http://biologi-news.blogspot.com/2011/10/neuron-atau-sel-saraf.

html Neuron atau Sel saraf Posted by Fitrah Al Anshori on 07:11 in BIOLOGI, Biologi Sel (Cell), Sel Saraf | 3 comments Neuron atau sel saraf dan sel glia merupakan dua jenis sel penyusun sisem saraf. Neuron merupakan sel fungsional pada system saraf, yang bekerja dengan cara menghasilkan potensi aksi dan menjalarkan impuls dari satu sl ke sel berikutnya. Pembentukan potensi aksi merupakan cara yang dilakukan sel saraf dalam memindahkan informasi. Pembentukan potensial aksi juga merupakan cara yang dilakukan oleh system saraf dalam melaksanakan fungsi kendali dan koordinasi tubuh. Dalam menyelenggarakan fungsi tersebut, sel saraf di dukung oleh sel glia. Jadi sel glia merupakan sel yang berkaitan erat dengan neuron, yang berfungsi sebagai pendukung struktur dan fungsi neuron, namun tidak terlibat dalam fungsi penjalaran impuls. Dalam otak manusia, jumlah sel glia jauh lebih besar daripada junlah neuron. Perbandingan antara jumlah sel glia dan neuron ialah 10;1. Sel glia berfungsi utuk menjamin agar kondisi lingkungan ionic disekitar neuron dapat selalu tepat. Selain itu, sel glia juga berfungsi untuk membuang zat-zat sisa dari sekitar neuron. Salah satu sel glia yang sangat dikenal ialah sel schwan. Sel schwan merupakan salah satu jenis sel glia yang berungsi sebagai pembungkus akson, membentuk selubung yang disebut selubung mielin. Ditinjau dari fungsinya, neuron dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu neuron motorik, sensorik, dan interneuron. Neuron sensorik ialah sel saraf yang berfungsi untuk membawa rangsang dari daerah tepi (perifer tubuh) ke pusat saraf (otak dan sumsum tulang belakang atau medulla spinalis). Neuron motorik ialah sel saraf yang berfungsi membawa rangsang dari pusat saraf ke daerah tepi (perifer tubuh). Interneuron atau saraf penghubung ialah sel sraf yang terdapat di pusat saraf, yang menjadi penghubung antara neuron sensorik dan motorik. Ketiga jenis neuron terseut tersusun secara khusus sehingga mampu menanggapi berbagai perubahan yang terjadi pada

01 mm. c. Susunan fungsional dari ketiga jenis neuron tersebut dapat dilihat pada gambar berikut Susunan khas neuron sensorik. bipolar. neuron motorik pada invertebrata . Neuron sensoris b. Berdasarkan bentuknya. dan interneuron pada hewan Neuron mempunyai bentuk dan ukuran yang sangat bervariasi. motorik. macam-macam bentuk neorun a. Pada invertebrate. baik lingkungan dalam maupun luar tubuh. badan sel saraf biasanya berukuran kecil (diameter < 0. dan multipolar. neuron dapat dibedakan menjadi tiga.1 mm) dan ketebalan serabut saraf < 0. yaitu neuron unipolar.lingkungan hewan. neuron pada serebellum mamalia.

dan akson. yaitu senyawa kimia yang penting untuk membantu penjalaran impuls melintasi sinaps. membentuk struktur yang disebut dendrite dan akson. Dendrit merupakan tonjolan sitoplasmik yang muncul dari badan sel saraf. Badan sel merupakan bagian utama dari neuron. memiliki inti sel. Akson ialah tonjolan sitoplaasmik yang muncul dari badan sel saraf. berukuran pendek (kurang dari ssatu mm). Dari badan sel tampak sejumlah penonjolan sitoplasmik ke arah luar. berjumlah banyak.Setiap sel saraf memiliki badan sel ( soma). dan bercabangcabang. dan apparatus Golgi. dendrit. Badan sel juga berfungsi sebagai tempat sintesis neurotransmitter. reticulum endoplasma. Dendrit berfungsi sebagai penerima rangsangan dan membawanya ke badan sel. dan sejumlah organel lain seperti mitokondria. .

Wiwi Isnaeni. Sumber : Buku fisiologi hewan karya Dra. 2006 h.berfungsi menjalarkan impuls ke ujung akson.S th. Akson ada yang dilapisi oleh selubung mielin dan ada yang tidak. M. akson berukuran paling panjang. 62-65 . Dibandingkan dengan tonjolan sitoplasmik lainnya. dengan ujung sangat bercabang-cabang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful