalen

Rumus st rukt urnya : Cl

Cl C Cl Cl

5. Jika diketahui uap air bervolume 250 mL, tentukanlah jumlah partikel uap air tersebut, di mana gas CO2 bermassa 2,2 gram mempunyai volume 500 mL pada kondisi yang sama! Jawab
mol gas A

mol gas B mol gas B n H2 O vol .H 2 O n H2 O = 2,2 n CO 2 vol .CO 2 44

mol gas A

250 500

n H2 O = X
2

2,2 44

= 0,025 mol

Maka jumlah partikel H2 O adalah 0,025 x 6,02 x 1023 = 0,1505 x 1022 partikel. 6. Tentukanlah volume 2 gram gas mentana dalam tekanan 1 atm dan suhu 27o C , jika diketahui Mr metana = 16. Jawab
PA V A TA

:
PB V B TB

Mol metana = PV= nRT

2 16

mol = 0,125
L atm x (27 +23 ) mol K

V=

nRT P

0,125 mol x 0,08205 1 atm

= 3,076 L

7. Tentukan larutan elektrolit kuat dibawah ini! a. NH3 b. CH3 OH c. KOH Jawab : KOH karena larutan elektrolit yang terionisasi dengan sempurna memiliki derajat
E-mail : kuntet.parete@gmail.com

Website : http://desta17.blogspot.com

8. Tentukanlah Ph campuran 100 ml larutan HCl 0,05 M yang direaksikan dengan 100 ml larutan NaOH 0,1 M. Jawab : Mol HCl = 100 x 0,05 = 5 mmol Mol NaOH = 100 x 0,1 = 10 mmol HCl + NaOH NaCl + H2 O Semula 5 10 Bereaksi 5 5 5 5 0 5 5 5 Basa kuat bersisa gunakan rumus : [OH 2 ] = konsentrasiBasa Kuat x ValensiBasa Kuat

=[

5 mmol

200 mmol

] x 1= 2,5 . 102

pOH = -log [OH ] = - log 2,5 .102 = 2 log 2,5 jadi, pH = 14 (2-log 2,5) = 12 + log 2,5 9. Berikut hasil titrasi 25 ml asam cuka ( CH3 COOOH) dengan natrium hidroksida (NaOH) 0,1 M menggunakan indicator fenolftalein: Titrasi ke: 1 2 3 Volume CH3 COOOH (ml) 25 25 25 Volume NaOH (ml) 19 20 21 Berdasarkan data tersebut, konsentrasi asam cuka adalah Jawab : Diketahui : CH3 COOOH (V1) = 25 ml Volume NaOH (V2) =
19+20+21 3

= 20 ml

M NaOH (M2) = 0,1 M Rumus titrasi : M1 x V1 = M2 x V2 M1 x 25 ml = 0,1 M x 20 ml M1 = 0,08 M Jadi, konsetrasi asam cuka = 0,08 M 10. 1 liter larutan Buffer berisi campuran 0,01 mol asam lemah HA dan 0,02 mol garam MA, = 104 . a. Tentukan pH larutan. b. Jika ke dalam larutan tersebut dimasukkan 0,001 mol basa kuat MOH, berapa pH larutan sekarang? Jawab : a. [H +] = K a . = 10
[As ] [G ] 4 0,01 mol /L

0,02 mol /L

= 0,5 x 104

pH = 4 log 0,5 = 4,3 b. Ke dalam larutan di tambah 0,01 mol MOH


E-mail : kuntet.parete@gmail.com

Website : http://desta17.blogspot.com

Reaksi : MOH Mula- mula : 0,001 Mol bereaksi : 0,001 Mol sisa : + HA 0,01 0,001 0,009 MA 0,001 0,001 + 2 0,001 0,001

Sebelum penambahan MOH dalam larutan telah terdapat 0,02 mol MA sehingga jumlah MA = 0,02 + 0,001 = 0,021 [H +] = K a . = 10
[As ] [G ] 0,009 mol /L

0,021 mol /L

= 0,43 x 104

pH = 4 log 0,43 = 4,36 11. Jika diketahui K a CH3 COOH = 2.105 , berapakah pH larutan Ca(CH3 COOH)2 0,1 M? Jawab : Reaksi ionisasi garam Ca(CH3 COOH)2 Ca2+ (aq ) 2CH3 COO Ca(CH3 COOH)2 (aq ) + 0,2 M 0,1 M Reaksi Hidrolisis CH3 COO + H2 O CH3 COOH + H2 O [OH ] = [OH ] =
Kw Ka

[G] 0,2

10 14 2 x 10 5

[OH ] = 1010 = 105 pOH = 5 pH = 14-5 = 9 12. Tentukanlah penurunan tekanan uap jenuh air untuk larutan 18% massa glukosa dalam air, jika tekanan uap air dalam suhu 200 adalah 17,54 mmHg! (Mr glukosa = 180) Jawab : Kita misalkan massa larutan adalah 100 gram; Massa glukosa = Mol glukosa = Mol air =
82 18 18 100 18 100

x 100 gram = 18 gram

= 0,1 mol

Massa air = 100 18 = 82 gram mol = 4, 56 mol


n glu

X glukosa =

n glu + n air

0,1 0,1+4,56

= 0,02

P Xt. P = 0,02 . 17,54 mmHg = 0,351 mmHg

E-mail : kuntet.parete@gmail.com

Website : http://desta17.blogspot.com

13. Pada pelarutan 2 gram Kristal NaOH dalam 50 ml air terjadi kenaikan suhu dari 27 menjadi 52. Apabila kalor jenis larutan adalah 4,2 . 1 . 1 , maka hitung entalpi NaOH dinyatakan dalam kJ 1 ! Jawab : Mol NaOH = 2/40 = 0,05 mol q = m . c . = 210 Joule ( ) Maka untuk 1 mol NaOH adalah : q = 0,05 x 210 Joule = 4200 joule = 4,2 Kj Jadi = -4,2 kJ. 1 ( )
1

14. Setelah air sungai yang keruh disaring, maka diperoleh filtrat yang jernih. Filtrat tersebut ternyata menunjukan efek Tyndall. Dari data tersebut dapat disimpulkan Jawab : Pada dasarnya, air sungai adalah suspensi tetapi jika filtrat yang diambil dari air sungai menunjukanh gejala efek Tyndall berarti juga mengandung koloid. Berarti air sungai mengandung partikel kasar dan koloid. 15. Perhatikan diagram tingkat energi berikut! 1
C2 H2 (g)

2C (s) +H2 (g)

Berdasarkan diagaram, reaksi tersebut termasuk reaksi Jawab : Reaksi eksot erm : reaksi yang melepaskan kalor dari sistem ke lingkungan, H < 0 Reaksi endot erm : reaksi yang memerlukan kalor dari lingkungan ke sistem, H > 0 Dari lingkungan terlihat bahwa reaksi yang terjadi merupakan reaksi endoterm karena perubahan entalpi (H)>0, entalpi produk lebih besar daripada entalpi reaktan. Jadi reaksi tersebut adalah endoterm, karena H1 > H2 . 16. 17. Pada pelarutan 2 gram Kristal NaOH dalam 50 ml air terjadi kenaikan suhu dari 27 menjadi 52. Apabila kalor jenis larutan adalah 4,2 J.g 1 .1 , maka hitung entalpi NaOH dinyatakan dalam kJ mol1 ! Jawab : Mol NaOH = 2/40 = 0,05 mol q = m . c . T = 2 . 4,2 . (52-27)
E-mail : kuntet.parete@gmail.com

Website : http://desta17.blogspot.com

= 210 Joule (T positif eksoterm) Maka untuk 1 mol NaOH adalah: 1 q= x 210 joule = 4200 joule = 4,2 kJ 0,05 jadi H= -4,2 Kj.mol 1 (H negatif reaksi ekstoterm) 18. Data hasil eksperimen dari reaksi: F2 g + 2ClO2 (g) 2FClO2 (g) Percobaan [ ] [ ] Laju Awal [M/s] 1,2 x 103 1 0,1 0,01 4,8 x 103 2 0,1 0,04 2,4 x 103 3 0,2 0,01 Laju reaksi yang terjadi jika konsentrasi F2 dan ClO2 masing-masing 0,1 M dan 0,2 M adalah Jawab : v1 [F ] x = 2 1x v3 [F2 ] 3 3 1,2x10 0,1 = [ ]x 3 2,4x10 0,2 1 0,1 = [ ]x 2 0,2 X=1 v1 [ClO2 ] 1 = v2 [ClO2 ] 2 3 1,2x10 0,01 y =[ ] 3 4,8x10 0,04 1 0,01 y =[ ] 3 0,04 y=1
y y

Rumus laju reaksinya adalah k [F2 ] [ClO2 ] = k[0,1][0,2] 19. Setiap kenaikan 10 laju reaksi menjadi 3 kali semula, tentukan lajju reaksi pada suhu 80 dibandingkan pada suhu 30 ! Jawab V2=(3)
T 2T 1 10

: .V1 = (3)
8030 10

.V1 = 35 . V1 = 243V1

20. Didalam wadah 1 liter, dicampurkan sebanyak 4 mol gas NO dan 0,9 mol gas 2 dan terjadi reaksi kesetimbangan: NO(g) + CO2 (g) NO2 (g) + CO (g) Bila pada saat kesetimbangan terdapat 0,1 mol gas 2 . Kc pada reaksi tersebut adalah
E-mail : kuntet.parete@gmail.com

Website : http://desta17.blogspot.com

Jawab : Reaksi kesetimbangan : NO(g) + CO2 (g) NO2 (g) + CO (g) Awal : 4M 0,9 M Reaksi : 0,8 M 0,8 M 0,8 M 0,8M Setimbang : 3,2 M 0,1 M 0,8 M 0,8 M Kc =
[2 ] [] [][2 ]

0,8 [0,8] 0,1 [3,2]

=2

E-mail : kuntet.parete@gmail.com